P. 1
Lugol

Lugol

|Views: 682|Likes:
Published by Fildzia Irsina

More info:

Published by: Fildzia Irsina on Mar 02, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/03/2013

pdf

text

original

 

Lugol / kalium yodida Digunakan untuk menunjukkan kandungan bahan makanan jenis amilum (tepung) Benedict / fehling A dan Fehling B Digunakan untuk menunjukkan kandungan bahan makanan kelompok gula (monosakarida dan di sakarida) Millon / Molisch / Biuret Digunakan untuk menunjukkan bahan makanan kelompok protein Sudan III / etanol / kertas buram Digunakan untuk menunjukkan bahan makanan yang mengandung lemak / minyak Metilen Blue

  

Digunakan untuk menunjukkan bahan makanan yang mengandung vitamin C Uji Amilum Cara Kerja : - Ambil 1 ml larutan yang akan diuji dan letakkan pada tabung reaksi - Teteskan dengan larutan lugol yang encer (jika tidak ada bisa gunakan "Betadine") - Amati perubahan warna yang tejadi pada setiap bahan makanan yang diuji. Catatan : Jika terjadi perubahan warna biru sampai hitam berarti bahan makanan tersebut mengandung amilum Uji Gula Dengan Fehling A dan Fehling B Cara Kerja : - Masukkan 1 ml larutan bahan makanan yang akan diuji ke dalam tabung reaksi - Teteskan dengan fehling A dan fehling B, larutan akan bewarna biru - Panaskan tabung reaksi yang berisi bahan makanan dan fehling A dan B diatas bunsen - Amati perubahan warna yang terjadi Catatan : jika warna biru berubah menjadi hijau sampai oranye berarti bahan makanan mengandung gula Dengan Larutan Benedickt Masukkan 1 ml larutan bahan makanan yang akan diuji ke dalam tabung reaksi - Teteskan dengan larutan benedickt - Panaskan tabung reaksi yang berisi bahan makanan dan larutan benedickt diatas bunsen - Amati perubahan warna yang terjadi Catatan : Jika bahan makanan yang mengandung gula akan bewarna jingga Uji Protein Dengan reagen biuret Cara Kerja : - Ambil 1 ml larutan bahan makanan yang akan diuji ke dalam tabung reaksi - Tetesi dengan 4 tetes reagen biuret Catatan : Jika warnanya berubah menjadi ungu berarti mengandung protein Dengan reagen millon nase Cara Kerja : - Ambil 1 ml larutan bahan makanan yang akan diuji ke dalam tabung reaksi - Teteskan 4 tetes reagen millon nase, akan terjadi penggumpalan yang bewarna putih - Panaskan tabung reaksi diatas bunsen dengan hati-hati - Amati perubahan warna yang terjadi Catatan : Jika warna berubah menjadi merah berarti bahan makanan tersebut mengandung protein Uji Lemak Dengan kertas koran (boleh pakai kertas biasa) Cara Kerja : - Teteskan larutan yang akan diuji pada kertas koran - Amati warna pada kertas koran Catatan : Jika warna kertas tampak buram atau jadi transparan , berarti bahan makanan tersebut mengadung lemak Dengan etanol Cara Kerja : - Masukkan 5 ml etanol pada tabung reaksi - Masukkan 2 tetes larutan bahan makanan yang akan diuji - Tuangkan larutan bahan makanan dan etanol ini ke dalam tabung reksi yang berisi 5 ml air Catatan : Jika terbentuk emulsi putih keruh

Hasil pengamatan: Terjadi perubahan warnalarutan putih telur menjadi ungu Langkah kerja dan hasil pengamatan Langkah kerja: Tambahkan 2 ml larutan millon kedalan 2 ml larutan putih telur. Fehling A dan Fehling B merupakan reagen yang dapat menunjukkan keberadaan glukosa pada suatu bahan makanan. warna larutan menjadi putih keruh putih menunjukkan kandungan minyak dalam larutan . Warna dasar lauran biuret adalah biru Uji Kandungan protein Warna dasar larutan millon adalah ungu Uji kandungan lemak Kertas saring / kertas buram Sudan III Tes Emulsi Kesimpulan Perubahan warna larutan menjadi merah menunjukkan larutan putih telur mengandung protein Kesimpulan Timbulnya transparan pada kertas menunjukkan adanya kandungan lemak dalam minyak Langkah Kerja: Lapisan berwarna Tambahkan 2 ml larutan sudan III kedalam larutan minyak. Panaskan larutan dalam air mendidih Hasil Pengamatan: Terjadi perubahan warna larutan putih telur menjadi merah Langkah kerja dan hasil pengamatan Langkah kerja: Teteskan 3 tetes minyak di atas kertas saring Hasil pengamatan: Kertas saring menjadi transparan Kesimpulan Perubahan warna larutan tepung menjadi biru kehitaman menunjukkan larutan yang diuji mengandung amilum Kesimpulan Perubahan warna larutan menjadi merah bata menunjukkan bahwa larutan tersebut mengandung glukosa. setelah pemanasan terjadi perubahan warna secara bertahap mulai dari hijau. Warna dasar larutan KI orang E Uji kandungan gula Benedict.Uji karbohidrat Iodine / kalium iodide / KI merupakan reagen untuk menunjukkan kandungan amilum/tepung pada suatu bahan makanan. Langkah kerja dan Hasil Pengamatan Langkah kerja: Tambahkan 2 tetes larutan KI kedalam 2 ml larutan a milum atau tepu ng Hasil pengamatan: Larutan tepung berubah warna dari warna asal putih keruh menjadi berwarna biru kehitaman Langkah kerja dan hasil pengamatan Tambahkan 5 tetes larutan benedict kedalam 2 ml larutan gula. Panaskan campuran zat tersebut dalam air mendidih selama 5 menit Hasil penga matan: Campuran larutan gula dengan benedict berwarna biru. Kadar warna merah pada hasil eksperimen menunjukkan kualitas kandungan glukosa dalam larutan. kuning dan akhirnya menjadi merah bata Langkah kerja dan hasil pengamatan Langkah ke rja: Tambahkan 2 ml larutan biuret (larutan KOH 5 % + larutan CUSO4 5 %) kedalam larutan putih telur. Kesimpulan Perubahan warna ungu pada larutan putih telur menunjukkan larutan tersebut mengandung protein Uji Kandungan protein Millon / Mollisch / Biuret merupakan reagen yang dapat menunjukkan keberadaan protein pada suatu bahan makanan. Warna dasar dari larutan benedict adalah biru tua. merah pada Hasil pengamatan: permukaan larutan Terbentuk lapisan berwarna merah pada permukaan larutan menunjukkan kandungan lemak dalam larutan Langkah kerja: Larutnya minyak dalam Tambahkan 2 ml larutan etannol kedalam larutan minyak air yang ditunjukkan Hasil pengamatan: dengan perubahan Kumpulan minyak yang berada di permukaan larut menjadi warna larutan menjadi emulsi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->