Tugas Mekanika Retakan FAJAR YUDA PRATAMA

TEGANGAN SISA & PERLAKUAN PERMUKAAN DALAM MENGATASINYA

Dibuat Untuk Memenuhi Syarat Mengikuti Mata kuliah Mekanika Retakan Pada Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Oleh : FAJAR YUDA PRATAMA 03081005049

JURUSAN TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SRIWIJAYA INDRALAYA 2011

Tegangan sisa karena deformasi plastis yang tidak merata yang disebabkan gaya-gaya mekanis seperti pada pengerjaan dingin selama pengerolan. Regangan pada bahan akan menyebabkan terjadinya tegangan yang sifatnya tetap dan disebut tegangan sisa. antara lain akibat perlakuan panas yang tidak merata atau perbedaan laju pendinginan pada bahan yang mengalami proses pengelasan Adanya tegangan sisa dalam suatu bahan kemungkinan dapat menguntungkan atau malah merugikan tergantung pada fungsi bahan. Walaupun tegangan sisa secara visual tidak nampak. pembentukan logam atau pekerjaan lain yang dilakukan dengan mesin .Tugas Mekanika Retakan FAJAR YUDA PRATAMA PENGERTIAN RESIDUAL STREES (TEGANGAN SISA) Tegangan sisa adalah tegangan yang bekerja pada bahan setelah semua gaya-gaya luar yang bekerja pada bahan tersebut dihilangkan. mulai terjadi proses selanjutnya yaitu proses pembekuan(solidifikasi). Dalam proses pengelasan. Proses ini merupakan awal terbentuknya tegangan sisa karena terjadinya prosespembekuan diikuti adanya penyusutan volum bahan. Tegangan sisa sebagai akibat dari tegangan thermal seperti pada pengelasan dan perlakukan panas 2. dan arah tegangan sisa. Penyusutan volum bahan menyebabkan terjadinya regangan. Penyebab terjadinya tegangan sisa: 1. besar. bagian yang dilas menerima panas pengelasan setempat dan selama pemanasan berjalan terjadi pengembangan termal dan pelelehan logam. namun sesungguhnya tegangan sisa tersebut juga bertindak sebagai beban yang tetap yang akan menambah nilai beban kerja yang diberikan dari luar. Tegangan sisa yang disebabkan karena transformasi fasa(seperti baja karbon) 3. Tegangan sisa ditimbulkan karena adanya deformasi plastis yang tidak seragam dalam suatu bahan. Pada saat proses pengelasan dihentikan. penempaan.

2.Tugas Mekanika Retakan FAJAR YUDA PRATAMA Sifat-sifat tegangan sisa 1. tegangan sisa mungkin berfariasi pada permukaan dan bagian dalam dari logam induk Pengaruh tegangan sisa 1. Tegangan sisa yang disebabkan oleh proses pengelasn dapat mempengaruhi sifat-sifat mekanis struktur las seperti patah getas. dan retak karena kombinasi tegangan dan korosi 2. 3. Pengaruh tegangan sisa menurub jika tegangan yang bekerja pada bahan meningkat. Tegangan sisa sangat tinggi biasanya terjadi di daerah las dan daerah HAZ Teganga sisa maksimum biasanya sampai tegangan luluh (yield stress) Pada bahan yang mengalami transformasi fasa minsalkan baja karbon rendah. kelelahan. Pengaruh tegangan sisa pada struktur las bias diabaikan jika tegangan yang bekerja pada struktur tersebut melebihi tegangan luluhnya 4. Pengaruh tegangan sisa menurun setelah pembenan berulang. 3. .

Bila pemanasan terlalu cepat. sehingga terjadi perubahan dalam kekerasan dan sifat lainnya. SURFACE HARDENING Pengerasan adalah proses pemanasan baja sampai suhu di daerah atau di atas daerah kritis disusul dengan pendinginan yang cepat. Benda yang agak besar biasanya dicelupkan dalam minyak. jenis dan jumlah paduan akan mempengaruhi kemampuan pengerasan. Bila kadar karbon diketahui. Pada baja paduan. laju pendinginan udara terlalu lambat. laju pemanasan merupakan faktor yang sangat penting. bagian luar akan jauh lebih panas dari bagian dalam sehingga tidak dapat diperoleh struktur yang merata. . Panas merambat dari luar ke dalam dengan kecepatan tertentu. suhu pemanasannya dapat dibaca dari diagram fasa besikarbida besi. Kekerasan yang dicapai tergantung pada laju pendinginan. kadar karbon dan ukuran benda. Pada setiap operasi perlakuan panas. benda harus dipanaskan perlahan-lahan agar tidak mengalami distorsi atau retak.  Untuk pendinginan yang cepat dapat digunakan air garam (salt water) atau disemprotkan dengan air. Akan tetapi untuk baja biasa. Makin besar potongan benda makin lama waktu yag diperlukan untuk memperoleh hasil yang merata. Bila bentuk benda tidak teratur. Akan tetapi tata komposisi baja tidak diketahui.Tugas Mekanika Retakan FAJAR YUDA PRATAMA PERLAKUAN PERMUKAAN UNTUK MENGILANGKAN TEGANGAN SISA (RESIDUAL STRESS) 1. Ada beberapa jenis logam yang dapat dikeraskan dengan pendinginan udara. Suhu media pencelupan harus merata agar dapat dicapai pendinginan yang merata pula. perlu diadakan percobaan untuk mengetahui daerah pemanasannya. Cara yang terbaik ialah memanaskan dan mencelupkan beberapa potong baja pada berbagai suhu yang tepat.

Selama proses karburisasi kadar karbon lapisan luar dapat ditingkatkan sampai 0.15 % umumnya dikeraskan melalui proses pencelupan. Kemudian dicelup untuk memperoleh lapisan keras dan halus. Karburisasi Baja karbon rendah dengan kadar karbon C = 0.Tugas Mekanika Retakan FAJAR YUDA PRATAMA  Baja dengan kadar karbon rendah sulit untuk dikeraskan. Baja kemudian di panaskan diatas suhu transformasi lapisan luar. . oleh karena itu baja perlu dipanaskan hingga suhu kritis inti.2 % C Baja dengan kadar karbon yang berbeda dengan sendirinya memerlukan perlakuan panas khusus mengingat adanya perbedaan suhu kritis pada lapisan-lapisan yang berbeda. terjadi pertumbuhan butir dalam baja. Bila diperlukan dapat dilakukan perlakuan panas lanjut untuk menghilangkan tegangan. Selama proses karburisasi yang cukup lama. Oleh karena itu kekerasan di bagian dalam benda akan lebih rendah daripada bagian luar.60 % kekerasan akan naik pula. kemudian didinginkan dengan demikian diperoleh inti dengan butir-butir yang halus. dan ketika diatas 0.  Benda yang ukuran lebih besar pada umumnya akan menghasilkan permukaan yang kurang meskipun kondisi perlakuan panas tetap sama. Hal ini disebabkan oleh terbatasnya jumlah panas yang dapat merambat ke permukaan. Karena diatas suhu eutektoid baja dalam keadan anil terdiri dari perlit dan sementit.60% C kenaikan harga karbon hanya sedikit pengaruhnya. AC1. Untuk sebagian besar baja. Dengan meningkatnya kadar karbon sampai sekitar 0. JENIS JENIS PENGERASAN PERMUKAAN a. terdiri dari perlit yang dapat diubah menjadi baja yang keras. Suhu yang lebih rendah ini disebabkan oleh karena suhu austenisasi baja hipereutektoid sedikit diatas suhu kritis.9 ± 1.

c. Cyniding terutama diterapkan untuk perlakuan panas bagian-bagian yang kecil. Disini digunakn bahan dan suhu pemanasan yang berlainan. Tebal lapisan berkisar antara 0. Benda yang dikeraskan dimasukkan ke dalam dapur yang mengandung garam cynida natrium. Cyniding Cyniding atau karbonitriding cair merupakan proses dimana terjadi absorpsi karbon dan nitrogen untuk memperoleh permukaan yang keras pada baja karbon rendah yang sulit dikeraskan.10 sampai 0.Tugas Mekanika Retakan FAJAR YUDA PRATAMA b. Logam dipanaskan sampai sekitar 510 oC di dalam lingkungan gas amonia selama beberapa . Dapat digunakan gas ammonia atau gas yang kaya akan karbon. Nitriding Proses nitriding adalah salah satu proses pengerasan permukaan. d. Keuntungan karbonitridng ialah bahwa kemampuan pengerasan lapisan luar meningkat bila ditambahkan nitrogen sehingga dapat dimanfaatkan baja yang relatif murah. Benda kemudian dicelupkan ke dalam air atau minyak untuk mendapatkan permukaan yang keras. Karbonitriding Karbonitriding. suhunya sedikit di atas daerah Ac1. Lama pemanasan tergantung pada permukaan yang akan dikeraskan.08 sampai 0.75 mm. sianida kering atau nikarbing adalah suatu proses pengerasan permukaan dimana baja dipanaskan di atas suhu kritis dalam lingkungan gas dan terjadi penyerapan karbon dan nitrogen. Lapisan yang tahan aus mempunyai ketebalan antara 0.40 mm.

Efek dari sandblasting ini membuat permukannya menjadi kasar dan permukaan yang kasar ini membuat cat dapat melekat dengan kuat. Permukaan material tersebut akan menjadi bersih dan kasar. Pada Nitriding cair (liquid nitriding) digunakan garam cynida cair sedang suhunya dipertahankan di bawah daerah transformasi. Penyerapan nitrogen lebih mudah sedang karbon yang menyerap lebih sedikit dibandingkan dengan proses cyaniding atau karburisasi. Dislokasi dapat bergerak bebas dalam kisi kristal atau terpaku disuatu tempat. SAND BLASTING Sandblasting adalah suatu proses pembersihan permukaan dengan cara menembakan partikel (Pasir) kesuatu permukaan material sehingga menimbulkan gesekan / tumbukan. Pentingnya dislokasi tidak dapat disangkal lagi. 2. . Tingkat kekasarannya dapat disesuaikan dengan ukuran pasirnya serta tekanannya.30 mm. Sandblasting dipilih kerna proses ini yang paling cepat dan efisien untuk membersihkan permukaan material yang terkontaminasi oleh berbagai kotoran terutama karat.Tugas Mekanika Retakan FAJAR YUDA PRATAMA waktu.03 sampai 0. Nitrogen yang diserap oleh logam akan membentuk nitrida yang keras yang tersebar merata pada permukaan logam. dislokasi bergerak bila gaya mencapai nilai tertentu hingga menimbulkan deformasi. Dapat dicapai ketebalan antara 0. Pada sebagian besar logam. karena semua sifat mekanik logam dapat dijelaskan dengan dislokasi.

Mengupas cat lama yang sudah rusak atau pudar 3. minyak. 2. cat.Tugas Mekanika Retakan FAJAR YUDA PRATAMA Keuntungan dari Sandblasting : 1. garam dan lainnya. Membersihkan permukaan material (besi) dari kontaminasi seperti karat. Membuat profile (kekasaran) pada permukaan metal sehingga cat lebih melekat. Gambar Hasil sandblasting . tanah.

yaitu quenching dan tempering serta ada yang tidak mengalami perlakuan panas. Dalam percobaan ini material dikenai perlakuan panas. pengujian kekerasan (hardnes test). pembersihan dan untuk menaikkan kekuatan lelah dari material.Tugas Mekanika Retakan FAJAR YUDA PRATAMA Gambar Proses sandblasting 3. Proses perlakuan panas pada baja adalah untuk memperbaiki sifat-sifat mekanik dari baja tersebut serta mengetahui pengaruh perlakuan panas dan shot peening terhadap sifat mekanis dan umur lelah baja SUP 9. SHOOT PEENING Proses shot peening adalah proses pengerjaan dingin yang sering digunakan pada pembentukan. pengujian kelelahan (fatigue test) serta pengujian metallographi. Material yang digunakan adalah baja dengan kandungan karbon menengah. Kedua jenis material tersebut kemudian ditembak dengan bijih besi (shot peening dengan variasi yang sudah ditentukan) serta ada yang tanpa proses shot peening. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan . Setelah itu material dari hasil kedua proses tersebut diatas dilakukan pengujian tarik (tensile test).

banyak produsen mobil terkenal di dunia dan produsen komponen telah dimasukkan dalam standar akan meningkatkan proses produksi. Sejumlah besar onderdil mobil. menghubungkan batang (ditingkatkan). dan di mobil. sepeda motor dan desain lain dari yang pertama sepenuhnya dipertimbangkan dan pentingnya. Teknologi membersihkan Blast efektif dapat memperkuat dan meningkatkan mobil komponen kunci untuk meningkatkan umur kelelahan dan ketahanan korosi. Saat ini. pasir dan membersihkan lainnya permukaan kotoran. waktu yang sama. sebagian dari desain bagianbagian mesin akan memiliki spray a / tembakan untuk memperkuat aplikasi teknis dan teknologi. apakah itu tuang / tempa. Pengaplikasian shoot peening. Ada bukti kuat untuk membuktikan bahwa: dengan peening tembakan. kehidupan kelelahan daun pegas memungkinkan perpanjangan dari . Saat ini. dan kelelahan dengan ratarata kenaikan 25-35 %. gigi transmisi dan komponen poros lainnya. yang digunakan dalam pembuatan komponen otomotif kunci untuk memperbaiki dan meningkatkan umur kelelahan anti-kendaraan sudah semakin menjadi fokus perhatian. ketangguhan. die casting. gear matahari dan gigi planet dan musim semi seperti musim semi dan bulat. seperti penghapusan oksida. seperti pembentukan baris lengkap manufaktur modern. Sebagai teknologi terus memperkuat pengembangan ledakan. menghaluskan. piston. bagian pengelasan yang perlu menggunakan berbagai jenis semprot / permukaan peralatan pengobatan parabola. memperkuat peralatan pabrik dan perangkat lain. termasuk: crankshaft (dengan skala oksida dan ditingkatkan). cincin gigi. truk.Tugas Mekanika Retakan FAJAR YUDA PRATAMA bahwa proses perlakuan panas dan shot peening dapat memperbaiki sifatsifat mekanis dari baja seperti kekerasan. atau bagian memotong mekanik.

ditempatkan di antara roda engkol berputar. pelanggan dapat berbelanja sesuai dengan tanaman yang sebenarnya mereka untuk memilih kepala cast tetap. dampak dari berbagai perspektif untuk membuat pellet. akan memungkinkan troli tersebut akan dipindahkan di kepala polishing mobil juga bisa diperbaiki. Gear. Gear. biasanya dengan menggantung spin shot shot mesin peledakan. panas gigi diobati. dan kemudian hidupkan oleh rantai . beberapa spesifikasi asli karena pesawat harus menggunakan bahan mahal kini bisa diganti dengan bagian-bagian bahan harga murah. semua permukaan sepenuhnya terkena crankshaft di sejumlah proyektil diusir dari pil pertama gudang gigi. poros engkol. Kecil gear. Gear. Untuk mesin besar. crankshaft ditempatkan pada roda silinder berputar. crankshaft benar-benar membersihkan permukaan luar . bagian dapat dirancang untuk lebih kompak. bergerak di bagian atas kepala melempar. crankshaft menentukan pemilihan ukuran dari jenis mesin shot blasting. crankshaft kebutuhan oleh shot blasting untuk menghilangkan permukaan oksida termal. dan penggunaan pelayanan keselamatan hidupnya adalah sangat penting. crankshaft ditangguhkan dari kait. sehingga diterima sepenuhnya pembersihan ledakan permukaan. crankshaft mungkin ukuran 762mm besar. crankshaft 900% kelelahan ekstensi kehidupan. Mengandalkan teknologi shot peening.Tugas Mekanika Retakan FAJAR YUDA PRATAMA 600%. gigi. Efektif meningkatkan kinerja kelelahan komponen dan tahan korosi. seperti 152 ~ 203mm. crankshaft gear dipasang di stasiun ditempatkan di ruang roda mobil. Ada beberapa cara kerja. panjang 6096mm. crankshaft pembuatan proses shot blasting Sebagai bagian dari proses manufaktur. melalui proses peening shot dapat mencapai standar kinerja yang sama atau lebih baik. 1500% transmisi gigi lagi umur kelelahan. Either jalan jalan. gulir. gigi. 914mm panjang. Gear.

Hook shot ruang peledakan di rotasi. pembentukan lapisan pengerasan dingin. tidak efektif. mudah untuk menghasilkan korosi tegangan mengurangi umur fatigue dari crankshaft . yang fillet jurnal sulit untuk mencocokkan dengan roda. untuk mengubah poros engkol melalui tembakan peening kinerja kelelahan telah umum dalam berbagai aplikasi. aliran udara berkecepatan tinggi. pembentukan proyektil dan jet mengalir terus-menerus untuk engkol permukaan logam. sisi oleh spin sisi. Singkatnya. khususnya fillet poros engkol transfer stres sangat tidak merata kerja. Saat ini. perubahan permukaan fillet jurnal transfer stres dan kelelahan regangan berisiko kerusakan tinggi.crankshaft ditingkatkan Sebagai poros engkol dalam bekerja di bawah tekanan bolak. oleh poros engkol dalam pengolahan peran berbagai gaya pemotongan mekanik. Meskipun persyaratan pengendalian proses sehingga dapat memperkuat keras. tembakan peledakan. dan efek pembersihan sangat baik. Cacat proses rolling tradisional. dan memuaskan. tetapi ledakan modern membersihkan peralatan poros engkol melalui parameter pemantauan proses untuk memastikan kualitas pembersihan. deformasi crankshaft dari besar. sehingga permukaan poros engkol deformasi plastik yang sangat kuat. sehingga benda kerja sepenuhnya terkena pil kecepatan tinggi gudang. crankshaft pembatasan teknologi pengolahan. Mekanisme peening Shot adalah penggunaan kontrol yang ketat dengan diameter dan memiliki intensitas tertentu tablet pil. tapi setelah rolling gigi.Tugas Mekanika Retakan FAJAR YUDA PRATAMA gantung untuk dilempar ke instalasi lebih dari satu kamar ditembak kepala. seperti palu untuk memalu dengan banyak. sering terjadi fenomena makan fillet potong. permukaan penampang perubahan. -Up bersih kecepatan hingga 250 / jam. karena gigi. tetapi juga oleh stres bolak-balik. Gear.

rasio total untuk memperkuat argumen oleh para insinyur poros engkol desain untuk mendefinisikan. Hal ini menciptakan "Al-gerbang chip test" pada kekuatan rentang adalah sekitar 0. dampak stres spesimen hasil yang dihasilkan oleh lagu busur spesimen. diameter pil partikel. biasanya membutuhkan 100% hingga 200% Beberapa aplikasi mungkin memerlukan jangkauan dari crankshaft dari 200%.84 mm). waktu dan cakupan ditingkatkan.025 pada skala A).010 C (0. kekuatan tembakan. ukuran S 280 ~ S 330 (0. yang biasanya "spesimen Al-pintu" untuk pengujian kekuatan. . ini terutama mengacu pada penguatan luas permukaan diduduki oleh permukaan kawah. akan ke berbagai tingkat. Dibandingkan dengan peledakan shot. efek pengerasan permukaan crankshaft.Tugas Mekanika Retakan FAJAR YUDA PRATAMA meninggalkan. ada dua parameter kunci.008 ~ 0. Benar penerapan teknologi peening ditembak dikendalikan. dengan peening tembakan. Proses peening ditembak adalah melalui pengenalan komponen pra-stres di masa depan untuk mengimbangi siklus kerja akan tegangan tarik. Setiap perubahan ini parameter. sehingga meningkatkan kinerja dan keamanan dari kehidupan kelelahan benda kerja. khususnya. Lain untuk menentukan parameter utama kualitas cakupan shot peening. poros engkol dari permukaan yang berbeda. Untuk memperkuat penerapan poros engkol. ditembak jarak. Untuk proses peening shot. Jumlah spesimen tetap di roda gigi. Perluasan perubahan kelengkungan dan dampak bahan pil sebanding dengan energi. shot peening parameter proses pemantauan yang lebih ketat. Salah satunya adalah intensitas tegangan.Menurut kekerasan gigi poros engkol dan stres tekan ke kekuatan ideal peening shot sering digunakan crankshaft kekerasan Pelet 50 ~ 55 HRC. kebutuhan untuk memantau parameter meliputi: kecepatan Shot.7 mm ~ 0. perubahan tegangan pada bagian yang paling terkonsentrasi crankshaft transfer fillet.

seperti pembentukan baris lengkap manufaktur modern. banyak produsen mobil terkenal di dunia dan produsen komponen telah dimasukkan dalam standar akan meningkatkan proses produksi.Tugas Mekanika Retakan FAJAR YUDA PRATAMA memungkinkan poros engkol dan yang lainnya di kondisi beban tinggi. sehingga sangat memperpanjang umur kelelahan bagian-bagian. Maju dan teknologi canggih dengan program komputer yang mampu peralatan peledakan. ditembak peening proses dimonitor untuk memastikan kualitas peening ditembak konstan dan pengulangan. kekuatan kelelahan bagian dari pekerjaan secara substansial meningkat. Saat ini. perangkat tambahan dan peralatan manufaktur lainnya. Gambar Shoot peenig .

Karena itu titik cair logam yang akan dilapisi harus lebih tinggi dari titik cair logam pelapis. Untuk mengenal lebih dalam tentang praktek Pelapisan Celup Panas dalam skala industri. Umumnya pabrik seng memproses ³cold rolled steel sheet´ dengan tebal 0. Pabrik ini memproses baja lembaran polos menjadi seng gelombang dengan volume produksi mencapai 150.Tugas Mekanika Retakan FAJAR YUDA PRATAMA 4. Pabrik ini merupakan pabrik baja dengan tingkat proses sekunder. dapat kita lihat pada sebuah pabrik di kota Palembang sebagai acuan praktis. HOT DIPPING (COATING) Pelapisan dengan celup panas dilakukan dengan cara mencelupkan logam yang akan dilapisi ke dalam logam pelapis yang berada dalam keadaan cair.2 mm menjadi ³zinc plated sheet´ dengan metode hot dipping´ Secara garis besar proses Zinc Coating berlangsung dengan rangkaian proses seperti pada gambar : Cold Rolled Steel Sheet Degreasing Picking (13% HCl) .000 m3 per tahun. Metode pelapisan Celup panas yang paling dikenal di tingkat komersial adalah pelapisan sheet baja dengan Zinc pada pembuatan atap seng.

Tugas Mekanika Retakan FAJAR YUDA PRATAMA Rinsing Drying Fluxing Hot Dipping Cooling Chromating .

Proses ini . adalah proses pembersihan pemukaan CRS dengan larutan berupa air dengan 10% HCL pada suhu kamar. Proses ini dimaksudkan agr permukaan CRS bebas dari lapisan pasif yang dapat menghalangi proses pelapisan.Tugas Mekanika Retakan FAJAR YUDA PRATAMA Air Drying Shearing Coorugating Marketing Proses yang terjdi pada setiap tahapan adalah sebagai berikut : Degreasing. adalah proses pembersihan permukaan CRS dari unsur-unsur chloride yang berasal dari proses degreasing dan proses pickling yang dilakukan sebelumnya serta untuk membersihkan kotoran yang mungkin masih melekat pada permukaan CRS setelah proses itu. minyak dan kotoran lain yang melekat pada permukaan CRS (Colled Rolled Steel Sheet). Proses ini dilakukan paling awal dengan air bercampur chloride pada konsentrasi rendah. Rinsing. adalah suatu proses untuk menghilangkan lemak. Pickling.

merupakan persiapan akhir yang dilakukan agar bahan pelapis dapat melekat dengan baik di permukaan CRS. . Kapasitas tanki fluxing adalah 600 liter dengan penambahan terus menerus sebanyak 4 Kg fluxing per 1 ton CRS. Chromatizing merupakan proses pelapisan lanjutan dengan Sodium Dichromat (crO3 ) ke permukaan seng. Proses ini sekaligus memberikan efek ³tempered´ terhadap permukaan pelapis. Setelah itu dilanjutkan dengan proses pelapisan lanjutan berupa ³chromatizing´. - Cooling.Tugas Mekanika Retakan FAJAR YUDA PRATAMA dilakukan dengan air hangat tanpa campuran pada temperature 60 0C ± 80 0 C. - Hot Dipping. yaitu pendinginan CRS dengan air pada suhu kamar. merupakan proses yang berguna untuk membuat agar CRS yang sudah dilapisi awet dalam penyimpanan. merupakan proses celup panas setelah fluxing. karena temperature operasi fluxing yang berkisar pada 340 0 C.85 Kg ZnCl2 dan 0. Dalam bahan pelapis ini terkandung juga belerang dan Antitin (Antimony dan Tin Ingot) yang berfungsi untuk memberikan efek mengkilap pada permukaan. maka CRS sudah selesai diproses dan dapat disebut sebagai ³Galvanized CRS´. - Chromatizing. Pengeringan dilakukan dengan pemanasan yang berasal dari ³filament´ yang ditempatkan di sepanjang laluan CRS. Pemanasan air ini dilakukan dengan suplai uap yang terus menerus. adalah proses pengeringan permukaan CRS yang sudah bersih dari proses sebelumnya. Larutan fluxing berupa 0.8 Kg NH4 Cl yang dilarutkan dalam lima liter air. Pada proses ini CRS yang akan dilapisi dilewatkan pada tanki Zn cair yang berada pada temperature 440 0C -450 0C. Proses ini dilakukan dengan udara hembus untuk memberikan efek ³Sakura Flower´ pada permukaan CRS. - Drying dengan udara hembus. - Fluxing. Pengeringan tak perlu dilakukan setelah fluxing. - Drying. Setelah proses ini.

- Marketing. Perlu diketahui ahwa untuk mendapatkan suatu hasil yang baik. Proses ini sudah merupakan proses teknis biasa yang merupakan proses pelapisan. . Guna memperkecil resiko teknis yang dapat timbul. Proses ini dilakukn dengan Corrugated rolls. yaitu proses pemotongan galvanized CRS dengan gunting. yaitu proses pembuatan gelombang pada galvanized CRS. maka metode pelapisan ini treutama diterapkan pada pelapisan yang tidak memerlukan kerataan permukaan secara mutlak. yitu : Bentuk permukaan logam yang akan dilapisi tiada kompleks. merupakan proses akhir dari proses produksi galvanized CRS. yaitu sekitar 50 hingga 150 mils. Pelapisan relative tebal.Tugas Mekanika Retakan FAJAR YUDA PRATAMA - Shearing. proses pelapisan Celup Panas memiliki keterbatasan dalam penerapannya. - Corrugating.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.