Sejarah EVOLUSI (Perkembangan) Manajemen

Banyak kesulitan yang terjadi dalam melacak sejarah manajemen. Namun diketahui bahwa ilmu manajemen telah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Hal ini dibuktikan dengan adanya piramida di Mesir. Piramida tersebut dibangun oleh lebih dari 100.000 orang selama 20 tahun. Piramida Giza tak akan berhasil dibangun jika tidak ada seseorang tanpa memedulikan apa sebutan untuk manajer ketika itu yang merencanakan apa yang harus dilakukan, mengorganisir manusia serta bahan bakunya, memimpin dan mengarahkan para pekerja, dan menegakkan pengendalian tertentu guna menjamin bahwa segala sesuatunya dikerjakan sesuai rencana. Praktik-praktik manajemen lainnya dapat disaksikan selama tahun 1400-an di kota Venesia, Italia, yang ketika itu menjadi pusat perekonomian dan perdagangan di sana. Penduduk Venesia mengembangkan bentuk awal perusahaan bisnis dan melakukan banyak kegiatan yang lazim terjadi di organisasi modern saat ini. Sebagai contoh, di gudang senjata Venesia, kapal perang diluncurkan sepanjang kanal dan pada tiap-tiap perhentian, bahan baku dan tali layar ditambahkan ke kapal tersebut. Hal ini mirip dengan model lini perakitan (assembly line) yang dikembangkan oleh Henry Ford untuk merakit mobil-mobilnya. Selain lini perakitan tersebut, orang Venesia memiliki sistem penyimpanan dan pergudangan untuk memantau isinya, manajemen sumber daya manusia untuk mengelola angkatan kerja, dan sistem akuntansi untuk melacak pendapatan dan biaya. Daniel Wren membagi evolusi pemikiran manajemen dalam empat fase, yaitu pemikiran awal, era manajemen sains, era manusia sosial, dan era moderen.

Pemikiran awal manajemen
Sebelum abad ke-20, terjadi dua peristiwa penting dalam ilmu manajemen. Peristiwa pertama terjadi pada tahun 1776, ketika Adam Smith menerbitkan sebuah doktrin ekonomi klasik, The Wealth of Nation. Dalam bukunya itu, ia mengemukakan keunggulan ekonomis yang akan diperoleh organisasi dari pembagian kerja (division of labor), yaitu perincian pekerjaan ke dalam tugas-tugas yang spesifik dan berulang. Dengan menggunakan industri pabrik peniti sebagai contoh, Smith mengatakan bahwa dengan sepuluh orang masing-masing melakukan pekerjaan khusus perusahaan peniti dapat menghasilkan kurang lebih 48.000 peniti dalam sehari. Akan tetapi, jika setiap orang bekerja sendiri menyelesaikan tiap-tiap bagian pekerjaan, sudah sangat hebat bila mereka mampu menghasilkan sepuluh peniti sehari. Smith menyimpulkan bahwa pembagian kerja dapat meningkatkan produktivitas dengan (1) meningkatnya keterampilan dan kecekatan tiap-tiap pekerja (2) menghemat waktu yang terbuang dalam pergantian tugas (3) menciptakan mesin dan penemuan lain yang dapat menghemat tenaga kerjaPeristiwa penting

Halsey. seorang industriawan Perancis bernama Henri Fayol mengajukan gagasan lima fungsi utama manajemen: merancang. Taylor mendeskripsikan manajemen ilmiah adalah "penggunaan metode ilmiah untuk menentukan cara terbaik dalam menyelesaikan suatu pekerjaan.kedua yang memengaruhi perkembangan ilmu manajemen adalah Revolusi Industri di Inggris. dan terus berlangsung hingga sekarang. memerintah. Perpindahan ini mengakibatkan manajer-manajer ketika itu membutuhkan teori yang dapat membantu mereka meramalkan permintaan. sehingga ilmu manajamen mulai dikembangkan oleh para ahli. mengorganisasi. mengoordinasi. mengarahkan kegiatan sehari-hari. Keluarga Gilbreth berhasil menciptakan micromotion yang dapat mencatat setiap gerakan yang dilakukan oleh pekerja dan lamanya waktu yang dihabiskan untuk melakukan setiap gerakan tersebut. Dia menggambarkan tipe organisasi . Frederick Winslow Taylor. memastikan cukupnya persediaan bahan baku. peraturan dan ketetapan yang rinci. dan lain-lain. atau dalam bahasa Inggris disebut scientific management. Pada awal abad ke-20. Ia juga mendesain sebuah grafik untuk membantu manajemen yang disebut sebagai Gantt chart yang digunakan untuk merancang dan mengontrol pekerjaan. memberikan tugas kepada bawahan. Dalam bukunya itu. Weber menggambarkan suatu tipe ideal organisasi yang disebut sebagai birokrasi—bentuk organisasi yang dicirikan oleh pembagian kerja. dipopulerkan oleh Frederick Winslow Taylor dalam bukunya yang berjudul Principles of Scientific Management pada tahun 1911. Era manajemen ilmiah Era ini ditandai dengan berkembangan perkembangan ilmu manajemen dari kalangan insinyur— seperti Henry Towne. Henry Fayol juga mengagas 14 prinsip manajemen yang merupakan dasar-dasar dan nilai yang menjadi inti dari keberhasilan sebuah manajemen. menggantikan tenaga manusia. yang berakibat pada pindahnya kegiatan produksi dari rumah-rumah menuju tempat khusus yang disebut pabrik. Revolusi Industri menandai dimulainya penggunaan mesin. Weber menyadari bahwa bentuk "birokrasi yang ideal" itu tidak ada dalam realita. dan mengendalikan. Era ini juga ditandai dengan hadirnya teori administratif. Gagasan Fayol itu kemudian mulai digunakan sebagai kerangka kerja buku ajar ilmu manajemen pada pertengahan tahun 1950." Beberapa penulis seperti Stephen Robbins menganggap tahun terbitnya buku ini sebagai tahun lahirya teori manajemen modern. yaitu teori mengenai apa yang dilakukan oleh para manajer dan bagaimana cara membentuk praktik manajemen yang baik. Manajemen ilmiah kemudian dikembangkan lebih jauh oleh pasangan suami-istri Frank dan Lillian Gilbreth. Namun. dan Harrington Emerson Manajemen ilmiah. Henry Gantt yang pernah bekerja bersama Taylor di Midvale Steel Company menggagas ide bahwa seharusnya seorang mandor mampu memberi pendidikan kepada karyawannya untuk bersifat rajin (industrious ) dan kooperatif. dan sejumlah hubungan yang impersonal. hierarki yang didefinisikan dengan jelas. Selain itu. Frederick A. Sumbangan penting lainnya datang dari ahli sosilogi Jerman Max Weber.

Riset operasi. Peneliti menyimpulkan bahwa norma-norma sosial atau standar kelompok merupakan penentu utama perilaku kerja individu. Peter F. Hasil kajian mengindikasikan bahwa ternyata insentif seperti jabatan. Mahzab perilaku tidak mendapatkan pengakuan luas sampai tahun 1930-an. Pada tahun 1938. yang merupakan kombinasi dari teori statistika dengan teori mikroekonomi. Era manusia sosial Era manusia sosial ditandai dengan lahirnya mahzab perilaku (behavioral school) dalam pemikiran manajemen di akhir era manajemen ilmiah. komunikasi. Buku ini muncul atas ide Alfred Sloan (chairman dari General Motors) yang menugaskan penelitian tentang organisasi. Drucker—sering disebut sebagai Bapak Ilmu Manajemen—menerbitkan salah satu buku paling awal tentang manajemen terapan: "Konsep Korporasi" (Concept of the Corporation). Dia memandang organisasi formal sebagai sistem terpadu di mana kerjasama. Illenois. dan pemeliharaan perasaan harga . serta rasa aman yang menyertainya. dan komunikasi merupakan elemen universal. mencoba pendekatan sains untuk menyelesaikan masalah dalam manajemen. Follet mengajukan suatu filosifi bisnis yang mengutamakan integrasi sebagai cara untuk mengurangi konflik tanpa kompromi atau dominasi. efektivitas berkaitan dengan pencapaian tujuan. Barnard menjelaskan dikotonomi "efektif-efisien". ia berpikir bahwa organisasi harus didasarkan pada etika kelompok daripada individualisme. Teorinya tersebut menjadi contoh desain struktural bagi banyak organisasi besar sekarang ini. manajer dan karyawan seharusnya memandang diri mereka sebagai mitra.tersebut dengan maksud menjadikannya sebagai landasan untuk berteori tentang bagaimana pekerjaan dapat dilakukan dalam kelompok besar. sementara pada organisasi informal. Perkembangan selanjutnya terjadi pada tahun 1940-an ketika Patrick Blackett melahirkan ilmu riset operasi. Follett (1868–1933) yang mendapatkan pendidikan di bidang filosofi dan ilmu politik menjadi terkenal setelah menerbitkan buku berjudul Creative Experience pada tahun 1924. khususnya di bidang logistik dan operasi. Chester Barnard (1886–1961) menulis buku berjudul The Functions of the Executive yang menggambarkan sebuah teori organisasi dalam rangka untuk merangsang orang lain memeriksa sifat sistem koperasi. Pada tahun 1946. Melihat perbedaan antara motif pribadi dan organisasi. dan efisiensi adalah sejauh mana motif-motif individu dapat terpuaskan. maupun upah lebih sedikit pengaruhnya terhadap output pekerja dibandingkan dengan tekanan kelompok. Dengan kata lain. lama jam kerja. tujuan bersama. Follet juga percaya bahwa tugas seorang pemimpin adalah untuk menentukan tujuan organisasi dan mengintegrasikannya dengan tujuan individu dan tujuan kelompok. kekompakan. bukan lawan. Dengan demikian. sering dikenal dengan "Sains Manajemen". Menurut Barnard. Eksperimen Hawthrone dilakukan pada tahun 1920-an hingga 1930-an di Pabrik Hawthrone milik Western Electric Company Works di Cicero. Kajian ini awalnya bertujuan mempelajari pengaruh berbagai macam tingkat penerangan lampu terhadap produktivitas kerja. periode istirahat. Kontribusi lainnya datang dari Mary Parker Follet. Katalis utama dari kelahiran mahzab perilaku adalah serangkaian studi penelitian yang dikenal sebagai eksperimen Hawthrone. penerimaan kelompok.

menggenggam. ia mengembangkan trilogi manajemen yang memasukkan perencanaan. Ia merujuk pada "prinsip pareto. Barnard juga mengembangkan teori "penerimaan otoritas" didasarkan pada gagasan bahwa bos hanya memiliki kewenangan jika bawahan menerima otoritas itu. Edwards Deming (1900–1993) and Joseph Juran (lahir 1904). minimnya penundaan. (1) biaya akan berkurang karena berkurangnya biaya perbaikan. Deming mengembangkan 14 poin rencana untuk meringkas pengajarannya tentang peningkatan kualitas. dan pemanfaatan yang lebih baik atas waktu dan material. Kontribusi kedua datang dari Joseph Juran. Juran mengusulkan manajemen untuk memilih satu area yang mengalami kontrol kualitas yang buruk. (5) jumlah pekerjaan meningkat." Dari teorinya. orang Amerika. Gilbreth. Keluarga Gilbreth juga menyusun skema klasifikasi untuk memberi nama tujuh belas gerakan tangan dasar (seperti mencari.diri lebih diutamakan. kemudian dibuat solusi. Ia menekankan pentingnya meningatkan kualitas dengan mengajukan teori lima langkah reaksi berantai. dan diimplementasikan. . memegang) yang mereka sebut Therbligs (dari nama keluarga mereka. (4) profitabilitas perusahaan peningkat sehingga dapat bertahan dalam bisnis. melainkan sistemnya. Ia berpendapat bila kualitas dapat ditingkatkan. Keluarga Gilbreth berhasil menciptakan micromotion yang dapat mencatat setiap gerakan yang dilakukan oleh pekerja dan lamanya waktu yang dihabiskan untuk melakukan setiap gerakan tersebut. Teori manajemen Manajemen ilmiah Manajemen ilmiah kemudian dikembangkan lebih jauh oleh pasangan suami-istri Frank dan Lillian Gilbreth. untuk kemudian dihilangkan. Ia menyatakan bahwa 80 persen cacat disebabkan karena faktor-faktor yang sebenarnya dapat dikontrol oleh manajemen. Gerakan yang sia-sia yang luput dari pengamatan mata telanjang dapat diidentifikasi dengan alat ini. dan peningkatan kualitas. Era modern Era modern ditandai dengan hadirnya konsep manajemen kualitas total (total quality management—TQM) di abad ke-20 yang diperkenalkan oleh beberapa guru manajemen. yang paling terkenal di antaranya W. dianggap sebagai Bapak Kontrol Kualitas di Jepang. Skema tersebut memungkinkan keluarga Gilbreth menganalisis cara yang lebih tepat dari unsur-unsur setiap gerakan tangan pekerja. Deming berpendapat bahwa kebanyakan permasalahan dalam kualitas bukan berasal dari kesalahan pekerja. Area tersebut kemudian dianalisis. sedikitnya kesalahan. kontrol. (2) produktivitas meningkat. Deming. (3) market share meningkat karena peningkatan kualitas dan harga. yang dieja terbalik dengan huruf th tetap).

Sebagai contoh.Skema itu mereka dapatkan dari pengamatan mereka terhadap cara penyusunan batu bata. Sebelumnya. ia mengurangi secara drastis dari 18 gerakan hingga menjadi 2 gerakan saja. Dengan menggunakan teknik-teknik Gilbreth. Aliran perilaku: Aliran ini sering disebut juga aliran manajemen hubungan manusia. ia menghilangkan gerakan-gerakan yang tidak perlu sehingga gerakan yang diperlukan untuk memasang batu bata eksterior berkurang dari 18 gerakan menjadi 5 gerakan. . teknik-teknik matematika dan statistika yang digunakan untuk memecahkan persoalan-persoalan militer itu diterapkan di sektor bisnis. Pendekatan kuantitatif Pendekatan kuantitatif adalah penggunaan sejumlah teknik kuantitatif—seperti statistik. dan lain-lain. Aliran manajemen Ilmiah: aliran ini menggunakan matematika dan ilmu statistika untuk mengembangkan teorinya. tukang baku dapat lebih produktif dan berkurang kelelahannya di penghujung hari. model optimasi. Aliran analisis sistem: Aliran ini memfokuskan pemikiran pada masalah yang berhubungan dengan bidang lain untuk mengembangkan teorinya. Setelah perang berakhir. Klasifikasi Ada 6 macam teori manajamen diantaranya:     Aliran klasik: Aliran ini mendefinisikan manajemen sesuai dengan fungsi-fungsi manajemennya. Frank yang bekerja sebagai kontraktor bangunan menemukan bahwa seorang pekerja melakukan 18 gerakan untuk memasang batu bata untuk eksterior dan 18 gerakan juga untuk interior. Pengembangan kuantitatif muncul dari pengembangan solusi matematika dan statistik terhadap masalah militer selama Perang Dunia II. Aliran ini memusatkan kajiannya pada aspek manusia da perlunya manajemen memahami manusia. model kuantitas pesanan ekonomi (economic order quantity model) membantu manajer menentukan tingkat persediaan optimum. atau simulasi komputer—untuk membantu manajemen dalam mengambil keputusan. model informasi. Pelopornya adalah sekelompok perwira militer yang dijuluki "Whiz Kids. Menurut aliran ini. pemrograman linear digunakan para manajer untuk membantu mengambil kebijakan pengalokasian sumber daya. Sementara untuk batu bata interior. analisis jalur kritis (Critical Path Analysis) dapat digunakan untuk membuat penjadwalan kerja yang lebih efesien. pendekatan kuantitatif merupakan sarana utama dan sangat berguna untuk menjelaskan masalah manajemen." Para perwira yang bergabung dengan Ford Motor Company pada pertengahan 1940-an ini menggunakan metode statistik dan model kuantitatif untuk memperbaiki pengambilan keputusan di Ford. Perhatian dan kemampuan manajemen dibutuhkan pada penerapan fungsi-fungsi tersebut. Melalui penelitian.

Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. mengorganisir. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan. dan mengendalikan. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Namun saat ini. yaitu: 1. siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut. memerintah.[ Fungsi manajemen pertama kali diperkenalkan oleh seorang industrialis Perancis bernama Henry Fayol pada awal abad ke-20. 3. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan. bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Aliran manajemen mutu: Aliran manajemen mutu memfokuskan pemikiran pada usaha-usaha untuk mencapai kepuasan pelanggan atau konsumen. pada tingkatan mana keputusan harus diambil.  Aliran manajemen berdasarkan hasil: Aliran manajemen berdasarkan hasil diperkenalkan pertama kali oleh Peter Drucker pada awal 1950-an. siapa yang harus mengerjakannya. yaitu merancang. Aliran ini memfokuskan pada pemikiran hasil-hasil yang dicapai bukannya pada interaksi kegiatan karyawan. mengordinasi. kelima fungsi tersebut telah diringkas menjadi tiga. fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan. Pengarahan (directing) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha . Fungsi manajemen Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. ia menyebutkan lima fungsi manajemen. 2.] Ketika itu.

. manajemen timbul karena adanya orang-orang yang berkerja sama untuk mencapai tujuan. money. Sebab materi dan manusia tidaki dapat dipisahkan. Oleh karena itu. penguasaan pasar dalam arti menyebarkan hasil produksi merupakan faktor menentukan dalam perusahaan. Besar-kecilnya hasil kegiatan dapat diukur dari jumlah uang yang beredar dalam perusahaan. Hal ini akan berhubungan dengan berapa uang yang harus disediakan untuk membiayai gaji tenaga kerja. Agar pasar dapat dikuasai maka kualitas dan harga barang harus sesuai dengan selera konsumen dan daya beli (kemampuan) konsumen. Manusia yang membuat tujuan dan manusia pula yang melakukan proses untuk mencapai tujuan. Tanpa ada manusia tidak ada proses kerja. Dengan demikian. Perlu diingat meskipun metode baik. sebab pada dasarnya manusia adalah makhluk kerja. proses kerja tidak akan berlangsung. sedangkan orang yang melaksanakannya tidak mengerti atau tidak mempunyai pengalaman maka hasilnya tidak akan memuaskan. selain manusia yang ahli dalam bidangnya juga harus dapat menggunakan bahan/materi-materi sebagai salah satu sarana. Tools tersebut dikenal dengan 6M. Money atau Uang merupakan salah satu unsur yang tidak dapat diabaikan. yaitu men. machines. Memasarkan produk sudah barang tentu sangat penting sebab bila barang yang diproduksi tidak laku. Machine atau Mesin digunakan untuk memberi kemudahan atau menghasilkan keuntungan yang lebih besar serta menciptakan efesiensi kerja. tanpa materi tidak akan tercapai hasil yang dikehendaki. faktor manusia adalah yang paling menentukan. Oleh sebab itu. Tools merupakan syarat suatu usaha untuk mencapai hasil yang ditetapkan. method. Man merujuk pada sumber daya manusia yang dimiliki oleh organisasi. dan markets.Sarana manajemen Untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan diperlukan alat-alat sarana (tools). fasilitas-fasilitas yang tersedia dan penggunaan waktu. serta uang dan kegiatan usaha. Oleh karena itu uang merupakan alat (tools) yang penting untuk mencapai tujuan karena segala sesuatu harus diperhitungkan secara rasional. alatalat yang dibutuhkan dan harus dibeli serta berapa hasil yang akan dicapai dari suatu organisasi. Market atau pasar adalah tempat di mana organisasi menyebarluaskan (memasarkan) produknya. materials. Material terdiri dari bahan setengah jadi (raw material) dan bahan jadi. Uang merupakan alat tukar dan alat pengukur nilai. maka proses produksi barang akan berhenti. Dalam dunia usaha untuk mencapai hasil yang lebih baik. Metode adalah suatu tata cara kerja yang memperlancar jalannya pekerjaan manajer. Dalam manajemen. peranan utama dalam manajemen tetap manusianya sendiri. Sebuah metode daat dinyatakan sebagai penetapan cara pelaksanaan kerja suatu tugas dengan memberikan berbagai pertimbangan-pertimbangan kepada sasaran. Artinya.

manajer sering dikelompokan menjadi manajer puncak. Prakarsa (Inisiative) 14. Disiplin (Discipline) 4. Kesatuan pengarahan (Unity of direction) 6. semangat korps Manajer Manajer adalah seseorang yang bekerja melalui orang lain dengan mengoordinasikan kegiatankegiatan mereka guna mencapai sasaran organisasi.[rujukan?] Tingkatan manajer Piramida jumlah karyawan pada organisasi dengan struktur tradisional. Hirarki (tingkatan) 10. manajer area. manajer tingkat menengah. dan manajer lini pertama (biasanya digambarkan dengan bentuk piramida. Manajemen tingkat menengah (middle management) mencakup semua manajemen yang berada di antara manajer lini pertama dan manajemen puncak dan bertugas sebagai penghubung antara . Keadilan dan kejujuran 12. Ketertiban (Order) 11. berdasarkan tingkatannya. Pemusatan (Centralization) 9. prinsip-prinsip umum manajemen ini terdiri dari 1. di mana jumlah karyawan lebih besar di bagian bawah daripada di puncak). Pada organisasi berstruktur tradisional. merupakan manajemen tingkatan paling rendah yang bertugas memimpin dan mengawasi karyawan non-manajerial yang terlibat dalam proses produksi. Manejemen lini pertama (first-line management). manajer departemen. Stabilitas kondisi karyawan 13. Mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan sendiri 7. Mereka sering disebut penyelia (supervisor). Semangat kesatuan. Kesatuan perintah (Unity of command) 5. Wewenang dan tanggung jawab (Authority and responsibility) 3. manajer kantor. atau mandor (foreman). Pembagian kerja (Division of work) 2. seorang pencetus teori manajemen yang berasal dari Perancis. manajer shift. Penggajian pegawai 8. dikenal pula dengan istilah manajemen operasional.Prinsip manajemen Prinsip-prinsip dalam manajemen bersifat lentur dalam arti bahwa perlu dipertimbangkan sesuai dengan kondisi-kondisi khusus dan situasi-situasi yang berubahMenurut Henry Fayol.

dengan pekerjaan yang dilakukan oleh tim karyawan yang selalu berubah. Yang ketiga adalah peran pengambilan keputusan. pemimpin proyek. yang bersifat seremonial dan simbolis. manajer pabrik. tidak semua organisasi dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan menggunakan bentuk piramida tradisional ini. dan penghubung. Yang kedua adalah peran informasional. Peran manajer Henry Mintzberg. . pemimpin. Peran ini meliputi peran sebagai figur untuk anak buah. yaitu melibatkan orang dan kewajiban lain. Misalnya pada organisasi yang lebih fleksibel dan sederhana. Jabatan yang termasuk manajer menengah di antaranya kepala bagian. pembagi sumber daya. Contoh top manajemen adalah CEO (Chief Executive Officer). bertugas merencanakan kegiatan dan strategi perusahaan secara umum dan mengarahkan jalannya perusahaan. Manajemen puncak (top management). atau manajer divisi. meliputi peran sebagai seorang wirausahawan. Meskipun demikian. serta peran sebagai juru bicara. dan perunding. seorang ahli riset ilmu manajemen. dan CFO (Chief Financial Officer). aktivitas yang dilakukan oleh manajer adalah berinteraksi dengan orang lain. CIO (Chief Information Officer). pemecah masalah. meliputi peran manajer sebagai pemantau dan penyebar informasi. Ia kemudian mengelompokan kesepuluh peran itu ke dalam tiga kelompok. berpindah dari satu proyek ke proyek lainnya sesuai dengan permintaan pekerjaan. dikenal pula dengan istilah executive officer. yang pertama adalah peran antar pribadi. mengemukakan bahwa ada sepuluh peran yang dimainkan oleh manajer di tempat kerjanya.keduanya. Mintzberg kemudian menyimpulkan bahwa secara garis besar.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful