P. 1
MENGHINDARI PERILAKU TERCELA

MENGHINDARI PERILAKU TERCELA

|Views: 601|Likes:
Published by Jamri PoetraMjc

More info:

Published by: Jamri PoetraMjc on Mar 02, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/13/2014

pdf

text

original

MENGHINDARI PERILAKU TERCELA (AL AKHLAQUL MADZMUMAH) Oleh : Drs. Abd.

Rohman TENTANG PERBUATAN DOSA BESAR

Dalam bab ini akan dijelaskan tentang pengertian dosa. Dalil Naqli berkenaan tentang perbuatan dosa besar, contoh perbuatan dosa dosar dan yang berhubungan dengan kerugian dosa besar, menghindari perbuatan dosa besar, serta penerapan sikap perilaku untuk menghindarinya dalam kehidupan sehari-hari. TUJUAN MODUL : Siswa dapat : 1. Menjelaskan pengertian pengertian dosa. 2. Menjelaskan dalil naqli berkenaan perbuatan dosa besar 3. Menjelaskan contoh perbuatan dosa dosar dan yang berhubungan dengan kerugian dosa besar 4. Menjelaskan menghindari perbuatan dosa besar 5. Menerapkan sikap dan perilaku yang mencerminkan untuk menghindari perbuatan dosa besar dalam kehidupan sehari-hari Segala yang ada dalam modul ini dikerjakan secara mandiri dengan bantuan guru baik individu maupun kelompok. Bagaimana cara mempelajari modul ini ? Untuk mudahnya kita ikuti petunjuk belajar berikut ini : 1. Baca uraian materi pada tiap-tiap kegiatan dengan baik.

2. Kerjakan semua latihan dan tugas-tugas yang terdapat dalam modul 3. Setelah mengerjakan secara tuntas tanyakan kunci jawaban kepada guru 4. Catatlah bagian-bagian yang belum anda pahami kemudian diskusikan dengan teman anda atau tanyakan kepada guru atau oang yang dianggap mampu 5. Bila anda belum menguasai 75% dari kegiatan maka ulangi kembali langkah-langkah dengan seksama. Tadarus Q.S. Al „Imraan : 135

Artinya : “Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri[229], mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui”. (Q.S. An Nisa {3} : 135) [229]. Yang dimaksud perbuatan keji (faahisyah) ialah dosa besar yang mana mudharatnya tidak hanya menimpa diri sendiri tetapi juga orang lain, seperti zina, riba. Menganiaya diri sendiri ialah melakukan dosa yang mana mudharatnya hanya menimpa diri sendiri baik yang besar atau kecil. Q.S. An Nisa : 31

Artinya : “Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga)”. (Q.S. An Nisa {4} : 31) Q.S. An Nisa : 48

Artinya : “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang

S. membunuh. Adapun contoh-contoh dosa-dosa besar. Allah mencela dan tidak menyukainya.mempersekutukan Allah. An Nisa : 2 Artinya : “Dan berikanlah kepada anak-anak yatim (yang sudah balig) harta mereka.S. An Nisa {4} : 2) Q. dan sebagainya. Perilaku tercela yang akan kita pelajari yaitu tentang dosa besar.S. An Nisa {4} : 48) Q. ada yang menyebut 70 sampai dengan 90-an. maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar” (Q.S. berzina. syirik atau menyekutukan Allah. Dosa-dosa besar itu banyak sekali. Sedangkan yang dimaksud dengan berbuat dosa adalah meninggalkan kewajiban atau melanggar larangan yang sudah ditentukan oleh Allah SWT. Orang beriman akan senantiasa selalu menghindarinya dan tidak akan melakukannya. sebab perbuatan itu adalah termasuk perbuatan buruk. adalah dosa yang besar”. menjadi saksi palsu. Perbuatan Dosa v Pengertian berbuat dosa Sebelum menguraikan dosa besar. Al Israa : 31 Artinya : “Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. antara lain. Kamilah yang akan memberi rezki kepada mereka dan juga kepadamu. Perbuatan dosa adalah perbuatan melanggar hukum agama (Islam) yang tercantum di dalam Al Qur‟an dan Al Hadits. yang dimaksud dengan dosa besar adalah dosa yang dilakukan dengan .S. orang lain juga tidak menyukainya. Menurut Imam Al Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin. durhaka terhadap kedua orang tua. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar. An Nisa {17} : 31) [ A. (Q. terlebih dahulu dijelaskan pengertian dosa. B. jangan kamu menukar yang baik dengan yang buruk dan jangan kamu makan harta mereka bersama hartamu. Sesungguhnya tindakan-tindakan (menukar dan memakan) itu. DESKRIPSI Akhlak tercela semua perbuatan atau akhlak yang sangat tidak disukai. (Q.

Ahmad dan Turmudzi) Dalam riwayat hadits lainnya disebutkan : “Nawas Ibnu Sam'an Radliyallaahu 'anhu berkata: Aku bertanya kepada Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam tentang kebaikan dan kejahatan. di antaranya dalam Q. As Sayyiat ( 5. akal. di samping itu memang ada dosa yang sudah termasuk katagori dosa besar. Adapun tanda-tanda seseorang telah berbuat dosa adalah apabila perbuatan yang telah ia lakukan.." Riwayat Muslim. harta benda (materi).S. di antaranya dalam Q. jiwa. yang terdapat dalam Q.S. maka Rasulullah s. {20} : 22 ) sejumlah 1 x. {2} : 219 ) sejumlah 48 x.R. terasa salah dalam hati. Firman Allah Q. maksudnya tindakan yang menghambat terwujudnya kebaikan (pahala).a. Ada beberapa istilah kata yang digunakan dalam Al Qur‟an yang mengandung makna dosa. Al Itsmu ( 2. {17} : 31 ) sejumlah 176 x. karena membahayakan jasmani. dan merasa tidak senang atau malu bila orang lain mengetahuinya. Seorang sahabat Nabi s. sedangkan dosa adalah yang mengacaukan hati dan membimbangkan dada.S.S. Al Huub ( ) sejumlah 44 x. yaitu : 1. Adz Dzanbu ( 3. Rasulullah bersabda.a.S. “Minta fatwalah kepada hatimu. Al Khith‟u ( 4. Beliau bersabda: "Kebaikan ialah akhlak yang baik dan kejahatan ialah sesuatu yang tercetus di dadamu dan engkau tidak suka bila orang lain mengetahuinya.w. lalu ia bertanya tentang kebaikan. Jawab Wabishah. {4} : 2 Dari istilah kata tersebut bila diambil pengertian sebagai berikut : · Al Itsmu ( ) artinya “mengerjakan sesuatu yang tidak halal bagi agama”.sengaja dan berulang-ulang. . Al Baqarah : 219 . kebaikan adalah sesuatu yang menyebabkan ketenangan jiwa dan ketentraman hati. di antaranya dalam Q. yang bernama Wabishah bin Ma‟bad berkunjung ke kediaman Rasulullah s. (H.a.S. ya Rasulullah”.w. balik bertanya : ‫ﹴ‬ ‫ﺼ‬ ( ‫ﹷ‬ ‫ﹷ‬ ) ‫ﹿ‬ ‫ﹷ‬ ‫ﹷ‬ “Engkau datang menanyakan apa itu kebaikan ?” Benar.w. di antaranya dalam Q. {3} : 135 ) sejumlah 22 x. walaupun setelah orang lain memberi fatwa kepadamu”.

sedang mereka mengetahui”.Artinya : “Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Mengacu pada perbuatan dosa yang paling jelek." Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir”. Yang dimaksud perbuatan keji (faahisyah) ialah dosa besar yang mana mudharatnya tidak hanya menimpa diri sendiri tetapi juga orang lain. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar”. c.S. mereka ingat akan Allah. Firman Allah Q. tetapi yang dilakukan sebaliknya. riba. (Q.w. tetapi tindakan salah. (Q. (Q. Yanh disebut ketiga ini.S. benar niatnya. dosa kepada Allah s. Niat mengerjakan sesuatu yang boleh dikerjakan tetapi yang dikerjakan justru sebaliknya. b. dan manusia. a.t. lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu.S. dan dosa kepada sesama manusia." Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. salah niatnya tetapi benar tindakannya. Artinya : “Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri[229].S. Al Baqarah {2} : 219) · Adz Dzanbu ( ) artinya “menyertai dan tidak dapat berpisah”. Katakanlah: " Yang lebih dari keperluan. Dari sekian banyak ayat Al Qur‟an yang mengandung kata dapat dipahami bahwa kata ini digunakan untuk menyebut dosa yang bervariasi. dosa kepada Allah. dengan kata lain. tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya. kemudian benar-benar dikerjakan kesalahan seperti ini dinamakan al khit‟ut taam ‫( ﳲ‬betul-betul salah). Katakanlah: "Pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia. Contoh ungkapan kata dalam ayat al Qur‟an : Artinya : “Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Niat mengerjakan yang tidak boleh dikerjakan. Kamilah yang akan memberi rezki kepada mereka dan juga kepadamu. Al „Imrän {3} : 135) [229]. Niat mengerjakan yang salah. Al Khith‟u ( ) maksudnya “melenceng dari yang sebenarnya”. Al Isrā {17} : 31) . Ali „Imran : 135 . Menganiaya diri sendiri ialah melakukan dosa yang mana mudharatnya hanya menimpa diri sendiri baik yang besar atau kecil. misalnya . seperti zina. yaitu perbuatan yang boleh dilakukan.

S. atau baik masalah keduniaan maupun masalah keahiratan. Termasuk yang terkandung dari pengertian sü‟ atau as saŷiah antara lain perbuatan : .S. An Nisa {4} : 58 – 59) . Kami mengutusmu menjadi Rasul kepada segenap manusia. yang diakibatkan oleh hilangnya harta benda.w. An Nisa {4} : 79 adalah . Dosa ada yang kecil dan ada yang besar. An Nisa {4} : 38) . An Nisa {4} : 22) . kedudukan dan meninggalnya orangorang yang disayangi”. dan apa saja bencana yang menimpamu.Dosa kecil (Q.Perzinaan (Q.S. Artinya : “Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah. adalah dosa yang besar”. An Nisa {4} : 31) Salah satu ayat yang menjelaskan seperti yang tersebut pada Q. maka dari (kesalahan) dirimu sendiri. . An Artinya : “Dan berikanlah kepada anak-anak yatim (yang sudah balig) harta mereka. Apakah yang mendorong seseorang melakukan dosa ? Pada dasarnya seseorang melakukan dosa karena orang tersebut tidak mampu memerangi godaan syetan. tetapi manusia tetap harus berusaha sekuat tenaga untuk menghindarkan diri dari dosa. tentang huub pada Q.S.S.S. Hal ini disebabkan karena imannya yang masih lemah atau belum memiliki keyakinan yang kuat kepada kebenaran agamanya. An Nisa {4} : 79) · Al Huub ( Nisa {4} : 2 . jangan kamu menukar yang baik dengan yang buruk dan jangan kamu makan harta mereka bersama hartamu.S.As Saŷiah – ( ‫ﹻ‬ ‫ﹴ‬ ‫ﳲ‬ / ) Artinya : “ segala sesuatu yang dapat menyusahkan manusia. Dan cukuplah Allah menjadi saksi”. atau baik masalah yang terkait dengan kejiwaan atau jasmani. baik masalah keakhiratan. Sesungguhnya tindakan-tindakan (menukar dan memakan) itu.Mengubur hidup-hidup anak perempuan seperti yang dilakukan masyarakat Jahiliyyah (Q. ) senonim dengan kata . Firman Allah s.Menjadikan syetan sebagai teman (Q.t. (Q. Dosa kecil sering dilakukan manusia tanpa disengaja.

w.w.” (HR. membunuh jiwa yang diharamkan oleh Allah.a. ditunjukkan oleh Rasulullah s.w bersabda: "Yaitu menyekutukan sesuatu dengan Allah.. sebagai berikut : Dari Abu Hurairah r.a.a. bersabda: "Jauhilah tujuh macam hal yang merusakkan.w. . sihir.baik yang besar maupun yang kecil. Muslim).." Para sahabat bertanya: "Ya Rasulullah.. melainkan dengan hak – yakni berdasarkan kebenaran menurut syariat Agama Islam – makan harta riba.a. antara lain. dari Nabi s. shalat Jum‟at ke shalat jum‟at lainnya dan Ramadhan ke Ramadhan berikutnya menghapuskan dosa-dosa yang dilakukan di antaranya jika dosa-dosa besar ditinggalkan.a. Cara menghapus dosa kecil yang diperbuat manusia. mundur pada hari berkecamuknya peperangan serta mendakwa kaum wanita yang muhshan – pernah bersuami-lagi mu‟min dan pula lalai -dengan dakwaan melakukan zina. Muttafaq ‘alaih v Bahaya perbuatan dosa a) Dapat merusak iman dan Islam seseorang b) Menyebabkan seseorang sulit menerima nasihat agama c) Menyebabkan seseorang tidak mampu mengendalikan hawa nafsu d) Menyebabkan seseorang tidak memperoleh ketenangan dalam hidup e) Menyebabkan seseorang memperoleh siksa kelak pada hari qiamat v Ciri perbuatan dosa besar a) Mendapat sanksi berupa azab dari Allah SWT b) Mendapat sanksi berupa laknat dari Allah SWT c) Dapat menghapus iman d) Larangannya berulang kali e) Penyebab merajalelanya kemungkaran f) Pelakunya mendapat hukuman di dunia sesuai kapasitas dosa yang dilakukannya . Adapun perbuatan yang termasuk dosa besar dan dapat merusak iman seseorang dijelaskan sabda Rasulullah s.apakah tujuh macam hal itu?" Beliau s. makan harta anak yatim. Artinya : “Shalat lima waktu.

(HR. .a. beliau bersabda : “Bertaqwalah kepada Allah di mana saja engkau berada dan susullah sesuatu perbuatan dosa dengan kebaikan. ia telah berkata : Hadits ini hasan. karena pergaulan yang tidak islami akan membawa malapetaka bagi diri kita. pasti akan menghapuskannya dan bergaullah sesama manusia dengan akhlaq yang baik”. Jundub bin Junadah dan Abu „Abdurrahman. sedangkan hidup yang abadi adalah setelah kita melewati yaumul hisab nanti di kemudian hari c) Selalu berdzikir kepada Allah SWT d) Selalu bertaubat dan beristighfar kepada Allah ) Artinya : “Dari Anas Radliyallaahu „anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu „alaihi wa Sallam bersabda: Setiap anak Adam itu mempunyai kesalahan dan sebaik-baik orang yang mempunyai kesalahan ialah orang-orang yang banyak bertaubat.w.g) Ditandai ungkapan “kemaksiyatan dapat merusak kebaikan” h) Ditandai dengan ungkapan “Allah tidak suka melihat pelaku dosa v Cara menghindari perbuatan dosa a) Selalu mengingat Allah di mana saja berada Rasulullah s. Artinya : “Dari Abu Hurairah Radliyallaahu „anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu „alaihi wa Sallam bersabda: "Seorang mukmin adalah cermin bagi saudaranya yang mukmin. Tirmidzi. Riwayat Tirmidzi dan Ibnu Majah. e) Bergaul dengan orang-orang yang saleh. Sanadnya kuat. Mu‟adz bin Jabal radhiyallahu „anhuma. pada lafazh lain derajatnya hasan shahih) b) Menyadari bahwa hidup di dunia ini hanyalah sementara." Riwayat Abu Dawud dengan sanad hasan. dari Rasulullah Shallallahu „alaihi wa Sallam. bersabda : : " [ ‫ح ثي ح ق ي م‬ ‫ضع يف‬ ‫حخ‬ ‫]حيحص‬ Artinya : Dari Abu Dzar.

w. Bukhari dan Muslim) Dari Thaisalah bin Mayyas. dia berkata. lari pada saat pertempuran.a. dan dosa besar kedua ialah durhaka kepada kedua orang tua. dan menuduh berbuat zina terhadap wanita-wanita yang selalu menjaga diri dan tidak pernah berpikir (untuk berzina). sihir. "Apa dosa-dosa itu?" Aku menjawab. "Apakah engkau takut dari neraka dan ingin masuk surga?" Saya berkata. : ‫ﺼ‬ Artinya : "Aku bersama orang-orang keturunan Najdah bin Amir Al Khariji." Ibnu Umar berkata. yang membuat aku banyak melakukan dosa-dosa besar. orang yang suka menghina (mengejek). menuduh zina kepada wanita mukmin. melenceng di masjid.”Jauhilah tujuh macam dosa besar yang membinasakan”. Adapun perbuatan dosa besar yang dapat merusak iman seseorang dijelaskan dalam sabda Rasulullah SAW sebagai berikut : ‫ﷺ‬ ‫ﺼ‬ ( ) ‫ﹷ‬ ‫ﹹ‬ ‫ﹷ‬ ‫ﹻ ﹷ‬ Artinya : “Dari Abu Hurairah r. apakah ketujuh macam dosa itu ?” beliau menjawab. memakan harta anak yatim. memakan riba. Kemudian aku melaporkannya kepada Ibnu Umar. membunuh jiwa (manusia) yang diharamkan Allah kecuali dengan hak. "Apakah orang tuamu masih hidup?" Saya menjawab. “Wahai Rasulullah.. "Ini dan itu. yaitu menyekutukan Allah. Para sahabat bertanya.a. Dosa besar yang paling besar dan tidak akan diampuni oleh Allah swt.R. ada sembilan." Ibnu Umar berkata. dan (menyebabkan) orang tua menangis karena durhaka (kepada keduanya). demi Allah?. mengambil harta anak yatim. "Itu tidak termasuk dosa-dosa besar." Ibnu Umar berkata. "Apa benar. (H. seraya bertanya.f) Selektif dalam memilih teman g) Menjauhkan diri dari tempat-tempat yang di dalamnya terdapat maksiat h) Selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT i) Meneladani kehidupan para nabi dan rasul serta orang-orang yang saleh. yaitu dosa syirik atau menyekutukan Allah. memakan harta riba. bersabda.dari Rasulullah s. membunuh orang. Mendapat sanksi berupa laknat Macam-macam Dosa Besar Dosa besar disebut dengan istilah Al-Kabair. “Menyekutukan Allah. kepadaku. lari dari peperangan. "Ibu . Dosa-dosa besar itu.

(Q. Dr. yaitu bahwa tuhan itu terdiri dari beberapa tuhan (polytheisme). Syirik Taqlid. Syirik Istiqlal. tab‟id.R. Syirik Taqrib." Ibnu Umar berkata. Syirik Sebab. Allah tidak akan mengampuni orang yang berbuat syirik. yaitu menyembah kepada selain Allah karena bertaqlid atau mengikuti apa yang telah diperbuat oleh nenek moyangnya. akan tetapi pelakunya tidak dianggap kufur. d. dan taqlid dapat dianggap kufur. yaitu sebagai berikut : a. Syirik Syirik artinya menyekutukan Allah swt. ia menguraikan macam syirik. Syirik adalah dosa besar dan tak diampuni oleh Allah swt. Perbuatan ria dan sum‟ah termasuk syirik kecil. Syirik Tad‟id. Bukhari dalam Kitab Adabul Mufrad. yaitu menyandarkan sesuatu yang telah terjadi kepada selain Allah." (H. yaitu menyembah kepada selain Allah dengan maksud mendekatkan diri kepada Allah. yaitu mengerjakan ibadah dan amal saleh bukan karena Allah. pengakuan pada adanya dua tuhan yang masing-masing berdiri sendiri. "Demi Allah! sekiranya engkau berbicara lemah lembut kepadanya dan memberi makan kepadanya. apabila ia tidak bertaubat dengan taubat nasuha. b. Syirik Garad. Adapun pelaku syirik istiqlal.S. An Nisa {4} : 116) Dalam kitab Al Bayan yang ditulis oleh Prof. 7/9. maka sungguh ia telah tersesat jauhnya sekali. Akibat buruk atau bahaya yang ditimbulkan dari perbuatan syirik (sehingga kita harus menjauhinya) antara lain sebagai berikut : a.saya masih hidup. maka niscaya engkau benar-benar akan masuk surga selama dosa-dosa besar itu dijauhi. Hasbi Ash Shiddiqiy.) 1. f. taqrib. . e. Dan Dia mengampuni dosa selain itu bagi siapa yang dikehdaki. dalam kitab Ash-Shahihah (2898). c. Shahih. Dan barang siapa mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah. tetapi karena maksud keduniaan (ria dan sum‟ah). Allah swt berfirman di dalam Al-Qur‟an Surah An-Nisa‟ ayat 116 ) : ۱۱٦ ( Artinya: “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik (mempersekutukan Allah dengan sesuatu).

Barangsiapa yang mempersekutukan Allah. Pelecehan martabat manusia. d.Artinya : “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik. dengki. e. seperti : rakus." Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah. Seorang yang durhaka terhadap kedua orang tua adalah termasuk dosa besar. antara lain : membentak . Allah mengharamkan masuk surga bagi orang musyrik.S. manusia diberi amanah oleh Allah untuk menjadi khalifah di bumi (memimpin seluruh makhluk). penakut. yaitu : ibu dan bapak.S. Al Maidah : 72) c. tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun “(Q. kejam. Artinya : “ …sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar “ g. dan berani membuat syari‟at sendiri. berkata yang tidak . Menyebarkan hal-hal yang negatif dalam kehidupan manusia. sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu. dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu. bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Q. Durhaka terhadap kedua orang tua Orang yang paling banyak jasanya dan paling dekat dengan kita adalah kedua orang tua. Seseorang yang musyrik berarti menyembah kepada yang dipimpinnya.S. padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil. sehingga tingkah lakunya dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Orang yang musyrik akan rusak akhlaknya. maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar “. keji. Orang musyrik adalah najis sehingga haram masuk masjidil haram. (Q. (lih. At Taubah : 28) f. An Nisa : 48) b. Artinya : “Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam". dan tempatnya ialah neraka. Berbuat kezaliman terbesar. menghardik. Ini berarti menurunkan martabatnya sebagai manusia selaku khalifah Allah. maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga. Perbuatan yang termasuk di dalamnya. 2.

jangan sekali-kali menyakitinya. dan menghambur-hamburkan harta. Mengucapkan kata ah kepada orang tua tidak dlbolehkan oleh agama apalagi mengucapkan kata-kata atau memperlakukan mereka dengan lebih kasar daripada itu. Artinya : “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Bersabda: Artinya: “Tiap-tiap dosa diturunkan Tuhan (pembalasan menurut kehendak-Nya) kecuali dosa durhaka terhadap ibu bapak. akan tetapi Allah juga akan mempercepat azab di dunia ini. Agama Islam melarang anak durhaka terhadap Ibu dan Bapaknya.a.S. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu. dan Dia tidak suka kalian banyak bicara. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku. dan menyakiti hati atau persaan orang tua. Hakim) Anak yang durhaka kepada orang tua akan mendapat murka Allah sebagaimana hadits dari Abdullah bin „amr bin „ash. Dalam Al Qur‟an ditegaskan tentang kewajiban berbakti kepada keduanya. bukan saja di akhirat akan diterimakan azab yang berat dan dahsyat. mengubur anak perempuan hidup-hidup. dari Rasulullah s. Dosa karena durhaka. Tuhan mempercepat (pembalasan itu) terhadap orang yang melakukannya di dunia (ini)." Muttafaq Alaihi. Rasulullah saw bersabda: Artinya: “Dari al-Mughirah Ibnu Syu‟bah bahwa Rasulullah Shallallaahu „alaihi wa Sallam bersabda: "Sesungguhnya Allah mengharamkan kalian durhaka kepada ibu. menahan dan menuntut. banyak bertanya.” (H. sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil “ (Q.w. Yang dimaksud durhaka terhadap kedua orang tua yaitu menyakiti baik secara lahiriah maupun batiniah.R. sebelum yang bersangkutan mati. bersabda : . kasihilah mereka keduanya. Al Isra : 23-24) [850].sopan atau berkata yang bersifat meremehkannya. maka sekalikali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia[850]. Nabi Muhammad saw.

Membuat kedua orang tua bersedih dengan melakukan sesuatu hal. 7. menyebutkan di antara bentuk durhaka (uquq) kepada orang tua ialah : {1} Menimbulkan gangguan terhadap orang tua baik berupa perkataan (ucapan ataupun hal lainnya yang membuat orang tua sedih dan sakit hati. 3. tidak berilmu. 2. Dalam kitab “Birrul Walidain” oleh Ust. {2} Berkata „ah‟ dan tidak memenuhi panggilan orang tua. meskipun sang anak berhak untuk melakukannya. 5. Yazid bin Abdul Qadir Jawaz. Mencaci dan melaknat kedua orang tuanya. hak kedua orang tua atas diri si anak lebih besar daripada hak si anak. Mengumpat kedua orang tuanya di depan orang banyak dan menyebut-nyebut kekurangannya. . Ini sikap sombong dan takabur yang membuat orang tua terlecehkan dan marah. Tirmidzi." (H. 6. {3} Membentak atau menghardik orang tua. Enggan berdiri untuk menghormati orang tua dan mencium tangannya. Menajamkan tatapan mata kepada kedua orang tua ketika marah atau kesal kepada mereka berdua karena suatu hal. atau alasan lainnya. Mengatakan “ah” kepada orang tua dan mengeraskan suara di hadapan mereka ketika berselisih.R. 8.Artinya: “Nabi Shallallaahu „alaihi wa Sallam bersabda: "Keridloan Allah tergantung kepada keridloan orang tua dan kemurkaan Allah tergantung kepada kemurkaan orang tua. berpenampilan kampungan. Tidak melayani mereka dan berpaling darinya. Tapi ingat. 9. Malu mengakui kedua orang tuanya di hadapan orang banyak karena keadaan kedua orang tuanya yang miskin. Duduk mendahului orang tuanya dan berbicara tanpa meminta izin saat memimpin majelis di mana orang tuanya hadir di majelis itu. cacat. Tidak memberikan nafkah kepada orang tua bila mereka membutuhkan. Hadits shahih menurut Ibnu Hibban dan Hakim) Bentuk-bentuk perbuatan durhaka kepada orang tua : 1. 4. Lebih durhaka lagi bila menyuruh orang tua melayani dirinya. 10.

Melaksanakan janji-janji apabila keduanya meninggalkan wasiat. Sebagian orang merasa malu dengan keberadaan orang tua dan tempat tinggal ketika status sosial meningkat. ampunilah aku dan kedua ibu dan bapakku dan semua. Berbuat baik terhadap kedua orang tua tidak terbatas semasa keduanya masih hidup.. dilakukan dengan penuh perhitungan. wajib berbakti dan berbuat baik kepada kedua orang tua. {6} Menyuruh orang tua. Cara berbuat baik atau berbakti kepada kedua orang tua yang telah meninggal dunia. (Q. sikap semacam ini ialah sikap yg amat tercela. Na‟udzubillah. akan tetapi sesudah meninggal pun masih diwajibkan untuk berbuat baik terhadap keduanya. bahkan termasuk kedurhakaan yang keji dan nista. Menyalatkan kedua orang tua ketika meninggal dunia. Seorang anak. . {8} Mendahulukan taat kepada istri dari pada orang tua. terutama jika mereka sudah tua atau lemah. Doa memohon ampunan kepada Allah swt. Bahkan ada sebagian orang dengan tega mengusir ibu demi menuruti kemauan istrinya. Seandai memberi nafkah pun. Tidak diragukan lagi. mengisap rokok. Artinya: “Ya Tuhan kami. Tetapi jika „Si Ibu” melakukan pekerjaan tersebut dengan kemauan sendiri maka tidak mengapa dan karena itu anak harus berterima kasih. mencuci atau menyiapkan makanan. mengatakan bodoh. {7} Menyebut kejelekan orang tua di hadapan orang banyak atau mencemarkan nama baik orang tua. antara lain: a. Ibrähïm {14} : 41) c. tidak mengurusi orang tua bahkan lebih mementingkan yang lain dari pada mengurusi orang tua padahal orang tua sangat membutuhkan. „kolot‟ dan lain-lain. merendahkan orang tua. {5} Bermuka masam dan cemberut dihadapan orang tua.S. Pekerjaan tersebut sangat tidak pantas bagi orang tua. {9} Memasukkan kemungkaran kedalam rumah misal alat musik. serta sekalian orang yang beriman pada hari diadakan perhitungan (hari kiamat)”. dan lain lain. Mendoakan dan memohon ampun kepada Allah SWT. {10} Malu mengakui orang tuanya. misal menyapu. b.{4} Bakhil.

Menurut istilah sihir dapat diuraikan sebagai berikut : a. Menurut Ibnu Qudamah. sihir adalah memperlihatkan kebatilan dalam bentuk haq (kebenaran). Sayyid Sabiq dalam kitabnya “Fiqhus Sunnah” menjelaskan hukum kesaksian adalah fardlu „ain bagi orang yang memikulnya bila ia dipanggil untuk itu dan dikhawatirkan kebenaran akan hilang. Melanjutkan silaturahmi dengan orang-orang yang biasa dikunjunginya. b. dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan“. atau akal orang yang terkena sihir dengan tidak menyentuhnya. 3. Sihir Pengertian sihir menurut bahasa adalah mengalihkan.d. Artinya : “…dan janganlah kamu (para saksi) menyembunyikan persaksian. Dalam al Mu‟jam Al Wasith yang ditulis Ibrahim Mustafa disebutkan bahwa sihir adalah sesuatu yang memakai cara lembut dan halus. Menurut Ibnu Faris dalam Kitab “Al Misbah Al Munir”.. dan berlangsung melalui pemutar balikan fakta. Bersaksi Palsu Pengertian menurut bahasa. Menurut Fakhrudin Ar Razi. kata saksi atau syahadah diambil dari kata musyahadah yang berarti : melihat dengan mata kepala. dan ucapan yang diucapkan atau ditulis mengerjakan sesuatu yang menimbulkan pengaruh pada badan. Seseorang yang menyaksikan suatu peristiwa tidak boleh menyembunyikan kesaksiannya atau menjadi saksi palsu. tetap wajib hukumnya apabila tanpanya dikhawatirkan kebenaran akan hilang. mantera-mantera. hati. yaitu bersaksi tidak sesuai dengan kejadian perkaranya (tidak sesuai fakta) sebagaimana firman SWT : ( ٢٨٣ : ) …. Menghormati dan memuliakan sahabat serta teman-teman lainnya. Para Ulama sepakat bahwa perbuatan sihir termasuk dosa besar yang harus dihindari atau dijauhi sebagaimana firman Allah SWT : . sihir adalah bundelan (buhul). Dan barangsiapa yang menyembunyikannya. e. Pengertian saksi menurut istilah ialah pemberitahuan seseorang tentang apa yang dia ketahui dengan lafal „aku menyaksikan‟ (asyhadu atau syahidtu). terbayang dalam wujud yang bukan sebenarnya. sihir menurut istilah syara‟ dikhususkan bagi sesuatu yang penyebabnya tidak terlihat atau samar. meskipun tidak dipanggil. 4. Akan tetapi. maka sesungguhnya ia adalah orang yang berdosa hatinya.

berakal.6 gram. Mencuri merupakan dosa besar dan wajib dihukum. maka yang dipotong adalah kaki kanannya.( ٤٣ : ) …. potonglah tangan keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. . Artinya : “…. yaitu dengan dipotong tangannya. Firman Allah SWT : (٣٨ : ) Artinya : “Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” Syarat pencuri dipotong tangannya adalah sebagai berikut : 1) Pencuri sudah balig.Dan orang-orang kafir berkata terhadap kebenaran tatkala kebenaran itu datang kepada mereka: "Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata “ 5. Bila ia mencuri untuk kedua kalinya. dan melakukan pencurian itu dengan kehendaknya. dan bahkan terjadi pembunuhan merupakan perilaku yang sangat menggelisahkan dan mengerikan. Merampok Perbuatan merampok atau merampas harta orang lain yang kadang diserta kekerasan. maka yang dipotong adalah tangan kanannya dari pergelangan tangan. Apabila seorang yang mencuri untuk pertama kalinya dan telah mencapai nishab kadar dari barang yang dicurinya. maka yang dipotong adalah kaki kirinya dari ruas tumit. Allah SWT berfirman dalam Q. An Nisa {4} : 93 . Bila ia mencuri yang ketiga kalinya. sehingga termasuk perbuatan haram dan merupakan dosa besar. maka yang dipotong adalah tangan kirinya. Apabila masih tetap mencuri. 2) Barang yang sudah mencapai nishab (batas minimal ukuran barang yang dicuri) kira-kira seberat 93. ancaman senjata. b. maka dipenjarakan sampai bertobat. Mencuri Mencuri adalah mengambil harta orang lain dengan jalan sembunyi-sembunyi atau diam-diam. dan barang itu diambil dari tempat penyimpanannya. Mencuri dan Merampok a.S. Dan apabila ia mencuri yang keempat kalinya.

Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka didunia. Artinya : “Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan RasulNya dan membuat kerusakan di muka bumi. Al Maidah {5} : 33 . hukumannya adalah dipenjara. dan kalau melakukan lagi maka dipotong tangan kiri dan kaki kanan. Hukumannya dipotong tangan kanannya dan kaki kirinya. atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik[414]. dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar“.Artinya : “Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja maka balasannya ialah Jahannam. Lepasnya bagi pelaku tindak kejahatan dan perbuatan dosa dinyatakan dalam hadits Nabi SAW : ‫ﷺ‬ ( ) . 2) Perampokan dengan membunuh orang yang dirampok. yaitu kelompok yang menyatakan perang terhadap Allah SWT dan Rasul-Nya. hanyalah mereka dibunuh atau disalib. dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya “ Oleh karena itu. kemudian disalibkan (dijemur). sedangkan orangnya tidak dibunuh. 4) Perampokan yang tujuannya hanya menakut-nakuti saja. Dalam hal ini hukumnya wajib dibunuh. Adapun hukuman bagi perampok terdiri dari 4 macam. Hukumannya dibunuh tanpa disalib. 3) Hanya mengambil hartanya saja yang sedikitnya satu nisab. Maksudnya ialah: memotong tangan kanan dan kaki kiri. [414]. atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya).S. Mereka dianggap perang terhadap Allah SWT dan Rasul-Nya karena yang mereka lakukan merupakan perbuatan melawan hukum Allah SWT dan mengganggu masyarakat yang dilindungi oleh hukum tersebut. yakni sebagai berikut : 1) Perampokan dengan membunuh orang yang dirampoknya dan diambil hartanya. tetapi hartanya tidak diambil. tepat sekali penegasan Allah SWT yang tersebut dalam Al Qur‟an bahwa perampok itu (orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi) dan termasuk kelompok hirabah. kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya. Hal ini tercantum dalam Q. atau hukuman lain berdasarkan pertimbangan hakim yang dapat memberinya pelajaran sehingga ia tidak mengulangi perbuatan itu kembali.

atau tindak kejahatan. kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya. Di antara wujud membenci perbuatan tersebut dapat dilakukan melalui perilaku sebagai berikut : a.. 6. melainkan dengan suatu (alasan) yang benar ….Artinya : “Dari Abu Hurairah r. b. Firman Allah SWT : (٣٣ : ) …. Jinayat adalah perbuatan yang dilarang syara‟. Tidak mau menipu atau membohongi kawan. hak kemerdekaan. Artinya : “Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja maka balasannya ialah Jahannam.a. Jinayat adalah perbuatan dosa besar. ada pembahasan tentang jinayat. Allah SWT berfirman tersebut dalam Q. Tidak mau melakukan pencurian milik orang lain. bahkan haruslah kita membenci perbuatan tercela tersebut. maksiyat. An Nisa {4} : 93 . bahkan kebiasaan menyembunyikan perlengkapan sekolah atau barang-barang teman sekolahnya.S. d. Dalam Fiqih Islam. laki-laki maupun perempuan.. apalagi orang tua atau guru. Membunuh Hak-hak utama yang paling penting bagi setiap manusia yang dijamin oleh Islam adalah hak hidup. baik secara fisik maupun perasaan. Islam memberikan perhatian terhadap perlindungan jiwa dan Allah mengancam orang yang merampas hal tersebut dengan hukuman yang berat. Bukhari) Kita wajib menjauhi perilaku mencuri apalagi mengambil dengan cara kekerasan. harta dan lain-lain. dari Nabi SAW bersabda. selanjutnya hak pemilikan. dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya “ Dalam suatu yang disabdakan Rasulullah SAW. Di antara hak yang paling penting ialah hak hidup. Artinya : “Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya).R.” Dalam Islam. menyebutkan : . dan hak menuntut ilmu pengetahuan. hak persamaan. baik mengenai jiwa. “Tidaklah seorang pencuri ketika mencuri itu beriman.“ (H. Tidak menyakiti teman. hak pemeliharaan kehormatan. Tidak membiasakan diri dengan perilaku yang merugikan orang lain. c.

khususnya perbuatan membunuh : a) Membisakan bersilaturahim . baik terhadap diri peribadi mapun terhadap lingkungan atau masyarakat. Hukumannya adalah penjara atau denda ringan. (Al Qatlu syibhul „umdi / ) Pembunuhan karena kesalahan atau kekhilafan sematamata tanpa direncanakan dan tidak ada maksud sama sekali. c. kita harus memupuk perilaku terpuji. Hukumannya adalah penjara atau denda yang cukup berat.Adapun jenis-jenis pembunuhan dan hukumannya berdasarkan Al Qur‟an dan Hadits. Pembunuhan semacam ini dapat dihukum qisas artinya dihukum mati. merencanakan pembunuhan dalam keadaan jiwa sehat dan penuh kesadaran. (Al Qatlu syibhul „umdi / ) Pembunuhan yang terjadi tanpa disengaja dengan alat yang tidak mematikan. Hal-hal di bawah ini dapat melatih diri kita untuk membentengi diri dari perilaku tercela. b. Ada beberapa sikap yang harus dihindari agar tidak terjadi perselisihan. kecuali dima‟afkan oleh pihak keluarga korban dan kepadanya dituntut denda. (Al Qatlu bil „umdi / ) Pembunuhan yang dilakukan dengan sengaja. dijelaskan sebagai berikut : a. di antaranya sebagai berikut : a) Mudah tersinggung b) Memiliki wawasan sempit c) Menutupi diri atau sulit menerima pendapat orang lain d) Tidak bisa beradaptasi atau hidup dalam lingkungan majemuk e) Tidak mau menerima kenyataan f) Tidak siap menerima perkembangan zaman g) Kurang informasi h) Suka memaksakan kehendak i) Merasa paling benar j) Egois k) Fanatik berlebihan Untuk memperkecil peluang terjadinya hal-hal buruk. misalnya kecelakaan.

memahami dan menghindari perilaku buruk akan membawa kesematan hidup dunia dan akhirat. TES FORMATIF 9 Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar ! 1. Uraikan pengertian dosa berdasarkan keterangan Al Qur‟an ? Jawab : ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ………………… 2. Maka tentunya dengan membaca. serta referensi yang luas. dengan banyak membaca keterangan dari ayat-ayat Al Qur‟an. Hadits dan penjelasan para ulama.b) Mampu menahan amarah c) Mampu mema‟afkan kesalahan d) Berbuat adil e) Memperbanyak berbuat kebaikan f) Suka menolong g) Bersikap lemah lembut h) Meninggalkan hal-hal yang menyangkut riba i) Meneguhkan hati untuk mengikuti jalan yang lurus/benar j) Memakan makanan yang halal dan thayyib k) Senantiasa berdo‟a kepada Allah SWT l) Berlaku lurus terhadap manusia m) Tidak pelit atau kikir Sebenarnya masih banyak di antara dosa-dosa besar yang perlu diketahui serta harus dihindari agar jangan melakukannya. Bagaimana cara menghindari dari perbuatan dosa ! Jawab : .

Apa saja perbuatan yang termasuk bentuk durhaka kepada orang tua ? . 5. ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………. 3. Bagaimana cara menghindari syirik ! Jawab: ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ……………….. 7. Apa saja kriteria yang tergolong dosa besar ! Jawab: ……………………………………………………………………………………………………… ………. ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………….……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………. 4. Jelaskan macam-macam syirik ! Jawab: ……………………………………………………………………………………………………… ………. Jelaskan yang dimaksud dengan “uququl walidain” ! ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………….. ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… …………………… 6.

Carilah beberapa berita (minimal 5) dari koran atau majalah yang memberitakan tentang kasus pembunuhan dan perampokan. Berikanlah solusi dan upaya pencegahannya ! . 11. Apa yang seharusnya dilakukan oleh seorang anak yang kedua orang tuanya sudah sangat renta dan tidak berdaya/tidak dapat berbuat apa-apa? 2.……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………. 10.. 9. Analisislah berita tersebut menyangkut aspek-aspek penyebabnya.. 8. Ada 3 macam pembunuhan. Apa saja macam hukuman bagi perampok ? ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………. Apa yang dengan sihir ! ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………. TUGAS KEGIATAN BELAJAR 9 Diskusikan bersama teman-teman sekelompok belajarmu dan hasilnya kamu tulis dalam kertas atau dalam bukumu m.. jelaskan ! ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………..asing-masing! 1.. Sikap apa sajakah yang perlu dihindari agar tidak terjadi perselisihan ? ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………….

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->