TUGAS BAHASA INDONESIA

MENCARI CERITA RAKYAT DAN MENJELASKAN ISI,AMANAT,HAL-HAL MENARIK CERITA NILAI & BUAT RINGKASAN

Dibuat oleh : Nama Kelas No : Raihan Bari Muhammad : X-3 : 32

MADRASAH ALIYAH NEGRI SURABAYA

Sejak saat itu Bawang merah dan ibunya semakin berkuasa dan semena-mena terhadap Bawang putih. Celakanya baju yang hanyut adalah baju kesayangan ibu tirinya. Awalnya ibu bawang merah dan bawang merah sangat baik kepada bawang putih. karena dia berharap suatu saat ibu tirinya akan mencintainya seperti anak kandungnya sendiri. Di desa itu tinggal pula seorang janda yang memiliki anak bernama Bawang Merah. maka ayah Bawang putih menikah dengan ibu bawang merah. supaya Bawang putih tidak kesepian lagi. untuk mempersiapkan air mandi dan sarapan bagi Bawang merah dan ibunya. Bawang putih tidak menyadari bahwa salah satu baju telah hanyut terbawa arus. Bawang putih sangat berduka demikian pula ayahnya. sementara Bawang merah dan ibunya hanya duduk-duduk saja. Dengan bernyanyi kecil dia menyusuri jalan setapak di pinggir hutan kecil yang biasa dilaluinya. Ibu dan seorang gadis remaja yang cantik bernama bawang putih. Tentu saja ayah Bawang putih tidak mengetahuinya. Saking terlalu asyiknya. Dia sudah harus bangun sebelum subuh. Bawang putih harus mengerjakan semua pekerjaan rumah. membereskan rumah. Semenjak ibu Bawang putih meninggal. namun mereka hidup rukun dan damai. Hari itu cuaca sangat cerah. Namun suatu hari ibu bawang putih sakit keras dan akhirnya meninggal dunia. karena Bawang putih tidak pernah menceritakannya. ibu Bawang merah sering berkunjung ke rumah Bawang putih. Lalu dia masih harus menyetrika. Bawang putih segera mencuci semua pakaian kotor yang dibawanya. Akhirnya ayah Bawang putih berpikir bahwa mungkin lebih baik kalau ia menikah saja dengan ibu Bawang merah. Namun Bawang putih selalu melakukan pekerjaannya dengan gembira. menyirami kebun dan mencuci baju ke sungai. Meski ayah bawang putih hanya pedagang biasa. Dia sering membawakan makanan. Pagi ini seperti biasa Bawang putih membawa bakul berisi pakaian yang akan dicucinya di sungai. membantu bawang putih membereskan rumah atau hanya menemani Bawang Putih dan ayahnya mengobrol. Kemudian dia harus memberi makan ternak. Mereka adalah keluarga yang bahagia. Bawang putih hampir tidak pernah beristirahat.Bawang Merah dan Bawang Putih Jaman dahulu kala di sebuah desa tinggal sebuah keluarga yang terdiri dari Ayah. . Namun lama kelamaan sifat asli mereka mulai kelihatan. Dengan pertimbangan dari bawang putih. Suatu hari ayah Bawang putih jatuh sakit dan kemudian meninggal dunia. Mereka kerap memarahi bawang putih dan memberinya pekerjaan berat jika ayah Bawang Putih sedang pergi berdagang. dan masih banyak pekerjaan lainnya.

³Baiklah paman. Bawang putih mencoba menyusuri sungai untuk mencarinya.Bawang putih berpikir sejenak. Nenek itu kelihatan kesepian. ³Dasar ceroboh!´ bentak ibu tirinya. nenek pun memanggil . Tadi baju itu tersangkut di depan rumahku. ³Ya nek. Dan sekarang kemalaman. Seorang perempuan tua membuka pintu. mungkin kau bisa mengejarnya. siapa tahu baju ibunya tersangkut disana. asal nenek tidak bosan saja denganku. baju ibu tirinya telah hanyut terlalu jauh. Sudah lama aku tidak mengobrol dengan siapapun. pokoknya kamu harus mencari baju itu! Dan jangan berani pulang ke rumah kalau kau belum menemukannya. tapi kau harus menemaniku dulu disini selama seminggu. Bolehkah saya tinggal di sini malam ini?´ tanya Bawang putih.´ kata nenek. Setelah jauh melangkah dan matahari sudah condong ke barat.´ ³Ya tadi saya lihat nak. bagaimana?´ pinta nenek.Ketika menyadari hal itu. ³Ya. ³Siapa kamu nak?´ tanya nenek itu. Dari kejauhan tampak cahaya lampu yang berasal dari sebuah gubuk di tepi sungai. Selama seminggu Bawang putih tinggal dengan nenek tersebut. Apa«nenek menemukannya?´ tanya Bawang putih. Sebentar lagi malam akan tiba. Hingga akhirnya genap sudah seminggu. namun Bawang putih belum juga menemukan baju ibunya. terima kasih!´ kata Bawang putih dan segera berlari kembali menyusuri. Tentu saja nenek itu merasa senang. Apakah baju yang kau cari berwarna merah?´ tanya nenek. Hari sudah mulai gelap. Dengan putus asa dia kembali ke rumah dan menceritakannya kepada ibunya. ³Saya Bawang putih nek. Dia segera menyusuri sungai tempatnya mencuci tadi. Setiap hari Bawang putih membantu mengerjakan pekerjaan rumah nenek. ³Permisi«!´ kata Bawang putih. Mengerti?´ Bawang putih terpaksa menuruti keinginan ibun tirinya.´ kata Bawang putih dengan tersenyum. Dia memasang matanya. ³Baiklah aku akan mengembalikannya. padahal aku menyukai baju itu. apakah paman melihat baju merah yang hanyut lewat sini? Karena saya harus menemukan dan membawanya pulang.´ kata paman itu. Matahari sudah mulai meninggi. Maka Bawang putih bertanya: ³Wahai paman yang baik. Kalau kamu mengejarnya cepat-cepat. ³Baiklah nek. Bawang putih sudah mulai putus asa. Bawang putih melihat seorang penggembala yang sedang memandikan kerbaunya. dan Bawang putih. Bawang putih segera menghampiri rumah itu dan mengetuknya. namun tidak berhasil menemukannya. Sayang. saya akan menemani nenek selama seminggu. dengan teliti diperiksanya setiap juluran akar yang menjorok ke sungai. Tadi saya sedang mencari baju ibu saya yang hanyut. ³Aku tidak mau tahu. ³Boleh nak. Bawang putih pun merasa iba.

didalamnya ternyata berisi emas permata yang sangat banyak. ³Saya takut tidak kuat membawa yang besar. Sesampainya di rumah. Nenek pun tersenyum dan mengantarkan Bawang putih hingga depan rumah. . ³Bukankah seharusnya nenek memberiku labu sebagai hadiah karena menemanimu selama seminggu?´ tanya bawang merah. Binatang-binatang itu langsung menyerang bawang merah dan ibunya hingga tewas. Akhirnya setelah seminggu nenek itu membolehkan bawang merah untuk pergi. Tapi ternyata bukan emas permata yang keluar dari labu tersebut. Nenek itu terpaksa menyuruh bawang merah memilih salah satu dari dua labu yang ditawarkan. selama seminggu itu bawang merah hanya bermalas-malasan. Dan aku senang karena kau anak yang rajin dan berbakti. Dengan cepat bawang merah mengambil labu yang besar dan tanpa mengucapkan terima kasih dia melenggang pergi. kau boleh memilih satu dari dua labu kuning ini sebagai hadiah! ´kata nenek. Bawang putih menyerahkan baju merah milik ibu tirinya sementara dia pergi ke dapur untuk membelah labu kuningnya. Karena takut bawang putih akan meminta bagian. mereka menyuruh bawang putih untuk pergi ke sungai. Kalaupun ada yang dikerjakan maka hasilnya tidak pernah bagus karena selalu dikerjakan dengan asal-asalan. kalajengking. Mendengar cerita bawang putih. Itulah balasan bagi orang yang serakah. melainkan binatang-binatang berbisa seperti ular.bawang putih. bawang merah pun diminta untuk menemaninya selama seminggu. Untuk itu sesuai janjiku kau boleh membawa baju ibumu pulang. Alangkah terkejutnya bawang putih ketika labu itu terbelah. Tidak seperti bawang putih yang rajin. sudah seminggu kau tinggal di sini.³Nak. Mereka memaksa bawang putih untuk menceritakan bagaimana dia bisa mendapatkan hadiah tersebut. dan lain-lain. Sesampainya di rumah bawang merah segera menemui ibunya dan dengan gembira memperlihatkan labu yang dibawanya. Seperti bawang putih.´ katanya. Akhirnya Bawang putih memilih labu yang paling kecil. Singkat kata akhirnya bawang merah sampai di rumah nenek tua di pinggir sungai tersebut. Dia berteriak saking gembiranya dan memberitahukan hal ajaib ini ke ibu tirinya dan bawang merah yang dengan serakah langsun merebut emas dan permata tersebut. Dan satu lagi. Mulanya Bawang putih menolak diberi hadiah tapi nenek tetap memaksanya. Lalu dengan tidak sabar mereka membelah labu tersebut. Bawang putih pun menceritakan dengan sejujurnya. bawang merah dan ibunya berencana untuk melakukan hal yang sama tapi kali ini bawang merah yang akan melakukannya.

setelah dibuka ternyata isi labu itu adalah binatang binatang yang berbisa. lalu sang nenek dengan terpaksa memberi pilihan labu kecil/besar . .awalnya baik ternyata lama kelamaan sifat aslinya muncul bawang putih pun menjadi sengsara karena sifat jahat ibu barunya. Sesampainya dirumah baju tersebut diberi kepada ibunya dan labu tersebut dibelah dan ternyata isinya emas dan bawang putih dipaksa menceritakan bagaimana dia mendapatkannya. di rumah nenek tersebut bawang putih disuruh menginap selama seminggu dan bawang merah bermalas malasan dan tidak bekerja. bawang putih harus menemani nenek tersebut selama seminggu lalu baru bisa mengambil baju itu . Namun suatu hari ibu bawang putih sakit keras dan akhirnya meninggal dunia. Bawang putih bercerita kepada ibunya dan ibunya tidak membolehkan bawang putih pulang sebelum dia mendapatkan baju itu. mereka hidup rukun dan damai. Seperti pagi hari biasanya Bawang putih pun membawa bakul berisi pakaian untuk dicucinya di sungai . seminggu pun berakhir bawang merah meminta hadiah Labu kepada nenek .setelah seminggu berlalu bawang putih disuruh memilih hadiah oleh nenek yaitu Labu besar atau yang kecil lalu bawang putih memilih yang kecil dan membawa pulang baju beserta labu tersebut. Binatang-binatang itu langsung menyerang bawang merah dan ibunya hingga tewas.lalu bawang putih pun bercerita kepada ibunya dan ibunya mengutus bawang merah menuju rumah nenek . Bawang putih pun mencari dan baju itu pun berada disebuah rumah milik nenek tua . selama seminggu bawang putih selalu membantu si nenek .ketika Ayah bawang putih meninggal sang ibu pun tambah merjalela semua tugas ditugaskan kepada bawang putih seorang.Tetapi bawang putih selalu mengerjakan tugas itu dengan gembira.Isi cerita Bawang Merah dan Bawang Putih Pada jaman dahulu hiduplah seorang keluarga dan mempunyai anak yang cantik yang bernama Bawang Putih. bawang merah pun memilih yang besar tanpa bilang terimakasih. saking asyiknya mencuci bawang putih tidak sadar kalau ada bajunya yang hanyut dan baju tersebut ternyata baju kesanyangan ibu tirinya.Lalu Ayah bawang Putih menikah dengan seorang Janda yang mempunyai anak bernama Bawang Merah. Itulah balasan bagi orang yang serakah. Setelah sampai dirumah bawang merah menunjukkan Labu yang dibawanya dan menyuruh bawang putih untuk pergi ke sungai agar bawang putih tidak minta bagian.

sabar dan tabah akan mendapat ganjaran yang berlipat ganda y Jadilah seseorang yang saling menyanyagi mencintai satu sama lain y . y Sebuah Labu kecil yang dibawa oleh Bawang Putih karena telah menolong dan menemani Nenek Tua berisi Emas dan permata yang indah y Sebuah Labu besar yang dibawa oleh Bawang Merah karena keserakahannya akan harta berisi binatang binatang berbisa Nilai Nilai Cerita Kita sebagai manusia harus hidup dengan apa adanya janganlah serakah terhadap suatu barang kita sepantasnya bersyukur kepada Tuhan. karena dia berharap suatu saat ibu tirinya akan mencintainya seperti anak kandungnya sendiri. y Orang yang teraniyaya .Amanat cerita y Janganlah hidup dengan keserakahan y Janganlah Jahat terhadap orang y Janganlah menjadi orang munafik y Hiduplah dengan penuh kegemberiaan dan syukuri semua yang ada Hal Hal menarik cerita y Meskipun Bawang Putih disuruh mengerjakan semua pekerjaan rumah. Namun Bawang putih selalu melakukan pekerjaannya dengan gembira.

Sengaja. Namun suatu hari ibu bawang putih sakit keras dan akhirnya meninggal dunia.Ringkasan Cerita Bawang Putih dan Bawang Merah Jaman dahulu kala di sebuah desa tinggal sebuah keluarga yang terdiri dari Ayah. Dia berkata bahwa ia menyimpan pakaian dan akan memberi mereka kembali ke Bawang Putih jika dia menemani selama seminggu dan membantu wanita tua melakukan pekerjaan rumah tangga. Bawang putih sangat berduka demikian pula ayahnya. Lalu . Mereka kerap memarahi bawang putih dan memberinya pekerjaan berat jika ayah Bawang Putih sedang pergi berdagang Sayangnya. Setelah semuanya selesai. bawang merah pun memilih yang besar dan tanpa bilang terimakasih. Dia benar-benar khawatir sehingga dia berjalan di sepanjang sisi sungai untuk menemukan pakaian. kehidupan Bawang Putih adalah sedih. Akhirnya ia bertemu dengan seorang wanita tua. baju ibunya hanyut oleh sungai. Bawang Putih kemudian pulang.Lalu ayahnya menikahi seorang janda yang mempunyai anak bernama bawang merah. Setelah mengucapkan terima kasih wanita tua itu. Ibu dan seorang gadis remaja yang cantik bernama bawang putih. Namun lama kelamaan sifat asli mereka mulai kelihatan.lalu bawang putih pun bercerita kepada ibunya dan ibunya mengutus bawang merah menuju rumah nenek . seminggu pun berakhir bawang merah meminta hadiah Labu kepada nenek . Jadi dia mengambil satu kecil. wanita tua itu kembali pakaian. mereka menyuruh bawang putih untuk pergi ke sungai. Karena takut bawang putih akan meminta bagian. Suatu pagi. Bawang putih pun tinggal seminggu bersama nenek itu dan dia selalu membantu pekerjaan nenek tersebut. tidak lama setelah itu ayahnya meninggal. Sesampainya dirumah baju tersebut diberi kepada ibunya dan labu tersebut dibelah dan ternyata isinya emas dan bawang putih dipaksa menceritakan bagaimana dia mendapatkannya. Wanita tua itu dua labu. . . Dia juga memberikan hadiah Bawang Putih. Langkah Ibu dan saudara tiri perempuannya diperlakukan Bawang Putih buruk dan selalu meminta dia untuk melakukan semua pekerjaan rumah tangga. Bawang Putih sedang mencuci baju di sungai. di rumah nenek tersebut bawang putih disuruh menginap selama seminggu dan bawang merah bermalas malasan dan tidak bekerja. Sesampainya di rumah bawang merah segera menemui ibunya dan dengan gembira memperlihatkan labu yang dibawanya. lalu sang nenek dengan terpaksa memberi pilihan labu kecil/besar . Sejak itu. Bawang Putih harus memilih salahsatu Bawang Putih bukan gadis serakah.satu labu kecil dan satu lainnya adalah besar. Awalnya ibu bawang merah dan bawang merah sangat baik kepada bawang putih.

melainkan binatang-binatang berbisa seperti ular. Itulah balasan bagi orang yang serakah. Binatang-binatang itu langsung menyerang bawang merah dan ibunya hingga tewas.dengan tidak sabar mereka membelah labu tersebut. kalajengking. . Tapi ternyata bukan emas permata yang keluar dari labu tersebut. dan lain-lain.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful