P. 1
PRESENTASI EKWAN (Habitat Dan Lingkungan

PRESENTASI EKWAN (Habitat Dan Lingkungan

|Views: 293|Likes:
Published by Andri Iverson

More info:

Published by: Andri Iverson on Mar 02, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/24/2014

pdf

text

original

Apa yang dimaksud dengan Habitat? Apa yang dimaksud dengan Lingkungan?

Apa yang dimaksud dengan Iklim Global? Apakah cuaca dan iklim itu sama? Jelaskan! Apakah iklim global dan pemanasan global itu sama? Jelaskan!

Assalamu Alaikum Wr. Wb.

Habitat dan Lingkungan

Kelompok VII
Nuraeni Andriyansyah Ramadina Winda Purwanti Lilis Nurul H (095040017) (095040028) (095040036) (095040038) (095040050)

Pengertian
Lingkungan: suatu kombinasi khusus dari keadaan luar yang mempengaruhi organisme Habitat: Suatu satuan kondisi yang cocok untuk kelangsungan hidup organisme atau Tempat tinggal/lingkungan yang khas bagi suatu organisme. Habitat makhluk hidup dipilih sebab : Lingkungan cocok Dekat sumber makanan Pemangsa tidak terlalu banyak

Klasifikasi Habitat:
Secara garis besar habitat ada 2: Habitat darat (Terestrial): Habitat Hutan Tropis Habitat Gurun Habitat Sabana Habitat Kutub dll Habitat Air (Aquatik) yaitu: Habitat Air Tawar Habitat Air Laut Habitat Air Payau dan Estuari

Habitat berdasarkan variasi menurut waktu :
Konstan Kondisinya terus menerus relatif baik atau kurang baik Memusim Kondisinya relatif teratur antara baik dan kurang baik Tidak menentu Mengalami perioda dengan kondisi baik yang lamanya bervariasi yang diselingi kondisi kurang baik Efemeral Mengalami perioda dengan kondisi baik yang berlangsung relatif singkat dan diikuti suatu perioda dengan kondisi kurang baik yang lama

Habitat berdasarkan variasi menurut ruang :
‡ Bersinambung Habitat yang kondisi baik yang sangat luas ‡ Terputus-putus Habitat dengan kondisi baik yang letaknya berselang-seling dengan kondisi kurang baik ‡ Terisolasi Habitat dengan kondisi baik yang luasnya terbatas dan letaknya terpisah jauh dari area yang berkondisi baik lainnya.

Sifat Air
Keunikan sifat ekologis sebagai habitat: Panas spesifik tinggi, panas penguapan tinggi, panas fusi tinggi Kepekatan tertinggi pada 4 c Pelarut yang baik bagi ion, tetapi sulit melarutkan gas. Viskositas tinggi Kurang transparan Air tawar dan air laut dalam hal kandungan zat-zat terlarutnya.

Stratifikasi Temperatur Air

1) Epilimnion suhu relatif konstan (perubahan suhu sangat kecil secara vertikal), Seluruh massa air di lapisan ini tercampur dengan baik karena pengaruh angin dan gelombang. 2) Metalimnion atau Termoklin, Perubahan suhu dan panas secara vertikal relatif besar , Setiap penambahan kedalaman satu meter terjadi penurunan suhu air sekitar 1 derajat celcius. 3) Hipolimnion Perbedaan suhu secara vertikal relatif kecil. Tidak mengalami percampuran (mixing) dan memiliki kekentalan air (densitas) yang lebih besar, Pada umumnya di wilayah tropis memiliki perbedaan suhu air permukaan dengan bagian dasar hanya sekitar 2 - 3 derajat celcius (1).

Iklim
Iklim adalah keadaan cuaca rata-rata dalam waktu satu tahun yang penyelidikannya dilakukan dalam waktu yang lama (± minimal 30 tahun) dan meliputi wilayah yang luas.
Iklim dapat terbentuk karena adanya: Rotasi dan revolusi bumi sehingga terjadi pergeseran semu harian matahari dan tahunan; Perbedaan lintang geografi dan lingkungan fisis. Perbedaan ini menyebabkan timbulnya penyerapan panas matahari oleh bumi sehingga besar pengaruhnya terhadap kehidupan di bumi. Tipe Iklim utama : Iklim lautan Iklim kontinental Iklim tropis

Pembagian Iklim berdasarkan dimensi wilayah
Berdasarkan dimensi wilayahnya, iklim dibagi menjadi tiga bagian, antara lain: Iklim Makro Iklim makro merupakan keadaan rata-rata cuaca yang menggambarkan situasi iklim suatu wilayah yang dimensinya lebih dari 100 km. Iklim makro sulit diatur oleh manusia dan dipengaruhi oleh lintasan matahari, posisi dan model geografis, yang mengakibatkan pengaruh pada cahaya matahari dan pembayangan serta hal-hal lain pada kawasan tersebut, misalnya radiasi panas, pengerakan udara, curah hujan, kelembaban udara, dan temperatur udara. Iklim Meso Iklim meso merupakan keadaan rata-rata cuaca yang menggambarkan situasi iklim suatu wilayah yang dimensinya antara 1-100 km. Dalam batas tertentu, manusia masih mampu mempengaruhi unsur-unsur iklim. Misal: hujan buatan dan pengendalian angin. Iklim Mikro Iklim mikro merupakan keadaan yang menggambarkan situasi iklim suatu wilayah yang dimensinya kurang dari 1 km (di sekitar organisme). Batasan ruang lingkupnya tergantung organisme. Contoh: iklim mikro tanaman dari ujung akar sampai ujung tajuk tanaman.

Iklim Global
Iklim global adalah akibat daerah khatulistiwa menerima matahari dalam jumlah terbesar Laut menjadi tempat penyimpanan panas matahari, dan arus laut global menggerakkan energi yang tersimpan tersebut, menyebabkan adanya iklim global, dari angin sepoi-sepoi sampai adanya badai lautan.

Sirkulasi Atmosfer
Sirkulasi atmosfer adalah konsekuensi dari ketidakseimbangan panas di permukaan Bumi yang terjadi karena perbedaan intensitas penyinaran Zona utama sirkulasi atmosferik dimodifikasi oleh : 1. Rotasi bumi 2. Distribusi daratan dan lautan Mekanisme Sumber energi utama pada sirkulasi atmosfer adalah radiasi matahari, dengan radiasi terbanyak di dekat ekuator dan yang paling sedikit di daerah kutub. Sirkulasi ini membawa energi radiasi mengarah ke kutub, sehingga akan menurunkan gradient temperatur antara ekuator dan kutub.

Variasi intersitas penyinaran Matahari terhadap permukaan Bumi sebagai akibat dari perbedaan posisi lintang. Perbedaan intersitas penyinaran itu menyebabkan perbedaan energi panas dari Matahari yang diterima oleh Bumi sesuai dengan posisi lintang suatu tempat di permukaan Bumi. Sumber: Berner dan Berner (1987).

Sirkulasi Atmosfer
Angin timur kutub
Tekanan udara menurun dari kutub lintang 600

Udara turun

Angin barat
Tekanan udara naik kembali kearah lintang 300 Udara naik

Angin pasat utara

Udara turun Udara naik

Angin pasat selatan
Udara turun

Udara turun

Angin barat
Udara naik

Angin timur kutub

Udara turun

Sel Hadley
Sel Hadley adalah jenis sirkulasi yang mendominasi atmosfer di sekitar daerah tropis, dengan massa udara naik di ekuator, bergerak 10-15 km di atas permukaan mendekati kutub, kemudian turun di daerah subtropis, dan menuju ekuator ketika berada di dekat permukaan.

Atmosfer

Troposfer
‡ Lapisan ini berada pada level yang paling rendah, campuran gasgasnya adalah yang paling ideal untuk menopang kehidupan di bumi. ‡ Di lapisan ini kehidupan juga terlindung dari sengatan radiasi yang dipancarkan oleh benda-benda langit lain. ‡ Dibandingkan dengan lapisan atmosfer yang lain, lapisan ini adalah yang paling tipis ( ±15 km dari permukaan tanah). ‡ Di dalam lapisan ini, hampir semua jenis cuaca, perubahan suhu yang mendadak, angin tekanan dan kelembaban yang kita rasakan sehari-hari terjadi. ‡ Ketinggian yang paling rendah adalah bagian yang paling hangat dari troposfer, karena permukaan bumi menyerap radiasi panas dari matahari dan menyalurkan panasnya ke udara. Ketinggian bertambah, maka suhu udara akan berkurang , dari sekitar 17oC sampai - 52oC.

Stratosfer
‡ Perubahan secara bertahap dari troposfer ke stratosfer dimulai dari ketinggian sekitar 11 km. ‡ Suhu di lapisan stratosfer yang paling bawah relatif stabil dan sangat dingin yaitu sekitar - 57oC. Pada lapisan ini angin yang sangat kencang terjadi dengan pola aliran yang tertentu. ‡ Awan tinggi jenis cirrus kadang-kadang terjadi di lapisan paling bawah, namun tidak ada pola cuaca yang signifikan yang terjadi pada lapisan ini. ‡ Dari bagian tengah stratosfer keatas, pola suhunya berubah menjadi semakin bertambah semakin naik, karena bertambahnya lapisan dengan konsentrasi ozon yang bertambah. ‡ Lapisan ozon ini menyerap radiasi sinar UV. Suhu pada lapisan ini bisa mencapai sekitar 18oC pada ketinggian sekitar 40 km. Lapisan stratopause memisahkan stratosfer dengan lapisan berikutnya.

Mesosfer
‡ ± 25 mil atau 40 km diatas permukaan bumi terdapat lapisan transisi menuju lapisan mesosfer. ‡ Suhu kembali turun ketika ketinggian bertambah, sampai menjadi sekitar - 143oC di dekat bagian atas dari lapisan ini, yaitu ± 81 km diatas permukaan bumi. ‡ Memungkinkan terjadi awan noctilucent, terbentuk dari kristal es.

Thermosfer
‡ Transisi dari mesosfer ke thermosfer dimulai pada ketinggian sekitar 81 km. ‡ Terjadi kenaikan temperatur yang cukup tinggi pada lapisan ini yaitu sekitar 1982oC, karena serapan radiasi sinar UV. ‡ Radiasi ini menyebabkan reaksi kimia sehingga membentuk lapisan bermuatan listrik yang dikenal dengan nama ionosfer, yang dapat memantulkan gelombang radio. Sebelum munculnya era satelit, lapisan ini berguna untuk membantu memancarkan gelombang radio jarak jauh.

Sifat Atmosfer
‡ Merupakan selimut gas tebal yang secara menyeluruh menutupi bumi sampai ketinggian ±. 560 km dari permukaan bumi; ‡ Tidak mempunyai batas mendadak, tetapi menipis lambat laun dengan menambah ketinggian, tidak ada batas pasti antara atmosfer dan angkasa luar; ‡ Tidak berwarna, tidak berbau, tidak dapat dirasakan, tidak dapat diraba (kecuali bergerak sebagai angin); ‡ Mudah bergerak, dapat ditekan, dapat berkembang; ‡ Mempunyai berat (56 x 1014 ton) & dapat memberikan tekanan. 99% dari beratnya berada sampai ketinggian 30 km, & separuhnya berada di bawah 6000 m. ‡ Memberikan tahanan jika suatu benda melewatinya berupa panas akibat pergesekan (mis. meteor hancur sebelum mencapai permukaan bumi)

‡ Sangat penting untuk kehidupan & sebagai media untuk proses cuaca. Sebagai selimut yang melindungi bumi dari matahari pada waktu siang, menghalangi hilangnya panas pada waktu malam. ‡ Tanpa atmosfer suhu bumi pada siang hari 93,30C & pada malam hari -148,90C; ‡ Efek rumah kaca: Peningkatan panas di atmosfer terjadi karena meningkatnya gas rumah kaca, yaitu gas yang menyerap sinar infa-merah seperti: SO2, NO2, CH4, CO2, O3, CFC.

Komposisi Udara Kering (Atmosfer 0-25 Km) 0Macam gas
GAS PERMANEN

Simbol N2 O2 Ar Ne He Kr Xe H2 H2O CO2 O3 CH4 SO2 NO2 78.11 20.95 0.93 0.0018 0.00052 0.00014

Volume (%)

Berat molekul 28.02 32.00 39.88 20.18 4.00 83.80 131.3 2.02 18 44 48 16.04 64 46

Nitrogen Oksigen Argon Neon Helium Kripton Xenon Hidrogen GAS VARIABEL Uap air Karbon dioksida Ozon Methan Sulfur dioksida Nitrogen dioksida

0.000087 0.000050 0--0.7 0.01--0.1 0--0.00001 0.0002 0--0.0001 0--0.000002

Terima Kasih Wassalamu alaikum Wr.Wb.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->