MENGHINDARI PERILAKU TERCELA (AL AKHLAQUL MADZMUMAH) Oleh : Drs. Abd.

Rohman TENTANG PERBUATAN DOSA BESAR

Dalam bab ini akan dijelaskan tentang pengertian dosa. Dalil Naqli berkenaan tentang perbuatan dosa besar, contoh perbuatan dosa dosar dan yang berhubungan dengan kerugian dosa besar, menghindari perbuatan dosa besar, serta penerapan sikap perilaku untuk menghindarinya dalam kehidupan sehari-hari. TUJUAN MODUL : Siswa dapat : 1. Menjelaskan pengertian pengertian dosa. 2. Menjelaskan dalil naqli berkenaan perbuatan dosa besar 3. Menjelaskan contoh perbuatan dosa dosar dan yang berhubungan dengan kerugian dosa besar 4. Menjelaskan menghindari perbuatan dosa besar 5. Menerapkan sikap dan perilaku yang mencerminkan untuk menghindari perbuatan dosa besar dalam kehidupan sehari-hari Segala yang ada dalam modul ini dikerjakan secara mandiri dengan bantuan guru baik individu maupun kelompok. Bagaimana cara mempelajari modul ini ? Untuk mudahnya kita ikuti petunjuk belajar berikut ini : 1. Baca uraian materi pada tiap-tiap kegiatan dengan baik.

2. Kerjakan semua latihan dan tugas-tugas yang terdapat dalam modul 3. Setelah mengerjakan secara tuntas tanyakan kunci jawaban kepada guru 4. Catatlah bagian-bagian yang belum anda pahami kemudian diskusikan dengan teman anda atau tanyakan kepada guru atau oang yang dianggap mampu 5. Bila anda belum menguasai 75% dari kegiatan maka ulangi kembali langkah-langkah dengan seksama. Tadarus Q.S. Al „Imraan : 135

Artinya : “Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri[229], mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui”. (Q.S. An Nisa {3} : 135) [229]. Yang dimaksud perbuatan keji (faahisyah) ialah dosa besar yang mana mudharatnya tidak hanya menimpa diri sendiri tetapi juga orang lain, seperti zina, riba. Menganiaya diri sendiri ialah melakukan dosa yang mana mudharatnya hanya menimpa diri sendiri baik yang besar atau kecil. Q.S. An Nisa : 31

Artinya : “Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga)”. (Q.S. An Nisa {4} : 31) Q.S. An Nisa : 48

Artinya : “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang

Sedangkan yang dimaksud dengan berbuat dosa adalah meninggalkan kewajiban atau melanggar larangan yang sudah ditentukan oleh Allah SWT. (Q. ada yang menyebut 70 sampai dengan 90-an. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar. berzina. orang lain juga tidak menyukainya. An Nisa : 2 Artinya : “Dan berikanlah kepada anak-anak yatim (yang sudah balig) harta mereka. An Nisa {4} : 2) Q. An Nisa {17} : 31) [ A. menjadi saksi palsu. sebab perbuatan itu adalah termasuk perbuatan buruk.S. yang dimaksud dengan dosa besar adalah dosa yang dilakukan dengan .S. membunuh. An Nisa {4} : 48) Q. syirik atau menyekutukan Allah. Perbuatan Dosa v Pengertian berbuat dosa Sebelum menguraikan dosa besar. terlebih dahulu dijelaskan pengertian dosa. Menurut Imam Al Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin. (Q. DESKRIPSI Akhlak tercela semua perbuatan atau akhlak yang sangat tidak disukai. durhaka terhadap kedua orang tua. Adapun contoh-contoh dosa-dosa besar. jangan kamu menukar yang baik dengan yang buruk dan jangan kamu makan harta mereka bersama hartamu.S. Al Israa : 31 Artinya : “Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar” (Q. Perilaku tercela yang akan kita pelajari yaitu tentang dosa besar.mempersekutukan Allah. Sesungguhnya tindakan-tindakan (menukar dan memakan) itu. dan sebagainya. B. Kamilah yang akan memberi rezki kepada mereka dan juga kepadamu. Orang beriman akan senantiasa selalu menghindarinya dan tidak akan melakukannya. Allah mencela dan tidak menyukainya. Dosa-dosa besar itu banyak sekali.S. Perbuatan dosa adalah perbuatan melanggar hukum agama (Islam) yang tercantum di dalam Al Qur‟an dan Al Hadits. adalah dosa yang besar”. antara lain.S.

(H. yang terdapat dalam Q. Ahmad dan Turmudzi) Dalam riwayat hadits lainnya disebutkan : “Nawas Ibnu Sam'an Radliyallaahu 'anhu berkata: Aku bertanya kepada Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam tentang kebaikan dan kejahatan. di antaranya dalam Q.S. terasa salah dalam hati. Beliau bersabda: "Kebaikan ialah akhlak yang baik dan kejahatan ialah sesuatu yang tercetus di dadamu dan engkau tidak suka bila orang lain mengetahuinya.S.S. sedangkan dosa adalah yang mengacaukan hati dan membimbangkan dada. {3} : 135 ) sejumlah 22 x.a. balik bertanya : ‫ﹴ‬ ‫ﺼ‬ ( ‫ﹷ‬ ‫ﹷ‬ ) ‫ﹿ‬ ‫ﹷ‬ ‫ﹷ‬ “Engkau datang menanyakan apa itu kebaikan ?” Benar.. dan merasa tidak senang atau malu bila orang lain mengetahuinya. di antaranya dalam Q. Al Baqarah : 219 .w.a. maka Rasulullah s. {4} : 2 Dari istilah kata tersebut bila diambil pengertian sebagai berikut : · Al Itsmu ( ) artinya “mengerjakan sesuatu yang tidak halal bagi agama”.w. di samping itu memang ada dosa yang sudah termasuk katagori dosa besar.R. di antaranya dalam Q. Seorang sahabat Nabi s. yang bernama Wabishah bin Ma‟bad berkunjung ke kediaman Rasulullah s. yaitu : 1. {17} : 31 ) sejumlah 176 x. di antaranya dalam Q. Adz Dzanbu ( 3. . Firman Allah Q. harta benda (materi). jiwa. Rasulullah bersabda. Ada beberapa istilah kata yang digunakan dalam Al Qur‟an yang mengandung makna dosa.S. Al Huub ( ) sejumlah 44 x.S. ya Rasulullah”. {20} : 22 ) sejumlah 1 x. maksudnya tindakan yang menghambat terwujudnya kebaikan (pahala). “Minta fatwalah kepada hatimu. Adapun tanda-tanda seseorang telah berbuat dosa adalah apabila perbuatan yang telah ia lakukan. Al Itsmu ( 2. karena membahayakan jasmani. Al Khith‟u ( 4.w. {2} : 219 ) sejumlah 48 x.S. Jawab Wabishah." Riwayat Muslim. akal. kebaikan adalah sesuatu yang menyebabkan ketenangan jiwa dan ketentraman hati. lalu ia bertanya tentang kebaikan.sengaja dan berulang-ulang. As Sayyiat ( 5.a. walaupun setelah orang lain memberi fatwa kepadamu”.

Al Baqarah {2} : 219) · Adz Dzanbu ( ) artinya “menyertai dan tidak dapat berpisah”." Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. yaitu perbuatan yang boleh dilakukan. benar niatnya. Katakanlah: " Yang lebih dari keperluan.Artinya : “Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Al Isrā {17} : 31) .S. a. dengan kata lain." Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir”. dan manusia. mereka ingat akan Allah. sedang mereka mengetahui”. tetapi tindakan salah. dosa kepada Allah. Al Khith‟u ( ) maksudnya “melenceng dari yang sebenarnya”. (Q. tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya. b. misalnya . kemudian benar-benar dikerjakan kesalahan seperti ini dinamakan al khit‟ut taam ‫( ﳲ‬betul-betul salah).S.w. Niat mengerjakan sesuatu yang boleh dikerjakan tetapi yang dikerjakan justru sebaliknya. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar”. Al „Imrän {3} : 135) [229]. Firman Allah Q. dan dosa kepada sesama manusia. Niat mengerjakan yang tidak boleh dikerjakan. Kamilah yang akan memberi rezki kepada mereka dan juga kepadamu.S. lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu. c. Contoh ungkapan kata dalam ayat al Qur‟an : Artinya : “Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Yanh disebut ketiga ini. (Q. Yang dimaksud perbuatan keji (faahisyah) ialah dosa besar yang mana mudharatnya tidak hanya menimpa diri sendiri tetapi juga orang lain. salah niatnya tetapi benar tindakannya.t. dosa kepada Allah s. riba.S. Mengacu pada perbuatan dosa yang paling jelek. Katakanlah: "Pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia. Niat mengerjakan yang salah. Artinya : “Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri[229]. Dari sekian banyak ayat Al Qur‟an yang mengandung kata dapat dipahami bahwa kata ini digunakan untuk menyebut dosa yang bervariasi. (Q. seperti zina. tetapi yang dilakukan sebaliknya. Menganiaya diri sendiri ialah melakukan dosa yang mana mudharatnya hanya menimpa diri sendiri baik yang besar atau kecil. Ali „Imran : 135 .

S.Perzinaan (Q. maka dari (kesalahan) dirimu sendiri. tetapi manusia tetap harus berusaha sekuat tenaga untuk menghindarkan diri dari dosa.S. Dosa kecil sering dilakukan manusia tanpa disengaja. dan apa saja bencana yang menimpamu. atau baik masalah yang terkait dengan kejiwaan atau jasmani. Firman Allah s.w.S. An Nisa {4} : 79) · Al Huub ( Nisa {4} : 2 . tentang huub pada Q. An Nisa {4} : 38) . adalah dosa yang besar”. An Nisa {4} : 31) Salah satu ayat yang menjelaskan seperti yang tersebut pada Q.Mengubur hidup-hidup anak perempuan seperti yang dilakukan masyarakat Jahiliyyah (Q. Termasuk yang terkandung dari pengertian sü‟ atau as saŷiah antara lain perbuatan : . Apakah yang mendorong seseorang melakukan dosa ? Pada dasarnya seseorang melakukan dosa karena orang tersebut tidak mampu memerangi godaan syetan. An Artinya : “Dan berikanlah kepada anak-anak yatim (yang sudah balig) harta mereka. Dan cukuplah Allah menjadi saksi”. An Nisa {4} : 58 – 59) . baik masalah keakhiratan. Sesungguhnya tindakan-tindakan (menukar dan memakan) itu. Hal ini disebabkan karena imannya yang masih lemah atau belum memiliki keyakinan yang kuat kepada kebenaran agamanya.As Saŷiah – ( ‫ﹻ‬ ‫ﹴ‬ ‫ﳲ‬ / ) Artinya : “ segala sesuatu yang dapat menyusahkan manusia. (Q.Menjadikan syetan sebagai teman (Q. . An Nisa {4} : 22) . Artinya : “Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah.t. kedudukan dan meninggalnya orangorang yang disayangi”.Dosa kecil (Q.S. Dosa ada yang kecil dan ada yang besar. atau baik masalah keduniaan maupun masalah keahiratan.S. yang diakibatkan oleh hilangnya harta benda.S. jangan kamu menukar yang baik dengan yang buruk dan jangan kamu makan harta mereka bersama hartamu. Kami mengutusmu menjadi Rasul kepada segenap manusia. An Nisa {4} : 79 adalah . ) senonim dengan kata .S.

.a. ditunjukkan oleh Rasulullah s.apakah tujuh macam hal itu?" Beliau s.a.." Para sahabat bertanya: "Ya Rasulullah. antara lain.a.w.baik yang besar maupun yang kecil. mundur pada hari berkecamuknya peperangan serta mendakwa kaum wanita yang muhshan – pernah bersuami-lagi mu‟min dan pula lalai -dengan dakwaan melakukan zina. Cara menghapus dosa kecil yang diperbuat manusia. shalat Jum‟at ke shalat jum‟at lainnya dan Ramadhan ke Ramadhan berikutnya menghapuskan dosa-dosa yang dilakukan di antaranya jika dosa-dosa besar ditinggalkan.. melainkan dengan hak – yakni berdasarkan kebenaran menurut syariat Agama Islam – makan harta riba. dari Nabi s. sebagai berikut : Dari Abu Hurairah r. sihir. Muttafaq ‘alaih v Bahaya perbuatan dosa a) Dapat merusak iman dan Islam seseorang b) Menyebabkan seseorang sulit menerima nasihat agama c) Menyebabkan seseorang tidak mampu mengendalikan hawa nafsu d) Menyebabkan seseorang tidak memperoleh ketenangan dalam hidup e) Menyebabkan seseorang memperoleh siksa kelak pada hari qiamat v Ciri perbuatan dosa besar a) Mendapat sanksi berupa azab dari Allah SWT b) Mendapat sanksi berupa laknat dari Allah SWT c) Dapat menghapus iman d) Larangannya berulang kali e) Penyebab merajalelanya kemungkaran f) Pelakunya mendapat hukuman di dunia sesuai kapasitas dosa yang dilakukannya . Artinya : “Shalat lima waktu. Adapun perbuatan yang termasuk dosa besar dan dapat merusak iman seseorang dijelaskan sabda Rasulullah s.a.w.” (HR.a.w bersabda: "Yaitu menyekutukan sesuatu dengan Allah.. Muslim). bersabda: "Jauhilah tujuh macam hal yang merusakkan. makan harta anak yatim. membunuh jiwa yang diharamkan oleh Allah.w.

Mu‟adz bin Jabal radhiyallahu „anhuma. e) Bergaul dengan orang-orang yang saleh. Tirmidzi. ia telah berkata : Hadits ini hasan. bersabda : : " [ ‫ح ثي ح ق ي م‬ ‫ضع يف‬ ‫حخ‬ ‫]حيحص‬ Artinya : Dari Abu Dzar.w. Artinya : “Dari Abu Hurairah Radliyallaahu „anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu „alaihi wa Sallam bersabda: "Seorang mukmin adalah cermin bagi saudaranya yang mukmin. (HR.a." Riwayat Abu Dawud dengan sanad hasan. . beliau bersabda : “Bertaqwalah kepada Allah di mana saja engkau berada dan susullah sesuatu perbuatan dosa dengan kebaikan. Sanadnya kuat. karena pergaulan yang tidak islami akan membawa malapetaka bagi diri kita. Riwayat Tirmidzi dan Ibnu Majah. pasti akan menghapuskannya dan bergaullah sesama manusia dengan akhlaq yang baik”. dari Rasulullah Shallallahu „alaihi wa Sallam.g) Ditandai ungkapan “kemaksiyatan dapat merusak kebaikan” h) Ditandai dengan ungkapan “Allah tidak suka melihat pelaku dosa v Cara menghindari perbuatan dosa a) Selalu mengingat Allah di mana saja berada Rasulullah s. Jundub bin Junadah dan Abu „Abdurrahman. sedangkan hidup yang abadi adalah setelah kita melewati yaumul hisab nanti di kemudian hari c) Selalu berdzikir kepada Allah SWT d) Selalu bertaubat dan beristighfar kepada Allah ) Artinya : “Dari Anas Radliyallaahu „anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu „alaihi wa Sallam bersabda: Setiap anak Adam itu mempunyai kesalahan dan sebaik-baik orang yang mempunyai kesalahan ialah orang-orang yang banyak bertaubat. pada lafazh lain derajatnya hasan shahih) b) Menyadari bahwa hidup di dunia ini hanyalah sementara.

dan dosa besar kedua ialah durhaka kepada kedua orang tua. Bukhari dan Muslim) Dari Thaisalah bin Mayyas. : ‫ﺼ‬ Artinya : "Aku bersama orang-orang keturunan Najdah bin Amir Al Khariji. dia berkata. "Ibu .f) Selektif dalam memilih teman g) Menjauhkan diri dari tempat-tempat yang di dalamnya terdapat maksiat h) Selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT i) Meneladani kehidupan para nabi dan rasul serta orang-orang yang saleh.R.”Jauhilah tujuh macam dosa besar yang membinasakan”. sihir. kepadaku. seraya bertanya." Ibnu Umar berkata.dari Rasulullah s." Ibnu Umar berkata. "Apakah orang tuamu masih hidup?" Saya menjawab.w. Dosa besar yang paling besar dan tidak akan diampuni oleh Allah swt. dan menuduh berbuat zina terhadap wanita-wanita yang selalu menjaga diri dan tidak pernah berpikir (untuk berzina). yaitu menyekutukan Allah. lari pada saat pertempuran.. membunuh orang. dan (menyebabkan) orang tua menangis karena durhaka (kepada keduanya). lari dari peperangan. “Wahai Rasulullah. “Menyekutukan Allah. (H. bersabda. "Apakah engkau takut dari neraka dan ingin masuk surga?" Saya berkata. yang membuat aku banyak melakukan dosa-dosa besar. memakan riba. memakan harta anak yatim. Para sahabat bertanya. "Apa dosa-dosa itu?" Aku menjawab." Ibnu Umar berkata. membunuh jiwa (manusia) yang diharamkan Allah kecuali dengan hak. ada sembilan. memakan harta riba.a. mengambil harta anak yatim. "Itu tidak termasuk dosa-dosa besar. orang yang suka menghina (mengejek). menuduh zina kepada wanita mukmin. Kemudian aku melaporkannya kepada Ibnu Umar. yaitu dosa syirik atau menyekutukan Allah. Adapun perbuatan dosa besar yang dapat merusak iman seseorang dijelaskan dalam sabda Rasulullah SAW sebagai berikut : ‫ﷺ‬ ‫ﺼ‬ ( ) ‫ﹷ‬ ‫ﹹ‬ ‫ﹷ‬ ‫ﹻ ﹷ‬ Artinya : “Dari Abu Hurairah r.a. apakah ketujuh macam dosa itu ?” beliau menjawab. demi Allah?. "Ini dan itu. Mendapat sanksi berupa laknat Macam-macam Dosa Besar Dosa besar disebut dengan istilah Al-Kabair. "Apa benar. melenceng di masjid. Dosa-dosa besar itu.

ia menguraikan macam syirik. Syirik Taqlid." Ibnu Umar berkata. c. Akibat buruk atau bahaya yang ditimbulkan dari perbuatan syirik (sehingga kita harus menjauhinya) antara lain sebagai berikut : a. Hasbi Ash Shiddiqiy. Syirik Istiqlal. Perbuatan ria dan sum‟ah termasuk syirik kecil. Syirik Garad. yaitu menyandarkan sesuatu yang telah terjadi kepada selain Allah. dan taqlid dapat dianggap kufur. tetapi karena maksud keduniaan (ria dan sum‟ah). yaitu menyembah kepada selain Allah dengan maksud mendekatkan diri kepada Allah. Dan Dia mengampuni dosa selain itu bagi siapa yang dikehdaki. Allah swt berfirman di dalam Al-Qur‟an Surah An-Nisa‟ ayat 116 ) : ۱۱٦ ( Artinya: “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik (mempersekutukan Allah dengan sesuatu). Adapun pelaku syirik istiqlal.R.S. Bukhari dalam Kitab Adabul Mufrad. f.saya masih hidup. yaitu sebagai berikut : a. dalam kitab Ash-Shahihah (2898). . taqrib. pengakuan pada adanya dua tuhan yang masing-masing berdiri sendiri. Syirik adalah dosa besar dan tak diampuni oleh Allah swt. apabila ia tidak bertaubat dengan taubat nasuha. Syirik Tad‟id. tab‟id. Syirik Syirik artinya menyekutukan Allah swt. (Q. Dan barang siapa mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah. Shahih. Syirik Sebab. Allah tidak akan mengampuni orang yang berbuat syirik. akan tetapi pelakunya tidak dianggap kufur. b. yaitu mengerjakan ibadah dan amal saleh bukan karena Allah. 7/9. e. Syirik Taqrib. Dr. maka sungguh ia telah tersesat jauhnya sekali. yaitu menyembah kepada selain Allah karena bertaqlid atau mengikuti apa yang telah diperbuat oleh nenek moyangnya. d. yaitu bahwa tuhan itu terdiri dari beberapa tuhan (polytheisme). maka niscaya engkau benar-benar akan masuk surga selama dosa-dosa besar itu dijauhi. An Nisa {4} : 116) Dalam kitab Al Bayan yang ditulis oleh Prof. "Demi Allah! sekiranya engkau berbicara lemah lembut kepadanya dan memberi makan kepadanya.) 1." (H.

berkata yang tidak . manusia diberi amanah oleh Allah untuk menjadi khalifah di bumi (memimpin seluruh makhluk)." Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah. sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu. yaitu : ibu dan bapak. menghardik. Menyebarkan hal-hal yang negatif dalam kehidupan manusia. dan tempatnya ialah neraka. An Nisa : 48) b. Orang yang musyrik akan rusak akhlaknya. kejam. maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga. At Taubah : 28) f. padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil. Q. Perbuatan yang termasuk di dalamnya. antara lain : membentak .Artinya : “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik. Pelecehan martabat manusia. Durhaka terhadap kedua orang tua Orang yang paling banyak jasanya dan paling dekat dengan kita adalah kedua orang tua. Seorang yang durhaka terhadap kedua orang tua adalah termasuk dosa besar. Al Maidah : 72) c. (lih. Orang musyrik adalah najis sehingga haram masuk masjidil haram. bagi siapa yang dikehendaki-Nya. d. maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar “. seperti : rakus. Seseorang yang musyrik berarti menyembah kepada yang dipimpinnya. Berbuat kezaliman terbesar.S. penakut. e. sehingga tingkah lakunya dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. keji. dan berani membuat syari‟at sendiri. (Q. 2. dengki. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah. tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun “(Q. dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu. Artinya : “Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam". Allah mengharamkan masuk surga bagi orang musyrik. Artinya : “ …sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar “ g. Ini berarti menurunkan martabatnya sebagai manusia selaku khalifah Allah.S.S.

Artinya : “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. banyak bertanya. akan tetapi Allah juga akan mempercepat azab di dunia ini. kasihilah mereka keduanya. Dalam Al Qur‟an ditegaskan tentang kewajiban berbakti kepada keduanya.R. sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil “ (Q. Tuhan mempercepat (pembalasan itu) terhadap orang yang melakukannya di dunia (ini).S. bukan saja di akhirat akan diterimakan azab yang berat dan dahsyat. mengubur anak perempuan hidup-hidup. dari Rasulullah s. dan menghambur-hamburkan harta. Dosa karena durhaka.a.w. Al Isra : 23-24) [850]. sebelum yang bersangkutan mati. menahan dan menuntut. bersabda : . jangan sekali-kali menyakitinya. maka sekalikali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia[850].sopan atau berkata yang bersifat meremehkannya. Mengucapkan kata ah kepada orang tua tidak dlbolehkan oleh agama apalagi mengucapkan kata-kata atau memperlakukan mereka dengan lebih kasar daripada itu.” (H. Agama Islam melarang anak durhaka terhadap Ibu dan Bapaknya." Muttafaq Alaihi. Yang dimaksud durhaka terhadap kedua orang tua yaitu menyakiti baik secara lahiriah maupun batiniah. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku. Rasulullah saw bersabda: Artinya: “Dari al-Mughirah Ibnu Syu‟bah bahwa Rasulullah Shallallaahu „alaihi wa Sallam bersabda: "Sesungguhnya Allah mengharamkan kalian durhaka kepada ibu. dan menyakiti hati atau persaan orang tua. dan Dia tidak suka kalian banyak bicara. Nabi Muhammad saw. Bersabda: Artinya: “Tiap-tiap dosa diturunkan Tuhan (pembalasan menurut kehendak-Nya) kecuali dosa durhaka terhadap ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu. Hakim) Anak yang durhaka kepada orang tua akan mendapat murka Allah sebagaimana hadits dari Abdullah bin „amr bin „ash.

8." (H. Mengatakan “ah” kepada orang tua dan mengeraskan suara di hadapan mereka ketika berselisih. Mencaci dan melaknat kedua orang tuanya. 7. Mengumpat kedua orang tuanya di depan orang banyak dan menyebut-nyebut kekurangannya. 6. Duduk mendahului orang tuanya dan berbicara tanpa meminta izin saat memimpin majelis di mana orang tuanya hadir di majelis itu. {2} Berkata „ah‟ dan tidak memenuhi panggilan orang tua.R. Hadits shahih menurut Ibnu Hibban dan Hakim) Bentuk-bentuk perbuatan durhaka kepada orang tua : 1. menyebutkan di antara bentuk durhaka (uquq) kepada orang tua ialah : {1} Menimbulkan gangguan terhadap orang tua baik berupa perkataan (ucapan ataupun hal lainnya yang membuat orang tua sedih dan sakit hati. Membuat kedua orang tua bersedih dengan melakukan sesuatu hal.Artinya: “Nabi Shallallaahu „alaihi wa Sallam bersabda: "Keridloan Allah tergantung kepada keridloan orang tua dan kemurkaan Allah tergantung kepada kemurkaan orang tua. 10. tidak berilmu. Tidak melayani mereka dan berpaling darinya. Dalam kitab “Birrul Walidain” oleh Ust. meskipun sang anak berhak untuk melakukannya. Lebih durhaka lagi bila menyuruh orang tua melayani dirinya. Ini sikap sombong dan takabur yang membuat orang tua terlecehkan dan marah. 5. 9. Menajamkan tatapan mata kepada kedua orang tua ketika marah atau kesal kepada mereka berdua karena suatu hal. Malu mengakui kedua orang tuanya di hadapan orang banyak karena keadaan kedua orang tuanya yang miskin. cacat. 3. atau alasan lainnya. 2. 4. Enggan berdiri untuk menghormati orang tua dan mencium tangannya. Tapi ingat. berpenampilan kampungan. Tirmidzi. . Yazid bin Abdul Qadir Jawaz. Tidak memberikan nafkah kepada orang tua bila mereka membutuhkan. {3} Membentak atau menghardik orang tua. hak kedua orang tua atas diri si anak lebih besar daripada hak si anak.

Cara berbuat baik atau berbakti kepada kedua orang tua yang telah meninggal dunia. b. misal menyapu. dilakukan dengan penuh perhitungan. Na‟udzubillah. Mendoakan dan memohon ampun kepada Allah SWT. bahkan termasuk kedurhakaan yang keji dan nista. {6} Menyuruh orang tua. {8} Mendahulukan taat kepada istri dari pada orang tua. {7} Menyebut kejelekan orang tua di hadapan orang banyak atau mencemarkan nama baik orang tua.. Berbuat baik terhadap kedua orang tua tidak terbatas semasa keduanya masih hidup. serta sekalian orang yang beriman pada hari diadakan perhitungan (hari kiamat)”.S. mengatakan bodoh. Bahkan ada sebagian orang dengan tega mengusir ibu demi menuruti kemauan istrinya. {10} Malu mengakui orang tuanya. {9} Memasukkan kemungkaran kedalam rumah misal alat musik.{4} Bakhil. terutama jika mereka sudah tua atau lemah. sikap semacam ini ialah sikap yg amat tercela. tidak mengurusi orang tua bahkan lebih mementingkan yang lain dari pada mengurusi orang tua padahal orang tua sangat membutuhkan. Seorang anak. Tetapi jika „Si Ibu” melakukan pekerjaan tersebut dengan kemauan sendiri maka tidak mengapa dan karena itu anak harus berterima kasih. . akan tetapi sesudah meninggal pun masih diwajibkan untuk berbuat baik terhadap keduanya. antara lain: a. dan lain lain. Artinya: “Ya Tuhan kami. (Q. Menyalatkan kedua orang tua ketika meninggal dunia. Doa memohon ampunan kepada Allah swt. mengisap rokok. mencuci atau menyiapkan makanan. Melaksanakan janji-janji apabila keduanya meninggalkan wasiat. Seandai memberi nafkah pun. {5} Bermuka masam dan cemberut dihadapan orang tua. Tidak diragukan lagi. Ibrähïm {14} : 41) c. Sebagian orang merasa malu dengan keberadaan orang tua dan tempat tinggal ketika status sosial meningkat. ampunilah aku dan kedua ibu dan bapakku dan semua. „kolot‟ dan lain-lain. wajib berbakti dan berbuat baik kepada kedua orang tua. Pekerjaan tersebut sangat tidak pantas bagi orang tua. merendahkan orang tua.

dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan“. hati. mantera-mantera. Artinya : “…dan janganlah kamu (para saksi) menyembunyikan persaksian. b. terbayang dalam wujud yang bukan sebenarnya. Pengertian saksi menurut istilah ialah pemberitahuan seseorang tentang apa yang dia ketahui dengan lafal „aku menyaksikan‟ (asyhadu atau syahidtu). Menurut Fakhrudin Ar Razi.d. kata saksi atau syahadah diambil dari kata musyahadah yang berarti : melihat dengan mata kepala. Dalam al Mu‟jam Al Wasith yang ditulis Ibrahim Mustafa disebutkan bahwa sihir adalah sesuatu yang memakai cara lembut dan halus. sihir adalah memperlihatkan kebatilan dalam bentuk haq (kebenaran). Sayyid Sabiq dalam kitabnya “Fiqhus Sunnah” menjelaskan hukum kesaksian adalah fardlu „ain bagi orang yang memikulnya bila ia dipanggil untuk itu dan dikhawatirkan kebenaran akan hilang. yaitu bersaksi tidak sesuai dengan kejadian perkaranya (tidak sesuai fakta) sebagaimana firman SWT : ( ٢٨٣ : ) …. sihir adalah bundelan (buhul). Menurut Ibnu Qudamah. e. meskipun tidak dipanggil. tetap wajib hukumnya apabila tanpanya dikhawatirkan kebenaran akan hilang. Akan tetapi. Melanjutkan silaturahmi dengan orang-orang yang biasa dikunjunginya. Dan barangsiapa yang menyembunyikannya. sihir menurut istilah syara‟ dikhususkan bagi sesuatu yang penyebabnya tidak terlihat atau samar. Menurut Ibnu Faris dalam Kitab “Al Misbah Al Munir”. 4. dan berlangsung melalui pemutar balikan fakta. atau akal orang yang terkena sihir dengan tidak menyentuhnya. Para Ulama sepakat bahwa perbuatan sihir termasuk dosa besar yang harus dihindari atau dijauhi sebagaimana firman Allah SWT : . Menghormati dan memuliakan sahabat serta teman-teman lainnya. 3. maka sesungguhnya ia adalah orang yang berdosa hatinya. Bersaksi Palsu Pengertian menurut bahasa. Sihir Pengertian sihir menurut bahasa adalah mengalihkan. dan ucapan yang diucapkan atau ditulis mengerjakan sesuatu yang menimbulkan pengaruh pada badan. Menurut istilah sihir dapat diuraikan sebagai berikut : a. Seseorang yang menyaksikan suatu peristiwa tidak boleh menyembunyikan kesaksiannya atau menjadi saksi palsu..

potonglah tangan keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. maka yang dipotong adalah kaki kirinya dari ruas tumit. sehingga termasuk perbuatan haram dan merupakan dosa besar.Dan orang-orang kafir berkata terhadap kebenaran tatkala kebenaran itu datang kepada mereka: "Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata “ 5. Apabila seorang yang mencuri untuk pertama kalinya dan telah mencapai nishab kadar dari barang yang dicurinya. Artinya : “…. Apabila masih tetap mencuri. b. dan bahkan terjadi pembunuhan merupakan perilaku yang sangat menggelisahkan dan mengerikan. . An Nisa {4} : 93 . Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Mencuri Mencuri adalah mengambil harta orang lain dengan jalan sembunyi-sembunyi atau diam-diam. berakal. Mencuri dan Merampok a. yaitu dengan dipotong tangannya. ancaman senjata.S.( ٤٣ : ) ….” Syarat pencuri dipotong tangannya adalah sebagai berikut : 1) Pencuri sudah balig. 2) Barang yang sudah mencapai nishab (batas minimal ukuran barang yang dicuri) kira-kira seberat 93.6 gram. dan barang itu diambil dari tempat penyimpanannya. maka dipenjarakan sampai bertobat. Merampok Perbuatan merampok atau merampas harta orang lain yang kadang diserta kekerasan. Dan apabila ia mencuri yang keempat kalinya. dan melakukan pencurian itu dengan kehendaknya. Allah SWT berfirman dalam Q. maka yang dipotong adalah tangan kanannya dari pergelangan tangan. Bila ia mencuri yang ketiga kalinya. Mencuri merupakan dosa besar dan wajib dihukum. Bila ia mencuri untuk kedua kalinya. Firman Allah SWT : (٣٨ : ) Artinya : “Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri. maka yang dipotong adalah kaki kanannya. maka yang dipotong adalah tangan kirinya.

Artinya : “Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja maka balasannya ialah Jahannam. kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya. Maksudnya ialah: memotong tangan kanan dan kaki kiri. dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya “ Oleh karena itu. tetapi hartanya tidak diambil. Lepasnya bagi pelaku tindak kejahatan dan perbuatan dosa dinyatakan dalam hadits Nabi SAW : ‫ﷺ‬ ( ) . sedangkan orangnya tidak dibunuh. hukumannya adalah dipenjara.S. Mereka dianggap perang terhadap Allah SWT dan Rasul-Nya karena yang mereka lakukan merupakan perbuatan melawan hukum Allah SWT dan mengganggu masyarakat yang dilindungi oleh hukum tersebut. yaitu kelompok yang menyatakan perang terhadap Allah SWT dan Rasul-Nya. dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar“. tepat sekali penegasan Allah SWT yang tersebut dalam Al Qur‟an bahwa perampok itu (orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi) dan termasuk kelompok hirabah. Hukumannya dipotong tangan kanannya dan kaki kirinya. hanyalah mereka dibunuh atau disalib. Hal ini tercantum dalam Q. [414]. Hukumannya dibunuh tanpa disalib. dan kalau melakukan lagi maka dipotong tangan kiri dan kaki kanan. atau hukuman lain berdasarkan pertimbangan hakim yang dapat memberinya pelajaran sehingga ia tidak mengulangi perbuatan itu kembali. atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik[414]. Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka didunia. 3) Hanya mengambil hartanya saja yang sedikitnya satu nisab. Artinya : “Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan RasulNya dan membuat kerusakan di muka bumi. 4) Perampokan yang tujuannya hanya menakut-nakuti saja. atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Dalam hal ini hukumnya wajib dibunuh. yakni sebagai berikut : 1) Perampokan dengan membunuh orang yang dirampoknya dan diambil hartanya. kemudian disalibkan (dijemur). Al Maidah {5} : 33 . Adapun hukuman bagi perampok terdiri dari 4 macam. 2) Perampokan dengan membunuh orang yang dirampok.

selanjutnya hak pemilikan. Di antara wujud membenci perbuatan tersebut dapat dilakukan melalui perilaku sebagai berikut : a. kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya.Artinya : “Dari Abu Hurairah r. Jinayat adalah perbuatan yang dilarang syara‟. Artinya : “Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja maka balasannya ialah Jahannam. Allah SWT berfirman tersebut dalam Q.“ (H. Tidak mau menipu atau membohongi kawan. melainkan dengan suatu (alasan) yang benar …. Membunuh Hak-hak utama yang paling penting bagi setiap manusia yang dijamin oleh Islam adalah hak hidup. maksiyat.a. d. Artinya : “Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya). hak pemeliharaan kehormatan. 6. Dalam Fiqih Islam. Jinayat adalah perbuatan dosa besar. baik secara fisik maupun perasaan. Tidak membiasakan diri dengan perilaku yang merugikan orang lain.” Dalam Islam. c. Di antara hak yang paling penting ialah hak hidup. bahkan haruslah kita membenci perbuatan tercela tersebut. dan hak menuntut ilmu pengetahuan. hak kemerdekaan. harta dan lain-lain. Tidak menyakiti teman. menyebutkan : .S. An Nisa {4} : 93 . Firman Allah SWT : (٣٣ : ) …. “Tidaklah seorang pencuri ketika mencuri itu beriman. Bukhari) Kita wajib menjauhi perilaku mencuri apalagi mengambil dengan cara kekerasan. baik mengenai jiwa. hak persamaan. dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya “ Dalam suatu yang disabdakan Rasulullah SAW.. ada pembahasan tentang jinayat.R. atau tindak kejahatan.. dari Nabi SAW bersabda. laki-laki maupun perempuan. apalagi orang tua atau guru. bahkan kebiasaan menyembunyikan perlengkapan sekolah atau barang-barang teman sekolahnya. b. Islam memberikan perhatian terhadap perlindungan jiwa dan Allah mengancam orang yang merampas hal tersebut dengan hukuman yang berat. Tidak mau melakukan pencurian milik orang lain.

dijelaskan sebagai berikut : a. (Al Qatlu syibhul „umdi / ) Pembunuhan yang terjadi tanpa disengaja dengan alat yang tidak mematikan. kita harus memupuk perilaku terpuji. (Al Qatlu syibhul „umdi / ) Pembunuhan karena kesalahan atau kekhilafan sematamata tanpa direncanakan dan tidak ada maksud sama sekali. Ada beberapa sikap yang harus dihindari agar tidak terjadi perselisihan. (Al Qatlu bil „umdi / ) Pembunuhan yang dilakukan dengan sengaja. di antaranya sebagai berikut : a) Mudah tersinggung b) Memiliki wawasan sempit c) Menutupi diri atau sulit menerima pendapat orang lain d) Tidak bisa beradaptasi atau hidup dalam lingkungan majemuk e) Tidak mau menerima kenyataan f) Tidak siap menerima perkembangan zaman g) Kurang informasi h) Suka memaksakan kehendak i) Merasa paling benar j) Egois k) Fanatik berlebihan Untuk memperkecil peluang terjadinya hal-hal buruk. b. Hukumannya adalah penjara atau denda yang cukup berat.Adapun jenis-jenis pembunuhan dan hukumannya berdasarkan Al Qur‟an dan Hadits. baik terhadap diri peribadi mapun terhadap lingkungan atau masyarakat. misalnya kecelakaan. c. Pembunuhan semacam ini dapat dihukum qisas artinya dihukum mati. kecuali dima‟afkan oleh pihak keluarga korban dan kepadanya dituntut denda. Hal-hal di bawah ini dapat melatih diri kita untuk membentengi diri dari perilaku tercela. Hukumannya adalah penjara atau denda ringan. khususnya perbuatan membunuh : a) Membisakan bersilaturahim . merencanakan pembunuhan dalam keadaan jiwa sehat dan penuh kesadaran.

serta referensi yang luas. memahami dan menghindari perilaku buruk akan membawa kesematan hidup dunia dan akhirat. Maka tentunya dengan membaca.b) Mampu menahan amarah c) Mampu mema‟afkan kesalahan d) Berbuat adil e) Memperbanyak berbuat kebaikan f) Suka menolong g) Bersikap lemah lembut h) Meninggalkan hal-hal yang menyangkut riba i) Meneguhkan hati untuk mengikuti jalan yang lurus/benar j) Memakan makanan yang halal dan thayyib k) Senantiasa berdo‟a kepada Allah SWT l) Berlaku lurus terhadap manusia m) Tidak pelit atau kikir Sebenarnya masih banyak di antara dosa-dosa besar yang perlu diketahui serta harus dihindari agar jangan melakukannya. TES FORMATIF 9 Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar ! 1. Uraikan pengertian dosa berdasarkan keterangan Al Qur‟an ? Jawab : ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ………………… 2. Hadits dan penjelasan para ulama. Bagaimana cara menghindari dari perbuatan dosa ! Jawab : . dengan banyak membaca keterangan dari ayat-ayat Al Qur‟an.

……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………. 3. Bagaimana cara menghindari syirik ! Jawab: ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ………………. Apa saja perbuatan yang termasuk bentuk durhaka kepada orang tua ? .. 5. Jelaskan yang dimaksud dengan “uququl walidain” ! ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………. ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… …………………… 6.. Jelaskan macam-macam syirik ! Jawab: ……………………………………………………………………………………………………… ……….……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………. ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………. 7. Apa saja kriteria yang tergolong dosa besar ! Jawab: ……………………………………………………………………………………………………… ………. 4.

Ada 3 macam pembunuhan. Apa saja macam hukuman bagi perampok ? ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………. jelaskan ! ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………. 10. 11..asing-masing! 1. Carilah beberapa berita (minimal 5) dari koran atau majalah yang memberitakan tentang kasus pembunuhan dan perampokan.……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………….. 9. Berikanlah solusi dan upaya pencegahannya ! . TUGAS KEGIATAN BELAJAR 9 Diskusikan bersama teman-teman sekelompok belajarmu dan hasilnya kamu tulis dalam kertas atau dalam bukumu m. Sikap apa sajakah yang perlu dihindari agar tidak terjadi perselisihan ? ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………. 8. Analisislah berita tersebut menyangkut aspek-aspek penyebabnya. Apa yang dengan sihir ! ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………….. Apa yang seharusnya dilakukan oleh seorang anak yang kedua orang tuanya sudah sangat renta dan tidak berdaya/tidak dapat berbuat apa-apa? 2...

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful