Untuk kegunaan lain dari Sriwijaya, lihat Sriwijaya (disambiguasi).

Sriwijaya
← ←

600-an–1100-an

Jangkauan terluas Kemaharajaan Sriwijaya sekitar abad ke-8 Masehi.

Ibu kota

Sriwijaya, Jawa, Kadaram, Dharmasraya

Bahasa

Melayu Kuna, Sanskerta

Agama

Buddha Vajrayana,Buddha Mahayana,Buddha Hinayana, Hindu

Pemerintahan Maharaja - 683 - 702 - 775

Monarki

Sri Jayanasa Sri Indrawarman Dharanindra

- 792 - 835 - 988

Samaratungga Balaputradewa Sri Cudamani Warmadewa

- 1008

Sri MaraVijayottunggawarman

- 1025

SangramaVijayottunggawarman

Sejarah - Didirikan - InvasiDharmasraya 600-an 1100-an

Mata uang

Koin emas dan perak

Sriwijaya (atau juga disebut Srivijaya; Thai:

l

l

satu kemaharajaan bahari yang pernah berdiri di pulauSumatera dan banyak memberi pengaruh di Nusantara dengan daerah kekuasaan membentang dari Kamboja, Thailand Selatan, Semenanjung [1][2] Malaya, Sumatera, Jawa, dan pesisir Kalimantan. Dalam bahasa Sanskerta, sri berarti [2] "bercahaya" atau "gemilang", dan wijaya berarti "kemenangan" atau "kejayaan", maka nama Sriwijaya bermakna "kemenangan yang gilang-gemilang". Bukti awal mengenai keberadaan kerajaan ini berasal dari abad ke-7; seorang pendeta Tiongkok, I Tsing, menulis bahwa ia mengunjungi [3][4] Sriwijaya tahun 671 dan tinggal selama 6 bulan. Selanjutnya prasasti yang paling tua mengenai Sriwijaya juga berada pada abad ke-7, yaitu prasasti Kedukan Bukit di Palembang, bertarikh [5] 682. Kemunduran pengaruh Sriwijaya terhadap daerah bawahannya mulai menyusut dikarenakan [2] beberapa peperangan di antaranya serangan dari raja Dharmawangsa Teguh dari Jawa di tahun 990, dan tahun 1025 serangan Rajendra Chola I dari Koromandel, selanjutnya tahun 1183 kekuasaan [6] Sriwijaya di bawah kendali kerajaan Dharmasraya. Setelah jatuh, kerajaan ini terlupakan dan eksistensinya baru diketahui lewat publikasi tahun 1918 [7] dari sejarawan Perancis Geo ge Cœ è dariÉcole française d'Extrême-Orient.

Pembentukan dan pertumbuhan

Reruntuhan Wat (Candi) Kaew yang berasal dari zaman Sriwijaya di Chaiya, Thailand Selatan.

Belum banyak bukti fisik mengenai Sriwijaya yang dapat ditemukan. Kerajaan ini menjadi pusat perdagangan dan merupakan negara maritim, namun kerajaan ini tidak memperluas kekuasaannya di

[8]

luar wilayah kepulauan Asia Tenggara, dengan pengecualian berkontribusi untuk populasi Madagaskar sejauh 3.300 mil di barat. Beberapa ahli masih memperdebatkan kawasan yang menjadi pusat pemerintahan Sriwijaya, selain itu kemungkinan kerajaan ini biasa memindahkan pusat pemerintahannya, namun kawasan yang menjadi ibukota tetap diperintah secara langsung oleh penguasa, sedangkan daerah pendukungnya diperintah oleh datu setempat. Kekaisaran Sriwijaya telah ada sejak 671 sesuai dengan catatan I Tsing, dari prasasti Kedukan Bukit pada tahun 682 di diketahui imperium ini di bawah kepemimpinan Dapunta Hyang. Di abad ke-7 ini, orang Tionghoa mencatat bahwa terdapat dua kerajaan yaitu Malayu dan Kedah menjadi bagian [2] kemaharajaan Sriwijaya. Berdasarkan prasasti Kota Kapur yang yang berangka tahun 686 ditemukan di pulau Bangka, kemaharajaan ini telah menguasai bagian selatan Sumatera, pulau Bangka dan Belitung, hingga Lampung. Prasasti ini juga menyebutkan bahwa Sri Jayanasa telah melancarkan ekspedisi militer untuk menghukum Bhumi Jawa yang tidak berbakti kepada Sriwijaya, peristiwa ini bersamaan dengan runtuhnya Tarumanagara di Jawa Barat dan Holing (Kalingga) di Jawa Tengah yang kemungkinan besar akibat serangan Sriwijaya. Sriwijaya tumbuh dan berhasil mengendalikan jalur perdagangan maritim di Selat Malaka, Selat Sunda, Laut China Selatan, Laut Jawa, dan Selat Karimata. Ekspansi kerajaan ini ke Jawa dan Semenanjung Malaya, menjadikan Sriwijaya mengontrol dua pusat perdagangan utama di Asia Tenggara. Berdasarkan observasi, ditemukan reruntuhan candicandi Sriwijaya di Thailand dan Kamboja. Di abad ke-7, pelabuhan Cham di sebelah timur Indochina mulai mengalihkan banyak pedagang dari Sriwijaya. Untuk mencegah hal tersebut, Maharaja Dharmasetu melancarkan beberapa serangan ke kota-kota pantai di Indochina. Kota Indrapura di tepi sungai Mekong, di awal abad ke-8 berada di bawah kendali Sriwijaya. Sriwijaya meneruskan dominasinya atas Kamboja, sampai raja Khmer Jayawarman II, pendiri imperium Khmer, [2] memutuskan hubungan dengan Sriwijaya pada abad yang sama. Di akhir abad ke-8 beberapa kerajaan di Jawa, antara lain Tarumanegara dan Holingberada di bawah kekuasaan Sriwijaya. Menurut catatan, pada masa ini pula wangsa Sailendra bermigrasi ke Jawa Tengah dan berkuasa [2] disana. Di abad ini pula, Langkasuka di semenanjung Melayu menjadi bagian kerajaan. Di masa berikutnya, Pan Pan dan Trambralinga, yang terletak di sebelah utara Langkasuka, juga berada di bawah pengaruh Sriwijaya. Setelah Dharmasetu, Samaratungga menjadi penerus kerajaan. Ia berkuasa pada periode 792 sampai 835. Tidak seperti Dharmasetu yang ekspansionis, Samaratungga tidak melakukan ekspansi militer, tetapi lebih memilih untuk memperkuat penguasaan Sriwijaya di Jawa. Selama masa [2] kepemimpinannya, ia membangun candi Borobudur di Jawa Tengah yang selesai pada tahun 825. [sunting]Agama

Arca Buddha dalam langgam Amarawati setinggi 2,77 meter, ditemukan di situs Bukit Seguntang, Palembang, berasal dari abad ke-7 sampai ke-8 masehi.

Sebagai pusat pengajaran Buddha Vajrayana, Sriwijaya menarik banyak peziarah dan sarjana dari negara-negara di Asia. Antara lain pendeta dari Tiongkok I Tsing, yang melakukan kunjungan ke Sumatera dalam perjalanan studinya di Universitas Nalanda,India, pada tahun 671 dan 695, I Tsing melaporkan bahwa Sriwijaya menjadi rumah bagi sarjana Buddha sehingga menjadi pusat pembelajaran agama Buddha. Pengunjung yang datang ke pulau ini menyebutkan bahwa koin emas telah digunakan di pesisir kerajaan. Selain itu ajaran Buddha aliran Buddha Hinayana danBuddha Mahayana juga turut berkembang di Sriwijaya. Menjelang akhir abad ke10, Atiśa, seorang sarjana Buddha asal Benggala yang berperan dalam mengembangkan Buddha Vajrayana di Tibet dalam kertas kerjanya Durbodhāloka menyebutkan ditulis pada masa [14] pemerintahan Sri Cudamani Warmadewa penguasaSriwijayanagara di Malayagiri di Suvarnadvipa. Kerajaan Sriwijaya banyak dipengaruhi budaya India, pertama oleh budaya Hindu kemudian diikuti pula oleh agama Buddha. Raja-raja Sriwijaya menguasai kepulauan Melayu melalui perdagangan dan penaklukkan dari kurun abad ke-7 hingga abad ke-9, sehingga secara langsung turut serta mengembangkan bahasa Melayu beserta kebudayaannya di Nusantara.
".... banyak raja dan pemimpin yang berada di pulau-pulau pada Lautan Selatan percaya dan mengagumi Buddha, dihati mereka telah tertanam perbuatan baik. Di dalam benteng kota Sriwijaya dipenuhi lebih dari 1000 biksu Budha, yang belajar dengan tekun dan mengamalkannya dengan baik.... Jika seorang biarawan Cina ingin pergi ke India untuk belajar Sabda, lebih baik ia tinggal dulu di sini selama satu atau dua tahun untuk mendalami ilmunya sebelum dilanjutkan di India". — Gambaran Sriwijaya menurut I Tsing.
[4]

Sangat dimungkinkan bahwa Sriwijaya yang termahsyur sebagai bandar pusat perdagangan di Asia Tenggara, tentunya menarik minat para pedagang dan ulama muslim dari Timur Tengah, sehingga

beberapa kerajaan yang semula merupakan bagian dari Sriwijaya, kemudian tumbuh menjadi cikalbakal kerajaan-kerajaan Islam di Sumatera kelak, disaat melemahnya pengaruh Sriwijaya. Ada sumber yang menyebutkan, karena pengaruh orang muslim Arab yang banyak berkunjung dan berdagang di Sriwijaya, maka seorang raja Sriwijaya yang bernama Sri Indrawarman pada tahun 718 [15] diduga masuk Islam atau setidaknya tertarik untuk mempelajari Islam dan kebudayaan Arab, sehingga mungkin kehidupan sosial Sriwijaya adalah masyarakat sosial yang di dalamnya terdapat masyarakat Budha dan Muslim sekaligus. Tercatat beberapa kali raja Sriwijaya berkirim surat ke khalifah Islam di Damaskus, Suriah. Pada salah satu naskah surat yang ditujukan kepada khalifah Umar bin Abdul Aziz (717-720) berisi permintaan agar khalifah sudi mengirimkan ulama ke [16] istana Sriwijaya. [sunting]Budaya

Candi Muara Takus, salah satu kawasan yang dianggap sebagai ibukota Sriwijaya.

Berdasarkan berbagai sumber sejarah, sebuah masyarakat yang kompleks dan kosmopolitan yang sangat dipengaruhi alam pikiran budha wajrayana digambarkan bersemi di ibu kota Sriwijaya. Beberapa prasasti siddhayatra abad ke-7 seperti Prasasti Talang Tuwo menggambarkan ritual budha untuk memberkati peristiwa penuh berkah yaitu peresmian taman Sriksetra, anugerah Maharaja Sriwijaya untuk rakyatnya. Prasasti Telaga Batu menggambarkan kerumitan dan tingkatan jabatan pejabat kerajaan, sementara Prasasti Kota Kapur menyebutkan keperkasaan balatentara Sriwijaya atas Jawa. Semua prasasti ini menggunakan Bahasa Melayu Kuno, bahasa yang digunakan oleh Sriwijaya ini adalah leluhur Bahasa Melayu dan Bahasa Indonesia modern. Sejak abad ke-7, bahasa Melayu kuno telah digunakan di Nusantara, ditandai dengan ditemukannya berbagai prasasti Sriwijaya dan beberapa prasasti berbahasa Melayu Kuno di tempat lain, seperti yang ditemukan di pulau Jawa. Hubungan dagang yang dilakukan berbagai suku bangsa Nusantara menjadi wahana penyebaran bahasa Melayu, karena bahasa ini menjadi alat komunikasi bagi kaum pedagang. Sejak saat itu, bahasa Melayu menjadi lingua francadan digunakan secara meluas oleh banyak penutur di [17] kepulauan Nusantara. Meskipun disebut memiliki kekuatan ekonomi dan keperkasaan militer, Sriwijaya hanya meninggalkan sedikit tinggalan purbakala di jantung negerinya di Sumatera, sangat berbeda dengan episode Sriwijaya di Jawa Tengah saat kepemimpinan wangsa Syailendra yang banyak membangun monumen besar; seperti Candi Kalasan, Candi Sewu, dan Borobudur. Candi-candi budha yang berasal dari masa Sriwijaya di Sumatera antara lain Candi Muaro Jambi, Candi Muara Takus, dan Biaro Bahal, akan tetapi tidak seperti candi periode Jawa Tengah yang terbuat dari batu andesit, candi di Sumatera terbuat dari bata merah. Beberapa arca-arca bersifat budhisme, seperti berbagai arca budha dan [18] [19] bodhisatwa Awalokiteswara ditemukan di Bukit Seguntang, Palembang , Jambi ,

[12] dan timah yang membuat raja Sriwijaya sekaya raja-raja di India. Sriwijaya menjadi pengendali jalur perdagangan antara India dan Tiongkok. pala. pembangunannya diselesaikan pada masa Samaratungga Artikel utama untuk bagian ini adalah: Wangsa Sailendra . Di dunia perdagangan. Perak dan Chaiya . kemungkinan utusan Maharaja Sri Indrawarman yang mengantarkan surat kepada khalifah Umar bin Abdul-Aziz dari Bani Umayyah tahun 718 kembali ke Sriwijaya dengan membawa hadiahZanji (budak wanita berkulit hitam).kerajaan Min dan kerajaan Nan Han dengan negeri kayanya Guangdong. Selain menjalin hubungan dagang dengan India dan Tiongkok. kayu gaharu. Tak diragukan lagi Sriwijaya mendapatkan keuntungan dari perdagangan ini. cengkeh. Kekayaan yang melimpah ini telah memungkinkan Sriwijaya membeli kesetiaan dari vassal-vassalnya di seluruh Asia Tenggara.Bidor. Sriwijaya juga menjalin perdagangan dengan tanah Arab. yakni dengan penguasaan atas selat Malaka dan selat Sunda. Semua arca-arca ini menampilkan keanggunan dan langgam yang sama yang disebut "Seni Sriwijaya" atau "Langgam/Gaya Sriwijaya" yang memperlihatkan kemiripan — mungkin diilhami — oleh langgam Amarawati India dan langgam Syailendra Jawa (sekitar abad [22] ke-8 sampai ke-9). Orang Arab mencatat bahwa Sriwijaya memiliki aneka komoditas seperti kapur barus. Pada paruh pertama abad ke-10. gading. [sunting]Perdagangan [20] [21] Model kapal tahun 800-an Masehi yang terdapat pada candi Borobudur. di antara kejatuhan dinasti Tang dan naiknya dinasti Song. dan kemudian dari kronik Tiongkok disebutkan Shih-li-fo-shih dengan rajanya Shih-li-t-'o-pa-mo (Sri Indrawarman) pada tahun 724 mengirimkan hadiah buat kaisar Cina. [sunting]Hubungan dengan wangsa Sailendra Candi Borobudur. berupa ts'engchi (bermaksud sama [23] dengan Zanji dalam bahasa Arab). terutama Fujian. kepulaga. emas. perdagangan dengan luar negeri cukup marak.

Dalam surat itu tertulis: " Dari Raja sekalian para raja yang juga adalah keturunan ribuan raja. Kepada Raja Arab yang tidak menyembah tuhan-tuhan lain selain Allah. Walau asal-usul dinasti ini masih diperdebatkan sampai [12] sekarang. menyebabkan salah satu keluarga dalam [25] dinasti ini pindah ke Jawa. dan secara teratur mengantarkan utusan beserta [28] upeti.Munculnya keterkaitan antara Sriwijaya dengan dinasti Sailendra dimulai karena adanya nama Śailendravamśa pada beberapa prasasti di antaranya padaprasasti Kalasan di pulau Jawa. [sunting]Hubungan dengan kekuatan regional Pagoda Borom That bergaya Sriwijaya di Chaiya. Sementara Poerbatjaraka berpendapat bahwa dinasti ini berasal dari [26] Nusantara. keduanya berasal dari Kalinga di selatan India." . dan jeruk nipis. Sriwijaya menjalin hubungan diplomasi dengan kekaisaran China. yang aroma harumnya menyebar hingga 12 mil. yang isterinya pun adalah cucu dari ribuan raja. rempah wangi. Majumdar berpendapat dinasti Sailendra ini terdapat di Sriwijaya (Suwarnadwipa) [24] dan Medang (Jawa). Pada tahun 100 Hijriyah (718 Masehi) Maharaja Sriwijaya bernama Sri Indrawarman mengirimkan sepucuk surat kepada Kalifah Umar bin Abdul Aziz dari Kekhalifahan Umayyah yang berisi permintaan kepada Khalifah untuk mengirimkan ulama yang dapat menjelaskan ajaran dan hukum Islam kepadanya. yang kebun binatangnya dipenuhi ribuan gajah. didasarkan atas Carita Parahiyangan kemudian dikaitkan dengan beberapa prasasti [27] lain di Jawa yang berbahasa Melayu Kuna di antaranya prasasti Sojomerto. Untuk memperkuat posisinya atas penguasaan pada kawasan di Asia Tenggara. Kemudian Moens menambahkan kedatangan Dapunta Hyang ke Palembang. Thailand. prasasti Ligor di selatan Thailand. yang wilayah kekuasaannya terdiri dari dua sungai yang mengairi tanaman lidah buaya. Aku telah mengirimkan kepadamu bingkisan yang tak seberapa sebagai tanda persahabatan. Sementara pada prasasti Sojomerto dijumpai nama Dapunta Selendra. pala. Kuharap engkau sudi mengutus seseorang untuk menjelaskan ajaran Islam dan segala hukum-hukumnya kepadaku. dan prasasti Nalanda di India.

Relasi dengan dinasti Chola di selatan India juga cukup baik. melainkan hanya menunjukkan hasrat Sang Raja untuk mengenal dan mempelajari berbagai hukum. yakni Tiongkok. pada masa dinasti Song candi ini disebut dengan nama Tien Ching Kuan dan pada masa dinasti [6] Yuan disebut dengan nama Yuan Miau Kwan. Sriwijaya juga berhubungan dekat dengan kerajaan Pala di Benggala.— Surat Maharaja Sriwijaya. Pada masa awal kerajaan Khmer merupakan daerah jajahan Sriwijaya. dan Khirirat Nikhom. India. Muarabulian. Namun demikian pada masa ini Sriwijaya dianggap telah menjadi bahagian dari dinasti Chola. dari kronik Tiongkok menyebutkan bahwa Kulothunga Chola I (Ti-hua-ka-lo) sebagai raja San-fo-ts'i membantu perbaikan candi dekat Kanton pada tahun 1079. pada prasasti Nalanda berangka 860 mencatat bahwa raja Balaputradewa mendedikasikan sebuah biara kepada Universitas Nalanda. di propinsi Surat Thani. pengaruh Sriwijaya nampak pada bangunan pagoda Borom That yang bergaya Sriwijaya. di mana raja Sriwijaya di Kadaram mengirimkan utusan yang meminta dikeluarkannya pengumuman pembebasan cukai pada kawasan sekitar Vihara Culamanivarmma tersebut. [23] Peristiwa ini membuktikan bahwa Sriwijaya telah menjalin hubungan diplomatik dengan dunia Islam atau dunia Arab. Setelah kejatuhan Sriwijaya. Sri Indrawarman kepada Khalifah Umar bin Abdul Aziz. dan adat-istiadat dari berbagai rekan perniagaan dan peradaban yang dikenal Sriwijaya saat itu. Kemudian hubungan ini kembali membaik pada masa Kulothunga Chola I. dari prasasti Leiden disebutkan raja Sriwijaya di Kataha Sri Mara-Vijayottunggawarman telah membangun sebuah vihara yang dinamakan dengan Vihara Culamanivarmma. sebagai ibu kota kerajaan tersebut. dan Timur Tengah.Thailand Selatan. [sunting]Masa keemasan Arca emas Avalokiteçvarabergaya Malayu-Sriwijaya. budaya. Indonesia. Jambi. Meskipun demikian surat ini bukanlah berarti bahwa raja Sriwijaya ini telah memeluk agama Islam. Chaiya terbagi menjadi tiga kota yakni (Mueang) Chaiya. Thatong (Kanchanadit). . ditemukan di Rantaukapastuo. namun menjadi buruk setelah Rajendra Chola I naik tahta yang melakukan penyerangan pada abad ke-11. Banyak sejarawan mengklaim bahwa Chaiya.

raja dari dinasti Chola di Koromandel. Rajendra Chola I. jalur perdagangan. Sriwijaya juga disebut berperan dalam menghancurkan kerajaan Medang di Jawa. kerajaan Chola telah menaklukan daerah-daerah koloni Sriwijaya. Hal ini dapat dikaitkan dengan adanya berita [32] utusan San-fo-ts'i ke Cina tahun 1028. Dari catatan sejarah dan bukti arkeologi. dan Filipina. Sriwijaya mengakumulasi kekayaannya sebagai pelabuhan dan gudang perdagangan yang melayani pasar Tiongkok. Kamboja. dan India. dalam prasasti Pucangan disebutkan sebuah peristiwa Mahapralaya yaitu peristiwa hancurnya istana Medang di Jawa Timur. Kawasan Sriwijaya dalam prasasti Tanjore Nama kawasan Pannai Malaiyur Mayirudingam Ilangasogam Mappappalam Mevilimbangam Valaippanduru Takkolam Madamalingam Ilamuri-Desam Tambralingga Lamuri Langkasuka Keterangan Pannai Malayu . memungut cukai serta untuk menjaga wilayah kedaulatan dan kekuasaanya. Dominasi atas Selat Malaka dan Selat Sunda. Meskipun demikian Rajendra Chola I tetap memberikan peluang kepada raja-raja yang ditaklukannya untuk [31] tetap berkuasa selama tetap tunduk kepadanya. menjadikan Sriwijaya sebagai pengendali rute perdagangan rempah dan perdagangan lokal yang mengenakan biaya atas setiap kapal yang lewat. Semenanjung [2] [30] Malaya. berdasarkanprasasti Tanjore bertarikh 1030. di mana Haji Wurawari dari Lwaram yang kemungkinan merupakan raja bawahan Sriwijaya. sekaligus berhasil menawan raja Sriwijaya yang berkuasa waktu ituSangrama-Vijayottunggawarman.Kemaharajaan Sriwijaya bercirikan kerajaan maritim. India selatan. Thailand. [sunting]Masa penurunan Tahun 1017 dan 1025. Selama beberapa dekade berikutnya seluruh imperium Sriwijaya telah berada dalam pengaruh dinasti Chola. Vietnam. antara lain:Sumatera. menguasai dan membangun beberapa kawasan strategis sebagai pangkalan armadanya dalam mengawasi. mengirim ekspedisi laut untuk menyerang Sriwijaya. pada tahun 1006 atau 1016 menyerang dan menyebabkan terbunuhnya raja Medang [6] terakhir Dharmawangsa Teguh. pada abad ke-9 Sriwijaya telah melakukan kolonisasi di hampir seluruh kerajaan-kerajaan Asia Tenggara. melindungi kapal[29] kapal dagang. mengandalkan hegemoni pada kekuatan armada lautnya dalam menguasai alur pelayaran. Jawa.

tempat disimpan mas dan hasil cukai (drawy eb g k n ng me j g . melainkan telah identik dengan Dharmasraya. istilah San-fo-tsi terutama pada tahun 1178 tidak lagi identik dengan Sriwijaya. dan kemudian menghadiahkan Arca Amoghapasa kepada raja Melayu. selatan Thailand). Ling-ya-sikia (Langkasuka). yang menguraikan tentang daerah jajahan Majapahit juga sudah tidak menyebutkan lagi nama Sriwijaya untuk kawasan yang sebelumnya merupakan kawasan Sriwijaya. dan 13 potong pakaian. Kien[6][11] pi (Jambi). Pa-lin-fong(Palembang). dan memiliki 15 daerah bawahan yang meliputi. Begitu juga dalam Nagarakretagama. pantai timur semenanjung malaya). disebutkan Kertanagara raja Singhasari mengirim sebuah ekspedisi Pamalayu atauPamalayu. sedangkan rakyat San-fo-ts'i memeluk Budha. yang merupakan surat dari putri raja yang diserahi urusan negara San-fo-tsi. terhadap hegemoni Sriwijaya atas raja-raja bawahannya melemah. yakni San-fo-ts'i dan Cho-po (Jawa). Kialo-hi (Grahi. Ji-lo-t'ing (Cherating. Chou-JuKua menerangkan bahwa di kepulauan Asia Tenggaraterdapat dua kerajaan yang sangat kuat dan kaya. Lan-wu-li (Lamuri di Aceh). Pa-t'a (Sungai Paka. Duta besar tersebut menyampaikan surat dari raja Kien-pi bawahan San-fo-tsi. Peristiwa ini kemudian dikaitkan dengan manuskrip yang terdapat pada prasasti Grahi. [sunting]Struktur [33] pemerintahan Pembentukan satu negara kesatuan dalam dimensi struktur otoritas politik Sriwijaya. dari daftar 15 negeri bawahan San-fo-tsi tersebut merupakan daftar jajahan kerajaan Dharmasraya. pantai timur semenanjung malaya). beberapa daerah taklukan melepaskan diri. sampai muncul Dharmasraya sebagai kekuatan baru yang kemudian menguasai kembali wilayah jajahan Sriwijaya mulai dari kawasan Semenanjung Malaya. Kilantan (Kelantan). sampai Jawa bagian barat. dan Sin-t'o (Sunda). Pengaruh invasi Rajendra Chola I. serta menyerahkan pula 227 tahil perhiasan. Si-lan (Kamboja). Selanjutnya dalam berita Cina yang berjudul Sung Hui Yao disebutkan bahwa kerajaan San-fo-tsi pada tahun 1082 masih mengirimkan utusan pada masa Cina di bawah pemerintahan Kaisar Yuan Fong. Tong-ya-nong (Terengganu). Srimat Tribhuwanaraja Mauli Warmadewa di Dharmasraya sebagaimana yang tertulis pada prasasti Padang Roco. Di Jawa dia menemukan bahwa rakyatnya memeluk agama Budha dan Hindu. Namun demikian. rumbia. Fo-loan (muara sungai Dungun daerah Terengganu sekarang). Chaiya sekarang. Ts'ien-mai(Semawe. Kemudian juga mengirimkan [2] utusan berikutnya di tahun 1088. dari kronik Tiongkok menyebutkan bahwa pada tahun 1079 Kulothunga Chola I (Ti-hua-ka-lo) raja dinasti Chola disebut juga sebagai raja San-fo-ts'i. yang kemudian mengirimkan utusan untuk membantu perbaikan candi dekat Kanton. Hal ini karena dalam Pararaton telah menyebutkan Malayu. Sumatera. Pong-fong (Pahang). dapat dilacak dari beberapa prasasti yang mengandung informasi penting [34] tentang kadātuan. Kadātuan dapat bermakna kawasan dātu. Tan-ma-ling (Tambralingga. K ā n n kel l ng oleh vanua. pantai timur Semenanjung Malaya).Nakkavaram Kadaram Nikobar Kedah Namun demikian pada masa ini Sriwijaya dianggap telah menjadi bagian dari dinasti Chola. Ligor. (tnah rumah) tempat tinggal bini hāji. Berdasarkan sumber Tiongkok pada buku Chu-fan-chi yang ditulis pada tahun 1178. selatan Thailand). vanua.mandala dan bhūmi. yang dapat dianggap sebagai kawasan kota dari Sriwijaya yang didalamnya . walaupun sumber Tiongkok tetap menyebut Sanfo-tsi sebagai kerajaan yang berada di kawasan laut Cina Selatan. samaryyāda.

samaryyāda merupakan kawasan yang berbatasan dengan vanua. Penguasa Sriwijaya disebut dengan Dapunta Hyang atau Maharaja. Sedangkan mandala merupakan suatu kawasan otonom dari bhūmi yang berada dalam pengaruh kekuasaan kadātuan Sriwijaya. Prasasti Telaga Batu banyak menyebutkan berbagai jabatan dalam struktur pemerintahan kerajaan pada masa Sriwijaya . dan dalam lingkaran raja terdapat secara berurutan yuvarāja (putra mahkota).terdapat vihara untuk tempat beribadah bagi masyarakatnya. pratiyuvarāja (putra mahkota kedua) [35] dan rājakumāra(pewaris berikutnya). Menurut Casparis. yang terhubung dengan jalan khusus (samaryyāda-patha) yang dapat bermaksud kawasan pedalaman. Kadātuan dan vanua ini merupakan satu kawasan inti bagi Sriwijaya itu sendiri.

Kerajaan Medang akhirnya runtuh pada awal abad ke-11. Para raja kerajaan ini banyak meninggalkan bukti sejarah berupa prasasti-prasasti yang tersebar di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Nama Pada umumnya. nama Medang sudah dikenal sejak periode sebelumnya. Kerajaan Medang periode Jawa Tengah biasa pula disebut dengan nama Kerajaan Mataram Kuno atau Kerajaan Mataram Hindu.    Medang i Bhumi Mataram (zaman Sanjaya) Medang i Mamrati (zaman Rakai Pikatan) Medang i Poh Pitu (zaman Dyah Balitung) . yaitu periode Jawa Tengah. Sesungguhnya. Nama ini ditemukan dalam beberapa prasasti. istilah Kerajaan Medang hanya lazim dipakai untuk menyebut periode Jawa Timur saja. meskipun tidak selamanya kerajaan ini berpusat di sana. padahal berdasarkan prasasti-prasasti yang telah ditemukan.Kerajaan Medang (atau sering juga disebut Kerajaan Mataram Kuno atau Kerajaan Mataram Hindu) adalah nama sebuah kerajaan yang berdiri di Jawa Tengah pada abad ke-8. serta membangun banyak candi baik yang bercorak Hindumaupun Buddha. Kadang untuk membedakannya dengan Kerajaan Mataram Islam yang berdiri pada abad ke-16. kemudian berpindah ke Jawa Timur pada abad ke-10. misalnya prasasti Minto dan prasasti Anjuk ladang. bahkan sampai ke daerah Jawa Timur sekarang. Beberapa daerah yang pernah menjadi lokasi istana Medang berdasarkan prasasti-prasasti yang sudah ditemukan antara lain. Bhumi Mataram adalah sebutan lama untuk Yogyakarta dan sekitarnya. nama yang lazim dipakai untuk menyebut Kerajaan Medang periode Jawa Tengah adalah Kerajaan Mataram. Sementara itu. Istilah Mataram kemudian lazim dipakai untuk menyebut nama kerajaan secara keseluruhan. pusat Kerajaan Medang pernah mengalami beberapa kali perpindahan. yaitu merujuk kepada salah daerah ibu kota kerajaan ini. Pusat Kerajaan Medang periode Jawa Timur. [sunting]Pusat Kerajaan Medang Letak Mataram Kuno periode Jawa Tengah. Di daerah inilah untuk pertama kalinya istana Kerajaan Medang diperkirakan berdiri (Rajya Medang i Bhumi Mataram).

negara menjadi kacau. Akhirnya Sanjaya menjadi penguasa Kerajaan Sunda. [sunting]Awal berdirinya kerajaan Prasasti Mantyasih tahun 907 atas nama Dyah Balitung menyebutkan dengan jelas bahwa raja pertama Kerajaan Medang (Rahyang ta rumuhun ri Medang ri Poh Pitu) adalah Rakai Mataram Sang Ratu Sanjaya. berniat menuntut balas terhadap keluarga Purbasora. ia mengatur pembagian kekuasaan antara puteranya. Persahabatan ini pula yang mendorong Tarusbawa mengambil Sanjaya menjadi menantunya. yang terletak di daerah Madiun. meminta perlindungan pada Raja Tarusbawa. anak Sannaha saudara perempuan Sanna. Tamwlang sekarang disebut dengan nama Tembelang.Bratasenawa alias Sanna atau Sena digulingkan dari tahta Galuh oleh Purbasora (saudara satu ibu sanna) dalam tahun 716 M. Sementara itu. yaitu Wwatan.Sena akhirnya melarikan diri ke Pakuan. Kisah hidup Sanjaya secara panjang lebar terdapat dalam Carita Parahyangan yang baru ditulis ratusan tahun setelah kematiannya. Untuk itu ia meminta bantuan Tarusbawa (mertuanya yangg merupakan sahabat sanna).    Medang i Bhumi Mataram (zaman Dyah Wawa) Medang i Tamwlang (zaman Mpu Sindok) Medang i Watugaluh (zaman Mpu Sindok) Medang i Wwatan (zaman Dharmawangsa Teguh) Menurut perkiraan. Keduanya terletak di daerah Jombang. Sanna juga dikenal dengan nama sena atau Bratasenawa. yang merupakan raja Kerajaan Galuh yang ketiga (709 . Sebelum ia meninggalkan kawasan Jawa Barat. atas dukungan ibunya.716 M). Istana terakhir. yaitu sekitar abad ke-16. Ia hanya memberitakan adanya raja lain yang memerintah pulau Jawa sebelum dirinya. bernama Sanna. Sepeninggal Sanna. putera bungsu Sempakwaja. Tarusbawa yang merupakan raja pertama Kerajaan Sunda (setelah tarumanegara pecah menjadi Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh) adalah sahabat baik sanna. sedangkan Kerajaan Kuningan dan Galunggung diperintah oleh Resi Guru Demunawan. namun tidak menyebut dengan jelas apa nama kerajaannya. Sanjaya sendiri mengeluarkan prasasti Canggal tahun 732. sedangkan Watugaluh sekarang disebut Megaluh. yaitu Sannaha saudara perempuan Sanna. Sanjaya. dan Resi Guru Demunawan. Mataram terletak di daerah Yogyakarta sekarang. Hasratnya dilaksanakan setelah menjadi Raja Sunda yang memerintah atas nama isterinya. Mamrati dan Poh Pitu diperkirakan terletak di daerahKedu. Sunda dan Galuh menjadi kekuasaan Tamperan. sekarang disebut dengan nama Wotan. [sunting]Dinasti yang berkuasa . Kerajaan Galuh dan Kerajaan Kalingga (setelah Ratu Shima mangkat). Dalam tahun 732 M Sanjaya mewarisi tahta Kerajaan Mataram dari orangtuanya. Sanjaya kemudian tampil menjadi raja. Tamperan.

dan bukan daftar silsilah keturunan Sanjaya. Menurut teori van Naerssen. Contoh yang diajukan Slamet Muljana adalah Rakai Panangkaran yang diyakininya bukan putra Sanjaya. yaitu Dyah Pancapana. sekitar abad ke-9. Berkat perkawinan itu ia bisa menjadi raja Medang. pada masa pemerintahan Rakai Panangkaran (pengganti Sanjaya sekitar tahun 770-an). Dalam prasasti-prasastinya. misalnya Dharanindra ataupun Samaratungga. prasasti Kalasan tahun 778 mem j R k P n ngk n eb g “pe m ng S len ” (Sailendrawangsatilaka). raja-raja Medang versi Prasasti Mantyasih mulai dari Rakai Panangkaran sampai dengan Rakai Garung adalah anggota Wangsa Sailendra. gel R k P n ngk n m n eng n “Peng P n ngk n”. . Sementara itu. Sementara itu Slamet Muljana berpendapat bahwa daftar tersebut adalah daftar raja-raja yang pernah berkuasa di Medang. dan memindahkan istananya ke Mamrati. seorang keturunan Sanjaya bernama Rakai Pikatan berhasil menikahi Pramodawardhaniputri mahkota Wangsa Sailendra. Sampai akhirnya. Menurut teori Slamet Muljana. Dengan demikian pendapat ini menolak teori van Naerssen tentang kekalahan Rakai Panangkaran oleh seorang raja Sailendra. Istilah Wangsa Sanjaya merujuk pada nama raja pertama Medang. yaitu Sanjaya. Mulai saat itu Wangsa Sailendra berkuasa di Pulau Jawa. Emas atau keping tahil Jawa. Nama aslinya ditemukan dalam prasasti Kalasan. Istilah Rakai pada zaman Medang identik dengan Bhre pada zaman Majapahit. Peristiwa tersebut dianggap sebagai awal kebangkitan kembali Wangsa Sanjaya. yang bermakna “peng ”. nama raja-raja Medang dalam Prasasti Mantyasih dianggap sebagai anggota Wangsa Sanjaya secara keseluruhan. kekuasaan atas Medang direbut oleh Wangsa Sailendra yang beragama Buddha Mahayana. Mpu Sindok menyebut dengan tegas bahwa kerajaannya adalah kelanjutan dari Kadatwan Rahyangta i Medang i Bhumi Mataram. Alasannya ialah.Bukti terawal sistem mata uang di Jawa. dinasti ketiga yang berkuasa di Medang adalah Wangsa Isana yang baru muncul pada „‟pe o e J T m ‟‟. D n n k n ole Mpu Sindok yang membangun istana baru di Tamwlang sekitar tahun 929. Menurut teori Bosch. Sedangkan kebangkitan Wangsa Sanjaya baru dimulai sejak Rakai Pikatan naik takhta menggantikan Rakai Garung. Slamet Muljana kemudian mengidentifikasi Rakai Panunggalan sampai Rakai Garung dengan namanama raja Wangsa Sailendra yang telah diketahui. bahkan berhasil pula menguasai Kerajaan Sriwijaya di Pulau Sumatra. yang selama ini cenderung dianggap bukan bagian dari daftar para raja versi Prasasti Mantyasih. serta Wangsa Isyana pada periode Jawa Timur. Pada umumnya para sejarawan menyebut ada tiga dinasti yang pernah berkuasa di Kerajaan Medang. Dinasti ini menganut agama Hindu aliran Siwa. sekitar tahun 840-an. J . yaitu Wangsa Sanjaya danWangsa Sailendra pada periode Jawa Tengah.

pusat kerajaan sudah tidak lagi berada di Kahuripan.Kerajaan Kediri atau Kerajaan Panjalu. yang berarti kota api. adalah sebuah kerajaan yang terdapat di Jawa Timur antara tahun 1042-1222. nama Panjalu juga dikenal sebagai Pu-chia-lungdalam kronik Cina berjudul Ling wai tai ta (1178). Sedangkan putra yang bernama Mapanji Garasakan mendapatkan kerajaan timur bernama Janggala yang berpusat di kota lama. Kerajaan Janggala lahir sebagai pecahan dari Panjalu. yaitu Kahuripan. sebelum dibelah menjadi dua. yaitu Daha. Daha merupakan singkatan dari Dahanapura. Latar Belakang Arca Wishnu. Menurut Nagarakretagama. Nama ini terdapat dalam prasasti Pamwatan yang dikeluarkan Airlangga tahun 1042. Jadi. Putra yang bernama Sri Samarawijaya mendapatkan kerajaan barat bernama Panjalu yang berpusat di kota baru. Adapun Kahuripan adalah nama kota lama yang sudah ditinggalkan Airlangga dan kemudian menjadi ibu kota Janggala. Sesungguhnya kota Daha sudah ada sebelum Kerajaan Kadiri berdiri. Pada mulanya. nama Panjalu atau Pangjalu memang lebih sering dipakai dari pada nama Kadiri. abad ke-12 dan ke-13. yang berpusat di Daha. Kerajaan ini berpusat di kotaDaha. berasal dariKediri. Hal ini sesuai dengan berita dalam Serat Calon Arang bahwa. Airlangga terpaksa membelah wilayah kerajaannya karena kedua putranya bersaing memperebutkan takhta. Pada akhir November 1042. Hal ini dapat dijumpai dalam prasasti-prasasti yang diterbitkan oleh raja-raja Kadiri. Prasasti Turun Hyang II (1044) yang diterbitkan Kerajaan Janggala hanya memberitakan adanya perang saudara antara kedua kerajaan sepeninggal Airlangga. . [sunting]Perkembangan Panjalu Masa-masa awal Kerajaan Panjalu atau Kadiri tidak banyak diketahui. Bahkan. nama kerajaan yang dipimpin Airlangga sudah bernama Panjalu. yang terletak di sekitar Kota Kediri sekarang. melainkan pindah ke Daha. saat akhir pemerintahan Airlangga.

Terdapat pula pujangga zaman pemerintahan Sri Kameswara bernama Mpu Dharmaja yang menulis Kakawin Smaradahana. Hal ini diperkuat kronik Cina berjudul Ling wai tai ta karya Chou Ku-fei tahun 1178. Kemudian pada zaman pemerintahan Kertajaya terdapat pujangga bernama Mpu Monaguna yang menulis Sumanasantaka dan Mpu Triguna yang menulis Kresnayana. Pada masa pemerintahan Sri Jayabhaya inilah. Jawa. Raja-raja sebelum Sri Jayawarsa hanya Sri Samarawijaya yang sudah diketahui. atauPanjalu Menang. Kerajaan Panjalu di bawah pemerintahan Sri Jayabhaya berhasil menaklukkan Kerajaan Janggala dengan semboyannya yang terkenal dalam prasasti Ngantang (1135). Selain itu. Wilayah kerajaan ini meliputi seluruh Jawa dan beberapa pulau di Nusantara. Penemuan Situs Tondowongso pada awal tahun 2007. yang diyakini sebagai peninggalan Kerajaan Kadiri diharapkan dapat membantu memberikan lebih banyak informasi tentang kerajaan tersebut. sedangkan Sumatra dikuasai Kerajaan Sriwijaya. bahkan sampai mengalahkan pengaruh Kerajaan Sriwijaya di Sumatra. Kitab ini bersumber dariMahabharata yang berisi kemenangan Pandawa atas Korawa. [sunting]Karya Sastra Zaman Kadiri Seni sastra mendapat banyak perhatian pada zaman Kerajaan Panjalu-Kadiri. bahwa pada masa itu negeri paling kaya selain Cina secara berurutan adalah Arab. [sunting]Runtuhnya Kadiri .Sejarah Kerajaan Panjalu mulai diketahui dengan adanya prasasti Sirah Keting tahun 1104 atas nama Sri Jayawarsa. sedangkan urutan raja-raja sesudah Sri Jayawarsa sudah dapat diketahui dengan jelas berdasarkan prasasti-prasasti yang ditemukan. yaitu Panjalu Jayati. Mpu Panuluh juga menulis Kakawin Hariwangsa dan Ghatotkachasraya. di Jawa ada Kerajaan Panjalu. sebagai kiasan kemenangan Sri Jayabhaya atas Janggala. Saat itu yang berkuasa di Arab adalah Bani Abbasiyah. Pada tahun 1157 Kakawin Bharatayuddha ditulis oleh Mpu Sedah dan diselesaikan Mpu Panuluh. dan Sumatra. Kerajaan Panjalu mengalami masa kejayaannya.

Setelah berhasil membunuh Kertanegara. Pada tahun 1222 Kertajaya sedang berselisih melawan kaum brahmana yang kemudian meminta perlindungan Ken Arok akuwu Tumapel. Kadiri menjadi suatu wilayah dibawah kekuasaan Singhasari. Dengan demikian berakhirlah masa Kerajaan Kadiri. Ken Arok mengangkat Jayasabha. Perang antara Kadiri dan Tumapel terjadi dekat desa Ganter. . Berlin-Dahlem. Jayakatwang membangun kembali Kerajaan Kadiri. Kebetulan Ken Arok juga bercita-cita memerdekakan Tumapel yang merupakan daerah bawahan Kadiri. yaituJayakatwang. karena dendam masa lalu dimana leluhurnya Kertajaya dikalahkan oleh Ken Arok. yang sejak saat itu kemudian menjadi bawahan Tumapel atau Singhasari. namun hanya bertahan satu tahun dikarenakan serangan gabungan yang dilancarkan oleh pasukan Mongol dan pasukan menantu Kertanegara. Raden Wijaya. dan dikisahkan dalam Pararaton dan Nagarakretagama. abad X/XI. Kerajaan Panjalu-Kadiri runtuh pada masa pemerintahan Kertajaya. putra Kertajaya sebagai bupati Kadiri. koleksi Museum für Indische Kunst. Tahun 1258 Jayasabha digantikan putranya yang bernama Sastrajaya. Pasukan Ken Arok berhasil menghancurkan pasukan Kertajaya. Jayakatwang memberontak terhadap Singhasari yang dipimpin oleh Kertanegara. Jerman. Setelah Ken Arok mengangkat Kertajaya.Arca Buddha Vajrasattva zaman Kadiri. Pada tahun 1271 Sastrajaya digantikan putranya.

Masyarakat Sunda diketahui mengenal legenda mengenai kerajaan ini. yang dikatakan mendahului Kerajaan Sunda Galuh. Jawa Tengah) ia tiba di "Medang Kamulan". Medang Kamulan adalah negeri tempat berkuasanya Prabu Dewata Cengkar yang zalim. Dalam legenda Aji Saka. dalam artikelnya tentang Kerajaan "Ho-Ling" yang disebut catatan Tiongkok. Cerita pewayangan versi Jawa menyebutkan bahwa Medang Kamulan adalah tempat bertahtanya Batara [1] Guru . meskipun tidak dikatakan bahwa itu adalah kerajaan. Van der Meulenmenduga. bahwa Medang Kamulan dapat dinisbahkan kepada "Hasin-Medang[4] Kuwu-lang-pi-ya" yang diajukan van Orsoy. Selanjutnya. Sumber-sumber mengenai kerajaan ini hanya berasal dari cerita-cerita rakyat. Cerita rakyat lain.Medang Kamulan adalah wilayah atau kerajaan setengah mitologis yang dianggap pernah berdiri di Jawa Tengah dan mendahului Kerajaan Medang. dikatakan pula bahwa setelah menyeberangi Sungai Wuluyu. menyatakan bahwa Medang Kamulan dikuasai oleh Prabu Gilingwesi. Legenda Aji Saka sendiri menyebutkan bahwa Bledug Kuwu di Kabupaten Grobogan adalah tempat [3] munculnya Jaka Linglung setelah menaklukkan Prabu Dewata Cengkar. Naskah inilah yang pertama kali menyebutkan bahwa memang ada tempat bernama Medang Kamulan. "Kamulan" berarti "permulaan". sehingga "Medang Kamulan" dapat diartikan sebagai "pra-Medang". walaupun ia sendiri tidak yakin. Kerajaan ini dikatakan setengah mitologis karena tidak pernah ditemukan bukti-bukti fisik keberadaannya. Baris ke-782 dan 783 dari naskah kedua Perjalanan Bujangga Manik dari abad ke-15 menyebutkan bahwa setelah Bujangga Manik meninggalkan Pulutan (sekarang adalah desa di sebelah barat Purwodadi. dan penyebutan oleh beberapa naskah kuno. misalnya dalam legenda Loro Jonggrang. tibalah ia di Gegelang yang terletak di sebelah selatan [5] Medang Kamulan. . di antaranya termasuk legenda Loro Jonggrang dan berdirinya [2] Madura. Hal ini membuka kemungkinan bahwa Medang Kamulan barangkali memang pernah ada.

Para brahmana lalu menggabungkan diri dengan Ken Arok yang mengangkat dirinya menjadi raja pertama Tumapel bergelar Sri Rajasa Sang Amurwabhumi. Kerajaan Tumapel pun terkenal pula dengan nama Kerajaan Singhasari. Yang menjabat sebagai akuwu (setara camat) Tumapel saat itu adalah Tunggul Ametung. nama resmi Kerajaan Singhasari yang sesungguhnya ialah Kerajaan Tumapel. Lokasi kerajaan ini sekarang diperkirakan berada di daerah Singosari. adalah sebuah kerajaan di Jawa Timur yang didirikan oleh Ken Arokpada tahun 1222. Nama Singhasari yang merupakan nama ibu kota kemudian justru lebih terkenal daripada nama Tumapel. Raja Wisnuwardhana mengangkat putranya yang bernama Kertanagara sebagai yuwaraja dan mengganti nama ibu kota menjadi Singhasari. Pararaton juga menyebutkan bahwa. Prasasti Mula Malurung atas nama Kertanagara tahun 1255. sebelum maju perang melawan Kadiri. Ia mati dibunuh dengan cara tipu muslihat oleh pengawalnya sendiri yang bernama Ken Arok. Menurut Nagarakretagama. yang kemudian menjadi akuwu baru. Ken Arok juga yang mengawini istri Tunggul Ametung yang bernama Ken Dedes. Pada tahun 1254 terjadi perseteruan antara Kertajaya raja Kadiri melawan kaum brahmana. Maka. karena dalam Nagarakretagama arwah pendiri kerajaan Tumapel tersebut dipuja sebagai Siwa. ibu kota Kerajaan Tumapel bernama Kutaraja. Malang. pendiri kerajaan Tumapel bernama Ranggah Rajasa Sang Girinathaputra yang berhasil mengalahkan Kertajaya raja Kadiri. Nagarakretagama juga menyebut tahun yang sama untuk pendirian Kerajaan Tumapel. Ken Arok lebih dulu menggunakan julukan Bhatara Siwa. [sunting]Silsilah Wangsa Rajasa Silsilah Wangsa Rajasa dari sumber prasasti dan naskah kepujanggaan . Nama Tumapel juga muncul dalam kronik Cina dari Dinasti Yuan dengan ejaan Tu-ma-pan. [sunting]Awal berdiri Menurut Pararaton.Kerajaan Singhasari atau sering pula ditulis Singasari atau Singosari. menyebutkan kalau pendiri Kerajaan Tumapel adalah Bhatara Siwa. Perang melawan Kadiri meletus di desa Ganter yang dimenangkan oleh pihak Tumapel. namun tidak menyebutkan adanya nama Ken Arok. Ken Arok kemudian berniat melepaskan Tumapel dari kekuasaan Kadiri. Nama ibu kota Berdasarkan prasasti Kudadu. ketika pertama kali didirikan tahun 1222. Selain itu. Pada tahun 1253. Dalam naskah itu. Tumapel semula hanya sebuah daerah bawahan Kerajaan Kadiri. Mungkin nama ini adalah gelar anumerta dari Ranggah Rajasa.

1292) Kisah suksesi raja-raja Tumapel versi Pararaton diwarnai pertumpahan darah yang dilatari balas dendam. Tohjaya mati akibat pemberontakan Ranggawuni (anak Anusapati). Rangga Rajasa Sang Girinathaputra (1222 .1247) 2.1248) 3. Ken Arok mati dibunuh Anusapati (anak tirinya). keluarga penguasa Singhasari dan Majapahit. Hal ini dapat dimaklumi karena Nagarakretagama adalah kitab pujian untuk Hayam Versi Nagarakretagama adalah: 1.1227) 2. Tohjaya (1249 . Anusapati (1227 . Ranggawuni alias Wisnuwardhana (1250 1272) 5. Ken Arok alias Rajasa Sang Amurwabhumi (1222 .1254) 4. Wisnuwardhana (1248 .Silsilah wangsa Rajasa. Anusapati (1247 . Kertanagara (1254 . Penguasa ditandai dengan blok warna dalam gambar ini. dan berlanjut pada kerajaan Majapahit. Sementara itu versi Nagarakretagama tidak menyebutkan adanya pembunuhan antara raja pengganti terhadap raja sebelumnya.[1] Wangsa Rajasa yang didirikan oleh Ken Arok.1250) 4. Keluarga kerajaan ini menjadi penguasa Singhasari.Anusapati mati dibunuh Tohjaya (anak Ken Arok dari selir). Versi Pararaton adalah: 1.1249) 3. Hanya Ranggawuni yang digantikanKertanagara (putranya) secara damai.1292) . Kertanagara (1272 . Terdapat perbedaan antara Pararaton dan Nagarakretagama dalam menyebutkan urutan raja-raja Singhasari.

Kadiri kemudian menjadi kerajaan bawahan yang dipimpin oleh putranya. Diagram silsilah di samping ini adalah urutan penguasa dari Wangsa Rajasa. Berlin-Dahlem.Wuruk raja Majapahit. Di antara para raja di atas hanya Wisnuwardhana dan Kertanagara saja yang didapati menerbitkan prasasti sebagai bukti kesejarahan mereka. kerajaan terpecah menjadi dua. baru pada tahun 1268 ia bertakhta di Singhasari.5 x 14 cm. Jerman. Dalam Prasasti Mula Malurung (yang dikeluarkan Kertanagara atas perintah Wisnuwardhana) ternyata menyebut Tohjaya sebagai raja Kadiri. Kemungkinannya adalah bahwa Kertanagara menjadi raja muda di Kadiridahulu. [sunting]Prasasti Mula Malurung Mandala Amog pāś m S ng ( b ke-13). bukan raja Tumapel. kemudian Tohjaya. Sepeninggalnya. Parameswara digantikan oleh Guningbhaya. [sunting]Pemerintahan bersama . perunggu. 22. Prasasti Mula Malurung juga menyebutkan bahwa sepeninggal Tohjaya. yaitu Kertanagara. Prasasti tersebut dikeluarkan oleh Kertanagara tahun 1255 selaku raja bawahan di Kadiri. yang bersumber dariPararaton. Kerajaan Tumapel dan Kadiri dipersatukan kembali oleh Seminingrat. Kerajaan Tumapel disebutkan didirikan oleh Rajasa yang dijuluki "Bhatara Siwa". Anusapati digantikan oleh Seminingrat yang bergelar Wisnuwardhana. pemberitaan kalau Kertanagara naik takhta tahun 1254 dapat diperdebatkan. Tumapel dipimpin Anusapati sedangkan Kadiri dipimpin Bhatara Parameswara (alias Mahisa Wonga Teleng). Hal ini memperkuat kebenaran berita dalam Nagarakretagama. Koleksi Museum für Indische Kunst. Peristiwa berdarah yang menimpa leluhurHayam Wuruk tersebut dianggap sebagai aib. Dengan demikian. Sementara itu. setelah menaklukkan Kadiri. Penemuan prasasti Mula Malurung memberikan pandangan lain yang berbeda dengan versi Pararaton yang selama ini dikenal mengenai sejarah Tumapel.

Pada tahun 1292 terjadi pemberontakan Jayakatwang bupati GelangGelang. [sunting]Hubungan dengan Majapahit Pararaton. Kerajaan Singhasari yang sibuk mengirimkan angkatan perangnya ke luar Jawa akhirnya mengalami keropos di bagian dalam. dengan dikirimkannya bukti arca Amoghapasa yang dari Kertanagara. Riwayat Kerajaan Tumapel-Singhasari pun berakhir. Nagarakretagama menyebutkan daerah-daerah bawahan Singhasari di luar Jawa pada masa Kertanagara antara lain. yang merupakan sepupu. Wisnuwardhana merupakan cucu Tunggul Ametung sedangkan Narasingamurti adalah cucu Ken Arok. Setelah runtuhnya Singhasari. Bali. [sunting]Keruntuhan Candi Singhasari dibangun sebagai tempat pemuliaan Kertanegara. Kerajaan ini akhirnya dianggap telah ditundukkan. Pahang. maka dapat dipahami maksud dari pemerintahan bersama ini adalah suatu upaya rekonsiliasi antara kedua kelompok yang bersaing. Gurun. sebagai tanda persahabatan kedua negara. Jayakatwang menjadi raja dan membangun ibu kota baru di Kadiri. raja terakhir Singhasari. Ia adalah raja pertama yang mengalihkan wawasannya ke luar Jawa. Nagarakretagama. Pada tahun 1275 ia mengirim pasukan Ekspedisi Pamalayu untuk menjadikan Sumatra sebagai benteng pertahanan dalam menghadapi ekspansi bangsa Mongol. Apabila kisah kudeta berdarah dalam Pararaton benar-benar terjadi. Kertanagara juga mengadakan ekspedisi menaklukkan Bali. sekaligus ipar.Pararaton dan Nagarakretagama menyebutkan adanya pemerintahan bersama antara Wisnuwardhana dan Narasingamurti. Pada tahun 1284. Dalam Pararaton disebutkan nama asliNarasingamurti adalah Mahisa Campaka. dan Bakulapura. Melayu. Namun permintaan itu ditolak tegas oleh Kertanagara.1292). Saat itu penguasa Sumatra adalah Kerajaan Dharmasraya (kelanjutan dari Kerajaan Malayu). Dalam serangan ituKertanagara mati terbunuh. dan prasasti Kudadu mengisahkan Raden Wijaya cucu Narasingamurti yang menjadi menantu Kertanagara lolos dari maut. sekaligus besan dari Kertanagara sendiri. [sunting]Kejayaan Kertanagara adalah raja terakhir dan raja terbesar dalam sejarah Singhasari (1268 . Berkat bantuan Aria . Pada tahun 1289 Kaisar Kubilai Khan mengirim utusan ke Singhasari meminta agar Jawa mengakui kedaulatan Mongol.

Mereka dimanfaatkan Raden Wijaya untuk mengalahkanJayakatwang di Kadiri. Raden Wijaya kemudian mendirikan Kerajaan Majapahit sebagai kelanjutan Singhasari. Raden Wijaya dengan siasat cerdik ganti mengusir tentara Mongol keluar dari tanah Jawa. Setelah Kadiri runtuh.Wiraraja (penentang politik Kertanagara). . ia kemudian diampuni oleh Jayakatwang dan diberi hak mendirikan desa Majapahit. dan menyatakan dirinya sebagai anggota Wangsa Rajasa. Pada tahun 1293 datang pasukan Mongol yang dipimpin Ike Mese untuk menaklukkan Jawa. yaitu dinasti yang didirikan oleh Ken Arok.

Pada akhirnya dia menyerahkan diri sampai ia merelakan dirinya untuk dibunuh baru dia dapat dibunuh. P be ngk n 836 k ng men eb k n n m j n “K e W m e ” memiliki istana yang ada di Singhadwala. Abu dari jenasah dari raja Ugrasena dicandikan di Air Madatu. Tanah dan batu yang dilemparkan ke sumur balik dilemparkan ke atas. Setelah kematian Ki Kebo Iwa. lalu digantikan oleh mahkota Jayasingha Warmadewa (960 M . Bahkan ketika Kerajaan Majapahit runtuh. . Bali mempunyai hubungan erat dengan Pulau Jawa karena letak kedua pulau ini berdekatan.1077) yang memerintah selama 28 tahun dan dikatakan selama pemerintahannya keadaan negara aman tenteram. Kemudian digantikan oleh anak Wungsu (1049 .1011 M) yang disebut juga Raja Udayana. Dikatakan bahwa raja Jayasingha membangun dua pemandian di desa Manukraya. Anak Wungsu tidak memiliki keturunan dan meninggal tahun 1077 dan di dharmakan di Gunung Kawi dekat Tapak Siring.975 M). Raja Marakata menggantikan Raja Udayana sebab Airlangga berada di jawa timur. Marakata diberi gelar Dharmawangsa Wardana Marakatta Pangkajasthana Uttunggadewa yang memerintah di bali dari 1011 . mereka memiliki pakaian adat sendiri yang khas dimana bahan dan bentuknya sedikit berbeda dengan pakaian adat Bali pada umumnya. b l ng ken l eb g “P l De ”p z m n l k l ebel m ke ng n m j p terdapat sebuah kerajaan yang muncul pertama kali di bali yaitu sekitar 914 M yang diketahui dari sebuah prasasti yang ditemukan di desa blanjong dekat Sanur yang memiliki pantai matahari terbit. Sampai sekarang ada kepercayaan bahwa sebagian dari masyarakat Bali yang dianggap sebagai pewaris tradisi Majapahit.1022. tengangan pengringsingan (Kab. Raja Jayasingha Warmadewa digantikan oleh Raja Jayasadhu Warmadewa (975 M 983 M). Setelah Anak Wungsu meninggal. Kemudian Airlangga menikah dengan putri Raja Dharmawangsa (raja jawa timur). namun karena tidak mampu patih Majapahit itu mengajak Ki Kebo Iwa ke jawa dan disana disuruh membuat sumur dan setelah sumur itu selesai Ki Kebo Iwa di kubur hidup-hidup dengan tanah dan batu namun dalam lontar Bali Ki Kebo Iwa tidak dapat dibunuh dengan cara yang mudah seperti itu. keadaan kerajaan di Bali tetap mengadakan hubungan dengan raja-raja di Jawa dan ada dikisahkan seorang raja Bali yang saat itu bernama Raja Bedahulu atau yang kenal dengan nama Mayadenawa yang memiliki seorang patih yang sangat sakti yang bernama Ki Kebo Iwa. Khesari Warmadewa adalah Ugrasena pada tahun 915 M 942 M. Marakata. dan Anak Wungsu. Karangasem). sebagian penduduk Bali Kuno melarikan ke e peg n ng n ng kem n eb pen k “B l Ag ”. Setelah Bali ditaklukan oleh kerajaan Majapahit. setelah itu wafat digantikan oleh seorang Ratu yang bernama Sri Maharaja Sriwijaya Mahadewi (983 M .Kerajaan Bali merupakan sebuah kerajaan yang terletak di sebuah pulau kecil yang tak jauh dari Jawa Timur dengan nama yang sama. yang letaknya sekarang di dekat istana negara Tapak Siring. Bali dapat ditaklukan oleh Gadjah Mada pada tahun 1343. Dalam perkembangan sejarahnya.989 M). Raja Udayana wafat dan abu jenazahnya di candikan di Banu Wka. Raja Udayana menikah dengan Gunapriayadharmapatni alias mahendradatta dari kerajaan Medang Kemulan jawa timur dan dari perkawinannya menghasilkan 3 orang anak yaitu : Airlangga. Kemudian digantikan oleh Dharmodayana (989 M . Kedatangan Gadjah Mada dari kerajaan majapahit ke Bali adalah ingin menaklukan Bali di bawah pimpinan Kerajaan Majapahit. Setelah meninggal. Buleleng) dan masih banyak lagi yang lainnya. Sek ng kebe n mereka dapat dijumpai di daerah Bali seperti di desa tenganan (Kab. banyak rakyat Majapahit yang melarikan diri dan menetap disana.

sebuah kerajaan yang selama beberapa abad (abad ke-7 hingga abad ke-16) pernah berdiri di wilayah barat pulau Jawa. Pakuan mengandung pengertian "paku". Yang dimaksudkan Rouffaer adalah berdiri sejajar atau seimbang dengan Majapahit. Dalam lidah orang Sunda kata itu akan diucapkan "pakuan". melainkan kata benda umum yang berarti ibukota (hoffstad) yang harus dibedakan dari keraton. Naskah Carita Waruga Guru (1750-an). Poerbatjaraka (1921). Ng. namun dari uraiannya dapat disimpulkan bahwa Pakuan Pajajaran menurut pendapatnya berarti "Maharaja yang berdiri sejajar atau seimbang dengan (Maharaja) Majapahit". Rouffaer (1919) dalam Encyclopedie van Niederlandsch Indie edisi Stibbe tahun 1919. G. Di bawah ini adalah hasil penelusuran dari sumber-sumber tersebut berdasarkan urutan waktu: 1. Ia merujuk laporan Kapiten Wikler (1690) yang memberitakan bahwa ia melintasi istana Pakuan di Pajajaran yang terletak antara "Sungai Besar" dan "Sungai Tanggerang" (sekarang dikenal sebagai Ci Liwung dan Ci Sadane). K. nama Pakuan ada kaitannya dengan kehadiran Cipaku dan pohon paku. Ia sependapat dengan Hoesein Djajaningrat (1913) bahwa Pakuan Pajajaran didirikan tahun 1433. 5. Dalam tulisan De Batoe-Toelis bij Buitenzorg (Batutulis dekat Bogor) ia menjelaskan bahwa kata "Pakuan" mestinya berasal dari bahasa Jawa kuno "pakwwan" yang kemudian dieja "pakwan" (satu "w". Jawa Barat sekarang. Ia mengingatkan bahwa dalam Carita Parahyangan disebut-sebut tokoh Sang Haluwesi dan Sang Susuktunggal yang dianggapnya masih mempunyai pengertian "paku". Jadi. Ten Dam menarik kesimpulan bahwa nama "Pajajaran" muncul karena untuk beberapa kilometer Ci Liwung dan Ci Sadane mengalir sejajar.F. 4. Kata "Pajajaran" diartikan sebagai "berdiri sejajar" atau "imbangan" (evenknie). Holle menyebutkan bahwa di dekat Kota Bogor terdapat kampung bernama Cipaku.Pakuan Pajajaran atau Pakuan (Pakwan) atau Pajajaran adalah pusat pemerintahan Kerajaan Sunda. 2. Dalam tulisannya. "Pakuan" menurut Fouffaer setara dengan "Maharaja". H. Pakuan Pajajaran. Sekalipun Rouffaer tidak merangkumkan arti Pakuan Pajajaran. . Pakuan Pajajaran dalam pengertian Ten Dam adalah Pakuan di Pajajaran atau "Dayeuh Pajajaran". Kata "pakwan" berarti kemah atau istana.P. Sebagai seorang pakar pertanian. Di sana banyak ditemukan pohon paku. ini tertulis pada Prasasti Batutulis). Ten Dam ingin meneliti kehidupan sosial-ekonomi petani Jawa Barat dengan pendekatan awal segi perkembangan sejarah. pengertian "Pakuan" ada hubungannya dengan "lingga" (tonggak) batu yang terpancang di sebelah prasastiBatutulis sebagai tanda kekuasaan. berarti "istana yang berjajar"(aanrijen staande hoven). Jadi menurut Holle. Pakuan Pajajaran berarti pohon paku yang berjajar ("op rijen staande pakoe bomen"). Kata "pajajaran" ditinjaunya berdasarkan keadaan topografi. R. ten Dam (1957). Dalam naskah berbahasa Sunda Kuna ini diterangkan bahwa nama Pakuan Pajajaran didasarkan bahwa di lokasi tersebut banyak terdapat pohonPakujajar. 3. beserta sungai yang memiliki nama yang sama. menurut Poerbatjaraka. Lokasi Pakuan Pajajaran berada di wilayah Bogor. Jadi. Ia berpendapat bahwa "pakuan" bukanlah nama. Holle (1869). Verkenningen Rondom Padjadjaran (Pengenalan sekitar Pajajaran). Pengantar Asal-usul dan arti Pakuan terdapat dalam berbagai sumber. Dalam tulisan berjudul De Batoe Toelis te Buitenzorg (Batutulis di Bogor). akan tetapi harus diartikan "paku jagat" (spijker der wereld) yang melambangkan pribadi raja seperti pada gelar Paku Buwono dan Paku Alam.

sedangkan dalam kesusastraan digunakan "pakuan" untuk menyebut ibukota kerajaan. [sunting]Lokasi Pakuan kuno [sunting]Naskah . Ngayogyakarta Hadiningrat dalam bahasa sehari-hari cukup disebut Yogya. Dalam laporan Tome Pires (1513) disebutkan bahwa bahwa ibukota kerajaan Sunda itu bernama "Dayo" (dayeuh) dan terletak di daerah pegunungan. Sanghiyang Sri Ratu Dewata adalah gelar lain untuk Sri Baduga. Nama keraton dapat meluas menjadi nama ibukota dan akhirnya menjadi nama negara. orang Pelabuhan Kalapa menggunakan kata "dayeuh" (bukan "pakuan") bila bermaksud menyebut ibukota. inyana pakwan Sanghiyang Sri Ratu Dewata" (Sang Susuktunggal. Diperkirakan ada lima (5) bangunan keraton yang masing-masing bernama: Bima. Hal ini dapat dibandingkan dengan nama-nama keraton lain. Pakuan Pajajaran atau Pakuan atau Pajajaran. Tafsiran tersebut lebih mendekati lagi bila dilihat nama istana yang cukup panjang tetapi terdiri atas nama-nama yang berdiri sendiri. Contohnya : Nama keraton Surakarta Hadiningrat dan Ngayogyakarta Hadiningrat. Madura dan Suradipati. dua hari perjalanan dari pelabuhan Kalapa di muara Ciliwung. yaitu Surawisesa di Kawali. digunakan kata "dayeuh". yang meluas menjadi nama ibukota dan nama daerah. Punta. inyana nu nyieunna palangka Sriman Sriwacana Sri Baduga Maharajadiraja Ratu Haji di Pakwan Pajajaran nu mikadatwan Sri Bima Punta Narayana Madura Suradipati. Jadi tafsiran Poerbatjaraka lah yang sejalan dengan arti yang dimaksud dalam Carita Parahiyangan. Nama "Dayo" didengarnya dari penduduk atau pembesar Pelabuhan Kalapa. Pendapat Ten Dam (Pakuan = ibukota ) benar dalam penggunaan. Jadi jelas. Surasowan di Banten dan Surakarta di Jayakarta pada masa silam. biasa disebut keraton. yaitu "istana yang berjajar".Sebutan "Pakuan". Karena nama yang panjang itulah mungkin orang lebih senang meringkasnya. dialah yang membuat tahta Sriman Sriwacana (untuk) Sri Baduga Maharaja Ratu Penguasa di Pakuan Pajajaran yang bersemayam di keraton Sri Bima Punta Narayana Madura Suradipati. Inilah mungkin yang biasa disebut dalam peristilahan klasik "panca persada" (lima keraton). dan "Pakuan Pajajaran" dapat ditemukan dalam Prasasti Batutulis (nomor 1 & 2) sedangkan nomor 3 bisa dijumpai pada Prasasti Kebantenan di Bekasi. dalam tulisan berikut digunakan "Pakuan" untuk nama ibukota dan "Pajajaran" untuk nama negara. kedaton atau istana. Dalam percakapan sehari-hari. Untuk praktisnya. Suradipati adalah nama keraton induk. Narayana. Jadi yang disebut "pakuan" itu adalah "kadaton" yang bernama Sri Bima dan seterunya. Dalam naskah Carita Parahiyangan ada kalimat berbunyi "Sang Susuktunggal. yaitu pakuan Sanghiyang Sri Ratu Dewata). "Pakuan" adalah tempat tinggal untuk raja. "Pajajaran". seperti kebiasaan masyarakat Jawa Barat sekarang ini. tetapi salah dari segi semantik.

Oleh Bujangga Sedamanah dibawa ke hadapan Maharaja Tarusbawa. Ditemukanlah Bagawat Sunda Majayati. 2005) Dalam kropak (tulisan pada lontar atau daun nipah) yang diberi nomor 406 di Mueseum Pusat terdapat petunjuk yang mengarah kepada lokasi Pakuan. Hulu sungai ini terletak di dekat lokasi kampung Lawanggintung yang sekarang. [sunting]Berita-berita VOC Laporan tertulis pertama mengenai lokasi Pakuan diperoleh dari catatan perjalan ekspedisi pasukan VOC ("Verenigde Oost Indische Compagnie"/Perserikatan Kumpeni Hindia Timur) yang oleh bangsa kita lumrah disebut Kumpeni. maka VOC sering disebut Kumpeni Belanda dan EIC disebut Kumpeni Inggris.Salinan gambar "Lokasi dan Tempat Ibu Kota Pakuan Pajajaran" dari buku Kabudayaan Sunda Zaman Pajajaran Jilid 2. Dari naskah itu pula kita mengetahui bahwa sejak zaman Pajajaran sungai itu sudah bernama Ci Pakancilan. kira-kira lokasi Pabrik "Unitex" sekarang. Katimu Bagawat Sunda Mayajati. Dalam bahasa Sunda Kuna dan Jawa Kuna kata "kancil" memang berarti "peucang". Setelah selesai [dibangun] lalu diberkati oleh Maharaja Tarusbawa dan Bujangga Sedamanah. Kumpeni Belanda menandatangani persetujuan dengan Banten (1684). Karena Inggris pun memiliki perserikatan yang serupa dengan nama EIC ("East India Company"). ” Dari sumber kuno itu dapat diketahui bahwa letak keraton tidak akan terlalu jauh dari "hulu Ci Pakancilan". Disiar ka hulu Ci Pakancilan. . tampaknya pernah dihuni". Hanyalah juru pantun kemudian menerjemahkannya menjadi Ci Peucang. sebab ke bagian hulu sungai ini disebut Ciawi. Setelah mencapai persetujuan dengan Cirebon (1681). [sunting]Laporan Scipio Dua catatan penting dari ekspedisi Scipio adalah:  Catatan perjalanan antara Parung Angsana (Tanah Baru) menuju Cipaku dengan melalui Tajur. Kropak 406 sebagian telah diterbitkan khusus dengan nama Carita Parahiyangan. Narayana Madura Suradipati: “ Di inya urut kadatwan. Dalam persetujuan itu ditetapkan Cisadane menjadi batas kedua belah pihak. Dalam bagian yang belum diterbitkan (biasa disebut fragmen K 406) terdapat keterangan mengenai kisah pendirian keraton Sri Bima. Punta. Ku Bujangga Sedamanah dibaan ka hareupeun Maharaja Tarusbawa. Anggeus ta tuluy diprebolta ku Maharaja Tarusbawa deung Bujangga Sedamanah. Dicari ke hulu Ci Pakancilan. Berikut adalah salah satu bagian catatannya: "Jalan dan lahan antara Parung Angsana dengan Cipaku adalah lahan yang bersih dan di sana banyak sekali pohon buah-buahan. Artinya: Di sanalah bekas keraton yang oleh Bujangga Sedamanah diberi nama Sri Kadatuan Bima Punta Narayana Madura Suradipati. ku Bujangga Sedamanah ngaran Sri Kadatwan Bima Punta Narayana Madura Suradipati.

Sebagai kebun kerajaan. Di situlah letak Kampung Lawang Gintung pertama sebelum pindah ke "Sekip" dan kemudian lokasi sekarang (bernama tetap Lawang Gintung). Pasukan Winkler terdiri dari 16 orang kulit putih dan 26 orang Makasar serta seorang ahli ukur. Dari anggota pasukannya. Ia melewati jalan besar yang oleh Scipio disebut "twee lanen". Diperkirakan Situs Batutulis pernah menjadi sarang harimau dan ini telah menumbuhkan mitos adanya hubungan antara Pajajaran yang sirna dengan keberadaan harimau. Dalam laporan yang ditulis tanggal 23 Desember 1687.54) sampai di lokasi kampung Tajur Agung (waktu itu sudah tidak ada). Jalan ini menuju ke gerbang kota (lokasi dekat pabrik paku "Tulus Rejo" sekarang). Tajur Agung menjadi tempat bercengkerama keluarga kerajaan. Hal ini tidak bertentangan Scipio. Karena itu ia hanya mencatat satu jalan. Winkler bertolak dari Kedung Halang lewat Parung Angsana (Tanah Baru) lalu ke selatan. maka dapat disimpulkan bahwa kompleks "Unitex" itu pada zaman Pajajaran merupakan "Kebun Kerajaan". Satu menit kemudian. Dulu di sana ada pohon Gintung. Tajur adalah kata Sunda kuno yang berarti "tanam. Rupanya laporan penduduk Parung Angsana ada hubungannya dengan seorang anggota ekspedisi yang diterkam harimau di dekat aliran Ci Sadane pada malam tanggal 28 Agustus 1687. Tiga tahun kemudian dibentuk kembali team ekspedisi dipimpin oleh Kapiten Adolf Winkler. Scipio menganggap jalan yang berbelok tajam ini sebagai dua jalan yang bertemu. Ia mencatat "Melewati dua buah jalan dengan pohon buah-buahan yang berderet lurus dan tiga buah runtuhan parit". Bila kembali ke catatan Scipio yang mengatakan bahwa jalan dan lahan antara Parung Angsana dengan Cipaku itu bersih dan di mana-mana penuh dengan pohon buah-buhan.  Dari Tajur Agung Winkler menuju ke daerah Batutulis menempuh jalan yang kelak (1709) dilalui Van Riebeeck dari arah berlawanan. tanaman atau kebun". Jadi gerbang Pakuan pada sisi ini ada pada penggal jalan di Bantar Peuteuy (depan kompleks perumahan LIPI). ia sampai ke pangkal jalan durian yang panjangnya hanya 2 menit perjalanan dengan berkuda santai. Tajur Agung sama artinya dengan "Kebon Gede atau Kebun Raya". Lukisan jalan setelah ia melintasi Ci Liwung. Sepuluh menit kemudian (pukul 10. Setelah melewati sungai Jambuluwuk (Cibalok) dan melintasi "parit Pakuan yang dalam dan berdinding tegak ("de diepe dwarsgragt van Pakowang") yang tepinya membentang ke arah Ciliwung dan sampai ke jalan menuju arah tenggara 20 menit setelah arca. Penemuan Scipio segera dilaporkan oleh Gubernur Jenderal Joanes Camphuijs kepada atasannya di Belanda. Perjalanan ringkas ekspedisi Winkler adalah sebagai berikut : Seperti Scipio. [sunting]Laporan Adolf Winkler (1690) Laporan Scipio menggugah para pimpinan Kumpeni Belanda. . ia memberitakan bahwa menurut kepercayaan penduduk. Karena itu pula penggal jalan pada bagian ini ditanami pohon durian pada kedua sisinya. Winkler menyebutkan jalan tersebut sejajar dengan aliran Ciliwung lalu membentuk siku-siku. Dari perjalanannya disimpulkan bahwa jejak Pajajaran yang masih bisa memberikan "kesan wajah" kerajaan hanyalah "Situs Batutulis". Scipio memperoleh penerangan bahwa semua itu peninggalan dari Raja Pajajaran. dat hetselve paleijs en specialijck de verheven zitplaets van den getal tijgers bewaakt ent bewaart wort (bahwa istana tersebut terutama sekali tempat duduk yang ditinggikan untuk raja "Jawa" Pajajaran sekarang masih berkabut dan dijaga serta dirawat oleh sejumlah besar harimau).

 Dengan indikasi tersebut. Menurut babad ini. dan karena dari batu bertulis perjalanan dilanjutkan ke tempat arca ("Purwa Galih").Depok Pondok Pucug (Citayam) . Nama trio ini terdapat dalam Babad Pajajaran yang ditulis di Sumedang (1816) pada masa bupati Pangeran Kornel. Dua kali sebagai Inspektur Jenderal dan sekali sebagai Gubernur Jenderal. maka lokasi jalan itu harus terletak di bagian utara tempat batu bertulis (prasasti).Ragunan .  Dari Gang Amil. Ia memberitakan bahwa "Istana Pakuan" itu dikeliligi oleh dinding dan di dalamnya ada sebuah batu berisi tulisan sebanyak 8 1/2 baris (Ia menyebut demikian karena baris ke-9 hanya berisi 6 huruf dan sepasang tanda penutup). Di dekat jalan tersebut Winkler menemukan sebuah batu besar yang dibentuk secara indah. Balekambang terletak di sebelah utara (luar) benteng itu.Serengseng . Di Batutulis Winkler menemukan lantai atau jalan berbatu yang sangat rapi. Menurut penjelasan para pengantarnya. kemudian disadur dalam bentuk pupuh 1862.Pondok Cina . masih tetap pada posisi semula. 1911 Pleyte masih mencatat nama Purwa Galih). "pohon campaka warna" (sekarang tinggal tunggulnya) terletak tidak jauh dari alunalun.Karet . Contoh bale kambang yang masih utuh adalah seperti yang terdapat di bekas Pusat Kerajaan Klungkung di Bali.  Dari tempat prasasti. Rute perjalanan tahun 1703: Benteng . Winkler memasuki tempat batu bertulis. Rute perjalanan tahun 1704: Benteng .Kedung Halang . lantai itu membentang ke arah paseban tua. Pohon beringinnya mestinya berada dekat gerbang Pakuan di lokasi jembatan Bondongan sekarang.Tanah Abang .Pondok Cina dan seterusnya sama dengan rute 1703. bekas parit yang sekarang dijadikan perumahan (sisi timur) dan "benteng batu" yang ditemukan Scipio sebelum sampai di tempat prasasti (sisi utara).Parung Angsana (Tanah Baru). Gelap Nyawang dan Kidang Pananjung. Gang Amil (sisi selatan). 1709) Abraham adalah putera Jan van Riebeeck pendiri Cape Town di Afrika Selatan.Serengseng . Di sana ditemukan tujuh (7) batang pohon beringin. Winkler menuju ke tempat arca (umum disebut Purwakalih. Penyadur naskah babad mengetahui beberapa ciri bekas pusat kerajaan seperti juga penduduk Parung Angsana dalam tahun 1687 mengetahui hubungan antara "Kabuyutan" Batutulis dengan kerajaan Pajajaran dan Prabu Siliwangi.Bojong Manggis (dekat Bojong Gede) . Jalan berbatu itu terletak sebelum Winkler tiba di situs Bautulis. oleh pasukan Banten th 1579). . [sunting]Laporan Abraham van Riebeeck (1703. batu-batu itu masih berdiri. Di sana terdapat tiga buah patung yang menurut informan Pleyte adalah patung Purwa Galih. Penjelajahannya di daerah Bogor dan sekitarnya dilakukan dalam kedudukan sebagai pegawai tinggi VOC. Antara jalan berbatu dengan batu besar yang indah dihubungkan oleh "Gang Amil". Setelah diukur. bubar atau hancur. lokasi keraton Pajajaran mesti terletak pada lahan yang dibatasi Jalan Batutulis (sisi barat). Jadi setelah terlantar selama kira-kira 110 th (sejak Pajajaran burak.Cililitan .Tanjung . Bale kambang ini adalah untuk bercengkrama raja. Lahan di bagian utara Gang Amil ini bersambung dengan Bale Kambang (rumah terapung). Kunjungan ke Pakuan tahun 1703 disertai pula oleh istrinya yang digotong dengan tandu. di situlah letak istana kerajaan ("het conincklijke huijs soude daerontrent gestaen hebben"). Yang penting adalah untuk kedua batu itu Winkler menggunakan kata "stond" (berdiri). 1704.

pada zaman Pakuan merupakan jalan masuk yang sempit dan mendaki sehingga hanya dapat dilalui seorang penunggang kuda atau dua orang berjalan kaki. Naar eenige preciseering in deze te trachten". Tanah rendah di kedua tepi tanjakan Bondongan dahulu adalah parit-bawah yang terjal dan dasarnya bersambung kepada kaki benteng Pakuan. [sunting]Hasil Penelitian Prasasti Batutulis sudah mulai diteliti sejak tahun 1806 dengan pembuatan "cetakan tangan" untuk Universitas Leiden (Belanda). Hasil penelitian Pleyte dipublikasikan tahun 1911 (penelitiannya sendiri berlangsung tahun 1903). Dalam tulisannya.Karet . aanwijzen.Pager Wesi . di seberang "jalan" sebelah barat tempat patung "Purwa Galih" ia telah mendirikan pondok peristirahatan ("somerhuijsje") bernama "Batutulis". Berbeda dengan Scipio dan Winkler. kampung Batutulis yang sekarang terarah sebagai tempat puri kerajaan Pajajaran. Pengertian yang tepat adalah "kota dalam" dan "kota luar".Pondok Pucung . hanya Cornelis Marinus Pleyte yang mencurahkan pada lokasi Pakuan. Pleyte . Tanjakan Bondongan yang sekarang. Hal ini tidak akan tampak oleh mereka yang memasuki Batutulis dari arah Tajur. (Dalam hal legenda-legenda dan berita-berita sejarah yang lebih tepercaya. Pleyte menjelaskan. masalah yang timbul tinggalah menelusuri letaknya yang tepat).Bojong Manggis . tetapi kemudian ia meluaskan lingkaran lokasinya meliputi seluruh wilayah Kelurahan Batutulis yang sekarang. van Riebeeck selalu datang dari arah Empang. het huidige dorpje Batoe-Toelis. Jembatan Bondongan yang sekarang dahulunya merupakan pintu gerbang kota. als plaats waar eenmal Padjadjaran's koningsburcht stond. yang lain hanya mendalami isi prasasti itu. Beberapa hal yang dapat diungkapkan dari ketiga perjalanan Van Riebeeck adalah:  Alun-alun Empang ternyata bekas alun-alun luar pada zaman Pakuan yang dipisahkan dari benteng Pakuan dengan sebuah parit yang dalam (sekarang parit ini membentang dari Kampung Lolongok sampai Ci Pakancilan). Upaya pembacaan pertama dilakukan oleh Friederich tahun 1853. Karena itu ia dapat mengetahui bahwa Pakuan terletak pada sebuah dataran tinggi. Di belakang benteng Pakuan pada bagian ini terdapat parit atas yang melingkari pinggir kota Pakuan pada sisi Ci Sadane.Kedung Badak . "Waar alle legenden. Pleyte mengidentikkan puri dengan kota kerajaan dan kadatuan Sri Bima Narayana Madura Suradipati dengan Pakuan sebagai kota.Tanah Abang . Yang khusus dari laporan Van Riebeeck adalah ia selalu menulis tentang "de toegang" (jalan masuk) atau "de opgang" (jalan naik) ke Pakuan. zoowel als de meer geloofwaardige historische berichten.Rute perjalanan tahun 1709: Benteng . Het Jaartal op en Batoe-Toelis nabij Buitenzorg atau "Angka tahun pada Batutulis di dekat Bogor".    Pada kunjungan tahun 1704.Serengseng .Panaragan. Akan tetapi. Babad Pajajaran melukiskan bahwa Pakuan terbagi atas "Dalem Kitha" (Jero kuta) dan "Jawi Kitha" (Luar kuta). kwam het er aleen nog op aan. Sedikit kotradiksi dari Pleyte: meski di awalnya ia menunjuk kampung Batutulis sebagai lokasi keraton. Sampai tahun 1921 telah ada empat orang ahli yang meneliti isinya. Nama ini kemudian melekat menjadi nama tempat di daerah sekitar prasasti tersebut.

Daerah itu dikatakan bekas Tamansari kerajaan bernama "Mila Kencana". melainkan pada kata "paseban" dengan tujuh batang beringin pada lokasi Gang Amil. batas Kota Pakuan membentang sepanjang jalur rel kereta api sampai di tebing Ci Pakancilan . Dugaannya hanya didasarkan pada anggapan bahwa "Leuwi Sipatahunan" yang termashur dalam lakon-lakon lama itu terletak pada alur Ci Liwung di dalam Kebun Raya Bogor.Jalan Batutulis juga didirikan pada bekas fondasi benteng.masih menemukan benteng tanah di daerah Jero Kuta yang membentang ke arah Sukasari pada pertemuan Jalan Siliwangi dengan Jalan Batutulis. Lalu ditarik logika bahwa letak istana tentu tak jauh dari "Leuwi Sipatahunan" itu. Peneliti lain seperti Ten Dam menduga letak keraton di dekat kampung Lawang Gintung (bekas) Asrama Zeni Angkatan Darat. Panelitian lanjutan membuktian bahwa benteng Kota Pakuan meliputi daerah Lawangsaketeng yang pernah dipertanyakan Pleyte. pada perbatasan kota. Deretan pertokoan antara Jalan Suryakencana dengan Jalan Roda di bagian ini sampai ke Gardu Tinggi sebenarnya didirikan pada bekas pondasi benteng. Selain itu. Kampung Lawangsaketeng tidak terletak tepat pada bekas lokasi gerbang. Menurut kisah klasik. Pantun Bogor mengarah pada lokasi bekas Asrama Resimen "Cakrabirawa" (Kesatrian) dekat perbatasan kota. Menurut Coolsma. Penduduk Lawanggintung yang diwawancara Pleyte menyebut sisa benteng ini "Kuta Maneuh". Di bagian ini benteng tersebut bertemu dengan benteng Kota Dalam yang membentang sampai ke Jero Kuta Wetan dan Dereded. Benteng pada tempat ini terletak pada tepi Kampung Cincaw yang menurun terjal ke ujung lembah Ci Pakancilan. Kunci laporan Winkler tidak pada sebuah hoff (istana) yang digunakan untuk situs prasasti. Di Kampung Lawanggintung benteng ini bersambung dengan "benteng alam" yaitu puncak tebing Ci Paku yang curam sampai di lokasi Stasiun Kereta Api Batutulis. lalu menyilang Jalan Raya Pajajaran. Selanjutnya benteng tersebut mengikuti puncak lembah Ci Liwung. Deretan kios dekat simpangan Jalan Siliwangi . Dari sini. Namun pendapat Suhamir dan Salmun kurang ditunjang data kepurbakalaan dan sumber sejarah. leuwi (lubuk) itu biasa dipakai bermandi-mandi para puteri penghuni istana. Namun hal ini juga kurang ditunjang sumber sejarah yang lebih tua. "Lawang Saketeng" berarti "porte brisee. kemudian bersambung dengan tebing Gang Beton di sebelah Bioskop Rangga Gading. Suhamir dan Salmun bahkan menunjuk pada lokasi Istana Bogor yang sekarang. Setelah menyilang Jalan Suryakencana. Kota Pakuan dikelilingi oleh benteng alam berupa tebing-tebing sungai yang terjal di ketiga sisinya. bewaakte in-en uitgang" (pintu gerbang lipat yang dijaga dalam dan luarnya). lokasinya terlalu berdekatan dengan kuta yang kondisi topografinya merupakan titik paling lemah untuk pertahanan Kota Pakuan. Hanya bagian tenggara batas kota tersebut berlahan datar. Sebelum diperbaiki. terus memanjang sampai Kampung Lawang Gintung. Sebenarnya hampir semua peneliti berpedoman pada laporan Kapiten Winkler (kunjungan ke Batutulis 14 Juni 1690). Gang Amil ini memang bernuansa kuno dan pada pinggir-pinggirnya banyak ditemukan batu-batu bekas "balay" yang lama. Benteng luar berlanjut sepanjang puncak lereng Ci Liwung melewati kompleks perkantoran PAM. Pada bagian ini pula ditemukan sisa benteng kota yang paling besar. membelok ke tenggara sejajar dengan jalan tersebut. membelok lurus ke barat daya menembus Jalan Siliwangi (di sini dahulu terdapat gerbang).

Disamping itu Dewa Niskala sendiri menikahi salah seorang dari wanita pengungsi yang kebetulan telah bertunangan. seorang wanita yang bertunangan tidak boleh menikah dengan laki-laki lain kecuali bila tunangannya meninggal dunia atau membatalkan pertunangan. Akhirnya Prabu Dewa Niskala menyerahkan Tahta Kerajaan Galuh kepada puteranya Jayadewata. Sekali lagi Pakuan menjadi pusat pemerintahan. Ratu Nilakendra (1551 . Dengan demikian. Tebing Ci Pakancilan memisahkan "ujung benteng" dengan "benteng" pada tebing Kampung Cincaw. Jayadewata memutuskan untuk berkedudukan di Pakuan sebagai "Susuhunan" karena ia telah lama tinggal di sini menjalankan pemerintahan sehari-hari mewakili mertuanya. Dalam Carita Parahiyangan disebutkan "estri larangan ti kaluaran".1535) 3. Namun. adik Raden Banyak Cakra (Kamandaka) yang telah jadi raja daerah di Pasir Luhur. Surawisesa (1521 .1543) 4.1579) . Ratu Dewata (1535 .1551) 5. Kehebohan pun tak terelakkan. Masa akhir kerajaan Sunda di Pakuan Pajajaran dihitung dari masa Sri Baduga Maharaja berlangsung selama 97 tahun. kerabat keraton Kawali ditabukan berjodoh dengan kerabat keraton Majapahit. Sri Baduga Maharaja (1482 .1521) 2. Salah seorang diantaranya ialah Raden Baribin saudara seayah Prabu Kertabumi.1567) 6. Dengan peristiwa yang terjadi tahun 1482 itu.setelah melewati lokasi Jembatan Bondongan. Raga Mulya (1567 . Sejak peristiwa Bubat. Demikian pula dengan Prabu Susuktungal yang menyerahkan Tahta Kerajaan Sunda kepada menantunya ini (Jayadewata). Selain itu. bahwa kedua raja yang berselisih itu bersama-sama mengundurkan diri. Dewa Niskala telah melanggar dua peraturan sekaligus dan dianggap berdosa besar sebagai raja. kericuhan dapat dicegah dengan keputusan. menurut "perundang-undangan" waktu itu. Ia diterima dengan baik oleh Prabu Dewa Niskala bahkan kemudian dijodohkan dengan Ratna Ayu Kirana (puteri bungsu Dewa Niskala dari salah seorang isterinya). Susuktunggal (Raja Sunda yang juga besan Dewa Niskala) mengancam memutuskan hubungan dengan Kawali. Rombongan pengungsi dari kerabat keraton Majapahit akhirnya ada juga yang sampai di Kawali. [sunting]Pemerintahan di Pakuan Pajajaran Kejatuhan Prabu Kertabumi (Brawijaya V) Raja Majapahit tahun 1478 telah memengaruhi jalan sejarah di Jawa Barat. Ratu Sakti (1543 . kerajaan warisan Wastu Kencana berada kembali dalam satu tangan. yang secara berturut-turut dipimpin oleh 1.

Sumber utama yang digunakan oleh para sejarawan adalah Pararaton ('Kitab Raja-raja') dalam bahasa [6] [7] Kawi dan Nagarakretagama dalam bahasa Jawa Kuno. Selain itu. Kalimantan. Kekuasaannya terbentang di Jawa. Indonesia. yang pernah berdiri dari sekitar tahun 1293 hingga 1500 M. Setelah masa itu. banyak pula sarjana yang beranggapan bahwa garis besar sumber-sumber tersebut dapat diterima karena sejalan dengan catatan sejarah [5] dari Tiongkok.Nagarakertagama merupakan puisi Jawa Kuno yang ditulis pada masa keemasan Majapahit di bawah pemerintahan Hayam Wuruk. Keakuratan semua naskah berbahasa Jawa tersebut dipertentangkan. Namun demikian. Beberapa sarjana seperti C. hal yang [8] terjadi tidaklah jelas. Historiografi Hanya terdapat sedikit bukti fisik sisa-sisa Majapahit. meskipun [3] wilayah kekuasaannya masih diperdebatkan. Sumatra. Kerajaan ini mencapai puncak kejayaannya menjadi kemaharajaan raya yang menguasai wilayah yang luas di Nusantara pada masa kekuasaanHayam Wuruk. dan sejarahnya tidak jelas. khususnya daftar penguasa dan keadaan kerajaan yang tampak cukup pasti. terdapat beberapa prasasti dalam bahasa Jawa Kuno maupun [8] catatan sejarah dariTiongkok dan negara-negara lain.C. yang berkuasa dari tahun 1350 hingga 1389. Sementara itu. Semenanjung Malaya.Majapahit adalah sebuah kerajaan yang berpusat di Jawa Timur. tetapi memiliki arti supernatural dalam [9] hal dapat mengetahui masa depan. [sunting]Sejarah [sunting]Berdirinya [4] [5] Majapahit . Pararaton terutama menceritakanKen Arok (pendiri Kerajaan Singhasari) namun juga memuat beberapa bagian pendek mengenai terbentuknya Majapahit. Kerajaan Majapahit adalah kerajaan Hindu-Buddha terakhir yang menguasai Nusantara dan [2] dianggap sebagai salah satu dari negara terbesar dalam sejarah Indonesia. Berg menganggap semua naskah tersebut bukan catatan masa lalu. Tidak dapat disangkal bahwa sumber-sumber itu memuat unsur non-historis dan mitos. hingga Indonesia timur.

Setelah berhasil menjatuhkan Jayakatwang. termasukRanggalawe. Hayam Wuruk. atau mereka terpaksa harus menunggu enam bulan lagi di pulau yang asing. Ketika itu. Saat itu juga merupakan kesempatan terakhir mereka untuk menangkap angin muson agar dapat pulang. Namun setelah kematian pemberontak terakhir (Kuti). Jayanegara dibunuh oleh tabibnya. Blitar. Sora. Kublai Khan marah dan lalu memberangkatkan ekspedisi besar ke Jawa tahun 1293. Desa itu dinamai Majapahit. menantu Kertanegara.Arca Harihara. Jayakatwang. dan Nambi memberontak melawannya. Putra dan penerus Wijaya adalah Jayanegara. agar ia dapat mencapai posisi tertinggi dalam pemerintahan. dewa gabungan Siwa dan Wisnusebagai penggambaranKertarajasa. penguasa kerajaan Singhasari yang terakhir menolak untuk membayar upeti dan mempermalukan utusan tersebut dengan merusak wajahnya dan [10][11] memotong telinganya. Ibu tirinya yaitu Gayatri Rajapatni seharusnya menggantikannya. kini menjadi koleksi Museum Nasional Republik Indonesia. yang datang menyerahkan diri. Odorico da Pordenone mengunjungi keraton Majapahit di Jawa. Ia mengirim utusan yang bernama Meng [10] Chi ke Singhasari yang menuntut upeti. dan lalu dihukum [13] mati. Ia membuka hutan itu dan membangun desa baru. Wijaya bersekutu dengan pasukan Mongol untuk bertempur melawan Jayakatwang. . Selama kekuasaan Tribhuwana. Ia diteruskan oleh putranya. penguasa Dinasti Yuan di Tiongkok. Wijaya meninggal dunia pada tahun 1309. akan tetapi Rajapatni memilih mengundurkan diri dari istana dan menjadi bhiksuni. Tribhuwana menunjuk Gajah Mada sebagai Mahapatih. Jayakatwang memberikan pengampunan kepada Raden Wijaya. yang berarti "penjahat lemah". Sebelum berdirinya Majapahit. yang namanya diambil dari buah maja. sudah menggulingkan dan membunuh Kertanegara. Beberapa orang terpercaya Kertarajasa. Ia dinobatkan dengan nama resmi Kertarajasa Jayawardhana. Ketika pasukan Mongol tiba. pada saat pelantikannya Gajah Mada mengucapkan Sumpah Palapa yang menunjukkan rencananya untuk melebarkan kekuasaan Majapahit dan membangun sebuah kemaharajaan. Atas saran Aria Wiraraja. Berlokasi semula di Candi Simping. Rajapatni menunjuk anak perempuannya Tribhuwana Wijayatunggadewi untuk menjadi ratu Majapahit. Tribhuwana berkuasa di Majapahit sampai kematian ibunya pada tahun 1350. Pada tahun 1328. Singhasari telah menjadi kerajaan paling kuat di Jawa. dan rasa "pahit" dari buah tersebut. meskipun pemberontakan tersebut tidak berhasil. Tanca. Kira-kira pada suatu waktu dalam kurun pemerintahan Jayanegara.Kertanagara. kerajaan Majapahit berkembang menjadi lebih besar dan terkenal di kepulauan Nusantara. Pararaton menyebutnya Kala Gemet. Halayudha ditangkap dan dipenjara. Hal ini menjadi perhatian Kubilai Khan. Kerajaan ini menghadapi masalah. Pada tahun 1336. adipati Kediri. Raden Wijaya kemudian diberi hutan Tarik. seorang pendeta Italia. Raden Wijaya berbalik menyerang sekutu Mongolnya sehingga memaksa mereka menarik pulang kembali pasukannya secara kalang-kabut karena mereka berada di negeri [12][13] asing. Tanggal pasti yang digunakan sebagai tanggal kelahiran kerajaan Majapahit adalah hari penobatan Raden Wijaya sebagai raja. yaitu tanggal 15 bulan Kartika tahun 1215 saka yang bertepatan dengan tanggal 10 November 1293. Slamet Muljana menduga bahwa mahapatih Halayudha lah yang melakukan konspirasi untuk menjatuhkan semua orang tepercaya raja.

[sunting]Kejayaan Majapahit Bidadari Majapahit yang anggun. arca cetakan emasapsara (bidadari surgawi) gaya khas Majapahit menggambarkan dengan sempurna zaman kerajaan Majapahit sebagai "zaman keemasan" nusantara. . Terakota wajah yang dipercaya sebagai potret Gajah Mada.

di luar daerah itu hanya semacam pemerintahan otonomi luas. Majapahit juga menempuh jalan diplomasi dan menjalin persekutuan. Majapahit melancarkan serangan [2] laut untuk menumpas pemberontakan di Palembang. Meskipun penguasa Majapahit memperluas kekuasaannya pada berbagai pulau dan kadang-kadang menyerang kerajaan tetangga. perhatian utama Majapahit nampaknya adalah mendapatkan porsi terbesar dan mengendalikan perdagangan di kepulauan Nusantara. [sunting]Jatuhnya Majapahit Sesudah mencapai puncaknya pada abad ke-14. Menurut Kakawin Nagarakretagama pupuh XIII-XV. Pada masanya Majapahit mencapai puncak kejayaannya dengan bantuan mahapatihnya. dan canggih. Pihak Sunda menganggap lamaran ini sebagai perjanjian persekutuan. mencakupSemenanjung Malaya dan Maluku. Sang pujangga menggambarkan Majapahit sebagai pusat mandala raksasa yang membentang dari Sumatera ke Papua. dengan hati remuk redam melakukan "bela pati". Sumber ini menunjukkan batas terluas sekaligus puncak kejayaan Kemaharajaan Majapahit. Pada tahun 1377. Majapahit juga memiliki hubungan dengan Campa. Birma bagian selatan. Kakawin Nagarakretagama yang disusun pada tahun 1365 menyebutkan budaya keraton yang adiluhung. Tumasik ( Singapura) dan sebagian kepulauan Filipina . putri Kerajaan Sunda sebagai permaisurinya. Papua. kepulauan Nusa [14] Tenggara. serta sistem ritual keagamaan yang rumit. Administrasi pemerintahan langsung oleh kerajaan Majapahit hanya mencakup wilayah Jawa Timur danBali. kekuasaan Majapahit berangsur-angsur melemah. Di bawah perintah Gajah Mada (1313-1364). Gajah Mada. Siam. Hayam Wuruk berhasrat [16] mempersunting Citraresmi (Pitaloka). Pada saat inilah pedagang muslim dan penyebar agama Islam mulai memasuki kawasan ini. bunuh diri untuk membela kehormatan [18] negaranya. daerah kekuasaan Majapahit meliputi Sumatra. dan Vietnam. Tradisi menyebutkan bahwa sang putri yang kecewa. Setelah wafatnya Hayam Wuruk pada tahun 1389. batasan alam dan ekonomi menunjukkan bahwa daerah-daerah kekuasaan tersebut tampaknya tidaklah berada di bawah kekuasaan terpusat Majapahit. Selain melancarkan serangan dan ekspedisi militer. Namun demikian. Majapahit menguasai lebih banyak wilayah. anggun.Kalimantan. Tradisi lokal di berbagai daerah di Nusantara masih mencatat kisah legenda mengenai kekuasaan Majapahit. memerintah Majapahit dari tahun 1350 hingga 1389. juga disebut Rajasanagara. Akan tetapi segala pemberontakan atau tantangan bagi ketuanan Majapahit atas daerah itu dapat mengundang [19] reaksi keras.Hayam Wuruk. Meski dengan gagah berani memberikan perlawanan. Maluku. Pada 1357 rombongan raja Sunda beserta keluarga dan pengawalnya bertolak ke Majapahit mengantarkan sang putri untuk dinikahkan dengan Hayam Wuruk. Hampir seluruh rombongan keluarga [17] kerajaan Sunda dapat dibinasakan secara kejam. beberapa tahun setelah kematian Gajah Mada. Kisah ini disinggung dalam Pararaton tetapi sama sekali tidak disebutkan dalam Nagarakretagama. Akan tetapi Gajah Mada melihat hal ini sebagai peluang untuk memaksa kerajaan Sunda takluk di bawah Majapahit. Kemungkinan karena didorong alasan politik. semenanjung Malaya. Majapahit memasuki masa kemunduran akibat . pembayaran upeti berkala. tetapi terhubungkan [15] satu sama lain oleh perdagangan yang mungkin berupa monopoli oleh raja . dengan cita rasa seni dan sastra yang halus dan tinggi. dan bahkan [15][2] mengirim duta-dutanya ke Tiongkok. Kisah Pasunda Bubat menjadi tema utama dalam naskah Kidung Sunda yang disusun pada zaman kemudian di Bali. dan pengakuan kedaulatan Majapahit atas mereka. keluarga kerajaan Sunda kewalahan dan akhirnya dikalahkan. Kamboja. Pertarungan antara keluarga kerajaan Sunda dengan tentara Majapahit di lapangan Bubat tidak terelakkan. Sulawesi.

Ia memerintah hingga tahun 1451.Tuban. antara Wirabhumi melawan Wikramawardhana. Ratu Suhita. Bhre Pamotan menjadi raja dengan gelar Rajasawardhana dan memerintah di Kahuripan. tiba di Jawa beberapa kali antara kurun waktu 1405 sampai 1433. yang memerintah pada tahun 1426 sampai 1447. Pada 1468 pangeran Kertabhumi memberontak terhadap [8] Singhawikramawardhana dan mengangkat dirinya sebagai raja Majapahit. Hayam Wuruk juga memiliki seorang [5] putra dari selirnya Wirabhumi yang juga menuntut haknya atas takhta. Setelah Kertawijaya wafat. Pewaris Hayam Wuruk adalah putri mahkota Kusumawardhani. serangkaian ekspedisi laut Dinasti Ming yang dipimpin oleh laksamana Cheng Ho. Singhawikramawardhana memindahkan ibu kota kerajaan lebih jauh ke pedalaman di Daha (bekas ibu kota Kerajaan Kediri) dan terus memerintah disana hingga digantikan oleh putranya Ranawijaya pada tahun 1474. seorang jenderal muslim China. Pada saat bersamaan. Di bagian barat kemaharajaan yang mulai runtuh ini. Pada 1478 Ranawijaya mengalahkan Kertabhumi dan . maka Islam pun mulai memiliki pijakan di pantai utara Jawa. Perang ini akhirnya dimenangi Wikramawardhana. Ia kemudian wafat pada 1466 dan digantikan oleh Singhawikramawardhana. Pada akhir abad ke-14 dan awal abad ke-15. pedagang Muslim dan para penyebar agama sudah mulai memasuki Nusantara. Terjadi jeda waktu tiga tahun tanpa raja akibat krisis pewarisan takhta. Sementara itu beberapa jajahan dan daerah taklukan Majapahit di daerah lainnya di Nusantara. Perang saudara yang disebut Perang Paregreg diperkirakan terjadi pada tahun 1405-1406. pengaruh Majapahit di seluruh Nusantara mulai berkurang.konflik perebutan takhta. mulai muncul di bagian barat Nusantara . adik laki-lakinya. . Kuala Lumpur. semetara Wirabhumi ditangkap dan kemudian dipancung. Suhita mangkat dan pemerintahan dilanjutkan oleh Kertawijaya.Girisawardhana. Demak. Ia wafat pada tahun 1453 AD. Majapahit tak kuasa lagi membendung kebangkitan Kesultanan Malaka yang pada pertengahan abad ke-15 mulai menguasai Selat Malaka dan melebarkan kekuasaannya ke Sumatera. Pada 1447. seperti di Semarang. pangeran Wikramawardhana.Malaysia. dan diteruskan oleh putrinya. satu per satu mulai melepaskan diri dari kekuasaan Majapahit. yang menikahi sepupunya sendiri. Pada kurun pemerintahan Wikramawardhana. Tampaknya perang saudara ini melemahkan kendali Majapahit atas daerah-daerah taklukannya di seberang. Wikramawardhana memerintah hingga tahun 1426. putra Kertawijaya. yaitu Kesultanan Malaka. Sebuah tampilan model kapal Majapahit diMuseum Negara Malaysia. Ia adalah putri kedua Wikramawardhana dari seorang selir yang juga putri kedua Wirabhumi. naik takhta pada 1456. sebuah kerajaan perdagangan baru yang [20] berdasarkan Islam. Ketika Majapahit didirikan. dan Ampel. Sejak tahun 1430 ekspedisi Cheng Ho ini telah menciptakan komunitas muslim China dan Arab di beberapa kota pelabuhan pantai utara Jawa.

Meskipun demikian kekuatan Majapahit telah melemah akibat konflik dinasti ini dan mulai bangkitnya kekuatan kerajaan-kerajaan Islam di pantai utara Jawa. seniman. [22] penguasa dari Kesultanan Demak. Ranawijaya mengaku bahwa ia telah mengalahkan [22] Kertabhumi dan memindahkan ibu kota ke Daha (Kediri). Catatan sejarah dari Tiongkok. atau 1478 Masehi. serta Kerajaan Sunda yang beribukota di Pajajaran di bagian barat. dan Italia (Pigafetta) mengindikasikan bahwa telah terjadi perpindahan kekuasaan Majapahit dari tangan penguasa Hindu ke tangan Adipati Unus. karena penguasa Demak adalah keturunan Kertabhumi. Waktu berakhirnya Kemaharajaan Majapahit berkisar pada kurun waktu tahun 1478 (tahun 1400 saka.mempersatukan kembali Majapahit menjadi satu kerajaan. Namun demikian yang sebenarnya digambarkan oleh candrasengkala tersebut adalah gugurnya Bhre [22] Kertabumi. Peperangan ini [23] dimenangi Demak pada tahun 1527. Peristiwa ini memicu perang antara Daha dengan Kesultanan Demak. antara tahun 1518 dan 1521 M . Pengungsian ini kemungkinan besar untuk menghindari pembalasan dan hukuman dari Demak akibat selama ini mereka mendukung Ranawijaya melawan Kertabhumi. Sengkala ini konon adalah tahun berakhirnya Majapahit dan harus dibaca sebagai 0041. Dalam tradisi Jawa ada sebuah kronogram atau candrasengkala yang berbunyi sirna ilang kretaning bumi. Menurut prasasti Jiyu dan Petak. Ranawijaya memerintah pada kurun waktu 1474 hingga 1519 dengan gelar Girindrawardhana. Demak memastikan posisinya sebagai kekuatan regional dan menjadi kerajaan Islam pertama yang berdiri di tanah Jawa. kawasan Bromo dan Semeru [sunting]Kebudayaan . pendeta. berakhirnya abad dianggap sebagai waktu lazim pergantian dinasti dan berakhirnya suatu [21] pemerintahan ) hingga tahun 1527. Sejumlah besar abdi istana. Portugis (Tome Pires). oleh Girindrawardhana . Perlahan-lahan Islam mulai menyebar seiring mundurnya masyarakat Hindu ke pegunungan dan ke Bali. Menurut Babad Tanah Jawi dan tradisi Demak. Dengan jatuhnya Daha yang dihancurkan oleh Demak pada tahun 1527. Beberapa kantung masyarakat Hindu Tengger hingga kini masih bertahan di pegunungan Tengger. A engk l n l “ n l ngl kem km n b m ”. raja ke-11 Majapahit. dan anggota keluarga kerajaan mengungsi ke pulau Bali. diakui sebagai penerus kerajaan Majapahit. Saat itu setelah keruntuhan Majapahit. yaitu tahun 1400 Saka. sisa kerajaan Hindu yang masih bertahan di Jawa hanya tinggal kerajaan Blambangan di ujung timur. kekuatan kerajaan Islam [24] pada awal abad ke-16 akhirnya mengalahkan sisa kerajaan Majapahit . legitimasi Raden Patah karena ia adalah putra raja Majapahit Brawijaya V dengan seorang putri China. Demak dibawah pemerintahan Raden (kemudian menjadi Sultan) Patah (Fatah).

Atap itu bagaikan rambut gadis yang berhiaskan bunga. tidak ada tiang yang luput dari ukiran halus dan warna indah" [Dalam lingkungan dikelilingi tembok] "terdapat pendopo anggun beratap ijuk. gerbang masuk salah satu kompleks bangunan penting di ibu kota Majapahit. Nagarakertagama sama sekali tidak menyinggung tentang Islam. arsitek Majapahitlah yang [26] paling ahli menggunakannya . Candi-candi Majapahit berkualitas baik secara geometris dengan memanfaatkan getah tumbuhan merambat dan gula merah sebagai perekat batu bata. . Bangunan ini masih tegak berdiri di Trowulan. maupun Wisnu. indah bagai pemandangan dalam lukisan. dan raja dianggap sekaligus titisan Buddha. serta sistem ritual keagamaan yang rumit.. Walaupun batu bata telah digunakan dalam candi pada masa sebelumnya. dengan cita rasa seni dan sastra yang halus.. Ibu kota Majapahit di Trowulan merupakan kota besar dan terkenal dengan perayaan besar keagamaan yang diselenggarakan setiap tahun. [2] akan tetapi sangat mungkin terdapat beberapa pegawai atau abdi istana muslim saat itu. wilayah-wilayah di Jawa Timur dan Bali yang secara langsung dikepalai oleh pejabat yang ditunjuk langsung oleh raja. Mojokerto. Agama Buddha. menyenangkan hati siapa saja yang memandangnya". Siwa. — Gambaran ibu kota Majapahit kutipan dari Nagarakertagama. serta wilayah-wilayah taklukan di kepulauan Nusantara yang [25] menikmati otonomi luas. "Dari semua bangunan. Contoh candi Majapahit yang masih dapat ditemui sekarang adalah Candi Tikus dan Gapura Bajang Ratu di Trowulan.Gapura Bajang Ratu. Nagarakretagama menyebutkan budaya keraton yang adiluhung dan anggun. Kelopak bunga katangga gugur tertiup angin dan bertaburan di atas atap. dan Waisnawa (pemuja Wisnu) dipeluk oleh penduduk Majapahit. Peristiwa utama dalam kalender tata negara digelar tiap hari pertama bulan Caitra (Maret-April) ketika semua utusan dari semua wilayah taklukan Majapahit datang ke istana untuk membayar upeti atau pajak. Siwa. Kawasan Majapahit secara sederhana terbagi dalam tiga jenis: keraton termasuk kawasan ibu kota dan sekitarnya.

. (KoleksiMuseum Gajah. Ia menyebutkan istana raja Jawa sangat mewah dan mengagumkan.. Ekonomi Jawa telah sebagian mengenal mata uang sejak abad ke-8 pada masa kerajaan Medang yang menggunakan butiran dan keping uang emas dan perak. dan berbagai rempah-rempah lainnya. Disebutkan juga di pulau ini terdapat banyak cengkeh. Jawa. merupakan pulau terbaik kedua yang pernah ada. [Dan] pulaunya berpenduduk banyak. Di buku ini ia menyebut kunjungannya di Jawa tanpa menjelaskan lebih rinci nama tempat yang ia kunjungi. kemukus. [27] Catatan yang berasal dari sumber Italia mengenai Jawa pada era Majapahit didapatkan dari catatan perjalanan Mattiussi. Lalu menuju kepulauan Nikobar hingga mencapai Sumatera. Jawa Timur. Ia dikirim Paus untuk menjalankan misi Katolik di Asia Tengah.388 keping koin China kuno seberat sekitar 40 kilogram [15] . Raja [Jawa] memiliki bawahan tujuh raja bermahkota. Disebutkan raja Jawa menguasai tujuh raja bawahan. Pajak dan denda dibayarkan dalam uang tunai.. Pada November 2008 sekitar 10. Sekitar tahun 1300. sebuah perubahan moneter penting terjadi: keping uang dalam negeri diganti dengan uang "kepeng" yaitu keping uang tembaga impor dari China. Raja pulau ini memiliki istana yang luar biasa mengagumkan. Ia kembali ke Italia melalui jalan darat lewat Vietnam.. abad 14-15Masehi Trowulan. akan tetapi selalu gagal dan raja ini selalu berhasil mengalahkannya. penuh bersepuh emas dan perak. lalu mengunjungi Jawa dan Banjarmasin. seorang pendeta Ordo Fransiskan dalam bukunya: "Perjalanan PendetaOdorico da Pordenone". [sunting]Ekonomi Celengan zaman Majapahit. Ia juga menyebutkan raja Mongol beberapa kali berusaha menyerang Jawa. bahkan atapnya pun bersepuh emas. terus mengikuti Jalur Sutra menuju Eropa pada 1330.". Madras. dan Srilanka. Ia mengunjungi beberapa tempat di Nusantara: Sumatera.. Kini Khan Agung dari China beberapa kali berperang melawan raja ini. pada masa pemerintahan raja pertama Majapahit. tangga dan bagian dalam ruangannya berlapis emas dan perak. menyeberangi Laut Hitam dan menembus Persia. Karena sangat besar.. dan Banjarmasin di Kalimantan. Kerajaan Jawa yang disebutkan disini tak lain adalah Majapahit yang dikunjungi pada suatu waktu dalam kurun 1318-1330 pada masa pemerintahan Jayanegara. China. terus hingga mencapai Kolkata. pala. Pada 1318 ia berangkat dari Padua." — Gambaran Majapahit menurut Mattiussi (Pendeta Odorico da Pordenone). tetapi selalu gagal dan berhasil diusir kembali. Jakarta) Majapahit merupakan negara agraris dan sekaligus negara perdagangan .

barang keramik. namun proporsi populasi yang mencari pendapatan dan bermata pencarian di luar pertanian semakin meningkat pada era Majapahit. menyebutkan bahwa [30] istana raja Jawa penuh dengan perhiasan emas. biarawan Katolik Roma dari Italia yang mengunjungi Jawa pada tahun 1321. lembah sungai Brantas dan Bengawan Solo di dataran rendah Jawa Timur utara sangat cocok untuk pertanian padi. akan tetapi kebanyakan ahli menduga bahwa dengan semakin kompleksnya ekonomi Jawa. Pajak khusus dikenakan pada orang asing terutama yang menetap semi-permanen di Jawa dan melakukan pekerjaan selain perdagangan internasional. Pada masa jayanya Majapahit membangun berbagai infrastruktur irigasi. di antaranya pedagang dari India. perak. dan barang dari besi. sutra. Pajak yang dikenakan pada komoditas rempah-rempah yang [25] melewati Jawa merupakan sumber pemasukan penting bagi Majapahit. sedangkan komoditas impornya adalah mutiara. Beberapa gambaran mengenai skala ekonomi dalam negeri Jawa saat itu dikumpulkan dari berbagai data dan prasasti. Majapahit memiliki pejabat sendiri untuk mengurusi pedagang dari Indiadan Tiongkok yang menetap di ibu kota kerajaan maupun berbagai tempat lain di wilayah [31] Majapahit di Jawa . garam. [sunting]Struktur pemerintahan . Faktor kedua. Nagarakretagama menyebutkan bahwa kemashuran penguasa Wilwatikta telah menarik banyak pedagang asing. Meskipun banyak di antara pekerjaan-pekerjaan ini sudah ada sejak zaman sebelumnya. Selain itu. komoditas ekspor Jawa pada saat itu ialah lada. Khmer. mulai dari pengrajin emas dan perak. dan jagal atau tukang daging. Prasasti dari masa Majapahit menyebutkan berbagai macam pekerjaan dan spesialisasi karier. Badan Pelestarian Peninggalan [28] Purbakala (BP3) Jawa Timur memastikan bahwa koin tersebut berasal dari era Majapahit. sebagian dengan dukungan pemerintah. Peran ini tidak cocok dan tidak dapat dipenuhi oleh [25] uang emas dan perak yang mahal. Faktor pertama. dan permata. pelabuhan-pelabuhan Majapahit di pantai utara Jawa mungkin sekali berperan penting sebagai pelabuhan pangkalan untuk mendapatkan komoditas rempah-rempah Maluku. Menurut catatan Wang Ta-Yuan. perak. catatan Odorico da Pordenone. Prasasti Canggu yang berangka tahun 1358 menyebutkan sebanyak 78 titik [25] perlintasan berupa tempat perahu penyeberangan di dalam negeri (mandala Jawa). Mata uangnya dibuat dari [29] campuran perak. dan tembaga . timah putih.digali dari halaman belakang seorang penduduk di Sidoarjo. timah hitam. Kemakmuran Majapahit diduga karena dua faktor. pedagang Tiongkok. emas. dan China. kain. dan burung kakak tua. hingga penjual minuman. maka diperlukan uang pecahan kecil atau uang receh dalam sistem mata uang Majapahit agar dapat digunakan dalam aktivitas ekonomi sehari-hari di pasar Majapahit. Alasan penggunaan uang logam atau koin asing ini tidak disebutkan dalam catatan sejarah. Siam.

terdapat pula semacam dewan pertimbangan kerajaan yang anggotanya para sanak saudara raja. [sunting]Aparat birokrasi Raja dibantu oleh sejumlah pejabat birokrasi dalam melaksanakan pemerintahan. antara lain yaitu:     Rakryan Mahamantri Katrini.Arca dewi Parwati sebagai perwujudan anumertaTribhuwanottunggadewi. terdiri atas beberapa kawasan tertentu di bagian timur dan bagian tengah Jawa. yang disebut Bhattara Saptaprabhu. Perintah raja biasanya diturunkan kepada pejabatpejabat di bawahnya. biasanya dijabat putra-putra raja Rakryan Mantri ri Pakira-kiran. ratu Majapahit ibunda Hayam Wuruk. Daerah ini diperintah oleh uparaja yang disebut Paduka Bhattara yang bergelar Bhre atau "Bhatara i". Pejabat ini dapat dikatakan sebagai perdana menteri yang bersama-sama raja dapat ikut melaksanakan kebijaksanaan pemerintahan. Gelar ini adalah gelar tertinggi bangsawan kerajaan. para pejabat hukum keagamaan Dharmma-upapatti. [sunting]Pembagian wilayah [13] Dalam pembentukannya. dan tampaknya struktur dan birokrasi tersebut tidak banyak berubah [32] selama perkembangan sejarahnya . Biasanya posisi ini hanyalah untuk kerabat dekat . Selain itu. dewan menteri yang melaksanakan pemerintahan Dharmmadhyaksa. Majapahit memiliki struktur pemerintahan dan susunan birokrasi yang teratur pada masa pemerintahan Hayam Wuruk. Raja dianggap sebagai penjelmaan dewa di dunia dan ia memegang otoritas politik tertinggi. dengan para putra dan kerabat dekat raja memiliki kedudukan tinggi. para pejabat keagamaan Dalam Rakryan Mantri ri Pakira-kiran terdapat seorang pejabat yang terpenting yaitu Rakryan Mapatih atau Patih Hamangkubhumi. kerajaan Majapahit merupakan kelanjutan Singhasari .

diperintah oleh Raja 2.raja. Nagara: diperintah oleh rajya (gubernur). atau bhre (pangeran atau bangsawan) 3. dan mengirimkan upeti ke pusat.d. yang dikelola oleh kerabat dekat raja. dan mengelola pertahanan di perbatasan daerah yang mereka pimpin. Watek: dikelola oleh wiyasa. 6. Tugas mereka adalah untuk mengelola kerajaan mereka. Kuwu: dikelola oleh lurah. 4. Bhumi: kerajaan. Wanua: dikelola oleh thani. Kabuyutan: dusun kecil atau tempat sakral. Selama masa pemerintahan Hayam Wuruk (1350 s. Hierarki dalam pengklasifikasian wilayah di kerajaan Majapahit dikenal sebagai berikut: 1. 5. . memungut pajak. 1389) ada 12 wilayah di Majapahit. atau natha (tuan).

kemudian Malaka berkembang menjadi pusat perdagangan [3] di Asia Tenggara. Pada 1414 Parameswara digantikan [1][4] putranya. dan digantikan oleh Muhammad [rujukan?] Syah. terutama setelah Kaisar Cina mengabarkan penguasa Ayutthaya akan hubungannya dengan Malaka. Sultan Mansur Syah. Namun [rujukan?] serangan Siam pada 1455 dan 1456 dapat dipatahkan. Kerajaan ini didirikan oleh Parameswara. saat dia meninggal dan digantikan oleh [5] putranya Sultan Mahmud Syah. tempat dia wafat dua tahun kemudian. Malaysia. Raja Ibrahim. Keberhasilan dalam hubungan diplomasi dengan Tiongkok memberi manfaat akan kestabilan pemerintahan baru di Malaka. Parameswara kemudian menganut agama Islam setelah menikahi putri Pasai. [rujukan?] . Di bawah sultan yang [rujukan?] sama Johor. namun keberadaan kerajaan ini dapat diketahui melalui Sulalatus Salatin dan kronik Cina masa Dinasti Ming. dan juga menjadi salah satu pangkalan armada Ming. dan raja dan rakyat Melaka sudah menjadi muslim. Megat Iskandar Syah. Di bawah pemerintahan raja berikutnya yang naik tahta pada tahun 1459. yang pada saat itu menjadi vassal Siam. Sebagai balasan upeti yang diberikan. Sultan memerintah selama 11 tahun. tampaknya tidak menganut agama Islam. Pada tahun 1526 Portugis membumihanguskan Bintan. Kerajaan ini tidak meninggalkan bukti arkeologis yang cukup untuk dapat digunakan sebagai bahan kajian sejarah. Kejatuhan Malaka ini menjadi pintu masuknya kolonialisasi Eropa di kawasan Nusantara. dan Sultan kemudian melarikan diri ke Kampar. Pengaruh yang besar dari relasi ini adalah Malaka dapat terhindar dari kemungkinan adanya serangan Siam dari utara. kemudian tercatat ada sampai 29 kali utusan Malaka mengunjungi Kaisar Cina. Laporan dari kunjungan Laksamana Cheng Ho pada 1409 menyiratkan bahwa pada saat itu Parameswara masih [4] berkuasa. kemudian mencapai puncak kejayaan di abad ke 15 dengan menguasai jalur pelayaran Selat Malaka. Kaisar Cina menyetujui untuk memberikan perlindungan pada [1] [2] Malaka. saat ibu kota kerajaan tersebut diserang pasukan Portugis di bawah pimpinan Alfonso de Albuquerque. namun perkembangan berikutnya Islam telah menjadi bagian dari kerajaan ini yang ditunjukkan oleh gelar sultan yang disandang oleh penguasa Malaka berikutnya. Kronik Dinasti Ming mencatat Parameswara sebagai pendiri Malaka mengunjungiKaisar Yongle di Nanjing pada tahun 1405 dan meminta pengakuan atas wilayah kedaulatannya. dan dia mangkat karena terbunuh pada 1445. sebelum ditaklukan oleh Portugal tahun1511. dan mengambil gelar Seri Parameswara Dewa Syah. Namun masa pemerintahannya hanya 17 bulan. Serangan dimulai pada 10 Agustus 1511dan berhasil direbut pada 24 Agustus 1511. Melaka menyerbu Kedah dan Pahang.Kesultanan Malaka adalah sebuah Kerajaan Melayu yang pernah berdiri di Malaka. kemudian serangan Jawa dan Siammenyebabkan pusat pemerintahan berpindah ke Malaka. Mansur Syah berkuasa sampai mangkatnya pada 1477. Saudara seayahnya. Raja Kasim. kemudian menggantikannya dengan gelar Sultan Mudzaffar Syah. Sultan Mahmud Syah melarikan diri ke Bintan dan mendirikan ibukota baru di sana. Dengan demikian Melaka mengendalikan [rujukan?] sepenuhnya kedua pesisir yang mengapit Selat Malaka. Berdasarkan Sulalatus Salatin kerajaan ini merupakan kelanjutan dari Kerajaan Melayu di Singapura. Dia digantikan oleh putranya Alauddin Riayat [rujukan?] Syah. Putra Muhammad Syah yang kemudian menggantikannya. Pada awalnya Islam belum menjadi agama bagi masyarakat Malaka. . Ini memancing kemarahan Siam yang menganggap Melaka sebagai bawahan Kedah. Jambi dan Siak juga takluk. Mahmud Syah memerintah Malaka sampai tahun 1511. Megat Iskandar Syah memerintah selama 10 tahun. dan menjadikannya negara vassal. Di bawah pemerintahan Sultan Mudzaffar Syah Melaka melakukan ekspansi di Semenanjung Malaya [rujukan?] dan pantai timur Sumatera (Kampar dan Indragiri).

sedangkan putranya yang lain [rujukan?] Alauddin Riayat Syah II mendirikan kerajaan baru yaitu Johor.Putranya Muzaffar Syah kemudian menjadi sultan Perak. [rujukan?] .

Pasai. hingga kemampuannya dalam menjalin hubungan diplomatik dengan [1] negara lain. 1 Jumadil awal 913 H atau pada tanggal 8 September 1507. Pedir. Banda Aceh . Aceh telah berhasil memukul mundur kekuatan Portugis dari selat Malaka. Di awal-awal masa pemerintahannya wilayah Kesultanan Aceh berkembang hingga mencakup Daya.Kesultanan Aceh Darussalam berdiri menjelang keruntuhan dari Samudera Pasai yang pada tahun 1360 ditaklukkan oleh Majapahit hingga kemundurannya di abad ke-14. yang kemudian berkuasa hingga tahun 1537. sistem pemerintahan yang teratur dan sistematik. [sunting]Kemunduran Masjid Raya Baiturrahman. terutama karena kemampuannya dalam mengembangkan pola dan sistem pendidikan militer. Ali Mughayat Syah digantikan oleh putera sulungnya yang bernama Salahuddin. [sunting]Masa kejayaan Sultan Iskandar Muda Kesultanan Aceh mengalami masa keemasan pada masa kepemimpinan Sultan Iskandar Muda (1607 . Kejadian ini dilukiskan dalam La Grand Encyclopedie bahwa pada tahun 1582. mewujudkan pusat-pusat pengkajian ilmu pengetahuan. yang karangan mereka menjadi rujukan utama dalam bidang masing-masing. Kesultanan Aceh terletak di utara pulau Sumatera dengan ibu kota Kutaraja (Banda Aceh) dengan sultan pertamanya adalah Sultan Ali Mughayat Syah yang dinobatkan pada pada Ahad. Deli dan Aru. Selain itu Aceh juga melakukan hubungan diplomatik dengan semua bangsa yang melayari Lautan Hindia. Serangan ini dalam upaya memperluas dominasi Aceh atas Selat Malaka dan semenanjung Melayu. Awal mula Kesultanan Aceh didirikan oleh Sultan Ali Mughayat Syah pada tahun 1496. Jawa dan Kalimantan) serta atas sebagian tanah Semenanjung Melayu. Aceh telah melahirkan beberapa ulama ternama. Pada tahun 1528.000 tentara laut. Syamsuddin alSumatrani dalam bukunya Mi'raj al-Muhakikin al-Iman. Aceh telah mengukir masa lampaunya dengan begitu megah dan menakjubkan. Nuruddin Al-Raniri dalam bukunya Sirat alMustaqim. Dalam sejarahnya yang panjang itu (1496 . komitmennya dalam menentang imperialisme bangsa Eropa. dan Syekh Abdul Rauf Singkili dalam bukunya Mi'raj al-Tulabb Fi Fashil. namun penyerangan ini gagal dikarenakan adanya persekongkolan antara Portugis dengan kesultanan Pahang. seperti Hamzah Fansuri dalam bukunya Tabyan Fi Ma'rifati al-U Adyan.1903). bangsa Aceh sudah meluaskan pengaruhnya atas pulau-pulau Sunda (Sumatera. Pada tahun 1586.1636). Kemudian Salahuddin digantikan oleh Sultan Alauddin Riayat Syah al-Kaharyang berkuasa hingga [2] tahun 1568. Dalam lapangan pembinaan kesusasteraan dan ilmu agama. Pada masa kepemimpinannya. kesultanan Aceh melakukan penyerangan terhadap Portugis di Melaka dengan armada yang terdiri dari 500 buah kapal perang dan 60. Walaupun Aceh telah berhasil mengepung Melaka dari segala penjuru.

Siak. sehingga tokoh-tokoh pergerakan kemerdekaan di ibukota Hindia Timur Belanda (Indonesia) segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945." Sejak itu. Pada tahun 1942. [sunting]Perang Aceh Artikel utama untuk bagian ini adalah: Perang Aceh Tuanku Muhammad Daud Syah Johan Berdaulat. Dr. dan bersama letnannya. Pada tahun 1898. Christiaan Snouck Hurgronje. dan pada 1892 dan 1893. bukan kepada sultan. Saran ini ternyata berhasil. Jepang dikalahkan Sekutu. namun tidak berhasil merebut wilayah yang besar. Setelah melakukan peperangan selama 40 tahun. Perang kembali berkobar pada tahun 1883. baik dari negeri Belanda maupun Batavia. Traktat London yang ditandatangani pada 1824 telah memberi kekuasaan kepada Belanda untuk menguasai segala kawasan British/Inggris di Sumatra sementara Belanda akan menyerahkan segala kekuasaan perdagangan mereka di India dan juga berjanji tidak akan menandingi British/Inggris untuk menguasai Singapura. usaha-usaha untuk menyerbu Aceh makin santer disuarakan. kemudian memberikan saran kepada Belanda agar serangan mereka diarahkan kepada para ulama. merebut sebagian besar Aceh. Hendrikus Colijn. anak serta ibundanya terlebih dahulu ditangkap oleh Belanda. pemerintahan Hindia Timur Belanda jatuh di bawah kekuasan Jepang. Joannes Benedictus van Heutsz dinyatakan sebagai gubernur Aceh. Faktor penting lainnya ialah adanya perebutan kekuasaan di antara pewaris tahta kesultanan. Sultan Muhammad Daud akhirnya menyerahkan diri kepada Belanda pada tahun 1903 setelah dua istrinya. pihak Belanda menganggap bahwa mereka telah gagal merebut Aceh. Pada akhir November 1871. [sunting]Sultan Aceh Artikel utama untuk bagian ini adalah: Sultan Aceh . hampir seluruh Aceh telah direbut Belanda. Perang Aceh dimulai sejak Belanda menyatakan perang terhadap Aceh pada 26 Maret 1873 setelah melakukan beberapa ancaman diplomatik. Deli serta Bengkulu kedalam pangkuan penjajahan Belanda. Aceh menyatakan bersedia bergabung ke dalam Republik indonesia atas ajakan dan bujukan dari Soekarno kepada [rujukan?] pemimpin Aceh Tengku Muhammad Daud Beureueh saat itu . Kesultanan Aceh akhirnya jatuh seluruhnya pada tahun 1904. Tapanuli dan Mandailing. Pada tahun 1945. sultan Aceh yang terakhir. ditandai dengan jatuhnya wilayah Minangkabau. Saat itu. dimana disebutkan dengan jelas "Inggris wajib berlepas diri dari segala unjuk perasaan terhadap perluasan kekuasaan Belanda di bagian manapun di Sumatera. Kemunduran Aceh disebabkan oleh beberapa faktor. namun lagi-lagi gagal. Kesultanan Aceh akhirnya jatuh dan digabungkan sebagai bagian dari negara Hindia Timur Belanda. di antaranya ialah makin menguatnya kekuasaan Belanda di pulau Sumatera dan Selat Malaka. seorang ahli Islam dari Universitas Leiden yang telah berhasil mendapatkan kepercayaan dari banyak pemimpin Aceh.Kemunduran Kesultanan Aceh bermula sejak kemangkatan Sultan Iskandar Tsani pada tahun 1641. Pembatasan-pembatasan Traktat London 1824 mengenai Aceh dibatalkan. lahirlah apa yang disebut dengan Traktat Sumatera.

Di antara kedua masa ini yang bertahta adalah iparnya. yaitu Raden Patah dan Ki Ageng Pengging. kehancuran pelabuhan-pelabuhan Nusantara tinggal menunggu waktu. kemudian dari tahun 1521 sampai 1546. Demak sebelumnya merupakan keadipatian (kadipaten) dari kerajaan Majapahit. 1546). kerajaan Hindu terakhir di ujung timur pulau Jawa (1527. dan Blambangan. saling mengklaim sebagai pewaris tahta Majapahit. Menurut tradisi Jawa. kemungkinan besar oleh seorang Tionghoa Muslim [1] bernama Cek Ko-po . Kemungkinan besar puteranya adalah orang yang oleh Tomé Pires dalam Suma Oriental-nya dijuluki "Pate Rodim". yang juga menjadi menantu raja Trenggana. arus kekuasaan mengerucut pada dua [rujukan?] adipati. pemuda asal Pasai (Sumatera). Kerajaan Demak tidak berumur panjang dan segera mengalami kemunduran karena terjadi perebutan kekuasaan di antara kerabat kerajaan. Salah satu peninggalan bersejarah Kerajaan Demak ialah Mesjid Agung Demak. Daftar Sultan yang pernah berkuasa di Aceh dapat dilihat lebih jauh di artikel utama dari Sultan Aceh. kekuasaan Demak beralih ke Kerajaan Pajang yang didirikan oleh Jaka Tingkir. saat ini telah menjadi kota Demak di Jawa Tengah. mungkin dimaksudkan "Badruddin" atau "Kamaruddin" dan meninggal sekitar tahun 1504. Periode ketika beribukota di sana kadang-kadang dikenal sebagai "Demak Bintara". Kerajaan Demak adalah kerajaan Islam terbesar di pantai utara Jawa ("Pasisir"). Sementara Raden Patah mendapat dukungan dari Walisongo. raja Yunus dari Jepara. Dengan adanya Portugis di Malaka. Malang (1545). secara praktis wilayah-wilayah kekuasaannya mulai memisahkan diri. Ki Ageng Pengging mendapat dukungan dari Syekh Siti Jenar. Lokasi ibukota Kerajaan Demak. Demak didirikan di perapat terakhir abad ke-15. Pada masa kepemimpinannya. [sunting]Di bawah Trenggana Trenggana berjasa atas penyebaran Islam di Jawa Timur dan Jawa Tengah. yang bernama Trenggana bertahta dari tahun 1505 sampai 1518. Demak mulai menguasai daerah-daerah Jawa lainnya seperti merebutSunda Kelapa dari Pajajaran serta menghalau tentara Portugis yang akan mendarat di sana (1527). yang pada masa itu masih dapat dilayari dari laut dan dinamakan Bintara (dibaca "Bintoro" dalam bahasa Jawa). Tuban (1527). dan tercatat menjadi pelopor penyebaran agama Islam di pulau Jawa dan Indonesia pada umumnya. Demak merasa terancam dengan pendudukan Portugis di Malaka. Visi besarnya adalah menjadikan Demak sebagai kerajaan maritim yang besar. Madiun (1529).Sultan Aceh merupakan penguasa / raja dari Kesultanan Aceh. [sunting]Di bawah Pati Unus Artikel utama untuk bagian ini adalah: Invasi Demak ke Malaka Demak di bawah Pati Unus adalah Demak yang berwawasan nusantara. Cikal-bakal Pada saat kerajaan Majapahit mengalami masa surut. Tradisi Jawa menceritakan bahwa pada masa itu. tidak hanya sultan. Trenggana meninggal pada . yang menurut tradisi didirikan oleh Walisongo. Putera atau adik Rodim. Wilayah-wilayah yang terbagi menjadi kadipaten-kadipaten tersebut saling serang. Surabaya dan Pasuruan (1527). Di bawahnya. Pada tahun 1568. di Aceh juga terdapat Sultanah / Sultan Wanita. Panglima perang Demak waktu itu adalah Fatahillah. Pada masa raja ke-4 ibukota dipindahkan ke "Prawata" (dibaca "Prawoto").

ketikaKerajaan Demak memperluas pengaruhnya ke kawasan pesisir barat Pulau Jawa. para Sultan Banten tidak lebih dari raja bawahan dari pemerintahan kolonial diHindia Belanda. Selama hampir 3 abad Kesultanan Banten mampu bertahan bahkan mencapai kejayaan yang luar biasa. Berawal sekitar tahun 1526. Kemudian dipicu oleh adanya kerjasama Sunda-Portugal dalam bidang ekonomi dan politik.tahun 1546 dalam sebuah pertempuran menaklukkan Pasuruan. yaitu Pangeran Sekar Seda Lepen. Pangeran Sekar Seda Lepen akhirnya terbunuh. Pada tahun 1561 Sunan Prawoto beserta keluarganya "dihabisi" oleh suruhan Arya Penangsang. anak angkat Joko Tingkir. dan kemudian digantikan oleh Sunan Prawoto [sunting]Kemunduran Suksesi ke tangan Sunan Prawoto tidak berlangsung mulus. dan persaingan dengan kekuatan global memperebutkan sumber daya maupun perdagangan. Banten yang sebelumnya vazal dari Kerajaan Demak. dengan menaklukan beberapa kawasan pelabuhan kemudian menjadikannya sebagai pangkalan militer serta kawasan perdagangan. Arya Penangsang akhirnya berhasil dibunuh dalam peperangan oleh Sutawijaya. Atas perintah Trenggana. Kerajaan Inderapura) dan dianugerahi keris oleh raja tersebut (Sultan [5] Munawar Syah). Maulana Hasanuddin juga melanjutkan perluasan kekuasaan ke daerah penghasil lada di Lampung. dan mendirikan benteng pertahanan yang dinamakanSurosowan kemudian hari menjadi pusat pemerintahan setelah Banten menjadi kerajaan sendiri. putera Pangeran Sekar Seda Lepen. Kedatangan pasukan Kerajaan Demak di bawah pimpinan Maulana Hasanuddin ke kawasan tersebut selain untuk perluasan wilayah juga sekaligus penyebaran dakwah Islam. Joko Tingkir memindahkan pusat pemerintahan kePajang. dan hal ini menyebabkan banyak adipati memusuhi Arya Penangsang. serta ketergantungan akan persenjataan telah melemahkan hegemoni Kesultanan Banten atas wilayahnya. putera Sunan Gunung Jati berperan dalam penaklukan tersebut. hal ini dianggap dapat membahayakan kedudukan Kerajaan Demak selepas kekalahan mereka mengusir Portugal dari Melaka tahun 1513. Pada awalnya kawasan Banten juga dikenal dengan Banten Girang merupakan bagian dari Kerajaan Sunda. Maulana Hasanuddin. mulai melepaskan diri dan menjadi kerajaan yang [6] [2] . Suruhan Arya Penangsang juga membunuh Pangeran Hadiri adipati Jepara. [4] yang waktu itu masih merupakan pelabuhan utama dari Kerajaan Sunda. bersama dengan Fatahillahmelakukan penyerangan dan penaklukkan Pelabuhan Kelapa sekitar tahun 1527. Perang saudara. dan pada masa-masa akhir pemerintanannya. Ia ditentang oleh adik Trenggana. dan di sana ia mendirikan Kerajaan Pajang. Selain mulai membangun benteng pertahanan di Banten. Indonesia. Ia berperan dalam penyebaran Islam di kawasan tersebut. Kesultanan Banten merupakan sebuah kerajaan Islam yang pernah berdiri di Provinsi Banten. yang diwaktu bersamaan penjajah dari Eropa telah berdatangan dan menanamkan pengaruhnya. Kekuatan politik Kesultanan Banten akhir runtuh pada tahun 1813 setelah sebelumnya Istana Surosowan sebagai simbol kekuasaan di Kota Intan dihancurkan. Arya Penangsang kemudian menjadi penguasa tahta Demak. selain itu ia juga telah melakukan kontak dagang dengan rajaMalangkabu (Minangkabau. Seiring dengan kemunduran Demak terutama setelah meninggalnya Trenggana.

Kemudian ia digantikan anaknya Maulana Muhammad. menjadi salah [9] satu pusat niaga yang penting pada masa itu. Banten [10] berdagang dengan Persia. ia menjadi raja pertama di Pulau Jawa yang mengambil gelar "Sultan" pada tahun 1638 dengan nama Arab Abu al-Mafakhir Mahmud Abdulkadir. Dalam mengamankan jalur pelayarannya Banten juga mengirimkan armada lautnya ke Sukadana atau Kerajaan [13] Tanjungpura (Kalimantan Barat sekarang) dan menaklukkannya tahun 1661. Cina dan Jepang. Siam. salah satu diketahui surat Sultan Banten kepada Raja [1] Inggris. Dibantu orang Inggris. melakukan penyebaran agama Islam secara intensif kepada penguasa Banten Girang beserta penduduknya. yang sebelumnya telah [12] melakukan blokade atas kapal-kapal dagang menuju Banten. yang mencoba menguasai Palembang tahun 1596 sebagai bagian dari usaha Banten dalam mempersempit gerakan [8] Portugal dinusantara. sepertiTarumanagara. termasuk ketika . Filipina. Di bawah dia. serta juga [12] telah mengupah orang Eropa bekerja pada Kesultanan Banten. dibangun atas contoh Eropa. Maulana Yusuf anak dari Maulana Hasanuddin. Monopoli atas perdagangan lada di Lampung. namun gagal karena ia meninggal dalam penaklukkan tersebut. Pada masa ini Sultan Banten telah mulai secara intensif melakukan hubungan diplomasi dengan kekuatan lain yang ada pada waktu itu.mandiri. Beberapa cerita mistis juga mengiringi proses islamisasi di Banten. Sriwijaya dan Kerajaan Sunda. Masa Sultan Ageng Tirtayasa (bertahta 1651-1682) dipandang sebagai masa kejayaan Banten. Vietnam. Dalam Babad Banten menceritakan bagaimana Sunan Gunung Jati bersama Maulana Hasanuddin. Pada masa ini Banten juga berusaha keluar dari tekanan yang dilakukan VOC. James I tahun 1605 dan tahun 1629 kepada Charles I. naik tahta pada tahun 1570 melanjutkan ekspansi Banten ke kawasan pedalaman Sunda dengan menaklukkan Pakuan Pajajaran tahun 1579. menempatkan penguasa Banten sekaligus sebagai pedagang perantara dan Kesultanan Banten berkembang pesat. [11] Agama Lukisan litograf Masjid Agung Banten pada kurun 1882-1889. Banten memiliki armada yang mengesankan. Berdasarkan data arkeologis. Denmark danTionghoa. Perdagangan laut berkembang ke seluruh Nusantara. Pada masa Pangeran Ratu anak dari Maulana Muhammad. masa awal masyarakat Banten dipengaruhi oleh beberapa kerajaan yang membawa keyakinan Hindu-Budha. Banten menjadi kawasan multi-etnis. India. [sunting]Puncak [7] kejayaan Kesultanan Banten merupakan kerajaan maritim dan mengandalkan perdagangan dalam menopang perekonomiannya.

Gelombang migrasi ini akibat berkecamuknya perang di Fujian serta pada kawasan Cina Selatan lainnya. [sunting]Kependudukan Kemajuan Kesultanan Banten ditopang oleh jumlah penduduk yang banyak serta multi-etnis. baliung. Asumsi ini berkembang karena pada waktu itu di beberapa kawasan pedalaman seperti Lebak. Ketiga istilah ini jelas lebih kepada sistem ladang. selain di bidang perdagangan untuk daerah pesisir. panggerek (pemburu) dan panyadap (penyadap). apa pun kewarganegaraan mereka. berkembang dengan baik. Namun dari sumber yang paling dapat diandalkan. Beberapa tradisi yang ada dipengaruhi oleh perkembangan Islam di masyarakat. dan lansia. Bugis dan Bali. diperkirakan berjumlah sekitar 150 000 penduduk. Sementara budaya masyarakat menyerap Islam sebagai bagian yang tidak terpisahkan. seiring itu tarekat maupun tasawuf juga berkembang di Banten. dan menempatkan paraulama memiliki pengaruh yang besar dalam kehidupan masyarakatnya. Sekitar tahun 1676 ribuan masyarakat Cina mencari suaka dan bekerja di Banten. Sunda dan Melayu. juga dalam penegakan hukum Islam [22] seperti hudud. sebagaimana penafsiran dari naskah sanghyang siksakanda ng karesian yang menceritakan adanya istilah pahuma (peladang). [sunting]Perekonomian Dalam meletakan dasar pembangunan ekonomi Banten. perekonomian masyarakatnya ditopang oleh kegiatan perladangan. Sementara kelompok etnis nusantara lain dengan jumlah signifikan antara lain Makasar. Pada masa Sultan Ageng antara 1663 dan 1667 pekerjaan pengairan besar dilakukan untuk mengembangkan pertanian. Walau didominasi oleh muslim. patik. namun komunitas tertentu diperkenankan membangun sarana peribadatan mereka. pada kawasan pedalaman pembukaan sawah mulai diperkenalkan. Toleransi umat beragama di Banten. seperti terlihat pada kesenian bela diri Debus. Sultan Banten dirujuk memiliki silsilah sampai kepada Nabi Muhammad. Belanda. Kadi memainkan peranan penting dalam pemerintahan Kesultanan Banten.1. Sementara di Banten beberapa kelompok masyarakat Eropa seperti Inggris. Denmark dan Portugal juga telah membangun pemondokan dan gudang di sekitar Ci Banten. yang ditandai dengan penaklukan Pakuan Pajajaran. pada Dagh Register-(16. Antara 30 dan 40 km kanal baru dibangun dengan menggunakan tenaga . di mana sekitar tahun 1673 telah berdiri beberapa klenteng pada kawasan sekitar pelabuhan Banten. [23] termasuk perempuan. di Banten diperkirakan terdapat antara 100 000 sampai 200 000 orang lelaki yang siap untuk berperang. Perancis. sumber lain menyebutkan.1673) menyebutkan dari sensus yang dilakukan VOC pada tahun 1673. bahwa di Banten dapat direkrut sebanyak 10 000 orang yang siap memanggul senjata. anak-anak. Islam menjadi pilar pendirian Kesultanan Banten.pada masaMaulana Yusuf mulai menyebarkan dakwah kepada penduduk pedalaman Sunda. Jika keseluruhan penduduk dihitung. selain bertanggungjawab dalam penyelesaian sengketa rakyat di pengadilan agama. Masyarakat ini umumnya membangun pemukiman sekitar pinggiran pantai dan sungai serta memiliki proporsi jumlah yang signifikan dibandingkan masyarakat India dan Arab. Dari beberapa sumber Eropa disebutkan sekitar tahun 1672. diperkirakan penduduk di kota Banten yang mampu menggunakan tombak atau senapan berjumlah sekita 55 000 orang. begitu juga dengan nama peralatanya seperti kujang. Mulai dari Jawa. kored dan sadap.

30 000-an petani ditempatkan di atas tanah tersebut. dengan jumlah penduduk dan kekayaan yang dimilikinya menjadikan Banten sebagai salah satu kota terbesar [23] di dunia pada masa tersebut. Pusat pemerintahan Banten berada antara dua buah sungai yaitu Ci Banten dan Ci Karangantu. serta kaum jawara. sementara dalam lingkaran istana terdapat gelar Pangeran Ratu. Di kawasan tersebut dahulunya juga didirikan pasar.Pangeran Adipati. Perkebunan tebu. Secara keseluruhan rancangan kota Banten berbentuk segi empat yang dpengaruhi oleh konsep Hindu-Budha atau representasi yang dikenal dengan [13] nama mandala. antara 30 dan 40 000 ribu hektar sawah baru dan ribuan hektar perkebunan kelapa ditanam.Kadi. ratu atau sayyid. Berdasarkan Sejarah Banten. Kesultanan Banten telah menerapkan cukai atas kapal-kapal yang singah ke Banten. Di bawah Sultan Ageng. [sunting]Pemerintahan Bendera Kesultanan Banten. sementara disebelah utara dari istana dibangun Masjid Agung Banten dengan menara berbentuk mercusuar yang kemungkinan dahulunya juga berfungsi sebagai menara pengawas untuk melihat kedatangan kapal di Banten. yang didatangkan saudagar Cina di tahun 1620-an. Selain itu pada kawasan kota terdapat beberapa kampung yang mewakili etnis tertentu. dikembangkan.sebanyak 16 000 orang. dan Pangeran Anom yang disandang oleh para pewaris. versi pelat Jepang tahun 1876. penguasanya menggunakan gelar Sultan. Setelah Banten muncul sebagai kerajaan yang mandiri. perkembangan penduduk Banten meningkat [13] signifikan. Tak dapat dipungkiri sampai pada tahun 1678. Di sepanjang kanal tersebut. termasuk orang Bugis dan Makasar. alun-alun dan Istana Surosowan yang dikelilingi oleh tembok beserta parit. Patih serta Syahbandar yang memiliki peran dalam administrasi pemerintahan. pemungutan cukai ini dilakukan oleh Syahbandar yang berada di kawasan yang dinamakan Pabean. dan dikenal dengan nama Kapalembangan. Sementara pada masyarakat Banten terdapat kelompok bangsawan yang digelari dengan tubagus (Ratu Bagus). seperti Kampung Pekojan (Persia) dan Kampung Pecinan. Salah seorang syahbandar yang terkenal pada masa Sultan Ageng bernama Syahbandar Kaytsu. Pangeran Gusti. pamong praja. Pada pemerintahan Banten terdapat seseorang dengan gelar Mangkubumi. lokasi pasar utama di Banten berada antara Masjid Agung Banten dan Ci Banten. dan golongan khusus lainya yang mendapat kedudukan istimewa adalah terdiri atas kaum ulama. Sementara pada kawasan alun-alun terdapat paseban yang digunakan oleh Sultan Banten sebagai tempat untuk menyampaikan maklumat kepada rakyatnya. . Banten telah menjadi kota metropolitan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful