peran virus dalam kehidupan pada umumnya virus bersifat merugikan.

Virus dapat menginfeksi tumbuhan, hewan dan manusia sehingga menimbulkan penyakit. a.penyakit pada tumbuhan yang disebabkan oleh virus 1) Mosaik, penyakit yang menyebabkan warna kuning pada daun tumbuhan seperti tembakau, kacang, kedelai, tomat, kentang, dan beberapa jenis labu. 2) Yellows, penyakit yang menyerang tumbuhan aster 3) Daun mengggulung, terjadi pada tembakau, kapas, dan lobak yang diserang virus TYMV. b. Penyakit pada hewan yang disebabkan oleh virus Jenis virus yang menyebabkan penyakit pada hewan, antara lain sebagai berikut: 1) Polyoma, penyebab tumor pada hewan 2) Adenovirus, penyebab tumor pada hewan tersebut 3) Rhabdovirus, penyebab rabies c. Penyakit pada manusia yang disebabkan oleh virus 1) HIV (Human Immunodeficiency Virus) Termasuk salah satu retrovirus yang secara khusus menyerang sel darah putih (sel T). Retrovirus adalah virus ARN hewan yang mempunyai tahap ADN. Virus tersebut mempunyai suatu enzim, yaitu enzim transkriptase balik yang mengubah rantai tunggal ARN (sebagai cetakan) menjadi rantai ganda kopian ADN (cADN). Selanjutnya, cADN bergabung dengan ADN inang mengikuti replikasi ADN inang. Pada saat ADN inang mengalami replikasi, secara langsung ADN virus ikut mengalami replikasi. 2) Virus Herpes: Menyerang virus manusia menyebabkan gatal. 3) Virus Infuenza : Siklus replikasi virus influenza hampir same dengan siklus replikasi virus herpes. Hanya saja, pada virus influenza materi genetiknya berupa rantai tunggal ARN yang kemudian mengalami replikasi menjadi mARN. Virus Influenza. 4) Paramyxovirus Paramyxovirus: semacam virus ARN yang selanjutnya mengalami replikasi menjadi mARN. Paramyxovirus merupakan penyebab penyakit campak dan gondong.

virus HIV memerlukan waktu sekitar 8 tahun untuk menghancurkan sistem kekebalan tubuh penderita. yang paling berbahaya adalah virus Hepatitis B. ilmuan telah dapat memanfaatkan virus untuk tujuan yang menguntungkan manusia. Lapisan luar ini mengandung protein yang dikode oleh genom inang maupun genom sendiri. Hal ini menguntungkan virus karena dianggap sel sebagai bagian dari sel itu sehingga memudahkan virus menginfeksi sel Virus yang menguntungkan Namun demikian. virus masuk ke dalam darah. Jika kekebalan tubuh penderita telah runtuh. penyakit AIDS belum ada obatnya. Karena belum diketemukan obatnya. Gambar virus HIV. . Penyebabnya adalah virus HIV (Human Immunodeficiency Virus). untuk penghasil vaksin. maka penderita tinggal menunggu waktu memenuhi panggilan ajal yang bakal tiba. menyerang sel-sel darah putih T4. Virus juga dapat dimanipulasi agar membawa gen untuk suatu sifat yang menguntungkan (misalnya gen yang menghasilkan antitoksin) (ibit. Sel darah putih tersebut mampu memproduksi antibodi. yaitu sel darah putih yang berperanan menjaga sistem kekebalan tubuh. Seperti halnya penyakit yang disebabkan oleh virus. virusHIV memiliki selubung viral yang dimodifikasi sesuai dengan membran sel inang.5) Virus Hepatitis: penyebab hepatitis (radang hati). yaitu senyawa kimia yang dapat menawarkan racun penyakit yang masuk ke dalam tubuh. bakteri yang mula-mula tidak menimbulkan penyakit akan dapat menimbulkan penyakit karena daya pertahanan tubuh ambruk. Dengan kemajuan bioteknologi dan rekayasa genetika. tidak berarti bahwa virus hanya memiliki peran yang merugikan. maka bakteri yang tidak berbahaya bagi orang lain sudah dapat mengakibatkan penderita terserang.) AIDS (Aquired Immune Deficiency Syndrome) Aquired Immune Deficiency Syndrome artinya sindrom hilangnya sistem kekebalan. 2006206). Jika tubuh terinfeksi HIV maka sel T4 akan hancur dan tubuh tidak mampu lagi melawan bibit penyakit. 6. Karena merupakan virus lisogenik. Bahkan. Misalnya.

virus mosaik dapat dikatakan sudah hampir musnah dari ladang-ladang bunga tulip 2. Sentuhan warna lain pada warna dasar bunga tulip disebabkan perubahan pegmen di bagian atas dan bagian bawah bunga. Gambar: Bunga tulip yang terinfeksi virus Infeksi virus mosaik yang dibawa serangga sejenis kutu menyebabkan terjadinya jenis tulip langka dengan motif indah seperti coretan kuas yang diburu orang Belanda sewaktu demam bunga Tulip mania. sedangkan jenis-jenis yang lebih baru mempunyai pola aneka warna pada daun bunga. Misalnya di dalam DNA virus terkandung DNA bakteri pertama. di dalam bakteri terkandung materi genetic virus. walaupun bunga yang dihasilkan menjadi sangat indah. Sekarang ini. maka di dalam DNA bakteri kedua ini terkandung DNA virus dan DNA bakteri pertama. Virus mosaik menyebabkan tanaman tulip menderita dan mati perlahanlahan.1." atau "jilatan api" atau mempunyai warna lain pada bagian-bagian tertentu daun bunga. sehingga di dalam DNA bakteri terkandung profag (DNA virus). Mempercantik warna dan corak bunga tulip Jenis-jenis tulip yang sudah dikenal sejak zaman dulu mempunyai motif garis-garis. Membuat Antitoksin Salah satu fase daur hidup virus adalah fase penggabungan. Berdasarkan prinsip ini jika di dalam bakteri kedua terdapat DNA virus dan DNA bakteri pertama maka sebagian . dan kemudian mengikuti daur lisogenik. DNA virus menyambungkan diri ke DNA bakteri. "coretan kuas. Pada fase ini. Dengan kata lain. maka sifat makluk hidup pun berubah. Ketika profag aktif dan DNA bakteri hancur ada yang terbawa DNA virus. DNA adalah materi genetic yang dapat menentukan sifat makluk hidup. Apa bila virus ini menginfeksi bakteri kedua. Jika DNA berubah.

Selanjutnya oleh virus lisogenik gen tadi disambungkan ke sel bakteri. Apabila bakteri terus-menerus membelah diri. Vaksi adalah pathogen yang telah dilemahkan. Sebagai contoh. Memproduksi Vaksin Selain itu. Melemahkan Bakteri Contoh lain tentang virus yang menguntungkan adalah virus yang menyerang bakteri patogen. Antitoksin yang diproduksi dapat dipisahkan dan digunakan untuk pelawan penyakit pada manusia. maka bakteri tersebut menjadi tidak berbahaya. Jadi. berarti setiap sel bakteri baru mengandung DNA manusia dan mampu memproduksi antitoksin. sehingga jika menyerang manusia. sehingga sifat menguntungkan ini dimiliki oleh bakteri yang terinfeksi.sifat bakteri pertama dapat dimiliki oleh bakteri kedua. Jika DNA virus lisogenik masuk ke dalam DNA bakteri pathogen. balteri yang semula tidak dapat menghasilkan antitoksin manusia. yakni gen penghasil antitoksin dengan kata lain. bakteri kedua memiliki sebagian sifat bakteri pertama. Karena diberi vaksin. 4. ke dalam DNA virus disambungkan DNA (gen) manusia yang mengontrol sintesis antitoksin(pelawan penyakit). para ilmuan berpikir. Kelak jika pathogen yang sesungguhnya menyerang. Kemudian sel bakteri kini membuat gen manusia. beberapa virus digunakan untuk memproduksi vaksin. Melihat kasusu lisogenik ini. tubuh manusia akan memproduksi antibody. Misalnya bakteri penyebab penyakit difteri dan bakteri penyebab demam scarlet yang berbahaya akan berubah sifat menjadi tidak berbahaya jika di dalam DNA-nya tersambung oleh profag. tubuh telah kebal karena berhasil memproduksi anti bodi bagi pathogen terse . 3. tidak berbahaya lagi. sekarang mampu memproduksi antitoksin manusia. nbagaimana kalau di dalam DNA virus sebelumnya digabungkan DNA (gen) lain yang menguntungkan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful