http://id.wikipedia.

org/wiki/Desa
Desa, atau udik, menurut definisi universal, adalah sebuah aglomerasi permukiman di area perdesaan (rural). Di Indonesia, istilah desa adalah pembagian wilayah administratif di Indonesia di bawahkecamatan, yang dipimpin oleh Kepala Desa, sedangkan di Kutai Barat, Kalimantan Timur disebut Kepala Kampung atau Petinggi. Sejak diberlakukannya otonomi daerah Istilah desa dapat disebut dengan nama lain, misalnya diSumatera Barat disebut dengan istilah nagari, di Bali disebut dengan istilah banjar dan di Papua danKutai Barat, Kalimantan Timur disebut dengan istilah kampung. Begitu pula segala istilah dan institusi di desa dapat disebut dengan nama lain sesuai dengan karakteristik adat istiadat desa tersebut. Hal ini merupakan salah satu pengakuan dan penghormatan Pemerintah terhadap asal usul dan adat istiadat setempat.

Pengertian Desa menurut para ahli

R.Bintarto. (1977) Desa adalah merupakan perwujudan geografis yang ditimbulkan oleh unsur-unsur fisiografis, sosial, ekonomis politik, kultural setempat dalam hubungan dan pengaruh timbal balik dengan daerah lain.

Sutarjo Kartohadikusumo (1965)

Desa merupakan kesatuan hukum tempat tinggal suatu masyarakat yang berhak menyelenggarakan rumahtangganya sendiri merupakan pemerintahan terendah di bawah camat.  William Ogburn dan MF Nimkoff

Desa adalah kesatuan organisasi kehidupan sosial di dalam daerah terbatas.  S.D. Misra

Desa adalah suatu kumpulan tempat tinggal dan kumpulan daerah pertanian dengan batas-batas tertentu yang luasnya antara 50 – 1.000 are.”  Paul H Landis

Desa adalah suatu wilayah yang jumlah penduduknya kurang dari 2.500 jiwa dengan cirri-ciri sebagai berikut : 1. Mempunyai pergaulan hidup yang saling kenal mengenal antra ribuan jiwa 2. Ada pertalian perasaan yang sama tentang kesukuaan terhadap kebiasaan 3. Cara berusaha (ekonomi) aalah agraris yang paling umum yang sangat dipengaruhi alam sekitar seperti iklim, keadaan alam, kekayaan alam, sedangkan pekerjaan yang bukan agraris adalah bersifat sambilan.  UU no. 22 tahun 1999

Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki kewenangan untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat yang diakui dalam sistem pemerintahan Nasional dan berada di daerah Kabupaten  UU no. 5 tahun 1979

Desa adalah suatu wilayah yang ditempati oleh sejumlah penduduk sebagai kesatuan masyarakat termasuk di dalamnya kesatuan masyarakat hukum yang mempunyai organisasi pemerintahan terendah langsung dibawah Camat dan berhak menyelenggarakan rumah tangganya sendiri dalam ikatan Negara Kesatuan Republik Indonesia;

Kepala Desa juga memiliki wewenang menetapkan Peraturan Desa yang telah mendapat persetujuan bersama BPD. Kepala Desa dipilih langsung melalui Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) oleh penduduk desa setempat. Tidak dicabut hak pilihnya 9. Tugas pembantuan dari Pemerintah. Desa bukanlah bawahan kecamatan. UUD 1945 dan kepada NKRI. Pemerintah Provinsi.    [sunting]Pemerintahan Desa Desa memiliki pemerintahan sendiri. 72 Tahun 2005 sbb: 1. Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana kejahatan dengan hukuman paling singkat 5 tahun 8. dan Pemerintah Kabupaten/Kota Urusan pemerintahan lainnya yang diserahkan kepada desa. Kewenangan desa adalah:  Menyelenggarakan urusan pemerintahan yang sudah ada berdasarkan hak asal usul desa Menyelenggarakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan kabupaten/kota yang diserahkan pengaturannya kepada desa. Desa memiliki hak mengatur wilayahnya lebih luas. Masa jabatan Kepala Desa adalah 6 tahun. Penduduk desa setempat 7. dan desa bukan merupakan bagian dari perangkat daerah. serta Pemerintah 3. sebuah desa dapat diubah statusnya menjadi kelurahan.[sunting]Desa di Indonesia Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa. Berbeda dengan Kelurahan. berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam sistem Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bertakwa kepada Tuhan YME 2. Setia kepada Pacasila sebagai dasar negara. dan dapat diperpanjang lagi untuk satu kali masa jabatan. Bersedia dicalonkan menjadi Kepala Desa 6. disebut bahwa Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas-batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat. Berusia paling rendah 25 tahun 5. karena kecamatan merupakan bagian dari perangkat daerah kabupaten/kota. yakni urusan pemerintahan yang secara langsung dapat meningkatkan pelayanan masyarakat. Namun dalam perkembangannya. Syarat-syarat menjadi calon Kepala Desa sesuai Peraturan Pemerintah No. Berpendidikan paling rendah SLTP atau sederajat 4. Pemerintahan Desa terdiri atas Pemerintah Desa (yang meliputi Kepala Desa dan Perangkat Desa) danBadan Permusyawaratan Desa (BPD) [sunting]Kepala Desa Artikel utama untuk bagian ini adalah: Kepala Desa Kepala Desa merupakan pimpinan penyelenggaraan pemerintahan desa berdasarkan kebijakan yang ditetapkan bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Belum pernah menjabat Kepala Desa paling lama 10 tahun atau 2 kali masa jabatan .

BPD berfungsi menetapkan Peraturan Desa bersama Kepala Desa. yang diisi dari Pegawai Negeri Sipil. Anggota BPD terdiri dari Ketua Rukun Warga. pemangku adat. Masa jabatan anggota BPD adalah 6 tahun dan dapat diangkat/diusulkan kembali untuk 1 kali masa jabatan berikutnya. bangunan desa). Pemerintah Provinsi. hasil swadaya dan partisipasi. [sunting]Klasifikasi Desa dapat diklasifikasikan menurut: . yang ditetapkan dengan Keputusan Kepala Desa. [sunting]Keuangan desa Penyelenggaraan urusan pemerintahan desa yang menjadi kewenangan desa didanai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APB Desa). hibah dan sumbangan dari pihak ketiga yang tidak mengikat. Penyelenggaraan urusan pemerintah yang diselenggarakan oleh pemerintah desa Sumber pendapatan desa terdiri atas:  Pendapatan Asli Desa. [sunting]Badan Permusyawaratan Desa Artikel utama: Badan Permusyawaratan Desa Badan Permusyawaratan Desa (BPD) merupakan lembaga perwujudan demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. hasil gotong royong Bagi hasil Pajak Daerah Kabupaten/Kota bagian dari Dana Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah bantuan keuangan dari Pemerintah. menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat. golongan profesi. Sekretaris Desa diangkat oleh Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota atas nama Bupati/Walikota. pasar desa. antara lain terdiri dari hasil usaha desa. Perangkat Desa lainnya diangkat oleh Kepala Desa dari penduduk desa. Pimpinan dan Anggota BPD tidak diperbolehkan merangkap jabatan sebagai Kepala Desa dan Perangkat Desa.10. Belanja Desa dan Pembiayaan. Memenuhi syarat lain yang diatur Perda Kab/Kota [sunting]Perangkat Desa Perangkat Desa bertugas membantu Kepala Desa dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya. perangkat desa juga mempunyai tugas untuk mengayomi kepentingan masyarakatnya. Rancangan APB Desa dibahas dalam musyawarah perencanaan pembangunan desa. Perangkat Desa terdiri dari Sekretaris Desa dan Perangkat Desa Lainnya. Penyelenggaraan urusan pemerintah daerah yang diselenggarakan oleh pemerintah desa didanai dari APBD. Kepala Desa bersama BPD menetapkan APB Desa setiap tahun dengan Peraturan Desa. Anggota BPD adalah wakil dari penduduk desa bersangkutan berdasarkan keterwakilan wilayah. Salah satu perangkat desa adalah Sekretaris Desa. bantuan pemerintah dan bantuan pemerintah daerah. Pinjaman desa      APB Desa terdiri atas bagian Pendapatan Desa. pemuka agama dan tokoh atau pemuka masyarakat lainnya. hasil kekayaan desa (seperti tanah kas desa. dan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam rangka pelaksanaan urusan pemerintahan.

[sunting]Menurut    aktivitasnya Desa agraris.  Desa Swakarya Desa swakarya adalah peralihan atau transisi dari desa swadaya menuju desa swasembada. Daerahnya terisolir dengan daerah lainnya. Telah memiliki tingkat perekonomian. 9. 6. 4. 3. [sunting]Menurut tingkat perkembangannya  Desa Swadaya Desa swadaya adalah desa yang memiliki potensi tertentu tetapi dikelola dengan sebaikbaiknya. Penduduknya jarang. Teknologi masih rendah. penduduknya padat-padat. Ciri-ciri desa swasembada 1. Sudah mulai menpergunakan alat-alat dan teknologi 3. pendidikan.  Desa Swasembada Desa swasembada adalah desa yang masyarakatnya telah mampu memanfaatkan dan mengembangkan sumber daya alam dan potensinya sesuai dengan kegiatan pembangunan regional. Masyarakat memegang teguh adat. 2. tidak terikat dengan adat istiadat 4. Bersifat tertutup. kebanyakan berlokasi di ibukota kecamatan. Ciri-ciri desa swakarya adalah: 1. adalah desa yang mata pencaharian utama penduduknya adalah di bidang industri kecil rumah tangga. 2. telah memiliki fasilitas-fasilitas yang memadai dan labih maju dari desa lain. Kebiasaan atau adat istiadat sudah tidak mengikat penuh. Hubungan antarmanusia sangat erat. partisipasi masyarakatnya sudah lebih efektif. Pengawasan sosial dilakukan oleh keluarga. Desa industri. 5. adalah desa yang mata pencaharian utama penduduknya adalah di bidang perikanan dan pertambakan. Desa swakarya sudah tidak terisolasi lagi walau letaknya jauh dari pusat perekonomian. dengan ciri: 1. jalur lalu lintas dan prasarana lain. Jalur lalu lintas antara desa dan kota sudah agak lancar. Desa nelayan. 5. 5. 3. adalah desa yang mata pencaharian utama penduduknya adalah di bidang pertanian dan perkebunanan. 4. Mata pencaharian homogen yang bersifat agraris. 2. 8. . 7. Sarana dan prasarana sangat kurang.

lembaga-lembaga sosial desa. Interaksi yang lebih banyak terjadi berdasarkan pada faktor kepentingan daripada faktor pribadi. untuk dapat mengejar kebutuhan individu. . Pola memanjang dibagi menjadi 4 yaitu: 1.  [sunting]Fungsi Desa Fungsi desa adalah sebagai berikut:     Desa sebagai hinterland (pemasok kebutuhan bagi kota) Desa merupakan sumber tenaga kerja kasar bagi perkotaan Desa merupakan mitra bagi pembangunan kota Desa sebagai bentuk pemerintahan terkecil di wilayah Kesatuan Negara Republik Indonesia [sunting]Ciri-ciri Masyarakat Desa       Kehidupan keagamaan di kota berkurang dibandingkan dengan kehidupan keagamaan di desa.[sunting]Potensi Desa Potensi desa dibagi menjadi 2 macam yaitu:  Potensi fisik yang meliputi. Pembagian waktu yang lebih teliti dan sangat penting. flora dan fauna Potensi non fisik. Orang kota pada umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa harus bergantung pada orang lain. Pola yang mengikuti jalan. Pola desa ini bentuknya memanjang mengikuti bentuk sungai. bagi daerah lain maupun bagi kota. Kemungkinan-kemungkinan untuk mendapatkan pekerjaan juga lebih banyak diperoleh warga kota dari pada warga desa. meliputi. Pola ini banyak terdapat di Pulau Jawa dan Sumatera karena penduduknya mendekati fasilitas transportasi. Pola yang mengikuti sungai. Pola ini banyak terdapat di dataran rendah. Yang penting disini adalah manusia perorangan atau individu. tanah air. umumnya terdapat di daerah pedalaman. sebab kota biasanya terbuka dalam menerima pengaruh. Pola desa yang terdapat di sebelah kiri dan kanan jalan raya atau jalan umum.[1]  [sunting]Pola persebaran desa Pola persebaran desa di Indonesia dibagi menjadi 3 yaitu:  Pola Memanjang (linier). jika potensi dimanfaatkan dengan baik. masyarakat desa. Perubahan-perubahan sosial tampak dengan nyata di kota-kota. desa akan berkembang dan desa akan memiliki fungsi. 3. dan aparatur desa. Pembagian kerja di antara warga-warga kota juga lebih tegas dan mempunyai batas-batas yang nyata. iklim dan cuaca. Pola yang mengikuti rel kereta api. 2.

Pola desa seperti ini terdapat di daerah karst atau daerah berkapur. Salah satu fungsi lembaga kemasyarakatan adalah sebagai penampungan dan penyaluran aspirasi masyarakat dalam pembangunan. atau pemekaran dari satu desa menjadi dua desa atau lebih.  Pola Desa Menyebar Pola desa ini umumnya terdapat di daerah pegunungan atau dataran tinggi yang berelief kasar. konsultatif dan koordinatif. Hubungan kerja antara lembaga kemasyarakatan dengan Pemerintahan Desa bersifat kemitraan. Pembentukan desa dapat berupa penggabungan beberapa desa. [sunting]Lembaga kemasyarakatan Di desa dapat dibentuk lembaga kemasyarakatan. Lurah dan Perangkatnya diisi dari pegawai negeri sipil. Desa mempunyai ciri budaya khas atau adat istiadat lokal yang sangat urgen. yakni lembaga yang dibentuk oleh masyarakat sesuai dengan kebutuhan dan merupakan mitra pemerintah desa dalam memberdayakan masyarakat. . [sunting]Pembagian Administratif Padukuhan (Dusun) Dalam wilayah desa dapat dibagi atas dusun atau padukuhan.4. Desa dapat diubah atau disesuaikan statusnya menjadi kelurahan berdasarkan prakarsa Pemerintah Desa bersama BPD dengan memperhatikan saran dan pendapat masyarakat setempat. Lembaga kemasyarakatan ditetapkan dengan Peraturan Desa. Pola yang mengikuti pantai. Keadaan topografinya sangat buruk.  Pola Desa Tersebar Pola desa ini merupakan pola yang tidak teratur karena kesuburan tanah tidak merata. pola desa seperti ini merupakan desa nelayan yang terletak di kawasan pantai yang landai. [sunting]Pembentukan Desa ( Pembagian Administratif Desa) Desa dibentuk atas prakarsa masyarakat dengan memperhatikan asal-usul desa dan kondisi sosial budaya masyarakat setempat. Desa yang berubah menjadi Kelurahan. yang merupakan bagian wilayah kerja pemerintahan desa dan ditetapkan dengan peraturan desa. atau pembentukan desa di luar desa yang telah ada. kekayaannya menjadi kekayaan daerah dan dikelola oleh kelurahan yang bersangkutan untuk kepentingan masyarakat setempat. Desa yang berubah statusnya menjadi Kelurahan. Pada umumnya. Maksud dari pola memanjang atau linier adalah untuk mendekati prasarana transportasi seperti jalan dan sungai sehingga memudahkan untuk bepergian ke tempat lain jika ada keperluan. Pemukiman penduduk membentuk kelompok unit-unit yang kecil dan menyebar. untuk memudahkan penyerahan barang dan jasa. atau bagian desa yang bersandingan. Di samping itu.

hukum tua (Sulawesi Utara). dan lembaga kemasyarakatan. merangkap jabatan sebagai Anggota DPRD. namun hanya dikoordinasikan saja oleh Camat. Kepala Desa dapat diberhentikan atas usul Pimpinan BPD kepada Bupati/Walikota melalui Camat. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Kepala Desa adalah pemimpin dari desa di Indonesia. merangkap jabatan sebagai Ketua atau Anggota BPD. Usia minimal Kepala Desa adalah 25 tahun. . misalnya wali nagari(Sumatera Barat). Masa jabatan Kepala Desa adalah 6 (enam) tahun. Jabatan Kepala Desa dapat disebut dengan nama lain. Kepala Desa tidak bertanggung jawab kepadaCamat. Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa dilakukan oleh Panitia Pemilihan. Memang. karena Lurah adalah Pegawai Negeri Sipil yang bertanggung jawab kepada Camat.wikipedia. dan Kepala Desa haruslah berpendidikan paling rendah SLTP. sedang Kepala Desa bisa dijabat siapa saja yang memenuhi syarat (bisa berbeda-beda antar desa) yang dipilih langsung oleh rakyat melalui Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Istilah Lurah seringkali rancu dengan jabatan Kepala Desa. berdasarkan keputusan musyawarahBPD. perbekel (Bali).http://id. sedang desa dipimpin oleh Kepala Desa. terlibat dalam kampanye Pemilihan Umum. [sunting]Pemilihan Kepala Desa Kepala Desa dipilih langsung melalui Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) oleh penduduk desa setempat.Pemilihan Presiden. Wewenang Kepala Desa antara lain:  Memimpin penyelenggaraan pemerintahan desa berdasarkan kebijakan yang ditetapkan bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD)    Mengajukan rancangan peraturan desa Menetapkan Peraturan Desa yang telah mendapat persetujuan bersama BPD Menyusun dan mengajukan rancangan peraturan desa mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APB Desa) untuk dibahas dan ditetapkan bersama BPD Kepala Desa dilarang menjadi pengurus partai politik (namun boleh menjadi anggota partai politik). Kepala Desa merupakan pimpinan dari pemerintah desa.org/wiki/Kepala_desa Kepala desa Dari Wikipedia bahasa Indonesia. penduduk desa setempat. secara historis pemimpin dari sebuah desadikenal dengan istilah Lurah. Tentu saja keduanya berbeda. dan dapat diperpanjang lagi untuk satu kali masa jabatan berikutnya. di Jawa pada umumnya. Namun dalam konteks Pemerintahan Indonesia. sebuah Kelurahan dipimpin oleh Lurah. dan Pemilihan Kepala Daerah. pambakal (Kalimantan Selatan).

Pemilihan Kepala Desa dan masa jabatan Kepala Desa dalam kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak tradisionalnya sepanjang masih hidup dan yang diakui keberadaannya berlaku ketentuan hukum adat setempat. .dimana dibentuk oleh BPD. pengurus lembaga kemasyarakatan. dan tokoh masyarakat. Cara pemilihan Kepala Desa dapat bervariasi antara desa satu dengan lainnya. dan anggotanya terdiri dari unsur perangkat desa.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful