P. 1
003-makalah-psikologi-pendidikan

003-makalah-psikologi-pendidikan

|Views: 117|Likes:
Published by Wisnu Hadi Santoso

More info:

Published by: Wisnu Hadi Santoso on Mar 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/03/2012

pdf

text

original

FACTOR EKSTERNAL YANG MEMPENGARUHI BELAJAR: PSIKOLOGI PENDIDIKAN ALIEF ABDUL HARIS http://thoriqul-ulum.

com

BAB I PENDAHULUAN

Perkembangan individu merupakan suatu proses perubahan terus menerus sepanjang hidup individu yang bersangkutan. Perkembangan ini merupakan perpaduan antara tenagatenaga asli dari dalam diri individu itu dan tenaga dari luar (lingkungan). Dari kedua tenaga yang disebutkan tadi terdapat dua kemungkinan yang akan terjadi pada individu, kedua tenaga tersebut dapat menjadikan individu itu berkembang dengan lancar tanpa gangguan yang disebut dengan perkembangan positif, atau berkembang dengan penuh gangguan dan disebut dengan perkembangan negatif. Pada diri manusia baik anak-anak maupun orang dewasa terdapat gejala-gejala kejiwaan hal ini tentu saja erat kaitannya dengan psikologi. Dalam gejala kejiwaan terdapat sensasi dan persepsi, yang pada keduanya terdapat perbedaan. Setiap anak mempunyai kelebihan atau kekuatan-kekuatan tertentu dan juga tentu saja kekurangan atau kelemahan. Hal ini tentu perlu digali agar perwujudan diri dan semua bakat dan kemampuan pada anak dapat dikembangkan. Orang tua dan guru dapat membantu anak dalam memenuhi kebutuhannya akan perwujudan diri. Pengembangan pribadi anak akan dapat diperoleh melalui proses belajar di mana proses belajar ini akan dapat meningkatkan kepribadian dan berupaya untuk memperoleh hal-hal baru yang dapat memperbaiki dan meningkatkan kontradiksi-kontradiksi dalam hidup. Dengan demikian perkembangan adalah hasil dari faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kehidupan individu yang bersangkutan selama hidupnya. Kedua hal tersebut tergantung dari bagaimana individu itu menanggapi dan dipengaruhi pula oleh bagaimana lingkungan menyajikannya. Sama halnya, pengaruh Prestasi dalam belajar merupakan dambaan bagi setiap orang tua terhadap anaknya. Prestasi yang baik tentu akan didapat dengan proses belajar yang baik juga. Belajar merupakan proses dari sesuatu yang belum bisa menjadi bisa, dari perilaku lama ke perilaku yang baru, dari pemahaman lama ke pemahaman baru. Dalam proses belajar, hal yang harus diutamakan adalah bagaimana anak dapat menyesuaikan diri terhadap lingkungan dan rangsangan yang ada, sehingga terdapat reaksi yang muncul dari anak.

Termasuk juga keaktifan proses mental untuk sering dilatih. 2    . Suasana yang nyaman dan kondusif mengakibatkan proses belajar akan menjadi lebih baik.http://www. sehingga orang tua dapat mengenali penyebab dan pendukung anak dalam berprestasi. Banyak sekali faktor-faktor yang dapat mempengaruhi pencapaian hasil belajar atau prestasi belajar.thoriqul-ulum. salah satu factor penting selain factor Internal yang mempengaruhi belajar adalah factor eksternal. sehingga nantinya menjadi suatu kegiatan yang terbiasa. Perlunya perhatian faktor lingkungan dapat mempengaruhi proses belajar. bahkan juga untuk orang dewasa sekalipun.com/     Reaksi yang dilakukan merupakan usaha untuk menciptakan kegiatan belajar sekaligus menyelesaikannya. Orang tua pun perlu untuk mengetahui apa saja faktor yang dapat mempengaruhi proses belajar pada anak mereka. Berikut adalah faktor-faktor yang perlu diperhatikan. Sehingga nantinya akan mendapatkan hasil yang mengakibatkan perubahan pada anak sebagai hal baru serta menambah pengetahuan. Dari uraian diatas jelaslah bahwa belajar merupakan kegiatan penting baik untuk anakanak.

Jakarta: Rineka Cipta. Hal. kursi. Agar anak dapat belajar dengan baik perlu diciptakan suasana runah yang tenang dan tenteram selain anak betah tinggal di rumah. 2003. pakaian. Faktor Keluarga Keluarga adalah suatu lingkungan yang terdiri dari orang-orang terdekat bagi seorang anak. Suasana rumah juga merupakan faktor yang penting yang tidak termasuk faktor yang disengaja. Secara umum perkembangan anak selama masa perkembangannya akan dipengaruhi oleh beberapa faktor yang terangkum dalam dua faktor yakni faktor internal dan faktor eksternal.thoriqul-ulum.com/     BAB II FACTOR EKSTERNAL YANG MEMPENGARUHI BELAJAR A. Banyak sekali waktu dan kesempatan bagi seorang anak untuk berjumpa dan berinteraksi dengan keluarganya. Dengan meningkatnya perkembangan tubuh. faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi belajar. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Perkembangan fisik anak merupakan dasar bagi perkembangan berikutnya. Kondisi yang harmonis dalam keluarga dapat memberi stimulus dan respon yang baik dari anak sehingga perilaku dan prestasinya menjadi baik. Dengan begitu siswa akan merasa tenang dan nyaman karena                                                              1 2 Slameto. buku-buku dan lain-lain. Dalam factor lingkungan keluarga yang sangat perlu diperhatikan meliputi: a.http://www. anak juga dapat belajar dengan baik. meja. Suasana rumah Suasana rumah dimaksudkan sebagai situasi atau kejadian-kejadian yang sering terjadi di dalam keluarga dimana anak berada dan belajar. b. Fasilitas belajar itu hanya dapat terpenuhi jika keluarga mempunyai cukup uang. dan akan muncul masalahmasalah dalam perilaku dan prestasinya2. penerangan. Berhasil atau tidaknya seseorang dalam belajar disebabkan beberapa factor yang mempengaruhi pencapaian hasil belajar yaitu yang berasal dari dalam orang yang belajar (faktor internal) dan ada pula yang berasal dari luar orang yang belajar (faktor eksternal). baik ukuran berat dan tinggi maupun kekuatannya memungkinkan anak untuk dapat mengembangkan keterampilan fisiknya dan eksplorasi terhadap lingkungannya tanpa bantuan orang tua dan orang lain di sekitarnya. tempat tinggal dan kesehatan. Fasilitas belajar Keadaan ekonomi keluarga erat hubungannya dengan belajar anak. alat tulismenulis. “Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya”. 53   Ibid Hal 80 3    . yaitu: 1. Perjumpaan dan interaksi tersebut sudah pasti sangat besar pengaruhnya bagi perilaku dan prestasi seseorang. Sebaliknya jika keluarga tidak harmonis atau broken home akan berdampak negatif bagi perkembangan siswa. perilaku dan prestasi cenderung terhambat. Anak yang sedang belajar selain harus terpenuhi kebutuhan pokoknya yaitu makanan. Menurut Slameto1. juga membutuhkan fasilitas belajar seperti ruang belajar.

sehingga siswa dapat berkonsentrasi penuh dalam belajarnya3. 2004. mencukupi sarana penunjang pembelajaran. Tulus. 2. yang diharapkan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa4. akan dapat mendorong siswa saling berkompetisi dalam pembelajaran. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia. Di sekolah diadakan kegiatan pendidikan. pembelajaran dan latihan. Hal 63 Tu’u. Sekolah merupakan lingkungan pendidikan yang terstruktur. Jakarta: Rineka Cipta. guru dapat menjadikan anak didiknya menjadi orang yang sukses. Sebagai berikut: 1) Cara mengajar guru Cara mengajar guru harus sistematis dan jelas disertai variasi-variasi dalam penyampaiannya sehingga mudah diingat dan dipahami siswa. 2) Frekuensi pemberian tugas Tugas merupakan pekerjaan yang harus dikerjakan dan diselesaikan. disiplin. Guru Guru merupakan unsur manusiawi yang keberadaanya mutlak dibutuhkan dalam proses pembelajaran.                                                              3 4 Slameto. Cara mengajar guru adalah cara guru dalam penyampaian materi pelajaran dalam proses pembelajaran di sekolah. mental. Kualitas guru adalah faktor penting dalam menentukan kualitas pembelajaran di sekolah.thoriqul-ulum. perilaku. Hal 81 4    . moral. “Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya”. menggunakan metode pembelajaran yang aktif-interaktif.http://www. Setiap guru memiliki kepribadian masing-masing dan kepribadian tersebut diakui sebagai aspek yang tidak dapat dikesampingkan dari kerangka keberhasilan belajar mengajar. Apabila sekolah dapat menciptakan hubungan dan komunikasi yang baik. memiliki sistem dan organisasi yang baik. Di sekolah nilai-nilai etik. 2003. spiritual. Dengan keilmuan yang dimiliki. Dalam factor lingkungan sekolah yang perlu diperhatikan meliputi: a. perilaku dan prestasi seorang siswa. 1) Dorongan orang tua Orang tua harus dapat menciptakan kondisi harmonis dalam keluarga dan memberi dorongan pada siswa di sekolah atau bisa juga dengan penghargaan yang diberikan atas prestasi yang didapat siswa. ilmu pengetahuan dan keterampilan ditanamkan dan dikembangkan. Faktor Sekolah Sekolah adalah wahana kegiatan dan proses pendidikan berlangsunng. menuntut kemandirian siswa dalam belajar dan untuk mengetahui pemahaman terhadap materi. Dari kepribadian tersebut mempengaruhi pola kepemimpinan guru ketika melaksanakan tugas di kelas.com/     semua kebutuhannya dapat terpenuhi. sebagai pemacu siswa untuk belajar agar mendapatkan prestasi belajar yang baik di sekolah. Oleh karena itu sekolah menjadi wahana yang sangat dominan bagi pengaruh pembentukan sikap. “Peran Disiplin pada Perilaku dan Prestasi Siswa”. menciptakan suasana tertib dan disiplin. Penugasan digunakan untuk mengefektifkan pelajaran yang diberikan.

pengembangan wawasan serta melatih dari untuk berorganisasi. 2) Ketersediaan/kelengkapan buku literatur Ketersediaan/kelengkapan buku literatur dapat meningkatkan hasil belajar siswa.http://www. sekolah sebaiknya juga menyediakan sumber-sumber bacaan lain yan dapat memperluas wawasan siswa serta dapat menunjang hasil belajar siswa. Sumber Belajar/Literatur Literatur merupakan sumber materi pembelajaran yang digunakan untuk membantu kelancaran belajar. 3) Kepemilikan LKS/buku penunjang Dengan memiliki LKS dapat membantu siswa dalam memahami materi pelajaran yang diajarkan. 2) Sarana dan prasarana kelas 5    . Dalam penyampaian materi. c. Sebagai berikut: 1) Jumlah buku wajib Buku wajib (pegangan) siswa yang dimiliki dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kegiatan Ekstrakurikuler Keikutsertaan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler sangat baik sebagai sarana penyaluran bakat yang dimiliki. Jika tempat belajarnya kondusif dan tenang untuk belajar akan memudahkan siswa untuk berkonsentrasi.com/     3) Kehadiran guru Kehadiran guru mutlak diperlukan didalamnya. guru tidah harus terpaku pada satu metode saja. tetapi guru tidak ada.thoriqul-ulum. maka tidak akan terjadi kegiatan belajar mengajar di sekolah. 4) Metode penyampaian guru Metode mengajar merupakan taknik penyampaian materi. Tersedianya buku wajib yang diperlukan siswa dapat membantu siswa memahami materi pelajaran yang diajarkan. b. sebab siswa yang dapat mengerjakan soal-soal di LKS berarti siswa melatih dirinya untuk menguasai materi yang diberikan oleh guru. Hal yang perlu diperhatikan dalam sumber literature. Selain buku pelajaran yang dimiliki siswa. tetapi sebaliknya harus menggunakan metode yang bervariasi agar siswa tidak bosan. Kurangnya literatur/sumber bacaan dalam jumlah kuantitas dan kualitas membuat penyajian pembelajaran yang tidak baik. Keadaan (Ruang) Kelas Keadaan kelas meliputi: 1) Suasana kelas Kelas merupakan tempat dimana siswa belajar. Dengan kepemilikan buku wajib siswa dapat belajar mengenai banyak hal yang terkait dengan materi pelajaran. Kalau hanya ada anak didik. d. Materi yang belum dimengerti siswa dari penjelasan guru dapat dikaji kembali dalam buku wajib.

Waktu itu dapat pagi. Jakarta: Rineka Cipta.com/     Sarana dan prasarana kelas yang lengkap akan memudahkan seorang siswa dalam belajar. menguasai dan mengembangkan bahan pelajaran itu. Hal 29 Slameto. Pelajaran yang diberikan pada pagi hari lebih baik karena kondisi jasmani masih fit dan pikiran masih segar. Disiplin Sekolah 1) Frekuensi keterlambatan masuk Bentuk pelanggaran yang kerap terjadi adalah terlambat hadir.6 f. belum siap menerima materi karena harus menyesuaikan diri dan mengganggu teman lain. terutama pada pelajaran yang bersifat praktek. “Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya”. M. 2003. Kegiatan itu sebagian besar adalah menyajikan bahan pelajaran agar siswa menerima. 68 6    . dibandingkan pada siang hari atau sore hari kondisi badannya sudah lelah/lemah sehingga siswa sulit untuk berkonsentrasi. sore/malam hari. 1997. 4) Jam pelajaran Memilih jam pelajaran yang tepat akan memberi pengaruh yang positif terhadap belajar. Hal. Kesulitan dalam belajar jugamerupakan suatu tantangan bagi siswa untuk dapat menguasai mata pelajaran tersebut dan akan mendapat hasil belajar yang baik. 5 Kesulitan dalam pelajaran akan menimbulkan motivasi dalam diri siswa untuk dapat mengatasi kesulitan tersebut. 2) Komposisi materi pelajaran Bahan pelajaran merupakan substansi yang akan disampaikan dalam kegiatan belajar mengajar. Komposisi materi pelajaran yang seimbang akan menimbulkan kemudahan bagi siswa yang belajar. Jakarta: Rineka Cipta. Hal yang penting diperhatikan dalam kurikulum: 1) Tingkat kesulitan materi Kesulitan dalam belajar adalah ketidakmampuan siswa dalam memahami materi pelajaran.http://www. e. Kurikulum yang kurang baik berpengaruh tidak baik terhadap belajar. hal ini dapat merangsang rasa ingin tahu siswa dan membuat siswa aktif dalam belajar untuk dapat memahami pelajaran yang semula tidak dipahaminya.thoriqul-ulum. Memilih waktu sekolah yang tepat akan memberi pengaruh yang positif terhadap belajar. Siswa yang telat masuk kelas akan ketinggalan materi. 2) 5 6 Ketepatan waktu mengumpulkan tugas                                                              Dalyono. Kurikulum Kurikulum diartikan sebagai sejumlah kegiatan yang diberikan kepada siswa. Kedisiplinan siswa masuk sekolah dengan tepat menunjukkan kesiapannya dalam mengikuti pelajaran. Sarana dan prasarana pelajaran yang kurang lengkap membuat penyajian pelajaran tidak baik. “Psikologi Pendidikan”. 3) Waktu sekolah Waktu sekolah ialah waktu terjadinya proses belajar mengajar di sekolah. siang.

relasi teman sekolah. Menurut Syah9 faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi belajar siswa. rasio jumlah murid per kelas. 2. gedung sekolah. Faktor Masyarakat Masyarakat di sekitar siswa sangat berpengaruh terhadap belajar siswa. terutama anak-anak mereka. status ekonomi. keadaan lalu lintas dan iklim juga dapat mempengaruhi pencapaian tujuan belajar. “Psikologi Pendidikan”. Masyarakat Apabila masyarakat sekitar adalah masyarakat yang berpendidikan dan moral yang baik. Pengaruh itu dapat mendorong semangat siswa untuk belajar lebih giat7. sangat mempengaruhi prestasi belajar anak. kualitas guru. bimbingan orangtua. hal ini akan mendorong anak lebih giat belajar. suasana sekitar. Hal 55 7    . terutama anak anaknya rata-rata bersekolah tinggi dan moralnya baik. Sebaliknya. suasana sekitar baik akan berdampak baik. Masyarakat yang terdiri dari orang-orang yang tidak terpelajar dan mempunyai kebiasaan yang tidak baik akan berpengaruh pada siswa.http://www. Hal ini dapat sebagai pemicu anak untuk lebih giat belajar. juga mempengaruhi anak dalam proses belajar. Semisal Keadaan lingkungan. Sekolah Tempat. 4. dukungan orangtua. dan sebagainya. hubungan dengan orangtua dan saudara. Menurut Dalyono 8faktor-faktor ekstenal yang mempengaruhi pencapaian hasil belajar adalah sebagai berikut: 1. Begitu juga Keadaan masyarakat juga menentukan prestasi belajar. sehingga akan berbuat seperti orang-orang yang ada di lingkungannya. Keluarga Situasi keluarga sangat berpengaruh pada keberhasilan anak. Bila di sekitar tempat tinggal keadaan masyarakatnya terdiri dari orang-orang yang berpendidikan. jika lingkungan anak adalah orang-orang yang terpelajar yang baik-baik. anak juga akan terpengaruh juga ke hal-hal yang dilakukan oleh orang-orang di lingkungannya. rumah.com/     Ketepatan waktu dalam mengumpulkan tugas menunjukkan bahwa siswa tersebut memiliki motivasi yang besar terhadap pelajaran dan siswa tersebut mempunyai disiplin yang baik. 71 Dalyono. Lingkungan sekitar Bangunan rumah. antusias dengan cita-cita yang luhur akan masa depan anaknya. Jakarta: Rineka Cipta. infrastruktur bangunan rumah. 3. perangkat kelas. Akibatnya belajarnya terganggu dan bahkan anak akan kehilangan semangat untuk belajar karena perhatiannya terpusat kepada pelajaran berpindah ke perbuatan-perbuatan yang selalu dilakukan orang-orang di sekitarnya. 3.thoriqul-ulum. mereka mendidik dan menyekolahkan anaknya. yaitu:                                                              7 8 Ibid Hal. 1997. M. Siswa akan tertarik untuk berbuat seperti yang dilakukan orang-orang di sekitarnya. Pendidikan orangtua.

Lingkungan social sekolah. demografi keluarga (letak rumah). Faktor lingkungan non sosial. administrasi. Faktor lingkungan social a. bila kondisi lingkungan alam tidak mendukung. 2001.com/     1. dan teman-teman sekelas dapat memengaruhi proses belajar seorang siswa. Ketegangan keluarga. Kondisi lingkungan masyarakat tempat tinggal siswa akan memengaruhi belajar siswa.yaitu perangkat belajar yang dapat digolongkan dua macam. pengelolaankeluarga. disesuaikandengan kondisi perkembangan siswa. Kedua. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia. Lingkungan social massyarakat. Lingkungan siswa yang kumuh. Factor instrumental. Menurut Merson U. “Psikologi Belajar”. b. “Peran Disiplin pada Perilaku dan Prestasi Siswa”. seperti kurikulum sekolah. agar guru dapat memberikan kontribusi yang postif terhadap aktivitas belajr siswa. atau tidak terlalu lemah/gelap. Jakarta: Bumi Aksara. banyak pengangguran dan anak terlantar juga dapat memengaruhi aktivitas belajarsiswa. 2. bukupanduan. Tulus. atau adik yang harmonis akan membantu siswa melakukan aktivitas belajar dengan baik. Lingkungan alamiah tersebut mmerupakan factor-faktor yang dapat memengaruhi aktivitas belajar siswa. peraturanperaturan sekolah. silabi dan lain sebagainya. anak. orangtua. 2004. seperti guru. maka guru harus menguasai materi pelajaran dan berbagai metode mengajar yang dapat diterapkan sesuai dengan konsdisi siswa. atau meminjam alat-alat belajar yang kebetulan belum dimilkinya. meliputi:                                                                                                                                                                                                  9 10 Syah. kakak. b. sinar yang tidak terlalu silau/kuat. Karena itu. paling tidak siswa kesulitan ketika memerlukan teman belajar.thoriqul-ulum. Perilaku yang simpatik dan dapat menjadi teladan seorang guru atau administrasi dapat menjadi pendorong bagi siswa untuk belajar. seperti kondisi udara yang segar. suasana yang sejuk dantenang.http://www. Hubungan harmonis antra ketiganya dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk belajar lebih baikdisekolah. Factor ini hendaknya disesuaikan dengan usia perkembangan siswa begitu juga denganmetode mengajar guru.fasilitas belajar. diskusi. Pertama. lapangan olah raga dan lain sebagainya. software. a. Hal 132 Tu’u. c. Lingkungan alamiah. c. Muhibbin. tidak panas dan tidak dingin. Lingkungan social keluarga. sifat-sifat orangtua. Factor materi pelajaran (yang diajarkan ke siswa). Sangalang10 faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan siswa dalam mencapai hasil belajar yang baik terdiri dari: Faktor eksternal. Sebaliknya. Hubungan anatara anggota keluarga. proses belajar siswa akan terlambat. hardware. Lingkungan ini sangat memengaruhi kegiatan belajar. alat-alat belajar. semuannya dapat memberi dampak terhadap aktivitas belajar siswa. seperti gedung sekolah. Hal 78 8    .

televisi. Terutama lingkungan Menurut Sartain yang dimaksud lingkungan (environment) ialah semua kondisi dalam dunia ini yang dalam cara-cara tertentu mempengaruhi tingkah laku kita. Pengaruh lingkungan sosial ada yang kita terima langsung ada yang tidak langsung. Faktor lingkungan keluarga b.. Faktor pergaulan c. Lingkungan kita yang aktual (yang sebenarnya hanyalah faktor-faktor dalam dunia sekeliling kita yang benar-benar mempengaruhi kita. factor eksternal adalah faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa yang berasal dari luar diri siswa. maka: sifat-sifat dan watak kita adalah hasil interaksi antara pembawaan (heredity) dan lingkungan kita. Lingkungan sosial ialah semua orang/manusia lain yang mempengaruhi kita. Karena intersaksi ini maka tiaptiap manusia unik. pertumbuhan. Lingkungan alam/luar ialah segala sesuatu yang ada dalam dunia ini yang bukan manusia.Lingkungan dalam ialah sesuatuyang termasuk lingkungan luar/alam.http://www. Lingkungan alam/luar (eksternal or physical environment). Pengaruh langsung misalnya pergaulan seharihari. 2. Sartain membagi lingkungan menjadi 3 bagian: 1. Kepribadian kita adalah hasil interaksi antar gen-gen dan lingkungan sosial kita. Makanan yang sudah dalam perut kita dikatakan berada antara external dan internal environment . 9    . majalah. tiap orang memiliki kepribadian sendiri-sendiri yang berbeda-beda satu sama lain Jika kita hubungkan anatara pembawaan/keturunan (heredity) dan lingkungan dalam hal pengaruhnya terhadap perkembangan manusia.com/     a. Makanan yang sudah dicerna dan diserap ke dalam pembuluh darah benar-benar termasuk ke dalam internal environment 3. Yang tidak langsung misalnya radio. perkembangan atau life processes kita kecuali gen-gen dan bahkan gen-gen dapat pula dipandang sebagai menyiapkan lingkungan (to provide environment) bagi gen yang lain. Lingkungan sosial/masyarakat (social environment).thoriqul-ulum. Faktor sekolah d. Lingkungan dalam (internal environment). Faktor sarana pendukung belajar Dari teori-teori prestasi belajar di atas dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar dipegaruhi oleh factor eksternal siswa.

Masyarakat Apabila masyarakat sekitar adalah masyarakat yang berpendidikan dan moral yang baik. status ekonomi. juga mempengaruhi anak dalam proses belajar. keadaan lalu lintas dan iklim juga dapat mempengaruhi pencapaian tujuan belajar. Keluarga Situasi keluarga sangat berpengaruh pada keberhasilan anak. 1. terutama anak-anak mereka. tentu tidak ada situasi 100% yang dapat dilakukan secara keseluruhan dan sempurna.http://www. gedung sekolah. dukungan orangtua. bimbingan orangtua. 3. perangkat kelas.thoriqul-ulum. Hal ini dapat sebagai pemicu anak untuk lebih giat belajar. 2. Pendidikan orangtua. sangat mempengaruhi prestasi belajar anak. Tetapi berusaha untuk memenuhinya sesempurna mungkin bukanlah faktor yang mustahil untuk dilakukan.com/     BAB III KESIMPULAN 1. relasi teman sekolah. kualitas guru. Lingkungan Sekitar Bangunan rumah.   10    . hubungan dengan orangtua dan saudara. Dari sekian banyak faktor yang harus diperhatikan. rumah. suasana sekitar. rasio jumlah murid per kelas. Sekolah Tempat.

com/     BAB IV MASUKKAN DAN SARAN Untuk media massa elektronik seperti TV Ini sifatnya dapat memberikan pengaruh dari segala sector lingkungan (multilingkungan). 11    . menurut syah.thoriqul-ulum. media elektronik (acara TV) dikatagorikan pengaruh eksternal factor lingkungan social.http://www.

2001. “Psikologi Belajar”. 2003.com/     DAFTAR PUSTAKA Arikunto. 1997. Jakarta: Rineka Cipta. “Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek”. Syah. “Psikologi Pendidikan”. Djamarah.thoriqul-ulum. Jakarta: Bumi Aksara.http://www. Tulus.   12    . Suharsimi. 1996. Tu’u. Jakarta: Rineka Cipta. “Peran Disiplin pada Perilaku dan Prestasi Siswa”. “Psikologi Belajar”. 2002. “Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya”. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia. Muhibbin. Dalyono. M. Slameto. Jakarta: Rineka Cipta. Jakarta: Rineka Cipta. 2004. Syaiful Bahri.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->