Tinjauan Hotel 1.

Pengertian Hotel Secara harfiah, kata hotel berasal dari bahasa Latin yaitu hospitium, yang artinya ruang tamu. Kata ini kemudian mengalami proses perubahan pengertian dan untuk membedakan guest house dengan mansion house yang berkembang saat itu, maka rumah besar disebut hostel. Hostel disewakan pada masyarakat umum untuk menginap dan beristirahat sementara waktu, dan dikoordinir oleh seorang host. Seiring perkembangan dan adanya tuntutan terhadap kepuasan, di mana orang tidak menyukai peraturan yang terlalu banyak pada hostel, maka kata hostel kemudian mengalami perubahan, yakni penghilangan huruf “s” pada kata hostel sehingga menjadi hotel. Definisi hotel menurut SK Menparpostel Nomor KM 94/ HK 103/MPPT 1987 adalah suatu jenis akomodasi yang mempergunakan sebagian atau seluruh bangunan untuk menyediakan jasa pelayanan penginapan, makan dan minum serta jasa lainnya bagi umum, yang dikelola secara komersial. Hotel adalah sarana tempat tinggal umum untuk wisatawan dengan memberikan pelayanan jasa kamar, penyedia makanan dan minuman serta akomodasi dengan syarat pembayaran (Lawson,1976:27). Hotel adalah suatu bangunan atau suatu lembaga yang menyediakan kamar untuk menginap, makan dan minum serta pelayanan lainnya untuk umum (kamus Webster). Jadi, dapat disimpulkan pengertian hotel adalah suatu bangunan yang menyediakan jasa penginapan, makanan dan minuman, serta jasa lainnya yang diperuntukan bagi umum dan dikelola secara komersial. 2. Klasifikasi Hotel Kriteria klasifikasi hotel di Indonesia secara resmi terdapat pada peraturan pemerintah, yaitu SK: Kep-22/U/VI/78 oleh Dirjen Pariwisata. Klasifikasi hotel ditinjau berdasarkan beberapa faktor, yaitu: a. Harga jual Klasifikasi hotel berdasarkan sistem penjualan harga kamar, di mana harga kamar yang dijual hanya harga kamar saja atau merupakan sistem paket, yaitu:  European plan hotel : hotel dengan biaya untuk harga kamar saja Keistimewaan:

 Praktis, banyak digunakan di hotel  Memudahkan sistem billing  Semua sistem pemasaran kamar kebanyakan menggunakan sistem ini  American plan hotel : hotel dengan perencanaan biaya termasuk harga kamar dan harga makan, terbagi dua yaitu:  Full American plan (FAP) : harga kamar termasuk tiga kali makan sehari (sarapan, makan siang dan makan malam)  Modified American plan (MAP) : harga kamar termasuk dua kali makan sehari, yaitu: o Kamar + makan pagi + makan siang o Kamar + makan pagi + makan malam  Continental plan hotel : hotel dengan perencanaan harga kamar sudah termasuk dengan continental breakfast  Bermuda plan hotel : hotel dengan perencanaan harga kamar yang sudah termasuk dengan American breakfast b. Ukuran hotel Klasifikasi hotel berdasarkan ukuran ditentukan oleh jumlah kamar yang ada, yaitu:  Small hotel : hotel kecil dengan jumlah kamar di bawah 150 kamar  Medium hotel : hotel sedang, yang terdiri dari 2 jenis, yaitu:  Average hotel : jumlah kamar antara 150 sampai 299 kamar  Above hotel : jumlah kamar antara 300 sampai 600 kamar  Large hotel : hotel besar dengan jumlah kamar minimal 600 kamar

c. Tipe tamu hotel Klasifikasi hotel berdasarkan asal usul dan latar belakang tamu menginap yaitu:  Family hotel : hotel untuk tamu yang menginap bersama keluarga  Business hotel : hotel untuk tamu berupa para pengusaha  Tourist hotel : hotel untuk tamu yang menginap berupa wisatawan, baik domestik maupun luar negeri  Transit hotel : hotel untuk tamu yang transit (singgah sementara)  Cure hotel : Hotel untuk tamu yang menginap dalam proses pengobatan atau

penyembuhan penyakit d. Sistem bintang Semakin banyak jumlah bintang suatu hotel, pelayanan yang dituntut semakin banyak dan baik. Klasifikasi hotel berdasarkan sistem bintang, yaitu:  Hotel bintang satu (*)  Hotel bintang dua (**)  Hotel bintang tiga (***)  Hotel bintang empat (****)  Hotel bintang lima (*****) Khusus untuk hotel bintang lima, terdapat tingkatan yaitu Palm, Bronze, dan Diamond. e. Lama tamu menginap Klasifikasi hotel berdasarkan lamanya tamu menginap, yaitu:  Transit hotel : hotel dengan lama tinggal tamu rata-rata semalam  Semi residential hotel : hotel dengan lama tinggal tamu lebih dari satu hari

tetapi tetap dalam jangka waktu pendek, berkisar dua minggu hingga satu bulan

 Residential hotel

: hotel dengan lama tinggal tamu cukup lama, berkisar

paling sedikit satu bulan f. Lokasi Klasifikasi hotel berdasarkan lokasi, yaitu:  City hotel : hotel yang terletak di dalam kota, di mana sebagian besar yang

menginap melakukan kegiatan bisnis  Urban hotel : hotel yang terletak di dekat kota  Suburb hotel : hotel yang terletak di pinggiran kota  Resort hotel : hotel yang terletak di daerah wisata, di mana sebagian besar tamu

yang menginap tidak melakukan usaha. Hotel resort berdasarkan lokasinya dibagi atas:  Mountain hotel : hotel yang berada di pegunungan  Beach hotel : hotel yang berada di pinggir pantai  Lake hotel : hotel yang berada di tepi danau  Hill hotel : hotel yang berada di puncak bukit  Forest hotel : hotel yang berada di kawasan hutan lindung  Airport hotel : hotel yang terletak di daerah pelabuhan udara g. Aktivitas tamu hotel Klasifikasi hotel berdasarkan maksud kegiatan selama tamu menginap, yaitu:  Sport hotel : hotel yang berada pada kompleks kegiatan olahraga  Ski hotel : hotel yang menyediakan area bermain ski

 Conference hotel : hotel yang menyediakan fasilitas lengkap untuk konferensi  Convention hotel : hotel sebagai bagian dari komplek kegiatan konvensi  Pilgrim hotel : hotel yang sebagian tempatnya berfungsi sebagai fasilitas ibadah.

kamar mandi di dalam. minimal 50 kamar. luas kamar suite. minimum 1 kamar. minimum 48 m2  Hotel bintang lima (*****) : jumlah kamar standar. Casino hotel : hotel yang sebagian tempatnya berfungsi untuk kegiatan berjudi h. minimal 15 kamar kamar mandi di dalam luas kamar standar. ditetapkan bahwa penilaian klasifikasi hotel secara minimum didasarkan pada beberapa pertimbangan yaitu:  Persyaratan umum. antara lain kondisi bangunan dan kelengkapan fasilitas  Bentuk pelayanan yang diberikan  Jumlah kamar yang tersedia  Letak atau keadaan lokasi . minimum 24 m2. luas kamar suite. luas kamar standar. yaitu:  Hotel bintang satu (*) : jumlah kamar standar. kamar suite. PM 10/PW 301/ PHB-17 tentang usaha dan klasifikasi hotel. luas kamar suite. minimal 100 kamar. kamar mandi di dalam. Menurut surat Keputusan Menteri Perhubungan Indonesia No. Jumlah kamar dan persyaratannya Berdasarkan jumlah bintang yang disandang. luas kamar standar. minimum 48 m2  Hotel bintang empat (****) : jumlah kamar standar. minimal 20 kamar kamar suite. jumlah persyaratan kamar dan lainnya. minimum 52 m2 Di Indonesia. klasifikasi hotel dilakukan dengan sistem bintang. minimum 24 m2. minimum 4 kamar. minimum 20 m2  Hotel bintang dua (**) : jumlah kamar standar. kamar suite. kamar mandi di dalam. minimum 2 kamar. luas kamar standar. kamar mandi di dalam. kamar suite. minimum 44 m2  Hotel bintang tiga (***) : jumlah kamar standar. luas kamar standar. minimum 26 m2. Dimulai dari bintang satu sampai bintang lima. minimum 3 kamar. luas kamar suite. minimum 22 m2. minimal 30 kamar.

Sihite (2000:63) mengatakan hotel berfungsi sebagai suatu sarana untuk memenuhi kebutuhan tamu (wisatawan atau pelancong).wajah arsitektur hotel di Indonesia pun sangat berkembang dan inovatif. tercatat hotel-hotel yang sudah hadir pada saat itu diantaranya :  Jakarta. Hotel Royal dan Hotel Rijswijk. Hotel Der Nederlanden. Hotel Preanger dan Pension Van Hangel ( kini Hotel Panghegar ).  Medan.  Semarang. Slier Hotel. pembangunan dan kehadiran hotel di Indonesia sangat berkembang pesat. berdiri Hotel Sarkies dan Hotel Oranje. Sejalan dengan berkembangnya hotel di indonesia . Hotel Savoy Homann. dibangun Hotel Des Indes.  Yogyakarta.  Solo. Palace Hotel.  Makasar.  Malang. Hotel de Boer dan Hotel Astoria. .3. Seiring dengan perkembangan kedatangan wisatawan asing ke Indonesia yang lebih memerlukan sarana akomodasi pariwisata bersifat memadai.  Surabaya.  Bogor. Perkembangan Hotel di Indonesia Dalam buku Hotel Management. mulai berkembanglah hotel-hotel di Indonesia. sebagai tempat tinggal sementara selama berada jauh dari tempat asalnya. Setelah periode pemerintahan Orde Baru. Hal ini menjadi satu tolak ukur sejarah baru untuk hotel di Indonesia. Hotel Salak. Grand Hotel dan Staat Hotel. Terutama setelah masuknya beberapa manajemen hotel international yang banyak merambah ke kota-kota besar di Indonesia. maka semasa penjajahan kolonial Belanda. Grand Hotel ( sekarang Hotel Garuda )  Bandung. Menurut buku Pariwisata Indonesia dari Masa ke Masa. berdiri Hotel Du Pavillion.

o Seating Area. dan lain-lain.Travel agent room . o Support function. zona di mana hanya orang-orang tertentu yang dapat memasukinya. mesin ATM.  Public area. Sarana ini sangat berguna untuk terjadinya kontak sosial di antara pengunjung. antara lain:  Private area.Perawatan kecantikan / salon . ruang-ruang konsesi ini terpisah sendiri dan merupakan bagian dari publik area. seperti kamar pada hotel. Sebagai sarana pelayanan kepada tamu yang baru datang atau hendak meninggalkan hotel dengan pelayanan berupa membawakan koper-koper pengunjung. Area ini merupakan area pertemuan antara yang melayani. yaitu karyawan dengan yang dilayani. tetapi untuk hotel berbintang. ruang rapat. antara lain:  Meningkatkan industri dan penghasilan masyarakat  Menciptakan lapangan kerja sekaligus alih teknologi 4. Berfungsi untuk menyediakan kebutuhan pengunjung sehari-hari o Bell man. o Retail Area. antara lain seperti toilet.Adapun peranan usaha perhotelan dalam menunjang pembangunan bangsa dan negara. Area ini merupakan area untuk kegiatan pribadi pengunjung. telepon umum. yaitu tamu dan juga tamu dengan tamu lainnya. yang antara lain terdiri dari: . Area ini merupakan area untuk kegiatan para karyawan terutama karyawan administrasi. o Consession space. Sebagai sarana penunjang untuk tamu yang berada si publik area. Organisasi Fungsional Hotel Secara prinsip. hotel dapat dibagi menjadi 3 area aktivitas. Menyediakan wadah bagi tamu untuk beristirahat atau sekedar berbincang-bincang.  Semi Public area. Pada dasarnya ruang-ruang ini termasuk retail area.

. Amphitheatre + Dancing Fountain o Taman o Sarana olahraga . berolah raga. santai dan lain-lain. yang antara lain: o Swimming pool o Food court o Retail area o Kolam dan kanal buatan .Souvenir shop .Toko buku dan majalah .Toko-toko khusus  Food and Beverages outlets Yaitu area yang digunakan untuk menikmati makanan dan minuman berupa : o Restoran o Coffee shop o Lounge o Bar  Ruang Serbaguna Yaitu ruangan yang disediakan untuk berbagai macam penemuan antara lain o Pameran o Seminar o Pertemuan / pernikahan  Area rekreasi o Daerah yang dipergunakan oleh para pengunjung untuk berekreasi.Money changer .

o Fitness o Spa dan Sauna • Back of the house (sektor belakang hotel) Terdiri dari area servis. dll. dll. trash and general storage area). terdapat ruang kepala dan asisten departemen. penzoningan berdasarkan jenis area sangat penting. disesuaikan dengan kebutuhan makanan dan minuman yang dimasukkan. Ruang ini berisi peralatan untuk heating dan cooling yang berupa tangki dan pompa untuk menjaga sistem operasi mekanikal secara keseluruhan. tempat menjahit kain. Yang harus diperhatikan adalah bahwa ruang publik juga harus berhubungan dengan ruang pelayanan dan mempunyai batas yang jelas. dan mesin press yang digunakan untuk melayani tamu dan juga karyawan. gudang. Untuk hotel berbintang. yang disiapkan untuk melayani tamu hotel.  Daerah pegawai / staff hotel (employees area).  Daerah bongkar muat. Terdapat gudang kering dan gudang basah. setrika. mengeringkan. Untuk itulah. laundry berukuran cukup luas dan berfungsi sebagai tempat mencuci. Area ini merupakan ruang karyawan yang berisi loker untuk karyawan.  Daerah pencucian dan pemeliharaan (laundry and housekeeping). Area ini merupakan gudang penyimpanan makanan dan minuman. Area ini merupakan tempat turun naiknya barang dari dan ke dalam mobil pengangkut. Yang termasuk back of the house yaitu:  Daerah dapur dan gudang (food and storages area). sampah dari gudang umum (receiving. gudang. sarung bantal. . sehingga bagian publik tidak terganggu dengan aktivitas servis.  Daerah mekanikal dan elektrikal (Mechanical and Engineering Area). Pada area housekeeping. gorden.

Karakteristik pengunjung hotel dapat dibagi atas: Tabel 1. Penzoningan Area Servis pada Hotel 1. yaitu untuk tujuan bisnis dan wisata.Diagram 1. pengunjung hotel terbagi dua. karakter pengunjung hotel . Penzoningan Area Privat. Publik dan Semipublik pada Hotel Diagram 2. Karakter Pengunjung Hotel Menurut tujuan kedatangannya.

.

Pengertian Bisnis Kata bisnis berasal dari bahasa Inggris business. The general . 1. bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya. komunitas. Artinya bisnis ialah suatu lembaga yang menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat. the goods and services that satisfy societies needs.  Hughes dan Kapoor : “Business is the organized effort of individuals to produce and sell for a provit. dari kata dasar busy yang berarti "sibuk" dalam konteks individu. sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.  Griffin dan Ebert (1996) : “Business is an organization that provides goods or services in order toearn provit”. ataupun masyarakat.Sumber Hotel Planning and DesignTabel Tinjauan Hotel Bisnis Adapun jenis hotel yang terdapat pada bangunan multifungsi ini adalah hotel bisnis. bisnis merupakan suat organisasi yang menyediakan barang dan jasa yang bertujuan untuk menghasilkan laba. Berikut adalah pengertian dan perkembangan mengenai hotel bisnis. Beberapa pengertian bisnis menurut para ahli:  Brown dan Petrello (1976) : “Business is an institution which produces goods and services demanded by people”. Dalam ilmu ekonomi. untuk mendapatkan laba. Sejalan dengan definisi tersebut. Dalam artian.

Secara etimologi.  Kapasitas. Pengertian Hotel Bisnis Hotel bisnis didefinisikan sebagai hotel yang banyak digunakan para usahawan. 2. Maksudnya bisnis ialah suatu kegiatan usaha individu yang terorganisasi untuk menghasilkan dan menjual barang dan jasa guna mendapatkan keuntungan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan ada dalam industri. Para pebisnis bisa memanfaatkan hotel bisnis sebagai sarana untuk mempromosikan produk perusahaan. Menentukan biaya yang akan diperlukan untuk menyewa ruang di hotel  Fasilitas.hotel berbintang. Mempertimbangkan kemudahan akses dan pencapaian.  Lokasi. 3. layanan dan kemudahan akomodasi yang disesuaikan dengan karakter para pelaku bisnis. bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. dimana hotel ini memiliki fasilitas yang lengkap untuk para pebisnis. maupun ruang seminar. Biasanya terletak di pusat kota. terutama hotel . hingga sarana bisnis. hotel hanya berfungsi sebagai tempat untuk menginap. Perkembangan Hotel Bisnis secara Umum Dulunya. Dapat disimpulkan bahwa bisnis adalah usaha perdagangan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang terorganisasi untuk mendapatkan laba dengan memproduksi dan menjual barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumen. yaitu:  Budget.term business refer to all such efforts within a society or within an industry”. Beberapa pertimbangan dalam memilih hotel sebagai tempat pertemuan/rapat. tapi kini hotel telah memiliki fungsi ganda. . ruang rapat. dari tempat menginap. Mengetahui kelengkapan fasilitas yang disediakan oleh pihak hotel. ataupun area bisnis dan berfungsi menyediakan fasilitas. misalnya bisnis perhotelan. Pada hotel ini tersedia tempat yang dapat digunakan sebagai ruang pertemuan. Memperkirakan jumlah peserta dan menyesuaikan terhadap kapasitas ruang hotel. rapat kerja maupun seminar. Tidak sedikit hotel yang menyediakan sarana bisnis. Hotel jenis ini dinamakan hotel bisnis. Penggunaan kata bisnis yang lebih luas dapat merujuk pada sektor pasar tertentu.

sehingga pertimbangan terhadap jarak pencapaian ke objek tujuan harus sedekat mungkin  Pertimbangan ekonomi dan fasilitas  Dalam hal ini.  Keberadaannya dapat menaikkan prestis dan citra kota. rekreasi tidak diprioritaskan Secara umum. Karakteristik Hotel Bisnis Hotel bisnis memiliki berbagai karakteristik. di antaranya:  Memiliki fasilitas yang mendukung kegiatan bisnis seperti ballroom dan banquet hall. Karakteristik tamu hotel bisnis yaitu:  Bepergian seorang diri atau berkelompok  Menginap dalam jangka waktu relatif singkat  Ingin cepat menyelesaikan tugasnya. . Karakteristik Tamu Hotel Bisnis Usaha di bidang perhotelan mempunyai sasaran pelayanan jasa akomodasi bagi para pebisnis baik dari dalam maupun luar kota Medan. 5. Kualitas interaksi bisnis merupakan perhatian utama.  Berada di pusat kota dan berdekatan dengan pusat bisnis dan perbelanjaan. Mereka berusaha menjalin interaksi sesingkat mungkin dan mencapai relasi seerat mungkin. Interaksi bisnis dapat dilakukan di dalam dan luar hotel.4. kaum pebisnis mempunyai karakter yang sangat efisien. dll. yang terdiri dari:  Pedagang  Pengusaha  Peserta konvensi/ konferensi  Pejabat pemerintah.

 Terdapat pre function room. Bila tidak berdampingan dengan lobby. restoran. maka harus dilengkapi dengan kamar mandi/WC sendiri. minum kopi. dan tentunya fasilitas standar ruang pertemuan juga diperlukan. dan function room  Bedroom  Terdapat minimum 20 kamar standar dengan luas 22 m2/ kamar  Terdapat minimim 2 kamar suite dengan luas 44 m2/ kamar  Tinggi minimum 2. misalnya beristirahat. olahraga dan kegiatan santai lainnya. Untuk itu. makan. . bersantai. Kegiatan bisnis juga dapat dilakukan sambil makan.6 m tiap lantai  Dining room. minum.  Bar  Apabila berupa ruang tertutup maka harus dilengkapi AC dengan suhu 24˚C. hotel bisnis memerlukan fasilitas olahraga.Interaksi yang dilakukan di luar hotel menuntut tamu beraktivitas di luar dan memanfaatkan fasilitas hotel dalam waktu yang singkat. mempunyai privatisasi tinggi dan dapat mendukung proses relasi bisnis yang diinginkan.5 kali jumlah kamar. 6. Interaksi yang dilakukan dalam lingkungan hotel menuntut disediakannya ruang yang nyaman.  Dilengkapi dengan toilet apabila tidak satu lantai dengan lobby. Kriteria Fasilitas Hotel Bintang 3 Hotel kelas ini mempunyai kondisi sebagai berikut:  Umum  Unsur dekorasi Indonesia tercermin pada lobby.  Ruang fungsional  Minimum terdapat 1 buah pintu masuk yang terpisah dari lobby dengan kapasitas minimum 2.  Lebar ruang kerja bartender setidaknya 1m. kamar tidur.

 Dilengkapi dengan telepon lokal dan interlokal. 7.  Toilet umum minimum 1 buah dengan perlengkapan  Lebar koridor minimum 1.  Dilengkapi dengan instalasi air panas/ dingin. radio. biro perjalanan. sauna.  Tersedia PABX. jogging.  Tersedia poliklinik. paging. Lobby  Mempunyai luasan minimum 30 m2  Dilengkapi dengan lounge.  Drug store  Minimum terdapat drugstore. perkantoran.  Utilitas penunjang  Terdapat transportasi vertikal mekanis.  Dilengkapi sentral video/TV. diskotik atau taman bermain anak.  Sarana rekreasi dan olah raga  Minimum 1 buah dengan pilihan tenis.  Ketersediaan air bersih minimum 500 liter/ orang/ hari. carcall. golf. air line agent. money changer. billiard. fitness. Jenis dan Fasilitas Standar Kamar Tamu .  Tersedia paramedis. butik dan salon.  Terdapat kolam renang dewasa yang terpisah dengan kolam renang anak. bank.6 m. souvenir shop. bowling.

Gambar 1. Tipe Kamar Berdasarkan Jenis Tempat Tidur pada Hotel .Pada hotel. Adapun bentuk kamar tidur pada hotel adalah seperti pada Gambar dibawah ini. Aspek efisiensi juga harus diperhatikan sehingga tamu merasa betah menginap di hotel tersebut. ruang tidur merupakan ruang privat yang perlu diperhatikan untuk memenuhi tuntutan kenyamanan dan privatisasi tamu.

dll. handuk . misalnya dengan ukuran kamar lebih besar dan tambahan fasilitas.Klasifikasi kelas kamar pada sebuah hotel adalah:  Standard room Jenis kamar yang tersedia untuk dua orang penghuni dengan kondisi.  Radio dan Televisi. seperti televisi. tersedia untuk 2-3 atau lebih penghuni dengan kondisi berisi dua atau tiga kamar lebih dengan ukuran kamar lebih besar. lemari es. berisi satu tempat tidur double (double bed) atau dua tempat tidur dan fasilitas yang tersedia di dalam kamar tersebut berlaku umum di semua hotel.  Asbak . luas.  Meja lampu.  Telepon. AC.  President suite room Jenis kamar paling mahal dalam suatu hotel.  Tempat tidur ( jumlah dan ukurannya sesuai dengan jenis). makan.  Deluxe room Jenis kamar dengan fasilitas yang lebih baik dari kamar standar. dll.  Lemari pakaian ( cupboard ).  Meja rias / tulis ( dressing table ) dan kursi. twin bed atau bahkan single bed. Tempat tidurnya terdapat double bed. korek api . dan dapur kecil (kitchenette) serta mini bar.  Rak untuk menyimpan koper ( luggage rack ). . lampu. alat tulis ( stationeries ). mewah dan lebih lengkap dengan fasilitas tambahan seperti ruang tamu. Adapun fasilitas standar yang terdapat pada masing – masing jenis kamar tersebut adalah sebagai berikut :  Kamar mandi private ( bathroom ) dan perlengkapannya.

Miami. Gambar 2. Lokasi : 1441 Brickell Avenue. perkantoran. Total luasan kantor adalah 167. 2 di antaranya terdapat di lantai satu. bangunan ini (Gambar 2.Studi Banding Proyek Sejenis Berikut ini adalah studi banding bangunan multifungsi dari berbagai negara: 1.S. Pada tahun penyelesaiannya.2 Four Seasons Hotel and Tower .2) merupakan bangunan mixed use tertinggi di U. bagian selatan dari kota New York. dan beberapa unit kondominium di lantai atas Ketinggian : 240 m Jumlah lantai : 64 lantai Dibangun : 2000–2003 Arsitek : Gary Edward Handel dan Associates.000m2  Terdapat tiga lobby. United States Fungsi tower : hotel. sedangkan 1 lainnya pada lantai 7 untuk hotel dan area pertemuan. Four Seasons Hotel and Tower Four Seasons Hotel and Tower yang dikenal sebagai Four Seasons Hotel Miami ataupun Four Seasons Tower adalah sebuah gedung pencakar langit di Miami. Developer : Millennium Partners MDA Associates Spesifikasi:  Lantai 2 sampai 12 merupakan perkantoran kelas A seluas 21. Florida. Florida.000m2 yang ditempati oleh HSBC Bank USA. yaitu untuk kantor dan hunian.

Four Seasons Tower dari Udara Gambar 5.  Memiliki area retail seluas 985m2. Pada lantai 7 digunakan sebagai teras kolam.  Lantai 8 sampai 40 ditempati oleh Four Seasons Hotel.  Memiliki Sport Club/ LA Miami seluas 3.700m2. Suasana di depan Bangunan . Perspektif Four Seasons Tower Gambar 4.000m2. Area seluas 8. yang di bawahnya merupakan garasi parkir berkapasitas 934 mobil. Beberapa view ke Four Seasons Hotel and Tower Gambar 3. Entrance dari Brickkel Ave Gambar 2. Di dalamnya terdapat 221 kamar tamu dan 84 unit kondo/ hotel dengan luas 57m2 sampai 192 m2  Lantai 40 sampai 64 ditempati sebanyak 186 kondominium mewah. dengan luas 103 m2 sampai 604 m2.

Entrance ke Gedung Parkir Adapun fungsi yang terdapat pada bangunan ini adalah: 1. Entrance dari SE 14th Gambar 8. Entrance dari SE 14 th Gambar 7. Hotel Hotel yang terdapat pada Four Seasons Tower ini adalah Four Seasons Hotel yang memiliki 221 kamar tamu dan 84 unit kondo/ hotel dengan luas 57m2 sampai 192 m2.Gambar 6. .

dan pesta pernikahan. Lobby hotel terletak di lantai 7 dari bangunan.386m2 ini terdapat di sekeliling atrium courtyard. Lobby 7 . dengan berlapis dinding kaca sehingga cahaya matahari dapat masuk ke dalam ruangan dan menikmati pemandangan yang bagus. galas. Perletakan Fungsi Hotel pada Bangunan Fasilitas yang terdapat pada Four Seasons Hotel antara lain:  Lobby hotel.  Fasilitas pertemuan. Ruang serbaguna dengan luas total 1. Hotel di Lantai Gambar 10. terlihat dari Gambar 9.Bangunan ini juga mempunyai view ke jalan di sekelilingnya. Grand ballroom seluas 542m2 dapat disekat setengah untuk fleksibilitasnya. Hotel Four Seasons Miami memiliki fasilitas berupa ruang pertemuan. dari yang berskala kecil sampai yang berskala besar. Fasilitas ini dapat menampung berbagai kegiatan pertemuan.

Ruang Pertemuan pada Hotel Ruang pertemuan yang terdapat di Four Seasons Hotel meliputi: a. Ballroom west c. Miami ballroom f.Gambar 11. Grand Ballroom b. Coral gables h. Ballroom east d. Coconut grove i. Ballroom pre-function room e. Miami pre-function room g. Key biscayne j. Bal harbour k. Brickell key .

dan hunian privat dengan beberapa tipe dan layout kamar yang berbeda yaitu dari superior. suites. yang terletak di lantai 20 sampai 29 (Tabel 2. deluxe.. maupun suites. Fasilitas penginapan Hotel Four Seasons Miami mempunyai 221 kamar tamu yang luas. Tabel 2. Fasilitas penginapan terdiri dari kamar tamu.5). temasuk 39 suites. Tipe kamar hotel .

Layout Kamar pada Hotel Four Seasons Miami .Gambar 12.

Laundry c. Lounge Berada di seberang Acqua. Golf . dengan luas 305m2. Restoran Terletak di lantai 7. Area servis dan fasilitas untuk anak-anak j. di mana terdapat tempat duduk indoor 45 buah dan 9 pada bar. 24 hour multilingual concierge d. b. 14Thirty-Five mempunyai luas 158m2. Servis penukaran valuta asing f. serta tempat duduk outdoor sebanyak 35 buah. Fasilitas pelayanan tamu Adapun fasilitas pelayanan tamu pada hotel adalah: a. restoran Acqua menawarkan tempat makan dengan suasana yang nyaman dan mempunyai view ke kolam renang. Rental mobil e. dll. Safety deposit h. seperti capuccino dan croissants. Salon i. Kolam renang d. c. Pelayanan medis g. Terdapat area makan indoor dan outdoor. Spa (memiliki 10 ruang perawatan) b. In-room dining 24 jam b. Fitness (luas area 4.645m2) c. Cafe Berada di dekat lobby. di mana terdapat 86 tempat duduk indoor dan 36 tempat duduk outdoor. Parkir  Fasilitas pendukung Adapun fasilitas pendukung pada hotel ini adalah: a. cafe ini menawarkan sarapan favorit.  Fasilitas rekreasi Fasilitas rekreasi yang disediakan pada hotel ini meliputi: a.

View ke Area Duduk Gambar 14. Terdiri atas bebagai tipe kamar yaitu mulai dari 1 sampai 4 tempat tidur. Kantor Fungsi kantor ditempati oleh perkantoran kelas A. Gambar 15. Perletakan Fungsi Kondominium pada Bangunan 3. Penempatan kantor didominasi oleh HSBC Bank USA. seluas 21. Tennis Gambar 13.e. Kondominium Kondominium terdapat di atas unit kondo/ hotel.000m2.000m2 dari lantai 2 sampai 12. View ke Area Duduk 2. Metoda perancangan yang dipelajari dari studi banding Four Seasons Tower adalah: . Total luasan kantor adalah 167.

penginapan. Alabama.000m2. pelayanan tamu. Riverchase Galleria ditujukan untuk komunitas masyarakat yang tinggal di sekitarnya dan juga komunitas bisnis.2 Riverchase Galleria Riverchase Galleria. dan rekreasi.3. dengan jumlah lantai 15. lobby kantor di lantai 1. hotel dan kantor (Gambar 2.000m2 mengakses ke Wynfrey Hotel dan Galleria Tower.  Wynfrey Hotel memiliki kapasitas 330 kamar. : Jim Obata Wilson & dan Kassabaum Spesifikasi:  Terdiri dari 3 penempatan fungsi. Lokasi : 35244 Birmingham. Hoover. USA Fungsi : shopping mall. terdapat fasilitas berupa ruang pertemuan. yaitu shopping mall. Fungsi kantor dan hotel dapat ditempatkan dalam satu bangunan (tower) yang sama. yang kemudian mengalami penambahan menjadi 160. dan lobby kondominium di lantai 1.19). Eksterior Riverchase : Hellmuth. kantor Jumlah lantai : Galleria Mall (2 lantai) Wynfrey Hotel (15 lantai) Galleria Tower (17 lantai) Dibangun : 1983-1986 Arsitek Developer Associates Gambar 17.  Galleria Mall berlantai 2 dengan luas 108.  Terdapat perbedaan akses ke masing-masing fungsi. Mall ini mempunyai atrium di tengah yang dapat . Riverchase Galleria dari Arah Jalan Gambar 16. hotel. 2. pendukung. Pada hotel. yaitu melalui lobby hotel yang terletak di lantai 7.   Pencapaian ke masing-masing fungsi pada bangunan juga dibedakan. dikenal sebagai The Galleria merupakan suatu kompleks yang memiliki shopping mall yang besar dengan skylight yang panjang yakni mencapai 60m.

000 m2). Penempatan Fungsi pada Riverchase Galleria Adapun fungsi yang terdapat pada bangunan ini adalah: 1. dan Wynfrey Hotel.dan Belk Home and Children's (12.839 m2.798 mobil dan sisi selatan 2.915 mobil. Galleria Mall Mall berlantai dua ini memiliki.000 m2 ).557 m2). Macy's (20. lift dari Galleria Tower. Gambar 18. 218 retail dan 20 restoran serta beberapa anchor di dalamnya yang berupa department store yaitu J.  Entrance ke mall dapat diakses melalui pedestrian yang menghubungkan area parkir ke mall. Sisi utara menampung 2.C.200 m2) . Penney (12.910 m2). antara toko.  Area parkir yang tersedia terbagi dua sisi. Sears (14. Galleria Tower adalah gedung kantor yang memiliki tinggi 17 lantai dan luas 34. Belk (18.

Skylight padaMall . Helzberg Diamonds. juga terdapat restoran dan foodcourt sebagai tempat untuk bersantai. duduk dan menikmati beraneka menu makanan. Sephora. Penempatan Anchor pada Malldi Lantai 1 dan 2 Selain itu.Gambar 19. terdapat retail lainnya seperti LEGO. Selain area perbelanjaan. dll yang terdapat di kedua sisi koridor tengah. Gambar 20.

Hotel ini memiliki fasilitas seperti:  Kamar tamu Gambar 23. Wynfrey Hotel . dapat menampung 330 kamar. Wynfrey Hotel Wynfrey Hotel seperti pada terletak berseberangan dengan Galleria Tower dan memiliki akses dari arah berlawanan dengan mall.Gambar 21. 12 di ntaranya adalah suite dan sebuah lobby di lantai dasar. Interior Suasana Mall Gambar 22. Hotel bintang 4 ini memiliki jumlah lantai 15. Food Court pada Mall 2.

Lobby Wynfrey Hotel Gambar 25. Ruang pertemuan tersebut encapai luas 2880m2 sehingga pertemuan maupun pameran dapat diselenggarakan di dalamnya.2m2 dan tipe suite dengan luas antara 90 sampai 162m2 Gambar 24. Gambar 26. jacuzzi . dan 1200 tamu untuk resepsi.Jenis kamar tamu di Wynfrey Hotel adalah: Kamar standard seluas 34. berkapasitas 10 sampai 1200 orang. Wynfrey ballroom dapat menampung 800 tamu untuk banquet. Ballroom untuk Resepsi  Restaurant  Fitness center  Spa. yang terdiri dari 3 ballroom dan 18 meeting room. 1200 tamu dengan tempat duduk teater. Ballroom Tempat Duduk Teater Gambar 27. Interior Kamar pada Wynfrey Hotel  Fasilitas meeting Wynfrey menawarkan 21 ruang pertemuan yang lengkap.

juga terdapat restoran dan retail lainnya yang mendukung aktivitas di sdalamnya. Kolam renang. Galleria Tower Galleria Tower merupakan gedung kantor berlantai 17 dengan ketinggian 76m.29 dan 2.  Kantor dan Hotel terletak pada bangunan yang berbeda. Dibangun di atas lahan eks Raffles Institution. dan terhubung dengan mall Galleria melalui atrium yang beratapkan kaca transparan. tetapi tetap memiliki akses ke mall. Tenant utama pada gedung adalah Surgical Care Affiliates dan Walter Energy. dll. Gedung ini menampung kantor kelas A yang memiliki luas lantai 34. Singapura. Foto Udara Riverchase Gambar 29.31 adalah kompleks mixed use yang terletak di Civic District. 3. Selain itu. Kemudian kantor tersebut dipindahkan dan diganti dengan Caremark. berlokasi di Riverchase Galleria. Galleria Tower Metoda perancangan yang dapat dipelajari dari studi banding Riverchase Galleria adalah:  Pada bagian atap mall dapat menggunakan penutup transparan sehingga cahaya bisa masuk ke dalam mall pada siang hari sehingga dapat melakukan efisiensi terhadap pemakaian listrik. terdapat beberapa anchor yang berfungsi sebagai magnet. 4. . Raffles City Raffles city seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2. Gambar 28.30. Hoover seperti pada Gambar 2.839 m2. Di dalamnya terdapat kantor pusat Med Partners yang berada dari tahun 1993 sampai 2004.  Pada mall.

coffee shop. shopping convention center Jumlah lantai : Swissôtel The Stamford (73 lantai) Fairmont Singapore (26 lantai) Raffles City Tower (42 lantai) Mall (4 lantai dan 3 basement) Dibangun : 1980-1986 Luas site : Kantor 35. ditempati oleh spa terbesar di Asia.sekolah pertama di Singapura. Raffles City  Di lantai 6 dari hotel. Singapura Fungsi bangunan mall. the city within a city. . Gambar 30. Ini bertujuan menghubungkan bangunan ke Esplanade RT Station melalui jalur bawah tanah. : hotel. toko fashion.  Pada podium terdapat shopping mall dan sebuah convention center. terdapat 2 buah hotel.  Terdapat penambahan 30 sampai 50 toko seperti toko buku MPH. kantor.269 m2 Arsitek : I. Eksterior yang sederhana dari bahan aluminium memberi kesan modern yang kontras terhadap arsitektur Victorian dan klasik di sekitarnya.100 m2 dengan menggunakan area parkir kendaraan di basement dua dan tiga.  Area retail ditambah dari 19. yaitu Swissôtel The Stamford dan Fairmont Singapore dan sebuah kantor yaitu Raffles City Tower.Pei dengan Arsitek 61 Developer : Tincel Properties Spesifikasi:  Pada Raffles City. Dirancang oleh arsitek terkenal untuk mewujudkan konsep kota dalam kota. Downtown Core.321 m2 Mall 37.M. Lokasi : North Bridge Road. outlet makanan dan minuman terkenal. dll.000 m2 menjadi 33. Raffles Amrita Spa.

845 di antaranya adalah classic room. 1. Gambar 31. terdapat Raffles City Convention Center. budaya. Hotel bintang 5 ini mempunyai 1. . merupakan salah satu hotel yang berada di kawasan pusat bisnis. Hotel ini mempunyai menara kembar. Interior Kamar Fairmont Singapore  Swissôtel The Stamford merupakan hotel kedua yang terdapat di Raffles City.  Pada lantai 4. bersejarah. Pada lantai 3.261 kamar dan suites. terdapat Food junction. yang berfungsi sebagai food court. Hotel  Fairmont Singapore. Pada hotel ini terdapat 769 kamar tamu dan suite seperti yang terlihat dari Gambar di bawah ini. dan belanja Singapura.

Fasilitas Pendukung pada Raffles City . fasilitas rekreasi seperti Willow Stream Spa. juga terdapat 29 Stamford Crest Suite. Gambar 32. 88 Swiss Executive room dengan fasilitas bisnis yang lengkap. pada kedua hotel juga terdapat fasilitas pendukung yaitu 11 restoran dan 5 bar.255 classic harbour view room. yang mempunyai balkon pribadi untuk menikmati pemandangan yang indah. 44 grand room. Gambar 33. 2 kolam renang outdoor. 6 lapangan tenis. Selain itu. dan fitness club. Interior Kamar Swissôtel The Stamford Selain itu.

Interior Raffles Ballroom Gambar 34. Gambar 35. Swiss Executive Room presentasi.dll. Tabel 3. pernikahan.2. Raffles City Convention Center memiliki 27 ruang rapat dan 3 ballroom. acara amal. mulai dari konferensi global. Raffles Convention Center Pada kompleks Raffles city juga terdapat convention center di bagian podium. Luas Ruang pada Raffles City Convention Center . Raffles City Convention Center Gambar 36. Convention center ini memfasilitasi segala kegiatan. Executive Conference Center Adapun luas ruangan yang terdapat pada Raffles City Convention Center dapat dilihat pada Tabel 2.6 berikut ini.

.

asuransi dan keuangan. perbankan. Raffles City Tower Raffles City Tower merupakan kantor komersial dengan jumlah lantai 42. Pada lantai 1. dll. IT dan telekomunikasi. Lantai 2. keperluan anak-anak. Pada basement 1 terdapat area makan. merupakan area toko pakaian. seperti jam tangan. barang bermerek. toko roti.3. dan penjualan makanan lainnya. Shopping mall ini merupakan one stop mall yang memfasilitasi semua kebutuhan dari makanan. Shopping mall Mall pada Raffles City seperti Gambar 37 terletak di podium dan basement. dll. konsultan bisnis. Di tengahnya merupakan atrium yang cukup besar (Gambar 39). pakaian. department store Robinsons. AtriumShopping Mall . Terdapat 50 tenant di dalamnya yang bergerak di bidang energi. dan lantai 3 merupakan area penjualan asesoris untuk keperluan rumah dan keperluan anak-anak. Pada shopping mall ini. Interior Shopping Mall keperluan rumah. terdapat beberapa anchor tenant. yaitu supermarket yang dimiliki oleh Dairy Farm Group. 4. Eksterior Shopping Mall Gambar 39. Gambar 37. Jason's Market Place dan Guardian pharmacy yang terletak di basement. hinggaGambar 38. Marks & Spencer. Sistem sirkulasinya menggunakan koridor seperti pada Gambar 38. merupakan pusat penjualan barang bermerek.

lantai 2 untuk toko pakaian. misalnya lantai 1 untuk retail yang menjual barang bermerek. 17% kantor. dll. Persentase Penggunaan Fungsi Metoda perancangan yang dapat dipelajari dari studi banding Raffles City adalah:  Retail-retail dibagi berdasarkan kelompok fungsinya per lantai. Diagram 3. Pada Raffles City.Persentase penggunaan fungsi pada Raffles City adalah 40 % untuk hotel dan convention center. Sumber : Studi Banding Lengkap (Universitas Sumatera Utara) . penggunaan retail lebih besar dibandingkan fungsi lainnya (Diagram 3). 43% retail.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful