P. 1
Makalah Isomer 2

Makalah Isomer 2

|Views: 1,143|Likes:
Published by Rizka Kasila

More info:

Published by: Rizka Kasila on Feb 29, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/28/2013

pdf

text

original

BAB II PEMBAHASAN

Isomer 2.1 Pengertian Isomer adalah molekul yang memiliki formula molekul yang sama tetapi memiliki pengaturan yang berbeda pada bentuk 3D. Tidak termasuk pengaturan berbeda yang diakibatkan rotasi molekul secara keseluruhan ataupun rotasi pada ikatan tertentu (ikatan tunggal). Sebagai contoh, keduanya adalah molekul yang sama. Dan keduanya bukan isomer. Keduanya merupakan butan.

Isomer juga tidak terjadi pada rotasi di ikatan ikatan tunggal. Jika anda memiliki sebuah model molekul didepan mata anda, anda harus mempretelinya dan menyusung ulang kembali untuk menghasilkan isomer dari molekul tersebut. Jika anda hanya memutar-mutar ikatan tunggal, yang anda hasilkan bukanlah isomer, molekul tersebut sama sekali tidak berubah. (Clarck, 2000) Isomer adalah senyawa-senyawa kimia yang mempunyai rumus molekul sama tetapi rumus strukturnya berbeda, sehingga sifat-sifatnya pun berbeda. (www.scribd.com, 2010)

isomer posisi dan isomer fungsional. (www. (Saunders.com. Isomer Rantai Isomer-isomer ini muncul karena adanya kemungkinan dari percabangan rantai karbon. 1986) Isomer struktural terjadi ketika dua atau lebih senyawa organik memiliki rumus molekul sama.2 Jenis Isomer 2. atom diatur dalam susunan yang berbeda-beda. Ada tiga jenis isomer struktural yang Anda perlu anda pelajari: isomer rantai . Sebagai contoh. Ada tipe keempat. Sebagai contoh. struktur . yang dikenal sebagai tautomerisme (dimana ada dua isomer dikenal sebagai keto dan enol isomer) tetapi anda tidak akan menemukan ini di sekolah. C4H10. 2010) Jika senyawa-senyawa dengan rumus molekul yang sama itu memiliki urutan atom yang berlainan.2.scribd.2.1 Isomer Struktur Dalam isomer struktur. Hati-hati untuk tidak menggambar isomer yang salah yang hanya merupakan rotasi sederhana dari molekul awal. (Fessenden dan Fessenden. maka mereka mempunyai stuktur (bangun) yang berlainan dan disebut isomer struktural satu terhadap yang lain. dimana yang satunya berbentuk rantai karbon bercabang. tetapi struktur yang berbeda. Pada salah satunya rantai karbon berada dalam dalam bentuk rantai panjang. Perbedaan-perbedaan ini cenderung memberikan molekul kimia dan sifat fisik yang berbeda . 2008) a. ada dua buah isomer dari butan.

Isomer rantai memiliki rumus molekul yang sama tetapi berbagai jenis rantai yaitu. 2000) n-pentana 2-butana isopropana Isomer rantai muncul karena susunan yang berbeda dari atom karbon yang mengarah ke rantai linear dan bercabang. Anda dapat melihatnya dengan jelas pada model dibawah ini. (Clarck. Hal ini karena. . mempunyai tiga rantai isomer. Ini merupakan contoh yang sebelumnya telah kita gunakan diatas. Isomer rantai memiliki sifat kimia yang hampir sama tetapi sifat fisik yang berbeda. Pentane. Jika anda berpikir anda bisa menemukan yang lain. linier dan bercabang. Sebagai contoh. yang linier memiliki luas permukaan lebih banyak kontak dan karenanya kekuatan tarik antarmolekul yang maksimum. isomer rantai bercabang memiliki titik didih lebih rendah daripada rekan-rekan linier mereka. maka yang anda temukan hanyalah molekul yang sama yang diputar. Jika anda masih meragukannya gunakanlah sebuah model. C5H12.dibawah ini merupakan versi lain dari rantai panjang butan yang diputar apa daerah tengah dari rantai karbon.

kerangka utama karbon tetap tidak berubah. Pada saat yang sama anda harus memindahkan hidrogen dari tengah ke ujung. (Clarck. Isobutana (atau 2-metilpropana): suatu isomer bercabang (adicchemistry. 2000) . seperti pada C4H9OH Hanya kedua isomer ini yang bisa anda dapatkan dari rantai dengan empat buah karbon bilamana anda tidak mengubah rantai karbon itu sendiri. yaitu. n-butana: suatu isomer rantai linier. C 4 H 12. Isomer posisi Pada isomer posisi.Misalnya isomer rantai Dua mungkin dengan rumus molekul. Sebagai contoh. Dan yang satunya lagi pada bagian tengah dari rantai.com) b.2000) Jika anda membuat model. Pada salah satunya bromin berada diujung dari rantai. Anda harus memutuskan ikatan bromin dibagian ujung dan memasangkannya ke bagian tengah. Anda boleh. mengubahnya dan menghasilkan 2 buah isomer lagi. Namun atomatom yang penting bertukar posisi pada kerangka tersebut. 2000) Contoh lain terjadi pada alkohol. (Clarck. ada dua isomer struktur dengan formula molekul C3H7Br. tidak mungkin anda bisa mendapatkan molekul yang kedua dari molekul yang pertama dengan hanya memutar ikatan2 tunggal.(Clarck.

2000) Contoh yang lain diilustrasikan dengan formula molekul C3H6O2. Pada sebuah kasus terikat pada atom dari karbon yang berikatan dengan cincin. Isomer grup fungsional Pada variasi dari struktur isomer ini. Diantaranya terdapat struktur isomer yaitu asam propanoik(asam karboksilat) dan metil etanoat (ester). Contoh pada formula molekul C7H8Cl. (Lihat Gambar). Ada empat isomer berbeda yang bisa anda buat tergantung pada posisi dari atom klorin. Sebagai contoh. 2000) .Anda juga bisa mendapatkan isomer posisi dari rantai benzen. sebuah formula molekul C3H6O dapat berarti propanal (aldehid) or propanon (keton). 2000) Ada kemungkinan yang lain untuk formula molekul ini. dan ada tiga buah lagi kemungkinan saat berikatan dengan cincin karbon. isomer mengandung grup fungsional yang berbeda. (Clarck. (Clarck.yaitu isomer dari dua jenis kelompok molekul yang berbeda.(Clarck. Sebagai contoh anda dapat mengikat rangkap rantai-rantai karbon dan memanbahkan -OH di molekul yang sama. (Clarck.2000) c.

Senyawa Isomer fungsi Rumus molekul Struktur molekul R – OH (alkohol) Alkohol Eter CnH2n+2O R – O – R (eter) Aldehid Keton CnH2nO Asam karboksilat Ester CnH2nO2 Senyawa Isomer fungsi Rumus molekul Struktur molekul .

(www.com. 2010) a. Isomer ini terjadi di .2 Isomer Ruang Isomer ruang adalah senyawa yang memiliki rumus molekul sama. 2010) Contoh: H3C C H C H CH 3 dan H3C H3C C C H H cis-2-butena trans-2-butena Isomer geometrik (juga dikenal sebagai isomer cis-trans atau EZ isomer) adalah suatu bentuk stereoisome.com.scribd. Isomer Geometris Senyawa yang memiliki rumus molekul sama tetapi memiliki penataan atom dengan ruang yang berbeda. (www. tetapi strukturnya berbeda.scribd.2.Alkena Sikloalkana CnH2n -C=C- R-C=C-R Alkuna Alkadiena CnH2n-2 R=C=R 2.

2008) - Sistem Tata Nama (E) dan (Z) Sistem (E) dan (Z) didasarkan pada suatu pemberian prioritas (jangan dikelirukan dengan prioritas tata nama) kepada atom atau gugus yang terikat pada masingmasing karbon ikatan rangkap. Atom . kata Jerman untuk bersebrangan huruf (Z) berasal dari “Zusammen” kata Jerman untuk bersama-sama.scribd. Jika kedua atom pada masing-masing karbon ikatan rangkap itu berbeda. (Fessenden dan Fessenden.mana Anda telah membatasi rotasi suatu tempat dalam suatu molekul.seperti dalam transatlantik. 1986) Trans: dari bahasa latin yang berarti "seluruh" . 2010) Isomer geometrik ialah isomer yang diakibatkan oleh ketegangan dalam molekul dan hanya dijumpai dalam dua kelas senyawa. Jika atom atau gugus yang berprioritas tinggi berada pada posisi yang berlawanan pada ikatan pi maka isomer itu adalah (E). 2008) Isomer Cis-Trans Syarat terbentuknya isomer cis-trans adalah terdapat tingkatan rangkap dua (C=C) yang tiap-tiap karbon (C) dalam ikatan rangkap tersebut mengikat atom atau gugus atom yang berbeda.com. Cis: dari makna latin "pada sisi ini" (Clarck. alkena dan senyawa siklik. (Saunders. Jika gugus-gugus prioritas tinggi itu berada dalam satu sisi. maka isomer itu (Z). Persyaratan isomer geometrik dalam alkena ialah bahwa tiap atom karbon yang terlibat dalam ikatan pi mengikat dua gugus yang berlainan. Huruf (E) berasal dari “entgegen”. (www. prioritas didasarkan pada bobot-bobot atom yang langsung terikat pada karbon ikatan rangkap itu.

1986) F Cl Br I Naiknya prioritas Fessenden:115 b.dengan bobot atom lebih tinggi memperoleh prioritas tinggi. (Fessenden dan Fessenden.scribd. 2010) P S -C-Q C kiral R .com. (www. Isomer Optik Ciri senyawa yang mempunyai isomer optik yaitu dapat memutar bidang polarisasi cahaya (eksperimen) dan mempunyai atom C asimetris/atom C kiral yaitu atom C yang mengikat empat gugus yang berbeda.

Isomer struktur dibagi menjadi tiga yakni rantai (dibedakan menurut kerangka atomnya). Isomer terbagi menjadi dua yakni isomer struktur (dibedakan menurut susunan strukturnya) dan isomer ruang (dibedakan menurut konfigurasinya).BAB III KESIMPULAN Isomer adalah senyawa yang memiliki rumus molekul sama tetapi rumus strukturnya berbeda. posisi (dibedakan menurut letak dari gugus fungsi pada rantai induk). dan gugus fungsi (memiliki gugus fungsional yang berbeda). Isomer ruang terbagi menjadi dua yakni isomer geometri (memiliki penataan atom yang berbeda) dan isomer optik (dapat memutar bidang polarisasi cahaya dan memiliki atom C asimetris/kiral) Isomer geometri memiliki sub bagian yakni isomer cis-trans yang terdapat ikatan rangkap dua dan tiap-tiap karbon (C) dalam ikatan rangkap tersebut mengikat atom atau gugus atom yang berbeda. .

.

10/12/2011 .adichemistry.htm. dan Fessenden. Jakarta: - http://www.chemguide.creative-chemistry. Kimia Organik. 10/12/2011 - http://www.uk/molecules/isomers.msu.com. 1986.com/organic/basics/isomerism/structural/structur al-isomerism.htm.com.org.edu/faculty/reusch/VirtTxtJml/steriso m.scribd. 10/12/2011 - http://www2.uk/basicorg/isomerism/structural. 10/12/2011 - Fessenden Erlangga.html.wikipedia. 3/12/2011 www.html.chemistry. 3/12/2011 http://www.co.DAFTAR PUSTAKA - www.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->