P. 1
Permenpan No 35 Th 2011_Juklak Eva Lakip

Permenpan No 35 Th 2011_Juklak Eva Lakip

|Views: 3,667|Likes:
Published by Bunda Ali

More info:

Published by: Bunda Ali on Mar 02, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/17/2014

pdf

text

original

4. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Eselon I Kementerian Kementerian; 5. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025; 6. Instruksi Presiden Nomor 7 tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah; 7. Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2004 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi; 8. Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor KEP/135/M.PAN/9/2004 tentang Pedoman Umum Evaluasi Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah; 9. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 12 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi; 10. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 20 Tahun 2010 tentang Road Map Reformasi Birokrasi 2010-2014; 11. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 11 Tahun 2011 tentang Kriteria dan Ukuran Keberhasilan Reformasi Birokrasi; MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN EVALUASI AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH TAHUN 2011. Pasal 1 Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 adalah sebagaimana tercantum dalam lampiran peraturan ini, merupakan panduan bagi evaluator yang berkaitan dengan: a. pemahaman mengenai tujuan evaluasi dan penetapan ruang lingkup evaluasi; b. pemahaman mengenai strategi evaluasi dan metodologi yang digunakan dalam evaluasi; c. penetapan langkah-langkah kerja yang harus ditempuh dalam proses evaluasi;
2

.

.

.

Penyampaian Laporan Hasil Evaluasi Penutup 5. Kertas Kerja Evaluasi 2.2. Teknik Evaluasi 2. Ruang Lingkup Evaluasi 1. Umum 1.1. Lampiran 1.3. Hal-hal yang Perlu Diperhatikan V. Penugasan 1.1. Tahapan Evaluasi 2. Umum 3.1. Metodologi Evaluasi 2. Penilaian dan Penyimpulan IV. Daftar Pemerintah Daerah yang Dievaluasi oleh Kementerian Negara PAN dan RB Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011     . Template Kertas Kerja Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Daerah 5.1. Lembar Kriteria Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Daerah 4. Sistematika II.3. Template Kertas Kerja Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Pusat 3. Evaluasi Atas Komponen Akuntabilitas Kinerja 3. Umum 4.5. Pelaporan Hasil Evaluasi 4. Format dan Isi Laporan Hasil Evaluasi 4.DAFTAR ISI Halaman Kata Pengantar Daftar Isi I.3.1. Pendahuluan 1.4. Organisasi dan Jadual Evaluasi i ii 1 1 2 3 3 3 5 5 5 6 6 7 7 9 9 9 10 15 15 16 22 23 23 III. Maksud dan Tujuan 1. Strategi Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi 2. Pelaksanaan Evaluasi Secara Umum 2.6.2.5. Lembar Kriteria Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Pusat 2.2.4.2. Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi 3.3.

Dalam sistem yang mekanisme pelaksanaan demikian perlu adanya evaluasi dari pihak yang lebih independen agar diperoleh umpan balik yang obyektif untuk perbaikan akuntabilitas dan kinerja instansi pemerintah. serta sekaligus untuk mendorong adanya peningkatan kinerja instansi pemerintah. maka perlu dilakukan suatu pemeringkatan atas hasil evaluasi akuntabilitas kinerja tersebut. Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 1 . Presiden selaku pemimpin tertinggi pemerintahan perlu mengetahui sampai seberapa jauh implementasi Sistem AKIP dilakukan dan perkembangan hasilnya sampai saat ini. Dengan adanya pemeringkatan ini diharapkan dapat mendorong instansi pemerintah pusat dan instansi pemerintah daerah untuk secara konsisten meningkatkan akuntabilitas kinerjanya dalam rangka mewujudkan pencapaian kinerja hasil organisasinya sesuai yang diamanahkan dalam RPJM Nasional/RPJMD. Perbaikan governance dan sistem manajemen merupakan agenda penting dalam reformasi pemerintahan yang sedang dijalankan oleh pemerintah. Oleh sebab itu pelaksanaan evaluasi akuntabilitas kinerja instansi merupakan bagian yang inherent dengan Sistem AKIP haruslah dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Sistem AKIP diimplementasikan secara “self assesment” oleh masing-masing instansi pemerintah. Ini berarti instansi pemerintah tersebut merencanakan. c. Sistem manajemen pemerintahan yang berfokus pada peningkatan akuntabilitas dan sekaligus peningkatan kinerja berorientasi pada hasil (outcome) dikenal sebagai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Sistem AKIP).BAB I PENDAHULUAN 1.1 UMUM a. b. Presiden juga perlu diberikan masukan (umpan balik) dari hasil evaluasi akuntabilitas kinerja instansi sesuai dengan prioritas program pemerintah saat ini. melaksanakan. Selain itu. Seiring dengan kebijakan pemerintah untuk melihat sampai sejauh mana suatu instansi pemerintah melaksanakan dan memperlihatkan kinerja organisasinya. mengukur dan memantau kinerjanya secara mandiri serta melaporkan kepada instansi yang lebih tinggi.

Penyusunan Laporan Hasil Evaluasi (LHE) dan mekanisme pelaporan hasil evaluasi serta proses pengolahan datanya. 4). Petunjuk pelaksanaan evaluasi akuntabilitas kinerja instansi Tahun 2011 ini. Untuk itu diperlukan ada petunjuk pelaksanaan evaluasi akuntabilitas kinerja instansi Tahun 2011 bagi evaluator. 2. b. e. Penetapan langkah-langkah kerja yang harus ditempuh dalam proses evaluasi. Memberikan saran perbaikan untuk peningkatan kinerja dan penguatan akuntabilitas instansi pemerintah. disusun seiring dan selaras dengan kebijakan Pemerintah sebagaimana tertuang dalam pedoman umum evaluasi akuntabilitas kinerja instansi yang ditetapkan oleh MENPAN dengan Surat Keputusan Menteri Negara PAN Nomor KEP/135/M.d. 1. Memberi panduan bagi evaluator dalam hal: 1). Petunjuk pelaksanaan evaluasi akuntabilitas kinerja instansi Tahun 2011 ini dimaksudkan untuk: a. Menjadi panduan dalam mengelola pelaksanaan evaluasi akuntabilitas kinerja instansi tahun 2011 bagi pejabat dan staf pelaksana. Pemahaman mengenai tujuan evaluasi dan penetapan ruang lingkup evaluasi. b. Tujuan evaluasi akuntabilitas kinerja instansi tahun 2011 ini adalah sebagai berikut: a. Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi akuntabilitas kinerja instansi Tahun 2011 ini merupakan petunjuk yang lebih teknis dari pedoman umum evaluasi akuntabilitas kinerja instansi tersebut di atas. Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 2 . 2). haruslah dilakukan dengan sebaik-baiknya. 3). Pelaksanaan evaluasi akuntabilitas kinerja instansi yang merupakan bagian inherent dengan Sistem AKIP.2 MAKSUD DAN TUJUAN 1. Menilai akuntabilitas kinerja instansi pemerintah. Memperoleh informasi tentang implementasi Sistem AKIP.PAN/9/2004. c. Pemahaman mengenai strategi evaluasi dan metodologi yang digunakan dalam evaluasi.

yang penugasannya diatur oleh Kepala BPKP cq. 3. b. BPKP melakukan evaluasi akuntabilitas kinerja Pemerintah Kabupaten/Kota selain dari butir 2. Dalam hal jumlah 50% tersebut kurang dari 10 kabupaten/kota. Deputi Pengawasan Keuangan Daerah. 4.4 PENUGASAN 1. 1. 2. Perwakilan BPKP setempat. Kementerian PAN dan RB melakukan evaluasi akuntabilitas kinerja seluruh instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi serta Kabupaten/Kota terpilih di setiap Provinsi (terlampir). yaitu: BAB I. maka evaluasi dilakukan terhadap seluruh populasi kabupaten/kota yang ada di provinsi tersebut. Kementerian Negara PAN dan RB dibantu oleh BPKP. 1. Jumlah Pemerintah Kabupaten/Kota yang dievaluasi minimal 50% dari jumlah Pemerintah Kabupaten/Kota yang ada di setiap provinsi yang telah menyampaikan LAKIP 2010 kepada Kementerian PAN dan RB atau minimal 10 Pemerintah Kabupaten/Kota. Dalam pelaksanaan evaluasi akuntabilitas kinerja instansi.1. EVALUASI ATAS AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 3 . Menyusun pemeringkatan hasil evaluasi Pemerintah Pusat dan Daerah.5 SISTEMATIKA Sistematika Juklak Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Tahun 2011 terdiri dari 5 (lima) BAB. provinsi dan kurang lebih 50% pemerintah kabupaten/kota yang telah menyampaikan LAKIP 2010 kepada Kementerian PAN dan RB. Entitas akuntabilitas yang dievaluasi pada tahun 2011 adalah seluruh pemerintah pusat. Evaluasi akuntabilitas kinerja instansi pemerintah meliputi evaluasi atas penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (sistem AKIP). PENDAHULUAN BAB II. mana yang lebih rendah. Ruang lingkup evaluasi tahun 2011 meliputi : a. dan pencapaian kinerja organisasi.3 RUANG LINGKUP EVALUASI 1. Evaluasi akuntabilitas kinerja instansi Pemerintah Kabupaten/Kota dilaksanakan oleh BPKP cq. 2. PELAKSANAAN EVALUASI SECARA UMUM BAB III.

BAB IV. PENUTUP LAMPIRAN-LAMPIRAN Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 4 . PELAPORAN HASIL EVALUASI BAB V.

Evaluasi akuntabilitas kinerja instansi pemerintah 2. Keterlibatan pihak yang dievaluasi pada proses evaluasi ini sangat penting untuk meningkatkan efektivitas evaluasi. langkah pertama yang perlu dilakukan oleh evaluator dalam melakukan evaluasi akuntabilitas kinerja instansi.2 TAHAPAN EVALUASI Tahapan evaluasi yang dilakukan pada tahun 2011 meliputi: 1. 3. Untuk instansi Pemerintah Pusat. adalah mengumpulkan informasi mengenai berbagai saran atau rekomendasi yang diberikan oleh evaluator tahun lalu. Pelaporan hasil evaluasi gabungan (Nasional) kepada Presiden. Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota yang sudah pernah dievaluasi. 2. Strategi yang akan dijalankan menggunakan prinsip: (i) partisipasi dan coevaluation dengan pihak yang dievaluasi. 3. Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 5 . jika cukup relevan perlu dilaporkan kepada instansi yang lebih tinggi atau pihak lain yang berwenang. (ii) proses konsultasi yang terbuka dan memfokuskan pada pembangunan dan pengembangan serta implementasi komponen utama Sistem AKIP.1 STRATEGI EVALUASI AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI 1. Pelaksanaan evaluasi akuntabilitas kinerja instansi pada tahun 2011 masih seperti tahun sebelumnya. yaitu difokuskan untuk peningkatan mutu penerapan manajemen berbasis kinerja (Sistem AKIP) dan peningkatan kinerja instansi pemerintah pusat dan daerah dalam rangka mewujudkan instansi pemerintah yang berorientasi pada hasil (result oriented government) 2.BAB II PELAKSANAAN EVALUASI SECARA UMUM 2. Penyusunan pemeringkatan hasil evaluasi untuk pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Hambatan dan kendala pelaksanaan tindak lanjut hasil evaluasi tahun lalu.

2. studi dokumentasi atau kombinasi beberapa teknik tersebut. Sedangkan teknik analisis data antara lain: telaahan sederhana. yaitu menilai secara bertahap langkah demi langkah (step by step assessment) setiap komponen dan menilai secara keseluruhan (overall assessment) dengan kriteria evaluasi dari masing-masing komponen yang telah ditetapkan sebelumnya. manajemen kinerja. 2. wawancara. Penilaian suatu instansi dalam pemenuhan suatu kriteria.4 TEKNIK EVALUASI Teknik evaluasi pada dasarnya merupakan cara/alat/metode yang digunakan untuk pengumpulan dan analisis data. metode statistik. Kebenaran normatif yang bersumber pada best practices. d. Penentuan kriteria evaluasi seperti tertuang dalam Lembar Kriteria Evaluasi (LKE) akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dengan berdasarkan pada: a. pembandingan. berbagai analisis dan pengukuran. sehingga mampu menjawab tujuan dilakukannya evaluasi ini. Kebenaran normatif yang bersumber pada modul-modul atau bukubuku petunjuk mengenai Sistem AKIP. analisis logika program dan sebagainya. ada dalam lampiran petunjuk pelaksanaan ini.3 METODOLOGI EVALUASI Metodologi yang digunakan untuk melakukan evaluasi akuntabilitas kinerja instansi adalah teknik “criteria referrenced survey”. Kriteria evaluasi yang ditetapkan. baik di Indonesia maupun di luar negeri. b. Kebenaran normatif yang bersumber pada berbagai praktik manajemen stratejik. Kebenaran normatif apa yang seharusnya dilakukan menurut pedoman penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. namun demikian pada akhirnya apapun teknik yang digunakan harus dapat mendukung penggunaan metode evaluasi yang telah ditetapkan. Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 6 . observasi. c. harus didasarkan pada fakta obyektif dan professional judgement dari para evaluator dan supervisor. Berbagai teknik pengumpulan data antara lain: kuesioner. Berbagai teknik evaluasi dapat dipilih untuk digunakan dalam evaluasi ini. dan sistem akuntabilitas yang baik.

Setiap langkah evaluator yang cukup penting dan setiap penggunaan teknik evaluasi diharapkan didokumentasikan dalam Kertas Kerja Evaluasi (KKE). Pengorganisasian evaluasi akuntabilitas kinerja instansi 2011 untuk tingkat Pemerintah Pusat. 3. sedangkan pada tingkat unit kerja dilakukan Oleh Inspektorat Jenderal/Inspektorat Provinsi/Kabupaten/Kota atau Tim Khusus yang dibentuk oleh Kementerian/Lembaga. mekanisme penerbitan surat tugas. Data dan deskripsi fakta ini ditulis mulai dari uraian fakta yang ada. Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota yang bersangkutan.2. Khusus tembusan LHE BPKP Perwakilan kepada Kementerian PAN dan RB perlu dilampirkan soft copy LKE untuk bahan penyusunan LKE Nasional kepada Presiden. pembandingan. sampai pada simpulannya. seperti: penanggung jawab evaluasi. Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 7 . Pejabat Kementerian PAN dan RB melakukan sosialisasi juklak evaluasi dan melakukan monitoring atas pelaksanaan evaluasi akuntabilitas kinerja instansi yang dilakukan oleh BPKP maupun yang dilakukan oleh Inspektorat Jenderal/Inspektorat Provinsi/ Kabupaten/Kota atau Tim Khusus yang dibentuk oleh Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota. Laporan Hasil Evaluasi terhadap Pemerintah Kabupaten/Kota yang dilakukan oleh BPKP Perwakilan diselesaikan paling lambat tanggal 30 September 2011 dan disampaikan kepada Kementerian PAN dan RB paling lambat tanggal 30 Oktober 2011. Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota sepenuhnya dikendalikan oleh Kementerian PAN dan RB. analisis (pemilahan. penerbitan laporan hasil evaluasi tetap mengikuti kebijakan-kebijakan yang ditetapkan oleh Deputi Bidang Pengawasan dan Akuntabilitas Aparatur Kementerian PAN dan RB.5 KERTAS KERJA EVALUASI Pendokumentasian langkah evaluasi dalam kertas kerja perlu dilakukan agar pengumpulan data dan analisis fakta-fakta dapat ditelusuri kembali dan dijadikan dasar untuk penyusunan Laporan Hasil Evaluasi (LHE). Kertas kerja tersebut berisi fakta dan data yang dianggap relevan dan berarti untuk perumusan temuan permasalahan. 2. 2. yang selanjutnya dari hasil evaluasi dapat digunakan sebagai bahan informasi evaluasi oleh Kementerian PAN dan RB. 4. dan penyusunan argumentasi). Hal-hal yang berkaitan dengan perencanaan. pengukuran.6 ORGANISASI DAN JADUAL EVALUASI 1. pelaksanaan dan pengendalian evaluasi.

Laporan Hasil Evaluasi terhadap Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota yang dilakukan oleh Kementerian PAN dan RB dengan waktu penyelesaian paling lambat 30 September 2011. 7. akan dilaporkan oleh Menteri Negara PAN dan RB kepada Presiden pada bulan Desember 2011. Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 8 . Laporan Hasil Evaluasi secara nasional. Laporan Hasil Evaluasi terhadap Instansi Pemerintah Pusat yang dilakukan oleh Kementerian PAN dan RB dengan waktu penyelesaian paling lambat 31 Oktober 2011.5. 6.

Langkah . h. f. Pembangunan sistem pengukuran dan pengumpulan data kinerja.2 EVALUASI ATAS KOMPONEN AKUNTABILITAS KINERJA 1. pelaporan kinerja. Tingkat akuntabilitas kinerja instansi pemerintah.BAB III EVALUASI AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI 3. Evaluasi akuntabilitas kinerja instansi difokuskan pada kriteria-kriteria yang ada dalam Lembar Kriteria Evaluasi (LKE) dengan tetap memperhatikan hasil evaluasi akuntabilitas kinerja tahun sebelumnya. 3. Keterkaitan diantara seluruh komponen-komponen perencanaan kinerja dengan penganggaran. terdiri atas evaluasi penerapan komponen manajemen kinerja (Sistem AKIP) yang meliputi: perencanaan kinerja. 2. Capaian kinerja utama dari masing-masing instansi pemerintah.1 UMUM Terdapat beberapa langkah kerja yang berkaitan dengan evaluasi atas Akuntabilitas Kinerja Instansi yang tidak dapat dilepaskan dari ruang lingkup dan tujuan evaluasi. Monitoring dan evaluasi kinerja pelaksanaan program. e. kebijakan pelaksanaan dan pengendalian serta pelaporannya. Evaluasi akuntabilitas kinerja instansi pemerintah. Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 9 . maka isu-isu penting yang ingin diungkap melalui evaluasi akuntabilitas kinerja tahun 2011 adalah sebagai berikut: b. d. dan (ii) penilaian dan penyimpulan. khususnya program strategis instansi. Pengungkapan informasi pencapaian kinerja instansi dalam LAKIP. Kesungguhan instansi pemerintah dalam menyusun perencanaan kinerja benar-benar telah berfokus pada hasil. pengukuran kinerja. c.langkah kerja tersebut terdiri dari (i) evaluasi atas komponen akuntabilitas kinerja. evaluasi kinerja dan pencapaian kinerja yaitu pencapaian sasaran-sasaran organisasi. g.

Evaluasi atas pencapaian kinerja organisasi tidak hanya difokuskan pada pencapaian kinerja yang tertuang dalam dokumen LAKIP semata. evaluasi kinerja dan capaian kinerja sesuai dengan kriteria masing-masing komponen yang ada dalam LKE. dan Implementasi PK 2 Pengukuran Kinerja 20 % a. Evaluasi penerapan manajemen kinerja (Sistem AKIP) juga meliputi penerapan kebijakan penyusunan dokumen penetapan kinerja dan indikator kinerja utama (IKU) sampai saat dilakukan evaluasi. Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 10 . Penetapan Kinerja 15%. Rencana Strategis 12. dan Implementasi Renstra b.3 PENILAIAN DAN PENYIMPULAN 1. b. b. tetapi juga dari sumber lain yang akurat dan relevan dengan kinerja instansi pemerintah. (ii) sub-komponen. Kualitas pengukuran 10% c. meliputi: Pemenuhan PK. Langkah penilaian dilakukan sebagai berikut: a. Setiap komponen dan sub-komponen penilaian diberikan alokasi nilai sebagai berikut: No 1 Komponen Perencanaan Kinerja Bobot 35 % Sub-Komponen a. Lembar Kriteria Evaluasi (LKE) dan penjelasannya untuk evaluasi akuntabilitas kinerja instansi Pemerintah Pusat sesuai lampiran 1-2 dan instansi Pemerintah Daerah sesuai lampiran 3-4 3. meliputi: Pemenuhan Renstra. 5. 2. pengukuran kinerja. Kualitas PK. 4. terdapat tiga variable yaitu: (i) komponen.5%. Rencana Kinerja Tahunan 7. Kualitas RKT. dan (iii) kriteria. Dalam melakukan penilaian.5%. Pemenuhan pengukuran 4%. Evaluasi atas akuntabilitas kinerja instansi harus menyimpulkan hasil penilaian atas fakta objektif instansi pemerintah dalam mengimplementasikan perencanaan kinerja. pelaporan kinerja. Implementasi pengukuran 6%. Kualitas Renstra. meliputi : Pemenuhan RKT.3. dan Implementasi RKT c.

b. Setiap pertanyaan akan dijawab dengan ya/tidak atau a/b/c/d/e. Kinerja yang dilaporkan (output) 5%. b. Jawaban ya/tidak diberikan untuk pertanyaan-pertanyaan yang langsung dapat dijawab sesuai dengan pemenuhan kriteria. Butir 5 a dan b. Kinerja yang dilaporkan (outcome) 10%. 2) Pemerintah Pusat meliputi entitas KL dan Unit Organisasi. Kota) dan entitas SKPD . d. Kabupaten.3 Pelaporan Kinerja 15 % a. c. Jawaban a/b/c/d/e diberikan untuk pertanyaan-pertanyaan yang membutuhkan “judgement” dari evaluator dan biasanya terkait dengan kualitas suatu sub komponen tertentu. Pemenuhan pelaporan 3%. penilaian integritas Pelayanan Publik dari KPK dan lainnya. yaitu : 1) Pemda meliputi entitas Pemda (Provinsi. Penilaian terhadap butir 5c dilakukan berdasarkan pada penilaian pihak lain (stakeholders) seperti opini BPK terhadap Laporan Keuangan. 5 Capaian Kinerja 20 % a. Pemanfaatan informasi kinerja 4%. Kinerja Lainnya 5% Total 100% Penilaian terhadap butir 1 sampai 4 terkait dengan penerapan SAKIP pada instansi pemerintah. Pemenuhan evaluasi 2%. Penilaian atas komponen dan sub komponen pada poin b. Penyajian informasi kinerja 8%. 4 Evaluasi Kinerja 10 % a. sedangkan butir 5 terkait dengan pencapaian kinerja baik yang telah tertuang dalam dokumen LAKIP maupun dalam dokumen lainnya. Setiap sub-komponen akan dibagi kedalam beberapa pertanyaan sebagai kriteria pemenuhan sub-komponen tersebut. Kualitas evaluasi 5% c. b. penilaian didasarkan pada pencapaian kinerja yang telah disajikan dalam LAKIP maupun dokumen pendukung seperti Pengukuran Kinerja. c. Pemanfaatan hasil evaluasi 3%. terbagi atas dua entitas. Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 11 . c.

ada 7 (tujuh) pertanyaan yang dijawab “Ya” maka nilai untuk sub-komponen tersebut adalah: (7/14) x 10 = 5.e. Jika dari 14 (empat belas) pertanyaan tersebut. berhubungan dengan lebih dari satu sasaran atau indikator kinerja.50 0. Dalam memberikan kategori ya atau tidak maupun a/b/c/d/e. yang didukung dengan suatu kertas kerja evaluasi i. f.75 0. Setelah setiap pertanyaan diberikan nilai maka penyimpulan akan dilakukan sebagai berikut:  Tahap pertama dijumlahkan nilai pada setiap pertanyaan pada setiap sub-komponen sehingga ditemukan suatu angka tertentu misal: sub-komponen Kualitas Pengukuran mempunyai alokasi nilai 10% dan memiliki 14 ( empat belas) pertanyaan.25 0 g. evaluator harus benar-benar menggunakan professional judgement dengan mempertimbangkan hal-hal yang mempengaruhi pada setiap kriteria. penilaian didasarkan pada judgement evaluator dengan kriteria sebagai berikut: Jawaban A B C D E Kriteria Memenuhi hampir semua kriteria (lebih dari 80% s/d 100% ) Memenuhi sebagian besar kriteria (lebih dari 60% s/d 80% ) Memenuhi sebagian kriteria (lebih dari 40% s/d 60%) Memenuhi sebagian kecil kriteria (lebih dari 20% s/d 40%) Sangat kurang memenuhi kriteria (kurang dari atau sama dengan 20% ) Nilai 1 0. Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 12 . (misal kriteria mengenai kondisi sasaran atau Indikator Kinerja. karena terdiri dari beberapa sub kriteria. Apabila pertanyaan yang digunakan dalam kriteria berhubungan dengan kondisi yang memerlukan penyimpulan. Setiap jawaban “Ya” akan diberikan nilai 1 sedangkan jawaban “Tidak” maka akan diberikan nilai 0. penilaian “Ya” atau “Tidak” dilakukan atas masingmasing sasaran atau indikator kinerja) h. Untuk jawaban a/b/c/d/e.

 Untuk kriteria yang berhubungan dengan kondisi yang memerlukan penyimpulan. perlu sedikit perbaikan Cukup baik (memadai).d. perlu banyak sekali perbaikan & perubahan yang sangat mendasar. perlu banyak perbaikan. dengan kategori sebagai berikut: No 1 2 3 4 Kategori AA A B CC Nilai Angka >85-100 >75-85 >65-75 >50-65 Interpretasi Memuaskan Sangat Baik Baik.  3. 4. Reviu tingkat 1 dilakukan di masing-masing tim evaluator oleh supervisor tim untuk setiap hasil evaluasi atas masing-masing instansi pemerintah yang dievaluasi b. Nilai hasil akhir dari penjumlahan komponen-komponen akan dipergunakan untuk menentukan tingkat akuntabilitas kinerja instansi yang bersangkutan. penyimpulan tentang kriteria dilakukan melalui nilai ratarata. karena terdiri dari beberapa sub kriteria. perlu banyak perbaikan yang tidak mendasar 5 C >30-50 Agak kurang. 100. Dalam rangka untuk menjaga obyektivitas dalam penilaian maka dilakukan reviu secara berjenjang atas proses dan hasil evaluasi dari tim evaluator dengan pengaturan sebagai berikut: a. termasuk perubahan yang mendasar D 0-30 Kurang. Tahap berikutnya adalah melakukan penjumlahan seluruh nilai sub-komponen yang ada sehingga ditemukan suatu angka tertentu untuk total nilai dengan range nilai antara 0 s. Reviu tingkat 2 dilakukan dalam bentuk forum panel. Setelah setiap pertanyaan diberikan nilai maka penyimpulan akan dilakukan sebagai berikut: Penyimpulan atas hasil reviu terhadap akuntabilitas kinerja instansi dilakukan dengan menjumlahkan angka tertimbang dari masing-masing komponen. khusus untuk menentukan pemeringkatan nilai hasil evaluasi Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 13 .

Sumber data untuk pelaporan hasil evaluasi atas akuntabilitas kinerja instansi adalah Lembar Kriteria Evaluasi (LKE). Permasalahan atau temuan hasil evaluasi (tentative findings) dan saran perbaikannya harus diungkapkan secara jelas dan dikomunikasikan kepada pihak instansi yang dievaluasi untuk mendapatkan konfirmasi ataupun tanggapan secukupnya. 5. pelaporan hasil evaluasi diharapkan menyajikan informasi tindak lanjut dari rekomendasi tahun sebelumnya. Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 14 . Laporan Hasil Evaluasi ini disusun berdasarkan berbagai hasil pengumpulan data dan fakta serta analisis yang didokumentasikan dalam Kertas Kerja Evaluasi. diupayakan menggunakan kalimat yang jelas dan bersifat persuasif untuk perbaikan. 3. sehingga pembaca laporan dapat memperoleh data yang diperbandingkan dan dapat mengetahui perbaikan-perbaikan yang telah dilakukan. Setiap surat tugas untuk pelaksanaan evaluasi Akuntabilitas Kinerja harus menghasilkan Kertas Kerja Evaluasi (KKE) dan Laporan Hasil Evaluasi (LHE). Informasi dalam LKE ini harus diisi dan diselesaikan setelah langkah-langkah evaluasi dilaksanakan. Bagi instansi yang sudah pernah dievaluasi.BAB IV PELAPORAN HASIL EVALUASI 4. Penulisan LHE harus mengikuti kaidah-kaidah umum penulisan laporan yang baik. LHE disusun berdasarkan prinsip kehati-hatian dan mengungkapkan hal-hal penting bagi perbaikan manajemen kinerja instansi yang dievaluasi.1 UMUM 1. Akan tetapi disarankan tidak menggunakan ungkapan yang ambivalen atau membingungkan dalam proses penyimpulan dan kompilasi data. Penggunaan kalimat dalam laporan. 4. 2. yaitu antara lain: a.

d.. merupakan akumulasi penilaian terhadap seluruh komponen manajemen kinerja yang dievaluasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten/Kota . Hasil evaluasi yang dituangkan dalam bentuk nilai dengan kisaran mulai dari 0 s. Surat Keputusan MENPAN Nomor: KEP-135/M. yang meliputi: Perencanaan Kinerja. ……………… 2011 Laporan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Yth. kami sampaikan hal-hal sebagai berikut : 1. . . merupakan salah satu dokumen yang dievaluasi selain Rencana Strategis (Renstra). 100. .. .. 2. 4. dan Permen PAN dan RB Nomor 35 Tahun 2011 tentang Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011. c. Memperoleh informasi tentang implementasi Sistem AKIP. . Evaluator harus berhati-hati dalam menginterpretasikan data hasil penyimpulan dan menuangkannya dalam laporan. Pemerintah Kabupaten/Kota .. Evaluasi Kinerja.b. dengan contoh sebagai berikut: BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PERWAKILAN PROVINSI . Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) tahun 2010. Memberikan saran perbaikan untuk peningkatan kinerja dan penguatan akuntabilitas instansi.. . . . . . . 3. serta dokumen terkait lainnya. . dengan rincian sebagai berikut: Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 15 .. Dalam rangka pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah. .. . memperoleh nilai sebesar ……. di .. . . dan Capaian Kinerja.. Menilai akuntabilitas kinerja instansi pemerintah. . Evaluasi dilaksanakan terhadap 5 (lima) komponen besar manajemen kinerja. .2 FORMAT DAN ISI LHE 1..…. . . dokumen Penetapan Kinerja (PK). .. Nomor Lampiran Hal : : : ………………. .. . Nilai sebagaimana tersebut. . Pengukuran Kinerja.. 4. Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Kami telah melakukan evaluasi atas Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten/Kota …………. . . . dengan tujuan: a. Pelaporan Kinerja. .. .. dokumen Rencana Kinerja Tahunan (RKT). . b. . Bentuk dari LHE Tahun 2011 yang dilaksanakan oleh Kementerian PAN dan RB dan BPKP terhadap Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota dalam bentuk surat. .PAN/2004 tentang Pedoman Umum Evaluasi Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. .. .

....Menteri Dalam Negeri...... ... . e........ ..... d.. Evaluasi Kinerja . .. ...... . ... .. . . . .. ..... b.. . kami merekomendasikan Pemerintah Kabupaten/Kota ... .... .... .. ..... .. Kepala... .. .. . . . . . .. . ... . . ... .. ......... ........ .... ... ... . . .... .. . .. . ...... . .. ... . .. . Pengukuran Kinerja .... .... .... .. .. ...... ... .. ... .. Pelaporan Kinerja . . ..... ... ..... ........ .. .. . . . ..... . . ... . . . ....... ..) Tembusan Yth. .. .... ... Terhadap permasalahan yang telah dikemukakan di atas... . Demikian disampaikan hasil evaluasi atas akuntabilitas kinerja instansi pemerintah Kabupaten/Kota……........ . . . .. .. .... ... ...... .... Perencanaan Kinerja . .. ........ .. beserta seluruh jajarannya agar dilakukan perbaikan sebagai berikut: a.. Kami menghargai upaya Saudara beserta seluruh jajaran dalam menerapkan manajemen kinerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten/Kota... ....... ..... .... . . .. . .... .a. .Kepala BPKP Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 16 .. . . .. ..... ... . .... . ... . f. . . . yang dapat mengindikasikan tingkat Akuntabilitas Kinerja Instansi) 5. .... ....... . ........ ... . .. .. ..... . .. . . . .. .. ...... ... .. .... . .. .... b. ... .Menteri Negara PAN dan RB . . ..... ......... ... . ... Berikut terlampir beberapa hal yang merupakan penjelasan dari poin 1 s/d 5.. .... .. .. .... ... . . (... . ... ......... ....... ..... ..... ... . .. ..... .. . . .. . .. ... ..... .. .. . . ......... .. .. (Dalam poin a s/d e menyajikan hasil penilaian atas berbagai atribut akuntabilitas instansi yang telah dituangkan dalam LKE. .. ... c.. . ... .. ... ... .......: .Gubernur .... . . .... Pencapaian Kinerja . . . .. .. . ....... .. ..... (jika ada dan benar-benar merupakan penjelasan) Terima kasih atas perhatian dan kerjasama Saudara.. . .... ... . Rekomendasi Evaluasi Tahun Lalu yang belum ditindak lanjuti .... .. ..... .. .. . .. . . . c. . ... ...

... 4............... .. Menilai akuntabilitas kinerja instansi pemerintah.. Kami telah melakukan evaluasi atas Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Provinsi.... kami sampaikan hal-hal sebagai berikut: 1.... c. .. ... ............ Gubernur ....... d.... memperoleh nilai sebesar ……... ... Pelaporan Kinerja ... dan Capaian Kinerja............... ... Surat Keputusan MENPAN Nomor: KEP-135/M.......... yang meliputi: Perencanaan Kinerja.......... Memberikan saran perbaikan untuk peningkatan kinerja dan penguatan akuntabilitas instansi........ Evaluasi Kinerja ..PAN/2004 tentang Pedoman Umum Evaluasi Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah... .. Nilai sebagaimana tersebut. Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) tahun 2010....... c........ ....... Memperoleh informasi tentang implementasi Sistem AKIP.........d............. ...... merupakan akumulasi penilaian terhadap seluruh komponen manajemen kinerja yang dievaluasi di lingkungan Pemerintah Provinsi .................. Pencapaian Kinerja ..... Dalam rangka pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah.......PAN/... .... .. 100............. b... .. b............... ……………… 2011 Laporan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Yth. Pemerintah Provinsi .......... Pengukuran Kinerja .......... ........... ..... ... Evaluasi Kinerja.. dan Permen PAN dan RB Nomor 35 Tahun 2011 tentang Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011.. ......... serta dokumen terkait lainnya..... Pengukuran Kinerja...... ........ dengan tujuan: a............ 3......../2011 ………………. .. merupakan salah satu dokumen yang dievaluasi selain Rencana Strategis (Renstra)..............KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI Nomor Lampiran Hal : : : B/ /M. ........ Perencanaan Kinerja ... Pelaporan Kinerja... .. . e........ Hasil evaluasi yang dituangkan dalam bentuk nilai dengan kisaran mulai dari 0 s...... ... Evaluasi dilaksanakan terhadap 5 (lima) komponen besar manajemen kinerja....... . di .... Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.. ... dokumen Rencana Kinerja Tahunan (RKT)....... Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 17 . dokumen Penetapan Kinerja (PK). . ... dengan rincian sebagai berikut: a...... 2...

.: Menteri Dalam Negeri..... . ... . beserta seluruh jajarannya agar dilakukan perbaikan sebagai berikut: a.. ...... ... ........ ... .. .. ....... .......... ..... ......... .... ... . ... ... . ......... . . Terima kasih atas perhatian dan kerjasama Saudara.. . ......f..... ......... ... ..... . ... b.. .... Terhadap permasalahan yang telah dikemukakan di atas... ..... . Berikut terlampir beberapa hal yang merupakan penjelasan dari poin 1 s/d 5..... . .. .. ... . ..... ..... ... (Dalam poin a s/d e menyajikan hasil penilaian atas berbagai atribut akuntabilitas instansi yang telah dituangkan dalam LKE.. ………………..... . .. .. c......... . ....... d..... ............ .. .... .. yang dapat mengindikasikan tingkat Akuntabilitas Kinerja Instansi) 5.... . .... ..... ..... ...... ..... ...... (jika ada dan benar-benar merupakan penjelasan) .... .... .. Rekomendasi Evaluasi Tahun Lalu yang belum ditindak lanjuti ... ..... ............ ...... . ....... ..... ........ kami merekomendasikan Pemerintah Provinsi ... Demikian disampaikan hasil evaluasi atas akuntabilitas kinerja instansi pemerintah Provinsi ……ini..... . ) Tembusan Yth.. ... ...... . . (. Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi... .. Kami menghargai upaya Saudara beserta seluruh jajaran dalam menerapkan manajemen kinerja di lingkungan Pemerintah Provinsi ..... ... .. .... Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 18 ............. ....

. . . .KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI Nomor Lampiran Hal : : : B/ /M. Dalam rangka pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah. Kami telah melakukan evaluasi atas Akuntabilitas Kinerja Instansi . . . Surat Keputusan MENPAN Nomor: KEP-135/M. . ... 100. dan Permen PAN dan RB Nomor 35 Tahun 2011 tentang Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011. .. Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.. Memperoleh informasi tentang implementasi Sistem AKIP. . memperoleh nilai sebesar ……. . Hasil evaluasi yang dituangkan dalam bentuk nilai dengan kisaran mulai dari 0 s.. .. ... Pelaporan Kinerja ……………………………………………………………………………………………. 2. . merupakan akumulasi penilaian terhadap seluruh komponen manajemen kinerja yang dievaluasi di lingkungan Instansi Pemerintah .. . .. . .. dengan rincian sebagai berikut: a.. Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) tahun 2010.PAN/.. .…………. Perencanaan Kinerja ……………………………………………………………………………………………… b. b. . Nilai sebagaimana tersebut. Pengukuran Kinerja. Memberikan saran perbaikan untuk peningkatan kinerja dan penguatan akuntabilitas instansi. Instansi . c. c. merupakan salah satu dokumen yang dievaluasi selain Rencana Strategis (Renstra).. yang meliputi: Perencanaan Kinerja. 4. . ..d..... serta dokumen terkait lainnya. d.. ... .…. . . dan Capaian Kinerja. dengan tujuan: a. . 3. di .. Menilai akuntabilitas kinerja instansi pemerintah. . Pelaporan Kinerja. ..PAN/2004 tentang Pedoman Umum Evaluasi Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. ……………… 2011 Laporan Hasil Evaluasi atas Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Sistem AKIP) Yth.. . ./2011 ………………. . e. Pencapaian Kinerja …………………………………………………………………………………………….. Evaluasi dilaksanakan terhadap 5 (lima) komponen besar manajemen kinerja. . dokumen Penetapan Kinerja (PK).. Evaluasi Kinerja ……………………………………………………………………………………………. .. Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 19 . . Evaluasi Kinerja. Pengukuran Kinerja …………………………………………………………………………………………….. . dokumen Rencana Kinerja Tahunan (RKT). kami sampaikan hal-hal sebagai berikut: 1.

. . . . .. .. Terhadap permasalahan yang telah dikemukakan di atas.. . . . . .. . . . . . . . .. . b.... . . . . . . .. . . . . . . . beserta seluruh jajarannya agar dilakukan perbaikan sebagai berikut: a. .. . . Kami menghargai upaya Saudara beserta seluruh jajaran dalam menerapkan manajemen kinerja di lingkungan Instansi . . . .. . Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. . . . . . . . Rekomendasi Evaluasi Tahun Lalu yang belum ditindak lanjuti ………………………………………………………………………………………………. . . . c. . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . .. . . .f. . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . (Dalam poin a s/d e menyajikan hasil penilaian atas berbagai atribut akuntabilitas instansi yang telah dituangkan dalam LKE. . . . . .. . . . . . . . Demikian disampaikan hasil evaluasi atas akuntabilitas kinerja Instansi ………. . . . . . . . .. . .. . kami merekomendasikan Instansi . . . . . . . . . . . . . ) Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 20 . . .. . . . . .. . . . Berikut terlampir beberapa hal yang merupakan penjelasan dari poin 1 s/d 5. . . . . . yang dapat mengindikasikan tingkat Akuntabilitas Kinerja Instansi) 5. . . . . . . . . . . . . . . (jika ada dan benar-benar merupakan penjelasan) Terima kasih atas perhatian dan kerjasama Saudara.. . . . . (. . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

c. 3. Kementerian PAN dan RB menyampaikan Laporan Hasil Evaluasi (LHE) Instansi Pemerintah Pusat kepada Pimpinan Instansi yang akuntabilitas kinerjanya telah dievaluasi. Menteri Dalam Negeri. 2.4. Kepala BPKP. d. Khusus tembusan kepada Kementerian PAN dan RB perlu dilampirkan soft copy LKE untuk bahan penyusunan LKE Nasional kepada Presiden RI. Gubernur. BPKP Perwakilan menyampaikan Laporan Hasil Evaluasi (LHE) Kepada Bupati/WaliKota yang akuntabilitas kinerjanya telah dievaluasi dengan tembusan kepada : a.3 PENYAMPAIAN LAPORAN HASIL EVALUASI 1. Laporan Hasil Evaluasi (LHE) Instansi Pemerintah secara nasional akan disampaikan kepada Presiden RI oleh Menteri Negara PAN dan RB pada bulan Desember 2011. 4. Kementerian PAN dan RB menyampaikan Laporan Hasil Evaluasi (LHE) Kepada Gubernur/Bupati/Walikota yang akuntabilitas kinerjanya telah dievaluasi dengan tembusan kepada Menteri Dalam Negeri. b. Menteri Negara PAN dan RB. Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 21 .

maka kepada pihak-pihak yang terkait diharapkan untuk senantiasa melakukan komunikasi dengan Deputi Bidang Pengawasan dan Akuntabilitas Aparatur Kementerian PAN dan RB.BAB V PENUTUP 5. Meskipun telah diusahakan untuk mengatur segala hal yang berkaitan dengan pelaksanaan evaluasi akuntabilitas kinerja instansi di tahun 2011 ini. Jika kondisi tersebut terjadi atau terdapat keraguan terhadap suatu hal dari petunjuk pelaksanaan ini. Sebuah evaluasi. mungkin masih terdapat hal-hal lain yang belum dicakup dalam petunjuk pelaksanaan ini. Perkembangan baru di bidang manajemen pemerintahan dan di bidang audit serta evaluasi hendaknya terus diikuti agar dapat memberikan sumbangsih yang berarti untuk perbaikan kinerja instansi pemerintah. Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 22 . termasuk evaluasi Akuntabilitas Kinerja merupakan bagian dari siklus manajemen yang tidak terlepas dari perubahan paradigma baru dalam manajemen pemerintahan.1 HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN 1. 2. 3. Untuk dapat mencapai tujuan tersebut di atas. terutama melalui manajemen kinerja yang berorientasikan hasil. para penyelenggara evaluasi hendaknya mengembangkan keahlian profesionalnya untuk melakukan tugas ini.

Lembar Kriteria Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Pusat .Lampiran 1.

apabila 20%< Indikator SMART < 40% e.d. misi. penjelasan di sisi kiri d. jawaban a. . b apabila 60%< berorientasi hasil < 80%.c. b. apabila 20%< keselarasan < 40% e. c. jawaban a b c d e mengacu pada a.b.b. apabila 20%< pemanfaatan IKU < 40% e. .e mengacu pada d. b. apabila indikator yang SMART < 20% a. apabila tujuan dan sasaran yg berorientasi < 20% Berorientasi hasil: . apabila Renstra telah memuat keseluruhan subtansi komponen tersebut. c. apabila 60%< Indikator SMART < 80%.b. d. PERENCANAAN KINERJA (35%) I. c.25%) 3 Tujuan dan sasaran telah berorientasi hasil a. sasaran. Renstra tidak memuat tujuan. sasaran. apabila Target yg baik < 20% 6 Indikator kinerja tujuan (outcome) dan sasaran (outcome dan output) telah memenuhi kriteria indikator kinerja yang baik 7 Target kinerja ditetapkan dengan baik . apabila 60%< keselarasan < 80%.c.c. apabila lebih dari 80% program/kegiatan 4 Program/kegiatan merupakan cara untuk mencapai (selaras dengan) dalam Renstra telah selaras dengan tujuan/sasaran/hasil program/hasil kegiatan tujuan/sasaran. apabila 60%< Target yg baik < 80%.d.Cukup untuk mewujudkan tujuan dan sasaran dalam Renstra 5 Renstra telah menyajikan IKU a. apabila 20% < Eselon I yang menyusun Renstra < 40% e. b.e mengacu pada b.berkualitas outcome atau output penting .e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Merupakan cara untuk mencapai. d. penjelasan di sisi kiri c. b.b. kecuali target tahunan. p g . apabila 60%< Eselon I yang menyusun Renstra < 80%. Renstra tidak dilengkapi indikator kinerja e. apabila Renstra tidak dilengkapi target jawaban a. KUALITAS RENSTRA (6.bukan proses/kegiatan . apabila Eselon I yang menyusun Renstra < 20% 2 Dokumen Renstra telah memuat visi. apabila lebih dari 80% indikator tujuan dan sasaran dalam Renstra telah memenuhi kriteria SMART.d. penjelasan di sisi kiri d.d. apabila 40%< keselarasan < 60%. apabila lebih dari 80% Unit Kerja Eselon I telah menyusun Renstra.b. indikator dan target b. apabila 40%< Eselon I yang menyusun Renstra < 60%. d. apabila pemanfaatan IKU dalam Renstra < 20% a.c.e mengacu pada c. indikator kinerja sasaran.d. apabila 40%< pemanfaatan IKU < 60%. apabila lebih dari 80% target yg ditetapkan berkriteria baik. apabila lebih dari 80% tujuan dan sasaran dalam Renstra telah berorientasi hasil.Memiliki hubungan sebab akibat (kausalitas) . indikator kinerja tujuan dan target jangka menengah a. apabila lebih dari 80% IKU yang telah diformalkan dimanfaatkan untuk mengukur tujuan/sasaran dalam Renstra.e c. apabila Renstra telah memuat keseluruhan subtansi komponen tersebut. target tahunan. jawaban a. b.Selaras. apabila 60%< pemanfaatan IKU < 80%. apabila 40%< Target yg baik < 60%. b.e mengacu pada jangka menengah yang terukur. apabila 20%< Target yg baik < 40% e. apabila 40%< Indikator SMART < 60%.menggambarkan kondisi atau output penting yang ingin diwujudkan a. artinya: . apabila keselarasannya < 20% jawaban a. program. DOKUMEN RENSTRA (12.5%) a. PEMENUHAN RENSTRA (2.c.c.5%) 1 Dokumen Renstra telah ada Dokumen Renstra Eselon I telah ada Cukup jelas Tidak berlaku untuk UNIT KERJA a.d.b. apabila 40%< berorientasi hasil < 60%. c. tujuan. apabila 20% < berorientasi hasil < 40% penjelasan di sisi kiri e. jawaban a. penjelasan di sisi kiri d.Lampiran 1 LEMBAR KRITERIA EVALUASI AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH PUSAT PENJELASAN NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN DEP/LPND 3 UNIT KERJA 4 KERANGKA LOGIS 5 1 2 A.

Sasaran2 yang ada di renstra dijadikan sasaran2 yang akan diwujudkan dalam Rencana Kinerja Tahunan .d. apabila 60% < keselarasan tujuan/sasaran Renstra K/L dengan Renstra unit kerja < 80%. apabila > 80% sasaran yg ditetapkan telah selaras.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri e.kontrak kinerja .Target2 kinerja jangka menengah dalam renstra telah di-breakdown dalam (selaras dengan) target2 kinerja tahunan dalam Rencana Kinerja Tahunan . apabila 60% < keselarasan sasaran RKT dengan Renstra < 80%.Berdasarkan indikator yg SMART. . apabila 60% < hal2 yg seharusnya < 80%. apabila keselarasan tujuan/sasaran Renstra K/L dengan Renstra unit kerja < 20% Selaras atau (dapat) dijadikan acuan: . b.Berdasarkan basis data yang memadai 8 Dokumen Renstra telah selaras dengan Dokumen RPJMN/Dokumen Renstra atasannya a. apabila Renstra telah menetapkan hal2 yg seharusnya lebih dari 80%.b.PENJELASAN NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 DEP/LPND 3 Target yg baik: . d apabila 20% < keselarasan tujuan/sasaran Renstra K/L dengan Renstra unit kerja < 40% e. .Sasaran. sasaran. c. apabila 40% < Sasaran yg selaras < 60%. b.Sasaran.tugas dan fungsi . apabila Sasaran yg selaras < 20% UNIT KERJA 4 KERANGKA LOGIS 5 Selaras artinya tujuan.d. apabila lebih dari 80% tujuan/sasaran dalam Renstra K/L telah selaras dengan tujuan/sasaran Renstra unit kerja.e mengacu pada d apabila 20%< Sasaran yg selaras < 40% penjelasan di sisi kiri e. c. indikator dan targettarget kinerja dalam Renstra telah mengacu pada: . apabila hal2 yg seharusnya < 20% Yang dimaksud dengan hal-hal yg seharusnya adalah tujuan.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri dijadikan acuan atau selaras: . indikator dan target yang ditetapkan dalam Renstra unit kerja menjadi penyebab (memiliki hubungan kausalitas) terwujudnya tujuan dan sasaran yang ada di Renstra K/L Tidak berlaku untuk UNIT KERJA . 9 Dokumen Renstra telah menetapkan halhal yang seharusnya ditetapkan (dalam kontrak kinerja/tugas fungsi) a. apabila lebih dari 80% sasaran dalam rencana kinerja tahunan telah selaras dengan Renstra. IMPLEMENTASI RENSTRA (3. indikator dan target-target kinerja dalam Renstra telah relevan dengan RPJMN/Renstra atasannya.b.c.c.75%) 10 Dokumen Renstra digunakan sebagai acuan dalam penyusunan dokumen perencanaan tahunan jawaban a.Selaras dengan RPJMN/Renstra. d apabila 20% < hal2 yg seharusnya < 40% jawaban a. c. d apabila 20% < keselarasan sasaran RKT dengan Renstra < 40% e. jawaban a. indikator dan target yang ditetapkan dalam RKT menjadi penyebab (memiliki hubungan kausalitas) terwujudnya tujuan dan sasaran yang ada di Renstra 11 Dokumen Renstra digunakan sebagai acuan dalam penyusunan Dokumen Renstra unit kerja a.praktik2 terbaik Jawaban tentang Implemetasi Renstra harus selalu dikaitkan dengan (dipengaruhi oleh) kondisi (jawaban) tentang Pemenuhan dan Kualitas Renstra a.Sasaran2 yang ada di renstra dijadikan sasaran2 yang akan diwujudkan dalam Renstra unit kerja .Target2 kinerja jangka menengah dalam renstra telah di-breakdown dalam (selaras dengan) target2 kinerja tahunan dalam Renstra unit kerja . c. apabila 40% < keselarasan tujuan/sasaran Renstra K/L dengan Renstra unit kerja < 60%. b. apabila 40% < hal2 yg seharusnya < 60%.b. b. apabila 60% < Sasaran yg selaras < 80%.c. apabila 40% < keselarasan sasaran RKT dengan Renstra < 60%.d. sasaran. apabila keselarasan sasaran RKT dengan Renstra < 20% c.core business .

apabila Renstra telah direviu. indikator kinerja sasaran. c. program.c.c. apabila RKT telah memuat keseluruhan subtansi komponen tersebut.b.Target2 kinerja jangka menengah dalam renstra telah di-breakdown dalam (selaras dengan) target2 kinerja tahunan dalam RKA .e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Selaras atau (dapat) dijadikan acuan: .b. apabila 40% < unit kerja yg menyusun RKT < 60%. apabila 60% < unit kerja yg menyusun RKT < 80%. Tidak ada reviu jawaban a.d. d.c. dan target kinerja tahunan jawaban a.c. apabila unit kerja yg menyusun RKT < 20% Ya.c. c. apabila RKT disusun sebelum anggaran (RKA) tahunan diajukan a.5%) Ya. apabila RKT tidak dilengkapi dengan Indikator sasaran e. apabila Renstra telah direviu e .d.75%) 4 Sasaran telah berorientasi hasil a.Sasaran. b .Sasaran2 yang ada di renstra dijadikan outcome atau hasil2 program yang akan diwujudkan dalam RKA . dan dilengkapi dengan > 60% indikator dan target yang SMART.PENJELASAN NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN DEP/LPND 3 a. b.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri .e mengacu pada penjelasan di sisi kiri II. c. c . apabila 40% < sasaran telah berorientasi hasil < 60%. indikator dan target yang ditetapkan dalam Renstra unit kerja menjadi penyebab (memiliki hubungan kausalitas) terwujudnya outcome atau hasil2 program yang ada di RKA 13 Dokumen Renstra telah direviu secara berkala a . apabila RKT telah memuat keseluruhan subtansi komponen tersebut. a. d. apabila lebih dari 80% sasaran telah berorientasi hasil.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 1 Dokumen RKT telah ada Dokumen RKT unit kerja telah ada 2 Dokumen RKT disusun sebelum mengajukan RKA 3 Dokumen RKT telah memuat sasaran. c. apabila RKT telah memuat keseluruhan subtansi komponen tersebut.d. b. d apabila 20% < keselarasan indikator hasil dalam RKA dengan Renstra < 40% e. KUALITAS PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN (3. b. DOKUMEN PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN (7 5%) (7. dan dilengkapi dengan > 40% indikator dan target yang SMART.b.5%) PEMENUHAN PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN (1.b.d. apabila 60% < keselarasan indikator hasil dalam RKA dengan Renstra < 80%. apabila RKT tidak dilengkapi dengan indikator dan target sasaran jawaban a.d. apabila Renstra telah direvisi dan hasilnya menunjukkan kondisi yang lebih baik (terdapat inovasi) . apabila keselarasan indikator hasil dalam RKA dengan Renstra < 20% UNIT KERJA 4 KERANGKA LOGIS 5 1 2 12 Dokumen Renstra digunakan sebagai acuan penyusunan Dokumen Rencana Kerja dan Anggaran jawaban a. apabila lebih dari 80% indikator hasil dalam RKA telah selaras dengan Renstra.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri b. ada upaya perbaikan namun belum ada perbaikan yang signifikan . apabila 60% < sasaran telah berorientasi hasil < 80%. apabila ada dokumen rencana kinerja tahunan a. apabila lebih dari 80% unit kerja telah menyusun RKT. apabila 40% < keselarasan indikator hasil dalam RKA dengan Renstra < 60%. apabila sasaran telah berorientasi hasil < 20% jawaban a.b. apabila Renstra telah direviu secara berkala dan hasilnya masih relevan dengan kondisi saat ini. b. d apabila 20% < sasaran t l h b bil telah berorientasi i t i hasil < 40% e. d apabila 20% < unit kerja yg menyusun RKT < 40% e.

c.d.memiliki hubungan kausalitas (menjadi penyebab) terwujudnya sasaran . .e mengacu pada c. penjelasan di sisi kiri d apabila 20% < indikator di RKT adalah IKU < 40% e. apabila 40% < indikator di RKT adalah IKU jawaban a. c. apabila 40%< Target yg baik < 60%.25%) Jawaban tentang Implemetasi RKT harus selalu dikaitkan dengan (dipengaruhi oleh) kondisi (jawaban) tentang Pemenuhan dan Kualitas RKT . apabila 20%< Target yg baik < 40% e. apabila indikator di RKT memenuhi kriteria SMART < 20% a.c.c. apabila 40% < indikator di RKT memenuhi jawaban a.e mengacu pada c. b.d. apabila keselarasan sasaran RKT dengan Renstra/RKP < 20% Selaras: . apabila lebih dari 80% kegiatan telah selaras dan cukup untuk mencapai sasaran. . apabila lebih dari 80% indikator di RKT memenuhi kriteria SMART.Relevan dengan indikatornya. . . c.d. apabila 60% < kegiatan telah selaras dan cukup < 80%.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Kegiatan merupakan cara mencapai sasaran (selaras dan cukup): .d. apabila 60%< Target yg baik < 80%.Sasaran. c.berkualitas outcome atau output penting . jawaban a.b. d apabila 20% < kegiatan telah selaras dan cukup < 40% e.bukan proses/kegiatan .b.b.Selaras dengan Renstra. apabila lebih dari 80% sasaran dalam RKT telah selaras dengan tujuan/sasaran Renstra/RKP.Berdasarkan indikator yg SMART.e mengacu pada < 60%. apabila kegiatan telah selaras dan cukup < 20% KERANGKA LOGIS 5 5 Kegiatan dalam dokumen Renja merupakan cara untuk mencapai sasaran (di RKT) jawaban a. apabila 60% < indikator di RKT memenuhi kriteria SMART < 80%.b. apabila 60% < keselarasan sasaran RKT dengan Renstra/RKP < 80%.e mengacu pada kriteria SMART < 60%. b.d. apabila 60% < indikator di RKT adalah IKU < 80%. b.b. indikator dan target yang ditetapkan dalam RKT menjadi penyebab (memiliki hubungan kausalitas) terwujudnya tujuan dan sasaran yang ada di Renstra/RKP 7 Indikator kinerja sasaran dan kegiatan telah memenuhi kriteria indikator kinerja yang baik 8 Target kinerja ditetapkan dengan baik IMPLEMENTASI PERENCANAAN c.Berdasarkan basis data yang memadai 9 Dokumen RKT telah selaras dengan dokumen Renstra dan dengan Dokumen RKP/RKT atasannya a.Target2 kinerja RKT merupakan breakdown dari target2 kinerja dalam Renstra/RKP. apabila 40% < keselarasan sasaran RKT penjelasan di sisi kiri dengan Renstra/RKP < 60%.c. apabila lebih dari 80% target yg ditetapkan berkriteria baik. apabila Target yg baik < 20% Target yg baik: . jawaban a. KINERJA TAHUNAN (2. apabila indikator di RKT adalah IKU < 20% a.PENJELASAN NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 DEP/LPND UNIT KERJA 3 4 Berorientasi hasil: .Sasaran2 yang ada di RKT merupakan sasaran2 yang akan diwujudkan dalam Renstra. penjelasan di sisi kiri d. apabila lebih dari 80% indikator di RKT adalah IKU.memenuhi syarat kecukupan untuk terwujudnya sasaran 6 RKT telah menyajikan IKU a.c. b. . apabila 40% < kegiatan telah selaras dan cukup < 60%. penjelasan di sisi kiri d apabila 20% < iindikator di RKT memenuhi kriteria SMART < 40% e.menggambarkan kondisi atau output penting yang ingin diwujudkan a. d apabila 20% < keselarasan sasaran RKT dengan Renstra/RKP < 40% e. b.

Sasaran2 yang ada di RKT dijadikan sasaran2 (hasil2 program) yang akan diwujudkan dalam RKA . apabila 40% < indikator dan target kinerja di RKT telah digunakan dalam RKA < 60%. d apabila 20% < sasaran dan indikator kinerja di RKT telah ditetapkan dalam PK < 40% e. c.Sasaran2 yang ada di RKT dijadikan sasaran2 yang akan diwujudkan dalam PK .Sasaran dan indikator yang diperjanjikan dalam PK didasarkan (mengacu) kepada sasaran dan indikator yang ada di RKT 11 Dokumen RKT digunakan sebagai acuan dalam penyusunan RKT unit kerja a.PENJELASAN NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN DEP/LPND UNIT KERJA 3 4 a.e mengacu pada di RKT telah digunakan dalam RKA < 40% e. indikator dan target yang ditetapkan dalam RKT unit kerja menjadi penyebab (memiliki hubungan kausalitas) terwujudnya sasaran2 yang ada di RKT 12 Dokumen RKT telah digunakan sebagai acuan untuk menyusun anggaran (RKA) (a.c.b.Target2 kinerja tahunan dalam RKT telah diusulkan menjadi target2 kinerja tahunan dalam RKA . apabila terdapat dokumen PK yang secara formal telah ditandatangani (Sesuai PerMenpanNo 29/2010) Tidak berlaku untuk UNIT KERJA . apabila Indikator dan target kinerja di RKT penjelasan di sisi kiri yang telah digunakan dalam RKA < 20% dijadikan acuan atau selaras : .e mengacu pada kinerja di RKT telah ditetapkan dalam PK < penjelasan di sisi kiri 60%. apabila lebih dari 80% sasaran dalam RKT telah selaras dengan sasaran RKT unit kerja. b. Target kinerja RKT vs Target kinerja RKA) a.Target2 kinerja tahunan dalam RKT telah dibreakdown dalam (selaras dengan) target2 kinerja tahunan dalam RKT unit kerja . DOKUMEN PENETAPAN KINERJA (15%) a.Sasaran2 yang ada di RKT dijadikan sasaran2 yang akan diwujudkan dalam RKT unit kerja .Target2 kinerja dalam RKT dijadikan acuan dalam (selaras dengan) target2 kinerja tahunan dalam PK . apabila lebih dari 80% sasaran dan indikator kinerja di RKT telah ditetapkan dalam PK.Sasaran. apabila 60% < keselarasan sasaran RKT dengan sasaran RKT unit kerja < 80%. apabila 60% < sasaran dan indikator kinerja di RKT telah ditetapkan dalam PK < 80%. d apabila 20% < keselarasan sasaran RKT dengan sasaran RKT unit kerja < 40% e. apabila sasaran dan indikator di RKT yg telah ditetapkan dalam PK < 20% KERANGKA LOGIS 5 1 2 10 Dokumen RKT telah digunakan sebagai acuan untuk menyusun penetapan kinerja (PK) dijadikan acuan atau selaras: .d. apabila 60% < indikator dan target kinerja di RKT telah digunakan dalam RKA < 80%.b.Hasil2 program. b. d apabila 20% < indikator dan target kinerja jawaban a. apabila keselarasan sasaran RKT dengan sasaran RKT unit kerja < 20% Tidak berlaku untuk UNIT KERJA dijadikan acuan atau selaras : .c. indikator dan target2 yang ada di RKT III. indikator dan target yang diusulkan dalam RKA dilandasi oleh sasaran.l. b. PEMENUHAN PK (3%) 1 Dokumen PK telah ada Ya. apabila lebih dari 80% indikator dan target kinerja di RKT telah digunakan dalam RKA. c.d. apabila 40% < keselarasan sasaran RKT dengan sasaran RKT unit kerja < 60%. apabila 40% < sasaran dan indikator jawaban a. c.

e mengacu pada c. apabila indikator di PK adalah IKU < 20% 6 Indikator kinerja sasaran telah memenuhi kriteria indikator kinerja yang baik a.Berdasarkan indikator yg SMART.PENJELASAN NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 Dokumen PK unit kerja telah ada DEP/LPND 3 UNIT KERJA 4 a. d apabila 20% < iunit kerja telah menyusun PK < 40% e. c. apabila PK telah memuat keseluruhan subtansi komponen tersebut. b. namun hanya penjelasan di sisi kiri dilengkapi dengan > 40% indikator dan target yang SMART. apabila lebih dari 80% target yg ditetapkan berkriteria baik. d apabila 20% < sasaran telah berorientasi hasil < 40% e.c. d apabila 20% < iindikator di PK memenuhi kriteria SMART < 40% e.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 7 Target kinerja ditetapkan dengan baik a.e mengacu pada subtansi komponen tersebut. KUALITAS PK (7. b. b. c. apabila 40% < iunit kerja telah menyusun PK < 60%. apabila PK tidak dilengkapi dengan indikator dan target sasaran KERANGKA LOGIS 5 Tidak berlaku untuk DEP/LPND b. apabila PK telah memuat keseluruhan subtansi komponen tersebut. apabila indikator di PK memenuhi kriteria SMART < 20% jawaban a. apabila lebih dari 80% unit kerja telah menyusun PK.Berdasarkan basis data yang memadai . .b. penjelasan di sisi kiri d apabila 20% < indikator di PK adalah IKU < 40% e. c. apabila lebih dari 80% indikator di PK memenuhi kriteria SMART. c. b. b. apabila sasaran telah berorientasi hasil < 20% a.b. apabila unit kerja telah menyusun PK < 20% Unit kerja yang menyusun PK mengacu pada SE Menpan 29 tahun 2010 2 Dokumen PK disusun segera setelah anggaran disetujui 3 Dokumen PK telah memuat sasaran. namun hanya dilengkapi dengan > 60% indikator dan target yang SMART. apabila Target yg baik < 20% Target yg baik: . .Relevan dengan indikatornya.d.e mengacu pada < 60%. dan target jangka pendek cukup jelas a.b.c. apabila 60% < sasaran telah berorientasi hasil < 80%.d.Selaras dengan Renstra. apabila PK tidak dilengkapi dengan Indikator sasaran e. c. apabila 60% < unit kerja telah menyusun PK < 80%. penjelasan di sisi kiri d. apabila 40% < sasaran telah berorientasi hasil < 60%. apabila PK telah memuat keseluruhan jawaban a. apabila 40% < sasaran telah berorientasi hasil < 60%.berkualitas outcome atau output penting . program. apabila sasaran telah berorientasi hasil < 20% Berorientasi hasil: .d. . d. apabila 60% < indikator di PK adalah IKU < 80%. apabila 60%< Target yg baik < 80%.b. jawaban a. apabila lebih dari 80% sasaran telah berorientasi hasil. b. RKT dan RKA. indikator kinerja. apabila lebih dari 80% indikator di PK adalah IKU. apabila 60% < sasaran telah berorientasi hasil < 80%. d apabila 20% < sasaran telah berorientasi hasil < 40% e. apabila 40% < indikator di PK adalah IKU jawaban a.d. apabila lebih dari 80% sasaran telah berorientasi hasil. apabila 20%< Target yg baik < 40% e. apabila 60% < indikator di PK memenuhi kriteria SMART < 80%.menggambarkan kondisi atau output penting yang ingin diwujudkan 5 PK telah menyajikan IKU a. apabila 40% < indikator di PK memenuhi kriteria SMART < 60%.5%) 4 Sasaran telah berorientasi hasil a. b.bukan proses/kegiatan . apabila 40%< Target yg baik < 60%.c. c.c.

penjelasan di sisi kiri d apabila 20% < pemanfaatan sasaran dan target di PK < 40% e.c. apabila pemanfaatan sasaran dan target di PK < 20% Pemanfaatan PK dalam pengarahan dan pengorganisasian kegiatan: .e mengacu pada penjelasan di sisi kiri .PENJELASAN NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 8 Dokumen PK telah selaras dengan dokumen PK atasannya dan Dokumen RKT DEP/LPND UNIT KERJA 3 4 a. . apabila pemanfaatan target kinerja < 20% jawaban a. apabila 40% < keselarasan sasaran PK jawaban a. apabila 60% < pemanfaatan sasaran dan target di PK < 80%. b. 11 Target kinerja yang diperjanjikan telah digunakan untuk mengukur keberhasilan a. apabila lebih dari 80% sasaran dalam PK telah selaras dengan tujuan/sasaran dalam Kontrak Kinerja/Renstra/RKP.Setiap ada deviasi segera dilakukan analisis dan dicarikan alternatif solusinya. indikator dan target yang ditetapkan dalam PK menjadi penyebab (memiliki hubungan kausalitas) terwujudnya tujuan dan sasaran yang ada di Kontrak Kinerja/Renstra/RKP c. apabila lebih dari 80% Target kinerja telah dimanfaatkan untuk mengukur keberhasilan.d.Terdapat hubungan yang logis antara setiap output kegiatan dengan sasaran (outcome) yang akan dicapai.Target2 kinerja dalam PK dijadikan alasan untuk memberikan otorisasi ditunda atau diteruskannya suatu kegiatan .Sasaran. b.c.c. c. .b. b. c. apabila 40% < monitoring capaian sasaran jawaban a. apabila lebih dari 80% sasaran dan target dalam PK dimanfaatkan dalam pengarahan dan pengorganisasian kegiatan.d.Terdapat mekanisme yang memungkinkan pimpinan untuk mengetahui progress kinerja yang terbaru (up dated performance) 10 Dokumen PK telah dimanfaatkan dalam pengarahan dan pengorganisasian kegiatan a. apabila 40% < pemanfaatan sasaran dan jawaban a. d apabila 20% < pemanfaatan target kinerja < 40% e. . apabila monitoring capaian sasaran PK < 20% Monitoring pencapaian sasaran: . penjelasan di sisi kiri d apabila 20% < monitoring capaian sasaran PK < 40% e.d. . b.e mengacu pada target di PK < 60%. .Capaian sasaran dalam PK secara periodik (minimal setiap 3 bulan) dipantau kemajuannya. d apabila 20% < keselarasan sasaran PK dengan Kontrak Kinerja/Renstra/RKP < 40% e.5%) 9 Dokumen PK telah dimonitor pencapaiannya secara berkala Jawaban tentang Implemetasi PK harus selalu dikaitkan dengan (dipengaruhi oleh) kondisi (jawaban) tentang Pemenuhan dan Kualitas PK a.Target2 kinerja PK merupakan uraian lebih lanjut (breakdown) dari target2 kinerja dalam Kontrak Kinerja/Renstra/RKP.b. apabila 60% < keselarasan sasaran PK dengan Kontrak Kinerja/Renstra/RKP < 80%. apabila 60% < monitoring capaian sasaran PK < 80%.d.e mengacu pada dengan Kontrak Kinerja/Renstra/RKP < penjelasan di sisi kiri 60%.b. apabila lebih dari 80% capaian sasaran di PK telah dimonitor. c.Sasaran2 yang ada di PK merupakan sasaran2 yang akan diwujudkan dalam Kontrak Kinerja/Renstra/RKP.b. IMPLEMENTASI PK (4. apabila 40% < pemanfaatan target kinerja < 60%.c.e mengacu pada PK < 60%.Sasaran2 dalam PK dijadikan dasar (acuan) untuk (memulai) pelaksanaan setiap kegiatan. apabila keselarasan sasaran PK dengan Kontrak Kinerja/Renstra/RKP < 20% KERANGKA LOGIS 5 Selaras: . c.Target2 kinerja dalam PK dijadikan acuan untuk mengevaluasi capaian output2 kegiatan. . apabila 60% < pemanfaatan target kinerja < 80%.

tidak tercapai. c. .e mengacu pada c.Ada kemudahan untuk mengakses data bagi pihak yang berkepentingan. 9 Tahun 2007 Tidak berlaku untuk UNIT KERJA IKU Eselon I telah ada Tidak berlaku untuk DEP/LPND Ya. apabila lebih dari 80% IKU yg ditetapkan telah menggambarkan hasil b.Terdapat SOP yang jelas jika terjadi kesalahan data II. KUALITAS PENGUKURAN (10%) 3 IKU telah dapat diukur secara obyektif a.e mengacu pada d apabila 20% < pemenuhan kriteria yang penjelasan di sisi kiri memadai < 40% e. d apabila 20% < iIKU dapat diukur (measurable) < 40% e. jawaban a.(Capaian) target kinerja digunakan sebagai cara untuk menyimpulkan atau memberikan predikat (baik.c. apabila pemenuhan kriteria yang memadai < 20% Mekanisme pengumpulan data yang memadai: . apabila iIKU dapat diukur (measurable) < 20% a. apabila IKU yang relevan < 20% .Ada kemudahan untuk menelusuri sumber datanya yang valid. apabila Dep/LPND telah memiliki (IKU) sebagai ukuran kinerja secara formal Indikator Kinerja Utama (IKU) level Dep/LPND yang telah ditetapkan secara formal dalam suatu keputusan pimpinan sebagaimana diatur dalam PermenPAN No. apabila 60% < iIKU dapat diukur (measurable) < 80%. PEMENUHAN PENGUKURAN (4%) 1 Telah terdapat indikator kinerja utama Ya. penjelasan di sisi kiri d apabila 20% < IKU yang relevan < 40% e.c.Jelas waktu deliverynya. berhasil. apabila IKU yg ditetapkan telah menggambarkan hasil < 20% jawaban a.b. apabila 40% < IKU yang relevan < 60%. . apabila lebih dari 80% kriteria mekanisme pengumpulan data yang memadai terpenuhi. .b. apabila 40% < IKU dapat diukur (measurable) < 60%. cukup. .b. jawaban a. c. b. . gagal.menggambarkan kondisi atau output penting yang ingin diwujudkan 5 IKU telah relevan dengan kondisi yang akan diukur a. apabila 60% < pemenuhan kriteria yang memadai < 80%. kurang. apabila 40% < IKU yg ditetapkan telah menggambarkan hasil < 60%.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Menggambarkan hasil: . apabila 40% < pemenuhan kriteria yang memadai < 60%.(Capaian) target kinerja dijadikan dasar untuk memberikan penghargaan (reward). apabila lebih dari 80% IKU dapat diukur (measurable). .d.Terdapat penanggungjawab yang jelas. PENGUKURAN KINERJA (20%) I.b.d. b. b. dll) suatu kondisi atau keadaan KERANGKA LOGIS 5 B.berkualitas outcome atau output penting .Terdapat pedoman atau SOP tentang pengumpulan data kinerja yang up to date. apabila 60% < IKU yang relevan < 80%.c.c. . apabila lebih dari 80% IKU yang ditetapkan terkait langsung (relevan) dengan sasaran atau kondisi yang akan diwujudkan.bukan proses/kegiatan .(Capaian) target kinerja dijadikan dasar untuk memilih dan memilah yang berkinerja dengan yang kurang (tidak) berkinerja. . apabila > 60% Unit Kerja Eselon I telah memiliki Indikator Kinerja Utama (IKU) level Unit Kerja yang telah ditetapkan secara formal dalam suatu keputusan pimpinan sebagaimana diatur dalam PermenPAN No. 9 Tahun 2007 2 Terdapat mekanisme pengumpulan data kinerja a.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 4 IKU telah menggambarkan hasil jawaban a. apabila 60% < IKU yg ditetapkan telah menggambarkan hasil < 80%. tercapai.d.PENJELASAN NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 DEP/LPND UNIT KERJA 3 4 Pemanfaatan target kinerja untuk mengukur keberhasilan. c. d apabila 20% < IKU yg ditetapkan telah menggambarkan hasil < 40% e.d.

menggambarkan kondisi atau output penting yang ingin diwujudkan 10 Indikator kinerja sasaran relevan dengan sasaran yang akan diukur a.I.b. jawaban a.e mengacu pada b. apabila IKU yang cukup < 20% Cukup artinya: .c.d.berkualitas outcome atau output penting . apabila 60% < Indikator yang dapat diukur < 80%.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Relevan: .e mengacu pada < 60%. d apabila 20% < Indikator sasaran terkait langsung (relevan) dengan sasaran atau kondisi yang akan diwujudkan < 40% e.d. penjelasan di sisi kiri c.d. apabila 40% < Indikator sasaran terkait langsung (relevan) dengan sasaran atau kondisi yang akan diwujudkan < 60%.d. penjelasan di sisi kiri c.Mewakili (representatif) sasaran utama atau kondisi yang akan diwujudkan 6 IKU telah cukup untuk mengukur kinerja a. apabila lebih dari 80% IKU yang ditetapkan telah cukup untuk mengukur atau menggambarkan sasaran atau kondisi yang akan diwujudkan. d apabila 20% < IKU telah diukur < 40% e.bukan proses/kegiatan .b.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Menggambarkan hasil: . apabila 60% < Indikator yang menggambarkan hasil < 80%. b. c.b. apabila 40% < IKU telah diukur < 60%.9) .c. apabila lebih dari 80% Indikator sasaran hasil telah menggambarkan hasil (outcome). b. d apabila 20% < IIndikator yang menggambarkan hasil < 40% e. apabila 40% < Indikator yang menggambarkan hasil < 60%.PENJELASAN NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 DEP/LPND 3 UNIT KERJA 4 KERANGKA LOGIS 5 Relevan: . penjelasan di sisi kiri d apabila 20% < Indikator yang dapat diukur < 40% e. apabila lebih dari 80% Indikator sasaran dapat diukur (measurable).Representatif (alat ukur yg mewakili) untuk mengukur kinerja yang seharusnya (lihat penjelasan A. apabila lebih dari 80% Indikator sasaran terkait langsung (relevan) dengan sasaran atau kondisi yang akan diwujudkan.b. apabila 40% < Indikator yang dapat diukur jawaban a.b. apabila Indikator sasaran yang terkait langsung (relevan) dengan sasaran atau kondisi yang akan diwujudkan < 20% jawaban a.c. apabila 60% < IKU telah diukur < 80%. apabila 40% < IKU yang cukup < 60%.d.c.Mewakili (representatif) sasaran/kondisi yang akan diwujudkan .c. jawaban a.Jumlahnya memadai utk menyimpulkan tercapainya tujuan atau sasaran utama 7 IKU telah diukur realisasinya a.b. apabila 60% < IKU yang cukup < 80%. b. c. d apabila 20% < IKU yang cukup < 40% e. apabila lebih dari 80% IKU yang ditetapkan telah diukur realisasinya dan dilaporkan dalam LAKIP. apabila IKU yang telah diukur < 20% a. apabila Indikator yang menggambarkan hasil < 20% jawaban a. apabila Indikator yang dapat diukur < 20% 8 Indikator kinerja sasaran dapat diukur secara obyektif 9 Indikator kinerja sasaran menggambarkan a. c.terkait langsung dengan sasaran utama atau kondisi yang akan diukur . bukan proses/kegiatan. apabila 60% < Indikator sasaran terkait langsung (relevan) dengan sasaran atau kondisi yang akan diwujudkan < 80%.e mengacu pada b.terkait langsung dengan sasaran atau kondisi yang akan diukur .

apabila 40% < data (capaian) kinerja yang teridentifikasi secara berkala < 60%. penjelasan di sisi kiri d apabila 20% < IKU yang telah dimanfaatkan < 40% e.Data yang dikumpulkan memiliki tingkat kesalahan yang minimal. b.b. d apabila 20% < Indikator yang ditetapkan telah diukur realisasinya < 40% e.c. apabila 40% < data (capaian) kinerja yang jawaban a. apabila 60% < data (capaian) kinerja yang dapat diandalkan < 80%. . c.b.d. b. 14 Pengumpulan data kinerja dilakukan secara berkala (bulanan/triwulanan/semester) a. apabila Indikator yang ditetapkan telah diukur realisasinya < 20% jawaban a. b. IMPLEMENTASI PENGUKURAN (6%) Jawaban tentang Implemetasi Pengukuran harus selalu dikaitkan dengan (dipengaruhi oleh) kondisi (jawaban) tentang Pemenuhan dan Kualitas Pengukuran 15 IKU telah dimanfaatkan dalam dokumena. c.Data kinerja yang diperoleh tepat waktu.dijadikan alat ukur pencapaian tujuan/sasaran utama dalam dokumen Renstra RKT dan Renstra. c. . PK . apabila lebih dari 80% indikator yang ditetapkan telah cukup untuk mengukur atau menggambarkan sasaran atau kondisi yang akan diwujudkan.d. .PENJELASAN NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN DEP/LPND 3 a.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 13 Pengumpulan data kinerja dapat diandalkan a. b.c. c.Jumlahnya memadai utk menyimpulkan tercapainya sasaran 12 Indikator kinerja sasaran telah diukur realisasinya a. apabila 40% < IKU yang telah jawaban a.c. p j penjelasan di sisi kiri d apabila 20% < data (capaian) kinerja yang dapat diandalkan < 40% e. apabila 40% < Indikator yang ditetapkan telah diukur realisasinya < 60%.e mengacu pada dimanfaatkan < 60%. d apabila 20% < indikator yang cukup < 40% e.c.Representatif (alat ukur yg mewakili) untuk mengukur sasaran .b. apabila data (capaian) kinerja yang teridentifikasi secara berkala < 20% III. apabila lebih dari 80% data (capaian) kinerja teridentifikasi secara berkala. apabila 60% < IKU yang telah dimanfaatkan < 80%. apabila 60% < Indikator yang ditetapkan telah diukur realisasinya < 80%. c. apabila lebih dari 80% IKU yang ditetapkan dokumen perencanaan dan penganggaran telah dimanfaatkan dalam perencanaan dan penganggaran.Informasi capaian kinerja berdasarkan fakta sebenarnya atau bukti yang memadai dan dapat dipertanggungjawabkan.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Cukup artinya: .b. apabila indikator yang cukup < 20% UNIT KERJA 4 KERANGKA LOGIS 5 1 2 11 Indikator kinerja sasaran cukup untuk mengukur sasarannya jawaban a. apabila lebih dari 80% data (capaian) kinerja yang dihasilkan dapat diandalkan.e mengacu pada dapat diandalkan < 60%.d. d apabila 20% < data (capaian) kinerja yang teridentifikasi secara berkala < 40% e. . apabila lebih dari 80% Indikator yang ditetapkan telah diukur realisasinya dan dilaporkan dalam LAKIP. apabila 60% < indikator yang cukup < 80%.Data yang dikumpulkan didasarkan suatu mekanisme yang memadai atau terstruktur (tidak bersifat dadakan). apabila 40% < indikator yang cukup < 60%.dijadikan alat ukur tercapainya outcome atau hasil-hasil program yang ditetapkan dalam dokumen anggaran (RKA) .d. apabila 60% < data (capaian) kinerja yang teridentifikasi secara berkala < 80%. b. apabila data (capaian) kinerja yang dapat diandalkan < 20% Pengumpulan data kinerja dapat diandalkan. apabila IKU yang telah dimanfaatkan < 20% Dimanfaatkan dalam dokumen perencanaan dan penganggaran: .

PENJELASAN NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN DEP/LPND UNIT KERJA 3 4 a, apabila lebih dari 80% IKU yang ditetapkan telah dimanfaatkan dalam penilaian kinerja; b, apabila 60% < IKU yang telah dimanfaatkan < 80%; c, apabila 40% < IKU yang telah dimanfaatkan < 60%; jawaban a,b,c,d,e mengacu pada d apabila 20% < IKU yang telah penjelasan di sisi kiri dimanfaatkan < 40% e, apabila IKU yang telah dimanfaatkan < 20% KERANGKA LOGIS 5

1 2 16 IKU telah dimanfaatkan untuk penilaian kinerja

Dimanfaatkan untuk penilaian kinerja: - Capaian IKU dijadikan dasar penilaian kinerja - Capaian IKU dijadikan dasar reward atau punishment - Capaian IKU dijadikan dasar promosi atau kenaikan/penurunan peringkat 17 IKU telah direviu secara berkala a , apabila IKU telah direvisi dan hasilnya menunjukkan kondisi yang lebih baik (inovatif) ; b , apabila IKU telah direviu secara berkala dan hasilnya masih relevan dengan kondisi saat ini; c , apabila IKU telah direviu, ada upaya perbaikan namun belum ada perbaikan yang signifikan ; d, apabila IKU telah direviu e , Tidak ada reviu a, apabila lebih dari 80% IKU dan indikator kinerja lain yang ditetapkan telah diukur dan dilaporkan dalam laporan kinerja; b, apabila 60% < pengukuran dan pelaporan IKU/indikator lain dalam LAKIP < 80%; c, apabila 40% < pengukuran dan pelaporan IKU/indikator lain dalam LAKIP < 60%; ; d apabila 20% < pengukuran dan pelaporan IKU/indikator lain dalam LAKIP < 40% e, apabila Ipengukuran dan pelaporan IKU/indikator lain dalam LAKIP < 20%

jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri

18

Hasil pengukuran kinerja telah digunakan untuk penyusunan laporan kinerja

jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri

19 Pengukuran kinerja digunakan untuk pengendalian dan pemantauan kinerja secara berkala

Pemilihan a, b, c, d, atau e didasarkan pada professional judgement evaluator, dengan tetap memperhatikan kriteria yang ditetapkan. Sebagai ilustrasi: a, apabila pemanfaatan bersifat ekstensif dan menyeluruh b, apabila pemanfaatan bersifat ekstensif namun belum menyeluruh (sebagian) c, apabila pemanfaatan hanya bersifat sebagian d, apabila kurang dimanfaatkan e, apabila tidak ada pemanfaatan Prasyarat: terdapat pengukuran atau pemantauan kinerja secara berkala (minimal semesteran). digunakan untuk pengendalian dan pemantauan artinya (kriteria): - Hasil pengukuran (capaian kinerja) kinerja menjadi dasar untuk menyimpulkan kemajuan (progress) kinerja - Hasil pengukuran (capaian kinerja) kinerja menjadi dasar untuk mengambil tindakan (action) dalam rangka mencapai target kinerja yang ditetapkan - Hasil pengukuran (capaian kinerja) kinerja menjadi dasar untuk menyesuaikan strategi untuk mencapai tujuan dan sasaran

C. PELAPORAN KINERJA (15%) I. PEMENUHAN PELAPORAN (3%) 1 LAKIP telah disusun LAKIP Eselon I telah disusun 2 LAKIP telah disampaikan tepat waktu

cukup jelas Tidak berlaku untuk DEP/LPND Waktu penyampaian LAKIP mengacu pada SE Menpan dan RB No 29 Tahun 2010 Tidak berlaku untuk DEP/LPND

Tidak berlaku untuk UNIT KERJA cukup jelas Tidak berlaku untuk UNIT KERJA Waktu penyampaian LAKIP mengacu pada SE Menpan dan RB No 29 Tahun 2010

LAKIP Eselon I telah disampaikan tepat waktu

II. PENYAJIAN INFORMASI KINERJA (8%)

PENJELASAN NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN KERANGKA LOGIS 5 DEP/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 3 LAKIP bukan merupakan kompilasi dari e, apabila lebih dari 80% Sasaran dan target Unit Kerja di bawahnya dalam LAKIP merupakan kompilasi dari unit kerja; d, apabila 60% < Sasaran dan target dalam LAKIP merupakan kompilasi dari unit kerja < 80%; c, apabila 40% < Sasaran dan target dalam LAKIP merupakan kompilasi dari unit kerja < jawaban a,b,c,d,e mengacu pada 60%; penjelasan di sisi kiri b apabila 20% < Sasaran dan target dalam LAKIP merupakan kompilasi dari unit kerja < 40% a, apabila Sasaran dan target dalam LAKIP merupakan kompilasi dari unit kerja < 20%

4 LAKIP menyajikan informasi pencapaian a, apabila lebih dari 80% informasi yang disampaikan dalam LAKIP berorientasi sasaran yang berorientasi outcome outcome; b, apabila 60% < informasi outcome dalam LAKIP < 80%; c, apabila 40% < informasi outcome dalam jawaban a,b,c,d,e mengacu pada LAKIP < 60%; penjelasan di sisi kiri d apabila 20% < informasi outcome dalam LAKIP < 40% e, apabila informasi outcome dalam LAKIP < 20% Informasi LAKIP berorientasi outcome artinya: - Informasi yang disajikan dalam LAKIP menggambarkan hasil2 (termasuk output2 penting) yang telah dicapai sampai dengan saat ini - LAKIP tidak berfokus pada informasi tentang kegiatan atau proses yang telah dilaksanakan pada tahun ybs - LAKIP tidak berorientasi pada informasi tentang realisasi seluruh anggaran yang telah digunakan 5 LAKIP menyajikan informasi mengenai pencapaian IKU a, apabila lebih dari 80% capaian yang disajikan bersifat Kinerja Utama (IKU); b, apabila 60% < capaian yang disajikan bersifat Kinerja Utama (IKU) < 80%; c, apabila 40% < capaian yang disajikan bersifat Kinerja Utama (IKU) < 60%; d apabila 20% < capaian yang disajikan bersifat Kinerja Utama (IKU) < 40% e, apabila capaian yang disajikan bersifat Kinerja Utama (IKU) < 20% a, apabila lebih dari 80% capaian yang disajikan bersifat kinerja yang dijanjikan dalam PK; b, apabila 60% < capaian yang disajikan bersifat kinerja yang dijanjikan dalam PK < 80%; c, apabila 40% < capaian yang disajikan bersifat kinerja yang dijanjikan dalam PK < 60%; d apabila 20% < capaian yang disajikan bersifat kinerja yang dijanjikan dalam PK < 40% e, apabila capaian yang disajikan bersifat kinerja yang dijanjikan dalam PK < 20%

jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri

6

LAKIP menyajikan informasi mengenai kinerja yang telah diperjanjikan

jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri

7 LAKIP menyajikan evaluasi dan analisis mengenai capaian kinerja

a, apabila LAKIP menyajikan lebih dari 80% evaluasi dan analisis capaian yang bersifat kinerja (outcome), bukan proses; b, apabila 60% < penyajian evaluasi dan analisis capaian yang bersifat kinerja < 80%; c, apabila 40% < penyajian evaluasi dan analisis capaian yang bersifat kinerja < 60%; jawaban a,b,c,d,e mengacu pada d apabila 20% < penyajian evaluasi dan penjelasan di sisi kiri analisis capaian yang bersifat kinerja < 40% e, apabila penyajian evaluasi dan analisis capaian yang bersifat kinerja < 20%

menyajikan evaluasi dan analisis mengenai capaian kinerja, artinya: - LAKIP menguraikan hasil evaluasi dan analisis tentang capaian2 kinerja outcome atau output penting, bukan hanya proses atau realisasi kegiatan2 yang ada di dokumen anggaran (DIPA)

PENJELASAN NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 8 LAKIP menyajikan pembandingan data kinerja yang memadai antara realisasi tahun ini dengan realisasi tahun sebelumnya dan pembandingan lain yang diperlukan DEP/LPND UNIT KERJA 3 4 a, apabila LAKIP menyajikan pembandingan lebih dari 80% data kinerja (capaian sasaran) ; b, apabila 60% < pembandingan data kinerja (capaian sasaran) < 80%; c, apabila 40% < pembandingan data kinerja jawaban a,b,c,d,e mengacu pada (capaian sasaran) < 60%; penjelasan di sisi kiri d apabila 20% < pembandingan data kinerja (capaian sasaran) < 40% e, apabila pembandingan data kinerja (capaian sasaran) < 20% Pembandingan yang memadai, minimal mencakup: - Target vs Realisasi - Realisasi tahun berjalan vs realisasi tahun sebelumnya - Realisasi sampai dengan tahun berjalan vs target jangka menengah 9 LAKIP menyajikan informasi keuangan yang terkait dengan pencapaian kinerja a, apabila LAKIP menyajikan informasi keuangan lebih dari 80% capaian sasaran (kinerja); b, apabila 60% < informasi keuangan sasaran < 80%; c, apabila 40% < informasi keuangan sasaran jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri < 60%; d apabila 20% < informasi keuangan sasaran < 40% e, apabila informasi keuangan sasaran < 20% a, apabila lebih dari 80% realisasi kinerja dapat diandalkan; b, apabila 60% < keandalan data realisasi kinerja < 80%; c, apabila 40% < keandalan data realisasi kinerja < 60%; d apabila 20% < keandalan data realisasi kinerja < 40% e, apabila keandalan data realisasi kinerja < 20% Dapat diandalkan: - datanya valid - dapat ditelusuri kesumber datanya - diperoleh dari sumber yang kompeten - konsisten Jawaban tentang pemanfaatan informasi kinerja harus selalu dikaitkan dengan (dipengaruhi oleh) kondisi (jawaban) tentang Pemenuhan Pelaporan dan Penyajian Informasi Kinerja KERANGKA LOGIS 5

10 Informasi kinerja dalam LAKIP dapat diandalkan

jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri

III.

PEMANFAATAN INFORMASI KINERJA (4%)

11 Informasi yang disajikan telah digunakan Pemilihan a, b, c, d, atau e didasarkan pada professional judgement evaluator, dengan tetap memperhatikan kriteria yang ditetapkan. dalam perbaikan perencanaan Sebagai ilustrasi: a, apabila pemanfaatan bersifat ekstensif dan menyeluruh b, apabila pemanfaatan bersifat ekstensif namun belum menyeluruh (sebagian) c, apabila pemanfaatan hanya bersifat sebagian d, apabila kurang dimanfaatkan e, apabila tidak ada pemanfaatan telah digunakan dalam perbaikan perencanaan, artinya: LAKIP yang disusun sampai dengan saat ini telah berdampak kepada perbaikan perencanaan, baik perencanaan jangka menengah, tahunan maupun dalam penetapan atau perjanjian kinerja yang disusun. 12 Informasi yang disajikan telah digunakan untuk menilai dan memperbaiki pelaksanaan program dan kegiatan organisasi Pemilihan a, b, c, d, atau e didasarkan pada professional judgement evaluator, dengan tetap memperhatikan kriteria yang ditetapkan. Sebagai ilustrasi: a, apabila pemanfaatan bersifat ekstensif dan menyeluruh b, apabila pemanfaatan bersifat ekstensif namun belum menyeluruh (sebagian) c, apabila pemanfaatan hanya bersifat sebagian d, apabila kurang dimanfaatkan e, apabila tidak ada pemanfaatan telah digunakan untuk menilai dan memperbaiki pelaksanaan program dan kegiatan, artinya: informasi yang disajikan dalam LAKIP telah mengakibatkan perbaikan dalam pengelolaan program dan kegiatan dan dapat menyimpulkan keberhasilan atau kegagalan program secara terukur

dengan tetap memperhatikan kriteria yang ditetapkan. apabila tidak ada pemanfaatan telah digunakan untuk peningkatan kinerja. apabila 60% < Program yang dievaluasi < 80%. Sebagai ilustrasi: a. apabila Program yang dievaluasi < 20% Tidak berlaku untuk UNIT KERJA Program telah dievaluasi: . c. apabila 40% < Program yang dievaluasi < 60%.dapat menjawab atau menyimpulkan posisi (prestasi atau capaian) kinerja terakhir. mengadministrasikan kemajuan (progress) kinerja. d. EVALUASI KINERJA (10%) I. mencatat (membuat catatan). atau e didasarkan pada professional judgement evaluator. d apabila 20% < target kinerja yang terpantau < 40% e. c. .melaporkan hasil pemantauan tersebut kepada pimpinan Tidak berlaku untuk UNIT KERJA Tidak berlaku untuk UNIT KERJA 3 Evaluasi program telah dilakukan a. c. apabila lebih dari 80% Target kinerja telah dipantau kemajuannya . apabila tidak ada pemanfaatan telah digunakan untuk penilaian kinerja. apabila 60% < Target kinerja yang terpantau < 80%. apabila 40% < Target kinerja yang terpantau < 60%. . PEMENUHAN EVALUASI (2%) 1 Terdapat pedoman evaluasi akuntabilitas cukup jelas kinerja 2 Terdapat pemantauan mengenai a. d. atau e didasarkan pada professional judgement evaluator. b. untuk peningkatan kinerja Sebagai ilustrasi: a. artinya: . apabila pemanfaatan bersifat ekstensif namun belum menyeluruh (sebagian) c. . . apabila lebih dari 80% program telah dievaluasi. . b. kemajuan pencapaian kinerja beserta hambatannya b. artinya: informasi dalam LAKIP ( termasuk LAKIP tahun sebelumnya) benar-benar telah digunakan untuk perbaikan capaian kinerja organisasi yang lebih baik periode berikutnya 14 Informasi yang disajikan telah digunakan untuk penilaian kinerja Pemilihan a. apabila pemanfaatan hanya bersifat sebagian d. apabila pemanfaatan hanya bersifat sebagian d.Terdapat analisis dan simpulan tentang kondisi sebelum dan sesudah dilaksanakannya suatu program. apabila pemanfaatan bersifat ekstensif namun belum menyeluruh (sebagian) c. apabila pemanfaatan bersifat ekstensif dan menyeluruh b. c. artinya: informasi capaian kinerja yang disajikan dalam LAKIP dijadikan dasar untuk menilai dan menyimpulkan kinerja serta dijadikan dasar reward dan punishment D.mengidentifikasikan.Terdapat simpulan keberhasilan atau ketidakberhasilan program. b. apabila target kinerja yang terpantau < 20% pemantauan mengenai kemajuan pencapaian kinerja beserta hambatannya.Terdapat ukuran yang memadai tentang keberhasilan program .PENJELASAN NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN KERANGKA LOGIS 5 DEP/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 13 Informasi yang disajikan telah digunakan Pemilihan a. apabila pemanfaatan bersifat ekstensif dan menyeluruh b. -mengambil langkah yang diperlukan untuk mengatasi hambatan pencapaian kinerja. apabila kurang dimanfaatkan e.Terdapat informasi tentang capaian hasil2 program. mencari tahu. apabila kurang dimanfaatkan e. dengan tetap memperhatikan kriteria yang ditetapkan. d apabila 20% < Program yang dievaluasi < 40% e.

PENJELASAN NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 4 Evaluasi akuntabilitas kinerja atas unit kerja telah dilakukan DEP/LPND 3 a. c. apabila unit kerja yang dievaluasi < 20% UNIT KERJA 4 KERANGKA LOGIS 5 Tidak berlaku untuk UNIT KERJA 5 Hasil evaluasi telah disampaikan dan dikomunikasikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan Ya. apabila hasil evaluasi telah disampaikan atau dibahas dengan pihak yang dievaluasi (yang berkepentingan) Tidak berlaku untuk UNIT KERJA . apabila lebih dari 80% unit kerja telah dievaluasi b. apabila 40% < unit kerja yang dievaluasi < 60%. d apabila 20% < unit kerja yang dievaluasi < 40% e. apabila 60% < unit kerja yang dievaluasi < 80%.

d apabila 20% < penugasan evaluasi oleh personil kompeten dan perbedaan yg insignifikan < 40% e. apabila evaluasi dilaksanakan dengan menggunakan pedoman evaluasi yang dibuat sendiri mengacu pedoman evaluasi Menpan & RB. p p g personil kompeten dan perbedaan yg insignifikan < 20% a. c. namun modifikasi pedoman belum sesuai dengan kondisi yang diharapkan. bukan sekedar simpulan atas pelaksanaan kerja (kegiatan semata). hasil evaluasi tidak menggambarkan kondisi yag sebenarnya. apabila 60% < unit kerja yang dievaluasi dan disimpulkan akuntabilitas kinerjanya < 80%. apabila evaluasi dilaksanakan dengan mengacu pada pedoman evaluasi yang dibuat sendiri yang selaras dengan pedoman evaluasi Menpan & RB dan dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan. supervisi sangat minimal e. c. apabila telah dilakukan kegiatan supervisi dan terdapat dokumentasi komunikasi yang reguler (teratur) b.idem. apabila unit kerja y g dievaluasi dan p j yang disimpulkan akuntabilitas kinerjanya < 20% Tidak berlaku untuk UNIT KERJA Tidak berlaku untuk UNIT KERJA Tidak berlaku untuk UNIT KERJA Tidak berlaku untuk UNIT KERJA . idem. apabila evaluasi dilaksanakan dengan menggunakan pedoman evaluasi Menpan & RB e. apabila 40% < unit kerja yang dievaluasi dan disimpulkan akuntabilitas kinerjanya < 60%. dengan tingkat kesepakatan > 60% s/d 80% C. apabila hasil evaluasi benar-benar menggambarkan akuntabilitas kinerja yang menggambarkan dan menyimpulkan dievaluasi akuntabilitas kinerja (outcome atau output penting) yang sesungguhnya. 8 Pelaksanaan evaluasi akuntabilitas kinerja telah disupervisi dengan baik melalui pembahasan-pembahasan yang reguler dan bertahap 10 Hasil evaluasi akuntabilitas kinerja memberikan penilaian atas akuntabilitas kinerja masing-masing unit kerja a. tdk disupervisi 9 Hasil evaluasi akuntabilitas kinerja a. d apabila 20% < unit kerja yang dievaluasi dan disimpulkan akuntabilitas kinerjanya < 40% e. apabila lebih dari 80% unit kerja telah dievaluasi dan disimpulkan akuntabilitas kinerjanya b. tingkat kesepakatan < 20%. KUALITAS EVALUASI (5%) 6 Evaluasi akuntabilitas kinerja dilaksanakan dengan menggunakan pedoman/juklak evaluasi yang selaras dengan pedoman/juklak evaluasi Menpan dan RB Tidak berlaku untuk UNIT KERJA 7 Evaluasi akuntabilitas kinerja dilaksanakan a. apabila 60% < penugasan evaluasi oleh personil kompeten dan perbedaan yg insignifikan < 80%. dengan tingkat kesepakatan > 40% s/d 60% d. apabila > 80% penugasan evaluasi telah oleh SDM yang berkompetensi dilakukan oleh SDM yang sudah terlatih dan kompeten dibidangnya dan hasilnya tidak memiliki perbedaan yg signifikan dengan hasil evaluasi eksternal b. c. terdapat supervisi namun tidak reguler d. namun belum terdokumentasi c. idem. apabila 40% < penugasan evaluasi oleh personil kompeten dan perbedaan yg insignifikan < 60%. apabila penugasan evaluasi oleh p . apabila evaluasi dilaksanakan dengan tidak menggunakan pedoman evaluasi KERANGKA LOGIS UNIT KERJA 4 5 2 II. apabila evaluasi dilaksanakan dengan menggunakan pedoman evaluasi yang dibuat sendiri yang sama persis pedoman evaluasi Menpan & RB d.PENJELASAN NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN DEP/LPND 3 a. b. dan lebih dari 80% simpulan tersebut disepakati baik oleh evaluator internal maupun external b. dengan tingkat kesepakatan > 20% s/d 40% e. apabila telah dilakukan kegiatan supervisi.

d apabila 20% < hasil evaluasi telah disertai rekomendasi yg disetujui untuk dilaksanakan < 40% e. apabila 40% < hasil evaluasi telah disertai rekomendasi yg disetujui untuk dilaksanakan < 60%. d apabila 20% < hasil evaluasi telah disertai rekomendasi yg disetujui untuk dilaksanakan < 40% e. apabila 40% < hasil evaluasi telah disertai rekomendasi yg disetujui untuk dilaksanakan < 60%. c. c. apabila evaluasi telah dilakukan sebatas pelaksanaan program dan kegiatan serta penyerapan anggaran. apabila 60% < hasil evaluasi telah disertai rekomendasi yg disetujui untuk dilaksanakan < 80%. apabila 40% < hasil evaluasi telah disertai rekomendasi yg disetujui untuk dilaksanakan < 60%. apabila evaluasi seluruh program telah dilakukan dan terdapat simpulan mengenai keberhasilan atau kegagalan program yang dievaluasi b. c. apabila lebih dari 80% hasil evaluasi telah disertai rekomendasi yg terkait dengan perencanaan kinerja dan rekomendasi tsb disetujui untuk dilaksanakan b. apabila evaluasi program telah dilaksanakan namun belum menyimpulkan keberhasilan atau kegagalan program d. PEMANFAATAN EVALUASI (3%) Jawaban tentang pemanfaatan evaluasi harus selalu dikaitkan dengan (dipengaruhi oleh) kondisi (jawaban) tentang Pemenuhan Evaluasi dan Kualitas Evaluasi . apabila lebih dari 80% hasil evaluasi telah disertai rekomendasi dan rekomendasi tsb disetujui untuk dilaksanakan b. d apabila 20% < hasil evaluasi telah disertai rekomendasi yg disetujui untuk dilaksanakan < 40% e. apabila lebih dari 80% hasil evaluasi telah disertai rekomendasi yg terkait dengan peningkatan kinerja dan rekomendasi tsb disetujui untuk dilaksanakan b. apabila hasil evaluasi telah disertai rekomendasi yg disetujui untuk dilaksanakan < 20% UNIT KERJA 4 KERANGKA LOGIS 5 1 2 11 Evaluasi akuntabilitas kinerja telah memberikan rekomendasi-rekomendasi perbaikan manajemen kinerja yang dapat dilaksanakan Tidak berlaku untuk UNIT KERJA 12 Evaluasi program dilaksanakan dalam rangka menilai keberhasilan program a. e. belum dilakukan evaluasi program a. apabila 60% < hasil evaluasi telah disertai rekomendasi yg disetujui untuk dilaksanakan < 80%. apabila 60% < hasil evaluasi telah disertai rekomendasi yg disetujui untuk dilaksanakan < 80%.PENJELASAN NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN DEP/LPND 3 a. apabila seluruh program telah dievaluasi namun belum sepenuhnya memiliki ukuran keberhasilan c. apabila hasil evaluasi telah disertai rekomendasi yg disetujui untuk dilaksanakan < 20% Tidak berlaku untuk UNIT KERJA 13 Evaluasi program telah memberikan rekomendasi-rekomendasi perbaikan perencanaan kinerja yang dapat dilaksanakan Tidak berlaku untuk UNIT KERJA 14 Evaluasi program telah memberikan rekomendasi-rekomendasi peningkatan kinerja yang dapat dilaksanakan a. apabila hasil evaluasi telah disertai rekomendasi yg disetujui untuk dilaksanakan < 20% Tidak berlaku untuk UNIT KERJA III.

apabila informasi capaian kinerja yang dapat diandalkan < 20% Tidak berlaku untuk UNIT KERJA 2 Capaian kinerja lebih baik dari tahun sebelumnya Tidak berlaku untuk UNIT KERJA 3 Informasi mengenai kinerja dapat diandalkan Tidak berlaku untuk UNIT KERJA . apabila capaian kinerja < 20% a. Jika 20% < rekomendasi yang terkait dengan perencanaan yang ditindaklanjuti ≤ 40% a. apabila capaian kinerja tahun berjalan yang melebihi tahun sebelumnya < 20% a. Jika > 80% capaian kinerja digunakan 18 Hasil evaluasi akuntabilitas kinerja telah ditindaklanjuti untuk mengukur (dimanfaatkan) untuk mengukur keberhasilan keberhasilan unit kerja maupun kegagalan unit kerja (sebagai dasar reward&punishment) b.PENJELASAN NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN UNIT KERJA 4 KERANGKA LOGIS 5 DEP/LPND 1 2 3 15 Hasil evaluasi program/akuntabilitas kinerja a. Jika 20% < pemanfaatan capaian kinerja sebagai dasar pengukuran ≤ 40% 16 Hasil evaluasi akuntabilitas kinerja telah ditindaklanjuti untuk perbaikan penerapan manajemen kinerja Tidak berlaku untuk UNIT KERJA Tidak berlaku untuk UNIT KERJA Tidak berlaku untuk UNIT KERJA Tidak berlaku untuk UNIT KERJA E. d. apabila lebih dari 80% capaian kinerja tahun berjalan melebihi capaian tahun sebelumnya. apabila capaian kinerja lebih dari 80%. Jika 60% < capaian keberhasilan program ≤ 80% c. Jika > 80% rekomendasi yang terkait dengan penerapan manajemen kinerja telah ditindaklanjuti b. b. apabila 60% < capaian kinerja < 80%. apabila lebih dari 80% informasi capaian kinerja dapat diandalkan. c. apabila 20% < capaian kinerja tahun berjalan yang melebihi tahun sebelumnya < 40% e. Jika hasil evaluasi program telah untuk perbaikan kinerja meningkatkan > 80% capaian keberhasilan program b. c. b. apabila 40% < informasi capaian kinerja y g yang dapat diandalkan < 60%. d. apabila 40% < capaian kinerja tahun berjalan yang melebihi tahun sebelumnya < 60%. Jika 40% < rekomendasi yang terkait dengan perencanaan yang ditindaklanjuti ≤ 60% d. apabila 20% < informasi capaian kinerja yang dapat diandalkan < 40% e. apabila 60% < informasi capaian kinerja yang dapat diandalkan < 80%. apabila 60% < capaian kinerja tahun berjalan yang melebihi tahun sebelumnya < 80%. Jika 40% < pemanfaatan capaian kinerja sebagai dasar pengukuran ≤ 60% d. Jika 20% < rekomendasi yang ditindaklanjuti ≤ 40% 17 Hasil evaluasi program telah ditindaklanjuti a. Jika 20% < capaian keberhasilan program ≤ 40% a. Jika 60% < rekomendasi yang ditindaklanjuti ≤ 80% c. Jika > 80% rekomendasi yang terkait telah ditindaklanjuti untuk perbaikan dengan perencanaan telah ditindaklanjuti perencanaan b. b. c. PENCAPAIAN SASARAN/KINERJA ORGANISASI (20%) KINERJA YANG DILAPORKAN (OUTPUT) (5%) 1 Target dapat dicapai a. b Jika 60% < pemanfaatan capaian kinerja sebagai dasar pengukuran ≤ 80% c. apabila 40% < capaian kinerja < 60%. Jika 40% < rekomendasi yang ditindaklanjuti ≤ 60% d. Jika 60% < rekomendasi yang terkait dengan perencanaan yang ditindaklanjuti ≤ 80% c. d apabila 20% < capaian kinerja < 40% e. Jika 40% < capaian keberhasilan program ≤ 60% d.

b. . artinya: .Dihasilkan dari sumber2 atau basis data yang dapat dipercaya (kompeten).Dihasilkan dari sumber2 atau basis data yang dapat dipercaya (kompeten).up to date UNIT KERJA 4 KERANGKA LOGIS 5 Tidak berlaku untuk UNIT KERJA KINERJA YANG DILAPORKAN (OUTCOME) (10%) 4 Target dapat dicapai a.Diperoleh dari dasar perhitungan (formulasi) yang valid.PENJELASAN NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 DEP/LPND 3 Informasi kinerja dapat diandalkan. apabila 40% < capaian outcome yang andal < 60%. apabila peningkatan kinerja < 50% Tidak berlaku untuk UNIT KERJA 5 Capaian kinerja lebih baik dari tahun sebelumnya Tidak berlaku untuk UNIT KERJA 6 Informasi mengenai kinerja dapat diandalkan a. . . apabila capaian outcome yang andal lebih dari 80%. d. apabila capaian kinerja = 100%.Dapat ditelusuri sumber datanya. b.Dapat ditelusuri sumber datanya. c. c. apabila 80% < peningkatan kinerja < 120%. . apabila 50% < peningkatan kinerja < 80% e. apabila capaian outcome yang andal < 20% Informasi kinerja dapat diandalkan. apabila capaian kinerja > 100%. apabila 80% < capaian kinerja < 100%. apabila capaian kinerja tahun berjalan > 150% dibanding tahun sebelumnya. d. apabila 60% < capaian outcome yang andal < 80%. d apabila 20% < capaian outcome yang andal < 40% e. . apabila capaian kinerja < 50% a.Diperoleh dari dasar perhitungan (formulasi) yang valid. apabila 120% < peningkatan kinerja < 150% . apabila 50% < capaian kinerja < 80% e. c.up to date Tidak berlaku untuk UNIT KERJA KINERJA DARI PENILAIAN STAKEHOLDER (5%) 7 Kinerja Pengelolaan Keuangan 8 Kinerja dari Pendapat Masyarakat/Media 9 Kinerja dari Penilaian Instansi Pemerintah Lainnya 10 Kinerja Transparansi 11 Kinerja/Penghargaan Lainnya . . artinya: . b.

Lampiran 2. Template Kertas Kerja Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Pusat .

Target kinerja RKT vs Targe a/b/c/d/e kinerja RKA) #DIV/0! Error Error Error #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! Error Error Error #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! 1 . indikator 3 kinerja sasaran. PERENCANAAN KINERJA (35%) I.5%) a.75%) 4 Sasaran telah berorientasi hasil Kegiatan dalam dokumen Renja merupakan cara untuk 5 mencapai sasaran 6 RKT telah menyajikan IKU Indikator kinerja sasaran dan kegiatan telah memenuhi kriter 7 indikator kinerja yang baik 8 Target kinerja ditetapkan dengan baik Dokumen RKT telah selaras dengan dokumen Renstra dan 9 dengan Dokumen RKP/RKT atasannya c.25%) Dokumen RKT telah digunakan sebagai acuan untuk a/b/c/d/e 10 menyusun penetapan kinerja (PK) Dokumen RKT digunakan sebagai acuan dalam penyusunan a/b/c/d/e 11 RKT unit kerja Dokumen RKT telah digunakan sebagai acuan untuk 12 menyusun anggaran (RKA) (a. misi. indikator kinerja sasaran. KUALITAS PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN (3.5%) 1 Dokumen RKT telah ada Dokumen RKT unit kerja telah ada 2 Dokumen RKT disusun sebelum mengajukan RKA Dokumen RKT telah memuat sasaran. PEMENUHAN RENSTRA (2.75 0. #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! Error Error Error Error Error Error #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! Error Error Error Error Error Error #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! KKE2 KKE3 IMPLEMENTASI PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN #DIV/0! (2. sasaran. DOKUMEN RENSTRA (12. program. tujuan.75%) Dokumen Renstra digunakan sebagai acuan dalam penyusunan dokumen perencanaan tahunan Dokumen Renstra digunakan sebagai acuan dalam 11 penyusunan Dokumen Renstra unit kerja Dokumen Renstra digunakan sebagai acuan penyusunan 12 Dokumen Rencana Kerja dan Anggaran 13 Dokumen Renstra telah direviu secara berkala II. target tahunan.00 Y y/t a/b/c/d/e 10 c. PEMENUHAN PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN (1.00 A a/b/c/d/e a/b/c/d/e Error Error #DIV/0! 0. DOKUMEN PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN (7. dan target kinerja tahunan #DIV/0! Error Error Error Error #DIV/0! 0.75 1 Error Error #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #VALUE! 1. indikator kinerja tujuan dan target jangka menengah b. IMPLEMENTASI RENSTRA (3.l.5%) 1 Dokumen Renstra telah ada Dokumen Renstra Eselon I telah ada Dokumen Renstra telah memuat visi. KUALITAS RENSTRA (6.5%) a.25%) 3 Tujuan dan sasaran telah berorientasi hasil Program/kegiatan merupakan cara untuk mencapai 4 tujuan/sasaran/hasil program/hasil kegiatan 5 Renstra telah menyajikan IKU 6 DEP/LPND Y/T NILAI 3 4 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! y/t Error UNIT KERJA Y/T NILAI 5 6 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! a/b/c/d/e Error Error TOTAL 7 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #DIV/0! #VALUE! REF 8 a/b/c/d/e Error a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! Error Error Error Error Error Error Error #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! Error Error Error Error Error Error Error #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! KKE2 Indikator kinerja tujuan (outcome) dan sasaran (outcome dan a/b/c/d/e output) telah memenuhi kriteria indikator kinerja yang baik a/b/c/d/e a/b/c/d/e KKE3 7 Target kinerja ditetapkan dengan baik Dokumen Renstra telah selaras dengan Dokumen 8 RPJMN/Dokumen Renstra atasannya 9 Dokumen Renstra telah menetapkan hal-hal yang seharusny a/b/c/d/e ditetapkan (dalam kontrak kinerja/tugas fungsi) #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! 1. 2 program.75 #VALUE! #VALUE! b.Lampiran 2 TEMPLATE KERTAS KERJA EVALUASI AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH PUSAT NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN 1 2 A.75 1 Error Error #DIV/0! a/b/c/d/e #DIV/0! Error #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! 1.50 #VALUE! 0.

IMPLEMENTASI PK (4. PEMENUHAN PK (3%) 1 Dokumen PK telah ada Dokumen PK unit kerja telah ada 2 Dokumen PK disusun segera setelah anggaran disetujui Dokumen PK telah memuat sasaran. indikator 3 kinerja.5%) 9 Dokumen PK telah dimonitor pencapaiannya secara berkala 10 Dokumen PK telah dimanfaatkan dalam pengarahan dan pengorganisasian kegiatan Target kinerja yang diperjanjikan telah digunakan untuk 11 mengukur keberhasilan KKE2 KKE3 B. PEMENUHAN PELAPORAN (3%) 1 LAKIP telah disusun LAKIP Eselon I telah disusun 2 LAKIP telah disampaikan tepat waktu LAKIP Eselon I telah disampaikan tepat waktu II. IMPLEMENTASI PENGUKURAN (6%) IKU telah dimanfaatkan dalam dokumen-dokumen 15 perencanaan dan penganggaran 16 IKU telah dimanfaatkan untuk penilaian kinerja 17 IKU telah direviu secara berkala Hasil pengukuran kinerja telah digunakan untuk penyusunan 18 laporan kinerja Pengukuran kinerja digunakan untuk pengendalian dan 19 pemantauan kinerja secara berkala C. program. PELAPORAN KINERJA (15%) I. PENGUKURAN KINERJA (20%) I.5%) 4 Sasaran telah berorientasi hasil 5 PK telah menyajikan IKU Indikator kinerja sasaran telah memenuhi kriteria indikator 6 kinerja yang baik 7 Target kinerja ditetapkan dengan baik Dokumen PK telah selaras dengan dokumen PK atasannya 8 dan Dokumen RKT c. dan target jangka pendek b. DOKUMEN PENETAPAN KINERJA (15%) a. KUALITAS PK (7. 3 4 5 6 7 8 9 a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e Error Error #DIV/0! Error Error Error Error Error Error Error Error Error Error Error Error #DIV/0! Error Error Error Error Error #DIV/0! #DIV/0! Error Error #DIV/0! Error #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! KKE3 #VALUE! KKE3 KKE3 KKE3 KKE3 KKE3 KKE3 KKE3 #DIV/0! a/b/c/d/e #DIV/0! Error #DIV/0! a/b/c/d/e #VALUE! 2 . PEMENUHAN PENGUKURAN (4%) Telah terdapat indikator kinerja utama (IKU) sebagai ukuran 1 kinerja secara formal IKU Eselon I telah ada 2 Terdapat mekanisme pengumpulan data kinerja KUALITAS PENGUKURAN (10%) IKU telah dapat diukur secara obyektif IKU telah menggambarkan hasil IKU telah relevan dengan kondisi yang akan diukur IKU telah cukup untuk mengukur kinerja IKU telah diukur realisasinya Indikator kinerja sasaran dapat diukur secara obyektif Indikator kinerja sasaran menggambarkan hasil Indikator kinerja sasaran relevan dengan sasaran yang akan 10 diukur 11 Indikator kinerja sasaran cukup untuk mengukur sasarannya 12 Indikator kinerja sasaran telah diukur realisasinya 13 Pengumpulan data kinerja dapat diandalkan Pengumpulan data kinerja dilakukan secara berkala 14 (bulanan/triwulanan/semester) III. PENYAJIAN INFORMASI KINERJA (8%) LAKIP bukan merupakan kompilasi dari Unit Kerja di 3 bawahnya II.NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 DEP/LPND Y/T NILAI 3 4 #DIV/0! #DIV/0! y/t y/t a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! #DIV/0! y/t a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! #DIV/0! y/t y/t #DIV/0! #DIV/0! Error Error Error #DIV/0! Error Error Error Error Error #DIV/0! Error Error Error #DIV/0! #DIV/0! Error Error #DIV/0! Error Error Error Error Error Error Error Error Error Error Error Error #DIV/0! Error Error Error Error Error #DIV/0! #DIV/0! Error Error UNIT KERJA Y/T NILAI 5 6 #DIV/0! #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! Error Error Error #DIV/0! Error Error Error Error Error #DIV/0! Error Error Error #DIV/0! #DIV/0! TOTAL 7 #DIV/0! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! REF 8 III.

PEMANFAATAN EVALUASI (3%) Hasil evaluasi program/akuntabilitas kinerjatelah 15 ditindaklanjuti untuk perbaikan perencanaan Hasil evaluasi akuntabilitas kinerjatelah ditindaklanjuti untuk 16 perbaikan penerapan manajemen kinerja Hasil evaluasi program telah ditindaklanjuti untuk perbaikan 17 kinerja #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! Error Error Error #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! 3 . PEMANFAATAN INFORMASI KINERJA (4%) Informasi yang disajikan telah digunakan dalam perbaikan 11 perencanaan 12 13 Informasi yang disajikan telah digunakan untuk menilai dan memperbaiki pelaksanaan program dan kegiatan organisasi a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! #DIV/0! y/t a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e y/t #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e Error a/b/c/d/e Error #VALUE! Error Error #DIV/0! Error Error Error Error #DIV/0! #DIV/0! Error Error Error Error Error #DIV/0! Error Error Error Error Error a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e Error Error #DIV/0! Error Error Error Error #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! Informasi yang disajikan telah digunakan untuk peningkatan kinerja Informasi yang disajikan telah digunakan untuk penilaian 14 kinerja D.NO 1 4 5 6 7 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 LAKIP menyajikan informasi pencapaian sasaran yang berorientasi outcome LAKIP menyajikan informasi mengenai pencapaian IKU LAKIP menyajikan informasi mengenai kinerja yang telah diperjanjikan LAKIP menyajikan evaluasi dan analisis mengenai capaian kinerja DEP/LPND Y/T NILAI 3 4 a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e Error Error Error Error UNIT KERJA Y/T NILAI 5 6 a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e Error Error Error Error TOTAL 7 #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! REF 8 LAKIP menyajikan pembandingan data kinerja yang memadai 8 antara realisasi tahun ini dengan realisasi tahun sebelumnya a/b/c/d/e dan pembandingan lain yang diperlukan LAKIP menyajikan informasi keuangan yang terkait dengan pencapaian kinerja 10 Informasi kinerja dalam LAKIP dapat diandalkan 9 III. KUALITAS EVALUASI (5%) Evaluasi akuntabilitas kinerjadilaksanakan dengan 6 menggunakan pedoman/juklak evaluasi yang selaras dengan pedoman/juklak evaluasi Menpan Evaluasi akuntabilitas kinerjadilaksanakan oleh SDM yang 7 berkompetensi Pelaksanaan evaluasiakuntabilitas kinerjatelah disupervisi 8 dengan baik melalui pembahasan-pembahasan yang reguler dan bertahap Hasil evaluasi akuntabilitas kinerjamenggambarkan 9 akuntabilitas kinerjayang dievaluasi 10 Hasil evaluasi akuntabilitas kinerjamemberikan penilaian atas a/b/c/d/e akuntabilitas kinerja masing-masing unit kerja Evaluasi akuntabilitas kinerjatelah memberikan rekomendasi11 rekomendasi perbaikan manajemen kinerja yang dapat a/b/c/d/e dilaksanakan Evaluasi program dilaksanakan dalam rangka menilai a/b/c/d/e 12 keberhasilan program Evaluasi program telah memberikan rekomendasi13 rekomendasi perbaikan perencanaan kinerja yang dapat a/b/c/d/e dilaksanakan 14 Evaluasi program telah memberikan rekomendasirekomendasi peningkatan kinerja yang dapat dilaksanakan a/b/c/d/e Error Error Error #VALUE! #VALUE! #VALUE! Error #VALUE! III. EVALUASI KINERJA (10%) I. PEMENUHAN EVALUASI (2%) 1 Terdapat pedoman evaluasi akuntabilitas kinerja Terdapat pemantauan mengenai kemajuan pencapaian 2 kinerja beserta hambatannya 3 Evaluasi program telah dilakukan 4 Evaluasi akuntabilitas kinerja atas unit kerja telah dilakukan 5 Hasil evaluasi telah disampaikan dan dikomunikasikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan II.

00 REF 8 E.00 Error Error Error #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0.00 Error Error Error #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! UNIT KERJA Y/T NILAI 5 6 TOTAL 7 #VALUE! #DIV/0! 0.00 a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! Error #DIV/0! 0. PENCAPAIAN SASARAN/KINERJA ORGANISASI (20%) KINERJA YANG DILAPORKAN (OUTPUT) (5%) 1 Target dapat dicapai 2 Capaian kinerja lebih baik dari tahun sebelumnya 3 Informasi mengenai kinerja dapat diandalkan KINERJA YANG DILAPORKAN (OUTCOME) (10%) 4 Target dapat dicapai 5 Capaian kinerja lebih baik dari tahun sebelumnya 6 Informasi mengenai kinerja dapat diandalkan KINERJA DARI PENILAIAN STAKEHOLDER (5%) Kinerja Pengelolaan Keuangan Kinerja dari Pendapat Masyarakat/Media Kinerja dari Penilaian Instansi Pemerintah Lainnya Kinerja Transparansi Kinerja/Penghargaan Lainnya #DIV/0! KKE1-II KKE1-II KKE1-II #DIV/0! KKE1-III KKE1-III KKE1-III KKE1-III KKE1-III #DIV/0! #DIV/0! 7 8 9 10 11 HASIL EVALUASI AKUNTABILITAS KINERJA (100%) #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! KETERANGAN: KETIK 'y' ATAU 't' ATAU 'a' ATAU 'b' ATAU 'c' ATAU 'd' ATAU 'e' PADA KOLOM YANG BERWARNA HIJAU JANGAN MELAKUKAN PERUBAHAN PADA KOLOM YANG BERWARNA KUNING ATAU ABU-ABU 4 .NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 Hasil evaluasi akuntabilitas kinerjatelah ditindaklanjuti untuk 18 mengukur keberhasilan unit kerja DEP/LPND Y/T NILAI 3 4 a/b/c/d/e #DIV/0! 0.

Lembar Kriteria Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Daerah .Lampiran 3.

b. apabila 20% < SKPD yang menyusun Renstra<40% e. sasaran. d. .Berdasarkan basis data yang memadai jawaban a. RPJMD tidak dilengkapi indikator kinerja e. apabila SKPD yang menyusun Renstra< 20% 2 Dokumen RPJMD/Renstra SKPD telah memuat visi. c. RPJMD tidak memuat tujuan.c. b.b. jawaban a. b. apabila 40%< pemanfaatan IKU < 60%.Lampiran 3 LEMBAR KRITERIA EVALUASI AKUNTABILITAS KINERJA INSTASI PEMERINTAH DAERAH (PROP/KAB/KOTA) PENJELASAN NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PROP/KAB/KOTA 3 SKPD 4 1 2 A. c. apabila 20%< Target yg baik < 40% e. program.c. apabila tujuan dan sasaran yg berorientasi < 20% Berorientasi hasil: . apabila 20%< keselarasan <40% e.c. . Tidak untuk PEMDA Tidak untuk SKPD a. apabila 60%< pemanfaatan IKU < 80%.d. apabila lebih dari 80% program/kegiatan dalam RPJMD telah mencapai (selaras dengan) selaras dengan tujuan/sasaran.Cukup untuk mewujudkan tujuan dan sasaran dalam RPJMD 5 RPJMD/Renstra SKPD telah menyajikan IKU a.Berdasarkan indikator yg SMART.Selaras dengan RPJMN/RPJMD. apabila 40%< Target yg baik < 60%.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 1 . mengacu pada penjelasan di sisi kiri b. apabila RPJMD telah memuat keseluruhan subtansi komponen tersebut.e. apabila 60%< Target yg baik < 80%. c. PEMENUHAN RENSTRA (2. apabila RPJMD telah memuat keseluruhan subtansi komponen tersebut.c. apabila lebih dari 80% tujuan dan sasaran dalam RPJMD telah berorientasi hasil. apabila lebih dari 80% IKU yang telah diformalkan dimanfaatkan untuk mengukur tujuan/sasaran dalam RPJMD. c. apabila Sasaran yg selaras < 20% jawaban a. apabila 60%< SKPD yang menyusun Renstra< 80%. indikator dan target a.b.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 8 Dokumen RPJMD/Renstra SKPD telah selaras dengan Dokumen RPJMN/Dokumen RPJMD a. apabila Target yg baik < 20% Target yg baik: . apabila 60% < Sasaran yg selaras < 80%. d apabila 20%< Sasaran yg selaras < 40% e. tujuan. b. b.d. apabila 40% < Sasaran yg selaras < 60%. d.d. apabila lebih dari 80% indikator tujuan dan sasaran dalam RPJMD telah memenuhi kriteria SMART. kecuali target tahunan. d. . artinya: .25%) 3 Tujuan dan sasaran telah berorientasi hasil jawaban a.e mengacu pada penjelasan c. target tahunan. apabila 60%< berorientasi hasil < 80%.b. c. apabila > 80% sasaran yg ditetapkan telah selaras. .e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 6 Indikator kinerja tujuan (outcome) dan sasaran (outcome dan output) telah memenuhi kriteria indikator kinerja yang baik a. apabila 20%< pemanfaatan IKU <40% e. apabila 40%< SKPD yang menyusun Renstra<60%.c. p . apabila 40%< Indikator SMART<60%. apabila indikator yang SMART < 20% 7 Target kinerja ditetapkan dengan baik a. apabila keselarasannya < 20% Merupakan cara untuk mencapai.menggambarkan kondisi atau output penting yang ingin diwujudkan jawaban a.c.d. b. d. misi.d.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 4 Program/kegiatan merupakan cara untuk a.c.b. d. c.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri jawaban a. b. b. apabila 40%< keselarasan < 60%. DOKUMEN RENSTRA (12. apabila RPJMD tidak dilengkapi target jangka menengah yang terukur. indikator kinerja tujuan dan target jangka menengah a.5%) a. d. c.Memiliki hubungan sebab akibat (kausalitas) . PERENCANAAN KINERJA (35%) I.bukan proses/kegiatan . apabila pemanfaatan IKU dalam RPJMD < 20% jawaban a. apabila 20%< Indikator SMART<40% e. di sisi kiri d. indikator kinerja sasaran. apabila 20% < berorientasi hasil<40% e. apabila lebih dari 80% SKPD telah menyusun Renstra.b.d. sasaran. apabila 60%< Indikator SMART< 80%.5%) 1 Dokumen RPJMD telah ada Dokumen Renstra SKPD telah ada Cukup jelas.b. apabila 40%< berorientasi hasil <60%.Selaras. apabila lebih dari 80% target yg ditetapkan berkriteria baik.d. KUALITAS RENSTRA (6. tujuan/sasaran/hasil program/hasil kegiatan b.berkualitas outcome atau output penting . apabila 60%< keselarasan < 80%.

sasaran. d apabila 20% < hal2 yg seharusnya < 40% e. apabila lebih dari 80% indikator hasil dalam RKA telah selaras dengan RPJMD.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Selaras atau (dapat) dijadikan acuan: . apabila lebih dari 80% sasaran dalam rencana kinerja tahunan telah selaras dengan RPJMD.Target2 kinerja jangka menengah dalam RPJMD telah di-breakdown dalam (selaras dengan) target2 kinerja tahunan dalam RKA .c. apabila RPJMD telah menetapkan hal2 yg seharusnya lebih dari 80%. apabila 40% < keselarasan sasaran RKT dengan RPJMD < 60%.praktik2 terbaik Jawaban tentang Implemetasi RPJMD/Renstra harus selalu dikaitkan dengan (dipengaruhi oleh) kondisi (jawaban) tentang Pemenuhan dan Kualitas RPJMD/Renstra a.Sasaran.tugas dan fungsi . indikator dan target yang ditetapkan dalam RKT menjadi penyebab (memiliki hubungan kausalitas) terwujudnya tujuan dan sasaran yang ada di RPJMD 11 Dokumen RPJMD digunakan sebagai acuan dalam penyusunan Dokumen Renstra SKPD a.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri dijadikan acuan atau selaras: . apabila 40% < keselarasan indikator hasil dalam RKA dengan RPJMD < 60%.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Yang dimaksud dengan hal-hal yg seharusnya adalah tujuan.PENJELASAN NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 PROP/KAB/KOTA SKPD 3 4 Selaras artinya tujuan. c.kontrak kinerja . sasaran. b. c.d. indikator dan target yang ditetapkan dalam Renstra SKPD menjadi penyebab (memiliki hubungan kausalitas) terwujudnya tujuan dan sasaran yang ada di RPJMD 12 Dokumen RPJMD/Renstra SKPD digunakan sebagai acuan penyusunan Dokumen Rencana Kerja dan Anggaran a. d apabila 20% < keselarasan indikator hasil dalam RKA dengan RPJMD < 40% e. d. apabila 40% < hal2 yg seharusnya < 60%. indikator dan target yang ditetapkan dalam Renstra SKPD menjadi penyebab (memiliki hubungan kausalitas) terwujudnya outcome atau hasil2 program yang ada di RKA 2 .Sasaran. d apabila 20% < keselarasan sasaran RKT dengan RPJMD < 40% e. b. apabila keselarasan sasaran RKT dengan RPJMD < 20% c. apabila 60% < keselarasan indikator hasil dalam RKA dengan RPJMD < 80%.Target2 kinerja jangka menengah dalam RPJMD telah di-breakdown dalam (selaras dengan) target2 kinerja tahunan dalam Rencana Kinerja Tahunan -S Sasaran2 yang ada di RPJMD dij dik sasaran2 yang akan di j dk d l 2 d dijadikan 2 k diwujudkan dalam R Rencana Ki j T h Kinerja Tahunan . c.b.b. indikator dan target-target kinerja dalam RPJMD/Renstra SKPD telah relevan dengan RPJMN/RPJMD a.d.Sasaran.c.c. apabila keselarasan indikator hasil dalam RKA dengan RPJMD < 20% jawaban a. b. apabila 40% < keselarasan tujuan/sasaran RPJMD dengan Renstra SKPD < 60%. IMPLEMENTASI RENSTRA (3. b.Sasaran2 yang ada di RPJMD dijadikan outcome atau hasil2 program yang akan diwujudkan dalam RKA . apabila lebih dari 80% tujuan/sasaran dalam RPJMD telah selaras dengan tujuan/sasaran Renstra SKPD.d. apabila hal2 yg seharusnya < 20% 9 Dokumen RPJMD/Renstra SKPD telah menetapkan hal-hal yang seharusnya ditetapkan (dalam kontrak kinerja/tugas fungsi) jawaban a. apabila 20% < keselarasan tujuan/sasaran RPJMD dengan Renstra SKPD < 40% e. apabila keselarasan tujuan/sasaran RPJMD dengan Renstra SKPD < 20% Tidak berlaku untuk SKPD Selaras atau (dapat) dijadikan acuan: . apabila 60% < hal2 yg seharusnya < 80%.b. apabila 60% < keselarasan tujuan/sasaran RPJMD dengan Renstra SKPD < 80%. c. apabila 60% < keselarasan sasaran RKT dengan RPJMD < 80%. indikator dan target-target kinerja dalam RPJMD telah mengacu pada: .core business .75%) 10 Dokumen RPJMD/Renstra SKPD digunakan sebagai acuan dalam penyusunan dokumen perencanaan tahunan jawaban a.Target2 kinerja jangka menengah dalam RPJMD telah dibreakdown dalam (selaras dengan) target2 kinerja tahunan dalam Renstra SKPD .Sasaran2 yang ada di RPJMD dijadikan sasaran2 yang akan diwujudkan dalam Renstra SKPD .

d. KUALITAS PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN (3. . b.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri b.bukan proses/kegiatan . b. apabila 60% < SKPD yg menyusun RKT < 80%.b.c. Tidak ada reviu SKPD 4 1 2 13 Dokumen RPJMD/Renstra SKPD telah direviu secara berkala jawaban a.d. c.menggambarkan kondisi atau output penting yang ingin diwujudkan 5 Kegiatan dalam dokumen Renja merupakan cara untuk mencapai sasaran a. apabila RKT tidak dilengkapi dengan indikator dan target sasaran jawaban a.c. dan target kinerja tahunan t t ki j t h Ya. apabila RPJMD telah direviu secara berkala dan hasilnya masih relevan dengan kondisi saat ini. c.d. apabila indikator di RKT adalah IKU < 20% j jawaban a. dan dilengkapi dengan > 40% indikator dan target yang SMART.PENJELASAN NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PROP/KAB/KOTA 3 a.c. apabila RKT disusun sebelum anggaran (RKA) tahunan diajukan jawaban a. c. apabila RKT telah memuat keseluruhan subtansi komponen tersebut. apabila 60% < sasaran telah berorientasi hasil < 80%.b.5%) PEMENUHAN PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN (1. d.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri II.c. apabila RKT telah memuat keseluruhan subtansi komponen tersebut. b. . .d. indikator kinerja sasaran. b. apabila 40% < kegiatan telah selaras dan cukup < 60%.b. a.b. d. d apabila 20% < SKPD yg menyusun RKT < 40% e.e mengacu pada penjelasan . d apabila 20% < sasaran telah berorientasi hasil < 40% e. g p p j di sisi kiri 3 . apabila sasaran telah berorientasi hasil < 20% jawaban a. apabila RPJMD telah direviu e. c.d. apabila SKPD yg menyusun RKT < 20% 1 Dokumen RKT telah ada Dokumen RKT SKPD telah ada 2 Dokumen RKT disusun sebelum mengajukan RKA 3 Dokumen RKT telah memuat sasaran.75%) 4 Sasaran telah berorientasi hasil a. d apabila 20% < kegiatan telah selaras dan cukup < 40% e. apabila 40% < SKPD yg menyusun RKT < 60%. apabila 60% < kegiatan telah selaras dan cukup < 80%.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri a.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Kegiatan merupakan cara mencapai sasaran (selaras dan cukup): . apabila lebih dari 80% sasaran telah berorientasi hasil. b apabila RKT t l h memuat k bil telah t keseluruhan subtansi k l h bt i komponen tersebut. apabila lebih dari 80% kegiatan telah selaras dan cukup untuk mencapai sasaran.memenuhi syarat kecukupan untuk terwujudnya sasaran 6 RKT telah menyajikan IKU a.5%) Ya.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Berorientasi hasil: . d apabila 20% < indikator di RKT adalah IKU < 40% e. apabila 40% < sasaran telah berorientasi hasil < 60%.c.b. c. program. apabila lebih dari 80% indikator di RKT adalah IKU. apabila ada dokumen rencana kinerja tahunan Tidak untuk PEMDA Tidak untuk SKPD a. c.berkualitas outcome atau output penting .b. dan dilengkapi dengan > 60% indikator dan target yang SMART. apabila RKT tidak dilengkapi dengan Indikator sasaran e. b. apabila 60% < indikator di RKT adalah IKU < 80%.d. apabila RPJMD telah direviu. b. apabila lebih dari 80% SKPD telah menyusun RKT. ada upaya perbaikan namun belum ada perbaikan yang signifikan . apabila RPJMD telah direvisi dan hasilnya menunjukkan kondisi yang lebih baik (terdapat inovasi). apabila kegiatan telah selaras dan cukup < 20% jawaban a.c. c apabila 40% < indikator di RKT adalah IKU < 60%. DOKUMEN PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN (7.memiliki hubungan kausalitas (menjadi penyebab) terwujudnya sasaran .

apabila lebih dari 80% indikator di RKT memenuhi kriteria SMART.d. b. c.25%) 10 Dokumen RKT telah digunakan sebagai acuan untuk menyusun penetapan kinerja (PK) Jawaban tentang Implemetasi RKT harus selalu dikaitkan dengan (dipengaruhi oleh) kondisi (jawaban) tentang Pemenuhan dan Kualitas RKT a. indikator dan target yang ditetapkan dalam RKT menjadi penyebab (memiliki hubungan kausalitas) terwujudnya tujuan dan sasaran yang ada di RPJMD/RKPD IMPLEMENTASI PERENCANAAN c. apabila sasaran dan indikator di RKT yg telah ditetapkan dalam PK < 20% dijadikan acuan atau selaras: .d.b. apabila 40% < indikator di RKT memenuhi kriteria SMART < 60%.c. apabila 60% < indikator di RKT memenuhi kriteria SMART < 80%. d apabila 20% < keselarasan sasaran RKT dengan RPJMD/RKPD < di sisi kiri 40% e. apabila 40% < keselarasan sasaran RKT dengan sasaran RKT SKPD < 60%.Sasaran.Selaras dengan RPJMD. apabila 60% < sasaran dan indikator kinerja di RKT telah ditetapkan dalam PK < 80%.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 9 Dokumen RKT telah selaras dengan dokumen RPJMD/Renstra SKPD dan dengan Dokumen RKPD/RKT atasannya a.b.e mengacu pada penjelasan ditetapkan dalam PK < 60%.b. apabila lebih dari 80% sasaran dalam RKT telah selaras dengan tujuan/sasaran RPJMD/RKPD. d apabila 20% < keselarasan sasaran RKT dengan sasaran RKT SKPD < 40% e.c. apabila lebih dari 80% target yg ditetapkan berkriteria baik. . . b.PENJELASAN NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 7 Indikator kinerja sasaran dan kegiatan telah memenuhi kriteria indikator kinerja yang baik PROP/KAB/KOTA SKPD 3 4 a. apabila 60% < keselarasan sasaran RKT dengan RPJMD/RKPD < 80%.b.Target2 kinerja dalam RKT dijadikan acuan dalam (selaras dengan) target2 kinerja tahunan dalam PK . apabila keselarasan sasaran RKT dengan RPJMD/RKPD < 20% Selaras: . . d apabila 20% < iindikator di RKT memenuhi kriteria SMART < 40% e. c. apabila 20%< Target yg baik < 40% e.Sasaran dan indikator yang diperjanjikan dalam PK didasarkan (mengacu) kepada sasaran dan indikator yang ada di RKT 11 Dokumen RKT digunakan sebagai acuan dalam penyusunan RKT SKPD a.Sasaran.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 8 Target kinerja ditetapkan dengan baik a. . apabila keselarasan sasaran RKT dengan sasaran RKT SKPD < 20% dijadikan acuan atau selaras : .d. d.Relevan dengan indikatornya. KINERJA TAHUNAN (2. apabila 40%< Target yg baik < 60%.d.e mengacu pada penjelasan 60%. apabila 40% < keselarasan sasaran RKT dengan RPJMD/RKPD< jawaban a. b.Berdasarkan basis data yang memadai jawaban a.c. di sisi kiri d apabila 20% < sasaran dan indikator kinerja di RKT telah ditetapkan dalam PK < 40% e. apabila lebih dari 80% sasaran dalam RKT telah selaras dengan sasaran RKT SKPD. apabila 40% < sasaran dan indikator kinerja di RKT telah jawaban a. .Target2 kinerja tahunan dalam RKT telah di-breakdown dalam (selaras dengan) target2 kinerja tahunan dalam RKT SKPD . apabila 60%< Target yg baik < 80%. c. c.Sasaran2 yang ada di RKT dijadikan sasaran2 yang akan diwujudkan dalam PK . apabila Target yg baik < 20% Target yg baik: . b. c.Sasaran2 yang ada di RKT merupakan sasaran2 yang akan diwujudkan dalam RPJMD.Berdasarkan indikator yg SMART.c. apabila lebih dari 80% sasaran dan indikator kinerja di RKT telah ditetapkan dalam PK. apabila 60% < keselarasan sasaran RKT dengan sasaran RKT SKPD < 80%. indikator dan target yang ditetapkan dalam RKT SKPD menjadi penyebab (memiliki hubungan kausalitas) terwujudnya sasaran2 yang ada di RKT Tidak untuk SKPD 4 .Sasaran2 yang ada di RKT dijadikan sasaran2 yang akan diwujudkan dalam RKT SKPD j . b.Target2 kinerja RKT merupakan breakdown dari target2 kinerja dalam RPJMD/RKPD. apabila indikator di RKT memenuhi kriteria SMART < 20% jawaban a.

l. b. apabila 40% < indikator di PK memenuhi kriteria SMART < 60%. apabila indikator di PK adalah IKU < 20% a. apabila lebih dari 80% sasaran telah berorientasi hasil. apabila 60% < indikator di PK memenuhi kriteria SMART < 80%. apabila 60% < sasaran telah berorientasi hasil < 80%. apabila 60% < indikator dan target kinerja di RKT telah digunakan dalam RKA < 80%. namun hanya dilengkapi dengan > 60% indikator dan target yang SMART. KUALITAS PK (7. d apabila 20% < iindikator di PK memenuhi kriteria SMART < 40% e. apabila lebih dari 80% indikator di PK adalah IKU.d. c. d apabila 20% < SKPD telah menyusun PK < 40% e. apabila SKPD telah menyusun PK < 20% .d. apabila 60% < SKPD telah menyusun PK < 80%.c. b. apabila 40% < indikator dan target kinerja di RKT telah digunakan jawaban a. apabila 40% < sasaran telah berorientasi hasil < 60%.Target2 kinerja tahunan dalam RKT telah diusulkan menjadi target2 kinerja tahunan dalam RKA . apabila 60% < indikator di PK adalah IKU < 80%. apabila PK tidak dilengkapi dengan indikator dan target sasaran b.c. di sisi kiri d apabila 20% < indikator dan target kinerja di RKT telah digunakan dalam RKA < 40% e. c. p y % SKPD yang menyusun PK mengacu pada SE Menpan 29 tahun 2010 2 Dokumen PK disusun segera setelah anggaran disetujui 3 Dokumen PK telah memuat sasaran. apabila PK tidak dilengkapi dengan Indikator sasaran e. b. apabila lebih dari 80% SKPD telah menyusun PK.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 5 .b.c. c. Target kinerja RKT vs Target kinerja RKA) III. DOKUMEN PENETAPAN KINERJA (15%) a. apabila Indikator dan target kinerja di RKT yang telah digunakan dalam RKA < 20% dijadikan acuan atau selaras : . apabila indikator di PK memenuhi kriteria SMART < 20% jawaban a. indikator kinerja. apabila lebih dari 80% indikator dan target kinerja di RKT telah digunakan dalam RKA. b.d.bukan proses/kegiatan .e mengacu pada penjelasan dalam RKA < 60%. apabila 40% < SKPD telah menyusun PK < 60%. d apabila 20% < sasaran telah berorientasi hasil < 40% e. c. apabila PK telah memuat keseluruhan subtansi komponen tersebut.d.menggambarkan kondisi atau output penting yang ingin diwujudkan jawaban a. c. apabila terdapat dokumen PK yang secara formal telah ditandatangani (Sesuai PerMenpanNo 29/2010) Tidak untuk PEMDA a. b. apabila PK telah memuat keseluruhan subtansi komponen tersebut.b. program.b.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 5 PK telah menyajikan IKU a. d apabila 20% < indikator di PK adalah IKU < 40% e.PENJELASAN NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PROP/KAB/KOTA SKPD 3 4 a.c.Sasaran2 yang ada di RKT dijadikan sasaran2 (hasil2 program) yang akan diwujudkan dalam RKA . PEMENUHAN PK (3%) 1 Dokumen PK telah ada Dokumen PK SKPD telah ada Ya. b. indikator dan target yang diusulkan dalam RKA dilandasi oleh sasaran.b. apabila 40% < indikator di PK adalah IKU < 60%. d.5%) 4 Sasaran telah berorientasi hasil a.Hasil2 program. namun hanya dilengkapi dengan > 40% indikator dan target di sisi kiri yang SMART.b. indikator dan target2 yang ada di RKT 1 2 12 Dokumen RKT telah digunakan sebagai acuan untuk menyusun anggaran (RKA) (a. dan target jangka pendek cukup jelas a.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 6 Indikator kinerja sasaran telah memenuhi kriteria indikator kinerja yang baik jawaban a.berkualitas outcome atau output penting . apabila PK telah memuat keseluruhan subtansi komponen jawaban a.c.e mengacu pada penjelasan tersebut. c. apabila lebih dari 80% indikator di PK memenuhi kriteria SMART. apabila sasaran telah berorientasi hasil < 20% Berorientasi hasil: .d.

Terdapat hubungan yang logis antara setiap output kegiatan dengan sasaran (outcome) yang akan dicapai.5%) 9 Dokumen PK telah dimonitor pencapaiannya secara berkala Jawaban tentang Implemetasi PK harus selalu dikaitkan dengan (dipengaruhi oleh) kondisi (jawaban) tentang Pemenuhan dan Kualitas PK a. . .e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Selaras: . dll) suatu kondisi atau keadaan 6 . berhasil.b. . RKT dan RKA. . c. c.b.b.Relevan dengan indikatornya.e mengacu pada penjelasan e. apabila 40% < keselarasan sasaran PK dengan Kontrak Kinerja/RPJMD/RKPD < 60%. b.d.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Monitoring pencapaian sasaran: . d apabila 20% < pemanfaatan sasaran dan target di PK < 40% jawaban a. apabila keselarasan sasaran PK dengan Kontrak Kinerja/RPJMD/RKPD < 20% jawaban a. . tercapai. d apabila 20% < pemanfaatan target kinerja < 40% e.c.Terdapat mekanisme yang memungkinkan pimpinan untuk mengetahui progress kinerja yang terbaru (up dated performance) 10 Dokumen PK telah dimanfaatkan dalam pengarahan dan pengorganisasian kegiatan a. . d. apabila lebih dari 80% sasaran dan target dalam PK dimanfaatkan dalam pengarahan dan pengorganisasian kegiatan.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Target yg baik: . apabila Target yg baik < 20% SKPD 4 jawaban a.c.Sasaran. c. c. gagal. kurang.Berdasarkan basis data yang memadai 8 Dokumen PK telah selaras dengan dokumen PK atasannya dan Dokumen RKT a. apabila 40%< Target yg baik < 60%.Selaras dengan RPJMD.Berdasarkan indikator yg SMART. cukup. apabila 60%< Target yg baik < 80%. c.Target2 kinerja PK merupakan uraian lebih lanjut (breakdown) dari target2 kinerja dalam Kontrak Kinerja/RPJMD/RKPD. 11 Target kinerja yang diperjanjikan telah digunakan untuk mengukur keberhasilan a.b.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Pemanfaatan target kinerja untuk mengukur keberhasilan.Setiap ada deviasi segera dilakukan analisis dan dicarikan alternatif solusinya. apabila 60% < pemanfaatan sasaran dan target di PK < 80%.d.Target2 kinerja dalam PK dijadikan alasan untuk memberikan otorisasi ditunda atau diteruskannya suatu kegiatan .d. apabila lebih dari 80% Target kinerja telah dimanfaatkan untuk mengukur keberhasilan. apabila 40% < monitoring capaian sasaran PK < 60%. b.Target2 kinerja dalam PK dijadikan acuan untuk mengevaluasi capaian output2 kegiatan. apabila monitoring capaian sasaran PK< 20% jawaban a. . apabila pemanfaatan target kinerja< 20% jawaban a. b.Sasaran2 yang ada di PK merupakan sasaran2 yang akan diwujudkan dalam Kontrak Kinerja/RPJMD/RKPD. apabila 60% < pemanfaatan target kinerja < 80%. tidak tercapai. b. apabila lebih dari 80% capaian sasaran di PK telah dimonitor. apabila lebih dari 80% sasaran dalam PK telah selaras dengan tujuan/sasaran dalam Kontrak Kinerja/RPJMD/RKPD.b. apabila 60% < keselarasan sasaran PK dengan Kontrak Kinerja/RPJMD/RKPD < 80%.(Capaian) target kinerja dijadikan dasar untuk memberikan penghargaan (reward). . indikator dan target yang ditetapkan dalam PK menjadi penyebab (memiliki hubungan kausalitas) terwujudnya tujuan dan sasaran yang ada di Kontrak Kinerja/RPJMD/RKPD c. .d. apabila 20%< Target yg baik < 40% e. apabila 60% < monitoring capaian sasaran PK < 80%.Capaian sasaran dalam PK secara periodik (minimal setiap 3 bulan) dipantau kemajuannya.c.c. . b. apabila pemanfaatan sasaran dan target di PK < 20% di sisi kiri Pemanfaatan PK dalam pengarahan dan pengorganisasian kegiatan: .PENJELASAN NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 7 Target kinerja ditetapkan dengan baik PROP/KAB/KOTA 3 a. d apabila 20% < keselarasan sasaran PK dengan Kontrak Kinerja/RPJMD/RKPD< 40% e. apabila 40% < pemanfaatan target kinerja < 60%.(Capaian) target kinerja digunakan sebagai cara untuk menyimpulkan atau memberikan predikat (baik.(C (Capaian) t i ) target kinerja dij dik d t ki j dijadikan dasar untuk memilih d memilah yang b ki j d t k ilih dan il h berkinerja dengan yang k kurang (tid k) (tidak) berkinerja.Sasaran2 dalam PK dijadikan dasar (acuan) untuk (memulai) pelaksanaan setiap kegiatan. apabila 40% < pemanfaatan sasaran dan target di PK < 60%.c.d. . d apabila 20% < monitoring capaian sasaran PK < 40% e. IMPLEMENTASI PK (4. apabila lebih dari 80% target yg ditetapkan berkriteria baik. .

Terdapat pedoman atau SOP tentang pengumpulan data kinerja yang up to date.Representatif (alat ukur yg mewakili) untuk mengukur kinerja yang seharusnya (lihat penjelasan A. d apabila 20% < IKU yang relevan < 40% e. apabila PEMDA telah memiliki Indikator Kinerja Utama (IKU) (IKU) sebagai ukuran kinerja secara formal level PEMDA yang telah ditetapkan secara formal dalam suatu keputusan pimpinan sebagaimana diatur dalam PermenPAN No.d. PEMENUHAN PENGUKURAN (4%) 1 Telah terdapat indikator kinerja utama Ya. b. b. apabila 40% < pemenuhan kriteria yang memadai < 60%. apabila > 60% SKPD telah memiliki Indikator Kinerja Utama (IKU) level SKPD yang telah ditetapkan secara formal dalam suatu keputusan pimpinan sebagaimana diatur dalam PermenPAN No.b. apabila 60% < IKU level telah diukur < 80%.c.d. 9 Tahun 2007 Tidak untuk PEMDA IKU SKPD telah ada Tidak untuk SKPD Ya. apabila 60% < IKU yang relevan < 80%.I. apabila 60% < IKU yang cukup < 80%.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Cukup artinya: .Ada kemudahan untuk menelusuri sumber datanya yang valid.d.Terdapat SOP yang jelas jika terjadi kesalahan data II. apabila IKU yang cukup < 20% jawaban a. apabila iIKU dapat diukur ( . apabila 40% < IKU dapat diukur (measurable) < 60%.Terdapat penanggungjawab yang jelas.bukan proses/kegiatan .e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 7 .Jumlahnya memadai utk menyimpulkan tercapainya tujuan atau sasaran utama 7 IKU telah diukur realisasinya a. apabila 60% < pemenuhan kriteria yang memadai < 80%. c. b.berkualitas outcome atau output penting . .c. apabila 40% < IKU yang relevan < 60%.d.c.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Relevan: . apabila lebih dari 80% IKU yang ditetapkan telah diukur realisasinya dan dilaporkan dalam LAKIP. d apabila 20% < iIKU dapat diukur (measurable) < 40% e. c.menggambarkan kondisi atau output penting yang ingin diwujudkan jawaban a.b. b.d.b. b. apabila 60% < IKU yg ditetapkan telah menggambarkan hasil < 80%.e mengacu pada penjelasan c. .b.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 5 IKU telah relevan dengan kondisi yang akan diukur a. d apabila 20% < IKU yang cukup < 40% e.c. c. apabila lebih dari 80% IKU yang ditetapkan telah cukup untuk mengukur atau menggambarkan sasaran atau kondisi yang akan diwujudkan.b. apabila pemenuhan kriteria yang memadai < 20% Mekanisme pengumpulan data yang memadai: . apabila IKU yang telah diukur < 20% jawaban a. KUALITAS PENGUKURAN (10%) 3 IKU telah dapat diukur secara obyektif a. .terkait langsung dengan sasaran utama atau kondisi yang akan diukur . apabila lebih dari 80% kriteria mekanisme pengumpulan data yang memadai terpenuhi.PENJELASAN NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN SKPD 4 PROP/KAB/KOTA 1 2 3 B. apabila 40% < IKU yang cukup < 60%. d apabila 20% < IKU telah diukur < 40% e. apabila lebih dari 80% IKU yg ditetapkan telah menggambarkan hasil b. p p (measurable) < 20% ) % a.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 4 IKU telah menggambarkan hasil jawaban a. .b. apabila lebih dari 80% IKU yang ditetapkan terkait langsung (relevan) dengan sasaran atau kondisi yang akan diwujudkan. jawaban a. . apabila 40% < IKU telah diukur < 60%.c. apabila IKU yg ditetapkan telah menggambarkan hasil < 20% Menggambarkan hasil: . di sisi kiri d apabila 20% < pemenuhan kriteria yang memadai < 40% e.b.Ada kemudahan untuk mengakses data bagi pihak yang berkepentingan.d.9) . apabila 40% < IKU yg ditetapkan telah menggambarkan hasil < 60%. apabila IKU yang relevan < 20% jawaban a.mewakili (representatif) sasaran utama atau kondisi yang akan diwujudkan 6 IKU telah cukup untuk mengukur kinerja a. d apabila 20% < IKU yg ditetapkan telah menggambarkan hasil < 40% e. c. c. apabila lebih dari 80% IKU dapat diukur (measurable). 9 Tahun 2007 2 Terdapat mekanisme pengumpulan data kinerja a.c. apabila 60% < IKU dapat diukur (measurable) < 80%.Jelas waktu deliverynya. PENGUKURAN KINERJA (20%) I.

apabila lebih dari 80% Indikator sasaran telah menggambarkan hasil (outcome). apabila indikator yang cukup < 20% Cukup artinya: .Mewakili (representatif) sasaran/kondisi yang akan diwujudkan 11 Indikator kinerja sasaran cukup untuk mengukur sasarannya a.d.b. c. apabila lebih dari 80% Indikator sasaran dapat diukur (measurable).c. apabila 60% < indikator yang cukup < 80%. .b.Data kinerja yang diperoleh tepat waktu. apabila 60% < data (capaian) kinerja yang dapat diandalkan < 80%. apabila 60% < Indikator yang ditetapkan telah diukur realisasinya < 80%. . apabila 40% < indikator yang cukup < 60%.d. apabila Indikator yang ditetapkan telah diukur realisasinya < 20% 13 Pengumpulan data kinerja dapat diandalkan a. b.berkualitas outcome atau output penting . hasil b. 8 .e mengacu pada penjelasan 60%. di sisi kiri c. .Representatif (alat ukur yg mewakili) untuk mengukur sasaran . apabila 40% < Indikator yang menggambarkan hasil< 60%. b. d apabila 20% < IIndikator yang menggambarkan hasil < 40% e. d apabila 20% < indikator yang cukup < 40% e. apabila data (capaian) kinerja yang dapat diandalkan < 20% Pengumpulan data kinerja dapat diandalkan.d. b.e mengacu pada penjelasan b. jawaban a. c. apabila lebih dari 80% data (capaian) kinerja yang dihasilkan dapat diandalkan.Informasi capaian kinerja berdasarkan fakta sebenarnya atau bukti yang memadai dan dapat dipertanggungjawabkan. apabila 40% < data (capaian) kinerja yang dapat diandalkan < jawaban a. apabila Indikator yang dapat diukur < 20% SKPD 4 jawaban a. apabila Indikator yang menggambarkan hasil < 20% jawaban a.c.b.e mengacu pada penjelasan sasaran atau kondisi yang akan diwujudkan < 60%.menggambarkan kondisi atau output penting yang ingin diwujudkan 10 Indikator kinerja sasaran relevan dengan sasaran yang akan diukur a.Data yang dikumpulkan memiliki tingkat kesalahan yang minimal.d. di sisi kiri d apabila 20% < Indikator sasaran terkait langsung (relevan) dengan sasaran atau kondisi yang akan diwujudkan < 40% e.PENJELASAN NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 8 Indikator kinerja sasaran dapat diukur secara obyektif PROP/KAB/KOTA 3 a.b. apabila lebih dari 80% indikator yang ditetapkan telah cukup untuk mengukur atau menggambarkan sasaran atau kondisi yang akan diwujudkan. apabila lebih dari 80% Indikator sasaran terkait langsung (relevan) dengan sasaran atau kondisi yang akan diwujudkan.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 9 Indikator kinerja sasaran menggambarkan a. apabila 60% < Indikator yang menggambarkan hasil < 80%.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Menggambarkan hasil: . apabila 40% < Indikator sasaran terkait langsung (relevan) dengan jawaban a. bukan proses/kegiatan.c.e mengacu pada penjelasan 60%. d apabila 20% < Indikator yang dapat diukur< 40% e. apabila 40% < Indikator yang ditetapkan telah diukur realisasinya < jawaban a. c. di sisi kiri d apabila 20% < data (capaian) kinerja yang dapat diandalkan < 40% e. d apabila 20% < Indikator yang ditetapkan telah diukur realisasinya < di sisi kiri 40% e.bukan proses/kegiatan .terkait langsung dengan sasaran atau kondisi yang akan diukur . c.d. apabila 60% < Indikator yang dapat diukur < 80%.b.c.c. apabila Indikator sasaran yang terkait langsung (relevan) dengan sasaran atau kondisi yang akan diwujudkan < 20% Relevan: . apabila 60% < Indikator sasaran terkait langsung (relevan) dengan sasaran atau kondisi yang akan diwujudkan < 80%.Data yang dikumpulkan didasarkan suatu mekanisme yang memadai atau terstruktur (tidak bersifat dadakan).Jumlahnya memadai utk menyimpulkan tercapainya sasaran 12 Indikator kinerja sasaran telah diukur realisasinya a.c.d. apabila 40% < Indikator yang dapat diukur < 60%. b.b. . apabila lebih dari 80% Indikator yang ditetapkan telah diukur realisasinya dan dilaporkan dalam LAKIP. c.

digunakan untuk pengendalian dan pemantauan artinya: . apabila lebih dari 80% hasil pengukuran kinerja (capaian kinerja) dimanfaatkan untuk pengendalian dan pemantauan. b. d apabila 20% < IKU yang telah dimanfaatkan < 40% e. apabila 40% < IKU yang telah dimanfaatkan < 60%. c. apabila lebih dari 80% IKU dan indikator kinerja lain yang ditetapkan telah diukur dan dilaporkan dalam laporan kinerja. b. apabila IKU telah direvisi dan hasilnya menunjukkan kondisi yang lebih baik (inovatif).c. d apabila 20% < pengukuran dan pelaporan IKU/indikator lain dalam LAKIP < 40% e.PENJELASAN NO 1 14 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 Pengumpulan data kinerja dilakukan secara berkala (bulanan/triwulanan/semester) PROP/KAB/KOTA 3 a. c.d. apabila 40% < data (capaian) kinerja yang teridentifikasi secara berkala < 60%.Capaian IKU dijadikan dasar promosi atau kenaikan/penurunan peringkat 17 IKU telah direviu secara berkala a. apabila Ipengukuran dan pelaporan IKU/indikator lain dalam LAKIP < 20% a.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Dimanfaatkan untuk penilaian kinerja: . IMPLEMENTASI PENGUKURAN (6%) Jawaban tentang Implemetasi Pengukuran harus selalu dikaitkan dengan (dipengaruhi oleh) kondisi (jawaban) tentang Pemenuhan dan Kualitas Pengukuran 15 IKU telah dimanfaatkan dalam dokumena.d. apabila IKU yang telah dimanfaatkan < 20% jawaban a.b.Hasil pengukuran (capaian kinerja) kinerja menjadi dasar untuk menyimpulkan kemajuan (progress) kinerja .e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 18 Hasil pengukuran kinerja telah digunakan untuk penyusunan laporan kinerja jawaban a.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Dimanfaatkan dalam dokumen perencanaan dan penganggaran: . apabila 40% < pengukuran dan pelaporan IKU/indikator lain dalam LAKIP < 60%. c. apabila 60% < pengukuran dan pelaporan IKU/indikator lain dalam LAKIP < 80%. d apabila 20% < pemanfaatan hasil pengukuran < 40% e. apabila IKU telah direviu secara berkala dan hasilnya masih relevan dengan kondisi saat ini. c. c.c. b. apabila lebih dari 80% IKU yang ditetapkan telah dimanfaatkan dalam penilaian kinerja.b. b.dijadikan alat ukur tercapainya outcome atau hasil-hasil program yang ditetapkan dalam dokumen anggaran (RKA) 16 IKU telah dimanfaatkan untuk penilaian kinerja a.Capaian IKU dijadikan dasar reward atau punishment . apabila 60% < data (capaian) kinerja yang teridentifikasi secara berkala < 80%.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Prasyarat: terdapat pengukuran atau pemantauan kinerja secara berkala (minimal semesteran). apabila 40% < pemanfaatan hasil pengukuran < 60%. apabila 60% < IKU yang telah dimanfaatkan < 80%.c.d. Tidak ada reviu a. PEMENUHAN PELAPORAN (3%) 1 LAKIP telah disusun LAKIP SKPD telah disusun 2 LAKIP telah disampaikan tepat waktu cukup jelas Tidak untuk PEMDA Waktu penyampaian LAKIP mengacu pada SE Menpan dan RB No 29 Tahun 2010 Tidak untuk SKPD cukup jelas Tidak untuk SKPD 9 . d apabila 20% < IKU yang telah dimanfaatkan < 40% e.d. apabila IKU telah direviu e.Hasil pengukuran (capaian kinerja) kinerja menjadi dasar untuk mengambil tindakan (action) dalam rangka mencapai target kinerja yang ditetapkan . apabila lebih dari 80% data (capaian) kinerja teridentifikasi secara berkala. b. d.Capaian IKU dijadikan dasar penilaian kinerja .b. apabila 60% < pemanfaatan hasil pengukuran < 80%. apabila lebih dari 80% IKU yang ditetapkan telah dimanfaatkan dokumen perencanaan dan penganggaran dalam perencanaan dan penganggaran.c. b. RKT dan PK . d apabila 20% < data (capaian) kinerja yang teridentifikasi secara berkala < 40% e. ada upaya perbaikan namun belum ada perbaikan yang signifikan .b. apabila IKU telah direviu. PELAPORAN KINERJA (15%) I.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 19 Pengukuran kinerja digunakan untuk pengendalian dan pemantauan kinerja secara berkala jawaban a.c.d. apabila IKU yang telah dimanfaatkan < 20% jawaban a.Hasil pengukuran (capaian kinerja) kinerja menjadi dasar untuk menyesuaikan strategi untuk mencapai tujuan dan sasaran C. apabila 40% < IKU yang telah dimanfaatkan < 60%. apabila pemanfaatan hasil pengukuran < 20% jawaban a. apabila data (capaian) kinerja yang teridentifikasi secara berkala < 20% SKPD 4 III. c. apabila 60% < IKU yang telah dimanfaatkan < 80%.dijadikan alat ukur pencapaian tujuan/sasaran utama dalam dokumen RPJMD.b.

c.LAKIP menguraikan hasil evaluasi dan analisis tentang capaian2 kinerja outcome atau output penting.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri menyajikan evaluasi dan analisis mengenai capaian kinerja. apabila 60% < informasi outcome dalam LAKIP < 80%.PENJELASAN NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 LAKIP SKPD telah disampaikan tepat waktu PROP/KAB/KOTA 3 Tidak untuk PEMDA SKPD 4 Waktu penyampaian LAKIP mengacu pada SE Menpan dan RB No 29 Tahun 2010 II.c. e. apabila lebih dari 80% capaian yang disajikan bersifat kinerja yang dijanjikan dalam PK. apabila lebih dari 80% Sasaran dan target dalam LAKIP merupakan kompilasi dari SKPD. c.d.d. apabila penyajian evaluasi dan analisis capaian yang bersifat kinerja < 20% 7 LAKIP menyajikan evaluasi dan analisis mengenai capaian kinerja jawaban a. apabila capaian yang disajikan bersifat kinerja yang dijanjikan dalam PK < 20% a. apabila 60% < capaian yang disajikan bersifat kinerja yang dijanjikan dalam PK < 80%. b.LAKIP tidak berfokus pada informasi tentang kegiatan atau proses yang telah dilaksanakan pada tahun ybs .b. artinya: .e mengacu pada penjelasan < 60%. b.d.b. apabila 40% < capaian yang disajikan bersifat kinerja yang jawaban a.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 4 LAKIP menyajikan informasi pencapaian a.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Informasi LAKIP berorientasi outcome artinya: . b. apabila lebih dari 80% informasi yang disampaikan dalam LAKIP berorientasi outcome. d apabila 20% < pembandingan data kinerja (capaian sasaran) < 40% e. d apabila 20% < informasi outcome dalam LAKIP < 40% e.LAKIP tidak berorientasi pada informasi tentang realisasi seluruh anggaran yang telah digunakan 5 LAKIP menyajikan informasi mengenai pencapaian IKU a.c. b. bukan proses. apabila LAKIP menyajikan lebih dari 80% evaluasi dan analisis capaian yang bersifat kinerja (outcome). apabila pembandingan data kinerja (capaian sasaran) < 20% jawaban a.Informasi yang disajikan dalam LAKIP menggambarkan hasil2 (termasuk output2 penting) yang telah dicapai sampai dengan saat ini . apabila 60% < capaian yang disajikan bersifat Kinerja Utama (IKU) < 80%. jawaban a. apabila 40% < capaian yang disajikan bersifat Kinerja Utama (IKU) jawaban a.c. apabila 40% < informasi outcome dalam LAKIP < 60%. d apabila 20% < penyajian evaluasi dan analisis capaian yang bersifat kinerja < 40% e. c.c. di sisi kiri d apabila 20% < capaian yang disajikan bersifat kinerja yang dijanjikan dalam PK < 40% e. sasaran yang berorientasi outcome b.d. apabila 40% < Sasaran dan target dalam LAKIP merupakan kompilasi dari SKPD < 60%.c. apabila 40% < penyajian evaluasi dan analisis capaian yang bersifat kinerja < 60%.b. apabila 60% < penyajian evaluasi dan analisis capaian yang bersifat kinerja < 80%. bukan hanya proses atau realisasi kegiatan2 yang ada di dokumen anggaran (DIPA) 8 LAKIP menyajikan pembandingan data kinerja yang memadai antara realisasi tahun ini dengan realisasi tahun sebelumnya dan pembandingan lain yang diperlukan a. apabila lebih dari 80% capaian yang disajikan bersifat Kinerja Utama (IKU).b. apabila 60% < Sasaran dan target dalam LAKIP merupakan kompilasi dari SKPD < 80%. apabila 40% < pembandingan data kinerja (capaian sasaran) < 60%. di sisi kiri d apabila 20% < capaian yang disajikan bersifat Kinerja Utama (IKU) < 40% e. apabila 60% < pembandingan data kinerja (capaian sasaran) < 80%. apabila 20% < Sasaran dan target dalam LAKIP merupakan kompilasi dari SKPD < 40% c.d. apabila informasi outcome dalam LAKIP < 20% jawaban a.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 10 . apabila capaian yang disajikan bersifat Kinerja Utama (IKU) < 20% 6 LAKIP menyajikan informasi mengenai kinerja yang telah diperjanjikan a. d.e mengacu pada penjelasan dijanjikan dalam PK < 60%. apabila Sasaran dan target dalam LAKIP merupakan kompilasi dari SKPD < 20% b. c.b. apabila LAKIP menyajikan pembandingan lebih dari 80% data kinerja (capaian sasaran) . PENYAJIAN INFORMASI KINERJA (8%) 3 LAKIP bukan merupakan kompilasi dari SKPD di bawahnya a.b.d. c.c.

Target vs Realisasi . artinya: informasi dalam LAKIP ( termasuk LAKIP tahun sebelumnya) benar-benar telah digunakan untuk perbaikan perencanaan kinerja yang lebih baik periode berikutnya. apabila 60% < keandalan data realisasi kinerja < 80%. Nilai c.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri III. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan baik. telah digunakan dalam perbaikan perencanaan. b. artinya: informasi dalam LAKIP ( termasuk LAKIP tahun sebelumnya) benar-benar telah digunakan untuk perbaikan capaian kinerja organisasi yang lebih baik periode berikutnya 11 . apabila LAKIP menyajikan informasi keuangan yang terkait dengan lebih dari 80% capaian sasaran (kinerja). Nilai d apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan kurang.c.e mengacu pada penjelasan dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan baik. Nilai e apabila sama sekali tidak dimanfaatkan.b. di sisi kiri apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan cukup. telah digunakan untuk peningkatan kinerja. Nilai e apabila sama sekali tidak dimanfaatkan. Nilai b.b. apabila lebih dari 80% realisasi kinerja dapat diandalkan.d. telah digunakan untuk menilai dan memperbaiki pelaksanaan program dan kegiatan.d. dengan dalam perbaikan perencanaan memperhatikan: Nilai a. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan baik. Nilai c. 12 Informasi yang disajikan telah digunakan untuk menilai dan memperbaiki pelaksanaan program dan kegiatan organisasi Penilaian a/b/c/d/e didasarkan pada tingkat kualitas pemanfaatan secara nyata untuk perbaikan pelaksanaan program dan kegiatan . Nilai b. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan sangat baik.konsisten jawaban a. apabila 60% < informasi keuangan yang terkait sasaran < 80%.d.PENJELASAN NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 PROP/KAB/KOTA 3 Pembandingan yang memadai.e mengacu pada penjelasan apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan di sisi kiri cukup. Nilai e apabila sama sekali tidak dimanfaatkan. PEMANFAATAN INFORMASI KINERJA (4%) Jawaban tentang pemanfaatan informasi kinerja harus selalu dikaitkan dengan (dipengaruhi oleh) kondisi (jawaban) tentang Pemenuhan Pelaporan dan Penyajian Informasi Kinerja 11 Informasi yang disajikan telah digunakan Penilaian a/b/c/d/e didasarkan pada tingkat kualitas pemanfaatan secara nyata untuk perbaikan perencanaan kinerja.c.d. b.d.e mengacu pada penjelasan apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan di sisi kiri cukup. c.b. d apabila 20% < keandalan data realisasi kinerja < 40% e. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan sangat baik. Nilai b.datanya valid . apabila 40% < keandalan data realisasi kinerja < 60%. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan sangat baik. dengan untuk peningkatan kinerja memperhatikan: Nilai a.c.e mengacu pada penjelasan d apabila 20% < informasi keuangan yang terkait sasaran < 40% di sisi kiri e.c. apabila informasi keuangan yang terkait sasaran < 20% 10 Informasi kinerja dalam LAKIP dapat diandalkan a. Nilai d apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan kurang. apabila telah jawaban a.b. minimal mencakup: .c. Nilai d apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan kurang. artinya: informasi dalam LAKIP ( termasuk LAKIP tahun sebelumnya) benar-benar telah digunakan untuk perbaikan pelaksanaan program dan kegiatan periode berikutnya 13 Informasi yang disajikan telah digunakan Penilaian a/b/c/d/e didasarkan pada tingkat kualitas pemanfaatan secara nyata untuk perbaikan capaian kinerja organisasi.dapat ditelusuri kesumber datanya . Nilai c. jawaban a.Realisasi tahun berjalan vs realisasi tahun sebelumnya .diperoleh dari sumber yang kompeten . jawaban a.Realisasi sampai dengan tahun berjalan vs target jangka menengah SKPD 4 9 LAKIP menyajikan informasi keuangan yang terkait dengan pencapaian kinerja a. dengan memperhatikan: Nilai a. c.b. jawaban a. apabila 40% < informasi keuangan yang terkait sasaran < 60%. apabila keandalan data realisasi kinerja < 20% Dapat diandalkan: .

mengadministrasikan kemajuan (progress) kinerja. Nilai b. EVALUASI KINERJA (10%) I.Terdapat informasi tentang capaian hasil2 program. d apabila 20% < target kinerja yang terpantau < 40% e. d apabila 20% < SKPD yang dievaluasi < 40% e. apabila lebih dari 80% program telah dievaluasi.Terdapat ukuran yang memadai tentang keberhasilan program Tidak berlaku untuk SKPD Tidak berlaku untuk SKPD Tidak berlaku untuk SKPD 4 Evaluasi akuntabilitas kinerja atas SKPD telah dilakukan a. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan sangat baik (untuk dasar penilaian dan ada reward und phunisment yang baik).PENJELASAN NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PROP/KAB/KOTA SKPD 3 4 Penilaian a/b/c/d/e didasarkan pada tingkat kualitas pemanfaatan secara nyata untuk perbaikan capaian kinerja organisasi. . c. Nilai c.Terdapat analisis dan simpulan tentang kondisi sebelum dan sesudah dilaksanakannya suatu program.b. d apabila 20% < Program yang dievaluasi < 40% e.c. apabila 40% < Target kinerja yang terpantau < 60%. jawaban a. apabila SKPD yang dievaluasi < 20% Ya. mencari tahu. -mengambil langkah yang diperlukan untuk mengatasi hambatan pencapaian kinerja. KUALITAS EVALUASI (5%) 12 . kemajuan pencapaian kinerja beserta b.dapat menjawab atau menyimpulkan posisi (prestasi atau capaian) kinerja terakhir. Nilai d apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan kurang (untuk dasar penilaian dan belum ada reward und phunisment yang cukup ). b. apabila Program yang dievaluasi < 20% Program telah dievaluasi: . apabila 60% < Program yang dievaluasi < 80%. apabila 40% < Program yang dievaluasi < 60%. c.melaporkan hasil pemantauan tersebut kepada pimpinan 3 Evaluasi program telah dilakukan a. apabila target kinerja yang terpantau < 20% pemantauan mengenai kemajuan pencapaian kinerja beserta hambatannya. telah secara nyata digunakan oleh pimpinan organisasin sebagai dasar untuk menilai keberhasilan/kegagalan Pemda/SKPD D. apabila 40% < SKPD yang dievaluasi < 60%. artinya: . .mengidentifikasikan. . Nilai e apabila sama sekali tidak dimanfaatkan. . apabila lebih dari 80% Target kinerja telah dipantau kemajuannya 2 Terdapat pemantauan mengenai < 80%.e mengacu pada penjelasan . apabila lebih dari 80% SKPD telah dievaluasi b. apabila 60% < Target kinerja yang terpantau < 80%. artinya: Informasi kinerja dalam LAKIP . apabila 60% < SKPD yang dievaluasi< 80%. PEMENUHAN EVALUASI (2%) 1 Terdapat pedoman evaluasi akuntabilitas cukup jelas kinerja a.Terdapat simpulan keberhasilan atau ketidakberhasilan program. hambatannya c.d. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas di sisi kiri pemanfaatan cukup (untuk dasar penilaian dan ada sudah reward und phunisment walaupun masih sedikit). . dengan memperhatikan: Nilai a. apabila hasil evaluasi telah disampaikan atau dibahas dengan pihak yang dievaluasi (yang berkepentingan) Tidak berlaku untuk SKPD 5 Hasil evaluasi telah disampaikan dan dikomunikasikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan Tidak berlaku untuk SKPD II. mencatat (membuat catatan). apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan baik (untuk dasar penilaian dan ada sudah reward und phunisment yang cukup ). 1 2 14 Informasi yang disajikan telah digunakan untuk penilaian kinerja telah digunakan untuk penilaian kinerja.

a. a. Nilai a. apabila pelaksanaan supervisi secara berjenjang telah dilaksanakan sangat baik. b. apabila pelaksanaan supervisi secara berjenjang telah dilaksanakankurang baik. namun modifikasi pedoman belum sesuai dengan kondisi yang diharapkan. d.Penilaian a/b/c/d/e didasarkan pada tingkat kualitas menggambarkan akuntabilitas kinerja yang hasil evaluasi telah menggambarkan kondisi yang ada secara obyektif. apabila kualitas hasil evaluasi cukup baik. apabila evaluasi dilaksanakan dengan tidak menggunakan pedoman evaluasi SKPD 4 Tidak berlaku untuk SKPD 7 Evaluasi akuntabilitas kinerja dilaksanakan Cukup jelas. Nilai b. apabila evaluasi dilaksanakan dengan menggunakan pedoman evaluasi Menpan & RB e. apabila lebih dari 80% evaluator telah memiliki kompetensi AKIP dengan baik < 80%. apabila 40% < evaluator telah memiliki kompetensi AKIP dengan baik < 60%.Penilaian a/b/c/d/e didasarkan pada tingkat kelengkapan dan kualitas rekomendasi yang diberikan dalam laporan hasil evaluasinya terkait dengan upaya perbaikan perencanaan kinerja secara berkelanjutan.Penilaian a/b/c/d/e didasarkan pada apakah evaluasi program telah dapat menyimpulkan penilaian atas keberhasilan/kegagalan suatu program Cukup jelas. apabila kualitas hasil evaluasi sangat baik. apabila evaluator telah memiliki kompetensi AKIP dengan baik < 20% Tidak berlaku untuk SKPD 8 Pelaksanaan evaluasi akuntabilitas kinerja telah disupervisi dengan baik melalui pembahasan-pembahasan yang reguler dan bertahap Cukup jelas. apabila evaluasi dilaksanakan dengan menggunakan pedoman evaluasi yang dibuat sendiri mengacu pedoman evaluasi Menpan & RB. Cukup jelas. apabila pelaksanaan supervisi secara berjenjang telah dilaksanakan dangan baik. apabila pelaksanaan supervisi secara berjenjang telah dilaksanakan secara cukup baik. c. apabila 60% < evaluator telah memiliki kompetensi AKIP dengan baik < 80%. Nilai a. apabila kualitas hasil evaluasi tidak baik (buruk) 10 Hasil evaluasi akuntabilitas kinerja memberikan penilaian atas akuntabilitas kinerja masing-masing SKPD cukup jelas . apabila evaluasi dilaksanakan dengan mengacu pada pedoman evaluasi yang dibuat sendiri yang selaras dengan pedoman evaluasi Menpan & RB dan dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan. d apabila 20% < evaluator telah memiliki kompetensi AKIP dengan baik < 40% e. b.Penilaian a/b/c/d/e didasarkan pada tingkat kualitas dalam memberikan penilaian sesuai dengan juklak yang ada. apabila kualitas hasil evaluasi kurang.Nilai d. apabila evaluasi dilaksanakan dengan menggunakan pedoman evaluasi yang dibuat sendiri yang sama persis pedoman evaluasi Menpan & RB d. Nilai c. PEMANFAATAN EVALUASI (3%) Jawaban tentang pemanfaatan evaluasi harus selalu dikaitkan dengan (dipengaruhi oleh) kondisi (jawaban) tentang Pemenuhan Evaluasi dan Kualitas Evaluasi 13 .Penilaian a/b/c/d/e didasarkan pada tingkat kualitas oleh SDM yang berkompetensi SDM yang melakukan evaluasi. c. Penilaian a/b/c/d/e berdasarkan pada tingkat kualitas pelaksanaan supervisi. Nilai a. Tidak berlaku untuk SKPD Tidak berlaku untuk SKPD 11 Evaluasi akuntabilitas kinerja telah memberikan rekomendasi-rekomendasi perbaikan manajemen kinerja yang dapat dilaksanakan 12 Evaluasi program dilaksanakan dalam rangka menilai keberhasilan program Cukup jelas.Penilaian a/b/c/d/e didasarkan pada tingkat kelengkapan dan kualitas rekomendasi yang diberikan dalam laporan hasil evaluasinya terkait dengan upaya perbaikan penerapan manajemen kinerja secara berkelanjutan Cukup jelas.PENJELASAN NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 6 Evaluasi akuntabilitas kinerja dilaksanakan dengan menggunakan pedoman/juklak evaluasi yang selaras dengan pedoman/juklak evaluasi Menpan dan RB PROP/KAB/KOTA 3 a.Penilaian a/b/c/d/e didasarkan pada tingkat kelengkapan dan kualitas rekomendasi yang diberikan dalam laporan hasil evaluasinya terkait dengan upaya perbaikan peningkatan capaian kinerja organisasi secara berkelanjutan Tidak berlaku untuk SKPD Tidak berlaku untuk SKPD 13 Evaluasi program telah memberikan rekomendasi-rekomendasi perbaikan perencanaan kinerja yang dapat dilaksanakan 14 Evaluasi program telah memberikan rekomendasi-rekomendasi peningkatan kinerja yang dapat dilaksanakan Tidak berlaku untuk SKPD Tidak berlaku untuk SKPD III. c. b. apabila dievaluasi kualitas hasil evaluasi baik. apabila pelaksanaan tidak dilakukan supervisi secara berjenjang Tidak berlaku untuk SKPD 9 Hasil evaluasi akuntabilitas kinerja Cukup jelas .

Nilai b. 16 Hasil evaluasi akuntabilitas kinerja telah ditindaklanjuti untuk perbaikan penerapan manajemen kinerja Penilaian a/b/c/d/e didasarkan pada tingkat kualitas pemanfaatan secara nyata untuk perbaikan penerapan manajemen kinerja secara keseluruhan . c. dengan memperhatikan: Nilai a. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan cukup. apabila 60% < capaian kinerja tahun berjalan yang melebihi tahun sebelumnya< 80%. Nilai d apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan kurang. apabila capaian kinerja lebih dari 80%. apabila capaian kinerja < 20% a. apabila lebih dari 80% informasi capaian kinerja dapat diandalkan. Nilai e apabila sama sekali tidak dimanfaatkan. apabila lebih dari 80% capaian kinerja tahun berjalan melebihi capaian tahun sebelumnya. apabila informasi capaian kinerja y g dapat diandalkan < 20% . dengan memperhatikan: Nilai a. b. Tidak berlaku untuk SKPD Tidak berlaku untuk SKPD 17 Hasil evaluasi program telah ditindaklanjuti Penilaian a/b/c/d/e didasarkan pada tingkat kualitas pemanfaatan untuk perbaikan kinerja secara nyata untuk perbaikan capaian kinerja organisasi. c. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan baik. PENCAPAIAN SASARAN/KINERJA ORGANISASI (20%) KINERJA YANG DILAPORKAN (OUTPUT) (5%) 1 Target dapat dicapai a. d. Nilai c. apabila 40% < capaian kinerja tahun berjalan yang melebihi tahun sebelumnya < 60%. b. apabila 20% < capaian kinerja tahun berjalan yang melebihi tahun sebelumnya < 40% e. dengan memperhatikan: telah ditindaklanjuti untuk perbaikan Nilai a. Nilai b. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan baik (untuk dasar penilaian dan ada sudah reward und punishment yang cukup ). p p j yang p Tidak berlaku untuk SKPD 2 Capaian kinerja lebih baik dari tahun sebelumnya Tidak berlaku untuk SKPD 3 Informasi mengenai kinerja dapat diandalkan Tidak berlaku untuk SKPD 14 . Nilai e apabila sama sekali tidak dimanfaatkan. Nilai d apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan kurang (untuk dasar penilaian dan belum ada reward und phunisment yang cukup). Nilai c. Nilai b. apabila 60% < capaian kinerja< 80%. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas perencanaan pemanfaatan sangat baik. apabila capaian kinerja tahun berjalan yang melebihi tahun sebelumnya < 20% a. d. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan cukup. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan cukup (untuk dasar penilaian dan ada sudah reward und phunisment walaupun masih sedikit). Nilai e apabila sama sekali tidak dimanfaatkan. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan cukup. Tidak berlaku untuk SKPD Tidak berlaku untuk SKPD E. apabila 40% < informasi capaian kinerja yang dapat diandalkan < 60%. apabila 20% < informasi capaian kinerja yang dapat diandalkan < 40% e.PENJELASAN NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN SKPD 4 PROP/KAB/KOTA 1 2 3 15 Hasil evaluasi program/akuntabilitas kinerja Penilaian a/b/c/d/e didasarkan pada tingkat kualitas pemanfaatan secara nyata untuk perbaikan perencanaan . Nilai c. c. apabila 40% < capaian kinerja < 60%. Nilai e apabila sama sekali tidak dimanfaatkan. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan baik. dengan memperhatikan: Nilai a. Nilai d apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan kurang. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan sangat baik. b. 18 Hasil evaluasi akuntabilitas kinerja telah ditindaklanjuti untuk mengukur keberhasilan SKPD Penilaian a/b/c/d/e didasarkan pada tingkat kualitas pemanfaatan secara nyata untuk perbaikan capaian kinerja organisasi. Nilai c. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan baik. Nilai d apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan kurang. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan sangat baik. d apabila 20% < capaian kinerja < 40% e. apabila 60% < informasi capaian kinerja yang dapat diandalkan < 80%. Nilai b. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan sangat baik (untuk dasar penilaian dan ada reward und phunisment yang baik).

up to date SKPD 4 Tidak berlaku untuk SKPD KINERJA YANG DILAPORKAN (OUTCOME) (10%) 4 Target dapat dicapai a. . apabila tingkat capaian outcome tahun berjalan 120% < capaian outcome tahun lalu < 150%. apabila tingkat capaian outcome tahun berjalan 150% dari tahun sebelumnya. Penghargaan yang dimaksud adalah penghargaan atas organisasi (Pemda/SKPD) yang levelnya nasional Tidak berlaku untuk SKPD Tidak berlaku untuk SKPD Tidak berlaku untuk SKPD Tidak berlaku untuk SKPD 15 . apabila 80% < capaian outcome tahun berjalan < 100%.up to date Tidak berlaku untuk SKPD 7 Kinerja Bidang Kesehatan 8 Kinerja Bidang Pendidikan 9 Kinerja Bidang Ketenagakerjaan 10 Kinerja Bidang Sosial 11 Kinerja Bidang Ekonomi penilaian berdasarkan data sekunder dari BPS dan Kemenkes penilaian berdasarkan data sekunder dari BPS dan Kemendiknas penilaian berdasarkan data sekunder dari BPS penilaian berdasarkan data sekunder dari BPS penilaian berdasarkan data sekunder dari BPS Tidak berlaku untuk SKPD Tidak berlaku untuk SKPD Tidak berlaku untuk SKPD Tidak berlaku untuk SKPD Tidak berlaku untuk SKPD KINERJA DARI PENILAIAN STAKEHOLDER (5%) 12 Kinerja Pengelolaan Keuangan 13 Kinerja dari Pendapat Masyarakat/Media 14 Kinerja dari Penilaian Instansi Pemerintah Lainnya 15 Kinerja Transparansi 16 Kinerja/Penghargaan Lainnya penilaian berdasarkan data sekunder dari BPK Tidak berlaku untuk SKPD penilaian berdasarkan data sekunder dari pendapat masyarakat (NGO)/ pemberitaan media penilaian berdasarkan data sekunder dari hasil penilaian dari Kementerian/Lembaga cukup jelas penilaian berdasarkan pada data sekunder instansi pemerintah.Dihasilkan dari sumber2 atau basis data yang dapat dipercaya (kompeten). apabila tingkat capaian outcome tahun berjalan = 100% c. d. c. . apabila 50% < capaian outcome tahun berjalan yang melebihi tahun sebelumnya < 80% e. artinya: . artinya: . apabila capaian outcome tahun berjalan yang melebihi tahun sebelumnya kurang dari 50% Tidak berlaku untuk SKPD 5 Capaian kinerja lebih baik dari tahun sebelumnya a.Diperoleh dari dasar perhitungan (formulasi) yang valid.PENJELASAN NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 PROP/KAB/KOTA 3 Informasi kinerja dapat diandalkan. . . apabila tingkat capaian outcome tahun berjalan lebih dari 100% b. . apabila capaian outcome tahun berjalan kurang dari 50% dari tahun lalu Tidak berlaku untuk SKPD 6 Informasi mengenai kinerja dapat diandalkan Informasi kinerja dapat diandalkan. apabila 50% < capaian outcome tahun berjalan yang melebihi tahun sebelumnya < 80% e. .Dapat ditelusuri sumber datanya. b.Dapat ditelusuri sumber datanya.Diperoleh dari dasar perhitungan (formulasi) yang valid. d.Dihasilkan dari sumber2 atau basis data yang dapat dipercaya (kompeten). apabila 80% < capaian outcome tahun berjalan < 120%.

Lampiran 4. Template Kertas Kerja Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Daerah .

program. PEMENUHAN RENSTRA (2.5%) 1 Dokumen RPJMD telah ada Dokumen Renstra SKPD telah ada Dokumen RPJMD/Renstra SKPD telah memuat visi. DOKUMEN RENSTRA (12. KUALITAS RENSTRA (6.5%) a. misi.25%) Dokumen RKT telah digunakan sebagai acuan untuk 10 menyusun penetapan kinerja (PK) Dokumen RKT digunakan sebagai acuan dalam penyusunan 11 RKT SKPD c.Lampiran 4 TEMPLATE KERTAS KERJA EVALUASI AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DAERAH NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN 1 2 A. program. dan target kinerja tahunan #DIV/0! #DIV/0! y/t y/t a/b/c/d/e #DIV/0! #DIV/0! Error Error Error #DIV/0! #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! #DIV/0! Error Error Error #DIV/0! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! b. DOKUMEN PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN (7. PERENCANAAN KINERJA (35%) I. 1 2 3 PEMENUHAN PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN (1. #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! Error Error Error Error Error Error #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! Error Error Error Error Error Error #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! KKE2 KKE3 #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! Error Error #DIV/0! a/b/c/d/e #DIV/0! Error #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! 1 .25%) 3 Tujuan dan sasaran telah berorientasi hasil Program/kegiatan merupakan cara untuk mencapai 4 tujuan/sasaran/hasil program/hasil kegiatan 5 RPJMD/Renstra SKPD telah menyajikan IKU Indikator kinerja tujuan (outcome) dan sasaran (outcome 6 dan output) telah memenuhi kriteria indikator kinerja yang baik 7 Target kinerja ditetapkan dengan baik Dokumen RPJMD/Renstra SKPD telah selaras dengan 8 Dokumen RPJMN/Dokumen RPJMD Dokumen RPJMD/Renstra SKPD telah menetapkan hal-hal 9 yang seharusnya ditetapkan (dalam kontrak kinerja/tugas fungsi) c. indikator kinerja sasaran.5%) Dokumen RKT telah ada Dokumen RKT SKPD telah ada Dokumen RKT disusun sebelum mengajukan RKA Dokumen RKT telah memuat sasaran. target 2 tahunan. IMPLEMENTASI RENSTRA (3. KUALITAS PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN (3. indikator kinerja tujuan dan target jangka menengah b. tujuan. indikator kinerja sasaran.75%) 4 Sasaran telah berorientasi hasil Kegiatan dalam dokumen Renja merupakan cara untuk 5 mencapai sasaran 6 RKT telah menyajikan IKU Indikator kinerja sasaran dan kegiatan telah memenuhi 7 kriteria indikator kinerja yang baik 8 Target kinerja ditetapkan dengan baik Dokumen RKT telah selaras dengan dokumen 9 RPJMD/Renstra SKPD dan dengan Dokumen RKPD/RKT atasannya IMPLEMENTASI PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN (2.5%) a.75%) Dokumen RPJMD/Renstra SKPD digunakan sebagai acuan 10 dalam penyusunan dokumen perencanaan tahunan 11 12 13 Dokumen RPJMD digunakan sebagai acuan dalam penyusunan Dokumen Renstra SKPD Dokumen RPJMD/Renstra SKPD digunakan sebagai acuan penyusunan Dokumen Rencana Kerja dan Anggaran Dokumen RPJMD/Renstra SKPD telah direviu secara berkala PROP/KAB/KOTA Y/T NILAI 3 4 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! y/t Error SKPD Y/T NILAI 5 6 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! a/b/c/d/e Error Error TOTAL 7 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #DIV/0! #VALUE! REF 8 a/b/c/d/e Error a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! Error Error Error Error Error Error Error #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! Error Error Error Error Error Error Error #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! KKE2 KKE3 #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! Error Error Error Error #DIV/0! a/b/c/d/e #DIV/0! Error #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! a/b/c/d/e a/b/c/d/e Error Error #VALUE! #VALUE! II. sasaran.

PEMENUHAN PENGUKURAN (4%) Telah terdapat indikator kinerja utama (IKU) sebagai ukuran 1 kinerja secara formal IKU SKPD telah ada 2 Terdapat mekanisme pengumpulan data kinerja KUALITAS PENGUKURAN (10%) IKU telah dapat diukur secara obyektif IKU telah menggambarkan hasil IKU telah relevan dengan kondisi yang akan diukur IKU telah cukup untuk mengukur kinerja IKU telah diukur realisasinya Indikator kinerja sasaran dapat diukur secara obyektif Indikator kinerja sasaran menggambarkan hasil Indikator kinerja sasaran relevan dengan sasaran yang akan 10 diukur 11 Indikator kinerja sasaran cukup untuk mengukur sasarannya 12 Indikator kinerja sasaran telah diukur realisasinya 13 Pengumpulan data kinerja dapat diandalkan Pengumpulan data kinerja dilakukan secara berkala 14 (bulanan/triwulanan/semester) III. PEMENUHAN PK (3%) 1 Dokumen PK telah ada Dokumen PK SKPD telah ada 2 Dokumen PK disusun segera setelah anggaran disetujui Dokumen PK telah memuat sasaran. PENYAJIAN INFORMASI KINERJA (8%) II. PENGUKURAN KINERJA (20%) I. Target kinerja RKT vs Target kinerja RKA) III.NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 Dokumen RKT telah digunakan sebagai acuan untuk 12 menyusun anggaran (RKA) (a. indikator 3 kinerja. PELAPORAN KINERJA (15%) I. dan target jangka pendek b.5%) 9 Dokumen PK telah dimonitor pencapaiannya secara berkala Dokumen PK telah dimanfaatkan dalam pengarahan dan 10 pengorganisasian kegiatan Target kinerja yang diperjanjikan telah digunakan untuk 11 mengukur keberhasilan PROP/KAB/KOTA Y/T NILAI 3 4 a/b/c/d/e Error SKPD Y/T 5 a/b/c/d/e NILAI 6 Error TOTAL 7 #VALUE! REF 8 #DIV/0! #DIV/0! y/t y/t a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! #DIV/0! y/t a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! #DIV/0! y/t y/t #DIV/0! #DIV/0! Error Error Error #DIV/0! Error Error Error Error Error #DIV/0! Error Error Error #DIV/0! #DIV/0! Error Error #DIV/0! Error Error Error Error Error Error Error Error Error Error Error Error #DIV/0! Error Error Error Error Error #DIV/0! #DIV/0! Error Error #DIV/0! #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! Error Error Error #DIV/0! Error Error Error Error Error #DIV/0! Error Error Error #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! KKE2 KKE3 #VALUE! B. 3 4 5 6 7 8 9 #VALUE! #VALUE! a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e Error Error #DIV/0! Error Error Error Error Error Error Error Error Error Error Error Error #DIV/0! Error Error Error Error Error #DIV/0! #DIV/0! Error Error #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! KKE3 #VALUE! KKE3 KKE3 KKE3 KKE3 KKE3 KKE3 KKE3 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #VALUE! 2 . IMPLEMENTASI PENGUKURAN (6%) IKU telah dimanfaatkan dalam dokumen-dokumen 15 perencanaan dan penganggaran 16 IKU telah dimanfaatkan untuk penilaian kinerja 17 IKU telah direviu secara berkala Hasil pengukuran kinerja telah digunakan untuk penyusunan 18 laporan kinerja Pengukuran kinerja digunakan untuk pengendalian dan 19 pemantauan kinerja secara berkala C. program.l. PEMENUHAN PELAPORAN (3%) 1 LAKIP telah disusun LAKIP SKPD telah disusun 2 LAKIP telah disampaikan tepat waktu LAKIP SKPD telah disampaikan tepat waktu II. KUALITAS PK (7.5%) 4 Sasaran telah berorientasi hasil 5 PK telah menyajikan IKU Indikator kinerja sasaran telah memenuhi kriteria indikator 6 kinerja yang baik 7 Target kinerja ditetapkan dengan baik Dokumen PK telah selaras dengan dokumen PK atasannya 8 dan Dokumen RKT c. IMPLEMENTASI PK (4. DOKUMEN PENETAPAN KINERJA (15%) a.

PEMANFAATAN INFORMASI KINERJA (4%) Informasi yang disajikan telah digunakan dalam perbaikan 11 perencanaan 12 13 Informasi yang disajikan telah digunakan untuk menilai dan memperbaiki pelaksanaan program dan kegiatan organisasi a/b/c/d/e Error a/b/c/d/e Error #VALUE! a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! #DIV/0! y/t a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e y/t #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e Error Error #DIV/0! Error Error Error Error #DIV/0! #DIV/0! Error Error Error Error Error #DIV/0! Error Error Error Error Error a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e Error Error #DIV/0! Error Error Error Error #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! Informasi yang disajikan telah digunakan untuk peningkatan kinerja Informasi yang disajikan telah digunakan untuk penilaian 14 kinerja D. KUALITAS EVALUASI (5%) Evaluasi akuntabilitas kinerja dilaksanakan dengan 6 menggunakan pedoman/juklak evaluasi yang selaras dengan pedoman/juklak evaluasi Menpan dan RB Evaluasi akuntabilitas kinerja dilaksanakan oleh SDM yang 7 berkompetensi Pelaksanaan evaluasi akuntabilitas kinerja telah disupervisi 8 dengan baik melalui pembahasan-pembahasan yang reguler dan bertahap Hasil evaluasi akuntabilitas kinerja menggambarkan 9 akuntabilitas kinerja yang dievaluasi 10 Hasil evaluasi akuntabilitas kinerja memberikan penilaian atas akuntabilitas kinerja masing-masing SKPD Evaluasi akuntabilitas kinerja telah memberikan 11 rekomendasi-rekomendasi perbaikan manajemen kinerja yang dapat dilaksanakan Evaluasi program dilaksanakan dalam rangka menilai 12 keberhasilan program Evaluasi program telah memberikan rekomendasi13 rekomendasi perbaikan perencanaan kinerja yang dapat dilaksanakan 14 Evaluasi program telah memberikan rekomendasirekomendasi peningkatan kinerja yang dapat dilaksanakan a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e Error Error Error #VALUE! #VALUE! #VALUE! a/b/c/d/e Error #VALUE! III. PEMENUHAN EVALUASI (2%) 1 Terdapat pedoman evaluasi akuntabilitas kinerja Terdapat pemantauan mengenai kemajuan pencapaian 2 kinerja beserta hambatannya 3 Evaluasi program telah dilakukan 4 Evaluasi akuntabilitas kinerja atas SKPD telah dilakukan Hasil evaluasi telah disampaikan dan dikomunikasikan 5 kepada pihak-pihak yang berkepentingan II. EVALUASI KINERJA (10%) I. PEMANFAATAN EVALUASI (3%) Hasil evaluasi program/akuntabilitas kinerja telah 15 ditindaklanjuti untuk perbaikan perencanaan Hasil evaluasi akuntabilitas kinerja telah ditindaklanjuti untuk 16 perbaikan penerapan manajemen kinerja Hasil evaluasi program telah ditindaklanjuti untuk perbaikan 17 kinerja #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! Error Error Error #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! 3 .NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 3 LAKIP bukan merupakan kompilasi dari SKPD di bawahnya 4 5 6 7 LAKIP menyajikan informasi pencapaian sasaran yang berorientasi outcome LAKIP menyajikan informasi mengenai pencapaian IKU LAKIP menyajikan informasi mengenai kinerja yang telah diperjanjikan LAKIP menyajikan evaluasi dan analisis mengenai capaian kinerja PROP/KAB/KOTA Y/T NILAI 3 4 a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e Error Error Error Error Error SKPD Y/T 5 a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e NILAI 6 Error Error Error Error Error TOTAL 7 #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! REF 8 LAKIP menyajikan pembandingan data kinerja yang 8 memadai antara realisasi tahun ini dengan realisasi tahun sebelumnya dan pembandingan lain yang diperlukan LAKIP menyajikan informasi keuangan yang terkait dengan pencapaian kinerja 10 Informasi kinerja dalam LAKIP dapat diandalkan 9 III.

00 Error Error Error #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0.00 REF 8 E. KINERJA YANG DILAPORKAN (OUTPUT) (5%) 1 Target dapat dicapai 2 Capaian kinerja lebih baik dari tahun sebelumnya 3 Informasi mengenai kinerja dapat diandalkan II. 12 13 14 15 16 KINERJA YANG DILAPORKAN (OUTCOME) (10%) Target dapat dicapai Capaian kinerja lebih baik dari tahun sebelumnya Informasi mengenai kinerja dapat diandalkan Kinerja Bidang Kesehatan Kinerja Bidang Pendidikan Kinerja Bidang Ketenagakerjaan Kinerja Bidang Sosial Kinerja Bidang Ekonomi KINERJA DARI PENILAIAN STAKEHOLDER (5%) Kinerja Pengelolaan Keuangan Kinerja dari Pendapat Masyarakat/Media Kinerja dari Penilaian Instansi Pemerintah Lainnya Kinerja Transparansi Kinerja/Penghargaan Lainnya #DIV/0! KKE1-II KKE1-II KKE1-II KKE1-IIK KKE1-IIK KKE1-IIK KKE1-IIK KKE1-IIK KKE1-III KKE1-III KKE1-III KKE1-III KKE1-III #DIV/0! HASIL EVALUASI AKUNTABILITAS KINERJA (100%) #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! KETERANGAN: KETIK 'y' ATAU 't' ATAU 'a' ATAU 'b' ATAU 'c' ATAU 'd' ATAU 'e' PADA KOLOM YANG BERWARNA HIJAU JANGAN MELAKUKAN PERUBAHAN PADA KOLOM YANG BERWARNA KUNING ATAU ABU-ABU 4 .NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 Hasil evaluasi akuntabilitas kinerja telah ditindaklanjuti untuk 18 mengukur keberhasilan SKPD PROP/KAB/KOTA Y/T NILAI 3 4 a/b/c/d/e #DIV/0! 0.00 a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! Error #DIV/0! 0.00 Error Error Error #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! SKPD Y/T 5 NILAI 6 TOTAL 7 #VALUE! #DIV/0! 0. PENCAPAIAN SASARAN/KINERJA ORGANISASI (20%) I. 4 5 6 7 8 9 10 11 III.

Lampiran 5. Daftar Pemerintah Daerah yang Dievaluasi oleh Kementerian Negara PAN dan RB .

Lampiran 5 DAFTAR PEMERINTAH DAERAH YANG DIEVALUASI OLEH                          KEMENTERIAN PAN DAN RB NO 1 2 3 4 PROVINSI Nanggroe Aceh Darussalam Sumatera Utara  Sumatera Barat Sumatera Selatan NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 KABUPATEN/KOTA Kota Banda Aceh Kab Samosir Kota Bukit Tinggi Kab Musi Rawas Kab Banyu Asin Kab Bengkulu Selatan Kab Tanjung Jabung Timur Kab Batang Hari Kab Bangka Kab Tulang Bawang Kab Bintan Kab Karimun Kab Siak Kota Dumai Kab Tangerang Kab Garut Kota Sukabumi Kab Temanggung Kab Karanganyar Kota Yogya Kab Sleman Kota Malang Kab Pacitan Kab Melawi Kab Katingan Kab Tanah Laut Kab Malinau Kab Tabanan Kota Denpasar Kab Sumbawa Kab Timor Tengah Selatan Kab Enrekang Kota Makassar Kab Parigi Moutong Kab Donggala Kab Bone Bolango Kota Bitung Kab Polewali Mandar Kab Maluku Tenggara Barat Kab Merauke 5 Bengkulu 6 Jambi 7 Bangka Belitung 8 Lampung 9 Kepulauan Riau 10 Riau 11 Banten 12 Jawa Barat 13 Jawa Tengah 14 Yogyakarta 15 Jawa Timur 16 17 18 19 20 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Bali 21 Nusa Tenggara Barat 22 Nusa Tenggara Timur 23 Sulawesi Selatan 24 Sulawesi Tengah 25 26 27 28 29 30 Gorontalo Sulawesi Utara Sulawesi Barat Maluku Papua DKI JAKARTA .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->