P. 1
Rumah kaca

Rumah kaca

|Views: 94|Likes:

More info:

Published by: Betty Veronika Sitanggang on Mar 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/20/2012

pdf

text

original

Rumah kaca

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi, cari Untuk kegunaan lain dari Rumah kaca, lihat Rumah Kaca.

Sebuah rumah hijau di Saint Paul, Minnesota. Rumah kaca (atau rumah hijau) adalah sebuah bangunan di mana tanaman dibudidayakan. Sebuah rumah kaca terbuat dari gelas atau plastik; Dia menjadi panas karena radiasi elektromagnetik yang datang dari matahari memanaskan tumbuhan, tanah, dan barang lainnya di dalam bangunan ini. Kaca yang digunakan untuk rumah kerja bekerja sebagai medium transmisi yang dapat memilih frekuensi spektral yang berbeda-beda, dan efeknya adalah untuk menangkap energi di dalam rumah kaca, yang memanaskan tumbuhan dan tanah di dalamnya yang juga memanaskan udara dekat tanah dan udara ini dicegah naik ke atas dan mengalir keluar. Oleh karena itu rumah kaca bekerja dengan menangkap radiasi elektromagnetik dan mencegah konveksi. Lihat rumah kaca surya (teknikal) untuk diskusi teknikal bagaimana rumah kaca surya bekerja. Rumah kaca sering kali digunakan untuk mengembangkan bunga, buah dan tanaman tembakau. Lebah bumble adalah polinator pilihan untuk banyak polinasi rumah kaca, meskipun tipe lebah lain juga digunakan, dan juga polinasi buatan.

Mowing young tobacco in greenhouse of half million plants (Hemingway, South Carolina) Selain tembakau, banyak sayuran dan bunga juga dikembangkan di rumah kaca pada akhir musim dingin atau awal musim semi, yang kemudian dipindahkan ke luar begitu cuaca menjadi hangat. Ruangan yang tertutup dari rumah kaca mempunyai kebutuhan yang unik, dibandingkan dengan produksi luar ruangan. Hama dan penyakit, dan panas tinggi dan kelembaban, harus dikontrol, dan irigasi dibutuhkan untuk menyediakan air.

China. PENGARUH EFEK RUMAH KACA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKTIFITAS TANAMAN1) Oleh : M. antara tahun 1988 (kering dan panas) dan 1992 (basah dan dingin). Produktifitas pertanian berubah-ubah secara nyata dari tahun ke tahun. Pengaruh Iklim terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Tanaman Variabel menonjol yang diperkirakan akan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman pangan akibat terjadinya peningkatan kadar CO2 adalah bumi yang memanas. Sistem produksi pertanian dunia saat ini mendasarkan pada kebutuhan akan tanaman setahun. Besaran perbedaan antar tahun telah melampaui prakiraan perubahan iklim. Tanaman dan ternak sangat peka terhadap perubahan cuaca yang sifatnya sementara dan drastis. kacang-kacangan. Petani selalu berhadapan dengan perubahan iklim. di mana tanaman tak dapat tumbuh karena keganasan lingkungan. Fluktuasi iklim tahunan. Tanaman-tanaman tersebut dikembangbiakan dalam kondisi pertanaman tertentu. Kemarau terjadi dibeberapa tempat didunia setiap tahun.Rumah kaca menjadi penting dalam penyediaan makanan di negara garis lintang tinggi. Rusia dan beberapa negara Afrika. Perbedaan cuaca antar tahun lebih berpengaruh dibanding dengan perubahan iklim yang diproyeksikan. Dan tak terdapat bukti bahwa perubahan iklim akan mempengaruhi perubahan cuaca tahunan. perubahan iklim yang diakibatkan meningkatnya kandungan CO2 atmosfir dan gas rumah kaca lainnya terhadap produktifitas tanaman pangan. Hidroponik dapat digunakan dalam rumah kaca untuk menggunakan ruang secara efektif. Munawar2) 1) 2) Makalah Mata Kuliah Masalah Khusus Produksi Tanaman Mahasiswa Ilmu Tanaman Magister Pertanian Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. rhubarb. Kompleks rumah kaca terbesar di dunia terletak di Leamington. Pengontrolan cahaya dan suhu dapat mengubah tanah tak subur menjadi subur. buah-buahan. dan lain-lain. lebih berpengaruh terhadap pertanian dibanding perubahan rata-rata. Suhu selama Juli dan Agustus berbeda 80F dalam dua tahun dibeberapa negara bagian. diperkirakan akan lebih rendah . melindungi tanaman dari badai debu dan "blizzard". kelapa. Kemarau tahunan juga lumrah terjadi di area pertanian India. Juga mempertimbangkan efek langsung maupun biologis dari peningkatan kadar CO2 tersebut. beberapa sayuran seperti asparagus. Rumah kaca melindungi tanaman dari panas dan dingin yang berlebihan. dan menolong mencegah hama. Berdasarkan pengamatan obyektif di lapangan.8 km²) tomat dikembangkan dalam gelas. Rumah kaca dapat memberikan negara kelaparan persediaan bahan makanan. Dan interaksi Biologi dan Iklim terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman pangan. Perubahan drastis cuaca. Ontario (dekat tempat paling selatan Kanada) di mana sekitar 200 "acre" (0. Hal ini digambarkan pada Musim panas daerah pertanian Jagung Amerika serikat. dalam beberapa urutan besaran lebih tinggi dibanding dengan besar prediksi perubahan pelan-pelan iklim yang diajukan para ahli ekologi. anggur. Indonesia Iklim dan cuaca merupakan faktor penentu utama bagi pertumbuhan dan produktifitas tanaman pangan. kecuali beberapa tanaman seperti pisang. Hal paling kritis yang belum diketahui adalah pola frekuensi kemarau. atau khusunya. Makalah ini akan membahas implikasi dari effek rumah kaca.

Prakiraan terjadinya perubahan iklim membuat penelitian pertanian yang komprehensif menjadi sangat penting dalam menghadapi perubahan itu secara efektif. dan pemanasaan terbesar terjadi dikutub. kenaikan suhu dapat diperkirakan dan akan berpengaruh terhadap pola hujan. Stabilitas dan keandalan produksi adalah sama pentingnya dengan besaran jumlah produksi itu sendiri. Pengaruh Biologis Langsung: Pertumbuhan Tanaman dalam rumah Kaca . pengadaan energi dari bahan bakar fosil serta kelangsungan praktek pertanian yang sekarang ada. perubahan cuaca. Kekeringan secara menyeluruh di dunia hampir tak pernah terjadi saat ini. sebab-sebab pemanasan global juga lebih tidak dapat lagi dipastikan. Di USA. salju. area tanam jagung dan gandum musim dingin akan bergeser ke utara dan akan digantikan sorgum dan padi-padian. lama musim tanam.5OC pada akhir abad nanti. Ketiga. Permodelan iklim secara regional telah dimodelkan dalam tingkat yang lebih kurang meyakinkan dibanding model untuk iklim global. sekarang telah disimpulkan oleh beberapa ilmuwan bahwa model prakiraan iklim yang dibuat merupakan penyederhanaan yang sangat simplistis dari proses atmosfir dan lautan yang sangat kompleks. Untuk kebanyakan tanaman pangan dan serat dan beberapa spesies lain perubahan dalam ketersediaan air memiliki akibat yang lebih besar dibanding kenaikan suhu. Secara keseluruhan iklim akan memanas 3 kali 1. Hal serupa terjadi di India. Ini akan memberi dua manfaat sekaligus. akan melengkapi usaha peningkatan produktivitas tanaman. India. Walau ada kepastian bahwa pertanian dunia dapat mengantisipasi perubahan iklim. jika terjadi dalam pola hujan dan suhu dengan kadar CO2 yang tinggi akan menguntungkan produksi tanaman pangan beririgasi. Beberapa praktek yang membahayakan kesehatan manusia dan kelestarian lingkungan harus diubah bersamaan dengan tingkat produksi yang aman dan dapat diandalkan juga harus terus ditingkatkan. mencerminkan bahwa hasil tanam di USA. dan tetap meningkatnya hasil. Masalah lain adalah Kelangkaan air dan kualitas air. pemanasan global mempengaruhi variabel yang berpengaruh terhadap produktifitas pertanian. perubahan itu akan menambah masalah yang harus ditangani dalam dasa warsa kedepan.5-4. Berdasarkan permodelan komputer. Argentina. dan lebih rendah dikhatulistiwa. Dan tak dapat dibuktikan bahwa pengeluaran gas rumah kaca akan berpengaruh signifikan terhadap iklim dunia. Penelitian mengenai perubahan iklim. Rusia. yang kini tengah dilakukan melalui rekayasa genetik. Hal ini akan sangat penting bagi pertanian yang terkait zona suhu. China.dibanding permodelan iklim yang lemah dan kasar menggunakan komputer. Pertambahan areal pertanian beririgasi di Amerika terjadi di delta misisipi dan dataran utara. Perhatian petani akan tertuju pada perbedaan musiman dan antar tahun pada curah hujan. Canada dan Australia. Perubahan yang diperkirakan. Selama 70 tahuan. baik bagi pertambahan maupun intensitas masa tanam atau satuan tingkat pertumbuhan. memungkinkan negara dengan cuaca baik dapat menjaga keamanan pangan negara dari cuaca yang buruk. mendukung penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. China dan Rusia bagian selatan. yang dipengaruhi oleh tekanan lingkungan. Keprihatinan akan perubahan iklim dimasa depan dan perubahan yang lebih besar lagi akan diimbangi dengan penelitian mengenai manfaat peningkatan CO2 bagi fotosintesis dan berkurangnya kebutuhan tanaman akan air. dan untuk mengkapitalisasi sumberdaya hayati bagi peningkatan produksi. seperti kemarau dan juga membantu menghadapi perubahan iklim dalam jangka panjang. Kedua. baik sebagai pelindung mengahadapi perubahan jangka pendek lingkungan.5OC jika kadar CO2 meningkat duakali. Pandangan yang berbeda mengenai pemanasan global yang memiliki bobot ilmiah yang baik muncul. tanah yang menjadi gersang. perlakuan kimiawi dan pola pengolahan. muka bumi rata-rata akan memanas sebesar 1. dan beda suhu dalam hari-hari yang berpengaruh pada tahap pertumbuhan.

Peningkatan Biomassa terbukti terjadi ketika dilakukan pengayaan CO2. suhu dan unsur hara) mencukupi. dibanding pada kadar atmosfir biasa sebesar 335 ppm. Ini tak selalu muncul dari fotosintesa netto. bibit dan jumlah dan berat buah. Efisiensi Fotosintesis Hanya sedikit keraguan bahwa kadar CO2 dalam atmosfir adalah kurang optimal bagi fototosintesis ketika faktor lain yang berpengaruh terhadap tanaman (cahaya. dan kemudian bunga dan tanaman hias. serta 80 tahun yang lalu di USA. Dengan meningkatnya kadar CO2 menjadi dua kali sekarang secara global. air. Pada tahun 1982 diselenggarakan Konferensi Internasional yang bertujuan mengidentifikasi makalah yang terkait dengan pengaruh biologis langsung dari pengaruh peningkatan CO2 pada produktifitas tanaman. efisiensi penggunaan air. Kimball dkk. yang membuktikan bahwa pengayaan CO2 menambah hasil sebesar 12-13 %. Awal 1888. Rasio C:N bertambah. Ubi Jalar. Fokus makalah ini dibuat dengan mengacu kepada tindak konferensi tersebut. Peningkatan fotosintesis akan meningkat sampai kadar CO2 mendekati 1000 ppm. Juga telah dilakukan riset selama 35 tahun oleh sebuah grup dalam Komisi Tanaman Terlindung pada International Society for Holticultural Science. Fotosintesa Netto adalah jumlah fotosintesa brutto minus fotorespirasi. berat per luas. Kedelai. mentimun. tinggi tunas. manfaat pemupukan dengan CO2 telah dilakukan pada tanaman di dalam rumah kaca di Jerman.Penelitian mengenai manfaat pengayaan CO2 dimulai abad lalu. Dampak langsung yang dapat dijejaki dari peningkatan CO2 adalah peningkatan tingkat fotosintesa daun dan kanopi. Banyak catatan dan pernyataan yang disusun mengenai pertumbuhan tanaman yang berada dalam lingkungan yang dikontrol dan diberi pengayaan CO2. Hasil paling pasti adalah tanaman tumbuh cepat dan lebih besar. suhu dan kelembaban. dan fotorespirasi setidaknya memiliki besaran mengubah 50% karbohidrat hasil fotosintesa kembali menjadi CO2. Penyerapan Nitrogen biologis terkait dengan sumberdaya iklim seperti cahaya. Hasil yang menguntungkan pertama kali dilaporkan terjadi pada tanaman pangan seperti letuce. 1985 dan 1996 mengumpulkan 770 penelitian mengenai hasil tanaman dalam rumah kaca dengan pengayaan CO2. Ada perbedaan antara spesies. dengan peningkatan CO2 fotorespirasi diperkirakan akan menurun. Perkiraan sementara saat ini sekitar 5%-10% dari kenaikan produksi pertanian . dan beberapa tahun kemudian di Inggris. hasil pertanian diperkirakan akan meningkat sampai 32% dari sekarang. Sementara Strain dan Cure menyusun Bibliographi literature mengenai pengayaan CO2 dan efeknya terhadap lingkungan dan tanaman yang lengkap. Wittwer dan Robb membuat catatan menyeluruh mengenai data-data sebelumnya dan ditambah hasil penelitiannya sendiri bahwa tanaman tomat mencapai usia dewasa dan hasil produksi yang menguntungkan dalam rumah kaca yang diperkaya CO2. Terutama pada Kentang. Pengaruh paling mencolok dari pengayaan tersebut dalah efisiensi fotosintesis dan Penggunaan Air yang lebih efisien. makalah Wittwer tahun 1985 dan 1992. physiologi. Terjadi juga pertambahan luas dan tebal daun. Kadar CO2 yang tinggi memicu penggunaan air yang efisian dalam tanaman C4 seperti jagung. Spesies C3 lebih peka terhadap peningkatan kadar CO2 dibanding C4. Lebih dari itu semua hasil panen meningkat. dan terbukti hasil tanaman tersebut meningkat 32%. percabangan. hasil daan ekonomi. tomat. Itu semua dilengkapi oleh materi yang diedit oleh Enoch dan Kimball pada 1968 mengenai Pengayaan Karbondioksida Pada Tanaman Rumah Kaca meliputi status dan sumber CO2. Ukuran Tubuh meningkat seiring rasio akarbatang. pada tahun 1983. Dokumentasi yang lebih lengkap mengenai efek langsung CO2 terhadap produkstifitas tanaman diterbitkan Departemen Energi USA pada Tahun 1985-1987 secara berseri. Peningkatan efisiensi air ini merangsang pertumbuhan tanaman. sebagai sesuatu yang tak terpisahkan dengan efisiensi photositensis.

Satu faktor penting yang berpengaruh terhadap produksi tanaman namun masih merupakan misteri adalah pola musim kering yang terjadi. USA. Produksi Tanaman Pangan Beririgasi Perubahan yang telah diperkirakan mengenai penguapan dan suhu akibat efek rumah kaca dan pemanasan global sepertinya akan menguntungkan lahan pertanian beririgasi. Banyak pengujian yang dilakukan dalam lingkungan terkontrol secara penuh atau sebagian. Di USA. Pertumbuhan dan Produkstifitas Tanaman: Kemampuan Adaptasi terhadap Suberdaya Iklim di Bumi Banyak tanaman pangan mampu beradaptasi terhadap perubahan iklim. tomat. salah satunya adalah peningkatan daya tahan terhadap kekeringan dan berkurangnya kebutuhan air untuk pertanian. Dan pada tanaman C4 dan C3 mengurangi membukanya stomata. hal ini juga berlaku untuk Cina. Tanaman dengan cara fotosintesa C3 mendapat keuntungan dengan 3 cara. Aspek penting dari peningkatan kadar CO2 dalam atmosfir adalah kecenderungan tanaman untuk menutup sebagian dari stomata pada daunnya. di USA. Produksi Sorgum dan padi-padian akan menggeser posisi areal gandum dan jagung tersebut. terhadap beberapa tanaman komersial (padi. Pertama meluasnya ukuran daun. kapas. dan terakhir efisiensi penggunaan air.adalah akibat kenaikan kadar CO2. Sovyet. ubijalar dan jagung dapat tumbuh dimana saja kelembaban dan suhu sesuai. sehingga sensitivitas tanaman terhadap perubahan iklim lebih dapat diketahui. Manfaat pengayaan CO2 terhadap pertumbuhan dan produktifitas tanaman saat ini telah dikenal telah dikenal luas. dan beberapa tanaman hutan). baik secara kualitas maupun kuantitas. kentang. Kecenderungan ini telah terjadi di USA. Dengan tertutupnya stomata ini penguapan air akan menjadi perkurang. Efisiensi Penggunaan Air Kebutuhan utama tanaman yang lainnya adalah air. suhu. dan dengan itu berarti efisiensi penggunaan air meningkat. 80–85 % konsumsi air bersih adalah untuk pertanian. ubikayu. gandum. Efek langsung dari kadar CO2 dalam atmosfir terhadap fotosintesis tanaman C4 adalah meningkatkan efisiensi air dalam fotosintesa. Jagung mampu tumbuh di areal yang beraneka ragam kelembaban. dan ketinggian . Air kini telah menjadi permasalahan penting bagi lima negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia (China. Jagung dan Gandum kini bergeser mendekati daerah yang dingin dan lebih lembab. kedua peningkatan tingkat fotosintesis perunit luas daun. Juga tentu dinegara-negara temur tengah. afrika utara dan sub sahara. Kebutuhan akan air menjadi semakin penting dan kritis. yang membuktikannya. Hal ini adalah penemuan yang penting bagi bidang pertanian dan juga bagi ekologi. Sepertiga persediaan tanaman pangan sekarang tumbuh padi 18% lahan beririgasi. Bukti yang selama ini dikumpulkan menunjukan bahwa peningkatan CO2 di atmosfir meningkatkan efisiensi penggunaan air. Indonesia). ubi jalar. Implikasi dari hal itu bermacam-macam. kedelai. Jagung. luas areal pertanian beririgasi akan meluas sampai dataran utara dan delta Missisipi. dan India. pada tanaman kedelai. Kekeringan adalah hal yang paling ditakuti oleh para petani diberbagai negara produsen pangan. Dimana lingkungan lebih lembab dan diperuntukkan untuk tanaman biji-bijian dan kacang-kacangan. India. Diharapkan juga. China. Kekurangan air adalah faktor pembatas utama dari produktifitas tanaman. hal ini ditunjukan oleh Roger et al. India dan negara lain. Di bumi padi. dimasa mendatang model dari atmosfir dan iklim akan lebih berkembang dan melengakapi dari apa yang sekarang telah dikembangkan.

Peningkatan kandungan karbohidrat dan akumulasi nitrogen akan berpengaruh terhadap pola makan serangga. Tindakan dari petani. Areal produksinya di USA telah meluas ke utara sampai 800 km selam lima puluh tahun ini. Perkiraan yang ada berkisar antara minus 1. seperti tanaman biji-bijian dan kacang-kacangan. Gandum musim dingin yang lebih produktif dari gandum musim semi areal tanamnya telah meluas keutara sejauh 360 km.dibumi ini. namun bila terjadi kekeringan sebagaimana ramalan hasil permodelan iklim yang sekarang. Namun secara garis besar dampak yang terjadi masih dapat kita kendalikan. dinegara bagian selatan USA. Ditambah dengan kemampuan rekayasa genetik yang kita miliki perluasan areal tanam akan semakin mungkin dan cepat terealisasi. ini telah ditunjukan dalam beberapa eksperimen. Kedelai dan Kacang tanah dapat tumbuh di daerah tropik sampai lintang 450 LU dan 400 LS. Efek langsung dari kadar CO2 dalam atmosfir terhadap fotosintesis tanaman C4 adalah meningkatkan efisiensi air dalam fotosintesa. nanas dan pisang . Pengendalian hama memasuki era baru. Pemanasan secara perlahan mungkin menguntungkan. Tanaman seperti Tebu dan Kapas semakin meluas areal tanamnya dengan dimanfaatkannya mulsa dan pelindung plastik. . Kesimpulan Efek langsung dari meningkatnya CO2. Peningkatan fotosintesis akan meningkat sampai kadar CO2 mendekati 1000 ppm. Prakiraan Regional: Pola Iklim dan Respons Tanaman Sejak 1850. kadar CO2 dalam atmosfir telah meningkat sebesar 25 % akibat pembakaran bahan bakar fosil dan penggundulan hutan tak ada yang menentangnya. Namun terdapat kontrovesi mengenai kapan pemanasan global pertama kali muncul. Perubahan Iklim yang mungkin akan berdampak pada hubungan tumbuhan – hasil panen – hama. Tanaman hortikultura dapat berkembang bebearapa musim diseluruh negara bagian USA. Perubahan yang telah diperkirakan mengenai penguapan dan suhu akibat efek rumah kaca dan pemanasan global akan menguntungkan lahan pertanian beririgasi. hal serupa juga terjadi di Sovyet. Diperkirakan penggandaan kadar CO2 akan meningkatkan produktivitas tanaman di Amerika Utara. kelembaban. berdampak positif terhadap tumbuhan dan produksi tanaman. nematoda dan wabah berdampak sangat merugikan bagi pertanian. dengan pengintegrasian penanganan hama. Kadar gas rumah kaca selain CO2 juga telah meningkat melebih prosentase CO2 dan dengan efek pemanas yang setara CO2. dan beberapa riset telah dimulai untuk meneliti dampaknya terhadap hubungan hama dan tanaman dan strategi perlindungan tanaman. Eropa dan propinsi bagian utara China. dan angin lebih tidak pasti lagi. sebagaimana dibahas diatas. Terlebih dimana produksi tanaman pangan terpusat di Lintang 300 LU sampai 500 LS. berdampak positif terhadap tumbuhan. Efek langsung dari meningkatnya CO2. hasil pertanian tak dapat dipastikan. karena memungkinkan penanaman tumbuhan tropis seperti mangga. Serangga.50C sampai 60C. Pengaruh peningkatan CO2 adalah peningkatan tingkat fotosintesa daun dan kanopi. Perubahan iklim secara drastis dan ekstrem sebagaimana yang selama ini dipublikasikan adalah hal yang sangat berlebihan. pepaya. dan ekosistem lain. Pemanasan global akan lebih menguntungkan dibanding dengan kembalinya era es sebagaimana diprediksi beberapa dekade yang lalu. Prakiraan iklim dan cuaca regional dengan sebaran variabel seperti awan. Gulma. ilmuwan dan kebijkan pemerintah lebih diperlukan dibandingkan dengan perubahan pola hidup kita. jika terjadi pada masa yang akan datang. Prakiraan pengaruh CO2 terhadap iklim menimbulkan banyak spekulasi. Pada tanaman C4 dan C3 mengurangi membukanya stomata. juga terdapat kontroversi mengenai besaran perubahan suhu yang terjadi.

8m. Jangankan tahu manfaatnya. bahkan mungkin melihatnya saja belum pernah. Air maupun Kelembaban Rumah kaca atau green house pada prinsipnya adalah sebuah bangunan yang terdiri atau terbuat dari bahan kaca atau plastik yang sangat tebal dan menutup diseluruh pemukaan bangunan. Jepang dan negara-negara Eropa sebagian besar tanaman hortikulturanya ditanam di rumah kaca.htm GREEN HOUSE (RUMAH KACA) Posted on September 11. Didalamnya dilengkapi juga dengan peralatan pengatur temperature dan kelembaban udara serta distribusi air maupun pupuk. Rumah kaca/green house yang digunakan di Indonesia sebagian besar digunakan untuk penelitian percobaan budidaya. Green House Modern yang Telah Dilengkapi Pengatur Suhu.http://munawar. Meskipun demikian. Australia. . percobaan pemupukan. percobaan ketahanan tanaman terhadap hama maupun penyakit. baik atap maupun dindingnya. percobaan hidroponik dan percobaan penanaman tanaman diluar musim oleh para mahasiswa . Bangunan ini tergolong bangunan yang sangat langka dan mahal. karena tidak semua tempat yang kita jumpai dapat ditemukan bangunan semacam ini. Balai Penelitian dan perusahaan yang bergerak dibidang bisnis perbenihan. Green house biasanya hanya dimiliki oleh Perguruan Tinggi atau lembaga pendidikan. para peneliti. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan greenhouse di mancanegara sudah umum dilakukan.net/rmh_kaca. bunga dan fresh market hortikultura. terutama agribisnis hortikultura seperti sayuran dan tanaman hias. para pengusaha dan praktisi disemua bidang pertanian. Alternatif Budidaya Tanaman Secara Modern Green house atau yang dikenal dengan rumah kaca saat ini bukanlah barang baru bagi pelaku agribisnis. 2009 by itozangbio “Green House”. percobaan kultur jaringan. Namun di negara-negara pertanian yang sudah maju seperti USA. hal itu tidak menjamin bahwa semua petani Indonesia mengerti dan mengetahui tentang green house ini.dalam bahasan ini akan diulas gambaran umum mengenai apa sebenarnya dan manfaat dari green house sebagai penunjang agribisnis kita. Berdasarkan pertimbangan tersebut. percobaan persilangan atau pemuliaan. Bahkan mungkin sudah berpuluh tahun sebelum negara kita mengadopsi tekhnologi tersebut.

Berdasarkan pemikiran itulah penggunaan green house untuk kegiatan bisnis pertanian semakin diperlukan. Padahal kebutuhan akan pangan di dalam negeri semakin lama semakin besar dengan semakin bertambahnya jumlah penduduk Indonesia. bila kita ingin mencari uji ketahanan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit tertentu.wordpress. ternyata juga banyak memiliki asas dan manfaat. sehingga harga jual produk tersebut dapat dijaga sehingga keuntungan yang kita dapatkan menjadi optimal. Di benua eropa misalnya efek rumah kaca di gunakan sebagai alat untuk menanam tanaman sayur mayor. Adanya green house yang mampu menciptakan iklim yang bisa membuat tanaman mampu berproduksi tanpa kenal musim ini ternyata juga mampu menghindarkan dari serangan hama dan penyakit yang tidak diujikan. pestisida maupun tenaga kerja mulai naik. Hal ini berbeda dengan percobaan yang dilakukan di luar green house dimana dalam waktu yang sangat singkat hama dan penyakit dapat cepat menyebar luas karena terbawa angin maupun serangga. sehingga para petani menderita kerugian. Sebagai contoh. Dengan semakin maraknya pembangunan perumahan maupun kawasan industri akhir-akhir ini membuat lahan pertanian makin berkurang.com/2009/09/11/green-house-rumah-kaca/ Efek rumah kaca dan manfaat EFEK RUMAH KACA. meski dengan cuaca yang cukup dingin. Selain itu dengan adanya green house penyebaran hama dan penyakit yang diujicoba dapat dicegah . Pada saat paceklik dimana produk hortikultura langka atau tidak ada dipasaran sedangkan permintaan banyak maka akan mengakibatkan kenaikan harga 2 sampai 3 kali lipat.Salah satu green house sederhana yang ada di PT. peranan green house bagi dunia pertanian kita semakin lama semakin dibutuhkan. Sejalan dengan bertambahnya waktu dan tingginya serapan tekhnologi pertanian. Kegiatan penelitian yang dimaksud disini adalah kegiatan mencari jawaban atau mencari solusi / jalan keluar atau pemecahan terhadap suatu kasus. apalagi harga benih. BISI-Kediri untuk Uji Quality Control Benih Green House sebagai Sarana Penunjang Agribisnis Hortikultura sangat Mendukung Upaya Peningkatan Produksi dan Kontinyuitas Produk Sebenarnya ide awal untuk pembuatan bangunan green house di Indonesia dilatarbelakangi oleh kegiatan penelitian yang dilakukan lembaga penelitian maupun dunia pendidikan. Biasanya bila suatu produk hortikultura terjadi panen raya maka harga dipasaran akan jatuh. HASILKAN AIR BERSIH Efek rumah kaca yang selam ini kita ketahui sebagai penyebab terjadinya pemanasan global yang saat ini ramai di perbincangkan. http://itozangbio. Pemikiran pengembangan green house untuk agribisnis hortikultura yang didasari pada keinginan pemenuhan kebutuhan produk pertanian yang kontinyu tanpa kenal musim. . pupuk. Maka dengan adanya green house ini kita dapat menanam suatu jenis / crop tanaman horticultura diluar musim yang ada.

media destilasi air bersih dengan memanfatkan efek rumah kaca sangat gampang di jumpai.Efek rumah kaca dapat di gunakan dengan cara menanam tanaman sayur mayur di tanam di sebuah kebun yang di bagian atap dan dindingnya menggunakan kaca tembus pandang. Dengan kondisi tersbut. Dengan menggunakan wadah kotak hitam.com/2010/10/efek-rumah-kaca-dan-manfaat. Sinar matahari kemudian akan masuk kedalam rumah kaca semenntara suhu panas secara otomatis akan di tampung di dalam wadah air rumah kaca. Dengan memanfaatkan sinar matahari yang ada. Suhu panas yang beda dalam wadah dengan rumah kaca ini. dan air payau. kemudian akan menghantarkan partikel partikel air pada kaca yang akan menimbulkan titik tikik air. Cara kerja kotak ini cukup sederhana.blogspot.html Cerita Seputar Green House (Rumah Kaca) Posted on March 10. maka tanaman yang biasanya hidup di daerah dengan kondisi suhu panas. dapat yumbuh subur. dengan melakukan penyulingan air dengan cara destilasi air. Kemudian akan menetes melalui kca yang berbentuk ptisma. Di daerah kawasan wisata puntondo. masyarakat masih dapat menikmati air bersih. dengan memanfaatkat efek rumah kaca. dan di alirkan ke aliran air yang sengaja di buat di dalam wadah yang berfungsi mengumpulkan dan mengalirkan titik air ke dalam sebuah wadah. hanya terdapat air asin. mereka dapat menikmati air bersih. karena kawasan ini merupakan kawasan yang sangat sulut mendapatkan air bersih. Berbeda dengan yang di lakukan beberapa masyarakat di kelurahan puntondo kabupaten takalar. akan menguapkan air asin yang yang berada di dalam wadah. air asin yang sebelumnya telah di endapkan di sebuah wadah. karena di daerah ini. Oleh : valent http://valent-darakula. di masukkan ke dalam bak air yang sengaja di cat menjadi warna hitam agar dapat menyerap suhu panas dengan sempurna. yang diatasnya di tempatkan kaca transparan yang di bentuk menyerupai prisma. karena berada di daerah pesisir pantai. Proses destilasi air bersihpun telah selesai. kini masyarakat dapat menikmati air bersih siap di komsumsi dengan melakukan proses destilasi air. 2011 3 .

Berdasarkan pertimbangan tersebut. percobaan persilangan atau pemuliaan. Rumah kaca atau green house biasa menggunakan bahan-bahan plastik. para pengusaha dan praktisi disemua bidang pertanian. Green house atau yang dikenal dengan rumah kaca saat ini bukanlah barang baru bagi pelaku agribisnis. Bisa jadi menggunakan polycarbonate atau polyethylene. Sebagai contoh.Green house. karena tidak semua tempat yang kita jumpai dapat ditemukan bangunan semacam ini. Rumah kaca atau green house pada prinsipnya adalah sebuah bangunan yang terdiri atau terbuat dari bahan kaca atau plastik yang sangat tebal dan menutup diseluruh pemukaan bangunan. Rumah kaca/green house yang digunakan di Indonesia sebagian besar digunakan untuk penelitian percobaan budidaya. hal itu tidak menjamin bahwa semua petani Indonesia mengerti dan mengetahui tentang green house ini. bila kita ingin mencari uji . percobaan pemupukan. Apa saja hal yang berkaitan dengan green house? Berikut bahan bacaan yang kami peroleh di internet. Jepang dan negara-negara Eropa sebagian besar tanaman hortikulturanya ditanam di rumah kaca. Green House sebagai Sarana Penunjang Agribisnis Hortikultura sangat Mendukung Upaya Peningkatan Produksi dan Kontinyuitas Produk Sebenarnya ide awal untuk pembuatan bangunan green house di Indonesia dilatarbelakangi oleh kegiatan penelitian yang dilakukan lembaga penelitian maupun dunia pendidikan. percobaan ketahanan tanaman terhadap hama maupun penyakit. Didalamnya dilengkapi juga dengan peralatan pengatur temperature dan kelembaban udara serta distribusi air maupun pupuk. terutama agribisnis hortikultura seperti sayuran dan tanaman hias. Meskipun demikian. Bangunan ini tergolong bangunan yang sangat langka dan mahal. baik atap maupun dindingnya. Jangankan tahu manfaatnya. Moga bermanfaat bagi yang ingin membaca. Bahkan mungkin sudah berpuluh tahun sebelum negara kita mengadopsi tekhnologi tersebut. bahkan mungkin melihatnya saja belum pernah. Kegiatan penelitian yang dimaksud disini adalah kegiatan mencari jawaban atau mencari solusi / jalan keluar atau pemecahan terhadap suatu kasus. Balai Penelitian dan perusahaan yang bergerak dibidang bisnis perbenihan. para peneliti. mungkin tentang hal ini yang akan menjadi object penelitian kami di King Saud University. percobaan kultur jaringan. Green house biasanya hanya dimiliki oleh Perguruan Tinggi atau lembaga pendidikan.dalam bahasan ini akan diulas gambaran umum mengenai apa sebenarnya dan manfaat dari green house sebagai penunjang agribisnis kita. bunga dan fresh market hortikultura. Australia. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan greenhouse di mancanegara sudah umum dilakukan. Namun di negara-negara pertanian yang sudah maju seperti USA. percobaan hidroponik dan percobaan penanaman tanaman diluar musim oleh para mahasiswa .

Dengan semakin maraknya pembangunan perumahan maupun kawasan industri akhir-akhir ini membuat lahan pertanian makin berkurang. Berdasarkan pemikiran itulah penggunaan green house untuk kegiatan bisnis pertanian semakin diperlukan. Maka dengan adanya green house ini kita dapat menanam suatu jenis / crop tanaman horticultura diluar musim yang ada. sehingga para petani menderita kerugian. Penggunaan air. Karena kita menggunakan polybag yang tentu sangat efektif dalam penggunaan pupuk. Kelebihan Dari uraian di atas. pupuk. Biasanya bila suatu produk hortikultura terjadi panen raya maka harga dipasaran akan jatuh. kelembaban. Padahal kebutuhan akan pangan di dalam negeri semakin lama semakin besar dengan semakin bertambahnya jumlah penduduk Indonesia. air dan pestisida. pestisida maupun tenaga kerja mulai naik. Hal ini berbeda dengan percobaan yang dilakukan di luar green house dimana dalam waktu yang sangat singkat hama dan penyakit dapat cepat menyebar luas karena terbawa angin maupun serangga.ketahanan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit tertentu. Pemikiran pengembangan green house untuk agribisnis hortikultura yang didasari pada keinginan pemenuhan kebutuhan produk pertanian yang kontinyu tanpa kenal musim. waktu maupun tempat. Selain itu dengan adanya green house penyebaran hama dan penyakit yang diujicoba dapat dicegah . peranan green house bagi dunia pertanian kita semakin lama semakin dibutuhkan. Pada saat paceklik dimana produk hortikultura langka atau tidak ada dipasaran sedangkan permintaan banyak maka akan mengakibatkan kenaikan harga 2 sampai 3 kali lipat. timbullah suatu pertanyaan apa sebenarnya keunggulan dan keuntungan menggunakan green house ini ? Berdasarkan informasi dari Agricultural Western Australia 2000 mengungkapkan beberapa keunggulan dari penggunaan green house ini antara lain : 1. apalagi harga benih. Adanya green house yang mampu menciptakan iklim yang bisa membuat tanaman mampu berproduksi tanpa kenal musim ini ternyata juga mampu menghindarkan dari serangan hama dan penyakit yang tidak diujikan. 2. 3. Sejalan dengan bertambahnya waktu dan tingginya serapan tekhnologi pertanian. sehingga harga jual produk tersebut dapat dijaga sehingga keuntungan yang kita dapatkan menjadi optimal. baik dalam dosis penggunaan. Resiko tanaman terserang penyakit menjadi lebih kecil karena lingkungan dalam green house sendiri secara langsung maupun tidak telah terlindung dari lingkungan luar. Tanaman dapat berproduksi secara kontinyu dan berkesinambungan sepanjang tahun. . Hal ini disebabkan pada green house kita dapat mengatur suhu. Hal ini berkaitan dengan subsistem yang berkelanjutan dalam agribisnis yaitu pengolahan/agroindustri maupun pemasaran dimana dengan produksi yang kontinyu maka pasokan ke pasar maupun industri selanjutnya pun bisa terpenuhi juga. tekanan udara maupun pH sedemikian rupa sesuai dengan kebutuhan crop. pupuk maupu pestisida lebih efisien.

pengadaan sarana produksi. dalam arti tidak terlalu panas juga tidak terlalu dingin. laboratorium. Implikasinya dalam jangka panjang kita akan mendapatkan keuntungan berlipat ganda. buah. (3) dekat dengan pusat keramaian/pasar.Meskipun investasi/biaya yang harus dikeluarkan untuk mendirikan green house memang cukup besar. (2) suhu yang cukup dan mendukung. sementara bahan yang terbuat dari acrylic dan polycarbonate lebih cenderung meneruskan cahaya yang masuk secara langsung. bunga dan hias diluar musim sehingga kita mampu menenuhi kebutuhan sayuran dan buahbuahan segar kepada supermarket secara rutin dan kontinyu. (4) dekat sumber air yang baik dan cukup sepanjang tahun. Adapun beberapa lokasi ideal yang dapat dijadikan tempat green house harus memenuhi beberapa kriteria diantaranya : (1) intensitas cahaya matahari yang cukup tinggi pada musim hujan. pertimbangan pemasaran. Selain itu ada tiga hal utama yang perlu diperhatikan diantaranya : batasan kekuatan muatan. infrastruktur serta industri pengolahan dan pemasarannya. tetapi untuk jangka panjang maka green house sangat menguntungkan sebab kita mampu memproduksi tanaman import didalam negeri atau kita mampu memproduksi tanaman sayuran. Meskipun di Indonesia hanya mengenal dua musim yaitu musim hujan dan musim kemarau namun perlu diperhatikan pula kekuatan atap dan bangunannya. sebaiknya atap penutup haruslah terbuat dari bahan yang sangat transparan. Agar penetrasi cahaya sesuai dengan kebutuhan tanaman. (5) dekat dengan instalasi listrik. Tanpa mengesampingkan aspek kekokohannya. Hampir semua bahan penutup green house mampu menampung cahaya tersebut sesuai dengan panjang gelombang yang diinginkan tanaman. jalan besar (mudah dijangkau kendaraan) untuk mempermudah pengawasan dan penggunaannya. dimana dia bisa mengurangi kelebihan cahaya pada daun- . Cahaya yang sifatnya menyebar tersebut memberikan keuntungan tersendiri bagi tanaman. Bahan yang terbuat dari Polyethylene dan fiberglass cenderung membuat cahaya menjadi tersebar. (6) tempatnya harus datar tidak boleh mempunyai kemiringan (7) tanah yang digunakan merupakan tanah yang tidak bergerak dan terakhir (8) dekat dengan sarana penunjang seperti kantor. Kemiringan atap pun minimal harus 28o. Selain itu pilar-pilar penyokong sebaiknya dicat dengan warna yang dapat memantulkan cahaya. Hal ini sangat erat kaintannya dengan investasi. Sehingga pembuatan green house ini tidak bisa dilakukan sembarangan tanpa pertimbangan. Persyaratan Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi bila kita bermaksud mendirikan green house. penetrasi cahaya dalam green house dan biaya. struktur konstruksi bangunan green house haruslah bisa menjaga agar penetrasi (cahaya yang masuk) tetap maksimal. Baik atap maupun bangunan harus kokoh dan kuat dari terpaan angin maupun hujan deras. Bahan Penutup Green House Perlu diketahui pula bahwa sebagian besar tanaman yang dibudidayakan pada green house membutuhkan cahaya dengan panjang gelombang sekitar 400 – 700 nanometer (Photosynthetically Active Radiation).

lebih fleksibel. dan sangat mudah tergores/tidak tahan gores. dan sangat mudah digunakan. Bahan yang terbuat dari plastik juga tidak kalah dengan kaca dimana mempunyai kelebihan antara lain : tahan pecah. Bahan plastik ini mudah sekali dibentuk menjadi bentuk bergelombang maupun berupa lempengan. Polyethylene film Bahan ini sangat murah dibandingkan dengan bahan lainnya namun sifatnya hanya sementara (kurang tahan lama). serta lebih murah dibandingkan acrylic. Sebenarnya bentuk-bentuk green house tersebut bermacam-macam mulai dari bentuk sederhana dengan bahan yang paling murah sampai bentuk komplek yang dibentuk dari bahan penutup yang mahal. penampilannya menarik. Beberapa tipe plastik yang biasa digunakan sebagai penutup green house antara lain : 1. Bahan ini tidak akan menguning walaupun digunakan dalam waktu yang lama. Namun kekurangan dari bahan acrylic adalah : mudah terbakar. 3. Selain itu. Namun bahan ini sangat mudah tergores. Acrylic Acrylic sangat tahan terhadap perubahan cuaca . 4. serta FRP ini lebih tahan pengaruh perubahan cuaca. mudah memuai. tahan pecah serta sangat transparan. Fiberglass Reinforced Polyester Bahan ini memiliki sifat-sifat : lebih tahan lama. Adapun bahan penutup atap dapat menggunakan kaca maupun plastik. Dikarenakan bahan ini berupa lembaran lebar sehingga tidak membutuhkan kerangka yang lebih banyak dan bisa menghantarkan cahaya paling besar. Polycarbonate Polycarbonate memiliki ciri-ciri : lebih tahan. 2. Meskipun demikian kekurangannya adalah bahan ini mudah memuai. Penyerapan sinar ultra violet yang berasal dari matahari lebih tinggi dibandingkan dengan bahan yang terbuat dari kaca. dan akan membuat lapisan kurang transparan dalam waktu satu tahun (meskipun kini hadir jenis baru yang tidak cepat menguning). lebih tipis. serta membutuhkan penanganan maupun perawatan yang lebih intensif .daun tanaman bagian atas dan memantulkannya pada daun-daun yang ada di bagian bawah sehingga penyebaran cahaya menjadi lebih merata. Polyvinyl cholride film . Penggunaan acrylic sebanyak dua lapis mampu menghantarkan sekitar 83 % cahaya dan mengurangi kehilangan panas sekitar 20-40% dibandingkan penggunaan 1 lapis. 5. walaupun mampu bertahan minimal 1 – 2 tahun dengan perawatan lebih intensif. gampang menguning.sangat mahal. harganya terjangkau dibandingkan kaca. bentuknya bisa disesuaikan dengan bermacam design. bahan ini juga mudah sekali rusak oleh sengatan cahaya matahari. Penggunaan dua lapis polycarbonate mampu menghantarkan cahaya sekitar 75-80 % dan mengurangi kehilangan panas sekitar 40% dibandingkan satu lapis. bentuknya kurang menarik.

semakin besar ukuran green house maka semakin dalam pondasi yang kita buat. Tetapi dengan green house pengawasan terhadap tanaman baik temperature. ini hanya untuk green house yang penanamannya menggunakan media pot atau plastik polybag atau percobaan hydroponik tetapi ada juga yang dalamnya berupa tanah seperti yang ada dilahan persawahan. kita dapat memasang sistem irigasi dengan menggunakan pipa secara sistematis yang dapat kita kendalikan.Bahan ini mempunyai sifat penghantar emisi yang sangat besar untuk cahaya dengan panjang gelombang yang besar.polimerabduh. Bahan ini lebih mahal dibandingkan polyethylene film dan cenderung mudah kotor. Untuk bagian dalam green house ada 2 jenis. www. dimana bahan ini mampu menciptakan temperatur udara yang cukup tinggi pada malam hari dan bisa berfungsi sebagai penghalang sinar ultra violet.wordpress. Cara pembuatan green house ini tidak jauh berbeda dengan membuat bangunan gudang atau kantor. serta diberi bak pengontrol untuk mengontrol masuk dan keluarnya air dari dalam dan keluar dari green house. tergantung crop yang akan diproduksi atau tergantung pada tujuannya.com/2011/03/10/cerita-seputar-green-house-rumah-kaca/ . Untuk jangka panjang pembudidayaan tanaman dengan green house sangat menguntungkan khususnya untuk bisnis fresh market hortikultura karena kita mampu berproduksi sepanjang masa tidak tergantung pada cuaca atau musim bahkan kualitas produk yang dihasilkan dapat terjamin atau lebih baik dari tehnik budidaya dialam bebas. Setelah dinding dan atap terpasang kaca atau plastik. hal ini bertujuan untuk budidaya sayuran. yaitu diplester dengan semen.com http://polimerabduh.wordpress. Bahkan bedengan ini ada juga yang diberi mulsa sama seperti tehnik budidaya tanaman pada umumnya. Bahan dinding beserta atapnya dapat dari kaca maupun plastik yang tebal yang tidak mudah sobek dan cara pemasanganya dimulai dari atapnya dulu. kalau sudah selesai baru dinding. kelembaban. Pintu dari green house harus dibuat serapat mungkin sehingga tidak memberikan kesempatan bagi udara luar untuk masuk kedalam green house. Tinggi dinding yang baik mencapai 6 sampai 9 meter. yang mana harus terus dilakukan pembersihan agar didapatkan penghantaran cahaya yang lebih baik. Pertama-tama kita perlu membuat pondasi bangunan yang dalam. kebutuhan hara bahkan pengendalian hama dan penyakitnya dapat dikontrol dengan sebaik-baiknya. Untuk model atap ada yang berbentuk melengkung dan ada yang berbentuk lancip. Besi yang dibuat untuk kerangka green house tersebut harus anti karat dan terbuat dari bahan pipa yang tebal. buah-buahan dan bunga yang akan dibuat petakan atau bedengan. kebutuhan air. Pipa yang satu dengan pipa yang lain harus disambung secara kuat dan berulang-ulang.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->