Irigasi Perikanan 2011

MORFOLOGI IKAN A. Pendahuluan Morfologi adalah ilmu yang mempelajari bentuk luar suatu organisme. Bentuk luar dari organisme ini merupakan salah satu ciri yang mudah dilihat dan diingat dalam mempelajari organisme. Adapun yang dimaksud dengan bentuk luar organisme ini adalah bentuk tubuh, termasuk di dalamnya warna tubuh yang kelihatan dari luar. Pada dasarnya bentuk luar dari ikan dan berbagai jenis hewan air lainnya mulai dari lahir hingga ikan tersebut tua dapat berubah-ubah, terutama pada ikan dan hewan air lainnya yang mengalami metamorfosis dan mengalami proses adaptasi terhadap lingkungan (habitat). Namun demikian pada sebagian besar ikan bentuk tubuhnya relatif tetap, sehingga kalaupun terjadi perubahan, perubahan bentuk tubuhnya relatif sangat sedikit. Bentuk tubuh pada mahluk hidup, termasuk pada hewan air juga erat kaitannya dengan anatomi, sehingga ada baiknya sebelum melihat anatominya; terlebih dahulu kita melihat bentuk tubuh atau penampilan (morfologi) hewan air tersebut. Morfologi adalah bentuk tubuh (termasuk warna) yang kelihatan dari luar. Bentuk tubuh pada mahluk hidup, termasuk pada hewan air erat kaitannya dengan anatomi, sehingga ada baiknya sebelum melihat anatominya; terlebih dahulu kita melihat bentuk tubuh atau penampilan (morfologi) hewan air tersebut. Pada dasarnya morfologi dari setiap jenis hewan air yang masih dekat kekerabatanya mempunyai kemiripan-kemiripan, seperti anatomi dan morfologi udang, kepiting dan lobster hampir mirip. Hal yang sama juga akan kita dapati pada berbagai jenis ikan serta pada berbagai jenis hewan lainya. Pada dasarnya kita mengenal berbagai jenis hewan air, diantaranya yang paling umum kita kenal adalah ikan, udang, moluska, amfibi, dan sebagainya. Adapun yang dimaksud dengan ikan adalah hewan bertulang belakang (vertebrata) yang berdarah dingin, hidup diair, bergerak dan mempertahankan keseimbangan tubuhnya dengan menggunakan sirip; dan bernafas dengan insang, namun selain menggunakan insang ada juga ikan yang memiliki alat pernafasan tambahan yang fungsinya sama dengan ³paru-paru´.

1

Gambar 1. usus. bertulang belakang. gelembung renang. 2 . Morfologi Ikan Ikan. mata. insang. 2. rahang. secara umum sebagai hewan yang hidup di air. dan memiliki gurat sisi (linea lateralis) sebagai organ keseimbangannya. poikiloterm. dan sebagainya. operkulum. jantung. sungut. Adapun organ yang terdapat pada bagian kepala ini antara lain adalah mulut. dan pada beberapa ikan terdapat alat pernapasan tambahan. lambung. otak. cekung hidung. sirip perut. ginjal. sirip dada. Bagian badan yakni dari ujung operkulum (tutup insang) paling belakang sampai pangkal awal sirip belang atau sering dikenal dengan istilah sirip dubur. badan dan ekor . limpa. hati. gigi. Organ yang terdapat pada bagian ini antara lain adalah sirip punggung. bernafas dengan insang. dan sebagainya. bergerak dengan menggunakan sirip. empedu. namun pada setiap jenis ikan ukuran bagian-bagian tubuh tersebut berbeda-beda tergantung jenis ikannya.Irigasi Perikanan 2011 B. gonad. didefinisikan. Morfologi Ikan Adapun organ-organ yang terdapat pada setiap bagian tersebut adalah: 1. Pada ikan dan hewan air lainnya pada umumnya bagian tubuh dibagi menjadi tiga bagian yakni bagian kepala. Bagian kepala yakni bagian dari ujung mulut terdepan hingga hingga ujung operkulum (tutup insang) paling belakang.

Adapun pada penelitian terjadinya spesies dan pengamatan terhadap faktor-faktor evolusi. Pada sistematika/taksonomi ini. dan sirip ekor. cekung hidung. pada tahap ini dilakukan penyususnan kategori-kategori yang lebih tinggi dan menetapkan ciri-cirinya sehingga pada akhirnya akan diketemukan klasifikasinya. maka sistematika atau taksonomi ini merupakan ilmu yang digunakan untuk mengklasifikasikan ikan/hewan air atau hewan lainnya. Dengan melihat morfologi ikan maka kita akan dapat mengelompok-ngelompokan ikan/hewan air. Pada identifikasi yaitu usaha pengenalan dan deskripsi yang teliti dan tepat terhadap suatu jenis/spesies untuk selanjutnya memberi nama ilmiahnya sehingga dapat diakui oleh para ahli di seluruh dunia. Bagian ekor. Bentuk tubuh atau morfologi ikan erat kaitannya dengan anatomi. mata.Irigasi Perikanan 2011 3. Dengan melihat hal ini. sirip belakang. sisik. sirip ekor. mulut. tutup insang. Adapun yang ada pada bagian ini antara lain adalah anus. yakni bagian yang berada diantara pangkal awal sirip belakang/dubur sampai dengan ujung terbelakang sirip ekor. sirip perut. klasifikasi dan pengamatan evolusi. dan pada ikan-ikan tertentu terdapat scute dan finlet. gurat sisi (linea lateralis/LL). Untuk mencapai tujuan ini maka dilakukan penelaahan kemungkinan terjadinya perubahan pada saat terjadi perubahan kondisi dan menelaah faktor pendorong dan penghambat perubahan tersebut. maka dapat dikatakan bahwa klasifikasi merupakan taraf untuk melakukan sintesis. bentuk dari sirip-sirip tersebut serta warna badan dan atau bagian-bagian badan tersebut. dan sebagainya. 3 . sirip punggung. maka dapat dikatakan bahwa pada saat kita melakukan identifikasi sama halnya dengan kita melakukan analisis. yakni identifikasi. Setelah melakukan identifikasi selanjutnya melakukan klasifikasi. Adapun morfologi ikan yang terlihat dengan jelas dari luar antara lain adalah bentuk badan. Dengan demikian. sirip dada. terlebih dahulu kita lihat bentuk tubuh atau penampilan (morfologi) ikan tersebut. dimana sistem atau caranya mengelompokan ikan ini dikenal dengan istilah sistematika atau taksonomi ikan. bertujuan untuk mengetahui pembentukan spesies lain yang sudah ada dan menelaah kemungkinan terjadinya perubahan-perubahan di kemudian hari. sirip dubur. sehingga ada baiknya sebelum melihat anatominya. Dengan demikian. ada tiga pekerjaan yang biasa dilakukan.

Bentuk mulut ikan antara jenis ikan satu dengan jenis ikan lainnya berbeda-beda tergantung pada jenis makanan yang dimakannya. 6) Pita/taeniform/flattedform yakni ikan yang bentuk tubuhnya memanjang dan tipis menyerupai pita.Irigasi Perikanan 2011 1. b. 3) Cerutu/fusiform yakni ikan dengan tinggi tubuh yang hampir sama dengan lebar dan panjang tubuhnya beberapa kali ukuran tingginya. 8) Bola/globiform yakni ikan yang bentuk tubuhnyamenyerupai bola. Secara umum ada empat jenis mulut ikan yaitu: 4 . Ikan yang non simetri bilateral diantaranya adalah ikan sebelah 2. maka kita akan mendapatkan hasil yang berbeda antara bagian kiri dan bagian kanannya dan ikan lidah. Bentuk Mulut Ikan Ada beberapa macam bentuk mulut ikan. 4) Ular/sidat yakni ikan yang bentuk tubuhnya menyerupaibelut atau ular. 5) Tali/filiform yakni ikan yang bentuk tubuhnya menyerupai tali. maka kita akan mendapatkan hasil yang sama persis antara bagian kiri dan bagian kanannya Simetri bilateral Dilihat dari bentuk tubuh terutama dari penampang melintangnya ada beberapa macam bentuk tubuh ikan simetri bilateral. 7) Panah/sagittiform yakni ikan yang bentuk tubuhnya menyerupai anak panah. Non simetri bilateral yaitu ikan yang apabila dibeah ditengah dengan potongan sagital. Simetri bilateral yaitu ikan yang apabila dibelah ditengah dengan potongan sagital. bentuk bentuk tersebut adalah: 1) Pipih/kompres yakni ikan yang bertubuh pipih atau dengan kata lain lebar tubuh jauh lebih kecil dibanding tinggi tubuh dan panjang tubuh seperti yang tertera pada. Perbedaan bentuk tubuh ini pada umumnya disebabkan oleh adanya adaptasi terhadap habitat dan cara hidupnya. Bentuk tubuh ikan Antara jenis yang satu dengan jenis lainnya berbeda-beda. 9) Kotak/ostraciform yakni ikan yang bentuk tubuhnya menyerupai kotak. Adapun bentuk-bentuk tubuh ikan tersebut dibagi dua yakni ikan yang bersifat a. 2) Picak/depres yakni ikan yang lebar tubuhnya jauh lebih besar dari tinggi tubuhnya.

Posisi inferior. mulut ikan dibedakan menjadi 2.Irigasi Perikanan 2011 a) Bentuk seperti tabung (tube like) b) Bentuk seperti paruh (beak like) c) Bentuk seperti gergaji (saw like) d) Bentuk seperti terompet Berdasarkan dapat tidaknya disembulkan. yaitu mulut yang terletak di bawah hidung. yakni: a) Dapat disembulkan. Bentuk Mulut ikan 3. b) Tidak dapat disembulkan Posisi Mulut Posisi mulut pada ikan juga bervariasi tergantung dimana letak habitat makanan yang akan dimakannya. sirip perut. 5 . sirip belakang (dubur) maupun sirip ekor beraneka ragam. yaitu mulut yang terletak di atas hidung. Bentuk Sirip Bentuk sirip pada ikan baik sirip punggung. yaitu mulut yang terletak di ujung hidung. yaitu mulut yang terletak dekat ujung hidung. b) Posisi sub terminal. Ada empat macam posisi mulut ikan yakni a) Posisi terminal. sirip dada. Gambar 2. c) Posisi superior. Pada dasarnya ada sepuluh macam bentuk sirip ekor. Dari semua sirip-sirip tersebut yang lebih khas bentuknya dan terdapat pada berjenis-jenis ikan adalah sirip ekor.

4. 5. seperti pada ikan tongkol (Euthynus sp) Sirip ekor berbentuk episerkal. 6 . Sirip ekor berpinggiran tegak.Irigasi Perikanan 2011 Gambar 3. Sirip ekor bercagak seperti pada ikan mas (Cyprinus carpio). Jenis sisik. Sisik ini terbentuk seperti pada gigi manusia dimana bagian ectodermalnya memiliki lapisan email yang disebut sebagai vitrodentin dan lapisan dalamnya µdisebut dentine yang berisi pembuluh dentinal. vaitu: a) Sisik Placoid. 4. ikan bawal (Pampus sp). 6. seperti pada ikan gurame (Osphronemus gouramy) Sirip ekor berbentuk bajir. Bentuk Siript ikan 1. ikan tawes (Puntius javanicus). Sirip ekor berbentuk hiposerkal. seperti pada ikan tambakan (Helostoma temmincki) Sirip ekor berlekuk kembar. 3. 7. Jenis sisik yang duniliki ikan dapat dibagi atas bahan-bahan pembentukannva. dan sebagainya. dalam hal ini ekor bagian bawah lebih panjang dibanding ekor bagian atasnya seperti yang terdapat pada ikan caracas (Tylosurus sp). dalam hal ini ekor bagian atasnya lebih panjang dibanding ekor bagian bawahnya seperti yang terdapat pada ikan atlantik sturgeon (Acipencer oxyrhynchus) 10. seperti pada ikan Scatophagus argus Sirip ekor berbentuk membundar. 2. seperti pada ikan buntal (Tetraodon sp) Sirip ekor berpinggiran tegak. seperti pada ikan belut (Monopterus albus) Sirip ekor berbentuk sabit. seperti pada ikan bloso (Glossogobius sp) Sirip ekor berbentuk meruncing. yaitti sisik yang biasa dimiliki oleh kelompok Elasmobranchii dan disebut dermal denticle. 8. 9.

Bagian dalamaya terdapat substansi tulang isopedine. d) Sisik Ctenoid. lapisan bawahnya disebut cosinine dan bagian terdalam terdapat pefilbuluh darah. Selain hal tersebut di atas. yaitu sisik yang memiliki bagian terluar disebut vitrodentilie. dan focus. d) Cycloid dan Ctenoid. yaitu sisik yang tidak mengandung dentine.Irigasi Perikanan 2011 b) Sisik Cosmoid. dalam hal ini ada ikan yang mempunyai finlet. Linealateralis adalah garis yang dibentuk oleh pori-pori. yaitu: a) Sisik Placoid. merupakan sisik yang bentuknya melingkar dimana didalamnya terdapat garis-garis melingkar disebut circulii. ikan seringkali mempunyai ciri-ciri khusus. sedangkan pada ikan yang bersisik LL terbentuk oleh sisik yang berpori. Pengelompokan sisik selain berdasarkan bahan penyusunnya juga didasarkan atas bentuk sisik tersebut. kita eringkali mendapatkan ada semacam garis titik-titik pada ikan yang dikenal dengan istilah lineateralis (LL). 5. Dua jenis sisik ini paling banyak ditemui pada kebanyakan ikan. merupakan sisik yang memiliki stenii pada bagian posteriornya dan bentukan sisir pada bagian anteriornya. namun demikian adapula ikan yan mempunyai beberapa buah LL. 7 . c) Sisik Ganoid. Linealateralis (LL) Kalau kita perhatikan morfologi ikan. radii. Pada ikan yang tidak bersisik LL terbentuk oleh poripori yang terdapat pada kulitnya. anulii. sehingga LL ini terdapat baik pada ikan yang bersisik maupun ikan yang tidak bersisik. merupakan sisik yang tumbuhnya saling berdamputgan atau sebelah menyebelah dengan pola tumbuh mencuat dari kulitnya. terutama kualitas air dan juga berperan dalam proses osmoregulasi. skut atau kil dengan definisi sebagai berikut. yaitu sisik yang memiliki lapisan terluar berupa pemunpukan garanigaram anorganik yang disebut ganoine. syaraf dan substansi tulang isopedine. b) Sisik Rhombic. Pada umumnya ikan mempunyai satu buah garis LL. c) Sisik Cycloid. merupakan sisik yang berbentuk belah ketupat dengan pertumbuhan yang sebelah menyebelah. LL ini berfungsi LL untuk mendeteksi keadaan linkungan.

Krustase berasal dari kata crusta yang berarti cangkang keras.Irigasi Perikanan 2011 y Finlet adalah sirip-sirip kecil yang terdapat di belakang sirip punggung dan sirip belakang (dubur). Dalam hal ini krustase mempunyai eksoskeleton (kerangka luar) dari bahan kitin 8 . 6. dan sebagainya. Ciri Meristik dan Ciri Morfometrik Dalam menentukan identifikasi seringkali kita melakukan pengukuran-pengukuran dan penghitungan yang dikenal dengan ciri meristik dan morfometrik. seperti yang terdapat pada ikan tongkol. kepiting dan lobster yang termasuk pada Kelas Krustase. y Skut adalah kelopak tebal pada bagian perut atau bagian pangkal ekor ikan selar (Caranx sp). contohnya akan kita dapati pada ikan kembung (Rastrelliger sp). Adapun yang dimaksud dengan meristik adalah ciri yang berkaitan dengan jumlah bagian tubuh tertentu seperti jumlah jari-jari keras dan jumlah jari-jari lemah pada sirip punggung. Krustase Hewan air yang bernilai ekonomis penting adalah udang. C. Adapun ukuran yang biasa dilakukan pada ikan adalah y Panjang total yakni jarak antara ujung kepala yang terdepan (biasanya ujung rahang terdepan) dengan ujung sirip ekor paling belakang y Panjang baku adalah jarak antara ujung kepala yang terdepan dengan pelipatan pangkal sirip ekor y Panjang ke pangkal cabang sirip ekor yakni jarak antara ujung kepala terdepan dengan lekuk cabang sirip ekor y y Tinggi badan yakni ukuran tertinggi antara dorsal dengan ventral Panjang kepala adalah jarak antara ujung kepala terdepan dengan ujung operkulum terbelakang. Adapun yang dimaksud dengan morfometrik adalah ciri yang berkaitan dengan ukuran tubuh seperti panjang total. panjang kepala. y Kil adalah rigi-rigi yang puncaknya meruncing dan terdapat pada pada batang ekor. dan sebagainya. y Sirip lunak (adipose fin) adalah sirip tambahan berupa lapisan lemak yang ada di belakang sirip punggung atau sirip belakang seperti pada ikan jambal (Ketengus sp).

Terdapat sirip dada. Ikan Bandeng Habitat : Hidup di air laut dan dapat pula hidup di air payau. mandibula dan insang. D. Berwarna keperakan. mata majemuk yang bertangkai dan dapat digerakan. namun antaranya kepala dan toraks bersatu dan gabungan keduanya dinamakan sefalotoraks. Terdapat selaput pada mata. Sefalotoraks diselaputi oleh karapas yang menyelubungi baik bagian dorsal dan laterial. Adapun morfologi udang (tubuh udang) terdiri dari kepala. sehingga tubuh udang hanya terdiri dari sefalotoraks dan abdomen. Tipe sisik sikloid. Kelas Krustase ini merupakan satu-satunya kelas dari Filum Arthropoda yang anggotanya banyak hidup di lingkungan perairan. Dan di bagian ujung terdapat telson dan urorod yang berfungsi untuk berenang. Selain itu juga terdapat kaki jalan sebanyak lima pasang. Tepat dibawah telson terdapat lubang anus yang berfungsi untuk melakukan ekskresi.Irigasi Perikanan 2011 yang keras. Di bagian abdomen udang terdapat kaki renang yang sering disebut plepoid. mulut. Morfologi : Warna tubuh putih agak mengkilat. Mulutnya kecil dan tidak bergigi. Kaki jalan ini juga disebut pereiopod. Seluruh permukaan tubuhnya ditutupi oleh sisik. 9 . khususnya di laut. Jenis-jenis Ikan 1. Bentuk Tubuh torpedo. perut. dan anus. Kelas Krustase ini merupakan satu-satunya klas dari filum Arthropoda yang anggotanya banyak hidup di lingkungan perairan. toraks dan abdomen. plepoid ini berfungsi untuk berenang. Pada sefalotoraks terdapat antena dan antenula yang berfungsi sebagai indera (sensori).

sirip perut.Irigasi Perikanan 2011 Gambar 4 : Ikan Bandeng 2. 10 . dan sirip dubur. Terdapat sirip tambahan yang kecil ± kecil. Ikan Tongkol Habitat : Air laut Morfologi : Warna tubuh abu ± abu kehitaman. perut dan dada. dubur. sirip ekor. Bentuk tubuh pipih agak membulat. Ikan Nila Habitat : Air tawar Morfologi : Badan memanjang Warna tubuh hitam pudar Bentuk tubuh pipih Sisiknya besar dan kasar Kepala relatif kecil Memiliki sirip dada. 3. Kulitnya licin Mulut di ujung (terminal) Tubuhnya dilengkapi dengan sirip punggung.

Matanya kecil hampir tidak kelihatan. Bentuk badan bulat memanjang. Gambar 6 : Belut 11 .Irigasi Perikanan 2011 Gambar 5 : Ikan Tongkol 4.Tubuhnya memanjang seperti ular. Kulitnya berledir (licin). Bibir berupa lipatan yang lebar. Belut Habitat : Air tawar Morfologi : . Tidak memiliki sirip.

Terdapat gurat sisi yang melengkung. Warna merah pudar dan terdapat gurat (berwarna kuning). Gambar 7 : Ikan Kembung 6. sirip anal dan sirip ekor yang bergerak. Sirip ekor bercagak. Mulut subterminal. Ikan Kembung Habitat : Air laut Morfologi : Bentuk tubuh bilateral simetris Mulutnya terminal. 12 . Memiliki sirip punggung.Irigasi Perikanan 2011 5. pectoralis. Bentuk tubuh pipih tipis (gepeng) Tubuh diselimuti sisik yang halus. sirip perut. Ikan Bawal Habitat : Air laut Morfologi : Warna tubuh abu ± abu.

Garis rusuk berada di pertengahan tubuh dengan bentuk melintang dari tutup insang sampai ke ujung belakang pangkal ekor. 13 . Letak sirip punggung berseberangan dengan permukaan sirip perut. Di ujung dalam mulut terdapat gigi kerongkongan yang terbentuk atas tiga baris gigi geraham.Irigasi Perikanan 2011 Gambar 8 : Ikan Bawal 7. Ikan Mas Habitat : Air tawar Morfologi : . Sirip duburnya mempunyai ciri seperti sirip punggung.Bentuk tubuh memanjang dan memipih tegak (comprossed) Mulutnya terletak di bagian tengah ujung kepala (terminal) dan dapat disembulkan (protaktil). Sirip punggung memanjang dengan bagian belakang berjari keras dan di bagian akhir (sirip ketiga dan keempat) bergerigi. yaitu berjari keras dan bagian akhirnya bergerigi. Tubuh ditutupi sisik dan berukuran besar.