P. 1
Daur Air

Daur Air

|Views: 1,387|Likes:
Published by Nanda Elin Junaidi

More info:

Published by: Nanda Elin Junaidi on Feb 29, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/16/2013

pdf

text

original

Daur Air

daur-air Air di atmosfer berada dalam bentuk uap air. Uap air berasal dari air di daratan dan laut yang menguap karena panas cahaya matahari. Sebagian besar uap air di atmosfer berasal dari laut karena laut mencapai tigaperempat luas permukaan bumi. Uap air di atmosfer terkondensasi menjadi awan yang turun ke daratan dan laut dalam bentuk hujan. Air hujan di daratan masuk ke dalam tanah membentuk air permukaan tanah dan air tanah. Tumbuhan darat menyerap air yang ada di dalam tanah. Dalam tubuh tumbuhan air mengalir melalui suatu pembuluh. Kemudian melalui tranpirasi uap air dilepaskan oleh tumbuhan ke atmosfer. Transpirasi oleh tumbuhan mencakup 90% penguapan pada ekosistem darat. Hewan memperoleh air langsung dari air permukaan serta dari tumbuhan dan hewan yang dimakan, sedangkan manusia menggunakan sekitar seperempat air tanah. Sebagian air keluar dari tubuh hewan dan manusia sebagai urin dan keringat. Air tanah dan air permukaan sebagian mengalir ke sungai, kemudian ke danau dan ke laut. Siklus ini di sebut Siklus Panjang. Sedangkan siklus yang dimulai dengan proses Transpirasi dan Evapotranspirasi dari air yang terdapat di permukaan bumi, lalu diikuti oleh Presipitasi atau turunnya air ke permukaan bumi disebut Siklus Pendek

iklus air atau siklus hidrologi adalah sirkulasi air yang tidak pernah berhenti dari atmosfer ke bumi dan kembali ke atmosfer melalui kondensasi, presipitasi, evaporasi dan transpirasi.

makin landai lahan dan makin sedikit pori-pori tanah. kemudian jatuh sebagai presipitasi dalam bentuk hujan. salju. Infiltrasi / Perkolasi ke dalam tanah . baik yang mengalir maupun yang tergenang (danau.Pemanasan air laut oleh sinar matahari merupakan kunci proses siklus hidrologi tersebut dapat berjalan secara terus menerus. di daratan.Tempat terbesar tejadi di laut. Air berevaporasi.Jumlah air di bumi secara keseluruhan relatif tetap. waduk. dan sebagian air bawah permukaan akan terkumpul dan mengalir membentuk sungai dan berakhir ke laut. . hujan es dan salju (sleet). di tanaman. • • Air permukaan. kemudian akan menguap ke angkasa (atmosfer) dan kemudian akan menjadi awan. Air Permukaan . hujan gerimis atau kabut. Aliran permukaan tanah dapat dilihat biasanya pada daerah urban. siklus hidrologi terus bergerak secara kontinu dalam tiga cara yang berbeda: • Evaporasi / transpirasi . es.Air bergerak ke dalam tanah melalui celah-celah dan pori-pori tanah dan batuan menuju muka air tanah. yang berubah adalah wujud dan tempatnya. dsb. Proses perjalanan air di daratan itu terjadi dalam komponen-komponen siklus hidrologi yang membentuk sistem Daerah Aliran Sungai (DAS). maka aliran permukaan semakin besar. di sungai.Air bergerak di atas permukaan tanah dekat dengan aliran utama dan danau. salju. Pada keadaan jenuh uap air (awan) itu akan menjadi bintik-bintik air yang selanjutnya akan turun (precipitation) dalam bentuk hujan. Pada perjalanan menuju bumi beberapa presipitasi dapat berevaporasi kembali ke atas atau langsung jatuh yang kemudian diintersepsi oleh tanaman sebelum mencapai tanah. Setelah mencapai tanah. Sungai-sungai bergabung satu sama lain dan membentuk sungai utama yang membawa seluruh air permukaan disekitar daerah aliran sungai menuju laut. hujan batu. rawa). Air dapat bergerak akibat aksi kapiler atau air dapat bergerak secara vertikal atau horizontal dibawah permukaan tanah hingga air tersebut memasuki kembali sistem air permukaan.Air yang ada di laut.

Air berevaporasi. rawa). Pemanasan air samudera oleh sinar matahari merupakan kunci proses siklus hidrologi tersebut dapat berjalan secara kontinu. evaporasi dan transpirasi. Pada perjalanan menuju bumi beberapa presipitasi dapat berevaporasi kembali ke atas atau langsung jatuh yang kemudian diintersepsi oleh tanaman sebelum mencapai tanah. kemudian jatuh sebagai presipitasi dalam bentuk hujan.Siklus Hidrologi Siklus Hidrologi adalah sirkulasi air yang tidak pernah berhenti dari atmosfir ke bumi dan kembali ke atmosfir melalui kondensasi. hujan es dan hujan gerimis atau kabut. siklus hidrologi terus bergerak secara kontinu dalam tiga cara yang berbeda: • • • Evaporasi / Trasnpirasi Infiltrasi / Perkolasi ke dalam tanah Air Permukaan Air permukaan. baik yang mengalir maupun yang tergenang (danau. presipitasi. hujan batu. dan sebagian air bawah permukaan akan terkumpul dan mengalir membentuk sungai dan berakhir ke laut. Proses perjalanan air di daratan itu terjadi dalam komponen-komponen siklus hidrologi yang . waduk. salju. Setelah mencapai tanah.

hujan. Evaporasi yaitu penguapan pada permukaan air terbuka dan permukaan tanah. kemudian beberapa sebab awan akan berkondensasi menjadi presipitasi (presipitasi = yang diendapkan atau dijatuhkan). Siklus Hidrologi Akibat panas yang bersumber pada matahari. hujan es. Air hujan yang jatuh kadangkadang tertahan oleh tajuk (ujung-ujung daun). Jumlah air di bumi secara keseluruhan relatif tetap. Transpirasi yaitu penguapan dari permukaan tanaman. Kemudian sekitar 20% pada hujan-hujan berikutnya. Uap air hasil penguapan ini pada ketinggian tertentu akan menjadi awan. tetapi biasanya berkisar 1 mm pada hujan-hujan pertama. tingkat pertumbuhan. bisa dalam bentuk salju. maka terjadilah: 1. Besarnya intersepsi pada tanaman. yang berubah adalah wujud dan tempatnya. tergantung dari jenis tanaman. Hal ini diberi istilah intersepsi. Siklus Hidrologi . 2. dan embun. oleh daunnya sendiri atau oleh bangunan dan sebagainya.membentuk sisten Daerah Aliran Sungai (DAS).

sungai. danau. Proses semuanya itu disebut Evapotranspirasi.000 mil kubik air menguap ke angkasa setiap tahunnya. Sekitar 95. Aliran air tanah (ground water flow) akan menjadi sesuai dengan hukum-hukum fisika. dan sebagainya. dan yang paling penting juga berasal dari tranpirasi oleh daun tanaman yang hidup. permukaan molekul-molekul air memiliki cukup energi untuk melepaskan ikatan molekul air tersebut dan kemudian terlepas dan mengembang sebagai uap air yang tidak terlihat di atmosfir. . mencari tempat lebih rendah. Aliran air ini disebut surface run off. Apabila kapasitas kebasahan tanah/soil moisture ini terlampaui. Proses siklus hidrologi alam tiga cara yang berbeda yaitu : Evaporasi • Evaporasi/Transpirasi . di sungai. Ketika air dipanaskan oleh sinar matahari. es. Air yang mengalir itu pada suatu situasi dan kondisi tertentu akan mencapai danau.000 mil kubik berasal dari daratan. Dan sebagian lagi akan mebasahi tanah. kemudian akan menguap ke angkasa (atmosfer) dan kemudian akan menjadi awan. Pada keadaan jenuh uap air (awan) itu akan menjadi bintik-bintik air yang selanjutnya akan turun (precipitation) dalam bentuk hujan. sebagian berinfiltrasi (menembus permukaan tanah). maka kelebihan airnya akan berperkolasi (mengalir vertical) mencapai air tanah. dan lahan yang basah.000 mil kubik menguapnya dari lautan. Hanya 15. Air yang menjadi bagian dari tanah dan berada dalam pori-pori tanah disebut water soil. sebagian lagi menjadi aliran air di atas permukaan (over land flow) kemudian terkumpul pada saluran. Hasil infiltrasi sebagian besar menjadi aliran air bawah permukaan (interflow/sub surface flow/through flow). sungai.Air hujan yang mencapai tanah. di tanaman. laut menjadi depression storage (simpanan air yang disebabkan oleh kubangan/ cekungan).Air yang ada di laut. di daratan. salju. saluran dan sebagainya. Hampir 80.

yang berubah adalah wujud dan tempatnya. • Jumlah air di bumi Air permukaan. Sungai-sungai bergabung satu sama lain dan membentuk sungai utama yang membawa seluruh air permukaan disekitar daerah aliran sungai menuju laut. maka aliran permukaan semakin besar. rawa).Air bergerak ke dalam tanah melalui celah-celah dan pori-pori tanah dan batuan menuju muka air tanah. Air dapat bergerak akibat aksi kapiler atau air dapat bergerak secara vertikal atau horizontal dibawah permukaan tanah hingga air tersebut memasuki kembali sistem air permukaan. makin landai lahan dan makin sedikit pori-pori tanah. Jumlah air di bumi secara keseluruhan relatif tetap. Air Permukaan . Proses perjalanan air di daratan itu terjadi dalam komponen-komponen siklus hidrologi yang membentuk sisten Daerah Aliran Sungai (DAS). dan sebagian air bawah permukaan akan terkumpul dan mengalir membentuk sungai dan berakhir ke laut. Aliran permukaan tanah dapat dilihat biasanya pada daerah urban.Air bergerak diatas permukaan tanah dekat dengan aliran utama dan danau. waduk.Infiltrasi Air • Infiltrasi/Perkolasi ke dalam tanah . baik yang mengalir maupun yang tergenang (danau. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->