Republik Indonesia

Standar Dokumen Pengadaan

Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha

-

dengan Prakualifikasi -

DOKUMEN PEMILIHAN
Nomor : 02 Tanggal : 20 Pebruari 2012 untuk Pengadaan Konsultan Perencanaan PK 9 Buah Jembatan di Ruas Jalan Kabupaten Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang Tahun Anggaran : 2012

Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang

1

BAB I. UNDANGAN PENGAMBILAN DOKUMEN PEMILIHAN
[contoh undangan untuk Seleksi Umum Metode Evaluasi Biaya Terendah 1 Sampul, Seleksi Sederhana Metode Evaluasi Biaya Terendah 1 Sampul, dan Seleksi Sederhana Metode Evaluasi Pagu Anggaran 1 Sampul ]

[kop surat K/L/D/I]
UNDANGAN PENGAMBILAN DOKUMEN PEMILIHAN Nomor : Lampiran : 1 (satu) berkas Kepada Yth. ____________ di __________ Perihal : Pemilihan Penyedia Jasa Konsultansi untuk paket pekerjaan Konsultan Perencanaan PK 9 Buah Jembatan di Ruas Jalan Kabupaten Pokja Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang Tahun Anggaran 2012 Dengan ini kami beritahukan bahwa perusahaan Saudara telah masuk dalam Daftar Pendek untuk paket pekerjaan tersebut di atas. Sebagai kelanjutan proses pemilihan kami mengundang Saudara untuk mengambil Dokumen Pemilihan dengan ketentuan sebagai berikut : 1. Saudara dianjurkan untuk menghadiri pemberian penjelasan pada tempat dan waktu yang ditentukan dalam Lembar Data Pemilihan (LDP), agar Saudara lebih memahami lingkup pekerjaan; 2. penawaran meliputi Kelengkapan Persyaratan Administrasi, Teknis, dan Biaya dengan masa berlaku penawaran paling kurang 50 (Lima puluh) hari kalender terhitung sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran; 3. jadwal pelaksanaan pengadaan: No. Kegiatan a. Pemberian Penjelasan b. Pemasukan Dokumen Penawaran c. Pembukaan Dokumen Penawaran serta Koreksi Aritmatik d. Pengumuman Pemenang e. f. Masa Sanggah Penerbitan SPPBJ Hari/Tanggal Waktu Sampang, 20 Pebruari 2012

24 Pebruari 2012 08.30 27 Pebruari sd. 29 7.30 sd. Pebruari 2012 10.00 29 Pebruari 2012 10.15

12 Maret 2012 13 Maret 2012 sd. 19 Maret 2012

22 Maret 2012

Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang

pengambilan Dokumen Pemilihan dapat diwakilkan dengan membuat surat tugas dari direktur utama/pimpinan perusahaan/kepala cabang dan kartu pengenal.2 4.Wahyu F. Bina Marga Kab. Kelompok Kerja Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Jaksa Agung Suprapto No. 5. hanya menyediakan Dokumen Pemilihan dalam bentuk cetakan]. Hidayat. 6. 31 Sampang Demikian disampaikan untuk diketahui. Dokumen Penawaran dikirim ke : Jl. . Sampang [tanda tangan] . Dokumen Pemilihan dapat diambil dalam bentuk cetakan dan/atau diunduh melalui website ________________ [bagi K/L/D/I yang belum memiliki website. Seseorang dilarang mewakili lebih dari 1 (satu) perusahaan dalam mengambil Dokumen Pemilihan.

3 BAB II. Umum IKP ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.HPS .SPPBJ . : Harga Perkiraan Sendiri. yang berisi instruksi dan/atau informasi yang diperlukan oleh peserta untuk menyiapkan penawarannya. Dalam IKP ini dipergunakan istilah dan singkatan sebagai berikut: : adalah jasa layanan profesional yang .Pokja ULP .Kemitraan/Kerja Sama (KSO) : Kerangka Acuan Kerja. : Lembar Data Pemilihan. : Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa.KAK .PPK . kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis. : kerjasama usaha antar penyedia yang masingmasing pihak mempunyai hak.SPMK .Jasa Konsultansi membutuhkan keahlian tertentu diberbagai bidang keilmuan yang mengutamakan adanya olah pikir (brainware). : Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan. : Surat Perintah Mulai Kerja . : Kelompok Kerja ULP adalah unit kerja di dalam organisasi ULP yang berfungsi untuk melaksanakan pemilihan penyedia. .LDP . INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) A.

1 Pemilihan penyedia jasa konsultansi ini dapat diikuti oleh semua penyedia yang tercantum dalam Daftar Pendek. dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan 4. 3. untuk memenuhi keinginan peserta yang bertentangan dengan Dokumen Pemilihan. 1.1 Pengadaan ini dibiayai dari sumber pendanaan yang tercantum dalam LDP. 4. Peserta Pemilihan 2.4 1. seperti digugurkan dari proses pemilihan. 2.2 Peserta yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu yang tercantum dalam LDP. Lingkup Pekerjaan 1. gugatan secara perdata. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam.1 di atas dikenakan sanksi-sanksi sebagai berikut: a. atau pembatalan penetapan pemenang. dan/atau d.3 Pengenaan sanksi dilaporkan oleh Pokja ULP . Sumber Dana 3. b. dan/atau peraturan perundang-undangan. Larangan Korupsi. sanksi administratif. membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen Pemilihan. pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang.1 Peserta dan pihak yang terkait dengan pengadaan ini berkewajiban untuk mematuhi etika pengadaan dengan tidak melakukan tindakan sebagai berikut: a. c.1 Pokja ULP mengundang para peserta untuk menyampaikan penawaran atas paket pekerjaan jasa konsultansi yang tercantum dalam LDP. c. 4. berdasarkan syarat umum dan syarat khusus kontrak dengan mutu sesuai Kerangka Acuan Kerja dan biaya sesuai kontrak. Kolusi. sehingga mengurangi / menghambat / memperkecil/meniadakan persaingan yang sehat dan/atau merugikan pihak lain. 3.2 Peserta yang terbukti melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam angka 4. berusaha mempengaruhi anggota Pokja ULP dalam bentuk dan cara apapun. b.2 Peserta kemitraan dilarang untuk mengubah Perjanjian Kerja Sama Operasi/kemitraan 4. melakukan persekongkolan dengan peserta lain untuk mengatur hasil pemilihan.

Dokumen Pemilihan 8. Isi Dokumen Pemilihan 8. Bentuk Surat Perjanjian. c. Lembar Data Pemilihan. Larangan Pertentangan Kepentingan 5. . Undangan Pengambilan Dokumen Pemilihan. disusun berdasarkan keperluan yang nyata. b. f. komponen berupa perangkat lunak yang diproduksi di dalam negeri belum memenuhi persyaratan.2 Pegawai K/L/D/I dilarang menjadi peserta kecuali cuti di luar tanggungan K/L/D/I.1 Peserta berkewajiban untuk menyampaikan penawaran yang mengutamakan jasa konsultansi yang dilaksanakan di Indonesia oleh tenaga Indonesia (produksi dalam negeri). b. h. Satu Penawaran Tiap Peserta Setiap peserta. Kerangka Acuan Kerja (KAK). 5. 7. 5. baik atas nama sendiri maupun sebagai anggota kemitraan hanya boleh memasukkan satu penawaran untuk satu paket pekerjaan. fungsi dan perannya. B.2 Dalam pelaksanaan pekerjaan jasa konsultansi dimungkinkan menggunakan komponen berupa tenaga ahli dan perangkat lunak yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) dengan ketentuan: a. i.1 Para pihak dalam melaksanakan tugas. g. penggunaan tenaga ahli asing dilakukan semata-mata untuk mencukupi kebutuhan jenis keahlian yang belum dapat diperoleh di Indonesia. e. Instruksi Kepada Peserta. dan diusahakan secara terencana untuk semaksimal mungkin terjadinya alih pengalaman/keahlian dari tenaga ahli asing tersebut ke tenaga Indonesia. Syarat-Syarat Umum Kontrak.1 Dokumen Pemilihan terdiri dari: a.5 kepada PA/KPA. 6. Bentuk Dokumen Penawaran: 1) Surat Penawaran. d. Pendayagunaan Produksi Dalam Negeri 6. dilarang memiliki/melakukan peran ganda atau terafiliasi. dan 3) Dokumen Penawaran Biaya. 2) Dokumen Penawaran Teknis. Bentuk Dokumen Lain : 1) SPPBJ. 6. Syarat-Syarat Khusus Kontrak.

d.2 Ketidakhadiran peserta pada saat pemberian penjelasan tidak dapat dijadikan dasar untuk menolak/menggugurkan penawaran. g. metode dan tata cara evaluasi. b. Biaya . Kerangka Acuan Kerja.6 2) SPMK. jenis kontrak yang akan digunakan. 10. 10.5 Apabila dipandang perlu. j. cara penyampaian Dokumen Penawaran.1 Pemberian penjelasan dilakukan di tempat dan pada waktu yang ditentukan. ketentuan dan cara sub kontrak sebagian pekerjaan kepada Usaha Mikro. k. dihadiri oleh para peserta yang diundang. hal-hal yang menggugurkan penawaran. jadwal pemasukan dan pembukaan Dokumen Penawaran. c. metode pemilihan. Pokja ULP menjelaskan kepada peserta mengenai: a. h. f. kelengkapan yang harus dilampirkan bersama Dokumen Penawaran. l. ketentuan tentang asuransi dan ketentuan lain yang dipersyaratkan.4 Dalam pemberian penjelasan. 3) Surat Jaminan Uang Muka. perjanjian kemitraan/kerja sama operasi (jika diperlukan). 10.3 Perwakilan peserta yang hadir pada saat pemberian penjelasan menunjukkan tanda pengenal dan surat tugas kepada Pokja ULP. i. Pokja ULP dapat memberikan penjelasan lanjutan dengan cara melakukan peninjauan lapangan. Kelalaian menyampaikan Dokumen Penawaran yang tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan ini sepenuhnya merupakan resiko peserta. Pemberian Penjelasan Dokumen Pemilihan beserta seluruh korespondensi tertulis dalam proses pemilihan menggunakan Bahasa Indonesia. 10. 9. 10. Bahasa Dokumen Pemilihan 10. Usaha Kecil dan koperasi kecil. e. dan 4) Surat Jaminan Sanggahan Banding 8.2 Peserta berkewajiban memeriksa keseluruhan isi Dokumen Pemilihan ini. ketentuan tentang penyesuaian harga.

10. jawaban dari Pokja ULP. 11. 10. Perubahan Dokumen Pemilihan 11.9 Apabila ketentuan baru atau perubahan penting tersebut tidak dituangkan dalam Adendum Dokumen Pemilihan maka ketentuan baru atau perubahan tersebut dianggap tidak ada dan ketentuan yang berlaku adalah yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan yang awal. pertanyaan dari peserta.8 Apabila dalam BAPP sebagaimana dimaksud pada angka 9.7 Apabila tidak ada satu pun peserta yang hadir atau yang bersedia menandatangani BAPP maka BAPP cukup ditandatangani oleh anggota pokja ULP yang hadir. perubahan substansi dokumen. serta keterangan lain dituangkan dalam Berita Acara Pemberian Penjelasan (BAPP) yang ditandatangani oleh anggota pokja ULP dan minimal 1 (satu) wakil dari peserta yang hadir dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pemilihan. 10.1 Setelah Pemberian Penjelasan dan sebelum batas akhir waktu pemasukan penawaran.10 Peserta diberitahu oleh Pokja ULP untuk mengambil salinan BAPP dan/atau Adendum Dokumen Pemilihan.2 Setiap Adendum yang ditetapkan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pemilihan. 11.7 peninjauan lapangan ditanggung oleh peserta. 10. hasil peninjauan lapangan. 10.3 Peserta diberitahu oleh Pokja ULP untuk . maka Pokja ULP menuangkan ke dalam Adendum Dokumen Pemilihan yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari Dokumen Pemilihan. 11.6 Pemberian penjelasan isi Dokumen Pemilihan.6 di atas terdapat hal-hal/ketentuan baru atau perubahan penting yang perlu ditampung. Pokja ULP dapat menetapkan Adendum Dokumen Pemilihan.11 Peserta dapat mengambil salinan BAPP dan/atau Adendum Dokumen Pemilihan yang disediakan oleh Pokja ULP atau mengunduhnya melalui alamat website yang tercantum dalam LDP. berdasarkan informasi baru yang mempengaruhi substansi pekerjaan. 10.

14.8 mengambil Pemilihan.2 Penawaran Administrasi terdiri dari: a.3 Dokumen penunjang yang berbahasa asing perlu disertai penjelasan dalam Bahasa Indonesia. maka yang berlaku adalah penjelasan dalam Bahasa Indonesia. 14. Bahasa Penawaran Peserta menanggung semua biaya dalam penyiapan dan penyampaian penawaran.1 Penawaran yang disampaikan oleh peserta terdiri dari 1 (satu) sampul yang memuat Penawaran Administrasi. Surat Penawaran. yang didalamnya mencantumkan : 1) tanggal. salinan Adendum Dokumen 11. C.2 Dokumen penunjang yang terkait dengan Dokumen Penawaran dapat menggunakan Bahasa Indonesia atau bahasa asing. 15. Biaya dalam Penyiapan Penawaran 14. c) kepala cabang perusahaan yang . Tambahan Waktu Pemasukan Dokumen Penawaran Dalam Adendum Dokumen Pemilihan. Dalam hal terjadi perbedaan penafsiran. 15. Penyiapan Penawaran 13. Dokumen Penawaran 15. 14. 2) masa berlaku penawaran. b) penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya.1 Semua Dokumen Penawaran harus menggunakan Bahasa Indonesia.4 Peserta dapat mengambil salinan Adendum Dokumen Pemilihan yang disediakan oleh Pokja ULP atau mengunduhnya melalui alamat website yang tercantum dalam LDP. dan 4) tanda tangan: a) direktur utama/pimpinan perusahaan. Teknis dan Biaya. 12. Pokja ULP dapat memberikan tambahan waktu untuk memasukkan Dokumen Penawaran. 3) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan.

Surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (apabila ada). 2) uraian pendekatan. Surat penawaran biaya yang didalamnya tercantum masa berlaku penawaran dan total biaya penawaran (dalam angka dan huruf). 15. c. 5) jadwal penugasan tenaga ahli. Dokumen lain yang dipersyaratkan. nilai. 15. terdiri dari : 1) data organisasi perusahaan. Keterangan: dokumen b. Dokumen lain yang dipersyaratkan. metodologi dan program kerja. e. terdiri dari : 1) Daftar Riwayat Hidup personil yang diusulkan.d tidak wajib dipenuhi . lokasi.4 Penawaran Biaya terdiri dari: a. Kualifikasi tenaga ahli.3 Dokumen Penawaran Teknis terdiri dari: a. 2) surat pernyataan kesediaan untuk ditugaskan. 4) komposisi tim dan penugasan. c. Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration). diuraikan secara jelas dengan mencantumkan informasi : nama pekerjaan yang dilaksanakan. c. b. Rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimburseable cost). pemberi tugas.c. Data pengalaman perusahaan. dan waktu pelaksanaan (menyebutkan bulan dan tahun) b. 3) uraian pengalaman kerja sejenis 10 (Sepuluh) tahun terakhir. atau d) pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. Surat Kuasa dari pemimpin/direktur utama perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). 3) jadwal pelaksanaan pekerjaan. d. 2) daftar pengalaman kerja sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir. b. terdiri dari : 1) tanggapan dan saran terhadap Kerangka Acuan Kerja. Pendekatan dan metodologi. lingkup dan data pekerjaan yang dilaksanakan secara singkat. d. Rekapitulasi penawaran biaya.9 diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan bukti otentik.

b.2 Biaya overhead.2 Pembayaran atas pretasi pekerjaan jasa konsultansi ini dilakukan sesuai dengan cara yang ditetapkan dalam LDP dan diuraikan dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran 17. Masa Berlaku Penawaran dan Jangka Waktu Pelaksanaan .3 [untuk kontrak yang masa pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan. 16. 16. Jika harga satuan ditulis nol atau tidak dicantumkan maka kegiatan dalam mata pembayaran tersebut dianggap telah termasuk dalam harga satuan kegiatan yang lain dan kegiatan tersebut tetap harus dilaksanakan. Harga Penawaran 16. 18. Menyetujui permintaan tersebut tanpa mengubah penawaran.2 Apabila evaluasi belum selesai dilaksanakan. Menolak permintaan tersebut dan dapat mengundurkan diri secara tertulis dengan 18. sebelum akhir masa berlakunya penawaran.1 Untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lumpsum. ditulis : “penyesuaian harga diberlakukan sebagaimana diatur dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak”]. 18. apabila dipersyaratkan peserta mencantumkan harga satuan dan biaya total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Rincian Biaya Langsung Personil dan NonPersonil]. retribusi. 18. bea.1 Semua biaya dalam penawaran harus dalam bentuk mata uang yang ditetapkan dalam LDP. 16. Pokja ULP dapat meminta kepada seluruh peserta secara tertulis untuk memperpanjang masa berlakunya penawaran tersebut dalam jangka waktu tertentu. dan pungutan lain yang sah harus dibayar oleh penyedia untuk pelaksanaan paket pekerjaan jasa konsultansi ini diperhitungkan dalam total biaya penawaran. 17.3 Peserta dapat : a. asuransi dan keuntungan serta semua pajak.1 Masa berlakunya penawaran sesuai dengan ketentuan dalam LDP. 17.10 untuk kontrak lumpsum. peserta mencantumkan harga satuan dan biaya total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Rincian Biaya Langsung Personil dan NonPersonil. [Untuk kontrak lumpsum.

Pokja ULP tidak bertanggung jawab atas risiko yang mungkin timbul terhadap Dokumen Penawaran.4 Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu yang ditetapkan dalam LDP D. 20.4 Bila sampul Dokumen Penawaran tidak direkat. Selanjutnya sampul penutup tersebut juga ditulis nama paket pekerjaan. Pemasukan Dokumen Penawaran 19. 19. serta ditujukan kepada Pokja ULP dengan alamat yang ditentukan dalam LDP. Penyampaian Dokumen Penawaran 20. 19. Teknis. terdiri dari: dokumen asli 1 (satu) Sampul rangkap dan salinannya 2 (dua) rangkap. dan Biaya dimasukkan dalam 1 (satu) sampul penutup dan ditulis “Penawaran Administrasi. . Penawaran 19.2 Peserta dapat menyampaikan Dokumen Penawaran melalui pos/jasa pengiriman dengan ketentuan sudah diterima Pokja ULP sebelum batas akhir pemasukan penawaran serta segala risiko keterlambatan dan kerusakan dokumen menjadi risiko peserta.1 Dokumen Penawaran disampaikan sebanyak 3 dan Penandaan (tiga) rangkap. dan Biaya”.1 Peserta menyampaikan langsung Dokumen Penawaran kepada Pokja ULP sesuai jadwal yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. Pada sampul penutup tersebut juga ditandai “ASLI” untuk dokumen penawaran asli dan ditandai “REKAMAN” untuk dokumen penawaran rekaman. Penyampulan 19.3 Dalam hal Dokumen Penawaran disampaikan melalui pos/jasa pengiriman. 20. dan Pokja ULP memasukkan ke dalam kotak/tempat pemasukan. Teknis.3 Seluruh sampul penutup tersebut dimasukan ke dalam 1 (satu) sampul luar untuk menjaga kerahasiaannya.2 Dokumen Penawaran Administrasi. 20. nama dan alamat peserta. 18. maka sampul penutup dimasukan ke dalam 1 (satu) sampul luar yang mencantumkan nama paket pekerjaan dan alamat Pokja ULP.11 tidak dikenakan sanksi.

“PENGGANTIAN”. Penawaran Terlambat Penawaran harus disampaikan kepada atau harus sudah diterima oleh Pokja ULP paling lambat di tempat dan pada waktu yang ditentukan dalam LDP. yang dihadiri paling kurang 2 (dua) peserta sebagai saksi. Batas Akhir Waktu Pemasukan Penawaran 22.12 20. mengubah dan menambah dokumen penawarannya. 23. . maka Pokja ULP menunda pembukaan Dokumen Penawaran selama 2 (dua) jam. 21. Pembukaan Dokumen Penawaran dan Koreksi Aritmatik 23. sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran. E. 23.1 Dokumen Penawaran dibuka di hadapan peserta pada waktu dan tempat sesuai ketentuan dalam LDP.5 Penarikan. 20. 22.3 Apabila tidak ada peserta atau hanya ada 1 (satu) peserta sebagai saksi. Pembukaan dan Evaluasi Penawaran 23. 22. 23. atau penambahan Dokumen Penawaran harus disampaikan secara tertulis dan disampul serta diberikan tanda dengan penambahan pencantuman kata “PENARIKAN”. “PENGUBAHAN” atau ”PENAMBAHAN”.2 Terhadap penawaran terlambat yang disampaikan melalui pos/jasa pengiriman.1 Setiap penawaran yang diterima oleh Pokja ULP setelah batas akhir waktu pemasukan penawaran akan ditolak dan dikembalikan kepada peserta yang bersangkutan dalam keadaan tertutup (sampul tidak dibuka). sesuai dengan isi sampul tanpa mengambil Dokumen Penawaran yang sudah disampaikan sebelumnya. hanya ada 1 (satu) atau tidak ada peserta sebagai saksi.2 Perwakilan peserta yang hadir pada saat pembukaan Dokumen Penawaran menunjukkan tanda pengenal dan surat penugasan kepada Pokja ULP.4 Peserta boleh menarik. mengganti.4 Apabila setelah ditunda selama 2 (dua) jam. Pokja ULP akan memberitahukan kepada peserta yang bersangkutan untuk mengambil kembali penawaran tersebut. pengubahan. penggantian.

9 Dokumen Penawaran yang telah masuk tidak dibuka. atau ”PENAMBAHAN” harus dibuka dan dibaca terlebih dahulu. 23. 23. dokumen lain yang dipersyaratkan.6 Pokja ULP meneliti isi kotak/tempat penyimpanan dokumen dan menghitung jumlah Dokumen Penawaran yang masuk dihadapan peserta. 3) rincian biaya penawaran terdiri dari : a) rincian Biaya Langsung Personil (remuneration). d. 23. 23. surat penawaran. apabila dokumen dimaksud telah disusuli dokumen dengan sampul bertanda “PENARIKAN” 23. b. dokumen penawaran teknis.12 Pokja ULP tidak boleh menggugurkan . 23.5 Pokja ULP membuka kotak/tempat penyimpanan dokumen dihadapan para peserta. 23. dokumen penawaran biaya yang terdiri dari: 1) surat penawaran biaya yang didalamnya tercantum masa berlaku penawaran dan biaya penawaran.8 Dokumen Penawaran dengan sampul bertanda “PENARIKAN”. c. f.13 maka pembukaan Dokumen Penawaran tetap dilanjutkan dengan menunjuk saksi tambahan di luar Pokja ULP yang ditunjuk oleh Pokja ULP. ”PENGGANTIAN”.10 Pokja ULP membuka Dokumen Penawaran di hadapan peserta kemudian dijadikan lampiran Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran.11 Pokja ULP memeriksa dan menunjukkan dihadapan peserta mengenai kelengkapan Dokumen Penawaran. Surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (apabila ada). yang meliputi: a. ”PENGUBAHAN”. 2) rekapitulasi penawaran biaya. surat kuasa dari pemimpin/direktur utama perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). 23. e. b) rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimbursable cost).7 Apabila penawaran yang masuk kurang dari 3 (tiga) peserta maka seleksi dinyatakan gagal.

Jika nilai pagu anggaran sama dengan nilai HPS maka nilai tersebut dijadikan patokan untuk menggugurkan penawaran biaya terkoreksi.16 Total penawaran biaya terkoreksi yang melebihi pagu anggaran langsung mengugurkan penawaran. dengan ketentuan: a. 23.14 penawaran pada waktu pembukaan kecuali untuk peserta yang terlambat memasukkan penawaran. b. jumlah Dokumen Penawaran yang masuk. harus dilakukan pembetulan. 23. nama paket dan pagu anggaran.15 untuk kontrak lump sump: a. atau c. 23. nama peserta. dengan ketentuan harga satuan pekerjaan yang ditawarkan tidak boleh diubah.18 Pokja ULP segera membuat Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran dan Koreksi Aritmatik yang sekurang-kurangnya memuat: a.13 Salah satu anggota pokja ULP bersama 1 (satu) saksi memaraf Dokumen Penawaran asli yang bukan miliknya. apabila penawaran dalam angka tertulis dengan jelas sedangkan dalam huruf tidak jelas. 23. kesalahan hasil pengalian antara volume dengan harga satuan. apabila penawaran dalam angka dan huruf tidak jelas. c. maka penyebab penundaan tersebut harus dimuat dengan jelas di dalam Berita Acara. 23. 23. maka penawaran dinyatakan gugur. jenis pekerjaan yang tidak diberi harga satuan dianggap sudah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain. . maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan angka. namun total biaya terkoreksi yang melebihi HPS tidak menggugurkan penawaran sebelum dilakukan negosiasi biaya. dan harga satuan pada surat penawaran tetap dibiarkan kosong. apabila ada perbedaan penulisan nilai biaya penawaran antara angka dan huruf maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan huruf. b. b.17 Dalam hal terjadi penundaan waktu pembukaan penawaran.14 ULP melakukan koreksi aritmatik terhadap penawaran biaya.

f. mengganti dan/atau mengubah isi Dokumen Penawaran.5 Ketentuan umum dalam melakukan evaluasi sebagai berikut : a. Teknis. 24. usulan biaya terkoreksi. 24. kecuali dalam klausul diatur atau disebutkan secara khusus hanya berlaku untuk salah satu metode evaluasi saja. 24. 24.21 Salinan Berita Acara dibagikan kepada peserta yang hadir tanpa dilampiri Dokumen Penawaran dan Pokja ULP dapat mengunggah salinan tersebut melalui alamat website yang tercantum dalam LDP.3 Metode evaluasi. dan c. evaluasi biaya. evaluasi teknis. Evaluasi Penawaran Administrasi. kriteria. b. evaluasi administrasi. g. tanggal pembuatan berita acara. dan i. 24. dan ruang lingkup serta . 23. 23. dan Biaya 24. keterangan lain yang dianggap perlu.19 Setelah dibacakan dengan jelas.15 d. penawaran yang memenuhi syarat adalah penawaran yang sesuai dengan ketentuan. persyaratan teknis. b. jumlah Dokumen Penawaran yang lengkap dan tidak lengkap. 23. mengurangi. e. syarat-syarat. Pokja ULP dan/atau peserta dilarang menambah. besaran usulan biaya.20 Berita Acara dilampiri Dokumen Penawaran. dan kewajaran biaya.2 Penawaran dievaluasi dengan cara memeriksa dan membandingkan Dokumen Penawaran terhadap pemenuhan persyaratan yang diurut mulai dari tahapan penilaian persyaratan administrasi. dan tata cara selain yang disebutkan dalam IKP tidak diperbolehkan. kelainan-kelainan yang dijumpai dalam Dokumen Penawaran (apabila ada). h.4 Pokja ULP melakukan evaluasi penawaran yang meliputi: a.1 Semua ketentuan IKP mengenai evaluasi penawaran berlaku untuk setiap metode evaluasi. Berita Acara ditandatangani oleh anggota pokja ULP yang hadir dan 2 (dua) orang saksi.

maka seleksi dinyatakan gagal. para pihak dilarang mempengaruhi atau melakukan intervensi kepada Pokja ULP selama proses evaluasi. 2) surat penawaran : a) ditandatangani oleh : (1) direktur utama/pimpinan perusahaan.16 kualifikasi tenaga ahli yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. maka : 1) peserta yang terlibat dimasukan dalam Daftar Hitam baik badan usahanya maupun pengurusnya. dan/atau 2) penawaran dari peserta dengan persyaratan tambahan di luar ketentuan Dokumen Pemilihan yang akan menimbulkan persaingan usaha tidak sehat dan/atau tidak adil diantara peserta yang memenuhi syarat.6 Evaluasi Administrasi : a. e. penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat adalah: 1) penyimpangan dari Dokumen Pemilihan yang mempengaruhi lingkup. c. dan hasil/kinerja pekerjaan. d. Penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi. kualitas. tanpa ada penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat. 3) apabila tidak ada peserta lainnya sebagaimana dimaksud pada angka 2). Evaluasi terhadap data administrasi hanya dilakukan terhadap hal-hal yang tidak dinilai pada saat penilaian kualifikasi. 2) proses evaluasi tetap dilanjutkan dengan menetapkan peserta lainnya yang tidak terlibat (apabila ada). 24. b. apabila: 1) syarat-syarat substansial yang diminta berdasarkan Dokumen Pemilihan dipenuhi/dilengkapi. apabila dalam evaluasi ditemukan bukti adanya persaingan usaha yang tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan) antara peserta. (2) penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian . Pokja ULP dan/atau PPK dengan tujuan untuk memenangkan salah satu peserta.

maka seleksi dinyatakan gagal. atau (4) pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. dengan ketentuan: 1) unsur-unsur pokok yang dinilai adalah: a) pengalaman perusahaan (bobot nilai . Evaluasi penawaran teknis dilakukan dengan cara memberikan nilai angka tertentu pada setiap kriteria yang dinilai dan bobot yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. b) jangka waktu berlakunya surat penawaran tidak kurang dari waktu yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. kemudian membandingkan jumlah perolehan nilai dari para peserta. maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi teknis. Unsur-unsur yang dievaluasi harus sesuai dengan yang ditetapkan. Apabila tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. dan d) bertanggal. 24.7 Evaluasi Teknis : a. c. b. Pokja ULP dapat melakukan klarifikasi terhadap hal-hal yang kurang jelas dan meragukan. (3) kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. c) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. maka syarat-syarat lainnya yang diperlukan agar diminta dan dievaluasi pada saat prakualifikasi dan tidak perlu dilampirkan pada Dokumen Penawaran. Evaluasi teknis dilakukan terhadap peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. untuk menghindari kesalahan-kesalahan kecil yang dapat menggugurkan penawaran. peserta yang memenuhi persyaratan administrasi dilanjutkan dengan evaluasi teknis.17 3) 4) 5) 6) 7) atau perubahannya. apabila hanya ada 1 (satu) atau 2 (dua) peserta yang memenuhi persyaratan administrasi.

d) kapasitas perusahaan dengan . 5) pengalaman perusahaan peserta harus dilengkapi dengan referensi dari pengguna jasa. 2) pengalaman kerja di Indonesia dan/atau di lokasi proyek mendapat tambahan nilai. 3) bobot masing-masing unsur ditetapkan oleh Pokja ULP berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan. pemberi tugas. yang menunjukkan kinerja perusahaan peserta yang bersangkutan selama 10 (sepuluh) tahun terakhir. d. c) pengalaman manajerial dan fasilitas utama. nilai. 4) penilaian juga dilakukan terhadap jumlah pekerjaan yang sedang dilaksanakan oleh peserta.d 20 %).d 40 %). c) kualifikasi tenaga ahli (bobot nilai antara 50 % s. b) pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan. lingkup dan data pekerjaan yang dilaksanakan secara singkat. 3) pengalaman tersebut diuraikan secara jelas dengan mencantumkan informasi: nama pekerjaan yang dilaksanakan. b) pendekatan dan metodologi (bobot nilai antara 20 % s.d 70 %). 6) sub unsur Pengalaman Perusahaan yang dinilai adalah: a) pengalaman melaksanakan proyek/kegiatan sejenis. disamping untuk mengukur pengalaman juga dapat dipergunakan untuk mengukur kemampuan/kapasitas peserta yang bersangkutan dalam melaksanakan tugasnya. 2) penilaian dilakukan sesuai pembobotan dari masing-masing unsur yang telah ditentukan dalam LDP.18 antara 10 % s. dan waktu pelaksanaan (menyebutkan bulan dan tahun). Penilaian terhadap Pengalaman Perusahaan dilakukan atas: 1) pengalaman perusahaan peserta dalam melaksanakan pekerjaan sejenis dengan pekerjaan yang dipersyaratkan dalam KAK untuk 10 (sepuluh) tahun terakhir. lokasi.

program kerja. kualitas metodologi. c) hasil kerja (deliverable). e. e) [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. tanggapan terhadap KAK khususnya mengenai data yang tersedia. spesifikasi teknis. jadwal penugasan. dan hasil kerja. d) fasilitas pendukung dalam . b) kualitas metodologi. uraian tugas. dan laporan-laporan. penilaian meliputi antara lain: analisis. jenis keahlian serta jumlah tenaga ahli yang diperlukan. 2) sub unsur Pendekatan dan Metodologi yang dinilai adalah: a) pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK. dan pengenalan lapangan. gambar-gambar kerja. perhitungan teknis. apresiasi terhadap inovasi. jangka waktu pelaksanaan. dan kebutuhan fasilitas penunjang. jadwal pekerjaan. laporan-laporan yang disyaratkan. kebutuhan jumlah orang bulan. konsistensi antara metodologi dengan rencana kerja.19 memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap. penilaian terutama meliputi: ketepatan menganalisa masalah dan langkah pemecahan yang diusulkan dengan tetap mengacu kepada persyaratan KAK. pemahaman atas sasaran/tujuan. orang bulan (person-month) tenaga ahli. organisasi. lingkup serta jasa konsultansi yang diperlukan (aspek-aspek utama yang diindikasikan dalam KAK). penilaian terutama meliputi: pengertian terhadap tujuan proyek/kegiatan. 7) bobot masing-masing sub unsur ditetapkan oleh Pokja ULP berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. Penilaian terhadap Pendekatan dan Metodologi dilakukan atas: 1) pemahaman perusahaan peserta atas lingkup pekerjaan/jasa layanan yang diminta dalam KAK.

bila terjadi overlap yang dihitung hanya salah satu. b) pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK. Kualifikasi Tenaga Ahli. 2) sub unsur Kualifikasi Tenaga Ahli yang dinilai adalah: a) tingkat pendidikan. (2) apabila terdapat perhitungan bulan menurut Pokja ULP lebih kecil dari yang tertulis dalam penawaran.20 melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK. penilaian dilakukan atas: 1) tenaga ahli yang diusulkan untuk melaksanakan pekerjaan dengan memperhatikan jenis keahlian. Apabila perhitungan Pokja ULP . yaitu lulusan perguruan tinggi negeri atau perguruan tinggi swasta yang telah lulus ujian negara atau yang telah diakreditasi. dibuktikan dengan salinan ijazah. f) [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. atau perguruan tinggi luar negeri yang telah diakreditasi. maka yang diambil adalah perhitungan Pokja ULP. Ketentuan penghitungan pengalaman kerja profesional dilakukan sebagai berikut : (1) tidak boleh terjadi tumpang tindih (overlap). Bagi tenaga ahli yang diusulkan sebagai pemimpin/wakil pemimpin pelaksana pekerjaan (team leader/co team leader) dinilai pula pengalaman sebagai pemimpin/wakil pemimpin tim. didukung dengan referensi dari pengguna jasa. persyaratan. e) gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK diberikan nilai lebih. f. serta jumlah tenaga yang telah diindikasikan di dalam KAK. 3) bobot masing-masing sub unsur ditetapkan oleh Pokja ULP berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP.

tidak sesuai (c) nilai masing-masing kriteria ditetapkan oleh Pokja ULP berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. (4). apabila jangka waktu pengalaman kerja profesional ditulis secara lengkap tanggal. bulan. maka yang diambil adalah yang tertulis dalam penawaran. total seluruh bulan kerja . maka pengalaman kerja akan dihitung secara penuh (kecuali bila terjadi overlap. menunjang iii. maka pengalaman kerja yang dihitung adalah total bulannya dikurangi 1 (satu) bulan. apabila jangka waktu pengalaman kerja profesional ditulis tahunnya saja (tanpa tanggal dan bulan). maka pengalaman kerja yang dihitung hanya 25 % dari total bulannya. sesuai ii. sesuai ii. dan tahunnya.21 (3) (4) (5) (6) (7) (8) lebih besar dibandingkan dengan yang tertulis dalam penawaran. apabila jangka waktu pengalaman kerja profesional ditulis bulan dan tahunnya saja (tanpa tanggal). dan (5) dikalikan dengan nilai kesesuaian lingkup pekerjaan dan posisi yang didapatkan dari angka (6). maka bulan yang overlap dihitung satu kali). terkait (b) posisi : i. bulan kerja profesional yang didapatkan dari angka (3). kesesuaian lingkup pekerjaan dan posisi pengalaman kerja profesional dibandingkan dengan yang dipersyaratkan dalam KAK. dinilai dengan kriteria sebagai berikut: (a) lingkup pekerjaan : i.

bahasa setempat. Unsur-unsur yang perlu diteliti dan dinilai dalam evaluasi penawaran biaya dilakukan terhadap: . Apabila peserta yang lulus evaluasi teknis kurang dari 5 (lima) maka proses tetap dilanjutkan. aturan.8 Evaluasi Biaya : a. situasi.22 profesional dibagi dengan angka 12 sehingga didapatkan jangka waktu pengalaman kerja profesional seorang tenaga ahli. Evaluasi biaya dilakukan terhadap peserta yang lulus ambang batas nilai teknis. bahasa Indonesia (bagi konsultan Asing). d) lain-lain : penguasaan bahasa Inggris. dan kondisi (custom) setempat. 4) Tingkat pendidikan tenaga ahli yang kurang dari tingkat pendidikan yang dipersyaratkan dalam KAK tidak diberi nilai. i. Hasil evaluasi teknis harus melewati ambang batas nilai teknis (passing grade) seperti yang tercantum dalam LDP. Apabila tidak ada peserta yang lulus evaluasi teknis maka seleksi dinyatakan gagal. h. (9) Nilai jangka waktu pengalaman kerja profesional tenaga ahli dicantumkan dalam LDP c) sertifikat keahlian/profesi yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang mengeluarkan. aspek pengenalan (familiarity) atas tata-cara. e) [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. g. 3) bobot masing-masing sub unsur ditetapkan oleh Pokja ULP berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. sesuai dengan keahlian/profesi yang disyaratkan dalam KAK. 5) Kualifikasi dari tenaga ahli yang melebihi dari kualifikasi yang dipersyaratkan dalam KAK tidak mendapat tambahan nilai. Personil yang menguasai/memahami aspek-aspek tersebut di atas diberikan nilai lebih tinggi. 24. b.

2) kewajaran penugasan tenaga ahli.23 1) kewajaran biaya pada Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration). nama dan alamat peserta. dan 4) biaya pada Rincian Biaya Langsung NonPersonil (direct reimbursable cost). dan 8. 2.9 Pokja ULP membuat dan menandatangani Berita Acara Hasil Evaluasi Administrasi. besaran usulan biaya dan biaya terkoreksi. nama paket pekerjaan. 7. 3. dan Biaya yang paling sedikit memuat: a. kesimpulan tentang kewajaran : 1) biaya pada Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration). 4) kewajaran biaya pada Rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimbursable cost). g. 5. jumlah peserta yang lulus dan tidak lulus pada setiap tahapan evaluasi. e. pagu anggaran dan HPS. ambang batas nilai teknis. 3) penugasan tenaga pendukung. hasil evaluasi penawaran administrasi dan teknis termasuk alasan ketidaklulusan peserta. i. Pengumuman Pemenang Pokja ULP memberitahukan penetapan peringkat teknis kepada seluruh peserta. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). 24. h. b. d. 2) penugasan tenaga ahli. pernyataan bahwa seleksi gagal apabila tidak ada penawaran yang memenuhi syarat. c. serta diumumkan di alamat website yang tercantum dalam LDP dan ditempel di papan pengumuman resmi untuk masyarakat. hasil evaluasi persyaratan administrasi. nama seluruh peserta. keterangan-keterangan lain yang dianggap perlu mengenai pelaksanaan seleksi. nilai evaluasi teknis diurutkan mulai dari nilai tertinggi. tanggal dibuatnya Berita Acara. penawaran biaya setelah Koreksi Aritmatik. 4. nilai teknis seluruh peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. F. Teknis. j. . Penetapan Pemenang 25. ambang batas nilai teknis. f. 3) kewajaran penugasan tenaga pendukung. yang sekurang-kurangnya memuat: 1. 6.

Pokja ULP. disertai bukti terjadinya penyimpangan.5 27. penyimpangan ketentuan dan prosedur diatur dalam Peratuan Presiden ini dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan.1 Peserta yang tidak sependapat dengan jawaban sanggahan dari Pokja ULP. dan APIP yang tercantum dalam LDP. 26.3 Peserta yang akan melakukan sanggahan . Sanggahan yang disampaikan bukan kepada Pokja ULP atau disampaikan diluar masa sanggah. Sanggahan diajukan oleh peserta baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama dengan peserta lain apabila terjadi penyimpangan prosedur meliputi: a. 27.4 26. Pokja ULP wajib memberikan jawaban tertulis atas semua sanggahan paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah menerima surat sanggahan. APIP K/L/D/I yang tercantum dalam LDP.3 26. dengan tembusan kepada PPK. Sanggahan Banding 27.2 26. Apabila sanggahan dinyatakan benar maka Pokja ULP menyatakan seleksi gagal. dengan tembusan kepada PPK.2 Menteri/Pimpinan Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi yang tercantum dalam LDP wajib memberikan jawaban secara tertulis atas semua sanggahan banding paling lambat 15 (lima belas) hari kerja setelah surat sanggahan banding diterima. 27. PA/KPA.24 26. dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti. rekayasa tertentu sehingga menghalangi terjadinya persaingan usaha yang sehat. dapat mengajukan sanggahan banding secara tertulis kepada Menteri/Pimpinan Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi yang tercantum dalam LDP paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah menerima jawaban sanggahan. penyalahgunaan wewenang oleh Pokja ULP dan/atau pejabat yang berwenang lainnya. b. Sanggahan 26.1 Peserta dapat menyampaikan sanggahan secara tertulis atas penetapan peringkat teknis kepada Pokja ULP dalam waktu 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman peringkat teknis. dan/atau c.

Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya .2 Undangan mencantumkan tempat.1 Klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya dilakukan oleh Pokja ULP dengan: a. kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik.4 Sanggahan seleksi. atau c. 29. hari. direktur utama/pimpinan perusahaan.00 (lima puluh juta rupiah) dengan masa berlaku 20 (dua puluh) hari kerja sejak tanggal pengajuan sanggahan banding. masa sanggah dan/atau masa sanggah banding berakhir. meyakinkan kejelasan teknis dan biaya. dengan ketentuan: a.2 Klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya dilakukan untuk: a. Undangan Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya 28.000. 28.1 Pokja ULP segera mengundang peserta yang ditetapkan sebagai pemenang untuk menghadiri acara klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya. b. dan waktu klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya. c. banding menghentikan proses 27. b. penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (dinyatakan dengan surat kuasa). tidak ada sanggahan dari peserta. dengan memperhatikan kesesuaian antara bobot pekerjaan dengan tenaga ahli dan/atau 29. dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti.5 Sanggahan banding yang disampaikan bukan kepada Menteri/Pimpinan Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi yang tercantum dalam LDP atau disampaikan diluar masa sanggah banding.000. atau d. 28. tanggal. 27. sanggahan dan/atau sanggahan banding terbukti tidak benar. 29.25 banding harus memberikan Jaminan Sanggahan Banding yang ditujukan kepada Pokja ULP sebesar 2‰ (dua perseribu) dari HPS atau paling tinggi sebesar Rp50. pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama.

dan c. kualifikasi tenaga ahli.26 tenaga pendukung yang ditugaskan. cara penanganan pekerjaan dan rencana kerja. program alih pengetahuan. 29. jadwal penugasan personil.3 Aspek-aspek teknis yang perlu diklarifikasi dan dinegosiasi terutama: a. biaya satuan dibandingkan dengan biaya yang berlaku di pasaran. maksimum 3. f. b. unit biaya personil dihitung berdasarkan satuan waktu yang dihitung berdasarkan tingkat kehadiran dengan ketentuan sebagaimana tercantum dalam LDP 29. d. biaya satuan dari biaya langsung personil. fasilitas penunjang. serta mempertimbangkan kebutuhan perangkat/fasilitas pendukung yang proporsional guna pencapaian hasil kerja yang optimal. organisasi pelaksanaan.5 Klarifikasi dan negosiasi terhadap unit biaya personil dilakukan berdasarkan daftar gaji yang telah diaudit dan/atau bukti setor pajak penghasilan tenaga ahli konsultan yang bersangkutan. kesesuaian rencana kerja dengan jenis pengeluaran biaya. dengan ketentuan: a. memperoleh kesepakatan biaya yang efisien dan efektif dengan tetap mempertahankan hasil yang ingin dicapai sesuai dengan penawaran teknis yang diajukan peserta. dan h. b. g. jadwal pelaksanaan pekerjaan. 29. c. 29. e. volume kegiatan dan jenis pengeluaran. b.6 Klarifikasi dan negosiasi terhadap biaya tenaga pendukung (tenaga teknik dan . b.4 Aspek-aspek biaya yang perlu diklarifikasi dan dinegosiasi terutama: a.2 (tiga koma dua) kali gaji dasar yang diterima oleh tenaga ahli tetap dan/atau maksimum 2.5 (dua koma lima) kali penghasilan yang diterima oleh tenaga ahli tidak tetap berdasarkan perhitungan dari daftar gaji yang telah diaudit dan/atau bukti setor pajak penghasilan tenaga ahli konsultan yang bersangkutan. lingkup dan sasaran jasa konsultansi.

29.10 Apabila klarifikasi dan negosiasi dengan pemenang seleksi tidak menghasilkan kesepakatan. tanpa mengurangi kualitas penawaran teknis. 29. . maka total penawaran biaya dapat diterima sepanjang tidak melebihi pagu anggaran. 29. 29.12 Apabila klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya dengan 1 (satu) pemenang dan 2 (dua) pemenang cadangan tidak menghasilkan kesepakatan maka seleksi dinyatakan gagal.7 Negosiasi biaya dilakukan terhadap total penawaran biaya terkoreksi yang melebihi HPS.13 ULP membuat Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi. seperti: tenaga survey.1 dan seterusnya.1 dan seterusnya. dilakukan berdasarkan harga pasar tenaga pendukung tersebut. 29. 29. yang selanjutnya dilakukan proses klarifikasi dan negosiasi sebagaimana di atur dalam angka 28. agar didapatkan total penawaran biaya hasil negosiasi yang memenuhi HPS.8 Harga satuan yang dapat dinegosiasikan yaitu Biaya Langsung Non-Personil yang dapat diganti (direct reimbursable cost) dan/atau Biaya Langsung Personil (remuneration) yang dinilai tidak wajar berdasarkan ketentuan pada angka 28.9 Apabila hasil evaluasi biaya serta klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya tidak ditemukan halhal yang tidak wajar. maka Pokja ULP melanjutkan dengan mengundang pemenang cadangan kedua (apabila ada). maka Pokja ULP melanjutkan dengan mengundang pemenang cadangan pertama (apabila ada) untuk melakukan proses klarifikasi dan negosiasi sebagaimana di atur dalam angka 28.27 penunjang/administrasi).5). sekretaris. atau manajer kantor.11 Apabila dalam klarifikasi dan negosiasi dengan pemenang cadangan pertama tidak menghasilkan kesepakatan. 29.

30. maka PPK meminta Pokja ULP untuk mengundang pemenang cadangan (apabila ada) untuk melakukan proses klarifikasi dan negosiasi. kepada peserta seleksi dengan pemenang seleksi yang telah mencapai kesepakatan dengan Pokja ULP dalam acara klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya untuk melaksanakan pekerjaan. 30.4 Salah satu tembusan dari SPPBJ disampaikan (tanpa lampiran surat perjanjian) sekurangkurangnya kepada unit pengawasan internal. Penunjukan Penyedia Jasa Konsultansi 30. dikenakan sanksi berupa dimasukkan dalam Daftar Hitam.28 G.7 Bagi calon penyedia yang mengundurkan diri dengan alasan yang tidak dapat diterima.6 Apabila pemenang dan 2 (dua) pemenang cadangan yang akan ditunjuk sebagai penyedia mengundurkan diri.5 Apabila pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri.3 SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah Pokja ULP menyampaikan BAHS kepada PPK. 30. 30.8 Kontrak ditandatangani paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah SPPBJ.2 PPK menerbitkan SPPBJ. maka seleksi dinyatakan gagal oleh PA/KPA setelah mendapat laporan dari PPK. . Penunjukan Pemenang Seleksi 30. 30. bila sependapat dengan Pokja ULP. 30. selama masa surat penawaran peserta tersebut masih berlaku atau sudah diperpanjang masa berlakunya. 30.1 Pokja ULP menyampaikan Berita Acara Hasil Seleksi (BAHS) kepada PPK sebagai dasar untuk menerbitkan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ). Kerahasiaan Proses Berita Acara Hasil Seleksi oleh Pokja ULP bersifat rahasia sampai dengan saat PPK menerbitkan SPPBJ. 31.

e. atau i. pengaduan masyarakat atas terjadinya penyimpangan ketentuan dan prosedur dalam pelaksanaan seleksi yang melibatkan Pokja ULP dan/atau PPK. 32. d. pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN dari pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 ternyata benar. pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2. dan/atau 2) kesalahan substansi Dokumen Pengadaan. c. Seleksi Gagal 32. b. Seleksi Gagal 32.29 H. ternyata benar. h. d. jumlah peserta yang lulus prakualifikasi kurang dari 5 (lima) [untuk Seleksi Umum] atau kurang dari 3 (tiga) [untuk Seleksi Sederhana]. apabila: a. c. Dokumen Pemilihan tidak sesuai dengan .1 Pokja ULP menyatakan seleksi gagal. e. pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 mengundurkan diri dari penunjukan pemenang. b. klarifikasi teknis dan negosiasi biaya dengan pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 tidak menghasilkan kesepakatan. jumlah peserta yang memasukkan Dokumen Penawaran kurang dari 3 (tiga). f. apabila dalam evaluasi penawaran terjadi persaingan usaha yang tidak sehat. apabila: a.2 PA/KPA menyatakan seleksi gagal. PA/KPA sependapat dengan PPK yang tidak bersedia menandatangani SPPBJ karena pelaksanaan seleksi melanggar Peraturan Presiden ini. seluruh peserta yang masuk sebagai Calon Daftar Pendek tidak hadir dalam pembuktian kualifikasi. tidak ada penawaran yang lulus evaluasi penawaran. kecuali untuk Metode Evaluasi Kualitas. tidak hadir dalam klarifikasi teknis dan negosiasi biaya. g. semua penawaran biaya terkoreksi yang disampaikan peserta melampaui pagu anggaran. sanggahan dari peserta atas pelaksanaan seleksi ternyata benar terhadap : 1) penyimpangan ketentuan dan prosedur yang diatur dalam Peratuan Presiden ini dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Kualifikasi atau Dokumen Pemilihan.

PPK melakukan finalisasi an Kontrak terhadap rancangan Kontrak. 54 tahun 2010. penghentian proses seleksi. dengan ketentuan sebagai berikut: 33. ternyata benar. c. yaitu melakukan: a. PPK dan/atau Pokja ULP. ternyata benar. 32. PPK dan/atau Pokja ULP. penyampaian ulang Dokumen Penawaran. atau g. apabila: a.1 Penandatanganan Kontrak dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkan SPPBJ.4 Kepala Daerah menyatakan seleksi gagal. apabila dananya telah cukup tersedia dalam dokumen anggaran. atau d. maka Pokja ULP meneliti dan menganalisis penyebab terjadinya seleksi gagal. b. 32. atau b. maka Pokja ULP memberitahukan kepada seluruh peserta. dan menandatangani Kontrak pelaksanaan pekerjaan. 32.3 Menteri/Pimpinan Lembaga/Institusi Lainnya menyatakan seleksi gagal. ternyata benar. 33. sanggahan banding dari peserta atas terjadinya penyimpangan ketentuan dan prosedur dalam pelaksanaan seleksi yang melibatkan KPA. pelaksanaan seleksi tidak sesuai atau menyimpang dari Dokumen Pemilihan. apabila: a. untuk menentukan langkah selanjutnya. KPA.2 PPK dan penyedia tidak diperkenankan mengubah substansi Dokumen Pemilihan sampai dengan penandatanganan Kontrak. pelaksanaan seleksi melanggar Peraturan Presiden No.5 Setelah seleksi dinyatakan gagal. f. pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN dan/atau terjadinya penyimpangan ketentuan dan prosedur dalam pelaksanaan Seleksi yang melibatkan PA dan/atau KPA. sanggahan banding dari peserta atas terjadinya penyimpangan ketentuan dan prosedur dalam pelaksanaan seleksi yang melibatkan PA.6 Setelah pemberitahuan adanya seleksi gagal. ternyata benar. evaluasi ulang. atau b. Penandatangan Setelah SPPBJ diterbitkan. 54 tahun 2010. seleksi ulang. pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN dan/atau terjadinya penyimpangan ketentuan dan prosedur dalam pelaksanaan seleksi yang melibatkan KPA. kecuali perubahan .30 Peraturan Presiden No. 32. 33.

7 Penandatanganan Kontrak yang kompleks dan/atau bernilai di atas Rp 100. f. pokok perjanjian. syarat-syarat khusus Kontrak. seperti : SPPBJ. b. e. rangkap kontrak lainnya tanpa dibubuhi materai.000. dokumen lainnya. redaksional.8 Pihak yang berwenang menandatangani Kontrak atas nama penyedia adalah Direksi yang disebutkan namanya dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar. b.000. c.000. terdiri dari: 1) Kontrak asli pertama untuk PPK dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh penyedia. 33. .31 waktu pelaksanaan pekerjaan yang melewati batas tahun anggaran.3 Perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan setelah mendapat persetujuan kontrak tahun jamak.4 PPK dan penyedia wajib memeriksa konsep Kontrak meliputi substansi. syarat-syarat umum Kontrak. angka dan huruf serta membubuhkan paraf pada setiap lembar Dokumen Kontrak. gambar-gambar. 33. adendum Surat Perjanjian (apabla ada). beserta rincian penawaran biaya. h. yang telah didaftarkan sesuai dengan peraturan perundangundangan. Kerangka Acuan Kerja. apabila diperlukan. bahasa.00 (seratus miliar rupiah) dilakukan setelah memperoleh pendapat ahli hukum kontrak. yaitu: a. 33.6 Banyaknya rangkap Kontrak dibuat sesuai kebutuhan. 33. surat penawaran. d. dan 2) Kontrak asli kedua untuk penyedia dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh PPK. maka berlaku urutan sebagai berikut: a. BAPP. g. BAHS. 33. sekurang-kurangnya 2 (dua) Kontrak asli.5 Menetapkan urutan hirarki bagian-bagian Dokumen Kontrak dalam Surat Perjanjian dengan maksud apabila terjadi pertentangan ketentuan antara bagian satu dengan bagian yang lain. 33.

9 Pihak lain yang bukan Direksi atau yang namanya tidak disebutkan dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar sebagaimana dimaksud pada angka 36. sepanjang mendapat kuasa/pendelegasian wewenang yang sah dari Direksi atau pihak yang sah berdasarkan Akta Pendirian/Anggaran Dasar untuk menandatangani Kontrak.32 33.8. dapat menandatangani Kontrak. .

Sampul penutup Dokumen Penawaran Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bentuk mata uang penawaran : Rupiah 2. Sampang . LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP) A. Jangka Waktu Penyelesaian Pekerjaan C. Bina Marga Kab. 31 Sampang 1. Masa Berlaku Penawaran dan Jangka Waktu Pelaksanaan 1. Masa berlaku penawaran selama 50 (Lima puluh) hari kalender sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran. Penyampulan Peninjauan Lapangan akan dilaksanakan pada : Hari : __________ Tanggal : __________ Waktu : ____s. Sumber Dana Jangka waktu penyelesaian pekerjaan: 60 (enam puluh) hari kalender. Bina Marga Kab. 2. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan 60 (enam puluh) hari kalender sejak SPMK G. Lingkup Pekerjaan Pokja Panitia Pengadaan Barang dan Jasa ULP : Dinas PU. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran F. Pekerjaan ini dibiayai dari sumber pendanaan APBD TK II Tahun Anggaran 2012 Pemberian Penjelasan akan dilaksanakan pada : Hari : Jum'at Tanggal : 24 Pebruari 2012 Waktu : 08.d____ Tempat : __________ 1. Sampang Alamat Pokja ULP _Jl. Peninjauan Lapangan [apabila diperlukan] H.30 s. 31 Sampang Alamat website _______________________________ Nama pekerjaan: _Konsultan Perencanaan PK 9 Buah Jembatan di Ruas Jalan Kabupaten Uraian singkat pekerjaan ______________ [diisi nama paket pekerjaan/kegiatan dan uraian secara singkat dan jelas pekerjaan/kegiatan yang dilaksanakan] B. Pembayaran dilakukan dengan cara Termyn D. Jaksa Agung Suprapto No.33 BAB III. Pemberian Penjelasan E.d selesai Tempat : Jl. Jaksa Agung Suprapto No.

Teknis. Sampang Alamat Pokja ULP : Jl. 31 Sampang Bobot unsur-unsur pokok yang dinilai : 1. 31 Sampang Diterima pada : Hari : ______________ Tanggal : ______________ Bulan : ______________ Tahun : ______________ Jam : ______________ [diisi oleh Pokja ULP yang menerima Dokumen Penawaran] 3.34 dan Penandaan Sampul Penawaran Administrasi. Bina Marga Kab. Bina Marga Kab. Evaluasi Teknis . maka sampul luar ditulis : Nama Paket Pekerjaan : Konsultan Perencanaan PK 9 Buah Jembatan di Ruas Jalan Kabupaten Ditujukan kepada : Pokja Panitia Pengadaan Barang dan Jasa[ ULP Dinas PU. DAN BIAYA” 2. Jaksa Agung Suprapto No. Sampang Alamat Pokja ULP : Jl. Jaksa Agung Suprapto No. I. Pada sampul penutup diberi tanda “ASLI” untuk Dokumen Penawaran asli dan “REKAMAN” untuk Dokumen Penawaran salinan. 4. Sampul penutup ditulis : Nama Paket Pekerjaan : Konsultan Perencanaan PK 9 Buah Jembatan di Ruas Jalan Kabupaten Nama Perusahaan : ______________ Alamat Perusahaan : ______________ Ditujukan kepada : Pokja Panitia Pengadaan Barang dan Jasa ULP Dinas PU. Pengalaman perusahaan peserta harus dilengkapi dengan referensi. yang menunjukkan kinerja perusahaan peserta yang bersangkutan selama 10 (sepuluh) tahun terakhir dan dapat dibuktikan kebenarannya dengan menghubungi penerbit referensi. dan Biaya ditandai : “PENAWARAN ADMINISTRASI. Unsur Pengalaman Perusahaan : 20% a. Dalam hal Dokumen Penawaran disampaikan melalui pos/jasa pengiriman. TEKNIS. 5. Seluruh sampul penutup dimasukkan ke dalam 1 (satu) sampul luar.

Apabila dilengkapi referensi namun terbukti tidak benar. c. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki Pengalaman < 1 Paket pengalaman manajerial dan fasilitas utama dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 20 2) memiliki Pengalaman 1 sd 2 Paket pengalaman . dengan bobot sub unsur 6%. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki ≥ Pengalaman < 1 Paket pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 20 2) memiliki Pengalaman 1 sd 2 Paket pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 60 3) memiliki < Pengalaman > 3 Paket pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 100 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman melaksanakan proyek/kegiatan sejenis = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman melaksanakan proyek/kegiatan sejenis.35 b. 5) proyek/kegiatan yang sejenis adalah : Penilaian dilakukan atas pengalaman perusahaan selama kurun waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir dalam melaksanakan pekerjaan sejenis dengan pekerjaan yang akan dilaksanakan. dengan bobot sub unsur 6%. unsur pengalaman melaksanakan d. Sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama. Sub proyek/kegiatan sejenis. f. maka penawaran digugurkan dan peserta dikenakan Daftar Hitam. dengan bobot sub unsur 6_%. Sub unsur pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan. Apabila tidak dilengkapi referensi maka tidak dinilai. e. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki ≥ Pengalaman < 1 Paket pekerjaan di lokasi proyek/kegiatan dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 20 2) memiliki Pengalaman 1 sd 2 Paket pekerjaan di lokasi proyek/kegiatan dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 60 3) memiliki Pengalaman > 3 Paket paket pekerjaan di lokasi proyek/kegiatan dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 100 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan.

36

g.

h. i. j.

manajerial dan fasilitas utama dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 60 3) memiliki Pengalaman > 3 Paket pengalaman manajerial dan fasilitas utama dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 100 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama. Sub unsur kapasitas perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap, dengan bobot sub unsur 3%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki memiliki < 2 orang tenaga ahli tetap orang tenaga ahli tetap yang digunakan untuk melakukan pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 20 2) memiliki memiliki 2 sd. 3 orang tenaga ahli tetap orang tenaga ahli tetap yang digunakan untuk melakukan pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 60 3) memiliki memiliki > 3 orang tenaga ahli tetap orang tenaga ahli tetap yang digunakan untuk melakukan pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 100 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur kapasitas perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama. [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. Total bobot seluruh sub unsur = 100 % Total NILAI BOBOT seluruh sub unsur X bobot unsur Pengalaman Perusahaan = NILAI PENGALAMAN PERUSAHAAN.

2.

Unsur Pendekatan dan Metodologi : 30% a. Sub unsur pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK, dengan bobot sub unsur 7%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : _100 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 50 3) apabila tidak menyajikan, diberi nilai : 10 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur

37

b.

c.

d.

e.

pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK. Sub unsur kualitas metodologi, dengan bobot sub unsur 8%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 100 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : _50_ 3) apabila tidak menyajikan, diberi nilai : _10_ 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur kualitas metodologi = NILAI BOBOT sub unsur kualitas metodologi. Sub unsur hasil kerja (deliverable), dengan bobot sub unsur 2%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 100 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 50 3) apabila tidak menyajikan, diberi nilai : 10 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur hasil kerja (deliverable) = NILAI BOBOT sub unsur hasil kerja (deliverable). fasilitas pendukung dalam Sub unsur melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK, dengan bobot sub unsur 3%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 100_ 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : _50 3) apabila tidak menyajikan, diberi nilai : _10 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK. Sub unsur gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK, dengan bobot sub unsur 20%, dan ketentuan penilaian sub unsur :

38

1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 100 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 50 3) apabila tidak menyajikan, diberi nilai : 10 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK. f. [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. k. Total bobot seluruh sub unsur = 100 % l. Total NILAI BOBOT seluruh sub unsur X bobot unsur Pendekatan dan Metodologi = NILAI PENDEKATAN DAN METODOLOGI. 3. Unsur Kualifikasi Tenaga Ahli : 50_% a. Sub unsur tingkat pendidikan, dengan bobot sub unsur 30%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) ≥ tingkat pendidikan yang disyaratkan dalam KAK, diberi nilai : 100 2) < tingkat pendidikan yang disyaratkan dalam KAK, diberi nilai : 0_ 3) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur tingkat pendidikan = NILAI BOBOT sub unsur tingkat pendidikan. b. Sub unsur pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK, dengan bobot sub unsur 60%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) dukungan referensi : a) apabila melampirkan referensi dan dapat dibuktikan kebenarannya dengan menghubungi penerbit referensi, maka pengalaman kerja diberikan penilaian, b) apabila tidak dilengkapi referensi maka tidak diberikan penilaian, c) apabila melampirkan referensi namun terbukti tidak benar, maka penawaran digugurkan dan peserta dikenakan Daftar Hitam. 2) perhitungan bulan kerja tenaga ahli, yang dihitung berdasarkan ketentuan yang tercantum dalam IKP, 3) lingkup pekerjaan : a) sesuai, diberi nilai : 100 b) menunjang, diberi nilai : __30_

. Pengalaman > 2 Proyek nilai 100 [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 8) nilai jangka waktu pengalaman kerja profesional yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK. nilai 20. diberi nilai : 20. iii. diberi nilai : 10 d) lingkup pekerjaan yang : i. memiliki Pengalaman 1 < 3 tahun pengalaman kerja profesional. diberi nilai : 100 b) Ahli Teknik Sipil. diberi nilai : ____100_ b) tidak sesuai. nilai 100 c) Ahli Geoteknik. tidak sesuai adalah : Pengalaman sebagai tenaga Ahli Lainnya 5) perhitungan bulan kerja X nilai lingkup pekerjaan X nilai posisi = jumlah bulan kerja profesional 6) nilai total seluruh jumlah bulan kerja profesional dibagi angka 12 = jangka waktu pengalaman kerja profesional 7) nilai jangka waktu pengalaman kerja profesional : a) Untuk Team Leader memiliki Pengalaman < 1 tahun pengalaman kerja profesional. diberi nilai : __50___ c) posisi yang : sesuai adalah : Untuk Team Leader sesuai jika pengalamannya sebagai team leader Untuk Tenaga Ahli dikatakakan sesuai jika Pengalaman Penugasannya sebagai Tenaga Ahli yang sama atau sebagai Team Leader. i. 4) posisi : a) sesuai. adalah Pengawasan ii. sesuai adalah : Perencanaan Pembangunan Jalan. Menunjang Pembangunan Jalan.39 c) terkait. memiliki Pengalaman > 3 Proyek tahun pengalaman kerja profesional. Pengalaman < 1 tahun nilai 20. diberi nilai : 60. Pengalaman 1 < 2 tahun nilai 60 . Pengalaman 1 < 2 tahun nilai 60 . Terkait Perencanaan Pembangunan Jembatan dlldengan jelas].

dengan bobot sub unsur 10%. Nilai 1 (Satu) Orang Tenaga Ahli X bobot tenaga ahli = NILAI BOBOT tenaga ahli q. 4. dan kondisi (custom) setempat. m. dengan bobot sub unsur _______%. Total NILAI BOBOT seluruh sub unsur = NILAI 1 (SATU) ORANG TENAGA AHLI. Sub unsur sertifikat keahlian/profesi. diberi nilai : 0 3) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 4) nilai yang didapatkan X bobot sub unsur sertifikat keahlian/profesi = NILAI BOBOT sub unsur sertifikat keahlian/profesi. Evaluasi Biaya Jangka waktu pelaksanaan Evaluasi Biaya : . Sub unsur lain-lain yang dibutuhkan dalam KAK. Total NILAI BOBOT seluruh tenaga ahli X bobot unsur Kualifikasi Tenaga Ahli = NILAI KUALIFIKASI TENAGA AHLI. diberi nilai : _____________ [apabila 2) penguasaan bahasa setempat dibutuhkan]. situasi. aturan. diberi nilai : _____________ 4) aspek pengenalan (familiarity) atas tata-cara. J. diberi nilai : _____________ 3) penguasaan Bahasa Indonesia bagi konsultan asing [apabila dibutuhkan].40 c. Nilai Evaluasi Teknis = NILAI PENGALAMAN PERUSAHAAN + NILAI PENDEKATAN DAN METODOLOGI + NILAI KUALIFIKASI TENAGA AHLI Ambang batas nilai teknis (passing grade) = ___________ 5. dan ketentuan penilaian sub unsur : [apabila 1) penguasaan bahasa asing dibutuhkan]. [apabila tenaga ahli yang dinilai lebih dari 1 (satu) maka setiap tenaga ahli harus diberi bobot]Bobot tenaga ahli : 1) Team Leader Bobot 20 2) Ahli Teknik Sipil bobot 20 3) Ahli Geoteknik bobot 15 p. n. Total bobot seluruh sub unsur = 100 %. o. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki. d. diberi nilai : 50 2) tidak memiliki. diberi nilai : _____________ 5) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 6) total nilai yang didapatkan X bobot sub unsur lain-lain = NILAI BOBOT sub unsur lain-lain.

00 (_dua ratus enam puluh empat ribu rupiah) Jaminan sanggahan banding ditujukan kepada Pokja ULP. 5. ST. Jaminan Sanggahan Banding dicairkan dan disetorkan pada Kas Daerah 2.000. Bina Marga Kab. PA/KPA Suparto.41 01 Maret 2012 sd 9 Maret 2012_ K. ST. Inspektorat Kabupaten Sampang [ditulis secara lengkap dan jelas] Pengaduan ditujukan Kabupaten Sampang kepada 2. M. ST. Sanggahan. Inspektorat Besarnya jaminan sanggahan banding Rp. . MT c. Jaminan Sanggahan Banding 1. 3. MT b. Unit Biaya Personil Berdasarkan Satuan Waktu L. Sanggahan ditujukan kepada Pokja Panitia Pengadaan Barang dan Jasa ULP Dinas PU. MT Inspektorat Kabupaten Sampang Sanggahan Banding ditujukan kepada : Bupati Kabupaten Sampang Tembusan sanggahan banding ditujukan kepada : ________________________ a. 3. MT b. 4. PPK Suparto. PPK Suparto. Sampang Tembusan sanggahan ditujukan kepada : a. PA/KPA Suparto. ST. 264. Sanggahan Banding dan Pengaduan Unit biaya personil berdasarkan satuan waktu dihitung sebagai berikut: 1 (satu) bulan : ____ (__________) hari kerja 1 (satu) hari kerja : ____ (__________) jam kerja 1.

Jembatan Anggersek di Ruas Jalan Baruh – Madupat 6. Jembatan Krampon I di Ruas Jalan Plakaran – Krampon 1. c. yang nantinya akan menjadi pedoman pelaksanaan pekerjaan konstruksi pembangunan jembatan dalam DPA Kegiatan pembangunan Jalan Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang. kec. Pekerjaan ini masuk dalam Kegiatan Pembangunan Jembatan Program Pembangunan Jalan dan Jembatan yang terdapat dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang pada Tahun Anggaran 2012 Maksud diperlukannya konsultan adalah untuk membantu Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang menyusun dan membuat Perencanaan Teknis dan Biaya Peningkatan 9 buah jembatan di ruas jalan kabupaten. Sreseh 2. Jembatan Taman II di Ruas Jalan Labuhan – Sreseh. Memperoleh transfer ilmu pengetahuan dari konsultan untuk pegawai Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang. Ketapang 2. sehingga mampu meningkatkan kualitas SDM dinas Sasaran dari Jasa konsultansi ini adalah 9 Jembatan di Ruas jalan kabupaten yaitu : 1. Jembatan Bunten barat I di Ruas Jalan Bunten Barat – Pancor 2. Tujuan dari pekerjaan ini sendiri adalah : a. Maksud dan Tujuan 3. Jembatan Rap-rapan di Ruas Jalan Batu Lenger – Tobai Timur 4. d rangka mewujudkan jembatan kabupaten yang baik untuk kepe masyarakat. Latar Belakang Perencanaan Peningkatan 9 buah jembatan di ruas jalan kabupaten pekerjaan jasa konsultansi yang bertujuan untuk membuat dan menyusun perencanaan teknis dan biaya yang berada di Kabupaten Sampang. Jembatan Bunten barat I di Ruas Jalan Bunten Barat – Pancor. Jembatan Taman II di Ruas Jalan Labuhan – Sreseh 3. b. Menyusun Perencanaaan Pembangunan Jembatan secara lengkap dan terinci mulai dari rencana kerja. Mendapatkan Perencanaan Peningkatan 9 buah jembatan di ruas jalan kabupaten yang efisien dari segi dana dan bangunan. KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) Uraian Pendahuluan1 1. Jembatan Robatal II di Ruas Jalan Pasarenan – Robatal 5. Jembatan Bangsah II di Ruas Jalan Bundah – Plasah 7. Jembatan Kompenang di Ruas Jalan Tambelangan – Durjan 9. Lokasi Kegiatan 1 Uraian Pendahuluan memuat gambaran secara garis besar mengenai pekerjaan yang akan dilaksanakan. KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) BAB IV. kec. Sasaran 4.42 BAB IV. rencana anggaran biaya hingga detail gambar teknis ( Detail Engineering Design ) guna pelaksanaan konstruksinya. efektif dan berkualitas. Jembatan Bangcelok di Ruas Jalan Bangcelok – Nyeloh 8. .

033/T/BM/1996. Jembatan Krampon I di Ruas Jalan Plakaran – Krampon.26. Jembatan Anggersek di Ruas Jalan Baruh – Madupat. Jembatan Bangcelok di Ruas Jalan Bangcelok – Nyeloh. No. Tambelangan 9. 8. Sumber Pendanaan Kegiatan ini dibiayai dari sumber pendanaan : APBD Kabupaten Sampang Tahun Anggaran 2012 Nama Pejabat Pembuat Komitmen : Suparto. Tata cara survai kerataan permukaan perkerasan jalan dengan alat ukur kerataan NAASRA Tidak ada 6. 2 Data penunjang terdiri dari data yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan. Tata cara pelaksanaan lapis tipis beton aspal untuk jalan raya SNI 03-3426-1994. Manual Pemeriksaan Perkerasan Jalan Dengan Alat Benkelman Beam. kec. kec. No. Standart Perencanaan Geometrik Jalan Perkotaan.1987). 007/T/BNKT/1990. Petunjuk Perencanaan Marka Jalan . Sreseh 7. Tata Cara Perencanaan Drainase Permukaan Jalan. Tata Cara Perencanaan Persimpangan Sesederhana Jalan Perkotaan. Jembatan Kompenang di Ruas Jalan Tambelangan – Durjan. No. No. Urban Drainage Guide Lines and Technical Design Standart tahun 1994 yang dikeluarkan oleh direktorat Jenderal Cipta Karya. kec.002/T/BNKT/1991.021/T/BNKT/1990.010/T/BNKT/1990. Sokobanah 4. kec. Referensi Hukum             Tata Cara Survai Kondisi Jalan Kota. Jembatan Bangsah II di Ruas Jalan Bundah – Plasah. SNI-1732-1989-F ( SK BI-2. No. Torjun 5. Peraturan Tebal Perkerasan Lentur Jalan Raya Dengan Metode Analisa Komponen. ST.005/T/BNKT/1991. Tata Cara Perencanaan Teknis Lasekap jalan. Robatal 5. kec. Pelaksanaan lapis campuran beraspal panas SNI 03-3425-1994.016/T/BNKT/1990. Studi-Studi Terdahulu 10. MT Satuan Kerja : Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang Data Penunjang2 Tidak ada Revisi SNI 03-1737-1989. kec. Sampang 6.01/MN/B/1993. Jembatan Rap-rapan di Ruas Jalan Batu Lenger – Tobai Timur. Maret 1992 Spesifikasi Perencanaan Klasifikasi Fungsi Jalan di wilayah perkotaan. Nama dan Organisasi Pejabat Pembuat Komitmen Data Dasar Standar Teknis 7. Petunjuk Perencanaan Trotoar.3. No. .43 3. 9. SK SNI T-22-1991-03. kec. Jembatan Robatal II di Ruas Jalan Pasarenan – Robatal. No. Tata Cara Survai Inventarisasi Jalan dan Jembatan Kota. Jrengik 8. No.

Semua hasil survai pendahuluan harus dilaporkan dalam Laporan Pendahuluan untuk dikonsultasikan kepada Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK ) sebagai dasar persiapan langkah selanjutnya.  Survey Pendahuluan Survey pendahuluan ini bertujuan untuk mengumpulkan datadata sebanyak mungkin yang diperlukan untuk perencanaan lebih lanjut. Lingkup Kegiatan Lingkup pekerjaan dari pekerjaan jasa konsultansi ini adalah menyusun Perencanaan Peningkatan 1 buah jembatan di ruas jalan kabupaten sebagaimana sasaran dan lokasi yang tersebut di atas.09/S/BNKT/1991. Mengumpulkan data-data sekunder lainnya yang diperlukan dan dianggap penting. 4. Dari survai pendahuluan ini diharapkan konsultan sudah dapat mengusulkan metode penelitian dan perencanaan yang akan di tetapkan dan mengidentifikasi masalah-masalah yang mungkin timbul. Test dan Uji Laboratorium yang diharapkan adalah : 1. Menyusun jadwal pelaksanaan dilapangan. erosi dan daerah tergenang pada lokasi. Pebruari 1992. Petunjuk / Tata Cara Standart lainnya yang berhubungan. 5. dengan melakukan hal-hal sebagai berikut : 1.  Survey Lapangan. No. Sedangkan geoteknik bertujuan melihat struktur tanah yang ada untuk menentukan kedalaman dan luas penampang serta jenis pondasi jembatan yang akan dibangun. 7. 8. Mengumpulkan dan mereview data banjir. Ruang Lingkup 11. termasuk didalamnya konfirmasi jematan yang akan ditangani. 6. Membuat foto-foto dokumentasi mengenai kondisi lapangan yang bersangkutan dan khusus untuk kepentingan lansekap jembatan. 2. Survey Geologi dan Geoteknik Survey Geologi dan Geoteknik dilakukan pada daerah disekitar jembatan guna mengetahui karakteristik geologi daerah sekitar jembatan yang diperlukan dalam pembuatan rencana detail. Test dan Uji Laboratorium Survey.44   Spesifikasi Tanaman Lansekap Jalan. Mereview data harga satuan bahan dan material dilokasi. Mengumpulkan dan mereview data lalu lintas. Mengumpulakan dan mereview data mengenai bahanbahan / material maupun peralatan yang tersedia yang dapat menentukan jenis konstruksi. 3. sesui dengan kebutuhan untuk perencanaanteknis dan pedoman yang dikeluarkan oleh . Mengumpulkan dan meriview data-data mengenai jembatan dan situasinya serta informasi lainnya secara umum.

Survey Hidrologi Survei ini dilakukan untuk meneliti aliran atau arus air yang mengalir dibawah jembatan apakah jembatan nantinya memotong aliran air secara tegak lurus atau serong dimana masalah penggerusan pondasi jembatan oleh aliran arus yang ada harus diperhatikan. Sondir Test ini dilakukan pada daerah-daerah yang akan dipasang pondasi jembatan khususnya daerah tertentu yang dicurigai dimana kerusakan pondasi jembbatan disebabkan oleh kondisi dan sifat tanah dasar yang kurang baik ( Pondasi jembatan ambles ). elevasi jembatan ditentukan pula oleh bentuk alinyemen memanjang dari geometri jalan. Survey kelayakan struktural konstruksi jembatan Survey ini bertujuan untuk menentukan letak struktur jembatan yang akan dibangun baik dari segi ketinggian yaitu apa harus mendatar sama dengan kelandaian jalan pada alinyemen vertikal ataupun harus naik. Survey Kondisi Jembatan Survei kondisi jalan dilakukan untuk mengetahui jenis konstruksi.45 Direktorat General Bina Marga maupun peraturanperaturan lain yang berlaku serta sesuai dengan petunjuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) 2.. Selain itu jembatan yang direncanakan harus berada di atas muka air banjir yang mungkin dapat terjadii serta kebutuhan ruang bebas lalu lintas yang ada di bawahnya. jenis kerusakan yang terjadi dan seberapa berat kerusakannya dan kondisi lainnya untuk mendapatkan data yang diperlukan guna perancanaan lebih lanjut. 3. 4. 5. Pelaksanaan survai harus sesuai dengan pedoman yang dikeluarkan oleh Direktorat General Bina Marga No.05/T/BNKT/1991 maupun peraturan-peraturan lain yang berlaku serta sesuai dengan petunjuk Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK ). Struktur. sehingga perlu dilakukan uji atau test sondir sesuai dengan petunjuk Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) dan Pejabat . Selain itu juga. maupun arah jembatan itu sendiri yang harus lurus dari alinyemen horisontal jalan atau berbelok. Pelaksanaan ini harus sesuai dengan Pedoman Survai yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga dan Pedoman yang berlaku lainnya serta sesuai dengan petunjuk Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK ). Test.

Yang perlu digambarkan jelas adalah rencana jembatan yang akan ditangani / dikerjakan. Presentasi Hasil Perencanaan 3 Dijelaskan pula keterkaitan antara suatu keluaran dengan keluaran lain. Rencana Kerja dan Syaratsyarat Teknis (RKS) serta Gambar Teknis Perencanaan secara detail.46 Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK ). Gambar rencana harus dibuat dengan jelas dan lengkap dan memperhatikan hal-hal sebagai berikut : a. sosial pajak overhead dan keuntungan yang berlaku didaerah setempat. b.  Pembuatan Rencana Kerja dan Syarat teknis Konsultan harus mempelajari menggunakan Rencana Kerja dan Syarat Teknis (spesifikasi teknik) standar yang dikeluarkan oleh direktorat Jenderal Bina Marga atau SNI. peralatan. maka konsultan harus menyiapkan Spesifikasi Khusus yang sesuai dengan pekerjaan. Dokumen Laporan Administrasi dan Keuangan (Invoice) 5. potongan penampang melintang dan detail persimpangan. yang meliputi : Potongan penampang memanjang. Gambar situasi dibuat dengan perbandingan yang proporsional. Apabila dalam spesifikasi teknik yang tersedia tidak tercakup jenis pek erjaan yang harus dilaksanakan. 12. Perkiraan biaya yang diperoleh dari analisa ini di bandingkan dengan proyek-proyek sebelum nya didaerah sekitar lokasi. . Dokumen Laporan Akhir 3. Keluaran3 1. Dokumen Hasil Perencanaan Teknis (DED)  yang meliputi Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Analisa Harga Satuan Pekerjaan. Analisa harga satuan menggunakan metode Bina Marga yang berdasarkan faktor-faktor material. dengan skala gambar yang sesuai. Dokumen Laporan Pendahuluan 2. Rencana diplot diatas layout yang cukup luas dimana letak jembatan lama dan jembatan baru jelas kedudukannya.  Pembuatan Rencana Anggaran Biaya dan Analisa Harga Satuan Pekerjaan Setiap ruas jalan yang direncanakan harus di hitung volume pekerjaan untuk tiap bagian sesuai dengan masing-masing kontrak pelaksanaanya. dengan menampilkan informasi umum sekitar jembatan tersebut. 4.  Pembuatan Design Gambar Teknis.

Jangka Waktu Penyelesaian Kegiatan 17. alat transportasi. Jadwal Tahapan Persiapan 7 (tujuh) hari kalender. Membuat jadwal kegiatan rencana kerja serta detail dalam jangka waktu yang ditetapkan. Peralatan. DCP. 3. Personil Posisi Tenaga Ahli: Team Leader Tenaga Ahli Struktur Ahli Geotek Kualifikasi S1 Sipil 4 th S1 Sipil 2th S1 Sipil 2th Jumlah Orang Bulan4 2 ob 2 ob 2 ob 2 ob 2 ob 2 ob Tenaga Pendukung (jika ada): Surveyor S1 Sipil Cad Operator S1 Sipil/Mesin/arsi tektur Computer Operator SLTA 18. 4 Khusus untuk Metode Evaluasi Pagu Anggaran jumlah orang bulan tidak boleh dicantumkan. Theodolite.47 13. dan masukan lain yang perlu. Berkonsultasi kepada instansi yang terkait untuk memperoleh informasi data sekunder. Survey lapangan 9 (sembilan) hari kalender. alat ukur. Peralatan dan Material yang disediakan oleh penyedia jasa antara lain : Sondir. dll peralatan yang dibutuhkan untuk survey perencanaan teknis dengan kostruksi Komposit 1. Berinisiatif memprakarsai penerapan penemuan baru dalam perencanaan. Melaksanakan konsultasi berkala kepada Pengguna Jasa / Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK ). Material. GPS. Peralatan dan Material dari Penyedia Jasa Konsultansi 15. . 2. 60 (enam puluh) hari kalender. 4. 16. Lingkup Kewenangan Penyedia Jasa Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang akan menyediakan sarana dan fasilitas yang diperlukan oleh konsultan dan akan menyediakan data-data dan memberi akses atas arsip yang dimilikinya guna menunjang pekerjaan konsultan selama waktu pelaksanaan pekerjaan tersebut sesuai dengan kewenangan dan kemampuan yang dimilikinya. Personil dan Fasilitas dari Pejabat Pembuat Komitmen 14.

Penyedia Jasa Konsultansi dalam survey dan proses penyusunan DED berkewajiban untuk selalu berkoordinasi dengan tim supervisi serta menyelenggarakan presentasi hasil akhir DED dalam rangka alih pengetahuan kepada staf teknik Dinas PU Bina Marga 25. Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya : 3 (tiga) hari kalender sejak SPMK diterbitkan sebanyak 5 (lima) buku laporan.48 Pelaksanaan Kegiatan Pengolahan data. Laporan 19. kwitansi dan lain-lain yang diperlukan untuk pertanggungjawaban administrasi dan keuangan pada Kegiatan Perenanaan ini Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya : 21 (dua puluh satu) hari kalender sejak SPMK diterbitkan sebanyak 5 (lima) buku laporan dan cakram padat (compact disc) sebanyak 5 (lima) buah. Hal-Hal Lain 22. pemecahan dan rekomendasi dari hal-hal yang ditugaskan kepada konsultan dan juga Hasil Perencanaan Teknis (DED) Perencanaan Pembangunan 1 buah Jembatan di ruas Jalan Kabupaten yang meliputi Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Analisa Harga Satuan Pekerjaan. Produksi dalam Negeri 24. Persyaratan Kerjasama Semua kegiatan jasa konsultansi berdasarkan KAK ini harus dilakukan di dalam wilayah Negara Republik Indonesia kecuali ditetapkan lain dalam angka 4 KAK dengan pertimbangan keterbatasan kompetensi dalam negeri. Penyerahan DED dan penyelesaian administrasi 2 (dua) hari kalender. Pedoman Pengumpulan Data Lapangan 26. Alih Pengetahuan . Jika kerjasama dengan penyedia jasa konsultansi lain diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan jasa konsultansi ini maka persyaratan berikut harus dipatuhi : Yang menjadi penanggung jawab dan penghubung kepada pihak Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang tetap penyedia jasa yang tercantum dalam kontrak. antisipasi hambatan atau permasalahan yang akan ditemui dan pertanyaan-pertanyaan lainnya yang memerlukan keputusan atau tindak lanjut dari Tim Kerja. Laporan Akhir memuat : mencakup temuan. Pengumpulan data lapangan harus memenuhi persyaratan berikut : Sesuai dengan standar teknis SNI atau standar yang dikeluarkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum RI. pembuatan langkah-langkah kerja. serta Laporan Administrasi dan Keuangan (Invoice) yang berisi surat. Laporan Pendahuluan Laporan Pendahuluan memuat : rincian jadwal kerja. Pembuatan DED dan konsultasi 40 (empat puluh) hari Kalender. Rencana Kerja dan Syarat-syarat Teknis (RKS) serta Gambar Teknis Perencanaan secara detail. analisa. Laporan Akhir 23.

.49 Kabupaten Sampang.

Pendekatan dan Metodologi. BENTUK SURAT PENAWARAN ADMINISTRASI DAN TEKNIS [KOP PERUSAHAAN] Nomor : _____________________ Lampiran : _____________________ CONTOH ______________. terdiri dari: . 3) Uraian Pengalaman Kerja Sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir. Sesuai dengan persyaratan Dokumen Pemilihan. Data Pengalaman Perusahaan. Penawaran Administrasi dan Teknis ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas. terdiri dari: 1) Tanggapan dan saran terhadap Kerangka Acuan Kerja. Dokumen penawaran teknis. terdiri dari : a. bersama Surat Penawaran Administrasi dan Teknis ini kami lampirkan : 1._____________20__ Kepada Yth. 2) Daftar Pengalaman Kerja Sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir. Kualifikasi Tenaga Ahli. b. 4) Komposisi tim dan penugasan. Penawaran ini berlaku selama ____ (_________________) hari kalender sejak pembukaan Dokumen Penawaran. Berita Acara Pemberian Penjelasan [dan Adendum Dokumen Pemilihan]. 5) Jadwal penugasan tenaga ahli. dengan ini kami mengajukan penawaran Administrasi dan Teknis untuk pekerjaan_____________________[diisi oleh Pokja ULP]. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama ____ (_________________) hari kalender. c. 2) Uraian pendekatan. terdiri dari : 1) Data Organisasi Perusahaan. [Surat Kuasa] 1) 2. 3) Jadwal pelaksanaan pekerjaan.50 BAB V.: Pokja_______________ULP_____________________[K/L/D/I] [diisi oleh Pokja ULP] di _______________________________ Perihal: Penawaran Administrasi dan pekerjaan diisi oleh Pokja ULP] Teknis________________[nama Sehubungan dengan Undangan Pengambilan Dokumen Pemilihan Nomor_____________tanggal_____________ dan setelah kami pelajari dengan saksama Dokumen Pemilihan. metodologi. dan program kerja. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN LAMPIRAN 1 : SURAT PENAWARAN A.

. d. [Dokumen lain yang dipersyaratkan] Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini. apabila dikuasakan. PT/CV/Firma/Kemitraan_________________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] _____________________ Jabatan Keterangan : 1) Harus dilampirkan surat kuasa. 2) Surat pernyataan kesediaan untuk ditugaskan dari personil yang diusulkan. maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan.51 1) Daftar Riwayat Hidup personil yang diusulkan.

Bina Marga Kab. [Menandatangani Surat Perjanjian/Surat Perintah Kerja]. Sampang . Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. [Menandatangani Surat Penawaran]. memberi kuasa kepada : Nama : ______________________________________*) Alamat : ______________________________________ Jabatan : ______________________________________ yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa. 4. 5. [Menandatangani Pakta Integritas]. BENTUK SURAT KUASA CONTOH-1 [kop surat badan usaha] SURAT KUASA Nomor : _______________ Nama : __________________________________ Alamat Perusahaan : __________________________________ Jabatan : _______________________ [Direktur Utama/Pimpinan perusahaan] _________________[nama PT/CV/Firma] dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perusahaan berdasarkan Akta Notaris No. akta notaris] tanggal ________________ [tanggal penerbitan akta] Notaris _____________ [nama notaris penerbit akta] beserta perubahannya. 2. ___________________. [Menandatangani Surat Sanggahan]. _________________ [no. 3. Penerima Kuasa mewakili Pemberi Kuasa untuk : 1. yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa. [Menandatangani Surat Sanggahan Banding] Surat Kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. 6.52 B._______________20__ Penerima Kuasa ________________ [nama dan jabatan] Pemberi Kuasa ________________ [nama dan jabatan] *) Penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya. [Menandatangani Berita Acara Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya].

Penerima Kuasa mewakili Pemberi Kuasa untuk : 1. _________________ [no. Akta notaris] tanggal ________________ [tanggal penerbitan akta] Notaris _____________ [nama notaris penerbit akta] beserta perubahannya atau Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi No__________ tanggal ____________ ]._______________20__ Penerima Kuasa ________________ [nama dan jabatan] Pemberi Kuasa ________________ [nama dan jabatan] . memberi kuasa kepada : Nama : ______________________________________ Alamat : ______________________________________ yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa. yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa. 3. [Menghadiri pemberian pejelasan]. 4. 2.53 CONTOH-2 [kop surat badan usaha] SURAT KUASA Nomor : _______________ Nama : __________________________________ Alamat Perusahaan : __________________________________ Jabatan : _______________________ [Direktur Utama/Pimpinan perusahaan/Kepala Cabang/wakil kemitraan (KSO)] _______________[nama PT/CV/Firma] dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama [perusahaan/kemitraan (KSO)] berdasarkan [Akta Notaris No. [Melakukan pendaftaran dan pengambilan dokumen]. ___________________.dst Surat Kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. [Menghadiri pembukaan penawaran]. _________________.

. BENTUK DATA ORGANISASI PERUSAHAAN CONTOH DATA ORGANISASI ______________________[ PT/CV/Firma/Kemitraan] [cantumkan uraian ringkas (kurang lebih 2 (dua) halaman) mengenai latar belakang dan organisasi peserta dan penanggung jawab yang ditugaskan untuk mengelola pekerjaan jasa konsultansi ini].54 LAMPIRAN 2 : DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS A.

Mitra kerja dan posisinya dalam kemitraan (apabila ada) Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Nomor urut 2. Nama paket pekerjaan 4.55 B. Nilai kontrak pekerjaan 8. Bina Marga Kab. Jenis lingkup layanan jasa konsultansi 5. Jangka waktu layanan 6. Nama instansi pengguna jasa dan sumber dana 3. BENTUK DAFTAR PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CONTOH DAFTAR PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERKAHIR Pengguna Jasa/ Sumber Dana 2 No. Sampang . 1 Nama Paket Pekerjaan 3 Lingkup Layanan 4 Periode 5 Orang Bulan 6 Nilai Kontrak 7 Mitra Kerja 8 Keterangan isi kolom : 1. Jumlah orang bulan yang digunakan 7.

Perusahaan Mitra Kerja a. Waktu Pelaksanaan : : : : 8. Sampang . _________________ ___________________ b. Jumlah tenaga ahli : Tenaga Ahli Asing ___ Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia ___ Orang Bulan 10. Bina Marga Kab. Jumlah Orang Bulan _________________ _________________ _________________ _________________ _________________ Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. _________________ ___________________ c. _________________ ___________________ e. Lokasi Proyek 5. Kontrak 7. Nilai Kontrak 6. No. _________________ ___________________ dst. (nama perusahaan) b. BENTUK URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CONTOH URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERKAHIR 1. (nama perusahaan) dst. _________________ ___________________ d. (nama perusahaan) d. Lingkup Produk Utama : 4. Jumlah tenaga ahli Asing Indonesia ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan Tenaga ahli tetap yang terlibat: Posisi Keahlian a. (nama perusahaan) c. Nama Paket Pekerjaan : : 3. Pengguna Jasa 2.56 C. Nama Pemimpin Kemitraan (jika ada) : Alamat : Negara Asal : 9.

Bina Marga Kab. BENTUK TANGGAPAN DAN SARAN TERHADAP KERANGKA ACUAN KERJA DAN PERSONIL/FASILITAS PENDUKUNG DARI PPK CONTOH A.TANGGAPAN DAN SARAN PENDUKUNG DARI PPK TERHADAP PERSONIL/FASILITAS [tanggapi perihal penyediaan peralatan/material/personil/fasilitas pendukung oleh Pejabat Pembuat Komitmen sesuai dengan Dokumen Pemilihan ini meliputi antara lain (jika ada): dukungan administrasi.] B. data. dan lain-lain] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. atau mengusulkan pentahapan kegiatan yang berbeda. ruang kerja. TANGGAPAN DAN SARAN TERHADAP KERANGKA ACUAN KERJA [cantumkan dan jelaskan modifikasi atau inovasi yang peserta usulkan terhadap Kerangka Acuan Kerja untuk meningkatkan kinerja dalam melaksanakan pekerjaan jasa konsultansi ini. peralatan.57 D. Saran tersebut di atas harus disampaikan secara singkat dan padat. Sampang . transportasi lokal. atau menambahkan kegiatan lain. misalnya meniadakan kegiatan yang dianggap tidak perlu.

lingkup serta jasa konsultansi yang diperlukan. dan tanggal jatuh tempo penyerahan laporan-laporan. Peserta harus menyoroti permasalahan yang sedang dicarikan jalan keluarnya. c) Organisasi dan Personil. gambar kerja. termasuk gambar kerja dan diagram) yang dibagi menjadi tiga bab berikut: a) Pendekatan Teknis dan Metodologi. dan menunjukkan pemahaman terhadap Kerangka Acuan Kerja dan kemampuan untuk menerjemahkannya ke dalam rencana kerja. b) Program Kerja. termasuk laporan. harus dicantumkan. Dalam bab ini jelaskan pemahaman peserta terhadap tujuan proyek/kegiatan. METODOLOGI DAN PROGRAM KERJA CONTOH [Pendekatan teknis. BENTUK URAIAN PENDEKATAN. Dalam bab ini usulkan kegiatan utama dari pelaksanaan pekerjaan. pentahapan dan keterkaitannya. metodologi dan program kerja adalah kriteria pokok dari Penawaran Teknis.58 E. Peserta disarankan untuk menyajikan detil penawaran teknis (misalnya 50 (lima puluh) halaman. Program kerja ini harus konsisten dengan Data Teknis-6 mengenai Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan. Program kerja yang diusulkan harus konsisten dengan pendekatan teknis dan metodologi. dan tenaga pendukung. Dalam bab ini usulkan struktur dan komposisi tim. metodologi kerja dan uraian detil mengenai keluaran. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. dan c) Organisasi dan Personil a) Pendekatan Teknis. tabel. Bina Marga Kab. Sampang . b) Program Kerja. target (termasuk persetujuan sementara dari Pejabat Pembuat Komitmen). Peserta juga harus menjelaskan metodologi yang diusulkan dan kesesuaian metodologi tersebut dengan pendekatan yang digunakan. dan menjelaskan pendekatan teknis yang akan diadopsi untuk menyelesaikan permasalahan. substansinya dan jangka waktu. Daftar hasil kerja. tenaga ahli inti sebagai penanggung jawab. Peserta harus menyusun bidang-bidang pokok dari pekerjaan.

laporan antara.59 F. termasuk penyerahan laporan (misalnya laporan pendahuluan. . dan kegiatan lain yang memerlukan persetujuan Pejabat Pembuat Komitmen. dan kegiatan lain yang memerlukan persetujuan dicantumkan secara terpisah berdasarkan tahapannya Jangka waktu kegiatan dicantumkan dalam bentuk diagram balok. Untuk paket pekerjaan yang ditahapkan maka kegiatan seperti penyerahan laporan. dan laporan akhir). BENTUK JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN CONTOH JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN No. 1 Kegiatan1 2 I 3 II 4 Bulan ke-2 III IV V 5 6 7 dst. 8 Keterangan 9 1 2 Cantumkan semua kegiatan.

BENTUK KOMPOSISI TIM DAN PENUGASAN CONTOH KOMPOSISI TIM DAN PENUGASAN (DAFTAR PERSONIL) Tenaga Ahli (Personil Inti) Nama Personil Perusahaan Tenaga Ahli Lokal/Asing Lingkup Keahlian Posisi Diusulkan Uraian Pekerjaan Jumlah Orang Bulan Tenaga Pendukung (Personil lainnya) Nama Personil Perusahaan Tenaga Ahli Lokal/Asing Lingkup Keahlian Posisi Diusulkan Uraian Pekerjaan Jumlah Orang Bulan .60 G.

misalnya juru gambar. untuk Tenaga Pendukung cukup dicantumkan posisi. Nama Personil Nasional 1 2 n Subtotal Asing 1 2 n Subtotal Total Masukan PenuhWaktu Masukan Paruh-Waktu 1 2 Untuk Tenaga Ahli pengisian masukan harus mencantumkan nama personil. BENTUK JADWAL PENUGASAN TENAGA AHLI1 CONTOH JADWAL PENUGASAN TENAGA AHLI Masukan Personil (dalam bentuk diagram balok)2 Orang Bulan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 n No. dan sebagainya. staf administrasi. Sampang . Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Masukan personil dihitung dalam bulan dimulai sejak penugasan.61 H. Bina Marga Kab.

Tempat/Tanggal Lahir 5. tempat dan tahun tamat belajar. Nama Perusahaan e. Nama Perusahaan e. Posisi yang diusulkan 2. Pendidikan Non Formal 7. Status Kepegawaian pada Perusahaan i. Pendidikan (Lembaga pendidikan. Lokasi Proyek c. Waktu Pelaksanaan g. Nama Proyek b. Uraian Tugas f. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Surat Referensi dari Pengguna Jasa Tahun sebelumnya a. Waktu Pelaksanaan g. Posisi Penugasan h. Pengguna Jasa d. Lokasi Proyek c. Pengalaman Kerja1 Tahun ini ____ a. Status kepegawaian pada perusahaan ini 1 Setiap pengalaman kerja yang dicantumkan harus disertai dengan referensi dari pengguna jasa yang bersangkutan. dilampirkan rekaman ijazah ) 6. Pengguna Jasa d. Penguasaan Bahasa Inggris dan bahasa Indonesia 8. Nama Proyek b. Surat Referensi dari Pengguna Jasa dst. Nama Perusahaan 3. Bina Marga Kab. BENTUK DAFTAR RIWAYAT HIDUP PERSONIL YANG DIUSULKAN CONTOH Daftar Riwayat Hidup 1.62 I. Status Kepegawaian pada Perusahaan i. Posisi Penugasan h. Uraian Tugas f. Sampang . Nama Personil 4. : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ 9.

(__________) [nama jelas] Mengetahui: __________[nama Penyedia Jasa Konsultansi] (__________) [nama jelas wakil sah] ._____20__ Yang membuat pernyataan.63 Daftar riwayat hidup ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan penuh rasa tanggung jawab. Jika terdapat pengungkapan keterangan yang tidak benar secara sengaja atau sepatutnya diduga maka saya siap untuk digugurkan dari proses seleksi atau dikeluarkan jika sudah dipekerjakan. ____________.

_____20__ Yang membuat pernyataan. (__________) [nama jelas] Menyetujui: __________[nama Penyedia Jasa Konsultansi] (__________) [nama jelas wakil sah] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.64 J. Sampang . Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan penuh rasa tanggung jawab. Bina Marga Kab. ____________. BENTUK SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN CONTOH PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Alamat : __________________________________________ : __________________________________________ Dengan ini menyatakan bahwa saya bersedia untuk melaksanakan paket pekerjaan jasa konsultansi _____________ untuk Penyedia Jasa Konsultansi _____________ sesuai dengan usulan jadwal penugasan saya dari bulan __________ tahun __________ sampai dengan bulan__________ tahun __________ dengan posisi sebagai tenaga ahli _________________.

Rekapitulasi Penawaran Biaya 2. Sesuai dengan persyaratan Dokumen Pemilihan. Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration) 3. maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan. Berita Acara Pemberian Penjelasan [dan Adendum Dokumen Pemilihan].65 LAMPIRAN 3 : DOKUMEN PENAWARAN BIAYA A. [Dokumen lain yang dipersyaratkan] Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini. BENTUK SURAT PENAWARAN BIAYA CONTOH Nomor Lampiran [KOP PERUSAHAAN] ______________. Rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimburseable cost) 4. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama ____ (_________________) hari kalender. Penawaran Biaya ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas. Bina Marga Kab. Sampang . bersama Surat Penawaran Biaya ini kami lampirkan : 1. Pokja_______________ULP_____________________[K/L/D/I] [diisi oleh Pokja ULP] di _______________________________ Perihal : Penawaran Biaya________________[nama pekerjaan diisi oleh Pokja ULP] Sehubungan dengan Undangan Pengambilan Dokumen Pemilihan Nomor_____________tanggal_____________ dan setelah kami pelajari dengan saksama Dokumen Pemilihan. serta menunjuk Surat Penawaran Administrasi dan Teknis kami nomor _____________ tanggal _____________ perihal Penawaran Administrasi dan Teknis_____________________ [nama pekerjaan diisi oleh Pokja ULP]. PT/CV/Firma/Kemitraan_________________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] _____________________ Jabatan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. dengan ini kami mengajukan Penawaran Biaya untuk pekerjaan_____________________[diisi oleh Pokja ULP] sebesar Rp______________(____________________________). Penawaran ini berlaku selama ____ (_________________) hari kalender sejak pembukaan Dokumen Penawaran._____________20__ : _____________________ : _____________________ Kepada Yth.

I II Uraian Biaya Langsung Personil Biaya Langsung Non-Personil Sub-total PPN 10% Total Terbilang: Total Harga (Rp) Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Sampang . BENTUK REKAPITULASI PENAWARAN BIAYA CONTOH REKAPITULASI PENAWARAN BIAYA No. Bina Marga Kab.66 B.

67 C. staf administrasi. misalnya juru gambar. Bina Marga Kab. BENTUK RINCIAN BIAYA LANGSUNG PERSONIL (REMUNERATION) CONTOH RINCIAN BIAYA LANGSUNG PERSONIL Harga Satuan Orang Bulan (Rp) Nama Personil1 Nasional Asing Posisi Orang Bulan Jumlah (Rp) Total Biaya 1 Untuk Tenaga Ahli pengisian masukan harus mencantumkan nama personil. dan sebagainya. untuk Tenaga Pendukung cukup dicantumkan posisi. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Sampang .

68

D. BENTUK RINCIAN BIAYA REIMBURSEABLE COST)1

LANGSUNG

NON-PERSONIL

(DIRECT

CONTOH

RINCIAN BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL
Jenis Biaya Biaya Kantor Uraian Biaya Biaya Sewa Kantor Biaya Pemeliharaan Kantor Biaya Komunikasi Biaya Peralatan Kantor Biaya Kantor Lainnya Biaya Perjalanan Dinas Biaya Tiket Uang Harian Perjalanan Darat Biaya Perjalanan Dinas Lainnya Biaya Laporan Laporan Pendahuluan Laporan Antara Laporan Akhir Laporan Penyelengaraan Seminar Biaya Laporan Lainnya Biaya Lainnya Total Biaya Satuan (hari/kali) Biaya2 Lump Sum Harga Satuan (Rp) (Rp) Jumlah (Rp)

1

2

Biaya langsung non-personil adalah biaya yang benar-benar diperlukan dalam menunjang pelaksanaan pekerjaan. Biaya keuntungan (profit) dan biaya umum (overhead cost) tidak diperkenankan. Biaya langsung non-personil dapat berupa harga satuan tetap atau penggantian biaya atas bukti tagihan dengan pagu biaya (lump sum). Pilih salah satu cara penghitungan penggantian biaya. Dalam hal penggantian dengan pagu biaya, Pokja ULP harus menetapkan pagu biaya dan mengosongkan kolom Satuan.

Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang

69

BAB VI. BENTUK KONTRAK
LAMPIRAN 1 : SURAT PERJANJIAN

[kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen]
SURAT PERJANJIAN untuk melaksanakan Paket Pekerjaan Jasa Konsultansi: __________________________ Nomor : __________

[Jika penyedia bukan berbentuk Kemitraan/KSO maka kalimat pembukaan/komparisi di atas disesuaikan sebagai berikut:] SURAT PERJANJIAN ini berikut semua lampirannya (selanjutnya disebut “Kontrak”) dibuat dan ditandatangani di __________ pada hari __________ tanggal __ bulan __________ tahun ____ antara __________ [nama Pejabat Pembuat Komitmen], selaku Pejabat Pembuat Komitmen, yang bertindak untuk dan atas nama __________ [nama proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen], yang berkedudukan di __________ [alamat Pejabat Pembuat Komitmen], berdasarkan Surat Keputusan _______________ [pejabat yang menandatangani SK penetapan sebagai PPK] No _______________ [nomor SK penetapan sebagai PPK] (selanjutnya disebut “PPK”) dan __________ [nama wakil penyedia], __________ [jabatan wakil penyedia], yang bertindak untuk dan atas nama __________ [nama penyedia], yang berkedudukan di __________ [alamat Penyedia Jasa Konsultansi], berdasarkan Akta Notaris No. __________ [nomor akta notaris], tanggal _________ [tanggal penerbitan akta] yang dikeluarkan oleh Notaris ____________ [nama notaris penerbit akta] (selanjutnya disebut “Penyedia”). [Jika penyedia berbentuk Kemitraan/KSO maka kalimat pembukaan/komparisi di atas disesuaikan sebagai berikut:] SURAT PERJANJIAN ini berikut semua lampirannya (selanjutnya disebut “Kontrak”) dibuat dan ditandatangani di __________ pada hari __________ tanggal __ bulan __________ tahun ____ antara __________ [nama Pejabat Pembuat Komitmen], selaku Pejabat Pembuat Komitmen, yang bertindak untuk dan atas nama __________ [nama proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen], yang berkedudukan di __________ [alamat Pejabat Pembuat Komitmen], berdasarkan Surat Keputusan _______________ [pejabat yang menandatangani SK penetapan sebagai PPK] No _______________ [nomor SK penetapan sebagai PPK] (selanjutnya disebut “PPK”) dan Kemitraan yang beranggotakan sebagai berikut: 1. __________ [nama penyedia 1]; dan 2. __________ [nama penyedia 2]; dan ...dst, yang masing-masing anggotanya bertanggung jawab secara pribadi dan tanggung renteng atas semua kewajiban terhadap PPK berdasarkan Kontrak ini dan telah menunjuk __________ [nama anggota kemitraan yang ditunjuk sebagai wakil kemitraan] untuk bertindak atas nama Kemitraan yang

Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang

70

berkedudukan di __________[alamat Penyedia Jasa Konsultansi], berdasarkan Surat Perjanjian Kemitraan/KSO No. ________________ tanggal ______________ yang dibuat di atas kertas segel (selanjutnya disebut “Penyedia”).] MENGINGAT BAHWA: (a) PPK telah meminta penyedia untuk menyediakan Jasa Konsultansi sebagaimana diterangkan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak yang terlampir dalam Kontrak ini; Penyedia, sebagaimana dinyatakan kepada PPK, memiliki keahlian profesional, personil, dan sumber daya teknis, dan telah menyetujui untuk menyediakan Jasa Konsultansi sesuai dengan persyaratan dan ketentuan dalam Kontrak ini; PPK dan penyedia menyatakan memiliki kewenangan untuk menandatangani Kontrak ini, dan yang menandatangani mempunyai kewenangan untuk mengikat pihak yang diwakili; PPK dan penyedia mengakui dan menyatakan bahwa sehubungan dengan penandatanganan Kontrak ini masing-masing pihak: 1) telah dan senantiasa diberikan kesempatan untuk didampingi oleh advokat; 2) menandatangani Kontrak ini setelah meneliti secara patut; 3) telah membaca dan memahami secara penuh ketentuan Kontrak ini; 4) telah mendapatkan kesempatan yang memadai untuk memeriksa dan mengkonfirmasikan semua ketentuan dalam Kontrak ini beserta semua fakta dan kondisi yang terkait.

(b)

(c)

(d)

MAKA OLEH KARENA ITU, PPK dan Penyedia dengan ini bersepakat dan menyetujui hal-hal sebagai berikut: 1.

[untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak Gabungan Harga Satuan dan Lumpsum ditulis sebagai berikut : “Total harga Kontrak atau Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang diperoleh berdasarkan rincian biaya satuan pekerjaan sebagaimana tercantum dalam Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya adalah sebesar Rp__________ (_________________ rupiah);”] [untuk Kontrak Lumpsum ditulis sebagai berikut : ‘Total harga Kontrak atau Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebagaimana tercantum dalam Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya adalah sebesar Rp__________ (_________________ rupiah);”]

2.

Peristilahan dan ungkapan dalam Surat Perjanjian ini memiliki arti dan makna yang sama seperti yang tercantum dalam lampiran Surat Perjanjian ini;

Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang

e) Syarat-Syarat Umum Kontrak. Untuk dan atas nama __________ PPK Untuk dan atas nama Penyedia/Kemitraan(KSO) __________ [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk Penyedia Jasa Konsultansi maka rekatkan materai Rp 6. d) Syarat-Syarat Khusus Kontrak. yaitu Surat Jaminan.-)] [nama lengkap] [jabatan] [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen maka rekatkan materai Rp 6. PPK dan penyedia telah bersepakat untuk menandatangani Kontrak ini pada tanggal tersebut di atas dan melaksanakan Kontrak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia. Bina Marga Kab. Kontrak ini mulai berlaku efektif terhitung sejak tanggal yang ditetapkan dengan tanggal mulai dan penyelesaian keseluruhan pekerjaan sebagaimana diatur dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak. 5. dan b) PPK berkewajiban untuk melakukan pembayaran kepada penyedia sesuai dengan ketentuan Kontrak. h) Dokumen-dokumen kelengkapan seleksi. Dokumen-dokumen berikut merupakan satu-kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari Kontrak ini: a) Adendum Surat Perjanjian (apabila ada). 4.000. Dokumen Kontrak dibuat untuk saling menjelaskan satu sama lain. dan jika terjadi pertentangan antara ketentuan dalam suatu dokumen dengan ketentuan dalam dokumen yang lain maka yang berlaku adalah ketentuan dalam dokumen yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki pada angka 3 di atas. Sampang . c) Surat Penawaran berikut Data Penawaran Biaya. DENGAN DEMIKIAN.-)] [nama lengkap] [jabatan] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. g) Data Teknis selain Kerangka Acuan Kerja. dan Berita-Berita Acara Seleksi. f) Kerangka Acuan Kerja.71 3. b) Pokok Perjanjian. 6.000. Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. Hak dan kewajiban timbal-balik PPK dan penyedia dinyatakan dalam Kontrak yang meliputi khususnya : a) Penyedia berkewajiban untuk melaksanakan pekerjaan Jasa Konsultansi untuk PPK sesuai dengan ketentuan Kontrak.

Bina Marga Kab.000. Sampang . Untuk dan atas nama __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk Penyedia Jasa Konsultansi maka rekatkan materai Rp 6. cantumkan ”dibebankan atas DIPA __________ Tahun Anggaran ____ untuk mata anggaran kegaiatan __________ WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN: ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun NILAI PEKERJAAN Biaya Langsung Personil No.)] [nama lengkap] [jabatan] [nama lengkap] [jabatan] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk mematuhi Syarat Umum SPK terlampir.72 [kop surat K/L/D/I] SURAT PERINTAH KERJA (SPK) SATUAN KERJA: NOMOR DAN TANGGAL SPK: Halaman __ dari __ PAKET PEKERJAAN: __________ NOMOR DAN TANGGAL DOKUMEN PEMILIHAN : NOMOR DAN TANGGAL BERITA ACARA HASIL SELEKSI : SUMBER DANA: [sebagai contoh..000. Komponen Biaya Kuantitas (Orang Bulan) Harga Satuan (Rp) Subtotal (Rp) Biaya Langsung Non-Personil Kuantitas [jika tidak lumpsum] Harga Satuan (Rp) Subtotal (Rp) Total (Rp) Jumlah PPN 10% NILAI Terbilang : INSTRUKSI KEPADA PENYEDIA JASA KONSULTANSI: Penagihan hanya dapat dilakukan setelah penyelesaian pekerjaan yang diperintahkan dalam SPK ini dan hasil pekerjaan tersebut dapat diterima secara memuaskan oleh Pejabat Pembuat Komitmen. Biaya langsung personil dihitung berdasarkan Orang Bulan dengan ketentuan 1 (satu) Orang Bulan sama dengan __ (__________) hari dan 1 (satu) hari sama dengan __ (__________) jam. Selain tunduk kepada ketentuan dalam SPK ini.-)] Untuk dan atas nama Penyedia Jasa Konsultansi __________ [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuksatuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen maka rekatkan materai Rp 6.

LINGKUP PEKERJAAN Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu yang ditentukan. kewajiban. 9. JADWAL a. beban pajak dan biaya overhead serta biaya asuransi. serta risiko lain yang tidak dapat diduga. Bina Marga Kab. Waktu pelaksanaan SPK adalah sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. interpretasi. dan 2) pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. membebaskan. kerusakan. atas segala risiko terhadap kecelakaan. serta pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan. Harga SPK telah memperhitungkan keuntungan. PEMUTUSAN Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. maka PPK dapat melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan adendum SPK. PPK membayar kepada penyedia atas pelaksanaan pekerjaan dalam SPK sebesar harga SPK. PENUGASAN PERSONIL Penyedia Jasa Konsultansi tidak diperbolehkan menugaskan personil selain personil yang telah disetujui oleh PPK untuk melaksanakan pekerjaan berdasarkan SPK ini. dan semua peralatan tersebut harus dikembalikan kepada PPK pada saat SPK berakhir atau jika tidak diperlukan lagi oleh Penyedia Jasa Konsultansi. c. Semua peralatan tersebut harus dikembalikan dalam kondisi yang sama pada saat diberikan kepada Penyedia Jasa Konsultansi dengan penegecualian keausan akibat pemakaian yang wajar. dan pelaksanaan SPK ini didasarkan kepada hukum Republik Indonesia. 2. denda. tanggung jawab. PENYEDIA JASA KONSULTANSI MANDIRI Penyedia berdasarkan SPK ini bertanggung jawab penuh terhadap personil serta pekerjaan yang dilakukan HARGA SPK a. Hak kepemilikan atas peralatan dan barang/bahan yang disediakan oleh PPK tetap pada PPK. kehilangan. 4. 7. 3. d. Jika diminta oleh PPK maka Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk membantu secara optimal pengalihan hak kepemilikan tersebut kepada PPK sesuai dengan hukum yang berlaku. ASURANSI a. 10. dan Personil. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian berat PPK) sehubungan dengan klaim yang timbul dari hal-hal berikut terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir: 1) kehilangan atau kerusakan peralatan dan harta benda penyedia. dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan harga sesuai SPK. Penyedia wajib menyediakan asuransi sejak SPMK sampai dengan tanggal selesainya pemeliharaan untuk: 1) semua barang dan peralatan yang mempunyai risiko tinggi terjadinya kecelakaan. 8. Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena keadaan diluar pengendaliannya dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada PPK. HAK KEPEMILIKAN PPK berhak atas kepemilikan semua barang/bahan yang terkait langsung atau disediakan sehubungan dengan jasa yang diberikan oleh Penyedia Jasa Konsultansi kepada PPK. Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam harga SPK. SPK ini berlaku efektif pada tanggal penandatanganan oleh para pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SPMK. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. Jika SPK diputuskan sebelum waktu pelaksanaan pekerjaan berakhir dan pemutusan tersebut akibat Keadaan Kahar atau bukan karena kesalahan atau kelalaian Penyedia Jasa Konsultansi maka Penyedia Jasa Konsultansi berhak atas pembayaran pekerjaan secara pro rata sesuai dengan prestasi pekerjaan yang dapat diterima oleh PPK. Sampang . pelaksanaan pekerjaan. 6. proses pemeriksaan hukum. kerugian. b. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. b. b. c.73 SYARAT UMUM SURAT PERINTAH KERJA (SPK) 1. PPK dapat memutuskan SPK ini dengan pemberitahuan tertulis kepada Penyedia Jasa Konsultansi. kehilangan. Penyedia berkewajiban untuk melindungi. Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang ditentukan. 5. PENANGGUNGAN DAN RISIKO a. HUKUM YANG BERLAKU Keabsahan. gugatan atau tuntutan hukum. Rincian harga SPK sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga (untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lump sum).

SERAH TERIMA PEKERJAAN a. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan dalam syarat ini. PPK menerima penyerahan pertama pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan SPK dan diterima oleh Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. Pembayaran dilakukan sebesar 100% (seratus per seratus) setelah pekerjaan selesai. LAPORAN HASIL PEKERJAAN a. d. Terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan awal. PPK menugaskan Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. HUKUM YANG BERLAKU Keabsahan. 14. Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan. 15. jumlah dan kondisi peralatan. atas perintah PPK. dan pungutan lain yang dibebankan oleh hukum yang berlaku atas pelaksanaan SPK. b. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan pekerjaan. serta menyelesaikan pekerjaan selambat-lambatnya pada Tanggal Penyelesaian yang ditetapkan dalam SPMK. retribusi. c. PPK dapat memerintahkan kepada pihak ketiga untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. dan 5) catatan-catatan lain yang berkenaan dengan pelaksanaan. bea. b. Apabila diperlukan. Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. 12. 13. Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh Peristiwa Kompensasi maka PPK dikenakan kewajiban pembayaran ganti rugi. c. b. dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan program mutu. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. c. 11. sakit atau kematian pihak ketiga. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. 2) jenis. 3) kehilangan atau kerusakan harta benda. penyedia berkewajiban untuk memulai pelaksanaan pekerjaan pada Tanggal Mulai Kerja. seluruh aktivitas kegiatan pekerjaan di lokasi pekerjaan dicatat dalam buku harian sebagai bahan laporan harian pekerjaan yang berisi rencana dan realisasi pekerjaan harian. PPK membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan di lokasi pekerjaan. Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau Peristiwa Kompensasi atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia dikenakan denda. Jika perselisihan tidak dapat diselesaikan secara musyawarah maka perselisihan akan diselesaikan melalui Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. e. sakit atau kematian Personil. e. 17. PERPAJAKAN Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk membayar semua pajak. kecuali kerugian atau kerusakan tersebut diakibatkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK. Kecuali SPK diputuskan lebih awal. Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus). 4) keadaan cuaca termasuk hujan. Sampang . Laporan bulanan terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu bulan. Untuk merekam kegiatan pelaksanaan proyek. dan cidera tubuh. PENYELESAIAN PERSELISIHAN PPK dan Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan SPK ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan ini. d. PENGAWASAN DAN PEMERIKSAAN PPK berwenang melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. Hasil pemeriksaan pekerjaan dituangkan dalam laporan kemajuan hasil pekerjaan. banjir dan peristiwa alam lainnya yang berpengaruh terhadap kelancaran pekerjaan. Laporan harian berisi: 1) penempatan tenaga kerja untuk tiap macam tugasnya. g. f. penyedia wajib memperbaiki/menyelesaikannya. Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam ketentuan ini adalah tanggal penyelesaian semua pekerjaan. interpretasi. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. apabila diperlukan diperiksa oleh konsultan dan disetujui oleh wakil PPK. Laporan mingguan terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu minggu. c. Denda atau ganti rugi tidak dikenakan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang. Bahan dan Perlengkapan merupakan risiko penyedia. b. dan pelaksanaan SPK ini didasarkan kepada hukum Republik Indonesia. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah termasuk dalam nilai SPK. WAKTU PENYELESAIAN PEKERJAAN a. 16. Bina Marga Kab.74 2) cidera tubuh. d. Pemeriksaan pekerjaan dilakukan selama pelaksanaan SPK untuk menetapkan volume pekerjaan atau kegiatan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil pekerjaan. 3) jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. semua risiko kehilangan atau kerusakan Hasil Pekerjaan ini. Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan. Laporan harian dibuat oleh penyedia.

d. Jika Peristiwa Kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan dan/atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. Jika terjadi Peristiwa Kompensasi sehingga penyelesaian pekerjaan akan melampaui Tanggal Penyelesaian maka penyedia berhak untuk meminta perpanjangan Tanggal Penyelesaian berdasarkan data penunjang. Penghentian SPK dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. 19. melakukan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. 2) keterlambatan pembayaran kepada penyedia. 5) penyedia terbukti melakukan KKN. 2) perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. Perpanjangan Tanggal Penyelesaian harus dilakukan melalui adendum SPK jika perpanjangan tersebut mengubah Masa SPK. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. b. c. c. Ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. 18. 21. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundang-undangan. meliputi: 1) perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam SPK sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam SPK. PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN SPK a. PERUBAHAN SPK a. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan memperpanjang Tanggal Penyelesaian Pekerjaan secara tertulis. 8) ketentuan lain dalam SPK. Dalam hal pemutusan SPK dilakukan karena kesalahan penyedia: 1) penyedia membayar denda. f. 7) PPK memerintahkan untuk mengatasi kondisi tertentu yang tidak dapat diduga sebelumnya dan disebabkan oleh PPK. Perubahan SPK bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak. Dalam hal pemutusan SPK dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur. Penyedia tidak berhak atas ganti rugi dan/atau perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan jika penyedia gagal atau lalai untuk memberikan peringatan dini dalam mengantisipasi atau mengatasi dampak Peristiwa Kompensasi. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat Peristiwa Kompensasi.75 pengadilan negeri dalam wilayah hukum Republik Indonesia. 3) perubahan harga SPK akibat adanya perubahan pekerjaan dan/atau perubahan pelaksanaan pekerjaan. b. dan/atau 2) penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. dan/atau 6) pengaduan tentang penyimpangan prosedur. Perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. Bina Marga Kab. e. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. b. Dalam hal SPK dihentikan. d. Untuk kepentingan perubahan SPK. PA/KPA dapat membentuk Pejabat Peneliti Pelaksanaan kontrak atas usul PPK. Sampang . kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. pemutusan SPK melalui pemberitahuan tertulis dapat dilakukan apabila: 1) penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya dan tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. dapat dibuktikan perlunya tambahan waktu akibat Peristiwa Kompensasi. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 3) denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari harga SPK dan PPK menilai bahwa Penyedia tidak akan sanggup menyelesaikan sisa pekerjaan. Peristiwa Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut: 1) PPK mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. SPK hanya dapat diubah melalui adendum SPK. 4) penyedia belum bisa masuk ke lokasi sesuai jadwal. PERPANJANGAN WAKTU a. c. 2) penyedia berada dalam keadaan pailit. termasuk biaya langsung demobilisasi personil. 4) PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SPK. Pemutusan SPK dapat dilakukan oleh pihak penyedia atau pihak PPK. b. 20. 6) PPK memerintahkan penundaan pelaksanaan pekerjaan. 3) PPK tidak memberikan gambar-gambar. e. PERISTIWA KOMPENSASI a. 5) PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak ditemukan kerusakan/kegagalan/penyimpangan.

baik sebagai akibat peleburan (merger) atau akibat lainnya. 25. Bina Marga Kab. LARANGAN PEMBERIAN KOMISI Penyedia Jasa Konsultansi menjamin bahwa tidak satu pun personil proyek/satuan kerja PPK telah atau akan menerima komisi atau keuntungan tidak sah lainnya baik langsung maupun tidak langsung dari SPK ini. PPK dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah pengajuan permintaan pembayaran dari penyedia harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran kepada Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM). PENGALIHAN DAN/ATAU SUBKONTRAK Penyedia Jasa Konsultansi dilarang untuk mengalihkan dan/atau mensubkontrakkan sebagian atau seluruh pekerjaan.76 22. Pembayaran Denda tidak mengurangi tanggung jawab kontraktual penyedia. c. Penyedia Jasa Konsultansi menyetujui bahwa pelanggaran syarat ini merupakan pelanggaran yang mendasar terhadap SPK ini. 2) pembayaran dilakukan dengan [sistem bulanan/sistem termin/pembayaran secara sekaligus]. bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran. DENDA Penyedia berkewajiban untuk membayar sanksi finansial berupa Denda sebagai akibat wanprestasi atau cidera janji terhadap kewajiban-kewajiban penyedia dalam SPK ini. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus) dan Berita Acara penyerahan pekerjaan diterbitkan. dengan ketentuan: 1) penyedia telah mengajukan tagihan disertai laporan kemajuan hasil pekerjaan. pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dilakukan oleh PPK. d. 3) pembayaran harus dipotong denda (apabila ada) dan pajak. Pengalihan seluruh pekerjaan hanya diperbolehkan dalam hal pergantian nama Penyedia Jasa Konsultansi. tidak akan menjadi alasan untuk menunda pembayaran. PPK dapat meminta penyedia untuk menyampaikan perhitungan prestasi sementara dengan mengesampingkan hal-hal yang sedang menjadi perselisihan. b. Sampang . PEMBAYARAN a. PPK mengenakan Denda dengan memotong angsuran pembayaran prestasi pekerjaan penyedia. 24. 23.

77 LAMPIRAN 2 : SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK (SSUK) 1.2 1. Bina Marga Kab. evaluasi. Definisi Istilah-istilah yang digunakan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini harus mempunyai arti atau tafsiran seperti yang dimaksudkan sebagai berikut : 1. Kuasa Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut KPA adalah pejabat yang ditetapkan oleh PA untuk menggunakan APBN atau ditetapkan oleh Kepala Daerah untuk menggunakan APBD. Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut PA adalah Pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran Kementerian/Lembaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah atau Pejabat yang disamakan pada Institusi lain Pengguna APBN/APBD.3 1. KETENTUAN UMUM 1. Aparat Pengawas Intern Pemerintah atau pengawas intern pada institusi lain yang selanjutnya disebut APIP adalah aparat yang melakukan pengawasan melalui audit.1 Jasa Konsultansi adalah jasa layanan profesional yang membutuhkan keahlian tertentu diberbagai bidang keilmuan yang mengutamakan adanya olah pikir (brainware).4 1. Sub Penyedia adalah badan usaha yang mengadakan perjanjian kerja sama dengan penyedia. reviu. pemantauan dan kegiatan pengawasan lain terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi.6 1. untuk melaksanakan sebagian 1. Penyedia adalah adalah badan usaha yang menyediakan Jasa Konsultansi dan telah ditetapkan sebagai pemenang oleh Pokja ULP. Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan adalah panitia/pejabat yang ditetapkan oleh PA/KPA yang bertugas memeriksa dan menerima hasil pekerjaan.5 1.8 Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Sampang . Pejabat Pembuat Komitmen yang selanjutnya disebut PPK adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa.7 1.

10 Surat Jaminan yang selanjutnya disebut Jaminan.11 Kontrak Pengadaan Barang/Jasa yang selanjutnya disebut Kontrak adalah perjanjian tertulis antara PPK dengan penyedia yang mencakup SyaratSyarat Umum Kontrak (SSUK) ini dan SyaratSyarat Khusus Kontrak (SSKK) serta dokumen lain yang merupakan bagian dari kontrak. 1. 1. 1.13 Hari adalah hari kalender. yang telah memperhitungkan biaya Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.15 Direksi Teknis adalah tim pendukung yang ditunjuk/ditetapkan oleh PPK untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan konstruksi. kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan kesepakatan bersama yang dituangkan dalam perjanjian tertulis. yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak untuk mengendalikan pelaksanaan pekerjaan konstruksi. terdiri dari 1 (satu) orang atau lebih.16 Rincian Biaya Langsung Personil adalah remunerasi atau upah yang diterima oleh personil inti. 1. Kerja sama usaha tersebut dapat dinamakan konsorsium atau joint venture atau sebutan lainnya sepanjang tidak dimaksudkan untuk membentuk suatu badan hukum baru dan mengalihkan tanggung jawab masing-masing anggota kerja sama usaha kepada badan hukum tersebut. Sampang . Bina Marga Kab. 1.78 pekerjaan (subkontrak). 1. yang dikeluarkan oleh Bank Umum/Perusahaan Penjaminan/Perusahaan Asuransi yang diserahkan oleh penyedia kepada PPK untuk menjamin terpenuhinya kewajiban penyedia.12 Nilai Kontrak adalah total harga yang tercantum dalam Kontrak. adalah jaminan tertulis yang bersifat mudah dicairkan dan tidak bersyarat (unconditional).14 Direksi Lapangan adalah tim pendukung yang dibentuk/ditetapkan oleh PPK.9 Kemitraan adalah kerja sama usaha antara penyedia nasional maupun dengan penyedia asing yang masing-masing pihak mempunyai hak. 1. 1.

1. 1. atau jam). dan lain-lain. yang meliputi antara lain biaya untuk pembelian ATK. biaya sosial (social charge). 1. dihitung menurut jumlah satuan waktu tertentu (bulan. biaya perjalanan. biaya pengiriman dokumen. Sampang . tunjangan penugasan. asuransi dan biaya–biaya kompensasi lainnya.20 Bagian Pekerjaan yang disubkontrakkan adalah bagian pekerjaan bukan pekerjaan utama yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. keuntungan (profit) maksimal 10 %.18 Jadwal Waktu Pelaksanaan adalah jadwal yang menunjukkan kebutuhan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan. realistik dan dapat dilaksanakan. biaya pengurusan surat ijin. biaya komunikasi. terdiri atas tahap pelaksanaan yang disusun secara logis. yang diterbitkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen. 1. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.21 Masa Kontrak adalah jangka waktu berlakunya kontrak ini terhitung sejak tanggal penandatangan kontrak sampai dengan tanggal penyelesaian pekerjaan. minggu. yang pelaksanaannya diserahkan kepada penyedia lain dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK. biaya pencetakan laporan. Bina Marga Kab.22 Tanggal Mulai Kerja adalah tanggal mulai kerja penyedia yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). biaya penyelenggaraan seminar/workshop/lokakarya. 1.79 umum (overhead). hari.17 Rincian Biaya Langsung Non Personil adalah biaya yang sebenarnya dikeluarkan penyedia untuk pengeluaran-pengeluaran yang sesungguhnya (at cost). sewa peralatan. 1. 1.23 Tanggal Penyelesaian Pekerjaan adalah tanggal penyelesaian pekerjaan Jasa Konsultansi ini oleh penyedia yang tercantum dalam SPMK.19 Personel Inti adalah orang yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan untuk melaksanakan pekerjaan.

metodologi. 1.28 SSUK adalah Syarat-Syarat Umum Kontrak ini.27 SSKK adalah Syarat-Syarat Khusus Kontrak. 3. Bahasa dan Hukum Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. dan program kerja penyedia dalam pelaksanaan Jasa Konsultansi ini. 1. kualifikasi. 2.1 Bahasa kontrak menggunakan Bahasa Indonesia [kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa nasional pemberi pinjaman/hibah tersebut dan/atau bahasa Inggris]. Penawaran Teknis merupakan bagian dari penawaran penyedia. Bina Marga Kab. lingkup jasa konsultansi serta keahlian yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan berdasarkan Kontrak ini. 1.24 KAK adalah Kerangka Acuan Kerja yang disusun oleh PPK untuk menjelaskan tujuan.26 Penawaran Teknis adalah data teknis yang memuat pendekatan teknis. 1.25 Penawaran Biaya adalah rincian yang memuat setiap komponen pekerjaan Jasa Konsultansi yang harus dilaksanakan oleh penyedia [untuk Kontrak Harga Satuan ditambah : “berikut harga satuannya (mata pembayaran)”] dan merupakan bagian dari Dokumen Penawaran penyedia.29 SPP adalah Surat Perintah Pembayaran yang diterbitkan oleh PPK dan merupakan salah satu tahapan dalam mekanisme pelaksanaan pembayaran atas beban Anggaran Pendapatan Belanja Negara/Daerah. 3. Penerapan Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) diterapkan secara luas dalam pelaksanaan pekerjaan Jasa Konsultansi ini tetapi tidak dapat bertentangan dengan ketentuan-ketentuan dalam Dokumen Kontrak lain yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki dalam Surat Perjanjian.80 1.30 Tenaga Ahli adalah bagian dari Personil dengan keahlian. 1. Sampang . berisikan ketentuan-ketentuan tambahan yang dapat mengubah atau menambah SSUK. 1. dan pengalaman di bidang tertentu.

Keutuhan Kontrak Kontrak ini memuat semua ketentuan dan persyaratan yang telah disetujui oleh Para Pihak. 8. atau tidak dapat dilaksanakan maka ketentuan-ketentuan lain tetap berlaku secara penuh.3 Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 4.1 Pekerjaan Jasa Konsultansi ini dikerjakan terutama oleh tenaga Indonesia pada lokasilokasi yang tercantum dalam KAK. dan/atau faksimili yang ditujukan ke alamat yang tercantum dalam SSKK. Korespondensi 8. jasa. 5. e-mail.81 3.2 8. Sampang . Bina Marga Kab. janji. dan dianggap telah diberitahukan jika telah disampaikan secara langsung kepada wakil sah Para Pihak. Tindakan pencantuman komponen impor yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dapat dipersamakan dengan tindakan penipuan dan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pemisahan 6. Jika dalam proses pekerjaan Jasa Konsultansi digunakan komponen berupa barang. Asal Jasa Konsultansi 8. atau gabungan keduanya yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) maka penggunaan komponen impor harus sesuai dengan yang dicantumkan dalam Dokumen Penawaran. Para Pihak tidak diperbolehkan untuk mengikatkan diri atau bertanggung jawab atas pernyataan.2 Hukum yang digunakan adalah hukum yang berlaku di Indonesia [kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan hukum yang berlaku di Indonesia atau hukum yang berlaku di negara pemberi pinjaman/hibah (tergantung kesepakatan antara pemerintah dan negara pemberi hibah)]. Jika salah satu atau beberapa ketentuan dalam Kontrak ini berdasarkan Hukum yang Berlaku menjadi tidak sah. atau persetujuan yang tidak tercantum dalam Kontrak ini. Semua pemberitahuan. Jika lokasi untuk bagian pekerjaan tertentu tidak tercantum maka lokasi akan ditentukan oleh PPK. atau persetujuan berdasarkan Kontrak ini akan dibuat secara tertulis dalam Bahasa Indonesia. permohonan. tidak berlaku. Ketentuan mengenai perpajakan adalah seluruh ketentuan perpajakan yang berlaku di Indonesia. atau jika disampaikan melalui surat. Perpajakan 7.

jadwal pengadaan bahan/material. Sampang . KONTRAK 12. Layanan Tambahan 2. Penggunaan DokumenDokiumen Kontrak dan Informasi 10. 13.82 9. tata cara pengaturan pelaksanaan pekerjaan. gambar-gambar. program mutu.1 PPK bersama penyedia dapat menyelenggarakan rapat persiapan pelaksanaan kontrak. d. misalnya Kerangka Acuan Kerja.4 Hasil rapat persiapan pelaksanaan kontrak dituangkan dalam Berita Acara Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak yang ditandatangani oleh Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. c. 13. pekerjaan 12. DAN PEMUTUSAN 12. mobilisasi peralatan dan personil (apabila diperlukan). Bina Marga Kab.3 tanggal penyerahan hasil pekerjaan dari penyedia kepada PPK tercantum dalam SPMK. serta informasi lain yang berkaitan dengan kontrak tanpa ijin tertulis dari PPK. 13. Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan Penyedia tidak diperkenankan menggunakan dokumen-dokumen kontrak atau dokumen lainnya yang berhubungan dengan kontrak oleh pihak lain. Penyedia wajib membebaskan PPK dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga yang disebabkan penggunaan HAKI oleh penyedia. b. PERUBAHAN. 12.3 Beberapa hal yang dibahas dan disepakati dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak adalah: a. Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak 13.2 tanggal mulai dilaksanakannya tercantum dalam SPMK.2 Dalam rapat persiapan. Penyedia wajib menyediakan layanan tambahan lainnya seperti pembuatan maket/model dari hasil desain sesuai dengan lingkup pekerjaannya. 13. dan e. PPK dapat mengikutsertakan Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung. PELAKSANAAN. rencana pelaksanaan pemeriksaan lapangan bersama. organisasi kerja.1 tanggal mulai berlaku kontrak dan jangka waktu penyelesaian pekerjaan tercantum dalam SSKK. Hak Atas Kekayaan Intelektual 11. PENYELESAIAN. pola.

dan/atau c. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa personil dan/atau peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan kontrak maka penyedia tetap dapat melanjutkan pekerjaan dengan syarat personil dan/atau peralatan yang belum memenuhi syarat harus segera diganti dalam jangka waktu yang disepakati bersama dengan memperhatikan Pasal tentang Personil Konsultan dan Subkonsultan. Pada tahap awal pelaksanaan kontrak dan pelaksanaan pekerjaan. Bina Marga Kab. Dalam pemeriksaan personil dan peralatan. mendatangkan tenaga ahli.1 Penyedia melakukan mobilisasi setelah tanggal dimulainya pelaksanaan pekerjaan. Jika dalam pemeriksaan bersama ditemukan hal-hal yang dapat mengakibatkan perubahan isi kontrak maka perubahan tersebut akan dituangkan dalam amandemen kontrak. Sampang . Pengawasan dan Pemeriksaan 15. c. menyiapkan peralatan pendukung. Hasil pemeriksaan akan dituangkan dalam berita acara pemeriksaan. b. PPK atau pihak lain yang ditunjuk oleh PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan bersama yang mencakup antara lain pemeriksaan kesesuaian personil dan/atau peralatan dengan persyaratan kontrak. 14. b. mendatangkan tenaga pendukung.83 seluruh peserta rapat. 15.3 Mobilisasi peralatan dan personil dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan.1 Pemeriksaan Bersama a. Mobilisasi 14. Pemeriksaan (inspeksi) personil dan peralatan harus dilaksanakan setelah personil dan peralatan tiba di lokasi pekerjaan serta dibuatkan Berita Acara Hasil Inspeksi/Pemeriksaan yang ditandatangani oleh PPK dan penyedia. 14.2 Pemeriksaan Personil dan Peralatan a. PPK dapat dibantu Tim Teknis dan/atau Tim Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. yaitu: a. 14. b. 15.2 Mobilisasi dilakukan sesuai dengan lingkup pekerjaan.

1 Jaminan Uang Muka diberikan kepada PPK dalam rangka pengambilan uang muka dengan nilai 100% (seratus persen) dari besarnya uang muka. 16. c. c. 16. 15. nama paket kontrak. Hasil pemeriksaan lapangan dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan Lapangan yang ditandatangani oleh PPK dan penyedia. perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi. Apabila dalam pemeriksaan personil dan peralatan mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka harus dituangkan dalam bentuk adendum Kontrak. 16. PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan lapangan untuk melakukan pengukuran dan pemeriksaan detail kondisi lapangan. penyedia yang ditunjuk. Bina Marga Kab. b. maka penyedia dapat melaksanakan pekerjaan dengan syarat personil dan peralatan yang belum memenuhi syarat harus diganti sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak. Untuk pemeriksaan lapangan.4 Jaminan Uang Muka diterbitkan oleh Bank Umum.5 Bentuk surat jaminan Uang Muka: memuat nama dan alamat PPK.3 Masa berlakunya jaminan uang muka sekurangkurangnya sejak tanggal persetujuan pemberian uang muka sampai dengan tanggal penyerahan pertama pekerjaan. d. Jaminan Jaminan Uang Muka : 16. Bila hasil inspeksi/pemeriksaan personil dan peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan. d.3 Pemeriksaan Lapangan a. Apabila dalam pemeriksaan lapangan mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka harus dituangkan dalam adendum Kontrak.2 Nilai jaminan Uang Muka dapat dikurangi secara proporsional sesuai dengan pengembalian uang muka. PPK dapat dibantu Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung.84 Pendukung. Apabila diperlukan. dan hak penjamin. 16. 16. nilai Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Sampang .

Uang Muka dapat diberikan kepada penyedia dengan ketentuan sebagai berikut: 1) untuk usaha kecil paling tinggi 30% (tiga puluh perseratus) dari nilai Kontrak. Pengembalian uang muka diperhitungkan berangsur-angsur secara proporsional pada setiap pembayaran prestasi pekerjaan dan paling lambat harus lunas pada saat pekerjaan mencapai prestasi 100 % (seratus perseratus). Pembayaran 17. c. e. Penyedia dapat mengajukan permintaan pembayaran uang muka secara tertulis kepada PPK disertai dengan rencana penggunaan uang muka untuk melaksanakan pekerjaan sesuai Kontrak. PPK mengajukan surat permintaan pembayaran untuk permohonan tersebut setelah Jaminan Uang Muka diterima dari penyedia. Bina Marga Kab. Ketentuan mengenai pemberian uang muka beserta besarannya ditetapkan dalam SSKK. Besarnya Uang Muka untuk Kontrak Tahun Jamak adalah nilai yang paling kecil diantara 2 (dua) pilihan. Sampang . f. dan/atau 3) persiapan teknis lain yang diperlukan bagi pelaksanaan pengadaan. Untuk kontrak tahun jamak. d. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. g. 2) pembayaran uang tanda jadi kepada pemasok barang/material. 17. Uang Muka dapat diberikan kepada penyedia untuk: 1) mobilisasi alat dan tenaga kerja.85 jaminan uang muka dalam angka dan huruf. yaitu: 1) 20% (dua puluh perseratus) dari Kontrak tahun pertama. kewajiban pihak-pihak penjamin untuk mencairkan Surat Jaminan Uang Muka selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat kepada PPK. atau 2) untuk usaha non kecil paling tinggi 20% (dua puluh perseratus) dari nilai Kontrak.1 Uang Muka : a. h. b. masa berlaku jaminan uang muka dan tanda tangan penjamin. nilai Jaminan Uang Muka secara bertahap dapat dikurangi sesuai dengan pencapaian prestasi pekerjaan. atau 2) 15% (lima belas perseratus) dari total nilai Kontrak.

Pembayaran prestasi kerja diberikan kepada penyedia setelah dikurangi angsuran pengembalian Uang Muka dan denda apabila ada.3 Cara-cara dan tahapan pembayaran serta mata uang yang digunakan harus disesuaikan dengan ketentuan dalam SSKK. b. 17.1 PPK membayar kepada peserta atas pelaksanaan pekerjaan. c. keuntungan (profit) maksimal 10 %. serta pajak. biaya sosial (social charge). 18. dan 2) persyaratan kepada penyedia untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah pemberitahuan diterima. 17. Bina Marga Kab. Pembayaran bulanan/termin. dilakukan senilai pekerjaan yang telah diselesaikan. Pembayaran yang ditangguhkan harus disesuaikan dengan proporsi kegagalan atau kelalaian penyedia. Pembayaran prestasi pekerjaan dapat diberikan dalam bentuk : pembayaran bulanan/pembayaran berdasarkan tahapan penyelesaian pekerjaan (termin)/pembayaran secara sekaligus. Harga 18. Sampang .2 Harga kontrak telah memperhitungkan : biaya umum (overhead). Jika dipandang perlu oleh PPK. 18. Permintaan pembayaran kepada PPK untuk Kontrak yang menggunakan subkontrak. PPK dapat menangguhkan pembayaran setiap angsuran prestasi pekerjaan penyedia jika penyedia gagal atau lalai memenuhi kewajiban kontraktualnya. sesuai dengan yang ditetapkan dalam SSKK.4 Penangguhan Pembayaran a. Penangguhan dilakukan dengan terlebih dahulu menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada penyedia yang memuat: 1) alasan penangguhan pembayaran. penangguhan pembayaran dapat dilakukan bersamaan dengan pengenaan denda kepada penyedia.2 Pembayaran prestasi pekerjaan a. d. c. b. harus dilengkapi bukti pembayaran kepada seluruh subkontraktor sesuai dengan perkembangan (progress) pekerjaannya. tunjangan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.86 17. d.

1 Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi lapangan pada saat pelaksanaan dengan Kerangka Acuan Kerja yang telah ditentukan dalam Kontrak.4 Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi ini dibiayai dari sumber pendanaan yang disebut dalam SSKK. c. 20. Sampang . mengurangi atau menambah jenis pekerjaan. melaksanakan pekerjaan tambah/kurang yang belum tercantum dalam Kontrak yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. yang meliputi: 19. 18. b.3 Rincian harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam Rincian Biaya Personil dan Rincian Biaya Non Personil sesuai dengan Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya. Perubahan Lingkup Pekerjaan 20.3 perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan lingkup pekerjaan dan/atau perubahan pelaksanaan pekerjaan. Perubahan Kontrak Perubahan kontrak bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak. dan/atau 19. 18.2 perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan lingkup pekerjaan.1 perubahan lingkup pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. 20. 19. mengubah spesifikasi pekerjaan sesuai dengan kebutuhan lapangan. d.2 Pekerjaan tambah harus mempertimbangkan tersedianya anggaran dan tidak boleh melebihi 10% (sepuluh perseratus) dari biaya yang tercantum dari nilai Kontrak awal. 19. yang dihitung menurut jumlah satuan waktu tertentu.87 penugasan. Bina Marga Kab. asuransi dan biaya–biaya kompensasi lainnya. maka PPK bersama penyedia dapat melakukan perubahan Kontrak yang meliputi antara lain: a. menambah atau mengurangi volume pekerjaan yang tercantum dalam Kontrak.

4.2 Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. b.5 Persetujuan perpanjangan waktu pelaksanaan dituangkan dalam adendum Kontrak. PPK dapat dibantu oleh Tim Pendukung yaitu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak. 21. Bina Marga Kab.1 Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PPK atas pertimbangan yang layak dan wajar untuk hal-hal sebagai berikut: a. d. Perpanjangan Waktu Pelaksanaan 21. Penyesuaian harga diberlakukan pada Kontrak 22. 21. masalah yang timbul diluar kendali penyedia.1 [Harga yang tercantum dalam kontrak dapat berubah akibat adanya penyesuaian harga sesuai dengan peraturan yang berlaku.5 Dalam hal penilaian perubahan lingkup pekerjaan sebagaimana dimaksud pada angka 20.1 sampai dengan 20. ditindaklanjuti dengan negosiasi teknis dan biaya dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam Kontrak awal.88 20.3 Perintah perubahan lingkup pekerjaan dibuat oleh PPK secara tertulis kepada penyedia. dan/atau e. 22. [Penyesuaian Harga (Untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak 22. Sampang .3 PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan atas kontrak setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. keadaan kahar.4 Hasil negosiasi tersebut dituangkan dalam Berita Acara sebagai dasar penyusunan adendum Kontrak. c. perubahan ruang lingkup pekerjaan. 21. 21. 20.2 Waktu penyelesaian pekerjaan dapat diperpanjang sekurang-kurangnya sama dengan waktu terhentinya kontrak akibat keadaan kahar.4 PPK dapat menugaskan Tim Pendukung yaitu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak untuk meneliti kelayakan usulan perpanjangan waktu pelaksanaan. keterlambatan yang disebabkan oleh PPK. pekerjaan tambah. 21. 20.

Dn = Indeks harga komponen pada saat 22. kecuali komponen keuntungan dan biaya operasional sebagaimana tercantum dalam penawaran.. Penjumlahan a+b+c+d+. Penyesuaian Harga Satuan diberlakukan sesuai dengan jadwal pelaksanaan yang tercantum dalam kontrak awal/adendum kontrak.. Dalam hal penawaran tidak mencantumkan besaran komponen keuntungan dan overhead maka a = 0.. Bina Marga Kab. Penyesuaian Harga Satuan berlaku bagi seluruh kegiatan/mata pembayaran.dst adalah 1.. bahan..89 Gabungan Harga Satuan dan Lump Sum)] 22. Sampang .Bn/Bo+c.15.5 22. Jenis pekerjaan baru dengan Harga Satuan baru sebagai akibat adanya adendum kontrak dapat diberikan penyesuaian harga mulai bulan ke13 (tiga belas) sejak adendum kontrak tersebut ditandatangani. menggunakan indeks penyesuaian harga dari negara asal barang tersebut. a = Koefisien tetap yang terdiri atas keuntungan dan overhead. c. ditetapkan dengan rumus sebagai berikut: Hn = Ho (a+b.6 22. alat kerja.8 Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. dsb. d = Koefisien komponen kontrak seperti tenaga kerja. Ho = Harga Satuan pada saat harga penawaran.00. b. Penyesuaian Harga Satuan bagi komponen pekerjaan yang berasal dari luar negeri.3 Tahun Jamak yang masa pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan dan diberlakukan mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak pelaksanaan pekerjaan. Bn.4 22.. Cn.Cn/Co+d. Penyesuaian Harga Satuan..7 22. Kontrak yang terlambat pelaksanaannya disebabkan oleh kesalahan Penyedia diberlakukan penyesuaian harga berdasarkan indeks harga terendah antara jadwal awal dengan jadwal realisasi pekerjaan.Dn/Do+.) Hn = Harga Satuan pada saat pekerjaan dilaksanakan.

13 Pembayaran penyesuaian harga dilakukan oleh PPK.2 Penyedia tetap bertanggungjawab atas bagian pekerjaan yang dikerjakan oleh sub penyedia.11 Dalam hal indeks harga tidak dimuat dalam penerbitan BPS. 22. Bo.. V = Volume setiap jenis komponen pekerjaan yang dilaksanakan.12 Rumusan penyesuaian nilai kontrak ditetapkan sebagai berikut: Pn = (Hn1xV1)+(Hn2xV2)+(Hn3xV3)+.1 Bagian pekerjaan yang dikerjakan oleh sub penyedia harus diatur dalam kontrak dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK.9 Penetapan koefisien bahan.90 pekerjaan dilaksanakan (mulai bulan ke-13 setelah penandatanganan kontrak). Hn = Harga Satuan baru setiap jenis komponen pekerjaan setelah dilakukan penyesuaian harga menggunakan rumusan penyesuaian Harga Satuan.. Kerjasama antara penyedia dengan sub penyedia 23.10 Indeks harga yang digunakan bersumber dari penerbitan BPS. digunakan indeks harga yang dikeluarkan oleh instansi teknis. 22.14 Penyedia dapat mengajukan secara berkala selambat-lambatnya setiap 6 (enam) bulan. Bina Marga Kab. 22. Do = Indeks harga komponen pada bulan ke-12 setelah penandatanganan kontrak.. Co.3 Ketentuan-ketentuan dalam kerjasama dengan sub penyedia harus mengacu kepada harga yang tercantum dalam Kontrak serta menganut prinsip kesetaraan. tenaga kerja dan alat kerja ditetapkan dalam SSKK. 22. 22. 23. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. dst Pn = Nilai Kontrak setelah dilakukan penyesuaian Harga Satuan. 22. 23. Sampang . apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data.] 23.

PPK dapat menilai dan menyetujui penempatan/penggantian personil inti menurut kualifikasi yang dibutuhkan. penyesuaian terhadap perkiraan waktu pekerjaan personil akan dibuat oleh penyedia melalui pemberitahuan secara tertulis kepada PPK. Jika penggantian personil inti dan/atau peralatan perlu dilakukan. Jika PPK menilai bahwa Personil Inti: 1) tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik 2) berkelakuan tidak baik. d. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. f. Sampang . Penggantian personil inti dan/atau peralatan (apabila ada) tidak boleh dilakukan kecuali atas persetujuan tertulis PPK.2 Personil Inti a. maka perkiraan waktu pelaksanaan harus ditentukan secara tertulis oleh para pihak. Personil Konsultan dan Subkonsultan 24.1 Umum a. b. Personil inti yang dipekerjakan harus sesuai dengan kualifikasi dan pengalaman yang ditawarkan dalam Dokumen Penawaran. tanpa biaya tambahan apapun. perkiraan waktu pelaksanaan dilampirkan dalam Lampiran SSKK. nama personil dan uraian pekerjaan.91 24. atau 3) mengabaikan pekerjaan yang menjadi tugasnya maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dan menjamin personil inti tersebut meninggalkan lokasi kerja dalam waktu 7 (tujuh) hari kalender sejak diminta oleh PPK. jika terdapat pekerjaan tambah. 24. b. e. Bina Marga Kab. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dengan kualifikasi yang setara atau lebih baik dari personil inti dan/atau peralatan yang digantikan. c. Penggantian personil inti dan/atau peralatan dilakukan oleh penyedia dengan mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada PPK dengan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja Personil Inti dan/atau spesifikasi Peralatan yang diusulkan beserta alasan perubahan. c. kualifikasi minimum.

PPK dapat dibantu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. PPK meneliti permohonan perubahan personil dan/atau peralatan. biaya langsung personil harus disesuaikan dengan gaji dasar tenaga ahli yang menggantikan. 2) tidak mengurangi kualifikasi tenaga ahli yang ditawarkan. untuk mengajukan permohonan penggantian personil. Untuk kontrak biaya satuan (time based).3 Persetujuan Personil Personil inti dan subkonsultan yang telah disetujui oleh PPK harus memberikan data dirinya dan surat keterangan tidak mengidap penyakit berbahaya/menular (medical certificate) serta terdaftar atau tertera dalam daftar personalia penyedia. Dalam rangka penilaian usulan penggantian personil dan/atau peralatan. e. karena perhitungan upah sudah mencakup hal tersebut. 3) menolak permohonan perubahan personil dan/atau peralatan bila alasan yang diajukan dianggap tidak sesuai. d. 25. c. Penyedia dapat mengajukan penggantian personil dan/atau peralatan kepada PPK. b. dan tidak menambah nilai kontrak. jam kerja dan waktu cuti untuk personil inti ditentukan dalam Lampiran SSKK. Penyedia tidak dibenarkan melakukan penggantian personil dan/atau peralatan tanpa persetujuan PPK.4 Waktu kerja dan lembur a. dengan ketentuan: 1) menyetujui permohonan perubahan personil dan/atau peralatan bila alasan yang diajukan dianggap sesuai. b.1 Perubahan personil dan peralatan yang diajukan oleh penyedia a. penyedia diwajibkan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja personil yang diusulkan dan disertai alasan penggantian personil yang bersangkutan.92 24. Perubahan Personil 25. c. Sampang . waktu kerja tenaga kerja asing yang dimobilisasi ke Indonesia dihitung sejak kedatangannya di Indonesia sesuai dengan surat perintah mobilisasi. tenaga kerja tidak berhak untuk dibayar atas pekerjaan lembur atau sakit atau liburan. Bina Marga Kab. 24.

1/1000 (satu perseribu) dari sisa biaya bagian kontrak yang belum selesai dikerjakan. Denda dan Ganti Rugi 27. karena terjadinya cidera janji/wanprestasi yang tercantum dalam Kontrak. 25. 27.3 Penghentian Kontrak atau Ganti Rugi atau Kompensasi tidak dilakukan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang. 26.2 Besarnya denda kepada penyedia atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan adalah: a. Keterlambatan Pelaksanaan Pekerjaan 26.93 Kontrak. 26. Dalam waktu maksimal 15 (lima belas) hari sejak perintah penggantian personil.2 Penggantian personil penyedia atas perintah PPK a. 26. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. sedangkan ganti rugi merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada PPK.1 Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka PPK dapat menghentikan Kontrak dan menangguhkan pemenuhan hak-hak penyedia atau menangguhkan pembayaran. harus sudah menerima personil pengganti dari penyedia. b. 26.1 Denda merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada penyedia. Sampang . Personil dari penyedia yang dianggap tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik atau berkelakuan tidak baik.4 Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam Pasal ini adalah tanggal penyerahan setiap hasil kerja dan tanggal penyelesaian semua pekerjaan dengan penyerahan laporan akhir sebagaimana ditetapkan dalam SPMK.2 Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK maka PPK dikenakan Ganti Rugi atau memberikan Kompensasi. harus segera dilakukan perintah penggantian personil kepada penyedia dengan kualifikasi keahlian personil yang sama atau lebih tinggi. 27. Bina Marga Kab.

apabila bagian pekerjaan belum diterima oleh PPK. Bina Marga Kab. serta hasil pekerjaan tersebut telah diterima oleh PPK. kompensasi lain yang dirinci dalam syarat khusus kontrak. 1/1000 (satu perseribu) dari biaya kontrak. ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. b. Sampang . dapat Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.3 Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia.94 apabila kontrak terdiri atas bagian pekerjaan yang dapat dinilai terpisah dan bukan merupakan kesatuan sistem. PPK memodifikasi atau mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pekerjaan penyedia. PPK tidak memberikan gambar-gambar. c.4 Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut : a. b. keterlambatan penerbitan SPP. d. 27. penyedia belum bisa masuk ke lokasi sebagaimana yang diperjanjikan dalam kontrak. 27. e. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat peristiwa kompensasi. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. h. atau dapat diberikan kompensasi sesuai ketentuan dalam SSKK. i. perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak diketemukan kerusakan/ kegagalan/penyimpangan. jika kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. f. g.

gangguan industri lainnya sebagaimana dinyatakan melalui keputusan bersama Menteri Keuangan dan menteri teknis terkait. antara lain berupa gagal teknologi. epidemi dan wabah penyakit. c. 27. Keadaan Kahar 28. 28. angin topan. kebakaran. kekeringan. pemogokan. penyedia memberitahukan tentang terjadinya Keadaan Kahar kepada PPK secara tertulis dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kalender sejak terjadinya Keadaan Kahar.5 Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi diatur dalam SSKK. 28. dengan menyertakan salinan pernyataan Keadaan Kahar yang dikeluarkan oleh pihak/instansi yang berwenang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. tsunami. Bina Marga Kab.2 Tidak termasuk Keadaan Kahar adalah hal-hal merugikan yang disebabkan oleh perbuatan atau kelalaian para pihak. banjir.3 Dalam hal terjadi Keadaan Kahar. tidak dikenakan sanksi. bencana sosial. d. sehingga kewajiban yang ditentukan dalam Kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi.4 Setelah pemberitahuan tertulis tentang terjadinya Keadaan Kahar. bencana non alam. Yang digolongkan Keadaan Kahar adalah: a. e. dan tanah longsor. 28. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 28. antara lain konflik sosial antar kelompok atau antar komunitas masyarakat. Sampang . dan/atau f.95 dibuktikan kerugian nyata akibat peristiwa kompensasi. 28. b. yang dituangkan dalam perubahan Kontrak. antara lain berupa gempa bumi. para pihak dapat melakukan kesepakatan.1 Keadaan Kahar adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya.5 Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat keadaan kahar yang dilaporkan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender sejak terjadinya keadaan kahar. gunung meletus. bencana alam. dan teror.

10 Jika dikemudian hari penyedia dan pihak ketiga akan melakukan pengembangan terhadap piranti lunak tersebut dan untuk itu diperlukan lisensi maka penyedia harus mendapatkan persetujuan lebih dahulu dari PA. dan dokumendokumen lain serta piranti lunak yang dipersiapkan oleh penyedia berdasarkan kontrak ini dan menjadi hak milik PPK.5 PPK menerima kembali penyerahan laporan yang telah diperbaiki oleh penyedia (bila ada). Bina Marga Kab. 29. 29. 29.9 Penyedia dapat menyimpan 1 (satu) buah salinan tiap dokumen dan piranti lunak tersebut setelah mendapatkan persetujuan PPK. Atas penerimaan laporan dan dokumen tersebut dibuatkan tanda terima. dan membuat berita acara serah terima laporan hasil perbaikan.1 Penyedia wajib menyerahkan laporan dan dokumen sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dalam SSKK. laporan.2 PPK bersama penyedia melakukan pembahasan dan penilaian terhadap laporan dan dokumen yang diserahkan oleh penyedia. desain.96 29. spesifikasi.7 Menyerahkan semua rancangan. 29. Laporan Hasil Pekerjaan 29. Sampang . Untuk tujuan ini PA berhak untuk mendapatkan penggantian biaya atas pengembangan piranti lunak tersebut. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.6 Laporan Akhir dibuat dalam bentuk cetakan (hardcopy) dan/atau file (softcopy). 29. 29. 29.8 Penyedia paling lambat pada waktu pemutusan atau akhir masa kontrak berkewajiban untuk menyerahkan semua dokumen tersebut beserta daftar rinciannya kepada PPK. 29. 29.4 Jika terdapat kekurangan-kekurangan maka penyedia harus memperbaiki dan menyelesaikan kekurangan-kekurangan sesuai yang diinstruksikan oleh PPK dan menyerahkan laporan hasil perbaikan kepada PPK. gambar.3 PPK dan penyedia membuat berita acara hasil pembahasan dan penilaian laporan.

Sampang . 3) penyedia berada dalam keadaan pailit.97 29. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. dan 2) persyaratan kepada penyedia untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah pemberitahuan diterima. 30. Dalam hal Kontrak dihentikan. 30. Oleh PPK : Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Penghentian dan Pemutusan Kontrak 30.11 Pembatasan (jika ada) mengenai penggunaan dokumen dan piranti lunak tersebut di atas di kemudian hari diatur dalam SSKK. Penghentian Kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. b. PPK dengan pemberitahuan tertulis kepada penyedia dapat memerintahkan penghentian Kontrak jika penyedia gagal untuk melaksanakan kewajiban-kewajibannya dalam Kontrak ini. 5) denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari nilai Kontrak. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Pemberitahuan tertulis tersebut harus memuat: 1) alasan penghentian Kontrak. penyedia tidak dapat melaksanakan bagian pokok pekerjaan Jasa Konsultansi ini selama sekurang-kurangnya 60 (enam puluh) hari kalender. 2) penyedia tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah diberitahu atau dalam jangka waktu lain yang disetujui secara tertulis oleh PPK.2 Pemutusan Kontrak : a. c. 4) karena Keadaan Kahar. PPK dapat memutuskan Kontrak ini melalui pemberitahuan tertulis kepada penyedia setelah terjadinya hal-hal sebagai berikut: 1) penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya. Bina Marga Kab.1 Penghentian Kontrak : a.

6) penyedia terbukti melakukan KKN. atau 2) karena Keadaan Kahar. 2) penyedia membayar denda. Sampang . Oleh penyedia : Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundangundangan. Bina Marga Kab. 2) biaya langsung personil (termasuk biaya demobilisasi) yang dikeluarkan oleh penyedia sehubungan dengan pemutusan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. maka PPK berkewajiban untuk melakukan pembayaran sebagai berikut : 1) pembayaran prestasi pekerjaan sampai dengan tanggal berlakunya pemutusan Kontrak. dan/atau 7) pengaduan tentang penyimpangan prosedur. Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena kesalahan penyedia. e. Pada saat Kontrak diputuskan. dan/atau 3) penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam.98 b. dugaan KKN dan/atau pelanggararan persaingan usaha yang sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. penyedia dapat memutuskan Kontrak ini melalui pemberitahuan tertulis kepada PPK setelah terjadinya hal-hal sebagai berikut: 1) PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SSKK. penyedia tidak dapat melaksanakan bagian pokok pekerjaan Jasa Konsultansi ini selama sekurang-kurangnya 60 (enam puluh) hari kalender. melakukan KKN dan/atau pelanggararan persaingan usaha yang sehat dalam pelaksanaan pengadaan. c. Dalam hal pemutusan kontrak dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur. maka: 1) sisa Uang Muka harus dilunasi oleh penyedia atau Jaminan Uang Muka dicairkan. d.

31.2 meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh pihak penyedia. penyedia wajib menyelesaikannya. 31.5 ketentuan peralatan dan bahan yang disediakan oleh PPK untuk kebutuhan pelaksanaan pekerjaan oleh penyedia. A.1 mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia.1 menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam kontrak. 32. Penyelesaian Pekerjaan 31. 32.1 PPK melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia.4 Membuat berita acara serah terima laporan akhir. PPK menugaskan Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. Bina Marga Kab. Hak dan Kewajiban PPK 32. 32. Hak dan Kewajiban Penyedia 33. 32.4 memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh pihak penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. Pada saat berakhirnya kontrak.2 Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan. 33. 31. 31. setelah seluruh pekerjaan diselesaikan. Penyedia harus menyerahkan peralatan dan bahan sisa sesuai dengan instruksi PPK.2 berhak meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK 32. 33. Sampang .99 Kontrak. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan.3 PPK menerima penyerahan pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan dan diterima oleh dari Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan.3 membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam kontrak yang telah ditetapkan kepada penyedia.

100 sarana dan prasarana dari pihak PPK untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. Sampang . PPK secara tertulis akan memberitahukan kepada penyedia mengenai kebiasaan-kebiasaan setempat.10 penyedia tidak akan menerima keuntungan untuk mereka sendiri dari komisi usaha (trade commision). 33. Bina Marga Kab. pekerjaan secara 33.4 melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak.7 penyedia harus mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan tempat kerja dan membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun miliknya.5 memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan pihak PPK.11 penyedia setuju bahwa selama pelaksanaan kontrak. material yang berkaitan dengan pekerjaan dalam kontrak. 33. 33.3 melaporkan pelaksanaan periodik kepada pihak PPK. 33. efisien dan ekonomis serta memenuhi kriteria teknik profesional dan melindungi secara efektif peralatan-peralatan.6 menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak.9 melaksanakan jasa konsultansi sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia. 33. 33. akibat kegiatan penyedia. rabat (discount) atau pembayaran-pembayaran lain yang berhubungan dengan kegiatan pelaksanaan jasa konsultansi. mesin.8 melaksanakan perjanjian dan kewajibankewajiban yang dibebankan kepadanya dengan penuh tanggung-jawab. 33. ketekunan. penyedia dinyatakan tidak berwenang untuk melaksanakan jasa konsultansi maupun mengadakan barang yang tidak sesuai dengan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 33.

segera setelah pekerjaan selesai atau berakhirnya kontrak harus menyerahkan seluruh dokumen dan data pendukung lainnya kepada PPK. PPK dapat memeriksa dan menggandakan dokumen pengeluaran yang telah diaudit sampai 1 (satu) tahun setelah berakhirnya kontrak. disain. Sampang .13 tanggungjawab penyedia adalah ketentuan mengenai hal-hal pertanggung-jawaban penyedia sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia.14 pemeriksaan keuangan adalah ketentuan mengenai kewajiban penyedia untuk merinci setiap biaya-biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan perjanjian. spesifikasi.15 ketentuan mengenai tindakan yang perlu mendapat persetujuan PPK meliputi: 1) memobilisasi personil yang terdapat dalam daftar. laporan dan dokumen-dokumen lain serta software yang disiapkan oleh penyedia jasa menjadi hak milik PPK. 33.16 ketentuan mengenai dokumen-dokumen yang disiapkan oleh penyedia dan menjadi hak milik PPK: mengatur bahwa semua rancangan. 2) membuat subkontrak dengan pengaturan: (i) cara seleksi. 33.12 penyedia dilarang baik secara langsung atau tidak langsung melakukan kegiatan yang akan menimbulkan pertentangan kepentingan (conflict of interest) dengan kegiatan yang merupakan tugas penyedia. 33. dengan sepengetahuan penyedia atau kuasanya. (ii) Penyedia bertanggung-jawab penuh terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh subkonsultan dan personilnya. sehingga dapat dilakukan pemeriksaan keuangan. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. dan kualifikasi dari subkonsultan harus mendapat persetujuan tertulis sebelum pelaksanaan. 33. Bina Marga Kab. Penyedia.101 kontrak. Selain itu. waktu. gambar-gambar. 33. Penyedia dapat menyimpan salinan dari dokumen-dokumen tersebut.

Usaha Kecil. Asuransi Pihak penyedia mengasuransikan : 34. Sampang . Usaha Mikro. pelaksanaan pekerjaan.102 33. serta resiko lain yang tidak dapat diduga. b. penyedia terpilih tetap bertanggung-jawab penuh atas keseluruhan pekerjaan tersebut. 35. dalam melaksanakan kewajiban di atas. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil.17 Kewenangan anggota penyedia adalah ketentuan yang mengatur mengenai apabila penyedia adalah sebuah joint venture yang beranggotakan lebih dari satu penyedia. 34. maka: a. 35. 34. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. c. serta pekerja-pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan kontrak atas segala resiko yaitu kecelakaan. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil. dan Koperasi Kecil 35. wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro. kehilangan. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil. bentuk kerjasama tersebut hanya untuk sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama.4 Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam nilai kontrak.1 semua barang dan peralatan yang mempunyai resiko tinggi terjadi kecelakaan. membuat laporan periodik mengenai pelaksanaan ketetapan di atas.3 hal-hal lain yang ditentukan berkaitan dengan asuransi. 34.2 Apabila penyedia yang terpilih adalah penyedia bukan Usaha Mikro.2 pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. dan d. anggota joint venture tersebut memberi kuasa kepada salah satu anggota joint venture untuk bertindak dan mewakili hak-hak dan kewajiban anggota penyedia lainnya terhadap PPK. antara lain dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaannya. maka pekerjaan harus dilaksanakan sendiri oleh penyedia yang ditunjuk dan dilarang diserahkan atau disubkontrakkan kepada pihak lain. kerusakan-kerusakan. Bina Marga Kab. 34.1 Apabila penyedia yang ditunjuk adalah Penyedia Usaha Mikro.

36.103 35. Perdamaian 38. salah satu pihak merasa dirugikan. Sampang .2 Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak. maka penyedia dikenakan sanksi yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden ini.2 Penyelesaian secara damai dapat dilakukan melalui musyawarah untuk mufakat secara langsung antara Para Pihak atau melalui perantaraan pihak ketiga yang disepakati oleh Para Pihak dalam bentuk antara lain mediasi atau konsiliasi. dan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memastikan terpenuhinya tujuan Kontrak ini. 38.1 Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak-hak yang terdapat dalam kontrak. Itikad Baik 36. B. Jika Pihak yang satu menganggap pelaksanaan Kontrak tidak wajar dan adil maka kedua belah Pihak harus megupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi situasi tersebut. Bina Marga Kab.3 Masing-masing Pihak dalam Kontrak berkewajiban untuk bertindak dengan itikad baik sehubungan dengan hak-hak Pihak lain.1 Para Pihak berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan Kontrak ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan Jasa Konsultansi ini. Pelaksanaan Kontrak Jika dalam pelaksanaan Kontrak ditemukan kesulitan yang menghambat pemenuhan tujuan Kontrak maka masing-masing Pihak berkewajiban untuk tetap berupaya bertindak wajar di antara mereka tanpa merugikan kepentingan satu sama lain. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut. 36.3 apabila ketentuan tersebut di atas dilanggar. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. C. KEWAJARAN DAN ITIKAD BAIK 36. Jika selama kontrak. 37. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 38.

atau c. pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. b. 39. maka penyelesaian perselisihan tersebut dapat dilakukan melalui. atau c.104 38. alternatif penyelesaian sengketa. Lembaga Pemutus Sengketa Dalam hal penyelesaian perselisihan melalui perdamaian tidak tercapai. a. arbitrase. pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. arbitrase. b. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. maka penyelesaian perselisihan tersebut dapat dilakukan melalui: a. Sampang . alternatif penyelesaian sengketa.3 Lembaga Pemutus Sengketa Dalam hal penyelesaian perselisihan melalui perdamaian tidak tercapai. Bina Marga Kab.

Penggantian Personil dan Tenaga Ahli 2. Serah Terima Laporan Akhir H. Perubahan Rancangan Kontrak 3. Korespondensi Alamat Para Pihak sebagai berikut: Satuan Kerja PPK: Nama : _Dinas PU. Perubahan Nilai Kontrak Penyedia berkewajiban untuk menyampaikan laporan-laporan berikut secara periodik selama Masa Kontrak: __________________ [uraikan secara rinci jenis laporan dan waktu penyerahan laporan dihitung sejak ditandatanganinya kontrak] Ketentuan serah terima Laporan Akhir berlaku untuk penyerahan setiap hasil kerja Jasa Konsultansi: (YA/TIDAK) Penyedia diperbolehkan menggunakan salinan F. MT Untuk Penyedia : __________ C. Wakil Sah Para Pihak __________ __________ __________ __________ __________ Wakil Sah Para Pihak sebagai berikut: Untuk PPK : Suparto. 31 Sampang Telepon : __________ Faksimili : __________ e-mail : __________ Penyedia: Nama : Alamat : Telepon : Faksimili : e-mail : B. Waktu Penyelesaian Pekerjaan E. Sampang_ Alamat : Jl. Penambahan Waktu Pelaksanaan 4. ST. Bina Marga Kab.105 LAMPIRAN 3 : SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK (SSKK) A. Jaksa Agung Suprapto No. G. Bina Marga Kab. Tindakan penyedia yang mensyaratkan persetujuan PPK Pelaporan Kontrak mulai berlaku terhitung sejak: __________ Jangka waktu penyelesaian pekerjaan Jasa Konsultansi ini adalah selama: 60 (enam puluh) hari kalender/bulan/tahun Tindakan lain oleh penyedia yang memerlukan persetujuan PPK adalah: 1. Pembatasan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Tanggal Berlaku Kontrak D. Sampang .

106 Penggunaan Dokumen I. Penyesuaian Biaya Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 2. Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan dengan cara: Termyn. Dokumen penunjang yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan:____________________________[sebut kan dan uraikan secara lengkap] Untuk penyesuaian biaya digunakan indeks yang dikeluarkan oleh BPS [BPS/Instansi Teknis Lainnya] O. N. [jika ”YA”] Uang muka diberikan sebesar __% (__________ persen) dari nilai Kontrak [untuk kontrak tahun jamak diubah : “Kontrak tahun pertama” atau “total nilai Kontrak”] L. Mata uang pembayaran : _____________[untuk pengadaan yang sumber dananya PHLN] M. Batas akhir waktu penerbitan SPP Batas akhir waktu yang disepakati untuk penerbitan SPP oleh PPK untuk pembayaran tagihan angsuran adalah _7_ (tujuh) hari kalender terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang yang tidak diperselisihkan diterima oleh PPK. Pembayaran Uang Muka 2. Dokumen utama yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan :_________________ [sebutkan dan uraikan secara lengkap]. Pembayaran berdasarkan cara tersebut di atas dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut: _______________[uraikan bila pembayaran dilakukan secara bulanan atau termin] 3. Tanggung Jawab Profesi Sumber Dana dokumen dan piranti lunak yang dihasilkan dari pekerjaan Jasa Konsultansi ini dengan pembatasan sebagai berikut: __________________ [untuk konsultan perencana konstruksi] Umur konstruksi bangunan direncanakan : __ (__________) tahun Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi ini dibiayai dari APBD TK II 1. Untuk pekerjaan Jasa Konsultansi ini dapat diberikan uang muka (YA/TIDAK). Dokumen yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran 2. Pembayaran Prestasi Pekerjaan 1. J. Sampang . Bina Marga Kab. K. 1.

Pembayaran Ganti Rugi R. Masing-masing Pihak harus menunjuk seorang arbitrator dan kedua arbitrator yang ditunjuk oleh Para Pihak akan memilih arbitrator ketiga yang akan bertindak sebagai pimpinan arbitrator.”] Q. Kompensasi Penyelesaian Perselisihan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. ________________________________ Jika perselisihan Para Pihak mengenai pelaksanaan Kontrak tidak dapat diselesaikan secara damai maka Para Pihak menetapkan lembaga penyelesaian perselisihan tersebut di bawah sebagai Pemutus Sengketa: [Pengadilan Republik Indonesia yang berkompeten/Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI)] [Jika BANI yang dipilih sebagai Lembaga Pemutus Sengketa maka cantumkan klausul arbitrase berikut tepat di bawah pilihan yang dibuat di atas: “Semua sengketa yang timbul dari Kontrak ini.107 Perhitungan Penyesuaian Harga dilakukan dengan ketentuan : ________________________________ P. Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. Sampang . S. akan diselesaikan dan diputus oleh Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) menurut peraturanperaturan administrasi dan peraturan-peraturan prosedur arbitrase BANI. Pembayaran Denda Untuk pekerjaan ini besar denda keterlambatan untuk setiap hari keterlambatan adalah 1/1000 (satu perseribu) dari _______________ [harga kontrak/harga bagian kontrak]. Para Pihak setuju bahwa jumlah arbitrator adalah 3 (tiga) orang. yang keputusannya mengikat kedua belah pihak yang bersengketa sebagai keputusan tingkat pertama dan terakhir. Bina Marga Kab.

Cantumkan juga waktu kerja (termasuk jam kerja) dan cuti] 2 – PERALATAN KHUSUS [cantumkan jenis peralatan khusus yang disyaratkan untuk pelaksanaan pekerjaan] 3 – SUBPENYEDIA [cantumkan nama Subpenyedia (jika ada) berikut uraian personilnya seperti uraian personil penyedia di atas] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. uraian detil tanggung jawab kerja. minimum kualifikasi. Bina Marga Kab. Sampang . dan jumlah orang bulan. SUBPENYEDIA DAN PERALATAN 1 – PERSONAL INTI PENYEDIA JASA KONSULTANSI [cantumkan nama.108 LAMPIRAN 3 A : PERSONIL INTI.

109 BAB VII. dan meminta Saudara untuk menandatangani Surat Perjanjian paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah dikeluarkannya SPPBJ ini sesuai dengan ketentuan dalam Dokumen Pemilihan. ____________ di __________ Perihal : Penunjukan Penyedia Barang/Jasa untuk pelaksanaan pekerjaan ___________________________________________________ Dengan ini kami beritahukan bahwa penawaran Saudara nomor ____________ tanggal _____________ perihal _____________________ dengan nilai penawaran setelah dilakukan klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya oleh Pokja ____________ ULP ____________ sebesar Rp__________ (_____________________) termasuk PPN. __________ Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Sampang . __ __________ 20__ [tanda tangan] [nama lengkap] [jabatan] NIP. Kegagalan Saudara untuk menerima penunjukan ini yang disusun berdasarkan evaluasi terhadap penawaran Saudara akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan. BENTUK DOKUMEN LAINNYA LAMPIRAN 1 : SURAT PENUNJUKAN PENYEDIA BARANG/JASA (SPPBJ) CONTOH [kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] Nomor : __________ Lampiran : __________ Kepada Yth. telah ditetapkan sebagai pemenang oleh Pokja ____________ ULP ____________. Bina Marga Kab. Selanjutnya kami menunjuk Saudara untuk melaksanakan pekerjaan ______________________________. Proyek/Satuan Kerja __________ Pejabat Pembuat Komitmen __________.

110 LAMPIRAN 2 : SURAT PERINTAH MULAI KERJA CONTOH [kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] SURAT PERINTAH MULAI KERJA Nomor: __________ Paket Pekerjaan: __________ Yang bertanda tangan di bawah ini: __________[nama Pejabat Pembuat Komitmen] __________[jabatan Pejabat Pembuat Komitmen] __________[alamat proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] selanjutnya disebut sebagai Pejabat Pembuat Komitmen. 2. Sanksi: Terhadap keterlambatan penyerahan hasil kerja dan laporan akhir. untuk segera memulai pelaksanaan pekerjaan dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan sebagai berikut: 1. Bina Marga Kab. 4. Macam pekerjaan: __________. Tanggal mulai kerja: __________. 3. __________. Waktu penyelesaian: selama ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun [pilih salah satu] dan pekerjaan harus sudah selesai pada tanggal __________ 5. Sampang . bersama ini memerintahkan: __________[nama penyedia] __________[alamat penyedia] yang dalam hal ini diwakili oleh: __________ selanjutnya disebut sebagai Penyedia Jasa Konsultansi. Hasil Pekerjaan: __________ 6. Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi dan pembayaran kepada penyedia dapat dihentikan sesuai dengan ketentuan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak. Syarat-syarat pekerjaan: sesuai dengan persyaratan dan ketentuan Kontrak. berdasarkan Surat Perjanjian __________ nomor __________ tanggal __________. __ __________ 20__ Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.

Bina Marga Kab.111 Untuk dan atas nama __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan] [nama lengkap] [jabatan] NIP: __________ Menerima dan menyetujui: Untuk dan atas nama __________[nama penyedia] [tanda tangan] [nama lengkap wakil sah badan usaha] [jabatan] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Sampang .

apabila: Nama : _____________________________ [penyedia Jasa Konsultansi] Alamat : ______________________________________________________ selanjutnya disebut : YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini _________________________________ dalam jabatan selaku _____________________________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut : PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : _____________________________[Pokja ULP] Alamat :______________________________________________________ selanjutnya disebut : PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp ___________________________________________ (terbilang _____________________________________________________________) dalam bentuk garansi bank sebagai Jaminan Sanggahan Banding atas pekerjaan ____________________ berdasarkan Dokumen Pemilihan No. Bina Marga Kab. 3. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagai Jaminan Sanggahan Banding sebagaimana tercantum dalam butir 1. sanggahan banding yang diajukan oleh YANG DIJAMIN dinyatakan tidak benar. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis oleh Penerima Jaminan dengan melampirkan Surat Jawaban Sanggahan Banding dari [Menteri / Pimpinan Lembaga / Kepala Daerah / Institusi] _______________________. Berlaku selama ______ (____________) hari kalender.112 LAMPIRAN 3 : JAMINAN SANGGAH BANDING CONTOH [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN SANGGAHAN BANDING No. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. dari tanggal ________________ s/d ________________ 2. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. ______________ tanggal ____________. Sampang .

4. Dikeluarkan di : ____________ Pada tanggal ___________ : [Bank] Materai Rp 6._________________ [nama dan jabatan] Untuk keyakinan. 5. Sampang . Tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain.000. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya bendabenda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________. Bina Marga Kab. 6.113 syarat (Unconditional) setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Sanggahan Banding yang menyatakan bahwa Sanggahan Banding tidak benar. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Jaminan Sanggahan Banding ini. Penerima Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke Bank ________ [bank] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.

apabila : Nama : _____________________________ [penyedia Jasa Konsultansi] Alamat : ______________________________________________________ selanjutnya disebut : YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1.114 LAMPIRAN 4 : JAMINAN UANG MUKA CONTOH [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN UANG MUKA No. Berlaku selama ______ (____________) hari kalender. YANG DIJAMIN lalai/ tidak memenuhi kewajibannya dalam melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN atas uang muka yang diterimanya. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. Sampang . dari tanggal ______________________ s/d __________________________ 2. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini _________________________________ dalam jabatan selaku _____________________________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut : PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : _____________________________[Pejabat Pembuat Komitmen] Alamat :______________________________________________________ selanjutnya disebut : PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp ___________________________________________ (terbilang _______________________________________________________________) dalam bentuk garansi bank sebagai Jaminan Uang Muka atas pekerjaan ____________________ berdasarkan Kontrak No. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak yang diikuti oleh Yang Dijamin. paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagai Jaminan Uang Muka sebagaimana tercantum dalam butir 1. Bina Marga Kab. 3. ______________ tanggal ____________.

000. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya bendabenda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.115 syarat (Unconditional) setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Jaminan Uang Muka ini. 5. Sampang . Dikeluarkan di : ____________ Pada tanggal ___________ : [Bank] Materai Rp 6. 4. 6. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________. Penerima Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke Bank ________ [bank] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain.____________ [Nama dan Jabatan] Untuk keyakinan.

Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________(terbilang_____________________________) yang harus dibayarkan kepada PENERIMA JAMINAN. 5. ________________ tanggal ______________dari PENERIMA JAMINAN. Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal__________ 4. Bina Marga Kab. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _________________________ [nama dan alamat PPK] sebagai Pemilik. Jaminan ini berlaku apabila : TERJAMIN lalai/tidak memenuhi kewajibannya atau melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN senilai Uang Muka dimaksud yang wajib dibayar menurut Kontrak tersebut. Sampang . 7. bahwa kami: _________________________ [nama dan alamat penyedia] sebagai Penyedia Jasa Konsultansi. dan _________________________ [nama dan alamat perusahaan penjaminan] sebagai Penjamin. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan _______________ sebagaimana ditetapkan berdasarkan Kontrak No. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya harta benda pihak yang dijamin lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN Uang Muka atau Sisa Uang Muka yang belum dikembalikan oleh TERJAMIN dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat (Unconditional) setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasarkan Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. Maka kami. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. selanjutnya disebut TERJAMIN. 2. 3. 6. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.116 CONTOH [Kop Asuransi/Perusahaan Penjaminan Penerbit Jaminan] JAMINAN UANG MUKA Nomor Jaminan : __________________ Nilai : Rp__________________ 1. Dengan ini dinyatakan.

000._____________________ Nama Jelas _____________________ Nama Jelas Untuk keyakinan. Sampang . Penerima Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke ________ [penerbit jaminan] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab.117 Dikeluarkan di _______________ Pada tanggal ________________ TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp 6.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful