Republik Indonesia

Standar Dokumen Pengadaan

Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha

-

dengan Prakualifikasi -

DOKUMEN PEMILIHAN
Nomor : 02 Tanggal : 20 Pebruari 2012 untuk Pengadaan Konsultan Perencanaan PK 9 Buah Jembatan di Ruas Jalan Kabupaten Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang Tahun Anggaran : 2012

Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang

1

BAB I. UNDANGAN PENGAMBILAN DOKUMEN PEMILIHAN
[contoh undangan untuk Seleksi Umum Metode Evaluasi Biaya Terendah 1 Sampul, Seleksi Sederhana Metode Evaluasi Biaya Terendah 1 Sampul, dan Seleksi Sederhana Metode Evaluasi Pagu Anggaran 1 Sampul ]

[kop surat K/L/D/I]
UNDANGAN PENGAMBILAN DOKUMEN PEMILIHAN Nomor : Lampiran : 1 (satu) berkas Kepada Yth. ____________ di __________ Perihal : Pemilihan Penyedia Jasa Konsultansi untuk paket pekerjaan Konsultan Perencanaan PK 9 Buah Jembatan di Ruas Jalan Kabupaten Pokja Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang Tahun Anggaran 2012 Dengan ini kami beritahukan bahwa perusahaan Saudara telah masuk dalam Daftar Pendek untuk paket pekerjaan tersebut di atas. Sebagai kelanjutan proses pemilihan kami mengundang Saudara untuk mengambil Dokumen Pemilihan dengan ketentuan sebagai berikut : 1. Saudara dianjurkan untuk menghadiri pemberian penjelasan pada tempat dan waktu yang ditentukan dalam Lembar Data Pemilihan (LDP), agar Saudara lebih memahami lingkup pekerjaan; 2. penawaran meliputi Kelengkapan Persyaratan Administrasi, Teknis, dan Biaya dengan masa berlaku penawaran paling kurang 50 (Lima puluh) hari kalender terhitung sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran; 3. jadwal pelaksanaan pengadaan: No. Kegiatan a. Pemberian Penjelasan b. Pemasukan Dokumen Penawaran c. Pembukaan Dokumen Penawaran serta Koreksi Aritmatik d. Pengumuman Pemenang e. f. Masa Sanggah Penerbitan SPPBJ Hari/Tanggal Waktu Sampang, 20 Pebruari 2012

24 Pebruari 2012 08.30 27 Pebruari sd. 29 7.30 sd. Pebruari 2012 10.00 29 Pebruari 2012 10.15

12 Maret 2012 13 Maret 2012 sd. 19 Maret 2012

22 Maret 2012

Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang

31 Sampang Demikian disampaikan untuk diketahui.Wahyu F. Seseorang dilarang mewakili lebih dari 1 (satu) perusahaan dalam mengambil Dokumen Pemilihan.2 4. hanya menyediakan Dokumen Pemilihan dalam bentuk cetakan]. 5. Hidayat. Kelompok Kerja Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Sampang [tanda tangan] . 6. Jaksa Agung Suprapto No. Bina Marga Kab. Dokumen Pemilihan dapat diambil dalam bentuk cetakan dan/atau diunduh melalui website ________________ [bagi K/L/D/I yang belum memiliki website. Dokumen Penawaran dikirim ke : Jl. . pengambilan Dokumen Pemilihan dapat diwakilkan dengan membuat surat tugas dari direktur utama/pimpinan perusahaan/kepala cabang dan kartu pengenal.

: Kelompok Kerja ULP adalah unit kerja di dalam organisasi ULP yang berfungsi untuk melaksanakan pemilihan penyedia. yang berisi instruksi dan/atau informasi yang diperlukan oleh peserta untuk menyiapkan penawarannya. : kerjasama usaha antar penyedia yang masingmasing pihak mempunyai hak. : Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan. : Lembar Data Pemilihan. : Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. Umum IKP ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.SPPBJ .PPK . .LDP . Dalam IKP ini dipergunakan istilah dan singkatan sebagai berikut: : adalah jasa layanan profesional yang .Jasa Konsultansi membutuhkan keahlian tertentu diberbagai bidang keilmuan yang mengutamakan adanya olah pikir (brainware). kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis.Pokja ULP .HPS .Kemitraan/Kerja Sama (KSO) : Kerangka Acuan Kerja. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) A. : Harga Perkiraan Sendiri.3 BAB II. : Surat Perintah Mulai Kerja .KAK .SPMK .

membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen Pemilihan. dan/atau d.3 Pengenaan sanksi dilaporkan oleh Pokja ULP . melakukan persekongkolan dengan peserta lain untuk mengatur hasil pemilihan. 2. sanksi administratif.2 Peserta kemitraan dilarang untuk mengubah Perjanjian Kerja Sama Operasi/kemitraan 4. berusaha mempengaruhi anggota Pokja ULP dalam bentuk dan cara apapun. seperti digugurkan dari proses pemilihan. 4.1 Pengadaan ini dibiayai dari sumber pendanaan yang tercantum dalam LDP. Lingkup Pekerjaan 1. pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang. b. berdasarkan syarat umum dan syarat khusus kontrak dengan mutu sesuai Kerangka Acuan Kerja dan biaya sesuai kontrak. 4.2 Peserta yang terbukti melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam angka 4.1 di atas dikenakan sanksi-sanksi sebagai berikut: a. c. atau pembatalan penetapan pemenang. b.1 Pokja ULP mengundang para peserta untuk menyampaikan penawaran atas paket pekerjaan jasa konsultansi yang tercantum dalam LDP. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. gugatan secara perdata. Kolusi. 3. untuk memenuhi keinginan peserta yang bertentangan dengan Dokumen Pemilihan. 1.2 Peserta yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu yang tercantum dalam LDP. dan/atau peraturan perundang-undangan. Larangan Korupsi. Peserta Pemilihan 2.1 Peserta dan pihak yang terkait dengan pengadaan ini berkewajiban untuk mematuhi etika pengadaan dengan tidak melakukan tindakan sebagai berikut: a. 3.4 1. c. dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan 4. Sumber Dana 3. sehingga mengurangi / menghambat / memperkecil/meniadakan persaingan yang sehat dan/atau merugikan pihak lain.1 Pemilihan penyedia jasa konsultansi ini dapat diikuti oleh semua penyedia yang tercantum dalam Daftar Pendek.

dan diusahakan secara terencana untuk semaksimal mungkin terjadinya alih pengalaman/keahlian dari tenaga ahli asing tersebut ke tenaga Indonesia. 2) Dokumen Penawaran Teknis. f. Dokumen Pemilihan 8. e. d. Lembar Data Pemilihan. B. Undangan Pengambilan Dokumen Pemilihan. penggunaan tenaga ahli asing dilakukan semata-mata untuk mencukupi kebutuhan jenis keahlian yang belum dapat diperoleh di Indonesia. disusun berdasarkan keperluan yang nyata. 6. baik atas nama sendiri maupun sebagai anggota kemitraan hanya boleh memasukkan satu penawaran untuk satu paket pekerjaan.1 Dokumen Pemilihan terdiri dari: a. Pendayagunaan Produksi Dalam Negeri 6.1 Para pihak dalam melaksanakan tugas. 5.5 kepada PA/KPA. Syarat-Syarat Umum Kontrak. dilarang memiliki/melakukan peran ganda atau terafiliasi. Bentuk Dokumen Penawaran: 1) Surat Penawaran. i. Satu Penawaran Tiap Peserta Setiap peserta. komponen berupa perangkat lunak yang diproduksi di dalam negeri belum memenuhi persyaratan.2 Pegawai K/L/D/I dilarang menjadi peserta kecuali cuti di luar tanggungan K/L/D/I. g. Bentuk Dokumen Lain : 1) SPPBJ. Bentuk Surat Perjanjian. c. fungsi dan perannya. Isi Dokumen Pemilihan 8. 5. 6. Kerangka Acuan Kerja (KAK). Syarat-Syarat Khusus Kontrak. Larangan Pertentangan Kepentingan 5. 7. b. Instruksi Kepada Peserta. h. .2 Dalam pelaksanaan pekerjaan jasa konsultansi dimungkinkan menggunakan komponen berupa tenaga ahli dan perangkat lunak yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) dengan ketentuan: a. b.1 Peserta berkewajiban untuk menyampaikan penawaran yang mengutamakan jasa konsultansi yang dilaksanakan di Indonesia oleh tenaga Indonesia (produksi dalam negeri). dan 3) Dokumen Penawaran Biaya.

cara penyampaian Dokumen Penawaran. 10. d. metode dan tata cara evaluasi. e.2 Ketidakhadiran peserta pada saat pemberian penjelasan tidak dapat dijadikan dasar untuk menolak/menggugurkan penawaran. 10. dihadiri oleh para peserta yang diundang. h. dan 4) Surat Jaminan Sanggahan Banding 8. 3) Surat Jaminan Uang Muka. b. ketentuan tentang penyesuaian harga.6 2) SPMK.5 Apabila dipandang perlu. Kelalaian menyampaikan Dokumen Penawaran yang tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan ini sepenuhnya merupakan resiko peserta. Bahasa Dokumen Pemilihan 10. 10. 10. ketentuan tentang asuransi dan ketentuan lain yang dipersyaratkan. Biaya . jadwal pemasukan dan pembukaan Dokumen Penawaran. hal-hal yang menggugurkan penawaran. 9. perjanjian kemitraan/kerja sama operasi (jika diperlukan). j. Pokja ULP dapat memberikan penjelasan lanjutan dengan cara melakukan peninjauan lapangan. Usaha Kecil dan koperasi kecil. f.1 Pemberian penjelasan dilakukan di tempat dan pada waktu yang ditentukan. i. g.3 Perwakilan peserta yang hadir pada saat pemberian penjelasan menunjukkan tanda pengenal dan surat tugas kepada Pokja ULP.4 Dalam pemberian penjelasan. Pokja ULP menjelaskan kepada peserta mengenai: a. metode pemilihan. k. c.2 Peserta berkewajiban memeriksa keseluruhan isi Dokumen Pemilihan ini. jenis kontrak yang akan digunakan. 10. ketentuan dan cara sub kontrak sebagian pekerjaan kepada Usaha Mikro. l. Kerangka Acuan Kerja. kelengkapan yang harus dilampirkan bersama Dokumen Penawaran. Pemberian Penjelasan Dokumen Pemilihan beserta seluruh korespondensi tertulis dalam proses pemilihan menggunakan Bahasa Indonesia.

Pokja ULP dapat menetapkan Adendum Dokumen Pemilihan. 10. 10.7 peninjauan lapangan ditanggung oleh peserta.1 Setelah Pemberian Penjelasan dan sebelum batas akhir waktu pemasukan penawaran.11 Peserta dapat mengambil salinan BAPP dan/atau Adendum Dokumen Pemilihan yang disediakan oleh Pokja ULP atau mengunduhnya melalui alamat website yang tercantum dalam LDP. maka Pokja ULP menuangkan ke dalam Adendum Dokumen Pemilihan yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari Dokumen Pemilihan. 10. 11. berdasarkan informasi baru yang mempengaruhi substansi pekerjaan.6 Pemberian penjelasan isi Dokumen Pemilihan.6 di atas terdapat hal-hal/ketentuan baru atau perubahan penting yang perlu ditampung. serta keterangan lain dituangkan dalam Berita Acara Pemberian Penjelasan (BAPP) yang ditandatangani oleh anggota pokja ULP dan minimal 1 (satu) wakil dari peserta yang hadir dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pemilihan. Perubahan Dokumen Pemilihan 11. 11. 10.10 Peserta diberitahu oleh Pokja ULP untuk mengambil salinan BAPP dan/atau Adendum Dokumen Pemilihan.8 Apabila dalam BAPP sebagaimana dimaksud pada angka 9.9 Apabila ketentuan baru atau perubahan penting tersebut tidak dituangkan dalam Adendum Dokumen Pemilihan maka ketentuan baru atau perubahan tersebut dianggap tidak ada dan ketentuan yang berlaku adalah yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan yang awal.2 Setiap Adendum yang ditetapkan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pemilihan. pertanyaan dari peserta. jawaban dari Pokja ULP. 11. 10.3 Peserta diberitahu oleh Pokja ULP untuk . perubahan substansi dokumen. 10. hasil peninjauan lapangan.7 Apabila tidak ada satu pun peserta yang hadir atau yang bersedia menandatangani BAPP maka BAPP cukup ditandatangani oleh anggota pokja ULP yang hadir.

2 Dokumen penunjang yang terkait dengan Dokumen Penawaran dapat menggunakan Bahasa Indonesia atau bahasa asing. Surat Penawaran.4 Peserta dapat mengambil salinan Adendum Dokumen Pemilihan yang disediakan oleh Pokja ULP atau mengunduhnya melalui alamat website yang tercantum dalam LDP. Pokja ULP dapat memberikan tambahan waktu untuk memasukkan Dokumen Penawaran. 14. yang didalamnya mencantumkan : 1) tanggal. Tambahan Waktu Pemasukan Dokumen Penawaran Dalam Adendum Dokumen Pemilihan. b) penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya.3 Dokumen penunjang yang berbahasa asing perlu disertai penjelasan dalam Bahasa Indonesia. Dokumen Penawaran 15.1 Semua Dokumen Penawaran harus menggunakan Bahasa Indonesia. 2) masa berlaku penawaran. 3) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan. Penyiapan Penawaran 13. C. 15. salinan Adendum Dokumen 11. c) kepala cabang perusahaan yang . maka yang berlaku adalah penjelasan dalam Bahasa Indonesia. 12. Dalam hal terjadi perbedaan penafsiran.8 mengambil Pemilihan. Teknis dan Biaya. Bahasa Penawaran Peserta menanggung semua biaya dalam penyiapan dan penyampaian penawaran. dan 4) tanda tangan: a) direktur utama/pimpinan perusahaan.1 Penawaran yang disampaikan oleh peserta terdiri dari 1 (satu) sampul yang memuat Penawaran Administrasi. 14.2 Penawaran Administrasi terdiri dari: a. 14. 15. Biaya dalam Penyiapan Penawaran 14.

4) komposisi tim dan penugasan. nilai. d. b. terdiri dari : 1) data organisasi perusahaan. Rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimburseable cost). c. Kualifikasi tenaga ahli. Surat penawaran biaya yang didalamnya tercantum masa berlaku penawaran dan total biaya penawaran (dalam angka dan huruf). terdiri dari : 1) tanggapan dan saran terhadap Kerangka Acuan Kerja.c. 3) uraian pengalaman kerja sejenis 10 (Sepuluh) tahun terakhir. 2) uraian pendekatan. dan waktu pelaksanaan (menyebutkan bulan dan tahun) b. lingkup dan data pekerjaan yang dilaksanakan secara singkat. b. Surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (apabila ada). 3) jadwal pelaksanaan pekerjaan. 15. 5) jadwal penugasan tenaga ahli. Keterangan: dokumen b.d tidak wajib dipenuhi . terdiri dari : 1) Daftar Riwayat Hidup personil yang diusulkan. Data pengalaman perusahaan. lokasi. Surat Kuasa dari pemimpin/direktur utama perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). atau d) pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. Pendekatan dan metodologi. diuraikan secara jelas dengan mencantumkan informasi : nama pekerjaan yang dilaksanakan. Dokumen lain yang dipersyaratkan.3 Dokumen Penawaran Teknis terdiri dari: a. Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration). metodologi dan program kerja. pemberi tugas.9 diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan bukti otentik. Dokumen lain yang dipersyaratkan. c.4 Penawaran Biaya terdiri dari: a. 2) surat pernyataan kesediaan untuk ditugaskan. c. e. 2) daftar pengalaman kerja sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir. d. Rekapitulasi penawaran biaya. 15.

18. b. Jika harga satuan ditulis nol atau tidak dicantumkan maka kegiatan dalam mata pembayaran tersebut dianggap telah termasuk dalam harga satuan kegiatan yang lain dan kegiatan tersebut tetap harus dilaksanakan.2 Pembayaran atas pretasi pekerjaan jasa konsultansi ini dilakukan sesuai dengan cara yang ditetapkan dalam LDP dan diuraikan dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak. bea. 17. Masa Berlaku Penawaran dan Jangka Waktu Pelaksanaan .1 Untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lumpsum. peserta mencantumkan harga satuan dan biaya total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Rincian Biaya Langsung Personil dan NonPersonil. 17. [Untuk kontrak lumpsum. 18. sebelum akhir masa berlakunya penawaran.3 Peserta dapat : a. dan pungutan lain yang sah harus dibayar oleh penyedia untuk pelaksanaan paket pekerjaan jasa konsultansi ini diperhitungkan dalam total biaya penawaran. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran 17. ditulis : “penyesuaian harga diberlakukan sebagaimana diatur dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak”].2 Apabila evaluasi belum selesai dilaksanakan. retribusi. apabila dipersyaratkan peserta mencantumkan harga satuan dan biaya total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Rincian Biaya Langsung Personil dan NonPersonil]. Menolak permintaan tersebut dan dapat mengundurkan diri secara tertulis dengan 18.10 untuk kontrak lumpsum.3 [untuk kontrak yang masa pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan. Harga Penawaran 16. Pokja ULP dapat meminta kepada seluruh peserta secara tertulis untuk memperpanjang masa berlakunya penawaran tersebut dalam jangka waktu tertentu. 16. 18. 16. asuransi dan keuntungan serta semua pajak. 16.1 Semua biaya dalam penawaran harus dalam bentuk mata uang yang ditetapkan dalam LDP. Menyetujui permintaan tersebut tanpa mengubah penawaran.2 Biaya overhead.1 Masa berlakunya penawaran sesuai dengan ketentuan dalam LDP.

19. 19.11 tidak dikenakan sanksi.1 Dokumen Penawaran disampaikan sebanyak 3 dan Penandaan (tiga) rangkap. Pokja ULP tidak bertanggung jawab atas risiko yang mungkin timbul terhadap Dokumen Penawaran.3 Seluruh sampul penutup tersebut dimasukan ke dalam 1 (satu) sampul luar untuk menjaga kerahasiaannya. dan Biaya”. Selanjutnya sampul penutup tersebut juga ditulis nama paket pekerjaan. .2 Dokumen Penawaran Administrasi. Penyampulan 19. Penyampaian Dokumen Penawaran 20. Teknis.4 Bila sampul Dokumen Penawaran tidak direkat.1 Peserta menyampaikan langsung Dokumen Penawaran kepada Pokja ULP sesuai jadwal yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. 20.2 Peserta dapat menyampaikan Dokumen Penawaran melalui pos/jasa pengiriman dengan ketentuan sudah diterima Pokja ULP sebelum batas akhir pemasukan penawaran serta segala risiko keterlambatan dan kerusakan dokumen menjadi risiko peserta.3 Dalam hal Dokumen Penawaran disampaikan melalui pos/jasa pengiriman. nama dan alamat peserta. 20. maka sampul penutup dimasukan ke dalam 1 (satu) sampul luar yang mencantumkan nama paket pekerjaan dan alamat Pokja ULP. 20. Penawaran 19. 18.4 Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu yang ditetapkan dalam LDP D. dan Biaya dimasukkan dalam 1 (satu) sampul penutup dan ditulis “Penawaran Administrasi. terdiri dari: dokumen asli 1 (satu) Sampul rangkap dan salinannya 2 (dua) rangkap. Pada sampul penutup tersebut juga ditandai “ASLI” untuk dokumen penawaran asli dan ditandai “REKAMAN” untuk dokumen penawaran rekaman. Teknis. dan Pokja ULP memasukkan ke dalam kotak/tempat pemasukan. serta ditujukan kepada Pokja ULP dengan alamat yang ditentukan dalam LDP. Pemasukan Dokumen Penawaran 19.

maka Pokja ULP menunda pembukaan Dokumen Penawaran selama 2 (dua) jam.2 Terhadap penawaran terlambat yang disampaikan melalui pos/jasa pengiriman. mengubah dan menambah dokumen penawarannya. “PENGGANTIAN”.1 Dokumen Penawaran dibuka di hadapan peserta pada waktu dan tempat sesuai ketentuan dalam LDP. 23. Pembukaan dan Evaluasi Penawaran 23.4 Apabila setelah ditunda selama 2 (dua) jam. Pembukaan Dokumen Penawaran dan Koreksi Aritmatik 23.12 20. 20. 22. hanya ada 1 (satu) atau tidak ada peserta sebagai saksi.3 Apabila tidak ada peserta atau hanya ada 1 (satu) peserta sebagai saksi. sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran. 21. mengganti. 22. pengubahan. E.5 Penarikan. Penawaran Terlambat Penawaran harus disampaikan kepada atau harus sudah diterima oleh Pokja ULP paling lambat di tempat dan pada waktu yang ditentukan dalam LDP. 23. atau penambahan Dokumen Penawaran harus disampaikan secara tertulis dan disampul serta diberikan tanda dengan penambahan pencantuman kata “PENARIKAN”. Batas Akhir Waktu Pemasukan Penawaran 22.4 Peserta boleh menarik.2 Perwakilan peserta yang hadir pada saat pembukaan Dokumen Penawaran menunjukkan tanda pengenal dan surat penugasan kepada Pokja ULP. “PENGUBAHAN” atau ”PENAMBAHAN”. sesuai dengan isi sampul tanpa mengambil Dokumen Penawaran yang sudah disampaikan sebelumnya. 23.1 Setiap penawaran yang diterima oleh Pokja ULP setelah batas akhir waktu pemasukan penawaran akan ditolak dan dikembalikan kepada peserta yang bersangkutan dalam keadaan tertutup (sampul tidak dibuka). yang dihadiri paling kurang 2 (dua) peserta sebagai saksi. penggantian. . Pokja ULP akan memberitahukan kepada peserta yang bersangkutan untuk mengambil kembali penawaran tersebut.

13 maka pembukaan Dokumen Penawaran tetap dilanjutkan dengan menunjuk saksi tambahan di luar Pokja ULP yang ditunjuk oleh Pokja ULP. 3) rincian biaya penawaran terdiri dari : a) rincian Biaya Langsung Personil (remuneration). 23. 23. dokumen lain yang dipersyaratkan. apabila dokumen dimaksud telah disusuli dokumen dengan sampul bertanda “PENARIKAN” 23. 23. 23. surat penawaran. b) rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimbursable cost). atau ”PENAMBAHAN” harus dibuka dan dibaca terlebih dahulu. yang meliputi: a.7 Apabila penawaran yang masuk kurang dari 3 (tiga) peserta maka seleksi dinyatakan gagal. dokumen penawaran biaya yang terdiri dari: 1) surat penawaran biaya yang didalamnya tercantum masa berlaku penawaran dan biaya penawaran.10 Pokja ULP membuka Dokumen Penawaran di hadapan peserta kemudian dijadikan lampiran Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran. 23. f. b. Surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (apabila ada).5 Pokja ULP membuka kotak/tempat penyimpanan dokumen dihadapan para peserta.12 Pokja ULP tidak boleh menggugurkan .6 Pokja ULP meneliti isi kotak/tempat penyimpanan dokumen dan menghitung jumlah Dokumen Penawaran yang masuk dihadapan peserta. e.8 Dokumen Penawaran dengan sampul bertanda “PENARIKAN”. 2) rekapitulasi penawaran biaya.9 Dokumen Penawaran yang telah masuk tidak dibuka. 23. ”PENGUBAHAN”. dokumen penawaran teknis. ”PENGGANTIAN”. surat kuasa dari pemimpin/direktur utama perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan).11 Pokja ULP memeriksa dan menunjukkan dihadapan peserta mengenai kelengkapan Dokumen Penawaran. d. 23. c.

maka penyebab penundaan tersebut harus dimuat dengan jelas di dalam Berita Acara. . 23. harus dilakukan pembetulan. dengan ketentuan: a. b.13 Salah satu anggota pokja ULP bersama 1 (satu) saksi memaraf Dokumen Penawaran asli yang bukan miliknya. apabila penawaran dalam angka tertulis dengan jelas sedangkan dalam huruf tidak jelas.14 penawaran pada waktu pembukaan kecuali untuk peserta yang terlambat memasukkan penawaran. c. nama paket dan pagu anggaran. 23. b. apabila penawaran dalam angka dan huruf tidak jelas. atau c.15 untuk kontrak lump sump: a. namun total biaya terkoreksi yang melebihi HPS tidak menggugurkan penawaran sebelum dilakukan negosiasi biaya. maka penawaran dinyatakan gugur. b. 23. 23. Jika nilai pagu anggaran sama dengan nilai HPS maka nilai tersebut dijadikan patokan untuk menggugurkan penawaran biaya terkoreksi. apabila ada perbedaan penulisan nilai biaya penawaran antara angka dan huruf maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan huruf. maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan angka. 23.18 Pokja ULP segera membuat Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran dan Koreksi Aritmatik yang sekurang-kurangnya memuat: a. 23. kesalahan hasil pengalian antara volume dengan harga satuan. jenis pekerjaan yang tidak diberi harga satuan dianggap sudah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain. jumlah Dokumen Penawaran yang masuk.16 Total penawaran biaya terkoreksi yang melebihi pagu anggaran langsung mengugurkan penawaran. dan harga satuan pada surat penawaran tetap dibiarkan kosong. dengan ketentuan harga satuan pekerjaan yang ditawarkan tidak boleh diubah.14 ULP melakukan koreksi aritmatik terhadap penawaran biaya. nama peserta.17 Dalam hal terjadi penundaan waktu pembukaan penawaran.

h. kriteria.4 Pokja ULP melakukan evaluasi penawaran yang meliputi: a.15 d. dan kewajaran biaya. keterangan lain yang dianggap perlu. kelainan-kelainan yang dijumpai dalam Dokumen Penawaran (apabila ada).20 Berita Acara dilampiri Dokumen Penawaran. Pokja ULP dan/atau peserta dilarang menambah. usulan biaya terkoreksi. dan i. besaran usulan biaya. mengurangi. syarat-syarat. kecuali dalam klausul diatur atau disebutkan secara khusus hanya berlaku untuk salah satu metode evaluasi saja. Berita Acara ditandatangani oleh anggota pokja ULP yang hadir dan 2 (dua) orang saksi. dan ruang lingkup serta .21 Salinan Berita Acara dibagikan kepada peserta yang hadir tanpa dilampiri Dokumen Penawaran dan Pokja ULP dapat mengunggah salinan tersebut melalui alamat website yang tercantum dalam LDP. mengganti dan/atau mengubah isi Dokumen Penawaran. 23. 23. 24. Teknis.19 Setelah dibacakan dengan jelas. 23. jumlah Dokumen Penawaran yang lengkap dan tidak lengkap. persyaratan teknis. b. 24. evaluasi teknis. penawaran yang memenuhi syarat adalah penawaran yang sesuai dengan ketentuan. 24. evaluasi administrasi. f.5 Ketentuan umum dalam melakukan evaluasi sebagai berikut : a. Evaluasi Penawaran Administrasi. tanggal pembuatan berita acara. 24.2 Penawaran dievaluasi dengan cara memeriksa dan membandingkan Dokumen Penawaran terhadap pemenuhan persyaratan yang diurut mulai dari tahapan penilaian persyaratan administrasi. evaluasi biaya. e. dan Biaya 24. dan tata cara selain yang disebutkan dalam IKP tidak diperbolehkan. 24. g.3 Metode evaluasi. dan c. b.1 Semua ketentuan IKP mengenai evaluasi penawaran berlaku untuk setiap metode evaluasi.

para pihak dilarang mempengaruhi atau melakukan intervensi kepada Pokja ULP selama proses evaluasi. apabila: 1) syarat-syarat substansial yang diminta berdasarkan Dokumen Pemilihan dipenuhi/dilengkapi. kualitas.16 kualifikasi tenaga ahli yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. (2) penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian . Pokja ULP dan/atau PPK dengan tujuan untuk memenangkan salah satu peserta. Penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi. penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat adalah: 1) penyimpangan dari Dokumen Pemilihan yang mempengaruhi lingkup. dan/atau 2) penawaran dari peserta dengan persyaratan tambahan di luar ketentuan Dokumen Pemilihan yang akan menimbulkan persaingan usaha tidak sehat dan/atau tidak adil diantara peserta yang memenuhi syarat. maka : 1) peserta yang terlibat dimasukan dalam Daftar Hitam baik badan usahanya maupun pengurusnya. 3) apabila tidak ada peserta lainnya sebagaimana dimaksud pada angka 2). 2) proses evaluasi tetap dilanjutkan dengan menetapkan peserta lainnya yang tidak terlibat (apabila ada). maka seleksi dinyatakan gagal. e. 24. dan hasil/kinerja pekerjaan. c. d. b. Evaluasi terhadap data administrasi hanya dilakukan terhadap hal-hal yang tidak dinilai pada saat penilaian kualifikasi. apabila dalam evaluasi ditemukan bukti adanya persaingan usaha yang tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan) antara peserta. 2) surat penawaran : a) ditandatangani oleh : (1) direktur utama/pimpinan perusahaan.6 Evaluasi Administrasi : a. tanpa ada penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat.

c.7 Evaluasi Teknis : a. apabila hanya ada 1 (satu) atau 2 (dua) peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. Apabila tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. maka seleksi dinyatakan gagal. 24. Unsur-unsur yang dievaluasi harus sesuai dengan yang ditetapkan. dan d) bertanggal. c) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. untuk menghindari kesalahan-kesalahan kecil yang dapat menggugurkan penawaran. b) jangka waktu berlakunya surat penawaran tidak kurang dari waktu yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. atau (4) pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. maka syarat-syarat lainnya yang diperlukan agar diminta dan dievaluasi pada saat prakualifikasi dan tidak perlu dilampirkan pada Dokumen Penawaran. kemudian membandingkan jumlah perolehan nilai dari para peserta.17 3) 4) 5) 6) 7) atau perubahannya. maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi teknis. (3) kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. peserta yang memenuhi persyaratan administrasi dilanjutkan dengan evaluasi teknis. b. Evaluasi penawaran teknis dilakukan dengan cara memberikan nilai angka tertentu pada setiap kriteria yang dinilai dan bobot yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. Pokja ULP dapat melakukan klarifikasi terhadap hal-hal yang kurang jelas dan meragukan. dengan ketentuan: 1) unsur-unsur pokok yang dinilai adalah: a) pengalaman perusahaan (bobot nilai . Evaluasi teknis dilakukan terhadap peserta yang memenuhi persyaratan administrasi.

18 antara 10 % s. lokasi.d 20 %). 4) penilaian juga dilakukan terhadap jumlah pekerjaan yang sedang dilaksanakan oleh peserta. yang menunjukkan kinerja perusahaan peserta yang bersangkutan selama 10 (sepuluh) tahun terakhir.d 70 %). c) kualifikasi tenaga ahli (bobot nilai antara 50 % s. disamping untuk mengukur pengalaman juga dapat dipergunakan untuk mengukur kemampuan/kapasitas peserta yang bersangkutan dalam melaksanakan tugasnya. d) kapasitas perusahaan dengan . 2) penilaian dilakukan sesuai pembobotan dari masing-masing unsur yang telah ditentukan dalam LDP. 6) sub unsur Pengalaman Perusahaan yang dinilai adalah: a) pengalaman melaksanakan proyek/kegiatan sejenis. b) pendekatan dan metodologi (bobot nilai antara 20 % s. 3) pengalaman tersebut diuraikan secara jelas dengan mencantumkan informasi: nama pekerjaan yang dilaksanakan. pemberi tugas. lingkup dan data pekerjaan yang dilaksanakan secara singkat. 2) pengalaman kerja di Indonesia dan/atau di lokasi proyek mendapat tambahan nilai. nilai. b) pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan. dan waktu pelaksanaan (menyebutkan bulan dan tahun). Penilaian terhadap Pengalaman Perusahaan dilakukan atas: 1) pengalaman perusahaan peserta dalam melaksanakan pekerjaan sejenis dengan pekerjaan yang dipersyaratkan dalam KAK untuk 10 (sepuluh) tahun terakhir. 3) bobot masing-masing unsur ditetapkan oleh Pokja ULP berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan.d 40 %). c) pengalaman manajerial dan fasilitas utama. 5) pengalaman perusahaan peserta harus dilengkapi dengan referensi dari pengguna jasa. d.

pemahaman atas sasaran/tujuan. dan kebutuhan fasilitas penunjang. uraian tugas. organisasi. dan laporan-laporan. kualitas metodologi. lingkup serta jasa konsultansi yang diperlukan (aspek-aspek utama yang diindikasikan dalam KAK). jadwal pekerjaan. 2) sub unsur Pendekatan dan Metodologi yang dinilai adalah: a) pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK. jenis keahlian serta jumlah tenaga ahli yang diperlukan. gambar-gambar kerja. e) [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. penilaian terutama meliputi: pengertian terhadap tujuan proyek/kegiatan. perhitungan teknis. dan hasil kerja. spesifikasi teknis. jadwal penugasan. konsistensi antara metodologi dengan rencana kerja. dan pengenalan lapangan. 7) bobot masing-masing sub unsur ditetapkan oleh Pokja ULP berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. orang bulan (person-month) tenaga ahli. e. penilaian meliputi antara lain: analisis. apresiasi terhadap inovasi. c) hasil kerja (deliverable). penilaian terutama meliputi: ketepatan menganalisa masalah dan langkah pemecahan yang diusulkan dengan tetap mengacu kepada persyaratan KAK. b) kualitas metodologi. tanggapan terhadap KAK khususnya mengenai data yang tersedia. jangka waktu pelaksanaan. Penilaian terhadap Pendekatan dan Metodologi dilakukan atas: 1) pemahaman perusahaan peserta atas lingkup pekerjaan/jasa layanan yang diminta dalam KAK. d) fasilitas pendukung dalam .19 memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap. program kerja. kebutuhan jumlah orang bulan. laporan-laporan yang disyaratkan.

dibuktikan dengan salinan ijazah. bila terjadi overlap yang dihitung hanya salah satu. f) [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. penilaian dilakukan atas: 1) tenaga ahli yang diusulkan untuk melaksanakan pekerjaan dengan memperhatikan jenis keahlian. yaitu lulusan perguruan tinggi negeri atau perguruan tinggi swasta yang telah lulus ujian negara atau yang telah diakreditasi. serta jumlah tenaga yang telah diindikasikan di dalam KAK. persyaratan. f. (2) apabila terdapat perhitungan bulan menurut Pokja ULP lebih kecil dari yang tertulis dalam penawaran.20 melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK. atau perguruan tinggi luar negeri yang telah diakreditasi. maka yang diambil adalah perhitungan Pokja ULP. e) gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK diberikan nilai lebih. Apabila perhitungan Pokja ULP . Kualifikasi Tenaga Ahli. didukung dengan referensi dari pengguna jasa. 3) bobot masing-masing sub unsur ditetapkan oleh Pokja ULP berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. 2) sub unsur Kualifikasi Tenaga Ahli yang dinilai adalah: a) tingkat pendidikan. Ketentuan penghitungan pengalaman kerja profesional dilakukan sebagai berikut : (1) tidak boleh terjadi tumpang tindih (overlap). b) pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK. Bagi tenaga ahli yang diusulkan sebagai pemimpin/wakil pemimpin pelaksana pekerjaan (team leader/co team leader) dinilai pula pengalaman sebagai pemimpin/wakil pemimpin tim.

maka bulan yang overlap dihitung satu kali). bulan kerja profesional yang didapatkan dari angka (3).21 (3) (4) (5) (6) (7) (8) lebih besar dibandingkan dengan yang tertulis dalam penawaran. maka pengalaman kerja akan dihitung secara penuh (kecuali bila terjadi overlap. dan tahunnya. apabila jangka waktu pengalaman kerja profesional ditulis tahunnya saja (tanpa tanggal dan bulan). sesuai ii. apabila jangka waktu pengalaman kerja profesional ditulis bulan dan tahunnya saja (tanpa tanggal). sesuai ii. total seluruh bulan kerja . menunjang iii. (4). dinilai dengan kriteria sebagai berikut: (a) lingkup pekerjaan : i. maka pengalaman kerja yang dihitung adalah total bulannya dikurangi 1 (satu) bulan. maka yang diambil adalah yang tertulis dalam penawaran. kesesuaian lingkup pekerjaan dan posisi pengalaman kerja profesional dibandingkan dengan yang dipersyaratkan dalam KAK. dan (5) dikalikan dengan nilai kesesuaian lingkup pekerjaan dan posisi yang didapatkan dari angka (6). terkait (b) posisi : i. apabila jangka waktu pengalaman kerja profesional ditulis secara lengkap tanggal. tidak sesuai (c) nilai masing-masing kriteria ditetapkan oleh Pokja ULP berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. bulan. maka pengalaman kerja yang dihitung hanya 25 % dari total bulannya.

3) bobot masing-masing sub unsur ditetapkan oleh Pokja ULP berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. situasi. sesuai dengan keahlian/profesi yang disyaratkan dalam KAK. Unsur-unsur yang perlu diteliti dan dinilai dalam evaluasi penawaran biaya dilakukan terhadap: . h.22 profesional dibagi dengan angka 12 sehingga didapatkan jangka waktu pengalaman kerja profesional seorang tenaga ahli. b. (9) Nilai jangka waktu pengalaman kerja profesional tenaga ahli dicantumkan dalam LDP c) sertifikat keahlian/profesi yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang mengeluarkan. 5) Kualifikasi dari tenaga ahli yang melebihi dari kualifikasi yang dipersyaratkan dalam KAK tidak mendapat tambahan nilai. 4) Tingkat pendidikan tenaga ahli yang kurang dari tingkat pendidikan yang dipersyaratkan dalam KAK tidak diberi nilai.8 Evaluasi Biaya : a. 24. Personil yang menguasai/memahami aspek-aspek tersebut di atas diberikan nilai lebih tinggi. e) [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. Apabila tidak ada peserta yang lulus evaluasi teknis maka seleksi dinyatakan gagal. dan kondisi (custom) setempat. d) lain-lain : penguasaan bahasa Inggris. aspek pengenalan (familiarity) atas tata-cara. bahasa Indonesia (bagi konsultan Asing). g. aturan. bahasa setempat. Apabila peserta yang lulus evaluasi teknis kurang dari 5 (lima) maka proses tetap dilanjutkan. Hasil evaluasi teknis harus melewati ambang batas nilai teknis (passing grade) seperti yang tercantum dalam LDP. i. Evaluasi biaya dilakukan terhadap peserta yang lulus ambang batas nilai teknis.

b. c.23 1) kewajaran biaya pada Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration). 4. pernyataan bahwa seleksi gagal apabila tidak ada penawaran yang memenuhi syarat. 24. penawaran biaya setelah Koreksi Aritmatik. Penetapan Pemenang 25. nilai evaluasi teknis diurutkan mulai dari nilai tertinggi. nama dan alamat peserta. 3) kewajaran penugasan tenaga pendukung. Teknis. kesimpulan tentang kewajaran : 1) biaya pada Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration). Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). 6. 3. h. . j. tanggal dibuatnya Berita Acara. dan Biaya yang paling sedikit memuat: a. dan 4) biaya pada Rincian Biaya Langsung NonPersonil (direct reimbursable cost). i. hasil evaluasi persyaratan administrasi. 2) penugasan tenaga ahli. d. besaran usulan biaya dan biaya terkoreksi. serta diumumkan di alamat website yang tercantum dalam LDP dan ditempel di papan pengumuman resmi untuk masyarakat. keterangan-keterangan lain yang dianggap perlu mengenai pelaksanaan seleksi. nilai teknis seluruh peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. nama seluruh peserta. hasil evaluasi penawaran administrasi dan teknis termasuk alasan ketidaklulusan peserta. g. Pengumuman Pemenang Pokja ULP memberitahukan penetapan peringkat teknis kepada seluruh peserta. 2) kewajaran penugasan tenaga ahli. e. nama paket pekerjaan. f. 4) kewajaran biaya pada Rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimbursable cost). pagu anggaran dan HPS. ambang batas nilai teknis. 5. ambang batas nilai teknis. 3) penugasan tenaga pendukung. 2. jumlah peserta yang lulus dan tidak lulus pada setiap tahapan evaluasi. yang sekurang-kurangnya memuat: 1. dan 8. 7. F.9 Pokja ULP membuat dan menandatangani Berita Acara Hasil Evaluasi Administrasi.

disertai bukti terjadinya penyimpangan. dengan tembusan kepada PPK. Pokja ULP. Sanggahan Banding 27. Apabila sanggahan dinyatakan benar maka Pokja ULP menyatakan seleksi gagal. dan APIP yang tercantum dalam LDP. dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti. penyimpangan ketentuan dan prosedur diatur dalam Peratuan Presiden ini dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. Sanggahan diajukan oleh peserta baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama dengan peserta lain apabila terjadi penyimpangan prosedur meliputi: a.3 Peserta yang akan melakukan sanggahan . Sanggahan yang disampaikan bukan kepada Pokja ULP atau disampaikan diluar masa sanggah.2 Menteri/Pimpinan Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi yang tercantum dalam LDP wajib memberikan jawaban secara tertulis atas semua sanggahan banding paling lambat 15 (lima belas) hari kerja setelah surat sanggahan banding diterima. dan/atau c. dapat mengajukan sanggahan banding secara tertulis kepada Menteri/Pimpinan Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi yang tercantum dalam LDP paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah menerima jawaban sanggahan.1 Peserta yang tidak sependapat dengan jawaban sanggahan dari Pokja ULP. rekayasa tertentu sehingga menghalangi terjadinya persaingan usaha yang sehat. b.5 27.4 26. Pokja ULP wajib memberikan jawaban tertulis atas semua sanggahan paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah menerima surat sanggahan. 27. 27.1 Peserta dapat menyampaikan sanggahan secara tertulis atas penetapan peringkat teknis kepada Pokja ULP dalam waktu 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman peringkat teknis. dengan tembusan kepada PPK. Sanggahan 26.24 26.2 26. 26. penyalahgunaan wewenang oleh Pokja ULP dan/atau pejabat yang berwenang lainnya.3 26. PA/KPA. APIP K/L/D/I yang tercantum dalam LDP.

c. penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (dinyatakan dengan surat kuasa). dengan memperhatikan kesesuaian antara bobot pekerjaan dengan tenaga ahli dan/atau 29. b.5 Sanggahan banding yang disampaikan bukan kepada Menteri/Pimpinan Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi yang tercantum dalam LDP atau disampaikan diluar masa sanggah banding. kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. hari.000. 28.2 Undangan mencantumkan tempat. 29.00 (lima puluh juta rupiah) dengan masa berlaku 20 (dua puluh) hari kerja sejak tanggal pengajuan sanggahan banding. direktur utama/pimpinan perusahaan. 27. masa sanggah dan/atau masa sanggah banding berakhir. dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti. atau d. pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya . tanggal.1 Pokja ULP segera mengundang peserta yang ditetapkan sebagai pemenang untuk menghadiri acara klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya.25 banding harus memberikan Jaminan Sanggahan Banding yang ditujukan kepada Pokja ULP sebesar 2‰ (dua perseribu) dari HPS atau paling tinggi sebesar Rp50. 28. b.000. dan waktu klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya. dengan ketentuan: a.1 Klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya dilakukan oleh Pokja ULP dengan: a. atau c.4 Sanggahan seleksi. sanggahan dan/atau sanggahan banding terbukti tidak benar. Undangan Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya 28. tidak ada sanggahan dari peserta. meyakinkan kejelasan teknis dan biaya. banding menghentikan proses 27. 29.2 Klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya dilakukan untuk: a.

g. kesesuaian rencana kerja dengan jenis pengeluaran biaya. dengan ketentuan: a.5 Klarifikasi dan negosiasi terhadap unit biaya personil dilakukan berdasarkan daftar gaji yang telah diaudit dan/atau bukti setor pajak penghasilan tenaga ahli konsultan yang bersangkutan. f.4 Aspek-aspek biaya yang perlu diklarifikasi dan dinegosiasi terutama: a. biaya satuan dari biaya langsung personil. 29. d.2 (tiga koma dua) kali gaji dasar yang diterima oleh tenaga ahli tetap dan/atau maksimum 2. dan h. 29. unit biaya personil dihitung berdasarkan satuan waktu yang dihitung berdasarkan tingkat kehadiran dengan ketentuan sebagaimana tercantum dalam LDP 29. b. kualifikasi tenaga ahli. b. serta mempertimbangkan kebutuhan perangkat/fasilitas pendukung yang proporsional guna pencapaian hasil kerja yang optimal. b.26 tenaga pendukung yang ditugaskan. jadwal penugasan personil.3 Aspek-aspek teknis yang perlu diklarifikasi dan dinegosiasi terutama: a.5 (dua koma lima) kali penghasilan yang diterima oleh tenaga ahli tidak tetap berdasarkan perhitungan dari daftar gaji yang telah diaudit dan/atau bukti setor pajak penghasilan tenaga ahli konsultan yang bersangkutan. maksimum 3. cara penanganan pekerjaan dan rencana kerja. biaya satuan dibandingkan dengan biaya yang berlaku di pasaran. b. jadwal pelaksanaan pekerjaan. organisasi pelaksanaan. lingkup dan sasaran jasa konsultansi. e. dan c. 29. c.6 Klarifikasi dan negosiasi terhadap biaya tenaga pendukung (tenaga teknik dan . memperoleh kesepakatan biaya yang efisien dan efektif dengan tetap mempertahankan hasil yang ingin dicapai sesuai dengan penawaran teknis yang diajukan peserta. fasilitas penunjang. volume kegiatan dan jenis pengeluaran. program alih pengetahuan.

11 Apabila dalam klarifikasi dan negosiasi dengan pemenang cadangan pertama tidak menghasilkan kesepakatan. maka total penawaran biaya dapat diterima sepanjang tidak melebihi pagu anggaran.12 Apabila klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya dengan 1 (satu) pemenang dan 2 (dua) pemenang cadangan tidak menghasilkan kesepakatan maka seleksi dinyatakan gagal. 29.27 penunjang/administrasi).8 Harga satuan yang dapat dinegosiasikan yaitu Biaya Langsung Non-Personil yang dapat diganti (direct reimbursable cost) dan/atau Biaya Langsung Personil (remuneration) yang dinilai tidak wajar berdasarkan ketentuan pada angka 28. seperti: tenaga survey. tanpa mengurangi kualitas penawaran teknis.7 Negosiasi biaya dilakukan terhadap total penawaran biaya terkoreksi yang melebihi HPS. 29. . maka Pokja ULP melanjutkan dengan mengundang pemenang cadangan pertama (apabila ada) untuk melakukan proses klarifikasi dan negosiasi sebagaimana di atur dalam angka 28.10 Apabila klarifikasi dan negosiasi dengan pemenang seleksi tidak menghasilkan kesepakatan.13 ULP membuat Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi. 29. 29. agar didapatkan total penawaran biaya hasil negosiasi yang memenuhi HPS. dilakukan berdasarkan harga pasar tenaga pendukung tersebut. yang selanjutnya dilakukan proses klarifikasi dan negosiasi sebagaimana di atur dalam angka 28. atau manajer kantor.1 dan seterusnya.1 dan seterusnya. 29. sekretaris. maka Pokja ULP melanjutkan dengan mengundang pemenang cadangan kedua (apabila ada). 29.9 Apabila hasil evaluasi biaya serta klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya tidak ditemukan halhal yang tidak wajar. 29.5).

selama masa surat penawaran peserta tersebut masih berlaku atau sudah diperpanjang masa berlakunya. . 31. 30.6 Apabila pemenang dan 2 (dua) pemenang cadangan yang akan ditunjuk sebagai penyedia mengundurkan diri. 30. maka PPK meminta Pokja ULP untuk mengundang pemenang cadangan (apabila ada) untuk melakukan proses klarifikasi dan negosiasi. dikenakan sanksi berupa dimasukkan dalam Daftar Hitam.3 SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah Pokja ULP menyampaikan BAHS kepada PPK. Kerahasiaan Proses Berita Acara Hasil Seleksi oleh Pokja ULP bersifat rahasia sampai dengan saat PPK menerbitkan SPPBJ.5 Apabila pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri.8 Kontrak ditandatangani paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah SPPBJ. Penunjukan Penyedia Jasa Konsultansi 30. 30. 30. bila sependapat dengan Pokja ULP. 30. kepada peserta seleksi dengan pemenang seleksi yang telah mencapai kesepakatan dengan Pokja ULP dalam acara klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya untuk melaksanakan pekerjaan.4 Salah satu tembusan dari SPPBJ disampaikan (tanpa lampiran surat perjanjian) sekurangkurangnya kepada unit pengawasan internal. 30. maka seleksi dinyatakan gagal oleh PA/KPA setelah mendapat laporan dari PPK.1 Pokja ULP menyampaikan Berita Acara Hasil Seleksi (BAHS) kepada PPK sebagai dasar untuk menerbitkan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ). 30.2 PPK menerbitkan SPPBJ.28 G. Penunjukan Pemenang Seleksi 30.7 Bagi calon penyedia yang mengundurkan diri dengan alasan yang tidak dapat diterima.

1 Pokja ULP menyatakan seleksi gagal. PA/KPA sependapat dengan PPK yang tidak bersedia menandatangani SPPBJ karena pelaksanaan seleksi melanggar Peraturan Presiden ini. Dokumen Pemilihan tidak sesuai dengan . klarifikasi teknis dan negosiasi biaya dengan pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 tidak menghasilkan kesepakatan. Seleksi Gagal 32. e. c. d. b. e. h. jumlah peserta yang lulus prakualifikasi kurang dari 5 (lima) [untuk Seleksi Umum] atau kurang dari 3 (tiga) [untuk Seleksi Sederhana]. pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2. tidak hadir dalam klarifikasi teknis dan negosiasi biaya. semua penawaran biaya terkoreksi yang disampaikan peserta melampaui pagu anggaran. atau i. seluruh peserta yang masuk sebagai Calon Daftar Pendek tidak hadir dalam pembuktian kualifikasi. pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN dari pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 ternyata benar. jumlah peserta yang memasukkan Dokumen Penawaran kurang dari 3 (tiga). sanggahan dari peserta atas pelaksanaan seleksi ternyata benar terhadap : 1) penyimpangan ketentuan dan prosedur yang diatur dalam Peratuan Presiden ini dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Kualifikasi atau Dokumen Pemilihan.2 PA/KPA menyatakan seleksi gagal. 32. kecuali untuk Metode Evaluasi Kualitas. b. Seleksi Gagal 32. pengaduan masyarakat atas terjadinya penyimpangan ketentuan dan prosedur dalam pelaksanaan seleksi yang melibatkan Pokja ULP dan/atau PPK. d. tidak ada penawaran yang lulus evaluasi penawaran. pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 mengundurkan diri dari penunjukan pemenang. f. ternyata benar. g. c. apabila: a. apabila: a. dan/atau 2) kesalahan substansi Dokumen Pengadaan.29 H. apabila dalam evaluasi penawaran terjadi persaingan usaha yang tidak sehat.

penyampaian ulang Dokumen Penawaran. penghentian proses seleksi. 32. PPK dan/atau Pokja ULP.30 Peraturan Presiden No. PPK melakukan finalisasi an Kontrak terhadap rancangan Kontrak.6 Setelah pemberitahuan adanya seleksi gagal. PPK dan/atau Pokja ULP. atau d. pelaksanaan seleksi tidak sesuai atau menyimpang dari Dokumen Pemilihan. evaluasi ulang. apabila dananya telah cukup tersedia dalam dokumen anggaran. 33. 32. atau b. dan menandatangani Kontrak pelaksanaan pekerjaan. c. sanggahan banding dari peserta atas terjadinya penyimpangan ketentuan dan prosedur dalam pelaksanaan seleksi yang melibatkan KPA. maka Pokja ULP meneliti dan menganalisis penyebab terjadinya seleksi gagal. b. ternyata benar. apabila: a. 32. atau g. pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN dan/atau terjadinya penyimpangan ketentuan dan prosedur dalam pelaksanaan seleksi yang melibatkan KPA. atau b.4 Kepala Daerah menyatakan seleksi gagal. ternyata benar. sanggahan banding dari peserta atas terjadinya penyimpangan ketentuan dan prosedur dalam pelaksanaan seleksi yang melibatkan PA. seleksi ulang. pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN dan/atau terjadinya penyimpangan ketentuan dan prosedur dalam pelaksanaan Seleksi yang melibatkan PA dan/atau KPA. 33. 54 tahun 2010. untuk menentukan langkah selanjutnya. kecuali perubahan . Penandatangan Setelah SPPBJ diterbitkan. 54 tahun 2010.3 Menteri/Pimpinan Lembaga/Institusi Lainnya menyatakan seleksi gagal. dengan ketentuan sebagai berikut: 33.1 Penandatanganan Kontrak dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkan SPPBJ. 32. apabila: a. ternyata benar.2 PPK dan penyedia tidak diperkenankan mengubah substansi Dokumen Pemilihan sampai dengan penandatanganan Kontrak. KPA.5 Setelah seleksi dinyatakan gagal. pelaksanaan seleksi melanggar Peraturan Presiden No. yaitu melakukan: a. maka Pokja ULP memberitahukan kepada seluruh peserta. f. ternyata benar.

33. h.31 waktu pelaksanaan pekerjaan yang melewati batas tahun anggaran. 33.000.3 Perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan setelah mendapat persetujuan kontrak tahun jamak. Kerangka Acuan Kerja. gambar-gambar. b. g. d. redaksional. 33. 33.5 Menetapkan urutan hirarki bagian-bagian Dokumen Kontrak dalam Surat Perjanjian dengan maksud apabila terjadi pertentangan ketentuan antara bagian satu dengan bagian yang lain.000. yang telah didaftarkan sesuai dengan peraturan perundangundangan.00 (seratus miliar rupiah) dilakukan setelah memperoleh pendapat ahli hukum kontrak. syarat-syarat umum Kontrak. beserta rincian penawaran biaya. c. pokok perjanjian. bahasa. seperti : SPPBJ. angka dan huruf serta membubuhkan paraf pada setiap lembar Dokumen Kontrak. maka berlaku urutan sebagai berikut: a.8 Pihak yang berwenang menandatangani Kontrak atas nama penyedia adalah Direksi yang disebutkan namanya dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar.7 Penandatanganan Kontrak yang kompleks dan/atau bernilai di atas Rp 100. dokumen lainnya. . BAHS. rangkap kontrak lainnya tanpa dibubuhi materai. surat penawaran.000. terdiri dari: 1) Kontrak asli pertama untuk PPK dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh penyedia. 33. 33.6 Banyaknya rangkap Kontrak dibuat sesuai kebutuhan. b. yaitu: a.4 PPK dan penyedia wajib memeriksa konsep Kontrak meliputi substansi. apabila diperlukan. e. dan 2) Kontrak asli kedua untuk penyedia dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh PPK. syarat-syarat khusus Kontrak. f. sekurang-kurangnya 2 (dua) Kontrak asli. BAPP. adendum Surat Perjanjian (apabla ada).

dapat menandatangani Kontrak.8. .32 33. sepanjang mendapat kuasa/pendelegasian wewenang yang sah dari Direksi atau pihak yang sah berdasarkan Akta Pendirian/Anggaran Dasar untuk menandatangani Kontrak.9 Pihak lain yang bukan Direksi atau yang namanya tidak disebutkan dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar sebagaimana dimaksud pada angka 36.

Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan 60 (enam puluh) hari kalender sejak SPMK G. Sumber Dana Jangka waktu penyelesaian pekerjaan: 60 (enam puluh) hari kalender.30 s. Sampang . Peninjauan Lapangan [apabila diperlukan] H. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran F.d selesai Tempat : Jl.d____ Tempat : __________ 1. Bina Marga Kab.33 BAB III. 2. 31 Sampang 1. Pekerjaan ini dibiayai dari sumber pendanaan APBD TK II Tahun Anggaran 2012 Pemberian Penjelasan akan dilaksanakan pada : Hari : Jum'at Tanggal : 24 Pebruari 2012 Waktu : 08. LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP) A. Sampul penutup Dokumen Penawaran Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 31 Sampang Alamat website _______________________________ Nama pekerjaan: _Konsultan Perencanaan PK 9 Buah Jembatan di Ruas Jalan Kabupaten Uraian singkat pekerjaan ______________ [diisi nama paket pekerjaan/kegiatan dan uraian secara singkat dan jelas pekerjaan/kegiatan yang dilaksanakan] B. Jaksa Agung Suprapto No. Jaksa Agung Suprapto No. Pemberian Penjelasan E. Bina Marga Kab. Bentuk mata uang penawaran : Rupiah 2. Lingkup Pekerjaan Pokja Panitia Pengadaan Barang dan Jasa ULP : Dinas PU. Pembayaran dilakukan dengan cara Termyn D. Masa berlaku penawaran selama 50 (Lima puluh) hari kalender sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran. Sampang Alamat Pokja ULP _Jl. Jangka Waktu Penyelesaian Pekerjaan C. Penyampulan Peninjauan Lapangan akan dilaksanakan pada : Hari : __________ Tanggal : __________ Waktu : ____s. Masa Berlaku Penawaran dan Jangka Waktu Pelaksanaan 1.

Evaluasi Teknis . Bina Marga Kab. yang menunjukkan kinerja perusahaan peserta yang bersangkutan selama 10 (sepuluh) tahun terakhir dan dapat dibuktikan kebenarannya dengan menghubungi penerbit referensi. Pada sampul penutup diberi tanda “ASLI” untuk Dokumen Penawaran asli dan “REKAMAN” untuk Dokumen Penawaran salinan. dan Biaya ditandai : “PENAWARAN ADMINISTRASI. Dalam hal Dokumen Penawaran disampaikan melalui pos/jasa pengiriman. 31 Sampang Diterima pada : Hari : ______________ Tanggal : ______________ Bulan : ______________ Tahun : ______________ Jam : ______________ [diisi oleh Pokja ULP yang menerima Dokumen Penawaran] 3. Jaksa Agung Suprapto No. 5. Unsur Pengalaman Perusahaan : 20% a. Teknis. 31 Sampang Bobot unsur-unsur pokok yang dinilai : 1. Pengalaman perusahaan peserta harus dilengkapi dengan referensi. Jaksa Agung Suprapto No. Seluruh sampul penutup dimasukkan ke dalam 1 (satu) sampul luar. Sampang Alamat Pokja ULP : Jl. TEKNIS. Sampul penutup ditulis : Nama Paket Pekerjaan : Konsultan Perencanaan PK 9 Buah Jembatan di Ruas Jalan Kabupaten Nama Perusahaan : ______________ Alamat Perusahaan : ______________ Ditujukan kepada : Pokja Panitia Pengadaan Barang dan Jasa ULP Dinas PU. DAN BIAYA” 2.34 dan Penandaan Sampul Penawaran Administrasi. I. 4. Bina Marga Kab. maka sampul luar ditulis : Nama Paket Pekerjaan : Konsultan Perencanaan PK 9 Buah Jembatan di Ruas Jalan Kabupaten Ditujukan kepada : Pokja Panitia Pengadaan Barang dan Jasa[ ULP Dinas PU. Sampang Alamat Pokja ULP : Jl.

dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki Pengalaman < 1 Paket pengalaman manajerial dan fasilitas utama dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 20 2) memiliki Pengalaman 1 sd 2 Paket pengalaman . dengan bobot sub unsur 6%. c. Apabila tidak dilengkapi referensi maka tidak dinilai.35 b. dengan bobot sub unsur 6_%. 5) proyek/kegiatan yang sejenis adalah : Penilaian dilakukan atas pengalaman perusahaan selama kurun waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir dalam melaksanakan pekerjaan sejenis dengan pekerjaan yang akan dilaksanakan. unsur pengalaman melaksanakan d. Sub unsur pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki ≥ Pengalaman < 1 Paket pekerjaan di lokasi proyek/kegiatan dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 20 2) memiliki Pengalaman 1 sd 2 Paket pekerjaan di lokasi proyek/kegiatan dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 60 3) memiliki Pengalaman > 3 Paket paket pekerjaan di lokasi proyek/kegiatan dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 100 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan. maka penawaran digugurkan dan peserta dikenakan Daftar Hitam. f. dengan bobot sub unsur 6%. e. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki ≥ Pengalaman < 1 Paket pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 20 2) memiliki Pengalaman 1 sd 2 Paket pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 60 3) memiliki < Pengalaman > 3 Paket pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 100 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman melaksanakan proyek/kegiatan sejenis = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman melaksanakan proyek/kegiatan sejenis. Apabila dilengkapi referensi namun terbukti tidak benar. Sub proyek/kegiatan sejenis. Sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama.

36

g.

h. i. j.

manajerial dan fasilitas utama dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 60 3) memiliki Pengalaman > 3 Paket pengalaman manajerial dan fasilitas utama dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 100 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama. Sub unsur kapasitas perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap, dengan bobot sub unsur 3%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki memiliki < 2 orang tenaga ahli tetap orang tenaga ahli tetap yang digunakan untuk melakukan pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 20 2) memiliki memiliki 2 sd. 3 orang tenaga ahli tetap orang tenaga ahli tetap yang digunakan untuk melakukan pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 60 3) memiliki memiliki > 3 orang tenaga ahli tetap orang tenaga ahli tetap yang digunakan untuk melakukan pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 100 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur kapasitas perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama. [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. Total bobot seluruh sub unsur = 100 % Total NILAI BOBOT seluruh sub unsur X bobot unsur Pengalaman Perusahaan = NILAI PENGALAMAN PERUSAHAAN.

2.

Unsur Pendekatan dan Metodologi : 30% a. Sub unsur pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK, dengan bobot sub unsur 7%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : _100 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 50 3) apabila tidak menyajikan, diberi nilai : 10 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur

37

b.

c.

d.

e.

pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK. Sub unsur kualitas metodologi, dengan bobot sub unsur 8%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 100 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : _50_ 3) apabila tidak menyajikan, diberi nilai : _10_ 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur kualitas metodologi = NILAI BOBOT sub unsur kualitas metodologi. Sub unsur hasil kerja (deliverable), dengan bobot sub unsur 2%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 100 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 50 3) apabila tidak menyajikan, diberi nilai : 10 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur hasil kerja (deliverable) = NILAI BOBOT sub unsur hasil kerja (deliverable). fasilitas pendukung dalam Sub unsur melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK, dengan bobot sub unsur 3%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 100_ 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : _50 3) apabila tidak menyajikan, diberi nilai : _10 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK. Sub unsur gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK, dengan bobot sub unsur 20%, dan ketentuan penilaian sub unsur :

38

1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 100 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 50 3) apabila tidak menyajikan, diberi nilai : 10 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK. f. [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. k. Total bobot seluruh sub unsur = 100 % l. Total NILAI BOBOT seluruh sub unsur X bobot unsur Pendekatan dan Metodologi = NILAI PENDEKATAN DAN METODOLOGI. 3. Unsur Kualifikasi Tenaga Ahli : 50_% a. Sub unsur tingkat pendidikan, dengan bobot sub unsur 30%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) ≥ tingkat pendidikan yang disyaratkan dalam KAK, diberi nilai : 100 2) < tingkat pendidikan yang disyaratkan dalam KAK, diberi nilai : 0_ 3) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur tingkat pendidikan = NILAI BOBOT sub unsur tingkat pendidikan. b. Sub unsur pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK, dengan bobot sub unsur 60%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) dukungan referensi : a) apabila melampirkan referensi dan dapat dibuktikan kebenarannya dengan menghubungi penerbit referensi, maka pengalaman kerja diberikan penilaian, b) apabila tidak dilengkapi referensi maka tidak diberikan penilaian, c) apabila melampirkan referensi namun terbukti tidak benar, maka penawaran digugurkan dan peserta dikenakan Daftar Hitam. 2) perhitungan bulan kerja tenaga ahli, yang dihitung berdasarkan ketentuan yang tercantum dalam IKP, 3) lingkup pekerjaan : a) sesuai, diberi nilai : 100 b) menunjang, diberi nilai : __30_

diberi nilai : ____100_ b) tidak sesuai. 4) posisi : a) sesuai. diberi nilai : 10 d) lingkup pekerjaan yang : i.39 c) terkait. nilai 20. Pengalaman 1 < 2 tahun nilai 60 . sesuai adalah : Perencanaan Pembangunan Jalan. iii. Pengalaman < 1 tahun nilai 20. memiliki Pengalaman > 3 Proyek tahun pengalaman kerja profesional. i. Terkait Perencanaan Pembangunan Jembatan dlldengan jelas]. diberi nilai : __50___ c) posisi yang : sesuai adalah : Untuk Team Leader sesuai jika pengalamannya sebagai team leader Untuk Tenaga Ahli dikatakakan sesuai jika Pengalaman Penugasannya sebagai Tenaga Ahli yang sama atau sebagai Team Leader. diberi nilai : 60. tidak sesuai adalah : Pengalaman sebagai tenaga Ahli Lainnya 5) perhitungan bulan kerja X nilai lingkup pekerjaan X nilai posisi = jumlah bulan kerja profesional 6) nilai total seluruh jumlah bulan kerja profesional dibagi angka 12 = jangka waktu pengalaman kerja profesional 7) nilai jangka waktu pengalaman kerja profesional : a) Untuk Team Leader memiliki Pengalaman < 1 tahun pengalaman kerja profesional. adalah Pengawasan ii. nilai 100 c) Ahli Geoteknik. Pengalaman > 2 Proyek nilai 100 [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 8) nilai jangka waktu pengalaman kerja profesional yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK. Menunjang Pembangunan Jalan. Pengalaman 1 < 2 tahun nilai 60 . diberi nilai : 100 b) Ahli Teknik Sipil. . memiliki Pengalaman 1 < 3 tahun pengalaman kerja profesional. diberi nilai : 20.

d. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki. m. o. Nilai 1 (Satu) Orang Tenaga Ahli X bobot tenaga ahli = NILAI BOBOT tenaga ahli q. dengan bobot sub unsur 10%. diberi nilai : _____________ [apabila 2) penguasaan bahasa setempat dibutuhkan]. Total NILAI BOBOT seluruh tenaga ahli X bobot unsur Kualifikasi Tenaga Ahli = NILAI KUALIFIKASI TENAGA AHLI. [apabila tenaga ahli yang dinilai lebih dari 1 (satu) maka setiap tenaga ahli harus diberi bobot]Bobot tenaga ahli : 1) Team Leader Bobot 20 2) Ahli Teknik Sipil bobot 20 3) Ahli Geoteknik bobot 15 p. Total NILAI BOBOT seluruh sub unsur = NILAI 1 (SATU) ORANG TENAGA AHLI.40 c. Nilai Evaluasi Teknis = NILAI PENGALAMAN PERUSAHAAN + NILAI PENDEKATAN DAN METODOLOGI + NILAI KUALIFIKASI TENAGA AHLI Ambang batas nilai teknis (passing grade) = ___________ 5. situasi. aturan. Sub unsur lain-lain yang dibutuhkan dalam KAK. 4. J. dengan bobot sub unsur _______%. dan kondisi (custom) setempat. n. diberi nilai : _____________ 4) aspek pengenalan (familiarity) atas tata-cara. diberi nilai : _____________ 5) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 6) total nilai yang didapatkan X bobot sub unsur lain-lain = NILAI BOBOT sub unsur lain-lain. diberi nilai : 0 3) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 4) nilai yang didapatkan X bobot sub unsur sertifikat keahlian/profesi = NILAI BOBOT sub unsur sertifikat keahlian/profesi. diberi nilai : 50 2) tidak memiliki. dan ketentuan penilaian sub unsur : [apabila 1) penguasaan bahasa asing dibutuhkan]. Sub unsur sertifikat keahlian/profesi. Evaluasi Biaya Jangka waktu pelaksanaan Evaluasi Biaya : . diberi nilai : _____________ 3) penguasaan Bahasa Indonesia bagi konsultan asing [apabila dibutuhkan]. Total bobot seluruh sub unsur = 100 %.

3.00 (_dua ratus enam puluh empat ribu rupiah) Jaminan sanggahan banding ditujukan kepada Pokja ULP. Jaminan Sanggahan Banding dicairkan dan disetorkan pada Kas Daerah 2. MT b. PPK Suparto. . M. Sanggahan. 5. Sanggahan ditujukan kepada Pokja Panitia Pengadaan Barang dan Jasa ULP Dinas PU. MT c.000. Unit Biaya Personil Berdasarkan Satuan Waktu L. ST. Sanggahan Banding dan Pengaduan Unit biaya personil berdasarkan satuan waktu dihitung sebagai berikut: 1 (satu) bulan : ____ (__________) hari kerja 1 (satu) hari kerja : ____ (__________) jam kerja 1. PA/KPA Suparto. PPK Suparto. Jaminan Sanggahan Banding 1. MT b. Bina Marga Kab. Inspektorat Besarnya jaminan sanggahan banding Rp. Inspektorat Kabupaten Sampang [ditulis secara lengkap dan jelas] Pengaduan ditujukan Kabupaten Sampang kepada 2. ST. 4. ST. MT Inspektorat Kabupaten Sampang Sanggahan Banding ditujukan kepada : Bupati Kabupaten Sampang Tembusan sanggahan banding ditujukan kepada : ________________________ a. 264.41 01 Maret 2012 sd 9 Maret 2012_ K. 3. Sampang Tembusan sanggahan ditujukan kepada : a. PA/KPA Suparto. ST.

42 BAB IV. Latar Belakang Perencanaan Peningkatan 9 buah jembatan di ruas jalan kabupaten pekerjaan jasa konsultansi yang bertujuan untuk membuat dan menyusun perencanaan teknis dan biaya yang berada di Kabupaten Sampang. kec. Sasaran 4. Jembatan Kompenang di Ruas Jalan Tambelangan – Durjan 9. efektif dan berkualitas. Sreseh 2. Jembatan Krampon I di Ruas Jalan Plakaran – Krampon 1. Pekerjaan ini masuk dalam Kegiatan Pembangunan Jembatan Program Pembangunan Jalan dan Jembatan yang terdapat dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang pada Tahun Anggaran 2012 Maksud diperlukannya konsultan adalah untuk membantu Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang menyusun dan membuat Perencanaan Teknis dan Biaya Peningkatan 9 buah jembatan di ruas jalan kabupaten. Memperoleh transfer ilmu pengetahuan dari konsultan untuk pegawai Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang. Jembatan Taman II di Ruas Jalan Labuhan – Sreseh 3. Menyusun Perencanaaan Pembangunan Jembatan secara lengkap dan terinci mulai dari rencana kerja. KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) Uraian Pendahuluan1 1. KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) BAB IV. b. yang nantinya akan menjadi pedoman pelaksanaan pekerjaan konstruksi pembangunan jembatan dalam DPA Kegiatan pembangunan Jalan Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang. rencana anggaran biaya hingga detail gambar teknis ( Detail Engineering Design ) guna pelaksanaan konstruksinya. Maksud dan Tujuan 3. Jembatan Bunten barat I di Ruas Jalan Bunten Barat – Pancor. Tujuan dari pekerjaan ini sendiri adalah : a. Lokasi Kegiatan 1 Uraian Pendahuluan memuat gambaran secara garis besar mengenai pekerjaan yang akan dilaksanakan. Jembatan Bunten barat I di Ruas Jalan Bunten Barat – Pancor 2. kec. Jembatan Bangcelok di Ruas Jalan Bangcelok – Nyeloh 8. c. . Jembatan Robatal II di Ruas Jalan Pasarenan – Robatal 5. Jembatan Taman II di Ruas Jalan Labuhan – Sreseh. Jembatan Rap-rapan di Ruas Jalan Batu Lenger – Tobai Timur 4. Jembatan Anggersek di Ruas Jalan Baruh – Madupat 6. d rangka mewujudkan jembatan kabupaten yang baik untuk kepe masyarakat. Ketapang 2. Jembatan Bangsah II di Ruas Jalan Bundah – Plasah 7. Mendapatkan Perencanaan Peningkatan 9 buah jembatan di ruas jalan kabupaten yang efisien dari segi dana dan bangunan. sehingga mampu meningkatkan kualitas SDM dinas Sasaran dari Jasa konsultansi ini adalah 9 Jembatan di Ruas jalan kabupaten yaitu : 1.

kec. No. Jembatan Kompenang di Ruas Jalan Tambelangan – Durjan. Peraturan Tebal Perkerasan Lentur Jalan Raya Dengan Metode Analisa Komponen. No. 8. Studi-Studi Terdahulu 10. Torjun 5. Sampang 6.016/T/BNKT/1990. Manual Pemeriksaan Perkerasan Jalan Dengan Alat Benkelman Beam. Tambelangan 9.033/T/BM/1996. kec. kec. Jembatan Anggersek di Ruas Jalan Baruh – Madupat. Jrengik 8. Tata Cara Perencanaan Drainase Permukaan Jalan. Maret 1992 Spesifikasi Perencanaan Klasifikasi Fungsi Jalan di wilayah perkotaan. ST.021/T/BNKT/1990. kec. Tata Cara Survai Inventarisasi Jalan dan Jembatan Kota.43 3. Tata Cara Perencanaan Teknis Lasekap jalan. kec.002/T/BNKT/1991. Pelaksanaan lapis campuran beraspal panas SNI 03-3425-1994. Referensi Hukum             Tata Cara Survai Kondisi Jalan Kota. No. Sumber Pendanaan Kegiatan ini dibiayai dari sumber pendanaan : APBD Kabupaten Sampang Tahun Anggaran 2012 Nama Pejabat Pembuat Komitmen : Suparto. Tata Cara Perencanaan Persimpangan Sesederhana Jalan Perkotaan. Petunjuk Perencanaan Trotoar. Jembatan Krampon I di Ruas Jalan Plakaran – Krampon.26.01/MN/B/1993. Tata cara pelaksanaan lapis tipis beton aspal untuk jalan raya SNI 03-3426-1994. Nama dan Organisasi Pejabat Pembuat Komitmen Data Dasar Standar Teknis 7. SK SNI T-22-1991-03. Petunjuk Perencanaan Marka Jalan . kec. Jembatan Robatal II di Ruas Jalan Pasarenan – Robatal. kec. SNI-1732-1989-F ( SK BI-2. No. Standart Perencanaan Geometrik Jalan Perkotaan.010/T/BNKT/1990.005/T/BNKT/1991. No. Jembatan Bangcelok di Ruas Jalan Bangcelok – Nyeloh. Jembatan Bangsah II di Ruas Jalan Bundah – Plasah. 2 Data penunjang terdiri dari data yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan. . Sreseh 7. Jembatan Rap-rapan di Ruas Jalan Batu Lenger – Tobai Timur. Robatal 5.1987). Urban Drainage Guide Lines and Technical Design Standart tahun 1994 yang dikeluarkan oleh direktorat Jenderal Cipta Karya.3. Tata cara survai kerataan permukaan perkerasan jalan dengan alat ukur kerataan NAASRA Tidak ada 6. 9. 007/T/BNKT/1990. No. No. Sokobanah 4. No. MT Satuan Kerja : Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang Data Penunjang2 Tidak ada Revisi SNI 03-1737-1989.

dengan melakukan hal-hal sebagai berikut : 1. Test dan Uji Laboratorium Survey. Pebruari 1992. termasuk didalamnya konfirmasi jematan yang akan ditangani. Mengumpulakan dan mereview data mengenai bahanbahan / material maupun peralatan yang tersedia yang dapat menentukan jenis konstruksi. 3. No. sesui dengan kebutuhan untuk perencanaanteknis dan pedoman yang dikeluarkan oleh .  Survey Pendahuluan Survey pendahuluan ini bertujuan untuk mengumpulkan datadata sebanyak mungkin yang diperlukan untuk perencanaan lebih lanjut. 6. 7. Membuat foto-foto dokumentasi mengenai kondisi lapangan yang bersangkutan dan khusus untuk kepentingan lansekap jembatan. Dari survai pendahuluan ini diharapkan konsultan sudah dapat mengusulkan metode penelitian dan perencanaan yang akan di tetapkan dan mengidentifikasi masalah-masalah yang mungkin timbul. Petunjuk / Tata Cara Standart lainnya yang berhubungan. Mengumpulkan dan mereview data lalu lintas. 8. 2.44   Spesifikasi Tanaman Lansekap Jalan. Mereview data harga satuan bahan dan material dilokasi.09/S/BNKT/1991. Semua hasil survai pendahuluan harus dilaporkan dalam Laporan Pendahuluan untuk dikonsultasikan kepada Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK ) sebagai dasar persiapan langkah selanjutnya. Ruang Lingkup 11.  Survey Lapangan. Mengumpulkan dan meriview data-data mengenai jembatan dan situasinya serta informasi lainnya secara umum. 5. Mengumpulkan dan mereview data banjir. Test dan Uji Laboratorium yang diharapkan adalah : 1. Sedangkan geoteknik bertujuan melihat struktur tanah yang ada untuk menentukan kedalaman dan luas penampang serta jenis pondasi jembatan yang akan dibangun. Survey Geologi dan Geoteknik Survey Geologi dan Geoteknik dilakukan pada daerah disekitar jembatan guna mengetahui karakteristik geologi daerah sekitar jembatan yang diperlukan dalam pembuatan rencana detail. 4. Menyusun jadwal pelaksanaan dilapangan. Mengumpulkan data-data sekunder lainnya yang diperlukan dan dianggap penting. Lingkup Kegiatan Lingkup pekerjaan dari pekerjaan jasa konsultansi ini adalah menyusun Perencanaan Peningkatan 1 buah jembatan di ruas jalan kabupaten sebagaimana sasaran dan lokasi yang tersebut di atas. erosi dan daerah tergenang pada lokasi.

Selain itu juga. Selain itu jembatan yang direncanakan harus berada di atas muka air banjir yang mungkin dapat terjadii serta kebutuhan ruang bebas lalu lintas yang ada di bawahnya. sehingga perlu dilakukan uji atau test sondir sesuai dengan petunjuk Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) dan Pejabat . 5. Sondir Test ini dilakukan pada daerah-daerah yang akan dipasang pondasi jembatan khususnya daerah tertentu yang dicurigai dimana kerusakan pondasi jembbatan disebabkan oleh kondisi dan sifat tanah dasar yang kurang baik ( Pondasi jembatan ambles ).05/T/BNKT/1991 maupun peraturan-peraturan lain yang berlaku serta sesuai dengan petunjuk Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK ). elevasi jembatan ditentukan pula oleh bentuk alinyemen memanjang dari geometri jalan. Survey Hidrologi Survei ini dilakukan untuk meneliti aliran atau arus air yang mengalir dibawah jembatan apakah jembatan nantinya memotong aliran air secara tegak lurus atau serong dimana masalah penggerusan pondasi jembatan oleh aliran arus yang ada harus diperhatikan. 4. Survey kelayakan struktural konstruksi jembatan Survey ini bertujuan untuk menentukan letak struktur jembatan yang akan dibangun baik dari segi ketinggian yaitu apa harus mendatar sama dengan kelandaian jalan pada alinyemen vertikal ataupun harus naik. Struktur. 3. Pelaksanaan ini harus sesuai dengan Pedoman Survai yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga dan Pedoman yang berlaku lainnya serta sesuai dengan petunjuk Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK ). Pelaksanaan survai harus sesuai dengan pedoman yang dikeluarkan oleh Direktorat General Bina Marga No. Test. jenis kerusakan yang terjadi dan seberapa berat kerusakannya dan kondisi lainnya untuk mendapatkan data yang diperlukan guna perancanaan lebih lanjut. Survey Kondisi Jembatan Survei kondisi jalan dilakukan untuk mengetahui jenis konstruksi. maupun arah jembatan itu sendiri yang harus lurus dari alinyemen horisontal jalan atau berbelok.45 Direktorat General Bina Marga maupun peraturanperaturan lain yang berlaku serta sesuai dengan petunjuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) 2..

Gambar rencana harus dibuat dengan jelas dan lengkap dan memperhatikan hal-hal sebagai berikut : a.  Pembuatan Rencana Kerja dan Syarat teknis Konsultan harus mempelajari menggunakan Rencana Kerja dan Syarat Teknis (spesifikasi teknik) standar yang dikeluarkan oleh direktorat Jenderal Bina Marga atau SNI. Dokumen Laporan Akhir 3.  Pembuatan Design Gambar Teknis. Perkiraan biaya yang diperoleh dari analisa ini di bandingkan dengan proyek-proyek sebelum nya didaerah sekitar lokasi. . sosial pajak overhead dan keuntungan yang berlaku didaerah setempat. Yang perlu digambarkan jelas adalah rencana jembatan yang akan ditangani / dikerjakan. dengan menampilkan informasi umum sekitar jembatan tersebut. Dokumen Laporan Pendahuluan 2. 4. b. 12. Gambar situasi dibuat dengan perbandingan yang proporsional. Dokumen Hasil Perencanaan Teknis (DED)  yang meliputi Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Analisa Harga Satuan Pekerjaan. maka konsultan harus menyiapkan Spesifikasi Khusus yang sesuai dengan pekerjaan.46 Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK ).  Pembuatan Rencana Anggaran Biaya dan Analisa Harga Satuan Pekerjaan Setiap ruas jalan yang direncanakan harus di hitung volume pekerjaan untuk tiap bagian sesuai dengan masing-masing kontrak pelaksanaanya. yang meliputi : Potongan penampang memanjang. Keluaran3 1. potongan penampang melintang dan detail persimpangan. Dokumen Laporan Administrasi dan Keuangan (Invoice) 5. Apabila dalam spesifikasi teknik yang tersedia tidak tercakup jenis pek erjaan yang harus dilaksanakan. dengan skala gambar yang sesuai. Rencana diplot diatas layout yang cukup luas dimana letak jembatan lama dan jembatan baru jelas kedudukannya. Presentasi Hasil Perencanaan 3 Dijelaskan pula keterkaitan antara suatu keluaran dengan keluaran lain. Analisa harga satuan menggunakan metode Bina Marga yang berdasarkan faktor-faktor material. Rencana Kerja dan Syaratsyarat Teknis (RKS) serta Gambar Teknis Perencanaan secara detail. peralatan.

16. DCP. Jangka Waktu Penyelesaian Kegiatan 17. Material. 4. Personil Posisi Tenaga Ahli: Team Leader Tenaga Ahli Struktur Ahli Geotek Kualifikasi S1 Sipil 4 th S1 Sipil 2th S1 Sipil 2th Jumlah Orang Bulan4 2 ob 2 ob 2 ob 2 ob 2 ob 2 ob Tenaga Pendukung (jika ada): Surveyor S1 Sipil Cad Operator S1 Sipil/Mesin/arsi tektur Computer Operator SLTA 18. dan masukan lain yang perlu. Peralatan. alat ukur. Melaksanakan konsultasi berkala kepada Pengguna Jasa / Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK ). 4 Khusus untuk Metode Evaluasi Pagu Anggaran jumlah orang bulan tidak boleh dicantumkan.47 13. Survey lapangan 9 (sembilan) hari kalender. alat transportasi. 3. Lingkup Kewenangan Penyedia Jasa Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang akan menyediakan sarana dan fasilitas yang diperlukan oleh konsultan dan akan menyediakan data-data dan memberi akses atas arsip yang dimilikinya guna menunjang pekerjaan konsultan selama waktu pelaksanaan pekerjaan tersebut sesuai dengan kewenangan dan kemampuan yang dimilikinya. Personil dan Fasilitas dari Pejabat Pembuat Komitmen 14. . GPS. 60 (enam puluh) hari kalender. Membuat jadwal kegiatan rencana kerja serta detail dalam jangka waktu yang ditetapkan. Theodolite. Jadwal Tahapan Persiapan 7 (tujuh) hari kalender. Berinisiatif memprakarsai penerapan penemuan baru dalam perencanaan. Peralatan dan Material dari Penyedia Jasa Konsultansi 15. Berkonsultasi kepada instansi yang terkait untuk memperoleh informasi data sekunder. 2. Peralatan dan Material yang disediakan oleh penyedia jasa antara lain : Sondir. dll peralatan yang dibutuhkan untuk survey perencanaan teknis dengan kostruksi Komposit 1.

Persyaratan Kerjasama Semua kegiatan jasa konsultansi berdasarkan KAK ini harus dilakukan di dalam wilayah Negara Republik Indonesia kecuali ditetapkan lain dalam angka 4 KAK dengan pertimbangan keterbatasan kompetensi dalam negeri. pemecahan dan rekomendasi dari hal-hal yang ditugaskan kepada konsultan dan juga Hasil Perencanaan Teknis (DED) Perencanaan Pembangunan 1 buah Jembatan di ruas Jalan Kabupaten yang meliputi Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Analisa Harga Satuan Pekerjaan. Hal-Hal Lain 22. Laporan Akhir 23. kwitansi dan lain-lain yang diperlukan untuk pertanggungjawaban administrasi dan keuangan pada Kegiatan Perenanaan ini Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya : 21 (dua puluh satu) hari kalender sejak SPMK diterbitkan sebanyak 5 (lima) buku laporan dan cakram padat (compact disc) sebanyak 5 (lima) buah. Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya : 3 (tiga) hari kalender sejak SPMK diterbitkan sebanyak 5 (lima) buku laporan. Rencana Kerja dan Syarat-syarat Teknis (RKS) serta Gambar Teknis Perencanaan secara detail. pembuatan langkah-langkah kerja. Jika kerjasama dengan penyedia jasa konsultansi lain diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan jasa konsultansi ini maka persyaratan berikut harus dipatuhi : Yang menjadi penanggung jawab dan penghubung kepada pihak Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang tetap penyedia jasa yang tercantum dalam kontrak. Alih Pengetahuan . antisipasi hambatan atau permasalahan yang akan ditemui dan pertanyaan-pertanyaan lainnya yang memerlukan keputusan atau tindak lanjut dari Tim Kerja.48 Pelaksanaan Kegiatan Pengolahan data. Penyedia Jasa Konsultansi dalam survey dan proses penyusunan DED berkewajiban untuk selalu berkoordinasi dengan tim supervisi serta menyelenggarakan presentasi hasil akhir DED dalam rangka alih pengetahuan kepada staf teknik Dinas PU Bina Marga 25. Pengumpulan data lapangan harus memenuhi persyaratan berikut : Sesuai dengan standar teknis SNI atau standar yang dikeluarkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum RI. serta Laporan Administrasi dan Keuangan (Invoice) yang berisi surat. Pembuatan DED dan konsultasi 40 (empat puluh) hari Kalender. Laporan Pendahuluan Laporan Pendahuluan memuat : rincian jadwal kerja. Pedoman Pengumpulan Data Lapangan 26. Laporan Akhir memuat : mencakup temuan. Laporan 19. analisa. Produksi dalam Negeri 24. Penyerahan DED dan penyelesaian administrasi 2 (dua) hari kalender.

.49 Kabupaten Sampang.

dengan ini kami mengajukan penawaran Administrasi dan Teknis untuk pekerjaan_____________________[diisi oleh Pokja ULP].: Pokja_______________ULP_____________________[K/L/D/I] [diisi oleh Pokja ULP] di _______________________________ Perihal: Penawaran Administrasi dan pekerjaan diisi oleh Pokja ULP] Teknis________________[nama Sehubungan dengan Undangan Pengambilan Dokumen Pemilihan Nomor_____________tanggal_____________ dan setelah kami pelajari dengan saksama Dokumen Pemilihan. terdiri dari : 1) Data Organisasi Perusahaan. dan program kerja. 2) Daftar Pengalaman Kerja Sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir. [Surat Kuasa] 1) 2. 5) Jadwal penugasan tenaga ahli.50 BAB V. Penawaran Administrasi dan Teknis ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama ____ (_________________) hari kalender. 3) Jadwal pelaksanaan pekerjaan. terdiri dari: 1) Tanggapan dan saran terhadap Kerangka Acuan Kerja. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN LAMPIRAN 1 : SURAT PENAWARAN A. 3) Uraian Pengalaman Kerja Sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir. terdiri dari : a. terdiri dari: . Pendekatan dan Metodologi. Sesuai dengan persyaratan Dokumen Pemilihan. Berita Acara Pemberian Penjelasan [dan Adendum Dokumen Pemilihan]. bersama Surat Penawaran Administrasi dan Teknis ini kami lampirkan : 1. Data Pengalaman Perusahaan. metodologi. Dokumen penawaran teknis. 2) Uraian pendekatan._____________20__ Kepada Yth. 4) Komposisi tim dan penugasan. b. Penawaran ini berlaku selama ____ (_________________) hari kalender sejak pembukaan Dokumen Penawaran. BENTUK SURAT PENAWARAN ADMINISTRASI DAN TEKNIS [KOP PERUSAHAAN] Nomor : _____________________ Lampiran : _____________________ CONTOH ______________. c. Kualifikasi Tenaga Ahli.

apabila dikuasakan.51 1) Daftar Riwayat Hidup personil yang diusulkan. [Dokumen lain yang dipersyaratkan] Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini. 2) Surat pernyataan kesediaan untuk ditugaskan dari personil yang diusulkan. PT/CV/Firma/Kemitraan_________________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] _____________________ Jabatan Keterangan : 1) Harus dilampirkan surat kuasa. d. maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan. .

Sampang . [Menandatangani Surat Perjanjian/Surat Perintah Kerja]. 6. [Menandatangani Surat Penawaran]. [Menandatangani Berita Acara Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya]._______________20__ Penerima Kuasa ________________ [nama dan jabatan] Pemberi Kuasa ________________ [nama dan jabatan] *) Penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya. 2. [Menandatangani Surat Sanggahan Banding] Surat Kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. BENTUK SURAT KUASA CONTOH-1 [kop surat badan usaha] SURAT KUASA Nomor : _______________ Nama : __________________________________ Alamat Perusahaan : __________________________________ Jabatan : _______________________ [Direktur Utama/Pimpinan perusahaan] _________________[nama PT/CV/Firma] dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perusahaan berdasarkan Akta Notaris No. memberi kuasa kepada : Nama : ______________________________________*) Alamat : ______________________________________ Jabatan : ______________________________________ yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa. [Menandatangani Pakta Integritas]. [Menandatangani Surat Sanggahan]. ___________________. Penerima Kuasa mewakili Pemberi Kuasa untuk : 1. akta notaris] tanggal ________________ [tanggal penerbitan akta] Notaris _____________ [nama notaris penerbit akta] beserta perubahannya. _________________ [no. 3. 4. yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa. Bina Marga Kab.52 B. 5. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.

53 CONTOH-2 [kop surat badan usaha] SURAT KUASA Nomor : _______________ Nama : __________________________________ Alamat Perusahaan : __________________________________ Jabatan : _______________________ [Direktur Utama/Pimpinan perusahaan/Kepala Cabang/wakil kemitraan (KSO)] _______________[nama PT/CV/Firma] dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama [perusahaan/kemitraan (KSO)] berdasarkan [Akta Notaris No. Penerima Kuasa mewakili Pemberi Kuasa untuk : 1._______________20__ Penerima Kuasa ________________ [nama dan jabatan] Pemberi Kuasa ________________ [nama dan jabatan] . yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa. ___________________. 2. Akta notaris] tanggal ________________ [tanggal penerbitan akta] Notaris _____________ [nama notaris penerbit akta] beserta perubahannya atau Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi No__________ tanggal ____________ ]. _________________. 4. [Menghadiri pemberian pejelasan].dst Surat Kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. [Menghadiri pembukaan penawaran]. _________________ [no. 3. [Melakukan pendaftaran dan pengambilan dokumen]. memberi kuasa kepada : Nama : ______________________________________ Alamat : ______________________________________ yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa.

54 LAMPIRAN 2 : DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS A. . BENTUK DATA ORGANISASI PERUSAHAAN CONTOH DATA ORGANISASI ______________________[ PT/CV/Firma/Kemitraan] [cantumkan uraian ringkas (kurang lebih 2 (dua) halaman) mengenai latar belakang dan organisasi peserta dan penanggung jawab yang ditugaskan untuk mengelola pekerjaan jasa konsultansi ini].

Mitra kerja dan posisinya dalam kemitraan (apabila ada) Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Nomor urut 2.55 B. 1 Nama Paket Pekerjaan 3 Lingkup Layanan 4 Periode 5 Orang Bulan 6 Nilai Kontrak 7 Mitra Kerja 8 Keterangan isi kolom : 1. Nama paket pekerjaan 4. Jenis lingkup layanan jasa konsultansi 5. Nama instansi pengguna jasa dan sumber dana 3. Jumlah orang bulan yang digunakan 7. BENTUK DAFTAR PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CONTOH DAFTAR PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERKAHIR Pengguna Jasa/ Sumber Dana 2 No. Jangka waktu layanan 6. Nilai kontrak pekerjaan 8. Bina Marga Kab. Sampang .

Waktu Pelaksanaan : : : : 8. (nama perusahaan) d. Nama Pemimpin Kemitraan (jika ada) : Alamat : Negara Asal : 9. (nama perusahaan) b. Bina Marga Kab. Jumlah tenaga ahli Asing Indonesia ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan Tenaga ahli tetap yang terlibat: Posisi Keahlian a. _________________ ___________________ b. (nama perusahaan) dst. Jumlah Orang Bulan _________________ _________________ _________________ _________________ _________________ Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Nilai Kontrak 6. Sampang . BENTUK URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CONTOH URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERKAHIR 1. Lokasi Proyek 5. Lingkup Produk Utama : 4. _________________ ___________________ e. Pengguna Jasa 2. Jumlah tenaga ahli : Tenaga Ahli Asing ___ Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia ___ Orang Bulan 10. No. Nama Paket Pekerjaan : : 3. _________________ ___________________ dst.56 C. Perusahaan Mitra Kerja a. Kontrak 7. (nama perusahaan) c. _________________ ___________________ d. _________________ ___________________ c.

Saran tersebut di atas harus disampaikan secara singkat dan padat. peralatan. dan lain-lain] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.] B.57 D. misalnya meniadakan kegiatan yang dianggap tidak perlu. BENTUK TANGGAPAN DAN SARAN TERHADAP KERANGKA ACUAN KERJA DAN PERSONIL/FASILITAS PENDUKUNG DARI PPK CONTOH A. ruang kerja.TANGGAPAN DAN SARAN PENDUKUNG DARI PPK TERHADAP PERSONIL/FASILITAS [tanggapi perihal penyediaan peralatan/material/personil/fasilitas pendukung oleh Pejabat Pembuat Komitmen sesuai dengan Dokumen Pemilihan ini meliputi antara lain (jika ada): dukungan administrasi. TANGGAPAN DAN SARAN TERHADAP KERANGKA ACUAN KERJA [cantumkan dan jelaskan modifikasi atau inovasi yang peserta usulkan terhadap Kerangka Acuan Kerja untuk meningkatkan kinerja dalam melaksanakan pekerjaan jasa konsultansi ini. Sampang . transportasi lokal. data. atau menambahkan kegiatan lain. atau mengusulkan pentahapan kegiatan yang berbeda. Bina Marga Kab.

termasuk gambar kerja dan diagram) yang dibagi menjadi tiga bab berikut: a) Pendekatan Teknis dan Metodologi. tabel. dan tenaga pendukung. Peserta disarankan untuk menyajikan detil penawaran teknis (misalnya 50 (lima puluh) halaman. gambar kerja. pentahapan dan keterkaitannya. BENTUK URAIAN PENDEKATAN. Sampang . tenaga ahli inti sebagai penanggung jawab. Bina Marga Kab. Dalam bab ini usulkan struktur dan komposisi tim. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Peserta harus menyusun bidang-bidang pokok dari pekerjaan. metodologi kerja dan uraian detil mengenai keluaran. Program kerja yang diusulkan harus konsisten dengan pendekatan teknis dan metodologi. Dalam bab ini usulkan kegiatan utama dari pelaksanaan pekerjaan. termasuk laporan. b) Program Kerja. Dalam bab ini jelaskan pemahaman peserta terhadap tujuan proyek/kegiatan. dan menunjukkan pemahaman terhadap Kerangka Acuan Kerja dan kemampuan untuk menerjemahkannya ke dalam rencana kerja. b) Program Kerja. substansinya dan jangka waktu. dan menjelaskan pendekatan teknis yang akan diadopsi untuk menyelesaikan permasalahan. Peserta juga harus menjelaskan metodologi yang diusulkan dan kesesuaian metodologi tersebut dengan pendekatan yang digunakan. dan tanggal jatuh tempo penyerahan laporan-laporan. target (termasuk persetujuan sementara dari Pejabat Pembuat Komitmen). lingkup serta jasa konsultansi yang diperlukan. Daftar hasil kerja. harus dicantumkan. dan c) Organisasi dan Personil a) Pendekatan Teknis. c) Organisasi dan Personil. metodologi dan program kerja adalah kriteria pokok dari Penawaran Teknis. METODOLOGI DAN PROGRAM KERJA CONTOH [Pendekatan teknis. Program kerja ini harus konsisten dengan Data Teknis-6 mengenai Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan. Peserta harus menyoroti permasalahan yang sedang dicarikan jalan keluarnya.58 E.

dan laporan akhir). 1 Kegiatan1 2 I 3 II 4 Bulan ke-2 III IV V 5 6 7 dst. laporan antara. dan kegiatan lain yang memerlukan persetujuan dicantumkan secara terpisah berdasarkan tahapannya Jangka waktu kegiatan dicantumkan dalam bentuk diagram balok. . 8 Keterangan 9 1 2 Cantumkan semua kegiatan.59 F. dan kegiatan lain yang memerlukan persetujuan Pejabat Pembuat Komitmen. termasuk penyerahan laporan (misalnya laporan pendahuluan. BENTUK JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN CONTOH JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN No. Untuk paket pekerjaan yang ditahapkan maka kegiatan seperti penyerahan laporan.

BENTUK KOMPOSISI TIM DAN PENUGASAN CONTOH KOMPOSISI TIM DAN PENUGASAN (DAFTAR PERSONIL) Tenaga Ahli (Personil Inti) Nama Personil Perusahaan Tenaga Ahli Lokal/Asing Lingkup Keahlian Posisi Diusulkan Uraian Pekerjaan Jumlah Orang Bulan Tenaga Pendukung (Personil lainnya) Nama Personil Perusahaan Tenaga Ahli Lokal/Asing Lingkup Keahlian Posisi Diusulkan Uraian Pekerjaan Jumlah Orang Bulan .60 G.

Sampang . staf administrasi. Nama Personil Nasional 1 2 n Subtotal Asing 1 2 n Subtotal Total Masukan PenuhWaktu Masukan Paruh-Waktu 1 2 Untuk Tenaga Ahli pengisian masukan harus mencantumkan nama personil. dan sebagainya. misalnya juru gambar. Bina Marga Kab. untuk Tenaga Pendukung cukup dicantumkan posisi.61 H. BENTUK JADWAL PENUGASAN TENAGA AHLI1 CONTOH JADWAL PENUGASAN TENAGA AHLI Masukan Personil (dalam bentuk diagram balok)2 Orang Bulan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 n No. Masukan personil dihitung dalam bulan dimulai sejak penugasan. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.

Posisi yang diusulkan 2. Uraian Tugas f. Status Kepegawaian pada Perusahaan i. Pengguna Jasa d. Waktu Pelaksanaan g. Nama Perusahaan e. Uraian Tugas f. tempat dan tahun tamat belajar. Posisi Penugasan h. Status Kepegawaian pada Perusahaan i.62 I. Lokasi Proyek c. Surat Referensi dari Pengguna Jasa dst. Pendidikan (Lembaga pendidikan. Waktu Pelaksanaan g. Nama Personil 4. : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ 9. Penguasaan Bahasa Inggris dan bahasa Indonesia 8. Pendidikan Non Formal 7. Nama Proyek b. BENTUK DAFTAR RIWAYAT HIDUP PERSONIL YANG DIUSULKAN CONTOH Daftar Riwayat Hidup 1. Pengalaman Kerja1 Tahun ini ____ a. Pengguna Jasa d. dilampirkan rekaman ijazah ) 6. Posisi Penugasan h. Nama Proyek b. Bina Marga Kab. Surat Referensi dari Pengguna Jasa Tahun sebelumnya a. Status kepegawaian pada perusahaan ini 1 Setiap pengalaman kerja yang dicantumkan harus disertai dengan referensi dari pengguna jasa yang bersangkutan. Nama Perusahaan 3. Nama Perusahaan e. Sampang . Tempat/Tanggal Lahir 5. Lokasi Proyek c. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.

Jika terdapat pengungkapan keterangan yang tidak benar secara sengaja atau sepatutnya diduga maka saya siap untuk digugurkan dari proses seleksi atau dikeluarkan jika sudah dipekerjakan. ____________._____20__ Yang membuat pernyataan. (__________) [nama jelas] Mengetahui: __________[nama Penyedia Jasa Konsultansi] (__________) [nama jelas wakil sah] .63 Daftar riwayat hidup ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan penuh rasa tanggung jawab.

____________. BENTUK SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN CONTOH PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Alamat : __________________________________________ : __________________________________________ Dengan ini menyatakan bahwa saya bersedia untuk melaksanakan paket pekerjaan jasa konsultansi _____________ untuk Penyedia Jasa Konsultansi _____________ sesuai dengan usulan jadwal penugasan saya dari bulan __________ tahun __________ sampai dengan bulan__________ tahun __________ dengan posisi sebagai tenaga ahli _________________.64 J. Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan penuh rasa tanggung jawab. Sampang . Bina Marga Kab. (__________) [nama jelas] Menyetujui: __________[nama Penyedia Jasa Konsultansi] (__________) [nama jelas wakil sah] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU._____20__ Yang membuat pernyataan.

Penawaran Biaya ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas. Berita Acara Pemberian Penjelasan [dan Adendum Dokumen Pemilihan]. PT/CV/Firma/Kemitraan_________________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] _____________________ Jabatan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Sesuai dengan persyaratan Dokumen Pemilihan. Rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimburseable cost) 4. Sampang . Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama ____ (_________________) hari kalender. Pokja_______________ULP_____________________[K/L/D/I] [diisi oleh Pokja ULP] di _______________________________ Perihal : Penawaran Biaya________________[nama pekerjaan diisi oleh Pokja ULP] Sehubungan dengan Undangan Pengambilan Dokumen Pemilihan Nomor_____________tanggal_____________ dan setelah kami pelajari dengan saksama Dokumen Pemilihan. Penawaran ini berlaku selama ____ (_________________) hari kalender sejak pembukaan Dokumen Penawaran. Bina Marga Kab.65 LAMPIRAN 3 : DOKUMEN PENAWARAN BIAYA A. BENTUK SURAT PENAWARAN BIAYA CONTOH Nomor Lampiran [KOP PERUSAHAAN] ______________. [Dokumen lain yang dipersyaratkan] Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini. bersama Surat Penawaran Biaya ini kami lampirkan : 1. serta menunjuk Surat Penawaran Administrasi dan Teknis kami nomor _____________ tanggal _____________ perihal Penawaran Administrasi dan Teknis_____________________ [nama pekerjaan diisi oleh Pokja ULP]. dengan ini kami mengajukan Penawaran Biaya untuk pekerjaan_____________________[diisi oleh Pokja ULP] sebesar Rp______________(____________________________). maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan. Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration) 3._____________20__ : _____________________ : _____________________ Kepada Yth. Rekapitulasi Penawaran Biaya 2.

BENTUK REKAPITULASI PENAWARAN BIAYA CONTOH REKAPITULASI PENAWARAN BIAYA No. Sampang . I II Uraian Biaya Langsung Personil Biaya Langsung Non-Personil Sub-total PPN 10% Total Terbilang: Total Harga (Rp) Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.66 B. Bina Marga Kab.

staf administrasi.67 C. BENTUK RINCIAN BIAYA LANGSUNG PERSONIL (REMUNERATION) CONTOH RINCIAN BIAYA LANGSUNG PERSONIL Harga Satuan Orang Bulan (Rp) Nama Personil1 Nasional Asing Posisi Orang Bulan Jumlah (Rp) Total Biaya 1 Untuk Tenaga Ahli pengisian masukan harus mencantumkan nama personil. dan sebagainya. misalnya juru gambar. Sampang . untuk Tenaga Pendukung cukup dicantumkan posisi. Bina Marga Kab. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.

68

D. BENTUK RINCIAN BIAYA REIMBURSEABLE COST)1

LANGSUNG

NON-PERSONIL

(DIRECT

CONTOH

RINCIAN BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL
Jenis Biaya Biaya Kantor Uraian Biaya Biaya Sewa Kantor Biaya Pemeliharaan Kantor Biaya Komunikasi Biaya Peralatan Kantor Biaya Kantor Lainnya Biaya Perjalanan Dinas Biaya Tiket Uang Harian Perjalanan Darat Biaya Perjalanan Dinas Lainnya Biaya Laporan Laporan Pendahuluan Laporan Antara Laporan Akhir Laporan Penyelengaraan Seminar Biaya Laporan Lainnya Biaya Lainnya Total Biaya Satuan (hari/kali) Biaya2 Lump Sum Harga Satuan (Rp) (Rp) Jumlah (Rp)

1

2

Biaya langsung non-personil adalah biaya yang benar-benar diperlukan dalam menunjang pelaksanaan pekerjaan. Biaya keuntungan (profit) dan biaya umum (overhead cost) tidak diperkenankan. Biaya langsung non-personil dapat berupa harga satuan tetap atau penggantian biaya atas bukti tagihan dengan pagu biaya (lump sum). Pilih salah satu cara penghitungan penggantian biaya. Dalam hal penggantian dengan pagu biaya, Pokja ULP harus menetapkan pagu biaya dan mengosongkan kolom Satuan.

Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang

69

BAB VI. BENTUK KONTRAK
LAMPIRAN 1 : SURAT PERJANJIAN

[kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen]
SURAT PERJANJIAN untuk melaksanakan Paket Pekerjaan Jasa Konsultansi: __________________________ Nomor : __________

[Jika penyedia bukan berbentuk Kemitraan/KSO maka kalimat pembukaan/komparisi di atas disesuaikan sebagai berikut:] SURAT PERJANJIAN ini berikut semua lampirannya (selanjutnya disebut “Kontrak”) dibuat dan ditandatangani di __________ pada hari __________ tanggal __ bulan __________ tahun ____ antara __________ [nama Pejabat Pembuat Komitmen], selaku Pejabat Pembuat Komitmen, yang bertindak untuk dan atas nama __________ [nama proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen], yang berkedudukan di __________ [alamat Pejabat Pembuat Komitmen], berdasarkan Surat Keputusan _______________ [pejabat yang menandatangani SK penetapan sebagai PPK] No _______________ [nomor SK penetapan sebagai PPK] (selanjutnya disebut “PPK”) dan __________ [nama wakil penyedia], __________ [jabatan wakil penyedia], yang bertindak untuk dan atas nama __________ [nama penyedia], yang berkedudukan di __________ [alamat Penyedia Jasa Konsultansi], berdasarkan Akta Notaris No. __________ [nomor akta notaris], tanggal _________ [tanggal penerbitan akta] yang dikeluarkan oleh Notaris ____________ [nama notaris penerbit akta] (selanjutnya disebut “Penyedia”). [Jika penyedia berbentuk Kemitraan/KSO maka kalimat pembukaan/komparisi di atas disesuaikan sebagai berikut:] SURAT PERJANJIAN ini berikut semua lampirannya (selanjutnya disebut “Kontrak”) dibuat dan ditandatangani di __________ pada hari __________ tanggal __ bulan __________ tahun ____ antara __________ [nama Pejabat Pembuat Komitmen], selaku Pejabat Pembuat Komitmen, yang bertindak untuk dan atas nama __________ [nama proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen], yang berkedudukan di __________ [alamat Pejabat Pembuat Komitmen], berdasarkan Surat Keputusan _______________ [pejabat yang menandatangani SK penetapan sebagai PPK] No _______________ [nomor SK penetapan sebagai PPK] (selanjutnya disebut “PPK”) dan Kemitraan yang beranggotakan sebagai berikut: 1. __________ [nama penyedia 1]; dan 2. __________ [nama penyedia 2]; dan ...dst, yang masing-masing anggotanya bertanggung jawab secara pribadi dan tanggung renteng atas semua kewajiban terhadap PPK berdasarkan Kontrak ini dan telah menunjuk __________ [nama anggota kemitraan yang ditunjuk sebagai wakil kemitraan] untuk bertindak atas nama Kemitraan yang

Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang

70

berkedudukan di __________[alamat Penyedia Jasa Konsultansi], berdasarkan Surat Perjanjian Kemitraan/KSO No. ________________ tanggal ______________ yang dibuat di atas kertas segel (selanjutnya disebut “Penyedia”).] MENGINGAT BAHWA: (a) PPK telah meminta penyedia untuk menyediakan Jasa Konsultansi sebagaimana diterangkan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak yang terlampir dalam Kontrak ini; Penyedia, sebagaimana dinyatakan kepada PPK, memiliki keahlian profesional, personil, dan sumber daya teknis, dan telah menyetujui untuk menyediakan Jasa Konsultansi sesuai dengan persyaratan dan ketentuan dalam Kontrak ini; PPK dan penyedia menyatakan memiliki kewenangan untuk menandatangani Kontrak ini, dan yang menandatangani mempunyai kewenangan untuk mengikat pihak yang diwakili; PPK dan penyedia mengakui dan menyatakan bahwa sehubungan dengan penandatanganan Kontrak ini masing-masing pihak: 1) telah dan senantiasa diberikan kesempatan untuk didampingi oleh advokat; 2) menandatangani Kontrak ini setelah meneliti secara patut; 3) telah membaca dan memahami secara penuh ketentuan Kontrak ini; 4) telah mendapatkan kesempatan yang memadai untuk memeriksa dan mengkonfirmasikan semua ketentuan dalam Kontrak ini beserta semua fakta dan kondisi yang terkait.

(b)

(c)

(d)

MAKA OLEH KARENA ITU, PPK dan Penyedia dengan ini bersepakat dan menyetujui hal-hal sebagai berikut: 1.

[untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak Gabungan Harga Satuan dan Lumpsum ditulis sebagai berikut : “Total harga Kontrak atau Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang diperoleh berdasarkan rincian biaya satuan pekerjaan sebagaimana tercantum dalam Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya adalah sebesar Rp__________ (_________________ rupiah);”] [untuk Kontrak Lumpsum ditulis sebagai berikut : ‘Total harga Kontrak atau Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebagaimana tercantum dalam Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya adalah sebesar Rp__________ (_________________ rupiah);”]

2.

Peristilahan dan ungkapan dalam Surat Perjanjian ini memiliki arti dan makna yang sama seperti yang tercantum dalam lampiran Surat Perjanjian ini;

Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang

c) Surat Penawaran berikut Data Penawaran Biaya. Sampang . f) Kerangka Acuan Kerja. d) Syarat-Syarat Khusus Kontrak. 5. Untuk dan atas nama __________ PPK Untuk dan atas nama Penyedia/Kemitraan(KSO) __________ [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk Penyedia Jasa Konsultansi maka rekatkan materai Rp 6.000. 6.71 3. b) Pokok Perjanjian. dan b) PPK berkewajiban untuk melakukan pembayaran kepada penyedia sesuai dengan ketentuan Kontrak. dan jika terjadi pertentangan antara ketentuan dalam suatu dokumen dengan ketentuan dalam dokumen yang lain maka yang berlaku adalah ketentuan dalam dokumen yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki pada angka 3 di atas. h) Dokumen-dokumen kelengkapan seleksi. e) Syarat-Syarat Umum Kontrak.000. Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. g) Data Teknis selain Kerangka Acuan Kerja. Hak dan kewajiban timbal-balik PPK dan penyedia dinyatakan dalam Kontrak yang meliputi khususnya : a) Penyedia berkewajiban untuk melaksanakan pekerjaan Jasa Konsultansi untuk PPK sesuai dengan ketentuan Kontrak. PPK dan penyedia telah bersepakat untuk menandatangani Kontrak ini pada tanggal tersebut di atas dan melaksanakan Kontrak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia. DENGAN DEMIKIAN. Dokumen-dokumen berikut merupakan satu-kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari Kontrak ini: a) Adendum Surat Perjanjian (apabila ada). Kontrak ini mulai berlaku efektif terhitung sejak tanggal yang ditetapkan dengan tanggal mulai dan penyelesaian keseluruhan pekerjaan sebagaimana diatur dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak. yaitu Surat Jaminan. dan Berita-Berita Acara Seleksi. 4. Dokumen Kontrak dibuat untuk saling menjelaskan satu sama lain. Bina Marga Kab.-)] [nama lengkap] [jabatan] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.-)] [nama lengkap] [jabatan] [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen maka rekatkan materai Rp 6.

Untuk dan atas nama __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk Penyedia Jasa Konsultansi maka rekatkan materai Rp 6. Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk mematuhi Syarat Umum SPK terlampir.000.-)] Untuk dan atas nama Penyedia Jasa Konsultansi __________ [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuksatuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen maka rekatkan materai Rp 6..)] [nama lengkap] [jabatan] [nama lengkap] [jabatan] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Sampang . cantumkan ”dibebankan atas DIPA __________ Tahun Anggaran ____ untuk mata anggaran kegaiatan __________ WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN: ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun NILAI PEKERJAAN Biaya Langsung Personil No. Biaya langsung personil dihitung berdasarkan Orang Bulan dengan ketentuan 1 (satu) Orang Bulan sama dengan __ (__________) hari dan 1 (satu) hari sama dengan __ (__________) jam.72 [kop surat K/L/D/I] SURAT PERINTAH KERJA (SPK) SATUAN KERJA: NOMOR DAN TANGGAL SPK: Halaman __ dari __ PAKET PEKERJAAN: __________ NOMOR DAN TANGGAL DOKUMEN PEMILIHAN : NOMOR DAN TANGGAL BERITA ACARA HASIL SELEKSI : SUMBER DANA: [sebagai contoh. Selain tunduk kepada ketentuan dalam SPK ini. Komponen Biaya Kuantitas (Orang Bulan) Harga Satuan (Rp) Subtotal (Rp) Biaya Langsung Non-Personil Kuantitas [jika tidak lumpsum] Harga Satuan (Rp) Subtotal (Rp) Total (Rp) Jumlah PPN 10% NILAI Terbilang : INSTRUKSI KEPADA PENYEDIA JASA KONSULTANSI: Penagihan hanya dapat dilakukan setelah penyelesaian pekerjaan yang diperintahkan dalam SPK ini dan hasil pekerjaan tersebut dapat diterima secara memuaskan oleh Pejabat Pembuat Komitmen.000. Bina Marga Kab.

Hak kepemilikan atas peralatan dan barang/bahan yang disediakan oleh PPK tetap pada PPK. serta pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan. kehilangan. JADWAL a. 9. ASURANSI a. d. PENYEDIA JASA KONSULTANSI MANDIRI Penyedia berdasarkan SPK ini bertanggung jawab penuh terhadap personil serta pekerjaan yang dilakukan HARGA SPK a. dan Personil. 6. dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan harga sesuai SPK. denda. 10. Penyedia berkewajiban untuk melindungi. membebaskan. atas segala risiko terhadap kecelakaan. b. PPK membayar kepada penyedia atas pelaksanaan pekerjaan dalam SPK sebesar harga SPK. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. beban pajak dan biaya overhead serta biaya asuransi. b. Jika SPK diputuskan sebelum waktu pelaksanaan pekerjaan berakhir dan pemutusan tersebut akibat Keadaan Kahar atau bukan karena kesalahan atau kelalaian Penyedia Jasa Konsultansi maka Penyedia Jasa Konsultansi berhak atas pembayaran pekerjaan secara pro rata sesuai dengan prestasi pekerjaan yang dapat diterima oleh PPK. PENANGGUNGAN DAN RISIKO a. HUKUM YANG BERLAKU Keabsahan. maka PPK dapat melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan adendum SPK. b. SPK ini berlaku efektif pada tanggal penandatanganan oleh para pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SPMK. Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena keadaan diluar pengendaliannya dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada PPK. tanggung jawab. Bina Marga Kab. pelaksanaan pekerjaan. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. PEMUTUSAN Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. 8. Semua peralatan tersebut harus dikembalikan dalam kondisi yang sama pada saat diberikan kepada Penyedia Jasa Konsultansi dengan penegecualian keausan akibat pemakaian yang wajar. gugatan atau tuntutan hukum. kewajiban. c.73 SYARAT UMUM SURAT PERINTAH KERJA (SPK) 1. PPK dapat memutuskan SPK ini dengan pemberitahuan tertulis kepada Penyedia Jasa Konsultansi. LINGKUP PEKERJAAN Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu yang ditentukan. dan semua peralatan tersebut harus dikembalikan kepada PPK pada saat SPK berakhir atau jika tidak diperlukan lagi oleh Penyedia Jasa Konsultansi. HAK KEPEMILIKAN PPK berhak atas kepemilikan semua barang/bahan yang terkait langsung atau disediakan sehubungan dengan jasa yang diberikan oleh Penyedia Jasa Konsultansi kepada PPK. 7. Waktu pelaksanaan SPK adalah sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. 5. Jika diminta oleh PPK maka Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk membantu secara optimal pengalihan hak kepemilikan tersebut kepada PPK sesuai dengan hukum yang berlaku. kehilangan. 4. dan pelaksanaan SPK ini didasarkan kepada hukum Republik Indonesia. Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang ditentukan. kerugian. Rincian harga SPK sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga (untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lump sum). 3. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian berat PPK) sehubungan dengan klaim yang timbul dari hal-hal berikut terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir: 1) kehilangan atau kerusakan peralatan dan harta benda penyedia. Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam harga SPK. c. interpretasi. proses pemeriksaan hukum. Penyedia wajib menyediakan asuransi sejak SPMK sampai dengan tanggal selesainya pemeliharaan untuk: 1) semua barang dan peralatan yang mempunyai risiko tinggi terjadinya kecelakaan. PENUGASAN PERSONIL Penyedia Jasa Konsultansi tidak diperbolehkan menugaskan personil selain personil yang telah disetujui oleh PPK untuk melaksanakan pekerjaan berdasarkan SPK ini. kerusakan. 2. Sampang . dan 2) pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. serta risiko lain yang tidak dapat diduga. Harga SPK telah memperhitungkan keuntungan.

Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan dalam syarat ini. dan cidera tubuh. PERPAJAKAN Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk membayar semua pajak. Pembayaran dilakukan sebesar 100% (seratus per seratus) setelah pekerjaan selesai. Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan. 4) keadaan cuaca termasuk hujan. Kecuali SPK diputuskan lebih awal. kecuali kerugian atau kerusakan tersebut diakibatkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. PENGAWASAN DAN PEMERIKSAAN PPK berwenang melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. b. Pemeriksaan pekerjaan dilakukan selama pelaksanaan SPK untuk menetapkan volume pekerjaan atau kegiatan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil pekerjaan. serta menyelesaikan pekerjaan selambat-lambatnya pada Tanggal Penyelesaian yang ditetapkan dalam SPMK. Bina Marga Kab. 17. Sampang . Laporan bulanan terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu bulan. Bahan dan Perlengkapan merupakan risiko penyedia. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. 3) jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. Untuk merekam kegiatan pelaksanaan proyek. 3) kehilangan atau kerusakan harta benda. jumlah dan kondisi peralatan. PENYELESAIAN PERSELISIHAN PPK dan Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan SPK ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan ini. Apabila diperlukan. Jika perselisihan tidak dapat diselesaikan secara musyawarah maka perselisihan akan diselesaikan melalui Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. SERAH TERIMA PEKERJAAN a. c. HUKUM YANG BERLAKU Keabsahan. PPK menerima penyerahan pertama pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan SPK dan diterima oleh Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. PPK menugaskan Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan.74 2) cidera tubuh. WAKTU PENYELESAIAN PEKERJAAN a. 11. d. Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau Peristiwa Kompensasi atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia dikenakan denda. seluruh aktivitas kegiatan pekerjaan di lokasi pekerjaan dicatat dalam buku harian sebagai bahan laporan harian pekerjaan yang berisi rencana dan realisasi pekerjaan harian. b. Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan. Laporan harian berisi: 1) penempatan tenaga kerja untuk tiap macam tugasnya. dan pelaksanaan SPK ini didasarkan kepada hukum Republik Indonesia. Laporan harian dibuat oleh penyedia. interpretasi. sakit atau kematian Personil. PPK dapat memerintahkan kepada pihak ketiga untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. 12. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan pekerjaan. b. e. d. Terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan awal. 16. penyedia berkewajiban untuk memulai pelaksanaan pekerjaan pada Tanggal Mulai Kerja. retribusi. Denda atau ganti rugi tidak dikenakan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang. banjir dan peristiwa alam lainnya yang berpengaruh terhadap kelancaran pekerjaan. d. c. Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus). b. f. dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan program mutu. Hasil pemeriksaan pekerjaan dituangkan dalam laporan kemajuan hasil pekerjaan. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah termasuk dalam nilai SPK. c. Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam ketentuan ini adalah tanggal penyelesaian semua pekerjaan. sakit atau kematian pihak ketiga. semua risiko kehilangan atau kerusakan Hasil Pekerjaan ini. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh Peristiwa Kompensasi maka PPK dikenakan kewajiban pembayaran ganti rugi. apabila diperlukan diperiksa oleh konsultan dan disetujui oleh wakil PPK. penyedia wajib memperbaiki/menyelesaikannya. c. dan pungutan lain yang dibebankan oleh hukum yang berlaku atas pelaksanaan SPK. g. LAPORAN HASIL PEKERJAAN a. bea. Laporan mingguan terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu minggu. dan 5) catatan-catatan lain yang berkenaan dengan pelaksanaan. e. PPK membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan di lokasi pekerjaan. atas perintah PPK. 13. 15. 14. 2) jenis.

maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundang-undangan. PERPANJANGAN WAKTU a. b. 3) PPK tidak memberikan gambar-gambar. meliputi: 1) perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam SPK sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam SPK. pemutusan SPK melalui pemberitahuan tertulis dapat dilakukan apabila: 1) penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya dan tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. f. 8) ketentuan lain dalam SPK. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. termasuk biaya langsung demobilisasi personil. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN SPK a. 3) denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari harga SPK dan PPK menilai bahwa Penyedia tidak akan sanggup menyelesaikan sisa pekerjaan. 6) PPK memerintahkan penundaan pelaksanaan pekerjaan. e. dan/atau 6) pengaduan tentang penyimpangan prosedur. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. 19. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. d. c.75 pengadilan negeri dalam wilayah hukum Republik Indonesia. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat Peristiwa Kompensasi. 21. b. Untuk kepentingan perubahan SPK. Sampang . Jika Peristiwa Kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan dan/atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. b. Peristiwa Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut: 1) PPK mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. melakukan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan. Dalam hal pemutusan SPK dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur. Penghentian SPK dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. 4) penyedia belum bisa masuk ke lokasi sesuai jadwal. 2) penyedia berada dalam keadaan pailit. c. Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. 18. Bina Marga Kab. PERISTIWA KOMPENSASI a. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan memperpanjang Tanggal Penyelesaian Pekerjaan secara tertulis. dan/atau 2) penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. Dalam hal pemutusan SPK dilakukan karena kesalahan penyedia: 1) penyedia membayar denda. 2) keterlambatan pembayaran kepada penyedia. Perubahan SPK bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak. 5) PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak ditemukan kerusakan/kegagalan/penyimpangan. PA/KPA dapat membentuk Pejabat Peneliti Pelaksanaan kontrak atas usul PPK. 20. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. b. dapat dibuktikan perlunya tambahan waktu akibat Peristiwa Kompensasi. 2) perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. c. Dalam hal SPK dihentikan. SPK hanya dapat diubah melalui adendum SPK. 3) perubahan harga SPK akibat adanya perubahan pekerjaan dan/atau perubahan pelaksanaan pekerjaan. 5) penyedia terbukti melakukan KKN. 4) PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SPK. Penyedia tidak berhak atas ganti rugi dan/atau perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan jika penyedia gagal atau lalai untuk memberikan peringatan dini dalam mengantisipasi atau mengatasi dampak Peristiwa Kompensasi. Ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. Perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. Pemutusan SPK dapat dilakukan oleh pihak penyedia atau pihak PPK. Jika terjadi Peristiwa Kompensasi sehingga penyelesaian pekerjaan akan melampaui Tanggal Penyelesaian maka penyedia berhak untuk meminta perpanjangan Tanggal Penyelesaian berdasarkan data penunjang. e. PERUBAHAN SPK a. 7) PPK memerintahkan untuk mengatasi kondisi tertentu yang tidak dapat diduga sebelumnya dan disebabkan oleh PPK. d. Perpanjangan Tanggal Penyelesaian harus dilakukan melalui adendum SPK jika perpanjangan tersebut mengubah Masa SPK.

Pengalihan seluruh pekerjaan hanya diperbolehkan dalam hal pergantian nama Penyedia Jasa Konsultansi. 24. 23. 3) pembayaran harus dipotong denda (apabila ada) dan pajak. baik sebagai akibat peleburan (merger) atau akibat lainnya. DENDA Penyedia berkewajiban untuk membayar sanksi finansial berupa Denda sebagai akibat wanprestasi atau cidera janji terhadap kewajiban-kewajiban penyedia dalam SPK ini. Sampang . 25. Bina Marga Kab. PPK dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah pengajuan permintaan pembayaran dari penyedia harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran kepada Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM). PEMBAYARAN a. tidak akan menjadi alasan untuk menunda pembayaran. pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus) dan Berita Acara penyerahan pekerjaan diterbitkan. dengan ketentuan: 1) penyedia telah mengajukan tagihan disertai laporan kemajuan hasil pekerjaan. PPK dapat meminta penyedia untuk menyampaikan perhitungan prestasi sementara dengan mengesampingkan hal-hal yang sedang menjadi perselisihan. PENGALIHAN DAN/ATAU SUBKONTRAK Penyedia Jasa Konsultansi dilarang untuk mengalihkan dan/atau mensubkontrakkan sebagian atau seluruh pekerjaan. c. Pembayaran Denda tidak mengurangi tanggung jawab kontraktual penyedia. LARANGAN PEMBERIAN KOMISI Penyedia Jasa Konsultansi menjamin bahwa tidak satu pun personil proyek/satuan kerja PPK telah atau akan menerima komisi atau keuntungan tidak sah lainnya baik langsung maupun tidak langsung dari SPK ini. pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dilakukan oleh PPK. d. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. b. 2) pembayaran dilakukan dengan [sistem bulanan/sistem termin/pembayaran secara sekaligus].76 22. Penyedia Jasa Konsultansi menyetujui bahwa pelanggaran syarat ini merupakan pelanggaran yang mendasar terhadap SPK ini. PPK mengenakan Denda dengan memotong angsuran pembayaran prestasi pekerjaan penyedia. bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran.

KETENTUAN UMUM 1. Aparat Pengawas Intern Pemerintah atau pengawas intern pada institusi lain yang selanjutnya disebut APIP adalah aparat yang melakukan pengawasan melalui audit.4 1. Pejabat Pembuat Komitmen yang selanjutnya disebut PPK adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa. reviu.6 1. Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut PA adalah Pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran Kementerian/Lembaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah atau Pejabat yang disamakan pada Institusi lain Pengguna APBN/APBD. Bina Marga Kab. Penyedia adalah adalah badan usaha yang menyediakan Jasa Konsultansi dan telah ditetapkan sebagai pemenang oleh Pokja ULP.5 1.1 Jasa Konsultansi adalah jasa layanan profesional yang membutuhkan keahlian tertentu diberbagai bidang keilmuan yang mengutamakan adanya olah pikir (brainware). evaluasi. Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan adalah panitia/pejabat yang ditetapkan oleh PA/KPA yang bertugas memeriksa dan menerima hasil pekerjaan.77 LAMPIRAN 2 : SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK (SSUK) 1. untuk melaksanakan sebagian 1.7 1.8 Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Sampang .3 1. pemantauan dan kegiatan pengawasan lain terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi.2 1. Kuasa Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut KPA adalah pejabat yang ditetapkan oleh PA untuk menggunakan APBN atau ditetapkan oleh Kepala Daerah untuk menggunakan APBD. Definisi Istilah-istilah yang digunakan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini harus mempunyai arti atau tafsiran seperti yang dimaksudkan sebagai berikut : 1. Sub Penyedia adalah badan usaha yang mengadakan perjanjian kerja sama dengan penyedia.

1. terdiri dari 1 (satu) orang atau lebih.14 Direksi Lapangan adalah tim pendukung yang dibentuk/ditetapkan oleh PPK. 1.78 pekerjaan (subkontrak). yang telah memperhitungkan biaya Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 1. 1.12 Nilai Kontrak adalah total harga yang tercantum dalam Kontrak. Kerja sama usaha tersebut dapat dinamakan konsorsium atau joint venture atau sebutan lainnya sepanjang tidak dimaksudkan untuk membentuk suatu badan hukum baru dan mengalihkan tanggung jawab masing-masing anggota kerja sama usaha kepada badan hukum tersebut. kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan kesepakatan bersama yang dituangkan dalam perjanjian tertulis. Sampang .9 Kemitraan adalah kerja sama usaha antara penyedia nasional maupun dengan penyedia asing yang masing-masing pihak mempunyai hak.13 Hari adalah hari kalender. yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak untuk mengendalikan pelaksanaan pekerjaan konstruksi. 1. 1. 1. yang dikeluarkan oleh Bank Umum/Perusahaan Penjaminan/Perusahaan Asuransi yang diserahkan oleh penyedia kepada PPK untuk menjamin terpenuhinya kewajiban penyedia. adalah jaminan tertulis yang bersifat mudah dicairkan dan tidak bersyarat (unconditional). 1.16 Rincian Biaya Langsung Personil adalah remunerasi atau upah yang diterima oleh personil inti.11 Kontrak Pengadaan Barang/Jasa yang selanjutnya disebut Kontrak adalah perjanjian tertulis antara PPK dengan penyedia yang mencakup SyaratSyarat Umum Kontrak (SSUK) ini dan SyaratSyarat Khusus Kontrak (SSKK) serta dokumen lain yang merupakan bagian dari kontrak.15 Direksi Teknis adalah tim pendukung yang ditunjuk/ditetapkan oleh PPK untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan konstruksi.10 Surat Jaminan yang selanjutnya disebut Jaminan. Bina Marga Kab.

tunjangan penugasan. dan lain-lain. hari.20 Bagian Pekerjaan yang disubkontrakkan adalah bagian pekerjaan bukan pekerjaan utama yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. biaya pengurusan surat ijin.22 Tanggal Mulai Kerja adalah tanggal mulai kerja penyedia yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). biaya pengiriman dokumen. yang pelaksanaannya diserahkan kepada penyedia lain dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK. yang meliputi antara lain biaya untuk pembelian ATK. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 1. 1. asuransi dan biaya–biaya kompensasi lainnya.21 Masa Kontrak adalah jangka waktu berlakunya kontrak ini terhitung sejak tanggal penandatangan kontrak sampai dengan tanggal penyelesaian pekerjaan. biaya komunikasi. minggu.19 Personel Inti adalah orang yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan untuk melaksanakan pekerjaan. terdiri atas tahap pelaksanaan yang disusun secara logis. Sampang .17 Rincian Biaya Langsung Non Personil adalah biaya yang sebenarnya dikeluarkan penyedia untuk pengeluaran-pengeluaran yang sesungguhnya (at cost). 1. 1.23 Tanggal Penyelesaian Pekerjaan adalah tanggal penyelesaian pekerjaan Jasa Konsultansi ini oleh penyedia yang tercantum dalam SPMK.18 Jadwal Waktu Pelaksanaan adalah jadwal yang menunjukkan kebutuhan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan. biaya penyelenggaraan seminar/workshop/lokakarya. biaya sosial (social charge). 1. yang diterbitkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen. sewa peralatan. dihitung menurut jumlah satuan waktu tertentu (bulan. realistik dan dapat dilaksanakan.79 umum (overhead). Bina Marga Kab. atau jam). biaya pencetakan laporan. 1. keuntungan (profit) maksimal 10 %. biaya perjalanan. 1.

dan pengalaman di bidang tertentu. 1. Bahasa dan Hukum Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. berisikan ketentuan-ketentuan tambahan yang dapat mengubah atau menambah SSUK. 3.1 Bahasa kontrak menggunakan Bahasa Indonesia [kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa nasional pemberi pinjaman/hibah tersebut dan/atau bahasa Inggris].27 SSKK adalah Syarat-Syarat Khusus Kontrak.80 1. 1. 1. metodologi.28 SSUK adalah Syarat-Syarat Umum Kontrak ini. 1.26 Penawaran Teknis adalah data teknis yang memuat pendekatan teknis. Penerapan Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) diterapkan secara luas dalam pelaksanaan pekerjaan Jasa Konsultansi ini tetapi tidak dapat bertentangan dengan ketentuan-ketentuan dalam Dokumen Kontrak lain yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki dalam Surat Perjanjian.24 KAK adalah Kerangka Acuan Kerja yang disusun oleh PPK untuk menjelaskan tujuan.29 SPP adalah Surat Perintah Pembayaran yang diterbitkan oleh PPK dan merupakan salah satu tahapan dalam mekanisme pelaksanaan pembayaran atas beban Anggaran Pendapatan Belanja Negara/Daerah. Sampang . 3. dan program kerja penyedia dalam pelaksanaan Jasa Konsultansi ini.25 Penawaran Biaya adalah rincian yang memuat setiap komponen pekerjaan Jasa Konsultansi yang harus dilaksanakan oleh penyedia [untuk Kontrak Harga Satuan ditambah : “berikut harga satuannya (mata pembayaran)”] dan merupakan bagian dari Dokumen Penawaran penyedia. 1.30 Tenaga Ahli adalah bagian dari Personil dengan keahlian. 2. kualifikasi. 1. Bina Marga Kab. lingkup jasa konsultansi serta keahlian yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan berdasarkan Kontrak ini. Penawaran Teknis merupakan bagian dari penawaran penyedia.

4. Ketentuan mengenai perpajakan adalah seluruh ketentuan perpajakan yang berlaku di Indonesia. Keutuhan Kontrak Kontrak ini memuat semua ketentuan dan persyaratan yang telah disetujui oleh Para Pihak. Tindakan pencantuman komponen impor yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dapat dipersamakan dengan tindakan penipuan dan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 5.2 Hukum yang digunakan adalah hukum yang berlaku di Indonesia [kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan hukum yang berlaku di Indonesia atau hukum yang berlaku di negara pemberi pinjaman/hibah (tergantung kesepakatan antara pemerintah dan negara pemberi hibah)]. dan/atau faksimili yang ditujukan ke alamat yang tercantum dalam SSKK. atau gabungan keduanya yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) maka penggunaan komponen impor harus sesuai dengan yang dicantumkan dalam Dokumen Penawaran. Perpajakan 7. atau tidak dapat dilaksanakan maka ketentuan-ketentuan lain tetap berlaku secara penuh. 8. Bina Marga Kab. atau persetujuan yang tidak tercantum dalam Kontrak ini. permohonan.3 Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. janji. e-mail. Semua pemberitahuan. atau persetujuan berdasarkan Kontrak ini akan dibuat secara tertulis dalam Bahasa Indonesia.2 8. Para Pihak tidak diperbolehkan untuk mengikatkan diri atau bertanggung jawab atas pernyataan. Asal Jasa Konsultansi 8. dan dianggap telah diberitahukan jika telah disampaikan secara langsung kepada wakil sah Para Pihak. jasa. atau jika disampaikan melalui surat. Jika lokasi untuk bagian pekerjaan tertentu tidak tercantum maka lokasi akan ditentukan oleh PPK. Sampang .81 3. Korespondensi 8. tidak berlaku.1 Pekerjaan Jasa Konsultansi ini dikerjakan terutama oleh tenaga Indonesia pada lokasilokasi yang tercantum dalam KAK. Pemisahan 6. Jika salah satu atau beberapa ketentuan dalam Kontrak ini berdasarkan Hukum yang Berlaku menjadi tidak sah. Jika dalam proses pekerjaan Jasa Konsultansi digunakan komponen berupa barang.

12. KONTRAK 12.82 9.4 Hasil rapat persiapan pelaksanaan kontrak dituangkan dalam Berita Acara Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak yang ditandatangani oleh Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. misalnya Kerangka Acuan Kerja. Hak Atas Kekayaan Intelektual 11. Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak 13.3 tanggal penyerahan hasil pekerjaan dari penyedia kepada PPK tercantum dalam SPMK. Penyedia wajib membebaskan PPK dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga yang disebabkan penggunaan HAKI oleh penyedia. d. Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan Penyedia tidak diperkenankan menggunakan dokumen-dokumen kontrak atau dokumen lainnya yang berhubungan dengan kontrak oleh pihak lain. pekerjaan 12. Penggunaan DokumenDokiumen Kontrak dan Informasi 10. 13. PERUBAHAN. 13. pola.3 Beberapa hal yang dibahas dan disepakati dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak adalah: a. c. 13. jadwal pengadaan bahan/material. 13. Bina Marga Kab. PENYELESAIAN. PPK dapat mengikutsertakan Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung. organisasi kerja. mobilisasi peralatan dan personil (apabila diperlukan). dan e. Penyedia wajib menyediakan layanan tambahan lainnya seperti pembuatan maket/model dari hasil desain sesuai dengan lingkup pekerjaannya.1 PPK bersama penyedia dapat menyelenggarakan rapat persiapan pelaksanaan kontrak. b.1 tanggal mulai berlaku kontrak dan jangka waktu penyelesaian pekerjaan tercantum dalam SSKK.2 Dalam rapat persiapan. DAN PEMUTUSAN 12. serta informasi lain yang berkaitan dengan kontrak tanpa ijin tertulis dari PPK. rencana pelaksanaan pemeriksaan lapangan bersama. Sampang . program mutu.2 tanggal mulai dilaksanakannya tercantum dalam SPMK. PELAKSANAAN. tata cara pengaturan pelaksanaan pekerjaan. gambar-gambar. Layanan Tambahan 2.

14. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa personil dan/atau peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan kontrak maka penyedia tetap dapat melanjutkan pekerjaan dengan syarat personil dan/atau peralatan yang belum memenuhi syarat harus segera diganti dalam jangka waktu yang disepakati bersama dengan memperhatikan Pasal tentang Personil Konsultan dan Subkonsultan. Pengawasan dan Pemeriksaan 15. Dalam pemeriksaan personil dan peralatan. 15. Jika dalam pemeriksaan bersama ditemukan hal-hal yang dapat mengakibatkan perubahan isi kontrak maka perubahan tersebut akan dituangkan dalam amandemen kontrak. b.3 Mobilisasi peralatan dan personil dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. PPK atau pihak lain yang ditunjuk oleh PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan bersama yang mencakup antara lain pemeriksaan kesesuaian personil dan/atau peralatan dengan persyaratan kontrak. PPK dapat dibantu Tim Teknis dan/atau Tim Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 14. Pemeriksaan (inspeksi) personil dan peralatan harus dilaksanakan setelah personil dan peralatan tiba di lokasi pekerjaan serta dibuatkan Berita Acara Hasil Inspeksi/Pemeriksaan yang ditandatangani oleh PPK dan penyedia. Sampang . mendatangkan tenaga ahli. 14. mendatangkan tenaga pendukung. Hasil pemeriksaan akan dituangkan dalam berita acara pemeriksaan. b. Bina Marga Kab. 15.2 Mobilisasi dilakukan sesuai dengan lingkup pekerjaan.2 Pemeriksaan Personil dan Peralatan a. dan/atau c.1 Pemeriksaan Bersama a.83 seluruh peserta rapat. Mobilisasi 14. yaitu: a.1 Penyedia melakukan mobilisasi setelah tanggal dimulainya pelaksanaan pekerjaan. menyiapkan peralatan pendukung. b. c. Pada tahap awal pelaksanaan kontrak dan pelaksanaan pekerjaan.

16. Bina Marga Kab. c. Apabila dalam pemeriksaan personil dan peralatan mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka harus dituangkan dalam bentuk adendum Kontrak. d. maka penyedia dapat melaksanakan pekerjaan dengan syarat personil dan peralatan yang belum memenuhi syarat harus diganti sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak. b. dan hak penjamin. Apabila dalam pemeriksaan lapangan mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka harus dituangkan dalam adendum Kontrak.3 Masa berlakunya jaminan uang muka sekurangkurangnya sejak tanggal persetujuan pemberian uang muka sampai dengan tanggal penyerahan pertama pekerjaan. nama paket kontrak. 16. 16.4 Jaminan Uang Muka diterbitkan oleh Bank Umum. Sampang . c. Apabila diperlukan. PPK dapat dibantu Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung. PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan lapangan untuk melakukan pengukuran dan pemeriksaan detail kondisi lapangan. Jaminan Jaminan Uang Muka : 16. Untuk pemeriksaan lapangan.5 Bentuk surat jaminan Uang Muka: memuat nama dan alamat PPK. 16. Hasil pemeriksaan lapangan dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan Lapangan yang ditandatangani oleh PPK dan penyedia. nilai Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.84 Pendukung. penyedia yang ditunjuk.2 Nilai jaminan Uang Muka dapat dikurangi secara proporsional sesuai dengan pengembalian uang muka.3 Pemeriksaan Lapangan a.1 Jaminan Uang Muka diberikan kepada PPK dalam rangka pengambilan uang muka dengan nilai 100% (seratus persen) dari besarnya uang muka. Bila hasil inspeksi/pemeriksaan personil dan peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan. 15. perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi. d. 16.

nilai Jaminan Uang Muka secara bertahap dapat dikurangi sesuai dengan pencapaian prestasi pekerjaan. dan/atau 3) persiapan teknis lain yang diperlukan bagi pelaksanaan pengadaan. 17. Bina Marga Kab. d. e. Penyedia dapat mengajukan permintaan pembayaran uang muka secara tertulis kepada PPK disertai dengan rencana penggunaan uang muka untuk melaksanakan pekerjaan sesuai Kontrak. Ketentuan mengenai pemberian uang muka beserta besarannya ditetapkan dalam SSKK. Pengembalian uang muka diperhitungkan berangsur-angsur secara proporsional pada setiap pembayaran prestasi pekerjaan dan paling lambat harus lunas pada saat pekerjaan mencapai prestasi 100 % (seratus perseratus). Pembayaran 17. Sampang . kewajiban pihak-pihak penjamin untuk mencairkan Surat Jaminan Uang Muka selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat kepada PPK. h. Uang Muka dapat diberikan kepada penyedia dengan ketentuan sebagai berikut: 1) untuk usaha kecil paling tinggi 30% (tiga puluh perseratus) dari nilai Kontrak. c.85 jaminan uang muka dalam angka dan huruf. g. masa berlaku jaminan uang muka dan tanda tangan penjamin. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. f. Uang Muka dapat diberikan kepada penyedia untuk: 1) mobilisasi alat dan tenaga kerja. PPK mengajukan surat permintaan pembayaran untuk permohonan tersebut setelah Jaminan Uang Muka diterima dari penyedia. atau 2) 15% (lima belas perseratus) dari total nilai Kontrak. b.1 Uang Muka : a. Besarnya Uang Muka untuk Kontrak Tahun Jamak adalah nilai yang paling kecil diantara 2 (dua) pilihan. atau 2) untuk usaha non kecil paling tinggi 20% (dua puluh perseratus) dari nilai Kontrak. Untuk kontrak tahun jamak. 2) pembayaran uang tanda jadi kepada pemasok barang/material. yaitu: 1) 20% (dua puluh perseratus) dari Kontrak tahun pertama.

86 17. sesuai dengan yang ditetapkan dalam SSKK. Pembayaran yang ditangguhkan harus disesuaikan dengan proporsi kegagalan atau kelalaian penyedia. d. 18. 17. biaya sosial (social charge).1 PPK membayar kepada peserta atas pelaksanaan pekerjaan. keuntungan (profit) maksimal 10 %. dan 2) persyaratan kepada penyedia untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah pemberitahuan diterima. Pembayaran prestasi kerja diberikan kepada penyedia setelah dikurangi angsuran pengembalian Uang Muka dan denda apabila ada. b. Sampang . Harga 18. 17.2 Harga kontrak telah memperhitungkan : biaya umum (overhead). b. Pembayaran bulanan/termin. dilakukan senilai pekerjaan yang telah diselesaikan.3 Cara-cara dan tahapan pembayaran serta mata uang yang digunakan harus disesuaikan dengan ketentuan dalam SSKK. c. Permintaan pembayaran kepada PPK untuk Kontrak yang menggunakan subkontrak. c. Pembayaran prestasi pekerjaan dapat diberikan dalam bentuk : pembayaran bulanan/pembayaran berdasarkan tahapan penyelesaian pekerjaan (termin)/pembayaran secara sekaligus. penangguhan pembayaran dapat dilakukan bersamaan dengan pengenaan denda kepada penyedia. PPK dapat menangguhkan pembayaran setiap angsuran prestasi pekerjaan penyedia jika penyedia gagal atau lalai memenuhi kewajiban kontraktualnya. harus dilengkapi bukti pembayaran kepada seluruh subkontraktor sesuai dengan perkembangan (progress) pekerjaannya. Jika dipandang perlu oleh PPK. Bina Marga Kab.4 Penangguhan Pembayaran a. serta pajak. Penangguhan dilakukan dengan terlebih dahulu menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada penyedia yang memuat: 1) alasan penangguhan pembayaran. tunjangan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.2 Pembayaran prestasi pekerjaan a. d. 18.

b. melaksanakan pekerjaan tambah/kurang yang belum tercantum dalam Kontrak yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan.1 Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi lapangan pada saat pelaksanaan dengan Kerangka Acuan Kerja yang telah ditentukan dalam Kontrak. 18.2 Pekerjaan tambah harus mempertimbangkan tersedianya anggaran dan tidak boleh melebihi 10% (sepuluh perseratus) dari biaya yang tercantum dari nilai Kontrak awal.1 perubahan lingkup pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. asuransi dan biaya–biaya kompensasi lainnya. 20.4 Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi ini dibiayai dari sumber pendanaan yang disebut dalam SSKK. Sampang . Perubahan Lingkup Pekerjaan 20. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.3 Rincian harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam Rincian Biaya Personil dan Rincian Biaya Non Personil sesuai dengan Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya. yang dihitung menurut jumlah satuan waktu tertentu. 18. 20.3 perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan lingkup pekerjaan dan/atau perubahan pelaksanaan pekerjaan. yang meliputi: 19. menambah atau mengurangi volume pekerjaan yang tercantum dalam Kontrak. d.2 perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan lingkup pekerjaan. Bina Marga Kab. 19.87 penugasan. Perubahan Kontrak Perubahan kontrak bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak. mengubah spesifikasi pekerjaan sesuai dengan kebutuhan lapangan. mengurangi atau menambah jenis pekerjaan. 19. maka PPK bersama penyedia dapat melakukan perubahan Kontrak yang meliputi antara lain: a. dan/atau 19. c.

4.1 Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PPK atas pertimbangan yang layak dan wajar untuk hal-hal sebagai berikut: a.1 [Harga yang tercantum dalam kontrak dapat berubah akibat adanya penyesuaian harga sesuai dengan peraturan yang berlaku. 21.2 Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.3 PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan atas kontrak setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. pekerjaan tambah. 20. 21.4 PPK dapat menugaskan Tim Pendukung yaitu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak untuk meneliti kelayakan usulan perpanjangan waktu pelaksanaan. dan/atau e. keterlambatan yang disebabkan oleh PPK. 21.5 Dalam hal penilaian perubahan lingkup pekerjaan sebagaimana dimaksud pada angka 20. 22.3 Perintah perubahan lingkup pekerjaan dibuat oleh PPK secara tertulis kepada penyedia. ditindaklanjuti dengan negosiasi teknis dan biaya dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam Kontrak awal.2 Waktu penyelesaian pekerjaan dapat diperpanjang sekurang-kurangnya sama dengan waktu terhentinya kontrak akibat keadaan kahar.5 Persetujuan perpanjangan waktu pelaksanaan dituangkan dalam adendum Kontrak.88 20. keadaan kahar. 21. c. perubahan ruang lingkup pekerjaan.1 sampai dengan 20. masalah yang timbul diluar kendali penyedia. 21. 20. Sampang . b. PPK dapat dibantu oleh Tim Pendukung yaitu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak. Penyesuaian harga diberlakukan pada Kontrak 22. d.4 Hasil negosiasi tersebut dituangkan dalam Berita Acara sebagai dasar penyusunan adendum Kontrak. Perpanjangan Waktu Pelaksanaan 21. Bina Marga Kab. [Penyesuaian Harga (Untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak 22.

) Hn = Harga Satuan pada saat pekerjaan dilaksanakan..dst adalah 1.5 22. ditetapkan dengan rumus sebagai berikut: Hn = Ho (a+b. Penyesuaian Harga Satuan berlaku bagi seluruh kegiatan/mata pembayaran. Jenis pekerjaan baru dengan Harga Satuan baru sebagai akibat adanya adendum kontrak dapat diberikan penyesuaian harga mulai bulan ke13 (tiga belas) sejak adendum kontrak tersebut ditandatangani.Cn/Co+d. c.. Penyesuaian Harga Satuan diberlakukan sesuai dengan jadwal pelaksanaan yang tercantum dalam kontrak awal/adendum kontrak. Ho = Harga Satuan pada saat harga penawaran... Bn.89 Gabungan Harga Satuan dan Lump Sum)] 22.8 Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. alat kerja. bahan. Penjumlahan a+b+c+d+. Penyesuaian Harga Satuan. Sampang . dsb.Dn/Do+.4 22.3 Tahun Jamak yang masa pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan dan diberlakukan mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak pelaksanaan pekerjaan. Dalam hal penawaran tidak mencantumkan besaran komponen keuntungan dan overhead maka a = 0. b.6 22. Kontrak yang terlambat pelaksanaannya disebabkan oleh kesalahan Penyedia diberlakukan penyesuaian harga berdasarkan indeks harga terendah antara jadwal awal dengan jadwal realisasi pekerjaan. d = Koefisien komponen kontrak seperti tenaga kerja. Dn = Indeks harga komponen pada saat 22..00. menggunakan indeks penyesuaian harga dari negara asal barang tersebut. a = Koefisien tetap yang terdiri atas keuntungan dan overhead.Bn/Bo+c. Cn. Penyesuaian Harga Satuan bagi komponen pekerjaan yang berasal dari luar negeri.7 22. Bina Marga Kab. kecuali komponen keuntungan dan biaya operasional sebagaimana tercantum dalam penawaran.15...

22... Sampang . 22. Bina Marga Kab.2 Penyedia tetap bertanggungjawab atas bagian pekerjaan yang dikerjakan oleh sub penyedia. 23. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 22. Bo. digunakan indeks harga yang dikeluarkan oleh instansi teknis.12 Rumusan penyesuaian nilai kontrak ditetapkan sebagai berikut: Pn = (Hn1xV1)+(Hn2xV2)+(Hn3xV3)+.1 Bagian pekerjaan yang dikerjakan oleh sub penyedia harus diatur dalam kontrak dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK.10 Indeks harga yang digunakan bersumber dari penerbitan BPS. 22.13 Pembayaran penyesuaian harga dilakukan oleh PPK. Co.11 Dalam hal indeks harga tidak dimuat dalam penerbitan BPS. Do = Indeks harga komponen pada bulan ke-12 setelah penandatanganan kontrak. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data.9 Penetapan koefisien bahan. 22. Hn = Harga Satuan baru setiap jenis komponen pekerjaan setelah dilakukan penyesuaian harga menggunakan rumusan penyesuaian Harga Satuan. V = Volume setiap jenis komponen pekerjaan yang dilaksanakan. 22.90 pekerjaan dilaksanakan (mulai bulan ke-13 setelah penandatanganan kontrak). 23. Kerjasama antara penyedia dengan sub penyedia 23.14 Penyedia dapat mengajukan secara berkala selambat-lambatnya setiap 6 (enam) bulan.] 23.. dst Pn = Nilai Kontrak setelah dilakukan penyesuaian Harga Satuan.3 Ketentuan-ketentuan dalam kerjasama dengan sub penyedia harus mengacu kepada harga yang tercantum dalam Kontrak serta menganut prinsip kesetaraan. tenaga kerja dan alat kerja ditetapkan dalam SSKK.

Personil Konsultan dan Subkonsultan 24. perkiraan waktu pelaksanaan dilampirkan dalam Lampiran SSKK. Personil inti yang dipekerjakan harus sesuai dengan kualifikasi dan pengalaman yang ditawarkan dalam Dokumen Penawaran. 24. Jika penggantian personil inti dan/atau peralatan perlu dilakukan. b. atau 3) mengabaikan pekerjaan yang menjadi tugasnya maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dan menjamin personil inti tersebut meninggalkan lokasi kerja dalam waktu 7 (tujuh) hari kalender sejak diminta oleh PPK. c. Bina Marga Kab. kualifikasi minimum. penyesuaian terhadap perkiraan waktu pekerjaan personil akan dibuat oleh penyedia melalui pemberitahuan secara tertulis kepada PPK. d. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. e.2 Personil Inti a. Jika PPK menilai bahwa Personil Inti: 1) tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik 2) berkelakuan tidak baik. maka perkiraan waktu pelaksanaan harus ditentukan secara tertulis oleh para pihak. c. f. tanpa biaya tambahan apapun. Penggantian personil inti dan/atau peralatan (apabila ada) tidak boleh dilakukan kecuali atas persetujuan tertulis PPK. Penggantian personil inti dan/atau peralatan dilakukan oleh penyedia dengan mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada PPK dengan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja Personil Inti dan/atau spesifikasi Peralatan yang diusulkan beserta alasan perubahan.1 Umum a. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dengan kualifikasi yang setara atau lebih baik dari personil inti dan/atau peralatan yang digantikan. b. PPK dapat menilai dan menyetujui penempatan/penggantian personil inti menurut kualifikasi yang dibutuhkan. jika terdapat pekerjaan tambah.91 24. Sampang . nama personil dan uraian pekerjaan.

b. PPK meneliti permohonan perubahan personil dan/atau peralatan. c. jam kerja dan waktu cuti untuk personil inti ditentukan dalam Lampiran SSKK. Dalam rangka penilaian usulan penggantian personil dan/atau peralatan. Sampang . Untuk kontrak biaya satuan (time based). tenaga kerja tidak berhak untuk dibayar atas pekerjaan lembur atau sakit atau liburan. 3) menolak permohonan perubahan personil dan/atau peralatan bila alasan yang diajukan dianggap tidak sesuai.3 Persetujuan Personil Personil inti dan subkonsultan yang telah disetujui oleh PPK harus memberikan data dirinya dan surat keterangan tidak mengidap penyakit berbahaya/menular (medical certificate) serta terdaftar atau tertera dalam daftar personalia penyedia.4 Waktu kerja dan lembur a. c. dengan ketentuan: 1) menyetujui permohonan perubahan personil dan/atau peralatan bila alasan yang diajukan dianggap sesuai. 24. e. Bina Marga Kab. d. penyedia diwajibkan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja personil yang diusulkan dan disertai alasan penggantian personil yang bersangkutan.1 Perubahan personil dan peralatan yang diajukan oleh penyedia a. Penyedia tidak dibenarkan melakukan penggantian personil dan/atau peralatan tanpa persetujuan PPK. 2) tidak mengurangi kualifikasi tenaga ahli yang ditawarkan. Perubahan Personil 25. karena perhitungan upah sudah mencakup hal tersebut. untuk mengajukan permohonan penggantian personil.92 24. PPK dapat dibantu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. b. dan tidak menambah nilai kontrak. Penyedia dapat mengajukan penggantian personil dan/atau peralatan kepada PPK. 25. biaya langsung personil harus disesuaikan dengan gaji dasar tenaga ahli yang menggantikan. waktu kerja tenaga kerja asing yang dimobilisasi ke Indonesia dihitung sejak kedatangannya di Indonesia sesuai dengan surat perintah mobilisasi.

Keterlambatan Pelaksanaan Pekerjaan 26.2 Besarnya denda kepada penyedia atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan adalah: a. Denda dan Ganti Rugi 27. 26.4 Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam Pasal ini adalah tanggal penyerahan setiap hasil kerja dan tanggal penyelesaian semua pekerjaan dengan penyerahan laporan akhir sebagaimana ditetapkan dalam SPMK. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 1/1000 (satu perseribu) dari sisa biaya bagian kontrak yang belum selesai dikerjakan. 27.2 Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK maka PPK dikenakan Ganti Rugi atau memberikan Kompensasi. 26.2 Penggantian personil penyedia atas perintah PPK a. Personil dari penyedia yang dianggap tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik atau berkelakuan tidak baik. karena terjadinya cidera janji/wanprestasi yang tercantum dalam Kontrak. b. Bina Marga Kab. 26.93 Kontrak. harus segera dilakukan perintah penggantian personil kepada penyedia dengan kualifikasi keahlian personil yang sama atau lebih tinggi. Dalam waktu maksimal 15 (lima belas) hari sejak perintah penggantian personil. 27. Sampang . sedangkan ganti rugi merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada PPK. harus sudah menerima personil pengganti dari penyedia. 26.1 Denda merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada penyedia.1 Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka PPK dapat menghentikan Kontrak dan menangguhkan pemenuhan hak-hak penyedia atau menangguhkan pembayaran.3 Penghentian Kontrak atau Ganti Rugi atau Kompensasi tidak dilakukan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang. 25.

c. f. ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. Sampang . e. i. perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. PPK memodifikasi atau mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pekerjaan penyedia. PPK tidak memberikan gambar-gambar. 27. b.3 Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia.4 Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut : a. d. serta hasil pekerjaan tersebut telah diterima oleh PPK. PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak diketemukan kerusakan/ kegagalan/penyimpangan. b. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. keterlambatan penerbitan SPP. apabila bagian pekerjaan belum diterima oleh PPK. jika kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. 27. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat peristiwa kompensasi. Bina Marga Kab. atau dapat diberikan kompensasi sesuai ketentuan dalam SSKK. kompensasi lain yang dirinci dalam syarat khusus kontrak.94 apabila kontrak terdiri atas bagian pekerjaan yang dapat dinilai terpisah dan bukan merupakan kesatuan sistem. penyedia belum bisa masuk ke lokasi sebagaimana yang diperjanjikan dalam kontrak. dapat Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. h. g. 1/1000 (satu perseribu) dari biaya kontrak.

bencana non alam. yang dituangkan dalam perubahan Kontrak. e. 28. gunung meletus. pemogokan. penyedia memberitahukan tentang terjadinya Keadaan Kahar kepada PPK secara tertulis dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kalender sejak terjadinya Keadaan Kahar. tsunami. Keadaan Kahar 28. dan teror. angin topan. 27. d. sehingga kewajiban yang ditentukan dalam Kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. Bina Marga Kab. banjir.95 dibuktikan kerugian nyata akibat peristiwa kompensasi. antara lain konflik sosial antar kelompok atau antar komunitas masyarakat. antara lain berupa gagal teknologi.3 Dalam hal terjadi Keadaan Kahar. Sampang . c. para pihak dapat melakukan kesepakatan. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. kebakaran. 28. dan/atau f. tidak dikenakan sanksi. b.5 Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat keadaan kahar yang dilaporkan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender sejak terjadinya keadaan kahar. bencana alam. gangguan industri lainnya sebagaimana dinyatakan melalui keputusan bersama Menteri Keuangan dan menteri teknis terkait. kekeringan.1 Keadaan Kahar adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya. 28.4 Setelah pemberitahuan tertulis tentang terjadinya Keadaan Kahar.2 Tidak termasuk Keadaan Kahar adalah hal-hal merugikan yang disebabkan oleh perbuatan atau kelalaian para pihak. 28. 28. antara lain berupa gempa bumi.5 Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi diatur dalam SSKK. bencana sosial. Yang digolongkan Keadaan Kahar adalah: a. dengan menyertakan salinan pernyataan Keadaan Kahar yang dikeluarkan oleh pihak/instansi yang berwenang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. dan tanah longsor. epidemi dan wabah penyakit.

laporan.10 Jika dikemudian hari penyedia dan pihak ketiga akan melakukan pengembangan terhadap piranti lunak tersebut dan untuk itu diperlukan lisensi maka penyedia harus mendapatkan persetujuan lebih dahulu dari PA.6 Laporan Akhir dibuat dalam bentuk cetakan (hardcopy) dan/atau file (softcopy).8 Penyedia paling lambat pada waktu pemutusan atau akhir masa kontrak berkewajiban untuk menyerahkan semua dokumen tersebut beserta daftar rinciannya kepada PPK. 29. Bina Marga Kab. 29.4 Jika terdapat kekurangan-kekurangan maka penyedia harus memperbaiki dan menyelesaikan kekurangan-kekurangan sesuai yang diinstruksikan oleh PPK dan menyerahkan laporan hasil perbaikan kepada PPK. 29. gambar.2 PPK bersama penyedia melakukan pembahasan dan penilaian terhadap laporan dan dokumen yang diserahkan oleh penyedia. Sampang .7 Menyerahkan semua rancangan. 29. spesifikasi. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.9 Penyedia dapat menyimpan 1 (satu) buah salinan tiap dokumen dan piranti lunak tersebut setelah mendapatkan persetujuan PPK.5 PPK menerima kembali penyerahan laporan yang telah diperbaiki oleh penyedia (bila ada). dan membuat berita acara serah terima laporan hasil perbaikan. Laporan Hasil Pekerjaan 29. Atas penerimaan laporan dan dokumen tersebut dibuatkan tanda terima. Untuk tujuan ini PA berhak untuk mendapatkan penggantian biaya atas pengembangan piranti lunak tersebut. 29. 29.3 PPK dan penyedia membuat berita acara hasil pembahasan dan penilaian laporan. 29. 29.1 Penyedia wajib menyerahkan laporan dan dokumen sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dalam SSKK.96 29. desain. dan dokumendokumen lain serta piranti lunak yang dipersiapkan oleh penyedia berdasarkan kontrak ini dan menjadi hak milik PPK. 29.

Bina Marga Kab. penyedia tidak dapat melaksanakan bagian pokok pekerjaan Jasa Konsultansi ini selama sekurang-kurangnya 60 (enam puluh) hari kalender.11 Pembatasan (jika ada) mengenai penggunaan dokumen dan piranti lunak tersebut di atas di kemudian hari diatur dalam SSKK.97 29. Pemberitahuan tertulis tersebut harus memuat: 1) alasan penghentian Kontrak. 4) karena Keadaan Kahar. Oleh PPK : Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Sampang . Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Penghentian Kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. 2) penyedia tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah diberitahu atau dalam jangka waktu lain yang disetujui secara tertulis oleh PPK. dan 2) persyaratan kepada penyedia untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah pemberitahuan diterima.1 Penghentian Kontrak : a. 5) denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari nilai Kontrak. c. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. 3) penyedia berada dalam keadaan pailit. Penghentian dan Pemutusan Kontrak 30. b. PPK dengan pemberitahuan tertulis kepada penyedia dapat memerintahkan penghentian Kontrak jika penyedia gagal untuk melaksanakan kewajiban-kewajibannya dalam Kontrak ini. 30. PPK dapat memutuskan Kontrak ini melalui pemberitahuan tertulis kepada penyedia setelah terjadinya hal-hal sebagai berikut: 1) penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya. Dalam hal Kontrak dihentikan. 30.2 Pemutusan Kontrak : a.

atau 2) karena Keadaan Kahar. Bina Marga Kab. Dalam hal pemutusan kontrak dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur. e. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundangundangan. dan/atau 3) penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. maka: 1) sisa Uang Muka harus dilunasi oleh penyedia atau Jaminan Uang Muka dicairkan. 2) penyedia membayar denda. dugaan KKN dan/atau pelanggararan persaingan usaha yang sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. 6) penyedia terbukti melakukan KKN. Pada saat Kontrak diputuskan. Oleh penyedia : Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.98 b. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. Sampang . d. c. melakukan KKN dan/atau pelanggararan persaingan usaha yang sehat dalam pelaksanaan pengadaan. 2) biaya langsung personil (termasuk biaya demobilisasi) yang dikeluarkan oleh penyedia sehubungan dengan pemutusan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. maka PPK berkewajiban untuk melakukan pembayaran sebagai berikut : 1) pembayaran prestasi pekerjaan sampai dengan tanggal berlakunya pemutusan Kontrak. penyedia dapat memutuskan Kontrak ini melalui pemberitahuan tertulis kepada PPK setelah terjadinya hal-hal sebagai berikut: 1) PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SSKK. penyedia tidak dapat melaksanakan bagian pokok pekerjaan Jasa Konsultansi ini selama sekurang-kurangnya 60 (enam puluh) hari kalender. Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena kesalahan penyedia. dan/atau 7) pengaduan tentang penyimpangan prosedur.

31. Penyelesaian Pekerjaan 31. 32.1 menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam kontrak.3 PPK menerima penyerahan pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan dan diterima oleh dari Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. Pada saat berakhirnya kontrak. HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK 32.2 berhak meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Penyedia harus menyerahkan peralatan dan bahan sisa sesuai dengan instruksi PPK. setelah seluruh pekerjaan diselesaikan. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan.1 PPK melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. penyedia wajib menyelesaikannya. 31. PPK menugaskan Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. 33.5 ketentuan peralatan dan bahan yang disediakan oleh PPK untuk kebutuhan pelaksanaan pekerjaan oleh penyedia.99 Kontrak.4 Membuat berita acara serah terima laporan akhir.2 meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh pihak penyedia. Bina Marga Kab.3 membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam kontrak yang telah ditetapkan kepada penyedia. 32. 31.1 mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. Sampang . 32. A. 32. 31.2 Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan. Hak dan Kewajiban PPK 32.4 memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh pihak penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. 33. Hak dan Kewajiban Penyedia 33.

11 penyedia setuju bahwa selama pelaksanaan kontrak. 33.6 menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. penyedia dinyatakan tidak berwenang untuk melaksanakan jasa konsultansi maupun mengadakan barang yang tidak sesuai dengan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 33. 33.8 melaksanakan perjanjian dan kewajibankewajiban yang dibebankan kepadanya dengan penuh tanggung-jawab.3 melaporkan pelaksanaan periodik kepada pihak PPK.100 sarana dan prasarana dari pihak PPK untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. akibat kegiatan penyedia. efisien dan ekonomis serta memenuhi kriteria teknik profesional dan melindungi secara efektif peralatan-peralatan. PPK secara tertulis akan memberitahukan kepada penyedia mengenai kebiasaan-kebiasaan setempat.10 penyedia tidak akan menerima keuntungan untuk mereka sendiri dari komisi usaha (trade commision). 33. pekerjaan secara 33.9 melaksanakan jasa konsultansi sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia. Bina Marga Kab. 33. rabat (discount) atau pembayaran-pembayaran lain yang berhubungan dengan kegiatan pelaksanaan jasa konsultansi. material yang berkaitan dengan pekerjaan dalam kontrak. Sampang .4 melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak.5 memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan pihak PPK. mesin.7 penyedia harus mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan tempat kerja dan membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun miliknya. 33. 33. 33. ketekunan.

(ii) Penyedia bertanggung-jawab penuh terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh subkonsultan dan personilnya. segera setelah pekerjaan selesai atau berakhirnya kontrak harus menyerahkan seluruh dokumen dan data pendukung lainnya kepada PPK.14 pemeriksaan keuangan adalah ketentuan mengenai kewajiban penyedia untuk merinci setiap biaya-biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan perjanjian. 33.12 penyedia dilarang baik secara langsung atau tidak langsung melakukan kegiatan yang akan menimbulkan pertentangan kepentingan (conflict of interest) dengan kegiatan yang merupakan tugas penyedia. 2) membuat subkontrak dengan pengaturan: (i) cara seleksi. 33. Sampang . laporan dan dokumen-dokumen lain serta software yang disiapkan oleh penyedia jasa menjadi hak milik PPK.15 ketentuan mengenai tindakan yang perlu mendapat persetujuan PPK meliputi: 1) memobilisasi personil yang terdapat dalam daftar. spesifikasi.16 ketentuan mengenai dokumen-dokumen yang disiapkan oleh penyedia dan menjadi hak milik PPK: mengatur bahwa semua rancangan. disain. 33. Penyedia dapat menyimpan salinan dari dokumen-dokumen tersebut. 33. dan kualifikasi dari subkonsultan harus mendapat persetujuan tertulis sebelum pelaksanaan. Penyedia. 33. sehingga dapat dilakukan pemeriksaan keuangan. Bina Marga Kab.13 tanggungjawab penyedia adalah ketentuan mengenai hal-hal pertanggung-jawaban penyedia sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia. dengan sepengetahuan penyedia atau kuasanya. gambar-gambar. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.101 kontrak. waktu. Selain itu. PPK dapat memeriksa dan menggandakan dokumen pengeluaran yang telah diaudit sampai 1 (satu) tahun setelah berakhirnya kontrak.

b. 35.2 pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. kehilangan. 34. dan d. antara lain dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaannya. dan Koperasi Kecil 35. serta pekerja-pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan kontrak atas segala resiko yaitu kecelakaan. maka pekerjaan harus dilaksanakan sendiri oleh penyedia yang ditunjuk dan dilarang diserahkan atau disubkontrakkan kepada pihak lain. dalam melaksanakan kewajiban di atas. 34.102 33. 35.2 Apabila penyedia yang terpilih adalah penyedia bukan Usaha Mikro. Usaha Kecil.1 Apabila penyedia yang ditunjuk adalah Penyedia Usaha Mikro. serta resiko lain yang tidak dapat diduga. penyedia terpilih tetap bertanggung-jawab penuh atas keseluruhan pekerjaan tersebut. maka: a.3 hal-hal lain yang ditentukan berkaitan dengan asuransi.4 Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam nilai kontrak. Sampang . Usaha Kecil dan Koperasi Kecil. Bina Marga Kab. kerusakan-kerusakan. 34. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil. membuat laporan periodik mengenai pelaksanaan ketetapan di atas. Asuransi Pihak penyedia mengasuransikan : 34. c. 34. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Usaha Mikro. pelaksanaan pekerjaan.17 Kewenangan anggota penyedia adalah ketentuan yang mengatur mengenai apabila penyedia adalah sebuah joint venture yang beranggotakan lebih dari satu penyedia. bentuk kerjasama tersebut hanya untuk sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama. wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro. anggota joint venture tersebut memberi kuasa kepada salah satu anggota joint venture untuk bertindak dan mewakili hak-hak dan kewajiban anggota penyedia lainnya terhadap PPK.1 semua barang dan peralatan yang mempunyai resiko tinggi terjadi kecelakaan.

Pelaksanaan Kontrak Jika dalam pelaksanaan Kontrak ditemukan kesulitan yang menghambat pemenuhan tujuan Kontrak maka masing-masing Pihak berkewajiban untuk tetap berupaya bertindak wajar di antara mereka tanpa merugikan kepentingan satu sama lain. maka penyedia dikenakan sanksi yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden ini.1 Para Pihak berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan Kontrak ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan Jasa Konsultansi ini. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut. Itikad Baik 36. KEWAJARAN DAN ITIKAD BAIK 36. C.2 Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak.3 apabila ketentuan tersebut di atas dilanggar.1 Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak-hak yang terdapat dalam kontrak. Jika selama kontrak. salah satu pihak merasa dirugikan. Perdamaian 38. 36. 37. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.103 35. 36. Bina Marga Kab. B. dan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memastikan terpenuhinya tujuan Kontrak ini. Jika Pihak yang satu menganggap pelaksanaan Kontrak tidak wajar dan adil maka kedua belah Pihak harus megupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi situasi tersebut. Sampang . PENYELESAIAN PERSELISIHAN 38. 38.2 Penyelesaian secara damai dapat dilakukan melalui musyawarah untuk mufakat secara langsung antara Para Pihak atau melalui perantaraan pihak ketiga yang disepakati oleh Para Pihak dalam bentuk antara lain mediasi atau konsiliasi.3 Masing-masing Pihak dalam Kontrak berkewajiban untuk bertindak dengan itikad baik sehubungan dengan hak-hak Pihak lain.

arbitrase. Sampang . 39. pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. atau c. alternatif penyelesaian sengketa. Bina Marga Kab.104 38. maka penyelesaian perselisihan tersebut dapat dilakukan melalui: a. pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. b. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. b. alternatif penyelesaian sengketa. maka penyelesaian perselisihan tersebut dapat dilakukan melalui.3 Lembaga Pemutus Sengketa Dalam hal penyelesaian perselisihan melalui perdamaian tidak tercapai. arbitrase. Lembaga Pemutus Sengketa Dalam hal penyelesaian perselisihan melalui perdamaian tidak tercapai. atau c. a.

Korespondensi Alamat Para Pihak sebagai berikut: Satuan Kerja PPK: Nama : _Dinas PU. Tanggal Berlaku Kontrak D. Pembatasan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Serah Terima Laporan Akhir H. Perubahan Nilai Kontrak Penyedia berkewajiban untuk menyampaikan laporan-laporan berikut secara periodik selama Masa Kontrak: __________________ [uraikan secara rinci jenis laporan dan waktu penyerahan laporan dihitung sejak ditandatanganinya kontrak] Ketentuan serah terima Laporan Akhir berlaku untuk penyerahan setiap hasil kerja Jasa Konsultansi: (YA/TIDAK) Penyedia diperbolehkan menggunakan salinan F. Penambahan Waktu Pelaksanaan 4.105 LAMPIRAN 3 : SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK (SSKK) A. ST. Penggantian Personil dan Tenaga Ahli 2. Wakil Sah Para Pihak __________ __________ __________ __________ __________ Wakil Sah Para Pihak sebagai berikut: Untuk PPK : Suparto. Bina Marga Kab. Waktu Penyelesaian Pekerjaan E. Perubahan Rancangan Kontrak 3. MT Untuk Penyedia : __________ C. Sampang_ Alamat : Jl. Bina Marga Kab. Sampang . 31 Sampang Telepon : __________ Faksimili : __________ e-mail : __________ Penyedia: Nama : Alamat : Telepon : Faksimili : e-mail : B. Tindakan penyedia yang mensyaratkan persetujuan PPK Pelaporan Kontrak mulai berlaku terhitung sejak: __________ Jangka waktu penyelesaian pekerjaan Jasa Konsultansi ini adalah selama: 60 (enam puluh) hari kalender/bulan/tahun Tindakan lain oleh penyedia yang memerlukan persetujuan PPK adalah: 1. Jaksa Agung Suprapto No. G.

1. 2. Dokumen utama yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan :_________________ [sebutkan dan uraikan secara lengkap]. N. Sampang . K. Dokumen yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran 2. Tanggung Jawab Profesi Sumber Dana dokumen dan piranti lunak yang dihasilkan dari pekerjaan Jasa Konsultansi ini dengan pembatasan sebagai berikut: __________________ [untuk konsultan perencana konstruksi] Umur konstruksi bangunan direncanakan : __ (__________) tahun Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi ini dibiayai dari APBD TK II 1. Batas akhir waktu penerbitan SPP Batas akhir waktu yang disepakati untuk penerbitan SPP oleh PPK untuk pembayaran tagihan angsuran adalah _7_ (tujuh) hari kalender terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang yang tidak diperselisihkan diterima oleh PPK. Penyesuaian Biaya Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Pembayaran Uang Muka 2. Mata uang pembayaran : _____________[untuk pengadaan yang sumber dananya PHLN] M. Pembayaran berdasarkan cara tersebut di atas dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut: _______________[uraikan bila pembayaran dilakukan secara bulanan atau termin] 3. Untuk pekerjaan Jasa Konsultansi ini dapat diberikan uang muka (YA/TIDAK).106 Penggunaan Dokumen I. Bina Marga Kab. J. [jika ”YA”] Uang muka diberikan sebesar __% (__________ persen) dari nilai Kontrak [untuk kontrak tahun jamak diubah : “Kontrak tahun pertama” atau “total nilai Kontrak”] L. Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan dengan cara: Termyn. Pembayaran Prestasi Pekerjaan 1. Dokumen penunjang yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan:____________________________[sebut kan dan uraikan secara lengkap] Untuk penyesuaian biaya digunakan indeks yang dikeluarkan oleh BPS [BPS/Instansi Teknis Lainnya] O.

Sampang . berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. Pembayaran Ganti Rugi R. yang keputusannya mengikat kedua belah pihak yang bersengketa sebagai keputusan tingkat pertama dan terakhir. Masing-masing Pihak harus menunjuk seorang arbitrator dan kedua arbitrator yang ditunjuk oleh Para Pihak akan memilih arbitrator ketiga yang akan bertindak sebagai pimpinan arbitrator. Para Pihak setuju bahwa jumlah arbitrator adalah 3 (tiga) orang. akan diselesaikan dan diputus oleh Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) menurut peraturanperaturan administrasi dan peraturan-peraturan prosedur arbitrase BANI. ________________________________ Jika perselisihan Para Pihak mengenai pelaksanaan Kontrak tidak dapat diselesaikan secara damai maka Para Pihak menetapkan lembaga penyelesaian perselisihan tersebut di bawah sebagai Pemutus Sengketa: [Pengadilan Republik Indonesia yang berkompeten/Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI)] [Jika BANI yang dipilih sebagai Lembaga Pemutus Sengketa maka cantumkan klausul arbitrase berikut tepat di bawah pilihan yang dibuat di atas: “Semua sengketa yang timbul dari Kontrak ini. Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar.107 Perhitungan Penyesuaian Harga dilakukan dengan ketentuan : ________________________________ P. Kompensasi Penyelesaian Perselisihan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Pembayaran Denda Untuk pekerjaan ini besar denda keterlambatan untuk setiap hari keterlambatan adalah 1/1000 (satu perseribu) dari _______________ [harga kontrak/harga bagian kontrak].”] Q. S. Bina Marga Kab.

dan jumlah orang bulan. uraian detil tanggung jawab kerja. Sampang . SUBPENYEDIA DAN PERALATAN 1 – PERSONAL INTI PENYEDIA JASA KONSULTANSI [cantumkan nama. Bina Marga Kab. minimum kualifikasi. Cantumkan juga waktu kerja (termasuk jam kerja) dan cuti] 2 – PERALATAN KHUSUS [cantumkan jenis peralatan khusus yang disyaratkan untuk pelaksanaan pekerjaan] 3 – SUBPENYEDIA [cantumkan nama Subpenyedia (jika ada) berikut uraian personilnya seperti uraian personil penyedia di atas] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.108 LAMPIRAN 3 A : PERSONIL INTI.

__________ Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Proyek/Satuan Kerja __________ Pejabat Pembuat Komitmen __________. telah ditetapkan sebagai pemenang oleh Pokja ____________ ULP ____________. dan meminta Saudara untuk menandatangani Surat Perjanjian paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah dikeluarkannya SPPBJ ini sesuai dengan ketentuan dalam Dokumen Pemilihan. __ __________ 20__ [tanda tangan] [nama lengkap] [jabatan] NIP. ____________ di __________ Perihal : Penunjukan Penyedia Barang/Jasa untuk pelaksanaan pekerjaan ___________________________________________________ Dengan ini kami beritahukan bahwa penawaran Saudara nomor ____________ tanggal _____________ perihal _____________________ dengan nilai penawaran setelah dilakukan klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya oleh Pokja ____________ ULP ____________ sebesar Rp__________ (_____________________) termasuk PPN. Kegagalan Saudara untuk menerima penunjukan ini yang disusun berdasarkan evaluasi terhadap penawaran Saudara akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan. BENTUK DOKUMEN LAINNYA LAMPIRAN 1 : SURAT PENUNJUKAN PENYEDIA BARANG/JASA (SPPBJ) CONTOH [kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] Nomor : __________ Lampiran : __________ Kepada Yth.109 BAB VII. Sampang . Selanjutnya kami menunjuk Saudara untuk melaksanakan pekerjaan ______________________________. Bina Marga Kab.

Bina Marga Kab. Syarat-syarat pekerjaan: sesuai dengan persyaratan dan ketentuan Kontrak. __________. 4. Hasil Pekerjaan: __________ 6. Macam pekerjaan: __________. Waktu penyelesaian: selama ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun [pilih salah satu] dan pekerjaan harus sudah selesai pada tanggal __________ 5. __ __________ 20__ Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. bersama ini memerintahkan: __________[nama penyedia] __________[alamat penyedia] yang dalam hal ini diwakili oleh: __________ selanjutnya disebut sebagai Penyedia Jasa Konsultansi. berdasarkan Surat Perjanjian __________ nomor __________ tanggal __________. 2. 3. untuk segera memulai pelaksanaan pekerjaan dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan sebagai berikut: 1. Sanksi: Terhadap keterlambatan penyerahan hasil kerja dan laporan akhir.110 LAMPIRAN 2 : SURAT PERINTAH MULAI KERJA CONTOH [kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] SURAT PERINTAH MULAI KERJA Nomor: __________ Paket Pekerjaan: __________ Yang bertanda tangan di bawah ini: __________[nama Pejabat Pembuat Komitmen] __________[jabatan Pejabat Pembuat Komitmen] __________[alamat proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] selanjutnya disebut sebagai Pejabat Pembuat Komitmen. Tanggal mulai kerja: __________. Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi dan pembayaran kepada penyedia dapat dihentikan sesuai dengan ketentuan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak. Sampang .

Sampang .111 Untuk dan atas nama __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan] [nama lengkap] [jabatan] NIP: __________ Menerima dan menyetujui: Untuk dan atas nama __________[nama penyedia] [tanda tangan] [nama lengkap wakil sah badan usaha] [jabatan] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab.

Bina Marga Kab. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis oleh Penerima Jaminan dengan melampirkan Surat Jawaban Sanggahan Banding dari [Menteri / Pimpinan Lembaga / Kepala Daerah / Institusi] _______________________. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini _________________________________ dalam jabatan selaku _____________________________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut : PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : _____________________________[Pokja ULP] Alamat :______________________________________________________ selanjutnya disebut : PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp ___________________________________________ (terbilang _____________________________________________________________) dalam bentuk garansi bank sebagai Jaminan Sanggahan Banding atas pekerjaan ____________________ berdasarkan Dokumen Pemilihan No.112 LAMPIRAN 3 : JAMINAN SANGGAH BANDING CONTOH [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN SANGGAHAN BANDING No. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 3. Berlaku selama ______ (____________) hari kalender. sanggahan banding yang diajukan oleh YANG DIJAMIN dinyatakan tidak benar. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. dari tanggal ________________ s/d ________________ 2. Sampang . ______________ tanggal ____________. apabila: Nama : _____________________________ [penyedia Jasa Konsultansi] Alamat : ______________________________________________________ selanjutnya disebut : YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagai Jaminan Sanggahan Banding sebagaimana tercantum dalam butir 1.

4. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Jaminan Sanggahan Banding ini.000. 5. 6. Penerima Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke Bank ________ [bank] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Dikeluarkan di : ____________ Pada tanggal ___________ : [Bank] Materai Rp 6. Tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain.113 syarat (Unconditional) setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Sanggahan Banding yang menyatakan bahwa Sanggahan Banding tidak benar. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________. Sampang ._________________ [nama dan jabatan] Untuk keyakinan. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya bendabenda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. ______________ tanggal ____________. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan. Berlaku selama ______ (____________) hari kalender. dari tanggal ______________________ s/d __________________________ 2. sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak yang diikuti oleh Yang Dijamin. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagai Jaminan Uang Muka sebagaimana tercantum dalam butir 1. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Sampang . YANG DIJAMIN lalai/ tidak memenuhi kewajibannya dalam melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN atas uang muka yang diterimanya.114 LAMPIRAN 4 : JAMINAN UANG MUKA CONTOH [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN UANG MUKA No. apabila : Nama : _____________________________ [penyedia Jasa Konsultansi] Alamat : ______________________________________________________ selanjutnya disebut : YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. 3. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini _________________________________ dalam jabatan selaku _____________________________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut : PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : _____________________________[Pejabat Pembuat Komitmen] Alamat :______________________________________________________ selanjutnya disebut : PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp ___________________________________________ (terbilang _______________________________________________________________) dalam bentuk garansi bank sebagai Jaminan Uang Muka atas pekerjaan ____________________ berdasarkan Kontrak No. Bina Marga Kab.

Tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. 5. Sampang .000. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Jaminan Uang Muka ini. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya bendabenda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.____________ [Nama dan Jabatan] Untuk keyakinan. 4.115 syarat (Unconditional) setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. Dikeluarkan di : ____________ Pada tanggal ___________ : [Bank] Materai Rp 6. Bina Marga Kab. Penerima Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke Bank ________ [bank] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 6.

bahwa kami: _________________________ [nama dan alamat penyedia] sebagai Penyedia Jasa Konsultansi. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _________________________ [nama dan alamat PPK] sebagai Pemilik. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan _______________ sebagaimana ditetapkan berdasarkan Kontrak No. Jaminan ini berlaku apabila : TERJAMIN lalai/tidak memenuhi kewajibannya atau melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN senilai Uang Muka dimaksud yang wajib dibayar menurut Kontrak tersebut. Sampang . 2. 6. Bina Marga Kab. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya harta benda pihak yang dijamin lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. 7. dan _________________________ [nama dan alamat perusahaan penjaminan] sebagai Penjamin. 3. Dengan ini dinyatakan. 5. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN Uang Muka atau Sisa Uang Muka yang belum dikembalikan oleh TERJAMIN dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat (Unconditional) setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasarkan Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal__________ 4. selanjutnya disebut TERJAMIN. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini.116 CONTOH [Kop Asuransi/Perusahaan Penjaminan Penerbit Jaminan] JAMINAN UANG MUKA Nomor Jaminan : __________________ Nilai : Rp__________________ 1. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________(terbilang_____________________________) yang harus dibayarkan kepada PENERIMA JAMINAN. ________________ tanggal ______________dari PENERIMA JAMINAN. Maka kami.

Penerima Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke ________ [penerbit jaminan] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.117 Dikeluarkan di _______________ Pada tanggal ________________ TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp 6._____________________ Nama Jelas _____________________ Nama Jelas Untuk keyakinan.000. Bina Marga Kab. Sampang .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful