B.

PROSES PEMBENTUKAN URINE
Urine merupakan sisa metabolisme sehingga harus di keluarkan oleh tubuh.proses pembentukan urine berlangsung di bagian nefron.proses ini berlangsung melalui tiga tahap yaitu filtrasi,reabsorpsi,dan augmentasi.proses filtrasi merupakan proses penyaringan darah yang berasal dari arteriol.proses yang terjadi pada glomelurus menyaring sekitar 1,2 L dan hasil penyaringannya di namakan urine primer atau filtrat glomelurus.urine primer akan mengisi kapsul bowman sebekum memasuki bagian tubulus kontortus proksimal. Jumlah urine primer yang di hasilkan tiap menit sekitar 125ml atau 18liter per hari.namun,urine yang di keluarkan rata-rata hanya 1,5 liter per hari.pengurangan ini terjadi karena adanya reabsorpsi urine yang mengembalikan sekitar 70% urine primer ke dalam pembuluh darah. Reabsopsi merupakan proses penyerapan kembali zat-zat hasil filtrasi yang masih di perlukan tubuh.misalnya vitamin,glukosa dan asam amino.reabsopsi urine primer di mulai dari tubulus kontortus pruksimal.melalui proes ini,zat-zat yang masih di perlukan tubuh di serap kembali ke dalam darah kapiler melalui dinding tubulus secara difusi dan transpor aktif.reabsorpsi air ada tubulus ani selalu terjadi sehingga reabsorpsi pada tubulus inin di namakan reabsorpsi obligat,dimana sekitar 80% air di serap kembali oleh tubulus ini.sementara urea dalam urine primer direabsorpsi dalam jumlah cukup sedikit sehingga konsentrasinya tetap tinggi.setelah melewati tubulus kontortus pruksimal,filtrat yang keluar di namakan urine skunder atu filtrat tubulus. Setelah meleati tubulus kontortus proksimal,urine sekunder kemudian melewti lengkung henle desenden (turun) dan lengkung henle asenden (naik) sebelum akhirnya memasuki tubulus kontortus distal.sekitar 6%air di reabsorpsi di lengkung desende.sementara di lengkung asenden terjadi reabsorpsi ion natrium (Na) dan klor (CI).kepekatan urine skunder berkurang setelah melewati lengkung asenden.setelah memasuki tubukus kontortus distal urine skunder akan mengalami pnambahan serta pengurangan komponen filtrat.reabsorpsi Na+,Ca2+,dan air di kontrol oleh hormon antidiuretik (anti diureti hormone : ADH ).reabsorpsi air di sesuaikan dengan kebutuhan. Tahap pembentukan urine selanjutnya augmentasi atua sekresi bebverapa zat dari darah di kapiler ke dalam filtrat.adanya hormon ADH menyebabkan tubulus ini mampu menyerap air hingga 9 liter per hari.setelah melewati tubulus kontortus distal,akan terbentuk urine sesungguhnya.yang selanjutnya akan mengalir ke saluran pengumpul (duktus kolektivus) di dalam saluran ini masih dapat terjadi reabsorpsi air dan ion Na+ yang di pengaruhi hormon ADH dan aldosteron.di dalam saluran pengumpul juga barlangsung augmentasi ion K+ dan inon bikarbonat. Beberapa saluran pengumpul akan bermuara di pelbis renalis yang selanjutnya menuju ureter sebelum akhirnya sampai di kantung kemih (visikal urinaria) di dalam kantung kemih

seperti jumlah air yang di minum.jumlah glukosa dan garam yang harus di keluarkan.misalnya akibat penyakit tumor.hal ini dapat memicu .urine akan di tampung untuk sementara waktu sebelum akhirnya di keluarkan melalui uretra.daya tampung kantung urine sekitar 300cc.suhu lingkungan dan keadaan ADH.dapat menyebabkan hancurnya kemampuan ginjal dan menampung air..gambar berikut adalah diagram pembentukan urine Volume dan komposisis urine yang di keluarkan setiap hari berbeda-beda bergantung pada faktor .tekanan urine terhadap dinding urine menyebabkan ingin buang air kecil.

reabsorpsi.jumlah unsur dan senyawa yang harus di proses ginjal baik secara filtrasi.warna urine di sebabkan adanya beberapa pigmen urine yang di namakan urochrome.5%dari itu adalah urea atau sekitar 20miligram sampai 26 miligram per liter urine. tembaga.sekitar 2.500 ml per hari dengan pH berkisar antara 4.kreatine yang nerupakan hasil samping metabolisme sel otot berjumlah 1.glukosa .5 miligram per liter urine.3 miligram sampai 1.maupun augmentasi.6 sampai 8.5 miligram per liter urine. mangan. Komposisi urine Volume urine yang di keluarkan oleh orang dewasa bervariasi dari 750 ml sampai dengan 2. yodium dan flourine.aseton. kobalt.zat yang dalam keadaan normal tidak terdapat di dalam urine antara lain .kondisi ini justru kebalikan dengan penyakit diabetes melitus di mana urine penderita penyakit ini justru mengandung glukosa dalam konsentrasi tinggi.warna urine yang baru di nkeluarkan adlah kuning kecoklatan.urine mengandung 95%air dan 5%unsur terlarut.natrium klorida dan kalium klorida mirupakan garan-garam yang utama di dalam urine manusia. fosfat.rata-rata jumlah kedua garam itu sekitar 9 miligram dan 2.vitamin dan hormon. amoniak . magnesium. darah dan nanah.analisis urine penting di lakukan karena melalui analisis komponen urine dapat di ketahui adanya kelainan metabolisme atau gangguan pad ginjal.zat tertentu dapat di temukan di dalam urine walaupun dalam kondisi normal zat tersebut tidak tampak.yaitu suatu kondisi kronis di mana penderita selalu merasa ingin buang air kccil dan urine penderita tidak mengandung glukosa.penyakit diabetes insipidus. Dalam urine yang normal juga masih mengandung sejumlah kecil ion sulfat. . seng.selain itu urine juga mengandung hasil pemecahan hemoglobin.kalsium.kehamilan pada wanita juga dapat didiagnosis dengan adanya hormon tertentu pada urinenya. Di labolatoraum dapat di lakukan diagnosis buntuk mengetahui apakah ginjal seseorang berfungsi denga normal ataukah tidak yaitu dengan teknik anilisis urine.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful