SUSUNAN PANITIA PERNIKAHAN PERNIKAHAN……………………………. &………………………………………………….. UPACARA PERNIKAHAN PADA TANGGAL ………………….........................

RESEPSI PERNIKAHAN PADA TANGGAL ……………………………………………. DI ……………………………….. DI …………………………………

JABATAN
PENYELENGGARA HAJAT KETUA PANITIA SEKERTARIS BENDAHARA MC/PROTOKOL DOKUMENTASI FOTO DOKUMENTASI VIDEO SEKSI – SEKSI SEKSI PERLENGKAPAN SEKSI DEKORASI SEKSI KONSUMSI SEKSI KEAMANAN/PARKIR PENERIMA BESAN PENERIMA SERAH SERAHAN PEMBAWA SERAH SERAHAN IJAB WALI SAKSI PIHAK (PW) SAKSI PIHAK (PP) RESEPSI AMONG TAMU LAKI-LAKI AMONG TAMU PEREMPUAN PERIAS (PW) PERIAS (PP)

NAMA

NO. TELP

KET

Do’a habis ijab-qobul 7. pembawa acara akan mempersilahkan petugas pelaksana acara berikutnya untuk melaksanakan tugasnya. surat Annisa (QS. Al Isra’ (QS. 2. Karena mayoritas masyarakat Indonesia beragama Islam. 66 : 6-8). maka pada pembukaan acara. Tausiyah Pernikahan 8. Untuk acara akad nikah atau pernikahan. Pembukaan dengan mengucapkan Basmalah. pembawa acara (MC) akan meminta para hadirin untuk mengucapkan basmalah bersama-sama sebelum memulai acaranya. surat yang dibaca biasanya surat Ar Ruum (QS. Pembacaan Al-Qur’an. 4 : 34-35). Acara inti ijab dan qobul di pimpin oleh petugas dari KUA 4.Susunan Acara Akad Nikah 1. Setelah membacakan susunan acara. Penutup . Serah Terima Mahar 5. At Tahrim (QS. Penandatanganan buku nikah 6. 30 : 20-25). 17 : 23-32). 3.

Isi sambutan mengenai ucapan selamat datang. mohon do’a restu terutama untuk kedua mempelai. .Susunan Acara Resepsi Pernikahan 1. 4. 8. dan mohon maaf jika kata sambutan kurang berkenan di hati. 5. 7. Penutup 11. ucapan terima kasih kepada para undangan yang telah bersedia meluangkan waktunya untuk menghadiri undangan. Pembukaan 2. Tamu undangan dipersilahkan menikmati hidangan makanan yang telah tersedia. surat yang dibaca hampir sama dengan ketika acara ijab-qobul. 3. Tausiyah yang disampaikan oleh seorang ustadz. Do’a 10. Sambutan penerimaan mempelai perempuan oleh pihak mempelai laki-laki. Pembacaan Al-Qur’an. Para tamu undangan menyalami mempelai sambil mengucapkan do’a dan berpamitan. Acara Hiburan 9. Sambutan tuan rumah biasanya diwakilkan kepada anggota keluarga yang tertua atau yang dituakan dikeluarga tersebut. Sambutan serah terima mempelai perempuan kepada pihak mempelai laki-laki. 6.

buleukat kuneeng dengan tumphou. termasuk menetapkan berapa besar uang mahar (disebut jeunamee) yang diminta dan beberapa banyak tamu yang akan diundang. Adapun calon pengantin wanita sebelumnya akan menjalani ritual perawatan tubuh dan wajah serta melakukan tradisi pingitan. aneka buah-buahan. pihak pria akan mohon pamit untuk pulang dan keluarga pihak wanita meminta waktu untuk bermusyawarah dengan anak gadisnya mengenai diterima-tidaknya lamaran tersebut. pineung reuk. Pada hari yang telah di sepakati datanglah rombongan orang2 yang dituakan dari pihak pria ke rumah orang tua gadis dengan membawa sirih sebagai penguat ikatan berikut isinya seperti gambe. Tetapi kalau penyebabnya adalah pihak wanita maka tanda emas tersebut harus dikembalikan sebesar dua kali lipat. Mereka memulainya dengan membuat tenda serta membawa berbagai perlengkapan atau peralatan yang nantinya dipakai pada saat upacara perkawinan. Jika theulangke telah mendapatkan gadis yang dimaksud maka terlabih dahulu dia akan meninjau status sang gadis. kain atau baju serta penganan khas Aceh. Persiapan Menjelang Perkawinan Seminggu menjelang akad nikah. Namun bila ikatan ini putus ditengah jalan yang disebabkan oleh pihak pria yang memutuskan maka tanda emas tersebut akan dianggap hilang. maka dia akan menyampaikan maksud melamar gadis itu. gapu. pisang raja. cengkih. Jika belum ada yang punya. Selam . Biasanya pada acara ini sekaligus diadakan upacara pertunangan (disebut jakba tanda) acara ini pihak pria akan mengantarkan berbagai makanan khas daerah Aceh. masyarakat aceh secara bergotong royong akan mempersiapkan acara pesta perkawinan. Tahapan Pertunangan (Jakba Tanda) Bila lamaran diterima.UPACARA PERKAWINAN ADAT ACEH Tahapan Melamar (Ba Ranub) Untuk mencarikan jodoh bagi anak lelaki yang sudah dianggap dewasa maka pihak keluarga akan mengirim seorang yang bijak dalam berbicara (disebut theulangke) untuk mengurusi perjodohan ini. Setelah acara lamaran iini selesai. keluarga pihak pria akan datang kembali untuk melakukan peukeong haba yaitu membicarakan kapan hari perkawinan akan dilangsungkan. seperangkat pakaian wanita dan perhiasan yang disesuaikan dengan kemampuan keluarga pria.

Selain itu akan dialksanakan tradisi potong gigi (disebut gohgigu) yang bertujuan untuk meratakan gigi dengancara dikikir. Selain tradisi merawat tubuh. Kemudian satu persatu anggota keluarga yang dituakan akan memberikan air siraman yang telah diberikan beberapa jenis bunga-bungaan tertentu dan ditempatkan pada meundam atau wadah yang telah dilapisi dengan kain warna berbeda-beda yang disesuaikan dengan silsilah keluarga. Setelah itu calon pengantin melanjutkan dengan perawatan luluran dan mandi uap. acara dilanjutkan dengan mengadakan pengajian dan khataman AlQuran oleh calon pengantin wanita yang selanjutnya disebut calon dara baro (CBD). dengan pakaian khusus. Setelah itu CLB disertai rombongan pergi untuk melaksanakan akad nikah sambil membawa mas kawin yang diminta dan seperangkat alat solat serta bingkisan yang diperuntukan bagi CDB. akan dilakukan secara antar linto (mengantar pengantin pria). Pada saat upacara siraman berlangsung. Daun pacar ini akan dipakaikan beberapa kali sampai menghasilkan warna merah yang terlihat alami. calon pengantin pria yang disebut calon linto baro(CLB) menyempatkan diri untuk terlebih dahulu meminta ijin dan memohon doa restu pada orang tuanya. calon pengantin wanita akan melakukan upacara kruet andam yaitu mengerit anak rambut atau bulu-bulu halus yang tumbuh agar tampak lebih bersih lalu dilanjutkan dengan pemakaian daun pacar (disebut bohgaca) yang akan menghiasi kedua tangan calon pengantin. CBD akan langsung disambut lalu dipangku oleh nye’wanya atau saudara perempuan dari pihak orang tuanya. CBD mempersiapkan dirinya untuk melakukan acara siraman (disebut seumano pucok) dan didudukan pad asebuah tikaduk meukasap. Namun sebelum berangkat kerumah keluarga CBD. Setelah itu.masa persiapan ini pula.Sesudahnya. . Dalam acara ini akan terlihat beberapa orang ibu akan mengelilingi CBD sambil menari-nari dan membawa syair yang bertujuan untuk memberikan nasihat kepada CBD. Upacara Akad Nikah dan Antar Linto Pada hari H yang telah ditentukan. Agar gigi sang calon pengantin terlihat kuat akan digunakan tempurung batok kelapa yang dibakar lalu cairan hitam yang keluar dari batok tersebut ditempelkan pada bagian gigi. sang gadis akan dibimbing mengenai cara hidup berumah tangga serta diingatkan agar tekun mengaji.

. memberi dan menerima restu dengan cara memerciki pengantin dengan air yang keluar dari daun seunikeuk. maneekmano. CDB hanya diperbolehkan menunggu di kamarnya. akar naleung sambo. Setelah ijab kabul selesai dilaksanakan. Selain itu juga hanya orangtua serta kerabat dekat saja yang akan menerima rombongan CLB. Setelah itu dilakukan acara menjamu besan dan seleunbu linto/dara baro yakin acara suap-suapan di antara kedua pengantin. Tetapi dikalangan ureungchik (orang yang sudah tua dan sepuh) budaya seperti ini merupakan tata cara adat yang mutlak dilaksanakan dalam upacara perkawinan. seperangkat kain adat dan paun yakni uang emas kuno seberat 100 gram. ongaca dan lain sebagainya minimal harus ada tiga yang pakai. Makna dari acara ini adalah agar keduanya dapat seiring sejalan ketika menjalani biduk rumah tangga. Acara ini dilakukan oleh beberapa orang yang dituakan(sesepuh) sekurangnya lima orang.Sementara itu sambil menunggu rombongan CLB tiba hingga acara ijab Kabul selesai dilakukan. Saat akad nikah berlangsung. keluarga CLB akan menyerahkan jeunamee yaitu mas kawin berupa sekapur sirih. apakah tradisi seperti ini masih perlu dilestarikan atau tidak kepada generasi seterusnya. Keberadaan sang ibu juga diharapkan saat menghadiri acara jamuan besan yang akan diadakan oleh pihak keluarga wanita. ibu dari pengantin pria tidak diperkenankan hadir tetapi dengan berubahnya waktu kebiasaan ini dihilangkan sehingga ibu pengantin pria bisa hadir saat ijab kabul. Namun kesemuanya tentu akan berpulang lagi kepada pihak keluarga selaku pihak penyelenggara. Upacara Peusijeuk Yaitu dengan melakukan upacara tepung tawar. onseukee pulut. Tetapi saat ini bagi masyarakat Aceh kebanyakan ada anggapan bahwa acara ini tidak perlu dilakukan lagi karena dikhawatirkan dicap meniru kebudayaan Hindu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful