P. 1
SENI KRIA MANCANEGARA

SENI KRIA MANCANEGARA

3.0

|Views: 259|Likes:
Published by nhykimbum

More info:

Published by: nhykimbum on Feb 28, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/28/2015

pdf

text

original

Nama : TIFFANY KANDOU Kelas : XI IPA 2

³SENI KRIYA MANCANEGARA´
Seni kria dapat disebut dengan seni kerajinan yang merupakan bentuk seni rupa terapan. Seni kria merupakan bagian dari seni rupa yang bertujuan untuk memenuhi kepuasan fisik (seni pakai) dan psikologis (seni hias/keindahan rasa). Seni kria dikerjakan dengan keterampilan atau kecekatan tangan. Pada umumnya seni kria dibuat cendrung sebagai barang produksi atau seni industri. Seseorang pengamat atau pecinta seni dapat menghargai dan menikmati karya seni kria apabila ia mengerti, memahami dan menilai karya seni melalui kepekaan rasa estetis dan nilai guna. Kemampuan dalam kegiatan tersebut dinamakan dengan Apresiasi seni. Kemampuan dalam memahami dan menilai karya seni terapan disebut kemampuan mengapresiasi seni terapan. Apresiasi sangat penting bagi setiap orang yang mau mengerti terhadap karya seni karena dapat melatih kepekaan rasa, memberi kenikmatan, dan memperkaya jiwa serta memperhalus budi pekerti. Prinsip seni atau asa seni meliputi dua hal, yaitu: 1) Komposisi (susunan) Apa pun jenis karya seni rupa yang dikerjakan, tidak akan terlepas dari komposisi. Komposisi itu sendiri adalah susunan. Hasil karya itu akan baik dan indah apabila pengaturan atau penyusunan unsur-unsur seni rupa dalam satu kesatuan. Unsur-unsur pokok dalam seni rupa adalah titik, garis, bidang, arah, bentuk, ukuran, warna, gelap-terang, dan tekstur. Seseorang yang menyusun unsur tersebut berarti ia menciptakan bentuk atau desain. Komposisi dapat dihasilkan dengan memperhatikan prinsip-prinsip pengaturan atau penyusunan. Prinsip-prinsip tersebut antara lain : a) keseimbangan (balance); b) kesatuan (unity); c) irama (ritme); d) kontras (berbeda jauh) e) serasi (harmony)

2)

Unsur Karya Seni Kriya Seni kriya mengutamakan terapan atau fungsi maka sebaiknya terpenuhi syarat-syarat sebagai berikut: 1. Utility atau aspek kegunaan Ø Security yaitu jaminan tentang keamanan orang menggunakan barang-barang itu. Ø Comfortable, yaitu enaknya digunakan. Barang yang enak digunakan disebut barang terap. Barang-barang terapan adalah barang yang memiliki nilai praktis yang tinggi. Ø Flexibility, yaitu keluwesan penggunaan. Barang-barang seni kriya adalah barang terap yaitu barang yang wujudnya sesuai dengan kegunaan atau terapannya.

Barang terap dipersyaratkan memberi kemudahan dan keluwesan penggunaan agar pemakai tidak mengalami kesulitan dalam penggunaannya. 3) Fungsi dan Tujuan Pembuatan Seni Kriya 1. nyaman dan puas bagi pemakainya. 2. yaitu seni kriya yang dibuat sebagai benda pajangan atau hiasan.india keramik ± cina boomerang ± australia karpet . adalah seni kriya yang diciptakan mengutamakan fungsinya. dan menyenangi menjadi lebih tinggi jika barang itu diperindah dan berwujud estetik. adapun unsur keindahannya hanyalah sebagai pendukung. Dorongan orang memakai. Sebagai benda pakai. 4) Contoh seni kriya mancanegara kik kimono .jepang leonardo da vinci kain sari . Sebagai benda mainan. adalah seni kriya yang dibuat untuk digunakan sebagai alat permainan. Jenis ini lebih menonjolkan aspek keindahan daripada aspek kegunaan atau segi fungsinya. Sebagai benda hias. memiliki.india . Keindahan dapat menambah rasa senang. Estetika atau syarat keindahan Sebuah barang terapan betapapun enaknya dipakai jika tidak enak dipandang maka pemakai barang itu tidak merasa puas. 2. 3.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->