P. 1
Dokumen Pengadaan Konsultansi Jembatan 2012

Dokumen Pengadaan Konsultansi Jembatan 2012

|Views: 775|Likes:
Published by Wahyu F. Hidayat

More info:

Published by: Wahyu F. Hidayat on Mar 05, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/19/2013

pdf

text

original

Republik Indonesia

Standar Dokumen Pengadaan

Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha

-

dengan Prakualifikasi -

DOKUMEN PEMILIHAN
Nomor : 02 Tanggal : 20 Pebruari 2012 untuk Pengadaan Konsultan Perencanaan PK 9 Buah Jembatan di Ruas Jalan Kabupaten Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang Tahun Anggaran : 2012

Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang

1

BAB I. UNDANGAN PENGAMBILAN DOKUMEN PEMILIHAN
[contoh undangan untuk Seleksi Umum Metode Evaluasi Biaya Terendah 1 Sampul, Seleksi Sederhana Metode Evaluasi Biaya Terendah 1 Sampul, dan Seleksi Sederhana Metode Evaluasi Pagu Anggaran 1 Sampul ]

[kop surat K/L/D/I]
UNDANGAN PENGAMBILAN DOKUMEN PEMILIHAN Nomor : Lampiran : 1 (satu) berkas Kepada Yth. ____________ di __________ Perihal : Pemilihan Penyedia Jasa Konsultansi untuk paket pekerjaan Konsultan Perencanaan PK 9 Buah Jembatan di Ruas Jalan Kabupaten Pokja Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang Tahun Anggaran 2012 Dengan ini kami beritahukan bahwa perusahaan Saudara telah masuk dalam Daftar Pendek untuk paket pekerjaan tersebut di atas. Sebagai kelanjutan proses pemilihan kami mengundang Saudara untuk mengambil Dokumen Pemilihan dengan ketentuan sebagai berikut : 1. Saudara dianjurkan untuk menghadiri pemberian penjelasan pada tempat dan waktu yang ditentukan dalam Lembar Data Pemilihan (LDP), agar Saudara lebih memahami lingkup pekerjaan; 2. penawaran meliputi Kelengkapan Persyaratan Administrasi, Teknis, dan Biaya dengan masa berlaku penawaran paling kurang 50 (Lima puluh) hari kalender terhitung sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran; 3. jadwal pelaksanaan pengadaan: No. Kegiatan a. Pemberian Penjelasan b. Pemasukan Dokumen Penawaran c. Pembukaan Dokumen Penawaran serta Koreksi Aritmatik d. Pengumuman Pemenang e. f. Masa Sanggah Penerbitan SPPBJ Hari/Tanggal Waktu Sampang, 20 Pebruari 2012

24 Pebruari 2012 08.30 27 Pebruari sd. 29 7.30 sd. Pebruari 2012 10.00 29 Pebruari 2012 10.15

12 Maret 2012 13 Maret 2012 sd. 19 Maret 2012

22 Maret 2012

Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang

31 Sampang Demikian disampaikan untuk diketahui. 6. Kelompok Kerja Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Dokumen Pemilihan dapat diambil dalam bentuk cetakan dan/atau diunduh melalui website ________________ [bagi K/L/D/I yang belum memiliki website. Seseorang dilarang mewakili lebih dari 1 (satu) perusahaan dalam mengambil Dokumen Pemilihan.Wahyu F. hanya menyediakan Dokumen Pemilihan dalam bentuk cetakan].2 4. Jaksa Agung Suprapto No. Dokumen Penawaran dikirim ke : Jl. Sampang [tanda tangan] . . Hidayat. 5. Bina Marga Kab. pengambilan Dokumen Pemilihan dapat diwakilkan dengan membuat surat tugas dari direktur utama/pimpinan perusahaan/kepala cabang dan kartu pengenal.

kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis. : Surat Perintah Mulai Kerja .Kemitraan/Kerja Sama (KSO) : Kerangka Acuan Kerja.SPPBJ .LDP . : Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan. : kerjasama usaha antar penyedia yang masingmasing pihak mempunyai hak.3 BAB II. Umum IKP ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.KAK . yang berisi instruksi dan/atau informasi yang diperlukan oleh peserta untuk menyiapkan penawarannya.Pokja ULP . : Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. : Harga Perkiraan Sendiri. . : Lembar Data Pemilihan. : Kelompok Kerja ULP adalah unit kerja di dalam organisasi ULP yang berfungsi untuk melaksanakan pemilihan penyedia.PPK .Jasa Konsultansi membutuhkan keahlian tertentu diberbagai bidang keilmuan yang mengutamakan adanya olah pikir (brainware). INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) A.HPS .SPMK . Dalam IKP ini dipergunakan istilah dan singkatan sebagai berikut: : adalah jasa layanan profesional yang .

1 di atas dikenakan sanksi-sanksi sebagai berikut: a. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. 2. 4. 3. berusaha mempengaruhi anggota Pokja ULP dalam bentuk dan cara apapun. pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang.2 Peserta yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu yang tercantum dalam LDP. berdasarkan syarat umum dan syarat khusus kontrak dengan mutu sesuai Kerangka Acuan Kerja dan biaya sesuai kontrak. b. c. dan/atau d.2 Peserta kemitraan dilarang untuk mengubah Perjanjian Kerja Sama Operasi/kemitraan 4. 4.1 Peserta dan pihak yang terkait dengan pengadaan ini berkewajiban untuk mematuhi etika pengadaan dengan tidak melakukan tindakan sebagai berikut: a. Peserta Pemilihan 2. Sumber Dana 3. untuk memenuhi keinginan peserta yang bertentangan dengan Dokumen Pemilihan.2 Peserta yang terbukti melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam angka 4. melakukan persekongkolan dengan peserta lain untuk mengatur hasil pemilihan. Kolusi. sanksi administratif. seperti digugurkan dari proses pemilihan. atau pembatalan penetapan pemenang. Larangan Korupsi. b.1 Pemilihan penyedia jasa konsultansi ini dapat diikuti oleh semua penyedia yang tercantum dalam Daftar Pendek. c.3 Pengenaan sanksi dilaporkan oleh Pokja ULP . 1. dan/atau peraturan perundang-undangan. sehingga mengurangi / menghambat / memperkecil/meniadakan persaingan yang sehat dan/atau merugikan pihak lain. 3.1 Pokja ULP mengundang para peserta untuk menyampaikan penawaran atas paket pekerjaan jasa konsultansi yang tercantum dalam LDP.1 Pengadaan ini dibiayai dari sumber pendanaan yang tercantum dalam LDP. membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen Pemilihan. gugatan secara perdata. dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan 4. Lingkup Pekerjaan 1.4 1.

B. Bentuk Dokumen Lain : 1) SPPBJ. 7. b. Syarat-Syarat Khusus Kontrak. i. Undangan Pengambilan Dokumen Pemilihan.1 Dokumen Pemilihan terdiri dari: a. b. Larangan Pertentangan Kepentingan 5. Bentuk Surat Perjanjian. 6. Lembar Data Pemilihan. Pendayagunaan Produksi Dalam Negeri 6. baik atas nama sendiri maupun sebagai anggota kemitraan hanya boleh memasukkan satu penawaran untuk satu paket pekerjaan. 5. f. Syarat-Syarat Umum Kontrak. dan diusahakan secara terencana untuk semaksimal mungkin terjadinya alih pengalaman/keahlian dari tenaga ahli asing tersebut ke tenaga Indonesia. 2) Dokumen Penawaran Teknis. Kerangka Acuan Kerja (KAK).2 Pegawai K/L/D/I dilarang menjadi peserta kecuali cuti di luar tanggungan K/L/D/I.5 kepada PA/KPA.1 Para pihak dalam melaksanakan tugas. dan 3) Dokumen Penawaran Biaya. dilarang memiliki/melakukan peran ganda atau terafiliasi. fungsi dan perannya. disusun berdasarkan keperluan yang nyata. c. penggunaan tenaga ahli asing dilakukan semata-mata untuk mencukupi kebutuhan jenis keahlian yang belum dapat diperoleh di Indonesia. Dokumen Pemilihan 8. g. komponen berupa perangkat lunak yang diproduksi di dalam negeri belum memenuhi persyaratan. d. Satu Penawaran Tiap Peserta Setiap peserta. Instruksi Kepada Peserta. 6. h.2 Dalam pelaksanaan pekerjaan jasa konsultansi dimungkinkan menggunakan komponen berupa tenaga ahli dan perangkat lunak yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) dengan ketentuan: a.1 Peserta berkewajiban untuk menyampaikan penawaran yang mengutamakan jasa konsultansi yang dilaksanakan di Indonesia oleh tenaga Indonesia (produksi dalam negeri). . e. Bentuk Dokumen Penawaran: 1) Surat Penawaran. Isi Dokumen Pemilihan 8. 5.

ketentuan tentang penyesuaian harga. Kerangka Acuan Kerja.6 2) SPMK.3 Perwakilan peserta yang hadir pada saat pemberian penjelasan menunjukkan tanda pengenal dan surat tugas kepada Pokja ULP. Pokja ULP menjelaskan kepada peserta mengenai: a. l. Biaya . jenis kontrak yang akan digunakan. kelengkapan yang harus dilampirkan bersama Dokumen Penawaran. d. 10. Kelalaian menyampaikan Dokumen Penawaran yang tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan ini sepenuhnya merupakan resiko peserta.1 Pemberian penjelasan dilakukan di tempat dan pada waktu yang ditentukan. dihadiri oleh para peserta yang diundang. e. 9. 10. dan 4) Surat Jaminan Sanggahan Banding 8. 10.5 Apabila dipandang perlu. 3) Surat Jaminan Uang Muka. c. j. cara penyampaian Dokumen Penawaran. ketentuan tentang asuransi dan ketentuan lain yang dipersyaratkan. metode dan tata cara evaluasi. 10.2 Ketidakhadiran peserta pada saat pemberian penjelasan tidak dapat dijadikan dasar untuk menolak/menggugurkan penawaran. perjanjian kemitraan/kerja sama operasi (jika diperlukan). Pemberian Penjelasan Dokumen Pemilihan beserta seluruh korespondensi tertulis dalam proses pemilihan menggunakan Bahasa Indonesia. hal-hal yang menggugurkan penawaran. ketentuan dan cara sub kontrak sebagian pekerjaan kepada Usaha Mikro. h. 10. Bahasa Dokumen Pemilihan 10. b. Pokja ULP dapat memberikan penjelasan lanjutan dengan cara melakukan peninjauan lapangan. k. g. Usaha Kecil dan koperasi kecil. metode pemilihan.2 Peserta berkewajiban memeriksa keseluruhan isi Dokumen Pemilihan ini.4 Dalam pemberian penjelasan. i. jadwal pemasukan dan pembukaan Dokumen Penawaran. f.

7 Apabila tidak ada satu pun peserta yang hadir atau yang bersedia menandatangani BAPP maka BAPP cukup ditandatangani oleh anggota pokja ULP yang hadir.7 peninjauan lapangan ditanggung oleh peserta. 10. perubahan substansi dokumen.6 di atas terdapat hal-hal/ketentuan baru atau perubahan penting yang perlu ditampung. 10. Perubahan Dokumen Pemilihan 11. pertanyaan dari peserta. 11.8 Apabila dalam BAPP sebagaimana dimaksud pada angka 9. serta keterangan lain dituangkan dalam Berita Acara Pemberian Penjelasan (BAPP) yang ditandatangani oleh anggota pokja ULP dan minimal 1 (satu) wakil dari peserta yang hadir dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pemilihan. Pokja ULP dapat menetapkan Adendum Dokumen Pemilihan. hasil peninjauan lapangan.9 Apabila ketentuan baru atau perubahan penting tersebut tidak dituangkan dalam Adendum Dokumen Pemilihan maka ketentuan baru atau perubahan tersebut dianggap tidak ada dan ketentuan yang berlaku adalah yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan yang awal. 10. 11.6 Pemberian penjelasan isi Dokumen Pemilihan. 11. maka Pokja ULP menuangkan ke dalam Adendum Dokumen Pemilihan yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari Dokumen Pemilihan. 10.11 Peserta dapat mengambil salinan BAPP dan/atau Adendum Dokumen Pemilihan yang disediakan oleh Pokja ULP atau mengunduhnya melalui alamat website yang tercantum dalam LDP. 10.10 Peserta diberitahu oleh Pokja ULP untuk mengambil salinan BAPP dan/atau Adendum Dokumen Pemilihan. jawaban dari Pokja ULP.2 Setiap Adendum yang ditetapkan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pemilihan. berdasarkan informasi baru yang mempengaruhi substansi pekerjaan. 10.3 Peserta diberitahu oleh Pokja ULP untuk .1 Setelah Pemberian Penjelasan dan sebelum batas akhir waktu pemasukan penawaran.

1 Penawaran yang disampaikan oleh peserta terdiri dari 1 (satu) sampul yang memuat Penawaran Administrasi.4 Peserta dapat mengambil salinan Adendum Dokumen Pemilihan yang disediakan oleh Pokja ULP atau mengunduhnya melalui alamat website yang tercantum dalam LDP. dan 4) tanda tangan: a) direktur utama/pimpinan perusahaan. Teknis dan Biaya. c) kepala cabang perusahaan yang .2 Penawaran Administrasi terdiri dari: a.3 Dokumen penunjang yang berbahasa asing perlu disertai penjelasan dalam Bahasa Indonesia. 15. 14. maka yang berlaku adalah penjelasan dalam Bahasa Indonesia. Penyiapan Penawaran 13. yang didalamnya mencantumkan : 1) tanggal. 14. b) penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya. Dokumen Penawaran 15. Surat Penawaran. 3) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan. 15. 14. Tambahan Waktu Pemasukan Dokumen Penawaran Dalam Adendum Dokumen Pemilihan.1 Semua Dokumen Penawaran harus menggunakan Bahasa Indonesia. Bahasa Penawaran Peserta menanggung semua biaya dalam penyiapan dan penyampaian penawaran. C. salinan Adendum Dokumen 11. 12.8 mengambil Pemilihan. Pokja ULP dapat memberikan tambahan waktu untuk memasukkan Dokumen Penawaran. Dalam hal terjadi perbedaan penafsiran. Biaya dalam Penyiapan Penawaran 14. 2) masa berlaku penawaran.2 Dokumen penunjang yang terkait dengan Dokumen Penawaran dapat menggunakan Bahasa Indonesia atau bahasa asing.

atau d) pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. 4) komposisi tim dan penugasan. Rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimburseable cost). c.d tidak wajib dipenuhi . 3) jadwal pelaksanaan pekerjaan. 3) uraian pengalaman kerja sejenis 10 (Sepuluh) tahun terakhir. Surat penawaran biaya yang didalamnya tercantum masa berlaku penawaran dan total biaya penawaran (dalam angka dan huruf). Dokumen lain yang dipersyaratkan. 2) daftar pengalaman kerja sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir. e.c. nilai. dan waktu pelaksanaan (menyebutkan bulan dan tahun) b. Surat Kuasa dari pemimpin/direktur utama perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). 2) surat pernyataan kesediaan untuk ditugaskan. b. diuraikan secara jelas dengan mencantumkan informasi : nama pekerjaan yang dilaksanakan. Dokumen lain yang dipersyaratkan.3 Dokumen Penawaran Teknis terdiri dari: a. 15. d. Kualifikasi tenaga ahli. Keterangan: dokumen b. c. lingkup dan data pekerjaan yang dilaksanakan secara singkat. b. c. metodologi dan program kerja. 5) jadwal penugasan tenaga ahli. Rekapitulasi penawaran biaya. Data pengalaman perusahaan. Pendekatan dan metodologi. Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration). 2) uraian pendekatan. Surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (apabila ada). lokasi. pemberi tugas. terdiri dari : 1) Daftar Riwayat Hidup personil yang diusulkan.4 Penawaran Biaya terdiri dari: a. terdiri dari : 1) tanggapan dan saran terhadap Kerangka Acuan Kerja. terdiri dari : 1) data organisasi perusahaan. d.9 diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan bukti otentik. 15.

Jika harga satuan ditulis nol atau tidak dicantumkan maka kegiatan dalam mata pembayaran tersebut dianggap telah termasuk dalam harga satuan kegiatan yang lain dan kegiatan tersebut tetap harus dilaksanakan.2 Biaya overhead. peserta mencantumkan harga satuan dan biaya total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Rincian Biaya Langsung Personil dan NonPersonil.3 [untuk kontrak yang masa pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan. apabila dipersyaratkan peserta mencantumkan harga satuan dan biaya total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Rincian Biaya Langsung Personil dan NonPersonil]. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran 17.1 Masa berlakunya penawaran sesuai dengan ketentuan dalam LDP. sebelum akhir masa berlakunya penawaran. asuransi dan keuntungan serta semua pajak.2 Pembayaran atas pretasi pekerjaan jasa konsultansi ini dilakukan sesuai dengan cara yang ditetapkan dalam LDP dan diuraikan dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak. 16. Menyetujui permintaan tersebut tanpa mengubah penawaran. 17. 16. 18.1 Semua biaya dalam penawaran harus dalam bentuk mata uang yang ditetapkan dalam LDP. Masa Berlaku Penawaran dan Jangka Waktu Pelaksanaan . Menolak permintaan tersebut dan dapat mengundurkan diri secara tertulis dengan 18.1 Untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lumpsum. 16. 17. 18.10 untuk kontrak lumpsum. Pokja ULP dapat meminta kepada seluruh peserta secara tertulis untuk memperpanjang masa berlakunya penawaran tersebut dalam jangka waktu tertentu.3 Peserta dapat : a. ditulis : “penyesuaian harga diberlakukan sebagaimana diatur dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak”]. retribusi.2 Apabila evaluasi belum selesai dilaksanakan. Harga Penawaran 16. 18. bea. [Untuk kontrak lumpsum. b. dan pungutan lain yang sah harus dibayar oleh penyedia untuk pelaksanaan paket pekerjaan jasa konsultansi ini diperhitungkan dalam total biaya penawaran.

3 Dalam hal Dokumen Penawaran disampaikan melalui pos/jasa pengiriman. Penyampulan 19.4 Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu yang ditetapkan dalam LDP D. dan Pokja ULP memasukkan ke dalam kotak/tempat pemasukan. Pokja ULP tidak bertanggung jawab atas risiko yang mungkin timbul terhadap Dokumen Penawaran. Teknis.1 Peserta menyampaikan langsung Dokumen Penawaran kepada Pokja ULP sesuai jadwal yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan.1 Dokumen Penawaran disampaikan sebanyak 3 dan Penandaan (tiga) rangkap. Teknis. 20. dan Biaya”. 20. maka sampul penutup dimasukan ke dalam 1 (satu) sampul luar yang mencantumkan nama paket pekerjaan dan alamat Pokja ULP. Selanjutnya sampul penutup tersebut juga ditulis nama paket pekerjaan. 18. Penyampaian Dokumen Penawaran 20.4 Bila sampul Dokumen Penawaran tidak direkat. serta ditujukan kepada Pokja ULP dengan alamat yang ditentukan dalam LDP.2 Peserta dapat menyampaikan Dokumen Penawaran melalui pos/jasa pengiriman dengan ketentuan sudah diterima Pokja ULP sebelum batas akhir pemasukan penawaran serta segala risiko keterlambatan dan kerusakan dokumen menjadi risiko peserta.3 Seluruh sampul penutup tersebut dimasukan ke dalam 1 (satu) sampul luar untuk menjaga kerahasiaannya. terdiri dari: dokumen asli 1 (satu) Sampul rangkap dan salinannya 2 (dua) rangkap. 19. Pada sampul penutup tersebut juga ditandai “ASLI” untuk dokumen penawaran asli dan ditandai “REKAMAN” untuk dokumen penawaran rekaman. nama dan alamat peserta. Pemasukan Dokumen Penawaran 19. 20. Penawaran 19.2 Dokumen Penawaran Administrasi. dan Biaya dimasukkan dalam 1 (satu) sampul penutup dan ditulis “Penawaran Administrasi. 19. .11 tidak dikenakan sanksi.

21. sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran. pengubahan.12 20. Pembukaan dan Evaluasi Penawaran 23. 23. “PENGGANTIAN”. 22. mengubah dan menambah dokumen penawarannya. 22. Penawaran Terlambat Penawaran harus disampaikan kepada atau harus sudah diterima oleh Pokja ULP paling lambat di tempat dan pada waktu yang ditentukan dalam LDP. 20. Pokja ULP akan memberitahukan kepada peserta yang bersangkutan untuk mengambil kembali penawaran tersebut.2 Terhadap penawaran terlambat yang disampaikan melalui pos/jasa pengiriman.4 Apabila setelah ditunda selama 2 (dua) jam.1 Dokumen Penawaran dibuka di hadapan peserta pada waktu dan tempat sesuai ketentuan dalam LDP. 23. maka Pokja ULP menunda pembukaan Dokumen Penawaran selama 2 (dua) jam.3 Apabila tidak ada peserta atau hanya ada 1 (satu) peserta sebagai saksi. Batas Akhir Waktu Pemasukan Penawaran 22.2 Perwakilan peserta yang hadir pada saat pembukaan Dokumen Penawaran menunjukkan tanda pengenal dan surat penugasan kepada Pokja ULP.5 Penarikan.1 Setiap penawaran yang diterima oleh Pokja ULP setelah batas akhir waktu pemasukan penawaran akan ditolak dan dikembalikan kepada peserta yang bersangkutan dalam keadaan tertutup (sampul tidak dibuka). penggantian. hanya ada 1 (satu) atau tidak ada peserta sebagai saksi. mengganti. E. Pembukaan Dokumen Penawaran dan Koreksi Aritmatik 23. . “PENGUBAHAN” atau ”PENAMBAHAN”. yang dihadiri paling kurang 2 (dua) peserta sebagai saksi. sesuai dengan isi sampul tanpa mengambil Dokumen Penawaran yang sudah disampaikan sebelumnya. atau penambahan Dokumen Penawaran harus disampaikan secara tertulis dan disampul serta diberikan tanda dengan penambahan pencantuman kata “PENARIKAN”. 23.4 Peserta boleh menarik.

13 maka pembukaan Dokumen Penawaran tetap dilanjutkan dengan menunjuk saksi tambahan di luar Pokja ULP yang ditunjuk oleh Pokja ULP. ”PENGUBAHAN”. 23.10 Pokja ULP membuka Dokumen Penawaran di hadapan peserta kemudian dijadikan lampiran Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran.6 Pokja ULP meneliti isi kotak/tempat penyimpanan dokumen dan menghitung jumlah Dokumen Penawaran yang masuk dihadapan peserta. ”PENGGANTIAN”. dokumen lain yang dipersyaratkan. dokumen penawaran teknis.7 Apabila penawaran yang masuk kurang dari 3 (tiga) peserta maka seleksi dinyatakan gagal. b) rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimbursable cost). 23. c. d. 23. apabila dokumen dimaksud telah disusuli dokumen dengan sampul bertanda “PENARIKAN” 23.9 Dokumen Penawaran yang telah masuk tidak dibuka. dokumen penawaran biaya yang terdiri dari: 1) surat penawaran biaya yang didalamnya tercantum masa berlaku penawaran dan biaya penawaran.12 Pokja ULP tidak boleh menggugurkan . 23. yang meliputi: a. surat kuasa dari pemimpin/direktur utama perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). 23. surat penawaran. Surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (apabila ada). b. 23.11 Pokja ULP memeriksa dan menunjukkan dihadapan peserta mengenai kelengkapan Dokumen Penawaran. atau ”PENAMBAHAN” harus dibuka dan dibaca terlebih dahulu. 3) rincian biaya penawaran terdiri dari : a) rincian Biaya Langsung Personil (remuneration).5 Pokja ULP membuka kotak/tempat penyimpanan dokumen dihadapan para peserta. 2) rekapitulasi penawaran biaya. 23. e. f.8 Dokumen Penawaran dengan sampul bertanda “PENARIKAN”.

15 untuk kontrak lump sump: a. 23. b. . maka penyebab penundaan tersebut harus dimuat dengan jelas di dalam Berita Acara.13 Salah satu anggota pokja ULP bersama 1 (satu) saksi memaraf Dokumen Penawaran asli yang bukan miliknya. apabila ada perbedaan penulisan nilai biaya penawaran antara angka dan huruf maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan huruf. Jika nilai pagu anggaran sama dengan nilai HPS maka nilai tersebut dijadikan patokan untuk menggugurkan penawaran biaya terkoreksi. nama paket dan pagu anggaran. dan harga satuan pada surat penawaran tetap dibiarkan kosong.17 Dalam hal terjadi penundaan waktu pembukaan penawaran.14 penawaran pada waktu pembukaan kecuali untuk peserta yang terlambat memasukkan penawaran.16 Total penawaran biaya terkoreksi yang melebihi pagu anggaran langsung mengugurkan penawaran. nama peserta. dengan ketentuan harga satuan pekerjaan yang ditawarkan tidak boleh diubah. harus dilakukan pembetulan. maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan angka. kesalahan hasil pengalian antara volume dengan harga satuan. apabila penawaran dalam angka dan huruf tidak jelas. 23. 23. 23. namun total biaya terkoreksi yang melebihi HPS tidak menggugurkan penawaran sebelum dilakukan negosiasi biaya. c. b. jenis pekerjaan yang tidak diberi harga satuan dianggap sudah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain. 23.18 Pokja ULP segera membuat Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran dan Koreksi Aritmatik yang sekurang-kurangnya memuat: a.14 ULP melakukan koreksi aritmatik terhadap penawaran biaya. jumlah Dokumen Penawaran yang masuk. 23. dengan ketentuan: a. maka penawaran dinyatakan gugur. atau c. b. apabila penawaran dalam angka tertulis dengan jelas sedangkan dalam huruf tidak jelas.

e. dan tata cara selain yang disebutkan dalam IKP tidak diperbolehkan. jumlah Dokumen Penawaran yang lengkap dan tidak lengkap. 23. b. 24. 24. Evaluasi Penawaran Administrasi. 23. tanggal pembuatan berita acara. evaluasi biaya. kelainan-kelainan yang dijumpai dalam Dokumen Penawaran (apabila ada).21 Salinan Berita Acara dibagikan kepada peserta yang hadir tanpa dilampiri Dokumen Penawaran dan Pokja ULP dapat mengunggah salinan tersebut melalui alamat website yang tercantum dalam LDP. mengurangi. kecuali dalam klausul diatur atau disebutkan secara khusus hanya berlaku untuk salah satu metode evaluasi saja. penawaran yang memenuhi syarat adalah penawaran yang sesuai dengan ketentuan.3 Metode evaluasi. 24.19 Setelah dibacakan dengan jelas.1 Semua ketentuan IKP mengenai evaluasi penawaran berlaku untuk setiap metode evaluasi. usulan biaya terkoreksi. evaluasi teknis. dan c. besaran usulan biaya. h. dan i. g. 24.4 Pokja ULP melakukan evaluasi penawaran yang meliputi: a. 24. evaluasi administrasi. Teknis. dan Biaya 24.2 Penawaran dievaluasi dengan cara memeriksa dan membandingkan Dokumen Penawaran terhadap pemenuhan persyaratan yang diurut mulai dari tahapan penilaian persyaratan administrasi. b. 23. mengganti dan/atau mengubah isi Dokumen Penawaran. syarat-syarat. dan ruang lingkup serta . keterangan lain yang dianggap perlu. f. kriteria. persyaratan teknis.5 Ketentuan umum dalam melakukan evaluasi sebagai berikut : a.15 d.20 Berita Acara dilampiri Dokumen Penawaran. Berita Acara ditandatangani oleh anggota pokja ULP yang hadir dan 2 (dua) orang saksi. Pokja ULP dan/atau peserta dilarang menambah. dan kewajaran biaya.

penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat adalah: 1) penyimpangan dari Dokumen Pemilihan yang mempengaruhi lingkup.16 kualifikasi tenaga ahli yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. maka : 1) peserta yang terlibat dimasukan dalam Daftar Hitam baik badan usahanya maupun pengurusnya. dan/atau 2) penawaran dari peserta dengan persyaratan tambahan di luar ketentuan Dokumen Pemilihan yang akan menimbulkan persaingan usaha tidak sehat dan/atau tidak adil diantara peserta yang memenuhi syarat.6 Evaluasi Administrasi : a. Evaluasi terhadap data administrasi hanya dilakukan terhadap hal-hal yang tidak dinilai pada saat penilaian kualifikasi. para pihak dilarang mempengaruhi atau melakukan intervensi kepada Pokja ULP selama proses evaluasi. maka seleksi dinyatakan gagal. Pokja ULP dan/atau PPK dengan tujuan untuk memenangkan salah satu peserta. kualitas. 2) proses evaluasi tetap dilanjutkan dengan menetapkan peserta lainnya yang tidak terlibat (apabila ada). tanpa ada penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat. 24. b. 3) apabila tidak ada peserta lainnya sebagaimana dimaksud pada angka 2). d. e. 2) surat penawaran : a) ditandatangani oleh : (1) direktur utama/pimpinan perusahaan. dan hasil/kinerja pekerjaan. Penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi. apabila: 1) syarat-syarat substansial yang diminta berdasarkan Dokumen Pemilihan dipenuhi/dilengkapi. c. apabila dalam evaluasi ditemukan bukti adanya persaingan usaha yang tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan) antara peserta. (2) penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian .

dengan ketentuan: 1) unsur-unsur pokok yang dinilai adalah: a) pengalaman perusahaan (bobot nilai . c) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. maka syarat-syarat lainnya yang diperlukan agar diminta dan dievaluasi pada saat prakualifikasi dan tidak perlu dilampirkan pada Dokumen Penawaran. 24. Unsur-unsur yang dievaluasi harus sesuai dengan yang ditetapkan. atau (4) pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi teknis. Evaluasi penawaran teknis dilakukan dengan cara memberikan nilai angka tertentu pada setiap kriteria yang dinilai dan bobot yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan.17 3) 4) 5) 6) 7) atau perubahannya. apabila hanya ada 1 (satu) atau 2 (dua) peserta yang memenuhi persyaratan administrasi.7 Evaluasi Teknis : a. b) jangka waktu berlakunya surat penawaran tidak kurang dari waktu yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. dan d) bertanggal. maka seleksi dinyatakan gagal. Pokja ULP dapat melakukan klarifikasi terhadap hal-hal yang kurang jelas dan meragukan. c. Apabila tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. kemudian membandingkan jumlah perolehan nilai dari para peserta. (3) kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. untuk menghindari kesalahan-kesalahan kecil yang dapat menggugurkan penawaran. peserta yang memenuhi persyaratan administrasi dilanjutkan dengan evaluasi teknis. b. Evaluasi teknis dilakukan terhadap peserta yang memenuhi persyaratan administrasi.

nilai. disamping untuk mengukur pengalaman juga dapat dipergunakan untuk mengukur kemampuan/kapasitas peserta yang bersangkutan dalam melaksanakan tugasnya. 2) pengalaman kerja di Indonesia dan/atau di lokasi proyek mendapat tambahan nilai. 3) bobot masing-masing unsur ditetapkan oleh Pokja ULP berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan. dan waktu pelaksanaan (menyebutkan bulan dan tahun). d) kapasitas perusahaan dengan . b) pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan. Penilaian terhadap Pengalaman Perusahaan dilakukan atas: 1) pengalaman perusahaan peserta dalam melaksanakan pekerjaan sejenis dengan pekerjaan yang dipersyaratkan dalam KAK untuk 10 (sepuluh) tahun terakhir. lokasi. 2) penilaian dilakukan sesuai pembobotan dari masing-masing unsur yang telah ditentukan dalam LDP. lingkup dan data pekerjaan yang dilaksanakan secara singkat. 4) penilaian juga dilakukan terhadap jumlah pekerjaan yang sedang dilaksanakan oleh peserta.d 20 %). c) kualifikasi tenaga ahli (bobot nilai antara 50 % s. c) pengalaman manajerial dan fasilitas utama. 3) pengalaman tersebut diuraikan secara jelas dengan mencantumkan informasi: nama pekerjaan yang dilaksanakan. 5) pengalaman perusahaan peserta harus dilengkapi dengan referensi dari pengguna jasa.d 70 %). d. b) pendekatan dan metodologi (bobot nilai antara 20 % s. yang menunjukkan kinerja perusahaan peserta yang bersangkutan selama 10 (sepuluh) tahun terakhir.d 40 %). pemberi tugas. 6) sub unsur Pengalaman Perusahaan yang dinilai adalah: a) pengalaman melaksanakan proyek/kegiatan sejenis.18 antara 10 % s.

penilaian terutama meliputi: pengertian terhadap tujuan proyek/kegiatan. gambar-gambar kerja. 2) sub unsur Pendekatan dan Metodologi yang dinilai adalah: a) pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK. kualitas metodologi. e) [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. Penilaian terhadap Pendekatan dan Metodologi dilakukan atas: 1) pemahaman perusahaan peserta atas lingkup pekerjaan/jasa layanan yang diminta dalam KAK. uraian tugas. organisasi. jangka waktu pelaksanaan. dan pengenalan lapangan. e. spesifikasi teknis. pemahaman atas sasaran/tujuan. program kerja. penilaian terutama meliputi: ketepatan menganalisa masalah dan langkah pemecahan yang diusulkan dengan tetap mengacu kepada persyaratan KAK. tanggapan terhadap KAK khususnya mengenai data yang tersedia. dan kebutuhan fasilitas penunjang. c) hasil kerja (deliverable). perhitungan teknis. lingkup serta jasa konsultansi yang diperlukan (aspek-aspek utama yang diindikasikan dalam KAK). jadwal pekerjaan. laporan-laporan yang disyaratkan. konsistensi antara metodologi dengan rencana kerja. jenis keahlian serta jumlah tenaga ahli yang diperlukan. penilaian meliputi antara lain: analisis. kebutuhan jumlah orang bulan. b) kualitas metodologi.19 memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap. apresiasi terhadap inovasi. d) fasilitas pendukung dalam . dan laporan-laporan. orang bulan (person-month) tenaga ahli. 7) bobot masing-masing sub unsur ditetapkan oleh Pokja ULP berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. jadwal penugasan. dan hasil kerja.

persyaratan. yaitu lulusan perguruan tinggi negeri atau perguruan tinggi swasta yang telah lulus ujian negara atau yang telah diakreditasi. atau perguruan tinggi luar negeri yang telah diakreditasi. e) gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK diberikan nilai lebih. didukung dengan referensi dari pengguna jasa. penilaian dilakukan atas: 1) tenaga ahli yang diusulkan untuk melaksanakan pekerjaan dengan memperhatikan jenis keahlian. maka yang diambil adalah perhitungan Pokja ULP.20 melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK. serta jumlah tenaga yang telah diindikasikan di dalam KAK. b) pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK. Bagi tenaga ahli yang diusulkan sebagai pemimpin/wakil pemimpin pelaksana pekerjaan (team leader/co team leader) dinilai pula pengalaman sebagai pemimpin/wakil pemimpin tim. f) [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. Ketentuan penghitungan pengalaman kerja profesional dilakukan sebagai berikut : (1) tidak boleh terjadi tumpang tindih (overlap). Kualifikasi Tenaga Ahli. f. 3) bobot masing-masing sub unsur ditetapkan oleh Pokja ULP berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. 2) sub unsur Kualifikasi Tenaga Ahli yang dinilai adalah: a) tingkat pendidikan. bila terjadi overlap yang dihitung hanya salah satu. (2) apabila terdapat perhitungan bulan menurut Pokja ULP lebih kecil dari yang tertulis dalam penawaran. Apabila perhitungan Pokja ULP . dibuktikan dengan salinan ijazah.

maka pengalaman kerja yang dihitung hanya 25 % dari total bulannya. terkait (b) posisi : i. bulan. maka yang diambil adalah yang tertulis dalam penawaran. bulan kerja profesional yang didapatkan dari angka (3). total seluruh bulan kerja . menunjang iii. maka pengalaman kerja yang dihitung adalah total bulannya dikurangi 1 (satu) bulan. tidak sesuai (c) nilai masing-masing kriteria ditetapkan oleh Pokja ULP berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. dan (5) dikalikan dengan nilai kesesuaian lingkup pekerjaan dan posisi yang didapatkan dari angka (6). maka pengalaman kerja akan dihitung secara penuh (kecuali bila terjadi overlap. (4). sesuai ii. apabila jangka waktu pengalaman kerja profesional ditulis bulan dan tahunnya saja (tanpa tanggal). maka bulan yang overlap dihitung satu kali). dan tahunnya. dinilai dengan kriteria sebagai berikut: (a) lingkup pekerjaan : i. kesesuaian lingkup pekerjaan dan posisi pengalaman kerja profesional dibandingkan dengan yang dipersyaratkan dalam KAK. apabila jangka waktu pengalaman kerja profesional ditulis secara lengkap tanggal. apabila jangka waktu pengalaman kerja profesional ditulis tahunnya saja (tanpa tanggal dan bulan). sesuai ii.21 (3) (4) (5) (6) (7) (8) lebih besar dibandingkan dengan yang tertulis dalam penawaran.

22 profesional dibagi dengan angka 12 sehingga didapatkan jangka waktu pengalaman kerja profesional seorang tenaga ahli. Unsur-unsur yang perlu diteliti dan dinilai dalam evaluasi penawaran biaya dilakukan terhadap: . (9) Nilai jangka waktu pengalaman kerja profesional tenaga ahli dicantumkan dalam LDP c) sertifikat keahlian/profesi yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang mengeluarkan. h. dan kondisi (custom) setempat. aspek pengenalan (familiarity) atas tata-cara. 4) Tingkat pendidikan tenaga ahli yang kurang dari tingkat pendidikan yang dipersyaratkan dalam KAK tidak diberi nilai. 3) bobot masing-masing sub unsur ditetapkan oleh Pokja ULP berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. Apabila tidak ada peserta yang lulus evaluasi teknis maka seleksi dinyatakan gagal. g. Personil yang menguasai/memahami aspek-aspek tersebut di atas diberikan nilai lebih tinggi. d) lain-lain : penguasaan bahasa Inggris. bahasa Indonesia (bagi konsultan Asing). Apabila peserta yang lulus evaluasi teknis kurang dari 5 (lima) maka proses tetap dilanjutkan.8 Evaluasi Biaya : a. Hasil evaluasi teknis harus melewati ambang batas nilai teknis (passing grade) seperti yang tercantum dalam LDP. 5) Kualifikasi dari tenaga ahli yang melebihi dari kualifikasi yang dipersyaratkan dalam KAK tidak mendapat tambahan nilai. sesuai dengan keahlian/profesi yang disyaratkan dalam KAK. Evaluasi biaya dilakukan terhadap peserta yang lulus ambang batas nilai teknis. 24. bahasa setempat. b. situasi. aturan. e) [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. i.

7. nama seluruh peserta. nama paket pekerjaan. h. j. tanggal dibuatnya Berita Acara. f. 3. nilai teknis seluruh peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. keterangan-keterangan lain yang dianggap perlu mengenai pelaksanaan seleksi. c. besaran usulan biaya dan biaya terkoreksi. Teknis. 5. nama dan alamat peserta. ambang batas nilai teknis. 3) kewajaran penugasan tenaga pendukung. serta diumumkan di alamat website yang tercantum dalam LDP dan ditempel di papan pengumuman resmi untuk masyarakat. 3) penugasan tenaga pendukung. jumlah peserta yang lulus dan tidak lulus pada setiap tahapan evaluasi. ambang batas nilai teknis. 2) kewajaran penugasan tenaga ahli. b. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). 2. hasil evaluasi persyaratan administrasi. dan Biaya yang paling sedikit memuat: a. 6. dan 8. .23 1) kewajaran biaya pada Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration). 2) penugasan tenaga ahli. kesimpulan tentang kewajaran : 1) biaya pada Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration). 4) kewajaran biaya pada Rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimbursable cost). penawaran biaya setelah Koreksi Aritmatik. 4. g. 24. dan 4) biaya pada Rincian Biaya Langsung NonPersonil (direct reimbursable cost). nilai evaluasi teknis diurutkan mulai dari nilai tertinggi. Pengumuman Pemenang Pokja ULP memberitahukan penetapan peringkat teknis kepada seluruh peserta. i. yang sekurang-kurangnya memuat: 1.9 Pokja ULP membuat dan menandatangani Berita Acara Hasil Evaluasi Administrasi. pernyataan bahwa seleksi gagal apabila tidak ada penawaran yang memenuhi syarat. pagu anggaran dan HPS. d. F. e. Penetapan Pemenang 25. hasil evaluasi penawaran administrasi dan teknis termasuk alasan ketidaklulusan peserta.

PA/KPA. dapat mengajukan sanggahan banding secara tertulis kepada Menteri/Pimpinan Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi yang tercantum dalam LDP paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah menerima jawaban sanggahan.24 26. dan APIP yang tercantum dalam LDP. dengan tembusan kepada PPK. dan/atau c.1 Peserta dapat menyampaikan sanggahan secara tertulis atas penetapan peringkat teknis kepada Pokja ULP dalam waktu 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman peringkat teknis.5 27. b. APIP K/L/D/I yang tercantum dalam LDP.4 26.3 26. Sanggahan 26.2 Menteri/Pimpinan Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi yang tercantum dalam LDP wajib memberikan jawaban secara tertulis atas semua sanggahan banding paling lambat 15 (lima belas) hari kerja setelah surat sanggahan banding diterima. Sanggahan yang disampaikan bukan kepada Pokja ULP atau disampaikan diluar masa sanggah.2 26. Pokja ULP. penyimpangan ketentuan dan prosedur diatur dalam Peratuan Presiden ini dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. 27. disertai bukti terjadinya penyimpangan. dengan tembusan kepada PPK. rekayasa tertentu sehingga menghalangi terjadinya persaingan usaha yang sehat. Sanggahan Banding 27. penyalahgunaan wewenang oleh Pokja ULP dan/atau pejabat yang berwenang lainnya. Sanggahan diajukan oleh peserta baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama dengan peserta lain apabila terjadi penyimpangan prosedur meliputi: a. Pokja ULP wajib memberikan jawaban tertulis atas semua sanggahan paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah menerima surat sanggahan.3 Peserta yang akan melakukan sanggahan .1 Peserta yang tidak sependapat dengan jawaban sanggahan dari Pokja ULP. 26. dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti. 27. Apabila sanggahan dinyatakan benar maka Pokja ULP menyatakan seleksi gagal.

tanggal. 29. direktur utama/pimpinan perusahaan. banding menghentikan proses 27. dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti.000. 28. atau d. 28.2 Undangan mencantumkan tempat.25 banding harus memberikan Jaminan Sanggahan Banding yang ditujukan kepada Pokja ULP sebesar 2‰ (dua perseribu) dari HPS atau paling tinggi sebesar Rp50. dengan ketentuan: a.4 Sanggahan seleksi. pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama.2 Klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya dilakukan untuk: a.5 Sanggahan banding yang disampaikan bukan kepada Menteri/Pimpinan Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi yang tercantum dalam LDP atau disampaikan diluar masa sanggah banding. sanggahan dan/atau sanggahan banding terbukti tidak benar. masa sanggah dan/atau masa sanggah banding berakhir. Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya . hari. c.1 Pokja ULP segera mengundang peserta yang ditetapkan sebagai pemenang untuk menghadiri acara klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya. penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (dinyatakan dengan surat kuasa). Undangan Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya 28. dengan memperhatikan kesesuaian antara bobot pekerjaan dengan tenaga ahli dan/atau 29.000.1 Klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya dilakukan oleh Pokja ULP dengan: a. b. meyakinkan kejelasan teknis dan biaya. 29. kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. dan waktu klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya. 27. tidak ada sanggahan dari peserta.00 (lima puluh juta rupiah) dengan masa berlaku 20 (dua puluh) hari kerja sejak tanggal pengajuan sanggahan banding. atau c. b.

maksimum 3. jadwal penugasan personil. dengan ketentuan: a. 29. c. g. program alih pengetahuan. dan c. b.4 Aspek-aspek biaya yang perlu diklarifikasi dan dinegosiasi terutama: a. kualifikasi tenaga ahli.3 Aspek-aspek teknis yang perlu diklarifikasi dan dinegosiasi terutama: a. f. unit biaya personil dihitung berdasarkan satuan waktu yang dihitung berdasarkan tingkat kehadiran dengan ketentuan sebagaimana tercantum dalam LDP 29. e. fasilitas penunjang. jadwal pelaksanaan pekerjaan.5 Klarifikasi dan negosiasi terhadap unit biaya personil dilakukan berdasarkan daftar gaji yang telah diaudit dan/atau bukti setor pajak penghasilan tenaga ahli konsultan yang bersangkutan. biaya satuan dibandingkan dengan biaya yang berlaku di pasaran. b. serta mempertimbangkan kebutuhan perangkat/fasilitas pendukung yang proporsional guna pencapaian hasil kerja yang optimal. dan h. biaya satuan dari biaya langsung personil. lingkup dan sasaran jasa konsultansi. b. kesesuaian rencana kerja dengan jenis pengeluaran biaya. b. 29.2 (tiga koma dua) kali gaji dasar yang diterima oleh tenaga ahli tetap dan/atau maksimum 2.6 Klarifikasi dan negosiasi terhadap biaya tenaga pendukung (tenaga teknik dan . volume kegiatan dan jenis pengeluaran. memperoleh kesepakatan biaya yang efisien dan efektif dengan tetap mempertahankan hasil yang ingin dicapai sesuai dengan penawaran teknis yang diajukan peserta. d. organisasi pelaksanaan.26 tenaga pendukung yang ditugaskan. 29.5 (dua koma lima) kali penghasilan yang diterima oleh tenaga ahli tidak tetap berdasarkan perhitungan dari daftar gaji yang telah diaudit dan/atau bukti setor pajak penghasilan tenaga ahli konsultan yang bersangkutan. cara penanganan pekerjaan dan rencana kerja.

27 penunjang/administrasi).13 ULP membuat Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi. 29. 29.9 Apabila hasil evaluasi biaya serta klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya tidak ditemukan halhal yang tidak wajar. 29. 29.12 Apabila klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya dengan 1 (satu) pemenang dan 2 (dua) pemenang cadangan tidak menghasilkan kesepakatan maka seleksi dinyatakan gagal. maka Pokja ULP melanjutkan dengan mengundang pemenang cadangan pertama (apabila ada) untuk melakukan proses klarifikasi dan negosiasi sebagaimana di atur dalam angka 28. dilakukan berdasarkan harga pasar tenaga pendukung tersebut. tanpa mengurangi kualitas penawaran teknis. atau manajer kantor.10 Apabila klarifikasi dan negosiasi dengan pemenang seleksi tidak menghasilkan kesepakatan.1 dan seterusnya. maka Pokja ULP melanjutkan dengan mengundang pemenang cadangan kedua (apabila ada).7 Negosiasi biaya dilakukan terhadap total penawaran biaya terkoreksi yang melebihi HPS.1 dan seterusnya. 29. 29.5). maka total penawaran biaya dapat diterima sepanjang tidak melebihi pagu anggaran. yang selanjutnya dilakukan proses klarifikasi dan negosiasi sebagaimana di atur dalam angka 28. .8 Harga satuan yang dapat dinegosiasikan yaitu Biaya Langsung Non-Personil yang dapat diganti (direct reimbursable cost) dan/atau Biaya Langsung Personil (remuneration) yang dinilai tidak wajar berdasarkan ketentuan pada angka 28. agar didapatkan total penawaran biaya hasil negosiasi yang memenuhi HPS. sekretaris. seperti: tenaga survey. 29.11 Apabila dalam klarifikasi dan negosiasi dengan pemenang cadangan pertama tidak menghasilkan kesepakatan.

selama masa surat penawaran peserta tersebut masih berlaku atau sudah diperpanjang masa berlakunya.7 Bagi calon penyedia yang mengundurkan diri dengan alasan yang tidak dapat diterima.6 Apabila pemenang dan 2 (dua) pemenang cadangan yang akan ditunjuk sebagai penyedia mengundurkan diri. kepada peserta seleksi dengan pemenang seleksi yang telah mencapai kesepakatan dengan Pokja ULP dalam acara klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya untuk melaksanakan pekerjaan. 30.1 Pokja ULP menyampaikan Berita Acara Hasil Seleksi (BAHS) kepada PPK sebagai dasar untuk menerbitkan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ). Kerahasiaan Proses Berita Acara Hasil Seleksi oleh Pokja ULP bersifat rahasia sampai dengan saat PPK menerbitkan SPPBJ.3 SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah Pokja ULP menyampaikan BAHS kepada PPK. 30. maka PPK meminta Pokja ULP untuk mengundang pemenang cadangan (apabila ada) untuk melakukan proses klarifikasi dan negosiasi. 30. maka seleksi dinyatakan gagal oleh PA/KPA setelah mendapat laporan dari PPK.2 PPK menerbitkan SPPBJ. .5 Apabila pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri. bila sependapat dengan Pokja ULP. 31. 30.4 Salah satu tembusan dari SPPBJ disampaikan (tanpa lampiran surat perjanjian) sekurangkurangnya kepada unit pengawasan internal. Penunjukan Pemenang Seleksi 30. Penunjukan Penyedia Jasa Konsultansi 30.8 Kontrak ditandatangani paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah SPPBJ. 30. dikenakan sanksi berupa dimasukkan dalam Daftar Hitam. 30. 30.28 G.

tidak hadir dalam klarifikasi teknis dan negosiasi biaya. 32. d. PA/KPA sependapat dengan PPK yang tidak bersedia menandatangani SPPBJ karena pelaksanaan seleksi melanggar Peraturan Presiden ini.2 PA/KPA menyatakan seleksi gagal. f. Dokumen Pemilihan tidak sesuai dengan . apabila: a. Seleksi Gagal 32. apabila dalam evaluasi penawaran terjadi persaingan usaha yang tidak sehat. d. Seleksi Gagal 32. sanggahan dari peserta atas pelaksanaan seleksi ternyata benar terhadap : 1) penyimpangan ketentuan dan prosedur yang diatur dalam Peratuan Presiden ini dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Kualifikasi atau Dokumen Pemilihan. ternyata benar. jumlah peserta yang memasukkan Dokumen Penawaran kurang dari 3 (tiga). jumlah peserta yang lulus prakualifikasi kurang dari 5 (lima) [untuk Seleksi Umum] atau kurang dari 3 (tiga) [untuk Seleksi Sederhana]. pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2. c. pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN dari pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 ternyata benar. b. semua penawaran biaya terkoreksi yang disampaikan peserta melampaui pagu anggaran. e. pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 mengundurkan diri dari penunjukan pemenang.29 H. atau i. dan/atau 2) kesalahan substansi Dokumen Pengadaan. seluruh peserta yang masuk sebagai Calon Daftar Pendek tidak hadir dalam pembuktian kualifikasi. b. e.1 Pokja ULP menyatakan seleksi gagal. g. klarifikasi teknis dan negosiasi biaya dengan pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 tidak menghasilkan kesepakatan. c. h. pengaduan masyarakat atas terjadinya penyimpangan ketentuan dan prosedur dalam pelaksanaan seleksi yang melibatkan Pokja ULP dan/atau PPK. tidak ada penawaran yang lulus evaluasi penawaran. kecuali untuk Metode Evaluasi Kualitas. apabila: a.

kecuali perubahan . maka Pokja ULP meneliti dan menganalisis penyebab terjadinya seleksi gagal. Penandatangan Setelah SPPBJ diterbitkan. penghentian proses seleksi. atau b. pelaksanaan seleksi tidak sesuai atau menyimpang dari Dokumen Pemilihan. PPK dan/atau Pokja ULP. 32. c. atau b. yaitu melakukan: a. KPA. 32. ternyata benar.3 Menteri/Pimpinan Lembaga/Institusi Lainnya menyatakan seleksi gagal. pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN dan/atau terjadinya penyimpangan ketentuan dan prosedur dalam pelaksanaan Seleksi yang melibatkan PA dan/atau KPA. sanggahan banding dari peserta atas terjadinya penyimpangan ketentuan dan prosedur dalam pelaksanaan seleksi yang melibatkan PA. pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN dan/atau terjadinya penyimpangan ketentuan dan prosedur dalam pelaksanaan seleksi yang melibatkan KPA. seleksi ulang.30 Peraturan Presiden No. 33. apabila dananya telah cukup tersedia dalam dokumen anggaran. untuk menentukan langkah selanjutnya. f.4 Kepala Daerah menyatakan seleksi gagal. PPK dan/atau Pokja ULP. pelaksanaan seleksi melanggar Peraturan Presiden No. apabila: a. atau d. atau g.2 PPK dan penyedia tidak diperkenankan mengubah substansi Dokumen Pemilihan sampai dengan penandatanganan Kontrak. ternyata benar. dengan ketentuan sebagai berikut: 33. evaluasi ulang. 54 tahun 2010. 32. 33. maka Pokja ULP memberitahukan kepada seluruh peserta. apabila: a.1 Penandatanganan Kontrak dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkan SPPBJ.5 Setelah seleksi dinyatakan gagal. PPK melakukan finalisasi an Kontrak terhadap rancangan Kontrak. ternyata benar. penyampaian ulang Dokumen Penawaran.6 Setelah pemberitahuan adanya seleksi gagal. b. ternyata benar. 54 tahun 2010. sanggahan banding dari peserta atas terjadinya penyimpangan ketentuan dan prosedur dalam pelaksanaan seleksi yang melibatkan KPA. 32. dan menandatangani Kontrak pelaksanaan pekerjaan.

dan 2) Kontrak asli kedua untuk penyedia dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh PPK. pokok perjanjian. redaksional. dokumen lainnya.000.8 Pihak yang berwenang menandatangani Kontrak atas nama penyedia adalah Direksi yang disebutkan namanya dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar. e. d.31 waktu pelaksanaan pekerjaan yang melewati batas tahun anggaran.3 Perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan setelah mendapat persetujuan kontrak tahun jamak.000. . 33.000. angka dan huruf serta membubuhkan paraf pada setiap lembar Dokumen Kontrak. bahasa. b. BAHS.5 Menetapkan urutan hirarki bagian-bagian Dokumen Kontrak dalam Surat Perjanjian dengan maksud apabila terjadi pertentangan ketentuan antara bagian satu dengan bagian yang lain. gambar-gambar. terdiri dari: 1) Kontrak asli pertama untuk PPK dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh penyedia. rangkap kontrak lainnya tanpa dibubuhi materai. g. f. 33. yang telah didaftarkan sesuai dengan peraturan perundangundangan. Kerangka Acuan Kerja. b. h.6 Banyaknya rangkap Kontrak dibuat sesuai kebutuhan.4 PPK dan penyedia wajib memeriksa konsep Kontrak meliputi substansi. sekurang-kurangnya 2 (dua) Kontrak asli. 33. seperti : SPPBJ.7 Penandatanganan Kontrak yang kompleks dan/atau bernilai di atas Rp 100. 33. beserta rincian penawaran biaya. yaitu: a. adendum Surat Perjanjian (apabla ada). apabila diperlukan. 33. maka berlaku urutan sebagai berikut: a. BAPP. syarat-syarat umum Kontrak. surat penawaran. syarat-syarat khusus Kontrak. c. 33.00 (seratus miliar rupiah) dilakukan setelah memperoleh pendapat ahli hukum kontrak.

.9 Pihak lain yang bukan Direksi atau yang namanya tidak disebutkan dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar sebagaimana dimaksud pada angka 36.32 33. sepanjang mendapat kuasa/pendelegasian wewenang yang sah dari Direksi atau pihak yang sah berdasarkan Akta Pendirian/Anggaran Dasar untuk menandatangani Kontrak.8. dapat menandatangani Kontrak.

Bina Marga Kab. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan 60 (enam puluh) hari kalender sejak SPMK G. Jaksa Agung Suprapto No. Bentuk mata uang penawaran : Rupiah 2. LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP) A.30 s. 2. Lingkup Pekerjaan Pokja Panitia Pengadaan Barang dan Jasa ULP : Dinas PU.33 BAB III. Penyampulan Peninjauan Lapangan akan dilaksanakan pada : Hari : __________ Tanggal : __________ Waktu : ____s. 31 Sampang Alamat website _______________________________ Nama pekerjaan: _Konsultan Perencanaan PK 9 Buah Jembatan di Ruas Jalan Kabupaten Uraian singkat pekerjaan ______________ [diisi nama paket pekerjaan/kegiatan dan uraian secara singkat dan jelas pekerjaan/kegiatan yang dilaksanakan] B. Pembayaran dilakukan dengan cara Termyn D. Sampang . Sumber Dana Jangka waktu penyelesaian pekerjaan: 60 (enam puluh) hari kalender. Bina Marga Kab. Masa Berlaku Penawaran dan Jangka Waktu Pelaksanaan 1. 31 Sampang 1. Pekerjaan ini dibiayai dari sumber pendanaan APBD TK II Tahun Anggaran 2012 Pemberian Penjelasan akan dilaksanakan pada : Hari : Jum'at Tanggal : 24 Pebruari 2012 Waktu : 08. Jangka Waktu Penyelesaian Pekerjaan C. Sampang Alamat Pokja ULP _Jl.d____ Tempat : __________ 1. Sampul penutup Dokumen Penawaran Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.d selesai Tempat : Jl. Peninjauan Lapangan [apabila diperlukan] H. Masa berlaku penawaran selama 50 (Lima puluh) hari kalender sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran. Pemberian Penjelasan E. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran F. Jaksa Agung Suprapto No.

Sampul penutup ditulis : Nama Paket Pekerjaan : Konsultan Perencanaan PK 9 Buah Jembatan di Ruas Jalan Kabupaten Nama Perusahaan : ______________ Alamat Perusahaan : ______________ Ditujukan kepada : Pokja Panitia Pengadaan Barang dan Jasa ULP Dinas PU. Pada sampul penutup diberi tanda “ASLI” untuk Dokumen Penawaran asli dan “REKAMAN” untuk Dokumen Penawaran salinan. Dalam hal Dokumen Penawaran disampaikan melalui pos/jasa pengiriman. Sampang Alamat Pokja ULP : Jl. 5. Bina Marga Kab. DAN BIAYA” 2. Pengalaman perusahaan peserta harus dilengkapi dengan referensi. yang menunjukkan kinerja perusahaan peserta yang bersangkutan selama 10 (sepuluh) tahun terakhir dan dapat dibuktikan kebenarannya dengan menghubungi penerbit referensi. I. Teknis. maka sampul luar ditulis : Nama Paket Pekerjaan : Konsultan Perencanaan PK 9 Buah Jembatan di Ruas Jalan Kabupaten Ditujukan kepada : Pokja Panitia Pengadaan Barang dan Jasa[ ULP Dinas PU.34 dan Penandaan Sampul Penawaran Administrasi. Bina Marga Kab. Jaksa Agung Suprapto No. 31 Sampang Diterima pada : Hari : ______________ Tanggal : ______________ Bulan : ______________ Tahun : ______________ Jam : ______________ [diisi oleh Pokja ULP yang menerima Dokumen Penawaran] 3. 4. Evaluasi Teknis . Seluruh sampul penutup dimasukkan ke dalam 1 (satu) sampul luar. TEKNIS. 31 Sampang Bobot unsur-unsur pokok yang dinilai : 1. Sampang Alamat Pokja ULP : Jl. dan Biaya ditandai : “PENAWARAN ADMINISTRASI. Unsur Pengalaman Perusahaan : 20% a. Jaksa Agung Suprapto No.

dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki Pengalaman < 1 Paket pengalaman manajerial dan fasilitas utama dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 20 2) memiliki Pengalaman 1 sd 2 Paket pengalaman . dengan bobot sub unsur 6_%. c. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki ≥ Pengalaman < 1 Paket pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 20 2) memiliki Pengalaman 1 sd 2 Paket pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 60 3) memiliki < Pengalaman > 3 Paket pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 100 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman melaksanakan proyek/kegiatan sejenis = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman melaksanakan proyek/kegiatan sejenis. unsur pengalaman melaksanakan d. dengan bobot sub unsur 6%. 5) proyek/kegiatan yang sejenis adalah : Penilaian dilakukan atas pengalaman perusahaan selama kurun waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir dalam melaksanakan pekerjaan sejenis dengan pekerjaan yang akan dilaksanakan. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki ≥ Pengalaman < 1 Paket pekerjaan di lokasi proyek/kegiatan dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 20 2) memiliki Pengalaman 1 sd 2 Paket pekerjaan di lokasi proyek/kegiatan dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 60 3) memiliki Pengalaman > 3 Paket paket pekerjaan di lokasi proyek/kegiatan dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 100 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan. dengan bobot sub unsur 6%.35 b. Sub unsur pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan. Apabila tidak dilengkapi referensi maka tidak dinilai. f. Apabila dilengkapi referensi namun terbukti tidak benar. Sub proyek/kegiatan sejenis. maka penawaran digugurkan dan peserta dikenakan Daftar Hitam. Sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama. e.

36

g.

h. i. j.

manajerial dan fasilitas utama dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 60 3) memiliki Pengalaman > 3 Paket pengalaman manajerial dan fasilitas utama dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 100 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama. Sub unsur kapasitas perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap, dengan bobot sub unsur 3%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki memiliki < 2 orang tenaga ahli tetap orang tenaga ahli tetap yang digunakan untuk melakukan pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 20 2) memiliki memiliki 2 sd. 3 orang tenaga ahli tetap orang tenaga ahli tetap yang digunakan untuk melakukan pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 60 3) memiliki memiliki > 3 orang tenaga ahli tetap orang tenaga ahli tetap yang digunakan untuk melakukan pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 100 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur kapasitas perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama. [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. Total bobot seluruh sub unsur = 100 % Total NILAI BOBOT seluruh sub unsur X bobot unsur Pengalaman Perusahaan = NILAI PENGALAMAN PERUSAHAAN.

2.

Unsur Pendekatan dan Metodologi : 30% a. Sub unsur pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK, dengan bobot sub unsur 7%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : _100 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 50 3) apabila tidak menyajikan, diberi nilai : 10 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur

37

b.

c.

d.

e.

pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK. Sub unsur kualitas metodologi, dengan bobot sub unsur 8%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 100 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : _50_ 3) apabila tidak menyajikan, diberi nilai : _10_ 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur kualitas metodologi = NILAI BOBOT sub unsur kualitas metodologi. Sub unsur hasil kerja (deliverable), dengan bobot sub unsur 2%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 100 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 50 3) apabila tidak menyajikan, diberi nilai : 10 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur hasil kerja (deliverable) = NILAI BOBOT sub unsur hasil kerja (deliverable). fasilitas pendukung dalam Sub unsur melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK, dengan bobot sub unsur 3%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 100_ 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : _50 3) apabila tidak menyajikan, diberi nilai : _10 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK. Sub unsur gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK, dengan bobot sub unsur 20%, dan ketentuan penilaian sub unsur :

38

1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 100 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 50 3) apabila tidak menyajikan, diberi nilai : 10 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK. f. [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. k. Total bobot seluruh sub unsur = 100 % l. Total NILAI BOBOT seluruh sub unsur X bobot unsur Pendekatan dan Metodologi = NILAI PENDEKATAN DAN METODOLOGI. 3. Unsur Kualifikasi Tenaga Ahli : 50_% a. Sub unsur tingkat pendidikan, dengan bobot sub unsur 30%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) ≥ tingkat pendidikan yang disyaratkan dalam KAK, diberi nilai : 100 2) < tingkat pendidikan yang disyaratkan dalam KAK, diberi nilai : 0_ 3) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur tingkat pendidikan = NILAI BOBOT sub unsur tingkat pendidikan. b. Sub unsur pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK, dengan bobot sub unsur 60%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) dukungan referensi : a) apabila melampirkan referensi dan dapat dibuktikan kebenarannya dengan menghubungi penerbit referensi, maka pengalaman kerja diberikan penilaian, b) apabila tidak dilengkapi referensi maka tidak diberikan penilaian, c) apabila melampirkan referensi namun terbukti tidak benar, maka penawaran digugurkan dan peserta dikenakan Daftar Hitam. 2) perhitungan bulan kerja tenaga ahli, yang dihitung berdasarkan ketentuan yang tercantum dalam IKP, 3) lingkup pekerjaan : a) sesuai, diberi nilai : 100 b) menunjang, diberi nilai : __30_

nilai 20. Terkait Perencanaan Pembangunan Jembatan dlldengan jelas]. Pengalaman 1 < 2 tahun nilai 60 . diberi nilai : 10 d) lingkup pekerjaan yang : i. Pengalaman > 2 Proyek nilai 100 [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 8) nilai jangka waktu pengalaman kerja profesional yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK. nilai 100 c) Ahli Geoteknik. Pengalaman < 1 tahun nilai 20. Menunjang Pembangunan Jalan. sesuai adalah : Perencanaan Pembangunan Jalan. tidak sesuai adalah : Pengalaman sebagai tenaga Ahli Lainnya 5) perhitungan bulan kerja X nilai lingkup pekerjaan X nilai posisi = jumlah bulan kerja profesional 6) nilai total seluruh jumlah bulan kerja profesional dibagi angka 12 = jangka waktu pengalaman kerja profesional 7) nilai jangka waktu pengalaman kerja profesional : a) Untuk Team Leader memiliki Pengalaman < 1 tahun pengalaman kerja profesional. . 4) posisi : a) sesuai. i. diberi nilai : __50___ c) posisi yang : sesuai adalah : Untuk Team Leader sesuai jika pengalamannya sebagai team leader Untuk Tenaga Ahli dikatakakan sesuai jika Pengalaman Penugasannya sebagai Tenaga Ahli yang sama atau sebagai Team Leader. memiliki Pengalaman 1 < 3 tahun pengalaman kerja profesional. memiliki Pengalaman > 3 Proyek tahun pengalaman kerja profesional. diberi nilai : 60. diberi nilai : 100 b) Ahli Teknik Sipil.39 c) terkait. iii. Pengalaman 1 < 2 tahun nilai 60 . diberi nilai : ____100_ b) tidak sesuai. adalah Pengawasan ii. diberi nilai : 20.

Total NILAI BOBOT seluruh tenaga ahli X bobot unsur Kualifikasi Tenaga Ahli = NILAI KUALIFIKASI TENAGA AHLI. Sub unsur sertifikat keahlian/profesi. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki. Sub unsur lain-lain yang dibutuhkan dalam KAK. dengan bobot sub unsur 10%. diberi nilai : _____________ [apabila 2) penguasaan bahasa setempat dibutuhkan]. dan ketentuan penilaian sub unsur : [apabila 1) penguasaan bahasa asing dibutuhkan]. 4. Total bobot seluruh sub unsur = 100 %. diberi nilai : _____________ 5) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 6) total nilai yang didapatkan X bobot sub unsur lain-lain = NILAI BOBOT sub unsur lain-lain. diberi nilai : _____________ 3) penguasaan Bahasa Indonesia bagi konsultan asing [apabila dibutuhkan]. dengan bobot sub unsur _______%. d. aturan. J. Total NILAI BOBOT seluruh sub unsur = NILAI 1 (SATU) ORANG TENAGA AHLI. [apabila tenaga ahli yang dinilai lebih dari 1 (satu) maka setiap tenaga ahli harus diberi bobot]Bobot tenaga ahli : 1) Team Leader Bobot 20 2) Ahli Teknik Sipil bobot 20 3) Ahli Geoteknik bobot 15 p. diberi nilai : 0 3) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 4) nilai yang didapatkan X bobot sub unsur sertifikat keahlian/profesi = NILAI BOBOT sub unsur sertifikat keahlian/profesi. Nilai Evaluasi Teknis = NILAI PENGALAMAN PERUSAHAAN + NILAI PENDEKATAN DAN METODOLOGI + NILAI KUALIFIKASI TENAGA AHLI Ambang batas nilai teknis (passing grade) = ___________ 5. diberi nilai : _____________ 4) aspek pengenalan (familiarity) atas tata-cara. Nilai 1 (Satu) Orang Tenaga Ahli X bobot tenaga ahli = NILAI BOBOT tenaga ahli q.40 c. dan kondisi (custom) setempat. Evaluasi Biaya Jangka waktu pelaksanaan Evaluasi Biaya : . m. diberi nilai : 50 2) tidak memiliki. situasi. n. o.

Inspektorat Besarnya jaminan sanggahan banding Rp. 264.000. ST. Sanggahan ditujukan kepada Pokja Panitia Pengadaan Barang dan Jasa ULP Dinas PU. Bina Marga Kab. Jaminan Sanggahan Banding dicairkan dan disetorkan pada Kas Daerah 2. Jaminan Sanggahan Banding 1. Sampang Tembusan sanggahan ditujukan kepada : a. 4.00 (_dua ratus enam puluh empat ribu rupiah) Jaminan sanggahan banding ditujukan kepada Pokja ULP. ST. MT b. Sanggahan. MT Inspektorat Kabupaten Sampang Sanggahan Banding ditujukan kepada : Bupati Kabupaten Sampang Tembusan sanggahan banding ditujukan kepada : ________________________ a. 3. M. PPK Suparto. PA/KPA Suparto. MT c. Sanggahan Banding dan Pengaduan Unit biaya personil berdasarkan satuan waktu dihitung sebagai berikut: 1 (satu) bulan : ____ (__________) hari kerja 1 (satu) hari kerja : ____ (__________) jam kerja 1. 5. . ST. PPK Suparto. Unit Biaya Personil Berdasarkan Satuan Waktu L. Inspektorat Kabupaten Sampang [ditulis secara lengkap dan jelas] Pengaduan ditujukan Kabupaten Sampang kepada 2.41 01 Maret 2012 sd 9 Maret 2012_ K. 3. PA/KPA Suparto. ST. MT b.

c. d rangka mewujudkan jembatan kabupaten yang baik untuk kepe masyarakat. Jembatan Bangsah II di Ruas Jalan Bundah – Plasah 7. Jembatan Bunten barat I di Ruas Jalan Bunten Barat – Pancor 2. Maksud dan Tujuan 3. Sreseh 2. efektif dan berkualitas.42 BAB IV. Memperoleh transfer ilmu pengetahuan dari konsultan untuk pegawai Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang. Pekerjaan ini masuk dalam Kegiatan Pembangunan Jembatan Program Pembangunan Jalan dan Jembatan yang terdapat dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang pada Tahun Anggaran 2012 Maksud diperlukannya konsultan adalah untuk membantu Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang menyusun dan membuat Perencanaan Teknis dan Biaya Peningkatan 9 buah jembatan di ruas jalan kabupaten. kec. Sasaran 4. kec. Jembatan Krampon I di Ruas Jalan Plakaran – Krampon 1. . Lokasi Kegiatan 1 Uraian Pendahuluan memuat gambaran secara garis besar mengenai pekerjaan yang akan dilaksanakan. Jembatan Taman II di Ruas Jalan Labuhan – Sreseh 3. Jembatan Anggersek di Ruas Jalan Baruh – Madupat 6. yang nantinya akan menjadi pedoman pelaksanaan pekerjaan konstruksi pembangunan jembatan dalam DPA Kegiatan pembangunan Jalan Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang. Latar Belakang Perencanaan Peningkatan 9 buah jembatan di ruas jalan kabupaten pekerjaan jasa konsultansi yang bertujuan untuk membuat dan menyusun perencanaan teknis dan biaya yang berada di Kabupaten Sampang. Jembatan Taman II di Ruas Jalan Labuhan – Sreseh. KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) Uraian Pendahuluan1 1. Jembatan Rap-rapan di Ruas Jalan Batu Lenger – Tobai Timur 4. Jembatan Bangcelok di Ruas Jalan Bangcelok – Nyeloh 8. b. Jembatan Robatal II di Ruas Jalan Pasarenan – Robatal 5. KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) BAB IV. rencana anggaran biaya hingga detail gambar teknis ( Detail Engineering Design ) guna pelaksanaan konstruksinya. Jembatan Kompenang di Ruas Jalan Tambelangan – Durjan 9. Ketapang 2. Menyusun Perencanaaan Pembangunan Jembatan secara lengkap dan terinci mulai dari rencana kerja. sehingga mampu meningkatkan kualitas SDM dinas Sasaran dari Jasa konsultansi ini adalah 9 Jembatan di Ruas jalan kabupaten yaitu : 1. Jembatan Bunten barat I di Ruas Jalan Bunten Barat – Pancor. Mendapatkan Perencanaan Peningkatan 9 buah jembatan di ruas jalan kabupaten yang efisien dari segi dana dan bangunan. Tujuan dari pekerjaan ini sendiri adalah : a.

26. Maret 1992 Spesifikasi Perencanaan Klasifikasi Fungsi Jalan di wilayah perkotaan. Jembatan Robatal II di Ruas Jalan Pasarenan – Robatal. SNI-1732-1989-F ( SK BI-2.021/T/BNKT/1990. 2 Data penunjang terdiri dari data yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan. Pelaksanaan lapis campuran beraspal panas SNI 03-3425-1994. kec. No. Sokobanah 4.005/T/BNKT/1991. Jembatan Krampon I di Ruas Jalan Plakaran – Krampon. kec.1987). Sampang 6.016/T/BNKT/1990. Tata Cara Perencanaan Drainase Permukaan Jalan. kec. Petunjuk Perencanaan Trotoar. kec.002/T/BNKT/1991. Petunjuk Perencanaan Marka Jalan . Urban Drainage Guide Lines and Technical Design Standart tahun 1994 yang dikeluarkan oleh direktorat Jenderal Cipta Karya. No. No. Sumber Pendanaan Kegiatan ini dibiayai dari sumber pendanaan : APBD Kabupaten Sampang Tahun Anggaran 2012 Nama Pejabat Pembuat Komitmen : Suparto. 007/T/BNKT/1990. No. Standart Perencanaan Geometrik Jalan Perkotaan. Tata Cara Survai Inventarisasi Jalan dan Jembatan Kota. Torjun 5. Jembatan Anggersek di Ruas Jalan Baruh – Madupat. Tata Cara Perencanaan Teknis Lasekap jalan.033/T/BM/1996.01/MN/B/1993. Jembatan Bangsah II di Ruas Jalan Bundah – Plasah. Tata cara survai kerataan permukaan perkerasan jalan dengan alat ukur kerataan NAASRA Tidak ada 6. 9. No. No.010/T/BNKT/1990. Robatal 5. kec. Tambelangan 9. ST. Studi-Studi Terdahulu 10. Sreseh 7. MT Satuan Kerja : Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang Data Penunjang2 Tidak ada Revisi SNI 03-1737-1989. Tata Cara Perencanaan Persimpangan Sesederhana Jalan Perkotaan. Manual Pemeriksaan Perkerasan Jalan Dengan Alat Benkelman Beam. Tata cara pelaksanaan lapis tipis beton aspal untuk jalan raya SNI 03-3426-1994. Jrengik 8. . Nama dan Organisasi Pejabat Pembuat Komitmen Data Dasar Standar Teknis 7. Jembatan Kompenang di Ruas Jalan Tambelangan – Durjan. kec. Jembatan Rap-rapan di Ruas Jalan Batu Lenger – Tobai Timur. Peraturan Tebal Perkerasan Lentur Jalan Raya Dengan Metode Analisa Komponen. Referensi Hukum             Tata Cara Survai Kondisi Jalan Kota. No. SK SNI T-22-1991-03. 8.3.43 3. kec. Jembatan Bangcelok di Ruas Jalan Bangcelok – Nyeloh. No.

2. No.  Survey Lapangan. Membuat foto-foto dokumentasi mengenai kondisi lapangan yang bersangkutan dan khusus untuk kepentingan lansekap jembatan. Menyusun jadwal pelaksanaan dilapangan. Mengumpulkan data-data sekunder lainnya yang diperlukan dan dianggap penting. Dari survai pendahuluan ini diharapkan konsultan sudah dapat mengusulkan metode penelitian dan perencanaan yang akan di tetapkan dan mengidentifikasi masalah-masalah yang mungkin timbul. Mengumpulkan dan mereview data lalu lintas. 7. Mengumpulakan dan mereview data mengenai bahanbahan / material maupun peralatan yang tersedia yang dapat menentukan jenis konstruksi. 3. Pebruari 1992. termasuk didalamnya konfirmasi jematan yang akan ditangani. Lingkup Kegiatan Lingkup pekerjaan dari pekerjaan jasa konsultansi ini adalah menyusun Perencanaan Peningkatan 1 buah jembatan di ruas jalan kabupaten sebagaimana sasaran dan lokasi yang tersebut di atas.09/S/BNKT/1991. Mengumpulkan dan meriview data-data mengenai jembatan dan situasinya serta informasi lainnya secara umum. Mereview data harga satuan bahan dan material dilokasi. sesui dengan kebutuhan untuk perencanaanteknis dan pedoman yang dikeluarkan oleh . erosi dan daerah tergenang pada lokasi.44   Spesifikasi Tanaman Lansekap Jalan. Test dan Uji Laboratorium Survey. dengan melakukan hal-hal sebagai berikut : 1. Sedangkan geoteknik bertujuan melihat struktur tanah yang ada untuk menentukan kedalaman dan luas penampang serta jenis pondasi jembatan yang akan dibangun. 8. Survey Geologi dan Geoteknik Survey Geologi dan Geoteknik dilakukan pada daerah disekitar jembatan guna mengetahui karakteristik geologi daerah sekitar jembatan yang diperlukan dalam pembuatan rencana detail. Semua hasil survai pendahuluan harus dilaporkan dalam Laporan Pendahuluan untuk dikonsultasikan kepada Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK ) sebagai dasar persiapan langkah selanjutnya. 4. Mengumpulkan dan mereview data banjir. Ruang Lingkup 11. Test dan Uji Laboratorium yang diharapkan adalah : 1. 6. Petunjuk / Tata Cara Standart lainnya yang berhubungan. 5.  Survey Pendahuluan Survey pendahuluan ini bertujuan untuk mengumpulkan datadata sebanyak mungkin yang diperlukan untuk perencanaan lebih lanjut.

3. Survey Kondisi Jembatan Survei kondisi jalan dilakukan untuk mengetahui jenis konstruksi. Pelaksanaan ini harus sesuai dengan Pedoman Survai yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga dan Pedoman yang berlaku lainnya serta sesuai dengan petunjuk Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK ). Selain itu jembatan yang direncanakan harus berada di atas muka air banjir yang mungkin dapat terjadii serta kebutuhan ruang bebas lalu lintas yang ada di bawahnya. sehingga perlu dilakukan uji atau test sondir sesuai dengan petunjuk Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) dan Pejabat . maupun arah jembatan itu sendiri yang harus lurus dari alinyemen horisontal jalan atau berbelok. Pelaksanaan survai harus sesuai dengan pedoman yang dikeluarkan oleh Direktorat General Bina Marga No. jenis kerusakan yang terjadi dan seberapa berat kerusakannya dan kondisi lainnya untuk mendapatkan data yang diperlukan guna perancanaan lebih lanjut. Sondir Test ini dilakukan pada daerah-daerah yang akan dipasang pondasi jembatan khususnya daerah tertentu yang dicurigai dimana kerusakan pondasi jembbatan disebabkan oleh kondisi dan sifat tanah dasar yang kurang baik ( Pondasi jembatan ambles ). 4. 5.05/T/BNKT/1991 maupun peraturan-peraturan lain yang berlaku serta sesuai dengan petunjuk Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK ). Survey kelayakan struktural konstruksi jembatan Survey ini bertujuan untuk menentukan letak struktur jembatan yang akan dibangun baik dari segi ketinggian yaitu apa harus mendatar sama dengan kelandaian jalan pada alinyemen vertikal ataupun harus naik.45 Direktorat General Bina Marga maupun peraturanperaturan lain yang berlaku serta sesuai dengan petunjuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) 2. Selain itu juga. elevasi jembatan ditentukan pula oleh bentuk alinyemen memanjang dari geometri jalan. Struktur.. Survey Hidrologi Survei ini dilakukan untuk meneliti aliran atau arus air yang mengalir dibawah jembatan apakah jembatan nantinya memotong aliran air secara tegak lurus atau serong dimana masalah penggerusan pondasi jembatan oleh aliran arus yang ada harus diperhatikan. Test.

Gambar situasi dibuat dengan perbandingan yang proporsional. maka konsultan harus menyiapkan Spesifikasi Khusus yang sesuai dengan pekerjaan. Rencana Kerja dan Syaratsyarat Teknis (RKS) serta Gambar Teknis Perencanaan secara detail.  Pembuatan Design Gambar Teknis. Apabila dalam spesifikasi teknik yang tersedia tidak tercakup jenis pek erjaan yang harus dilaksanakan. 4. Gambar rencana harus dibuat dengan jelas dan lengkap dan memperhatikan hal-hal sebagai berikut : a. Perkiraan biaya yang diperoleh dari analisa ini di bandingkan dengan proyek-proyek sebelum nya didaerah sekitar lokasi. peralatan. sosial pajak overhead dan keuntungan yang berlaku didaerah setempat. . Dokumen Hasil Perencanaan Teknis (DED)  yang meliputi Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Analisa Harga Satuan Pekerjaan. Analisa harga satuan menggunakan metode Bina Marga yang berdasarkan faktor-faktor material. yang meliputi : Potongan penampang memanjang. 12.46 Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK ). Keluaran3 1. Yang perlu digambarkan jelas adalah rencana jembatan yang akan ditangani / dikerjakan. Dokumen Laporan Akhir 3.  Pembuatan Rencana Anggaran Biaya dan Analisa Harga Satuan Pekerjaan Setiap ruas jalan yang direncanakan harus di hitung volume pekerjaan untuk tiap bagian sesuai dengan masing-masing kontrak pelaksanaanya.  Pembuatan Rencana Kerja dan Syarat teknis Konsultan harus mempelajari menggunakan Rencana Kerja dan Syarat Teknis (spesifikasi teknik) standar yang dikeluarkan oleh direktorat Jenderal Bina Marga atau SNI. Rencana diplot diatas layout yang cukup luas dimana letak jembatan lama dan jembatan baru jelas kedudukannya. b. dengan skala gambar yang sesuai. dengan menampilkan informasi umum sekitar jembatan tersebut. Presentasi Hasil Perencanaan 3 Dijelaskan pula keterkaitan antara suatu keluaran dengan keluaran lain. potongan penampang melintang dan detail persimpangan. Dokumen Laporan Pendahuluan 2. Dokumen Laporan Administrasi dan Keuangan (Invoice) 5.

4. . Lingkup Kewenangan Penyedia Jasa Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang akan menyediakan sarana dan fasilitas yang diperlukan oleh konsultan dan akan menyediakan data-data dan memberi akses atas arsip yang dimilikinya guna menunjang pekerjaan konsultan selama waktu pelaksanaan pekerjaan tersebut sesuai dengan kewenangan dan kemampuan yang dimilikinya. 4 Khusus untuk Metode Evaluasi Pagu Anggaran jumlah orang bulan tidak boleh dicantumkan. Berinisiatif memprakarsai penerapan penemuan baru dalam perencanaan. 60 (enam puluh) hari kalender. alat ukur. 3. alat transportasi. Personil Posisi Tenaga Ahli: Team Leader Tenaga Ahli Struktur Ahli Geotek Kualifikasi S1 Sipil 4 th S1 Sipil 2th S1 Sipil 2th Jumlah Orang Bulan4 2 ob 2 ob 2 ob 2 ob 2 ob 2 ob Tenaga Pendukung (jika ada): Surveyor S1 Sipil Cad Operator S1 Sipil/Mesin/arsi tektur Computer Operator SLTA 18. dan masukan lain yang perlu. Jadwal Tahapan Persiapan 7 (tujuh) hari kalender.47 13. Personil dan Fasilitas dari Pejabat Pembuat Komitmen 14. DCP. Peralatan dan Material dari Penyedia Jasa Konsultansi 15. Peralatan dan Material yang disediakan oleh penyedia jasa antara lain : Sondir. Material. 2. 16. Melaksanakan konsultasi berkala kepada Pengguna Jasa / Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK ). Peralatan. GPS. Berkonsultasi kepada instansi yang terkait untuk memperoleh informasi data sekunder. Survey lapangan 9 (sembilan) hari kalender. Membuat jadwal kegiatan rencana kerja serta detail dalam jangka waktu yang ditetapkan. dll peralatan yang dibutuhkan untuk survey perencanaan teknis dengan kostruksi Komposit 1. Theodolite. Jangka Waktu Penyelesaian Kegiatan 17.

Hal-Hal Lain 22. Persyaratan Kerjasama Semua kegiatan jasa konsultansi berdasarkan KAK ini harus dilakukan di dalam wilayah Negara Republik Indonesia kecuali ditetapkan lain dalam angka 4 KAK dengan pertimbangan keterbatasan kompetensi dalam negeri. Jika kerjasama dengan penyedia jasa konsultansi lain diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan jasa konsultansi ini maka persyaratan berikut harus dipatuhi : Yang menjadi penanggung jawab dan penghubung kepada pihak Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang tetap penyedia jasa yang tercantum dalam kontrak. antisipasi hambatan atau permasalahan yang akan ditemui dan pertanyaan-pertanyaan lainnya yang memerlukan keputusan atau tindak lanjut dari Tim Kerja. Laporan Akhir 23. Laporan 19. Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya : 3 (tiga) hari kalender sejak SPMK diterbitkan sebanyak 5 (lima) buku laporan.48 Pelaksanaan Kegiatan Pengolahan data. Pedoman Pengumpulan Data Lapangan 26. Pembuatan DED dan konsultasi 40 (empat puluh) hari Kalender. analisa. Penyerahan DED dan penyelesaian administrasi 2 (dua) hari kalender. kwitansi dan lain-lain yang diperlukan untuk pertanggungjawaban administrasi dan keuangan pada Kegiatan Perenanaan ini Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya : 21 (dua puluh satu) hari kalender sejak SPMK diterbitkan sebanyak 5 (lima) buku laporan dan cakram padat (compact disc) sebanyak 5 (lima) buah. Produksi dalam Negeri 24. Rencana Kerja dan Syarat-syarat Teknis (RKS) serta Gambar Teknis Perencanaan secara detail. Penyedia Jasa Konsultansi dalam survey dan proses penyusunan DED berkewajiban untuk selalu berkoordinasi dengan tim supervisi serta menyelenggarakan presentasi hasil akhir DED dalam rangka alih pengetahuan kepada staf teknik Dinas PU Bina Marga 25. serta Laporan Administrasi dan Keuangan (Invoice) yang berisi surat. Pengumpulan data lapangan harus memenuhi persyaratan berikut : Sesuai dengan standar teknis SNI atau standar yang dikeluarkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum RI. Laporan Akhir memuat : mencakup temuan. Laporan Pendahuluan Laporan Pendahuluan memuat : rincian jadwal kerja. pemecahan dan rekomendasi dari hal-hal yang ditugaskan kepada konsultan dan juga Hasil Perencanaan Teknis (DED) Perencanaan Pembangunan 1 buah Jembatan di ruas Jalan Kabupaten yang meliputi Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Analisa Harga Satuan Pekerjaan. Alih Pengetahuan . pembuatan langkah-langkah kerja.

49 Kabupaten Sampang. .

Dokumen penawaran teknis. terdiri dari : 1) Data Organisasi Perusahaan. 3) Uraian Pengalaman Kerja Sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir. 2) Uraian pendekatan. Data Pengalaman Perusahaan. c. dengan ini kami mengajukan penawaran Administrasi dan Teknis untuk pekerjaan_____________________[diisi oleh Pokja ULP]. [Surat Kuasa] 1) 2. 2) Daftar Pengalaman Kerja Sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir. 5) Jadwal penugasan tenaga ahli. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN LAMPIRAN 1 : SURAT PENAWARAN A. dan program kerja.50 BAB V. Penawaran ini berlaku selama ____ (_________________) hari kalender sejak pembukaan Dokumen Penawaran. Berita Acara Pemberian Penjelasan [dan Adendum Dokumen Pemilihan]. terdiri dari : a. Pendekatan dan Metodologi. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama ____ (_________________) hari kalender. terdiri dari: 1) Tanggapan dan saran terhadap Kerangka Acuan Kerja. Kualifikasi Tenaga Ahli. Sesuai dengan persyaratan Dokumen Pemilihan. BENTUK SURAT PENAWARAN ADMINISTRASI DAN TEKNIS [KOP PERUSAHAAN] Nomor : _____________________ Lampiran : _____________________ CONTOH ______________. 3) Jadwal pelaksanaan pekerjaan._____________20__ Kepada Yth. bersama Surat Penawaran Administrasi dan Teknis ini kami lampirkan : 1. 4) Komposisi tim dan penugasan. terdiri dari: . b. metodologi. Penawaran Administrasi dan Teknis ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas.: Pokja_______________ULP_____________________[K/L/D/I] [diisi oleh Pokja ULP] di _______________________________ Perihal: Penawaran Administrasi dan pekerjaan diisi oleh Pokja ULP] Teknis________________[nama Sehubungan dengan Undangan Pengambilan Dokumen Pemilihan Nomor_____________tanggal_____________ dan setelah kami pelajari dengan saksama Dokumen Pemilihan.

2) Surat pernyataan kesediaan untuk ditugaskan dari personil yang diusulkan. . d. [Dokumen lain yang dipersyaratkan] Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini.51 1) Daftar Riwayat Hidup personil yang diusulkan. maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan. apabila dikuasakan. PT/CV/Firma/Kemitraan_________________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] _____________________ Jabatan Keterangan : 1) Harus dilampirkan surat kuasa.

[Menandatangani Berita Acara Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya]. [Menandatangani Surat Sanggahan]. 6. akta notaris] tanggal ________________ [tanggal penerbitan akta] Notaris _____________ [nama notaris penerbit akta] beserta perubahannya. Penerima Kuasa mewakili Pemberi Kuasa untuk : 1._______________20__ Penerima Kuasa ________________ [nama dan jabatan] Pemberi Kuasa ________________ [nama dan jabatan] *) Penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya. 3. memberi kuasa kepada : Nama : ______________________________________*) Alamat : ______________________________________ Jabatan : ______________________________________ yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa. [Menandatangani Pakta Integritas]. ___________________. 4. yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa. _________________ [no. [Menandatangani Surat Penawaran]. Sampang . Bina Marga Kab. [Menandatangani Surat Perjanjian/Surat Perintah Kerja]. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. [Menandatangani Surat Sanggahan Banding] Surat Kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. BENTUK SURAT KUASA CONTOH-1 [kop surat badan usaha] SURAT KUASA Nomor : _______________ Nama : __________________________________ Alamat Perusahaan : __________________________________ Jabatan : _______________________ [Direktur Utama/Pimpinan perusahaan] _________________[nama PT/CV/Firma] dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perusahaan berdasarkan Akta Notaris No. 5.52 B. 2.

yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa. 2. ___________________. memberi kuasa kepada : Nama : ______________________________________ Alamat : ______________________________________ yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa. 3. [Melakukan pendaftaran dan pengambilan dokumen].dst Surat Kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. Akta notaris] tanggal ________________ [tanggal penerbitan akta] Notaris _____________ [nama notaris penerbit akta] beserta perubahannya atau Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi No__________ tanggal ____________ ]. [Menghadiri pemberian pejelasan].53 CONTOH-2 [kop surat badan usaha] SURAT KUASA Nomor : _______________ Nama : __________________________________ Alamat Perusahaan : __________________________________ Jabatan : _______________________ [Direktur Utama/Pimpinan perusahaan/Kepala Cabang/wakil kemitraan (KSO)] _______________[nama PT/CV/Firma] dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama [perusahaan/kemitraan (KSO)] berdasarkan [Akta Notaris No. [Menghadiri pembukaan penawaran]. 4. _________________. Penerima Kuasa mewakili Pemberi Kuasa untuk : 1. _________________ [no._______________20__ Penerima Kuasa ________________ [nama dan jabatan] Pemberi Kuasa ________________ [nama dan jabatan] .

.54 LAMPIRAN 2 : DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS A. BENTUK DATA ORGANISASI PERUSAHAAN CONTOH DATA ORGANISASI ______________________[ PT/CV/Firma/Kemitraan] [cantumkan uraian ringkas (kurang lebih 2 (dua) halaman) mengenai latar belakang dan organisasi peserta dan penanggung jawab yang ditugaskan untuk mengelola pekerjaan jasa konsultansi ini].

Jangka waktu layanan 6. BENTUK DAFTAR PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CONTOH DAFTAR PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERKAHIR Pengguna Jasa/ Sumber Dana 2 No. Nilai kontrak pekerjaan 8. Sampang . 1 Nama Paket Pekerjaan 3 Lingkup Layanan 4 Periode 5 Orang Bulan 6 Nilai Kontrak 7 Mitra Kerja 8 Keterangan isi kolom : 1.55 B. Nama instansi pengguna jasa dan sumber dana 3. Jenis lingkup layanan jasa konsultansi 5. Jumlah orang bulan yang digunakan 7. Nomor urut 2. Nama paket pekerjaan 4. Bina Marga Kab. Mitra kerja dan posisinya dalam kemitraan (apabila ada) Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.

Bina Marga Kab. _________________ ___________________ b. _________________ ___________________ e. Jumlah tenaga ahli : Tenaga Ahli Asing ___ Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia ___ Orang Bulan 10. BENTUK URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CONTOH URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERKAHIR 1. (nama perusahaan) dst. Lokasi Proyek 5. Pengguna Jasa 2. Jumlah tenaga ahli Asing Indonesia ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan Tenaga ahli tetap yang terlibat: Posisi Keahlian a.56 C. Kontrak 7. _________________ ___________________ c. Waktu Pelaksanaan : : : : 8. Jumlah Orang Bulan _________________ _________________ _________________ _________________ _________________ Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Nama Pemimpin Kemitraan (jika ada) : Alamat : Negara Asal : 9. Perusahaan Mitra Kerja a. No. (nama perusahaan) c. _________________ ___________________ d. Nama Paket Pekerjaan : : 3. Nilai Kontrak 6. (nama perusahaan) d. Sampang . (nama perusahaan) b. _________________ ___________________ dst. Lingkup Produk Utama : 4.

BENTUK TANGGAPAN DAN SARAN TERHADAP KERANGKA ACUAN KERJA DAN PERSONIL/FASILITAS PENDUKUNG DARI PPK CONTOH A. peralatan. Saran tersebut di atas harus disampaikan secara singkat dan padat. dan lain-lain] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. atau menambahkan kegiatan lain.] B.TANGGAPAN DAN SARAN PENDUKUNG DARI PPK TERHADAP PERSONIL/FASILITAS [tanggapi perihal penyediaan peralatan/material/personil/fasilitas pendukung oleh Pejabat Pembuat Komitmen sesuai dengan Dokumen Pemilihan ini meliputi antara lain (jika ada): dukungan administrasi. Bina Marga Kab. atau mengusulkan pentahapan kegiatan yang berbeda. TANGGAPAN DAN SARAN TERHADAP KERANGKA ACUAN KERJA [cantumkan dan jelaskan modifikasi atau inovasi yang peserta usulkan terhadap Kerangka Acuan Kerja untuk meningkatkan kinerja dalam melaksanakan pekerjaan jasa konsultansi ini. data. misalnya meniadakan kegiatan yang dianggap tidak perlu. ruang kerja.57 D. transportasi lokal. Sampang .

Peserta juga harus menjelaskan metodologi yang diusulkan dan kesesuaian metodologi tersebut dengan pendekatan yang digunakan. dan tenaga pendukung. target (termasuk persetujuan sementara dari Pejabat Pembuat Komitmen). dan menunjukkan pemahaman terhadap Kerangka Acuan Kerja dan kemampuan untuk menerjemahkannya ke dalam rencana kerja. Daftar hasil kerja. termasuk gambar kerja dan diagram) yang dibagi menjadi tiga bab berikut: a) Pendekatan Teknis dan Metodologi. Peserta harus menyoroti permasalahan yang sedang dicarikan jalan keluarnya. Program kerja ini harus konsisten dengan Data Teknis-6 mengenai Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan. METODOLOGI DAN PROGRAM KERJA CONTOH [Pendekatan teknis. Program kerja yang diusulkan harus konsisten dengan pendekatan teknis dan metodologi. dan tanggal jatuh tempo penyerahan laporan-laporan. pentahapan dan keterkaitannya. c) Organisasi dan Personil. b) Program Kerja. BENTUK URAIAN PENDEKATAN. Sampang . gambar kerja. b) Program Kerja. metodologi dan program kerja adalah kriteria pokok dari Penawaran Teknis. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Peserta harus menyusun bidang-bidang pokok dari pekerjaan. metodologi kerja dan uraian detil mengenai keluaran. dan menjelaskan pendekatan teknis yang akan diadopsi untuk menyelesaikan permasalahan. Bina Marga Kab. tabel. substansinya dan jangka waktu. dan c) Organisasi dan Personil a) Pendekatan Teknis. lingkup serta jasa konsultansi yang diperlukan. Dalam bab ini usulkan kegiatan utama dari pelaksanaan pekerjaan. Dalam bab ini jelaskan pemahaman peserta terhadap tujuan proyek/kegiatan.58 E. harus dicantumkan. tenaga ahli inti sebagai penanggung jawab. Dalam bab ini usulkan struktur dan komposisi tim. Peserta disarankan untuk menyajikan detil penawaran teknis (misalnya 50 (lima puluh) halaman. termasuk laporan.

dan kegiatan lain yang memerlukan persetujuan Pejabat Pembuat Komitmen. termasuk penyerahan laporan (misalnya laporan pendahuluan. 8 Keterangan 9 1 2 Cantumkan semua kegiatan. dan laporan akhir). . 1 Kegiatan1 2 I 3 II 4 Bulan ke-2 III IV V 5 6 7 dst. laporan antara. dan kegiatan lain yang memerlukan persetujuan dicantumkan secara terpisah berdasarkan tahapannya Jangka waktu kegiatan dicantumkan dalam bentuk diagram balok. BENTUK JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN CONTOH JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN No. Untuk paket pekerjaan yang ditahapkan maka kegiatan seperti penyerahan laporan.59 F.

BENTUK KOMPOSISI TIM DAN PENUGASAN CONTOH KOMPOSISI TIM DAN PENUGASAN (DAFTAR PERSONIL) Tenaga Ahli (Personil Inti) Nama Personil Perusahaan Tenaga Ahli Lokal/Asing Lingkup Keahlian Posisi Diusulkan Uraian Pekerjaan Jumlah Orang Bulan Tenaga Pendukung (Personil lainnya) Nama Personil Perusahaan Tenaga Ahli Lokal/Asing Lingkup Keahlian Posisi Diusulkan Uraian Pekerjaan Jumlah Orang Bulan .60 G.

Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. dan sebagainya. untuk Tenaga Pendukung cukup dicantumkan posisi. misalnya juru gambar. Masukan personil dihitung dalam bulan dimulai sejak penugasan. staf administrasi. Bina Marga Kab. Nama Personil Nasional 1 2 n Subtotal Asing 1 2 n Subtotal Total Masukan PenuhWaktu Masukan Paruh-Waktu 1 2 Untuk Tenaga Ahli pengisian masukan harus mencantumkan nama personil. Sampang . BENTUK JADWAL PENUGASAN TENAGA AHLI1 CONTOH JADWAL PENUGASAN TENAGA AHLI Masukan Personil (dalam bentuk diagram balok)2 Orang Bulan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 n No.61 H.

Surat Referensi dari Pengguna Jasa dst. Nama Perusahaan e. Nama Perusahaan e. Tempat/Tanggal Lahir 5.62 I. Sampang . Lokasi Proyek c. : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ 9. Lokasi Proyek c. tempat dan tahun tamat belajar. BENTUK DAFTAR RIWAYAT HIDUP PERSONIL YANG DIUSULKAN CONTOH Daftar Riwayat Hidup 1. Posisi Penugasan h. Nama Proyek b. Pengguna Jasa d. Nama Proyek b. Pengalaman Kerja1 Tahun ini ____ a. Status Kepegawaian pada Perusahaan i. Bina Marga Kab. Pendidikan Non Formal 7. Nama Personil 4. Pengguna Jasa d. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Uraian Tugas f. Penguasaan Bahasa Inggris dan bahasa Indonesia 8. Status kepegawaian pada perusahaan ini 1 Setiap pengalaman kerja yang dicantumkan harus disertai dengan referensi dari pengguna jasa yang bersangkutan. dilampirkan rekaman ijazah ) 6. Surat Referensi dari Pengguna Jasa Tahun sebelumnya a. Status Kepegawaian pada Perusahaan i. Uraian Tugas f. Posisi Penugasan h. Waktu Pelaksanaan g. Nama Perusahaan 3. Posisi yang diusulkan 2. Pendidikan (Lembaga pendidikan. Waktu Pelaksanaan g.

Jika terdapat pengungkapan keterangan yang tidak benar secara sengaja atau sepatutnya diduga maka saya siap untuk digugurkan dari proses seleksi atau dikeluarkan jika sudah dipekerjakan.63 Daftar riwayat hidup ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan penuh rasa tanggung jawab._____20__ Yang membuat pernyataan. ____________. (__________) [nama jelas] Mengetahui: __________[nama Penyedia Jasa Konsultansi] (__________) [nama jelas wakil sah] .

Bina Marga Kab. Sampang . Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan penuh rasa tanggung jawab._____20__ Yang membuat pernyataan.64 J. (__________) [nama jelas] Menyetujui: __________[nama Penyedia Jasa Konsultansi] (__________) [nama jelas wakil sah] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. ____________. BENTUK SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN CONTOH PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Alamat : __________________________________________ : __________________________________________ Dengan ini menyatakan bahwa saya bersedia untuk melaksanakan paket pekerjaan jasa konsultansi _____________ untuk Penyedia Jasa Konsultansi _____________ sesuai dengan usulan jadwal penugasan saya dari bulan __________ tahun __________ sampai dengan bulan__________ tahun __________ dengan posisi sebagai tenaga ahli _________________.

Sampang . Bina Marga Kab. [Dokumen lain yang dipersyaratkan] Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini. dengan ini kami mengajukan Penawaran Biaya untuk pekerjaan_____________________[diisi oleh Pokja ULP] sebesar Rp______________(____________________________). Sesuai dengan persyaratan Dokumen Pemilihan. maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan.65 LAMPIRAN 3 : DOKUMEN PENAWARAN BIAYA A. PT/CV/Firma/Kemitraan_________________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] _____________________ Jabatan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. bersama Surat Penawaran Biaya ini kami lampirkan : 1. Pokja_______________ULP_____________________[K/L/D/I] [diisi oleh Pokja ULP] di _______________________________ Perihal : Penawaran Biaya________________[nama pekerjaan diisi oleh Pokja ULP] Sehubungan dengan Undangan Pengambilan Dokumen Pemilihan Nomor_____________tanggal_____________ dan setelah kami pelajari dengan saksama Dokumen Pemilihan. Penawaran Biaya ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama ____ (_________________) hari kalender. serta menunjuk Surat Penawaran Administrasi dan Teknis kami nomor _____________ tanggal _____________ perihal Penawaran Administrasi dan Teknis_____________________ [nama pekerjaan diisi oleh Pokja ULP]. Berita Acara Pemberian Penjelasan [dan Adendum Dokumen Pemilihan]. Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration) 3. Rekapitulasi Penawaran Biaya 2. BENTUK SURAT PENAWARAN BIAYA CONTOH Nomor Lampiran [KOP PERUSAHAAN] ______________. Rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimburseable cost) 4._____________20__ : _____________________ : _____________________ Kepada Yth. Penawaran ini berlaku selama ____ (_________________) hari kalender sejak pembukaan Dokumen Penawaran.

Sampang .66 B. Bina Marga Kab. BENTUK REKAPITULASI PENAWARAN BIAYA CONTOH REKAPITULASI PENAWARAN BIAYA No. I II Uraian Biaya Langsung Personil Biaya Langsung Non-Personil Sub-total PPN 10% Total Terbilang: Total Harga (Rp) Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.

dan sebagainya. Sampang . Bina Marga Kab. BENTUK RINCIAN BIAYA LANGSUNG PERSONIL (REMUNERATION) CONTOH RINCIAN BIAYA LANGSUNG PERSONIL Harga Satuan Orang Bulan (Rp) Nama Personil1 Nasional Asing Posisi Orang Bulan Jumlah (Rp) Total Biaya 1 Untuk Tenaga Ahli pengisian masukan harus mencantumkan nama personil. staf administrasi. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. misalnya juru gambar. untuk Tenaga Pendukung cukup dicantumkan posisi.67 C.

68

D. BENTUK RINCIAN BIAYA REIMBURSEABLE COST)1

LANGSUNG

NON-PERSONIL

(DIRECT

CONTOH

RINCIAN BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL
Jenis Biaya Biaya Kantor Uraian Biaya Biaya Sewa Kantor Biaya Pemeliharaan Kantor Biaya Komunikasi Biaya Peralatan Kantor Biaya Kantor Lainnya Biaya Perjalanan Dinas Biaya Tiket Uang Harian Perjalanan Darat Biaya Perjalanan Dinas Lainnya Biaya Laporan Laporan Pendahuluan Laporan Antara Laporan Akhir Laporan Penyelengaraan Seminar Biaya Laporan Lainnya Biaya Lainnya Total Biaya Satuan (hari/kali) Biaya2 Lump Sum Harga Satuan (Rp) (Rp) Jumlah (Rp)

1

2

Biaya langsung non-personil adalah biaya yang benar-benar diperlukan dalam menunjang pelaksanaan pekerjaan. Biaya keuntungan (profit) dan biaya umum (overhead cost) tidak diperkenankan. Biaya langsung non-personil dapat berupa harga satuan tetap atau penggantian biaya atas bukti tagihan dengan pagu biaya (lump sum). Pilih salah satu cara penghitungan penggantian biaya. Dalam hal penggantian dengan pagu biaya, Pokja ULP harus menetapkan pagu biaya dan mengosongkan kolom Satuan.

Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang

69

BAB VI. BENTUK KONTRAK
LAMPIRAN 1 : SURAT PERJANJIAN

[kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen]
SURAT PERJANJIAN untuk melaksanakan Paket Pekerjaan Jasa Konsultansi: __________________________ Nomor : __________

[Jika penyedia bukan berbentuk Kemitraan/KSO maka kalimat pembukaan/komparisi di atas disesuaikan sebagai berikut:] SURAT PERJANJIAN ini berikut semua lampirannya (selanjutnya disebut “Kontrak”) dibuat dan ditandatangani di __________ pada hari __________ tanggal __ bulan __________ tahun ____ antara __________ [nama Pejabat Pembuat Komitmen], selaku Pejabat Pembuat Komitmen, yang bertindak untuk dan atas nama __________ [nama proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen], yang berkedudukan di __________ [alamat Pejabat Pembuat Komitmen], berdasarkan Surat Keputusan _______________ [pejabat yang menandatangani SK penetapan sebagai PPK] No _______________ [nomor SK penetapan sebagai PPK] (selanjutnya disebut “PPK”) dan __________ [nama wakil penyedia], __________ [jabatan wakil penyedia], yang bertindak untuk dan atas nama __________ [nama penyedia], yang berkedudukan di __________ [alamat Penyedia Jasa Konsultansi], berdasarkan Akta Notaris No. __________ [nomor akta notaris], tanggal _________ [tanggal penerbitan akta] yang dikeluarkan oleh Notaris ____________ [nama notaris penerbit akta] (selanjutnya disebut “Penyedia”). [Jika penyedia berbentuk Kemitraan/KSO maka kalimat pembukaan/komparisi di atas disesuaikan sebagai berikut:] SURAT PERJANJIAN ini berikut semua lampirannya (selanjutnya disebut “Kontrak”) dibuat dan ditandatangani di __________ pada hari __________ tanggal __ bulan __________ tahun ____ antara __________ [nama Pejabat Pembuat Komitmen], selaku Pejabat Pembuat Komitmen, yang bertindak untuk dan atas nama __________ [nama proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen], yang berkedudukan di __________ [alamat Pejabat Pembuat Komitmen], berdasarkan Surat Keputusan _______________ [pejabat yang menandatangani SK penetapan sebagai PPK] No _______________ [nomor SK penetapan sebagai PPK] (selanjutnya disebut “PPK”) dan Kemitraan yang beranggotakan sebagai berikut: 1. __________ [nama penyedia 1]; dan 2. __________ [nama penyedia 2]; dan ...dst, yang masing-masing anggotanya bertanggung jawab secara pribadi dan tanggung renteng atas semua kewajiban terhadap PPK berdasarkan Kontrak ini dan telah menunjuk __________ [nama anggota kemitraan yang ditunjuk sebagai wakil kemitraan] untuk bertindak atas nama Kemitraan yang

Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang

70

berkedudukan di __________[alamat Penyedia Jasa Konsultansi], berdasarkan Surat Perjanjian Kemitraan/KSO No. ________________ tanggal ______________ yang dibuat di atas kertas segel (selanjutnya disebut “Penyedia”).] MENGINGAT BAHWA: (a) PPK telah meminta penyedia untuk menyediakan Jasa Konsultansi sebagaimana diterangkan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak yang terlampir dalam Kontrak ini; Penyedia, sebagaimana dinyatakan kepada PPK, memiliki keahlian profesional, personil, dan sumber daya teknis, dan telah menyetujui untuk menyediakan Jasa Konsultansi sesuai dengan persyaratan dan ketentuan dalam Kontrak ini; PPK dan penyedia menyatakan memiliki kewenangan untuk menandatangani Kontrak ini, dan yang menandatangani mempunyai kewenangan untuk mengikat pihak yang diwakili; PPK dan penyedia mengakui dan menyatakan bahwa sehubungan dengan penandatanganan Kontrak ini masing-masing pihak: 1) telah dan senantiasa diberikan kesempatan untuk didampingi oleh advokat; 2) menandatangani Kontrak ini setelah meneliti secara patut; 3) telah membaca dan memahami secara penuh ketentuan Kontrak ini; 4) telah mendapatkan kesempatan yang memadai untuk memeriksa dan mengkonfirmasikan semua ketentuan dalam Kontrak ini beserta semua fakta dan kondisi yang terkait.

(b)

(c)

(d)

MAKA OLEH KARENA ITU, PPK dan Penyedia dengan ini bersepakat dan menyetujui hal-hal sebagai berikut: 1.

[untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak Gabungan Harga Satuan dan Lumpsum ditulis sebagai berikut : “Total harga Kontrak atau Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang diperoleh berdasarkan rincian biaya satuan pekerjaan sebagaimana tercantum dalam Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya adalah sebesar Rp__________ (_________________ rupiah);”] [untuk Kontrak Lumpsum ditulis sebagai berikut : ‘Total harga Kontrak atau Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebagaimana tercantum dalam Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya adalah sebesar Rp__________ (_________________ rupiah);”]

2.

Peristilahan dan ungkapan dalam Surat Perjanjian ini memiliki arti dan makna yang sama seperti yang tercantum dalam lampiran Surat Perjanjian ini;

Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang

DENGAN DEMIKIAN. dan b) PPK berkewajiban untuk melakukan pembayaran kepada penyedia sesuai dengan ketentuan Kontrak.71 3.-)] [nama lengkap] [jabatan] [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen maka rekatkan materai Rp 6. PPK dan penyedia telah bersepakat untuk menandatangani Kontrak ini pada tanggal tersebut di atas dan melaksanakan Kontrak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia. yaitu Surat Jaminan. Bina Marga Kab. g) Data Teknis selain Kerangka Acuan Kerja. d) Syarat-Syarat Khusus Kontrak. Kontrak ini mulai berlaku efektif terhitung sejak tanggal yang ditetapkan dengan tanggal mulai dan penyelesaian keseluruhan pekerjaan sebagaimana diatur dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak. b) Pokok Perjanjian. Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. 4. dan Berita-Berita Acara Seleksi. 6. Untuk dan atas nama __________ PPK Untuk dan atas nama Penyedia/Kemitraan(KSO) __________ [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk Penyedia Jasa Konsultansi maka rekatkan materai Rp 6.000. Dokumen-dokumen berikut merupakan satu-kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari Kontrak ini: a) Adendum Surat Perjanjian (apabila ada). c) Surat Penawaran berikut Data Penawaran Biaya. h) Dokumen-dokumen kelengkapan seleksi. f) Kerangka Acuan Kerja. Sampang . dan jika terjadi pertentangan antara ketentuan dalam suatu dokumen dengan ketentuan dalam dokumen yang lain maka yang berlaku adalah ketentuan dalam dokumen yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki pada angka 3 di atas.-)] [nama lengkap] [jabatan] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. e) Syarat-Syarat Umum Kontrak.000. 5. Hak dan kewajiban timbal-balik PPK dan penyedia dinyatakan dalam Kontrak yang meliputi khususnya : a) Penyedia berkewajiban untuk melaksanakan pekerjaan Jasa Konsultansi untuk PPK sesuai dengan ketentuan Kontrak. Dokumen Kontrak dibuat untuk saling menjelaskan satu sama lain.

Selain tunduk kepada ketentuan dalam SPK ini. Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk mematuhi Syarat Umum SPK terlampir. Biaya langsung personil dihitung berdasarkan Orang Bulan dengan ketentuan 1 (satu) Orang Bulan sama dengan __ (__________) hari dan 1 (satu) hari sama dengan __ (__________) jam. Sampang . cantumkan ”dibebankan atas DIPA __________ Tahun Anggaran ____ untuk mata anggaran kegaiatan __________ WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN: ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun NILAI PEKERJAAN Biaya Langsung Personil No. Untuk dan atas nama __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk Penyedia Jasa Konsultansi maka rekatkan materai Rp 6.)] [nama lengkap] [jabatan] [nama lengkap] [jabatan] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.. Bina Marga Kab. Komponen Biaya Kuantitas (Orang Bulan) Harga Satuan (Rp) Subtotal (Rp) Biaya Langsung Non-Personil Kuantitas [jika tidak lumpsum] Harga Satuan (Rp) Subtotal (Rp) Total (Rp) Jumlah PPN 10% NILAI Terbilang : INSTRUKSI KEPADA PENYEDIA JASA KONSULTANSI: Penagihan hanya dapat dilakukan setelah penyelesaian pekerjaan yang diperintahkan dalam SPK ini dan hasil pekerjaan tersebut dapat diterima secara memuaskan oleh Pejabat Pembuat Komitmen.000.-)] Untuk dan atas nama Penyedia Jasa Konsultansi __________ [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuksatuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen maka rekatkan materai Rp 6.72 [kop surat K/L/D/I] SURAT PERINTAH KERJA (SPK) SATUAN KERJA: NOMOR DAN TANGGAL SPK: Halaman __ dari __ PAKET PEKERJAAN: __________ NOMOR DAN TANGGAL DOKUMEN PEMILIHAN : NOMOR DAN TANGGAL BERITA ACARA HASIL SELEKSI : SUMBER DANA: [sebagai contoh.000.

pelaksanaan pekerjaan. PEMUTUSAN Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. PPK dapat memutuskan SPK ini dengan pemberitahuan tertulis kepada Penyedia Jasa Konsultansi. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. beban pajak dan biaya overhead serta biaya asuransi. kerugian. maka PPK dapat melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan adendum SPK. atas segala risiko terhadap kecelakaan. c. kewajiban. JADWAL a. 8. HAK KEPEMILIKAN PPK berhak atas kepemilikan semua barang/bahan yang terkait langsung atau disediakan sehubungan dengan jasa yang diberikan oleh Penyedia Jasa Konsultansi kepada PPK. Rincian harga SPK sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga (untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lump sum). dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena keadaan diluar pengendaliannya dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada PPK. interpretasi. denda. proses pemeriksaan hukum. HUKUM YANG BERLAKU Keabsahan. kerusakan. c. membebaskan. Hak kepemilikan atas peralatan dan barang/bahan yang disediakan oleh PPK tetap pada PPK. Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang ditentukan. Waktu pelaksanaan SPK adalah sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. LINGKUP PEKERJAAN Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu yang ditentukan. Bina Marga Kab. dan semua peralatan tersebut harus dikembalikan kepada PPK pada saat SPK berakhir atau jika tidak diperlukan lagi oleh Penyedia Jasa Konsultansi. b. Jika diminta oleh PPK maka Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk membantu secara optimal pengalihan hak kepemilikan tersebut kepada PPK sesuai dengan hukum yang berlaku. Sampang .73 SYARAT UMUM SURAT PERINTAH KERJA (SPK) 1. Penyedia wajib menyediakan asuransi sejak SPMK sampai dengan tanggal selesainya pemeliharaan untuk: 1) semua barang dan peralatan yang mempunyai risiko tinggi terjadinya kecelakaan. 5. SPK ini berlaku efektif pada tanggal penandatanganan oleh para pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SPMK. b. 6. d. kehilangan. b. Jika SPK diputuskan sebelum waktu pelaksanaan pekerjaan berakhir dan pemutusan tersebut akibat Keadaan Kahar atau bukan karena kesalahan atau kelalaian Penyedia Jasa Konsultansi maka Penyedia Jasa Konsultansi berhak atas pembayaran pekerjaan secara pro rata sesuai dengan prestasi pekerjaan yang dapat diterima oleh PPK. dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan harga sesuai SPK. Semua peralatan tersebut harus dikembalikan dalam kondisi yang sama pada saat diberikan kepada Penyedia Jasa Konsultansi dengan penegecualian keausan akibat pemakaian yang wajar. 3. dan 2) pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. 7. Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam harga SPK. ASURANSI a. Harga SPK telah memperhitungkan keuntungan. kehilangan. PENYEDIA JASA KONSULTANSI MANDIRI Penyedia berdasarkan SPK ini bertanggung jawab penuh terhadap personil serta pekerjaan yang dilakukan HARGA SPK a. 2. 4. 9. PENANGGUNGAN DAN RISIKO a. PENUGASAN PERSONIL Penyedia Jasa Konsultansi tidak diperbolehkan menugaskan personil selain personil yang telah disetujui oleh PPK untuk melaksanakan pekerjaan berdasarkan SPK ini. gugatan atau tuntutan hukum. dan Personil. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian berat PPK) sehubungan dengan klaim yang timbul dari hal-hal berikut terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir: 1) kehilangan atau kerusakan peralatan dan harta benda penyedia. tanggung jawab. dan pelaksanaan SPK ini didasarkan kepada hukum Republik Indonesia. Penyedia berkewajiban untuk melindungi. serta risiko lain yang tidak dapat diduga. serta pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan. 10. PPK membayar kepada penyedia atas pelaksanaan pekerjaan dalam SPK sebesar harga SPK.

sakit atau kematian pihak ketiga. SERAH TERIMA PEKERJAAN a. retribusi. interpretasi. dan pelaksanaan SPK ini didasarkan kepada hukum Republik Indonesia. atas perintah PPK. b. Laporan mingguan terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu minggu. Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam ketentuan ini adalah tanggal penyelesaian semua pekerjaan. 4) keadaan cuaca termasuk hujan. 3) kehilangan atau kerusakan harta benda. bea. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah termasuk dalam nilai SPK. 11. Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan. semua risiko kehilangan atau kerusakan Hasil Pekerjaan ini. dan cidera tubuh. d. Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan. PPK membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan di lokasi pekerjaan. Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh Peristiwa Kompensasi maka PPK dikenakan kewajiban pembayaran ganti rugi. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. WAKTU PENYELESAIAN PEKERJAAN a. 3) jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. Laporan harian berisi: 1) penempatan tenaga kerja untuk tiap macam tugasnya. f. c. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan dalam syarat ini. 13. HUKUM YANG BERLAKU Keabsahan. PPK menugaskan Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. jumlah dan kondisi peralatan. PPK menerima penyerahan pertama pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan SPK dan diterima oleh Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. 14. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. LAPORAN HASIL PEKERJAAN a. Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. Terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan awal. penyedia wajib memperbaiki/menyelesaikannya.74 2) cidera tubuh. 12. 15. apabila diperlukan diperiksa oleh konsultan dan disetujui oleh wakil PPK. c. Sampang . 2) jenis. d. dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan program mutu. dan 5) catatan-catatan lain yang berkenaan dengan pelaksanaan. Kecuali SPK diputuskan lebih awal. e. Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau Peristiwa Kompensasi atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia dikenakan denda. d. Pembayaran dilakukan sebesar 100% (seratus per seratus) setelah pekerjaan selesai. Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus). 17. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan pekerjaan. Jika perselisihan tidak dapat diselesaikan secara musyawarah maka perselisihan akan diselesaikan melalui Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. c. Bahan dan Perlengkapan merupakan risiko penyedia. PENYELESAIAN PERSELISIHAN PPK dan Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan SPK ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan ini. Bina Marga Kab. PENGAWASAN DAN PEMERIKSAAN PPK berwenang melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. b. e. b. seluruh aktivitas kegiatan pekerjaan di lokasi pekerjaan dicatat dalam buku harian sebagai bahan laporan harian pekerjaan yang berisi rencana dan realisasi pekerjaan harian. dan pungutan lain yang dibebankan oleh hukum yang berlaku atas pelaksanaan SPK. sakit atau kematian Personil. PPK dapat memerintahkan kepada pihak ketiga untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. Laporan bulanan terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu bulan. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. Untuk merekam kegiatan pelaksanaan proyek. b. c. PERPAJAKAN Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk membayar semua pajak. kecuali kerugian atau kerusakan tersebut diakibatkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK. Denda atau ganti rugi tidak dikenakan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang. Apabila diperlukan. Hasil pemeriksaan pekerjaan dituangkan dalam laporan kemajuan hasil pekerjaan. Pemeriksaan pekerjaan dilakukan selama pelaksanaan SPK untuk menetapkan volume pekerjaan atau kegiatan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil pekerjaan. banjir dan peristiwa alam lainnya yang berpengaruh terhadap kelancaran pekerjaan. 16. Laporan harian dibuat oleh penyedia. g. penyedia berkewajiban untuk memulai pelaksanaan pekerjaan pada Tanggal Mulai Kerja. serta menyelesaikan pekerjaan selambat-lambatnya pada Tanggal Penyelesaian yang ditetapkan dalam SPMK.

3) perubahan harga SPK akibat adanya perubahan pekerjaan dan/atau perubahan pelaksanaan pekerjaan. SPK hanya dapat diubah melalui adendum SPK. c. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundang-undangan. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. b. 4) penyedia belum bisa masuk ke lokasi sesuai jadwal. Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. Jika terjadi Peristiwa Kompensasi sehingga penyelesaian pekerjaan akan melampaui Tanggal Penyelesaian maka penyedia berhak untuk meminta perpanjangan Tanggal Penyelesaian berdasarkan data penunjang. b. b. meliputi: 1) perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam SPK sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam SPK. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. 21. Perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. 19. Ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. melakukan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan. 3) PPK tidak memberikan gambar-gambar. pemutusan SPK melalui pemberitahuan tertulis dapat dilakukan apabila: 1) penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya dan tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. Dalam hal pemutusan SPK dilakukan karena kesalahan penyedia: 1) penyedia membayar denda. Sampang . dan/atau 2) penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. 5) PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak ditemukan kerusakan/kegagalan/penyimpangan. 2) perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. PERUBAHAN SPK a. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat Peristiwa Kompensasi. dan/atau 6) pengaduan tentang penyimpangan prosedur. 3) denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari harga SPK dan PPK menilai bahwa Penyedia tidak akan sanggup menyelesaikan sisa pekerjaan. 20. 5) penyedia terbukti melakukan KKN. 2) penyedia berada dalam keadaan pailit. c. Pemutusan SPK dapat dilakukan oleh pihak penyedia atau pihak PPK. dapat dibuktikan perlunya tambahan waktu akibat Peristiwa Kompensasi. Jika Peristiwa Kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan dan/atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. Penyedia tidak berhak atas ganti rugi dan/atau perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan jika penyedia gagal atau lalai untuk memberikan peringatan dini dalam mengantisipasi atau mengatasi dampak Peristiwa Kompensasi. Dalam hal SPK dihentikan. PA/KPA dapat membentuk Pejabat Peneliti Pelaksanaan kontrak atas usul PPK. 4) PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SPK. Peristiwa Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut: 1) PPK mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. Bina Marga Kab. 6) PPK memerintahkan penundaan pelaksanaan pekerjaan. Perubahan SPK bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak. d. termasuk biaya langsung demobilisasi personil. b. Dalam hal pemutusan SPK dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai.75 pengadilan negeri dalam wilayah hukum Republik Indonesia. Perpanjangan Tanggal Penyelesaian harus dilakukan melalui adendum SPK jika perpanjangan tersebut mengubah Masa SPK. 8) ketentuan lain dalam SPK. Penghentian SPK dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. d. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. c. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan memperpanjang Tanggal Penyelesaian Pekerjaan secara tertulis. PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN SPK a. 2) keterlambatan pembayaran kepada penyedia. Untuk kepentingan perubahan SPK. e. f. e. PERISTIWA KOMPENSASI a. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. PERPANJANGAN WAKTU a. 7) PPK memerintahkan untuk mengatasi kondisi tertentu yang tidak dapat diduga sebelumnya dan disebabkan oleh PPK. 18.

bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran. d. 23. b. Bina Marga Kab. 24. DENDA Penyedia berkewajiban untuk membayar sanksi finansial berupa Denda sebagai akibat wanprestasi atau cidera janji terhadap kewajiban-kewajiban penyedia dalam SPK ini. PPK mengenakan Denda dengan memotong angsuran pembayaran prestasi pekerjaan penyedia. tidak akan menjadi alasan untuk menunda pembayaran. c. pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dilakukan oleh PPK. 3) pembayaran harus dipotong denda (apabila ada) dan pajak. 2) pembayaran dilakukan dengan [sistem bulanan/sistem termin/pembayaran secara sekaligus]. dengan ketentuan: 1) penyedia telah mengajukan tagihan disertai laporan kemajuan hasil pekerjaan. Sampang . PPK dapat meminta penyedia untuk menyampaikan perhitungan prestasi sementara dengan mengesampingkan hal-hal yang sedang menjadi perselisihan. LARANGAN PEMBERIAN KOMISI Penyedia Jasa Konsultansi menjamin bahwa tidak satu pun personil proyek/satuan kerja PPK telah atau akan menerima komisi atau keuntungan tidak sah lainnya baik langsung maupun tidak langsung dari SPK ini. PENGALIHAN DAN/ATAU SUBKONTRAK Penyedia Jasa Konsultansi dilarang untuk mengalihkan dan/atau mensubkontrakkan sebagian atau seluruh pekerjaan. PEMBAYARAN a. Penyedia Jasa Konsultansi menyetujui bahwa pelanggaran syarat ini merupakan pelanggaran yang mendasar terhadap SPK ini. Pembayaran Denda tidak mengurangi tanggung jawab kontraktual penyedia.76 22. baik sebagai akibat peleburan (merger) atau akibat lainnya. 25. Pengalihan seluruh pekerjaan hanya diperbolehkan dalam hal pergantian nama Penyedia Jasa Konsultansi. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. PPK dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah pengajuan permintaan pembayaran dari penyedia harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran kepada Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM). pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus) dan Berita Acara penyerahan pekerjaan diterbitkan.

untuk melaksanakan sebagian 1. Pejabat Pembuat Komitmen yang selanjutnya disebut PPK adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa. Aparat Pengawas Intern Pemerintah atau pengawas intern pada institusi lain yang selanjutnya disebut APIP adalah aparat yang melakukan pengawasan melalui audit. Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut PA adalah Pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran Kementerian/Lembaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah atau Pejabat yang disamakan pada Institusi lain Pengguna APBN/APBD. Definisi Istilah-istilah yang digunakan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini harus mempunyai arti atau tafsiran seperti yang dimaksudkan sebagai berikut : 1. Bina Marga Kab. KETENTUAN UMUM 1.77 LAMPIRAN 2 : SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK (SSUK) 1. Kuasa Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut KPA adalah pejabat yang ditetapkan oleh PA untuk menggunakan APBN atau ditetapkan oleh Kepala Daerah untuk menggunakan APBD.4 1. Sampang .1 Jasa Konsultansi adalah jasa layanan profesional yang membutuhkan keahlian tertentu diberbagai bidang keilmuan yang mengutamakan adanya olah pikir (brainware). evaluasi. Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan adalah panitia/pejabat yang ditetapkan oleh PA/KPA yang bertugas memeriksa dan menerima hasil pekerjaan.8 Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Sub Penyedia adalah badan usaha yang mengadakan perjanjian kerja sama dengan penyedia.3 1. Penyedia adalah adalah badan usaha yang menyediakan Jasa Konsultansi dan telah ditetapkan sebagai pemenang oleh Pokja ULP.7 1. reviu.6 1.2 1.5 1. pemantauan dan kegiatan pengawasan lain terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi.

1. 1. yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak untuk mengendalikan pelaksanaan pekerjaan konstruksi.16 Rincian Biaya Langsung Personil adalah remunerasi atau upah yang diterima oleh personil inti.11 Kontrak Pengadaan Barang/Jasa yang selanjutnya disebut Kontrak adalah perjanjian tertulis antara PPK dengan penyedia yang mencakup SyaratSyarat Umum Kontrak (SSUK) ini dan SyaratSyarat Khusus Kontrak (SSKK) serta dokumen lain yang merupakan bagian dari kontrak. Sampang . 1. 1. yang dikeluarkan oleh Bank Umum/Perusahaan Penjaminan/Perusahaan Asuransi yang diserahkan oleh penyedia kepada PPK untuk menjamin terpenuhinya kewajiban penyedia.14 Direksi Lapangan adalah tim pendukung yang dibentuk/ditetapkan oleh PPK. Kerja sama usaha tersebut dapat dinamakan konsorsium atau joint venture atau sebutan lainnya sepanjang tidak dimaksudkan untuk membentuk suatu badan hukum baru dan mengalihkan tanggung jawab masing-masing anggota kerja sama usaha kepada badan hukum tersebut. 1.15 Direksi Teknis adalah tim pendukung yang ditunjuk/ditetapkan oleh PPK untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan konstruksi.12 Nilai Kontrak adalah total harga yang tercantum dalam Kontrak. yang telah memperhitungkan biaya Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. adalah jaminan tertulis yang bersifat mudah dicairkan dan tidak bersyarat (unconditional). 1.78 pekerjaan (subkontrak). terdiri dari 1 (satu) orang atau lebih.10 Surat Jaminan yang selanjutnya disebut Jaminan. Bina Marga Kab.13 Hari adalah hari kalender.9 Kemitraan adalah kerja sama usaha antara penyedia nasional maupun dengan penyedia asing yang masing-masing pihak mempunyai hak. 1. kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan kesepakatan bersama yang dituangkan dalam perjanjian tertulis. 1.

dihitung menurut jumlah satuan waktu tertentu (bulan. hari. 1. 1.17 Rincian Biaya Langsung Non Personil adalah biaya yang sebenarnya dikeluarkan penyedia untuk pengeluaran-pengeluaran yang sesungguhnya (at cost).79 umum (overhead).19 Personel Inti adalah orang yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan untuk melaksanakan pekerjaan. realistik dan dapat dilaksanakan. terdiri atas tahap pelaksanaan yang disusun secara logis. minggu. dan lain-lain. Sampang .18 Jadwal Waktu Pelaksanaan adalah jadwal yang menunjukkan kebutuhan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan. asuransi dan biaya–biaya kompensasi lainnya. atau jam).23 Tanggal Penyelesaian Pekerjaan adalah tanggal penyelesaian pekerjaan Jasa Konsultansi ini oleh penyedia yang tercantum dalam SPMK. Bina Marga Kab.20 Bagian Pekerjaan yang disubkontrakkan adalah bagian pekerjaan bukan pekerjaan utama yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. 1.22 Tanggal Mulai Kerja adalah tanggal mulai kerja penyedia yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).21 Masa Kontrak adalah jangka waktu berlakunya kontrak ini terhitung sejak tanggal penandatangan kontrak sampai dengan tanggal penyelesaian pekerjaan. tunjangan penugasan. keuntungan (profit) maksimal 10 %. biaya sosial (social charge). 1. yang diterbitkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen. biaya pengiriman dokumen. sewa peralatan. biaya pengurusan surat ijin. 1. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. yang meliputi antara lain biaya untuk pembelian ATK. biaya penyelenggaraan seminar/workshop/lokakarya. 1. yang pelaksanaannya diserahkan kepada penyedia lain dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK. biaya komunikasi. biaya perjalanan. 1. biaya pencetakan laporan.

dan program kerja penyedia dalam pelaksanaan Jasa Konsultansi ini. 1.80 1. kualifikasi. berisikan ketentuan-ketentuan tambahan yang dapat mengubah atau menambah SSUK. 2.30 Tenaga Ahli adalah bagian dari Personil dengan keahlian.25 Penawaran Biaya adalah rincian yang memuat setiap komponen pekerjaan Jasa Konsultansi yang harus dilaksanakan oleh penyedia [untuk Kontrak Harga Satuan ditambah : “berikut harga satuannya (mata pembayaran)”] dan merupakan bagian dari Dokumen Penawaran penyedia. 1. dan pengalaman di bidang tertentu.28 SSUK adalah Syarat-Syarat Umum Kontrak ini. 1.29 SPP adalah Surat Perintah Pembayaran yang diterbitkan oleh PPK dan merupakan salah satu tahapan dalam mekanisme pelaksanaan pembayaran atas beban Anggaran Pendapatan Belanja Negara/Daerah. 3. Penerapan Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) diterapkan secara luas dalam pelaksanaan pekerjaan Jasa Konsultansi ini tetapi tidak dapat bertentangan dengan ketentuan-ketentuan dalam Dokumen Kontrak lain yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki dalam Surat Perjanjian. lingkup jasa konsultansi serta keahlian yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan berdasarkan Kontrak ini.27 SSKK adalah Syarat-Syarat Khusus Kontrak. Penawaran Teknis merupakan bagian dari penawaran penyedia. 1.1 Bahasa kontrak menggunakan Bahasa Indonesia [kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa nasional pemberi pinjaman/hibah tersebut dan/atau bahasa Inggris].26 Penawaran Teknis adalah data teknis yang memuat pendekatan teknis. 3. Bina Marga Kab. Bahasa dan Hukum Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 1.24 KAK adalah Kerangka Acuan Kerja yang disusun oleh PPK untuk menjelaskan tujuan. Sampang . 1. metodologi.

jasa. Jika dalam proses pekerjaan Jasa Konsultansi digunakan komponen berupa barang. Sampang . Perpajakan 7. Tindakan pencantuman komponen impor yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dapat dipersamakan dengan tindakan penipuan dan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. atau persetujuan berdasarkan Kontrak ini akan dibuat secara tertulis dalam Bahasa Indonesia.2 8.81 3. Korespondensi 8. Keutuhan Kontrak Kontrak ini memuat semua ketentuan dan persyaratan yang telah disetujui oleh Para Pihak.2 Hukum yang digunakan adalah hukum yang berlaku di Indonesia [kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan hukum yang berlaku di Indonesia atau hukum yang berlaku di negara pemberi pinjaman/hibah (tergantung kesepakatan antara pemerintah dan negara pemberi hibah)]. Jika salah satu atau beberapa ketentuan dalam Kontrak ini berdasarkan Hukum yang Berlaku menjadi tidak sah. permohonan.1 Pekerjaan Jasa Konsultansi ini dikerjakan terutama oleh tenaga Indonesia pada lokasilokasi yang tercantum dalam KAK.3 Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. atau gabungan keduanya yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) maka penggunaan komponen impor harus sesuai dengan yang dicantumkan dalam Dokumen Penawaran. Semua pemberitahuan. 5. Bina Marga Kab. Asal Jasa Konsultansi 8. tidak berlaku. e-mail. Para Pihak tidak diperbolehkan untuk mengikatkan diri atau bertanggung jawab atas pernyataan. dan/atau faksimili yang ditujukan ke alamat yang tercantum dalam SSKK. Pemisahan 6. 4. janji. 8. atau jika disampaikan melalui surat. Ketentuan mengenai perpajakan adalah seluruh ketentuan perpajakan yang berlaku di Indonesia. atau persetujuan yang tidak tercantum dalam Kontrak ini. dan dianggap telah diberitahukan jika telah disampaikan secara langsung kepada wakil sah Para Pihak. Jika lokasi untuk bagian pekerjaan tertentu tidak tercantum maka lokasi akan ditentukan oleh PPK. atau tidak dapat dilaksanakan maka ketentuan-ketentuan lain tetap berlaku secara penuh.

c. Hak Atas Kekayaan Intelektual 11. Penyedia wajib membebaskan PPK dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga yang disebabkan penggunaan HAKI oleh penyedia.3 tanggal penyerahan hasil pekerjaan dari penyedia kepada PPK tercantum dalam SPMK. DAN PEMUTUSAN 12. gambar-gambar. pekerjaan 12. misalnya Kerangka Acuan Kerja. 13. 13.2 Dalam rapat persiapan. rencana pelaksanaan pemeriksaan lapangan bersama. Layanan Tambahan 2. dan e. Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan Penyedia tidak diperkenankan menggunakan dokumen-dokumen kontrak atau dokumen lainnya yang berhubungan dengan kontrak oleh pihak lain. 12. Bina Marga Kab.4 Hasil rapat persiapan pelaksanaan kontrak dituangkan dalam Berita Acara Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak yang ditandatangani oleh Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 13.2 tanggal mulai dilaksanakannya tercantum dalam SPMK. PENYELESAIAN.1 PPK bersama penyedia dapat menyelenggarakan rapat persiapan pelaksanaan kontrak.1 tanggal mulai berlaku kontrak dan jangka waktu penyelesaian pekerjaan tercantum dalam SSKK. Sampang . 13.82 9. PERUBAHAN. b. pola.3 Beberapa hal yang dibahas dan disepakati dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak adalah: a. Penyedia wajib menyediakan layanan tambahan lainnya seperti pembuatan maket/model dari hasil desain sesuai dengan lingkup pekerjaannya. serta informasi lain yang berkaitan dengan kontrak tanpa ijin tertulis dari PPK. mobilisasi peralatan dan personil (apabila diperlukan). Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak 13. d. jadwal pengadaan bahan/material. Penggunaan DokumenDokiumen Kontrak dan Informasi 10. PELAKSANAAN. program mutu. PPK dapat mengikutsertakan Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung. KONTRAK 12. organisasi kerja. tata cara pengaturan pelaksanaan pekerjaan.

b. Mobilisasi 14. c. 14. PPK dapat dibantu Tim Teknis dan/atau Tim Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. dan/atau c. b. Bina Marga Kab. Pada tahap awal pelaksanaan kontrak dan pelaksanaan pekerjaan. 15.83 seluruh peserta rapat. menyiapkan peralatan pendukung.1 Penyedia melakukan mobilisasi setelah tanggal dimulainya pelaksanaan pekerjaan. Hasil pemeriksaan akan dituangkan dalam berita acara pemeriksaan. 14. 14. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa personil dan/atau peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan kontrak maka penyedia tetap dapat melanjutkan pekerjaan dengan syarat personil dan/atau peralatan yang belum memenuhi syarat harus segera diganti dalam jangka waktu yang disepakati bersama dengan memperhatikan Pasal tentang Personil Konsultan dan Subkonsultan. mendatangkan tenaga ahli. PPK atau pihak lain yang ditunjuk oleh PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan bersama yang mencakup antara lain pemeriksaan kesesuaian personil dan/atau peralatan dengan persyaratan kontrak.2 Pemeriksaan Personil dan Peralatan a. Pemeriksaan (inspeksi) personil dan peralatan harus dilaksanakan setelah personil dan peralatan tiba di lokasi pekerjaan serta dibuatkan Berita Acara Hasil Inspeksi/Pemeriksaan yang ditandatangani oleh PPK dan penyedia. Jika dalam pemeriksaan bersama ditemukan hal-hal yang dapat mengakibatkan perubahan isi kontrak maka perubahan tersebut akan dituangkan dalam amandemen kontrak. Dalam pemeriksaan personil dan peralatan. mendatangkan tenaga pendukung.3 Mobilisasi peralatan dan personil dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. Pengawasan dan Pemeriksaan 15.2 Mobilisasi dilakukan sesuai dengan lingkup pekerjaan. 15. b. Sampang .1 Pemeriksaan Bersama a. yaitu: a.

Hasil pemeriksaan lapangan dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan Lapangan yang ditandatangani oleh PPK dan penyedia. 16.3 Masa berlakunya jaminan uang muka sekurangkurangnya sejak tanggal persetujuan pemberian uang muka sampai dengan tanggal penyerahan pertama pekerjaan. perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi.1 Jaminan Uang Muka diberikan kepada PPK dalam rangka pengambilan uang muka dengan nilai 100% (seratus persen) dari besarnya uang muka. Jaminan Jaminan Uang Muka : 16.84 Pendukung. maka penyedia dapat melaksanakan pekerjaan dengan syarat personil dan peralatan yang belum memenuhi syarat harus diganti sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak. b. dan hak penjamin. 15. Apabila dalam pemeriksaan personil dan peralatan mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka harus dituangkan dalam bentuk adendum Kontrak. Bila hasil inspeksi/pemeriksaan personil dan peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan. d. PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan lapangan untuk melakukan pengukuran dan pemeriksaan detail kondisi lapangan. Untuk pemeriksaan lapangan. PPK dapat dibantu Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung.5 Bentuk surat jaminan Uang Muka: memuat nama dan alamat PPK. 16.3 Pemeriksaan Lapangan a.2 Nilai jaminan Uang Muka dapat dikurangi secara proporsional sesuai dengan pengembalian uang muka. nilai Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. c.4 Jaminan Uang Muka diterbitkan oleh Bank Umum. Apabila dalam pemeriksaan lapangan mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka harus dituangkan dalam adendum Kontrak. Sampang . 16. nama paket kontrak. penyedia yang ditunjuk. Bina Marga Kab. d. 16. 16. c. Apabila diperlukan.

e. yaitu: 1) 20% (dua puluh perseratus) dari Kontrak tahun pertama. 2) pembayaran uang tanda jadi kepada pemasok barang/material. Ketentuan mengenai pemberian uang muka beserta besarannya ditetapkan dalam SSKK. Penyedia dapat mengajukan permintaan pembayaran uang muka secara tertulis kepada PPK disertai dengan rencana penggunaan uang muka untuk melaksanakan pekerjaan sesuai Kontrak. Untuk kontrak tahun jamak. Besarnya Uang Muka untuk Kontrak Tahun Jamak adalah nilai yang paling kecil diantara 2 (dua) pilihan. Sampang . PPK mengajukan surat permintaan pembayaran untuk permohonan tersebut setelah Jaminan Uang Muka diterima dari penyedia. dan/atau 3) persiapan teknis lain yang diperlukan bagi pelaksanaan pengadaan. atau 2) 15% (lima belas perseratus) dari total nilai Kontrak. nilai Jaminan Uang Muka secara bertahap dapat dikurangi sesuai dengan pencapaian prestasi pekerjaan. Bina Marga Kab. g. b. kewajiban pihak-pihak penjamin untuk mencairkan Surat Jaminan Uang Muka selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat kepada PPK. f. Uang Muka dapat diberikan kepada penyedia untuk: 1) mobilisasi alat dan tenaga kerja. atau 2) untuk usaha non kecil paling tinggi 20% (dua puluh perseratus) dari nilai Kontrak. h. Pembayaran 17. masa berlaku jaminan uang muka dan tanda tangan penjamin. d. Uang Muka dapat diberikan kepada penyedia dengan ketentuan sebagai berikut: 1) untuk usaha kecil paling tinggi 30% (tiga puluh perseratus) dari nilai Kontrak.1 Uang Muka : a.85 jaminan uang muka dalam angka dan huruf. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 17. c. Pengembalian uang muka diperhitungkan berangsur-angsur secara proporsional pada setiap pembayaran prestasi pekerjaan dan paling lambat harus lunas pada saat pekerjaan mencapai prestasi 100 % (seratus perseratus).

Bina Marga Kab. c. dan 2) persyaratan kepada penyedia untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah pemberitahuan diterima. Sampang . Pembayaran prestasi kerja diberikan kepada penyedia setelah dikurangi angsuran pengembalian Uang Muka dan denda apabila ada. keuntungan (profit) maksimal 10 %. 17. biaya sosial (social charge). PPK dapat menangguhkan pembayaran setiap angsuran prestasi pekerjaan penyedia jika penyedia gagal atau lalai memenuhi kewajiban kontraktualnya. Pembayaran yang ditangguhkan harus disesuaikan dengan proporsi kegagalan atau kelalaian penyedia.2 Harga kontrak telah memperhitungkan : biaya umum (overhead). Pembayaran bulanan/termin. Harga 18.2 Pembayaran prestasi pekerjaan a. c.4 Penangguhan Pembayaran a. b. d. d. sesuai dengan yang ditetapkan dalam SSKK. penangguhan pembayaran dapat dilakukan bersamaan dengan pengenaan denda kepada penyedia. tunjangan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. b.3 Cara-cara dan tahapan pembayaran serta mata uang yang digunakan harus disesuaikan dengan ketentuan dalam SSKK. 18. dilakukan senilai pekerjaan yang telah diselesaikan. 18. Permintaan pembayaran kepada PPK untuk Kontrak yang menggunakan subkontrak. serta pajak. harus dilengkapi bukti pembayaran kepada seluruh subkontraktor sesuai dengan perkembangan (progress) pekerjaannya.1 PPK membayar kepada peserta atas pelaksanaan pekerjaan.86 17. Penangguhan dilakukan dengan terlebih dahulu menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada penyedia yang memuat: 1) alasan penangguhan pembayaran. Pembayaran prestasi pekerjaan dapat diberikan dalam bentuk : pembayaran bulanan/pembayaran berdasarkan tahapan penyelesaian pekerjaan (termin)/pembayaran secara sekaligus. 17. Jika dipandang perlu oleh PPK.

4 Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi ini dibiayai dari sumber pendanaan yang disebut dalam SSKK. c.87 penugasan. d.1 Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi lapangan pada saat pelaksanaan dengan Kerangka Acuan Kerja yang telah ditentukan dalam Kontrak. Sampang . 20. maka PPK bersama penyedia dapat melakukan perubahan Kontrak yang meliputi antara lain: a. b.3 perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan lingkup pekerjaan dan/atau perubahan pelaksanaan pekerjaan. 18. menambah atau mengurangi volume pekerjaan yang tercantum dalam Kontrak. Perubahan Kontrak Perubahan kontrak bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak. 19. yang dihitung menurut jumlah satuan waktu tertentu.2 perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan lingkup pekerjaan. 19. Bina Marga Kab.3 Rincian harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam Rincian Biaya Personil dan Rincian Biaya Non Personil sesuai dengan Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya. mengurangi atau menambah jenis pekerjaan. 20. yang meliputi: 19. melaksanakan pekerjaan tambah/kurang yang belum tercantum dalam Kontrak yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan. Perubahan Lingkup Pekerjaan 20. dan/atau 19. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.1 perubahan lingkup pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. mengubah spesifikasi pekerjaan sesuai dengan kebutuhan lapangan. 18.2 Pekerjaan tambah harus mempertimbangkan tersedianya anggaran dan tidak boleh melebihi 10% (sepuluh perseratus) dari biaya yang tercantum dari nilai Kontrak awal. asuransi dan biaya–biaya kompensasi lainnya.

20. b. 20.5 Persetujuan perpanjangan waktu pelaksanaan dituangkan dalam adendum Kontrak. pekerjaan tambah. 21.3 PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan atas kontrak setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia.88 20. keterlambatan yang disebabkan oleh PPK.2 Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. masalah yang timbul diluar kendali penyedia.1 [Harga yang tercantum dalam kontrak dapat berubah akibat adanya penyesuaian harga sesuai dengan peraturan yang berlaku. ditindaklanjuti dengan negosiasi teknis dan biaya dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam Kontrak awal.4. PPK dapat dibantu oleh Tim Pendukung yaitu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak.1 Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PPK atas pertimbangan yang layak dan wajar untuk hal-hal sebagai berikut: a. dan/atau e. c.4 Hasil negosiasi tersebut dituangkan dalam Berita Acara sebagai dasar penyusunan adendum Kontrak. Perpanjangan Waktu Pelaksanaan 21.5 Dalam hal penilaian perubahan lingkup pekerjaan sebagaimana dimaksud pada angka 20. Bina Marga Kab. keadaan kahar. Penyesuaian harga diberlakukan pada Kontrak 22. 21.2 Waktu penyelesaian pekerjaan dapat diperpanjang sekurang-kurangnya sama dengan waktu terhentinya kontrak akibat keadaan kahar. perubahan ruang lingkup pekerjaan. Sampang . 21. 21. 21. d.1 sampai dengan 20. 22. [Penyesuaian Harga (Untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak 22.4 PPK dapat menugaskan Tim Pendukung yaitu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak untuk meneliti kelayakan usulan perpanjangan waktu pelaksanaan.3 Perintah perubahan lingkup pekerjaan dibuat oleh PPK secara tertulis kepada penyedia.

Bn/Bo+c..4 22. Ho = Harga Satuan pada saat harga penawaran.6 22. bahan.7 22. Penyesuaian Harga Satuan. ditetapkan dengan rumus sebagai berikut: Hn = Ho (a+b. dsb.. Kontrak yang terlambat pelaksanaannya disebabkan oleh kesalahan Penyedia diberlakukan penyesuaian harga berdasarkan indeks harga terendah antara jadwal awal dengan jadwal realisasi pekerjaan.Dn/Do+. Bina Marga Kab.dst adalah 1..00. d = Koefisien komponen kontrak seperti tenaga kerja. Penyesuaian Harga Satuan diberlakukan sesuai dengan jadwal pelaksanaan yang tercantum dalam kontrak awal/adendum kontrak. b. kecuali komponen keuntungan dan biaya operasional sebagaimana tercantum dalam penawaran.5 22. alat kerja.. Bn. Penyesuaian Harga Satuan berlaku bagi seluruh kegiatan/mata pembayaran. Dn = Indeks harga komponen pada saat 22.. Penjumlahan a+b+c+d+. Cn.) Hn = Harga Satuan pada saat pekerjaan dilaksanakan. Jenis pekerjaan baru dengan Harga Satuan baru sebagai akibat adanya adendum kontrak dapat diberikan penyesuaian harga mulai bulan ke13 (tiga belas) sejak adendum kontrak tersebut ditandatangani.3 Tahun Jamak yang masa pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan dan diberlakukan mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak pelaksanaan pekerjaan.Cn/Co+d.8 Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.89 Gabungan Harga Satuan dan Lump Sum)] 22. a = Koefisien tetap yang terdiri atas keuntungan dan overhead.. c.15.. menggunakan indeks penyesuaian harga dari negara asal barang tersebut. Penyesuaian Harga Satuan bagi komponen pekerjaan yang berasal dari luar negeri. Dalam hal penawaran tidak mencantumkan besaran komponen keuntungan dan overhead maka a = 0. Sampang .

V = Volume setiap jenis komponen pekerjaan yang dilaksanakan.. Bina Marga Kab..13 Pembayaran penyesuaian harga dilakukan oleh PPK.11 Dalam hal indeks harga tidak dimuat dalam penerbitan BPS. Do = Indeks harga komponen pada bulan ke-12 setelah penandatanganan kontrak. 22. dst Pn = Nilai Kontrak setelah dilakukan penyesuaian Harga Satuan. Bo. Co.] 23. 22. 23.3 Ketentuan-ketentuan dalam kerjasama dengan sub penyedia harus mengacu kepada harga yang tercantum dalam Kontrak serta menganut prinsip kesetaraan.9 Penetapan koefisien bahan.2 Penyedia tetap bertanggungjawab atas bagian pekerjaan yang dikerjakan oleh sub penyedia. Kerjasama antara penyedia dengan sub penyedia 23. 22. Sampang .10 Indeks harga yang digunakan bersumber dari penerbitan BPS.90 pekerjaan dilaksanakan (mulai bulan ke-13 setelah penandatanganan kontrak).1 Bagian pekerjaan yang dikerjakan oleh sub penyedia harus diatur dalam kontrak dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data. digunakan indeks harga yang dikeluarkan oleh instansi teknis. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 22. 22.. Hn = Harga Satuan baru setiap jenis komponen pekerjaan setelah dilakukan penyesuaian harga menggunakan rumusan penyesuaian Harga Satuan. tenaga kerja dan alat kerja ditetapkan dalam SSKK.12 Rumusan penyesuaian nilai kontrak ditetapkan sebagai berikut: Pn = (Hn1xV1)+(Hn2xV2)+(Hn3xV3)+. 22.14 Penyedia dapat mengajukan secara berkala selambat-lambatnya setiap 6 (enam) bulan. 23.

e. jika terdapat pekerjaan tambah. penyesuaian terhadap perkiraan waktu pekerjaan personil akan dibuat oleh penyedia melalui pemberitahuan secara tertulis kepada PPK. Bina Marga Kab. PPK dapat menilai dan menyetujui penempatan/penggantian personil inti menurut kualifikasi yang dibutuhkan. perkiraan waktu pelaksanaan dilampirkan dalam Lampiran SSKK. nama personil dan uraian pekerjaan. Personil Konsultan dan Subkonsultan 24.91 24. Jika PPK menilai bahwa Personil Inti: 1) tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik 2) berkelakuan tidak baik. maka perkiraan waktu pelaksanaan harus ditentukan secara tertulis oleh para pihak. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. c. Penggantian personil inti dan/atau peralatan (apabila ada) tidak boleh dilakukan kecuali atas persetujuan tertulis PPK. Sampang . Jika penggantian personil inti dan/atau peralatan perlu dilakukan. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dengan kualifikasi yang setara atau lebih baik dari personil inti dan/atau peralatan yang digantikan. b. Penggantian personil inti dan/atau peralatan dilakukan oleh penyedia dengan mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada PPK dengan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja Personil Inti dan/atau spesifikasi Peralatan yang diusulkan beserta alasan perubahan. b. f. 24. kualifikasi minimum. c. Personil inti yang dipekerjakan harus sesuai dengan kualifikasi dan pengalaman yang ditawarkan dalam Dokumen Penawaran.1 Umum a.2 Personil Inti a. atau 3) mengabaikan pekerjaan yang menjadi tugasnya maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dan menjamin personil inti tersebut meninggalkan lokasi kerja dalam waktu 7 (tujuh) hari kalender sejak diminta oleh PPK. d. tanpa biaya tambahan apapun.

3 Persetujuan Personil Personil inti dan subkonsultan yang telah disetujui oleh PPK harus memberikan data dirinya dan surat keterangan tidak mengidap penyakit berbahaya/menular (medical certificate) serta terdaftar atau tertera dalam daftar personalia penyedia. untuk mengajukan permohonan penggantian personil. 2) tidak mengurangi kualifikasi tenaga ahli yang ditawarkan. Bina Marga Kab. Untuk kontrak biaya satuan (time based).4 Waktu kerja dan lembur a. c. tenaga kerja tidak berhak untuk dibayar atas pekerjaan lembur atau sakit atau liburan. jam kerja dan waktu cuti untuk personil inti ditentukan dalam Lampiran SSKK. d. Perubahan Personil 25. dan tidak menambah nilai kontrak. waktu kerja tenaga kerja asing yang dimobilisasi ke Indonesia dihitung sejak kedatangannya di Indonesia sesuai dengan surat perintah mobilisasi. Sampang .1 Perubahan personil dan peralatan yang diajukan oleh penyedia a. Penyedia dapat mengajukan penggantian personil dan/atau peralatan kepada PPK. biaya langsung personil harus disesuaikan dengan gaji dasar tenaga ahli yang menggantikan. PPK dapat dibantu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 25. penyedia diwajibkan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja personil yang diusulkan dan disertai alasan penggantian personil yang bersangkutan. c. Dalam rangka penilaian usulan penggantian personil dan/atau peralatan. e. karena perhitungan upah sudah mencakup hal tersebut. 24. 3) menolak permohonan perubahan personil dan/atau peralatan bila alasan yang diajukan dianggap tidak sesuai. PPK meneliti permohonan perubahan personil dan/atau peralatan.92 24. b. b. dengan ketentuan: 1) menyetujui permohonan perubahan personil dan/atau peralatan bila alasan yang diajukan dianggap sesuai. Penyedia tidak dibenarkan melakukan penggantian personil dan/atau peralatan tanpa persetujuan PPK.

b. harus sudah menerima personil pengganti dari penyedia. karena terjadinya cidera janji/wanprestasi yang tercantum dalam Kontrak. sedangkan ganti rugi merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada PPK.1 Denda merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada penyedia. Keterlambatan Pelaksanaan Pekerjaan 26.1 Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka PPK dapat menghentikan Kontrak dan menangguhkan pemenuhan hak-hak penyedia atau menangguhkan pembayaran. Denda dan Ganti Rugi 27.4 Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam Pasal ini adalah tanggal penyerahan setiap hasil kerja dan tanggal penyelesaian semua pekerjaan dengan penyerahan laporan akhir sebagaimana ditetapkan dalam SPMK. 1/1000 (satu perseribu) dari sisa biaya bagian kontrak yang belum selesai dikerjakan. 26.3 Penghentian Kontrak atau Ganti Rugi atau Kompensasi tidak dilakukan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang. Dalam waktu maksimal 15 (lima belas) hari sejak perintah penggantian personil. 27. 25. Sampang .93 Kontrak.2 Penggantian personil penyedia atas perintah PPK a. 26. 27. harus segera dilakukan perintah penggantian personil kepada penyedia dengan kualifikasi keahlian personil yang sama atau lebih tinggi. Bina Marga Kab. Personil dari penyedia yang dianggap tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik atau berkelakuan tidak baik.2 Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK maka PPK dikenakan Ganti Rugi atau memberikan Kompensasi.2 Besarnya denda kepada penyedia atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan adalah: a. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 26. 26.

Bina Marga Kab. penyedia belum bisa masuk ke lokasi sebagaimana yang diperjanjikan dalam kontrak. keterlambatan penerbitan SPP. b. serta hasil pekerjaan tersebut telah diterima oleh PPK. PPK memodifikasi atau mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pekerjaan penyedia. e. c. PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak diketemukan kerusakan/ kegagalan/penyimpangan. h. PPK tidak memberikan gambar-gambar. apabila bagian pekerjaan belum diterima oleh PPK.3 Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar. jika kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat peristiwa kompensasi. ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. 27. Sampang . berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. i.4 Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut : a. d. 1/1000 (satu perseribu) dari biaya kontrak. g.94 apabila kontrak terdiri atas bagian pekerjaan yang dapat dinilai terpisah dan bukan merupakan kesatuan sistem. kompensasi lain yang dirinci dalam syarat khusus kontrak. atau dapat diberikan kompensasi sesuai ketentuan dalam SSKK. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. b. 27. dapat Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. f.

1 Keadaan Kahar adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya. 28.3 Dalam hal terjadi Keadaan Kahar. antara lain berupa gagal teknologi. 28. Keadaan Kahar 28. bencana sosial. antara lain konflik sosial antar kelompok atau antar komunitas masyarakat. yang dituangkan dalam perubahan Kontrak. pemogokan. tidak dikenakan sanksi. gunung meletus.4 Setelah pemberitahuan tertulis tentang terjadinya Keadaan Kahar. e. kekeringan.2 Tidak termasuk Keadaan Kahar adalah hal-hal merugikan yang disebabkan oleh perbuatan atau kelalaian para pihak.95 dibuktikan kerugian nyata akibat peristiwa kompensasi. dengan menyertakan salinan pernyataan Keadaan Kahar yang dikeluarkan oleh pihak/instansi yang berwenang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. antara lain berupa gempa bumi. angin topan. c. 28. 27. b. dan teror.5 Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat keadaan kahar yang dilaporkan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender sejak terjadinya keadaan kahar. sehingga kewajiban yang ditentukan dalam Kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. bencana non alam. Yang digolongkan Keadaan Kahar adalah: a. gangguan industri lainnya sebagaimana dinyatakan melalui keputusan bersama Menteri Keuangan dan menteri teknis terkait. dan tanah longsor. d. dan/atau f. kebakaran.5 Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi diatur dalam SSKK. penyedia memberitahukan tentang terjadinya Keadaan Kahar kepada PPK secara tertulis dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kalender sejak terjadinya Keadaan Kahar. Sampang . bencana alam. para pihak dapat melakukan kesepakatan. epidemi dan wabah penyakit. tsunami. banjir. 28. 28. Bina Marga Kab.

Sampang .10 Jika dikemudian hari penyedia dan pihak ketiga akan melakukan pengembangan terhadap piranti lunak tersebut dan untuk itu diperlukan lisensi maka penyedia harus mendapatkan persetujuan lebih dahulu dari PA.7 Menyerahkan semua rancangan.9 Penyedia dapat menyimpan 1 (satu) buah salinan tiap dokumen dan piranti lunak tersebut setelah mendapatkan persetujuan PPK.3 PPK dan penyedia membuat berita acara hasil pembahasan dan penilaian laporan.96 29.4 Jika terdapat kekurangan-kekurangan maka penyedia harus memperbaiki dan menyelesaikan kekurangan-kekurangan sesuai yang diinstruksikan oleh PPK dan menyerahkan laporan hasil perbaikan kepada PPK. 29. 29.2 PPK bersama penyedia melakukan pembahasan dan penilaian terhadap laporan dan dokumen yang diserahkan oleh penyedia.1 Penyedia wajib menyerahkan laporan dan dokumen sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dalam SSKK. 29. 29. spesifikasi. Bina Marga Kab. Laporan Hasil Pekerjaan 29. gambar.8 Penyedia paling lambat pada waktu pemutusan atau akhir masa kontrak berkewajiban untuk menyerahkan semua dokumen tersebut beserta daftar rinciannya kepada PPK. desain.6 Laporan Akhir dibuat dalam bentuk cetakan (hardcopy) dan/atau file (softcopy). 29. 29. dan dokumendokumen lain serta piranti lunak yang dipersiapkan oleh penyedia berdasarkan kontrak ini dan menjadi hak milik PPK. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 29. Untuk tujuan ini PA berhak untuk mendapatkan penggantian biaya atas pengembangan piranti lunak tersebut. 29. 29. Atas penerimaan laporan dan dokumen tersebut dibuatkan tanda terima. laporan.5 PPK menerima kembali penyerahan laporan yang telah diperbaiki oleh penyedia (bila ada). dan membuat berita acara serah terima laporan hasil perbaikan.

maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. 3) penyedia berada dalam keadaan pailit. PPK dapat memutuskan Kontrak ini melalui pemberitahuan tertulis kepada penyedia setelah terjadinya hal-hal sebagai berikut: 1) penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya. Pemberitahuan tertulis tersebut harus memuat: 1) alasan penghentian Kontrak.1 Penghentian Kontrak : a. 30.2 Pemutusan Kontrak : a. dan 2) persyaratan kepada penyedia untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah pemberitahuan diterima. Dalam hal Kontrak dihentikan. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. PPK dengan pemberitahuan tertulis kepada penyedia dapat memerintahkan penghentian Kontrak jika penyedia gagal untuk melaksanakan kewajiban-kewajibannya dalam Kontrak ini. 2) penyedia tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah diberitahu atau dalam jangka waktu lain yang disetujui secara tertulis oleh PPK.97 29. Penghentian Kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. 5) denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari nilai Kontrak.11 Pembatasan (jika ada) mengenai penggunaan dokumen dan piranti lunak tersebut di atas di kemudian hari diatur dalam SSKK. 30. b. Oleh PPK : Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. 4) karena Keadaan Kahar. Bina Marga Kab. Sampang . Penghentian dan Pemutusan Kontrak 30. c. penyedia tidak dapat melaksanakan bagian pokok pekerjaan Jasa Konsultansi ini selama sekurang-kurangnya 60 (enam puluh) hari kalender.

2) biaya langsung personil (termasuk biaya demobilisasi) yang dikeluarkan oleh penyedia sehubungan dengan pemutusan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab.98 b. maka: 1) sisa Uang Muka harus dilunasi oleh penyedia atau Jaminan Uang Muka dicairkan. Dalam hal pemutusan kontrak dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur. dan/atau 3) penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. penyedia dapat memutuskan Kontrak ini melalui pemberitahuan tertulis kepada PPK setelah terjadinya hal-hal sebagai berikut: 1) PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SSKK. Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena kesalahan penyedia. Oleh penyedia : Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. 2) penyedia membayar denda. melakukan KKN dan/atau pelanggararan persaingan usaha yang sehat dalam pelaksanaan pengadaan. c. atau 2) karena Keadaan Kahar. Pada saat Kontrak diputuskan. dugaan KKN dan/atau pelanggararan persaingan usaha yang sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. 6) penyedia terbukti melakukan KKN. penyedia tidak dapat melaksanakan bagian pokok pekerjaan Jasa Konsultansi ini selama sekurang-kurangnya 60 (enam puluh) hari kalender. maka PPK berkewajiban untuk melakukan pembayaran sebagai berikut : 1) pembayaran prestasi pekerjaan sampai dengan tanggal berlakunya pemutusan Kontrak. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundangundangan. Sampang . dan/atau 7) pengaduan tentang penyimpangan prosedur. d. e.

1 menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam kontrak. A. Penyedia harus menyerahkan peralatan dan bahan sisa sesuai dengan instruksi PPK. 33. Hak dan Kewajiban Penyedia 33.2 meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh pihak penyedia. HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK 32. 31.1 PPK melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. 32. 32. Bina Marga Kab. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan. Pada saat berakhirnya kontrak. 31.3 PPK menerima penyerahan pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan dan diterima oleh dari Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan.2 berhak meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 32.1 mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia.2 Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan.99 Kontrak. Sampang . 32.5 ketentuan peralatan dan bahan yang disediakan oleh PPK untuk kebutuhan pelaksanaan pekerjaan oleh penyedia. 33. 31. Hak dan Kewajiban PPK 32. 31.3 membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam kontrak yang telah ditetapkan kepada penyedia. penyedia wajib menyelesaikannya. PPK menugaskan Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. setelah seluruh pekerjaan diselesaikan. Penyelesaian Pekerjaan 31.4 memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh pihak penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak.4 Membuat berita acara serah terima laporan akhir.

33.10 penyedia tidak akan menerima keuntungan untuk mereka sendiri dari komisi usaha (trade commision). Bina Marga Kab. mesin. rabat (discount) atau pembayaran-pembayaran lain yang berhubungan dengan kegiatan pelaksanaan jasa konsultansi. 33. 33. 33. 33. ketekunan. 33.5 memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan pihak PPK.11 penyedia setuju bahwa selama pelaksanaan kontrak. akibat kegiatan penyedia. PPK secara tertulis akan memberitahukan kepada penyedia mengenai kebiasaan-kebiasaan setempat.8 melaksanakan perjanjian dan kewajibankewajiban yang dibebankan kepadanya dengan penuh tanggung-jawab.4 melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. efisien dan ekonomis serta memenuhi kriteria teknik profesional dan melindungi secara efektif peralatan-peralatan. penyedia dinyatakan tidak berwenang untuk melaksanakan jasa konsultansi maupun mengadakan barang yang tidak sesuai dengan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.100 sarana dan prasarana dari pihak PPK untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. Sampang . material yang berkaitan dengan pekerjaan dalam kontrak. 33.7 penyedia harus mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan tempat kerja dan membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun miliknya.9 melaksanakan jasa konsultansi sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia.6 menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak.3 melaporkan pelaksanaan periodik kepada pihak PPK. pekerjaan secara 33. 33.

2) membuat subkontrak dengan pengaturan: (i) cara seleksi. laporan dan dokumen-dokumen lain serta software yang disiapkan oleh penyedia jasa menjadi hak milik PPK. sehingga dapat dilakukan pemeriksaan keuangan. gambar-gambar. PPK dapat memeriksa dan menggandakan dokumen pengeluaran yang telah diaudit sampai 1 (satu) tahun setelah berakhirnya kontrak. Selain itu. 33. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Penyedia. dan kualifikasi dari subkonsultan harus mendapat persetujuan tertulis sebelum pelaksanaan.13 tanggungjawab penyedia adalah ketentuan mengenai hal-hal pertanggung-jawaban penyedia sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia. Sampang . segera setelah pekerjaan selesai atau berakhirnya kontrak harus menyerahkan seluruh dokumen dan data pendukung lainnya kepada PPK.101 kontrak. (ii) Penyedia bertanggung-jawab penuh terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh subkonsultan dan personilnya. dengan sepengetahuan penyedia atau kuasanya. disain.12 penyedia dilarang baik secara langsung atau tidak langsung melakukan kegiatan yang akan menimbulkan pertentangan kepentingan (conflict of interest) dengan kegiatan yang merupakan tugas penyedia. 33. waktu. 33. spesifikasi. Penyedia dapat menyimpan salinan dari dokumen-dokumen tersebut. Bina Marga Kab.16 ketentuan mengenai dokumen-dokumen yang disiapkan oleh penyedia dan menjadi hak milik PPK: mengatur bahwa semua rancangan. 33. 33.14 pemeriksaan keuangan adalah ketentuan mengenai kewajiban penyedia untuk merinci setiap biaya-biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan perjanjian.15 ketentuan mengenai tindakan yang perlu mendapat persetujuan PPK meliputi: 1) memobilisasi personil yang terdapat dalam daftar.

Usaha Kecil dan Koperasi Kecil. 34. dan d. 34. serta resiko lain yang tidak dapat diduga. Bina Marga Kab.3 hal-hal lain yang ditentukan berkaitan dengan asuransi. antara lain dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaannya. wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro.1 Apabila penyedia yang ditunjuk adalah Penyedia Usaha Mikro. Asuransi Pihak penyedia mengasuransikan : 34. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil. Usaha Mikro.2 Apabila penyedia yang terpilih adalah penyedia bukan Usaha Mikro. serta pekerja-pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan kontrak atas segala resiko yaitu kecelakaan.4 Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam nilai kontrak. Usaha Kecil.102 33. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.17 Kewenangan anggota penyedia adalah ketentuan yang mengatur mengenai apabila penyedia adalah sebuah joint venture yang beranggotakan lebih dari satu penyedia. dalam melaksanakan kewajiban di atas. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil. maka pekerjaan harus dilaksanakan sendiri oleh penyedia yang ditunjuk dan dilarang diserahkan atau disubkontrakkan kepada pihak lain. dan Koperasi Kecil 35. 34. penyedia terpilih tetap bertanggung-jawab penuh atas keseluruhan pekerjaan tersebut.2 pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. b. c. 34. pelaksanaan pekerjaan. anggota joint venture tersebut memberi kuasa kepada salah satu anggota joint venture untuk bertindak dan mewakili hak-hak dan kewajiban anggota penyedia lainnya terhadap PPK. 35. maka: a. membuat laporan periodik mengenai pelaksanaan ketetapan di atas.1 semua barang dan peralatan yang mempunyai resiko tinggi terjadi kecelakaan. kerusakan-kerusakan. bentuk kerjasama tersebut hanya untuk sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama. 35. kehilangan. Sampang .

37.103 35. B. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut. Pelaksanaan Kontrak Jika dalam pelaksanaan Kontrak ditemukan kesulitan yang menghambat pemenuhan tujuan Kontrak maka masing-masing Pihak berkewajiban untuk tetap berupaya bertindak wajar di antara mereka tanpa merugikan kepentingan satu sama lain.3 apabila ketentuan tersebut di atas dilanggar. C.2 Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak. Perdamaian 38. 38. KEWAJARAN DAN ITIKAD BAIK 36.2 Penyelesaian secara damai dapat dilakukan melalui musyawarah untuk mufakat secara langsung antara Para Pihak atau melalui perantaraan pihak ketiga yang disepakati oleh Para Pihak dalam bentuk antara lain mediasi atau konsiliasi. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 38. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. salah satu pihak merasa dirugikan. Bina Marga Kab. Sampang . 36. maka penyedia dikenakan sanksi yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden ini.1 Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak-hak yang terdapat dalam kontrak. dan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memastikan terpenuhinya tujuan Kontrak ini. 36.3 Masing-masing Pihak dalam Kontrak berkewajiban untuk bertindak dengan itikad baik sehubungan dengan hak-hak Pihak lain. Jika Pihak yang satu menganggap pelaksanaan Kontrak tidak wajar dan adil maka kedua belah Pihak harus megupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi situasi tersebut.1 Para Pihak berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan Kontrak ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan Jasa Konsultansi ini. Jika selama kontrak. Itikad Baik 36.

39. atau c. a. maka penyelesaian perselisihan tersebut dapat dilakukan melalui: a. Bina Marga Kab.104 38. pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Sampang . b. arbitrase. b.3 Lembaga Pemutus Sengketa Dalam hal penyelesaian perselisihan melalui perdamaian tidak tercapai. atau c. pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Lembaga Pemutus Sengketa Dalam hal penyelesaian perselisihan melalui perdamaian tidak tercapai. maka penyelesaian perselisihan tersebut dapat dilakukan melalui. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. arbitrase. alternatif penyelesaian sengketa. alternatif penyelesaian sengketa.

Sampang . Serah Terima Laporan Akhir H. Penambahan Waktu Pelaksanaan 4. Pembatasan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 31 Sampang Telepon : __________ Faksimili : __________ e-mail : __________ Penyedia: Nama : Alamat : Telepon : Faksimili : e-mail : B. Tindakan penyedia yang mensyaratkan persetujuan PPK Pelaporan Kontrak mulai berlaku terhitung sejak: __________ Jangka waktu penyelesaian pekerjaan Jasa Konsultansi ini adalah selama: 60 (enam puluh) hari kalender/bulan/tahun Tindakan lain oleh penyedia yang memerlukan persetujuan PPK adalah: 1. Jaksa Agung Suprapto No. Wakil Sah Para Pihak __________ __________ __________ __________ __________ Wakil Sah Para Pihak sebagai berikut: Untuk PPK : Suparto. Sampang_ Alamat : Jl. Perubahan Nilai Kontrak Penyedia berkewajiban untuk menyampaikan laporan-laporan berikut secara periodik selama Masa Kontrak: __________________ [uraikan secara rinci jenis laporan dan waktu penyerahan laporan dihitung sejak ditandatanganinya kontrak] Ketentuan serah terima Laporan Akhir berlaku untuk penyerahan setiap hasil kerja Jasa Konsultansi: (YA/TIDAK) Penyedia diperbolehkan menggunakan salinan F. Korespondensi Alamat Para Pihak sebagai berikut: Satuan Kerja PPK: Nama : _Dinas PU. Bina Marga Kab. Waktu Penyelesaian Pekerjaan E. MT Untuk Penyedia : __________ C. Penggantian Personil dan Tenaga Ahli 2. G. Perubahan Rancangan Kontrak 3.105 LAMPIRAN 3 : SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK (SSKK) A. Tanggal Berlaku Kontrak D. Bina Marga Kab. ST.

2. J. 1. Pembayaran Prestasi Pekerjaan 1. Batas akhir waktu penerbitan SPP Batas akhir waktu yang disepakati untuk penerbitan SPP oleh PPK untuk pembayaran tagihan angsuran adalah _7_ (tujuh) hari kalender terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang yang tidak diperselisihkan diterima oleh PPK. Dokumen utama yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan :_________________ [sebutkan dan uraikan secara lengkap]. Dokumen yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran 2. Sampang . Untuk pekerjaan Jasa Konsultansi ini dapat diberikan uang muka (YA/TIDAK). N. Tanggung Jawab Profesi Sumber Dana dokumen dan piranti lunak yang dihasilkan dari pekerjaan Jasa Konsultansi ini dengan pembatasan sebagai berikut: __________________ [untuk konsultan perencana konstruksi] Umur konstruksi bangunan direncanakan : __ (__________) tahun Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi ini dibiayai dari APBD TK II 1. Bina Marga Kab. K. [jika ”YA”] Uang muka diberikan sebesar __% (__________ persen) dari nilai Kontrak [untuk kontrak tahun jamak diubah : “Kontrak tahun pertama” atau “total nilai Kontrak”] L. Dokumen penunjang yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan:____________________________[sebut kan dan uraikan secara lengkap] Untuk penyesuaian biaya digunakan indeks yang dikeluarkan oleh BPS [BPS/Instansi Teknis Lainnya] O. Pembayaran berdasarkan cara tersebut di atas dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut: _______________[uraikan bila pembayaran dilakukan secara bulanan atau termin] 3. Pembayaran Uang Muka 2. Mata uang pembayaran : _____________[untuk pengadaan yang sumber dananya PHLN] M. Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan dengan cara: Termyn. Penyesuaian Biaya Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.106 Penggunaan Dokumen I.

107 Perhitungan Penyesuaian Harga dilakukan dengan ketentuan : ________________________________ P. Masing-masing Pihak harus menunjuk seorang arbitrator dan kedua arbitrator yang ditunjuk oleh Para Pihak akan memilih arbitrator ketiga yang akan bertindak sebagai pimpinan arbitrator. Sampang . Pembayaran Ganti Rugi R.”] Q. Kompensasi Penyelesaian Perselisihan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Para Pihak setuju bahwa jumlah arbitrator adalah 3 (tiga) orang. akan diselesaikan dan diputus oleh Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) menurut peraturanperaturan administrasi dan peraturan-peraturan prosedur arbitrase BANI. S. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. yang keputusannya mengikat kedua belah pihak yang bersengketa sebagai keputusan tingkat pertama dan terakhir. Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar. ________________________________ Jika perselisihan Para Pihak mengenai pelaksanaan Kontrak tidak dapat diselesaikan secara damai maka Para Pihak menetapkan lembaga penyelesaian perselisihan tersebut di bawah sebagai Pemutus Sengketa: [Pengadilan Republik Indonesia yang berkompeten/Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI)] [Jika BANI yang dipilih sebagai Lembaga Pemutus Sengketa maka cantumkan klausul arbitrase berikut tepat di bawah pilihan yang dibuat di atas: “Semua sengketa yang timbul dari Kontrak ini. Pembayaran Denda Untuk pekerjaan ini besar denda keterlambatan untuk setiap hari keterlambatan adalah 1/1000 (satu perseribu) dari _______________ [harga kontrak/harga bagian kontrak].

uraian detil tanggung jawab kerja. dan jumlah orang bulan. minimum kualifikasi. SUBPENYEDIA DAN PERALATAN 1 – PERSONAL INTI PENYEDIA JASA KONSULTANSI [cantumkan nama. Bina Marga Kab. Cantumkan juga waktu kerja (termasuk jam kerja) dan cuti] 2 – PERALATAN KHUSUS [cantumkan jenis peralatan khusus yang disyaratkan untuk pelaksanaan pekerjaan] 3 – SUBPENYEDIA [cantumkan nama Subpenyedia (jika ada) berikut uraian personilnya seperti uraian personil penyedia di atas] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.108 LAMPIRAN 3 A : PERSONIL INTI. Sampang .

Selanjutnya kami menunjuk Saudara untuk melaksanakan pekerjaan ______________________________. Proyek/Satuan Kerja __________ Pejabat Pembuat Komitmen __________. Sampang . ____________ di __________ Perihal : Penunjukan Penyedia Barang/Jasa untuk pelaksanaan pekerjaan ___________________________________________________ Dengan ini kami beritahukan bahwa penawaran Saudara nomor ____________ tanggal _____________ perihal _____________________ dengan nilai penawaran setelah dilakukan klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya oleh Pokja ____________ ULP ____________ sebesar Rp__________ (_____________________) termasuk PPN.109 BAB VII. Kegagalan Saudara untuk menerima penunjukan ini yang disusun berdasarkan evaluasi terhadap penawaran Saudara akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan. Bina Marga Kab. __ __________ 20__ [tanda tangan] [nama lengkap] [jabatan] NIP. dan meminta Saudara untuk menandatangani Surat Perjanjian paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah dikeluarkannya SPPBJ ini sesuai dengan ketentuan dalam Dokumen Pemilihan. telah ditetapkan sebagai pemenang oleh Pokja ____________ ULP ____________. BENTUK DOKUMEN LAINNYA LAMPIRAN 1 : SURAT PENUNJUKAN PENYEDIA BARANG/JASA (SPPBJ) CONTOH [kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] Nomor : __________ Lampiran : __________ Kepada Yth. __________ Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.

Syarat-syarat pekerjaan: sesuai dengan persyaratan dan ketentuan Kontrak. 2. Macam pekerjaan: __________. __ __________ 20__ Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Sampang . 4. Bina Marga Kab. Sanksi: Terhadap keterlambatan penyerahan hasil kerja dan laporan akhir. berdasarkan Surat Perjanjian __________ nomor __________ tanggal __________. __________. 3. Tanggal mulai kerja: __________. Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi dan pembayaran kepada penyedia dapat dihentikan sesuai dengan ketentuan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak.110 LAMPIRAN 2 : SURAT PERINTAH MULAI KERJA CONTOH [kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] SURAT PERINTAH MULAI KERJA Nomor: __________ Paket Pekerjaan: __________ Yang bertanda tangan di bawah ini: __________[nama Pejabat Pembuat Komitmen] __________[jabatan Pejabat Pembuat Komitmen] __________[alamat proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] selanjutnya disebut sebagai Pejabat Pembuat Komitmen. bersama ini memerintahkan: __________[nama penyedia] __________[alamat penyedia] yang dalam hal ini diwakili oleh: __________ selanjutnya disebut sebagai Penyedia Jasa Konsultansi. Waktu penyelesaian: selama ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun [pilih salah satu] dan pekerjaan harus sudah selesai pada tanggal __________ 5. untuk segera memulai pelaksanaan pekerjaan dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan sebagai berikut: 1. Hasil Pekerjaan: __________ 6.

Sampang . Bina Marga Kab.111 Untuk dan atas nama __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan] [nama lengkap] [jabatan] NIP: __________ Menerima dan menyetujui: Untuk dan atas nama __________[nama penyedia] [tanda tangan] [nama lengkap wakil sah badan usaha] [jabatan] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.

Berlaku selama ______ (____________) hari kalender. sanggahan banding yang diajukan oleh YANG DIJAMIN dinyatakan tidak benar. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis oleh Penerima Jaminan dengan melampirkan Surat Jawaban Sanggahan Banding dari [Menteri / Pimpinan Lembaga / Kepala Daerah / Institusi] _______________________. Bina Marga Kab. Sampang . ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini _________________________________ dalam jabatan selaku _____________________________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut : PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : _____________________________[Pokja ULP] Alamat :______________________________________________________ selanjutnya disebut : PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp ___________________________________________ (terbilang _____________________________________________________________) dalam bentuk garansi bank sebagai Jaminan Sanggahan Banding atas pekerjaan ____________________ berdasarkan Dokumen Pemilihan No. ______________ tanggal ____________. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1.112 LAMPIRAN 3 : JAMINAN SANGGAH BANDING CONTOH [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN SANGGAHAN BANDING No. apabila: Nama : _____________________________ [penyedia Jasa Konsultansi] Alamat : ______________________________________________________ selanjutnya disebut : YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. 3. paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagai Jaminan Sanggahan Banding sebagaimana tercantum dalam butir 1. dari tanggal ________________ s/d ________________ 2. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.

_________________ [nama dan jabatan] Untuk keyakinan. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Jaminan Sanggahan Banding ini. Tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. 5. Penerima Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke Bank ________ [bank] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.000. Dikeluarkan di : ____________ Pada tanggal ___________ : [Bank] Materai Rp 6. 6. Bina Marga Kab. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya bendabenda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. 4. Sampang .113 syarat (Unconditional) setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Sanggahan Banding yang menyatakan bahwa Sanggahan Banding tidak benar.

114 LAMPIRAN 4 : JAMINAN UANG MUKA CONTOH [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN UANG MUKA No. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini _________________________________ dalam jabatan selaku _____________________________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut : PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : _____________________________[Pejabat Pembuat Komitmen] Alamat :______________________________________________________ selanjutnya disebut : PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp ___________________________________________ (terbilang _______________________________________________________________) dalam bentuk garansi bank sebagai Jaminan Uang Muka atas pekerjaan ____________________ berdasarkan Kontrak No. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. dari tanggal ______________________ s/d __________________________ 2. apabila : Nama : _____________________________ [penyedia Jasa Konsultansi] Alamat : ______________________________________________________ selanjutnya disebut : YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak yang diikuti oleh Yang Dijamin. YANG DIJAMIN lalai/ tidak memenuhi kewajibannya dalam melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN atas uang muka yang diterimanya. Berlaku selama ______ (____________) hari kalender. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan. paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagai Jaminan Uang Muka sebagaimana tercantum dalam butir 1. Sampang . 3. ______________ tanggal ____________. Bina Marga Kab.

Penerima Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke Bank ________ [bank] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.000. Bina Marga Kab. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________. 6. Tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. 4.____________ [Nama dan Jabatan] Untuk keyakinan. Sampang . 5. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Jaminan Uang Muka ini.115 syarat (Unconditional) setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. Dikeluarkan di : ____________ Pada tanggal ___________ : [Bank] Materai Rp 6. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya bendabenda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

Maka kami. Jaminan ini berlaku apabila : TERJAMIN lalai/tidak memenuhi kewajibannya atau melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN senilai Uang Muka dimaksud yang wajib dibayar menurut Kontrak tersebut. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________(terbilang_____________________________) yang harus dibayarkan kepada PENERIMA JAMINAN. Bina Marga Kab. Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal__________ 4. ________________ tanggal ______________dari PENERIMA JAMINAN. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN Uang Muka atau Sisa Uang Muka yang belum dikembalikan oleh TERJAMIN dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat (Unconditional) setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasarkan Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. selanjutnya disebut TERJAMIN. bahwa kami: _________________________ [nama dan alamat penyedia] sebagai Penyedia Jasa Konsultansi. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya harta benda pihak yang dijamin lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. 6. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _________________________ [nama dan alamat PPK] sebagai Pemilik. 2. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan _______________ sebagaimana ditetapkan berdasarkan Kontrak No. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. 3. Dengan ini dinyatakan. dan _________________________ [nama dan alamat perusahaan penjaminan] sebagai Penjamin. Sampang . 7. 5. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN.116 CONTOH [Kop Asuransi/Perusahaan Penjaminan Penerbit Jaminan] JAMINAN UANG MUKA Nomor Jaminan : __________________ Nilai : Rp__________________ 1.

_____________________ Nama Jelas _____________________ Nama Jelas Untuk keyakinan. Sampang .000. Bina Marga Kab.117 Dikeluarkan di _______________ Pada tanggal ________________ TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp 6. Penerima Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke ________ [penerbit jaminan] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->