HUBUNGAN DASAR NEGARA DENGAN KONSTITUSI

Dasar Negara : Pengertian , Substansi, dan Fungsinya 1 Pengertian Dasar Negara Yaitu ajaran atau teori yang merupakan hasil pemikiran yang mendalam (pemikiran filsafati) mengenai dunia dan kehidupan di dunia, termasuk kehidupan bernegara di dalamnya, yang dijadikan pedoman dasar yang mengatur dan memelihara kehidupan bersama dalam suatu negara. 2. Substansi Dasar Negara Terdapat bermacam-macam dasar negara seperti liberalisme, sosialisme, komunisme. Bangsa Indonesia menjadikan pancasila sebagai dasar negaranya. Di antara dasar-dasar negara itu ada persamaan dan ada perbedaannya. 3 .Fungsi Dasar Negara Pada umumnya dasar negara dipergunakan oleh bangsa pendukungnya sebagai berikut: a. Dasar berdiri dan tegaknya negara Pemikiran yang mendalam tentang dasar negara lazimnya muncul ketika suatu bangsa hendak mendirikan negara. Oleh karena itu, dasar negara berfungsi sebagai dasar berdirinya suatu negara. b. Dasar kegiatan penyelenggaraan negara Negara didirikan untuk mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional suatu bangsa yang bersangkutan, di bawah pimpinan para penyelenggara negara. c. Dasar Partisipasi Warga Negara Semua warga negara mempinyai hak dan kewajiban sama untuk mempertahankan negara dan berpatisipasi dalam upaya bersama mencapai tujuan bangsa. d. Dasar pergaulan antarwarga negara Dasar Negara tidak hanya menjadi dasar perhubungan antara warga negara dengan negara, melainkan juga dasar bagi perhubungan antarwarga negara. B. KONSTITUSI: Pengertian, Kedudukan, Sifat, Fungsi, dan Substansinya. 1 .Pengertian Kontitusi Dalam arti yang paling luas berarti Hukum Tata Negara, yaitu keseluruan aturan dan ketentuan (hokum) yang menggambarkan sistem ketatanegaraan suatu negara. Contoh: istilah Contitutional Law dalam bahasa Inggris berarti Hukum Tata Negara.Dalam arti sempit, berarti Undang-Undang Dasar, yaitu satu atau beberapa dokumen yang memuat aturan-atudan ketentuan-ketentuan yang bersifat pokok. 2. Kedudukan Konstitusi Konstitusi berkedudukan sebagai hukum dasar dan sekaligus hukum tertinggi dalam suatu negara. Konstitusi menjadi dasar dan sumber bagi peraturan perundangan lain yang ada dalam suatu negara. Konstitusi berkedudukan paling tinggi dalam tata urutan peraturan perundangan satu negara. 3 .Sifat Konstitusi Konstitusi atau UUD ada yang bersifat supel (bisa diubah oleh badan pembuat undangundang), ada pula yang bersifat kaku (tidak diubah oleh badan pembuat undang-undang,

Substansi konstitusi Pada umumnya kontitusi atau UUD berisi: a. konstitusi memberi perintah agar penguasa negara melindungi hak-hak asasi manusia warga negara atau penduduknya. c. Ajaran ini sering disebut dengan idiologi. b. sedangkan melalui aturan tentang hak asasi.Hubungan Dasar Negara dan Konstitusi di Amerika Serikat Penjabaran Ideologi Liberalisme dalam pasal-pasal konstitusi Amerika Serikat. konstitusi menentukan dan membatasi kekuasaan penguasa.Hubungan antara Dasar Negara dan Konstitusi di Indonesia Penjabaran pokok-pokok pikiran pembukaan (pancasila) ke dalam pasal-pasal pembukaan UUD1945. PENGERTIAN DASAR NEGARA Adalah pandangan filsafat mengenai negara. b. Melalui pembagian kekuasaan negara.Ketentuan tentang perlindungan hak-hak asasi manusia d. Idiologi adalah nilai-nilai dasar (hasil konsensus) yang ingin diwujudkan di dalam negara tsb. Contoh: UUD 1945 adalah konstitusi yang kaku . yaitu DPR bersama Presiden. 5.Hubungan antara Dasar Negara dan Konstitusi di Negara Komunis Penjabaran ideology Komunisme dalam pasal-pasal Konstitusi Uni Soviet. SUBSTANSI DASAR NEGARA Liberalisme Sosialisme Marxisme . bukan oleh lembaga legislatif sehari-hari di Indonesia.Ketentuan tentang prosedur mengubah undang-undang dasar e. Gagasan-gagasan yang ada dalam sebuah idiologi masih berupa gagasan dasar atau umum. sehingga memerlukan penjabaran agar bisa dilaksanakan.Ketentuan tentang struktur organisasi Negara.karena memerlukan prosedur khusus yang lebih berat. Idiologi selalu berupa gagasan-gagasan yang memiliki sifat-sifat pokok : Gagasan-gagasan dalam idiologi bersifat sistematis Gagasan-gagasan itu berfungsi atau dipergunakan oleh penganutnya sebagai pedoman dalam kehidupan bernegara. yaitu menentukan dan membatasi kekuasaan penguasa negara dan penjamin hak-hak asasi manusia.Larangan mengubah sifat tertentu dari undang-undang dasar C.Pernyataan tentang ideologi dasar negara atau gagasan-gagasan moral kenegaraan. Hubungan Dasar Negara dengan Konstitusi a. c. 4 Fungsi Konstitusi Konstitusi atau UUD mempunyai dua fungsi utama. karena hanya dapat diubah oleh MPR.

Pengawasan negara terhadap perusahaan-perusahaan monopoli. SOSIALISME Ajaran moral Sosialisme adalah bahwa manusia pada dasarnya adalah mahluk kreatif dan dapat memperoleh kebahagiaan serta kepuasan melalui kerjasama. Ajaran moral Liberalisme adalah pengakuan atas hak-hak asasi manusia seperti kebebasan. berkumpul. yaitu pandangan yang menolak adanya golongangolongan atau keanekaragaman dalam masyarakat. hak kemuliaan. Negara merupakan alat untuk mencapai komunisme sehingga semua alat negara dipergunakan untuk mewujudkan komunisme. seperti hak berserikat. yaitu terwujudnya masyarakat tanpa kelas. Kekerasan merupakan alat yang sah untuk mencapai tujuan negara. hak mengeluarkan pendapat secara lisan maupun tertulis.Pancasila LIBERALISME Kebebasan manusia adalah nilai utama dalam ajaran Liberalisme. Ada 2 aliran sosialime yaitu sosialisme yang dipengaruhi Marxisme dan sosialisme non Marxis (sosialisme demokratis) MARXISME/KOMUNISME Nilai-nilai yang terkandung dalam komunisme adalah : Monisme. Ajaran politik sosialisme adalah bahwa demokrasi dengan sistem satu partai masih berlaku karena ajaran ini memang menerima kemungkinan terwujudnya masyarakat tanpa kelas. kemiskinan. pengambilalihan alat-alat produksi oleh negara. Ajaran ekonomi Liberalisme adalah kebebasan semaksimal mungkin bagi perjuangan kepentingan masing-masing individu. dan hak hidup manusia. . Ajaran ekonomi sosialisme adalah: Penghapusan atau pembatasan hak milik pribadi atas alat-alat produksi. Ajaran politik Liberalisme adalah pengakuan atas hak-hak asasi politik. hak partisipasi. Perlindungan bagi kaum buruh terhadap penghisapan. pengembangan perusahaan-perusahaan milik negara.

Dalam arti tengah : konstitusi adalah hukum dasar. yaitu satu atau beberapa dokumen yang memuat aturan-aturan yang bersifat pokok. KEDUDUKAN KONSTITUSI Konstitusi sebagai dasar negara Konstitusi sebagai hukum tertinggi SIFAT KONSTITUSI Kaku. . karena komunisme berdasarkan materialisme. yaitu keseluruhan aturan dan ketentuan (hukum) yang menggambarkan sistem ketatanegaraan suatu negara. Sistem demokrasi tidak langsung atau demokrasi perwakilan.Prinsip moral utama komunisme adalah bahwa segala jalan dianggap halal. namun kerjasama antarwarga juga tidak boleh mematikan kebebasan individu. apabila konstitusi hanya dapat diubah melalui prosedur yang berbeda dengan prosedur pembuatan undang-undang biasa. yang menyangkal adanya jiwa rohani dan Tuhan. Yang artinya kebebasan individu tidak merusak semangat kerjasama antarwarga. yaitu keseluruhan aturan dasar. Setiap bentuk asli komunisme pasti atheis. PANCASILA Pada hakikatnya manusia sebagai mahluk individu maupun mahluk sosial. dimana kesejahteraan rakyat menjadi tujuan utama. baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis Dalam arti sempit : konstitusi adalah Undang-Undang Dasar. Sistem ekonomi kerakyatan. asal membantu mencapai tujuan. FUNGSI DASAR NEGARA Dasar berdiri dan tegaknya negara Dasar kegiatan penyelenggaraan negara Dasar partisipasi warga negara Dasar pergaulan antarwarga negara Dasar dan sumber hukum nasional PENGERTIAN KONSTITUSI Dalam arti yang luas : konstitusi adalah hukum tata negara.

Supel. dan keagamaan.2. pasal 28 (UUD 1945 amandemen) Sila kedua.d 24 UUD 1945. dijabarkan di pasal 29 UUD 1945. Sila ketiga. pasal 36 UUD 1945 Sila keempat dijabarkan pada pasal 2 s. Contoh : Sila pertama. dijabarkan di pasal-pasal yang memuat mengenai hak asasi manusia. Penjabaran dasar negara itu dilakukan melalui konstitusi. Sila kelima dijabarkan pada pasal 33 dan 34 UUD 1945 . dijabarkan di pasal 18. jika dapat diubah dengan prosedur yang sama dengan prosedur pembuatan undang-undang FUNGSI KONSTITUSI Menentukan dan membatasi kekuasaan pemerintah Menjamin hak-hak asasi warga negara SUBSTANSI/ISI KONSTITUSI Pernyataan tentang gagasan-gagasan politik. HUBUNGAN DASAR NEGARA DENGAN KONSTITUSI DI INDONESIA Pasal-pasal dalam UUD 1945 adalah penjabaran dari pokok-pokok pikiran yang ada dalam Pembukaan UUD 1945. pasal 35. Ketentuan tentang struktur organisasi negara Ketentuan tentang perlindungan hak-hak asasi manusia Ketentuan tentang prosedur mengubah undang-undang dasar Larangan mengubah sifat tertentu dari undang-undang dasar HUBUNGAN DASAR NEGARA DAN KONSTITUSI Prinsip-prinsip dasar yang ada di negara agar menjadi operasional maka harus dijabarkan ke dalam berbagai aturan hukum di negara yang bersangkutan. moral.

dan bangsa Indonesia perlu membantu bangsa-bangsa lain yang ingin merdeka. segala bentuk penjajahan harus dihapuskan. Karena muatannya yang begitu penting itulah maka kedudukan Pembukaan UUD 1945 lebih tinggi dari batang tubuhnya. kemerdekaan bukanlah akhir perjuangan. perlu upaya mengisi kemerdekaan. mengatur kehidupan negara. kita. Kemerdekaan yang yang diperoleh oleh bangsa Indonesia diyakini sebagai Rahmat Allah YMK. Dalam proses amandemen UUD 1945 MPR sepakat tidak merubah Pembukaan UUD 1945 yang tertuang dalam kesepakatan dasar sbb : Tidak merubah Pembukaan UUD 1945 Tetap mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia Mempertegas sistem pemerintahan presidensial Penjelasan UUD 1945 ditiadakan serta hal-hal normatif dalam penjelasan dimasukkan kedalam pasal-pasal Perubahan UUD 1945 dilakukan dengan cara adendum (mempertahankan naskah aslinya) TANGGUNG JAWAB WARGA NEGARA TERHADAP KONSTITUSI DAN DASAR NEGARA Sebagai warga negara. bentuk pemerintahan dan dasar negara. bahwa kemerdekaan Indonesia dimotivasi juga oleh keinginan luhur untuk menjadi bangsa yang bebas dari penjajahan. KEDUDUKAN PEMBUKAAN UUD 1945 Pembukaan UUD 1945 memuat pokok-pokok kaidah fundamental sehingga Pembukaan tsb merupakan sumber tertib hukum Indonesia. Terdapat tujuan negara. Perjuangan bangsa Indonesia telah sampai kepada saat yang tepat untuk memproklamasikan kemerdekaan.ISI DAN KEDUDUKANPEMBUKAAN UUD 1945 Pembukaan UUD 1945 memuat pokok-pokok pikiran sebagai berikut : Kemerdekaan adalah hak segala bangsa. seluruh rakyat Indonesia bertanggung jawab untuk membangun kesadaran hidup berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dengan melalui hal-hal sbb : Memahami Pancasila dan UUD 1945 Berperan serta aktif dalam menegakkan dasar negara dan konstitusi Mengembangkan pola hidup taat pada aturan yang berlaku .

Disyahkan menjadi dasar negara oleh PPKI : Tgl 18 Agustus 1945 (Terdapat pd alinea IV Pemb UUD 45) Kedudukan Pancasila sebagai dasar negara Sebagai ideologi negara♣ patokan berperilaku. Yamin usul 5 ranc dasar negara 31 Mei Soepomo usul 5 rancangan dasar negara 1 Juni Soekarno usul: 5 rancangan dasar Negara.usulannya bernama Trisila 1 rancangan dasar Negara.bersumber pada ….HUBUNGAN DASAR NEGARA DENGAN KONSTITUSI Dasar Negara Asal kata dari : dasar : fondamen/pondasi berdasarkan : memakai sebagai dasar. baik yang tertulis maupun tidak tertulis Konstitusi. adalah Piagam jakarta(22 Juni 1945)diberi nama Pancasila. jiwa dan kepribadian bangsa Sumber dari segala sumber hukum♣ Setiap produk hukum harus bersumber dan tidak boleh bertentangan dengan Pancasila Sebagai pandangan hidup bangsa♣ pegangan dalam berpikir dan memutuskan sesuatu Konstitusi Negara Asal kata Konstitusi Bhs Latin (Constituere) menetapkan dan menentukan Bhs Bld (grondwet) undang-undang • Konstitusi Diartikan sebagai: Peraturan yang mengatur suatu negara.usulan bernama Ekasila Dibentuk Panitia Kecil (Panitia 9) bertugas merumuskan rancangan dasar negara menjadi dasar negara. Hasil dari panitia kecil . Jadi Dasar negara berarti : pondasi bagi berdirinya suatu negara.BPUPKI (sidang I 29 Mei – 1 Juni 1945) Tuj : merumuskan dasar negara Tanggapan /usulan: 29 Mei Muh. Kapan UUD 45 Dibuat? ..dalam perkembangan dipahami identik dengan UUD. sumber pelaksanaan kehidupan ketatanegaraan atau sumber segala peraturan yang ada dalam suatu negara • Apa dasar negara kita? Pancasila Proses pembuatan Pancasila sebagai dasar negara *. usulannya bernama Pancasila 3 rancangan dasar Negara.

yang penjabarannya dirumuskan dalamϒ pasal-pasal oleh UUD (Konstitusi) Merupakan satu kesatuan utuh.Pada sidang II BPUPKI (10 – 16 Juli 1945). konstitusi lahir merupakan usaha untuk melaksanakanϒ dasar negara. Konstitusi Indonesia merupakan alat untuk melaksanakan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dalam kehidupan kenegaraan Konstitusi Negara Nilai konstitusi Dimaksud nilai adalah : sesuatu yang dianggap baik untk dilaksanakan. Pembukaan b. Semantik Bila konstitusi ini berlaku hanya formalitas Dipergunakan untuk kepentingan Penguasa Hubungan Dasar negara Dengan Konstitusi Berhubungan sangat erat. Penjelasan • Sifatnya singkat (kalimat tiap pasalnya tidak panjang)dan luwes (mengikuti jaman) • Batang Tubuh Bisa dirubah asal syarat terpenuhi : diusulkan ≥ 2/3 anggota MPR putusan disetujui ≥2/3 anggota yang hadir • Kenyataan Batang Tubuh UUD 45. dimana dalam Pembukaan UUD 45 tercantum dasarϒ negara Pancasila. Disyahkan oleh PPKI resmi 18 Agustus 1945 Tujuan dibuat konstitusi Untuk mengatur organisasi negara dan lembaga-lembaga pemerintahan♣ Untuk membatasi dan mengontrol tindakanpemerintahan agar tidak berlaku♣ sewenang-wenang. Batang Tubuh c. Normatif Bila pelaksanaan konstitusi ini memperoleh dukungan rakyat dan Dilaksanakan secara sempurna 2. Nominal Bila pelaksanaan konstitusi ini dalam batas tertentu berlaku walau Tidak sempurna 3. melaksanakan konstitusi pada dasarnya juga melaksanakan dasar negara UUD 45 •Sistematika UUD 45 terdiri dari a. skr sudah diamandeman 4x . Dasar negara memuat norma-norma ideal. Dilihat dari sejauh mana tanggapan masyarakat terhadap konstitusi yang dibuat oleh Negara maka ada 3nilai yang bisa dikemukakan di sini yaitu 1.

memuat asas rohani (Pancasila). Bentuk negara Indonesia (republik) • Pembukaan tidak bisa diubah. Pembukaan UUD 45 memenuhi kedudukan sebagai pokok kaidah negara yang fundamental. pernyataan lahirnya sebagai bangsa yang mandiri 3. Bila dihubungkan dengan negara (dasar negara). 1. dasar negara (Pancasila) 2. alasannya Dalam Pembukaan terdapat : 1.Amandemen Amandemen Amandemen Amandemen I (14-21 Okt 1999) II ( 7-8 Agust 2000) III (1-9 Nov 2001) IV (1-11 Agust 2002) Kedudukan dan Hub Pembukaan UUD 45 Dgn Batang Tubuh UUD 45 • Pembukaan UUD 45 mempunyai kedudukan Lebih tinggi dibanding BT. Pengertian Dasar Negara Dalam Ensiklopedi Indonesia. memuat ketentuan yang menetapkan adanya suatu UUD. kata “dasar” (filsafat) berarti asal yang pertama. dan tujuan negara (jadi negara adil makmur) 4. Fungsi dan tujuan bangsa Indonesia 3. sedangkan BT bisa diubah(diamandeman) • Dalam sistem tata hukum RI. mengubah sama saja membubarkan negara. asas politik negara (republik berkedaulatan rakyat). alasan: 1. kata “dasar” berarti pedoman dalam mengatur kehidupan penyelenggaraan ketatanegaraan negara yang mencakup berbagai . dibuat oleh pendiri negara (PPKI) 2.

MPRS No. Bhs Belanda (grondwet) undang-undang • Konstitusi Diartikan sebagai: Peraturan yang mengatur suatu negara.XVIII/MPR/1998.MPR No. Bhs Latin (Constituere) menetapkan dan menentukan . Disyahkan menjadi dasar negara oleh PPKI : Tgl 18 Agustus 1945 (Terdapat pd alinea IV Pemb UUD 45) Kedudukan Pancasila sebagai dasar negara • Sebagai ideologi negara patokan berperilaku. jo.MPR No.bidang kehidupan. Konstitusi.dalam perkembangan dipahami identik dengan UUD. Pancasila sebagai dasar negara berkedudukan sebagai norma obyektif dan norma tertinggi dalam negara. V/MPR/1973. . Penegasan kembali Pancasila sebagai dasar Negara tercantum dalam TAP . jo.usulannya bernama Trisila 1 rancangan dasar Negara.BPUPKI (sidang I 29 Mei – 1 Juni 1945) Tujuan : merumuskan dasar negara Tanggapan /usulan: 29 Mei Muh. Pengertian Konstitusi Konstitusi Negara Berasal kata Konstitusi. XX/MPRS/1966. serta sebagai sumber segala sumber hukum sebagaimana tertuang di dalam TAP. dasar negara yang dianut adalah Pancasila. Hasil dari panitia kecil . Bagi bangsa Indonesia. usulannya bernama Pancasila 3 rancangan dasar Negara. baik yang tertulis maupun tidak tertulis .usulan bernama Ekasila Dibentuk Panitia Kecil (Panitia 9) bertugas merumuskan rancangan dasar negara menjadi dasar negara.MPR No. adalah Piagam jakarta(22 Juni 1945)diberi nama Pancasila.TAP.IX/MPR/1978. Dalam tinjauan yuridis konstitusional. Yamin usul 5 ranc dasar negara 31 Mei Soepomo usul 5 rancangan dasar negara 1 Juni Soekarno usul: 5 rancangan dasar Negara.TAP. jiwa dan kepribadian bangsa • Sumber dari segala sumber hukum Setiap produk hukum harus bersumber dan tidak boleh bertentangan dengan Pancasila • Sebagai pandangan hidup bangsa pegangan dalam berpikir dan memutuskan sesuatu 2. Proses pembuatan Pancasila sebagai dasar negara *.

b. d. jalan pikiran. kehendak dan perjuangan suatu bangsa. Oliver Cromwell Undang-undang Dasar itu merupakan “instrumen of govermen”. Diterima oleh rakyat negara. yaitu bahwa Undangundang dibuat sebagai pegangan untuk memerintah. Berdasarkan pendapat diatas. konstitusi diartikan sebagai pembentuk Negara. c. c. mentalitas dan kebudayaan suatu bangsa. pegawai. yaitu sebagai hukum dasar yang tertulis atau undangundang Dasar. Dalam arti ini. dan sebagainya. misalnya kepala negara. tetapi mengandung pengertian sosiologisdan politis. F. Lassalle Konstitusi sesungguhnya menggambarkan hubungan antara kaekuasaan yang terdapat didalam masyarakat seperti golongan yang mempunyai kedudukan nyata didalam masyarakat. angkatan perang. a. Dalam bahasa belanda Konstitusi disamakan dengan istilah Grundwet (Grund = Dasar. Yaitu . d. partai politik. Tidak beartentangan dengan hukum dasar tertulis/Undang-undang Dasar dan bearjalan sejajar. Konstitusi dalam arti sempti. 2. . Konstitusi tidah hanya bersifat yuridis. yaitu sebagai hukum dasar yang tertulis atau undangundang Dasar dan hukum dasar yang tidak tertulis / Konvensi. Konstitusi adalah cermin dari jiwa. b.Secara etimologis. dapat disimpulkan bahwa konstitusi memiliki dua pengertian yaitu : 1. Konvensi sebagai aturan-aturan dasar yang timbul dan terpelihara dalam praktek penyelenggaraan bearnegara mempunyai sifat . Prayudi Atmosudirdjo Konstitusi adalah hasil atau produk sejarah dan proses perjuangan bangsa yang bersangkutan. Wet = Undang-undang) Berikut ini endapat beberapa ahli mengenai pengertia kunstitusi. a. istilah konstotusi berasal dari bahasa perancis “ Constituer” yang artinya membentuk. Dalam kaitan ini. cita-cita. Bersifat melengkapi sehingga memungkinkan sebagai aturan dasar yang tidak terdapat dalam Undang-undang Dasar. Konstitusi dalan arti luas. Herman Heller Konstitusi mempunyai arti yang lebih luas daripada undang-undang Dasar. Konstitusi merupakan rumusan dari filsafat. Merupakan kebiasaan yang berulangkali dalam prektek penyelenggaaraan Negara. buruh tani. Konstitusi identik dengan Undang-undang dasar.

Apabila dikaitkan dengan teori jenjang norma hukum dari Hans Nawiaski. dan undang-undang dasar negara 1945 sebagai staatgrundgesetz / aturan dasar / pokok negara. karena semua Undang-Undang dasar adalah suatu naskah tertulis. Undang-Undang Dasar adalah konstitusi yang tertulis. Untuk mengatur organisasi negara dan lembaga-lembaga pemerintahan b. Kesulitan pemakaian istilah “Undang-Undang Dasar” adalah bahwa kita langsung membayangkan suatu naskah tertulis. Kapan UUD 45 Dibuat? Pada sidang II BPUPKI (10 – 16 Juli 1945).yang mengatur secara mengikat cara suatu pemerintahan diselenggarakan dalam suatu masyarakat.baik yang tertulis maupun tidak tertulis. sedang di sampingnya Undang-Undang Dasar tersebut berlaku juga Hukum Dasar yang tidak tertulis. Dilihat dari sejauh mana tanggapan masyarakat terhadap konstitusi yang dibuat oleh Negara maka ada 3nilai yang bisa dikemukakan di sini yaitu 1. Para penyusun UUD 1945 menganut pikiran yang sama. yaitu keseluruhan peraturan. dalam penjelasan UUD 1945 dikatakan : “Undang-Undang Dasar suatu negara ialah hanya sebagian hukum dasar negara itu. Konstitusi Indonesia merupakan alat untuk melaksanakan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dalam kehidupan kenegaraan Konstitusi Negara Nilai konstitusi Dimaksud nilai adalah : sesuatu yang dianggap baik untk dilaksanakan. Undang-Undang Dasar ialah Hukum Dasar yang tertulis. yaitu aturan-aturan dasar yang timbul dan terpelihara dalam praktek penyelenggaraan negara. Tujuan dibuat konstitusi a. sedangkan konstitusi memuat baik peraturan tertulis maupun tidak tertulis. Disyahkan oleh PPKI resmi 18 Agustus 1945. Untuk membatasi dan mengontrol tindakanpemerintahan agar tidak berlaku sewenang-wenang. Nominal Bila pelaksanaan konstitusi ini dalam batas tertentu berlaku walau Tidak sempurna 3. Normatif Bila pelaksanaan konstitusi ini memperoleh dukungan rakyat dan Dilaksanakan secara sempurna 2. yang masih bersifat umum atau bersifat garis besar dan perlu dijabarkan lebih lanjut kedalam norma hukum dibawahnya.Konstitusi sebagai hukum dasar memuat aturan-aturan dasar atau pokok-pokok penyelenggaraan bernegara. maka dasar negara pancasila sebagai Staatfundamentalnorm/norma fundamental negara. Semantik Bila konstitusi ini berlaku hanya formalitas Dipergunakan untuk kepentingan Penguasa Konstitusi atau Undang-Undang Dasar ? Dalam kehidupan sehari-hari kita telah terbiasa menerjemahkan kata Inggris constitution (konstitusi) dengan Undang-Undang Dasar. Hukum dasar tidak . Padahal istilah “constitution” lebih luas. meskipun tidak tertulis”.

Subtansi Konstitusi Negara 1. citacita. SIFAT DAN FUNGSI KONSTITUSI Sifat pokok konstitusi negara adalah fleksibel (luwes) dan rigit (kaku). Konstitusi memberikan arahan kepada generasi penerus bangsa dalam mengemudikan negara menuju tujuannya. maupun dicabut. 2) Undang-undang Dasar suatu negara. diperbaharui. Konstitusi juga menjadi tolok ukur kehidupan berbangsa dan bernegara yang sarat dengan bukti sejarah perjuangan para pendahulu sekaligus memuat ide-ide dasar yang digariskan oleh pendiri negara ( the founding fathers ). 2. setiap Undang-undang Dasar / Konstitusimemuat ketentuanketentuan sebagai berikt : . 3. konstitusi merupakan tonggak atau awal terbentuknya suatu negara dan menjadi dasar utama bagi penyelenggara negara. konstitusi menempati posisi penting dan strategis dalam kehidupan ketatanegaraan suatu negara.tertulis disebut Konvensi. yang lebih mudah untuk dibuat. dan tujuan negara yang tertuang dalam Mukadimah atau Pembukaan UndangUndang Dasar suatu negara. Menurut Miriam Budiardjo. Konstitusi negara memiliki sifat fleksibel / luwes apabila konstitusi itu memungkinkan adanya perubahan sewaktu-waktu sesuai perkembangan jaman /dinamika masyarakatnya. Fungsi pokok konstitusi adalah membatasi kekuasaan pemerintah sedemikian rupa sehingga penyelenggaraan kekuasaan tidak bersifat sewenang-wenang. Keterkaitan antara dasar negara dengan konstitusi nampak pada gagasan dasar. terkait oleh beberapa pembatasan dalam konstitusi negara sehigga menjamin bahwa kekuasaan yang dipergunakan untuk memerintah itu tidak disalahgunakan. Sesuai dengan istilah konstitusi dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia yang diarti kan sebagai 1) Segala ketentuan dan aturan mengenai ketatanegaraan. Salah satu perwujudan dalam mengatur dan menyelenggarakan kehidupan ketatanegaraan suatu negara adalah dalam bentuk Konstitusi atau Undang-Undang Dasar. Berdasarkan pengertian tersebut. Dengan demikian diharapkan hak-hak warganegara akan terlindungi. Oleh sebab itu. ISI / SUBSTANSI KONSTITUSI Isi konstitusi umumnya hanya memuat aturan-aturan pokok. Pemerintah sebagai suatu kumpulan kegiatan yang diselenggarakan oleh dan atas nama rakyat. Aturan-aturan asng lebih rinci diserahkan pengaturannya kepada undang-undang yang berada dibawah konstitusi. hana memuat garis-garis besar sebagai instruksi kepada pusat dan lain-lain penyelenggara negara untuk menyelenggarakan kehidupan negara dan kesejahteraan sosial. Dari dasar negara inilah kehidupan negara yang dituangkan dalam bentuk peraturan perundang-undangan diatur dan diwujudkan. Sedangkan konstitusi negara dikatakan rigit / kaku apabila konstitusi itu sulit untuk diubah kapanpun.

Organisasi Negara. Misalnya: pembagian kekuasaan antara badan Eksekutif. Prosedur mengubah Undang-undang dasar 4. Masalah pembagian kekuasaan antara pemerintah pusat / pemerintah federal dengan pemerintah daerah / pemerintah negara bagian. 2. Prosedur penyelesaian masalah pelanggaran yurisdiksi lembaga negara. Hak-hak asasi manusia 3.1. . Legeslatif dan Yudikatif. Adakalanya memuat larangan untuk mengubah sifat-sifat tertentu dari Undangundang Dasar.