4. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Eselon I Kementerian Kementerian; 5. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025; 6. Instruksi Presiden Nomor 7 tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah; 7. Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2004 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi; 8. Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor KEP/135/M.PAN/9/2004 tentang Pedoman Umum Evaluasi Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah; 9. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 12 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi; 10. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 20 Tahun 2010 tentang Road Map Reformasi Birokrasi 2010-2014; 11. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 11 Tahun 2011 tentang Kriteria dan Ukuran Keberhasilan Reformasi Birokrasi; MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN EVALUASI AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH TAHUN 2011. Pasal 1 Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 adalah sebagaimana tercantum dalam lampiran peraturan ini, merupakan panduan bagi evaluator yang berkaitan dengan: a. pemahaman mengenai tujuan evaluasi dan penetapan ruang lingkup evaluasi; b. pemahaman mengenai strategi evaluasi dan metodologi yang digunakan dalam evaluasi; c. penetapan langkah-langkah kerja yang harus ditempuh dalam proses evaluasi;
2

.

.

.

1.1. Penilaian dan Penyimpulan IV.3. Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi 3. Sistematika II. Umum 3. Metodologi Evaluasi 2. Teknik Evaluasi 2. Pelaksanaan Evaluasi Secara Umum 2. Pelaporan Hasil Evaluasi 4. Format dan Isi Laporan Hasil Evaluasi 4. Template Kertas Kerja Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Daerah 5. Umum 1. Organisasi dan Jadual Evaluasi i ii 1 1 2 3 3 3 5 5 5 6 6 7 7 9 9 9 10 15 15 16 22 23 23 III. Strategi Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi 2.4.2.2.2. Evaluasi Atas Komponen Akuntabilitas Kinerja 3. Ruang Lingkup Evaluasi 1. Template Kertas Kerja Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Pusat 3. Umum 4.1.3. Penugasan 1. Hal-hal yang Perlu Diperhatikan V. Lembar Kriteria Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Pusat 2.3.2.4. Lembar Kriteria Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Daerah 4. Maksud dan Tujuan 1.1.6. Kertas Kerja Evaluasi 2. Daftar Pemerintah Daerah yang Dievaluasi oleh Kementerian Negara PAN dan RB Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011     . Pendahuluan 1. Tahapan Evaluasi 2.DAFTAR ISI Halaman Kata Pengantar Daftar Isi I. Penyampaian Laporan Hasil Evaluasi Penutup 5.5. Lampiran 1.1.3.5.

serta sekaligus untuk mendorong adanya peningkatan kinerja instansi pemerintah. Presiden juga perlu diberikan masukan (umpan balik) dari hasil evaluasi akuntabilitas kinerja instansi sesuai dengan prioritas program pemerintah saat ini. mengukur dan memantau kinerjanya secara mandiri serta melaporkan kepada instansi yang lebih tinggi.1 UMUM a. c. Dengan adanya pemeringkatan ini diharapkan dapat mendorong instansi pemerintah pusat dan instansi pemerintah daerah untuk secara konsisten meningkatkan akuntabilitas kinerjanya dalam rangka mewujudkan pencapaian kinerja hasil organisasinya sesuai yang diamanahkan dalam RPJM Nasional/RPJMD. Sistem AKIP diimplementasikan secara “self assesment” oleh masing-masing instansi pemerintah. Dalam sistem yang mekanisme pelaksanaan demikian perlu adanya evaluasi dari pihak yang lebih independen agar diperoleh umpan balik yang obyektif untuk perbaikan akuntabilitas dan kinerja instansi pemerintah.BAB I PENDAHULUAN 1. Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 1 . b. Perbaikan governance dan sistem manajemen merupakan agenda penting dalam reformasi pemerintahan yang sedang dijalankan oleh pemerintah. Presiden selaku pemimpin tertinggi pemerintahan perlu mengetahui sampai seberapa jauh implementasi Sistem AKIP dilakukan dan perkembangan hasilnya sampai saat ini. Sistem manajemen pemerintahan yang berfokus pada peningkatan akuntabilitas dan sekaligus peningkatan kinerja berorientasi pada hasil (outcome) dikenal sebagai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Sistem AKIP). Selain itu. maka perlu dilakukan suatu pemeringkatan atas hasil evaluasi akuntabilitas kinerja tersebut. melaksanakan. Ini berarti instansi pemerintah tersebut merencanakan. Oleh sebab itu pelaksanaan evaluasi akuntabilitas kinerja instansi merupakan bagian yang inherent dengan Sistem AKIP haruslah dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Seiring dengan kebijakan pemerintah untuk melihat sampai sejauh mana suatu instansi pemerintah melaksanakan dan memperlihatkan kinerja organisasinya.

3). Memberikan saran perbaikan untuk peningkatan kinerja dan penguatan akuntabilitas instansi pemerintah. Menjadi panduan dalam mengelola pelaksanaan evaluasi akuntabilitas kinerja instansi tahun 2011 bagi pejabat dan staf pelaksana. disusun seiring dan selaras dengan kebijakan Pemerintah sebagaimana tertuang dalam pedoman umum evaluasi akuntabilitas kinerja instansi yang ditetapkan oleh MENPAN dengan Surat Keputusan Menteri Negara PAN Nomor KEP/135/M. Penyusunan Laporan Hasil Evaluasi (LHE) dan mekanisme pelaporan hasil evaluasi serta proses pengolahan datanya. Memperoleh informasi tentang implementasi Sistem AKIP. Penetapan langkah-langkah kerja yang harus ditempuh dalam proses evaluasi. e. 1. Tujuan evaluasi akuntabilitas kinerja instansi tahun 2011 ini adalah sebagai berikut: a. Memberi panduan bagi evaluator dalam hal: 1). 2. Pemahaman mengenai tujuan evaluasi dan penetapan ruang lingkup evaluasi. Untuk itu diperlukan ada petunjuk pelaksanaan evaluasi akuntabilitas kinerja instansi Tahun 2011 bagi evaluator. Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 2 .2 MAKSUD DAN TUJUAN 1.d. b. Petunjuk pelaksanaan evaluasi akuntabilitas kinerja instansi Tahun 2011 ini. Pelaksanaan evaluasi akuntabilitas kinerja instansi yang merupakan bagian inherent dengan Sistem AKIP. b. Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi akuntabilitas kinerja instansi Tahun 2011 ini merupakan petunjuk yang lebih teknis dari pedoman umum evaluasi akuntabilitas kinerja instansi tersebut di atas. Menilai akuntabilitas kinerja instansi pemerintah. Petunjuk pelaksanaan evaluasi akuntabilitas kinerja instansi Tahun 2011 ini dimaksudkan untuk: a.PAN/9/2004. 2). haruslah dilakukan dengan sebaik-baiknya. Pemahaman mengenai strategi evaluasi dan metodologi yang digunakan dalam evaluasi. c. 4).

PENDAHULUAN BAB II. dan pencapaian kinerja organisasi.3 RUANG LINGKUP EVALUASI 1. BPKP melakukan evaluasi akuntabilitas kinerja Pemerintah Kabupaten/Kota selain dari butir 2. yaitu: BAB I.1. Jumlah Pemerintah Kabupaten/Kota yang dievaluasi minimal 50% dari jumlah Pemerintah Kabupaten/Kota yang ada di setiap provinsi yang telah menyampaikan LAKIP 2010 kepada Kementerian PAN dan RB atau minimal 10 Pemerintah Kabupaten/Kota. 3. Ruang lingkup evaluasi tahun 2011 meliputi : a. Kementerian Negara PAN dan RB dibantu oleh BPKP. EVALUASI ATAS AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 3 . mana yang lebih rendah. Perwakilan BPKP setempat. 2. Deputi Pengawasan Keuangan Daerah.4 PENUGASAN 1. b.5 SISTEMATIKA Sistematika Juklak Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Tahun 2011 terdiri dari 5 (lima) BAB. Menyusun pemeringkatan hasil evaluasi Pemerintah Pusat dan Daerah. PELAKSANAAN EVALUASI SECARA UMUM BAB III. 1. Dalam pelaksanaan evaluasi akuntabilitas kinerja instansi. Entitas akuntabilitas yang dievaluasi pada tahun 2011 adalah seluruh pemerintah pusat. 1. Evaluasi akuntabilitas kinerja instansi Pemerintah Kabupaten/Kota dilaksanakan oleh BPKP cq. yang penugasannya diatur oleh Kepala BPKP cq. maka evaluasi dilakukan terhadap seluruh populasi kabupaten/kota yang ada di provinsi tersebut. Kementerian PAN dan RB melakukan evaluasi akuntabilitas kinerja seluruh instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi serta Kabupaten/Kota terpilih di setiap Provinsi (terlampir). 4. provinsi dan kurang lebih 50% pemerintah kabupaten/kota yang telah menyampaikan LAKIP 2010 kepada Kementerian PAN dan RB. Evaluasi akuntabilitas kinerja instansi pemerintah meliputi evaluasi atas penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (sistem AKIP). Dalam hal jumlah 50% tersebut kurang dari 10 kabupaten/kota. 2.

PELAPORAN HASIL EVALUASI BAB V. PENUTUP LAMPIRAN-LAMPIRAN Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 4 .BAB IV.

Keterlibatan pihak yang dievaluasi pada proses evaluasi ini sangat penting untuk meningkatkan efektivitas evaluasi.1 STRATEGI EVALUASI AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI 1. 3. Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 5 . Hambatan dan kendala pelaksanaan tindak lanjut hasil evaluasi tahun lalu. langkah pertama yang perlu dilakukan oleh evaluator dalam melakukan evaluasi akuntabilitas kinerja instansi. Untuk instansi Pemerintah Pusat. Penyusunan pemeringkatan hasil evaluasi untuk pemerintah pusat dan pemerintah daerah. jika cukup relevan perlu dilaporkan kepada instansi yang lebih tinggi atau pihak lain yang berwenang. Pelaporan hasil evaluasi gabungan (Nasional) kepada Presiden.BAB II PELAKSANAAN EVALUASI SECARA UMUM 2. adalah mengumpulkan informasi mengenai berbagai saran atau rekomendasi yang diberikan oleh evaluator tahun lalu.2 TAHAPAN EVALUASI Tahapan evaluasi yang dilakukan pada tahun 2011 meliputi: 1. 2. yaitu difokuskan untuk peningkatan mutu penerapan manajemen berbasis kinerja (Sistem AKIP) dan peningkatan kinerja instansi pemerintah pusat dan daerah dalam rangka mewujudkan instansi pemerintah yang berorientasi pada hasil (result oriented government) 2. Strategi yang akan dijalankan menggunakan prinsip: (i) partisipasi dan coevaluation dengan pihak yang dievaluasi. 3. Evaluasi akuntabilitas kinerja instansi pemerintah 2. Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota yang sudah pernah dievaluasi. Pelaksanaan evaluasi akuntabilitas kinerja instansi pada tahun 2011 masih seperti tahun sebelumnya. (ii) proses konsultasi yang terbuka dan memfokuskan pada pembangunan dan pengembangan serta implementasi komponen utama Sistem AKIP.

harus didasarkan pada fakta obyektif dan professional judgement dari para evaluator dan supervisor. analisis logika program dan sebagainya. ada dalam lampiran petunjuk pelaksanaan ini. Kebenaran normatif yang bersumber pada berbagai praktik manajemen stratejik. Kebenaran normatif yang bersumber pada modul-modul atau bukubuku petunjuk mengenai Sistem AKIP. yaitu menilai secara bertahap langkah demi langkah (step by step assessment) setiap komponen dan menilai secara keseluruhan (overall assessment) dengan kriteria evaluasi dari masing-masing komponen yang telah ditetapkan sebelumnya. namun demikian pada akhirnya apapun teknik yang digunakan harus dapat mendukung penggunaan metode evaluasi yang telah ditetapkan. sehingga mampu menjawab tujuan dilakukannya evaluasi ini.3 METODOLOGI EVALUASI Metodologi yang digunakan untuk melakukan evaluasi akuntabilitas kinerja instansi adalah teknik “criteria referrenced survey”. Penentuan kriteria evaluasi seperti tertuang dalam Lembar Kriteria Evaluasi (LKE) akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dengan berdasarkan pada: a. Penilaian suatu instansi dalam pemenuhan suatu kriteria. 2. Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 6 . d. manajemen kinerja. c. Berbagai teknik evaluasi dapat dipilih untuk digunakan dalam evaluasi ini. Berbagai teknik pengumpulan data antara lain: kuesioner. dan sistem akuntabilitas yang baik. studi dokumentasi atau kombinasi beberapa teknik tersebut. metode statistik. Kebenaran normatif apa yang seharusnya dilakukan menurut pedoman penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Kebenaran normatif yang bersumber pada best practices. observasi. b. Kriteria evaluasi yang ditetapkan. baik di Indonesia maupun di luar negeri. berbagai analisis dan pengukuran. pembandingan.4 TEKNIK EVALUASI Teknik evaluasi pada dasarnya merupakan cara/alat/metode yang digunakan untuk pengumpulan dan analisis data. Sedangkan teknik analisis data antara lain: telaahan sederhana.2. wawancara.

pembandingan. sampai pada simpulannya. 3. pelaksanaan dan pengendalian evaluasi. seperti: penanggung jawab evaluasi. Setiap langkah evaluator yang cukup penting dan setiap penggunaan teknik evaluasi diharapkan didokumentasikan dalam Kertas Kerja Evaluasi (KKE). dan penyusunan argumentasi). Pengorganisasian evaluasi akuntabilitas kinerja instansi 2011 untuk tingkat Pemerintah Pusat. Pejabat Kementerian PAN dan RB melakukan sosialisasi juklak evaluasi dan melakukan monitoring atas pelaksanaan evaluasi akuntabilitas kinerja instansi yang dilakukan oleh BPKP maupun yang dilakukan oleh Inspektorat Jenderal/Inspektorat Provinsi/ Kabupaten/Kota atau Tim Khusus yang dibentuk oleh Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota. pengukuran. Hal-hal yang berkaitan dengan perencanaan.6 ORGANISASI DAN JADUAL EVALUASI 1.5 KERTAS KERJA EVALUASI Pendokumentasian langkah evaluasi dalam kertas kerja perlu dilakukan agar pengumpulan data dan analisis fakta-fakta dapat ditelusuri kembali dan dijadikan dasar untuk penyusunan Laporan Hasil Evaluasi (LHE). 2. analisis (pemilahan. Khusus tembusan LHE BPKP Perwakilan kepada Kementerian PAN dan RB perlu dilampirkan soft copy LKE untuk bahan penyusunan LKE Nasional kepada Presiden. sedangkan pada tingkat unit kerja dilakukan Oleh Inspektorat Jenderal/Inspektorat Provinsi/Kabupaten/Kota atau Tim Khusus yang dibentuk oleh Kementerian/Lembaga. yang selanjutnya dari hasil evaluasi dapat digunakan sebagai bahan informasi evaluasi oleh Kementerian PAN dan RB. 4. Laporan Hasil Evaluasi terhadap Pemerintah Kabupaten/Kota yang dilakukan oleh BPKP Perwakilan diselesaikan paling lambat tanggal 30 September 2011 dan disampaikan kepada Kementerian PAN dan RB paling lambat tanggal 30 Oktober 2011.2. Data dan deskripsi fakta ini ditulis mulai dari uraian fakta yang ada. Kertas kerja tersebut berisi fakta dan data yang dianggap relevan dan berarti untuk perumusan temuan permasalahan. mekanisme penerbitan surat tugas. Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 7 . Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota sepenuhnya dikendalikan oleh Kementerian PAN dan RB. penerbitan laporan hasil evaluasi tetap mengikuti kebijakan-kebijakan yang ditetapkan oleh Deputi Bidang Pengawasan dan Akuntabilitas Aparatur Kementerian PAN dan RB. 2. Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota yang bersangkutan.

5. Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 8 . 6. akan dilaporkan oleh Menteri Negara PAN dan RB kepada Presiden pada bulan Desember 2011. Laporan Hasil Evaluasi terhadap Instansi Pemerintah Pusat yang dilakukan oleh Kementerian PAN dan RB dengan waktu penyelesaian paling lambat 31 Oktober 2011. Laporan Hasil Evaluasi secara nasional. Laporan Hasil Evaluasi terhadap Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota yang dilakukan oleh Kementerian PAN dan RB dengan waktu penyelesaian paling lambat 30 September 2011. 7.

Kesungguhan instansi pemerintah dalam menyusun perencanaan kinerja benar-benar telah berfokus pada hasil. Pembangunan sistem pengukuran dan pengumpulan data kinerja.2 EVALUASI ATAS KOMPONEN AKUNTABILITAS KINERJA 1. Langkah .1 UMUM Terdapat beberapa langkah kerja yang berkaitan dengan evaluasi atas Akuntabilitas Kinerja Instansi yang tidak dapat dilepaskan dari ruang lingkup dan tujuan evaluasi. Keterkaitan diantara seluruh komponen-komponen perencanaan kinerja dengan penganggaran. g. dan (ii) penilaian dan penyimpulan. h. Capaian kinerja utama dari masing-masing instansi pemerintah. d. evaluasi kinerja dan pencapaian kinerja yaitu pencapaian sasaran-sasaran organisasi. pengukuran kinerja. 3. Monitoring dan evaluasi kinerja pelaksanaan program.BAB III EVALUASI AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI 3. Pengungkapan informasi pencapaian kinerja instansi dalam LAKIP. e. kebijakan pelaksanaan dan pengendalian serta pelaporannya. f. Evaluasi akuntabilitas kinerja instansi pemerintah. Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 9 . khususnya program strategis instansi. Evaluasi akuntabilitas kinerja instansi difokuskan pada kriteria-kriteria yang ada dalam Lembar Kriteria Evaluasi (LKE) dengan tetap memperhatikan hasil evaluasi akuntabilitas kinerja tahun sebelumnya. 2. maka isu-isu penting yang ingin diungkap melalui evaluasi akuntabilitas kinerja tahun 2011 adalah sebagai berikut: b. pelaporan kinerja.langkah kerja tersebut terdiri dari (i) evaluasi atas komponen akuntabilitas kinerja. Tingkat akuntabilitas kinerja instansi pemerintah. c. terdiri atas evaluasi penerapan komponen manajemen kinerja (Sistem AKIP) yang meliputi: perencanaan kinerja.

5%. Langkah penilaian dilakukan sebagai berikut: a. (ii) sub-komponen. 4.5%. Evaluasi atas pencapaian kinerja organisasi tidak hanya difokuskan pada pencapaian kinerja yang tertuang dalam dokumen LAKIP semata. Rencana Kinerja Tahunan 7. Evaluasi penerapan manajemen kinerja (Sistem AKIP) juga meliputi penerapan kebijakan penyusunan dokumen penetapan kinerja dan indikator kinerja utama (IKU) sampai saat dilakukan evaluasi. Lembar Kriteria Evaluasi (LKE) dan penjelasannya untuk evaluasi akuntabilitas kinerja instansi Pemerintah Pusat sesuai lampiran 1-2 dan instansi Pemerintah Daerah sesuai lampiran 3-4 3. Implementasi pengukuran 6%. Evaluasi atas akuntabilitas kinerja instansi harus menyimpulkan hasil penilaian atas fakta objektif instansi pemerintah dalam mengimplementasikan perencanaan kinerja. Kualitas RKT. dan Implementasi Renstra b. b. Kualitas pengukuran 10% c. Setiap komponen dan sub-komponen penilaian diberikan alokasi nilai sebagai berikut: No 1 Komponen Perencanaan Kinerja Bobot 35 % Sub-Komponen a. tetapi juga dari sumber lain yang akurat dan relevan dengan kinerja instansi pemerintah. 5. meliputi: Pemenuhan Renstra. Dalam melakukan penilaian. 2. Penetapan Kinerja 15%. dan (iii) kriteria. Kualitas PK.3 PENILAIAN DAN PENYIMPULAN 1. Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 10 .3. Kualitas Renstra. pelaporan kinerja. dan Implementasi RKT c. meliputi : Pemenuhan RKT. dan Implementasi PK 2 Pengukuran Kinerja 20 % a. terdapat tiga variable yaitu: (i) komponen. meliputi: Pemenuhan PK. pengukuran kinerja. Pemenuhan pengukuran 4%. b. evaluasi kinerja dan capaian kinerja sesuai dengan kriteria masing-masing komponen yang ada dalam LKE. Rencana Strategis 12.

Pemanfaatan hasil evaluasi 3%. 4 Evaluasi Kinerja 10 % a. yaitu : 1) Pemda meliputi entitas Pemda (Provinsi. Penyajian informasi kinerja 8%. b. terbagi atas dua entitas. Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 11 . penilaian didasarkan pada pencapaian kinerja yang telah disajikan dalam LAKIP maupun dokumen pendukung seperti Pengukuran Kinerja. Pemenuhan evaluasi 2%. c. b. c. Kabupaten. c. 2) Pemerintah Pusat meliputi entitas KL dan Unit Organisasi. b. 5 Capaian Kinerja 20 % a. Penilaian atas komponen dan sub komponen pada poin b. Pemenuhan pelaporan 3%. sedangkan butir 5 terkait dengan pencapaian kinerja baik yang telah tertuang dalam dokumen LAKIP maupun dalam dokumen lainnya. Butir 5 a dan b. Jawaban a/b/c/d/e diberikan untuk pertanyaan-pertanyaan yang membutuhkan “judgement” dari evaluator dan biasanya terkait dengan kualitas suatu sub komponen tertentu. Kinerja Lainnya 5% Total 100% Penilaian terhadap butir 1 sampai 4 terkait dengan penerapan SAKIP pada instansi pemerintah. penilaian integritas Pelayanan Publik dari KPK dan lainnya. Kinerja yang dilaporkan (outcome) 10%.3 Pelaporan Kinerja 15 % a. Pemanfaatan informasi kinerja 4%. Kualitas evaluasi 5% c. Jawaban ya/tidak diberikan untuk pertanyaan-pertanyaan yang langsung dapat dijawab sesuai dengan pemenuhan kriteria. Kinerja yang dilaporkan (output) 5%. d. Setiap sub-komponen akan dibagi kedalam beberapa pertanyaan sebagai kriteria pemenuhan sub-komponen tersebut. Setiap pertanyaan akan dijawab dengan ya/tidak atau a/b/c/d/e. Kota) dan entitas SKPD . Penilaian terhadap butir 5c dilakukan berdasarkan pada penilaian pihak lain (stakeholders) seperti opini BPK terhadap Laporan Keuangan.

(misal kriteria mengenai kondisi sasaran atau Indikator Kinerja. Untuk jawaban a/b/c/d/e. Dalam memberikan kategori ya atau tidak maupun a/b/c/d/e.50 0. f. Setelah setiap pertanyaan diberikan nilai maka penyimpulan akan dilakukan sebagai berikut:  Tahap pertama dijumlahkan nilai pada setiap pertanyaan pada setiap sub-komponen sehingga ditemukan suatu angka tertentu misal: sub-komponen Kualitas Pengukuran mempunyai alokasi nilai 10% dan memiliki 14 ( empat belas) pertanyaan. penilaian didasarkan pada judgement evaluator dengan kriteria sebagai berikut: Jawaban A B C D E Kriteria Memenuhi hampir semua kriteria (lebih dari 80% s/d 100% ) Memenuhi sebagian besar kriteria (lebih dari 60% s/d 80% ) Memenuhi sebagian kriteria (lebih dari 40% s/d 60%) Memenuhi sebagian kecil kriteria (lebih dari 20% s/d 40%) Sangat kurang memenuhi kriteria (kurang dari atau sama dengan 20% ) Nilai 1 0. Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 12 . Jika dari 14 (empat belas) pertanyaan tersebut. Setiap jawaban “Ya” akan diberikan nilai 1 sedangkan jawaban “Tidak” maka akan diberikan nilai 0. evaluator harus benar-benar menggunakan professional judgement dengan mempertimbangkan hal-hal yang mempengaruhi pada setiap kriteria.e. karena terdiri dari beberapa sub kriteria. berhubungan dengan lebih dari satu sasaran atau indikator kinerja. ada 7 (tujuh) pertanyaan yang dijawab “Ya” maka nilai untuk sub-komponen tersebut adalah: (7/14) x 10 = 5.75 0.25 0 g. yang didukung dengan suatu kertas kerja evaluasi i. Apabila pertanyaan yang digunakan dalam kriteria berhubungan dengan kondisi yang memerlukan penyimpulan. penilaian “Ya” atau “Tidak” dilakukan atas masingmasing sasaran atau indikator kinerja) h.

Nilai hasil akhir dari penjumlahan komponen-komponen akan dipergunakan untuk menentukan tingkat akuntabilitas kinerja instansi yang bersangkutan. perlu banyak sekali perbaikan & perubahan yang sangat mendasar. khusus untuk menentukan pemeringkatan nilai hasil evaluasi Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 13 . perlu banyak perbaikan. 4. dengan kategori sebagai berikut: No 1 2 3 4 Kategori AA A B CC Nilai Angka >85-100 >75-85 >65-75 >50-65 Interpretasi Memuaskan Sangat Baik Baik. Dalam rangka untuk menjaga obyektivitas dalam penilaian maka dilakukan reviu secara berjenjang atas proses dan hasil evaluasi dari tim evaluator dengan pengaturan sebagai berikut: a. termasuk perubahan yang mendasar D 0-30 Kurang. Tahap berikutnya adalah melakukan penjumlahan seluruh nilai sub-komponen yang ada sehingga ditemukan suatu angka tertentu untuk total nilai dengan range nilai antara 0 s. Reviu tingkat 2 dilakukan dalam bentuk forum panel. penyimpulan tentang kriteria dilakukan melalui nilai ratarata. perlu sedikit perbaikan Cukup baik (memadai). perlu banyak perbaikan yang tidak mendasar 5 C >30-50 Agak kurang. Reviu tingkat 1 dilakukan di masing-masing tim evaluator oleh supervisor tim untuk setiap hasil evaluasi atas masing-masing instansi pemerintah yang dievaluasi b. 100. Setelah setiap pertanyaan diberikan nilai maka penyimpulan akan dilakukan sebagai berikut: Penyimpulan atas hasil reviu terhadap akuntabilitas kinerja instansi dilakukan dengan menjumlahkan angka tertimbang dari masing-masing komponen.d. karena terdiri dari beberapa sub kriteria. Untuk kriteria yang berhubungan dengan kondisi yang memerlukan penyimpulan.  3.

sehingga pembaca laporan dapat memperoleh data yang diperbandingkan dan dapat mengetahui perbaikan-perbaikan yang telah dilakukan. Bagi instansi yang sudah pernah dievaluasi. 2. Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 14 . 5. diupayakan menggunakan kalimat yang jelas dan bersifat persuasif untuk perbaikan. Penggunaan kalimat dalam laporan.BAB IV PELAPORAN HASIL EVALUASI 4. 4. 3. Setiap surat tugas untuk pelaksanaan evaluasi Akuntabilitas Kinerja harus menghasilkan Kertas Kerja Evaluasi (KKE) dan Laporan Hasil Evaluasi (LHE). yaitu antara lain: a.1 UMUM 1. pelaporan hasil evaluasi diharapkan menyajikan informasi tindak lanjut dari rekomendasi tahun sebelumnya. Penulisan LHE harus mengikuti kaidah-kaidah umum penulisan laporan yang baik. Laporan Hasil Evaluasi ini disusun berdasarkan berbagai hasil pengumpulan data dan fakta serta analisis yang didokumentasikan dalam Kertas Kerja Evaluasi. LHE disusun berdasarkan prinsip kehati-hatian dan mengungkapkan hal-hal penting bagi perbaikan manajemen kinerja instansi yang dievaluasi. Informasi dalam LKE ini harus diisi dan diselesaikan setelah langkah-langkah evaluasi dilaksanakan. Akan tetapi disarankan tidak menggunakan ungkapan yang ambivalen atau membingungkan dalam proses penyimpulan dan kompilasi data. Sumber data untuk pelaporan hasil evaluasi atas akuntabilitas kinerja instansi adalah Lembar Kriteria Evaluasi (LKE). Permasalahan atau temuan hasil evaluasi (tentative findings) dan saran perbaikannya harus diungkapkan secara jelas dan dikomunikasikan kepada pihak instansi yang dievaluasi untuk mendapatkan konfirmasi ataupun tanggapan secukupnya.

. .. dan Permen PAN dan RB Nomor 35 Tahun 2011 tentang Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011. serta dokumen terkait lainnya. b. .. Nomor Lampiran Hal : : : ………………. . . Nilai sebagaimana tersebut. . dengan tujuan: a. . Menilai akuntabilitas kinerja instansi pemerintah..... . . yang meliputi: Perencanaan Kinerja. . 2. dokumen Penetapan Kinerja (PK). dokumen Rencana Kinerja Tahunan (RKT). . . . di ... kami sampaikan hal-hal sebagai berikut : 1. ……………… 2011 Laporan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Yth.. . c. 100. . merupakan akumulasi penilaian terhadap seluruh komponen manajemen kinerja yang dievaluasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten/Kota . Surat Keputusan MENPAN Nomor: KEP-135/M.PAN/2004 tentang Pedoman Umum Evaluasi Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Evaluator harus berhati-hati dalam menginterpretasikan data hasil penyimpulan dan menuangkannya dalam laporan. 4... .…. . . . Kami telah melakukan evaluasi atas Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten/Kota …………. dan Capaian Kinerja.. Pelaporan Kinerja. . dengan rincian sebagai berikut: Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 15 .. . merupakan salah satu dokumen yang dievaluasi selain Rencana Strategis (Renstra). Pemerintah Kabupaten/Kota . . .d. . . 4. Bentuk dari LHE Tahun 2011 yang dilaksanakan oleh Kementerian PAN dan RB dan BPKP terhadap Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota dalam bentuk surat. Hasil evaluasi yang dituangkan dalam bentuk nilai dengan kisaran mulai dari 0 s. . Pengukuran Kinerja.b.. .. Memperoleh informasi tentang implementasi Sistem AKIP. . . 3. . . Memberikan saran perbaikan untuk peningkatan kinerja dan penguatan akuntabilitas instansi.. . Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) tahun 2010. . Dalam rangka pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah.2 FORMAT DAN ISI LHE 1. Evaluasi dilaksanakan terhadap 5 (lima) komponen besar manajemen kinerja. memperoleh nilai sebesar ……. Evaluasi Kinerja. . dengan contoh sebagai berikut: BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PERWAKILAN PROVINSI .

.... ...... b.... . ...... .. e... .. . .... . .... . (.. .. .. . ... . . . .. . .... . .. . ...... Berikut terlampir beberapa hal yang merupakan penjelasan dari poin 1 s/d 5..... c. ..... .. .. ... ............... . .. . Terhadap permasalahan yang telah dikemukakan di atas... . . ..... .. . ... . .... .. . ... . .. ....Menteri Dalam Negeri....... ........... beserta seluruh jajarannya agar dilakukan perbaikan sebagai berikut: a..... (jika ada dan benar-benar merupakan penjelasan) Terima kasih atas perhatian dan kerjasama Saudara... .. . ..... ... .. Kami menghargai upaya Saudara beserta seluruh jajaran dalam menerapkan manajemen kinerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten/Kota. .. .... . f. . ..... . ... . ....... ....... ..... . ... .. ....... . .... . .. . .. . . .. ...... . .. .. ... ... . ..... ....... .. .......... ... ... .. ...... .. ....... . . .. . ... . (Dalam poin a s/d e menyajikan hasil penilaian atas berbagai atribut akuntabilitas instansi yang telah dituangkan dalam LKE. ... Demikian disampaikan hasil evaluasi atas akuntabilitas kinerja instansi pemerintah Kabupaten/Kota…….. ...... . . .. .......... .. .. . d.... . ... .... b... . .. .... . .. . .. . .... ... . .... ........ .. .... ... kami merekomendasikan Pemerintah Kabupaten/Kota ... Pelaporan Kinerja . .. .... . . .... ..... ..... . ..... .. .... .. . .. . .. . .. ....... .. . .. ......... .: ... . ..... Evaluasi Kinerja . ...... Perencanaan Kinerja ... c.. .Kepala BPKP Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 16 . .. Kepala.. . ... . ...... . ... . . . .. . . . . ..... ... . .. ..... . .... . . ..... . ... Pengukuran Kinerja .. ...... ....... ...... .. . . .. ... .. Pencapaian Kinerja . yang dapat mengindikasikan tingkat Akuntabilitas Kinerja Instansi) 5.Menteri Negara PAN dan RB ..a.. . ... .... .. Rekomendasi Evaluasi Tahun Lalu yang belum ditindak lanjuti .. .. ... . . .. . ... . .......Gubernur . . .. . .. .. . .. . .. . . . .) Tembusan Yth.

... . .. b.. .. .. Pencapaian Kinerja ..... Kami telah melakukan evaluasi atas Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Provinsi. merupakan salah satu dokumen yang dievaluasi selain Rencana Strategis (Renstra)..../2011 ………………......... .....PAN/... Evaluasi Kinerja. ... ....PAN/2004 tentang Pedoman Umum Evaluasi Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.. 2... merupakan akumulasi penilaian terhadap seluruh komponen manajemen kinerja yang dievaluasi di lingkungan Pemerintah Provinsi ..... .. ... .......................... .. Perencanaan Kinerja ....... Nilai sebagaimana tersebut... dan Capaian Kinerja. Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah........ yang meliputi: Perencanaan Kinerja.. ........ Pengukuran Kinerja ..... .............. 3. d. Menilai akuntabilitas kinerja instansi pemerintah.. dengan tujuan: a.................... Gubernur .... .............. Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) tahun 2010...................... dokumen Rencana Kinerja Tahunan (RKT). Memperoleh informasi tentang implementasi Sistem AKIP. Pengukuran Kinerja.......... ........... . memperoleh nilai sebesar …….. c.... .... Dalam rangka pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah. serta dokumen terkait lainnya...... dengan rincian sebagai berikut: a.... ................ Pelaporan Kinerja .. Evaluasi Kinerja ......... Pemerintah Provinsi ......KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI Nomor Lampiran Hal : : : B/ /M. . .. dokumen Penetapan Kinerja (PK).. .... b............ ....... ........... Surat Keputusan MENPAN Nomor: KEP-135/M. 4.. Pelaporan Kinerja............ ............ ……………… 2011 Laporan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Yth. Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 17 ........ Hasil evaluasi yang dituangkan dalam bentuk nilai dengan kisaran mulai dari 0 s... Evaluasi dilaksanakan terhadap 5 (lima) komponen besar manajemen kinerja.. dan Permen PAN dan RB Nomor 35 Tahun 2011 tentang Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011. 100.... Memberikan saran perbaikan untuk peningkatan kinerja dan penguatan akuntabilitas instansi...... di ....d.... .......... kami sampaikan hal-hal sebagai berikut: 1........... e...................... c....

.. ... .... Rekomendasi Evaluasi Tahun Lalu yang belum ditindak lanjuti ..... ....... kami merekomendasikan Pemerintah Provinsi . . ........ (jika ada dan benar-benar merupakan penjelasan) . Berikut terlampir beberapa hal yang merupakan penjelasan dari poin 1 s/d 5.. c............. beserta seluruh jajarannya agar dilakukan perbaikan sebagai berikut: a.. ..... . . .... ... .. .. . ..... ...... ... b.. .... . ................ . ... .... . .... (Dalam poin a s/d e menyajikan hasil penilaian atas berbagai atribut akuntabilitas instansi yang telah dituangkan dalam LKE.... . . . ....... ... . .. ...... ..... ....... .. . Kami menghargai upaya Saudara beserta seluruh jajaran dalam menerapkan manajemen kinerja di lingkungan Pemerintah Provinsi ............ d.... .. ... ... ... Terhadap permasalahan yang telah dikemukakan di atas.......: Menteri Dalam Negeri..... . Demikian disampaikan hasil evaluasi atas akuntabilitas kinerja instansi pemerintah Provinsi ……ini. .... . ...... .. yang dapat mengindikasikan tingkat Akuntabilitas Kinerja Instansi) 5......... . ……………….. .... . ... . . ........ .. .. ... Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi...... ... .. ...... ....................... . ............. . . ) Tembusan Yth....... .... ... . ..... . (..... ......f.. . ..................... .. .. .... Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 18 ..... . Terima kasih atas perhatian dan kerjasama Saudara.

Instansi . . .………….…. serta dokumen terkait lainnya./2011 ………………. . Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 19 . Evaluasi dilaksanakan terhadap 5 (lima) komponen besar manajemen kinerja... 4.PAN/2004 tentang Pedoman Umum Evaluasi Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. dokumen Penetapan Kinerja (PK).... dan Capaian Kinerja. . Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah... . . .. merupakan akumulasi penilaian terhadap seluruh komponen manajemen kinerja yang dievaluasi di lingkungan Instansi Pemerintah . . . ...... Dalam rangka pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah. . ... kami sampaikan hal-hal sebagai berikut: 1. Evaluasi Kinerja.. 100. Perencanaan Kinerja ……………………………………………………………………………………………… b. ..KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI Nomor Lampiran Hal : : : B/ /M. Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) tahun 2010. . b. Surat Keputusan MENPAN Nomor: KEP-135/M. Kami telah melakukan evaluasi atas Akuntabilitas Kinerja Instansi . . c. . . .. . Nilai sebagaimana tersebut. yang meliputi: Perencanaan Kinerja.. dengan tujuan: a. Pencapaian Kinerja …………………………………………………………………………………………….. dan Permen PAN dan RB Nomor 35 Tahun 2011 tentang Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011. memperoleh nilai sebesar …….. Menilai akuntabilitas kinerja instansi pemerintah.. . . Pelaporan Kinerja ……………………………………………………………………………………………. . merupakan salah satu dokumen yang dievaluasi selain Rencana Strategis (Renstra).d.. . . dengan rincian sebagai berikut: a.PAN/. Memperoleh informasi tentang implementasi Sistem AKIP. . . Pengukuran Kinerja. . Hasil evaluasi yang dituangkan dalam bentuk nilai dengan kisaran mulai dari 0 s. Evaluasi Kinerja ……………………………………………………………………………………………. . d. dokumen Rencana Kinerja Tahunan (RKT). di . e. . Pengukuran Kinerja ……………………………………………………………………………………………. .. ... . . Memberikan saran perbaikan untuk peningkatan kinerja dan penguatan akuntabilitas instansi. . 3. Pelaporan Kinerja. ……………… 2011 Laporan Hasil Evaluasi atas Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Sistem AKIP) Yth.. 2. c.. .. .

. . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. . . . . .. . . . . . . . . . ) Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 20 . . . . kami merekomendasikan Instansi . . . . . . . . . . . . . .. . . . .. . . . . . . . . . . Berikut terlampir beberapa hal yang merupakan penjelasan dari poin 1 s/d 5. . . . .f. .. . . . . . . . . . . (jika ada dan benar-benar merupakan penjelasan) Terima kasih atas perhatian dan kerjasama Saudara. .. . . . . . . .. . . . . . . . . . .. . . . . . .. . . . ... . . c. . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . (Dalam poin a s/d e menyajikan hasil penilaian atas berbagai atribut akuntabilitas instansi yang telah dituangkan dalam LKE. . . . . .. . . . . . . . . .. . . . . . .. beserta seluruh jajarannya agar dilakukan perbaikan sebagai berikut: a. . . . . Terhadap permasalahan yang telah dikemukakan di atas. . . . . . . . . yang dapat mengindikasikan tingkat Akuntabilitas Kinerja Instansi) 5.. . . . . . Rekomendasi Evaluasi Tahun Lalu yang belum ditindak lanjuti ………………………………………………………………………………………………. . .. . .. .. . . .. . . . . . . . b. . . (.. . . . . . Demikian disampaikan hasil evaluasi atas akuntabilitas kinerja Instansi ………. . . . Kami menghargai upaya Saudara beserta seluruh jajaran dalam menerapkan manajemen kinerja di lingkungan Instansi . .

d. b. Laporan Hasil Evaluasi (LHE) Instansi Pemerintah secara nasional akan disampaikan kepada Presiden RI oleh Menteri Negara PAN dan RB pada bulan Desember 2011. 3. Kementerian PAN dan RB menyampaikan Laporan Hasil Evaluasi (LHE) Kepada Gubernur/Bupati/Walikota yang akuntabilitas kinerjanya telah dievaluasi dengan tembusan kepada Menteri Dalam Negeri. c.4. Kepala BPKP. BPKP Perwakilan menyampaikan Laporan Hasil Evaluasi (LHE) Kepada Bupati/WaliKota yang akuntabilitas kinerjanya telah dievaluasi dengan tembusan kepada : a. Menteri Dalam Negeri. 4. Kementerian PAN dan RB menyampaikan Laporan Hasil Evaluasi (LHE) Instansi Pemerintah Pusat kepada Pimpinan Instansi yang akuntabilitas kinerjanya telah dievaluasi. 2. Menteri Negara PAN dan RB. Gubernur.3 PENYAMPAIAN LAPORAN HASIL EVALUASI 1. Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 21 . Khusus tembusan kepada Kementerian PAN dan RB perlu dilampirkan soft copy LKE untuk bahan penyusunan LKE Nasional kepada Presiden RI.

terutama melalui manajemen kinerja yang berorientasikan hasil. Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2011 22 . 3. maka kepada pihak-pihak yang terkait diharapkan untuk senantiasa melakukan komunikasi dengan Deputi Bidang Pengawasan dan Akuntabilitas Aparatur Kementerian PAN dan RB. 2.1 HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN 1. Jika kondisi tersebut terjadi atau terdapat keraguan terhadap suatu hal dari petunjuk pelaksanaan ini. mungkin masih terdapat hal-hal lain yang belum dicakup dalam petunjuk pelaksanaan ini. termasuk evaluasi Akuntabilitas Kinerja merupakan bagian dari siklus manajemen yang tidak terlepas dari perubahan paradigma baru dalam manajemen pemerintahan. para penyelenggara evaluasi hendaknya mengembangkan keahlian profesionalnya untuk melakukan tugas ini. Untuk dapat mencapai tujuan tersebut di atas. Sebuah evaluasi. Meskipun telah diusahakan untuk mengatur segala hal yang berkaitan dengan pelaksanaan evaluasi akuntabilitas kinerja instansi di tahun 2011 ini. Perkembangan baru di bidang manajemen pemerintahan dan di bidang audit serta evaluasi hendaknya terus diikuti agar dapat memberikan sumbangsih yang berarti untuk perbaikan kinerja instansi pemerintah.BAB V PENUTUP 5.

Lembar Kriteria Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Pusat .Lampiran 1.

e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Merupakan cara untuk mencapai.berkualitas outcome atau output penting . b.c.c. b. misi. penjelasan di sisi kiri d. apabila keselarasannya < 20% jawaban a. apabila 60%< keselarasan < 80%.d. d. apabila Eselon I yang menyusun Renstra < 20% 2 Dokumen Renstra telah memuat visi. apabila 20%< Indikator SMART < 40% e. b. jawaban a.b. tujuan. apabila 20%< keselarasan < 40% e.d. penjelasan di sisi kiri c. apabila 60%< pemanfaatan IKU < 80%. apabila 40%< keselarasan < 60%. apabila 20%< pemanfaatan IKU < 40% e. sasaran.e mengacu pada b. b apabila 60%< berorientasi hasil < 80%. apabila Renstra tidak dilengkapi target jawaban a.menggambarkan kondisi atau output penting yang ingin diwujudkan a. .5%) a. indikator kinerja tujuan dan target jangka menengah a. apabila 60%< Eselon I yang menyusun Renstra < 80%. penjelasan di sisi kiri d. apabila 40%< berorientasi hasil < 60%. target tahunan. apabila 40%< Target yg baik < 60%.d. KUALITAS RENSTRA (6. apabila 40%< Eselon I yang menyusun Renstra < 60%.e mengacu pada jangka menengah yang terukur.Memiliki hubungan sebab akibat (kausalitas) . Renstra tidak memuat tujuan.Selaras.25%) 3 Tujuan dan sasaran telah berorientasi hasil a.c.b. c. d. jawaban a. apabila tujuan dan sasaran yg berorientasi < 20% Berorientasi hasil: .d. kecuali target tahunan.b.e mengacu pada d. apabila lebih dari 80% indikator tujuan dan sasaran dalam Renstra telah memenuhi kriteria SMART.c. program.c. apabila Renstra telah memuat keseluruhan subtansi komponen tersebut. sasaran.e c. penjelasan di sisi kiri d. apabila indikator yang SMART < 20% a. apabila 20% < berorientasi hasil < 40% penjelasan di sisi kiri e.b. apabila 40%< pemanfaatan IKU < 60%. apabila Target yg baik < 20% 6 Indikator kinerja tujuan (outcome) dan sasaran (outcome dan output) telah memenuhi kriteria indikator kinerja yang baik 7 Target kinerja ditetapkan dengan baik . jawaban a. indikator dan target b.5%) 1 Dokumen Renstra telah ada Dokumen Renstra Eselon I telah ada Cukup jelas Tidak berlaku untuk UNIT KERJA a. PERENCANAAN KINERJA (35%) I. jawaban a b c d e mengacu pada a. apabila 40%< Indikator SMART < 60%. PEMENUHAN RENSTRA (2.e mengacu pada c. apabila Renstra telah memuat keseluruhan subtansi komponen tersebut. apabila lebih dari 80% tujuan dan sasaran dalam Renstra telah berorientasi hasil.d. .d. c. b. b. c. apabila 20% < Eselon I yang menyusun Renstra < 40% e. apabila pemanfaatan IKU dalam Renstra < 20% a. apabila lebih dari 80% Unit Kerja Eselon I telah menyusun Renstra. apabila 60%< Indikator SMART < 80%.c. apabila lebih dari 80% program/kegiatan 4 Program/kegiatan merupakan cara untuk mencapai (selaras dengan) dalam Renstra telah selaras dengan tujuan/sasaran/hasil program/hasil kegiatan tujuan/sasaran. Renstra tidak dilengkapi indikator kinerja e. apabila 20%< Target yg baik < 40% e. apabila lebih dari 80% target yg ditetapkan berkriteria baik. d. apabila lebih dari 80% IKU yang telah diformalkan dimanfaatkan untuk mengukur tujuan/sasaran dalam Renstra.b. artinya: . p g .bukan proses/kegiatan . b. apabila 60%< Target yg baik < 80%.Lampiran 1 LEMBAR KRITERIA EVALUASI AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH PUSAT PENJELASAN NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN DEP/LPND 3 UNIT KERJA 4 KERANGKA LOGIS 5 1 2 A.Cukup untuk mewujudkan tujuan dan sasaran dalam Renstra 5 Renstra telah menyajikan IKU a. indikator kinerja sasaran.b. DOKUMEN RENSTRA (12. c.

core business .Sasaran2 yang ada di renstra dijadikan sasaran2 yang akan diwujudkan dalam Renstra unit kerja . apabila lebih dari 80% sasaran dalam rencana kinerja tahunan telah selaras dengan Renstra.Berdasarkan indikator yg SMART. d apabila 20% < hal2 yg seharusnya < 40% jawaban a.d. indikator dan target yang ditetapkan dalam RKT menjadi penyebab (memiliki hubungan kausalitas) terwujudnya tujuan dan sasaran yang ada di Renstra 11 Dokumen Renstra digunakan sebagai acuan dalam penyusunan Dokumen Renstra unit kerja a. 9 Dokumen Renstra telah menetapkan halhal yang seharusnya ditetapkan (dalam kontrak kinerja/tugas fungsi) a. apabila 60% < keselarasan tujuan/sasaran Renstra K/L dengan Renstra unit kerja < 80%. apabila 40% < keselarasan sasaran RKT dengan Renstra < 60%. apabila hal2 yg seharusnya < 20% Yang dimaksud dengan hal-hal yg seharusnya adalah tujuan. sasaran.c.b. indikator dan target-target kinerja dalam Renstra telah relevan dengan RPJMN/Renstra atasannya. c. b. apabila lebih dari 80% tujuan/sasaran dalam Renstra K/L telah selaras dengan tujuan/sasaran Renstra unit kerja.d.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri dijadikan acuan atau selaras: .tugas dan fungsi .Target2 kinerja jangka menengah dalam renstra telah di-breakdown dalam (selaras dengan) target2 kinerja tahunan dalam Renstra unit kerja .kontrak kinerja .c. apabila 40% < hal2 yg seharusnya < 60%. c. c.Target2 kinerja jangka menengah dalam renstra telah di-breakdown dalam (selaras dengan) target2 kinerja tahunan dalam Rencana Kinerja Tahunan . b.Sasaran. apabila 40% < Sasaran yg selaras < 60%. apabila Sasaran yg selaras < 20% UNIT KERJA 4 KERANGKA LOGIS 5 Selaras artinya tujuan. indikator dan targettarget kinerja dalam Renstra telah mengacu pada: . apabila 60% < hal2 yg seharusnya < 80%.b. d apabila 20% < keselarasan tujuan/sasaran Renstra K/L dengan Renstra unit kerja < 40% e.Berdasarkan basis data yang memadai 8 Dokumen Renstra telah selaras dengan Dokumen RPJMN/Dokumen Renstra atasannya a.Selaras dengan RPJMN/Renstra. d apabila 20% < keselarasan sasaran RKT dengan Renstra < 40% e.d. apabila keselarasan tujuan/sasaran Renstra K/L dengan Renstra unit kerja < 20% Selaras atau (dapat) dijadikan acuan: .c. apabila keselarasan sasaran RKT dengan Renstra < 20% c.praktik2 terbaik Jawaban tentang Implemetasi Renstra harus selalu dikaitkan dengan (dipengaruhi oleh) kondisi (jawaban) tentang Pemenuhan dan Kualitas Renstra a. apabila 60% < Sasaran yg selaras < 80%. . apabila Renstra telah menetapkan hal2 yg seharusnya lebih dari 80%.75%) 10 Dokumen Renstra digunakan sebagai acuan dalam penyusunan dokumen perencanaan tahunan jawaban a. apabila 60% < keselarasan sasaran RKT dengan Renstra < 80%. indikator dan target yang ditetapkan dalam Renstra unit kerja menjadi penyebab (memiliki hubungan kausalitas) terwujudnya tujuan dan sasaran yang ada di Renstra K/L Tidak berlaku untuk UNIT KERJA . b.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri e.e mengacu pada d apabila 20%< Sasaran yg selaras < 40% penjelasan di sisi kiri e. apabila > 80% sasaran yg ditetapkan telah selaras. . c. b.PENJELASAN NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 DEP/LPND 3 Target yg baik: .Sasaran2 yang ada di renstra dijadikan sasaran2 yang akan diwujudkan dalam Rencana Kinerja Tahunan . IMPLEMENTASI RENSTRA (3.Sasaran. sasaran.b. jawaban a. apabila 40% < keselarasan tujuan/sasaran Renstra K/L dengan Renstra unit kerja < 60%.

d.d. apabila RKT telah memuat keseluruhan subtansi komponen tersebut. c . d apabila 20% < unit kerja yg menyusun RKT < 40% e.c.d. c.b.PENJELASAN NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN DEP/LPND 3 a.d. dan dilengkapi dengan > 40% indikator dan target yang SMART.Sasaran2 yang ada di renstra dijadikan outcome atau hasil2 program yang akan diwujudkan dalam RKA . program. dan target kinerja tahunan jawaban a. apabila Renstra telah direviu. apabila 60% < unit kerja yg menyusun RKT < 80%.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri b.d. d apabila 20% < keselarasan indikator hasil dalam RKA dengan Renstra < 40% e. apabila RKT tidak dilengkapi dengan indikator dan target sasaran jawaban a.b.c. dan dilengkapi dengan > 60% indikator dan target yang SMART. apabila 40% < unit kerja yg menyusun RKT < 60%. b . indikator kinerja sasaran. DOKUMEN PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN (7 5%) (7.b. Tidak ada reviu jawaban a. d. d apabila 20% < sasaran t l h b bil telah berorientasi i t i hasil < 40% e. KUALITAS PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN (3.b. apabila lebih dari 80% sasaran telah berorientasi hasil. apabila lebih dari 80% unit kerja telah menyusun RKT. apabila sasaran telah berorientasi hasil < 20% jawaban a.5%) PEMENUHAN PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN (1. apabila Renstra telah direviu secara berkala dan hasilnya masih relevan dengan kondisi saat ini.Sasaran.5%) Ya. ada upaya perbaikan namun belum ada perbaikan yang signifikan . apabila ada dokumen rencana kinerja tahunan a. indikator dan target yang ditetapkan dalam Renstra unit kerja menjadi penyebab (memiliki hubungan kausalitas) terwujudnya outcome atau hasil2 program yang ada di RKA 13 Dokumen Renstra telah direviu secara berkala a . apabila RKT telah memuat keseluruhan subtansi komponen tersebut.c. apabila lebih dari 80% indikator hasil dalam RKA telah selaras dengan Renstra. apabila RKT disusun sebelum anggaran (RKA) tahunan diajukan a. apabila keselarasan indikator hasil dalam RKA dengan Renstra < 20% UNIT KERJA 4 KERANGKA LOGIS 5 1 2 12 Dokumen Renstra digunakan sebagai acuan penyusunan Dokumen Rencana Kerja dan Anggaran jawaban a.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri II. apabila RKT tidak dilengkapi dengan Indikator sasaran e. d. apabila 60% < sasaran telah berorientasi hasil < 80%. b. apabila Renstra telah direvisi dan hasilnya menunjukkan kondisi yang lebih baik (terdapat inovasi) .b. c. a. b. apabila 40% < sasaran telah berorientasi hasil < 60%.Target2 kinerja jangka menengah dalam renstra telah di-breakdown dalam (selaras dengan) target2 kinerja tahunan dalam RKA . apabila unit kerja yg menyusun RKT < 20% Ya. apabila Renstra telah direviu e .c. b.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri . apabila 60% < keselarasan indikator hasil dalam RKA dengan Renstra < 80%.75%) 4 Sasaran telah berorientasi hasil a. apabila RKT telah memuat keseluruhan subtansi komponen tersebut. b. apabila 40% < keselarasan indikator hasil dalam RKA dengan Renstra < 60%.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 1 Dokumen RKT telah ada Dokumen RKT unit kerja telah ada 2 Dokumen RKT disusun sebelum mengajukan RKA 3 Dokumen RKT telah memuat sasaran. c.c.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Selaras atau (dapat) dijadikan acuan: . c.

. apabila lebih dari 80% kegiatan telah selaras dan cukup untuk mencapai sasaran. b.Berdasarkan indikator yg SMART.Sasaran2 yang ada di RKT merupakan sasaran2 yang akan diwujudkan dalam Renstra.memenuhi syarat kecukupan untuk terwujudnya sasaran 6 RKT telah menyajikan IKU a. apabila 40% < indikator di RKT memenuhi jawaban a. apabila 20%< Target yg baik < 40% e. apabila 40%< Target yg baik < 60%.c.b. .b. apabila 60% < indikator di RKT adalah IKU < 80%.25%) Jawaban tentang Implemetasi RKT harus selalu dikaitkan dengan (dipengaruhi oleh) kondisi (jawaban) tentang Pemenuhan dan Kualitas RKT .e mengacu pada < 60%. apabila lebih dari 80% indikator di RKT memenuhi kriteria SMART. apabila 60% < kegiatan telah selaras dan cukup < 80%.Selaras dengan Renstra.e mengacu pada c.Target2 kinerja RKT merupakan breakdown dari target2 kinerja dalam Renstra/RKP. penjelasan di sisi kiri d.b. penjelasan di sisi kiri d apabila 20% < indikator di RKT adalah IKU < 40% e.Relevan dengan indikatornya.memiliki hubungan kausalitas (menjadi penyebab) terwujudnya sasaran . apabila indikator di RKT adalah IKU < 20% a. d apabila 20% < keselarasan sasaran RKT dengan Renstra/RKP < 40% e.Sasaran. indikator dan target yang ditetapkan dalam RKT menjadi penyebab (memiliki hubungan kausalitas) terwujudnya tujuan dan sasaran yang ada di Renstra/RKP 7 Indikator kinerja sasaran dan kegiatan telah memenuhi kriteria indikator kinerja yang baik 8 Target kinerja ditetapkan dengan baik IMPLEMENTASI PERENCANAAN c. apabila 40% < indikator di RKT adalah IKU jawaban a. jawaban a. apabila 60% < indikator di RKT memenuhi kriteria SMART < 80%.c. apabila lebih dari 80% sasaran dalam RKT telah selaras dengan tujuan/sasaran Renstra/RKP. apabila 60%< Target yg baik < 80%.c.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Kegiatan merupakan cara mencapai sasaran (selaras dan cukup): . apabila 60% < keselarasan sasaran RKT dengan Renstra/RKP < 80%.b. c.e mengacu pada c.d.Berdasarkan basis data yang memadai 9 Dokumen RKT telah selaras dengan dokumen Renstra dan dengan Dokumen RKP/RKT atasannya a.c.d. apabila Target yg baik < 20% Target yg baik: .e mengacu pada kriteria SMART < 60%. b. b. KINERJA TAHUNAN (2. apabila kegiatan telah selaras dan cukup < 20% KERANGKA LOGIS 5 5 Kegiatan dalam dokumen Renja merupakan cara untuk mencapai sasaran (di RKT) jawaban a. b.d.d.b. apabila indikator di RKT memenuhi kriteria SMART < 20% a.menggambarkan kondisi atau output penting yang ingin diwujudkan a. . . c. jawaban a.berkualitas outcome atau output penting . apabila keselarasan sasaran RKT dengan Renstra/RKP < 20% Selaras: .d. d apabila 20% < kegiatan telah selaras dan cukup < 40% e. c. apabila 40% < kegiatan telah selaras dan cukup < 60%. apabila 40% < keselarasan sasaran RKT penjelasan di sisi kiri dengan Renstra/RKP < 60%.bukan proses/kegiatan . . apabila lebih dari 80% target yg ditetapkan berkriteria baik.PENJELASAN NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 DEP/LPND UNIT KERJA 3 4 Berorientasi hasil: . b. penjelasan di sisi kiri d apabila 20% < iindikator di RKT memenuhi kriteria SMART < 40% e.c. apabila lebih dari 80% indikator di RKT adalah IKU.

d apabila 20% < keselarasan sasaran RKT dengan sasaran RKT unit kerja < 40% e. DOKUMEN PENETAPAN KINERJA (15%) a.d. b.Target2 kinerja dalam RKT dijadikan acuan dalam (selaras dengan) target2 kinerja tahunan dalam PK . apabila 60% < sasaran dan indikator kinerja di RKT telah ditetapkan dalam PK < 80%. c. apabila 60% < keselarasan sasaran RKT dengan sasaran RKT unit kerja < 80%. c. apabila lebih dari 80% indikator dan target kinerja di RKT telah digunakan dalam RKA. apabila 40% < sasaran dan indikator jawaban a. d apabila 20% < sasaran dan indikator kinerja di RKT telah ditetapkan dalam PK < 40% e.Sasaran2 yang ada di RKT dijadikan sasaran2 (hasil2 program) yang akan diwujudkan dalam RKA . c.Target2 kinerja tahunan dalam RKT telah dibreakdown dalam (selaras dengan) target2 kinerja tahunan dalam RKT unit kerja . indikator dan target yang ditetapkan dalam RKT unit kerja menjadi penyebab (memiliki hubungan kausalitas) terwujudnya sasaran2 yang ada di RKT 12 Dokumen RKT telah digunakan sebagai acuan untuk menyusun anggaran (RKA) (a.Hasil2 program.d. b. apabila 60% < indikator dan target kinerja di RKT telah digunakan dalam RKA < 80%.Sasaran2 yang ada di RKT dijadikan sasaran2 yang akan diwujudkan dalam RKT unit kerja . apabila Indikator dan target kinerja di RKT penjelasan di sisi kiri yang telah digunakan dalam RKA < 20% dijadikan acuan atau selaras : .Target2 kinerja tahunan dalam RKT telah diusulkan menjadi target2 kinerja tahunan dalam RKA .b.PENJELASAN NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN DEP/LPND UNIT KERJA 3 4 a. apabila terdapat dokumen PK yang secara formal telah ditandatangani (Sesuai PerMenpanNo 29/2010) Tidak berlaku untuk UNIT KERJA . indikator dan target yang diusulkan dalam RKA dilandasi oleh sasaran.b.e mengacu pada di RKT telah digunakan dalam RKA < 40% e. b.c. d apabila 20% < indikator dan target kinerja jawaban a.Sasaran2 yang ada di RKT dijadikan sasaran2 yang akan diwujudkan dalam PK .l. apabila 40% < keselarasan sasaran RKT dengan sasaran RKT unit kerja < 60%. indikator dan target2 yang ada di RKT III. apabila 40% < indikator dan target kinerja di RKT telah digunakan dalam RKA < 60%.Sasaran.e mengacu pada kinerja di RKT telah ditetapkan dalam PK < penjelasan di sisi kiri 60%.c.Sasaran dan indikator yang diperjanjikan dalam PK didasarkan (mengacu) kepada sasaran dan indikator yang ada di RKT 11 Dokumen RKT digunakan sebagai acuan dalam penyusunan RKT unit kerja a. apabila sasaran dan indikator di RKT yg telah ditetapkan dalam PK < 20% KERANGKA LOGIS 5 1 2 10 Dokumen RKT telah digunakan sebagai acuan untuk menyusun penetapan kinerja (PK) dijadikan acuan atau selaras: . apabila lebih dari 80% sasaran dalam RKT telah selaras dengan sasaran RKT unit kerja. apabila lebih dari 80% sasaran dan indikator kinerja di RKT telah ditetapkan dalam PK. apabila keselarasan sasaran RKT dengan sasaran RKT unit kerja < 20% Tidak berlaku untuk UNIT KERJA dijadikan acuan atau selaras : . PEMENUHAN PK (3%) 1 Dokumen PK telah ada Ya. Target kinerja RKT vs Target kinerja RKA) a.

apabila lebih dari 80% target yg ditetapkan berkriteria baik. penjelasan di sisi kiri d.e mengacu pada subtansi komponen tersebut. d apabila 20% < sasaran telah berorientasi hasil < 40% e.c. apabila 60% < sasaran telah berorientasi hasil < 80%. d apabila 20% < iindikator di PK memenuhi kriteria SMART < 40% e. apabila PK telah memuat keseluruhan jawaban a. jawaban a. c.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 7 Target kinerja ditetapkan dengan baik a. apabila 40%< Target yg baik < 60%. namun hanya penjelasan di sisi kiri dilengkapi dengan > 40% indikator dan target yang SMART. RKT dan RKA. apabila 40% < sasaran telah berorientasi hasil < 60%. apabila 60% < sasaran telah berorientasi hasil < 80%. apabila sasaran telah berorientasi hasil < 20% a. apabila Target yg baik < 20% Target yg baik: . b.5%) 4 Sasaran telah berorientasi hasil a.Berdasarkan indikator yg SMART. apabila 40% < indikator di PK memenuhi kriteria SMART < 60%.b. apabila unit kerja telah menyusun PK < 20% Unit kerja yang menyusun PK mengacu pada SE Menpan 29 tahun 2010 2 Dokumen PK disusun segera setelah anggaran disetujui 3 Dokumen PK telah memuat sasaran. b.PENJELASAN NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 Dokumen PK unit kerja telah ada DEP/LPND 3 UNIT KERJA 4 a. apabila lebih dari 80% sasaran telah berorientasi hasil. apabila PK telah memuat keseluruhan subtansi komponen tersebut.Berdasarkan basis data yang memadai .d. KUALITAS PK (7. apabila 60% < indikator di PK memenuhi kriteria SMART < 80%. dan target jangka pendek cukup jelas a. namun hanya dilengkapi dengan > 60% indikator dan target yang SMART. apabila 40% < sasaran telah berorientasi hasil < 60%.berkualitas outcome atau output penting . b.d.c.menggambarkan kondisi atau output penting yang ingin diwujudkan 5 PK telah menyajikan IKU a. apabila lebih dari 80% indikator di PK memenuhi kriteria SMART.b.e mengacu pada c. b. . apabila lebih dari 80% indikator di PK adalah IKU. apabila PK tidak dilengkapi dengan Indikator sasaran e.Selaras dengan Renstra.d. apabila 60% < indikator di PK adalah IKU < 80%. c. c. c.c.e mengacu pada < 60%.b. d. apabila 60% < unit kerja telah menyusun PK < 80%. apabila PK tidak dilengkapi dengan indikator dan target sasaran KERANGKA LOGIS 5 Tidak berlaku untuk DEP/LPND b. apabila 60%< Target yg baik < 80%. d apabila 20% < sasaran telah berorientasi hasil < 40% e. .c. c. program. apabila indikator di PK memenuhi kriteria SMART < 20% jawaban a. apabila indikator di PK adalah IKU < 20% 6 Indikator kinerja sasaran telah memenuhi kriteria indikator kinerja yang baik a. c. apabila 20%< Target yg baik < 40% e.d. penjelasan di sisi kiri d apabila 20% < indikator di PK adalah IKU < 40% e. . b.Relevan dengan indikatornya. apabila 40% < indikator di PK adalah IKU jawaban a. apabila sasaran telah berorientasi hasil < 20% Berorientasi hasil: . apabila 40% < iunit kerja telah menyusun PK < 60%. apabila PK telah memuat keseluruhan subtansi komponen tersebut. b. d apabila 20% < iunit kerja telah menyusun PK < 40% e.b. apabila lebih dari 80% sasaran telah berorientasi hasil.bukan proses/kegiatan . b. indikator kinerja. apabila lebih dari 80% unit kerja telah menyusun PK.

apabila 60% < pemanfaatan target kinerja < 80%.b. penjelasan di sisi kiri d apabila 20% < pemanfaatan sasaran dan target di PK < 40% e. b.c. apabila 40% < monitoring capaian sasaran jawaban a. b.c. apabila 40% < keselarasan sasaran PK jawaban a. apabila monitoring capaian sasaran PK < 20% Monitoring pencapaian sasaran: .b.Terdapat mekanisme yang memungkinkan pimpinan untuk mengetahui progress kinerja yang terbaru (up dated performance) 10 Dokumen PK telah dimanfaatkan dalam pengarahan dan pengorganisasian kegiatan a. apabila 60% < monitoring capaian sasaran PK < 80%. apabila lebih dari 80% capaian sasaran di PK telah dimonitor. apabila 40% < pemanfaatan sasaran dan jawaban a. .5%) 9 Dokumen PK telah dimonitor pencapaiannya secara berkala Jawaban tentang Implemetasi PK harus selalu dikaitkan dengan (dipengaruhi oleh) kondisi (jawaban) tentang Pemenuhan dan Kualitas PK a.Target2 kinerja PK merupakan uraian lebih lanjut (breakdown) dari target2 kinerja dalam Kontrak Kinerja/Renstra/RKP.d. apabila lebih dari 80% Target kinerja telah dimanfaatkan untuk mengukur keberhasilan.d. apabila lebih dari 80% sasaran dalam PK telah selaras dengan tujuan/sasaran dalam Kontrak Kinerja/Renstra/RKP. c. apabila 60% < keselarasan sasaran PK dengan Kontrak Kinerja/Renstra/RKP < 80%.Capaian sasaran dalam PK secara periodik (minimal setiap 3 bulan) dipantau kemajuannya.c. penjelasan di sisi kiri d apabila 20% < monitoring capaian sasaran PK < 40% e. c. . .d. IMPLEMENTASI PK (4. apabila keselarasan sasaran PK dengan Kontrak Kinerja/Renstra/RKP < 20% KERANGKA LOGIS 5 Selaras: . c. . apabila pemanfaatan target kinerja < 20% jawaban a. b.e mengacu pada target di PK < 60%.d.Sasaran2 dalam PK dijadikan dasar (acuan) untuk (memulai) pelaksanaan setiap kegiatan.Sasaran2 yang ada di PK merupakan sasaran2 yang akan diwujudkan dalam Kontrak Kinerja/Renstra/RKP. .Setiap ada deviasi segera dilakukan analisis dan dicarikan alternatif solusinya. apabila lebih dari 80% sasaran dan target dalam PK dimanfaatkan dalam pengarahan dan pengorganisasian kegiatan. 11 Target kinerja yang diperjanjikan telah digunakan untuk mengukur keberhasilan a. d apabila 20% < pemanfaatan target kinerja < 40% e.e mengacu pada dengan Kontrak Kinerja/Renstra/RKP < penjelasan di sisi kiri 60%.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri .Target2 kinerja dalam PK dijadikan acuan untuk mengevaluasi capaian output2 kegiatan.Terdapat hubungan yang logis antara setiap output kegiatan dengan sasaran (outcome) yang akan dicapai. d apabila 20% < keselarasan sasaran PK dengan Kontrak Kinerja/Renstra/RKP < 40% e. apabila 40% < pemanfaatan target kinerja < 60%.b.PENJELASAN NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 8 Dokumen PK telah selaras dengan dokumen PK atasannya dan Dokumen RKT DEP/LPND UNIT KERJA 3 4 a. indikator dan target yang ditetapkan dalam PK menjadi penyebab (memiliki hubungan kausalitas) terwujudnya tujuan dan sasaran yang ada di Kontrak Kinerja/Renstra/RKP c. c. .b. apabila 60% < pemanfaatan sasaran dan target di PK < 80%.Target2 kinerja dalam PK dijadikan alasan untuk memberikan otorisasi ditunda atau diteruskannya suatu kegiatan .Sasaran.e mengacu pada PK < 60%.c. b. apabila pemanfaatan sasaran dan target di PK < 20% Pemanfaatan PK dalam pengarahan dan pengorganisasian kegiatan: .

. apabila pemenuhan kriteria yang memadai < 20% Mekanisme pengumpulan data yang memadai: .b.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Menggambarkan hasil: .e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 4 IKU telah menggambarkan hasil jawaban a. berhasil.c.d.PENJELASAN NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 DEP/LPND UNIT KERJA 3 4 Pemanfaatan target kinerja untuk mengukur keberhasilan.e mengacu pada c. apabila lebih dari 80% IKU yg ditetapkan telah menggambarkan hasil b.b. apabila 40% < IKU yang relevan < 60%. PEMENUHAN PENGUKURAN (4%) 1 Telah terdapat indikator kinerja utama Ya. b. gagal. .Terdapat SOP yang jelas jika terjadi kesalahan data II. b.c.d. apabila 60% < IKU yang relevan < 80%. apabila 60% < iIKU dapat diukur (measurable) < 80%.c. c.c.e mengacu pada d apabila 20% < pemenuhan kriteria yang penjelasan di sisi kiri memadai < 40% e. d apabila 20% < IKU yg ditetapkan telah menggambarkan hasil < 40% e. jawaban a.Ada kemudahan untuk mengakses data bagi pihak yang berkepentingan. . apabila lebih dari 80% IKU yang ditetapkan terkait langsung (relevan) dengan sasaran atau kondisi yang akan diwujudkan.b.d. apabila lebih dari 80% kriteria mekanisme pengumpulan data yang memadai terpenuhi.(Capaian) target kinerja dijadikan dasar untuk memilih dan memilah yang berkinerja dengan yang kurang (tidak) berkinerja. dll) suatu kondisi atau keadaan KERANGKA LOGIS 5 B. 9 Tahun 2007 Tidak berlaku untuk UNIT KERJA IKU Eselon I telah ada Tidak berlaku untuk DEP/LPND Ya. . apabila iIKU dapat diukur (measurable) < 20% a. apabila 40% < pemenuhan kriteria yang memadai < 60%. . apabila 40% < IKU yg ditetapkan telah menggambarkan hasil < 60%. penjelasan di sisi kiri d apabila 20% < IKU yang relevan < 40% e.(Capaian) target kinerja digunakan sebagai cara untuk menyimpulkan atau memberikan predikat (baik. PENGUKURAN KINERJA (20%) I. . cukup.berkualitas outcome atau output penting .b.Ada kemudahan untuk menelusuri sumber datanya yang valid.Terdapat penanggungjawab yang jelas. . apabila IKU yg ditetapkan telah menggambarkan hasil < 20% jawaban a. kurang. .bukan proses/kegiatan . apabila 60% < pemenuhan kriteria yang memadai < 80%. c. b. tidak tercapai. apabila Dep/LPND telah memiliki (IKU) sebagai ukuran kinerja secara formal Indikator Kinerja Utama (IKU) level Dep/LPND yang telah ditetapkan secara formal dalam suatu keputusan pimpinan sebagaimana diatur dalam PermenPAN No.Jelas waktu deliverynya. apabila 60% < IKU yg ditetapkan telah menggambarkan hasil < 80%. c. apabila > 60% Unit Kerja Eselon I telah memiliki Indikator Kinerja Utama (IKU) level Unit Kerja yang telah ditetapkan secara formal dalam suatu keputusan pimpinan sebagaimana diatur dalam PermenPAN No. jawaban a.Terdapat pedoman atau SOP tentang pengumpulan data kinerja yang up to date. tercapai. apabila IKU yang relevan < 20% . 9 Tahun 2007 2 Terdapat mekanisme pengumpulan data kinerja a.d. d apabila 20% < iIKU dapat diukur (measurable) < 40% e.(Capaian) target kinerja dijadikan dasar untuk memberikan penghargaan (reward). KUALITAS PENGUKURAN (10%) 3 IKU telah dapat diukur secara obyektif a.menggambarkan kondisi atau output penting yang ingin diwujudkan 5 IKU telah relevan dengan kondisi yang akan diukur a. apabila lebih dari 80% IKU dapat diukur (measurable). apabila 40% < IKU dapat diukur (measurable) < 60%.

c. d apabila 20% < Indikator sasaran terkait langsung (relevan) dengan sasaran atau kondisi yang akan diwujudkan < 40% e.Mewakili (representatif) sasaran/kondisi yang akan diwujudkan . penjelasan di sisi kiri d apabila 20% < Indikator yang dapat diukur < 40% e. penjelasan di sisi kiri c. bukan proses/kegiatan. apabila IKU yang telah diukur < 20% a.d. apabila 40% < Indikator yang menggambarkan hasil < 60%.b.terkait langsung dengan sasaran utama atau kondisi yang akan diukur . apabila 40% < Indikator yang dapat diukur jawaban a. jawaban a. apabila lebih dari 80% Indikator sasaran hasil telah menggambarkan hasil (outcome). b.d.I. apabila 40% < Indikator sasaran terkait langsung (relevan) dengan sasaran atau kondisi yang akan diwujudkan < 60%. apabila 60% < Indikator sasaran terkait langsung (relevan) dengan sasaran atau kondisi yang akan diwujudkan < 80%.c.b.e mengacu pada < 60%. penjelasan di sisi kiri c.c. apabila 40% < IKU yang cukup < 60%. apabila 60% < Indikator yang menggambarkan hasil < 80%.c.menggambarkan kondisi atau output penting yang ingin diwujudkan 10 Indikator kinerja sasaran relevan dengan sasaran yang akan diukur a. jawaban a. b.c.Jumlahnya memadai utk menyimpulkan tercapainya tujuan atau sasaran utama 7 IKU telah diukur realisasinya a. apabila Indikator yang menggambarkan hasil < 20% jawaban a.b. d apabila 20% < IKU telah diukur < 40% e.berkualitas outcome atau output penting . apabila 60% < IKU yang cukup < 80%.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Menggambarkan hasil: . b.Representatif (alat ukur yg mewakili) untuk mengukur kinerja yang seharusnya (lihat penjelasan A. apabila lebih dari 80% IKU yang ditetapkan telah cukup untuk mengukur atau menggambarkan sasaran atau kondisi yang akan diwujudkan.b.c.e mengacu pada b. apabila 60% < IKU telah diukur < 80%.bukan proses/kegiatan .PENJELASAN NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 DEP/LPND 3 UNIT KERJA 4 KERANGKA LOGIS 5 Relevan: . c.d. apabila lebih dari 80% Indikator sasaran terkait langsung (relevan) dengan sasaran atau kondisi yang akan diwujudkan. apabila 60% < Indikator yang dapat diukur < 80%.9) .e mengacu pada b.b.d.b. c. apabila lebih dari 80% IKU yang ditetapkan telah diukur realisasinya dan dilaporkan dalam LAKIP. apabila Indikator yang dapat diukur < 20% 8 Indikator kinerja sasaran dapat diukur secara obyektif 9 Indikator kinerja sasaran menggambarkan a. d apabila 20% < IIndikator yang menggambarkan hasil < 40% e.terkait langsung dengan sasaran atau kondisi yang akan diukur . d apabila 20% < IKU yang cukup < 40% e.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Relevan: . apabila Indikator sasaran yang terkait langsung (relevan) dengan sasaran atau kondisi yang akan diwujudkan < 20% jawaban a. apabila lebih dari 80% Indikator sasaran dapat diukur (measurable).d.Mewakili (representatif) sasaran utama atau kondisi yang akan diwujudkan 6 IKU telah cukup untuk mengukur kinerja a. apabila IKU yang cukup < 20% Cukup artinya: . apabila 40% < IKU telah diukur < 60%.

b.d. . apabila 60% < data (capaian) kinerja yang dapat diandalkan < 80%. .b.c. apabila indikator yang cukup < 20% UNIT KERJA 4 KERANGKA LOGIS 5 1 2 11 Indikator kinerja sasaran cukup untuk mengukur sasarannya jawaban a. apabila lebih dari 80% Indikator yang ditetapkan telah diukur realisasinya dan dilaporkan dalam LAKIP. b. b.d. b. 14 Pengumpulan data kinerja dilakukan secara berkala (bulanan/triwulanan/semester) a. PK . apabila 40% < data (capaian) kinerja yang jawaban a.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 13 Pengumpulan data kinerja dapat diandalkan a.c. apabila lebih dari 80% indikator yang ditetapkan telah cukup untuk mengukur atau menggambarkan sasaran atau kondisi yang akan diwujudkan. apabila 40% < data (capaian) kinerja yang teridentifikasi secara berkala < 60%.c. d apabila 20% < data (capaian) kinerja yang teridentifikasi secara berkala < 40% e. c.d. d apabila 20% < Indikator yang ditetapkan telah diukur realisasinya < 40% e. apabila 40% < indikator yang cukup < 60%.Data kinerja yang diperoleh tepat waktu. apabila IKU yang telah dimanfaatkan < 20% Dimanfaatkan dalam dokumen perencanaan dan penganggaran: . apabila 40% < Indikator yang ditetapkan telah diukur realisasinya < 60%.b. apabila data (capaian) kinerja yang teridentifikasi secara berkala < 20% III. apabila lebih dari 80% data (capaian) kinerja yang dihasilkan dapat diandalkan. IMPLEMENTASI PENGUKURAN (6%) Jawaban tentang Implemetasi Pengukuran harus selalu dikaitkan dengan (dipengaruhi oleh) kondisi (jawaban) tentang Pemenuhan dan Kualitas Pengukuran 15 IKU telah dimanfaatkan dalam dokumena. apabila lebih dari 80% data (capaian) kinerja teridentifikasi secara berkala. b.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Cukup artinya: . p j penjelasan di sisi kiri d apabila 20% < data (capaian) kinerja yang dapat diandalkan < 40% e. b. apabila 60% < IKU yang telah dimanfaatkan < 80%. apabila Indikator yang ditetapkan telah diukur realisasinya < 20% jawaban a. c.dijadikan alat ukur tercapainya outcome atau hasil-hasil program yang ditetapkan dalam dokumen anggaran (RKA) . apabila 40% < IKU yang telah jawaban a.Informasi capaian kinerja berdasarkan fakta sebenarnya atau bukti yang memadai dan dapat dipertanggungjawabkan.Jumlahnya memadai utk menyimpulkan tercapainya sasaran 12 Indikator kinerja sasaran telah diukur realisasinya a. . apabila data (capaian) kinerja yang dapat diandalkan < 20% Pengumpulan data kinerja dapat diandalkan. c. apabila 60% < Indikator yang ditetapkan telah diukur realisasinya < 80%. . apabila lebih dari 80% IKU yang ditetapkan dokumen perencanaan dan penganggaran telah dimanfaatkan dalam perencanaan dan penganggaran.dijadikan alat ukur pencapaian tujuan/sasaran utama dalam dokumen Renstra RKT dan Renstra.e mengacu pada dimanfaatkan < 60%. penjelasan di sisi kiri d apabila 20% < IKU yang telah dimanfaatkan < 40% e. c. apabila 60% < indikator yang cukup < 80%. apabila 60% < data (capaian) kinerja yang teridentifikasi secara berkala < 80%. d apabila 20% < indikator yang cukup < 40% e.Data yang dikumpulkan didasarkan suatu mekanisme yang memadai atau terstruktur (tidak bersifat dadakan).b.Representatif (alat ukur yg mewakili) untuk mengukur sasaran .d. c.PENJELASAN NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN DEP/LPND 3 a.c.e mengacu pada dapat diandalkan < 60%.Data yang dikumpulkan memiliki tingkat kesalahan yang minimal.

PENJELASAN NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN DEP/LPND UNIT KERJA 3 4 a, apabila lebih dari 80% IKU yang ditetapkan telah dimanfaatkan dalam penilaian kinerja; b, apabila 60% < IKU yang telah dimanfaatkan < 80%; c, apabila 40% < IKU yang telah dimanfaatkan < 60%; jawaban a,b,c,d,e mengacu pada d apabila 20% < IKU yang telah penjelasan di sisi kiri dimanfaatkan < 40% e, apabila IKU yang telah dimanfaatkan < 20% KERANGKA LOGIS 5

1 2 16 IKU telah dimanfaatkan untuk penilaian kinerja

Dimanfaatkan untuk penilaian kinerja: - Capaian IKU dijadikan dasar penilaian kinerja - Capaian IKU dijadikan dasar reward atau punishment - Capaian IKU dijadikan dasar promosi atau kenaikan/penurunan peringkat 17 IKU telah direviu secara berkala a , apabila IKU telah direvisi dan hasilnya menunjukkan kondisi yang lebih baik (inovatif) ; b , apabila IKU telah direviu secara berkala dan hasilnya masih relevan dengan kondisi saat ini; c , apabila IKU telah direviu, ada upaya perbaikan namun belum ada perbaikan yang signifikan ; d, apabila IKU telah direviu e , Tidak ada reviu a, apabila lebih dari 80% IKU dan indikator kinerja lain yang ditetapkan telah diukur dan dilaporkan dalam laporan kinerja; b, apabila 60% < pengukuran dan pelaporan IKU/indikator lain dalam LAKIP < 80%; c, apabila 40% < pengukuran dan pelaporan IKU/indikator lain dalam LAKIP < 60%; ; d apabila 20% < pengukuran dan pelaporan IKU/indikator lain dalam LAKIP < 40% e, apabila Ipengukuran dan pelaporan IKU/indikator lain dalam LAKIP < 20%

jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri

18

Hasil pengukuran kinerja telah digunakan untuk penyusunan laporan kinerja

jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri

19 Pengukuran kinerja digunakan untuk pengendalian dan pemantauan kinerja secara berkala

Pemilihan a, b, c, d, atau e didasarkan pada professional judgement evaluator, dengan tetap memperhatikan kriteria yang ditetapkan. Sebagai ilustrasi: a, apabila pemanfaatan bersifat ekstensif dan menyeluruh b, apabila pemanfaatan bersifat ekstensif namun belum menyeluruh (sebagian) c, apabila pemanfaatan hanya bersifat sebagian d, apabila kurang dimanfaatkan e, apabila tidak ada pemanfaatan Prasyarat: terdapat pengukuran atau pemantauan kinerja secara berkala (minimal semesteran). digunakan untuk pengendalian dan pemantauan artinya (kriteria): - Hasil pengukuran (capaian kinerja) kinerja menjadi dasar untuk menyimpulkan kemajuan (progress) kinerja - Hasil pengukuran (capaian kinerja) kinerja menjadi dasar untuk mengambil tindakan (action) dalam rangka mencapai target kinerja yang ditetapkan - Hasil pengukuran (capaian kinerja) kinerja menjadi dasar untuk menyesuaikan strategi untuk mencapai tujuan dan sasaran

C. PELAPORAN KINERJA (15%) I. PEMENUHAN PELAPORAN (3%) 1 LAKIP telah disusun LAKIP Eselon I telah disusun 2 LAKIP telah disampaikan tepat waktu

cukup jelas Tidak berlaku untuk DEP/LPND Waktu penyampaian LAKIP mengacu pada SE Menpan dan RB No 29 Tahun 2010 Tidak berlaku untuk DEP/LPND

Tidak berlaku untuk UNIT KERJA cukup jelas Tidak berlaku untuk UNIT KERJA Waktu penyampaian LAKIP mengacu pada SE Menpan dan RB No 29 Tahun 2010

LAKIP Eselon I telah disampaikan tepat waktu

II. PENYAJIAN INFORMASI KINERJA (8%)

PENJELASAN NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN KERANGKA LOGIS 5 DEP/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 3 LAKIP bukan merupakan kompilasi dari e, apabila lebih dari 80% Sasaran dan target Unit Kerja di bawahnya dalam LAKIP merupakan kompilasi dari unit kerja; d, apabila 60% < Sasaran dan target dalam LAKIP merupakan kompilasi dari unit kerja < 80%; c, apabila 40% < Sasaran dan target dalam LAKIP merupakan kompilasi dari unit kerja < jawaban a,b,c,d,e mengacu pada 60%; penjelasan di sisi kiri b apabila 20% < Sasaran dan target dalam LAKIP merupakan kompilasi dari unit kerja < 40% a, apabila Sasaran dan target dalam LAKIP merupakan kompilasi dari unit kerja < 20%

4 LAKIP menyajikan informasi pencapaian a, apabila lebih dari 80% informasi yang disampaikan dalam LAKIP berorientasi sasaran yang berorientasi outcome outcome; b, apabila 60% < informasi outcome dalam LAKIP < 80%; c, apabila 40% < informasi outcome dalam jawaban a,b,c,d,e mengacu pada LAKIP < 60%; penjelasan di sisi kiri d apabila 20% < informasi outcome dalam LAKIP < 40% e, apabila informasi outcome dalam LAKIP < 20% Informasi LAKIP berorientasi outcome artinya: - Informasi yang disajikan dalam LAKIP menggambarkan hasil2 (termasuk output2 penting) yang telah dicapai sampai dengan saat ini - LAKIP tidak berfokus pada informasi tentang kegiatan atau proses yang telah dilaksanakan pada tahun ybs - LAKIP tidak berorientasi pada informasi tentang realisasi seluruh anggaran yang telah digunakan 5 LAKIP menyajikan informasi mengenai pencapaian IKU a, apabila lebih dari 80% capaian yang disajikan bersifat Kinerja Utama (IKU); b, apabila 60% < capaian yang disajikan bersifat Kinerja Utama (IKU) < 80%; c, apabila 40% < capaian yang disajikan bersifat Kinerja Utama (IKU) < 60%; d apabila 20% < capaian yang disajikan bersifat Kinerja Utama (IKU) < 40% e, apabila capaian yang disajikan bersifat Kinerja Utama (IKU) < 20% a, apabila lebih dari 80% capaian yang disajikan bersifat kinerja yang dijanjikan dalam PK; b, apabila 60% < capaian yang disajikan bersifat kinerja yang dijanjikan dalam PK < 80%; c, apabila 40% < capaian yang disajikan bersifat kinerja yang dijanjikan dalam PK < 60%; d apabila 20% < capaian yang disajikan bersifat kinerja yang dijanjikan dalam PK < 40% e, apabila capaian yang disajikan bersifat kinerja yang dijanjikan dalam PK < 20%

jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri

6

LAKIP menyajikan informasi mengenai kinerja yang telah diperjanjikan

jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri

7 LAKIP menyajikan evaluasi dan analisis mengenai capaian kinerja

a, apabila LAKIP menyajikan lebih dari 80% evaluasi dan analisis capaian yang bersifat kinerja (outcome), bukan proses; b, apabila 60% < penyajian evaluasi dan analisis capaian yang bersifat kinerja < 80%; c, apabila 40% < penyajian evaluasi dan analisis capaian yang bersifat kinerja < 60%; jawaban a,b,c,d,e mengacu pada d apabila 20% < penyajian evaluasi dan penjelasan di sisi kiri analisis capaian yang bersifat kinerja < 40% e, apabila penyajian evaluasi dan analisis capaian yang bersifat kinerja < 20%

menyajikan evaluasi dan analisis mengenai capaian kinerja, artinya: - LAKIP menguraikan hasil evaluasi dan analisis tentang capaian2 kinerja outcome atau output penting, bukan hanya proses atau realisasi kegiatan2 yang ada di dokumen anggaran (DIPA)

PENJELASAN NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 8 LAKIP menyajikan pembandingan data kinerja yang memadai antara realisasi tahun ini dengan realisasi tahun sebelumnya dan pembandingan lain yang diperlukan DEP/LPND UNIT KERJA 3 4 a, apabila LAKIP menyajikan pembandingan lebih dari 80% data kinerja (capaian sasaran) ; b, apabila 60% < pembandingan data kinerja (capaian sasaran) < 80%; c, apabila 40% < pembandingan data kinerja jawaban a,b,c,d,e mengacu pada (capaian sasaran) < 60%; penjelasan di sisi kiri d apabila 20% < pembandingan data kinerja (capaian sasaran) < 40% e, apabila pembandingan data kinerja (capaian sasaran) < 20% Pembandingan yang memadai, minimal mencakup: - Target vs Realisasi - Realisasi tahun berjalan vs realisasi tahun sebelumnya - Realisasi sampai dengan tahun berjalan vs target jangka menengah 9 LAKIP menyajikan informasi keuangan yang terkait dengan pencapaian kinerja a, apabila LAKIP menyajikan informasi keuangan lebih dari 80% capaian sasaran (kinerja); b, apabila 60% < informasi keuangan sasaran < 80%; c, apabila 40% < informasi keuangan sasaran jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri < 60%; d apabila 20% < informasi keuangan sasaran < 40% e, apabila informasi keuangan sasaran < 20% a, apabila lebih dari 80% realisasi kinerja dapat diandalkan; b, apabila 60% < keandalan data realisasi kinerja < 80%; c, apabila 40% < keandalan data realisasi kinerja < 60%; d apabila 20% < keandalan data realisasi kinerja < 40% e, apabila keandalan data realisasi kinerja < 20% Dapat diandalkan: - datanya valid - dapat ditelusuri kesumber datanya - diperoleh dari sumber yang kompeten - konsisten Jawaban tentang pemanfaatan informasi kinerja harus selalu dikaitkan dengan (dipengaruhi oleh) kondisi (jawaban) tentang Pemenuhan Pelaporan dan Penyajian Informasi Kinerja KERANGKA LOGIS 5

10 Informasi kinerja dalam LAKIP dapat diandalkan

jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri

III.

PEMANFAATAN INFORMASI KINERJA (4%)

11 Informasi yang disajikan telah digunakan Pemilihan a, b, c, d, atau e didasarkan pada professional judgement evaluator, dengan tetap memperhatikan kriteria yang ditetapkan. dalam perbaikan perencanaan Sebagai ilustrasi: a, apabila pemanfaatan bersifat ekstensif dan menyeluruh b, apabila pemanfaatan bersifat ekstensif namun belum menyeluruh (sebagian) c, apabila pemanfaatan hanya bersifat sebagian d, apabila kurang dimanfaatkan e, apabila tidak ada pemanfaatan telah digunakan dalam perbaikan perencanaan, artinya: LAKIP yang disusun sampai dengan saat ini telah berdampak kepada perbaikan perencanaan, baik perencanaan jangka menengah, tahunan maupun dalam penetapan atau perjanjian kinerja yang disusun. 12 Informasi yang disajikan telah digunakan untuk menilai dan memperbaiki pelaksanaan program dan kegiatan organisasi Pemilihan a, b, c, d, atau e didasarkan pada professional judgement evaluator, dengan tetap memperhatikan kriteria yang ditetapkan. Sebagai ilustrasi: a, apabila pemanfaatan bersifat ekstensif dan menyeluruh b, apabila pemanfaatan bersifat ekstensif namun belum menyeluruh (sebagian) c, apabila pemanfaatan hanya bersifat sebagian d, apabila kurang dimanfaatkan e, apabila tidak ada pemanfaatan telah digunakan untuk menilai dan memperbaiki pelaksanaan program dan kegiatan, artinya: informasi yang disajikan dalam LAKIP telah mengakibatkan perbaikan dalam pengelolaan program dan kegiatan dan dapat menyimpulkan keberhasilan atau kegagalan program secara terukur

apabila 40% < Target kinerja yang terpantau < 60%. c.Terdapat informasi tentang capaian hasil2 program. . Sebagai ilustrasi: a. . c. -mengambil langkah yang diperlukan untuk mengatasi hambatan pencapaian kinerja. mencatat (membuat catatan). d.melaporkan hasil pemantauan tersebut kepada pimpinan Tidak berlaku untuk UNIT KERJA Tidak berlaku untuk UNIT KERJA 3 Evaluasi program telah dilakukan a. apabila pemanfaatan bersifat ekstensif dan menyeluruh b. EVALUASI KINERJA (10%) I. b. atau e didasarkan pada professional judgement evaluator. apabila Program yang dievaluasi < 20% Tidak berlaku untuk UNIT KERJA Program telah dievaluasi: .Terdapat analisis dan simpulan tentang kondisi sebelum dan sesudah dilaksanakannya suatu program. untuk peningkatan kinerja Sebagai ilustrasi: a.Terdapat simpulan keberhasilan atau ketidakberhasilan program. dengan tetap memperhatikan kriteria yang ditetapkan. c. artinya: informasi dalam LAKIP ( termasuk LAKIP tahun sebelumnya) benar-benar telah digunakan untuk perbaikan capaian kinerja organisasi yang lebih baik periode berikutnya 14 Informasi yang disajikan telah digunakan untuk penilaian kinerja Pemilihan a.PENJELASAN NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN KERANGKA LOGIS 5 DEP/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 13 Informasi yang disajikan telah digunakan Pemilihan a. b.Terdapat ukuran yang memadai tentang keberhasilan program . mencari tahu. . apabila pemanfaatan hanya bersifat sebagian d. c. dengan tetap memperhatikan kriteria yang ditetapkan. mengadministrasikan kemajuan (progress) kinerja.mengidentifikasikan. d apabila 20% < Program yang dievaluasi < 40% e. apabila lebih dari 80% program telah dievaluasi. . kemajuan pencapaian kinerja beserta hambatannya b. apabila kurang dimanfaatkan e. . apabila kurang dimanfaatkan e.dapat menjawab atau menyimpulkan posisi (prestasi atau capaian) kinerja terakhir. artinya: informasi capaian kinerja yang disajikan dalam LAKIP dijadikan dasar untuk menilai dan menyimpulkan kinerja serta dijadikan dasar reward dan punishment D. apabila pemanfaatan bersifat ekstensif namun belum menyeluruh (sebagian) c. d apabila 20% < target kinerja yang terpantau < 40% e. artinya: . atau e didasarkan pada professional judgement evaluator. apabila pemanfaatan hanya bersifat sebagian d. apabila target kinerja yang terpantau < 20% pemantauan mengenai kemajuan pencapaian kinerja beserta hambatannya. apabila 40% < Program yang dievaluasi < 60%. PEMENUHAN EVALUASI (2%) 1 Terdapat pedoman evaluasi akuntabilitas cukup jelas kinerja 2 Terdapat pemantauan mengenai a. d. b. apabila 60% < Target kinerja yang terpantau < 80%. apabila pemanfaatan bersifat ekstensif dan menyeluruh b. apabila tidak ada pemanfaatan telah digunakan untuk penilaian kinerja. apabila lebih dari 80% Target kinerja telah dipantau kemajuannya . apabila pemanfaatan bersifat ekstensif namun belum menyeluruh (sebagian) c. apabila tidak ada pemanfaatan telah digunakan untuk peningkatan kinerja. apabila 60% < Program yang dievaluasi < 80%.

apabila 40% < unit kerja yang dievaluasi < 60%. apabila hasil evaluasi telah disampaikan atau dibahas dengan pihak yang dievaluasi (yang berkepentingan) Tidak berlaku untuk UNIT KERJA . d apabila 20% < unit kerja yang dievaluasi < 40% e. apabila lebih dari 80% unit kerja telah dievaluasi b.PENJELASAN NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 4 Evaluasi akuntabilitas kinerja atas unit kerja telah dilakukan DEP/LPND 3 a. apabila 60% < unit kerja yang dievaluasi < 80%. apabila unit kerja yang dievaluasi < 20% UNIT KERJA 4 KERANGKA LOGIS 5 Tidak berlaku untuk UNIT KERJA 5 Hasil evaluasi telah disampaikan dan dikomunikasikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan Ya. c.

apabila > 80% penugasan evaluasi telah oleh SDM yang berkompetensi dilakukan oleh SDM yang sudah terlatih dan kompeten dibidangnya dan hasilnya tidak memiliki perbedaan yg signifikan dengan hasil evaluasi eksternal b. dengan tingkat kesepakatan > 40% s/d 60% d. b. apabila evaluasi dilaksanakan dengan tidak menggunakan pedoman evaluasi KERANGKA LOGIS UNIT KERJA 4 5 2 II. apabila evaluasi dilaksanakan dengan mengacu pada pedoman evaluasi yang dibuat sendiri yang selaras dengan pedoman evaluasi Menpan & RB dan dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan. apabila evaluasi dilaksanakan dengan menggunakan pedoman evaluasi Menpan & RB e. idem. apabila 60% < penugasan evaluasi oleh personil kompeten dan perbedaan yg insignifikan < 80%. dengan tingkat kesepakatan > 60% s/d 80% C.idem. apabila evaluasi dilaksanakan dengan menggunakan pedoman evaluasi yang dibuat sendiri mengacu pedoman evaluasi Menpan & RB. apabila evaluasi dilaksanakan dengan menggunakan pedoman evaluasi yang dibuat sendiri yang sama persis pedoman evaluasi Menpan & RB d. apabila 60% < unit kerja yang dievaluasi dan disimpulkan akuntabilitas kinerjanya < 80%. tingkat kesepakatan < 20%. bukan sekedar simpulan atas pelaksanaan kerja (kegiatan semata). c. c. supervisi sangat minimal e. d apabila 20% < unit kerja yang dievaluasi dan disimpulkan akuntabilitas kinerjanya < 40% e. 8 Pelaksanaan evaluasi akuntabilitas kinerja telah disupervisi dengan baik melalui pembahasan-pembahasan yang reguler dan bertahap 10 Hasil evaluasi akuntabilitas kinerja memberikan penilaian atas akuntabilitas kinerja masing-masing unit kerja a. tdk disupervisi 9 Hasil evaluasi akuntabilitas kinerja a. apabila lebih dari 80% unit kerja telah dievaluasi dan disimpulkan akuntabilitas kinerjanya b. d apabila 20% < penugasan evaluasi oleh personil kompeten dan perbedaan yg insignifikan < 40% e. apabila hasil evaluasi benar-benar menggambarkan akuntabilitas kinerja yang menggambarkan dan menyimpulkan dievaluasi akuntabilitas kinerja (outcome atau output penting) yang sesungguhnya. dan lebih dari 80% simpulan tersebut disepakati baik oleh evaluator internal maupun external b. apabila penugasan evaluasi oleh p .PENJELASAN NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN DEP/LPND 3 a. KUALITAS EVALUASI (5%) 6 Evaluasi akuntabilitas kinerja dilaksanakan dengan menggunakan pedoman/juklak evaluasi yang selaras dengan pedoman/juklak evaluasi Menpan dan RB Tidak berlaku untuk UNIT KERJA 7 Evaluasi akuntabilitas kinerja dilaksanakan a. terdapat supervisi namun tidak reguler d. idem. namun modifikasi pedoman belum sesuai dengan kondisi yang diharapkan. apabila telah dilakukan kegiatan supervisi. apabila telah dilakukan kegiatan supervisi dan terdapat dokumentasi komunikasi yang reguler (teratur) b. c. apabila 40% < unit kerja yang dievaluasi dan disimpulkan akuntabilitas kinerjanya < 60%. hasil evaluasi tidak menggambarkan kondisi yag sebenarnya. namun belum terdokumentasi c. p p g personil kompeten dan perbedaan yg insignifikan < 20% a. dengan tingkat kesepakatan > 20% s/d 40% e. apabila 40% < penugasan evaluasi oleh personil kompeten dan perbedaan yg insignifikan < 60%. apabila unit kerja y g dievaluasi dan p j yang disimpulkan akuntabilitas kinerjanya < 20% Tidak berlaku untuk UNIT KERJA Tidak berlaku untuk UNIT KERJA Tidak berlaku untuk UNIT KERJA Tidak berlaku untuk UNIT KERJA .

c. apabila 40% < hasil evaluasi telah disertai rekomendasi yg disetujui untuk dilaksanakan < 60%. apabila 40% < hasil evaluasi telah disertai rekomendasi yg disetujui untuk dilaksanakan < 60%. apabila seluruh program telah dievaluasi namun belum sepenuhnya memiliki ukuran keberhasilan c. apabila 60% < hasil evaluasi telah disertai rekomendasi yg disetujui untuk dilaksanakan < 80%. apabila hasil evaluasi telah disertai rekomendasi yg disetujui untuk dilaksanakan < 20% UNIT KERJA 4 KERANGKA LOGIS 5 1 2 11 Evaluasi akuntabilitas kinerja telah memberikan rekomendasi-rekomendasi perbaikan manajemen kinerja yang dapat dilaksanakan Tidak berlaku untuk UNIT KERJA 12 Evaluasi program dilaksanakan dalam rangka menilai keberhasilan program a. c. apabila 40% < hasil evaluasi telah disertai rekomendasi yg disetujui untuk dilaksanakan < 60%. e. apabila 60% < hasil evaluasi telah disertai rekomendasi yg disetujui untuk dilaksanakan < 80%. c. apabila evaluasi telah dilakukan sebatas pelaksanaan program dan kegiatan serta penyerapan anggaran. apabila evaluasi seluruh program telah dilakukan dan terdapat simpulan mengenai keberhasilan atau kegagalan program yang dievaluasi b. d apabila 20% < hasil evaluasi telah disertai rekomendasi yg disetujui untuk dilaksanakan < 40% e. apabila lebih dari 80% hasil evaluasi telah disertai rekomendasi yg terkait dengan perencanaan kinerja dan rekomendasi tsb disetujui untuk dilaksanakan b.PENJELASAN NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN DEP/LPND 3 a. PEMANFAATAN EVALUASI (3%) Jawaban tentang pemanfaatan evaluasi harus selalu dikaitkan dengan (dipengaruhi oleh) kondisi (jawaban) tentang Pemenuhan Evaluasi dan Kualitas Evaluasi . apabila lebih dari 80% hasil evaluasi telah disertai rekomendasi dan rekomendasi tsb disetujui untuk dilaksanakan b. d apabila 20% < hasil evaluasi telah disertai rekomendasi yg disetujui untuk dilaksanakan < 40% e. apabila lebih dari 80% hasil evaluasi telah disertai rekomendasi yg terkait dengan peningkatan kinerja dan rekomendasi tsb disetujui untuk dilaksanakan b. belum dilakukan evaluasi program a. apabila evaluasi program telah dilaksanakan namun belum menyimpulkan keberhasilan atau kegagalan program d. d apabila 20% < hasil evaluasi telah disertai rekomendasi yg disetujui untuk dilaksanakan < 40% e. apabila hasil evaluasi telah disertai rekomendasi yg disetujui untuk dilaksanakan < 20% Tidak berlaku untuk UNIT KERJA 13 Evaluasi program telah memberikan rekomendasi-rekomendasi perbaikan perencanaan kinerja yang dapat dilaksanakan Tidak berlaku untuk UNIT KERJA 14 Evaluasi program telah memberikan rekomendasi-rekomendasi peningkatan kinerja yang dapat dilaksanakan a. apabila 60% < hasil evaluasi telah disertai rekomendasi yg disetujui untuk dilaksanakan < 80%. apabila hasil evaluasi telah disertai rekomendasi yg disetujui untuk dilaksanakan < 20% Tidak berlaku untuk UNIT KERJA III.

Jika 40% < rekomendasi yang terkait dengan perencanaan yang ditindaklanjuti ≤ 60% d. apabila capaian kinerja lebih dari 80%. apabila lebih dari 80% capaian kinerja tahun berjalan melebihi capaian tahun sebelumnya. Jika 40% < rekomendasi yang ditindaklanjuti ≤ 60% d. Jika 20% < rekomendasi yang ditindaklanjuti ≤ 40% 17 Hasil evaluasi program telah ditindaklanjuti a. apabila 60% < informasi capaian kinerja yang dapat diandalkan < 80%. apabila 60% < capaian kinerja tahun berjalan yang melebihi tahun sebelumnya < 80%. Jika 60% < capaian keberhasilan program ≤ 80% c. d apabila 20% < capaian kinerja < 40% e. Jika 40% < capaian keberhasilan program ≤ 60% d. apabila lebih dari 80% informasi capaian kinerja dapat diandalkan. d. apabila capaian kinerja < 20% a. c. Jika 60% < rekomendasi yang ditindaklanjuti ≤ 80% c. apabila 40% < capaian kinerja tahun berjalan yang melebihi tahun sebelumnya < 60%. b. apabila informasi capaian kinerja yang dapat diandalkan < 20% Tidak berlaku untuk UNIT KERJA 2 Capaian kinerja lebih baik dari tahun sebelumnya Tidak berlaku untuk UNIT KERJA 3 Informasi mengenai kinerja dapat diandalkan Tidak berlaku untuk UNIT KERJA . apabila 20% < informasi capaian kinerja yang dapat diandalkan < 40% e. apabila 40% < informasi capaian kinerja y g yang dapat diandalkan < 60%. Jika hasil evaluasi program telah untuk perbaikan kinerja meningkatkan > 80% capaian keberhasilan program b. apabila 60% < capaian kinerja < 80%. Jika > 80% rekomendasi yang terkait telah ditindaklanjuti untuk perbaikan dengan perencanaan telah ditindaklanjuti perencanaan b. apabila 40% < capaian kinerja < 60%. PENCAPAIAN SASARAN/KINERJA ORGANISASI (20%) KINERJA YANG DILAPORKAN (OUTPUT) (5%) 1 Target dapat dicapai a. Jika 20% < rekomendasi yang terkait dengan perencanaan yang ditindaklanjuti ≤ 40% a. b Jika 60% < pemanfaatan capaian kinerja sebagai dasar pengukuran ≤ 80% c. apabila capaian kinerja tahun berjalan yang melebihi tahun sebelumnya < 20% a.PENJELASAN NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN UNIT KERJA 4 KERANGKA LOGIS 5 DEP/LPND 1 2 3 15 Hasil evaluasi program/akuntabilitas kinerja a. Jika 60% < rekomendasi yang terkait dengan perencanaan yang ditindaklanjuti ≤ 80% c. b. Jika > 80% capaian kinerja digunakan 18 Hasil evaluasi akuntabilitas kinerja telah ditindaklanjuti untuk mengukur (dimanfaatkan) untuk mengukur keberhasilan keberhasilan unit kerja maupun kegagalan unit kerja (sebagai dasar reward&punishment) b. Jika 20% < capaian keberhasilan program ≤ 40% a. Jika 40% < pemanfaatan capaian kinerja sebagai dasar pengukuran ≤ 60% d. c. d. b. apabila 20% < capaian kinerja tahun berjalan yang melebihi tahun sebelumnya < 40% e. Jika 20% < pemanfaatan capaian kinerja sebagai dasar pengukuran ≤ 40% 16 Hasil evaluasi akuntabilitas kinerja telah ditindaklanjuti untuk perbaikan penerapan manajemen kinerja Tidak berlaku untuk UNIT KERJA Tidak berlaku untuk UNIT KERJA Tidak berlaku untuk UNIT KERJA Tidak berlaku untuk UNIT KERJA E. Jika > 80% rekomendasi yang terkait dengan penerapan manajemen kinerja telah ditindaklanjuti b. c.

. apabila 50% < peningkatan kinerja < 80% e. c. d. .up to date UNIT KERJA 4 KERANGKA LOGIS 5 Tidak berlaku untuk UNIT KERJA KINERJA YANG DILAPORKAN (OUTCOME) (10%) 4 Target dapat dicapai a. apabila 80% < capaian kinerja < 100%.Diperoleh dari dasar perhitungan (formulasi) yang valid. apabila 80% < peningkatan kinerja < 120%. artinya: . apabila capaian outcome yang andal < 20% Informasi kinerja dapat diandalkan. apabila 60% < capaian outcome yang andal < 80%. apabila 120% < peningkatan kinerja < 150% . apabila capaian kinerja = 100%.Diperoleh dari dasar perhitungan (formulasi) yang valid. apabila capaian outcome yang andal lebih dari 80%. apabila 50% < capaian kinerja < 80% e. apabila capaian kinerja tahun berjalan > 150% dibanding tahun sebelumnya.up to date Tidak berlaku untuk UNIT KERJA KINERJA DARI PENILAIAN STAKEHOLDER (5%) 7 Kinerja Pengelolaan Keuangan 8 Kinerja dari Pendapat Masyarakat/Media 9 Kinerja dari Penilaian Instansi Pemerintah Lainnya 10 Kinerja Transparansi 11 Kinerja/Penghargaan Lainnya . b. d apabila 20% < capaian outcome yang andal < 40% e.Dihasilkan dari sumber2 atau basis data yang dapat dipercaya (kompeten). c. apabila 40% < capaian outcome yang andal < 60%. apabila capaian kinerja > 100%.Dapat ditelusuri sumber datanya.Dapat ditelusuri sumber datanya. . apabila capaian kinerja < 50% a. . c. .PENJELASAN NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 DEP/LPND 3 Informasi kinerja dapat diandalkan. b. . artinya: . apabila peningkatan kinerja < 50% Tidak berlaku untuk UNIT KERJA 5 Capaian kinerja lebih baik dari tahun sebelumnya Tidak berlaku untuk UNIT KERJA 6 Informasi mengenai kinerja dapat diandalkan a. d.Dihasilkan dari sumber2 atau basis data yang dapat dipercaya (kompeten). b.

Lampiran 2. Template Kertas Kerja Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Pusat .

l. DOKUMEN RENSTRA (12.00 A a/b/c/d/e a/b/c/d/e Error Error #DIV/0! 0.5%) 1 Dokumen Renstra telah ada Dokumen Renstra Eselon I telah ada Dokumen Renstra telah memuat visi. PEMENUHAN RENSTRA (2.75 0.75 #VALUE! #VALUE! b.75 1 Error Error #DIV/0! a/b/c/d/e #DIV/0! Error #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! 1.75%) Dokumen Renstra digunakan sebagai acuan dalam penyusunan dokumen perencanaan tahunan Dokumen Renstra digunakan sebagai acuan dalam 11 penyusunan Dokumen Renstra unit kerja Dokumen Renstra digunakan sebagai acuan penyusunan 12 Dokumen Rencana Kerja dan Anggaran 13 Dokumen Renstra telah direviu secara berkala II. dan target kinerja tahunan #DIV/0! Error Error Error Error #DIV/0! 0. KUALITAS PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN (3. #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! Error Error Error Error Error Error #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! Error Error Error Error Error Error #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! KKE2 KKE3 IMPLEMENTASI PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN #DIV/0! (2.75 1 Error Error #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #VALUE! 1. sasaran.5%) a. misi.Lampiran 2 TEMPLATE KERTAS KERJA EVALUASI AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH PUSAT NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN 1 2 A. 2 program. indikator 3 kinerja sasaran. PERENCANAAN KINERJA (35%) I. DOKUMEN PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN (7. tujuan. PEMENUHAN PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN (1. Target kinerja RKT vs Targe a/b/c/d/e kinerja RKA) #DIV/0! Error Error Error #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! Error Error Error #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! 1 . IMPLEMENTASI RENSTRA (3. program. target tahunan.50 #VALUE! 0. KUALITAS RENSTRA (6.5%) a. indikator kinerja sasaran.25%) 3 Tujuan dan sasaran telah berorientasi hasil Program/kegiatan merupakan cara untuk mencapai 4 tujuan/sasaran/hasil program/hasil kegiatan 5 Renstra telah menyajikan IKU 6 DEP/LPND Y/T NILAI 3 4 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! y/t Error UNIT KERJA Y/T NILAI 5 6 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! a/b/c/d/e Error Error TOTAL 7 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #DIV/0! #VALUE! REF 8 a/b/c/d/e Error a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! Error Error Error Error Error Error Error #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! Error Error Error Error Error Error Error #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! KKE2 Indikator kinerja tujuan (outcome) dan sasaran (outcome dan a/b/c/d/e output) telah memenuhi kriteria indikator kinerja yang baik a/b/c/d/e a/b/c/d/e KKE3 7 Target kinerja ditetapkan dengan baik Dokumen Renstra telah selaras dengan Dokumen 8 RPJMN/Dokumen Renstra atasannya 9 Dokumen Renstra telah menetapkan hal-hal yang seharusny a/b/c/d/e ditetapkan (dalam kontrak kinerja/tugas fungsi) #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! 1.00 Y y/t a/b/c/d/e 10 c. indikator kinerja tujuan dan target jangka menengah b.25%) Dokumen RKT telah digunakan sebagai acuan untuk a/b/c/d/e 10 menyusun penetapan kinerja (PK) Dokumen RKT digunakan sebagai acuan dalam penyusunan a/b/c/d/e 11 RKT unit kerja Dokumen RKT telah digunakan sebagai acuan untuk 12 menyusun anggaran (RKA) (a.75%) 4 Sasaran telah berorientasi hasil Kegiatan dalam dokumen Renja merupakan cara untuk 5 mencapai sasaran 6 RKT telah menyajikan IKU Indikator kinerja sasaran dan kegiatan telah memenuhi kriter 7 indikator kinerja yang baik 8 Target kinerja ditetapkan dengan baik Dokumen RKT telah selaras dengan dokumen Renstra dan 9 dengan Dokumen RKP/RKT atasannya c.5%) 1 Dokumen RKT telah ada Dokumen RKT unit kerja telah ada 2 Dokumen RKT disusun sebelum mengajukan RKA Dokumen RKT telah memuat sasaran.

PEMENUHAN PK (3%) 1 Dokumen PK telah ada Dokumen PK unit kerja telah ada 2 Dokumen PK disusun segera setelah anggaran disetujui Dokumen PK telah memuat sasaran. indikator 3 kinerja. KUALITAS PK (7. PEMENUHAN PENGUKURAN (4%) Telah terdapat indikator kinerja utama (IKU) sebagai ukuran 1 kinerja secara formal IKU Eselon I telah ada 2 Terdapat mekanisme pengumpulan data kinerja KUALITAS PENGUKURAN (10%) IKU telah dapat diukur secara obyektif IKU telah menggambarkan hasil IKU telah relevan dengan kondisi yang akan diukur IKU telah cukup untuk mengukur kinerja IKU telah diukur realisasinya Indikator kinerja sasaran dapat diukur secara obyektif Indikator kinerja sasaran menggambarkan hasil Indikator kinerja sasaran relevan dengan sasaran yang akan 10 diukur 11 Indikator kinerja sasaran cukup untuk mengukur sasarannya 12 Indikator kinerja sasaran telah diukur realisasinya 13 Pengumpulan data kinerja dapat diandalkan Pengumpulan data kinerja dilakukan secara berkala 14 (bulanan/triwulanan/semester) III. PEMENUHAN PELAPORAN (3%) 1 LAKIP telah disusun LAKIP Eselon I telah disusun 2 LAKIP telah disampaikan tepat waktu LAKIP Eselon I telah disampaikan tepat waktu II.5%) 9 Dokumen PK telah dimonitor pencapaiannya secara berkala 10 Dokumen PK telah dimanfaatkan dalam pengarahan dan pengorganisasian kegiatan Target kinerja yang diperjanjikan telah digunakan untuk 11 mengukur keberhasilan KKE2 KKE3 B. 3 4 5 6 7 8 9 a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e Error Error #DIV/0! Error Error Error Error Error Error Error Error Error Error Error Error #DIV/0! Error Error Error Error Error #DIV/0! #DIV/0! Error Error #DIV/0! Error #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! KKE3 #VALUE! KKE3 KKE3 KKE3 KKE3 KKE3 KKE3 KKE3 #DIV/0! a/b/c/d/e #DIV/0! Error #DIV/0! a/b/c/d/e #VALUE! 2 . IMPLEMENTASI PK (4. IMPLEMENTASI PENGUKURAN (6%) IKU telah dimanfaatkan dalam dokumen-dokumen 15 perencanaan dan penganggaran 16 IKU telah dimanfaatkan untuk penilaian kinerja 17 IKU telah direviu secara berkala Hasil pengukuran kinerja telah digunakan untuk penyusunan 18 laporan kinerja Pengukuran kinerja digunakan untuk pengendalian dan 19 pemantauan kinerja secara berkala C. PENYAJIAN INFORMASI KINERJA (8%) LAKIP bukan merupakan kompilasi dari Unit Kerja di 3 bawahnya II. DOKUMEN PENETAPAN KINERJA (15%) a. program.NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 DEP/LPND Y/T NILAI 3 4 #DIV/0! #DIV/0! y/t y/t a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! #DIV/0! y/t a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! #DIV/0! y/t y/t #DIV/0! #DIV/0! Error Error Error #DIV/0! Error Error Error Error Error #DIV/0! Error Error Error #DIV/0! #DIV/0! Error Error #DIV/0! Error Error Error Error Error Error Error Error Error Error Error Error #DIV/0! Error Error Error Error Error #DIV/0! #DIV/0! Error Error UNIT KERJA Y/T NILAI 5 6 #DIV/0! #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! Error Error Error #DIV/0! Error Error Error Error Error #DIV/0! Error Error Error #DIV/0! #DIV/0! TOTAL 7 #DIV/0! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! REF 8 III. PELAPORAN KINERJA (15%) I. PENGUKURAN KINERJA (20%) I. dan target jangka pendek b.5%) 4 Sasaran telah berorientasi hasil 5 PK telah menyajikan IKU Indikator kinerja sasaran telah memenuhi kriteria indikator 6 kinerja yang baik 7 Target kinerja ditetapkan dengan baik Dokumen PK telah selaras dengan dokumen PK atasannya 8 dan Dokumen RKT c.

KUALITAS EVALUASI (5%) Evaluasi akuntabilitas kinerjadilaksanakan dengan 6 menggunakan pedoman/juklak evaluasi yang selaras dengan pedoman/juklak evaluasi Menpan Evaluasi akuntabilitas kinerjadilaksanakan oleh SDM yang 7 berkompetensi Pelaksanaan evaluasiakuntabilitas kinerjatelah disupervisi 8 dengan baik melalui pembahasan-pembahasan yang reguler dan bertahap Hasil evaluasi akuntabilitas kinerjamenggambarkan 9 akuntabilitas kinerjayang dievaluasi 10 Hasil evaluasi akuntabilitas kinerjamemberikan penilaian atas a/b/c/d/e akuntabilitas kinerja masing-masing unit kerja Evaluasi akuntabilitas kinerjatelah memberikan rekomendasi11 rekomendasi perbaikan manajemen kinerja yang dapat a/b/c/d/e dilaksanakan Evaluasi program dilaksanakan dalam rangka menilai a/b/c/d/e 12 keberhasilan program Evaluasi program telah memberikan rekomendasi13 rekomendasi perbaikan perencanaan kinerja yang dapat a/b/c/d/e dilaksanakan 14 Evaluasi program telah memberikan rekomendasirekomendasi peningkatan kinerja yang dapat dilaksanakan a/b/c/d/e Error Error Error #VALUE! #VALUE! #VALUE! Error #VALUE! III. PEMANFAATAN INFORMASI KINERJA (4%) Informasi yang disajikan telah digunakan dalam perbaikan 11 perencanaan 12 13 Informasi yang disajikan telah digunakan untuk menilai dan memperbaiki pelaksanaan program dan kegiatan organisasi a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! #DIV/0! y/t a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e y/t #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e Error a/b/c/d/e Error #VALUE! Error Error #DIV/0! Error Error Error Error #DIV/0! #DIV/0! Error Error Error Error Error #DIV/0! Error Error Error Error Error a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e Error Error #DIV/0! Error Error Error Error #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! Informasi yang disajikan telah digunakan untuk peningkatan kinerja Informasi yang disajikan telah digunakan untuk penilaian 14 kinerja D. EVALUASI KINERJA (10%) I. PEMANFAATAN EVALUASI (3%) Hasil evaluasi program/akuntabilitas kinerjatelah 15 ditindaklanjuti untuk perbaikan perencanaan Hasil evaluasi akuntabilitas kinerjatelah ditindaklanjuti untuk 16 perbaikan penerapan manajemen kinerja Hasil evaluasi program telah ditindaklanjuti untuk perbaikan 17 kinerja #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! Error Error Error #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! 3 . PEMENUHAN EVALUASI (2%) 1 Terdapat pedoman evaluasi akuntabilitas kinerja Terdapat pemantauan mengenai kemajuan pencapaian 2 kinerja beserta hambatannya 3 Evaluasi program telah dilakukan 4 Evaluasi akuntabilitas kinerja atas unit kerja telah dilakukan 5 Hasil evaluasi telah disampaikan dan dikomunikasikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan II.NO 1 4 5 6 7 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 LAKIP menyajikan informasi pencapaian sasaran yang berorientasi outcome LAKIP menyajikan informasi mengenai pencapaian IKU LAKIP menyajikan informasi mengenai kinerja yang telah diperjanjikan LAKIP menyajikan evaluasi dan analisis mengenai capaian kinerja DEP/LPND Y/T NILAI 3 4 a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e Error Error Error Error UNIT KERJA Y/T NILAI 5 6 a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e Error Error Error Error TOTAL 7 #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! REF 8 LAKIP menyajikan pembandingan data kinerja yang memadai 8 antara realisasi tahun ini dengan realisasi tahun sebelumnya a/b/c/d/e dan pembandingan lain yang diperlukan LAKIP menyajikan informasi keuangan yang terkait dengan pencapaian kinerja 10 Informasi kinerja dalam LAKIP dapat diandalkan 9 III.

00 Error Error Error #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0.00 REF 8 E.00 Error Error Error #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! UNIT KERJA Y/T NILAI 5 6 TOTAL 7 #VALUE! #DIV/0! 0. PENCAPAIAN SASARAN/KINERJA ORGANISASI (20%) KINERJA YANG DILAPORKAN (OUTPUT) (5%) 1 Target dapat dicapai 2 Capaian kinerja lebih baik dari tahun sebelumnya 3 Informasi mengenai kinerja dapat diandalkan KINERJA YANG DILAPORKAN (OUTCOME) (10%) 4 Target dapat dicapai 5 Capaian kinerja lebih baik dari tahun sebelumnya 6 Informasi mengenai kinerja dapat diandalkan KINERJA DARI PENILAIAN STAKEHOLDER (5%) Kinerja Pengelolaan Keuangan Kinerja dari Pendapat Masyarakat/Media Kinerja dari Penilaian Instansi Pemerintah Lainnya Kinerja Transparansi Kinerja/Penghargaan Lainnya #DIV/0! KKE1-II KKE1-II KKE1-II #DIV/0! KKE1-III KKE1-III KKE1-III KKE1-III KKE1-III #DIV/0! #DIV/0! 7 8 9 10 11 HASIL EVALUASI AKUNTABILITAS KINERJA (100%) #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! KETERANGAN: KETIK 'y' ATAU 't' ATAU 'a' ATAU 'b' ATAU 'c' ATAU 'd' ATAU 'e' PADA KOLOM YANG BERWARNA HIJAU JANGAN MELAKUKAN PERUBAHAN PADA KOLOM YANG BERWARNA KUNING ATAU ABU-ABU 4 .NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 Hasil evaluasi akuntabilitas kinerjatelah ditindaklanjuti untuk 18 mengukur keberhasilan unit kerja DEP/LPND Y/T NILAI 3 4 a/b/c/d/e #DIV/0! 0.00 a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! Error #DIV/0! 0.

Lampiran 3. Lembar Kriteria Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Daerah .

apabila > 80% sasaran yg ditetapkan telah selaras.c. apabila 20% < berorientasi hasil<40% e. apabila 20%< Indikator SMART<40% e. d. b. apabila 40%< Indikator SMART<60%. d. b. apabila tujuan dan sasaran yg berorientasi < 20% Berorientasi hasil: .e mengacu pada penjelasan c. apabila Target yg baik < 20% Target yg baik: . .e mengacu pada penjelasan di sisi kiri jawaban a.Memiliki hubungan sebab akibat (kausalitas) . sasaran. apabila lebih dari 80% indikator tujuan dan sasaran dalam RPJMD telah memenuhi kriteria SMART. c. DOKUMEN RENSTRA (12. apabila lebih dari 80% SKPD telah menyusun Renstra. jawaban a.25%) 3 Tujuan dan sasaran telah berorientasi hasil jawaban a. .e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 8 Dokumen RPJMD/Renstra SKPD telah selaras dengan Dokumen RPJMN/Dokumen RPJMD a. artinya: .5%) a. indikator dan target a.b. apabila 40%< SKPD yang menyusun Renstra<60%. b.Selaras dengan RPJMN/RPJMD. apabila 20%< pemanfaatan IKU <40% e. tujuan.b. d. b.b. b. apabila 60%< SKPD yang menyusun Renstra< 80%. c.Lampiran 3 LEMBAR KRITERIA EVALUASI AKUNTABILITAS KINERJA INSTASI PEMERINTAH DAERAH (PROP/KAB/KOTA) PENJELASAN NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PROP/KAB/KOTA 3 SKPD 4 1 2 A. apabila 60%< keselarasan < 80%. target tahunan. apabila lebih dari 80% IKU yang telah diformalkan dimanfaatkan untuk mengukur tujuan/sasaran dalam RPJMD. RPJMD tidak dilengkapi indikator kinerja e. d.menggambarkan kondisi atau output penting yang ingin diwujudkan jawaban a.d.c.Berdasarkan indikator yg SMART. apabila 20%< keselarasan <40% e.d.c. c. d apabila 20%< Sasaran yg selaras < 40% e. apabila 40%< Target yg baik < 60%.c.bukan proses/kegiatan . apabila 60%< pemanfaatan IKU < 80%.e. apabila RPJMD tidak dilengkapi target jangka menengah yang terukur. apabila 60%< Target yg baik < 80%. PERENCANAAN KINERJA (35%) I. c. c. apabila lebih dari 80% program/kegiatan dalam RPJMD telah mencapai (selaras dengan) selaras dengan tujuan/sasaran.b. apabila 40% < Sasaran yg selaras < 60%. kecuali target tahunan. b. Tidak untuk PEMDA Tidak untuk SKPD a.c. apabila 60%< Indikator SMART< 80%. apabila Sasaran yg selaras < 20% jawaban a. p . RPJMD tidak memuat tujuan. apabila 60%< berorientasi hasil < 80%. apabila indikator yang SMART < 20% 7 Target kinerja ditetapkan dengan baik a. apabila 40%< pemanfaatan IKU < 60%.Berdasarkan basis data yang memadai jawaban a.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 1 . apabila 40%< keselarasan < 60%.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 6 Indikator kinerja tujuan (outcome) dan sasaran (outcome dan output) telah memenuhi kriteria indikator kinerja yang baik a. apabila RPJMD telah memuat keseluruhan subtansi komponen tersebut.c. c. sasaran.d. apabila pemanfaatan IKU dalam RPJMD < 20% jawaban a. apabila lebih dari 80% tujuan dan sasaran dalam RPJMD telah berorientasi hasil. PEMENUHAN RENSTRA (2. tujuan/sasaran/hasil program/hasil kegiatan b.c.d. KUALITAS RENSTRA (6.berkualitas outcome atau output penting .5%) 1 Dokumen RPJMD telah ada Dokumen Renstra SKPD telah ada Cukup jelas. .Selaras. misi. apabila RPJMD telah memuat keseluruhan subtansi komponen tersebut.Cukup untuk mewujudkan tujuan dan sasaran dalam RPJMD 5 RPJMD/Renstra SKPD telah menyajikan IKU a. c. b.d. apabila keselarasannya < 20% Merupakan cara untuk mencapai. apabila 60% < Sasaran yg selaras < 80%. indikator kinerja sasaran. program. di sisi kiri d.d.b.d. . mengacu pada penjelasan di sisi kiri b. d. apabila 20% < SKPD yang menyusun Renstra<40% e. apabila 20%< Target yg baik < 40% e. apabila SKPD yang menyusun Renstra< 20% 2 Dokumen RPJMD/Renstra SKPD telah memuat visi. indikator kinerja tujuan dan target jangka menengah a. apabila 40%< berorientasi hasil <60%.b.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 4 Program/kegiatan merupakan cara untuk a. d. apabila lebih dari 80% target yg ditetapkan berkriteria baik.b.

indikator dan target-target kinerja dalam RPJMD telah mengacu pada: . c.Sasaran. apabila lebih dari 80% indikator hasil dalam RKA telah selaras dengan RPJMD.Sasaran.Target2 kinerja jangka menengah dalam RPJMD telah dibreakdown dalam (selaras dengan) target2 kinerja tahunan dalam Renstra SKPD .c.b.core business . b.Target2 kinerja jangka menengah dalam RPJMD telah di-breakdown dalam (selaras dengan) target2 kinerja tahunan dalam Rencana Kinerja Tahunan -S Sasaran2 yang ada di RPJMD dij dik sasaran2 yang akan di j dk d l 2 d dijadikan 2 k diwujudkan dalam R Rencana Ki j T h Kinerja Tahunan . apabila RPJMD telah menetapkan hal2 yg seharusnya lebih dari 80%. d apabila 20% < keselarasan indikator hasil dalam RKA dengan RPJMD < 40% e. apabila 20% < keselarasan tujuan/sasaran RPJMD dengan Renstra SKPD < 40% e. apabila keselarasan sasaran RKT dengan RPJMD < 20% c. apabila 40% < keselarasan tujuan/sasaran RPJMD dengan Renstra SKPD < 60%. indikator dan target yang ditetapkan dalam RKT menjadi penyebab (memiliki hubungan kausalitas) terwujudnya tujuan dan sasaran yang ada di RPJMD 11 Dokumen RPJMD digunakan sebagai acuan dalam penyusunan Dokumen Renstra SKPD a. d apabila 20% < keselarasan sasaran RKT dengan RPJMD < 40% e. d apabila 20% < hal2 yg seharusnya < 40% e.d. b. c. apabila 60% < hal2 yg seharusnya < 80%. apabila lebih dari 80% tujuan/sasaran dalam RPJMD telah selaras dengan tujuan/sasaran Renstra SKPD. apabila 40% < keselarasan sasaran RKT dengan RPJMD < 60%.PENJELASAN NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 PROP/KAB/KOTA SKPD 3 4 Selaras artinya tujuan. apabila 40% < hal2 yg seharusnya < 60%. d.kontrak kinerja . indikator dan target-target kinerja dalam RPJMD/Renstra SKPD telah relevan dengan RPJMN/RPJMD a. sasaran. apabila 40% < keselarasan indikator hasil dalam RKA dengan RPJMD < 60%.75%) 10 Dokumen RPJMD/Renstra SKPD digunakan sebagai acuan dalam penyusunan dokumen perencanaan tahunan jawaban a.c. apabila 60% < keselarasan tujuan/sasaran RPJMD dengan Renstra SKPD < 80%. apabila 60% < keselarasan sasaran RKT dengan RPJMD < 80%. apabila 60% < keselarasan indikator hasil dalam RKA dengan RPJMD < 80%. sasaran. apabila keselarasan indikator hasil dalam RKA dengan RPJMD < 20% jawaban a.b.Sasaran2 yang ada di RPJMD dijadikan outcome atau hasil2 program yang akan diwujudkan dalam RKA .e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Selaras atau (dapat) dijadikan acuan: .e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Yang dimaksud dengan hal-hal yg seharusnya adalah tujuan. apabila lebih dari 80% sasaran dalam rencana kinerja tahunan telah selaras dengan RPJMD.praktik2 terbaik Jawaban tentang Implemetasi RPJMD/Renstra harus selalu dikaitkan dengan (dipengaruhi oleh) kondisi (jawaban) tentang Pemenuhan dan Kualitas RPJMD/Renstra a. apabila keselarasan tujuan/sasaran RPJMD dengan Renstra SKPD < 20% Tidak berlaku untuk SKPD Selaras atau (dapat) dijadikan acuan: .Target2 kinerja jangka menengah dalam RPJMD telah di-breakdown dalam (selaras dengan) target2 kinerja tahunan dalam RKA . IMPLEMENTASI RENSTRA (3. b. c. indikator dan target yang ditetapkan dalam Renstra SKPD menjadi penyebab (memiliki hubungan kausalitas) terwujudnya outcome atau hasil2 program yang ada di RKA 2 . indikator dan target yang ditetapkan dalam Renstra SKPD menjadi penyebab (memiliki hubungan kausalitas) terwujudnya tujuan dan sasaran yang ada di RPJMD 12 Dokumen RPJMD/Renstra SKPD digunakan sebagai acuan penyusunan Dokumen Rencana Kerja dan Anggaran a.b. apabila hal2 yg seharusnya < 20% 9 Dokumen RPJMD/Renstra SKPD telah menetapkan hal-hal yang seharusnya ditetapkan (dalam kontrak kinerja/tugas fungsi) jawaban a.c. c.d. b.Sasaran2 yang ada di RPJMD dijadikan sasaran2 yang akan diwujudkan dalam Renstra SKPD .Sasaran.tugas dan fungsi .e mengacu pada penjelasan di sisi kiri dijadikan acuan atau selaras: .d.

apabila lebih dari 80% indikator di RKT adalah IKU. d apabila 20% < sasaran telah berorientasi hasil < 40% e.d. apabila RKT disusun sebelum anggaran (RKA) tahunan diajukan jawaban a. apabila 60% < kegiatan telah selaras dan cukup < 80%.b. apabila 40% < kegiatan telah selaras dan cukup < 60%.c. apabila RPJMD telah direvisi dan hasilnya menunjukkan kondisi yang lebih baik (terdapat inovasi). apabila RPJMD telah direviu e. b. b. d. b. b. g p p j di sisi kiri 3 . indikator kinerja sasaran.d. . apabila lebih dari 80% sasaran telah berorientasi hasil. a.memenuhi syarat kecukupan untuk terwujudnya sasaran 6 RKT telah menyajikan IKU a. apabila RPJMD telah direviu. d. apabila 60% < indikator di RKT adalah IKU < 80%.e mengacu pada penjelasan . apabila SKPD yg menyusun RKT < 20% 1 Dokumen RKT telah ada Dokumen RKT SKPD telah ada 2 Dokumen RKT disusun sebelum mengajukan RKA 3 Dokumen RKT telah memuat sasaran. c. apabila 40% < SKPD yg menyusun RKT < 60%. Tidak ada reviu SKPD 4 1 2 13 Dokumen RPJMD/Renstra SKPD telah direviu secara berkala jawaban a. dan dilengkapi dengan > 40% indikator dan target yang SMART. d apabila 20% < kegiatan telah selaras dan cukup < 40% e.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Kegiatan merupakan cara mencapai sasaran (selaras dan cukup): . b apabila RKT t l h memuat k bil telah t keseluruhan subtansi k l h bt i komponen tersebut.75%) 4 Sasaran telah berorientasi hasil a.bukan proses/kegiatan . DOKUMEN PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN (7.menggambarkan kondisi atau output penting yang ingin diwujudkan 5 Kegiatan dalam dokumen Renja merupakan cara untuk mencapai sasaran a.b. apabila RKT tidak dilengkapi dengan indikator dan target sasaran jawaban a. d apabila 20% < indikator di RKT adalah IKU < 40% e. c. apabila lebih dari 80% kegiatan telah selaras dan cukup untuk mencapai sasaran.b. program.d.berkualitas outcome atau output penting . c apabila 40% < indikator di RKT adalah IKU < 60%.d. c. dan target kinerja tahunan t t ki j t h Ya. apabila 60% < SKPD yg menyusun RKT < 80%. b. apabila indikator di RKT adalah IKU < 20% j jawaban a. c. apabila 60% < sasaran telah berorientasi hasil < 80%.b.c. apabila ada dokumen rencana kinerja tahunan Tidak untuk PEMDA Tidak untuk SKPD a.c.c. apabila RKT tidak dilengkapi dengan Indikator sasaran e. apabila sasaran telah berorientasi hasil < 20% jawaban a. dan dilengkapi dengan > 60% indikator dan target yang SMART. . apabila RPJMD telah direviu secara berkala dan hasilnya masih relevan dengan kondisi saat ini.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Berorientasi hasil: . apabila RKT telah memuat keseluruhan subtansi komponen tersebut.b.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri b. apabila RKT telah memuat keseluruhan subtansi komponen tersebut.5%) PEMENUHAN PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN (1. ada upaya perbaikan namun belum ada perbaikan yang signifikan . d apabila 20% < SKPD yg menyusun RKT < 40% e. KUALITAS PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN (3.d. b. apabila lebih dari 80% SKPD telah menyusun RKT. c. apabila 40% < sasaran telah berorientasi hasil < 60%. c.5%) Ya.memiliki hubungan kausalitas (menjadi penyebab) terwujudnya sasaran .PENJELASAN NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PROP/KAB/KOTA 3 a.b.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri a.c.d.c.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri II. apabila kegiatan telah selaras dan cukup < 20% jawaban a. .

PENJELASAN NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 7 Indikator kinerja sasaran dan kegiatan telah memenuhi kriteria indikator kinerja yang baik PROP/KAB/KOTA SKPD 3 4 a. b. apabila 20%< Target yg baik < 40% e.b. apabila lebih dari 80% sasaran dan indikator kinerja di RKT telah ditetapkan dalam PK.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 9 Dokumen RKT telah selaras dengan dokumen RPJMD/Renstra SKPD dan dengan Dokumen RKPD/RKT atasannya a. apabila lebih dari 80% sasaran dalam RKT telah selaras dengan tujuan/sasaran RPJMD/RKPD.Sasaran2 yang ada di RKT dijadikan sasaran2 yang akan diwujudkan dalam RKT SKPD j .Sasaran.e mengacu pada penjelasan 60%. c.Sasaran2 yang ada di RKT merupakan sasaran2 yang akan diwujudkan dalam RPJMD. c. c. apabila 60% < keselarasan sasaran RKT dengan sasaran RKT SKPD < 80%. .b.c. apabila 60% < sasaran dan indikator kinerja di RKT telah ditetapkan dalam PK < 80%. apabila indikator di RKT memenuhi kriteria SMART < 20% jawaban a. d apabila 20% < keselarasan sasaran RKT dengan RPJMD/RKPD < di sisi kiri 40% e.Sasaran2 yang ada di RKT dijadikan sasaran2 yang akan diwujudkan dalam PK . indikator dan target yang ditetapkan dalam RKT SKPD menjadi penyebab (memiliki hubungan kausalitas) terwujudnya sasaran2 yang ada di RKT Tidak untuk SKPD 4 . apabila keselarasan sasaran RKT dengan sasaran RKT SKPD < 20% dijadikan acuan atau selaras : . apabila Target yg baik < 20% Target yg baik: . d apabila 20% < iindikator di RKT memenuhi kriteria SMART < 40% e. apabila sasaran dan indikator di RKT yg telah ditetapkan dalam PK < 20% dijadikan acuan atau selaras: . . apabila 40% < keselarasan sasaran RKT dengan RPJMD/RKPD< jawaban a. .25%) 10 Dokumen RKT telah digunakan sebagai acuan untuk menyusun penetapan kinerja (PK) Jawaban tentang Implemetasi RKT harus selalu dikaitkan dengan (dipengaruhi oleh) kondisi (jawaban) tentang Pemenuhan dan Kualitas RKT a. apabila 40% < sasaran dan indikator kinerja di RKT telah jawaban a. b. b.Berdasarkan basis data yang memadai jawaban a. apabila keselarasan sasaran RKT dengan RPJMD/RKPD < 20% Selaras: .c. apabila lebih dari 80% sasaran dalam RKT telah selaras dengan sasaran RKT SKPD.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 8 Target kinerja ditetapkan dengan baik a.d.Sasaran dan indikator yang diperjanjikan dalam PK didasarkan (mengacu) kepada sasaran dan indikator yang ada di RKT 11 Dokumen RKT digunakan sebagai acuan dalam penyusunan RKT SKPD a. KINERJA TAHUNAN (2. c.c.e mengacu pada penjelasan ditetapkan dalam PK < 60%.Target2 kinerja tahunan dalam RKT telah di-breakdown dalam (selaras dengan) target2 kinerja tahunan dalam RKT SKPD .d.Target2 kinerja dalam RKT dijadikan acuan dalam (selaras dengan) target2 kinerja tahunan dalam PK .d.c. apabila 40%< Target yg baik < 60%. d apabila 20% < keselarasan sasaran RKT dengan sasaran RKT SKPD < 40% e.Selaras dengan RPJMD. di sisi kiri d apabila 20% < sasaran dan indikator kinerja di RKT telah ditetapkan dalam PK < 40% e.b. apabila lebih dari 80% target yg ditetapkan berkriteria baik. apabila 60% < keselarasan sasaran RKT dengan RPJMD/RKPD < 80%. b. apabila 60%< Target yg baik < 80%. apabila lebih dari 80% indikator di RKT memenuhi kriteria SMART. apabila 40% < indikator di RKT memenuhi kriteria SMART < 60%.d. apabila 40% < keselarasan sasaran RKT dengan sasaran RKT SKPD < 60%. b. c. .b.Target2 kinerja RKT merupakan breakdown dari target2 kinerja dalam RPJMD/RKPD. . indikator dan target yang ditetapkan dalam RKT menjadi penyebab (memiliki hubungan kausalitas) terwujudnya tujuan dan sasaran yang ada di RPJMD/RKPD IMPLEMENTASI PERENCANAAN c.Berdasarkan indikator yg SMART. d. apabila 60% < indikator di RKT memenuhi kriteria SMART < 80%.Relevan dengan indikatornya.Sasaran.

program.b. apabila indikator di PK adalah IKU < 20% a. b.b.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 5 . apabila lebih dari 80% sasaran telah berorientasi hasil. b. c. apabila SKPD telah menyusun PK < 20% . namun hanya dilengkapi dengan > 60% indikator dan target yang SMART. c.bukan proses/kegiatan .Target2 kinerja tahunan dalam RKT telah diusulkan menjadi target2 kinerja tahunan dalam RKA . apabila 40% < indikator dan target kinerja di RKT telah digunakan jawaban a. d apabila 20% < indikator di PK adalah IKU < 40% e. apabila sasaran telah berorientasi hasil < 20% Berorientasi hasil: . apabila PK telah memuat keseluruhan subtansi komponen tersebut. d apabila 20% < iindikator di PK memenuhi kriteria SMART < 40% e. DOKUMEN PENETAPAN KINERJA (15%) a.c.e mengacu pada penjelasan tersebut.b.d. c. d. apabila lebih dari 80% SKPD telah menyusun PK.b. b. indikator dan target yang diusulkan dalam RKA dilandasi oleh sasaran.c.c. PEMENUHAN PK (3%) 1 Dokumen PK telah ada Dokumen PK SKPD telah ada Ya. apabila PK telah memuat keseluruhan subtansi komponen jawaban a.l. apabila 40% < indikator di PK adalah IKU < 60%. indikator kinerja. apabila 40% < SKPD telah menyusun PK < 60%.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 6 Indikator kinerja sasaran telah memenuhi kriteria indikator kinerja yang baik jawaban a.Sasaran2 yang ada di RKT dijadikan sasaran2 (hasil2 program) yang akan diwujudkan dalam RKA . d apabila 20% < SKPD telah menyusun PK < 40% e.menggambarkan kondisi atau output penting yang ingin diwujudkan jawaban a. apabila PK tidak dilengkapi dengan indikator dan target sasaran b. apabila 60% < indikator dan target kinerja di RKT telah digunakan dalam RKA < 80%. c.e mengacu pada penjelasan dalam RKA < 60%.c. apabila PK tidak dilengkapi dengan Indikator sasaran e. apabila Indikator dan target kinerja di RKT yang telah digunakan dalam RKA < 20% dijadikan acuan atau selaras : . apabila 60% < indikator di PK memenuhi kriteria SMART < 80%. apabila 60% < SKPD telah menyusun PK < 80%. KUALITAS PK (7.berkualitas outcome atau output penting .PENJELASAN NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PROP/KAB/KOTA SKPD 3 4 a.d.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 5 PK telah menyajikan IKU a.d. namun hanya dilengkapi dengan > 40% indikator dan target di sisi kiri yang SMART.b. apabila lebih dari 80% indikator di PK memenuhi kriteria SMART.d. d apabila 20% < sasaran telah berorientasi hasil < 40% e.5%) 4 Sasaran telah berorientasi hasil a. apabila lebih dari 80% indikator di PK adalah IKU. dan target jangka pendek cukup jelas a.c. di sisi kiri d apabila 20% < indikator dan target kinerja di RKT telah digunakan dalam RKA < 40% e. c. b.Hasil2 program. b. apabila indikator di PK memenuhi kriteria SMART < 20% jawaban a. p y % SKPD yang menyusun PK mengacu pada SE Menpan 29 tahun 2010 2 Dokumen PK disusun segera setelah anggaran disetujui 3 Dokumen PK telah memuat sasaran. apabila terdapat dokumen PK yang secara formal telah ditandatangani (Sesuai PerMenpanNo 29/2010) Tidak untuk PEMDA a. apabila 40% < sasaran telah berorientasi hasil < 60%. c. indikator dan target2 yang ada di RKT 1 2 12 Dokumen RKT telah digunakan sebagai acuan untuk menyusun anggaran (RKA) (a. apabila 60% < sasaran telah berorientasi hasil < 80%. apabila PK telah memuat keseluruhan subtansi komponen tersebut. Target kinerja RKT vs Target kinerja RKA) III. b. apabila 40% < indikator di PK memenuhi kriteria SMART < 60%. apabila lebih dari 80% indikator dan target kinerja di RKT telah digunakan dalam RKA. apabila 60% < indikator di PK adalah IKU < 80%.d.

apabila lebih dari 80% sasaran dan target dalam PK dimanfaatkan dalam pengarahan dan pengorganisasian kegiatan. apabila 40% < keselarasan sasaran PK dengan Kontrak Kinerja/RPJMD/RKPD < 60%. apabila 60% < pemanfaatan target kinerja < 80%. dll) suatu kondisi atau keadaan 6 . apabila lebih dari 80% target yg ditetapkan berkriteria baik.Setiap ada deviasi segera dilakukan analisis dan dicarikan alternatif solusinya. c. d. RKT dan RKA. apabila pemanfaatan sasaran dan target di PK < 20% di sisi kiri Pemanfaatan PK dalam pengarahan dan pengorganisasian kegiatan: . apabila 60% < keselarasan sasaran PK dengan Kontrak Kinerja/RPJMD/RKPD < 80%. .d.Sasaran2 dalam PK dijadikan dasar (acuan) untuk (memulai) pelaksanaan setiap kegiatan.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Monitoring pencapaian sasaran: .e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Pemanfaatan target kinerja untuk mengukur keberhasilan. tercapai. apabila lebih dari 80% Target kinerja telah dimanfaatkan untuk mengukur keberhasilan.c.c.5%) 9 Dokumen PK telah dimonitor pencapaiannya secara berkala Jawaban tentang Implemetasi PK harus selalu dikaitkan dengan (dipengaruhi oleh) kondisi (jawaban) tentang Pemenuhan dan Kualitas PK a. .c. c. apabila monitoring capaian sasaran PK< 20% jawaban a.Terdapat mekanisme yang memungkinkan pimpinan untuk mengetahui progress kinerja yang terbaru (up dated performance) 10 Dokumen PK telah dimanfaatkan dalam pengarahan dan pengorganisasian kegiatan a.PENJELASAN NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 7 Target kinerja ditetapkan dengan baik PROP/KAB/KOTA 3 a. apabila keselarasan sasaran PK dengan Kontrak Kinerja/RPJMD/RKPD < 20% jawaban a. berhasil. .c. cukup. .e mengacu pada penjelasan e.b. b. IMPLEMENTASI PK (4. d apabila 20% < pemanfaatan sasaran dan target di PK < 40% jawaban a. apabila 40%< Target yg baik < 60%. b.Relevan dengan indikatornya.(Capaian) target kinerja dijadikan dasar untuk memberikan penghargaan (reward). indikator dan target yang ditetapkan dalam PK menjadi penyebab (memiliki hubungan kausalitas) terwujudnya tujuan dan sasaran yang ada di Kontrak Kinerja/RPJMD/RKPD c. apabila 60% < pemanfaatan sasaran dan target di PK < 80%. apabila Target yg baik < 20% SKPD 4 jawaban a. apabila 40% < monitoring capaian sasaran PK < 60%. c.Sasaran. kurang. . d apabila 20% < keselarasan sasaran PK dengan Kontrak Kinerja/RPJMD/RKPD< 40% e.Terdapat hubungan yang logis antara setiap output kegiatan dengan sasaran (outcome) yang akan dicapai.d.b.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Selaras: .Berdasarkan basis data yang memadai 8 Dokumen PK telah selaras dengan dokumen PK atasannya dan Dokumen RKT a.c. d apabila 20% < pemanfaatan target kinerja < 40% e.Target2 kinerja PK merupakan uraian lebih lanjut (breakdown) dari target2 kinerja dalam Kontrak Kinerja/RPJMD/RKPD.Berdasarkan indikator yg SMART. .(Capaian) target kinerja digunakan sebagai cara untuk menyimpulkan atau memberikan predikat (baik. apabila 60% < monitoring capaian sasaran PK < 80%. apabila 40% < pemanfaatan target kinerja < 60%.Sasaran2 yang ada di PK merupakan sasaran2 yang akan diwujudkan dalam Kontrak Kinerja/RPJMD/RKPD.d.b.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Target yg baik: . . apabila lebih dari 80% capaian sasaran di PK telah dimonitor. apabila 60%< Target yg baik < 80%. . c. tidak tercapai. c. . d apabila 20% < monitoring capaian sasaran PK < 40% e. b. b.b.d.Selaras dengan RPJMD. apabila lebih dari 80% sasaran dalam PK telah selaras dengan tujuan/sasaran dalam Kontrak Kinerja/RPJMD/RKPD.Capaian sasaran dalam PK secara periodik (minimal setiap 3 bulan) dipantau kemajuannya.Target2 kinerja dalam PK dijadikan alasan untuk memberikan otorisasi ditunda atau diteruskannya suatu kegiatan . gagal. apabila 40% < pemanfaatan sasaran dan target di PK < 60%. apabila 20%< Target yg baik < 40% e.Target2 kinerja dalam PK dijadikan acuan untuk mengevaluasi capaian output2 kegiatan. 11 Target kinerja yang diperjanjikan telah digunakan untuk mengukur keberhasilan a. . .d. .b. apabila pemanfaatan target kinerja< 20% jawaban a.(C (Capaian) t i ) target kinerja dij dik d t ki j dijadikan dasar untuk memilih d memilah yang b ki j d t k ilih dan il h berkinerja dengan yang k kurang (tid k) (tidak) berkinerja. b.

d.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 5 IKU telah relevan dengan kondisi yang akan diukur a. apabila 40% < pemenuhan kriteria yang memadai < 60%. c.b.b. apabila PEMDA telah memiliki Indikator Kinerja Utama (IKU) (IKU) sebagai ukuran kinerja secara formal level PEMDA yang telah ditetapkan secara formal dalam suatu keputusan pimpinan sebagaimana diatur dalam PermenPAN No. apabila 40% < IKU yg ditetapkan telah menggambarkan hasil < 60%.c.c. apabila 60% < IKU yg ditetapkan telah menggambarkan hasil < 80%. apabila 60% < IKU dapat diukur (measurable) < 80%. apabila 40% < IKU dapat diukur (measurable) < 60%.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 7 . apabila 40% < IKU yang cukup < 60%. d apabila 20% < IKU yg ditetapkan telah menggambarkan hasil < 40% e.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 4 IKU telah menggambarkan hasil jawaban a.Terdapat pedoman atau SOP tentang pengumpulan data kinerja yang up to date. b. apabila lebih dari 80% IKU yang ditetapkan telah diukur realisasinya dan dilaporkan dalam LAKIP.b.Ada kemudahan untuk menelusuri sumber datanya yang valid.Terdapat penanggungjawab yang jelas. apabila > 60% SKPD telah memiliki Indikator Kinerja Utama (IKU) level SKPD yang telah ditetapkan secara formal dalam suatu keputusan pimpinan sebagaimana diatur dalam PermenPAN No. jawaban a. PENGUKURAN KINERJA (20%) I. d apabila 20% < iIKU dapat diukur (measurable) < 40% e.b. apabila lebih dari 80% IKU yang ditetapkan terkait langsung (relevan) dengan sasaran atau kondisi yang akan diwujudkan. apabila IKU yang relevan < 20% jawaban a. .mewakili (representatif) sasaran utama atau kondisi yang akan diwujudkan 6 IKU telah cukup untuk mengukur kinerja a. c.e mengacu pada penjelasan c. apabila lebih dari 80% IKU yg ditetapkan telah menggambarkan hasil b. apabila 60% < pemenuhan kriteria yang memadai < 80%. apabila lebih dari 80% IKU dapat diukur (measurable). .berkualitas outcome atau output penting . apabila IKU yang telah diukur < 20% jawaban a.d. apabila pemenuhan kriteria yang memadai < 20% Mekanisme pengumpulan data yang memadai: . b. PEMENUHAN PENGUKURAN (4%) 1 Telah terdapat indikator kinerja utama Ya.b.d. d apabila 20% < IKU telah diukur < 40% e.menggambarkan kondisi atau output penting yang ingin diwujudkan jawaban a. apabila 60% < IKU level telah diukur < 80%. c. c. KUALITAS PENGUKURAN (10%) 3 IKU telah dapat diukur secara obyektif a.c.d. apabila 40% < IKU yang relevan < 60%. apabila 60% < IKU yang cukup < 80%.c.c.b. apabila lebih dari 80% kriteria mekanisme pengumpulan data yang memadai terpenuhi.bukan proses/kegiatan . b. p p (measurable) < 20% ) % a.Jelas waktu deliverynya. b. apabila IKU yang cukup < 20% jawaban a.Terdapat SOP yang jelas jika terjadi kesalahan data II.PENJELASAN NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN SKPD 4 PROP/KAB/KOTA 1 2 3 B. apabila IKU yg ditetapkan telah menggambarkan hasil < 20% Menggambarkan hasil: .I. 9 Tahun 2007 Tidak untuk PEMDA IKU SKPD telah ada Tidak untuk SKPD Ya. 9 Tahun 2007 2 Terdapat mekanisme pengumpulan data kinerja a. c.terkait langsung dengan sasaran utama atau kondisi yang akan diukur . b. apabila lebih dari 80% IKU yang ditetapkan telah cukup untuk mengukur atau menggambarkan sasaran atau kondisi yang akan diwujudkan.d.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Cukup artinya: . apabila iIKU dapat diukur ( .9) . d apabila 20% < IKU yang relevan < 40% e. .Ada kemudahan untuk mengakses data bagi pihak yang berkepentingan.Jumlahnya memadai utk menyimpulkan tercapainya tujuan atau sasaran utama 7 IKU telah diukur realisasinya a.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Relevan: . apabila 40% < IKU telah diukur < 60%. apabila 60% < IKU yang relevan < 80%.Representatif (alat ukur yg mewakili) untuk mengukur kinerja yang seharusnya (lihat penjelasan A.d.b.c. . . d apabila 20% < IKU yang cukup < 40% e. di sisi kiri d apabila 20% < pemenuhan kriteria yang memadai < 40% e.

b.bukan proses/kegiatan . apabila 60% < Indikator yang menggambarkan hasil < 80%. di sisi kiri d apabila 20% < data (capaian) kinerja yang dapat diandalkan < 40% e.b.Data kinerja yang diperoleh tepat waktu. apabila Indikator yang dapat diukur < 20% SKPD 4 jawaban a. .e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Menggambarkan hasil: . apabila lebih dari 80% data (capaian) kinerja yang dihasilkan dapat diandalkan.e mengacu pada penjelasan b. apabila data (capaian) kinerja yang dapat diandalkan < 20% Pengumpulan data kinerja dapat diandalkan. .d.e mengacu pada penjelasan 60%. d apabila 20% < Indikator yang ditetapkan telah diukur realisasinya < di sisi kiri 40% e. b. di sisi kiri c.Jumlahnya memadai utk menyimpulkan tercapainya sasaran 12 Indikator kinerja sasaran telah diukur realisasinya a.menggambarkan kondisi atau output penting yang ingin diwujudkan 10 Indikator kinerja sasaran relevan dengan sasaran yang akan diukur a. apabila Indikator yang menggambarkan hasil < 20% jawaban a.e mengacu pada penjelasan 60%. jawaban a. apabila lebih dari 80% Indikator yang ditetapkan telah diukur realisasinya dan dilaporkan dalam LAKIP. c.terkait langsung dengan sasaran atau kondisi yang akan diukur . apabila 60% < Indikator yang ditetapkan telah diukur realisasinya < 80%.c. di sisi kiri d apabila 20% < Indikator sasaran terkait langsung (relevan) dengan sasaran atau kondisi yang akan diwujudkan < 40% e.d.b. d apabila 20% < IIndikator yang menggambarkan hasil < 40% e.d. c. d apabila 20% < Indikator yang dapat diukur< 40% e. b.Representatif (alat ukur yg mewakili) untuk mengukur sasaran . apabila 40% < Indikator yang ditetapkan telah diukur realisasinya < jawaban a.e mengacu pada penjelasan sasaran atau kondisi yang akan diwujudkan < 60%. apabila 60% < indikator yang cukup < 80%.Data yang dikumpulkan didasarkan suatu mekanisme yang memadai atau terstruktur (tidak bersifat dadakan). apabila lebih dari 80% Indikator sasaran dapat diukur (measurable). apabila lebih dari 80% Indikator sasaran terkait langsung (relevan) dengan sasaran atau kondisi yang akan diwujudkan.b. hasil b. apabila 60% < data (capaian) kinerja yang dapat diandalkan < 80%. apabila 40% < Indikator yang menggambarkan hasil< 60%.c. d apabila 20% < indikator yang cukup < 40% e.c. b.d. apabila Indikator sasaran yang terkait langsung (relevan) dengan sasaran atau kondisi yang akan diwujudkan < 20% Relevan: .b. apabila 40% < indikator yang cukup < 60%. apabila 60% < Indikator yang dapat diukur < 80%. apabila 40% < Indikator yang dapat diukur < 60%.c. apabila 60% < Indikator sasaran terkait langsung (relevan) dengan sasaran atau kondisi yang akan diwujudkan < 80%. apabila indikator yang cukup < 20% Cukup artinya: . .Data yang dikumpulkan memiliki tingkat kesalahan yang minimal. c. c. 8 . apabila 40% < Indikator sasaran terkait langsung (relevan) dengan jawaban a. b.berkualitas outcome atau output penting . c. apabila lebih dari 80% Indikator sasaran telah menggambarkan hasil (outcome).c.Mewakili (representatif) sasaran/kondisi yang akan diwujudkan 11 Indikator kinerja sasaran cukup untuk mengukur sasarannya a.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 9 Indikator kinerja sasaran menggambarkan a.PENJELASAN NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 8 Indikator kinerja sasaran dapat diukur secara obyektif PROP/KAB/KOTA 3 a.b. apabila 40% < data (capaian) kinerja yang dapat diandalkan < jawaban a. apabila lebih dari 80% indikator yang ditetapkan telah cukup untuk mengukur atau menggambarkan sasaran atau kondisi yang akan diwujudkan. apabila Indikator yang ditetapkan telah diukur realisasinya < 20% 13 Pengumpulan data kinerja dapat diandalkan a.Informasi capaian kinerja berdasarkan fakta sebenarnya atau bukti yang memadai dan dapat dipertanggungjawabkan.d.d. bukan proses/kegiatan.c. .

b.b. apabila lebih dari 80% data (capaian) kinerja teridentifikasi secara berkala. c. b.Capaian IKU dijadikan dasar promosi atau kenaikan/penurunan peringkat 17 IKU telah direviu secara berkala a. apabila Ipengukuran dan pelaporan IKU/indikator lain dalam LAKIP < 20% a.d.Capaian IKU dijadikan dasar reward atau punishment . c. apabila 40% < pemanfaatan hasil pengukuran < 60%. PELAPORAN KINERJA (15%) I. d apabila 20% < pemanfaatan hasil pengukuran < 40% e. Tidak ada reviu a. apabila lebih dari 80% IKU dan indikator kinerja lain yang ditetapkan telah diukur dan dilaporkan dalam laporan kinerja. IMPLEMENTASI PENGUKURAN (6%) Jawaban tentang Implemetasi Pengukuran harus selalu dikaitkan dengan (dipengaruhi oleh) kondisi (jawaban) tentang Pemenuhan dan Kualitas Pengukuran 15 IKU telah dimanfaatkan dalam dokumena. apabila IKU telah direviu.Hasil pengukuran (capaian kinerja) kinerja menjadi dasar untuk menyesuaikan strategi untuk mencapai tujuan dan sasaran C. apabila IKU yang telah dimanfaatkan < 20% jawaban a.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Prasyarat: terdapat pengukuran atau pemantauan kinerja secara berkala (minimal semesteran). apabila 40% < IKU yang telah dimanfaatkan < 60%. apabila lebih dari 80% IKU yang ditetapkan telah dimanfaatkan dalam penilaian kinerja. PEMENUHAN PELAPORAN (3%) 1 LAKIP telah disusun LAKIP SKPD telah disusun 2 LAKIP telah disampaikan tepat waktu cukup jelas Tidak untuk PEMDA Waktu penyampaian LAKIP mengacu pada SE Menpan dan RB No 29 Tahun 2010 Tidak untuk SKPD cukup jelas Tidak untuk SKPD 9 .d. apabila IKU telah direviu secara berkala dan hasilnya masih relevan dengan kondisi saat ini.b. b.b.c. d apabila 20% < pengukuran dan pelaporan IKU/indikator lain dalam LAKIP < 40% e. apabila 40% < IKU yang telah dimanfaatkan < 60%. apabila 60% < IKU yang telah dimanfaatkan < 80%.c. d apabila 20% < IKU yang telah dimanfaatkan < 40% e. c.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 18 Hasil pengukuran kinerja telah digunakan untuk penyusunan laporan kinerja jawaban a. c. apabila 60% < pengukuran dan pelaporan IKU/indikator lain dalam LAKIP < 80%. b.dijadikan alat ukur pencapaian tujuan/sasaran utama dalam dokumen RPJMD. apabila IKU yang telah dimanfaatkan < 20% jawaban a. apabila 60% < pemanfaatan hasil pengukuran < 80%. d. apabila pemanfaatan hasil pengukuran < 20% jawaban a. c. ada upaya perbaikan namun belum ada perbaikan yang signifikan . d apabila 20% < IKU yang telah dimanfaatkan < 40% e. RKT dan PK . b.d.b. apabila 60% < IKU yang telah dimanfaatkan < 80%. apabila lebih dari 80% IKU yang ditetapkan telah dimanfaatkan dokumen perencanaan dan penganggaran dalam perencanaan dan penganggaran. apabila data (capaian) kinerja yang teridentifikasi secara berkala < 20% SKPD 4 III.PENJELASAN NO 1 14 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 Pengumpulan data kinerja dilakukan secara berkala (bulanan/triwulanan/semester) PROP/KAB/KOTA 3 a. apabila 40% < data (capaian) kinerja yang teridentifikasi secara berkala < 60%. apabila 60% < data (capaian) kinerja yang teridentifikasi secara berkala < 80%. b.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Dimanfaatkan dalam dokumen perencanaan dan penganggaran: . c.d. b.c.Capaian IKU dijadikan dasar penilaian kinerja .e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 19 Pengukuran kinerja digunakan untuk pengendalian dan pemantauan kinerja secara berkala jawaban a. apabila 40% < pengukuran dan pelaporan IKU/indikator lain dalam LAKIP < 60%.c. apabila IKU telah direvisi dan hasilnya menunjukkan kondisi yang lebih baik (inovatif). digunakan untuk pengendalian dan pemantauan artinya: .Hasil pengukuran (capaian kinerja) kinerja menjadi dasar untuk menyimpulkan kemajuan (progress) kinerja . apabila IKU telah direviu e.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Dimanfaatkan untuk penilaian kinerja: . d apabila 20% < data (capaian) kinerja yang teridentifikasi secara berkala < 40% e. apabila lebih dari 80% hasil pengukuran kinerja (capaian kinerja) dimanfaatkan untuk pengendalian dan pemantauan.c.dijadikan alat ukur tercapainya outcome atau hasil-hasil program yang ditetapkan dalam dokumen anggaran (RKA) 16 IKU telah dimanfaatkan untuk penilaian kinerja a.d.Hasil pengukuran (capaian kinerja) kinerja menjadi dasar untuk mengambil tindakan (action) dalam rangka mencapai target kinerja yang ditetapkan .

c. di sisi kiri d apabila 20% < capaian yang disajikan bersifat kinerja yang dijanjikan dalam PK < 40% e. c. apabila 40% < informasi outcome dalam LAKIP < 60%. b. apabila Sasaran dan target dalam LAKIP merupakan kompilasi dari SKPD < 20% b. apabila LAKIP menyajikan pembandingan lebih dari 80% data kinerja (capaian sasaran) . b.d. apabila informasi outcome dalam LAKIP < 20% jawaban a.LAKIP tidak berorientasi pada informasi tentang realisasi seluruh anggaran yang telah digunakan 5 LAKIP menyajikan informasi mengenai pencapaian IKU a. d apabila 20% < penyajian evaluasi dan analisis capaian yang bersifat kinerja < 40% e.d.c. di sisi kiri d apabila 20% < capaian yang disajikan bersifat Kinerja Utama (IKU) < 40% e. c. apabila lebih dari 80% capaian yang disajikan bersifat Kinerja Utama (IKU).d. sasaran yang berorientasi outcome b. apabila 40% < penyajian evaluasi dan analisis capaian yang bersifat kinerja < 60%.LAKIP tidak berfokus pada informasi tentang kegiatan atau proses yang telah dilaksanakan pada tahun ybs . apabila 40% < capaian yang disajikan bersifat Kinerja Utama (IKU) jawaban a.b.b.LAKIP menguraikan hasil evaluasi dan analisis tentang capaian2 kinerja outcome atau output penting. apabila capaian yang disajikan bersifat kinerja yang dijanjikan dalam PK < 20% a.c.d.e mengacu pada penjelasan < 60%. artinya: .d. apabila 40% < Sasaran dan target dalam LAKIP merupakan kompilasi dari SKPD < 60%.Informasi yang disajikan dalam LAKIP menggambarkan hasil2 (termasuk output2 penting) yang telah dicapai sampai dengan saat ini .e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Informasi LAKIP berorientasi outcome artinya: . e. d apabila 20% < pembandingan data kinerja (capaian sasaran) < 40% e. apabila lebih dari 80% Sasaran dan target dalam LAKIP merupakan kompilasi dari SKPD. apabila capaian yang disajikan bersifat Kinerja Utama (IKU) < 20% 6 LAKIP menyajikan informasi mengenai kinerja yang telah diperjanjikan a. apabila 20% < Sasaran dan target dalam LAKIP merupakan kompilasi dari SKPD < 40% c.b.c.c. apabila 40% < pembandingan data kinerja (capaian sasaran) < 60%. apabila 60% < Sasaran dan target dalam LAKIP merupakan kompilasi dari SKPD < 80%. apabila 60% < informasi outcome dalam LAKIP < 80%. c. apabila 60% < capaian yang disajikan bersifat kinerja yang dijanjikan dalam PK < 80%. apabila 60% < penyajian evaluasi dan analisis capaian yang bersifat kinerja < 80%.PENJELASAN NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 LAKIP SKPD telah disampaikan tepat waktu PROP/KAB/KOTA 3 Tidak untuk PEMDA SKPD 4 Waktu penyampaian LAKIP mengacu pada SE Menpan dan RB No 29 Tahun 2010 II.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 4 LAKIP menyajikan informasi pencapaian a. bukan proses. apabila penyajian evaluasi dan analisis capaian yang bersifat kinerja < 20% 7 LAKIP menyajikan evaluasi dan analisis mengenai capaian kinerja jawaban a.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri menyajikan evaluasi dan analisis mengenai capaian kinerja. d apabila 20% < informasi outcome dalam LAKIP < 40% e. apabila pembandingan data kinerja (capaian sasaran) < 20% jawaban a. d. jawaban a.b.b.c. bukan hanya proses atau realisasi kegiatan2 yang ada di dokumen anggaran (DIPA) 8 LAKIP menyajikan pembandingan data kinerja yang memadai antara realisasi tahun ini dengan realisasi tahun sebelumnya dan pembandingan lain yang diperlukan a. b. apabila lebih dari 80% capaian yang disajikan bersifat kinerja yang dijanjikan dalam PK.e mengacu pada penjelasan dijanjikan dalam PK < 60%. apabila 60% < pembandingan data kinerja (capaian sasaran) < 80%. b.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri 10 . apabila 60% < capaian yang disajikan bersifat Kinerja Utama (IKU) < 80%. apabila lebih dari 80% informasi yang disampaikan dalam LAKIP berorientasi outcome. PENYAJIAN INFORMASI KINERJA (8%) 3 LAKIP bukan merupakan kompilasi dari SKPD di bawahnya a. apabila 40% < capaian yang disajikan bersifat kinerja yang jawaban a.d.c. apabila LAKIP menyajikan lebih dari 80% evaluasi dan analisis capaian yang bersifat kinerja (outcome).b. c.

artinya: informasi dalam LAKIP ( termasuk LAKIP tahun sebelumnya) benar-benar telah digunakan untuk perbaikan pelaksanaan program dan kegiatan periode berikutnya 13 Informasi yang disajikan telah digunakan Penilaian a/b/c/d/e didasarkan pada tingkat kualitas pemanfaatan secara nyata untuk perbaikan capaian kinerja organisasi.b. apabila 60% < keandalan data realisasi kinerja < 80%.d.dapat ditelusuri kesumber datanya .b. jawaban a. dengan memperhatikan: Nilai a.c. telah digunakan dalam perbaikan perencanaan. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan baik. Nilai b. Nilai d apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan kurang.Realisasi sampai dengan tahun berjalan vs target jangka menengah SKPD 4 9 LAKIP menyajikan informasi keuangan yang terkait dengan pencapaian kinerja a.Target vs Realisasi .c. b.e mengacu pada penjelasan apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan di sisi kiri cukup.b.diperoleh dari sumber yang kompeten .c.d. Nilai c.b. b. 12 Informasi yang disajikan telah digunakan untuk menilai dan memperbaiki pelaksanaan program dan kegiatan organisasi Penilaian a/b/c/d/e didasarkan pada tingkat kualitas pemanfaatan secara nyata untuk perbaikan pelaksanaan program dan kegiatan . PEMANFAATAN INFORMASI KINERJA (4%) Jawaban tentang pemanfaatan informasi kinerja harus selalu dikaitkan dengan (dipengaruhi oleh) kondisi (jawaban) tentang Pemenuhan Pelaporan dan Penyajian Informasi Kinerja 11 Informasi yang disajikan telah digunakan Penilaian a/b/c/d/e didasarkan pada tingkat kualitas pemanfaatan secara nyata untuk perbaikan perencanaan kinerja.e mengacu pada penjelasan dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan baik. d apabila 20% < keandalan data realisasi kinerja < 40% e.PENJELASAN NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 PROP/KAB/KOTA 3 Pembandingan yang memadai. telah digunakan untuk menilai dan memperbaiki pelaksanaan program dan kegiatan.d.datanya valid .c. apabila lebih dari 80% realisasi kinerja dapat diandalkan. apabila 40% < keandalan data realisasi kinerja < 60%. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan baik. Nilai c. Nilai d apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan kurang. minimal mencakup: . apabila telah jawaban a. di sisi kiri apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan cukup.e mengacu pada penjelasan apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan di sisi kiri cukup.e mengacu pada penjelasan di sisi kiri III.c.e mengacu pada penjelasan d apabila 20% < informasi keuangan yang terkait sasaran < 40% di sisi kiri e. artinya: informasi dalam LAKIP ( termasuk LAKIP tahun sebelumnya) benar-benar telah digunakan untuk perbaikan capaian kinerja organisasi yang lebih baik periode berikutnya 11 . Nilai b. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan sangat baik. jawaban a.konsisten jawaban a. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan sangat baik. Nilai c. Nilai d apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan kurang.b. c. c. jawaban a. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan sangat baik. Nilai e apabila sama sekali tidak dimanfaatkan.d. apabila keandalan data realisasi kinerja < 20% Dapat diandalkan: . artinya: informasi dalam LAKIP ( termasuk LAKIP tahun sebelumnya) benar-benar telah digunakan untuk perbaikan perencanaan kinerja yang lebih baik periode berikutnya. Nilai b. Nilai e apabila sama sekali tidak dimanfaatkan. apabila LAKIP menyajikan informasi keuangan yang terkait dengan lebih dari 80% capaian sasaran (kinerja). telah digunakan untuk peningkatan kinerja. Nilai e apabila sama sekali tidak dimanfaatkan. dengan dalam perbaikan perencanaan memperhatikan: Nilai a.Realisasi tahun berjalan vs realisasi tahun sebelumnya .d. apabila 40% < informasi keuangan yang terkait sasaran < 60%. apabila 60% < informasi keuangan yang terkait sasaran < 80%. apabila informasi keuangan yang terkait sasaran < 20% 10 Informasi kinerja dalam LAKIP dapat diandalkan a. dengan untuk peningkatan kinerja memperhatikan: Nilai a.

.b. telah secara nyata digunakan oleh pimpinan organisasin sebagai dasar untuk menilai keberhasilan/kegagalan Pemda/SKPD D.mengidentifikasikan. mengadministrasikan kemajuan (progress) kinerja. apabila lebih dari 80% program telah dievaluasi.Terdapat analisis dan simpulan tentang kondisi sebelum dan sesudah dilaksanakannya suatu program. Nilai c. mencari tahu. apabila 40% < Target kinerja yang terpantau < 60%. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan sangat baik (untuk dasar penilaian dan ada reward und phunisment yang baik). apabila hasil evaluasi telah disampaikan atau dibahas dengan pihak yang dievaluasi (yang berkepentingan) Tidak berlaku untuk SKPD 5 Hasil evaluasi telah disampaikan dan dikomunikasikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan Tidak berlaku untuk SKPD II.Terdapat simpulan keberhasilan atau ketidakberhasilan program.dapat menjawab atau menyimpulkan posisi (prestasi atau capaian) kinerja terakhir. c. hambatannya c. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan baik (untuk dasar penilaian dan ada sudah reward und phunisment yang cukup ). d apabila 20% < Program yang dievaluasi < 40% e. apabila target kinerja yang terpantau < 20% pemantauan mengenai kemajuan pencapaian kinerja beserta hambatannya. PEMENUHAN EVALUASI (2%) 1 Terdapat pedoman evaluasi akuntabilitas cukup jelas kinerja a.e mengacu pada penjelasan . 1 2 14 Informasi yang disajikan telah digunakan untuk penilaian kinerja telah digunakan untuk penilaian kinerja. Nilai b. apabila lebih dari 80% SKPD telah dievaluasi b. .c. mencatat (membuat catatan). apabila 40% < SKPD yang dievaluasi < 60%. artinya: . apabila 60% < SKPD yang dievaluasi< 80%. apabila Program yang dievaluasi < 20% Program telah dievaluasi: . apabila 60% < Program yang dievaluasi < 80%. . . KUALITAS EVALUASI (5%) 12 . d apabila 20% < target kinerja yang terpantau < 40% e. -mengambil langkah yang diperlukan untuk mengatasi hambatan pencapaian kinerja. apabila lebih dari 80% Target kinerja telah dipantau kemajuannya 2 Terdapat pemantauan mengenai < 80%.melaporkan hasil pemantauan tersebut kepada pimpinan 3 Evaluasi program telah dilakukan a. dengan memperhatikan: Nilai a. artinya: Informasi kinerja dalam LAKIP .Terdapat informasi tentang capaian hasil2 program. EVALUASI KINERJA (10%) I. kemajuan pencapaian kinerja beserta b.Terdapat ukuran yang memadai tentang keberhasilan program Tidak berlaku untuk SKPD Tidak berlaku untuk SKPD Tidak berlaku untuk SKPD 4 Evaluasi akuntabilitas kinerja atas SKPD telah dilakukan a. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas di sisi kiri pemanfaatan cukup (untuk dasar penilaian dan ada sudah reward und phunisment walaupun masih sedikit).d. d apabila 20% < SKPD yang dievaluasi < 40% e. Nilai d apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan kurang (untuk dasar penilaian dan belum ada reward und phunisment yang cukup ).PENJELASAN NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PROP/KAB/KOTA SKPD 3 4 Penilaian a/b/c/d/e didasarkan pada tingkat kualitas pemanfaatan secara nyata untuk perbaikan capaian kinerja organisasi. b. apabila 60% < Target kinerja yang terpantau < 80%. apabila 40% < Program yang dievaluasi < 60%. apabila SKPD yang dievaluasi < 20% Ya. Nilai e apabila sama sekali tidak dimanfaatkan. . c. jawaban a.

Nilai d.Penilaian a/b/c/d/e didasarkan pada tingkat kelengkapan dan kualitas rekomendasi yang diberikan dalam laporan hasil evaluasinya terkait dengan upaya perbaikan penerapan manajemen kinerja secara berkelanjutan Cukup jelas. Nilai b. b.Penilaian a/b/c/d/e didasarkan pada tingkat kelengkapan dan kualitas rekomendasi yang diberikan dalam laporan hasil evaluasinya terkait dengan upaya perbaikan peningkatan capaian kinerja organisasi secara berkelanjutan Tidak berlaku untuk SKPD Tidak berlaku untuk SKPD 13 Evaluasi program telah memberikan rekomendasi-rekomendasi perbaikan perencanaan kinerja yang dapat dilaksanakan 14 Evaluasi program telah memberikan rekomendasi-rekomendasi peningkatan kinerja yang dapat dilaksanakan Tidak berlaku untuk SKPD Tidak berlaku untuk SKPD III. apabila evaluasi dilaksanakan dengan menggunakan pedoman evaluasi Menpan & RB e. apabila pelaksanaan tidak dilakukan supervisi secara berjenjang Tidak berlaku untuk SKPD 9 Hasil evaluasi akuntabilitas kinerja Cukup jelas . c. b. apabila 40% < evaluator telah memiliki kompetensi AKIP dengan baik < 60%. b. apabila kualitas hasil evaluasi cukup baik. a. c. apabila 60% < evaluator telah memiliki kompetensi AKIP dengan baik < 80%. apabila evaluasi dilaksanakan dengan menggunakan pedoman evaluasi yang dibuat sendiri yang sama persis pedoman evaluasi Menpan & RB d. apabila kualitas hasil evaluasi kurang. PEMANFAATAN EVALUASI (3%) Jawaban tentang pemanfaatan evaluasi harus selalu dikaitkan dengan (dipengaruhi oleh) kondisi (jawaban) tentang Pemenuhan Evaluasi dan Kualitas Evaluasi 13 . Cukup jelas.Penilaian a/b/c/d/e didasarkan pada tingkat kualitas dalam memberikan penilaian sesuai dengan juklak yang ada. apabila evaluasi dilaksanakan dengan mengacu pada pedoman evaluasi yang dibuat sendiri yang selaras dengan pedoman evaluasi Menpan & RB dan dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan. apabila dievaluasi kualitas hasil evaluasi baik.PENJELASAN NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 6 Evaluasi akuntabilitas kinerja dilaksanakan dengan menggunakan pedoman/juklak evaluasi yang selaras dengan pedoman/juklak evaluasi Menpan dan RB PROP/KAB/KOTA 3 a. Nilai a.Penilaian a/b/c/d/e didasarkan pada tingkat kelengkapan dan kualitas rekomendasi yang diberikan dalam laporan hasil evaluasinya terkait dengan upaya perbaikan perencanaan kinerja secara berkelanjutan. apabila evaluasi dilaksanakan dengan menggunakan pedoman evaluasi yang dibuat sendiri mengacu pedoman evaluasi Menpan & RB.Penilaian a/b/c/d/e didasarkan pada tingkat kualitas menggambarkan akuntabilitas kinerja yang hasil evaluasi telah menggambarkan kondisi yang ada secara obyektif. apabila pelaksanaan supervisi secara berjenjang telah dilaksanakankurang baik. Tidak berlaku untuk SKPD Tidak berlaku untuk SKPD 11 Evaluasi akuntabilitas kinerja telah memberikan rekomendasi-rekomendasi perbaikan manajemen kinerja yang dapat dilaksanakan 12 Evaluasi program dilaksanakan dalam rangka menilai keberhasilan program Cukup jelas.Penilaian a/b/c/d/e didasarkan pada tingkat kualitas oleh SDM yang berkompetensi SDM yang melakukan evaluasi. Nilai a. d apabila 20% < evaluator telah memiliki kompetensi AKIP dengan baik < 40% e. Nilai c. apabila evaluasi dilaksanakan dengan tidak menggunakan pedoman evaluasi SKPD 4 Tidak berlaku untuk SKPD 7 Evaluasi akuntabilitas kinerja dilaksanakan Cukup jelas. apabila kualitas hasil evaluasi sangat baik. apabila pelaksanaan supervisi secara berjenjang telah dilaksanakan dangan baik. c.Penilaian a/b/c/d/e didasarkan pada apakah evaluasi program telah dapat menyimpulkan penilaian atas keberhasilan/kegagalan suatu program Cukup jelas. a. d. apabila evaluator telah memiliki kompetensi AKIP dengan baik < 20% Tidak berlaku untuk SKPD 8 Pelaksanaan evaluasi akuntabilitas kinerja telah disupervisi dengan baik melalui pembahasan-pembahasan yang reguler dan bertahap Cukup jelas. apabila pelaksanaan supervisi secara berjenjang telah dilaksanakan secara cukup baik. Penilaian a/b/c/d/e berdasarkan pada tingkat kualitas pelaksanaan supervisi. namun modifikasi pedoman belum sesuai dengan kondisi yang diharapkan. apabila pelaksanaan supervisi secara berjenjang telah dilaksanakan sangat baik. Nilai a. apabila kualitas hasil evaluasi tidak baik (buruk) 10 Hasil evaluasi akuntabilitas kinerja memberikan penilaian atas akuntabilitas kinerja masing-masing SKPD cukup jelas . apabila lebih dari 80% evaluator telah memiliki kompetensi AKIP dengan baik < 80%.

Nilai d apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan kurang. Nilai d apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan kurang (untuk dasar penilaian dan belum ada reward und phunisment yang cukup). c. p p j yang p Tidak berlaku untuk SKPD 2 Capaian kinerja lebih baik dari tahun sebelumnya Tidak berlaku untuk SKPD 3 Informasi mengenai kinerja dapat diandalkan Tidak berlaku untuk SKPD 14 . b. Nilai b. apabila 40% < capaian kinerja tahun berjalan yang melebihi tahun sebelumnya < 60%. b. dengan memperhatikan: Nilai a.PENJELASAN NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN SKPD 4 PROP/KAB/KOTA 1 2 3 15 Hasil evaluasi program/akuntabilitas kinerja Penilaian a/b/c/d/e didasarkan pada tingkat kualitas pemanfaatan secara nyata untuk perbaikan perencanaan . 16 Hasil evaluasi akuntabilitas kinerja telah ditindaklanjuti untuk perbaikan penerapan manajemen kinerja Penilaian a/b/c/d/e didasarkan pada tingkat kualitas pemanfaatan secara nyata untuk perbaikan penerapan manajemen kinerja secara keseluruhan . apabila capaian kinerja tahun berjalan yang melebihi tahun sebelumnya < 20% a. apabila 20% < informasi capaian kinerja yang dapat diandalkan < 40% e. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan sangat baik. Nilai c. apabila 60% < capaian kinerja tahun berjalan yang melebihi tahun sebelumnya< 80%. Nilai b. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan sangat baik (untuk dasar penilaian dan ada reward und phunisment yang baik). d. dengan memperhatikan: telah ditindaklanjuti untuk perbaikan Nilai a. Nilai c. apabila 40% < informasi capaian kinerja yang dapat diandalkan < 60%. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan baik (untuk dasar penilaian dan ada sudah reward und punishment yang cukup ). apabila informasi capaian kinerja y g dapat diandalkan < 20% . PENCAPAIAN SASARAN/KINERJA ORGANISASI (20%) KINERJA YANG DILAPORKAN (OUTPUT) (5%) 1 Target dapat dicapai a. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan baik. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan cukup (untuk dasar penilaian dan ada sudah reward und phunisment walaupun masih sedikit). Nilai b. d. apabila 60% < capaian kinerja< 80%. c. Nilai e apabila sama sekali tidak dimanfaatkan. Tidak berlaku untuk SKPD Tidak berlaku untuk SKPD 17 Hasil evaluasi program telah ditindaklanjuti Penilaian a/b/c/d/e didasarkan pada tingkat kualitas pemanfaatan untuk perbaikan kinerja secara nyata untuk perbaikan capaian kinerja organisasi. apabila capaian kinerja < 20% a. d apabila 20% < capaian kinerja < 40% e. Nilai d apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan kurang. Nilai c. apabila 60% < informasi capaian kinerja yang dapat diandalkan < 80%. Nilai d apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan kurang. apabila lebih dari 80% capaian kinerja tahun berjalan melebihi capaian tahun sebelumnya. Nilai c. 18 Hasil evaluasi akuntabilitas kinerja telah ditindaklanjuti untuk mengukur keberhasilan SKPD Penilaian a/b/c/d/e didasarkan pada tingkat kualitas pemanfaatan secara nyata untuk perbaikan capaian kinerja organisasi. Nilai e apabila sama sekali tidak dimanfaatkan. Tidak berlaku untuk SKPD Tidak berlaku untuk SKPD E. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan baik. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan cukup. Nilai e apabila sama sekali tidak dimanfaatkan. c. apabila 20% < capaian kinerja tahun berjalan yang melebihi tahun sebelumnya < 40% e. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan sangat baik. b. Nilai b. dengan memperhatikan: Nilai a. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan baik. apabila capaian kinerja lebih dari 80%. apabila lebih dari 80% informasi capaian kinerja dapat diandalkan. apabila 40% < capaian kinerja < 60%. dengan memperhatikan: Nilai a. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan cukup. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas perencanaan pemanfaatan sangat baik. Nilai e apabila sama sekali tidak dimanfaatkan. apabila telah dimanfaatkan dengan tingkat kualitas pemanfaatan cukup.

.Dapat ditelusuri sumber datanya. apabila 80% < capaian outcome tahun berjalan < 100%. artinya: . apabila tingkat capaian outcome tahun berjalan 150% dari tahun sebelumnya.Diperoleh dari dasar perhitungan (formulasi) yang valid. apabila capaian outcome tahun berjalan yang melebihi tahun sebelumnya kurang dari 50% Tidak berlaku untuk SKPD 5 Capaian kinerja lebih baik dari tahun sebelumnya a.up to date SKPD 4 Tidak berlaku untuk SKPD KINERJA YANG DILAPORKAN (OUTCOME) (10%) 4 Target dapat dicapai a.PENJELASAN NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 PROP/KAB/KOTA 3 Informasi kinerja dapat diandalkan.up to date Tidak berlaku untuk SKPD 7 Kinerja Bidang Kesehatan 8 Kinerja Bidang Pendidikan 9 Kinerja Bidang Ketenagakerjaan 10 Kinerja Bidang Sosial 11 Kinerja Bidang Ekonomi penilaian berdasarkan data sekunder dari BPS dan Kemenkes penilaian berdasarkan data sekunder dari BPS dan Kemendiknas penilaian berdasarkan data sekunder dari BPS penilaian berdasarkan data sekunder dari BPS penilaian berdasarkan data sekunder dari BPS Tidak berlaku untuk SKPD Tidak berlaku untuk SKPD Tidak berlaku untuk SKPD Tidak berlaku untuk SKPD Tidak berlaku untuk SKPD KINERJA DARI PENILAIAN STAKEHOLDER (5%) 12 Kinerja Pengelolaan Keuangan 13 Kinerja dari Pendapat Masyarakat/Media 14 Kinerja dari Penilaian Instansi Pemerintah Lainnya 15 Kinerja Transparansi 16 Kinerja/Penghargaan Lainnya penilaian berdasarkan data sekunder dari BPK Tidak berlaku untuk SKPD penilaian berdasarkan data sekunder dari pendapat masyarakat (NGO)/ pemberitaan media penilaian berdasarkan data sekunder dari hasil penilaian dari Kementerian/Lembaga cukup jelas penilaian berdasarkan pada data sekunder instansi pemerintah.Dihasilkan dari sumber2 atau basis data yang dapat dipercaya (kompeten).Dapat ditelusuri sumber datanya.Diperoleh dari dasar perhitungan (formulasi) yang valid. apabila 50% < capaian outcome tahun berjalan yang melebihi tahun sebelumnya < 80% e.Dihasilkan dari sumber2 atau basis data yang dapat dipercaya (kompeten). . apabila 50% < capaian outcome tahun berjalan yang melebihi tahun sebelumnya < 80% e. artinya: . . c. . apabila tingkat capaian outcome tahun berjalan 120% < capaian outcome tahun lalu < 150%. b. . d. apabila 80% < capaian outcome tahun berjalan < 120%. d. apabila tingkat capaian outcome tahun berjalan lebih dari 100% b. Penghargaan yang dimaksud adalah penghargaan atas organisasi (Pemda/SKPD) yang levelnya nasional Tidak berlaku untuk SKPD Tidak berlaku untuk SKPD Tidak berlaku untuk SKPD Tidak berlaku untuk SKPD 15 . . apabila tingkat capaian outcome tahun berjalan = 100% c. apabila capaian outcome tahun berjalan kurang dari 50% dari tahun lalu Tidak berlaku untuk SKPD 6 Informasi mengenai kinerja dapat diandalkan Informasi kinerja dapat diandalkan.

Template Kertas Kerja Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Daerah .Lampiran 4.

indikator kinerja sasaran. PERENCANAAN KINERJA (35%) I.25%) 3 Tujuan dan sasaran telah berorientasi hasil Program/kegiatan merupakan cara untuk mencapai 4 tujuan/sasaran/hasil program/hasil kegiatan 5 RPJMD/Renstra SKPD telah menyajikan IKU Indikator kinerja tujuan (outcome) dan sasaran (outcome 6 dan output) telah memenuhi kriteria indikator kinerja yang baik 7 Target kinerja ditetapkan dengan baik Dokumen RPJMD/Renstra SKPD telah selaras dengan 8 Dokumen RPJMN/Dokumen RPJMD Dokumen RPJMD/Renstra SKPD telah menetapkan hal-hal 9 yang seharusnya ditetapkan (dalam kontrak kinerja/tugas fungsi) c. program.5%) a. #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! Error Error Error Error Error Error #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! Error Error Error Error Error Error #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! KKE2 KKE3 #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! Error Error #DIV/0! a/b/c/d/e #DIV/0! Error #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! 1 .5%) a.Lampiran 4 TEMPLATE KERTAS KERJA EVALUASI AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DAERAH NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN 1 2 A. tujuan. 1 2 3 PEMENUHAN PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN (1.75%) Dokumen RPJMD/Renstra SKPD digunakan sebagai acuan 10 dalam penyusunan dokumen perencanaan tahunan 11 12 13 Dokumen RPJMD digunakan sebagai acuan dalam penyusunan Dokumen Renstra SKPD Dokumen RPJMD/Renstra SKPD digunakan sebagai acuan penyusunan Dokumen Rencana Kerja dan Anggaran Dokumen RPJMD/Renstra SKPD telah direviu secara berkala PROP/KAB/KOTA Y/T NILAI 3 4 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! y/t Error SKPD Y/T NILAI 5 6 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! a/b/c/d/e Error Error TOTAL 7 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #DIV/0! #VALUE! REF 8 a/b/c/d/e Error a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! Error Error Error Error Error Error Error #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! Error Error Error Error Error Error Error #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! KKE2 KKE3 #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! Error Error Error Error #DIV/0! a/b/c/d/e #DIV/0! Error #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! a/b/c/d/e a/b/c/d/e Error Error #VALUE! #VALUE! II. sasaran. indikator kinerja sasaran.25%) Dokumen RKT telah digunakan sebagai acuan untuk 10 menyusun penetapan kinerja (PK) Dokumen RKT digunakan sebagai acuan dalam penyusunan 11 RKT SKPD c. misi. indikator kinerja tujuan dan target jangka menengah b. target 2 tahunan. KUALITAS RENSTRA (6. PEMENUHAN RENSTRA (2.75%) 4 Sasaran telah berorientasi hasil Kegiatan dalam dokumen Renja merupakan cara untuk 5 mencapai sasaran 6 RKT telah menyajikan IKU Indikator kinerja sasaran dan kegiatan telah memenuhi 7 kriteria indikator kinerja yang baik 8 Target kinerja ditetapkan dengan baik Dokumen RKT telah selaras dengan dokumen 9 RPJMD/Renstra SKPD dan dengan Dokumen RKPD/RKT atasannya IMPLEMENTASI PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN (2. KUALITAS PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN (3. DOKUMEN RENSTRA (12. IMPLEMENTASI RENSTRA (3. dan target kinerja tahunan #DIV/0! #DIV/0! y/t y/t a/b/c/d/e #DIV/0! #DIV/0! Error Error Error #DIV/0! #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! #DIV/0! Error Error Error #DIV/0! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! b.5%) 1 Dokumen RPJMD telah ada Dokumen Renstra SKPD telah ada Dokumen RPJMD/Renstra SKPD telah memuat visi.5%) Dokumen RKT telah ada Dokumen RKT SKPD telah ada Dokumen RKT disusun sebelum mengajukan RKA Dokumen RKT telah memuat sasaran. program. DOKUMEN PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN (7.

Target kinerja RKT vs Target kinerja RKA) III.l. IMPLEMENTASI PENGUKURAN (6%) IKU telah dimanfaatkan dalam dokumen-dokumen 15 perencanaan dan penganggaran 16 IKU telah dimanfaatkan untuk penilaian kinerja 17 IKU telah direviu secara berkala Hasil pengukuran kinerja telah digunakan untuk penyusunan 18 laporan kinerja Pengukuran kinerja digunakan untuk pengendalian dan 19 pemantauan kinerja secara berkala C. PELAPORAN KINERJA (15%) I. PEMENUHAN PK (3%) 1 Dokumen PK telah ada Dokumen PK SKPD telah ada 2 Dokumen PK disusun segera setelah anggaran disetujui Dokumen PK telah memuat sasaran. PEMENUHAN PENGUKURAN (4%) Telah terdapat indikator kinerja utama (IKU) sebagai ukuran 1 kinerja secara formal IKU SKPD telah ada 2 Terdapat mekanisme pengumpulan data kinerja KUALITAS PENGUKURAN (10%) IKU telah dapat diukur secara obyektif IKU telah menggambarkan hasil IKU telah relevan dengan kondisi yang akan diukur IKU telah cukup untuk mengukur kinerja IKU telah diukur realisasinya Indikator kinerja sasaran dapat diukur secara obyektif Indikator kinerja sasaran menggambarkan hasil Indikator kinerja sasaran relevan dengan sasaran yang akan 10 diukur 11 Indikator kinerja sasaran cukup untuk mengukur sasarannya 12 Indikator kinerja sasaran telah diukur realisasinya 13 Pengumpulan data kinerja dapat diandalkan Pengumpulan data kinerja dilakukan secara berkala 14 (bulanan/triwulanan/semester) III. indikator 3 kinerja. program. PENYAJIAN INFORMASI KINERJA (8%) II. PEMENUHAN PELAPORAN (3%) 1 LAKIP telah disusun LAKIP SKPD telah disusun 2 LAKIP telah disampaikan tepat waktu LAKIP SKPD telah disampaikan tepat waktu II.NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 Dokumen RKT telah digunakan sebagai acuan untuk 12 menyusun anggaran (RKA) (a. 3 4 5 6 7 8 9 #VALUE! #VALUE! a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e Error Error #DIV/0! Error Error Error Error Error Error Error Error Error Error Error Error #DIV/0! Error Error Error Error Error #DIV/0! #DIV/0! Error Error #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! KKE3 #VALUE! KKE3 KKE3 KKE3 KKE3 KKE3 KKE3 KKE3 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #VALUE! 2 . DOKUMEN PENETAPAN KINERJA (15%) a. KUALITAS PK (7. IMPLEMENTASI PK (4. PENGUKURAN KINERJA (20%) I.5%) 9 Dokumen PK telah dimonitor pencapaiannya secara berkala Dokumen PK telah dimanfaatkan dalam pengarahan dan 10 pengorganisasian kegiatan Target kinerja yang diperjanjikan telah digunakan untuk 11 mengukur keberhasilan PROP/KAB/KOTA Y/T NILAI 3 4 a/b/c/d/e Error SKPD Y/T 5 a/b/c/d/e NILAI 6 Error TOTAL 7 #VALUE! REF 8 #DIV/0! #DIV/0! y/t y/t a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! #DIV/0! y/t a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! #DIV/0! y/t y/t #DIV/0! #DIV/0! Error Error Error #DIV/0! Error Error Error Error Error #DIV/0! Error Error Error #DIV/0! #DIV/0! Error Error #DIV/0! Error Error Error Error Error Error Error Error Error Error Error Error #DIV/0! Error Error Error Error Error #DIV/0! #DIV/0! Error Error #DIV/0! #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! Error Error Error #DIV/0! Error Error Error Error Error #DIV/0! Error Error Error #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! KKE2 KKE3 #VALUE! B. dan target jangka pendek b.5%) 4 Sasaran telah berorientasi hasil 5 PK telah menyajikan IKU Indikator kinerja sasaran telah memenuhi kriteria indikator 6 kinerja yang baik 7 Target kinerja ditetapkan dengan baik Dokumen PK telah selaras dengan dokumen PK atasannya 8 dan Dokumen RKT c.

KUALITAS EVALUASI (5%) Evaluasi akuntabilitas kinerja dilaksanakan dengan 6 menggunakan pedoman/juklak evaluasi yang selaras dengan pedoman/juklak evaluasi Menpan dan RB Evaluasi akuntabilitas kinerja dilaksanakan oleh SDM yang 7 berkompetensi Pelaksanaan evaluasi akuntabilitas kinerja telah disupervisi 8 dengan baik melalui pembahasan-pembahasan yang reguler dan bertahap Hasil evaluasi akuntabilitas kinerja menggambarkan 9 akuntabilitas kinerja yang dievaluasi 10 Hasil evaluasi akuntabilitas kinerja memberikan penilaian atas akuntabilitas kinerja masing-masing SKPD Evaluasi akuntabilitas kinerja telah memberikan 11 rekomendasi-rekomendasi perbaikan manajemen kinerja yang dapat dilaksanakan Evaluasi program dilaksanakan dalam rangka menilai 12 keberhasilan program Evaluasi program telah memberikan rekomendasi13 rekomendasi perbaikan perencanaan kinerja yang dapat dilaksanakan 14 Evaluasi program telah memberikan rekomendasirekomendasi peningkatan kinerja yang dapat dilaksanakan a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e Error Error Error #VALUE! #VALUE! #VALUE! a/b/c/d/e Error #VALUE! III.NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 3 LAKIP bukan merupakan kompilasi dari SKPD di bawahnya 4 5 6 7 LAKIP menyajikan informasi pencapaian sasaran yang berorientasi outcome LAKIP menyajikan informasi mengenai pencapaian IKU LAKIP menyajikan informasi mengenai kinerja yang telah diperjanjikan LAKIP menyajikan evaluasi dan analisis mengenai capaian kinerja PROP/KAB/KOTA Y/T NILAI 3 4 a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e Error Error Error Error Error SKPD Y/T 5 a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e NILAI 6 Error Error Error Error Error TOTAL 7 #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! REF 8 LAKIP menyajikan pembandingan data kinerja yang 8 memadai antara realisasi tahun ini dengan realisasi tahun sebelumnya dan pembandingan lain yang diperlukan LAKIP menyajikan informasi keuangan yang terkait dengan pencapaian kinerja 10 Informasi kinerja dalam LAKIP dapat diandalkan 9 III. EVALUASI KINERJA (10%) I. PEMENUHAN EVALUASI (2%) 1 Terdapat pedoman evaluasi akuntabilitas kinerja Terdapat pemantauan mengenai kemajuan pencapaian 2 kinerja beserta hambatannya 3 Evaluasi program telah dilakukan 4 Evaluasi akuntabilitas kinerja atas SKPD telah dilakukan Hasil evaluasi telah disampaikan dan dikomunikasikan 5 kepada pihak-pihak yang berkepentingan II. PEMANFAATAN EVALUASI (3%) Hasil evaluasi program/akuntabilitas kinerja telah 15 ditindaklanjuti untuk perbaikan perencanaan Hasil evaluasi akuntabilitas kinerja telah ditindaklanjuti untuk 16 perbaikan penerapan manajemen kinerja Hasil evaluasi program telah ditindaklanjuti untuk perbaikan 17 kinerja #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! Error Error Error #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! 3 . PEMANFAATAN INFORMASI KINERJA (4%) Informasi yang disajikan telah digunakan dalam perbaikan 11 perencanaan 12 13 Informasi yang disajikan telah digunakan untuk menilai dan memperbaiki pelaksanaan program dan kegiatan organisasi a/b/c/d/e Error a/b/c/d/e Error #VALUE! a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! #DIV/0! y/t a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e y/t #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e Error Error #DIV/0! Error Error Error Error #DIV/0! #DIV/0! Error Error Error Error Error #DIV/0! Error Error Error Error Error a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e Error Error #DIV/0! Error Error Error Error #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! Informasi yang disajikan telah digunakan untuk peningkatan kinerja Informasi yang disajikan telah digunakan untuk penilaian 14 kinerja D.

PENCAPAIAN SASARAN/KINERJA ORGANISASI (20%) I.00 Error Error Error #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0. 4 5 6 7 8 9 10 11 III.NO 1 KOMPONEN/SUB KOMPONEN 2 Hasil evaluasi akuntabilitas kinerja telah ditindaklanjuti untuk 18 mengukur keberhasilan SKPD PROP/KAB/KOTA Y/T NILAI 3 4 a/b/c/d/e #DIV/0! 0. 12 13 14 15 16 KINERJA YANG DILAPORKAN (OUTCOME) (10%) Target dapat dicapai Capaian kinerja lebih baik dari tahun sebelumnya Informasi mengenai kinerja dapat diandalkan Kinerja Bidang Kesehatan Kinerja Bidang Pendidikan Kinerja Bidang Ketenagakerjaan Kinerja Bidang Sosial Kinerja Bidang Ekonomi KINERJA DARI PENILAIAN STAKEHOLDER (5%) Kinerja Pengelolaan Keuangan Kinerja dari Pendapat Masyarakat/Media Kinerja dari Penilaian Instansi Pemerintah Lainnya Kinerja Transparansi Kinerja/Penghargaan Lainnya #DIV/0! KKE1-II KKE1-II KKE1-II KKE1-IIK KKE1-IIK KKE1-IIK KKE1-IIK KKE1-IIK KKE1-III KKE1-III KKE1-III KKE1-III KKE1-III #DIV/0! HASIL EVALUASI AKUNTABILITAS KINERJA (100%) #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! KETERANGAN: KETIK 'y' ATAU 't' ATAU 'a' ATAU 'b' ATAU 'c' ATAU 'd' ATAU 'e' PADA KOLOM YANG BERWARNA HIJAU JANGAN MELAKUKAN PERUBAHAN PADA KOLOM YANG BERWARNA KUNING ATAU ABU-ABU 4 .00 a/b/c/d/e a/b/c/d/e a/b/c/d/e #DIV/0! Error #DIV/0! 0.00 Error Error Error #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #VALUE! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! SKPD Y/T 5 NILAI 6 TOTAL 7 #VALUE! #DIV/0! 0. KINERJA YANG DILAPORKAN (OUTPUT) (5%) 1 Target dapat dicapai 2 Capaian kinerja lebih baik dari tahun sebelumnya 3 Informasi mengenai kinerja dapat diandalkan II.00 REF 8 E.

Lampiran 5. Daftar Pemerintah Daerah yang Dievaluasi oleh Kementerian Negara PAN dan RB .

Lampiran 5 DAFTAR PEMERINTAH DAERAH YANG DIEVALUASI OLEH                          KEMENTERIAN PAN DAN RB NO 1 2 3 4 PROVINSI Nanggroe Aceh Darussalam Sumatera Utara  Sumatera Barat Sumatera Selatan NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 KABUPATEN/KOTA Kota Banda Aceh Kab Samosir Kota Bukit Tinggi Kab Musi Rawas Kab Banyu Asin Kab Bengkulu Selatan Kab Tanjung Jabung Timur Kab Batang Hari Kab Bangka Kab Tulang Bawang Kab Bintan Kab Karimun Kab Siak Kota Dumai Kab Tangerang Kab Garut Kota Sukabumi Kab Temanggung Kab Karanganyar Kota Yogya Kab Sleman Kota Malang Kab Pacitan Kab Melawi Kab Katingan Kab Tanah Laut Kab Malinau Kab Tabanan Kota Denpasar Kab Sumbawa Kab Timor Tengah Selatan Kab Enrekang Kota Makassar Kab Parigi Moutong Kab Donggala Kab Bone Bolango Kota Bitung Kab Polewali Mandar Kab Maluku Tenggara Barat Kab Merauke 5 Bengkulu 6 Jambi 7 Bangka Belitung 8 Lampung 9 Kepulauan Riau 10 Riau 11 Banten 12 Jawa Barat 13 Jawa Tengah 14 Yogyakarta 15 Jawa Timur 16 17 18 19 20 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Bali 21 Nusa Tenggara Barat 22 Nusa Tenggara Timur 23 Sulawesi Selatan 24 Sulawesi Tengah 25 26 27 28 29 30 Gorontalo Sulawesi Utara Sulawesi Barat Maluku Papua DKI JAKARTA .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful