BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan bahasa pemrograman komputer dewasa ini berlangsung dengan sangat pesat..

Bahasa Pascal adalah bahasa yang populer di dunia. Pada platform ini terdapat sejumlah kompiler Pascal. Yang menarik, Turbo Pascal bukanlah sekedar kompiler. Turbo Pascal menyediakan suatu kompiler. Turbo Pascal menyediakan suatu lingkungan terpadu ( dikenal degan sebutan IDE, Integrated Developenment Environment), yang diantaranya berfungsi: Kompiler Debugger Linker Editor : untuk mengkompilasi program menjadi suatu objek yang dipahami oleh komputer. : untuk membantu mencari kesalahan : untuk menggabungkan file objek dan file pustaka serta membentuk file executable. : untuk menulis program sumber sebutan OOP ( Object-Orientedobjek. Metode pada Semenjak versi 5.5 ,Turbo Pascal menyediakan kemampuan pemrograman berorientasi objek yang dikenal dengan Programing ). OOP mengkombinasikan data dan fungsi atau prosedur yang mengakses data menjadi suatu wadah yang disebut pemrograman ini dirasakan dapat mengatasi kesulitan yang timbul

pemrograman yang besar dan kompleks, sehingga dapat meningkatkan produktivitas pemrograman. Disamping itu, dilihat dari struktur pengerjaan sintaksnya tergolong sederhana dibandingkan bahasa pemrograman yang lainnya. Berdasarkan kelebihan yang dimiliki itulah, maka Bahasa Pascal saat ini telah banyak digunakan terutama di lembaga pendidikan sebagai langkah awal dalam pembelajaran pemrograman. Sebagaimana yang telah diterapkan pada praktikum mata kuliah Konsep Pemrogrman Komputer, yang diadakan oleh Jurusan Teknik Elektro, Universitas Udayana. Pada praktikum ini, mahasiswa diberikan tugas untuk mengerjakan beberapa program dengan menggunakan bahasa pemrograman Pascal / C++, antara lain: program untuk menentukan gaji karyawan dan program rumus akar kuadrat, program konversi nilai cek serta

1

konversi suhu, program menentukan bilangan prima serta magic square, dan yang terakhir program untuk pengurutan serta pencarian data. 1. 2 Rumusan Masalah Berdasarkan uraian di atas maka didapat beberapa rumusan masalah sebagai berikut:

1

Bagaimana bentuk algoritma, flowchart, serta sintax yang digunakan untuk membuat program besar gaji karyawan yang diambil dari gaji pokok,tunjangan jabatan dan gaji lembur, dapat menentukan gaji lembur , dan program mencari akar kuadrat ?

2

Bagaimana bentuk algoritma, flowchart, serta sintax

untuk membuat

program untuk mengkonversikan nilai nominal cek ke dalam bentuk terbilang dengan huruf(bahasa inggris), program untuk mengkonversikan nilai suhu dari masing-masing satuan suhu ( R, C, F, K ) dan untuk mengkonversikan satuan menjadi gross, lusin, dan buah?

3

Bagaimana algoritma, flowchart, serta sintax

untuk membuat program

untuk menentukan bilangan prima jika dimasukkan N bilangan dan program untuk meletakkan bilangan-bilangan pada sebuah kotak ajaib dimana jumlah dari bilangan tersebut baik secara vertikal, horisontal, maupun diagonal adalah sama ?

4

Bagaimana algoritma, flowchart, serta sintax untuk mengurutkan data dengan menggunakan metode sorting ( Insertion Sort, Shell Sort, Bubble Sort, Merge Sort, dan Quick Sort ) serta untuk mencari data dengan metode searching ( Binary Search dan Sequential Search ) ?

1. 3 Tujuan Adapun tujuan daripada penulisan laporan praktikum ini adalah:

1

Untuk mengetahui bentuk algoritma, flowchart, serta sintax yang digunakan untuk membuat program besar gaji karyawan yang diambil dari gaji pokok,tunjangan jabatan dan gaji lembur,dapat menentukan gaji lembur ,dan program mencari akar kuadrat sehingga memudahkan dalam perhitungan.

2

2

Untuk mengetahui bentuk algoritma, flowchart, serta sintax untuk membuat program untuk mengkonversikan nilai nominal cek ke dalam bentuk terbilang dengan huruf(bahasa inggris) dan program untuk mengkonversikan nilai suhu dari masing-masing satuan suhu ( K, C, R, F ), dimana perogram tersebut dapat memberikan hasil konversi yang akurat.

3

Untuk mengetahui algoritma, flowchart, serta sintax

untuk membuat

program untuk menentukan bilangan prima jika dimasukkan N bilangan dan program untuk meletakkan bilangan-bilangan pada sebuah kotak ajaib dimana jumlah dari bilangan tersebut baik secara vertikal, horisontal, maupun diagonal adalah sama. 4 Untuk mengetahui algoritma, flowchart, serta sintax untuk mencari data dengan menggunakan metode sorting dan searching. 1. 4 Manfaat Adapun manfaat dari daripada penulisan laporan praktikum ini bagi pembaca adalah: 1 2 Dapat mengetahui serta menjelaskan tentang penggunaan bahasa pemrograman serta tahapan pembuatan program. Menghasilkan suatu bentuk algoritma, flowchart, serta sintax yang tepat atas setiap program yang telah dibuat, sehingga mampu memberikan hasil yang tepat serta sesuai dengan keinginan user. 3 Dapat memacu minat pembaca untuk terus mengembangkan seni pemrograman yang nantinya akan melahirkan ide-ide kreatif baru dalam menyelesaikan sebuah program.

3

BAB II TINJAUAN PUSTAKA Pada bab tinjauan pustaka ini akan kami coba untuk menjelaskan secara singkat mengenai materi-materi yang terkait dengan pembuatan program dan pelaksanaan praktikum ini. 2.1 Sejarah Pemrograman Pascal Pemrograman yaitu suatu proses untuk membuat atau menerjemahkan sesuatu masalah kedalam bahasa komputer. Dimana dalam proses tersebut harus terdapat proses-proses lagi untuk dapat mendefinisikan masalah yang ingin kita pecahkan. Oleh karena itu didalam pemrograman ini diperlukan sarana berupa bahasa pemrograman. Bahasa pemrograman adalah bahasa yang khusus dibuat untuk menulis program agar dapat dibaca oleh komputer. Bahasa pascal pertama kali disusun oleh Niklaus Wirth dari Swiss yang merupakan bahasa terstruktur yang dikembangkan dari bahas ALGOL-60 pada tahun 1970. Perkembangan pascal hingga kini sebenarnya sudah sangat jauh dari versi pertama kali pascal tersebut, apalagi setelah muncul standar pascal pada tahun 1974 yang kemudian dikembangkan lagi oleh Borland International pada komputer PC yang beroperasi dibawah sistem operasi DOS. Produk Borland International tersebut diberi nama Turbo Pascal. Turbo Pascal telah banyak sekali mengalami perubahan dari versi pertamanya. Pembaharuan pada sistem memori yang dipakai dan lain-lain membuat Turbo Pascal menjadi bahasa pascal yang paling terkenal dan dapat bersaing dengan bahasa-bahasa lainnya seperti C, Cobol, dan lain-lain. Bahkan dari segi-segi tertentu Turbo Pascal mengunggulli bahasa-bahasa tersebut. Perjalanan Pascal mengalami perubahan-perubahan besar pada versi tertentu, seperti peralihan dari versi 3.0 ke 4.0 di mana pada versi 4.0 manajemen memori program Pascal diubah sedemikian rupa sehingga merupakan manajemen memori yang sangat baik saat ini. PadaTurbo Pascal 5.5, Turbo Pascal kembali mengambil langkah maju dengan menambahkan fasilitas Object Oriented Programming (OOP) ke dalam Turbo Pascal. OOP

4

. ( Nama/judul Program ) .0. Contoh: Program nilai_tes 5 ..merupakan suatu metode yang sangat bagus untuk mempermudah pemrograman..... Pada Turbo Pascal 6.... ( Constant ) . 2... ( Function ) (Statements ) Statement.... khususnya pembuatan menu...... 2..... Turbo Pascal kini telah mencapai versi 7. ( Label ) . ( Uses Nama Unit ) . lalu diikuti dengan nama program dan tanda titik koma. 3... Kepala program Bagian deklarasi Bagian pernyataan Urutan bagian-bagian diatas.. End Kode program 2... . ( Procedure ) ..2.1 Kepala Program Kepala program diawali dengan kata tercadang Program. 2... dengan kemampuan yang tentu sangat maju dibanding dengan versi-versi pertama.1 struktur program pascal Sebuah program Pascal yang lengkap tersusun atas tiga bagian : 1..... kembali terdapat pembaharuan dengan penambahan Turbo Vision yang merupakan kumpulan-kumpulan object yang sangat berguna untuk mempermudah pemrograman. (Variabel ) ...2 Struktur Program Pascal Program Uses Label Const Type Var Procedure Function Begin . letaknya di dalam program sesuai penomorannya... ( Type ) ...0..

Berisi fasilitas untuk memudahkan pencetakan ke printer. penanganan string.1 Unit Uses Nama Unit Crt Keterangan Berisi kumpulan procedure atau function yang berhubungan dengan screen atau layar text. Unit merupakan kumpulan dari prosedure atau function yang telah disediakan untuk keperluan tertentu yang dapat langsung digunakan dalam penyusunan program. Baris ini dapat dibuang tanpa mengubah isi program.Pada Turbo Pascal judul program sebenarnya bersifat opsional. Suatu Unit yang menyediakan kumpulan prosedur grafik yang siap pakai. Dos Graph Graph3 Overlay Printer System Turbo3 6 . Walaupun bersifat opsional. Berisi lebih dari 50 rutin yang berkaitan dengan operasi grafis. posisi kursor.0. Berisi sejumlah pustaka yang digunakan saat eksekusi (runtime library). 3. Untuk menjaga kompitabilitas terhadap program Turbo Pascal versi 3. Berkaitan dengan operasi terhadap sistem operasi dan penanganan file.2 Uses Uses suatu pernyataan untuk mengaktifkan atau menggunakan suatu program UNIT dalam program yang dibuat.2. 2.Berikut penjabaran dari unit dalam Pascal : Tabel 2. 2. Suatu UNIT standard yang tidak perlu lagi didefinisikan melalui Uses. keyboard dan suara. seperti penggunaan warna. penanganan masukan / keluaran file. alokasi memori dinamis. Berisi rutin yang berguna untuk melakukan overlay (berbagai memori bagi suatu program yang besar).0. Menyediakan pengendali grafik kura-kura (turtlegraphics) yang tersedia pada Turbo Pascal versi 3. Kegunaannya adalah sebagai identitas program dan dikenal sebagai kepala program. Di antaranya berisi rutin: 1. namun dianjurkan setiap program harus diawali dengan baris semacam ini.

Tanda ini selanjutnya dapat diacu oleh suatu pernyataan (yaitu GOTO). Setiap label hanya boleh menandai satu pernyataan saja (tidak boleh dipakai di dua tempat atau lebih). Daftar_label berupa satu atau beberapa nama label. Unit ini merupakan alternatif dari unit DOS. 5. 2. 7 .2. Perlu diketahui: 1. Hitung. Bagian deklarasi konstanta. Bagian deklarasi label.3 Bagian Deklarasi Bagian deklarasi dapat berupa sejumlah bagian.4 Deklarasi Label Label berguna untuk menandai suatu pernyataan. 4. yaitu: 1. 2.2. Selesai. Bagian deklarasi variabel. Jika ada lebih dari stu label. Hitung. Sebuah program dapat saja tidak melibatkan bagian deklarasi sama sekali. Nama label mempunyai aturan sesuai dengan pengenal atau dapat pula berupa angka 0 sampai dengan 9999. label ditulis diikuti tanda titik dua (:). Contoh: LABEL LABEL Selesai. Bentuk umum ditunjukkan seperti berikut: Label Daftar_label . Bagian deklarasi tipe. antara yang satu dengan label berikutnya perlu diberi tanda pemisah berupa koma. Bagian deklarasi subprogram. Berikut akan dijelaskan pengertian masing-masing bagian diatas: 2. 3.Merupakan implementasi rutin penanganan file dan WinDos sistem operasi. Perlu diperhatikan bahwa pada penandaan suatu pernyataan. 2.

Tipe yang dideklarasikan pada Tipe ini dapat dipakai untuk mendeklarasikan variabel.141593 Setelah konstanta didefinisikan PHI tidak dapat dirubah.5 Deklarasi Konstanta Suatu konstanta dapat diberi nama.. 2. ………. Bentuk umumnya: Type nama_tipe_1 = tipe_1. Pengenal = nilai. dengan bentuk: Const Pengenal = nilai.7 Deklarasi Variabel Sebelum suatu variabel dapat digunakan pada bagian pernyataan.6 Deklarasi Tipe Pascal memperkenankan pemrogram untuk membuat sendiri suatu tipe data baru. ………. 2. Kode program 2. Kode program 2.2 deklarasi konstanta Contoh: Const PHI = 3. nama_tipe berupa satu pengenal. Bentuk pendeklarasiannya: 8 .14 tidak diperkenankan. variabel harus dideklarasikan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan pada bagian deklarasi tipe. 2.2. Pernyataan seperti : PHI = 3. nama_tipe_n = tipe_n. Cara mendefinisikan konstanta yang mempunyai nama adalah dengan menggunakan Const.2.3 : deklarasi type Dalam hal ini: 1..2. tipe dapat berupa sembarang tipe data.2.

2.2 Perbedaan Procedure dan Fungsi Prosedure Berdiri sendiri sebagai pernyataan Tidak memberikan hasil pada saat prosedure dipanggil 2.2. Pernyataan adalah perintah yang menyebabkan komputer melakukan suatu tindakan. Kode program 2. Begin 9 .4 deklarasi variabel Dalam hal ini nama_variabel berupa pengenal dan tipe dapat berupa tipe standar Turbo Pascal (misalnya Real) ataupun tipe yang dibuat pada bagian Tipe. Sebagai contoh: WriteLn(‘Selamat menggunakan Turbo Pascal’).8 Deklarasi Subprogram Bagian deklarasi subprogram digunakan untuk mendeklarasikan subprogram (prosedur atau fungsi yang anda buat sendiri). Uses WinCrt. nama_variabel _2 = tipe_2. Merupakan sebuah pernyataan. 2. Ada hal yang perlu diketahui yaitu tentang perbedaan antara prosedur atau fungsi: Tabel 2.9 Bagian Pernyataan Fungsi Berdiri sebagai operand dalam ekspresi Memberikan hasil berupa suatu nilai saat fungsi dipanggil Bagian yang ada di dalam Begin End merupakan pernyataan-pernyataan yang akan dijalankan oleh Turbo Pascal.. Pernyataan ini digunakan untuk menampilkan tulisan: Selamat menggunakan Turbo Pascal Contoh lain: PROGRAM Latihan_1.Var nama_variabel _1 = tipe_1. ……….

). Tanda ini sebenarnya diperlukan untuk memisahkan dua buah pernyataan. Tipe-tipe data yang sering digunakan dalam Pascal antara lain: a) o o o o o Tipe ordinal. b. Pada WriteLn yang pertama. Catatan: 1. WriteLn(‘Turbo Pascal’). Di antara pernyataan-pernyataan yang terletak dalam Begin End. 2. Dari contoh diatas.3 Tipe-tipe Data yang Digunakan Dalam Bahasa Pemrograman Pascal. Tanda titik koma justru harus dihilangkan. Masing-masing pernyataan tersebut diakhiri dengan tanda titik koma (.WriteLn(‘Selamat menggunakan’). d. End. 2. Tanda titik koma harus ada. Tanda titik koma hanyalah bersifat opsional. Di akhir setiap pendeklarasian variabel. b. c. dapat dilihat bahwa terdapat dua pernyataan dalam Begin End. diantaranya: a. Ada tiga ketentuan tanda titik koma di akhir suatu pernyataan: a. tanda titik koma berlaku sebagai pemisah pernyataan. namun tanda titik koma pada WriteLn yang terakhir dapat tidak dibuat. kita tidak bisa lepas dari penggunaan tipe-tipe data dimana tipe data ini akan menentukan nilai yang dapat disimpan pada sebuah variabel. bukan sebagai pengakhir pernyataan. tanda titik koma harus diberikan. Dapat dibagi lagi menjadi: Tipe bilangan bulat Tipe boolean Tipe karakter (char) Tipe terbilang Tipe subjangkauan 10 . Dalam memprogram dengan bahasa Pascal. Di akhir kepala program. Di akhir setiap pendeklarasian konstanta. c. Tanda titik koma harus diberikan. Pada Pascal.

b) Tipe bilangan bulat. yang digunakan untuk menyimpan variabel yang berkaitan dengan bilangan bulat. yaitu tipe data yang berkaitan dengan penyimpanan variabel dalam bentuk bilangan real.483. adalah tipe yang hanya memiliki nilai benar dan nilai salah.535 Ukuran Memori 8 bit 16 bit 32 bit 8 bit 16 bit Tipe boolean.147.4 Jenis tipe data boolean dalam Pascal Tipe Data Boolean ByteBool WordBool LongBool d) e) Ukuran Memori 1 bit 1 bit 2 bit (1 word) 4 bit (2 word) Tipe karakter (char). Tipe real dapat dibagi lima: Tabel 2.648 s/d 2.767 -2. yaitu tipe data yang menyimapan nilai variabel yang berupa lebih dari satu karakter atau dapat dikatakan tipe string adalah sekumpulan karakter.647 0 s/d 255 0 s/d 65. f) Tipe real.5 Jenis tipe data bilangan real dalam Pascal 11 .3 Jenis tipe data bilangan bulat dalam Pascal Tipe Data Shortint Integer Longint Byte Word c) Jangkauan Nilai -128 s/d 127 -32. Tipe string. Tipe bilangan bulat ini terdiri dari: Tabel 2. yaitu tipe data yang menyimpan nilai variabel yang hanya berupa satu karakter (data alfanumeris).768 s/d 32.483. Pascal sesungguhnya menyediakan 4 tipe boolean seperti: Tabel 2.147.

9 x 10-39 s/d 1.5 x 10-45 s/d 3. Seringkali pemrograman macet di tengah jalan atau kebingungan dalam membuat program jika tidak membuat algoritma pemrograman dulu. Adapun tahapan-tahapan tersebut adalah sebagai berikut: 1. memungkinkan untuk mendeklarasikan kumpulan variabel yang bertipe sama.2x10 s/d 9. 2. B. adalah: Pemahaman permasalahan Pemahaman permasalahan sangat penting dan harus dilakukan dengan hati-hati karena sering kali bisa terjadi persepsi yang berbeda dalam pemahaman permasalahan sehinggan tidak diperoleh pemecahan yang tepat.1 x 104932 ± 2 s/d 2 -1(-9. Untuk menghindari terjadinya kemacetan ini ada beberapa tahapan yang harus diikuti dalam mengembangkan program.4 x 1038 ± 5.0 x 10-324 s/d 1. Identifikasi Permasalahan Seorang kemungkinan programmer harus yang mampu akan memperkirakan pada saat permasalahan muncul pembuatan program dan programmer harus menentukan batasan permasalahan agar tidak berkembang menjadi tidak terbatas. 12 . Pemrograman dapat menentukan alur programnya agar tidak kehilangan arah.0 x 10-4951 s/d 1.7 x 10308 ± 5.2x1018) 63 63 18 Ketelitian (digit) 11 s/d 12 7 s/d 8 15 s/d 16 19 s/d 20 19 s/d 20 Ukuran Memori 6 bit 4 bit 8 bit 10 bit 8 bit g) Tipe larik (array).7 x 1038 ± 1.Tipe Data Real Single Double Extended Comp Jangkauan Nilai ± 2. diperoleh asumsi-asumsi yang benar untuk memecahkan permasalahan. Pendefinisian Masalah Bertujuan untuk pemahaman tentang permasalahan yang ada setiap akan A.4 Algoritma Pemrograman Algoritma pemrograman bertujuan untuk memudahkan pemrogram untuk merancang program yang ingin dibuat.

pengkodean meliputi : a. (variabel dan label). Input / Output Petunjuk yang dapat digunakan dalam perancangan dan pengkodean input / output adalah: a. Efisiensi Tujuan yang harus dicapai dalam pengkodean. Penyusunan perintah Merupakan bagian dari pengkodean karena banyak dari bahasa pemrograman yang mengijinkan lebih dari satu perintah dalam satu baris. D.C. Membuat format input dan output yang mudah. Dokementasi kode Dimulai dengan pemilihan identifer dari organisasi yang dibuat. Validitas seluruh data input. karena algoritma harus memiliki kebenaran secara logika sebelum siap untuk dimplementasikan. Pengkodean Pengkodean adalah kemudahan yang didapat dalam pemeliharaan maupun dalam mengerti kode sumber yang telah dibuat. E. tepat. b. Membuat komentar seluruh input. dilanjutkan dengan penyusunan komentar serta penggambaran c. d. Pengkodean menekankan kepada kesederhanaan dan kejelasan. b. F. benar dan relevan. Algoritma harus dikaji secara terus menerus sehingga akan diperoleh algoritma yang paling lengkap. Perancangan Algoritma dan Struktur Data Desain algoritma dibuat sama dengan menuliskan langkahlangkah dalam pemecahan masalah yang ada sebab algoritma dibuat untuk memecahkan masalah yang ada. Cek keusangan dan seluruh kombinasi item input. c. meliputi : 13 . Deklarasi data Ditentukan apabila kode telah dibuat dan terdapat sejumlah petunjuk yang dapat digunakan untuk membuat data mudah dimengerti dan mudah pemeliharaannya.

b). maka dari itu bahasa pemrograman harus tepat dan sesuai dengan permasalahan yang ada. begitu pula kerekayasaan bahasa pemrograman nempunyai pengaruh penting terhadap berhasil tidaknya suatu program yang akan dibuat. I / O yang berpengaruh secara langsung terhadap mesin. Bidang aplikasi yang sedang dikerjakan. G. Efisiensi kode Kode harus merupakan satu kesatuan dengan efisiensi algoritma yang telah didefinisikan pada tahap perancangan. b. Pengetahuan staf akan bahasa pemrograman. Bahasa Pemrograman Bahasa pemrograman merupakan sarana yang digunakan untuk berkomunikasi antara manusia dengan mesin komputer. begitu pula dengan output. d.a. apakah pemakai cukup jelas dengan pemakaian input dan mudah dimengerti. Efisiensi memori Keefisienan c. a. Lingkungan dimana perangkat lunak akan e. Testing dan Debugging Testing 14 . Kebersediaan kompiler yang baik. Efisiensi I / O Terdapat dua pertimbangan yaitu: a). diterapkan. Kekompleksan algoritma dan perhitungan. c. b. I / O ( Input / Output ) berpengaruh terhadap pemakaian. Karakteristik dari bahasa pemrograman mempunyai pengaruh yang penting dari kualitas komunikasi. H. Kriteria yang digunakan dalam mengevaluasi pemilihan bahasa pemrograman : a. baik dalam pelaksanaan perintah maupun penyimpanan data.

b. Debugging Mengoreksi error yang terdeteksi meliputi menetapkan lokasi kode yang error dan mengoreksinya. Tujuannya: a. Memeriksa kesalahan atau agar tidak terjebak dalam kesalahan yang sama. hanya merupakan eksplanasi dari berbagai aspek lewat komentar. yang meliputi: b) Penambahan fungsi-fungsi baru. Untuk program besar bisa jadi setelah dipakai sekian lama kemudian ditemukan error. Menambahkan kekurangan atau sebagai pengingat pada saat pengembangan sistem yang akan digunakan sekarang dari sistem sebelumnya. Testing tidak dapat secara absolut bisa yakin bahwa program adalah benar. Pemeliharaan Pemeliharaan perangkat lunak digunakan untuk menjabarkan aktivitas dari analisis sistem pada saat perangkat lunak telah dipergunakan oleh pemakai. Dokumentasi Dokumentasi merupakan informasi dan gambaran tambahan yang sangat membantu untuk memahami sebuah kode yang diberikan. Untuk logical error komputer tidak dapat memprediksinya. Penambahan atau peningkatan atau juga perbaikan untuk perangkat lunak. Aktivitas yang terjadi pada fase pemeliharaan: a. I. b.Menguji program sampai dipenuhi bebas error lewat bermacam-macam kondisi atau dengan input yang hasilnya dapat diprediksi. b) program. 15 . Dokumentasi dibedakan menjadi dua: a) Dokumentasi internal Merupakan bagian kode. Dokumentasi eksternal Dalam bentuk manual dan catatan-catatan penting tentang J.

b. yaitu kesalahan-kesalahan yang tersembunyi pada perangkat lunak yang cukup besar. biasanya kesalahan yang timbul pada saat keluaran yang tidak sesuai. b) Modifikasi untuk menggunakan protokol atau disk drive tambahan. Adaptive maintenance Biasanya terjadi karena adanya perkembangan dari lunak atau perangkat lunak (mesin) sehingga memerlukan modifikasi dari perangkat lunak perangkat lunak ke mesin baru atau yang 16 . Aktifitas pemeliharaan seringkali terjadi karena asumsi yang salah pada saat pengujian perangkat lunak. c. meliputi: a) Pemindahan berlainan. e) Perbaharui karakteristik dari sistem. meliputi: Pembenaran kesalahan yang timbul setelah perangkat lunak digunakan oleh pemakai. oleh karena itu pemeliharaan perangkat lunak dapat dibedakan menjadi:  Corrective maintenance Biasanya terjadi pada saat perangkat lunak dipakai atau hasil yang didapat oleh pemakai tidak sesuai.c) Perbaikan tampilan. d) Perbaharui dokumentasi internal dan eksternal. a) Perbaikan masalah yang timbul. Adaptasi perangkat lunak dengan lingkungan mesin baru. dilakukan pengujian dan kemudian digunakan oleh pemakaian dan setelah digunakan timbul permintaan tambahan fungsi sesuai dengan keinginan pemakai.  perangkat yang dibuat.  Prefective Maintenance Biasanya terjadi pada saat perangkat lunak yang telah dibuat.

Menu sistem memberikan kemudahan akses beberapa keistimewaan Borland Turbo Pascal.0 lebih berdaya guna dibandingkan dengan kompiler yang terdahulu. Gambar 2. misalnya saja penambahan fungsi-fungsi atau untuk melengkapi fungsi-fungsi yang telah ada. sebab akan lebih mudah dalam menyusun program.5 Pengenalan Program Pascal Borland Turbo Pascal For Windows 7. Pada bagian ini akan dipelajari bagaimana menggunakan menu-menu IDE (Integrated Development Environment) dan windows.4 tampilan IDE pascal IDE Pascal terdiri dari tiga bagian utama : 1. Preventive Maintenance Biasanya seiring dengan perkembangan dari perangkat lunak atau perangkat keras di masa mendatang. Windows yang lain memungkinkan untuk melihat option utility atau menampilkan pesan 17 . Menu Sistem. debugging. dan melihat hasil running program. Window sistem. Untuk menggunakan utility ini dapat dipilih menu bar (gambar 2. 2. Windows memungkinkan untuk mengedit program. Window sistem adalah bagian yang sering dan tampak digunakan pada program ini. 2.4) Perintah-perintah menu bar dapat digunakan untuk mengakses kelompok utility atau hal-hal yang lain.

Dalam kotak dialog. Pada bagian bawah layar.1 Menu system Sistem menu berisi tentang utiity dan keistimewaan yang diperlukan untuk menangani efisiensi perintah pemrograman. Toolbar. Save As. New. 3. E. B. Turbo Pascal secara otomatis akan membuka kotak dialog File Save As sehingga anda dapat membuat nama baru untuk file yang akan disimpan. 18 . Status bar. Dalam menu file terdapat beberapa perintah. Jika file yang ingin disimpan tanpa nama (seperti NONAME00.5. dimana anda dapat menyimpan file pada ada pada Edit window yang aktif dengan nama yang berbeda. dan mode sisip. C. Perintah Open memperlihatkan kotak dialog file Save. flag modifikasi berkas. lokasi kursor. Perintah Save All berfungsi untuk menyimpan Print. atau dalam drive yang berbeda. isi dari jendela Edit yang aktif. terdapat sekelompok tombol kecil yang digunakan untuk akses secara cepat. sehingga toolbar dapat disebut juga dengan speedbar. Edit window. A.yang penting. anda dapat memilih file yang ingin dibuka. Perintah Save menyimpan file yang aktif dalam open. 2. Open. direktori yang berbeda. Menu File. Gambar 2. seperti . Bila mouse menunjuk pada salah satu tombol. maka secara otomatis akan menunjukkan baris status tentang deskripsi dari tombol tersebut.PAS). D. Perintah New berfungsi untuk membuka Edit window baru dengan nama NONAMExx. Terdapat beberapa fasilitas dalam menu sistem yang dapat digunakan melalui menu bar . Perintah Save As berfungsi untuk membuka kotak dialog File Save As.PAS (xx merupakan nomor dari 00 sampai 99) perintah ini secara otomatis menyebabkan edit window aktif. Perintah Print berfungsi untuk mencetak seluru seluruh file yang ada pada jendela Edit. yaitu sebagai berikut : 1. F. Sedikit dibawah menu. 4.4 menunjukkan edit window yang dapat digunakan untuk memodifikasi program. status bar biasanya menunjukkan satu baris menu help. Save All.

Perintah Undo menyisipkan kembali karakter yang telah terhapus. C. digunakan. Print setup. 2. menghapus karakter yang telah disisipkan. D. dimana anda dapat memilih printer mana yang akan Exit. Perintah ini berfungsi menghilangkan teks tetapi tidak diletakkan pada Clipboard. Perintah ini berfungsi saat anda menutup file selama proses editing ( dengan menekan. H. Perintah Replace memperlihatkan kotak dialog Text. Edit Menu. Undo. Menu Search. Perintah ini mengulangi perintah Find atau Replace yang terakhir. I. dan meletakkan kembali pointer pada posisi awal. Perintah Find memperlihatkan kotak dialog Find Replace. Terdapat beberapa perintah dalam menu Edit yaitu : sebelumnya. Perintah ini memiliki efek sebaliknya dari dari Undo. Clear. Pascal. Cut. E. B. dimana anda dapat memilih jenis teks yang ingin dicari dan menggantinya dengan teks yang telah diketik pada kotak Replace Text. sehingga cepat untuk dibuka kembali. Perintah Undo mengembalikan naskah atau gerakan dari kursor 19 . Perintah Cut berfungsi untuk menghapus teks yang dipilih dan meletakkannya pada Clipboard. meletakkan kembali karakter yang telah ditimpa. dimana anda dapat memilih jenis dari teks yang ingin dicari. yaitu : A. C. Perintah Paste berfungsi untuk menyisipkan teks dari Clipboard ke dalam dokumen aktif. Sangat efektif jika digunakan segera setelah Undo atau Redo sebelumnya. B. A. dimana posisi kursor diletakkan. Perintah Print Setup memperlihatkan kotak dialog Select printer. maka file tersebut akan terdaftar pada bagian bawah File menu. 3. Find. Paste. Ctrl+F4). Terdapat beberapa perintah dalam menu Search.G. Perintah Exit berfungsi untuk keluar dari Turbo List of Closed File. Replace Text. Search Again. Redo.

Terdapat beberapa perintah dalam menu Run. Perintah Primary File memperlihatkan kotak dialog Primary File. Perintah Run menjalankankan program. Build. dimana anda dapat menetapkan alamat dari run-time 20 .PAS akan disusun ketika anda memilih Compile. Perintah build berfungsi membangun kembali semua komponen dari program anda.D. Perintah Make membuat file . B. Perintah ini memperlihatkan kotak dialog Go to Line Number. Find Error. C. Debbuger. Run Menu. Perintah-perintah yang terdapat dalam menu Compile. 5. Perintah Clear Primary File menghilangkan nama dari file utama anda yang ditetapkan dengan perintah Compile. E. A. Perintah Find Error memperlihatkan kotak dialog Find Error .EXE dengan aturanCompile. B. Perintah Show Last Compile Error menemukan lokasi dari susunan terakhir yang salah. C. Perintah Debugger berfungsi memulai Turbo Parameters. aturan tertentu. D. tanpa memperhatikan apakah itu Compile Menu. yang mana dengan cepat mencari nomer baris yang ingin anda temukan. Go to Line Number. Jika sumber kode telah diperbaharui sejak penyusunan terakhir. baru. susunan tersebut akan secara otomatis membuat dan menghubungkan program anda. yaitu : Run. Show Last Compile Error. Clear Primary File. E. error baru. Perintah Parameters menjalankan Debugger for Windows sehingga anda dapat men-debug program anda. dimana anda telah menetapkan pilihan dengan file . dengan menggunakan parameter lain yang anda jalankan. yaitu: jendela yang aktif. Perintah Compile berfungsi menyusun file di Make. 4. Kursor berpindah ke baris dimana letak penyebab kesalahan. F. parameter untuk program anda ketika anda menjalankannya hanya jika anda telah menjalankannya dari Program Manager's File. Primary File. A.

D. dimana memberitahukan nama dari file utama anda dan nama dari file terakhir yang disusun. 6. 21 . dimana anda dapat memasukkan nama baru untuk file yang disusun. yang mana anda dapat membuat pilihan tentang penampilan fisik dan nonfisik dari lingkunan Turbo Pascal. Perintah Directories membuka kotak dialog Directories. Linker. Perintah Linker menampilkan kotak dialog Linker Options. Compiler. Save. Perintah Save menyimpan nama file utama. letak yang dipilih dengan menu Options. A. Perintah yang ditampilkan dalam menu Option. dimana anda mendapatkan kembali susunan letak file Option Menu. Open. Preferences. 7. dan susunan desktop ke dalam file konfigurasi saat itu. Save As. Directories. Perintah preferences membuka kotak dialog preferences. E. bagaimana file program anda dapat terhubung. dimana anda memilih pilihan yang mempengaruhi penyusunan kode. dimana anda memilih pilihan perintah. Perintah Save As membuka kotak dialog Configuration Save As. Perintah Compiler menampilkan kotak dialog Compiler Options. Menu Window berisi tampilan perintah-perintah Cascade. Information. B. Perintah Highlight menampilkan kotak dialog Highlight. Perintah ini digunakan untuk mengatur letak sebagai berikut : dari jendela-jendela yang dibuka secara bersamaan. Perintah Information menunjukkan kotak Compile Information. Perintah Open menampilkan kotak dialog Open Configuration File. H. C. adalah: A.F. F. Highlight. yang mana anda diizinkan menetapkan elemen kode yang berbeda pada program anda yang ditampilkan dalam naskah editor Turbo Pascal. G. dimana anda telah menetapkan direktori dari Turbo Pascal ketika program tersebut bekerja dan menyimpan program tersebut. Window Menu. baru.

yaitu : Index. Perintah Compiler Directives memiliki beberapa keistimewaan : a. 22 . Perintah ini berfungsi memperbesar file yang dibuka Arange Icons. Dapat menetapkan parameter yang Close All. E. Perintah Close All berfungsi menutup semua Help Menu. Perintah Arrange Icons berfungsi untuk sehingga dapat menutupi seluruh desktop. Compiler directive adalah komentar dengan kalimat (syntax) khusus dalam program anda dimanapun komentar tersebut diizinkan. ObjectWindows. anda akan melihat Index dari seluruh perpustakaan Turbo Pascal. menyusun kembali Icons. b. terletak di ujung kiri dari desktop. Using Help. anda informasi bagaimana cara menggunakan sistem Turbo Pascal’s Help. akan melihat Index dari Compiler Directives. D. G. Ketika memilih perintah ini. c. Perintah ini berfungsi untuk menampilkan Compiler Directives. Tile. Dapat memilih susunan fitur on atau off. Ketika anda memilih perintah akan melihat hirarki dari ObjectWindows. A. Perintah ini menampilkan seluruh Index dari cadangan kata dalam bahasa Turbo Pascal. anda Procedures and Functions. 8. Pilihan ini digunakan untuk menampilkan on-line Topik Search. C. Pilihan ini digunakan untuk menampilkan help dengan terlebih dahulu memilih Index dari topik yang akan dilihat. C. Kontrol yang lain memperlihatkan penyusunan bersyarat dari program. ini. F. Icons yang disusun kembali tetap pada tempat tersebut.B. D. B. prosedur dan fungsinya sehingga dapat digunakan acuan dalam membuat program. Menu Help berisi tampilan perintah-perintah. Ketika anda memilih perintah ini. mempengaruhi bagaimana program anda tersususn. on-line help berdasar kata dimana kursor saat itu berada pada jendela file yang dibuka pada desktop. Reserved Words. yang aktif.

pesan.H. akan ditampilkan kotak dialog. anda dapat akan melihat unit standar dari Turbo Pascal.5. Ketika memilih perintah ini.2 Fungsi Tombol Pada Toolbar Keterangan Menu Tombol Equivalen Menampilkan hubungan-sensitif Help Mencari dan membuka file None Open Menyimpan file di jendela aktif Save Pencarian teks Search Mengulang operasi Find atau Replace yang terakhir Search Again Memotong teks dan meletakkannya di Clipboard Cut Meng-copy teks yang dipilih dan meletakkannya di Clipboard Copy 23 . anda Turbo Pascal Language. dan prosedur yang dapat membuat Windows Application Programming Interface (API). Ketka memilih perintah ini. K. Standard Units. memperlihatkan hak cipta dan informasi versi dari Pascal yang digunakan. dari elemen yang membuat bahasa Turbo Pascal. fungsi. 2. J. About Turbo Pascal. melihat Index yang konstan. I. Ketika anda memilih perintah ini. gaya. jenis. Perintah ini menampilkan daftar Windows API.

0 Borland Turbo Pascal memiliki beberapa directory seperti gambar Gambar 2.5 Derectories Pascal 24 .Meletakkan teks yang di copy pada dokumen aktif dari Clipboard Mengembalikan naskah kekeadaan sebelumnya Undo Paste Menusun file pada jendela yang aktif Compile Membuat target utama Make Keluar dari Turbo Pascal Exit 2.5.3 dibawah ini : Mengenal Directories Borland Turbo Pascal 7.

yang digunakan untuk menyimpan file Pens Windows. megganti directory untuk demo program Turbo and Windows. untuk mengganti directory program Object Windows Directory Demo.DLL yang sudah ada. 5. Resource Workshop Directory. 2. Item ini akan menentukan directory ObjecWindows Library. 9.DLL Directory. Utilities Directory. Windows 3. Item ini akan menganti Resource Workshop Demo Directory. Windows. 10. Item ini akan mengganti untuk program dan Turbo Debugger Directory. 7. Item ini akan mengganti mengganti directory untuk file dokumentasi Utility and Runtime. directory. Item ini akan Object Windows Library Demos Directory. 11. yang digunakan untuk menyimpan Turbo Debugger untuk program dan file 25 . directory untuk demo Documentation. 6. Item ini akan mengganti directory untuk file Windows 3. 4. 3. directory file demo Resource Workshop.1 unit interface. Item ini akan mengganti directory untuk Pens Windows Directory. Kita secara normal akan menerima jumlah kesalahan (sistem Windows directory anda). ObjectWindows. Item ini akan Documentation Demos Directory. Item ini akan mengganti directory file istimewa dari Turbo Pascal. 8. 12.1 File. Utility and Runtime Library Doc Directory.DLL akan menyimpan dalam directory untuk file dan program Resource Workshop Directory. File ini mengizinkan anda untuk mengembangkan aplikasi Pens Aware menggunakan standar Microsoft Mouse. Item ini digunakan Turbo Pascal and Windows Demos Directory.Berikut akan dijelaskan fungsi dari masing-masing directory dari Borland Turbo Pascal : 1. Item ini akan megganti BWCC. BWCC. Bagaimanapun juga anda diperbolehkan untuk memilih directory yamg berbeda untuk menghindari penempatan ulang BWCC.

testing. coding. dan debugging. melakukan perancangan algoritma (flowchart).BAB III DASAR PENGGUNAAN BAHASA PEMROGRAMAN 3. Memahami gaya pemrograman (seni penulisan program) yang baik dan bisa menerapkannya dalam setiap melakukan pembuatan program. C++. 26 .1 Tujuan Adapun tujuan dari diadakannya praktikum ini antara lain: 1. Mengetahui dan memahami penggunaan menu-menu dasar yang ada pada masing-masing bahasa pemrograman khusunya Pascal atau 2. 3. Memahami proses pembuatan program komputer mulai dari pemahaman masalah.

Terdapat berbagai jenis bahasa pemrograman di jaman sekarang ini. C++. Dalam pelaksanaan praktikum ini digunakan beberapa dasar teori antara lain teori yang digunakan dalam pembuatan program dengan Pascal dan teori yang digunakan dalam penyelesaian masalah dalam soal. Contoh: bahasa Fortran untuk perhitungan numeris bahasa Prolog untuk kecerdasan buatan B. else.. Oleh karena itu didalam pemrograman ini diperlukan sarana berupa bahasa pemrograman.4. 2. 4. Contohnya adalah bahasa mesin. Contohnya adalah bahasa assembly. Bahasa level menengah adalah bahasa pemrograman yang mirip seperti bahasa mesin tapi telah dapat dimengerti manusia.. bahasa C. 3. Java. dan lain sebagainya. C++.2.. Delphi. if. dll. Bahasa pemrograman adalah bahasa yang khusus dibuat untuk menulis program agar dapat dibaca oleh komputer. Diantaranya terdapat bahasa Pascal..2 Tinjauan Pustaka Pada bab tinjauan pustaka ini akan kami coba untuk menjelaskan secara singkat mengenai materi-materi yang terkait dengan pembuatan program dan pelaksanaan praktikum ini. Fortran. Bahasa bertujuan khusus (special purpose language).. Dimana dalam proses tersebut harus terdapat proses-proses lagi untuk dapat mendefinisikan masalah yang ingin kita pecahkan.. Visual Basic. dll. Pascal. Basic.. Bahasa level rendah. Pemrograman yaitu suatu proses untuk membuat atau menerjemahkan sesuatu masalah kedalam bahasa komputer. 3. Bahasa level tinggi adalah bahasa pemrograman yang telah berstruktur kata-kata yang sesuai dengan bahasa manusia.. Contohnya adalah bahasa Basic. Memahami pengguaan statemen kontrol khususnya if. Contoh: Pascal. 3. 27 . Bahasa-bahasa pemrograman dapat dikelompokkan menjadi: Berdasarkan tingkat atau level: 1. Berdasarkan tujuan pemakaiannya: A. Bahasa bertujuan umum(general purpose language).1 Pemrograman dan Bahasa Pemrograman..

yaitu: 1.2. Lima ciri penting dari algoritma.Berikut adalah dasar teori yang digunakan saat bekerja membuat program modul 1 ini 3. banyak orang hambatan dan kesulitan dalam mengembangkan sebuah perangkat lunak. Adapun tahapantahapan tersebut adalah : 1. tidak memiliki arti Algoritma harus didefinisikan secara jelas dan tepat serta ganda. 4. Ada tiga cara untuk menyatakan suatu algoritma. mengalami Di dalam memahami bahasa pemrograman. 2. serta batasan atau informasi tambahan. yaitu: A. Dengan notasi bagan alir (flowchart). C. 3. Membaca Masalah Tahapan membaca masalah ini sama dengan mendifinisikan permasalahan yang telah di bahas pada tahap pertama diatas.Algoritma memiliki nol atau lebih masukan ( input ). Perancangan 28 . dan dapat menentukan apa saja output yang diperlukan dalam program. Hal tersebut dapat terjadi dikarenakan orang tersebut tidak melalui tahapan-tahapan yang harus diikuti di dalam menguasai bahasa pemrograman. 5. Dengan pseudecode. Analisis Setelah kita mendapatkan permasalahan kita dapat menentukan analisa apa saja yang harus kita inputkan. B.Algoritma memiliki nol atau lebih keluaran ( output ).2 Pengertian Algoritma Algoritma adalah langkah-langkah logis atau urutan langkah-langkah logis yang disusun secara sistematik untuk menyelesaikan suatu permasalahan.Algoritma harus efektif dan setiap langkah-langkah harus sederhana sehingga dapat dikerjakan dalam waktu yang cepat. Notasi kalimat deskriptif. 3. yang 2.Algoritma harus berhenti setelah mengerjakan suatu langkah-langkah sifatnya terbatas dan harus ada terminal mulai.

4. Sistem tertutup adalah suatu sistem yang terdiri dari melakukan proses data baik secara sequential. dan menampilkan hasil ke layar monitor atau ke file. Berikut symbol-simbol dalam SIMBOL NAMA terminator FUNGSI Permulaan/akhir program 29 . atau repetition. yaitu dengan memecah problem dalam beberapa subproblem. dengan mencoba berkali-kali dengan data yang berlainan untuk menyimpulkan apakah perangkat lunak yang dibuat masih mengandung error (kesalahan) atau tidak 5. Tahap ini merupakan tahap yang cukup sulit. Sistem terbuka adalah suatu sistem yang terdiri dari membaca data dari keyboard atau file. conditional.1 simbol-simbol flowchart program dibuat dari derifikasi bagan alir sistem. conditional. Testing Melakukan pengecekan apakah algoritma yang telah kita buat tersebut benar. Karena itu jangan menyelesaikan masalah secara detail di tahap awal. Subproblem bisa berupa sistem terbuka atau sistem tertutup.3 Bagan Alir Program (Program flowchart) Bagan alir program (Program flowchart) merupakan bagan yang alir menjelaskan secara rinci langkah – langkah dari proses program. tetapi gunakan metode top down design (devide and conquer).Tahap ini merupakan tahap yang dilakukan di dalam merancang atau menyelesaikan suatu masalah (algoritma) yang sering digambarkan dalam bentuk flowchart. Penyelesaian problem diperoleh dengan menyelesaikan sub-subproblem. Bagan bagan alir program. 3. melakukan proses data baik secara sequential. Implementation Implementasi adalah tahap menerjemahkan tiap-tiap langkah yang ada pada algoritma ke dalam bahasa pemrograman. atau repetition. Tabel 3.2. dan menampilkan hasil ke layar monitor atau ke file.

2. penyeleksian data yang memberikan pilihan untuk langkah selanjutnya Penghubung bagian-bagian flowchart yang berada pada satu halaman Penghubung bagian-bagian flowchart yang berada pada halaman berbeda Tempat untuk menyatakan proses input/output data predefined process decision on page connector off page connector document adanya dokumen tambahan yang diinput 3. kita harus mengetahui bagian-bagian dalam c++ atau pascal serta seni dalam menulis program.4 Menulis dalam bahasa pemrograman tahapan ini adalah tahapan penterjemahan dari algorima yang telah kita buatke dalam bahasa pemrograman. kita juga harus memperhatikan gaya atau seni dalam 30 . Contoh 1 : Namun tentu saja dibalik keleluasaan tersebut. informasi Permulaan sub program/proses menjalankan sub program Perbandingan pernyataan.garis alir preparation Arah aliran program Proses inisialisasi/pemberian harga awal Proses perhitungan/proses pengolahan data Proses input/output data. kita lebih leluasa dalam menulis suatu program. parameter. Dalam bahasa Pascal. menulis suatu program. Dalam menulis algoritma ke dalam bahasa pemrograman ini. Gaya atau seni dalam menulis suatu program dan alasan perlunya memperhatikan gaya atau seni penulisan program ini.

Contoh 3 : Writeln (‘SELAMAT BELAJAR’). Terlebih lagi jika program tersebut dimaksudkan untuk dibaca dan agar dapat dimodifikasi orang lain. 31 . Namun akan lebih baik lagi jika dalam satu baris hanya terdapat satu pernyataan. Contoh 4 : Writeln(‘SELAMAT BELAJAR’).Writeln(‘SEMOGA BERHASIL’). kejelasan suatu program akan sangat membantu pengguna dalam membaca dan memahami program tersebut. dan dibatis berikutnya batu ditampilkan pernyataan lainnya. Kerena itu. Writeln (‘SEMOGA BERHASIL’). sebuah baris dapat terdiri atas beberapa pernyataan. BEGIN Writeln (‘SELAMAT BELAJAR’). walaupun hanya untuk penulis program itu sendiri. kedua bentuk contoh gaya penulisan tersebut sama saja. Setelah melihat contoh 3 dan contoh 4. Contoh 2 : PROGRAM contoh _1. Program memang ditulis untuk ditujukan kepada komputer. tentu kita dapat menyimpulkan bahwa gaya penulisan program pada contoh 3 lebih mudah dibaca dan dipahami jika dibandingkan dengan gaya penulisan pada contoh 4. BEGIN Writeln (‘SELAMAT BELAJAR’). Yang penting. Tetapi program juga untuk dibasa dan dipahami oleh orang. akan membuat program tersebut lebih sulit dibaca oleh manusia. Dalam bahasa Pascal. END. Gaya penulisan pada contoh 2 merupakan bentuk lain dari penulisan program pada contoh 1. antara satu pernyataan dan pernyataan lain dipisahkan oleh tanda titik koma. Writeln (‘SEMOGA BERHASIL’). kedua contoh diatas menunjukkan bahwa gaya penulisan program sebenarnya bebas. gaya penulisan programnya lebih mampat. END. Writeln (‘SEMOGA BERHASIL’). Sebuah pernyataan sebenarnya boleh saja ditulis lebih dari satu baris. Pada contoh 2. Dan dalam menuliskan program.PROGRAM contoh _1. tetapi tidak demikian halnya dengan manusia. Apalagi bila program berisi berpuluh-puluh atau bahkan beratus-ratus pernyataan.

Karakter spasi sesudah atau sebelum tanda titik koma bersifat opsional. Kita dapat memberikannya ataupun tidak sama sekali. pemberian kosong antar kelompok pernyataan akan membuat program menjadi lebih mudah dibaca dan dipahami.5 Uji coba. 3. Seni penulisan program bertujuan untuk memudahkan pembaca mengertikan dan memahami program yang kita buat. Dimana kesalahan ini umumnya merupakan 32 . program yang mudah dibaca dan dapat dipahami oleh orang lain 2. Dan jika terjadi melakukan debugging yaitu upaya untuk mencari logika. Contoh 6 : BEGIN Writeln (‘SELAMAT BELAJAR’). END. testing dan debugging Uji coba. debugging merupakan tahapan Melakukan pengecekan apakah program yang telah kita buat tersebut benar. kesalahan kesalahan maka pada kita program kesalahan yang telah kita buat. testing. walaupun dengan demikian kita dapat menghemat memory beberapa byte. Contoh 5 : Hasil := 2* 5 + 7 – 4 + (1* 3). yaitu ditulis dengan sedikit masuk ke kanan dari letak BEGIN dan END. Pernyataan majemuk yaitu pernyataan-pernyataan yang terletak antara BEGIN dan END ditulis secara terstruktur. pasangan reserved word seperti begin-end dan repeat-until diketik sejajar. 3. Dalam penulisan script program Pascal. 2. program yang bukan ditulis semampat mungkin. Begitu juga dengan baris kosong. Inti yang dapat kita simpulkan atas penjelasan mengenai gaya penulisan suatu program di atas adalah : 1. Writeln (‘SEMOGA BERHASIL’). sedangkan statemen-statemen di antaranya ditulis menjorok agak ke dalam dengan menggunakan tabulasi. Sebuah program yang baik adalah : 1. yaitu dengan mencoba menjalankan program tersebut. Titik-koma selalu diletakkan pada akhir setiap baris perintah yang memerlukan. Untuk program yang besar.2.

maka sintaknya ditambahakan begin dan end. Dokumentasi ini biasanya dijadikan satu dalam program. Pernyataan ini digunakan untuk menguji suatu kondisi. 33 .2.Then Teori ini digunakan untuk mencegah agar nilai yang dimasukkan tidak melenceng dari yang diharapkan. 3.8 If. 3. Dokumentasi ini berfungsi penting.. jika kondisi tersebut benar.. berupa komentar-komentar pendek.3. Mungkin saja sewaktu-waktu kita harus terhadap program yang telah kita buat. End.Then secara umum: if <Kondisi> Then <BlockStatement> Jika statemennya labih dari satu.kita menambahkan komentar yang menjelaskan kegunaan dari suatu pernyataan.2. apabila kita perlu melakukan perubahan atau perbaikan terhadap suatu program terdahulu.. artinya pada setiap baris program atau setiap beberapa baris program.7 Perawatan program Langkah ini dilakukan setelah program selesai dibuat dan sudah digunakan oleh pengguna. Statement_2.6 Dokumentasi Hal ini biasanya dilakukan bersamaan dengan menulis program. melakukan revisi Sintak dan flowchart satatemen kontrol If.2. sebagai berikut: If (kondisi) then Begin Statement_1. maka program dapat menjalankan pernyataan-pernyaataan tertentu..

.1 sintaks if then Kondisi N Pernyataan2 Y Pernyataan1 34 . Bila kondisi yang diuji benar maka program akan menjalankan pernyataan-pernyataan tertentu.Then Contoh penggunaan If… If (x>0) then Writeln (‘x adalah bilangan positif’).{jika kondisi salah} Kode program 3..9 Pernyataan If…else… Pernyataan If.. sedangkan jika kondisi yang diuji salah maka program akan menjalankan pernyataan yang lain.else digunakan untuk menguji sebuah kondisi.{jika kondisi benar} Else BlockStatement2. Sintaks dan flowchart Bentuk Umum : if (Kondisi) Then BlockStatement1.2.1 Flowchart If.Kondis i Y Pernyataa n N Gambar 3. 3..

2.000.400. yaitu : Tabel 3.000.2 Flowchart If…Then…Else Contoh penggunaan If… If (x>0) then Writeln (‘x bilangan positif’). 0.000.Rp. 775. 0.Rp. Seperti soal pada Perusahaan ‘PT.100.000.Rp. maka perhitungan gaji yang didapat oleh masing-masing karyawan sesuai dengan jabatannya : o Jam kerja maksimum = 173 /bulan 35 .2 Gaji Karyawan Grade 0 1 2 3 4 5 6 Coorperate Title Helper Staff Officer Supervisor Assistant manager Manager General manager Gaji pokok / Bulan Rp.2. 4. Bali Qui Asih’ mengelompokkan karyawannya berdasarkan Jabatan (Coorperate Title) untuk sistem pengupahan menjadi 7 grade. Kode program 3.000.Rp.350.Rp.Rp. Begitu juga dengan perhitungan upah lembur yang diterima.350.Rp. Else Writeln (‘x bilangan negatif’).- Lembur Dapat Dapat Dapat Dapat Tidak Tidak Tidak Berdasarkan ketentuan sesuai tabel di atas.050. 10.150. 0.Rp.150. 850.2 contoh if then 3.000.- Tunjangan jabatan Rp.Rp.10 Menghitung Gaji Karyawan Dalam suatu perusahaan terdapat tingkatan-tingkatan jabatan yang mempengaruhi perhitungan gaji dan tunjangan bagi karyawannya. 1.000.000. 0. 1.Rp. 1.Rp. 3.000.000.Gambar 3. 2.700. 5.Rp.

Jika D bernilai 0 maka persamaan akan menghasilkan akar kembar. B. xtotjam -173 7.3 Pembahasan dan Analisa 3. Mulai 2.3.o o o o Jika jam kerja > 173 . xx 36 . 3. Aturan determinan adalah seagai berikut : A. jika lebih dari 40 jam tidak Rumus Upah lembur = gaji pokok/173 * jam lembur Rumus total gaji = gaji pokok + upah lembur + tunjangan jabatan Persamaan kuadrat ax2 + bx + c dapat diselesaikan menggunakan rumus diperhitungkan. C.2. Masukkan total jam kerja sebulan 5. maka x  0 Selain itu.3. akar imajiner dimana x1 = -b/2a + j 3. 6.11 Menghitung Persamaan Kuadrat persamaan sebagai berikut : x1. Masukkan Nama 3.2 = − b ± b 2 − 4ac 2a Dari rumus diatas dapat diperoleh akar persamaan yang memiliki nilai yang ditentukan oleh determinan.maka dianggap lembur. Jika D bernilai lebih besar dari 0 maka persamaan akan menghasilkan Jika D bernilai lebih kecil dari 0 maka persamaan akan menghasilkan −d dan x2 = -b/2a . maka kerjakan langkah 6 jika tidak kerjakan langkah 12. Jika x lebih besar dari 40.1 Algoritma Program Gaji Karyawan Algoritma program utama : 1. Jika totjam kurang dari atau sama dengan 173. Jika nomor grade lebih besar atau sama dengan 3.j 2a −d 2a akar x1 dan x2 yang berbeda. Masukan Nomor Grade 4. maka x40 Selain itu. Jam lembur maksimum/bulan = 40 jam.1 Algoritma program 3.1.

Lembur  gapok /173*x 10. Masukkan a.3. Maka Lembur dan tg dicari dengan langkah 9.3. Jika D sama dengan 0. Lakukan proeses untuk X1  (-b)/2*a. jika D lebih besar dari 0 maka tampilkan perintah”Memiliki Akar Riil Yang Berbeda” 7. Tampilkan perintah”Memiliki Akar Kembar Riil yaitu X1 sama dengan X2 6. Maka tg dapat dicari dengan tg  gapok+tunjab 13. Flowchart gaji 37 . Jika input tidak sama dengan y. Jika tidak. X2  -b-sqrt(D)/2*a 8. gapok. maka lanjutkan program 15.8.1. Jika input tidak sama dengan y. Selesai 3. Tampilkan perintah”Coba Sekali Lagi (Y/N)” 11. tg 12. 13. maka ulangi langkah 1 12. Selain itu. jika D lebih kecil dari 0 maka tampilkan perintah”Memilki Akar Imajiner” 9. b. Xr  sqrt(-D)/2*a 10. maka lanjutkan program. Lakukan proses untuk X1  -b+sqrt(D)/2*a. maka ulangi langkah 1 Jika tidak. Tampilkan Nama. Selain itu.3 Flowchart A.2 Algoritma Persamaan Kuadrat Algoritma program utama : 1.coti. 10 dan 11 9. lakukan proses pada D  b*b-4*a*c 4. Selesai 3. Mulai 2. c 3.lembur. maka tulis x1  ((-b)/(2*a) 5. tg  gapok+Tunjab+Lembur 11. Tampilkan perintah”Coba Sekali Lagi (Y/N)” 14.1.

000 Tunjab  0 Coti  ‘staff’ Gapok  Rp 1.000 Tunjab  Rp 1. no grade y Grade=0 n y Grade=1 n y Grade=2 n y Grade=3 n y Grade=4 n y Grade=5 n y Grade=6 n No grade salah Coti  ‘helper’ Gapok  Rp 850.000 Tg  gapok + tunjab + lembur Output : Coti.000 Tunjab  Rp 4.000 Tunjab  0 Totjam >173 n y Coti ’supervisor’ Gapok  Rp 2.tg : real Input Nama. lembur.775.150.000 Lembur  gapok/ 173*X Coti  ‘general manager’ Gapok  Rp 10.700.tunjab.totjam : longint Nama.x.050. gapok.000 Tunjab  0 n Grade <=3 y Coti  ‘officer’ Gapok  Rp 1.350.150.000 X >= 40 Lembur  gapok/ 173*40 n Coti  ‘manager’ Gapok  Rp 5.000 Tunjab  Rp 2.3 flowchart gaji karyawan B.Start Gapok.173 y Coti  ‘assistant manager’ Gapok  Rp 3.100. tg y Coba lagi [y/t] n End Gambar 3.400.350.totjam.coti : string lembur.000 Tunjab  0 X  totjam . Flowchart persamaan kuadrat 38 .

b.X2 Akar imajiner X1(-b) + sqrt(D)/(2*a) X2(-b) .D.1.c.X1.4 flowchart pesamaan kuadrat 3.Start a.X2 X1-b/(2*a) X2-b/(2*a) Output X1.X2 Akar kembar Coba lagi [Y/T] n End Gambar 3.sqrt(D)/(2*a) Output X1.X2 : real Input a.i*sqrt(-D)/(2*a) n y D>0 n y D=0 n y output X1.b.4 Program 39 .c Dsqr(b)-4*a*c y D<0 X1(-b/2*a) + i*sqrt(-D)/(2*a) X2(-b/2*a) .3.

for i:=1 to length (m) do tunjab := 0. else if (totjam<0) then begin Writeln ('Masukkan Salah !!!'). totjam. else if grade = 3 then begin begin coti := 'supervisor'. coti := 'officer'.x..'z'.y. gapok := 5150000. coti := 'helper'. end. tunjab := 0. if not(m[i] in nama ) then end begin else if grade = 2 then betul := false. end until ceknama(nama). repeat gapok := 2350000.grade. else if grade = 6 then begin Repeat coti := 'general manager'. writeln. Write ('Masukkan jam kerja Selama 1 bulan: ').173.coti. gapok := 1400000. begin i:= length (m).A. tunjab := 2150000.totjam. lembur := 0.G1:string. end i: integer. type c=string. gapok := 3775000.tg:real. if grade = 0 then lembur. kode:integer. gapok := 1700000. if (kode<>0) then end WriteLn ('Masukkan Salah !!!').Z]! '). if jam_lembur <= 40 then . readln(nama). begin function ceknama (m:c) : boolean. clrscr.. else if grade = 4 then writeln.'Z']. Program Gaji Karyawan program gaji_karyawan. WriteLn ('Masukkan Salah !!!'). var gapok := 850000. var nama. gapok := 10350000. coti := 'staff'. tunjab := 0.gapok. val (x. tunjab := 4100000. if (kode<>0) and (grade<=0) or (grade>6) then lembur := 0. writeln('Masukkan HURUF [A. tunjab := 0.. ReadLn (y).kode). if grade <=3 then begin if totjam > 173 then 40 jam_lembur := totjam . writeln(' ------PT. write('nomor grade yang anda masukkan salah') end. coti := 'manager'. lembur := 0. begin repeat coti := 'asistan manager'. ceknama := betul. betul :=true. end until (kode=0) and (grade>=0) and (grade<7).'A'. nama : set of char. grade:byte. end end. tunjab := 1050000.tunjab. write(' Nama Pegawai : ').kode). else if grade = 5 then Repeat begin Write ('Masukkan Nomer grade(1-6) : '). ReadLn (x). betul : boolean.BALI QUI ASIH------end '). uses wincrt.jam_lembur:longint. val (y. else if grade = 1 then begin begin nama := ['a'. writeln.

41 .

writeln('mau coba lagi [Y/T] ?'). kode. if x > 2 then begin for y := 2 to round (sqrt(x)) do if x mod y = 0 then begin prima := false .coti). kode). for x:= 0 to n1 do begin prima := true.gapok). until (kode=0)and (n1 >1). writeln('coorporate title : '. procedure cek. if x < 2 then prima := false. if (kode<>0) then writeln('masukan salah !!').lembur:0:0). begin writeln('Jadi Bilangan Primanya ='). n1. Program persamaan kuadrat program bilangan_prima. end. Kode program 3. writeln. val (n. 42 .tunjab). begin repeat write('masukan bilangan :'). end else readln. tg := gapok+lembur+tunjab. writeln('gaji pokok : Rp '. y. writeln('gaji lembur : Rp '. n : string. uses wincrt. n1 : integer. var prima : boolean. end. if (kode=0) and (n1 <= 1) then writeln('masukan salah!!!'). end.lembur := gapok/173*jam_lembur else lembur := gapok/173*40. donewincrt. end. readln(n). writeln('tunjangan jabatan : Rp '. writeln('total gaji : Rp '.x : integer.tg:0:0).3 program gaji karyawan B. procedure rumus. until upcase(readkey)='T'.

1). end. Selain 43 . Setelah kita mengklik menu “compile”. Gambar 3. until readkey = 'n'. Selain itu dapat dilakukan dengan menekan tombol F9 pada keyboard.1 Program Gaji Karyawan Setelah kita selesai membuat program dalam Pascal kita dapat melakukan pengecekan kebenaran program yang telah kita buat. gotoxy(15. dan klik pada menu “run”. dengan mencari menu “compile” dan mengklik menu “compile”.4 Uji coba dan Uses Interface 3. writeln. jika tidak terjadi kesalahan dalam pembuatan maka akan tampil seperti tampilan dibawah ini. rumus. donewincrt.4. cek.begin repeat clrscr. writeln('=========== Program bilangan prima ============'). Kode program 3. write('coba lagi (Y/N)??').5 compile status program gaji karyawan Setelah munculnya tampilan seperti diatas kita dapat mengklik “ok!” Untuk menjalankan program kita mencari menu “run”.4 program persamaan kuadrat 3. writeln('Thank you').

maka anda dapat mengetik nomor grade! Jika terjadi ketidak sesuaian mengetikan nomor grade. maka akan muncul tampilan seperti tampilan dibawah ini : Gambar 3. seperti yang terjadi diatas. maka akan terjadi proses pemanggilan fungsi cek bilangan yaitu : Apakah yang diinputkan tidak dalam bentuk angka : Ya. Seperti tampilan dibawah ini.itu kita dapat langsung melakukan run dengan menekan Ctrl + F9. Maka pada tampilan layar akan terdapat kalimat “input salah”.7 proses kesalahan masukkan input no grade 44 . Kita dapat mengklik menu “run”.6 run program gaji karyawan Kita dapat mengetik nama. Tampilan di bawah akan tetap muncul selama user menginputkan nomor grade masih dalam bentuk huruf Gambar 3. setelah itu dilanjutkan dengan penekana enter.

2 Program Persamaan Kuadrat Setelah kita selesai membuat program dalam Pascal kita dapat melakukan pengecekan kebenaran program yang telah kita buat. jika tidak terjadi kesalahan dalam pembuatan maka akan tampil seperti tampilan dibawah ini.4. dengan mencari menu “compile’ dan mengklik menu “compile”.9 compile status program persamaan kuadrat 45 . Gambar 3. Selain itu dapat dilakukan dengan menekan tombol F9 pada keyboard.Setelah kita mengklik menu “compile”.8 hasil eksekusi program gaji karyawan 3. Gambar 3.Pada tampilan hasil eksekusi program di bawah ini dapat di jelaskan: Pada tampilan awal muncul perintah masukkan nama. kemudian masukkan nomer grade dan total jam kerja.

maka akan muncul tampilan seperti tampilan dibawah ini : Gambar 3.Setelah munculnya tampilan seperti diatas kita dapat mengklik “ok!” Untuk menjalankan program kita mencari menu “run”. 46 . dan klik pada menu run.10 run program prsamaan kuadrat Jika kita menginput variabel a yang tidak valid.11 kesalahan masukkan input Misalkan.00 dimana X1 dan X2 merupakan akar kembar.c=1 maka muncul atau tampilan pernyataan X1 = X2 = -1. kita mengimputkan variabel a=1. Selain itu kita dapat langsung melakukan “run” dengan menekan Ctrl + F9.b=2. maka akan muncul pesan kesalahan. Kita dapat mengklik menu “run”. Seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini : Gambar 3.

b=8. X2 = -19.Gambar 3.66j dimana X1 dan X2 merupakan akar imajiner. 47 .12 hasil eksekusi akar kembar Misalkan. X2 = -1.c=2 maka muncul atau tampilan pernyataan X1 = 3.b=3.31.c=5 maka muncul atau tampilan pernyataan X1 = -1.50+1.50-1. kita mengimputkan variabel a=4.31 dimana X1 dan X2 merupakan akar riil yang berbeda. Gambar 3.13 hasil eksekusi akar imajiner Misalkan.66j. kita mengimputkan variabel a=1.

disamping itu pada program juga menggunakan fungsi validasi yang berfungsi merubah jenis tipe data string ke tipe data yang lain.5 Kesimpulan Program menghitung gaji karyawan dan persamaan kuadrat terdapat penggunaan program modul-modul fungsi yang berguna untuk mengefisienkan dalam coding tersebut. yaitu hanya cukup dengan menuliskan nama dari fungsi tersebut kemudian disertai dengan parameter aktualnya maka fungsi tersebut sudah dapat dijalankan.Gambar 3. 3. ada perintah”Coba Sekali Lagi’ maka program tersebut akan mengulang dari awal hingga mucul tampilan outputnya.14 hasil eksekusi akar kuadrat Jika ingin mengulang mencari persamaan akar-akarnya. sehingga tidak dilakukan pengaksesan berkali-kali pada program utama. 48 .

. Memahami pemilihan tipe data yang digunakan secara efisien.. 4.1 Tujuan 1.540.. dan case of dan membagi program tersebut menjadi beberapa subprogram berupa fungsi dan prosedur.. Memahami manipulasi string..BAB IV TIPE DATA DASAR DAN STATEMEN KONTROL.. 123.618. Memahami dan bisa membuat program modul-modul yang berbentuk suatu fungsi. pada program di atas berguna untuk menguji kondisi bilangan pada nilai yang diinputkan dengan berbagai kemungkinan. Untuk aplikasi contoh di atas ke dalam sebuah program adalah dengan menggunakan statement kontrol if..jika kondisi bilangan pada nilai yang diinputkan dengan 1 kemungkinan kondisi benar yang terpenuhi.. Rp. 5.411.dan lain sebagainya.. case of.else if. 4......misalnya Rp. Memahami dan bisa menggunakan passing parameter dalam fungsi dan prosedur...2 Tinjauan Pustaka Pada bab tinjauan pustaka ini akan kami coba untuk menjelaskan secara singkat mengenai materi-materi yang terkait dengan pembuatan program dan pelaksanaan praktikum ini.. Memahami penggunaan statemen kontrol khususnya if…. 14. 2. case… of… 3. Penggunaan statement kontrol if. if…else…. Memahami dasar-dasar pemrograman Pascal.2.else if...... 4. atau case of. Kita bisa menggunakan pernyataan if.. 6. 4. Di bawah tulisan jumlah nilai tersebut terdapat tulisan lain yaitu dalam nentuk terbilang (one hundred twenty thousand five hundred forty rupiah ). Sedangkan untuk statement kontrol else if.dapat kita gunakan untuk menguji kondisi suatu bilangan yang diinputkan dengan lebih dari 49 ..1 Program Cek Dalam dunia perbankan dikenal kertas yang bernama cek yang mana di atas cek tersebut biasanya tertulis bentuk terbilangnya ..

2..else if. Masing-masing kelompok ini diterjemahkan ke dalam bentuk terbilang. Tentunya dalam subprogram prosedur baik prosedur tigaan mauun prosedur terbilang kita menggunakan statement kontrol if. Sedangkan prosedur terbilang. ‘billion’. penggunaan subprogram prosedur sangat membantu kita dalam membagi tugas. Jadi misalnya kita ingin mengkonversikan suhu dari Celcius ke Fahrenheit maka kita bisa 50 . Dalam prosedur terbilang. 4. berfungsi untuk menyisipkan kata ‘thoousand’ dilanjutkan dengan kata ‘million’. dan bilangan satuan ditambah dengan kata ‘ty’ untuk puluhan. Subprogram yang berupa fungsi atau prosedur ini akan membantu kita untuk memudahkan membaca dan memahami suatu program. ‘billiun’. dikenal empat macam derajat suhu untuk termometer yaitu Celcius.. Prosedur tigaan merupakan prosedur dalam prosedur. Fahrenheit. Hubungan antara keempatnya dapat dinyatakan dalam persamaan multirelational operator sebagai berikut: Hubungan derajat suhu sataun yang dimasukan dengan besar suhu tujuan dapat kita nyatakan dengan menggunakan beberapa fungsi seperti dibawah ini : Kegunaan funsi asal di sini adalah sebagai tempat singgah dalam pengkonversian dari dan ke derajat-derajat suhu lainnya. Penerjemahkan masingmasing kelompok ke dalam bentuk terbilang dilakukan dengan menerjemahkan masing-masing digit kemudian menyisipkan kata ‘hundred’ untuk bilangan ratusan. dan Reamur. Kelvin. Diantarannya adalah dengan menggunakan prosedur tigaan da prosedur terbilang. prosedur tigaan akan dipanggil untuk menjalankan tugasnya. dengan kata lain ada beberapa kemungkinan yang bisa kita cocokkan dengan kondisi bilangan tersebut. ‘trilliun’. Caranya adalah dengan menghitung berapa jumlah kelompok bilangan yang ada dihitung perkelompok dimulai dari kelompok bilangan yang terdepan.. Prosedur tigaan prosedur ini memiliki tugas untuk membagi nilai yang inputkan menjadi beberapa kelompok dimana tiap kelompok terdiri dari 3 digit bilangan.1 kemungkinan kondisi terpenuhi . Dalam program cek ini. Selain itu hal tersebut akan memudahkan kita melakukan pengujian dan tentunya juga efisiensi dalam penulisan suatu program.. kita dapat memilah program menjadi beberapa bagian yang lebih kecil dengan tugas-tugas tertentu. dan case of..2 Program Konversi Suhu Di dunia ini. Untuk program cek ini..

3.dengan ini kami membuat program yang dapat mengkonversikan satuan menjadi gross.dll.Pada materi pascal kita mengenal div dan mod. If Bil[1]='1' Then Hasil:='one hundred '. kita dapat mengkonversikan besar suhu yang anda inputkan ke dalam besar suhu yang lain dalam satuan suhu yang berbeda. If (Bil[2]<>'0')And(Bil[2]<>'1') Then if BIl[2]='2'then Hasil := Hasil +'twenty ' else if BIL[2]='3' then hasil := hasil +'thirty ' else if BIL[2]='5' then hasil := hasil +'fifty ' else if BIL[2]='8' then hasil := hasil +'eighty ' 51 .mengkonversikan suhu dari Celcius ke fungsi asal dahulu dan kemudian mengkonversikan suhu dari asal ke Fahrenheit denagan bantuan fungsi tujuan.2. If (Bil[1]<>'0') And (Bil[1]<>'1') Then Hasil:=Angka[Bil[1]]+' hundred '.1 Prosedur dan Fungsi 4. 4.j:shortint). Begin Hasil:=''. Sehingga dengan menggunakan kedua fungsi tersebut yang di dalamnya menggunakan statemen control case…of.lusin dan buah. div yaitu hasil bagi satuan bilangan bulat dan mod yaitu sisa bagi satuan bilangan bulat.lusin. 4.3 Program konversi satuan Dalam kehidupan sehari-hari kita sering menjumpai kata gross.3.1. Sebagaimana yang kita tahu bahwa gross sama dengan 144 buah dan lusin sama dengan 12 buah. Var Hasil:String.3 Pembahasan dan Analisa 4.1 Program Cek Prosedur Tigaan Procedure Tigaan(Bil:String.

setiap kelompoknya akan diterjemahkan satu persatu dimulai dari karakter bilangan pertama dari tiap kelompok. dan terakhir adalah karakter bilangan ketiga. Kode program 4. Pengujian kondisi baik bilangan pertama. kedua maupn ketiga di setiap kelompok bilangan pada prosedur ini menggunakan statement kontrol 52 . If Bil[2]='1' Then If Bil[3]='0' Then Hasil:=Hasil+'ten ' Else if Bil[3]='1' Then Hasil:=Hasil+'eleven ' Else if Bil[3]='2' Then Hasil:=Hasil+'twelve ' Else if Bil[3]='3' Then Hasil:=Hasil+'thirteen ' Else if Bil[3]='5' Then Hasil:=Hasil+'fifteen ' Else if Bil[3]='8' Then Hasil:=Hasil+'eighteen ' Else Hasil:=Hasil+Angka[Bil[3]]+'teen ' Else if Bil[3]<>'0' Then Hasil:=Hasil+Angka[Bil[3]]+' '.else Hasil:=Hasil+Angka[Bil[2]]+'ty '. selanjutnya ke karakter bilangan kedua. If (Bil='001')And(j=1) Then Hasil:='one'. Mekanismenya adalah pertama-tama nilai input yang telah terbagi menjadi beberapa kelompok yang masing-masing terdiri dari 3 digit bilangan. Write(Hasil). Penerjemahan masing-masing kelompok ke bentuk terbilangnya ini tidak lepas juga dengan menyisipkan kata ‘hundred’ untuk ratusan dan terbilang satuan ditambahkan dengan kata ‘ty’ untuk puluhan. End.1 Prosedur Tigaan Fungsi ini berfungsi untuk menterjemahkan tiap bilangan yang ada pada tiap kelompok bilangan. dimana tiap kelompok bilangan terdiri dari 3 digit bilangan.

For i:=1 to Length(Bil)div 3 do Begin Tiga:=Copy(Bil. If Bil='000' Then Write('zero '). Hasil dari prosedur tigaan ini akan diproses kelmali pada prosedur terbilang. End.j:Shortint. If (j>0) And (Tiga<>'000') Then Write(Eng[j].3*i-2. ‘billion’. Tiga:String[3]. End. Begin While Length(Bil)Mod 3 >0 do Bil:='0'+Bil.j). satu Kemudian persatu anggota dengan tiap kelompok fungsi bilangan tigaan. maka akan ada pemberian nilai pada nilai yang diinputkan yaitu dengan menambahkan karakter ‘0’ di depan bilangan input tersebut. ‘trilliun’. Prosedur Terbilang Procedure Terbilang(Bil:String).2 Prosedur Terbilang Fungsi ini adalah bertugas untuk menyisipkan kata ‘thoousand’ dilanjutkan dengan kata ‘million’. akan diterjemahkan memanggil Setelah menerjemahkan tiap kelompok bilangan maka prosedur tigaan ini akan 53 . Hal ini dilakukan agar bilangan yang diinputkan setelah terbagi menjadi kelompok yang maingmasing terdiri dari 3 digit bilangan.else if…. Kode program 4.if…. ‘billiun’ pada hasil dari prosedur tigaan diantara masing-masing kelompoknya. Mekanismenya adalah selama hasil bagi panjang bilangan yang diinputkan dibagi 3 nilainya lebih besar dari 0. j:=Length(Bil)div 3-i. Var i. di tiap kelompoknya tepat memiliki 3 digit anggota bilangan.ataupun case of.' '). Tigaan(Tiga. Karena dalam menerjemahkan tiap nilai input ke bentuk terbilangnya prosedur harus menguji kondisi bilangan dengan berbagai kemungkinan yang ada.3).

var t:real. 54 . ‘billiun’ diantara masing-masing kelompok bilangan yang diterjemahkan oleh prosedur tigaan. begin F_ke_C := 5/9 *t . end. function C_ke_R (t:real):real. no:byte. ‘trilliun’. kode:integer. end. uses wincrt.32. x. Program Konversi Suhu fungsi program suhu program konversi_suhu. ‘billion’. end. begin C_ke_f := 9/5 *t + 32. end. function F_ke_K (t:real):real. begin C_ke_R := 4/5 *t.menyisipkan kata ‘thoousand’ dilanjutkan dengan kata ‘million’. end. function C_ke_F (t:real):real.y:string. begin C_ke_K := t + 273. function C_ke_K (t:real):real. function F_ke_C (t:real):real. begin F_ke_K := F_ke_C(t)+273.

begin K_ke_F := K_ke_C(t)*9/5+32. begin K_ke_R := K_ke_C(t)*4/5. end. function K_ke_F (t:real):real. end. end. function K_ke_R (t:real):real. 55 . end. function R_ke_K (t:real):real. end. Kode program 4.nanti fungsi akan dipanggil di program utama. function R_ke_C (t:real):real. end. begin R_ke_C := t*5/4. begin R_ke_F := R_ke_C(t)*9/5+32. begin R_ke_K := R_ke_C(t)+273. function K_ke_C (t:real):real.3 Program fungsi suhu Fungsi ini untuk menentukan rumus konversi suhu. function R_ke_F (t:real):real. begin F_ke_R := F_ke_C(t)*4/5.function F_ke_R (t:real):real. end. begin K_ke_C := t-273.

5. Bagi bilangan input menjadi kelompok-kelomok yang masing. 6. 4. 9. Hitung sisa hasil bagi panjang karakter bilangan input dibagi tiga 3.6 hingga kelompok bilangan terakhir. ‘billion’. 4. Uji kondisi karakter bilangan kedua sampai memenuhi salah kemungkinan yang ada.5.masing terdiri dari 3 digit bilangan.1 Algoritma Program Cek Algoritma Prosedur Terbilang : 1. Selesai satu 56 .2. 8. Selesai Algoritma Prosedur Tigaan : 1. Mulai 2. 8.4. Uji kondisi karakter bilangan kedua sampai memenuhi salah satu kemungkinan yang ada. Simpan hasil pada variabel hasil. Uji kondisi karakter bilangan pertama sampai memenuhi salah satu kemungkinan yang ada.3. Lakukan langkah 4. 6. 9.2 Algoritma 4. ‘trilliun’. 7. Lakukan perintah sesuai dengan kemungkinan yang terpenuhi. ‘billiun’ diantara masng-masing kelompok bilangan yang diterjemahkan oleh prosedur tigaan.3. Panggil prosedur tigaan untuk menerjemahkan masing-masing bilangan ditiap kelompoknya. Sisipkan kata ‘thoousand’ dilanjutkan dengan kata ‘million’. Copy hasil dari Fungsi Tigaan. Hasil  ‘ ‘ 3. 5. 7. Mulai 2. Lakukan perintah sesuai dengan kemungkinan yang terpenuhi. Simpan hasil pada variabel hasil. Jika sisa lebih besar dari 0 tambahkan karakter ‘0’ di depan bilangan input. Lakukan perintah sesuai dengan kemungkinan yang terpenuhi. Simpan hasil pada variabel hasil.

tombol lain untuk mengulang lagi”.2. Masukkan input bilangan 3. Ulangi langkah 1 bila pengguna menekan tombol selain <S> untuk menjawab pertanyaan “ Tekan <S> untuk selesai. 5 Mulai Apabila konversi dari celsius maka kerjakan Celsius ke Fahrenheit  9/5 *t + 32 Celsius ke Kelvin  t + 273 Celsius ke Reamur  4/5 *t Apabila konversi dari fahrenheit maka kerjakan Fahrenheit ke Celsius  5/9 *t . langkah 11. langkah 3.3. 4. 7. 12. langkah 7. 17. 8 . 5. 4. 4. 9. Mulai 2.9 7. Ulangi langkah 1 jika input tidak valid. 2. 6. 14.2 Algoritma Program Konversi Suhu Algoritma fungsi : 1. 10.Algoritma Program Utama : 1. 13 11. 16. Selesai 4. 57 .32 Fahrenheit ke Kelvin  F_ke_C(t)+273 Fahrenheit ke Reamur  F_ke_C(t)*4/5 Apabila konversi dari kelvin maka kerjakan Kelvin ke Celsius  t-273 Kelvin ke Fahrenheit  K_ke_C(t)*9/5+32 Kelvin ke Reamur  K_ke_C(t)*4/5 Apabila konversi dari remur maka kerjakan Reamur ke Celsius  t*5/4 Reamur ke Fahrenheit  R_ke_C(t)*9/5+32 Reamur ke Kelvin  R_ke_C(t)+273 3. 8. 6. 5. 16. langkah 15. 12. 13. Tampilkan hasil dari prosedur terbilang. 17 15. Panggil prosedur terbilang.

2.3 Flowchart 4. buah 8. buah  x mod 12 7.1 Program Cek Flowchart Prosedur Tigaan Hasil string Start Hasil  ‘ ‘ Bil [1]<> ’0' Ya Tidak B [1] = ‘1’ il Tidak Ya Bil [1]<> ’1' Hasil  angka [bil [1]]+’hundred’ Hasil ’one hundred’ B [2]<>’0' il Ya Tidak Bil [2] <> ‘1’ Ya B [2] = ‘2’ il Tidak Ya Ya Tidak Hasil Hasil + ‘twenty’ B [2] = ‘3’ il Tidak Hasil Has + ‘thirty’ il B [2] = ‘5’ il Tidak Y a Hasil Hasil + ‘fifty’ B [2] = ‘8’ il Tidak Ya Hasil Hasil + ‘eighty’ Hasil  hasil + angka [bil [2]] + ‘ty ’ Y 58 . x  nilai mod 144 5.3. selesai 4.3. lusin  x div 12 6. masukkan besar suhu 4. mulai 2.18. Algoritma program utama : 1. pilih besar suhu awal 3. mulai 2. selesai selesai 4. panggil fungsi konversi suhu 5.3. output gross. lusin. gross nilai div 144 4.3 Algoritma Program Konversi Satuan 1.3. masukkan nilai 3. konversikan suhu 6. cetak hasil 7.

1 Flowchart Prosedur Tigaan 59 .Y Bil [2] =’1' Ya Tidak Bil [3] =’0' Ya Hasil Hasil + ‘ten’ Tidak Ya Bil[3] = ‘1’ Hasil Hasil + ‘eleven’ Tidak Ya Bil[3]=’2' Hasil  hasil + ‘twelve’ Tidak Bil[3] = ‘3’ Ya Hasil Hasil + thirteen Tidak Bil[2] = ‘5’ Ya Hasil Hasil+ ‘fifeen’ Tidak Ya Bil[2] = ‘8’ Tidak Hasil Hasil+ ‘eighteen’ Hasil Hasil + angka [bil[3]] + ‘ teen‘ Bil[3]<>’0' Tidak Ya Hasil Hasil + angka [bil[3]] + ‘ ‘ Bil = ‘001’ Tidak Ya j=1 Ya Hasil ’one’ Output : Hasil End Tidak Gambar 4.

3) J length (bil) div 3 .Flowchart Prosedur Terbilang S tart I .i Tig aan j >0 Tida k Tiga<> ‘000’ Tidak Tiga = ‘000’ Ya Ya Ya Hasil ‘zero’ Hasil E ng[j].3*i-2.j : shortin t Tiga : string[ 3] Bil : string Len gth ) mod 3 > 0 (bil Tidak Ya B il ‘0’ + bil Tida k I = len gth (bil) div 3 Ya Tiga Cop y(bil. ‘ ‘ E nd Gambar 4.2 Flowchart Prosedur Terbilang 60 .

.57] Tidak Ya e0 Ya Bil = ‘0 ‘ ii+1 Tidak e 1 e=0 Ya Output : Input salah X Tidak e=1 Tidak X Ya Terbilang Output : Hasil Coba lagi ? Tidak End Ya X Gambar 4.’9'] of string = (‘one’..3 Flowchart Program Utama Cek 61 .’nine’) Eng  array [‘1’.. e  byte e 1 X Input : Bil i1 I = length(bil) Tidak Ya Ord(bil[i]) in [49..57] Ya Length (bil) > 18 Ya Tidak Bil = ‘ ‘ Ya Tidak Tidak e o Ord(bil[i]) in [48.Flowchart Program Utama Cek Start Angka Array[‘1’..’5'] of string = (‘thousand’…’biliun’) Bil String i .

10 fungsi F_ke_R Gambar 4.5 fungsi C_ke_K Gambar 4.3.12 fungsi F_ke_K 62 .6 fungsi C_ke_R FUNGSI K_ke_C START FUNGSI R_ke_C START F_ke_C 5/ 9 * (T.2 Program Konversi Suhu flowchart fungsi suhu FUNGSI C_ke_F START FUNGSI C_ke_K START FUNGSI C_ke_R START C_ke_F  9/ 5 * (T + 32) C_ke_K  T + 273 C_ke_R 4/ 5 * T STOP STO P STOP Gambar 4.4 fungsi C_ke_F FUNGSI F_ke_C START Gambar 4.8 fungsi K_ke_C Gambar 4.7 fungsi F_ke_C Gambar 4.4.9 fungsi R_ke_C FUNGSI F_ke_R START FUNGSI R_ke_F START FUNGSI F_ke_K START F_ke_C R_ke_C F_ke_C C_ke_R C_ke_F C_ke_K STOP STOP STOP Gambar 4.3.273 R_ke_C 5/ 4 * T STOP STOP STOP Gambar 4.11 fungsi R_ke_F Gambar 4.32) K_ke_C T .

FUNGSI K_ke_F START FUNGSI R_ke_K START FUNGSI K_ke_R START K_ke_C R_ke_C K_ke_C C_ke_F C_ke_K C_ke_R STOP STOP STOP Gambar 4.14 fungsi R_ke_K Gambar 4.13 fungsi K_ke_F Gambar 4.15 fungsi K_ke_R Program Utama STOP T 0 Inp ut ‘T ’ C N T= angka Y Konversi C ke F Y Ket  C ke F N Konversi C keK Y Y N Ket  C ke K N Konversi C keR Ket  C ke R A B 63 .

A B N Konversi F ke C Y Ket  F ke C N Konversi K keC Y Ket  K ke C N Konversi R ke C Y Ket  R ke C N Konversi F ke R Y Ket  C ke F N Konversi F ke R Y Ket  F ke R N Konversi F ke K Y Ket  F ke K N Konversi K ke F Y Ket  K ke F N Konversi R ke K Y Ket  R ke K N Konversi K ke R Y Ket  K ke R Outpu t ‘ Ket ’ N Output Pilihan salah C Coba Lagi Y N STOP Gambar 4.16 flowchart program utama 64 .

Program Konversi Satuan START GROSS : INTEGER LUSIN : INTEGER BUAH : INTEGER X : INTEGER NILAI :INTEGER INPUT NILAI GROSS  NILAI DIV 144 X  NILAI MOD 144 LUSIN  X DIV 12 BUAH  X MOD 12 OUTPUT GROSS.3.LUSIN.BUAH Y MAU COBA LAGI [Y/T] T END Gambar 4.4.17 Program Konversi Satuan 65 .3.

'nine'). 66 .3. If (Bil[2]<>'0')And(Bil[2]<>'1') Then if BIl[2]='2'then Hasil := Hasil +'twenty ' else if BIL[2]='3' then hasil := hasil +'thirty ' else if BIL[2]='5' then hasil := hasil +'fifty ' else if BIL[2]='8' then hasil := hasil +'eighty ' else Hasil:=Hasil+Angka[Bil[2]]+'ty '.Errorcode:byte.' billion'. Begin Hasil:=''.'six'.' eight'. Eng:Array[1. If (Bil[1]<>'0') And (Bil[1]<>'1') Then Hasil:=Angka[Bil[1]]+' hundred '.j:shortint). If Bil[1]='1' Then Hasil:='one hundred '.4.5]of Var Bil:String.1 Program Cek Program CHEQUE.' trillion'.'three'..'9']Of String[8]=('one'..'seven'.'five'.' quadrillion').'two'. Const Angka:Array['1'.' million'. If Bil[2]='1' Then If Bil[3]='0' Then Hasil:=Hasil+'ten ' Else if Bil[3]='1' Then Hasil:=Hasil+'eleven ' String=(' thousand'. Procedure Tigaan(Bil:String. Uses Wincrt.4 Kode program 4.3.4. Var Hasil:String. i.'four'.

Var i.j:Shortint. If (Bil='001')And(j=1) Then Hasil:='one'. 67 . End. Tiga:String[3]. End. Procedure Terbilang(Bil:String).' '). End. j:=Length(Bil)div 3-i.Else if Bil[3]='2' Then Hasil:=Hasil+'twelve ' Else if Bil[3]='3' Then Hasil:=Hasil+'thirteen ' Else if Bil[3]='5' Then Hasil:=Hasil+'fifteen ' Else if Bil[3]='8' Then Hasil:=Hasil+'eighteen ' Else Hasil:=Hasil+Angka[Bil[3]]+'teen ' Else if Bil[3]<>'0' Then Hasil:=Hasil+Angka[Bil[3]]+' '. For i:=1 to Length(Bil)div 3 do Begin Tiga:=Copy(Bil.j).3*i-2. Tigaan(Tiga.3). Write(Hasil). If Bil='000' Then Write('zero '). Begin While Length(Bil)Mod 3 >0 do Bil:='0'+Bil. If (j>0) And (Tiga<>'000') Then Write(Eng[j].

9). 68 .. WriteLN('*********** writeln.57])or (Length(bil)>18) or (Bil='')Then Errorcode:=0. Until Errorcode=1. Writeln('Terbilang : '). If Bil='0' Then Errorcode:=1. If not(Ord(Bil[1])in[49. GOTOXY (24. KELOMPOK XVI **********').57]) Then Errorcode:=0..3). If Errorcode=0 Then WriteLn('INPUT ANDA SALAH').4). Repeat Errorcode:=1. Masukkan bilangan = Rp. For i:=1 to Length(Bil) do If not(Ord(Bil[i])in[48. WriteLn('Dari bentuk Angka ke Bentuk Terbilang'). Write('rupiah'). GOTOXY (23. U T A M A * * * * *) WriteLn('Program Untuk Mengkonversikan Nilai Cek'). writeln. gotoxy (4. Write(' writeln. GOTOXY (24.5). Terbilang(Bil).10). gotoxy (4.(* * * * * P R O G R A M Begin Repeat clrscr. WriteLn. ReadLn(Bil). ').

clrscr. begin F_ke_C := 5/9 *t . Readln. end. begin C_ke_K := t + 273. Donewincrt. gotoxy (4. WriteLn('@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@').y:string. WriteLn('Tekan <S> untuk selesai. Kode program 4. var t:real. tombol lain untuk mencoba lagi').WriteLn.Tekan<Enter>untuk menutup program ini@'). function F_ke_C (t:real):real. end.3. function C_ke_K (t:real):real.2 Program Konversi Suhu program konversi_suhu. function C_ke_F (t:real):real.4. uses wincrt. end.4 Program cek 4. Until upcase(readkey)='S'.32. WriteLn('@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@'). begin C_ke_f := 9/5 *t + 32. begin C_ke_R := 4/5 *t.12). WriteLn ('@Terima Kasih. End. x. kode:integer. end. function C_ke_R (t:real):real. 69 . no:byte.

if (kode<>0) then writeln('masukkan anda salah!!!!'). readln(x). begin R_ke_C := t*5/4. end. function K_ke_F (t:real):real. end. writeln('2 : fahrenheit'). begin F_ke_R := F_ke_C(t)*4/5. function F_ke_R (t:real):real. begin writeln('pilihlah suhu awal'). begin K_ke_C := t-273. function R_ke_C (t:real):real. function K_ke_C (t:real):real. begin R_ke_F := R_ke_C(t)*9/5+32. end. repeat write('masukkan pilihan suhu awal(1-4) : '). end. function R_ke_K (t:real):real. repeat writeln. function R_ke_F (t:real):real. begin K_ke_R := K_ke_C(t)*4/5. begin R_ke_K := R_ke_C(t)+273. 70 . writeln. val(x. end. end. writeln('1 : celcius'). function K_ke_R (t:real):real. end.kode). writeln('4 : kelvin'). F_ke_K := F_ke_C(t)+273. writeln('3 : reamur').no. begin K_ke_F := K_ke_C(t)*9/5+32.begin end.

writeln(R_ke_K(t):6:0. end.' C '). if (kode<>0) then writeln('masukkan anda salah!!!!'). until upcase (readkey) = 'T'. end. 3:begin writeln('suhu setelah dikonversi adalah').t. writeln.' R '). writeln(F_ke_R(t):6:0. writeln(K_ke_C(t):6:0. writeln(R_ke_C(t):6:0. 2:begin writeln('suhu setelah dikonversi adalah'). end. end. Kode Program 4.kode).' R '). writeln(K_ke_F(t):6:0.' K ').5 program konversi suhu 71 . val(y.' K '). end. end. writeln(R_ke_F(t):6:0. 4:begin writeln('suhu setelah dikonversi adalah'). writeln(F_ke_C(t):6:0. writeln(K_ke_R(t):6:0.' C ').' C '). writeln(C_ke_K(t):6:0.readln(y).' K '). donewincrt. repeat write('besar suhu : ').if (no<1) or (no>4) then writeln('pilihan anda salah!!!!'). case no of 1:begin writeln('suhusetelahdikonversi adalah').' F '). writeln(F_ke_K(t):6:0.' R '). until kode=0. write('mau coba lagi [Y/T]'). writeln(C_ke_F(t):6:0.' F '). writeln(C_ke_R(t):6:0.' F '). until (kode=0) and (no>0) and (no<5).

4.3.4.3 Program konversi satuan
program konversi_satuan; uses wincrt; var x,gross,lusin,buah,nilai:longint; y:string; no:integer; begin repeat repeat write('masukkan nilai : ');readln(y); val(y,nilai,no); if no<>0 then writeln('input salah'); until no=0; gross := nilai div 144; x buah := nilai mod 144; := x mod 12; lusin := x div 12; writeln(nilai,' buah = ',gross,' gross, ',lusin,' lusin, ',buah,' buah '); until upcase (readkey)='T'; end. Kode program 4.6 Program konversi satuan

4.4 Uji coba dan Uses Interface 4.4.1 Program Cek Setelah mengetikkan program cek di atas dan ingin menjalankan program, maka yang dilakukan adalah: 1. Mengklik menu utama Compile dan memilih compile. Langkah ini juga bisa dilakukan dengan menekan Alt+F9.

72

Gambar 4.18 Tampilan Compile pada Turbo Pascal

2. Jika dalam penulisan program ada kesalahan, maka Turbo Pascal menunjukkan letak keslahan dan jenis kesalahan pada layar paling bawah

Gambar 4.19 Tampilan kesalahan Program

3. Setelah program diperbaiki, maka langkah selanjutnya adalah mengklik
menu utama Run dan memilih run. Langkah ini juga bisa dilakukan dengan menekan Ctrl+F9.

73

Gambar 4. 20 Tampilan Run pada Turbo Pascal

4.

Setelah mengklik run, maka tampilan berikut adalah :

Gambar 4.21 Tampilan program Cek

5. Langkah selanjutnya adalah mengisi input berupa bilangan

Gambar 4.22 uji coba program Cek

Pada hasil uji coba di atas, terjadi pengulangan input bilangan, hal ini terjadi karena input pertama tidaka valid. Input pertama mengandung variabel ‘u’. Setelah input yang kedua dimasukkan, program dapat berjalan, hal ini disebabkan input yang dimasukkan valid.

74

Bilangan yang dimasukkan dibagi menjadi bagian-bagian yang terdiri dari 3 digit angka sebagai berikut: Bagian 1 = 1 Bagian 2 = 234 Bagian 3 = 567 Bagian pertama hanya terdiri dari satu (1) angka yaitu angka satu (1), maka konversi yang terjadi adalah ‘one million’. Digit pertama dari bagian kedua ini adalah angka dua (2),maka akan dikonversi menjadi ‘two hundred’, digit kedua merupakan angka tiga (3) dikonversi menjadi ‘thirty’, digit ketiga merupakan angka empat (4) dikonversi menjadi ‘four’. Bagian kedua ini diakhiri dengan ‘thousand’. Digit pertama pada bagian ketiga adalah angka lima (5) yang dikonversi menjadi ‘five hundred’, digit kedua merupakan angka enam (6) dikonversi menjadi ‘sixty’, dan digit terakhir adalah angka tujuh (7) dikonversi menjadi ‘seven’. Pada bagian ketiga ini tidak diberi akhiran, karena merupakan bagian terakhir.

Gambar 4.23 Uji coba program Cek

Pada uji coba kedua ini tidak terjadi pengulangan pemasukan input, karena input yang dimasukkan dinayatakan valid. Bilangan yang diamsukan dibagi menjadi bagian-bagian yangterdiri dari 3 digit sebagai berikut: Bagian 1 = 90 Bagian 2 = 657 Bagian 3 = 432 Bagian pertama terdiari angka sembilan (9) dan nol (0), maka dikonversikan menjadi ‘ninety’ dan mendapat akhiran ‘million’. Digit pertama pada bagian kedua adalah angka enam(6) yang dikonversikan menjadi ‘six hundred’, digit kedua adalah angka lima (5) yang dikonversikan menjadi ‘fifty’, dan digit ketiga adalah

75

maka merupakan bilangan puluhan. maka digit kedua dan ketiga akan dikonversi menjadi ‘twenty’. digit kedua adalah angka lima (5) dikonversi menjadi ‘fifty’. digit ketiga adalah angka empat (4) yang dikonversi menjadi ‘four’. Gambar 4. digit pertama adalah angka empat (4) yang dikonversikan menjadi ‘four’. Bagian kedua ini mendapat akhiran ‘thousand’. Mengklik menu utama Compile dan memilih compile. karena merupakan bagian terakhir. Pada bagian kedua. digit pertama adalah angka sembilan (9) yang dikonversikan menjadi ‘nine hundred’. digit kedua adalah angka sembilan (9) dikonversi menjadi ‘nine’. Bagian ketiga ini tidak mendapat akhiran. Bagian kedua ini mendapat akhiran ‘thousand’. digit ketiga adalah angka nol (0). Pada bagian ketiga.24 Uji Coba Program Cek Bilangan yang diinputkan dibagi menjadi bagian-bagaian seperti di bawah ini: Bagian 1 = 79 Bagian 2 = 954 Bagian 3 = 320 Pada bagian pertama terdiri dari dua digit.2 Program Konversi Suhu Setelah mengetikkan program konversi suhu dan ingin menjalankan program. bagian pertama adalah angka tiga (3) yang dikonversi menjadi ‘three hundred’. 4.4. Digit pertama merupakan angka tujuh (7) yang dikonversi memnjadi ‘seventy’. Pada bagian ketiga.angka (7) dikonversikan menjadi ‘seven’. 76 . dan digit ketiga adalah angka dua (2) dikonversi menjadi ‘two’. Langkah ini juga bisa dilakukan dengan menekan Alt+F9. digit kedua adalalh angka tiga (3) dikonversi menjadi ‘thirty’. maka yang dilakukan adalah: 1. Bagian pertama ini mendapat akhiran ‘million’.

Apabila salah memasukkan input maka akan ada peringatan ‘input salah’ 77 . Setelah program diperbaiki. Langkah selanjutnya adalah mengisi input berupa bilangan.Gambar 4. Gambar 4. maka langkah selanjutnya adalah mengklik menu utama Run dan memilih run.25 compile program konversi suhu 2. Langkah ini juga bisa dilakukan dengan menekan Ctrl+F9.26 run program konversi suhu 3.

ada perintah”Coba Sekali Lagi’ maka program tersebut akan mengulang dari awal hingga mucul tampilan outputnya.27 tampilan salah masukksn input program konversi suhu 4. Masukkan lagi input dengan benar. 78 .Gambar 4.28 hasil eksekusi program konversi suhu Jika ingin mengulang mencari konversi suhu yang lain. Gambar 4.kalau sudah benar maka program berjalan dengan semestinya.

dll.sesuai rumus yang kita buat pada fungsi.Fungsi tersebut berisi tentang rumus-rumus konversi suhu yang sudah ditentukan.celcius ke fahrenheit.antara lain mengkonversikan cekcius ke reamur.celsius ke kelvin. Dalam program utama kita hanya memasukkan nilai sesuai dengan pilihan suhu yang kita pilih misal nilai celcius dimasukkan maka outputnya akan dikonversikan menjadi fahrenheit reamur dan kelvin.3 Program Konversi Suhu 1. Klik tombol OK kemudian run program dengan menekan tombol Ctrl + F9 setelah di run akan terlihat tampilan berikut : Gambar 4. 4.29 compile program konversi satuan 2. Setelah selesai mengetik program.30 run program konversi satuan 79 .4.kemudian compile program dengan menekan tombol Alt + F9 setelah dicompile akan terlihat tampilan berikut : Gambar 4.

Masukkanlah input yang benar. Contohnya saja dalam program cek. Gambar 4. apabila salah memasukkan input.3. Masukkan input.apabila input sudah benar maka program akan berjalan. prosedur yang digunakan antaranya adalah prosedur terbilang dan tigaan yang memilki tugas 80 .32 hasil eksekusi program konversi satuan 4. akan ada peringatan input salah. Gambar 4.31 input salah program konversi satuan 4.5 Kesimpulan Program cek dan program konversi suhu masing-masing menggunakan subprogram fungsi dan prosedur untuk memudahkan membagi tugas dalam keseluruhan program.

‘billion’. Pogram ini dapat juga digunakan untuk menentukan sisa bagi dan div untuk menentukan hasil bagi.. Sedangkan pada program konversi suhu. Kemudian hasil tersebut akan ditampilkan sebagai output. Program gross untuk menentukan konversisatuan yaitu. dan fungsi tujuan.dan case of. Selain menggunakan subprogram. fungsi asal. ‘billiun’ diantara masng-masing kelompok bilangan. Sedangkan fungsi asal dan fungsi tujuan bertugas untuk menghitung konversi suhu dari satuan asal ke satuan tujuan yang diinginkan oleh pengguna. baik pada program cek ataupun program konversi suhu masing-masing menggunakan statement kontrol if. Prosedur masukkan pada program konversi suhu bertugas untuk mengeksekusi input apaka sudah valid atau belum.... selanjutnya prosedur terbilang kembali bertugas untuk memproses hasil prosedur tigaan dengan menyisipkan kata ‘thoousand’ dilanjutkan dengan kata ‘million’. ‘trilliun’.else if. kemudian prosedur tigaan bertugas untuk menerjemahkan masing-masing karakter bilangan pada tiap kelompok. subprogram yang dipakai adalah prosedur masukan. Penggunaannya adalah untuk menguji suatu kondisi dengan berbagai kemungkinan yang ada... 81 .masing-masing yaitu prosedur terbilang bertugas untuk membagi bilangan input menjadi beberapa kelompok.12 buah(lusin). 144 buah(gross).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful