Bedah ortopedi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Bedah ortopedi atau orthopaedi (juga dieja orthopedi) ialah cabang ilmu kedokteran yang mempelajari tentang cedera akut, kronis, dan trauma serta gangguan lain sistem muskuloskeletal. Dokter bedah ortopedi menghadapi sebagian besar penyakit muskuloskeletal termasuk artritis, trauma dan kongenital menggunakan peralatan bedah dan non-bedah.
Daftar isi

• • • • • • • • • •

1 Pendidikan 2 Praktek 3 Sejarah 4 Artroskopi 5 Penggantian sendi 6 Ortopedi anak 7 Terminologi 8 Rujukan 9 Lihat pula 10 Pranala luar

[sunting]Pendidikan

Di Indonesia, dokter bedah ortopedi adalah dokter yang telah menyelesaikan pendidikan yang diajukan dalam bedah ortopedi setelah menjadi dokter umum maupun bedah umum. Dokter ini harus menyelesaikan 104 SKS dalam 9 semester pendidikan klinik. Dokter spesialis ini diberi gelar SpOT (spesialis ortopedi dan traumatologi) atau SpBO (spesialis bedah ortopedi). Banyak dokter bedah ortopedi yang menjalani pelatihan subspesialis dalam program yang dikenal sebagai 'fellowship' (beasiswa) setelah menyelesaikan pendidikannya sebagai residen. Pelatihan fellowship dalam sebuah subspesialisasi ortopedi khususnya memakan waktu 1 (kadang-kadang 2) tahun dan biasanya memiliki komponen penelitian yang terkait dengan pelatihan klinik dan operasi. Beberapa contoh subspesialisasi ortopedi adalah: 1. 2. Bedah tangan (juga dilakukan oleh dokter bedah plastik) Bedah bahu dan siku

[sunting]Praktek Dokter bedah ortopedi menghadapi sebagian besar penyakit muskuloskeletal ringan seperti artritis. Laminektomi . Perbaikan artroskopi lutut untuk kedua menisci 12. Penggantian pinggul 13. 8. Bedah tulang belakang (juga dilakukan oleh dokter bedah saraf) 7. Artroskopi bahu/eksisi tulang selangka distal 14. Perbaikan fraktur trochanterica 10. Artroskopi bahu dan dekompresi 3. Debridement kulit/otot/tulang/fraktur 11. 25 prosedur paling umum yang dilakukan oleh dokter bedah ortopedi adalah sebagai berikut: 1. trauma dan cacat bawaan menggunakan peralatan bedah dan non-bedah. Perbaikan fraktur radius (tulang)/ulna 16. Bedah kaki dan pergelangan kaki (juga dilakukan oleh podiatri) 6. Ortopedi anak 5. Onkologi muskuloskeletal Bedah kedokteran olahraga Trauma ortopedi Juga ada 9 wilayah subspesialisasi bedah ortopedi. Penyingkiran implan pendukung 6. Penggantian lutut 8.3. 9. Artroskopi lutut dan kondroplasti 5. Perbaikan tendo manset rotator 15. Artroskopi lutut dan menisektomi 2. Artroskopi lutut dan rekonstruksi ligamentum cruciatum anterius 7. Perbaikan fraktur collum femoralis 9. Pembebasan terowongan tulang pergelangan tangan 4. Rekonstruksi sendi total (artroplasti) 4.

Traksi dan belat dikembangkan selama Perang Dunia I. untuk merawat prajurit Soviet yang terluka di Siberia pada tahun 1950-an. Perbaikan patah trochanterica [sunting]Sejarah dan hasta. Perbaikan patah tangkai paha femoral 25. (lengan bawah bagian kanan) Foto: Peter Battaglia]] Untuk penjelasan lebih rinci. mereposisi. Antonius Mathysen. Perbaikan fraktur pergelangan kaki (jenis bimalleolus) 18. Lihat patahan yang dapat dilihat di tulang hasta (ulna). seorang dokter bedah militer Belanda. dan memperpanjang pada . Jean-Andre Venel mendirikan lembaga ortopedi pertama pada tahun 1780. Ia dianggap beberapa orang sebagai bapak ortopedi atau dokter ortopedi pertama dalam pertimbangan pendirian RS-nya dan atas metode-metodenya yang diterbitkan. terinfeksi. yang merupakan RS pertama yang ditujukan untuk merawat cacat rangka anak-anak. lihat osteogenesis distraksi. Dengan peralatan ini ia adapat menyembuhkan. Banyak perkembangan dalam bedah ortopedi yang dihasilkan dari pengalaman selama masa perang. menemukan pembalut gips Paris pada tahun 1851. yang membuat perbedaan nyata pada kecepatan penyembuhan prajurit Jerman yang terluka selamaPerang Dunia II dan menyebabkan adopsi fiksasi intramedulla fraktur di belahan dunia lainnya.17. Fusi spinal lumbar 20. Fiksasi luar fraktur diperhalus oleh para dokter Amerika selama Perang Vietnamnamun sumbangan utama dibuat oleh Gavril Abramovich Ilizarov di Uni Soviet. Perbaikan fraktur bagian distal radius 21. Penggunaan batang intramedulla untuk merawat patah tulang femur dan tibia dirintis oleh dr. Insisi selubung tendon jari 23. Artroskopi dan débridement bahu 19. Kuntschner dari Jerman. Bagaimanapun. Degan bantuan toko sepeda setempat ia merancang fiksator cincin yang dieraskan seperti jeruji sepeda. dan terdislokasi. Tanpa peralatan apapun ia berhadapan dengan keadaan lumpuh atas fraktur yang tak dirawat. traksi adalah metode standar untuk merawat fraktur tulang paha hingga akhir tahun 1970-an saat Harborview Medical Center di Seattle memopulerkan fiksasi intramedulla tanpa membuka patahan tulang. Pembedahan discus intervertebalis belakang bawah 22. Ia dikirim. Perbaikan fraktur pergelangan tangan (fibula) 24. Di medan pertempuran pada masa Abad Pertengahan prajurit yang terluka dirawat dengan perban yang direndam dalam darah kuda yang dikeringkan unruk membuat belat yang kaku dan tak memenuhi syarat kesehatan. tanpa banyak pendidikan ortopedi.

Penggunaan permukaan timbul alternatif telah bertambah di tahun-tahun terkini. dr. Plastik itu (sebenarnya polietilena berbobot molekul yang ultratinggi) juga bisa diubah dalam berbagai cara yang dapat memperbaiki sifat pemakaian. Artroskopi dirintis di awal 1950'-an oleh dr. Penelitian bedah ortopedi dan muskuloskeletal modern telah mencari jalan untuk membuat pembedahan kurang invasif dan membuat komponen yang ditanam lebih baik dan tahan lama. dan penari selalu tak bisa melanjutkan pekerjaannya karena ketidakstabilan sendi permanen. Perkembangan bedah rekonstruksi LCA telah memungkinkan sejumlah atlet untuk bisa melanjutkan kembali kariernya di berbagai tingkat. pergelangan tangan dan kaki serta jari. atlet lapangan. Artroskopi lutut adalah salah satu operasi yang paling umum dilakukan oleh dokter bedah ortopedi sekarang dan sering digabungkan dengan menisektomi atau kondroplasti—yang merupakan pemindahan dari tulang rawan yang robek. Peralatan Ilizarovnya masih digunakan sekarang sebagai salah satu metode osteogenesis distraksi. daripada minggu ataupun bulan dalam bedah biasa dan 'terbuka'. Masaki Watanabe dari Jepang untuk melakukan bedah dan rekonstruksi kartilago invasif minimal dari ligamentum yang robek. MacIntosh merancang cara untuk membetulkan kembali ligamentum dari struktur yang berekatan untuk mempertahankan mekanika sendi lutut yang kuat dan kompleks dan memperbaiki stabilitas. Artroskopi membantu pasien sembuh dari pembedahan dalam hitungan hari. khususnya sendi panggul. Di tahun-tahun terkini. Bekerja dengan para pemain sepak bola. David L. [sunting]Artroskopi Penggunaan peralatan artroskopi terutama sekali untuk pasien cedera. khususnya pada pasien yang lebih muda. Cedera umum dan serius ini menyebabkan para pemain ski. yang paling utama bahu. sudah menjadi lebih terkenal di antara pasien yang lebih muda dan aktif. yang termasuk keramik dan semua implan logam (berlawanan dengan logam pada plastik yang asli). Salah satu masalah utama dalam penggantian sendi adalah pemakaian permukaan komponen yang timbul. . untuk mencoba mengembangkan sifat pemakaian komponen penggantian sendi. namun membawa risiko signifikan pada gagal awal akibat fraktur dan kematian. penggantian permukaan sendi. [sunting]Penggantian sendi Penggantian sendi tersedia untuk sendi lain pada dasar yang terbatas. MacIntosh merintis pembedahan pertama yang berhasil untuk penanganan ligamentum cruciatum anterius yang robek di lutut.tingkat yang tak didengar di manapun. yang dapat menimbulkan kerusakan tulang di sekitarnya dan akhirnya menyebabkan gagal implan. Jenis operasi ini menunda perlunya penggantian panggul total yang lebih kuno dan kurang mempertahankan tulang. siku.

[sunting]Ortopedi anak Perawatan anak-anak dengan masalah muskuloskeletal masih menjadi bagian tak terpisahkan dari bedah ortopedi modern. American Board of Orthopaedic Surgery Practice of the Orthopaedic Surgeon: Part-II. rumah sakit khusus seperti Shriners Hospitals for Children telah menyediakan bagian substansial perawatan anak dengan cacat dan penyakit muskuloskeletal. pada tgahun 1741. diturunkan dari kata Yunani untuk "betul" atau "lurus" ("orthos") dan "anak" ("paidion").88:660-667. pertumbuhan lengkung tulang punggung pada beberapa anak. termasuk keadaan seperti kaki pekuk dan dislokasi pinggul kongenital (juga dikenal sebagai displasia pertumbuhan pinggul). Di Amerika Serikat. dan fraktur risiko harus dimonitor dengan perawatan. Di samping itu. infeksi pada tulang dan sendi (osteomielitis) pada anak juga umum. 2006. Ejaan yang digunakan di Indonesia beragam. Certification Examination. The Journal of Bone and Joint Surgery (American). Perawatan skoliosis cukup rumit dan sering melibatkan gabungan penjepitan dan pembedahan. Perawatan skoliosis adalah aliran utama dalam ortopedi anak. dll. [sunting]Lihat pula Wikimedia Commons memiliki kategori mengenai Bedah ortopedi    Pencangkokan tulang Computer-Assisted Orthopedic Surgery Arbeitsgemeinschaft für Osteosynthesefragen . yang jika dibiarkan tak terawat dapat menimbulkan cacat yang tak diharapkan dan dapat terus menyebabkan nyeri kronis yang akut dan masalah pernafasan. WE. orthopedi. [sunting]Rujukan Garrett. Kerusakan pada growth plate dapat menimbulkan masalah signifikan dengan pertumbuhan tulang yang terlambat. Anak-anak memiliki keadaan muskuloskeletal unik lain yang menjadi fokus ortopedi sejak masa Hippocrates. orthopaedi. Perawatan fraktur pada anak berbeda daripada orang dewasa karena growth plate yang aktif di tulang mereka. Atas alasan yang kurang dimengerti. saat pada usia 81 ia menerbitkanOrthopaedia: or the Art of Correcting and Preventing Deformities in Children. Banyak fraktur dan cedera yang terjadi pada anak akibat tingkat aktivitasnya yang tinggi dan rangka yang unik yang belum sempurna. et al. ada ortopedi. [sunting]Terminologi Nicholas Andry meluncurkan kata "orthopaedics".

Bedah tangan Perawatan ortopedi Traksi [sunting]Pranala luar               Podiatry Worldwide Directory Homepage Oxford Clinic for Specialist Surgery .Orthopaedic Hospital Yale Orthopaedics Bones MD The History of Orthopaedics Wheeless' Textbook of Orthopaedics The International Society of Orthopaedic Surgery and Traumatology American Academy of Orthopaedic Surgeons Pediatric Orthopaedics Bone Health at Got Bones? AO Surgery Reference The Journal of Bone and Joint Surgery Orthopedics News Orthopedics .     Analisis gaya berjalan Jepit Halo.

beliau mengembangkan ilmu beah Orthopaedi dari segi rehabilitasi. Prof.Sejarah Orthopaedi di Indonesia Posted June 9. dr Budiarso Sarwono. dr Subroto Sapardan (UI) dan dr Ichwan P Radjamin (UNAIR) pada tahun 1970. Leave a Comment Pendidikan Ilmu Bedah Orthopaedi di Indonesia Sebelum ada pendidikan resmi spesialis Bedah Orthopaedi. dr Ahmad Djojosugito (UNPAD) dan dr . R. Pada tanggal 1 Oktober 1968 dimulailah pendidikan Orthopaedic Training Program dengan gur atau konsultan yang dating dari Amerika Utara dan Australia secara bergantian setiap bulan. Orthopaedic Training di Indonesia Pada Kongres WPOA di Hong Kong tahun 1968. dimulai oleh dr Chairuddin Rasyad (UNHAS). Bersama Bapak Suroto. dr PT Simatupang dan dr Hara Marpaung). Pembicaraaan yang dilakukan bersama pimpinan FKUI/RSCM dan Prof. Harry Fahrni dari Vancouver Canada bersama istrinya Jeanne Fahrni (seorang perawat kamar bedah) yang turut membantu beliau di kamar operasi. khusus dalam bedah orthopaedi. maka secara tidak resmi RSPMI Bogor pun dikunjungi setiap minggu. beliau mendirikan “bengkel kaki-tangan palsu”. Banyak cacat veteran korban perang merebut kemerdekaan Indonesia. diganti oleh dr Soelarto Reksoprodjo. memutuskan untuk mengadakan pendidikan berupa Orthopaedic Training Program di FKUI/RSCM sebagai wakil P & K dan DepKes. Dr. yang memerlukan rehabilitasi fisik seperti pemberian kaki-tangan palsu (ortosis). Namun baru 1 bulan berjalan . Konsultan pertama adalah Dr. Follow-up pembicaraan ini dilanjutkan dengan kunjungan survey oleh Prof. Dari RSPAD Dr. Dr. FKUI mengirim dr. Dr. seorang teknisi. Rudy Dewantara L in History. 2008 by dr. KUnjungan ke RS PMI Bogor diisi dengan melakukan konsultasi dan operasi kasus orthopaedi terutama fraktur. R. Apalagi pada saat itu kasus orthopaedi di RS Fatmawati umumnya adalah kasus TBC tulang belakang. Kemudian bengkel ini dikembangkan menjadi Pusat Rehabilitasi Solo yang dilengkapi dengan sarana pendidikan untuk paramedic rehabilitasi seperti sekolah perawat fisioterapi. Hilman dari Campbell Clinic Tennessee (USA) ke Jakarta pada tahun 1968. YPAC setiap hari Selasa dan RS Solo pada akhir pendidikan. Hilman (CARE Medico Orthopaedic Overseas). Sejak tahun 1973 peserta setiap semester menjadi 4 orang. dan ortosis prosthesis (oleh Bapak Suroto). dan belum banyak kasus orthopaedi. dr Soelarto Reksoprodjo ke ParisPerancis. dimana setiap jumat dr Soelarto senantiasa membantu menanggulangi kasus orthopaedi di RS PMI Bogor. Sebagai trainee pertama adalah dr Sumanto yang pada saat itu sedang bertugas di UNAND. Soeharso sebagai pendiri Pusat Rehabilitasi Surakarta. Dengan keikutsertaan dr Soelarto dalam program pendidikan ini. setelah acara RS Fatmawati. Dr Indradi Roosheroe sebagai direktur RS PMI( Bogor akhirnya tertarikuntuk ikut menjadi peserta pendidika. Soeharso dengan Prof. R. ahli bedah RS Fatmawati. Pendidikan Orthopaedic Training Program berlangsung selama 2 tahun setelah ahli bedah. dr Misban. untuk mendapatkan keahlian ilmu bedah ini. Padang dan dr Syahbudin Tajib Salim. dr Nagar Rasjid ke London-UK. dan turut bergabung setelah dr Chehab Rukni Hilmy (UI) dan dr IP Sukarna (UNAIR) yang lebih dahulu menjadi trainee pada 1969. yang mendapat bantuan dari Ankatan Darat (Jenderal Gatot Soebroto) dan QHO beserta spesialis bedah orthopaedi dan fisioterapi dari berbagai Negara. juga didirikan Rumah Sakit Lembaga Orhopaedi dan Prosthesis (LOP). dr Sumanto tidak dapat meneruskan pendidikan. Prof. perawat rehabilitasi (oleh Ibu Suroto). dr Djoko Roeshadi (UNAIR). Soebiakto W ke Boston USA. Selain Pusat Rehabilitasi. dengan bantuan CARE Medico dari Orthopaedic Overseas. Lahan pendidikan selain RSCM adalah RS Fatmawati setiap hari Rabu dan Jumat. seorang staf dosen ahli bedah dari bagian dikirim untuk tugas belajar ke luar negeri. Demikianlah pendidikan ini berlangsung seterusnya. Soejoto dikirim ke Walter Reed USA dan banyak staf RSPAD dikirim ke Kobe Jepang (dr Syamsul Ma’arif. dr R Saleh Mangunsudirjo (UNDIP) dan dr Indradi Roosheroe pada tahun 1971. Soeharso sempat membicarakan tentang pendidikan ahli bedah orthopaedi di Indonesia dengan Allan Mc Kelvie (USA) dan John Jen (Australia).

pemerintah RI cq DepKes menghentikan program pendidikan bantuan CARE Medico. maka ujian akhir ilmu Bedah Orthopaedi yang dilaksanakan oleh PABOI dan pusat pendidikan. Peserta fellowship ini dikirim ke USA selama 3 bulan belajar di tempat Prof Hansen A Yuan. Selanjutnya pendidikan dilaksanankan oleh ahli dari Indonesia sendiri. Perancis. PABOI sebagai perkumpulan profesi telah mempunyai peserta seminatan dalam bidang tertentu dalam lingkungan bedah orthopaedi.org . Pendidikan fellowship ini selama 1 (satu) tahun. Pada bulan November 1974 PABOI (Perkumpulan Ahli Bedah Orthopaedi Indonesia) menyelenggarakan Pertemuan Ilmiah International. Bedah tulang belakang sejak bulan juli 1994 telah menyelenggarakn Fellowship Training in Spine Surgery bagi mereka (spesialis bedah orthopaedi) yang ingin mendalami bedah tulang belakang di Jakarta oleh FKUI dibawah koordinasi pimpinan dr Subroto Sapardan. Dengan demikian produksi ahli atau spesialis bedah orthopaedi dapat berkembang lebih pesat. dalam pidatonya. Istilah CMS kemudian berubah menjadi CHS (Consortium Health Sciences). yang pada saat itu sudah beranggotakan 17orang. Dalam berbagai bidang keahlian atau spesialisasi . Walaupun demikian pendidikan ahli bedah orthopaedi tetap berlangsun. Walaupun sudah tidak ada hubungan secara resmi dengan luar negeri. Setiap semester bisa menerima seorang peserta. Syracuse University of New York USA. Pusat pendidikan pun bertambah dengan UNPAD Bandung pada tahun 1988 dan sekarang UNHAS Ujung Pandang telah pula menjadi pusat pendidikan ke 4 (empat).5 SKS) Katalog ini kemudian diperbaharui menjadi 2 tahun bedah dasar dan 2. paediatrik dan seterusnya sesuai dengan perkembangan dunia internasional terutama dari WPOA (Western Pacific Orthopaedic Association) yang sekarang berubah menjadi APOA (Asia Pacific Orthopaedi Association). berdasarkan prioritas yang dibutuhkan Negara. yang merupakan trainee terakhir yang mengikuti secara penuh orthopaedic training program bantuan Orthopaedic Overseas sampai dengan 1975. Pada saat evaluasi semi-annual bulan Mei 1975. dengan mengundang penguji luar dari Singapura dan Australia. Kanada. Sumber: Divisi Orthopaedi & Traumatologi FKUI – RSCM (http://orthoui-rscm. Doddy. Mentreri P & K yang dibacakan oleh Dirjen Dikti Prof. (sebagai tempat kelahiran PABOI pada tanggal 25 September 1969). Departemen P & K menyatakan pengakuan Orthopaedi sebagai PPDS. Pertemuan tersebut dinyatakan sebagai Kongres I PABOI.5 tahun khusus orthopaedi. Sampai saat ini ujian akhir tetap diselenggarakan oleh PABOI bekerjasama dengan pusat pendidikan. Segera setelah itu PABOI sebagai perkumpulan profesi membuat kurikulum pendidikan ahli bedah orthopaedi. dan Jepang. Di Bandung. Dalam spesialisasi. Pusat pendidikan yang ditunjuk adalah Jakarta (UI) dan Surabaya (UNAIR). hanya 14 jenis program pendidikan dokter spesialis yang mendapat pengakuan oleh CMS (Consortium Medical Sciences). Oleh karenanya pendidikan ini dapat menerima sebagian pesertanya yang terdiri dari dokter umum setelah melaksanakan WKS (wajib kerja sarjana di puskesmas) dan realisasinya baru mulai terlaksana pada bulan januari 1981. tetap mengikut-sertakan penguji luar terutama dari Australia dan Singapura.5 SKS) Tindakan operatif (38. Ujian akhir tetap diselenggarakan oleh PABOI sebagai salah satu kegiatannya yang dilakukan melalui kerjasama dengan pusat pendidikan. Pada tahun 1975 semua jenis pendidikan diambil alih oleh P & K dan pendidikan ahli yang dulu dilaksanakan oleh perkumpulan profesi dijadikan Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dibawah P & K. Pendidikan berlangsung berdasarkan catalog kurikulum PPDS yang diakui CHS dengan jumlah SKS 100 yang terdiri dari: Pengetahuan teori dasar bedah orthopaedi (8 SKS) Pengetahuan teori klinik bedah dasar umum dan khusus bedah (8 SKS) Pengetahuan teori klinik khusus orthopaedi (12 SKS) Keterampilan (diagnostic) (5.5 SKS) Pengetahuan penggunaan alat (1 SKS) Tindakan perawatan non operatif (3. dengan cara bergiliran tempat serta pelaksanaannya di pusat pusat pendidikan setiap tahun (2 kali/setahun) Di samping pendidikan dokter spesialis orthopaedi.5 SKS) Tanggung jawab (6 SKS) Kegiatan Ilmiah (14 SKS) Kegiatan mendidik (3 SKS) Teori penelitian dasar atau lanjutan dan penulisan tesis (2. namun karena tetap ada jalinan hubungan pribadi. bahkan juga dari Amerika.Errol Untung Hutagalung (UI). muncul kelompok seminatan seperti bedah tangan (hand surgery).

Dokter bedah tulang memiliki tujuan utama berupa menghilangkan nyeri. medis/obat-obatan dan bedah. Orthopedi sebagai suatu ilmu kedokteran tidak hanya menghadapi suatu masalah atau kasus dengan cara ilmiah. tetapi juga mempertanyakan kemungkinan kelainan/penyakit lain yang mendasarinya karena patah tulang di bagian tersebut pada anak kecil sangat jarang terjadi. Orientasi para praktisi pengobatan tradisional dalam menangani kasus patah tulang hanya mengusahakan . mengusahakan dan mempertahankan posisi pecahan tulang seoptimal mungkin. mengusahakan tercapainya penyatuan tulang. Orthopedi adalah seni dan ilmu mengenai pencegahan. Seorang dokter bedah tulang. tetapi juga dengan seni. investigasi. Seandainya ternyata kemudian didiagnosa suatu TBC tulang. Hal inilah yang kurang diperhatikan oleh pengobatan tradisional patah tulang pada umumnya. ditemukan adanya patah pada leher tulang paha. Seorang dokter bedah tulang bukan hanya sekedar “memperbaiki” tulang yang patah. Pasien dipandang sebagai suatu kesatuan holistik yang tidak terpisah-pisah. Misalnya pada pasien anak berusia 10 tahun yang jatuh terpeleset di kamar mandi. serta mengembalikan fungsi optimum yang merupakan tujuan terpenting. Kata seni dan ilmu dalam definisi tersebut memiliki makna yang sangat mendalam. Hal ini disebabkan karena menyambung tulang yang patah saja tidak memiliki arti bila tulang tersebut kemudian tidak dapat difungsikan. dengan bekal ilmu pengetahuan yang dimilikinya tidak hanya berfokus pada patah tulang tersebut. maka dokter orthopaedi akan berkonsultasi dengan dokter spesialis paru untuk turut memberikan edukasi dan informasi tidak hanya kepada pasien namun juga kepada anggota keluarga lain yang tinggal serumah dengan pasien tersebut. Penyakit yang mungkin mendasari patah tulang tersebut antara lain tuberculosis tulang dan kelainan bawaan osteogenesis imperfecta.Peran Orthopaedy dalam Kasus Patah Tulang Rudi Dewantara Menurut buku “Textbook of Disorders and Injuries of the Musculosceletal System” tulisan RB Salter. serta terapi cedera dan kelainan musculoskeletal melalui terapi fisik.

penyatuan tulang (bony union) tanpa memperhatikan perlindungan dan pengembalian (preservation and restoration) fungsi. (phd) .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful