MAKALAH ILMU PENGOLAHAN DAN TEKNOLOGI PAKAN ³PENGOLAHAN LIMBAH KULIT KAKAO (shel fod husk) SEBAGAI ALTERNATIF

PAKAN TERNAK RAMAH LINGKUNGAN´

OLEH: NAMA: ZEINA RAFIKA NIM: 0910550089

FAKULTAS PETERNAKAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2011

domba dan kerbau terutama pada musim kemarau.Untuk mengetahui karakteristik dari buah dan limbah kakao 2. pucuk tebu.1 Latar Belakang Hambatan utama petani ternak khususnya dalam peningkatan populasi ternak yaitu terbatasnya pakan.Untuk memahami pemanfaatan limbah kulit kakao 3. jerami jagung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kulit buah kakao segar yang dikeringkan dengan sinar matahari kemudian digiling selanjutnya dapat digunakan sebagai bahan pakan ternak.Untuk mengetahui cara dan proses pengolahan limbah kakao . memiliki peran yang cukup penting dan berpotensi dalam penyediaan pakan ternak ruminansia khususnya kambing terutama pada musim kemarau.2 Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah dalam makalah ini adalah: 1. karena alih fungsi lahan yang sangat tinggi. jerami kedelai dan jerami kacang tanah melalui perlakuan tertentu. sistem pemeliharaan ternak ruminansia sebagian besar masih tergantung pada hijauan pakan berupa rumput rumputan dan pakan hijauan lainnya dengan sedikit atau tidak ada pakan tambahan. Limbah tanaman pangan dan perkebunan memiliki peran yang cukup penting dan berpotensi dalam penyediaan pakan hijauan bagi ternak ruminansia seperti sapi. Untuk mengatasi masalah kekurangan pakan hijauan.3 Tujuan Penulisan Adapun tujuan penulisan dalam makalah ini adalah: 1. Perluasan areal untuk penanaman rumput sebagai pakan ruminansia sangat sulit. diharapkan peternak bisamemanfaatkan limbah pertanian yang cukup banyak tersedia disekitarnya antara lain kulit buah kakao. Bahkan di daerah-daerah tertentu rumput pakan ternak akan kering dan mati sehingga menimbulkan krisis pakan hijauan. Selain itu. jerami padi. kambing. Mengingat sempitnya lahan penggembalaan.Bagaimana cara memanfaatkan limbah kulit kakao menjadi pakan ternak? 3. sehingga pakan hijauan yang tersedia kurang baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Kulit buah kakao.Bagaimana proses pengolahan limbah kulit kakao? 1. Pada musim kemarau hijauan rumput terganggu pertumbuhannya.Bagaimana karakteristik kakao dan limbahnya? 2. 1.BAB I PENDAHULUAN 1. maka usaha pemanfaatan sisa hasil (limbah) pertanian untuk pakan perlu dipadukan dengan bahan lain yang sampai saat ini belum biasa digunakan sebagai pakan. Pemanfaatan kulit buah kakao sebagai pakan ternak dapat diberikan dalam bentuk segar maupun dalam bentuk tepung setelah diolah.

choiced cocoa. ‡ merupakan hybrida dari jenis Criollo dengan jenis Forastero secara alami. ‡ Jumlahnya ± 7%. ‡ placenta 2. Jamaika. dan edel cocoa.Warna buah kakao pada dasarnya ada 2 macam. . ‡ Buahnya berwarna merah atau hijau.0%. yaitu: . Brasil dan Dominika.1980).Sedangkan biji terdiri dari 2 bagian. yaitu kulit biji dan keping biji .73%. ‡ Jumlahnya ± 93% dari produksi kakao dunia merupakan jenis bulk yang dihasilkan dari Afrika Barat. dan Samoa (Minifie. kulit buahnya tipis berbintil-bintil kasar dan lunak.buah muda berwarna hijau putih dan bila masak menjadi berwarna kuning . sehingga kakao jenis ini sangat heterogen. Srilanka. kulitnya tebal. ‡ Kakao Trinitario menghasilkan biji yang termasuk fine flavour cocoa dan ada yang termasuk bulk cocoa. ‡ merupakan jenis tanaman kakao yang menghasilkan biji cokelat yang : mutunya sedang atau bulk cocoa.Buah kakao yang masak mempunyai kulit tebal dan berisi 30 ± 40 biji Yang diselimuti oleh pulp. c) Jenis Trinitario. ‡ Buahnya berwarna hijau.buah muda yang berwarna merah setelah masak menjadi oranye . Venezuela. ‡ Biji buahnya berbentuk bulat telur dan berukuran besar dengan kotiledon berwarna putih pada waktu basah. b) jenis Forastero. ‡ Biji buahnya juga bermacam-macam dengan kotiledon berwarna ungu muda sampai ungu tua pada waktu basah Anatomi Buah Kakao ‡ kulit buah (cocoa pod) 73. ‡ Biji buahnya tipis atau gepeng dan kotiledon berwarna ungu pada waktu basah. fine flavour cocoa. ‡ dan biji 24.BAB II PEMBAHASAN 2. Trinidad. Grenada. atau dikenal juga sebagai ordinary cocoa. ‡ Buahnya berwarna hijau atau merah dan bentuknya bermacam-macam.2%. . Indonesia.1 Buah Kakao dan Limbah kulit buah kakao Klasifikasi Tanaman Kakao (Theobroma cacao ) a) Jenis Criollo. ‡ merupakan jenis tanaman kakao yang menghasilkan biji cokelat yang : mutunya sangat baik dan dikenal sebagai: cokelat mulia. merupakan jenis edel yang dihasilkan di Ekuador.

Manfaat fermentasi dengan teknologi ini antara lain : . nilai gizi limbah kulit buah kakao dapat ditingkatkan.9 kg/ hari.2. 2 % plasenta dan 24 % biji. sehingga layak untuk pakan penguat kambing maupun sapi. limbah kulit buah kakao perlu difermentasikan terlebih dahulu untuk menurunkan kadar lignin yang sulit dicerna oleh hewan dan untuk meningkatkan kadar protein dari 6-8 % menjadi 12-15 %. Sebaiknya sebelum digunakan sebagai pakan ternak. Dari hasil penelitian yang dilakukan pada ternak domba.Menurunkan kandungan serat kasar .8 % dan penggunaannya oleh ternak ruminansia 30-40 % dilaporkan oleh Anonimus (2001). 1993). bahkan untuk ransum babi dan ayam. Pemberian kulit buah kakao yang telah diproses pada ternak sapi dapat meningkatkan berat badan sapi sebesar 0. Salah satu fermentor yang cocok untuk limbah kulit buah kakao adalah Aspergillus niger . Ella. bahwa penggunaan kulit buah kakao dapat digunakan sebagai substitusi suplemen sebanyak 15 % atau 5 % dari ransum.3 PROSES PENGOLAHAN DENGAN FERMENTASI Melalui proses fermentasi.Meningkatkan kandungan protein . 2.) Buah coklat yang terdiri dari 74 % kulit buah. Hasil analisa proksimat mengandung 22 % protein dan 3-9 % lemak (Nasrullah dan A.2 PEMANFAATAN LIMBAH KULIT BUAH KAKAO Kulit buah kakao (shel fod husk) adalah merupakan limbah agroindustri yang dihasilkan tanaman kakao (Theobroma cacao L.Menurunkan kandungan tanin (zat penghambat pencernaan) Skema .1 % dan TDN 50. Pakar lain menyatakan kulit buah kakao kandungan gizinya terdiri dari bahan kering (BK) 88 % protein kasar (PK) 8 %. serat kasar (SK) 40.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful