SEJARAH MAHASISWA PECINTA ALAM (MAPALA

)
Oleh : Safrul B. Yamani (NRA.MPAU.AP.10.01)

Kawan-kawan sebetulnya sejarah manusia tidak jauh-jauh amat dari alam. Sejak di zaman prasejarah dimana manusia berburu dan mengumpulkan makanan untuk kehidupan sehari-hari, Alam adalah rumah mereka, Gunung adalah sandaran kepala, padang rumput adalah tempat mereka membaringkan tubuh, dan Gua-Gua adalah tempat mereka bersembunyi. Namun sejak manusia menemukan kebudayaan yang katanya lebih bermartabat, alam seakan menjadi barang aneh. Manusia mendirikan rumah untuk tempatnya bersembunyi, Manusia menciptakan kasur untuk tempatnya membaringkan tubuh, dan Manusia mendirikan gedung bertingkat untuk mengangkat kepalanya. Manusia dan Alam akhirnya memiliki sejarahnya sendiri-sendiri ketika keduanya bersatu kembali, maka ketika itulah pada tahun 1492 saatnya Sejarah Pecinta Alam dimulai oleh sekelompok orang Perancis di bawah pimpinan Anthoine de Ville mencoba memanjat tebing Mont Aiguille (2097 m) dikawasan Vercors Massif, tapi pada saat itu belum jelas apakah mereka ini tergolong dalam pendaki gunung pertama. Namun beberapa dekade kemudian orang-orang yang naik turun tebingtebing batu di Pegunungan Alpen adalah para pemburu chamois, sejenis kambing gunung. Barangkali mereka itu pemburu yang mendaki gunung. Tapi inilah pendakian gunung yang tertua pernah dicatat dalam sejarah. Indonesia : Di Indonesia, sejarah pendakian gunung dimulai sejak tahun 1623 saat Yan Carstensz menemukan Pegunungan sangat tinggi di beberapa tempat tertutup Salju di Papua. Nama orang Eropa ini kemudian digunakan untuk salah satu gunung di gugusan Pegunungan Jaya Wijaya yakni Puncak Cartensz. Pada tahun 1786 puncak gunung tertinggi pertama yang dicapai manusia adalah puncak Mont Blanc (4807 m) di Prancis. Lalu pada tahun 1852 Puncak Everest setinggi 8840 meter ditemukan, Orang Nepal menyebutnya Sagarmatha atau Chomolungma menurut orang Tibet. Puncak Everest berhasil dicapai manusia pada tahun 1953 melalui kerjasama Sir Edmund Hillary dari Selandia Baru dan Sherpa Tenzing Norgay yang tergabung dalam suatu ekspedisi Inggris. Sejak saat itulah pendakian ke atap-atap dunia pun semakin ramai. Di Indonesia pada tanggal 18 Oktober 1953 sejarah Pecinta Alam dimulai dari sebuah perkumpulan yaitu Perkumpulan Pecinta Alam (PPA). PPA merupakan perkumpulan Hobby yang diartikan sebagai suatu kegemaran positif serta suci, yang terlepas dari sifat maniak yang semata-mata melepaskan nafsunya dalam corak negatif. Tujuan mereka adalah memperluas serta mempertinggi rasa cinta

Dalam tulisannya di Bara Eka 13 Maret 1966 Soe Hok Gie mengatakan bahwa : “Tujuan MAPALA ini adalah mencoba untuk membangunkan kembali idealisme di kalangan mahasiswa untuk se cara jujur dan benar-benar mencintai Alam. yaitu Drs. selain itu MAPALA juga berarti berbuah atau berhasil. Sayang perkumpulan ini tak berumur panjang. Rakyat dan Almamaternya. Jadi dengan menggunakan nama ini diharapkan segala sesuatu yang dilaksanakan oleh anggotanya akan selalu berhasil berkat lindungan dewi pengetahuan. diilhami oleh Organisasi Pencinta Alam yang didirikan oleh beberapa orang Mahasiswa FSUI pada tanggal 19 Agustus 1964 di Puncak Gunung Pangrango. tapi Cinta mengandung makna mengabdi. Gagasan ini mula – mula dikemukakan Soe Hok Gie pada suatu sore. Organisasi yang bernama Ikatan Mahasiswa Pencinta Alam Mandalawangi yang keanggotaannya tidak terbatas di kalangan Mahasiswa saja. dimaksudkan juga untuk mewadahi para Mahasiswa yang sudah muak dengan organisasi mahasiswa lain yang sangat berbau politik dan perkembangannya mempunyai iklim yang tidak sedap dalam hubungannya antar organisasi. Bukankah kita dituntut untuk mengabdi kepada negeri ini. Setelah bertukar pikiran dengan Pembantu Dekan III bidang Mahalum. Sebenarnya gagasan ini seperti yang dikemukakan Soe Hok Gie sendiri. Tanah Air. Sejarah Pencinta Alam Kampus pada era tahun 1960-an. Lantang yang pada saat itu menjabat sebagai Ketua Senat Mahasiswa FSUI. Bambang Soemadio dan Drs. Nama ini diberikan oleh Bpk Moendardjito. Pada saat itu kegiatan politik praktis mahasiswa dibatasi dengan keluarnya SK 028/3/1978 tentang pembekuan total kegiatan Dewan Mahasiswa dan Senat Mahasiswa yang melahirkan konsep Normalisasi Kehidupan Kampus (NKK). Pada saat itu dicetuskan nama organisasi Ikatan Mahasiswa Pencinta Alam (IMPALA). Moendardjito yang ternyata menaruh minat terhadap organisasi tersebut dan menyarankan agar mengubah nama IMPALA menjadi MAPALA PRAJNAPARAMITA. Awibowo adalah pendiri satu Perkumpulan Pencinta Alam pertama di tanah air dan mengusulkan istilah Pencinta Alam karena Cinta lebih dalam maknanya daripada gemar/suka yang mengandung makna Eksploitasi belaka. Mereka adalah sekelompok mahasiswa yang tidak percaya bahwa patriotisme dapat . Ide pencetusan pada saat itu memang didasari dari faktor politis selain dari hobi individual pengikutnya. MAPALA merupakan singkatan dari Mahasiswa Pencinta Alam. Pada pertemuan kedua yang diadakan di Unit III bawah gedung FSUI Rawamangun didepan ruang perpustakaan. Dan Prajnaparamita berarti dewi pengetahuan. 8 November 1964. Hadir pada saat itu Herman O. Alasannya nama IMPALA terlalu borjuis. penyebabnya antara lain faktor pergolakan politik dan suasana yang belum terlalu mendukung sehingga akhirnya PPA bubar di akhir tahun 1960. Semua yang berminat dapat menjadi anggota setelah melalui seleksi yang ketat.terhadap Alam seisinya dalam kalangan anggotanya dan masyarakat umumnya. ketika mahasiswa FSUI sedang beristirahat setelah mengadakan kerjabakti di TMP Kalibata. Sayangnya organisasi ini mati pada usianya yang kedua.

sudut-sudut perkantoran. kepedulian dan kecintaan dengan alam sekitar dan lingkungan hidup. ST.MSI tentang Pembentukan sekaligus Struktur Badan Pengurus UKM Mapala Unkhair dengan Nomor. lorong-lorong atau kampung-kampung. .ditanamkan hanya melalui slogan-slogan dan jendela-jendela mobil. barulah seseorang dapat menjadi patriot-patriot yang baik” Para mahasiswa itu. Pada tanggal 25 Mei 2010 hasil konsolidasi di serahkan kepada Pembantu Rektor 3 Universitas Khairun untuk Mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Pembentukan sekaligus Struktur Badan Pengurus UKM Mapala Unkhair. Mapala Universitas Khairun : Mei 2010 diadakan Rapat Senat Universitas Khairun dalam hal Pembahasan pembentukan UKM di ruang lingkup Universitas Khairun. Seakan-akan semua yang pernah menjejakkan kaki di puncak gunung sudah merasa sebagai pecinta alam. ke bilik-bilik rumah ibadah. Mapala atau Mahasiswa Pecinta Alam adalah organisasi yang beranggotakan para mahasiswa yang mempunyai kesamaan minat. Yamani Salah Satu Mahasiswa Fakultas Teknik Unkhair.316/H44/KM/2010. GUFRAN ALI IBRAHIM. Hasil Pembahasan Pembentukan ini diserahkan kepada Beberapa Mahasiswa Unkhair Yang Mempunyai kesamaan Minat dan Bakat dalam Menjaga dan Melestarikan Alam Untuk melakukan konsolidasi antar Mahasiswa Universitas Khairun . Sejak itulah pecinta alam pun merambah tak hanya kampus (Kini. Mereka percaya bahwa dengan mengenal rakyat dan tanah air Indonesia secara menyeluruh. diawali dengan berdirinya Mapala Universitas Indonesia. melainkan ke sekolahsekolah. membuang energi mudanya dengan merambah alam mulai dari lautan sampai ke puncak gunung. Dalam pembahasan ini Bapak Sabaruddin. MM selaku Pembantu Dekan 3 Fakultas Teknik dipercayakan menjadi Koodninator Pembentukan UKM Mapala Unkhair Yang Beranggotakan Pembantu Dekan 3 se-Fakultas Unkhair. hampir seluruh perguruan tinggi di Indonesia memiliki mapala baik di tingkat universitas maupun fakultas hingga jurusan). Dengan adanya Surat Keputusan ini tepatnya Pada Tanggal 20 Agustus 2010 di lakukan Pelantikan Struktur Badan Pengurus UKM Mapala Unkhair Yang di Ketuai oleh Safrul B. Pada tanggal 23 Juli 2010 dikeluarkan Surat Keputusan (SK) yang di Tandatangani oleh Rektor Unkhair Bapak Dr.

3. adalah Anggota Mapala Unkhair yang lulus dalam kegiatan Diklat Dasar (DIKSAR) dan Diklat Jurusan (DIKJUR) / Penomoran. MAPALA UNKHAIR bertujuan Meningkatkan kepedulian. Membina dan Mengembangkan kecintaan terhadap Alam beserta segenap isinya sebagai pernyataan rasa cinta terhadap Tuhan sebagai Maha pencipta. MAPALA UNKHAIR bertujuan untuk Menumbuhkan. Keberhasilan suatu pendakian yang sukar. MAPALA UNKHAIR bertujuan Menjamin Kepentingan dan Kesejahteraan serta Menumbuhkembangkan Daya Cipta dan Rasa Karsa Kemahasiswaan. adalah Anggota Mapala Unkhair yang lulus dalam kegiatan Diklat Dasar (DIKSAR) yang di laksanakan oleh Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Unversitas Khairun.Ketahanan Jasmani dan Rohani. serta Kesetiakawanan Social sebagai Bangsa Indonesia dilingkungan MAPALA UNKHAIR. Pada hakekatnya bahaya dan tantangan tersebut adalah untuk menguji kemampuan diri dan untuk bisa menyatu dengan alam. Mapala Unkhair adalah Organisasi Intra Kampus yang berada di ruang lingkup Universitas yang beranggotakan Mahasiswa di seluruh Fakultas yang ada di Universitas Khairun yang melalui proses tahapan-tahapan untuk menjadi anggota Mapala Unkhair. Divisi Hutan Gunung ( Mountaineering) Hutan Gunung (Mountaineering) adalah suatu olah raga keras yang membutuhkan keterampilan. 2. manajemen dan kekuatan serta daya juang yang tinggi. MAPALA UNKHAIR betujuan Meningkatkan Mahasiswa yang Disiplin. adalah Anggota Mapala Unkhair yang telah menyelesaikan Studinya di Universitas Khairun (Wisudah) dan Meninggal Dunia. kecintaan terhadap lingkungan dan kebersamaan atau persaudaraan antar anggota MAPALA. dan mempunyai 5 Divisi antara lain : Status Keanggotaan Mapala Unkhair : 1. Ilmu Pengetahuan demi Kemanusiaan. Anggota Biasa. 2. MAPALA UNKHAIR bertujuan Mengembangkan Sikap Kepribadian. 4. Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Khairun mempunyai 5 Divisi diantaranya : 1.kekompakan. Kreatif dan Kritis dalam Menjaga dan Melestarikan Alam. Anggota Penuh. berarti keunggulan terhadap .Tujuan Mapala Universitas Khairun adalah sebagai berikut : 1. sekaligus mendapat Nomor Regestrasi Anggota (NRA) Mapala Universitas Khairun 3. Memupuk. Anggota Kehormatan. 5.

2. Jadi Speleologi adalah ilmu yang mempelajari gua dan lingkungan. Arung jeram sebagai kegiatan kelompok. “Manusia Bisa Menaklukkan Kehendak Siapa Saja Yang Ada di Muka Bumi Ini. Pada umumnya panjat tebing dilakukan pada daerah yang berkontur batuan tebing dengan sudut kemiringan mencapai lebih dari 45˚ dan mempunyai tingkat kesulitan tertentu 3. baik dalam artian fisik dan mental. tetapi terdapat struktur alam yang melingkupinya. dan LOGOS yang berarti ilmu. gletser. Divisi Konservasi (Conservation) Konservasi adalah Upaya memilihara dalam Proses pengolahan suatu tempat agar makna kultural yang terkandung terpelihara dengan baik. Lingkungan tersebut dapat berupa batu gamping. 5. aliran lava yang membeku. batu gips.es. dsb 4. namun setiap orang sebenarnya mampu melakukanya asalkan dalam kondisi yang baik.rasa takut dan kemenangan terhadap perjuangan melawan diri sendiri. ilmu yang mempelajari hal tersebut adalah Speleologi. sangat memerlukan kekompakan dan kerja sama team secara keseluruhan yang mempunyai pengertian yang mendalam antar awak sebagai factor utama dalam menunjang berbagai kegiatan di sungai. Arung jeram adalah kegiatan yang beresiko tinggi. SPELION yang berarti gua. Speleologi diambil dari kata yunani . batu garam. yakni. Namun Manusia Tidak Bisa Menaklukkan Kehendak Tuhan Dan Menaklukkan Kehendak Alam” Demikian Sejarah Singkat Mapala Universitas Khairun . Divisi Panjat Tebing (Rock Climbing) Panjat Tebing atau istilah asingnya dikenal dengan Rock Climbing merupakan salah satu dari sekian banyak olah raga alam bebas dan merupakan salah satu bagian dari mendaki gunung yang tidak bisa dilakukan dengan cara berjalan kaki melainkan harus menggunakan peralatan dan teknik-teknik tertentu untuk bisa melewatinya. Divisi Arung Jeram (Rafting) Arung Jeram merupakan salah satu aktivitas dari dayung arus deras. Divisi Penelusuran Gua (Civing) Gua adalah bentuk alam yang tidak berdiri sendiri. batu pasir.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful