P. 1
Macam awan

Macam awan

|Views: 2,185|Likes:
Published by Esty Widya Astuti

More info:

Published by: Esty Widya Astuti on Feb 28, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/23/2013

pdf

text

original

Macam-macam awan

Awan yang selalu kita lihat dilangit, merupakan kumpulan dari uap air, tetes-tetes air, kristal es, debu, dan partikel lainnya. Kita ingat kembali materi tentang lapisan atmosfer, awan berada dilapisan manakah dari lapisan atmosfer yang melindungi bumi? adakah yang ingat? Jawabannya adalah Lapisan Troposfer yang memiliki ketinggian dari 0-18 km. Awan yang terdapat di lapisan troposfer ini dapat kita kelompokkan menjadi dua, pertama berdasarkan Ketinggian, kedua berdasarkan bentuk nya. Awan berdasarkan ketinggian
1. Awan rendah, berada di ketinggian 0-2 km. Yang termasuk ke dalam awan jenis

ini adalah awan cumulus, stratus, nimbostratus, cumulonimbus
2. Awan sedang, berada di ketinggian 2-5 km. Yang termasuk ke dalam awan jenis

ini adalah awan altocumulus, altostratus, cumulonimbus
3. Awan tinggi, berada di ketinggian >5 km. Yang termasuk ke dalam awan jenis ini

adalah awan cirrocumulus, cirrostratus, cirrus, cumulonimbus

jenis-jenis awan berdasarkan ketinggiannya Awan berdasarkan bentuk

1. Awan cumulus, awan yang memiliki bentuk seperti kembang kol, memiliki

bentuk yang menggelembung ke bagian atas dan mengembang dibagian bawah yang datar
2. Awan stratus, awan tipis seperti lapisan selimut 3. Awan cirrus, awan yang berbentuk bulu

Awan cumulus, awan yang sering kita lihat di langit.

Awan cirrus, awan dengan bentuk yang menyerupai bulu

Awan Stratus, awan yang menyerupai lapisan selimut

Diposkan oleh m155 L di 08:27

Padahal awan gelap gak semuanya bikin angin kencang n badai. Malah ada awan terang yang justru bikin badai. Oleh karen itu neee... berikut tanda-tanda alam kalo diliat dari awan.

AWAN ALKOTOMULUS

Awan Alkotomulus adalah awan yang punya karakter berbentuk bulat besar-besaran pada permukaan. Sama seperti awan yang laen, Awan Alkotomulus berwarna putih or abu-abu. So kalo kamu ngeliat awan warnaya pink, itu bukan awan kali... itu yang km liat palingan celana dalam tetanggamu :D. Nih awan biasanya terlihat pada awal-awal musim ujan. Dan jika tuh awan ada id musim kemarau berarti kemungkinan bakal terjadi badai. AWAN ALTOSTRATUS

Awan Altostratus adalah awan yang punya karakter abu-abu tapi sangat terang. Karena terang, garis-garis pinggirnya gak keliatan dan seolah-olah awan itu menyatu ama langit. Awan Altostratus berpotensi bahaya, karena dapat mengakibatkan tumbuhnya es di motor mabur. (Pesawat terbang kalo' kata orang jawa) AWAN CIRRUS

Awan Cirrus adalah awan yang terdiri dari kristal es. Awannya berbentuk seperti kapas tipis.

Efek dari awan ini adalah membuat cuaca di bumijadi panas or dingin. Namaun, bila ada banyak awan Cirus di langit, itu berarti terjadi gangguan udara di langit sono. Dan bila itu terjadi, kemungkinan banget akan terjadi angin ribut ato angin topan gede banget. Ih ngeri dech... AWAN CIRROSTRATUS

Awan Cirrostratus adalah awan tipis berbentuk seperti tirai dan menutup sebagian besar langit. Letak awan ini neh, berada di ketinggian diatas 6000 m dari permukaan bumi. Nih awan muncul, berarti menandakan bahwa ujan bakalan dateng dalam 12 jam ke depan. AWAN CUMULUS

Awan Cumulus berbentuk kelompok-kelompok awan bulet yang letaknya vertikal. Nih awan biasanya mempunyai bentuk seperti jagung brondong. Nih awan menghasilkan ujan beserta angin yang kenceng. Awan ini juga ngeluarin petir n suara gemuruh. Tapi, nih awan gak sampek menghasilkan badain. AWAN CUMULUS NIMBUS

Awan Cumulus Nimbus adalah awan yang bentuknya berlapi-lapis. Awan ini berwarna abu-abu dan menjulang tinggi seperti bunga kol gitu dech. Pada saat awan ini muncul , biasanya langit keliatan gelap banget. Awan ini membawa ujan yang disertai dengan kilat n petir. Kemungkinan gak lama setelah muncul kilat n petir akan muncul angin puting beliung. Ingat.... puting beliung lo yaaa... bukan puting yang laen :D... Naaah oleh sebab itu kalo liat awan2 kayak gini mendingan kamu-kamu pada jangan keluar rumah deeee.. Source : wikipedia mak eeee TAG : awan altokumulus,awan altostratus,awan cirrus,awan cirrostratus,awan cumulus,awan cumulus nimbus,tanda alam,angin puting beliung,petir,hujan deras,hujan,badaibentuk awan,karakteristik awan,karakter awan

A.

Ciri-ciri Lapisan Atmosfer dan Pemanfaatannya

1. Pengertian Atmosfer Bumi kita diselimuti oleh udara. Udara yang menyelimuti bumi kita disebut atmosfer. Atmosfer terdiri atas berbagai gas, seperti : Nitrogen (78%) Oksigen (21%) Argon ( 1%) Air (0-7%) Ozon (0-0,01%) Karbondioksida (0,01-0,1%) 2. Lapisan Atmosfer

Atmosfer dapat dibedakan sebagai berikut: a. Troposfer Lapisan udara terbawah yang berpengaruh besar terhadap kehidupan di permukaan bumi ini disebut troposfer. Di atas khatulistiwa ketinggiannya mencapai 16 km dan di kutub mencapai 8 km. Ketinggian rata-rata troposfer adalah 11 km dari permukaan bumi. Sebagian besar gas-gas di atmosfer berada pada lapisan ini (80%). Karakteristik lapisan troposfer antara lain:
1. Turunnya temperatur seiring dengan bertambahnya ketinggian. Tiap naik 100 m,

temperatur berkurang 0,6°C. 2. Di dalam lapisan troposfer terjadi gejala-gejala cuaca, seperti hujan, angin, halilintar, pelangi, dan halo. Oleh karena itu, lapisan ini sangat penting bagi kehidupan di bumi. Puncak troposfer dibatasi oleh lapisan tropopause, yaitu lapisan pembatas antara troposfer dengan stratosfer. Pada puncak troposfer, temperaturnya mencapai -60°C. b. Stratosfer Lapisan berada di atas troposfer, dengan ketinggian sampai dengan 55 km. Lapisan ini terbagi menjadi dua, yaitu:
1. Lapisan isotermal (Iso= sama dan term = panas), ketinggiannya 11-12 km dengan

temperatur tetap yaitu -60°C. 2. Lapisan inverse, ketinggiannya 20-55 km dengan temperatur di bawah titik beku (-5°C). Di lapisan ini merupakan daerah konsentrasi ozon, dengan konsentrasi terbesar pada ketinggian 22 km. Puncak stratosfer dibatasi oleh Stratopause. c. Mesosfer Lapisan mesosfer ketinggiannya antara 55-80 km. Pada lapisan ini makin ke atas, temperatur udara makin rendah. Tiap ketinggian 1000 m, temperatur udara turun 2,5°-3°C. Pada mesosfer bagian atas temperaturnya mencapai -90°C. Puncak lapisan ini dibatasi oleh lapisan mesopause. d. Termosfer Lapisan ini terletak pada ketinggian 80-500 km. Lapisan in i disebut juga lapisan panas (hot layer). Lapisan bagian bawah dari lapisan termosfer disebut ionosfer. Temperaturnya mulai naik

dari -90°C sampai dengan 500°C. Tingginya temperatur tersebut karena molekul oksigen menyerap energi surya. e. Ekosfer Berada pada ketinggian di atas 500 km. Pada lapisan ini molekul-molekul udara bergerak dengan cepat dan gravitasi bumi sudah bekurang. Pengaruh angkasa luar sudah terasa. 3. Pemanfaatan Penyelidikan Atmosfer Manfaat penyelidikan atmosfer, antara lain: 1. Untuk mengadakan ramalan cuaca jangka pendek atau jangka panjang. Prakiraan cuaca ini penting bagi keperluan pertanian, penerbangan, pelayaran, dan peternakan. 2. Untuk menyelidiki kemungkinan diadakannya hujan buatan.
3. Untuk mengetahui sebab-sebab gangguan radio, televisi, dan cara memperbaiki hubungan

melalui udara. 4. Untuk mengetahui syarat-syarat hidup di lapisan udara bagian atas. Unsur-unsur Cuaca dan Iklim Cuaca adalah keadaan udara pada waktu yang relatif singkat dalam satu daerah yang sempit. Ilmu tentang cuaca dinamakan meteorologi. Cuaca dikatakan baik misalnya langit cerah, tidak berawan, tidak turun hujan, tidak berkabut, dan tidak bertiup angin yang kencang. Iklim adalah keadaan cuaca rata-rata pada daerah yang sangat luas dalam waktu yang lama. Ilmu tentang iklim dinamakan klimatologi. Keadaan cuaca dapat diprakirakan melalui pengamatan. Pengamatan itu dilakukan terhadap unsur-unsur cuaca. Unsur-unsur tersebut sebagai berikut: 1. Sinar Matahari (Radiasi) Matahari merupakan sumber energi pada bumi. Pancaran energi datang dalam bentuk gelombang elektromagnetik. Radiasi matahari bergelombang pendek, sedangkan radiasi bumi bergelombang panjang karena energi matahari diserap oleh bumi dan dipancarkan kembali menjadi radiasi bergelombang, panjang. Energi matahari merupakan sumber utama energi di atmosfer serta merupakan pengendali cuaca dan iklim. 2. Temperatur atau Suhu Udara Untuk menjadi panas karena mendapat pemanasan matahari. Alat untuk mengukur suhu udara disebut termometer. Termometer yang sederhana adalah termometer dinding dan termometer maksimum-minimum. Termometer yang mencatat sendiri disebut termograf. Suhu udara tertinggi di muka bumi adalah di daerah tropis (sekitar ekuator), dan makin ke kutub makin dingin. Suhu di daerah ekuator sekitar 27oC dan di daerah kutub mencapai beberapa derajat di bawah nol. Di pihak lain, pada waktu kita mendaki gunung, semakin naik ketinggian suhu udara terasa semakin dingin. Tiap kenaikan 100 m, suhu udara berkurang (turun) 0,6°C. Penurunan suhu semacam itu disebut gradien temperatur vertical atau lapse rate. Pada udara kering, besar lapse rate adalah 1 °C. Faktor-faktor yang memengaruhi tinggi rendahnya suhu udara di suatu daerah adalah sebagai berikut:
1. Sudut datang sinar matahari

Makin tegak sinar matahari, udara makin panas.

2. Keadaan cuaca

Pada saat cuaca cerah suhu udara panas, sedangkan pada seat cuaca mendung (berawan) suhu udara dingin.
3. Letak lintang

Makin dekat dengan ekuator, suhu udara lebih panas dan makin dekat kutub, suhu udara makin dingin.
4. Ketinggian tempat

Di pantai, suhu udara panas dan makin tinggi tempat suhu makin dingin. Suhu rata-rata suatu tempat dapat dicari dengan rumus sebagai berikut. Keterangan: Tv = To - 0,6 x h/100 Tv = Temperatur rata-rata suatu tempat (x) yang dicari To = Temperatur suatu tempat yang sudah diketahui H = Tinggi tempat (x) 3. Tekanan Udara Tekanan udara adalah tekanan yang ditimbulkan oleh massa udara pada permukaan bumi. Udara yang menyelubungi bumi ini adalah benda gas dan mempunyai massa. Alat untuk mengukur tekanan udara disebut barometer. Barometer yang dapat mencatat sendiri disebut barograf. Besarnya tekanan udara di permukaan bumi adalah 76 cm Hg atau 760 mm Hg atau satu atmosfer. 4. Angin Angin adalah udara yang bergerak dari daerah bertekanan tinggi (maksimum) ke daerah yang bertekanan rendah (minimum). Tekanan udara minimum disebut depresi. Jadi, angin ditimbulkan oleh perbedaan tekanan udara. Tekanan udara disebabkan oleh Tmperatur/suhu yang berbeda. Daerah yang temperaturnya tinggi, tekanan udaranya rendah, sedangkan daerah yang temperaturnya rendah, tekanan udaranya tinggi (maksimum). Hal penting yang perlu diperhatikan dalam mengamati angin, antara lain: a. Kecepatan angin, b. Kekuatan angin, c. Arah angin. 5. Awan Awan adalah kumpulan tetesan air (kristal-kristal es) dalam udara di atmosfer yang terjadi karena adanya pengembunan/pemadatan uap air yang terdapat dalam udara setelah melampaui keadaan jenuh. Awan yang menempel di permukaan bumi disebut kabut. Secara garis besar awan mempunyai tiga bentuk, yaitu :

Jenis-jenis awan

1. Awan sirus (cirrus) atau awan bulu adalah awan yang tipis seperti serat atau seperti bulu. Sangat tinggi dan biasanya terdiri dari kristal-kristal air. 2. Awan stratus atau awan berlapis adalah awan yang rata, hampir tidak mempunyai bentuk tertentu. Biasanya berwarna kelabu dan menutup langit pada daerah yang luas. 3. Awan kumulus atau awan bergumpal adalah awan tebal dengan gerakan vertikal. Di bagian atas berbentuk setengah bulatan (dome) atau seperti kubis dan di bagian bawahnya rata 6. Kelembaban Udara Kelembaban udara adalah banyaknya uap air yang terkandung di dalam udara. Besar kecilnya uap air di udara merupakan indikator terjadinya hujan (presipitasi). Untuk mengetahui kelembaban udara digunakan alat ukur higrometer. Kelembaban udara dibedakan menjadi dua macam yaitu: 1. Kelembaban mutlak (absolut) yaitu bilangan yang menunjukkan berapa gram uap air yang tertampung dalam satu meter kubik udara.

2. Kelembaban nisbi (relatif) yaitu bilangan yang menunjukkan berapa persen perbandingan antarjumlah uap air yang ada dalam udara dan jumlah uap air maksimum yang dapat ditampung oleh udara tersebut. Rumus: Kelembaban nisbi = Kelembaban mutlak udara x 100% Nilai jenuh udara

7. Curah Huian (Presipitasi) Curah hujan adalah banyaknya air-hujan atau kristal es yang jatuh hingga permukaan bumi. Alat yang digunakan untuk mengukur curah hujan adalah ombrometer. Curah hujan dihitung dalam 24 jam sehingga akan ditemukan curah hujan harian, bulanan, dan tahunan. Cara mengukur curah hujan dalam sehari adalah dengan menghitung intensitas hujan dalam 24 jam. Cara mengukur curah hujan dalam sebulan adalah dengan menjumlah curah hujan tiap hari selama satu bulan, sedangkan cara menghitung curah hujan dalam setahun adalah menjumlah curah hujan tiap-tiap bulan selama satu tahun. Jumlah curah hujan dalam satu bulan, jika kurang dari 60 mm disebut bulan kering, 60-100 mm disebut bulan lembab, dan lebih dari 100 mm disebut bulan basah. 8. Massa Udara Massa udara merupakan kumpulan udara pada daerah yang luas dan memiliki ciri-ciri sama, yaitu temperatur dan kelembaban seragam (homogen). Klasifikasi Tipe Iklim 1. lklim Matahari Pembagian iklim matahari didasarkan pada kedudukan matahari terhadap muka bumi. Iklim matahari dibedakan menjadi empat daerah iklim, yaitu:

1. Daerah iklim tropik, terletak antara 23,5°LU-23,5°LS. Cirinya: suhu udara selalu tinggi

dan curah hujan juga tinggi.
2. Daerah iklim subtropik, terletak antara 23,5°LU-40°LS. Cirinya: tekanan udara selalu

tinggi dan kering. Oleh karena itu, wilayah ini banyak dijumpai gurun pasir dan sabana.
3. Daerah iklim sedang, terletak antara 40°-66,5°LU/LS. Cirinya: daerah ini memiliki empat

musim yaitu panas, gugur, dingin, dan semi.
4. Daerah iklim dingin atau kutub, terletak antara 66,5°LU-90°LS.

2. Iklim Fisis Iklim fisis didasarkan pada keadaan yang sesungguhnya di permukaan bumi. Tipe-tipe iklim fisis antara lain:
1. Iklim kontinental (iklim darat)

Iklim ini dipengaruhi oleh angin darat, yang ditandai dengan amplitudo suhu harian yang tinggi dan amplitudo suhu tahunan yang juga tinggi. Curah hujan sedikit dan hanya sebentar, disertai angin topan.
2. Iklim maritim (iklim laut)

Iklim ini dipengaruhi oleh angin laut, yang ditandai dengan amplitudo suhu harian kecil, rata-rata suhu tahunan juga kecil, banyak awan, dan hujan disertai badai.
3. Iklim dataran tinggi (pegunungan)

Iklim ini dipengaruhi oleh angin pegunungan, yang ditandai dengan amplitudo suhu harian besar, tekanan udara rendah, udara kering, sinar matahari sangat terik, dan jarang turun hujan.
4. Iklim muson (musim)

Iklim muson terdapat di daerah-daerah yang dilalui oleh angin muson yang berganti arah setiap enam bulan sekali yang ditandai oleh setengah tahun bertiup angin yang menimbulkan hujan dan berikutnya bertiup angin yang akan menimbulkan musim kemarau. 3. Klasifikasi Koppen Klasifikasi Koppen didasarkan pada curah hujan dan temperatur. Koppen membagi iklim menjadi lima tipe iklim yaitu: 1. Iklim A atau iklim hujan tropis (tropical rainy climates). Daerah yang beriklim ini temperatur bulan terdingin 18°C, curah hujan tahunan tinggi, dan curah hujan bulanan lebih dari 600 mm. 2. Iklim B atau iklim kering/gurun (dry climates), dengan curah hujan lebih sedikit dari penguapan. 3. Iklim C atau iklim sedang (humid mesothermal climates), dengan temperatur antara -3°C sampai 8oC 4. lklim D atau iklim dingin (humid microthermal climates), dengan temperatur rata-rata bulan terdingin kurang dari -3°C dan temperatur rata-rata bulan terpanas lebih dari 10°C 5. Iklim E atau iklim kutub (polar climates), dengan temperatur rata-rata bulan terpanas kurang dari 10°C 4. Klasifikasi Schmidt-Ferguson Klasifikasi ini didasarkan pada perhitungan indeks nilai Q dengan cara menghitung jurnlah curah hujan tiap-tiap bulan. Berdasarkan curah hujan yang dihubungkan dengan tingkat kebasahan dapat diklasifikasikan oleh Mohr sebagai berikut. a. Bulan kering : curah hujan antara 0-60 mm/bulan b. Bulan lembab : curah hujan antara 60--100 mm/bulan c. Bulan basah : curah hujan I di atas 100 mm/bulan Adapun rumus perhitungan nilai Q adalah sebagai berikut:

Q = Rata- rata bulan kering x 100% Rata - rata bulan basah Schmidt-Ferguson membagi iklim di Indonesia menjadi delapan tipe yaitu: a. Iklim A; sangat basah, nilai Q = 0-14,3% b. Iklim B; basah, nilai Q = 14.3-33,33% c. Iklim C; agak basah, nilai Q = 33,3-60% d. Iklim D; sedang, nilai Q = 60-100% e. Iklim E; agak kering, nilai Q = 100-167% f. Iklim F; kering, nilai Q = 167-300% g. Iklim G; sangat kering, nilai Q = 300-700% h. Iklim H; luar biasa kering, nilai Q = >700% 5. Klasifikasi Oldeman Klasifikasi Oldeman didasarkan atas jumlah bulan basah secara berurutan dan banyaknya bulan kering. 6. Klasifikasi F.W. Junqhuhn Dasar klasifikasi yang digunakan oleh Junghuhn adalah ketinggian tempat dan jenis tanaman yang tumbuh. Junghuhn membagi iklim menjadi empat zona, yaitu:

1. Daerah panas, ketinggian 0-600 m dengan temperatur 26,3°C-22°C

Jenis tanaman yang tumbuh: karet, kopi, jagung, padi, kelapa, dan coklat.
2. Daerah sedang, ketinggian 600-1.500 m dengan temperatur 22°C-17,1°C

Jenis tanaman yang tumbuh: teh, king, kopi, padi, tembakau, bunga, dan sayuran.
3. Daerah sejuk, ketinggian 1.500-2.500 m dengan temperatur 17,1°-11,1°C

Jenis tanaman yang tumbuh: kopi, teh, kina, dan sayuran. 4. Daerah dingin, ketinggian di atas 2.500 m dengan temperatur kurang dari 11,1°C Tidak ada tanaman budidaya, yang dapat tumbuh adalah lumut.
5. Selain planet-planet ada juga benda langit lainnya yang disebut satelit. Satelit adalah

benda langit yang mengelilingi sebuah planet. Contohnya adalah bulan. Bulan adalah satu-satunya satelit bumi. Bulan bergerak mengitari bumi. Planet-planet yang lain juga memiliki satelit bahkan lebih dari satu. Misalnya Mars memiliki 2 satelit namanya Phobos dan Deimos. Saturnus memiliki satelit terbanyak :19 satelit !! Hampir semua planet memiliki satelit kecuali Merkurius dan Venus. 6.

7.Matahari
8. Matahari adalah pusat dari tata surya. Ukuran garis tengah matahari adalah 100 kali lebih

besar dari bumi, sehingga jika matahari itu kita anggap sebagai wadah kosong, maka matahari bisa menampung lebih dari 1 juta bumi !! Bagi kita matahari itu super buesarrrr, tetapi ternyata di jagat raya matahari termasuk bintang yang ukurannya kecil. Masih ada bintang yang besarnya seratus kali dari matahari !! 9. Jarak matahari dan bumi adalah sekitar 150 juta kilometer. Jauh ya ! Walaupun jaraknya jauh, panas yang berasal dari matahari masih bisa kita rasakan! Apalagi kalau pada siang hari bolong, kita akan merasakan teriknya matahari. Kalau begitu seberapa panas ya matahari itu ? Suhu di permukaan matahari mencapai 6000°C ! Huihhh panasnya. Oleh karena itu di dalam matahari tidak ada benda padat. Semuanya berupa gas.

10.

11.

12. Merkurius
13. Merkurius adalah planet terdekat dengan matahari. Jaraknya dari matahari adalah sekitar

57 juta kilometer. Karena dekatnya dengan matahari, maka suhu di sana sangat panas pada siang hari yakni sekitar 427°C. Tetapi pada malam hari suhunya menjadi sangat dingin bisa mencapai -178°C. Sedangkan jaraknya dengan bumi 92 juta kilometer. 14.

15.

16.
17. Semua planet berputar pada sumbunya. Perputaran itu disebut rotasi. Merkurius berputar

lambat, satu putaran membutuhkan 58,6 hari. Selain berputar pada sumbunya semua planet bergerak mengelilingi matahari. Gerakan ini disebut gerakan orbital. Berbeda dengan gerakan rotasinya yang lambat, masa orbital Merkurius tergolong cepat yakni hanya membutuhkan 88 hari. Bandingkan dengan bumi yang membutuhkan waktu satu tahun (365,25 hari). 18. 19. Merkurius adalah planet terkecil. Ukurannya hanya 27% dari ukuran bumi. Permukaan Merkurius benjol-benjol mirip dengan permukaan bulan. Benjolan-benjolan itu muncul sebagai akibat benturan dengan meteor.

20.Venus
21. Planet kedua adalah Venus. Planet ini memancarkan sinar paling terang oleh karena itu

sering disebut Bintang Fajar atau Binjang Senja. Jika langit sedang cerah pada pagi atau senja, lihatlah ke arah matahari terbit (pada pagi hari) atau tenggelam (pada sore hari), kamu akan melihat sebuah benda langit seperti bintang yang bercahaya cukup terang. Itulah planet Venus, bukan bintang. Planet, seperti juga bulan tidak menghasilkan cahaya sendiri. Cahaya planet berasal dari cahaya matahari yang dipantulkannya. Mengapa Venus dapat terlihat lebih terang dibanding planet lainnya ? Penyebabnya adalah karena Venus memiliki atmosfir berupa awan tebal berwarna putih. Atmosfir inilah yang memantulkan cahaya matahari sehingga terlihat berkilau oleh kita di bumi. 22.

23.

24.
25. Venus adalah planet yang paling dekat dengan bumi. Ukurannya pun hampir sama

dengan bumi hanya lebih kecil sedikit. Diameternya kira-kira 12100 kilometer (bumi memiliki diameter 12755 kilometer).Venus berotasi sangat lambat. Satu putaran rotasi membutuhkan waktu 243 hari. Sebaliknya Venus masa orbital cukup cepat yakni 225 hari. Jadi di Venus 1 tahun Venus lebih cepat dari pada 1 hari Venus !!

26.Bumi
27. Bumi adalah planet ketiga. Di sinilah kita manusia hidup. Sampai sekarang kita masih bertanya-tanya apakah kehidupan seperti yang ada di bumi hanya ada di bumi. Jika kita menyadari bahwa jagat raya ini amat luas dan bumi ibarat setetes air di dalam samudra, kemungkinan itu ada. Tetapi untuk lingkup tata surya sudah dapat dipastikan hanya di bumi sajalah terdapat kehidupan yang sangat berkembang. 28. 29. Sebagian besar permukaan bumi berupa lautan yakni 70% dari seluruh permukaan. Sisanya adalah daratan yang tersusun dari dataran, gunung dan lembah. Bumi dilingkupi oleh atmosfer. Sebagian besar atmosfer bumi terdiri dari gas Nitrogen (4/5 bagian), sisanya (1/5 bagian) berupa gas Oksigen. Terdapat pula gas-gas lain tetapi kadarnya sangat kecil. 30.

31.

32.
33. Walaupun bumi adalah tempat hidup kita, banyak hal tentang bumi yang belum kita

ketahui. Rahasia-rahasia yang terkandung di dalam perut bumi dan dari dasar samudra masih banyak yang belum terungkap. Tahukah kalian bahwa umur bumi diperkirakan sudah mencapai 4,5 milyar (4.500.000.000) tahun !! Walaupun bagi ukuran kita, umur bumi sudah sangaaaaaat tua tetapi menurut ukuran jagat raya umur segitu masih tergolong muda, masih anak-anak !!! 34.
35. Bumi memiliki sebuah satelit yakni bulan. Bulan bergerak mengelilingi bumi, dan waktu

yang dibutuhkan untuk satu putaran adalah 29,5 hari. Kita dapat melihat dengan jelas bulan pada malam hari karena bulan memancarkan cahaya. Bulan seperti juga planet tidak menghasilkan cahaya sendiri, cahaya tersebut berasal dari matahari yang dipantulkan oleh bulan/planet.

36.Mars
37. Planet berikutnya adalah planet Mars. Planet Mars disebut juga planet Merah karena

memang terlihat bercahaya merah dari bumi. Warna merah tersebut disebabkan oleh karena permukaan planet Mars diselimuti debu merah karat.Dibandingkan dengan bumi, ukuran Mars hanya separuh dari ukuran bumi. Tetapi Mars memiliki 2 satelit yaitu Phobos dan Deimos sedangkan bumi cuma satu. 38.

39.

40. 41. Semula orang mengira ada kehidupan di Planet Mars. Untuk membuktikan dugaan ini, Amerika Serikat meluncurkan 2 pesawat Viking yang kemudian mendarat di Mars pada tahun 1976. Pesawat ini membawa contoh tanah dari Mars. Tetapi sayangnya dari hasil penelitian atas contoh tanah tersebut tidak ditemukan cukup bukti yang mendukung adanya kehidupan di Mars.Lama rotasi Mars adalah 25 jam (bandingkan dengan bumi yang 24 jam) dan masa orbitalnya adalah 687 hari.

42.Jupiter
43. Planet di urutan ke-lima adalah Jupiter. Jupiter adalah planet terbesar di tata surya kita.

Garis tengahnya mencapai 11 kali garis tengah bumi. Jika Jupiter kita bayangkan sebagai sebuah wadah kososng, maka Jupiter dapat menampung 1310 buah planet bumi !!Tetapi tidak sebanding dengan ukurannya, berat Jupiter hanya 2 ½ kali dari planet bumi. Planet ini ternyata tidak padat, tetapi lembek seperti bubur. Permukaannya berupa gas helium dan hidrogen cair yang terbungkus awan yang bergolak. 44.

45.

46.

47. Jupiter berputar pada porosnya sangat cepat (rotasi). Hanya dibutuhkan waktu 10 jam !

Dan ini adalah rotasi tercepat di tata surya. Jika dihitung kecepatan rotasi Jupiter adalah 35400 km/jam sedangkan bumi 1610 km/jam. Tetapi untuk mengelilingi matahari (orbital), Jupiter membutuhkan waktu jauh lebih lama yakni 12 tahun.Jupiter memiliki banyak sekali satelit yakni 16 buah. Empat buah satelit berukuran besar dan diberi nama : Ganymede (satelit terbesar di tata surya), Callisto, Europe dan Io. Dua belas satelit lainnya berukuran kecil dan diberi nama : Almathea, Himalia, Elara, Pasiphae, Sinope, Lysithea, Carme, Ananke, Leda (terkecil), Thebe, Adrastea dan Metis. 48.

49.Saturnus
50. Planet ke-enam tata surya ini sangat unik. Saturnus memiliki cincin-cincin yang

mengitarinya. Cincin-cincin tersebut tidak lain dari potongan jutaan es yang mengelilingi Saturnus.Saturnus adalah planet kedua terbesar di tata surya. Diameternya adalah 120.660 km atau 9 kali diameter bumi. Lama putaran rotasinya adalah 10 jam 14 menit (tercepat kedua setelah Jupiter) sedangkan masa orbitalnya 29.5 tahun. 51.

52.

53.
54. Saturnus memiliki satelit paling banyak yakni 19 buah satelit ! Satelit yang terbesar

adalah Titan, sedangkan satelit lainnya adalah : Mimas, Enceladus, Tethys, Dione, Rhea, Hypherion, Iapetur, Phobe, Janus, Epimethius, Telesto, Calypso, Atlas, Pandora, Helene, Prometheus dan Pan. Satu satelit lagi belum diberi nama (mungkin kalian punya usulan). 55.

56.Uranus
57. Planet ke-tujuh ini merupakan planet yang terdiri dari gas! Bukan dari tanah padat seperti

di bumi. Keadaan di Uranus dingin dan beku. Suhu di permukaannya berkisar antara -233°C sampai 213°C (huihh.. dingin sekali!). Gas utama pada udara Uranus adalah Hidrogen, kemudian diikuti methana dan Helium.Seperti Saturnus, Uranus ternyata memiliki cincin. Tetapi berbeda dengan cincin yang terdapat di Saturnus, cincin Uranus tipis dan sampai sekarang telah ditemukan 9 lapis cincin Uranus. 58.

59.

60. 61. Masa orbital Uranus adalah 84 tahun. Waktu rotasi Uranus adalah 15 ½ jam. Arah rotasi Uranus berlawanan dengan arah rotasi bumi. Uniknya lagi Uranus berotasi pada sisinya seperti sebuah gasing yang rebah. Akibatnya satu sisi planet terus-menerus mengalami siang selama 42 tahun, sedangkan sisi lainnya terus-menerus mengalami malam selama 42 tahun.Uranus paling tidak memiliki 15 satelit. Dua yang terbesar adalah Oberon dan Titania. Satelit terbesar adalah Oberon dan terkecil adalah Miranda.

62.Neptunus
63. Neptunus adalah planet ke-8. Seperti Uranus, planet ini adalah planet gas. Kondisi di

Neptunus hampir mirip dengan Uranus. Diameter Neptunus adalah 49.500 km. Jika Neptunus adalah sebuah wadah kosong maka Neptunus bisa menampung 60 buah bumi. Masa rotasinya adalah 18 jam sedangkan masa orbitalnya adalah 165 tahun. Neptunus memiliki 8 satelit. Yang terbesar adalah Triton. Para ahli memperkirakan 100 juta tahun lagi jarak Triton dengan planet Neptunus akan cukup dekat sehingga Triton akan tercabik sebagian. 64.

65.

66.

67. Sejak tahun 1984 para ahli telah menduga bahwa Neptunus memiliki cincin. Dugaan ini terbukti setalah pesawat angkasa Voyager 2 berhasil mendekati Neptunus dan memastikan bahwa Neptunus memiliki paling tidak 3 lapis cincin

Mekanisme Terjadinya Angin Tornado, Putting Beliung, atau Leysus
Published : 21:57 Author : deal

Isu tentang pemanasan globallagi naik daun sekarang ini. Sejumlah fakta membuktikan bahwa bumi kita sekarang ini memang telah mengalami peningkatan suhu, perubahan iklim gobal, dibandingkan dengan periode sebelumnya. Hal inilah juga yang mungkin menyebabkan terjadinya kondisi cuaca yang makin buruk pada hampir seluruh negara yang salah satu dampaknya adalah makin meningkatnya intensitas kejadian angin tornadodibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Harta benda dan jiwa banyak yang melayang akibat ulah tornado ini. Walaupun demikian kita jangan langsung menjustifikasi bahwa kita semua tidak turut bertanggung jawab terhadap kondisi sekarang ini. Justru kitalah yang paling besar mengemban tanggung jawab agar bumi kita ini dapat terpelihara dengan baik. Sebab perubahan iklim yang cukup kritis sekarang ini tidak lain juga merupakan ulah tangan-tangan jahil manusia yang seenaknya saja mengeksploitasi kekayaan bumi tanpa memperdulikan dampak kerusakan yang ditimbulkannya. Seperti halnya pepatah, yang saya yakin sudah akrab di telinga kita semua, menyatakan “Sedia payung sebelum hujan” maka seyogyanya kita, terlebih bagi orang awam, mengenal lebih jauh seluk beluk tornado agar nantinya dapat

dilakukan tindakan antisipasi yang lebih matang sehingga setidaknya dapat mengurangi jumlah kerugian, baik dari segi materi dan terlebih lagi nyawa manusia. Lantas apa dan bagaimanakah tornado itu? Tornado berasal dari Tronada (Spanyol), Tonare (Latin) dan kerap dikenal dengan istilah Twister dan Willy-willy. Di Indonesia, Raja Angin ini disebut dengan Angin Putting Beliung atau Angin Leysus. Dari definisinya, tornadodapat diartikan sebagai putaran yang kencang dari suatu kolom udara yang terbentuk dari awan cumuliform yang telah menyentuh tanah, biasanya tampak sebagai corong awan (funnel cloud) dan kerap disertai dengan badai angin dan hujan, petir atau batu es. Sebagian besar tornado disebabkan oleh badai guntur yang berputar dengan sirkulasi yang teratur yang disebut dengan mesosiklon. Pembentukan tornado umumnya dapat dilihat pada hal- hal yang terjadi pada skala badai, di dalam dan sekitar mesosiklon. Perbedaan temperatur pada bagian tepi massa udara turun yang berada di sekitar mesosiklon (downdraftoklusi) erat kaitannya dengan pertumbuhan tornado. Sebagian besar tornadodapat memiliki kecepatan lebih dari 480 km / jam, rata-rata 175 km / jam atau lebih (di sekitar pusat dapat mencapai 100-200 meter / jam), dengan ketinggian ± 75 m, diameter umumnya berkisar antara puluhan hingga ratusan meter. Umumnya terjadi pada siang hingga sore hari. Di Amerika Serikat, tornado terjadi antara pukul 15 – 21 LT. Pada belahan bumi utara sebagian besar tornado berpusar berlawanan dengan jarum jam, sebaliknya di belahan bumi selatan berpusar searah jarum jam. Waktu berlangsungnya Tornado biasanya hanya beberapa menit (kurang dari 10 menit), paling lama juga tidak lebih dari beberapa jam. Tornado dapat terjadi dimana saja diseluruh tempat di dunia, namun pada daerahdaerah lintang tinggi terjadinya biasanya pada musim semi atau musim panas. Amerika Serikat memiliki intensitas kejadian angin tornadoyang lebih tinggi dibandingkan area lainnya, khususnya di Amerika Barat-Tengah. Di Indonesia, tornado lebih banyak terjadi di sekitar Sumatera dan Jawa. Tornado dapat diklasifikasikan berdasarkan jenis dan skala kerusakannya. Berdasarkan jenisnya, tornado dibedakan atas:  Weak Tornado Dikategorikan demikian karena waktu berlangsungnya sangat singkat antara 1 hingga 10 menit atau lebih, sebagian besar memiliki ukuran kecil dengan daya perusak yang kecil – umumnya berskala F0 – F1 – serta kecepatan angin kurang dari 112 mph. Persentase jumlah kematian yang diakibatkan tornado lemah kurang dari 5% dari keseluruhan kematian yang disebabkan tornado. Jenis ini paling banyak di antara jenis lainnya, mencakup 88% dari total keseluruhan kejadian tornado.

Strong Tornado Berlangsung selama 20 menit atau bahkan lebih, umumnya berukuran kurang lebih 10 m dengan daya perusak kuat – berskala F2 – F3 – serta kecepatan angin antara 113 – 206 mph. Kematian yang diakibatkantornado ini mencakup hingga 30%. Tornado kuat mencakup 11% dari jumlah keseluruhan kejadian tornado. Violent Tornado Tornado ini dapat berlangsung cukup lama melebihi 1 jam dan dapat melintasi bermil-mil sebelum menghilang dengan daya perusak yang sangat kuat – F4 – F5 – serta kecepatan angin lebih dari 205 mph. Jenis ini paling banyak merenggut korban jiwa mencapai 70% kematian dari keseluruhan. Sangat jarang terjadi sehingga hanya mencakup 1% dari jumlah keseluruhan kejadian tornado.

Dr. T. Theodore Fujita mengembangkan suatu metode untuk mengklasifikasikan tingkat kerusakan yang dihasilkan oleh tornado. Metode ini dikenal dengan nama Skala Fujita dengan deskripsi sebagai berikut: 1. Skala F0  Kecepatan : < 73 Mph  Tingkat kerusakan : Ringan, beberapa kerusakan pada cerobong asap; dahan pohon patah dan daun-daun tercabut; pohon-pohon berakar dangkal terdorong; papan- papan penunjuk rusak dan roboh. 2. Skala F1  Kecepatan : 73 – 112 Mph  Tingkat kerusakan : Sedang, atap rumah berhamburan; rumah semipermanen bergeser bahkan roboh; pohon besar tumbang; kaca yang tidak kuat pecah; seng dan asbes beterbangan. 3. Skala F2  Kecepatan : 113 – 157 Mph  Tingkat kerusakan : Signifikan, atap rumah dari kayu dan tanah liat terbang; rumah semi-permanen roboh; mobil terbalik; pohon besar tercabut; misil ringan terpicu; mobil terangkat dari permukaan tanah. 4. Skala F3  Kecepatan : 158 – 206 Mph  Tingkat kerusakan : Berat, atap beterbangan dan dinding rumah permanen rusak parah bahkan roboh; kereta api terbalik; sebagian besar pohon di hutan tercabut; mobil besar terlempar dari permukaantanah. 5. Skala F4  Kecepatan : 207 – 260 Mph  Tingkat kerusakan : Hebat, rumah permanen porak poranda; bangunan dengan pondasi semi-permanen tersapu; misil besar terpicu; mobil dan benda berat lainnya terlempar beterbangan; semua pohon beterbangan.

6. Skala F5  Kecepatan : 261 – 318 Mph  Tingkat kerusakan : Sangat hebat, rumah dengan kerangka yang baik pondasinya tersapu; Misil berukuran besar beterbangan di udara hingga 100 meter; fenomena luar biasa lain akan muncul.
http://mediaonlinenews.com

11 May 2010 at 4:05 pm (Fenomena, Photo) (angin pusing, fenomena tornado, foto tornado, image of tornado, photo tornado, puting beliung, tornado)

Sebuah pusaran tornado di pusat Oklahoma. Tornado tersebut membentuk pusaran yang menyentuh tanah dari dasar awan. Bagian dasar tornado dikelilingi oleh awan puing transparan yang terlempar akibat angin permukaan tornado yang kencang

Angin Puting Beliung di dekat Florida Keys.

Sebuah tornado multivortex di bagian luar Dallas, Texas pada 2 April 1957.

Tornado dekat Seymour, Texas.

Selasa, 11 November 2008

Angin Topan

Topan Durian Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi, cari Gambar satelit Topan Durian

Topan Durian adalah nama yang diberikan untuk angin topan yang melanda Filipina pada tahun 2006. Taifun ini menyebabkan longsor pada tanggal 30 November di Catanduanes selatan dan di Albay. Setelah bergerak ke barat, juga menyebabkan longsor di Bondoc Peninsula di Quezon, di Marinduque, dan di Oriental Mindoro. Angka resmi yang dikeluarkan sampai 4 Desember 2006 menyatakan bahwa 450 orang tewas, 507 luka-luka, dan 599 lainnya belum ditemukan. Palang Merah memperkirakan korban jiwa bisa mencapai 1.000 orang. Lebih dari 40.000 orang kehilangan tempat tinggal dan banyak dari mereka yang tinggal di tempat-tempat penampungan sementara. Presiden Filipina Gloria Arroyo menetapkan keadaan bencana nasional atas kejadian ini. Selain itu Durian juga melanda Vietnam di Nha Trang dan Ho Chi Minh City pada tanggal 3 Desember dan menyebabkan longsor di Provinsi Ben Tre pada 5 Desember. Korban jiwa di Vietnam hingga 5 Desember 2006 setidaknya adalah 37 orang dengan lebih dari 1.000 rumah hancur dan lebih dari 800 kapal nelayan tersapu dari pinggir pantai. Sebelumnya nama Durian telah diberikan juga untuk sebuah taifun di tahun 2001.

c. Angin topan

Angin topan terjadi akibat aliran udara dari kawasan yang bertekanan tinggi menuju ke kawasan bertekanan rendah. Perbedaan tekanan udara ini terjadi karena perbedaan suhu udara yang mencolok. Serangan angin topan bagi negara-negara di kawasan Samudra Pasifik dan Atlantik merupakan hal yang biasa terjadi. Bagi wilayah-wilayah di kawasan California, Texas, sampai di kawasan Asia seperti Korea dan Taiwan, bahaya angin topan merupakan bencana musiman. Tetapi bagi Indonesia baru dirasakan di pertengahan tahun 2007. Hal ini menunjukkan bahwa telah terjadi perubahan iklim di Indonesia yang tak lain disebabkan oleh adanya gejala pemanasan global. Bahaya angin topan bisa diprediksi melalui foto satelit yang menggambarkan keadaan atmosfer bumi, termasuk gambar terbentuknya angin topan, arah, dan kecepatannya. Serangan angin topan (puting beliung) dapat menimbulkan kerusakan lingkungan hidup dalam bentuk: 1) Merobohkan bangunan. 2) Rusaknya areal pertanian dan perkebunan.

3) Membahayakan penerbangan. 4) Menimbulkan ombak besar yang dapat menenggelamkan kapal 2. Kerusakan Lingkungan Hidup karena Faktor Manusia Manusia sebagai penguasa lingkungan hidup di bumi berperan besar dalam menentukan kelestarian lingkungan hidup. Manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang berakal budi mampu merubah wajah dunia dari pola kehidupan sederhana sampai ke bentuk kehidupan modern seperti sekarang ini. Namun sayang, seringkali apa yang dilakukan manusia tidak diimbangi dengan pemikiran akan masa depan kehidupan generasi berikutnya. Banyak kemajuan yang diraih oleh manusia membawa dampak buruk terhadap kelangsungan lingkungan hidup. Beberapa bentuk kerusakan lingkungan hidup karena faktor manusia, antara lain: a. Terjadinya pencemaran (pencemaran udara, air, tanah, dan suara) sebagai dampak adanya kawasan industri. b. Terjadinya banjir, sebagai dampak buruknya drainase atau sistem pembuangan air dan kesalahan dalam menjaga daerah aliran sungai dan dampak pengrusakan hutan. c. Terjadinya tanah longsor, sebagai dampak langsung dari rusaknya hutan. Beberapa ulah manusia yang baik secara langsung maupun tidak langsung membawa dampak pada kerusakan lingkungan hidup antara lain: a. Penebangan hutan secara liar (penggundulan hutan). b. Perburuan liar. c. Merusak hutan bakau. d. Penimbunan rawa-rawa untuk pemukiman. e. Pembuangan sampah di sembarang tempat. f.bangunan liar di daerah aliran sungai (DAS). g. Pemanfaatan sumber daya alam secara berlebihan di luar batas. Menurut laporan website British “New Scientist”, maksud dari badai matahari atau solar storm adalah siklus kegiatan peledakan dahsyat dari masa puncak kegiatan bintik matahari (sunspot), biasanya setiap 11 tahun akan memasuki periode aktivitas badai matahari. Ilmuwan Amerika baru-baru ini memperingatkan bahwa pada tahun 2012 bumi akan mengalami badai matahari dahsyat (Solar Blast), daya rusakanya akan jauh lebih besar dari badai angin “Katrina”, dan hampir semua manusia di bumi tidak akan dapat melepaskan diri dari dampak bencananya. Badai Matahari Yang Kuat Akan Menyerang Pada 2012

Gambar menunjukkan ramalan aktiviti matahari pada 2012 Pada 22 September 2012 tengah malam, langit New York, Manhattan Amerika Serikat akan tertutupi oleh seberkas layar cahaya yang warnawarni.Di wilayah selatan New York ini, sangat sedikit orang yang dapat melihat fenomena aurora ini. Namun, perasaan menikmati indahnya pemandangan alam ini tidak akan berlangsung lama. Setelah beberapa detik, semua bola lampu listrik di wilayah tersebut mulai gelap dan berkedip tak menentu, kemudian sinar cahayanya dalam seketika tiba-tiba bertambah terang, dan cahaya bola lampu menjadi luar biasa terang. Selanjutnya, semua lampu mati. 90 detik kemudian, seluruh bagian Timur Amerika Serikat akan mengalami pemadaman listrik. Setahun kemudian, jutaan orang Amerika mulai mati, infrastruktur negara akan menjadi timbunan puing. Bank Dunia akan mengumumkan Amerika berubah menjadi negara berkembang. Pada saat yang sama, Eropa, China dan Jepang dan daerah lain atau negara juga akan sama seperti Amerika Serikat, berjuang dalam bencana sekali ini. bencana ini datang dari badai matahari atau solar storm yang dahsyat, terjadi pada permukaan matahari yang berjarak 150 juta km dari bumi.

Aurora Akibat Badai Matahari!!
Penulis - Ad4m San™ | Pada 29-01-2012 Kategori : Fenomena, News Tag : Science

Dalam seminggu terakhir, warga Norwegia, Islandia, bahkan Inggris disunguhi pemandangan spektakuler, aurora borealis. Sinar cahaya ini merupakan dampak dari badai matahari terbesar dalam enam tahun terakhir. Biasanya, aurora ini terlihat hanya di sebagian utara Skotlandia. Tapi, karena ada aktivitas matahari membuat cahaya ini bisa dinikmati warga yang ada di bagian selatan, sampai bagian timur laut Inggris. Badai geomagnetik ini memang memberikan pemandangan yang luar biasa. Tapi, di sisi lain, badai ini juga membawa masalah. Menurut National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), badai ini bisa menimbulkan berbagai gangguan saat lonjakan arus listrik, gangguan sinyal radio, televisi, dan telepon.

Radiasi akibat badai matahari, Minggu lalu, tiba di bumi sejam kemudian. Pakar dari NOAA menyatakan badai itu sangat kuat, tapi badai-badai lainnya malah lebih parah. Ada dua skala radiasi tertinggi menurut NOAA, yakni ‘parah’ dan ‘ekstrim.’ Badai matahari terbaru adalah yang terkuat sejak Mei 2005. Radiasi berbentuk proton ini terbang keluar matahari dengan kecepatan 93 juta mil per jam.

“Volume antariksa dari sini ke Jupiter hanya diisi dengan proton dan anda tidak bisa menyingkirkannya begitu saja,” kata pakar cuaca antariksa Doug Biesecker, seperti dikutip dari Dailymail. Ini menjelaskan mengapa dampak badai matahari ini ‘bertahan’ selama beberapa hari. NASA pun tengah meneliti dampak badai matahari ini. Menurut juru bicara NASA Rob Navias, NASA memutuskan enam astronot yang ada di Stasiun Antariksa Internasional tidak perlu melakukan apapun untuk melindungi diri dari badai matahari. Radiasi diawali elektromagnetik, diikuti kemudian radiasi proto, kemudian plasma matahari

Cuaca Ekstrim dan Epidemiologi Bencana
HL | 27 January 2011 | 12:59 2853 24 3 dari 5 Kompasianer menilai Bermanfaat

Illustrasi Pada awal tahun 2011, sejumlah bencana terjadi disebabkan oleh cuaca ekstrim. Cuaca ekstrim terjadi karena suhu permukaan air laut meningkat sehingga mempercepat terjadinya penguapan yang membentuk awan hujan. Akibatnya hujan terus menerus terjadi sepanjang tahun 2010 hingga awal tahun 2011. Penyebab utama cuaca ekstrim adalah adanya ekspansi vertikal awan, curah hujan yang meningkat dan berpeluang menyebabkan puting beliung. Cuaca ekstrim terjadi karena siklus basah dan kering yang terlalu cepat akibat La Nina dan pemanasan global. Curah hujan yang tinggi dan terus menerus terjadi disebabkan oleh fenomena La Nina di AsiaPasifik. Menurut Kepala Pusat Meteorologi Publik Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Indonesia, Dr Widada Sulistya, fenomena La Nina muncul karena suhu air laut di Pasifik bagian Timur lebih dingin dari biasa. Ketika La Nina muncul, bagian sebelah barat pasifik mengalami peningkatan curah hujan sementara bagian sebelah timur pasifik mengalami pengurangan curah hujan. Di sebelah barat Pasifik terjadi peningkatan curah hujan adalah di Cina, Indo Cina, Indonesia dan Australia (BBC-Indonesia). Data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Indonesia serta badan meteorologi dunia menunjukkan bahwa fenomena La Nina akan berlangsung hingga awal tahun 2011, sekitar bulan Januari-Februari 2011. Fenomena La Nina sedikit dipengaruhi oleh perubahan iklim yang terjadi. Setidaknya frekuensi La Nina menjadi lebih sering dari sebelumnya. La Nina muncul pada kisaran antara 2-7 tahun, jadi La Nina tidak rutin muncul setiap tahun, tetapi kadangkadang tiga tahun, dua tahun dan paling lama tujuh tahun sekali. Untuk Indonesia situasinya

akan memburuk karena wilayah Indonesia bagian barat memasuki musim hujan setiap bulan Oktober hingga Maret. Sekarang sudah masuk periode basah yang membawa kumpulan awan, tapi suhu muka laut tinggi. Bukan hanya di Indonesia mengalami cuaca ekstrim, tetapi hampir dialami semua wilayah di seluruh dunia. Bencana banjir bandang di Queensland dan Brisbane, Australia serta longsor di Brazil adalah salah satu bencana akibat cuaca ekstrim. Tahun 2010 lalu, banjir besar di Pakistan karena curah hujan tinggi mengakibatkan 1.600 jiwa menjadi korban meninggal dan jutaan orang lainnya mengungsi. Lain halnya di Rusia, terjadi gelombang panas diatas batas normal dengan suhu 38 derajat celcius telah menewaskan 700 orang per hari. Gelombang panas ini dikatakan yang terburuk selama 1.000 tahun terakhir. Sementara suhu panas paling ekstrim di Indonesia berada pada kisaran 36 hingga 37 derajat celcius. Pada bulan Maret 2010, suhu rata-rata di Indonesia sempat mencapai 35 derajat celcius. Kondisi suhu paling ekstrim hingga 37 derajat sangat jarang, terakhir kali terjadi sekira tiga tahun lalu (tahun 2007). Peningkatan suhu sebesar 0,7 derajat saja memerlukan jangka waktu 100 tahun. Kejadian anomali yakni suhu muka laut yang tinggi terjadi lebih banyak di Indonesia bagian Timur, yaitu di Selat Makassar, Laut Banda, dan Laut Arafura. Sekarang mencapai 30 derajat Celcius, sementara suhu normalnya adalah 26-27 derajat Celcius. Selain kejadian anomali cuaca di laut Indonesia bagian Timur, anomali juga terjadi di laut bagian Selatan Sumatera dan laut bagian Selatan Jawa. Suhu laut di wilayah ini juga mencapai 30 derajat Celcius, di atas suhu normal sebesar 28-29 derajat Celcius. Cuaca ekstrim ini menyebabkan gelombang laut tinggi hingga di atas tiga meter. Cuaca ekstrim akan merata di seluruh wilayah Indonesia, kecuali Selat Karimata dan Laut Cina Selatan yang relatif aman (tempointeraktif.com). Bencana Angin Kencang Setidaknya ada tiga macam bencana alam yang sering terjadi akibat langsung dari cuaca ekstrim yakni angin kencang serta banjir. Angin kencang yang dimaksud dalam tulisan ini adalah tornado dan angin puting beliung. Bencana lainnya adalah tanah longsor akibat curah hujan yang tinggi pada daerah yang rawan tanah longsor seperti perbukitan atau gunung yang gundul. Angin kencang adalah salah satu kejadian alam diantara kejadian alam lainnya akibat cuaca ekstrim yang paling berbahaya dan mematikan. Angin tornado terjadi disebabkan oleh perubahan lapisan udara yakni ketika lapisan udara dingin berada diatas lapisan udara panas. Pada saat bersamaan udara panas naik dengan kecepatan 300an km/jam. Udara yang menyusup dari sisi inilah yang mengakibatkan angin berputar sehingga membentuk tornado. Rata-rata kecepatan angin tornado mencapai hingga 400 km/jam serta lebar cerobong antara 15 - 365 meter. Angin tornado memiliki potensi daya rusak yang sangat dahsyat dan dapat menyebabkan kerusakan segala benda yang dilaluinya. Sementara gejala awal angin puting beliung adalah udara terasa panas dan gerah (sumuk), di langit tampak ada pertumbuhan awan Cumulus (awan putih bergerombol yang berlapis-lapis), diantara awan tersebut ada satu jenis awan mempunyai batas tepinya sangat jelas bewarna abuabu menjulang tinggi yang secara visual seperti bunga kol, awan tiba-tiba berubah warna dari berwarna putih menjadi berwarna hitam pekat (awan Cumulonimbus), ranting pohon dan daun bergoyang cepat karena tertiup angin disertai angin kencang, durasi fase pembentukan awan, hingga fase awan punah berlangsung paling lama sekitar 1 jam. Karena itulah, masyarakat agar tetap waspada selama periode ini (http://geo.ugm.ac.id).

Bagi kalangan awam, gejala alam sebelum terjadinya angin puting beliung dapat dideteksi melalui cuaca sekeliling yang dapat dirasakan. Apabila pada saat siang hari dirasakan cuaca panas yang tidak normal, namun tiba-tiba turun hujan lebat maka biasanya terjadi angin puting beliung. Kejadian angin puting beliung bisa dilihat melalui benda-benda yang ringan yang beterbangan berputar - putar tidak beraturan dan terdengar suara gemuruh yang memekakkan telinga. Sebuah sumber menyebutkan badai tornado cepat berkembang disertai hujan, guntur dan kilat. Ketika suhu tanah meningkat, udara panas dan lembab mulai naik. Ketika hangat, udara lembab dan dingin memenuhi udara kering, itu terangkat ke atas, masuk lapisan udara atas. sebuah awan petir mulai tercipta pada fase ini. Pergerakan udara keatas sangat cepat. Angin dari sisi samping menyebabkan arah yang berbeda dan membentuk sebuah pusaran. Sebuah kerucut hasil putaran udara yang berpilin terlihat mulai terbentuk dan dapat dilihat dari awan ke permukaan tanah (http://haxims.blogspot.com). Menurut Urip Slamet Riyadi (2009), Puting Beliung (tornado) adalah Dampak Fenomena Iklim (DFI) berupa angin kencang yang datang secara tiba-tiba, bergerak melingkar seperti spiral hingga menyentuh permukaan bumi dan berakhir dalam waktu singkat (3 s/d 10 menit). Kecepatan angin berkisar antara 30 - 50 knots. Angin ini juga berasal dari awan jenis Cumulonimbus yaitu awan yang bergumpal berwarna abu-abu gelap dan menjulang tinggi. Namun tidak semua awan Cumulonimbus menimbulkan puting beliung. Puting Beliung dapat terjadi di darat maupun di laut. Jika terjadi dilaut durasinya lebih lama daripada di darat umumnya lebih sering terjadi di dataran rendah. Epidemiologi Bencana Angin puting beliung atau angin kencang atau angin tornado (hurricane, typhoon, cyclone) merupakan salah satu dari beberapa bencana alam akibat cuaca ekstrim. Angin puting beliung berpotensi mendatangkan risiko bencana disebabkan ciri khususnya yang cepat berpindah dan sasaran yang meluas. Kejadiannyapun selalu datang secara tiba-tiba sehingga sulit dihindari. Beberapa upaya pencegahan dari risiko bencana angin kencang adalah (1) menghindari berada didekat pepohonan yang tinggi, rimbun dan rapuh. Bila mendapati pepohonan dengan ciri seperti itu disekitar tempat tinggal, maka sebaiknya ditebang untuk menghindari risiko; (2) menghindari bepergian ketika cuaca di angkasa terlihat gelap; (3) apabila cuaca gelap terjadi ketika dalam perjalanan, maka sebaiknya memilih berlindung ditempat yang aman dari risiko tertimpa benda keras dan padat seperti tidak berada dibawah jaringan kabel listrik, pohon, menara telekomunikasi, billboard, dan lainnya; (4) memperhatikan atap rumah yang mudah terhempas angin kencang agar diperbaiki bagian yang rapuh dan bagian-bagian rumah lainnya yang labil seperti pintu dan jendela; (5) menanam pepohonan yang tahan angin seperti pohon cemara, beringin atau pohon asam (Diolah dari berbagai sumber pustaka).

jenis jenis petir
1. ST. ELMO’S FIRE Telah ada selama berabad-abad, dimulai dengan Yunani kuno, Julius Caesar, Columbus dan Magellan. Setelah penangkal petir Benjamin Franklin, fenomena ini terlihat lebih di tanah, menyebabkan rasa takut sebagai api biru terinspirasi cerita roh dan hantu.

2. BOOM Ball Thunder adalah fenomena yang aneh, dengan laporan peninjauan kembali ke Yunani kuno. Jenis yang paling umum adalah kilatan petir coret, tapi kilat ini menyebabkan ancaman terbesar terhadap kehidupan dan properti. Petir dapat dipicu oleh berbagai peristiwa mulai, dari ledakan termonuklir untuk meluncurkan roket seperti Challenger atau Apollo 12

3. DEADLY Di Amerika Serikat, rata-rata 58 orang dibunuh setiap tahun oleh petir. Sekitar 250 orang bertahan hidup setiap tahun setelah disambar petir, namun sebagian besar hidup dengan bekas luka permanen

4. CLOUD FLASHES Ketika kilat menyala di awan, kadang-kadang Anda dapat melihat garis di udara di sekitar badai. Itu disebut kilat awan-ke-udara, atau disebut sebagai "Anvil Crawler" Petir juga dapat melakukan perjalanan dari awan ke awan. Ketika kilat tampaknya tertanam di awan dan sepertinya pada luminositas selama bagian flash, disebut lembar pencahayaan atau intra-awan petir. Banyak orang telah melihat kilat yang panas, tapi mengatakan mereka tidak mendengar guntur. Namun, guntur di kejauhan itu terlalu jauh untuk didengar. Setiap kali ada petir, ada juga guntur.

5. CLOUD-TO-SEA LIGHTNING Air adalah konduktor yang sangat baik, sehingga pintar untuk tinggal jauh dari laut, danau dan kolam selama badai petir. Dalam badai, para pelaut berisiko terkena petir-awan ke laut. Selain angin kencang, tinggi, gelombang berombak, dan hujan deras. Pelaut dianjurkan untuk mencari pelabuhan yang aman sampai badai berlalu dan memastikan kru mengenakan jaket.

5. RE-STRIKE Petir ini terdiri dari 3-4 stroke individu, tetapi mungkin memiliki lebih. Dipisahkan oleh 40-50 milidetik, menyebabkan efek "strobe light". Yang pertama adalah yang terkuat. Setiap stroke berturut-turut biasanya kembali menggunakan saluran debit diambil oleh stroke sebelumnya. Berkepanjangan oleh gemuruh guntur yang menyerang kembali.

6. MIND-BLOWING BEAUTY Petir melalui udara memancarkan cahaya putih, tetapi dapat muncul sebagai warna yang berbeda tergantung pada kondisi cuaca. Karena kelembaban, kabut, debu dan semacamnya, petir jauh dapat muncul merah atau oranye dalam cara yang tidak sama saat matahari terbenam

7. UPPER ATMOSPHERIC LIGHTNING Walaupun jarang terlihat dengan mata telanjang, petir sangat istimewa, jarang terlihat seperti flash sprite merah, biru dan elf jet. Sprite lebar, berkedip lemah dalam badai. Sprite petir muncul seperti ubur-ubur raksasa dengan cahaya merah darah-biru panjang tergantung pada tentakel. Jet Blue sempit dan ditembak dari atas badai. jJet Blue lebih terang dari sprite dan pertama kali direkam dari pesawat.

8. SCARY POWERFUL STRIKES TO TOWERS, BUILDINGS Biasanya selama badai, 80% kilat terlihat di awan dan 20% di darat. Bangunan, menara, dan titik tinggi lainnya sering disambar petir, karena listrik menemukan jalan dan perlawanan terendah. Petir turun dari langit ke bawah, tetapi bagian yang Anda lihat berasal dari bawah ke atas. Bisa menyerang tempat yang sama lebih dari sekali.

9. DOUBLE LIGHTNING Petir merupakan kekuatan alam yang mengesankan. Indah, sekaligus berbahaya. Lampu kilat biruputih cemerlang petir disebabkan oleh panas yang ekstrim. Petir lebih panas dari permukaan matahari. Petir ganda memiliki ancaman yang berganda pula.

10. ROCKET LIGHTNING Rocket kilat biasanya horisontal dan di dasar awan. Saluran Luminous muncul melalui udara dengan kecepatan visual tinggi, sering terputus-putus. Gerakan ini menyerupai gerakan roket. Ini adalah salah satu tipe yang paling langka.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->