Laporan Biologi Uji Enzim Katalase

Laporan Praktikum Enzim Katalase Disusun oleh Nama : Muhammad Ardian Kelas : XII IPA 4 No : 28

SMA N 1 Kebumen   Judul Eksperimen pengujian enzim katalase Tujuan a. Menyelidiki peranan enzim katalase b. Menyelidiki faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim c. Mengetahui serta memahami reaksi reaksi kimia yang terjadi pada pengujian enzim katalase Dasar Teori Enzim merupakan protein yang tersusun atas asam-asam amino. Kebanyakan enzim berukuran lebih besar dari substratnya. Akan tetapi, hanya daerah tertentu dari molekul enzim tersebut yang berikatan dengan substart, yaitu di bagian yang disebut sisi aktif (active site). Beberapa enzim memerlukan komponen nonprotein yang disebut gugus prostetik agar dapat bekerja dalam suatu reaksi. Enzim yang lengkap tersebut disebut holoezim. Secara kimia, enzim yang langkap (holoenzim) tersusun atas dua bagian, yaitu bagian protein dan bagian bukan protein Bagian protein disebut apoenzim, tersusun atas asam asam amino. Bagian protein bersifat labil (mudah berubah), misalnya terpengaruh oleh suhu dan keasaman.Misal : NAD+ Bagian yang bukan protein disebut gugus prostetik, yaitu gugusan yang aktif. Gugus prostetik yang berasal dari molekul anorganik disebut kofaktor, misalnya besi, tembaga, zink. Gugus prostetik yang terdiri dari senyawa organic kompleks disebut koenzim, misalnya NADH, FADH, koenzim A, tiamin (vitamin B1), riboflavin (vitamin B2), asam pantotenat (vitamin B5), niasin (asam nikotinat), piridoksin (vitamin B6), biotin, asam folat dan kobalamin (vitamin B12).

HCl Cawan Petri 3. Air Suling Pipet Tetes 5.Katalase adalah enzim yang dapat menguraikan hidrogen peroksida (H_2 O_2) yang tidak baik bagi tubuh makhluk hidup menjadi air (H_2 O) dan oksigen (O_2) yang sama sekali tidak berbahaya. kemudaian memasukan bara api dari lidi membara ke dalam tabung reaksi secara capat.Agar reaksi-reaksi berjalan lebih cepat diperlukan katalisator. misalnya pada tubuh hewan berdarah panas. Ekstrak Jantung Lidi dan Korek Api 8. Melakukan langkah kerja nomer dua. pH optimum enzim berkisar antara 6-8. Ekstrak Hati Tabung Reaksi 2. Melakukan perlakuan yang sama pada tabung reaksi yang lain dan mencatat segala perubahan yang terjadi pada tabel pengamatan. Perubahan pH yang cukup tajam juga dapat menyebabkan enzim mengalami denaturasi. beberapa pengecualian dapat terjadi. Setelah satu menit. Reaksi-reaksi yang berlangsung didalam tubuh makhluk hidup terjadi pada suhu 270 C. Es Batu Kaki Tiga dan Kasa 6. enzim ini akan mengalami denaturasi sehingga tidak dapat dipakai kembali. Jika suhu terlalu tinggi ( >40 C). Namun. Ekstrak Kunyit (Curcuma Domestica) Spatula 9. Katalisator didalam sel makhluk hidup disebut biokatalisator atau enzim. H_2 O_2 Pembakar Spirtus 7. Suhu Ekstrak Daun Pepaya 4. ekstrak jantung. pepsin akan bekerja optimum pada pH 2. NaOH Ekstrak Jantung 3. Enzim ini diproduksi oleh sel di bagian badan mikro. tetapi tidak mengalami kerusakan (Inaktif) dan akan bekerja kembali jika suhu telah normal. Membersihkan tabung reaksi dari sisa-sisa perlakuan yang pertama. ekstrak jantung pada tabung reaksi B. misalnya pada tumbuhan dan pada tubuh hewan berdarah dingin.Pada suhu tersebut proses oksidasi akan berjalan lambat. NaOH Gelas Kimia 4. Ekstrak Daun Pepaya (Carica Papaya) Langkah Kerja Membuat ekstrak hati. Pada umumnya.Katalisator adalah zat yang mempercepat reaksi tetapi zat tersebut tidak ikut bereaksi. hanya dapat berfungsi di antara suhu 37-40 derajat celcius. Selain itu. enzim ini di dalam tubuh manusia juga menguraikan zat-zat oksidatif lainnya seperti fenol. ataupun mikroba moderat (jamur) misalnya. atau pada suhu 370. asam format. Enzim katalase dari mamalia seperti manusia. maka enzim ini akan berhenti bekerja. Variabel NO Variabel Bebas Variabel Kontrol Variabel Terikat 1. Melakukan langkah kerja nomer tiga namun sebelum ditetesi H_2 O_2 ditetesi terlebih dahulu . ekstrak daun pepaya dan esktrak kunyit dari bahan-bahan alami. 2. Menambahkan lima tetes H_2 O_2 pada tabung reaksi A. selanjutnya tabung resksi ditutup dengan ibu jari. Mengamati nyala api pada lidi tersebut. Jika suhu terlalu rendah ( < 10 C) . Contonya pada lambung manusia. Larutan H_2 O_2 Alat dan bahan Alat : Bahan Rak Tabung Reaksi 1. enzim ini adalah bodyguard yang melindungi bagian dalam sel dari kondisi oksidatif yang bagi kebanyakan orgnisme ekuivalen dengan kerusakan. yaitu Perioksisom Bagi sel. HCl Ekstrak Hati Banyaknya gelombang gas timbulnya bara api. Menuangkan ekstrak hati pada tabung reaksi A. Mengamati perubahan yang terjad. ataupun sapi. ekstrak daun pepaya pada tabung reaksi C dan ekstrak kunyit pada tabung reaksi D ke masing-masing setinggi satu centimeter. Ekstrak Kunyit 5. maupun alkohol yang juga berbahaya bagi tubuh manusia. Katalase terdapat hampir di semua makhluk hidup.

Menyusun alat pemanas air yang terdiri dari pembakar sepirtus. kasa dan gelas kimia. bara api tidak menyala. jantung juga menunjukan adanya Enzim Katalase hanya saja jantung lebih baik pada suasana netral daripada suhu rendah. asam (HCl). Lalu. membersihkan tabung reaksi dari sisa-sisa perlakuan kedua. Melakukan langkah kerja nomer tiga namun sebelum ditetesi H_2 O_2 ditetesi terlebih dahulu dengan NaOh. Ini dibuktikan ketika kami memasukan bara api ke dalam tabung reaksi. kaki tiga. Ini dibuktikan bara api yang menyala lebih terang pada suasana netral daripada suasana suhu rendah. Ekstrak Hati Dalam suasana apapun hati menunjukan adanya Enzim Katalase. membersihkan tabung reaksi dari sisa-sisa perlakuan kedua. Ekstrak Kunyit Dalam percobaan kami . membersihkan tabung reaksi dari sisa-sisa perlakuan ketiga. Hanya saja pada suasana netral hati lebih menunjukan optimal daripada suasana lain. Lalu. Data Hasil Pengamatan Pembahasan Dalam menguji Enzim Katalase kami menggunakan empat variabel yaitu Ekstrak Kunyit. Hati dan Ekstrak Daun Pepaya serta ke empatnya diuji dalam lima susana yaitu netral. Hal ini dibuktikan pada suasana asam.dengan HCl. Enzim Katalase pada jantung hanya aktif pada suasana netral dan suhu rendah saja. Basa (NaOH). Lalu. Melakukan langkah kerja nomer tiga namun sebelum ditetesi H_2 O_2 tabung reaksi diletakkan di dalam larutan es batu yang melebur. suhu rendah. Perbandingan ketahanan Enzim Katalase dalam berbagai suasana adalah: asam (1): basa (3) : suhu rendah (2). Ini dibuktikan ketika kami melakukan percobaan dalam suasana netral. Apabila variabel tersebut mengandung Enzim Katalase maka akan ada reaksi H_2 O_2 H_2 O+O_2 Ekstrak Jantung Jantung merupakan salah satu variabel yang mengandung Enzim Katalase. Melakukan langkah kerja nomer dua. membersihkan tabung reaksi dari sisa-sisa perlakuan kedua. Jantung. basa dan suhu tinggi bara api semakin kecil/ padam. Melakukan langkah kerja nomer dua. Lalu. kecuali suasana suhu tinggi. bara api semakin terang. Ekstrak Daun Pepaya Ekstrak daun pepaya adalah variabel yang paling baik Enzim Katalasenya dibandingkan dengan . melakukan langkah kerja nomer tiga namun sebelum ditetesi H_2 O_2 tabung reaksi diletakkan di dalam air yang mendidih. Ini berarti H_2 O_2 yang dikatalase oleh jantung sehingga menghasilkan O_2 yang menyebabkan bara api tetap menyala. Setelah air mendidih. suhu tinggi. Dalam suasana suhu rendah. Ekstrak kunyit dalam berbagai susasan sama sekali tidak menunjukan adanya enzim katalase. Melakukan langkah kerja nomer dua.

reaksi kimia yang dipengaruhi enzim semakin cepat. enzim akan mengalami denaturasi / rusak dan tidak dapat digunakan lagi. Kesimpulan Kerja enzim dapat dipengaruhi oleh 3 faktor. Ini dibutuhkan ketika kami menguji Enzim Katalase dalam ekstrak daun pepaya dalam suasana apapun selalu menunjukan bara api yang paling baik (terang) ini berarti produk O_2 dalam Ekstrak daun pepaya tinggi.variabel-variabel lain. Tetapi jika suhu terlalu tinggi atau telah melampaui batas toleransi enzim. yaitu : Suhu (temperatur) Semakin tinggi suhu. . ph Enzim katalase hanya dapat bekerja optimal pada ph netral Konsentrasi enzim Pada umumnya konsentrasi enzim berbanding lurus dengan kecepata reaksi. Hanya saja dalam suhu tinggi ekstrak daun pepaya tidak menunjukan adanya Enzim Katalase.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful