P. 1
Makalah Pengolahan Citra

Makalah Pengolahan Citra

|Views: 695|Likes:
Published by Enjho Bacok

More info:

Published by: Enjho Bacok on Feb 29, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/15/2014

pdf

text

original

MAKALAH

PENGOLAHAN CITRA PADA BIDANG KEDOKTERAN DENGAN MENGGUNAKAN X-RAY UNTUK MAMMOGRAFI

Oleh : Nama Nim Fakultas : Angelency C. Sadukh : 0706032735 : Sains Dan Teknik

Jurusan / Prodi : Teknik Elektro / TI

2009

implementasi pengolahan citra dan menganalisa citra mamoggrafi agar bermanfaat bagi bidang kedokteran dalam mendeteksi kanker payudara. Pengertian pengolahan citra bagi bidang kedokteran 2.Bab 1 Pendahuluan A. Tujuan Tujuan pembuatan makalah ini adalah memahami. Rumusan Masalah Masalah yang akan dibahas pada makalah ini adalah sebagai berikut : 1. C. B. Implementasi pengolahan citra bagi analisis citra (image analysis) dan penerapannya pada bidang kedokteran dalam mendeteksi kanker payudara. Oleh karena itulah maka pada pembahasan berikut akan dikemukakan algoritma untuk mengekstraksi fitur bentuk tumor payudara yang tampak pada citra mammografi. Latar Belakang Kanker payudara adalah penyakit penyebab kematian wanita ke dua di dunia. Keberadaan penyakit tersebut ditunjukan dalam karakteristik objek tumor payudara yang tampak pada citra mammografi. . Citra mammografi merupakan citra yang dapat digunakan sebagai alat bantu mendeteksi penyakit tersebut.

Bagaimana komputer dapat mengenali karakteristik ketidaknormalan citra mamografi dikemukakan dalam beberapa penelitian. Pengertian pengolahan citra bagi bidang kedokteran Pengolahan citra telah banyak diaplikasikan di berbagai bidang termasuk bidang kedokteran. Medical Resonance Image (MRI) atau ultrasonografi (USG) mampu memperlihatkan struktur anatomi tubuh sehingga kelainan anatomi dapat terdeteksi. Secara visual. (2)kekaburan. khususnya dalam diagnosa penyakit kanker karena penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang dapat menyebabkan kematian. bercak dan (4) detail bagian.Mengingat fungsi citra medis dalam bidang kedokteran maka analisis citra medis membutuhkan tingkat akurasi yang tinggi. Citra yang dihasilkan disebut citra mamografi. mamografi. Namun demikian ada beberapa faktor yang mempengaruhi mutu citra medis adalah (1) sensitifitas kontras. Penyakit kanker payudara merupakan penyakit nomor dua di dunia yang menjadi penyebab kematian wanita setelah penyakit kanker serviks. Pada bidang kedokteran. seorang dokter ahli dapat mengenali adanya ketidaknormalan payudara dengan melihat karakteristik yang terlihat pada citra tersebut. Hal ini disebabkan karena mutu dan detail citra medis seperti citra hasil rontgen. adanya penyebaran struktur jaringan payudara dan adanya mikrokalsifikasi.Bab 2 Pembahasan A. (3) kejernihan tampak. Karakteristik yang dimaksud disini adalah payudara kiri dengan kanan terlihat tidak simetris. pengolahan citra digunakan sebagai alat bantu dalam diagnosis suatu penyakit ataupun ganggguan tubuh manusia. seperti penelitian yang . Upaya untuk mendeteksi keberadaan penyakit tersebut dilakukan dengan mamografi dan menggunakan alat bantu X-ray. adanya benjolan.

Tiga tahapan untuk melakukan pemeriksaan dini tersebut adalah (1) pemeriksaan sendiri. Untuk mengurangi faktor resiko. Tumor payudara : Tumor adalah benjolan tidak normal akibat pertumbuhan sel yang terjadi secara terus menerus. 1. Implementasi pengolahan citra bagi analisis citra (image analysis) dan penerapannya pada bidang kedokteran dalam mendeteksi kanker payudara. Setiap pengambilan citra selalu dilakukan untuk payudara kanan dan kiri. 2007).Tumor terbagi atas dua jenis. saluran kelenjar dan jaringan penunjang payudara. batas benjolan dan sebaran jaringan. Untuk pengambilan citra payudara. maksalah satu upaya yang dilakukan adalah melakukan pemeriksaan sedini mungkin. Sel kanker dapat menyebar ke seluruh tubuh sehingga penyakit ini dapat mematikan. Kanker payudara merupakan penyakit kanker yang menyerang pada kelenjar air susu. (2) pemeriksaan yang dilakukan oleh tenaga medis yang bertujuan untuk mengkonfirmasi hasil pemeriksaan sendiri atau bila terjadi keluhan dan (3) pemeriksaan lanjutan untuk melengkapi pemeriksaan dokter dilakukan dengan menggunakan alat bantu seperti mammogram yang menggunakan sinar-X sebagai sumber cahaya untuk menghasilkan sebuah citra. Titik pandang yang dimaksud adalah MLO (Medio-Lateral Oblique) mengambil titik pandang dari samping payudara dan CC (Cranio-Caudal) mengambil titik pandang dari atas ke bawah payudara (Malagelada. yaitu tumor jinak dan tumor ganas yang disebut dengan kanker.dilakukan oleh Liu (1998) yang menyatakan bahwa ketidaknormalan struktur dalam citra mamografi dapat dikenali melalui ada tidaknya mikrokalsifikasi. Pawar (2002) mengembangkan algoritma untuk melokalisasi area yang dicurigai terdapat tumor. . Menurut bentuk dan area kecerahan citra. dilakukan dengan menggunakan 2 titik pandang pada kedua payudara. B.

Bentuk dasar benjolan Sedangkan batas tepi dapat dibedakan juga dalam 5 jenis. Benjolan dapat dibedakan dalam 5 bentuk dasar yaitu oval. yaitu (1) circumscribed dapat menentukan dengan jelas transisi yang tajam antara luka dan sekitar jaringan.Gambar titik pandang pengambilan citra Berdasarkan karakteristik citra mamografi yang tampak secara visual. round. . lobulated. para dokter ahli dapat mengelompokkan tumor payudara berdasarkan pada benjolan dan batas tepi dalam dua kelompok yaitu tumor jinak dan tumor ganas. irregular dan architectural distortion.

(3) micro-lobulated berbentuk lingkaran yang berombak sepanjang tepi. 2002). dimana x dan y adalah koordinat spasial dari elemen citra (piksel). (4) ill-defined bersifat menyebar dan (5) speculated berupa penyebaran garis tipis. Wood. Pada umumnya citra digital merepresentasi piksel– piksel dalam ruang dua dimensi dinyatakan dalam matriks yang berukuran M baris dan N kolom. Bentuk dasar batas tepi Berdasarkan bentuk benjolan dan batas tepi inilah.(2) obscured sebagian tertutup oleh jaringan normal. citra merupakan fungsi kontinyu dari intensitas cahaya f(x. batas tepi yang mempunyai bentuk illdefined dan speculated mempunyai kemungkinan besar tumor ganas. tumor payudara dapat dikelompokkan menjadi tumor jinak atau ganas. 2. Benjolan yang berbentuk oval atau round mengidentifikasikan tumor jinak. Secara matematis.y) (Gonzales. Pengertian citra : Citra merupakan kumpulan piksel-piksel yang berisi informasi yang tersusun dalam bidang duadimensi. .

Ke tiga informasi ini sangat penting dalam analisis pengambilan keputusan.3. Pengertian tepi citra Karakteristik visual yang dapat memberikan informasi penting dalam analisis citra adalah warna. Dengan demikian tepi objek dapat terdeteksi dengan baik walaupun objek tersebut terletak dalam area bernoise atau ber-blur. maka analisis bentuk objek dapat berhasil dengan baik. Gaussian).Deriche. Metode filtering merupakan salah satu metode peningkatan mutu citra dimana citra di filter untuk mendapatkan citra yang lebih baik. Sedang filter ini memiliki parameter noise dan juga parameter blur. sedangkan dari sisi warna dan intensitas tepi di definisikan sebagai perbedaan intensitas (atau warna) yang tinggi (tajam) antara dua piksel yang saling berdekatan. Khusus untuk analisis bentuk objek. Algoritma : . Karakteristik citra satu dengan yang lain tidak sama. Peningkatan mutu citra : Tujuan peningkatan mutu citra adalah memperoleh citra yang dapat memberikan informasi sesuai dengan kebutuhan. oleh karena itu implementasi sebuah metode peningkatan mutu citra baik untuk sebuah citra belum tentu baik juga untuk citra yang lainnya. pendeteksian tepi objek dilakukan dengan menggunakan filter LARIM yang merupakan filter rekursif orde 3.bentuk objek dan tekstur. Bila teknik atau algoritma pendeteksian mampu menghasilkan tepi yang sempurna dan jelas. Filter ini memiliki kelebihan bila dibandingkan dengan filter lainnya yang hanya memiliki parameter noise (filter Canny.Dari sisi visual bentuk tepi dalam citra dapat di representasikan dalam berbagai bentuk seperti tepi bentuk tangga (step edge). tepi adalah batas antara satu objek dengan latar belakang citra atau batas antara dua objek.proses analisis ini cukup rumit. 5. Tahapan awal yang paling menentukan dalam analisis bentuk objek adalah pendeteksian tepi. Dalam penelitian ini.Di tinjau dari definisi umum. 4. tepi bentuk atap (crestlineedge) dan tepi bentuk pik (impulse edge).

Dalam penelitian ini telah di ujicoba pada sejumlah citra 86 (Mammography Database). Tanda lingkaran merah yang ditandai oleh dokter ahli menunjukkan bahwa area tersebut merupakan area yang dicurigai terdapat tumor karena memperlihatkan adanya benjolan. 6. . Kedua adalah edge detection dengan menggunakan metode filtering dan ketiga adalah contour delimitation.algoritma yang dikembangkan tahap demi tahap mampu melokalisasi area yang di curigai sehingga dapat mendeteksi bentuk tumor payudara dan juga batas tepi tumor payudara sehingga secara visual tumor dikenali karakteristik bentuk tumor payudara.Secara garis besar proses ekstraksi karakteristik bentuk geometris tumor payudara terdiri dari tiga tahapan. Gambar berikut merupakan salah satu contohcitra mamografi hasil pemeriksaan (diagnosis) visualseorang dokter ahli. Hasil analisis : Data citra digital mamografi yang digunakan dalam penelitian ini berupa citra bitmap (bmp) dengan resolusi 50 dpi. Citra mammografi Bab 3 Penutup A. Tahap pertama adalah lokalisasi area yang diinginkan (Region of Interest ROI) atau area yang di curigai terdapat tumor. Kesimpulan Berdasarkan percobaan yang telah dilakukan.

.

(2002). Prentice Hall. UK. R. Second Edition.C dan R. Gonzales. Schotland. Digital Image Processing. . Mathematical Morphology.E Woods.Pustaka Fisher. The University of Edinburg Shcools of informatics Edinburg. R.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->