P. 1
BAB Multimedia

BAB Multimedia

|Views: 7,070|Likes:

More info:

Published by: Dewa Wisnu NengGriyo on Mar 02, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/06/2015

pdf

text

original

A. Ranah Cipta
(Kognitif)
1. Pengamatan.

1. Dapat menunjukkan
2. Dapat membandingkan
3. Dapat menghubungkan

1. Tes lisan
2. Tes tertulis
3. Obeservasi

19

Muhibbin.S. (2010:217-218). Psikologi Belajar. Jakarta. GrafindoPersada

46

Ranah / Jenis Prestasi

Indikator

Cara Evaluasi

2. Ingatan

3. Pemahaman

4. Aplikasi/Penerapan

5. Analisis
(Pemeriksaan dan
penilaian

secara

teliti)

6. Sintesis

(Membuat paduan
baru dan utuh)

1. Dapat menyebutkan
2. Dapat

menunjukkan

kembali

1. Dapat menjelaskan
2. Dapat

mendefinisikan

dengan lisan sendiri

1. Dapat

memberikan

contoh.
2. Dapat

menggunakan

secara tepat

1. Dapat menguraikan
2. Dapat mengklasifikasikan
/ memilah-milah

1. Dapat menghubungkan
materi-materi, sehingga
menjadi kesatuan baru.
2. Dapat menyimpulkan
3. Dapat

menggeneralisasikan
(membuat prinsip umum)

1. Tes lisan
2. Tes tertulis
3. Obeservasi

1. Tes lisan
2. Tes tertulis

1. Tes tertulis
2. Pemberian tugas
3. Obeservasi

1. Tes tertulis
2. Pemberian tugas

1. Tes tertulis
2. Pemberian tugas

B. Ranah Rasa
(Afektif)

1. Penerimaan

2. Sambutan

3. Apresiasi

(Sikap

Menghargai)

1. Menunjukkan

sikap

menerima
2. Menunjukkan

sikap

menolak

1. Kesediaan berpartisipasi /
terlibat
2. Kesediaan memanfaatkan.

1. Menganggap penting dan
bermanfaat.
2. Menganggap indah dan

1. Tes tertulis
2. Tes skala sikap
3. Obeservasi

1. Tes skala sikap.
2. Pemberian tugas

1. Tes

skala

penilaian sikap.
2. Pemberian tugas

47

Ranah / Jenis Prestasi

Indikator

Cara Evaluasi

4. Internalisasi
(Pendalaman)

5. Karakterisasi
(penghayatan)

harmonis.
3. Mengagumi

1. Mengakui dan menyakini
2. Mengingkari

1. Melembagakan

atau

meniadakan
2. Menjelmakan

dalam
pribadai dan prilaku
sehari-hari.

3. Obeservasi

1. Tes skala sikap.
2. Pemberian tugas
ekspresif (yang
menyatakan
sikap) dan tugas
proyektif (yang
menyatakan
perkiraan atau
ramalan)

1. Pemberian tugas
ekspresif dan
proyektif
2. Obeservasi

C. Ranah Karsa.
(psikomotor)

1. Keterampilan bergerak
dan bertindak

2. Kecakapan

ekpresi
verbal dan non verbal

Kecakapan mengkoordinasi-
kan gerak mata, tangan, kaki
dan anggota tubuh lainnya.

1. Kelebihan

melafalkan/

mengucapkan
2. Kecakapan

membuat
mimic dan gerakan
jasmani

1. Obeservasi
2. Tes tindakan

1. Tes lisan
2. Obeservasi
3. Tes tindakan

Prestasi belajar siswa merupakan hasil yang dicapai oleh siswa selama

berlangsungnya kegiatan pembelajaran dalam jangka waktu tertentu, untuk itu

dalam kegiatan pembelajaran / kegiatan belajar mengajar ada berapa factor

yang terkait proses pembelajaran atau belajar mengajar seperti yang dikutip

48

Arikunto. S (2009:114) terhadap pendapat Scriven (1967) antara lain :

1. Tujuan Kurikulum dengan bahan pelajaran

2. Bahan pelajaran dengan alat-alat evaluasi

3. Tujuan Kurikulum dengan alat-alat evaluasi

Tujuan kurikulum yang dimaksud adalah tujuan yang dapat diukur. Ebel

(1963) berpendapat jika hasil pendidikan merupakan sesuatu yang penting

tetapi tidak dapat diukur, maka tujuan itu harus diubah . Jika tujuan telah

dirumuskan secara operasional maka hasilnya akan dapat diukur. Suatu tanda

bahwa seseorang telah mencapai tujuannya akan terlihat pada perubahan

tingkah lakunya20

. Tujuan tersebut identik dengan indicator prestasi belajar

yang merupakan bagian dari bahasan sub bab diatas.

Tujuan atau indicator prestasi belajar yang dimaksud adalah berhasilnya

pendidikan dalam bentuk tingkah laku. Hal ini yang dimaksud dengan

taksonomi. Ada tiga macam tingkah laku yang dimaksud, antara lain:

1. Kognitif

2. Afektif

3. Psikomotor

Landsheere. V.D dikutip oleh Arikunto S. (2009:115) berpendapat bahwa

ada 3 tujuan umum dalam pembelajaran atau belajar mengajar (termasuk

taksonomi) yakni :

20

Arikunto.S 2009. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta. Bumi Aksara

49

1. Tujuan akhir atau tujuan umum pendidikan

2. Taksonomi.

3. Tujuan yang operasional.

Bloom dan Krathwohl berbendapat ada prinsip-prinsip dasar yang

dirangkum dalam pembelajaran ada 4 buah21

:

1. Prinsip Metodologis

Perbedaan yang besar telah merefleksikan cara guru dalam mengajar.

2. Prinsip Psikologis

Taksonomi hendaknya konsisten dengan fenomena kejiwaan yang ada

sekarang.

3. Prinsip Logis

Taksonomi hendaknya dikembangkan secara logis dan konsisten.

4. Prinsip Tujuan

Tingkatan-tingkatan tujuan tidak selaras dengan tingkatan-tingkatan

nilai-nilai. Tiap-tiap jenis tujuan pendidikan hendaknya

menggambarkan corak yang netral.

Semula Taksonomi Bloom (1956) dikutip oleh Arikunto. S (2009:

116) terdiri dari dua macam yakni kognitif domain dan afektif domain

selanjutnya oleh Simpson (1966) mengembangkan dua domain menjadi tiga

domain , yakni dengan bertambahnya psikomotor domain.

21

Arikunto.S 2009:116. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta. Bumi Aksara

50

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->