Materi : Peranggaran Perusahaan (Budgeting) Dosen Minggu ke : Masodah : 3

Sasaran: 1. 2. 3. 4. 5. 6. Pengertian dan Kegunaan Peranggaran Hubungan Peranggaran dengan Manajemen Isi dan Prosedur Penyusunan Anggaran dan Faktor Perencanaan dan Pengendalian Komprehensip Dimensi waktu dan Jadual Perencanaan Proses Perencanaan dan Pengendalian Laba

1.

Pengertian Anggaran

Pengertian anggaran (budget) ialah suatu rencana yang disusun secara sistematis, meliputi seluruh kegiatan perusahaan, dinyatakan dalam unit (kesatuan) moneter dan berlaku untuk jangka waktu (periode) tertentu yang akan datang (Munandar, 1986).

2. Unsur yang melekat pada budget: a. Rencana

Recana merupakan penentuan terlebih dahulu tentang aktivitas atau kegiatan yang akan dilakukan diwaktu yang akan datang dengan spesifikasi khusus, misalnya disusun secara sistematis mencakup seluruh kegiatan perusahaan, yang dinyatakan dalam unit (satuan) moneter.

Beberapa alasan diperlukannya rencana bagi perusahaan: adanya ketidakpastian di masa yang akan datang banyaknya alternatif di masa yang akan datang.

yakni satuan rupiah . pembelanjaan. (pemasaran. Faktor yang memengaruhi ketepatan penentuan jangka waktu berlakunya budget adalah: . mengingat satuan dari berbagai kegiatan pada dasarnya berbeda misalnya: untuk bahan mentah kilogram. danse bagainya disebut sebagai budget bertahap (continous budget). Dinyatakan dalan unit (satuan) moneter Budget dinyatakan dalam satuan moneter yang dapat diterapkan pada berbagai kegiatan perusahaan yang beraneka ragam. d. Unsur ini menyatakan bahwa budget berlaku untuk masa datang. budget Taktis budget yang berlaku untuk jangka pendek. administrasi dan kegiatan yang berkaitan dengan sumberdaya manusia). sedangkan budget yang disusun untuk jangka waktu kurang dari satu periode akuntansi misalnya jangka tiga bulanan.rencana merupakan pedoman kerja perusahaan rencaa sebagai alat koordinasi kegiatan dari seluruh bagian yang ada di perusahaan. tenaga kerja jam kerja per minggu dst. 3. budget dikenal dengan : budget strategis budget yang berlaku untuk jangka panjang/lebih dari 1 periode akuntansi/ 1 tahun. Jangka waktu tertentu yang akan datang. c. produksi. Berkaitan dengan jangka waktu. hal ini berarti bahwa apa yang dimuat dalam budget adalah taksiran taksitan (forecast) tentang apa yang akan terjadi serta apa yang akan dilakukan di waktu yang akan datang. rencana sebagai alat pengawasan (control) terhadap pelaksanaan. Meliputi seluruh kegiatan perusahaan Unsur ini bermakna bahwa budget mencakup semua kegiatan yang akan dilakukan oleh semua bagian yang ada dalam perusahaan. Budget yang disusun untuk 1 periode akuntansi (setahun penuh) dinamakan budget Periodik (periodikal budget). b.

Kegunaan budget: a. 5. 6. informasi dan pengalaman yang terdapat di luar perusahaan. koordinator (coordinating). Faktor yang memengaruhi penyusunan budget: a. Faktor Ekstern Faktor ekstern meliputi. Faktor interen Yang dimaksud dengan faktor intern adalah data. b. perekonomian nasional. pengorganisasian (organizing). kebijakan perusahaan yang berhubungan dengan masalah harga jual. c.Yang dapat berupa keadaan persaingan. (kasus krisis moneter). b. Yang dapat berupa: Penjualan tahun tahun lalu. dan pengawasan (controling) terhadap orang dan barang. tetapi memiliki pengaruh terhadap kehidupan perusahaan. pendidikan masyarakat.Luas pasar Posisi perusahaan dalam persaingan Jenis Produk yang dihasilkan (elastis dan in-elastis. untuk mencapai tujuan tertentu yang telah ditetapkan. berbagai kebijakan pemerintah dll. kapasitas produksi dll). tingkat pertumbuhan penduduk. data. Keadaan perekonomian pada umumnya. Hubungan Peranggaran dengan Manajemen Fungsi Manajemen adalah menyusun perencanaan (planning). umur selera konsumen) Tersedianya data dan informasi (berkatan dengan keakuraan budget). informasi dan pengalaman yang terdapat di dalam perusahaan sendiri. sebagai pedoman kerja sebagai alat pengkoordinasian kerja sebagai alat pengawasan kerja/tolok ukur. 4. pengarahan (directing). . tingkat penghasilan masyarakat. .

dapat disimpulkan bahwa budget sebagai alat bagi manajemen untuk membantu menjalankan fungsi-fungsinya. 7. Sehingga dengan membandingkan antara budget dan catatan akuntansi dapat diketahui apakah perusahaan telah melaksanaakan proses kerja secara efisien atau in-efisisen. . Sehingga dapat diketahui penyimpangan positif maupun negatif. Oleh karena itu semua teknik pencatatan dan semua sistematika yang dipakai dalam akuntansi harus sama dan sejalan dengan teknik serta sistematika yang dipakai dalam budget. 8. yang nantikan akan dijadikan sebagai pedoman kerja di waktu yang akan datang. efektif atau inefektif. dst. sebagai bahan pertimbangan keputusan efisiensi budget. dari hari ke hari. 9. Hubungan antara budget dengan Akuntansi Akuntansi menyajikan data historis yang sangat bermanfaat untuk menghitung (menyiapkan) taksirantaksiran yang akan dituangkan dalam budget. Hubungan antara budget dengan statistika dan matematika Berhubungan untuk pengolahan data (sebagai penunjang) baik saat penyusunan maupun realisasi dan penganalisaan realisasi budget. yang dituangkan dalam suatu naskah tulisan yang disusun secara teratur dan sistematis. dengan demikian akuntansi dapat menyajikan data realisasi pelaksanaan budget secara lengkap.Berdasarkan pengertian sebelumnya (budget maupun manajemen). Budget disusun dari berbagai data baik yang controlabel dan non controlabel. Efeftivitas dan efisiensi budget tergantung dari manusia sebagai pelaksana. Namun demikian budget sebagai alat bagi manajemen memiliki kelemahan: yakni: Budget disusun berdasarkan taksiran-taksira. Selanjutnya akutansi akan melakukan pencatatan secara sistematis dan teratur tentang pelaksanaaan budget itu nantinya. Isi dan Prosedur Penyusunan Anggaran dan Faktor Budget adalah hasil kerja (out-put) yang terutama berupa taksiran-taksiran yang akan dilaksanakan di waktu yang akan datang.

Menyusun budget dan menyajikan secara teratur dan sistematis. sedangkan apabila rancangan tersebut telah diserahkan. . Isi budget Budget sudah sehusnya mencakup seluruh kegiatan perusahaan. terdiri dari pimpinan dan wakil masingmasing bagian terkaita. Berikut ini beberapa bagian yang dapat memperoleh pendelagasia penyusunan budget: a. pemasaran maupun yang lainnya terkumpul pada bagian ini. Pengkoordinasian pelaksanaan budget Pengolahan dan penganalsisaan data tersebut untuk mengadakan interpretasi dan memperoleh kesimpulan. Budget yang selesai disusun baik oleh bagian administrasi maupun panitia budget (tergantung organisasi perusahaan). dalam rangka mengadakan penilaian (evaluasi) terhadap kerja yang telah dilaksanakan serta menyusun kebijakan-kebijakan sebagai tindak lanjut (follow-up) dari kesimpulan-kesimpulan tersebut. Proses Kegiatan yang tercakup dalam Budgeting: Pengumpulan data dan informasi yang diperlukan untuk menyusun budget.disetujui dan disahkan oleh pimpinan teritnggi perusahaan disebut sebagai Budget yang definitif. Tugas Penyusunan Budget Tugas penyusunan budget merupakan tanggung jawab dari pimpinan tertinggi perusahaan. Budget yang menyeluruh tersebut di namakan budget Komprehensif (Comphrehensive Budget). disebut sebagai draft budget (rancangan budget). 12. panitia budget (bagi perusahaan besar).10. b. bagian administrasi (bagi perusahaan kecil) . sehingga fungsi budget benar-benar dapaaat berjalan. karena seluruh data aktivitas perusahaan baik produksi. Pengolahan dan penganalisaan data dan informasi tersebut untuk mengadakan taksiran-taksiran dalam rangka menyusun budget. Namun demikian tugas penyusunan budget selanjutnya dapat didelegasikan kepada bagian yang terkait pada perusahaan (tergantung struktur perusahaan). 11.

forecasting budget variabel budget (berisis tentang tingkat perubahan biaya atau tingkat variabilitas) analsisa statistika dan matematika pembantu d. Anggaran pembantu laba rugi Anggaran penjualan . dan kebutuhan tenaga kerja Anggaran tahunan a. modal. c. Anggaran laba rugi 2. b. sehingga dapat dianalisis dan ditarik kesimpulan. tujuan khusus perusahaan. Aktivitas yang tercakup dalam anggaran komprehensip mencakup seluruh aktivitas perusahaan baik dalam bidang pemasaran. Secara lengkap anggaran komprehensip terdiri dari: Substantif plan Pada substantif plan berisi Tujuan umum perusahaan. laporan budget (/budget report): merupakan laporan realisasi pelaksanaan budget yang dilengkapi dengan berbagai analisa perbandingan antara budget dengan relaisasinya. keuangan dan administrasi. asumsi-asumsi. Financial plan Anggaran jangka panjang : meliputi penjualan. Anggaran Komprehensip dan Parsial Anggaran komprehensip merupakan anggaran dengan ruang lingkup yang meyeluruh. biaya penjualan.13. Isi dari Comphrehensive Budget. strategi perusahaan. secara garis besar terdiri dari: a. produksi. Anggaran operasional 1. arus dana. 14. sehingga dapat diketahui penyimpangan-penyimpangan maupun efisiensi-efisiensi yang terjadi.

yang dikoordinie sedemikian rupa sehingga membentuk suatu kebulatan dan diorganisasi untuk mencapai tujuan tertentu. 4. 5. Dalam anggaran parsial masing-masing bagian menyusun anggaran secara sendiri-sendiri.Anggaran produksi Anggran biaya produksi Anggaran biaya penjualan b. 2. Anggaran variabel Anggraan Statistik pembantu Laporan Internal Anggaran Parsial. 15. Anggran parsial merupakan anggaran yang disusun dengan ruang lingkup yang terbatas atau dalam ruang lingkup yang sempit. Misalnya perusahaan hanya menyususn anggaran produksi saja. 1. penjulan atau keuangan saja. dibandingkan dengan anggaran komprehensip anggaran parsial lebih mudah disusun karena belum begitu kompleks. Anggaran keuangan Anggaran neraca Anggaran pembantu neraca Anggaran kas Anggaran piutang Anggaran persediaan Anggaran Perubahan aktiva tetap Anggaran utang Anggaran Penambahan modal 3. Anggaran Pendekatan Sistem Suatu sistem adalah kumpulan komponen yang saling berinteraksi atau saling bergantung. sehingga rencana tersebut disusun tidak terpadu. .

data dan analisis produk serta struktur harga dan persaingan 1. Subsistem lingkungan Subsistem lingkungan merupakan variabel yang terletak di luar perusahaan yang meliputi data dan analisis ekonomi. tertib administrasi. Sebagai inti sistem anggaran mempunyai fungsi sebagai alat manajemen untuk merencanakan serta mengawasi kegiatan masing-masing fungsi tersebut Subsistem penunjang Mencerminkan berbagai hal yang fungsinya diperlukan untuk membantu kelancaran bekerjanya inti sistem.6 Hubungan anggaran dengan akuntansi Jika dilihat dari pengertiannya. Akuntansi menyajikan data historis yang sangat bermanfaat untuk mengadakan forecasting (taksiran) yang akan dituangkan dalam anggaran. menyajikan peristiwa-peristiwa finansial yang terjadi dari hari ke hari secara teratur dan sistematis. akuntansi menyajikan data-data historis. produksi. Subsistem penunjang meliputi struktur organisasi.Sebagai suatu sistem budget terdiri dari : Inti sistem : Inti sistem mencerminkan sasaran dari fungsi pemasaran. Sedangkan anggaran menyajikan data taksiran-taksiran untuk jangka waktu tertentu yang akan datang. data dan analisis industri. yang nantinya akan dijadikan sebagai sebagai pedoman kerja di waktu yang akan . analisa data statistik internal dan analisa akuntansi dan angka-angka standar. keuangan dan administrasi.

sehingga terdapat keserasian dalam membentuk anggaran komprehensip.1. sehingga dapat menggambarkan suatu rencana anggaran komprehensip. pengawas penjual dan manajer-manajer pemasaran. Anggaran penjualan sebagai alat koordinasi adalah untuk memantau tugas kepada divisi produksi supaya jangan kehabisan persediaan barang jadi dan sebaliknya anggaran produksi memantau kebagian pembelian. Fungsi Anggaran Penjualan Fungsi dari anggaran penjualan dalam suatu perusahaan dapat disimpulkan sebagai berikut : ! Anggaran penjualan adalah dasar perencanaan atas kegiatan perusahaan pada umumnya. Pihak-pihak diatas perlu diorganisasikan sesuai dengan daerah-daerah pemasaran guna mencapai target penjualan yang tertera pada anggaran penjualan. Sebaliknya dengan tersusun anggran . Anggaran penjualan terlebih dahulu disusun baru kemudian komponen-komponen anggaran lainnya. ! Anggaran penjualan sebagai alat koordinasi dan mengarahkan setiap pelaksanaan divisi Pemasaran. Kemudian tahap berikutnya segera dapat menyusun anggaran produksi untuk memenuhi jumlah barang jadi yang harus segera di produksikan untuk memenuhi penjualan.2. ! Anggaran penjualan sebagai alat pengorganisasian Anggaran penjualan berarti penetapan target-target penjualan atas setiap anatomi organisasi pemasaran yang dilakukan oleh para penjual. ! Anggaran penjualan sebagai alat pengawasan bagi manajemen Keberhasilan suatu anggran konprehensif dalam suatu perusahaan tergantung kepada keberhasilan anggaran penjualan.

Menurut Mulyadi (2001. p. mengarahkan. Menurut Gomes (1995. Dari pengertian di atas. p. anggaran dikaitkan dengan fungsi-fungsi dasar manajemen yang meliputi fungsi perencanaan.87-88). Jadi bila anggaran dihubungkan fungsi dasar manajemen maka anggaran meliputi fungsi perencanaan. Pengertian Anggaran : Glenn A Welsch mendefenisikan anggaran sebagai berikut: "Profit planning and control may be broadly as de fined as sistematic and formalized approach for accomplishing the planning. koordinasi dan pengawasan. penganggaran merupakan perencanaan keuangan perusahaan yang dipakai sebagai dasar pengendalian (pengawasan) keuangan perusahaan untuk periode yang akan datang. coordinating and control responsibility of management". Menurut Supriyono (1990. yang nantinya akan membawa perusahaan kepada kondisi tertentu yang diinginkan dengan sumber daya yang ditentukan. anggaran merupakan dokumen yang berusaha untuk mendamaikan prioritas-prioritas program dengan sumber-sumber pendapatan yang diproyeksikan. anggaran merupakan suatu rencana kerja yang dinyatakan secara kuantitatif yang diukur dalam satuan moneter standar dan satuan ukuran yang lain yang menvakup jangka waktu satu tahun. mengorganisasi dan mengawasi setiap satuan dan bidang-bidang organisasional didalam badan usaha. Fungsi Anggaran : .penjualan secra terperinci memungkinkan manajemen lebih gampang untuk menyusun anggran lainnya adalah berpedoman kepada anggran penjualan. Anggaran menggabungkan suatu pengumuman dari aktivitas organisasi atau tujuan untuk suatu jangka waktu yang ditentukan dengan informasi mengenai dana yang dibutuhkan untuk aktivitas tersebut atau untuk mencapai tujuan tersebut. Anggaran merupakan suatu rencana jangka pendek yang disusun berdasarkan rencana kegiatan jangka panjang yang telah ditetapkan dalam proses penyusunan program. p.15).488). Dimana anggaran disusun oleh manajemen untuk jangka waktu satu tahun.

Dari kutipan di atas disimpulkan bahwa sebelum perusahaan melakukan operasinya. b. Fungi Perencanaan Perencanaan merupakan salah satu fungsi manajemen dan fungsi ini merupakan salah satu fungsi manajemen dan fungsi ini merupakan dasar pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen lainnya. yang dapat menunjukkan keselarasan rencana antara satu bagian dengan bagian lainnya. Untuk itu anggaran dapat dipakai . apakah dapat ditemukan efisiensi atau apakah para manajer pelaksana telah bekerja dengan baik dalam mengelola perusahaan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa untuk menciptakan adanya koordinasi diperlukan perencanaan yang baik. a. Dengan demikian pengawasan adalah mengevaluasi prestasi kerja dan tindakan perbaikan apabila perlu. Fungsi Pengawasan Anggaran merupakan salah satu cara mengadakan pengawasan dalam perusahaan. Pengawasan itu merupakan usaha-usaha yang ditempuh agar rencana yang telah disusun sebelurnnya dapat dicapai. Fungsi Koordinasi Fungsi koordinasi menuntut adanya keselarasan tindakan bekerja dari setiap individu atau bagian dalam perusahaan untuk mencapai tujuan. Dengan adanya rencana tersebut. pimpinan dari perusahaan tersebut harus lebih dahulu merumuskan kegiatan-kegiatan apa yang akan dilaksanakan di masa datang dan hasil yang akan dicapai dari kegiatan-kegiatan tersebut. Aspek pengawasan yaitu dengan membandingkan antara prestasi dengan yang dianggarkan. koordinasi. Anggaran yang berfungsi sebagai perencanaan harus dapat menyesuaikan rencana yang dibuat untuk berbagai bagian dalam perusahaan.Peranan anggaran pada suatu perusahaan merupakan alat untuk membantu manajemen dalam pelaksanaan. Tujuan pengawasan itu bukanlah mencari kesalahan akan tetapi mencegah dan nemperbaiki kesalahan. maka aktifitas akan dapat terlaksana dengan baik. sehingga rencana kegiatan yang satu akan selaras dengan lainnya. fungsi perencanaan. serta bagaimana melaksanakannya. Winardi memberikan pengertian mengenai perencanaan sebagai berikut: "Perencanaan meliputi tindakan memilih dan menghubungkan fakta-fakta dan membuat serta menggunakan asumsi-asumsi mengenai masa yang akan datang dalam hal memvisualisasi serta merumuskan aktifitas-aktifitas yang diusulkan yang dianggap perlu untuk mencapai basil yang diinginkan". c. pengawasan dan juga sebagai pedoman kerja dalam menjalankan perusahaan untuk tujuan yang telah ditetapkan. Sering terjadi fungsi pengawasan itu disalah artikan yaitu mencari kesalahan orang lain atau sebagai alat menjatuhkan hukuman atas suatu kesalahan yang dibuat pada hal tujuan pengawasan itu untuk menjamin tercapainya tujuan-tujuan dan rencana perusahaan.

Lazimnya penyusunan anggaran berdasarkan pengalaman masa lalu dan taksir-taksiran pada masa yang akan datang. Manfaat Anggaran : Menurut Marconi dan Siegel (1983) dalam Hehanusa (2003. 4. Anggaran merupakan hasil dari proses perencanaan. d. .406-407) manfaat anggaran adalah : 1. p. 5. Anggaran Sebagai Pedoman Kerja Anggaran merupakan suatu rencana kerja yang disusun sistematis dan dinyatakan dalam unit moneter. 3. hal ini akan dapat mengarahkan manajemen untuk menentukan tindakan koreksi yang harus diambil.sebagai alat koordinasi untuk seluruh bagian yang ada dalam perusahaan. Anggaran merupakan gambaran tentang prioritas alokasi sumber daya yang dimiliki karena dapat bertindak sebagai blue print aktivitas perusahaan. Anggaran mempengaruhi dan memotivasi manajer dan karyawan untuk bekerja dengan konsisten. Tujuan yang paling utama dari anggaran adalah untuk pengawasan luar. yaitu untuk membatasi sumbersumber daya keseluruhan yang tersedia untuk suatu instansi dan untuk mencegah pengeluaran-pengeluaran bagi hal-hal atau aktivitas-aktivitas yang tidak dibenarkan oleh undang-undang. karena semua kegiatan yang saling berkaitan antara satu bagian dengan bagian lainnya sudah diatur dengan baik. berarti anggaran mewakili kesepakatan negosiasi di antara partisipan yang dominan dalam suatu organisasi mengenai tujuan kegiatan di masa yang akan datang. Anggaran menyediakan informasi tentang hasil kegiatan yang sesungguhnya dibandingkan dengan standar yang telah ditetapkan. maka ini dapat menjadi pedoman kerja bagi setiap bagian dalam perusahaan untuk menjalankan kegiatannya. 6. Anggaran sebagai alat pengendalian yang mengarah manajemen untuk menentukan bagian organisasi yang kuat dan lemah. efektif dan efisien dalam kondisi kesesuaian tujuan antara tujuan perusahaan dengan tujuan karyawan. Anggaran merupakan alat komunikasi internal yang menghubungkan departemen (divisi) yang satu dengan departemen (divisi) lainnya dalam organisasi maupun dengan manajemen puncak. 2.

Anggaran Komprehensif Suatu perusahaan didirikan dengan maksud untuk mencapai tujuan tertentu. maka diperlukan suatu perencanaan yang matang yang disertai dengan cara-cara pengendaliannya. dimana hasil dari pengendalian ini akan digunakan sebagai umpan balik bagi perencanaan anggaran pada periode berikutnya. Unit moneter ini sangat diperlukan mengingat bahwa masing-masing kegiatan perusahaan yang beraneka ragam tersebut sering memiliki kesatuan unit yang berbeda-beda. sedangkan pengendalian diperlukan untuk mencapai tujuan perusahaan. sehingga memungkinkan untuk dijumlahkan. ialah suatu penentuan terlebih dahulu tentang aktivitas atau kegiatan yang akan dilakukan di waktu yang akan datang. yaitu unit atau kesatuan yang dapat diterapkan pada berbagai kegiatan perusahaan yang beraneka ragam. Dinyatakan dalam unit moneter. sebagai alat pengkoordinasian kerja. maka sudah semestinyalah bahwa anggaran harus mencakup seluruh kegiatan perusahaan. Perencanaan merupakan dasar bagi suatu pengendalian. serta dianalisis lebih lanjut. diperbandingkan. dan alat pengawasan kerja. Dengan unit moneter dapat diseragamkan semua kesatuan yang berbeda tersebut. yaitu mencakup semua kegiatan yang akan dilakukan oleh semua bagian-bagian yang ada dalam perusahaan. terlihat bahwa suatu anggaran memiliki 4 unsur. Mengingat bahwa anggaran adalah suatu rencana yang nantinya akan dijadikan sebagai pedoman kerja. Anggaran juga merupakan suatu rencana. Anggaran merupakan rencana terperinci dan menyeluruh untuk setiap kegiatan dan aktivitas perusahaan. baik perusahaan itu mencari laba maupun non laba. Dari pengertian tersebut. karena anggaran merupakan penentuan terlebih dahulu tentang kegiatan-kegiatan perusahaan di masa yang akan datang. Hasil sesungguhnya yang dicapai akan membandingkan dengan tujuan yang telah ditetapkan di dalam anggaran untuk menentukan koreksi atau perbaikan yang diperlukan atas kegiatan yang akan datang. Adapun unit moneter yang berlaku di Indonesia adalah unit rupiah . yaitu : Rencana. Meliputi seluruh kegiatan perusahaan. Untuk mencapai tujuan tersebut. Anggaran berisi rencana-rencana perusahaan yang dapat dijadikan sebagai pedoman dalam melaksanakan operasi perusahaan dan hasil aktual dari operasi dan menjamin tersebut dibandingkan dengan anggaran untuk mengendalikan jalannya operasi dan menjamin penggunaan sumber daya seoptimal mungkin. .

terdiri dari : Anggaran komprehensif (comprehensive budget). ini berarti bahwa apa yang dimuat di dalam anggaran adalah taksiran-taksiran tentang apa yang akan terjadi serta apa yang akan dilakukan pada waktu yang akan datang.Jangka waktu tertentu yang akan datang. . adalah anggaran perusahaan yang disusun dengan ruang lingkup yang terbatas dan hanya mencakup sebagian dari kegiatan perusahaan. terdiri dari : Anggaran tetap (fixed busget). maupun administrasi. yaitu : Berdasarkan ruang lingkup atau intensitasnya. Berdasarkan fleksibilitasnya. personalia. Anggaran dibedakan menjadi 3 kelompok. prosuksi saja. anggaran perusahaan mempunyai ruang lingkup yang luas. cost. Sebagai alat pengendalian. Oleh karena itu. adalah anggaran yang disusun untuk periode aktu tertentu dengan volume yang sudah tertentu dan berdasarkan volume tersebut dierkirakan besarnya revenue. dan expense. maka anggaran perusahaan terdiri dari berbagai macam anggaran yang mempunyai kegunaan sendirisendiri. baik di bidang pemasaran. adalah anggaran perusahaan yang disusun dengan ruang lingkup menyeluruh yang mencakup seluruh aktivitas perusahaan. keuangan. atau keuangan saja. produksi. misalnya terbatas pada kegiatan pemasaran saja. Anggaran parsial (partial budget).Seluruh kegiatan yang ada di dalam perusahaan akan terkait dengan anggaran perusahaan tersebut.

terutama yang mempunyai sifat keuangan. dari satuan usaha ekonomi yang digunakan dalam pengambilan keputusan ekonomi. adalah anggaran yang disusun untuk periode waktu tertentu dengan volume tertentu dan berdasarkan volume tersebut diperkirakan besarnya revenue. primaly finance in nature. Its function is to provide quantitative information. namun secara periodik dilakukan penilaian kembali. mendefenisikan akuntasi sebagai berikut : Accounting is service acthivity. adalah rencana kegiatan perusahaan secara rinci dalam satu tahun anggaran. dalam hal inilah alternatif dari suatu keadaan. 3. Untuk menyediakan data. Anggaran jangka panjang.Anggaran kontinu (continuous budget). terdiri dari : Anggaran jangka pendek. No. data akuntansi . Dengan demikian jika dihubungkan dengan anggaran.3 Akuntansi adalah suatu kegiatan jasa. dan expense. fungsinya adalah menyediakan data kuntitatif. Hubungan Anggaran Dengan Akuntansi Statemen or the Accounting Principle Board. cost. about economics entities that is intended to be useful in making economic decision in making reasoned choices among alternative cources of action". Berdasarkan periode waktu. diringkas dan kemudian disajikan dalam bentuk laporan. maka setiap transaksi perlu digolonggolongkan.4. adalah rencana kegiatan perusahaan dengan cakupan waktu yang panjang dengan penekanan pada pengembangan prosil perusahaan pada masa yang akan datang.

. terutama penggolongan transaksi-transaksi dalam perkiraan-perkiraan. dengan maksud agar dapat diperbandingkan sehingga dapat diketahui penyimpangan yang terjadi. Penggolongan transaksi-transaksi dalam perkiraan-perkiraan untuk anggaran harus sama dengan yang ada pada laporan keuangan. Selanjutnya penyesuaian anggaran harus disesuaikan dengan sistem akuntansi yang terdapat dalam perusahaan tersebut. hal ini disebabkan akuntansi menyediakan data historis dan actual yang bersifat keuangan yang memenuhi tujuan analisa dalam pengembangan rencana-rencana perusahaan. .merupakan salah satu sumber utama.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful