Republik Indonesia

Standar Dokumen Pengadaan

Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha

-

dengan Prakualifikasi -

DOKUMEN PEMILIHAN
Nomor : 02 Tanggal : 20 Pebruari 2012 untuk Pengadaan Konsultan Perencanaan PK 9 Buah Jembatan di Ruas Jalan Kabupaten Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang Tahun Anggaran : 2012

Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang

1

BAB I. UNDANGAN PENGAMBILAN DOKUMEN PEMILIHAN
[contoh undangan untuk Seleksi Umum Metode Evaluasi Biaya Terendah 1 Sampul, Seleksi Sederhana Metode Evaluasi Biaya Terendah 1 Sampul, dan Seleksi Sederhana Metode Evaluasi Pagu Anggaran 1 Sampul ]

[kop surat K/L/D/I]
UNDANGAN PENGAMBILAN DOKUMEN PEMILIHAN Nomor : Lampiran : 1 (satu) berkas Kepada Yth. ____________ di __________ Perihal : Pemilihan Penyedia Jasa Konsultansi untuk paket pekerjaan Konsultan Perencanaan PK 9 Buah Jembatan di Ruas Jalan Kabupaten Pokja Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang Tahun Anggaran 2012 Dengan ini kami beritahukan bahwa perusahaan Saudara telah masuk dalam Daftar Pendek untuk paket pekerjaan tersebut di atas. Sebagai kelanjutan proses pemilihan kami mengundang Saudara untuk mengambil Dokumen Pemilihan dengan ketentuan sebagai berikut : 1. Saudara dianjurkan untuk menghadiri pemberian penjelasan pada tempat dan waktu yang ditentukan dalam Lembar Data Pemilihan (LDP), agar Saudara lebih memahami lingkup pekerjaan; 2. penawaran meliputi Kelengkapan Persyaratan Administrasi, Teknis, dan Biaya dengan masa berlaku penawaran paling kurang 50 (Lima puluh) hari kalender terhitung sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran; 3. jadwal pelaksanaan pengadaan: No. Kegiatan a. Pemberian Penjelasan b. Pemasukan Dokumen Penawaran c. Pembukaan Dokumen Penawaran serta Koreksi Aritmatik d. Pengumuman Pemenang e. f. Masa Sanggah Penerbitan SPPBJ Hari/Tanggal Waktu Sampang, 20 Pebruari 2012

24 Pebruari 2012 08.30 27 Pebruari sd. 29 7.30 sd. Pebruari 2012 10.00 29 Pebruari 2012 10.15

12 Maret 2012 13 Maret 2012 sd. 19 Maret 2012

22 Maret 2012

Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang

Bina Marga Kab. Kelompok Kerja Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 31 Sampang Demikian disampaikan untuk diketahui. Sampang [tanda tangan] . 6. pengambilan Dokumen Pemilihan dapat diwakilkan dengan membuat surat tugas dari direktur utama/pimpinan perusahaan/kepala cabang dan kartu pengenal. . Hidayat. Jaksa Agung Suprapto No. 5. hanya menyediakan Dokumen Pemilihan dalam bentuk cetakan]. Dokumen Penawaran dikirim ke : Jl. Seseorang dilarang mewakili lebih dari 1 (satu) perusahaan dalam mengambil Dokumen Pemilihan.Wahyu F.2 4. Dokumen Pemilihan dapat diambil dalam bentuk cetakan dan/atau diunduh melalui website ________________ [bagi K/L/D/I yang belum memiliki website.

Dalam IKP ini dipergunakan istilah dan singkatan sebagai berikut: : adalah jasa layanan profesional yang . yang berisi instruksi dan/atau informasi yang diperlukan oleh peserta untuk menyiapkan penawarannya.Kemitraan/Kerja Sama (KSO) : Kerangka Acuan Kerja.HPS . . : Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan.Jasa Konsultansi membutuhkan keahlian tertentu diberbagai bidang keilmuan yang mengutamakan adanya olah pikir (brainware). : Lembar Data Pemilihan. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) A.Pokja ULP .SPPBJ . : Kelompok Kerja ULP adalah unit kerja di dalam organisasi ULP yang berfungsi untuk melaksanakan pemilihan penyedia. : kerjasama usaha antar penyedia yang masingmasing pihak mempunyai hak. : Harga Perkiraan Sendiri. kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis. : Surat Perintah Mulai Kerja .KAK .3 BAB II.LDP .PPK .SPMK . Umum IKP ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. : Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa.

3. 2.4 1. berdasarkan syarat umum dan syarat khusus kontrak dengan mutu sesuai Kerangka Acuan Kerja dan biaya sesuai kontrak.2 Peserta kemitraan dilarang untuk mengubah Perjanjian Kerja Sama Operasi/kemitraan 4. 3.2 Peserta yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu yang tercantum dalam LDP. untuk memenuhi keinginan peserta yang bertentangan dengan Dokumen Pemilihan. b. gugatan secara perdata. 4. membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen Pemilihan. Lingkup Pekerjaan 1. atau pembatalan penetapan pemenang. melakukan persekongkolan dengan peserta lain untuk mengatur hasil pemilihan. Sumber Dana 3. berusaha mempengaruhi anggota Pokja ULP dalam bentuk dan cara apapun. Larangan Korupsi. dan/atau peraturan perundang-undangan.1 Peserta dan pihak yang terkait dengan pengadaan ini berkewajiban untuk mematuhi etika pengadaan dengan tidak melakukan tindakan sebagai berikut: a. seperti digugurkan dari proses pemilihan. Peserta Pemilihan 2.3 Pengenaan sanksi dilaporkan oleh Pokja ULP . c.1 Pokja ULP mengundang para peserta untuk menyampaikan penawaran atas paket pekerjaan jasa konsultansi yang tercantum dalam LDP.2 Peserta yang terbukti melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam angka 4. sehingga mengurangi / menghambat / memperkecil/meniadakan persaingan yang sehat dan/atau merugikan pihak lain. dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan 4. c. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. 1.1 Pemilihan penyedia jasa konsultansi ini dapat diikuti oleh semua penyedia yang tercantum dalam Daftar Pendek. Kolusi. dan/atau d. pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang.1 Pengadaan ini dibiayai dari sumber pendanaan yang tercantum dalam LDP. b. sanksi administratif. 4.1 di atas dikenakan sanksi-sanksi sebagai berikut: a.

5 kepada PA/KPA. Syarat-Syarat Umum Kontrak. f. g. i. b. dan 3) Dokumen Penawaran Biaya. 6. dilarang memiliki/melakukan peran ganda atau terafiliasi. c. e. komponen berupa perangkat lunak yang diproduksi di dalam negeri belum memenuhi persyaratan. Kerangka Acuan Kerja (KAK).2 Dalam pelaksanaan pekerjaan jasa konsultansi dimungkinkan menggunakan komponen berupa tenaga ahli dan perangkat lunak yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) dengan ketentuan: a.1 Para pihak dalam melaksanakan tugas. h. Pendayagunaan Produksi Dalam Negeri 6. Bentuk Dokumen Penawaran: 1) Surat Penawaran. . Satu Penawaran Tiap Peserta Setiap peserta. dan diusahakan secara terencana untuk semaksimal mungkin terjadinya alih pengalaman/keahlian dari tenaga ahli asing tersebut ke tenaga Indonesia. baik atas nama sendiri maupun sebagai anggota kemitraan hanya boleh memasukkan satu penawaran untuk satu paket pekerjaan. Syarat-Syarat Khusus Kontrak. B. 6. b. disusun berdasarkan keperluan yang nyata. penggunaan tenaga ahli asing dilakukan semata-mata untuk mencukupi kebutuhan jenis keahlian yang belum dapat diperoleh di Indonesia. Dokumen Pemilihan 8. 5.1 Dokumen Pemilihan terdiri dari: a. 7. d.1 Peserta berkewajiban untuk menyampaikan penawaran yang mengutamakan jasa konsultansi yang dilaksanakan di Indonesia oleh tenaga Indonesia (produksi dalam negeri). 2) Dokumen Penawaran Teknis. Undangan Pengambilan Dokumen Pemilihan. fungsi dan perannya. Bentuk Dokumen Lain : 1) SPPBJ.2 Pegawai K/L/D/I dilarang menjadi peserta kecuali cuti di luar tanggungan K/L/D/I. Larangan Pertentangan Kepentingan 5. Bentuk Surat Perjanjian. Lembar Data Pemilihan. 5. Isi Dokumen Pemilihan 8. Instruksi Kepada Peserta.

e. Pokja ULP menjelaskan kepada peserta mengenai: a. f. metode pemilihan. dan 4) Surat Jaminan Sanggahan Banding 8. b.5 Apabila dipandang perlu. jenis kontrak yang akan digunakan. d. 9. g. ketentuan tentang penyesuaian harga. Bahasa Dokumen Pemilihan 10. h.3 Perwakilan peserta yang hadir pada saat pemberian penjelasan menunjukkan tanda pengenal dan surat tugas kepada Pokja ULP.2 Ketidakhadiran peserta pada saat pemberian penjelasan tidak dapat dijadikan dasar untuk menolak/menggugurkan penawaran. 10. kelengkapan yang harus dilampirkan bersama Dokumen Penawaran. cara penyampaian Dokumen Penawaran.2 Peserta berkewajiban memeriksa keseluruhan isi Dokumen Pemilihan ini. j. perjanjian kemitraan/kerja sama operasi (jika diperlukan). l. ketentuan tentang asuransi dan ketentuan lain yang dipersyaratkan. metode dan tata cara evaluasi. i. Usaha Kecil dan koperasi kecil. Pemberian Penjelasan Dokumen Pemilihan beserta seluruh korespondensi tertulis dalam proses pemilihan menggunakan Bahasa Indonesia.4 Dalam pemberian penjelasan. jadwal pemasukan dan pembukaan Dokumen Penawaran.1 Pemberian penjelasan dilakukan di tempat dan pada waktu yang ditentukan. dihadiri oleh para peserta yang diundang. 10. 10. 10. hal-hal yang menggugurkan penawaran. ketentuan dan cara sub kontrak sebagian pekerjaan kepada Usaha Mikro. Pokja ULP dapat memberikan penjelasan lanjutan dengan cara melakukan peninjauan lapangan.6 2) SPMK. Kelalaian menyampaikan Dokumen Penawaran yang tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan ini sepenuhnya merupakan resiko peserta. k. c. 10. 3) Surat Jaminan Uang Muka. Kerangka Acuan Kerja. Biaya .

10.7 Apabila tidak ada satu pun peserta yang hadir atau yang bersedia menandatangani BAPP maka BAPP cukup ditandatangani oleh anggota pokja ULP yang hadir. 10. serta keterangan lain dituangkan dalam Berita Acara Pemberian Penjelasan (BAPP) yang ditandatangani oleh anggota pokja ULP dan minimal 1 (satu) wakil dari peserta yang hadir dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pemilihan. jawaban dari Pokja ULP. 10.8 Apabila dalam BAPP sebagaimana dimaksud pada angka 9. 11.9 Apabila ketentuan baru atau perubahan penting tersebut tidak dituangkan dalam Adendum Dokumen Pemilihan maka ketentuan baru atau perubahan tersebut dianggap tidak ada dan ketentuan yang berlaku adalah yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan yang awal.1 Setelah Pemberian Penjelasan dan sebelum batas akhir waktu pemasukan penawaran. hasil peninjauan lapangan.11 Peserta dapat mengambil salinan BAPP dan/atau Adendum Dokumen Pemilihan yang disediakan oleh Pokja ULP atau mengunduhnya melalui alamat website yang tercantum dalam LDP.7 peninjauan lapangan ditanggung oleh peserta. berdasarkan informasi baru yang mempengaruhi substansi pekerjaan. 11.6 di atas terdapat hal-hal/ketentuan baru atau perubahan penting yang perlu ditampung.10 Peserta diberitahu oleh Pokja ULP untuk mengambil salinan BAPP dan/atau Adendum Dokumen Pemilihan.6 Pemberian penjelasan isi Dokumen Pemilihan. Pokja ULP dapat menetapkan Adendum Dokumen Pemilihan. 10. 10.3 Peserta diberitahu oleh Pokja ULP untuk .2 Setiap Adendum yang ditetapkan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pemilihan. Perubahan Dokumen Pemilihan 11. maka Pokja ULP menuangkan ke dalam Adendum Dokumen Pemilihan yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari Dokumen Pemilihan. perubahan substansi dokumen. pertanyaan dari peserta. 11. 10.

8 mengambil Pemilihan. Penyiapan Penawaran 13. 15. Dokumen Penawaran 15. c) kepala cabang perusahaan yang . Biaya dalam Penyiapan Penawaran 14. 14.2 Penawaran Administrasi terdiri dari: a. maka yang berlaku adalah penjelasan dalam Bahasa Indonesia. 15. 3) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan. 14. yang didalamnya mencantumkan : 1) tanggal. Teknis dan Biaya. Tambahan Waktu Pemasukan Dokumen Penawaran Dalam Adendum Dokumen Pemilihan.1 Penawaran yang disampaikan oleh peserta terdiri dari 1 (satu) sampul yang memuat Penawaran Administrasi. 12. C. 14. b) penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya. 2) masa berlaku penawaran. Pokja ULP dapat memberikan tambahan waktu untuk memasukkan Dokumen Penawaran. dan 4) tanda tangan: a) direktur utama/pimpinan perusahaan.3 Dokumen penunjang yang berbahasa asing perlu disertai penjelasan dalam Bahasa Indonesia. Bahasa Penawaran Peserta menanggung semua biaya dalam penyiapan dan penyampaian penawaran. Surat Penawaran.2 Dokumen penunjang yang terkait dengan Dokumen Penawaran dapat menggunakan Bahasa Indonesia atau bahasa asing. Dalam hal terjadi perbedaan penafsiran.4 Peserta dapat mengambil salinan Adendum Dokumen Pemilihan yang disediakan oleh Pokja ULP atau mengunduhnya melalui alamat website yang tercantum dalam LDP.1 Semua Dokumen Penawaran harus menggunakan Bahasa Indonesia. salinan Adendum Dokumen 11.

Pendekatan dan metodologi. 2) surat pernyataan kesediaan untuk ditugaskan. b. e. metodologi dan program kerja. lokasi. Dokumen lain yang dipersyaratkan. 5) jadwal penugasan tenaga ahli. atau d) pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. 2) uraian pendekatan. Rekapitulasi penawaran biaya. Surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (apabila ada). 3) uraian pengalaman kerja sejenis 10 (Sepuluh) tahun terakhir. Keterangan: dokumen b. d. c. dan waktu pelaksanaan (menyebutkan bulan dan tahun) b. lingkup dan data pekerjaan yang dilaksanakan secara singkat. 15. 4) komposisi tim dan penugasan. Data pengalaman perusahaan. 15. pemberi tugas. c. diuraikan secara jelas dengan mencantumkan informasi : nama pekerjaan yang dilaksanakan. 3) jadwal pelaksanaan pekerjaan. Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration). terdiri dari : 1) data organisasi perusahaan. c.d tidak wajib dipenuhi . Kualifikasi tenaga ahli. d. terdiri dari : 1) tanggapan dan saran terhadap Kerangka Acuan Kerja. b. Surat Kuasa dari pemimpin/direktur utama perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). Dokumen lain yang dipersyaratkan.c. nilai.4 Penawaran Biaya terdiri dari: a.3 Dokumen Penawaran Teknis terdiri dari: a. Rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimburseable cost). terdiri dari : 1) Daftar Riwayat Hidup personil yang diusulkan. 2) daftar pengalaman kerja sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir. Surat penawaran biaya yang didalamnya tercantum masa berlaku penawaran dan total biaya penawaran (dalam angka dan huruf).9 diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan bukti otentik.

2 Pembayaran atas pretasi pekerjaan jasa konsultansi ini dilakukan sesuai dengan cara yang ditetapkan dalam LDP dan diuraikan dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak. apabila dipersyaratkan peserta mencantumkan harga satuan dan biaya total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Rincian Biaya Langsung Personil dan NonPersonil]. Pokja ULP dapat meminta kepada seluruh peserta secara tertulis untuk memperpanjang masa berlakunya penawaran tersebut dalam jangka waktu tertentu. 16. sebelum akhir masa berlakunya penawaran. peserta mencantumkan harga satuan dan biaya total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Rincian Biaya Langsung Personil dan NonPersonil.3 Peserta dapat : a. 18. bea. Menolak permintaan tersebut dan dapat mengundurkan diri secara tertulis dengan 18. ditulis : “penyesuaian harga diberlakukan sebagaimana diatur dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak”].10 untuk kontrak lumpsum. 18.3 [untuk kontrak yang masa pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran 17. Masa Berlaku Penawaran dan Jangka Waktu Pelaksanaan . 17. 18.1 Semua biaya dalam penawaran harus dalam bentuk mata uang yang ditetapkan dalam LDP. asuransi dan keuntungan serta semua pajak.1 Untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lumpsum. b. Harga Penawaran 16. retribusi. dan pungutan lain yang sah harus dibayar oleh penyedia untuk pelaksanaan paket pekerjaan jasa konsultansi ini diperhitungkan dalam total biaya penawaran.2 Apabila evaluasi belum selesai dilaksanakan.2 Biaya overhead. 16.1 Masa berlakunya penawaran sesuai dengan ketentuan dalam LDP. Menyetujui permintaan tersebut tanpa mengubah penawaran. 16. 17. [Untuk kontrak lumpsum. Jika harga satuan ditulis nol atau tidak dicantumkan maka kegiatan dalam mata pembayaran tersebut dianggap telah termasuk dalam harga satuan kegiatan yang lain dan kegiatan tersebut tetap harus dilaksanakan.

18. 20. Teknis.3 Seluruh sampul penutup tersebut dimasukan ke dalam 1 (satu) sampul luar untuk menjaga kerahasiaannya. Penyampulan 19. . 19.11 tidak dikenakan sanksi.4 Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu yang ditetapkan dalam LDP D.2 Dokumen Penawaran Administrasi.1 Dokumen Penawaran disampaikan sebanyak 3 dan Penandaan (tiga) rangkap. serta ditujukan kepada Pokja ULP dengan alamat yang ditentukan dalam LDP. 20. dan Pokja ULP memasukkan ke dalam kotak/tempat pemasukan. Pemasukan Dokumen Penawaran 19. Selanjutnya sampul penutup tersebut juga ditulis nama paket pekerjaan. dan Biaya dimasukkan dalam 1 (satu) sampul penutup dan ditulis “Penawaran Administrasi. 20.2 Peserta dapat menyampaikan Dokumen Penawaran melalui pos/jasa pengiriman dengan ketentuan sudah diterima Pokja ULP sebelum batas akhir pemasukan penawaran serta segala risiko keterlambatan dan kerusakan dokumen menjadi risiko peserta. Penyampaian Dokumen Penawaran 20. Teknis. Pada sampul penutup tersebut juga ditandai “ASLI” untuk dokumen penawaran asli dan ditandai “REKAMAN” untuk dokumen penawaran rekaman. nama dan alamat peserta. dan Biaya”. 19.4 Bila sampul Dokumen Penawaran tidak direkat.3 Dalam hal Dokumen Penawaran disampaikan melalui pos/jasa pengiriman. Pokja ULP tidak bertanggung jawab atas risiko yang mungkin timbul terhadap Dokumen Penawaran.1 Peserta menyampaikan langsung Dokumen Penawaran kepada Pokja ULP sesuai jadwal yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. terdiri dari: dokumen asli 1 (satu) Sampul rangkap dan salinannya 2 (dua) rangkap. maka sampul penutup dimasukan ke dalam 1 (satu) sampul luar yang mencantumkan nama paket pekerjaan dan alamat Pokja ULP. Penawaran 19.

4 Apabila setelah ditunda selama 2 (dua) jam. 21. atau penambahan Dokumen Penawaran harus disampaikan secara tertulis dan disampul serta diberikan tanda dengan penambahan pencantuman kata “PENARIKAN”. E. Penawaran Terlambat Penawaran harus disampaikan kepada atau harus sudah diterima oleh Pokja ULP paling lambat di tempat dan pada waktu yang ditentukan dalam LDP. hanya ada 1 (satu) atau tidak ada peserta sebagai saksi. sesuai dengan isi sampul tanpa mengambil Dokumen Penawaran yang sudah disampaikan sebelumnya.1 Setiap penawaran yang diterima oleh Pokja ULP setelah batas akhir waktu pemasukan penawaran akan ditolak dan dikembalikan kepada peserta yang bersangkutan dalam keadaan tertutup (sampul tidak dibuka). . maka Pokja ULP menunda pembukaan Dokumen Penawaran selama 2 (dua) jam. Pembukaan dan Evaluasi Penawaran 23. penggantian. 23. 22. Batas Akhir Waktu Pemasukan Penawaran 22.4 Peserta boleh menarik. mengganti. “PENGUBAHAN” atau ”PENAMBAHAN”. Pokja ULP akan memberitahukan kepada peserta yang bersangkutan untuk mengambil kembali penawaran tersebut. 22. yang dihadiri paling kurang 2 (dua) peserta sebagai saksi. “PENGGANTIAN”.2 Terhadap penawaran terlambat yang disampaikan melalui pos/jasa pengiriman. 23.12 20.1 Dokumen Penawaran dibuka di hadapan peserta pada waktu dan tempat sesuai ketentuan dalam LDP. 23. 20. sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran. mengubah dan menambah dokumen penawarannya. pengubahan.5 Penarikan. Pembukaan Dokumen Penawaran dan Koreksi Aritmatik 23.2 Perwakilan peserta yang hadir pada saat pembukaan Dokumen Penawaran menunjukkan tanda pengenal dan surat penugasan kepada Pokja ULP.3 Apabila tidak ada peserta atau hanya ada 1 (satu) peserta sebagai saksi.

23. yang meliputi: a. b.9 Dokumen Penawaran yang telah masuk tidak dibuka.5 Pokja ULP membuka kotak/tempat penyimpanan dokumen dihadapan para peserta.11 Pokja ULP memeriksa dan menunjukkan dihadapan peserta mengenai kelengkapan Dokumen Penawaran.6 Pokja ULP meneliti isi kotak/tempat penyimpanan dokumen dan menghitung jumlah Dokumen Penawaran yang masuk dihadapan peserta. dokumen lain yang dipersyaratkan. d.13 maka pembukaan Dokumen Penawaran tetap dilanjutkan dengan menunjuk saksi tambahan di luar Pokja ULP yang ditunjuk oleh Pokja ULP. ”PENGGANTIAN”. 23. surat kuasa dari pemimpin/direktur utama perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). 3) rincian biaya penawaran terdiri dari : a) rincian Biaya Langsung Personil (remuneration).8 Dokumen Penawaran dengan sampul bertanda “PENARIKAN”. ”PENGUBAHAN”. f. e. 23. apabila dokumen dimaksud telah disusuli dokumen dengan sampul bertanda “PENARIKAN” 23. surat penawaran. 23. dokumen penawaran teknis. atau ”PENAMBAHAN” harus dibuka dan dibaca terlebih dahulu. 2) rekapitulasi penawaran biaya. 23.12 Pokja ULP tidak boleh menggugurkan . 23. 23. Surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (apabila ada).7 Apabila penawaran yang masuk kurang dari 3 (tiga) peserta maka seleksi dinyatakan gagal. b) rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimbursable cost).10 Pokja ULP membuka Dokumen Penawaran di hadapan peserta kemudian dijadikan lampiran Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran. dokumen penawaran biaya yang terdiri dari: 1) surat penawaran biaya yang didalamnya tercantum masa berlaku penawaran dan biaya penawaran. c.

nama paket dan pagu anggaran. kesalahan hasil pengalian antara volume dengan harga satuan. Jika nilai pagu anggaran sama dengan nilai HPS maka nilai tersebut dijadikan patokan untuk menggugurkan penawaran biaya terkoreksi. maka penyebab penundaan tersebut harus dimuat dengan jelas di dalam Berita Acara. atau c. harus dilakukan pembetulan. apabila penawaran dalam angka dan huruf tidak jelas. maka penawaran dinyatakan gugur.14 ULP melakukan koreksi aritmatik terhadap penawaran biaya. dan harga satuan pada surat penawaran tetap dibiarkan kosong. b. namun total biaya terkoreksi yang melebihi HPS tidak menggugurkan penawaran sebelum dilakukan negosiasi biaya. jumlah Dokumen Penawaran yang masuk.15 untuk kontrak lump sump: a. b. apabila ada perbedaan penulisan nilai biaya penawaran antara angka dan huruf maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan huruf. apabila penawaran dalam angka tertulis dengan jelas sedangkan dalam huruf tidak jelas. 23. .17 Dalam hal terjadi penundaan waktu pembukaan penawaran. jenis pekerjaan yang tidak diberi harga satuan dianggap sudah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain. 23.18 Pokja ULP segera membuat Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran dan Koreksi Aritmatik yang sekurang-kurangnya memuat: a. 23. dengan ketentuan: a. nama peserta. 23. dengan ketentuan harga satuan pekerjaan yang ditawarkan tidak boleh diubah. c.14 penawaran pada waktu pembukaan kecuali untuk peserta yang terlambat memasukkan penawaran. maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan angka.16 Total penawaran biaya terkoreksi yang melebihi pagu anggaran langsung mengugurkan penawaran. 23. b.13 Salah satu anggota pokja ULP bersama 1 (satu) saksi memaraf Dokumen Penawaran asli yang bukan miliknya. 23.

e. Evaluasi Penawaran Administrasi. syarat-syarat. 24. mengurangi. kriteria. Teknis. evaluasi teknis.1 Semua ketentuan IKP mengenai evaluasi penawaran berlaku untuk setiap metode evaluasi. 23.3 Metode evaluasi. dan ruang lingkup serta . kecuali dalam klausul diatur atau disebutkan secara khusus hanya berlaku untuk salah satu metode evaluasi saja. evaluasi administrasi. b. tanggal pembuatan berita acara. dan kewajaran biaya. besaran usulan biaya. 23. evaluasi biaya.15 d. dan i. dan Biaya 24. 23. 24. dan c.19 Setelah dibacakan dengan jelas. f. b.21 Salinan Berita Acara dibagikan kepada peserta yang hadir tanpa dilampiri Dokumen Penawaran dan Pokja ULP dapat mengunggah salinan tersebut melalui alamat website yang tercantum dalam LDP. keterangan lain yang dianggap perlu.2 Penawaran dievaluasi dengan cara memeriksa dan membandingkan Dokumen Penawaran terhadap pemenuhan persyaratan yang diurut mulai dari tahapan penilaian persyaratan administrasi.4 Pokja ULP melakukan evaluasi penawaran yang meliputi: a. 24. jumlah Dokumen Penawaran yang lengkap dan tidak lengkap. g. penawaran yang memenuhi syarat adalah penawaran yang sesuai dengan ketentuan. kelainan-kelainan yang dijumpai dalam Dokumen Penawaran (apabila ada). usulan biaya terkoreksi.20 Berita Acara dilampiri Dokumen Penawaran. Berita Acara ditandatangani oleh anggota pokja ULP yang hadir dan 2 (dua) orang saksi. dan tata cara selain yang disebutkan dalam IKP tidak diperbolehkan. 24. Pokja ULP dan/atau peserta dilarang menambah. 24.5 Ketentuan umum dalam melakukan evaluasi sebagai berikut : a. h. persyaratan teknis. mengganti dan/atau mengubah isi Dokumen Penawaran.

apabila: 1) syarat-syarat substansial yang diminta berdasarkan Dokumen Pemilihan dipenuhi/dilengkapi. dan/atau 2) penawaran dari peserta dengan persyaratan tambahan di luar ketentuan Dokumen Pemilihan yang akan menimbulkan persaingan usaha tidak sehat dan/atau tidak adil diantara peserta yang memenuhi syarat. maka : 1) peserta yang terlibat dimasukan dalam Daftar Hitam baik badan usahanya maupun pengurusnya. (2) penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian . 2) surat penawaran : a) ditandatangani oleh : (1) direktur utama/pimpinan perusahaan. 3) apabila tidak ada peserta lainnya sebagaimana dimaksud pada angka 2). tanpa ada penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat. kualitas. apabila dalam evaluasi ditemukan bukti adanya persaingan usaha yang tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan) antara peserta. 2) proses evaluasi tetap dilanjutkan dengan menetapkan peserta lainnya yang tidak terlibat (apabila ada). Pokja ULP dan/atau PPK dengan tujuan untuk memenangkan salah satu peserta. c.16 kualifikasi tenaga ahli yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. e. Penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi. 24. d.6 Evaluasi Administrasi : a. maka seleksi dinyatakan gagal. para pihak dilarang mempengaruhi atau melakukan intervensi kepada Pokja ULP selama proses evaluasi. dan hasil/kinerja pekerjaan. Evaluasi terhadap data administrasi hanya dilakukan terhadap hal-hal yang tidak dinilai pada saat penilaian kualifikasi. penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat adalah: 1) penyimpangan dari Dokumen Pemilihan yang mempengaruhi lingkup. b.

dan d) bertanggal. (3) kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. peserta yang memenuhi persyaratan administrasi dilanjutkan dengan evaluasi teknis. Pokja ULP dapat melakukan klarifikasi terhadap hal-hal yang kurang jelas dan meragukan. kemudian membandingkan jumlah perolehan nilai dari para peserta. maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi teknis. Evaluasi penawaran teknis dilakukan dengan cara memberikan nilai angka tertentu pada setiap kriteria yang dinilai dan bobot yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. c. atau (4) pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. Apabila tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. b) jangka waktu berlakunya surat penawaran tidak kurang dari waktu yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. 24. maka syarat-syarat lainnya yang diperlukan agar diminta dan dievaluasi pada saat prakualifikasi dan tidak perlu dilampirkan pada Dokumen Penawaran. Unsur-unsur yang dievaluasi harus sesuai dengan yang ditetapkan. b. dengan ketentuan: 1) unsur-unsur pokok yang dinilai adalah: a) pengalaman perusahaan (bobot nilai . maka seleksi dinyatakan gagal.17 3) 4) 5) 6) 7) atau perubahannya. c) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. apabila hanya ada 1 (satu) atau 2 (dua) peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. Evaluasi teknis dilakukan terhadap peserta yang memenuhi persyaratan administrasi.7 Evaluasi Teknis : a. untuk menghindari kesalahan-kesalahan kecil yang dapat menggugurkan penawaran.

disamping untuk mengukur pengalaman juga dapat dipergunakan untuk mengukur kemampuan/kapasitas peserta yang bersangkutan dalam melaksanakan tugasnya. 4) penilaian juga dilakukan terhadap jumlah pekerjaan yang sedang dilaksanakan oleh peserta. c) pengalaman manajerial dan fasilitas utama. 3) bobot masing-masing unsur ditetapkan oleh Pokja ULP berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan.d 20 %). lingkup dan data pekerjaan yang dilaksanakan secara singkat. c) kualifikasi tenaga ahli (bobot nilai antara 50 % s. nilai. 3) pengalaman tersebut diuraikan secara jelas dengan mencantumkan informasi: nama pekerjaan yang dilaksanakan. d) kapasitas perusahaan dengan .d 40 %). pemberi tugas. 5) pengalaman perusahaan peserta harus dilengkapi dengan referensi dari pengguna jasa. lokasi. dan waktu pelaksanaan (menyebutkan bulan dan tahun). yang menunjukkan kinerja perusahaan peserta yang bersangkutan selama 10 (sepuluh) tahun terakhir. b) pendekatan dan metodologi (bobot nilai antara 20 % s. 2) penilaian dilakukan sesuai pembobotan dari masing-masing unsur yang telah ditentukan dalam LDP.d 70 %). 2) pengalaman kerja di Indonesia dan/atau di lokasi proyek mendapat tambahan nilai. b) pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan. d.18 antara 10 % s. Penilaian terhadap Pengalaman Perusahaan dilakukan atas: 1) pengalaman perusahaan peserta dalam melaksanakan pekerjaan sejenis dengan pekerjaan yang dipersyaratkan dalam KAK untuk 10 (sepuluh) tahun terakhir. 6) sub unsur Pengalaman Perusahaan yang dinilai adalah: a) pengalaman melaksanakan proyek/kegiatan sejenis.

organisasi. pemahaman atas sasaran/tujuan. spesifikasi teknis. tanggapan terhadap KAK khususnya mengenai data yang tersedia. kebutuhan jumlah orang bulan. orang bulan (person-month) tenaga ahli. d) fasilitas pendukung dalam . program kerja. kualitas metodologi. konsistensi antara metodologi dengan rencana kerja. dan hasil kerja.19 memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap. jadwal penugasan. 7) bobot masing-masing sub unsur ditetapkan oleh Pokja ULP berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. gambar-gambar kerja. e. apresiasi terhadap inovasi. penilaian terutama meliputi: ketepatan menganalisa masalah dan langkah pemecahan yang diusulkan dengan tetap mengacu kepada persyaratan KAK. 2) sub unsur Pendekatan dan Metodologi yang dinilai adalah: a) pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK. dan kebutuhan fasilitas penunjang. laporan-laporan yang disyaratkan. jangka waktu pelaksanaan. dan laporan-laporan. b) kualitas metodologi. penilaian meliputi antara lain: analisis. Penilaian terhadap Pendekatan dan Metodologi dilakukan atas: 1) pemahaman perusahaan peserta atas lingkup pekerjaan/jasa layanan yang diminta dalam KAK. perhitungan teknis. dan pengenalan lapangan. jadwal pekerjaan. uraian tugas. jenis keahlian serta jumlah tenaga ahli yang diperlukan. e) [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. penilaian terutama meliputi: pengertian terhadap tujuan proyek/kegiatan. lingkup serta jasa konsultansi yang diperlukan (aspek-aspek utama yang diindikasikan dalam KAK). c) hasil kerja (deliverable).

atau perguruan tinggi luar negeri yang telah diakreditasi.20 melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK. Kualifikasi Tenaga Ahli. (2) apabila terdapat perhitungan bulan menurut Pokja ULP lebih kecil dari yang tertulis dalam penawaran. bila terjadi overlap yang dihitung hanya salah satu. Apabila perhitungan Pokja ULP . maka yang diambil adalah perhitungan Pokja ULP. f. e) gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK diberikan nilai lebih. yaitu lulusan perguruan tinggi negeri atau perguruan tinggi swasta yang telah lulus ujian negara atau yang telah diakreditasi. 2) sub unsur Kualifikasi Tenaga Ahli yang dinilai adalah: a) tingkat pendidikan. serta jumlah tenaga yang telah diindikasikan di dalam KAK. persyaratan. b) pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK. 3) bobot masing-masing sub unsur ditetapkan oleh Pokja ULP berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. f) [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. dibuktikan dengan salinan ijazah. Bagi tenaga ahli yang diusulkan sebagai pemimpin/wakil pemimpin pelaksana pekerjaan (team leader/co team leader) dinilai pula pengalaman sebagai pemimpin/wakil pemimpin tim. penilaian dilakukan atas: 1) tenaga ahli yang diusulkan untuk melaksanakan pekerjaan dengan memperhatikan jenis keahlian. Ketentuan penghitungan pengalaman kerja profesional dilakukan sebagai berikut : (1) tidak boleh terjadi tumpang tindih (overlap). didukung dengan referensi dari pengguna jasa.

maka pengalaman kerja yang dihitung adalah total bulannya dikurangi 1 (satu) bulan. kesesuaian lingkup pekerjaan dan posisi pengalaman kerja profesional dibandingkan dengan yang dipersyaratkan dalam KAK. apabila jangka waktu pengalaman kerja profesional ditulis secara lengkap tanggal. (4). sesuai ii. maka bulan yang overlap dihitung satu kali). maka pengalaman kerja akan dihitung secara penuh (kecuali bila terjadi overlap. apabila jangka waktu pengalaman kerja profesional ditulis tahunnya saja (tanpa tanggal dan bulan). bulan. apabila jangka waktu pengalaman kerja profesional ditulis bulan dan tahunnya saja (tanpa tanggal). tidak sesuai (c) nilai masing-masing kriteria ditetapkan oleh Pokja ULP berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. dinilai dengan kriteria sebagai berikut: (a) lingkup pekerjaan : i. dan (5) dikalikan dengan nilai kesesuaian lingkup pekerjaan dan posisi yang didapatkan dari angka (6). terkait (b) posisi : i. total seluruh bulan kerja .21 (3) (4) (5) (6) (7) (8) lebih besar dibandingkan dengan yang tertulis dalam penawaran. dan tahunnya. sesuai ii. maka yang diambil adalah yang tertulis dalam penawaran. menunjang iii. maka pengalaman kerja yang dihitung hanya 25 % dari total bulannya. bulan kerja profesional yang didapatkan dari angka (3).

situasi. Personil yang menguasai/memahami aspek-aspek tersebut di atas diberikan nilai lebih tinggi. i. sesuai dengan keahlian/profesi yang disyaratkan dalam KAK. d) lain-lain : penguasaan bahasa Inggris. dan kondisi (custom) setempat. e) [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. b. 3) bobot masing-masing sub unsur ditetapkan oleh Pokja ULP berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. h.22 profesional dibagi dengan angka 12 sehingga didapatkan jangka waktu pengalaman kerja profesional seorang tenaga ahli. aspek pengenalan (familiarity) atas tata-cara. aturan. g. Hasil evaluasi teknis harus melewati ambang batas nilai teknis (passing grade) seperti yang tercantum dalam LDP.8 Evaluasi Biaya : a. 5) Kualifikasi dari tenaga ahli yang melebihi dari kualifikasi yang dipersyaratkan dalam KAK tidak mendapat tambahan nilai. (9) Nilai jangka waktu pengalaman kerja profesional tenaga ahli dicantumkan dalam LDP c) sertifikat keahlian/profesi yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang mengeluarkan. 4) Tingkat pendidikan tenaga ahli yang kurang dari tingkat pendidikan yang dipersyaratkan dalam KAK tidak diberi nilai. Apabila peserta yang lulus evaluasi teknis kurang dari 5 (lima) maka proses tetap dilanjutkan. Evaluasi biaya dilakukan terhadap peserta yang lulus ambang batas nilai teknis. Unsur-unsur yang perlu diteliti dan dinilai dalam evaluasi penawaran biaya dilakukan terhadap: . bahasa Indonesia (bagi konsultan Asing). Apabila tidak ada peserta yang lulus evaluasi teknis maka seleksi dinyatakan gagal. bahasa setempat. 24.

2) penugasan tenaga ahli. e.9 Pokja ULP membuat dan menandatangani Berita Acara Hasil Evaluasi Administrasi. d. hasil evaluasi persyaratan administrasi. nama paket pekerjaan. yang sekurang-kurangnya memuat: 1. h. Pengumuman Pemenang Pokja ULP memberitahukan penetapan peringkat teknis kepada seluruh peserta. i. Penetapan Pemenang 25. pagu anggaran dan HPS. c. dan 4) biaya pada Rincian Biaya Langsung NonPersonil (direct reimbursable cost). 2) kewajaran penugasan tenaga ahli. jumlah peserta yang lulus dan tidak lulus pada setiap tahapan evaluasi. pernyataan bahwa seleksi gagal apabila tidak ada penawaran yang memenuhi syarat. g. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). keterangan-keterangan lain yang dianggap perlu mengenai pelaksanaan seleksi. 4. ambang batas nilai teknis. 24. 2. ambang batas nilai teknis. 5. kesimpulan tentang kewajaran : 1) biaya pada Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration). 6. hasil evaluasi penawaran administrasi dan teknis termasuk alasan ketidaklulusan peserta. nilai evaluasi teknis diurutkan mulai dari nilai tertinggi. 4) kewajaran biaya pada Rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimbursable cost). besaran usulan biaya dan biaya terkoreksi. 3) kewajaran penugasan tenaga pendukung. F. nama seluruh peserta. Teknis. b. serta diumumkan di alamat website yang tercantum dalam LDP dan ditempel di papan pengumuman resmi untuk masyarakat.23 1) kewajaran biaya pada Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration). 3) penugasan tenaga pendukung. nama dan alamat peserta. 3. dan Biaya yang paling sedikit memuat: a. dan 8. penawaran biaya setelah Koreksi Aritmatik. . j. tanggal dibuatnya Berita Acara. nilai teknis seluruh peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. 7. f.

dengan tembusan kepada PPK. penyalahgunaan wewenang oleh Pokja ULP dan/atau pejabat yang berwenang lainnya. rekayasa tertentu sehingga menghalangi terjadinya persaingan usaha yang sehat. 27.2 Menteri/Pimpinan Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi yang tercantum dalam LDP wajib memberikan jawaban secara tertulis atas semua sanggahan banding paling lambat 15 (lima belas) hari kerja setelah surat sanggahan banding diterima. APIP K/L/D/I yang tercantum dalam LDP.3 26. PA/KPA.4 26. 27.1 Peserta yang tidak sependapat dengan jawaban sanggahan dari Pokja ULP. Sanggahan Banding 27. Sanggahan diajukan oleh peserta baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama dengan peserta lain apabila terjadi penyimpangan prosedur meliputi: a. Pokja ULP. Sanggahan 26. dengan tembusan kepada PPK. Sanggahan yang disampaikan bukan kepada Pokja ULP atau disampaikan diluar masa sanggah. dan/atau c. Apabila sanggahan dinyatakan benar maka Pokja ULP menyatakan seleksi gagal. dapat mengajukan sanggahan banding secara tertulis kepada Menteri/Pimpinan Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi yang tercantum dalam LDP paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah menerima jawaban sanggahan. disertai bukti terjadinya penyimpangan. dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti.5 27.2 26.24 26. Pokja ULP wajib memberikan jawaban tertulis atas semua sanggahan paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah menerima surat sanggahan. penyimpangan ketentuan dan prosedur diatur dalam Peratuan Presiden ini dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. dan APIP yang tercantum dalam LDP. 26.1 Peserta dapat menyampaikan sanggahan secara tertulis atas penetapan peringkat teknis kepada Pokja ULP dalam waktu 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman peringkat teknis.3 Peserta yang akan melakukan sanggahan . b.

b. dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti. penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (dinyatakan dengan surat kuasa). kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik.1 Klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya dilakukan oleh Pokja ULP dengan: a.000. tanggal. masa sanggah dan/atau masa sanggah banding berakhir. direktur utama/pimpinan perusahaan.25 banding harus memberikan Jaminan Sanggahan Banding yang ditujukan kepada Pokja ULP sebesar 2‰ (dua perseribu) dari HPS atau paling tinggi sebesar Rp50.4 Sanggahan seleksi. b.2 Klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya dilakukan untuk: a. 28. hari. Undangan Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya 28. 29. atau c. 28. atau d. tidak ada sanggahan dari peserta. dan waktu klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya. 29. banding menghentikan proses 27.000. c. Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya .00 (lima puluh juta rupiah) dengan masa berlaku 20 (dua puluh) hari kerja sejak tanggal pengajuan sanggahan banding. pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. dengan memperhatikan kesesuaian antara bobot pekerjaan dengan tenaga ahli dan/atau 29. 27. sanggahan dan/atau sanggahan banding terbukti tidak benar. meyakinkan kejelasan teknis dan biaya.5 Sanggahan banding yang disampaikan bukan kepada Menteri/Pimpinan Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi yang tercantum dalam LDP atau disampaikan diluar masa sanggah banding.2 Undangan mencantumkan tempat. dengan ketentuan: a.1 Pokja ULP segera mengundang peserta yang ditetapkan sebagai pemenang untuk menghadiri acara klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya.

6 Klarifikasi dan negosiasi terhadap biaya tenaga pendukung (tenaga teknik dan . kesesuaian rencana kerja dengan jenis pengeluaran biaya. b. serta mempertimbangkan kebutuhan perangkat/fasilitas pendukung yang proporsional guna pencapaian hasil kerja yang optimal. 29.5 (dua koma lima) kali penghasilan yang diterima oleh tenaga ahli tidak tetap berdasarkan perhitungan dari daftar gaji yang telah diaudit dan/atau bukti setor pajak penghasilan tenaga ahli konsultan yang bersangkutan. lingkup dan sasaran jasa konsultansi. b. f. fasilitas penunjang. memperoleh kesepakatan biaya yang efisien dan efektif dengan tetap mempertahankan hasil yang ingin dicapai sesuai dengan penawaran teknis yang diajukan peserta. 29. kualifikasi tenaga ahli. jadwal penugasan personil. dengan ketentuan: a. dan c. dan h.26 tenaga pendukung yang ditugaskan. jadwal pelaksanaan pekerjaan. biaya satuan dari biaya langsung personil. g. volume kegiatan dan jenis pengeluaran. maksimum 3. 29. b.5 Klarifikasi dan negosiasi terhadap unit biaya personil dilakukan berdasarkan daftar gaji yang telah diaudit dan/atau bukti setor pajak penghasilan tenaga ahli konsultan yang bersangkutan. e.4 Aspek-aspek biaya yang perlu diklarifikasi dan dinegosiasi terutama: a. biaya satuan dibandingkan dengan biaya yang berlaku di pasaran. organisasi pelaksanaan. d. c.3 Aspek-aspek teknis yang perlu diklarifikasi dan dinegosiasi terutama: a. unit biaya personil dihitung berdasarkan satuan waktu yang dihitung berdasarkan tingkat kehadiran dengan ketentuan sebagaimana tercantum dalam LDP 29. cara penanganan pekerjaan dan rencana kerja. program alih pengetahuan. b.2 (tiga koma dua) kali gaji dasar yang diterima oleh tenaga ahli tetap dan/atau maksimum 2.

29. maka total penawaran biaya dapat diterima sepanjang tidak melebihi pagu anggaran. .8 Harga satuan yang dapat dinegosiasikan yaitu Biaya Langsung Non-Personil yang dapat diganti (direct reimbursable cost) dan/atau Biaya Langsung Personil (remuneration) yang dinilai tidak wajar berdasarkan ketentuan pada angka 28.1 dan seterusnya.5). tanpa mengurangi kualitas penawaran teknis. sekretaris.13 ULP membuat Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi. 29. 29.7 Negosiasi biaya dilakukan terhadap total penawaran biaya terkoreksi yang melebihi HPS.9 Apabila hasil evaluasi biaya serta klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya tidak ditemukan halhal yang tidak wajar. atau manajer kantor. 29.12 Apabila klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya dengan 1 (satu) pemenang dan 2 (dua) pemenang cadangan tidak menghasilkan kesepakatan maka seleksi dinyatakan gagal. agar didapatkan total penawaran biaya hasil negosiasi yang memenuhi HPS.27 penunjang/administrasi). 29. maka Pokja ULP melanjutkan dengan mengundang pemenang cadangan pertama (apabila ada) untuk melakukan proses klarifikasi dan negosiasi sebagaimana di atur dalam angka 28. dilakukan berdasarkan harga pasar tenaga pendukung tersebut. maka Pokja ULP melanjutkan dengan mengundang pemenang cadangan kedua (apabila ada).11 Apabila dalam klarifikasi dan negosiasi dengan pemenang cadangan pertama tidak menghasilkan kesepakatan. 29. 29. seperti: tenaga survey. yang selanjutnya dilakukan proses klarifikasi dan negosiasi sebagaimana di atur dalam angka 28.10 Apabila klarifikasi dan negosiasi dengan pemenang seleksi tidak menghasilkan kesepakatan.1 dan seterusnya.

30. Penunjukan Penyedia Jasa Konsultansi 30. maka PPK meminta Pokja ULP untuk mengundang pemenang cadangan (apabila ada) untuk melakukan proses klarifikasi dan negosiasi.3 SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah Pokja ULP menyampaikan BAHS kepada PPK.6 Apabila pemenang dan 2 (dua) pemenang cadangan yang akan ditunjuk sebagai penyedia mengundurkan diri.1 Pokja ULP menyampaikan Berita Acara Hasil Seleksi (BAHS) kepada PPK sebagai dasar untuk menerbitkan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ). 30. dikenakan sanksi berupa dimasukkan dalam Daftar Hitam. selama masa surat penawaran peserta tersebut masih berlaku atau sudah diperpanjang masa berlakunya.28 G. bila sependapat dengan Pokja ULP. maka seleksi dinyatakan gagal oleh PA/KPA setelah mendapat laporan dari PPK. kepada peserta seleksi dengan pemenang seleksi yang telah mencapai kesepakatan dengan Pokja ULP dalam acara klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya untuk melaksanakan pekerjaan. 30.4 Salah satu tembusan dari SPPBJ disampaikan (tanpa lampiran surat perjanjian) sekurangkurangnya kepada unit pengawasan internal.7 Bagi calon penyedia yang mengundurkan diri dengan alasan yang tidak dapat diterima. 30. 30. .8 Kontrak ditandatangani paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah SPPBJ.2 PPK menerbitkan SPPBJ. Kerahasiaan Proses Berita Acara Hasil Seleksi oleh Pokja ULP bersifat rahasia sampai dengan saat PPK menerbitkan SPPBJ. Penunjukan Pemenang Seleksi 30. 30. 30.5 Apabila pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri. 31.

Seleksi Gagal 32. b. apabila dalam evaluasi penawaran terjadi persaingan usaha yang tidak sehat.2 PA/KPA menyatakan seleksi gagal. klarifikasi teknis dan negosiasi biaya dengan pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 tidak menghasilkan kesepakatan. d. dan/atau 2) kesalahan substansi Dokumen Pengadaan. pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 mengundurkan diri dari penunjukan pemenang. jumlah peserta yang memasukkan Dokumen Penawaran kurang dari 3 (tiga). sanggahan dari peserta atas pelaksanaan seleksi ternyata benar terhadap : 1) penyimpangan ketentuan dan prosedur yang diatur dalam Peratuan Presiden ini dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Kualifikasi atau Dokumen Pemilihan. ternyata benar. pengaduan masyarakat atas terjadinya penyimpangan ketentuan dan prosedur dalam pelaksanaan seleksi yang melibatkan Pokja ULP dan/atau PPK. h. d.29 H. kecuali untuk Metode Evaluasi Kualitas.1 Pokja ULP menyatakan seleksi gagal. c. pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN dari pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 ternyata benar. b. f. 32. g. Seleksi Gagal 32. c. apabila: a. e. tidak hadir dalam klarifikasi teknis dan negosiasi biaya. jumlah peserta yang lulus prakualifikasi kurang dari 5 (lima) [untuk Seleksi Umum] atau kurang dari 3 (tiga) [untuk Seleksi Sederhana]. apabila: a. tidak ada penawaran yang lulus evaluasi penawaran. Dokumen Pemilihan tidak sesuai dengan . e. PA/KPA sependapat dengan PPK yang tidak bersedia menandatangani SPPBJ karena pelaksanaan seleksi melanggar Peraturan Presiden ini. seluruh peserta yang masuk sebagai Calon Daftar Pendek tidak hadir dalam pembuktian kualifikasi. pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2. semua penawaran biaya terkoreksi yang disampaikan peserta melampaui pagu anggaran. atau i.

maka Pokja ULP meneliti dan menganalisis penyebab terjadinya seleksi gagal. apabila dananya telah cukup tersedia dalam dokumen anggaran. atau d. 54 tahun 2010.6 Setelah pemberitahuan adanya seleksi gagal. dengan ketentuan sebagai berikut: 33. PPK dan/atau Pokja ULP. atau b. c. sanggahan banding dari peserta atas terjadinya penyimpangan ketentuan dan prosedur dalam pelaksanaan seleksi yang melibatkan PA. Penandatangan Setelah SPPBJ diterbitkan. kecuali perubahan . KPA.5 Setelah seleksi dinyatakan gagal. pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN dan/atau terjadinya penyimpangan ketentuan dan prosedur dalam pelaksanaan Seleksi yang melibatkan PA dan/atau KPA. 32. maka Pokja ULP memberitahukan kepada seluruh peserta. evaluasi ulang. atau g.30 Peraturan Presiden No. f. untuk menentukan langkah selanjutnya.4 Kepala Daerah menyatakan seleksi gagal. pelaksanaan seleksi tidak sesuai atau menyimpang dari Dokumen Pemilihan. penghentian proses seleksi. ternyata benar. 33. penyampaian ulang Dokumen Penawaran. b. pelaksanaan seleksi melanggar Peraturan Presiden No.2 PPK dan penyedia tidak diperkenankan mengubah substansi Dokumen Pemilihan sampai dengan penandatanganan Kontrak. ternyata benar. apabila: a. 32.3 Menteri/Pimpinan Lembaga/Institusi Lainnya menyatakan seleksi gagal. dan menandatangani Kontrak pelaksanaan pekerjaan. ternyata benar. sanggahan banding dari peserta atas terjadinya penyimpangan ketentuan dan prosedur dalam pelaksanaan seleksi yang melibatkan KPA. 32. 32. pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN dan/atau terjadinya penyimpangan ketentuan dan prosedur dalam pelaksanaan seleksi yang melibatkan KPA. 54 tahun 2010. 33. atau b.1 Penandatanganan Kontrak dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkan SPPBJ. PPK melakukan finalisasi an Kontrak terhadap rancangan Kontrak. seleksi ulang. PPK dan/atau Pokja ULP. yaitu melakukan: a. apabila: a. ternyata benar.

b. pokok perjanjian. bahasa.8 Pihak yang berwenang menandatangani Kontrak atas nama penyedia adalah Direksi yang disebutkan namanya dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar. syarat-syarat khusus Kontrak.00 (seratus miliar rupiah) dilakukan setelah memperoleh pendapat ahli hukum kontrak. dan 2) Kontrak asli kedua untuk penyedia dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh PPK. f. BAPP. c. 33. angka dan huruf serta membubuhkan paraf pada setiap lembar Dokumen Kontrak.000. adendum Surat Perjanjian (apabla ada). 33.4 PPK dan penyedia wajib memeriksa konsep Kontrak meliputi substansi. BAHS. yang telah didaftarkan sesuai dengan peraturan perundangundangan. 33. 33.6 Banyaknya rangkap Kontrak dibuat sesuai kebutuhan. surat penawaran. .000. rangkap kontrak lainnya tanpa dibubuhi materai. Kerangka Acuan Kerja. dokumen lainnya. b.3 Perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan setelah mendapat persetujuan kontrak tahun jamak. sekurang-kurangnya 2 (dua) Kontrak asli. syarat-syarat umum Kontrak. yaitu: a. g. d. gambar-gambar.5 Menetapkan urutan hirarki bagian-bagian Dokumen Kontrak dalam Surat Perjanjian dengan maksud apabila terjadi pertentangan ketentuan antara bagian satu dengan bagian yang lain. 33. e. apabila diperlukan.31 waktu pelaksanaan pekerjaan yang melewati batas tahun anggaran. redaksional.000. beserta rincian penawaran biaya. h.7 Penandatanganan Kontrak yang kompleks dan/atau bernilai di atas Rp 100. terdiri dari: 1) Kontrak asli pertama untuk PPK dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh penyedia. seperti : SPPBJ. maka berlaku urutan sebagai berikut: a. 33.

. dapat menandatangani Kontrak. sepanjang mendapat kuasa/pendelegasian wewenang yang sah dari Direksi atau pihak yang sah berdasarkan Akta Pendirian/Anggaran Dasar untuk menandatangani Kontrak.9 Pihak lain yang bukan Direksi atau yang namanya tidak disebutkan dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar sebagaimana dimaksud pada angka 36.32 33.8.

Bina Marga Kab. Jangka Waktu Penyelesaian Pekerjaan C. 31 Sampang Alamat website _______________________________ Nama pekerjaan: _Konsultan Perencanaan PK 9 Buah Jembatan di Ruas Jalan Kabupaten Uraian singkat pekerjaan ______________ [diisi nama paket pekerjaan/kegiatan dan uraian secara singkat dan jelas pekerjaan/kegiatan yang dilaksanakan] B. Sampul penutup Dokumen Penawaran Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Pemberian Penjelasan E. 31 Sampang 1. 2. Penyampulan Peninjauan Lapangan akan dilaksanakan pada : Hari : __________ Tanggal : __________ Waktu : ____s. Peninjauan Lapangan [apabila diperlukan] H. Pekerjaan ini dibiayai dari sumber pendanaan APBD TK II Tahun Anggaran 2012 Pemberian Penjelasan akan dilaksanakan pada : Hari : Jum'at Tanggal : 24 Pebruari 2012 Waktu : 08. Sumber Dana Jangka waktu penyelesaian pekerjaan: 60 (enam puluh) hari kalender.d selesai Tempat : Jl. Sampang . Masa Berlaku Penawaran dan Jangka Waktu Pelaksanaan 1.d____ Tempat : __________ 1. Bentuk mata uang penawaran : Rupiah 2. LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP) A.33 BAB III. Jaksa Agung Suprapto No. Bina Marga Kab. Sampang Alamat Pokja ULP _Jl. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran F. Pembayaran dilakukan dengan cara Termyn D.30 s. Jaksa Agung Suprapto No. Lingkup Pekerjaan Pokja Panitia Pengadaan Barang dan Jasa ULP : Dinas PU. Masa berlaku penawaran selama 50 (Lima puluh) hari kalender sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan 60 (enam puluh) hari kalender sejak SPMK G.

Sampul penutup ditulis : Nama Paket Pekerjaan : Konsultan Perencanaan PK 9 Buah Jembatan di Ruas Jalan Kabupaten Nama Perusahaan : ______________ Alamat Perusahaan : ______________ Ditujukan kepada : Pokja Panitia Pengadaan Barang dan Jasa ULP Dinas PU. Seluruh sampul penutup dimasukkan ke dalam 1 (satu) sampul luar. 31 Sampang Diterima pada : Hari : ______________ Tanggal : ______________ Bulan : ______________ Tahun : ______________ Jam : ______________ [diisi oleh Pokja ULP yang menerima Dokumen Penawaran] 3. Bina Marga Kab. Unsur Pengalaman Perusahaan : 20% a. Sampang Alamat Pokja ULP : Jl. Jaksa Agung Suprapto No. Pengalaman perusahaan peserta harus dilengkapi dengan referensi. Bina Marga Kab. maka sampul luar ditulis : Nama Paket Pekerjaan : Konsultan Perencanaan PK 9 Buah Jembatan di Ruas Jalan Kabupaten Ditujukan kepada : Pokja Panitia Pengadaan Barang dan Jasa[ ULP Dinas PU. Teknis. DAN BIAYA” 2. Jaksa Agung Suprapto No. Dalam hal Dokumen Penawaran disampaikan melalui pos/jasa pengiriman. yang menunjukkan kinerja perusahaan peserta yang bersangkutan selama 10 (sepuluh) tahun terakhir dan dapat dibuktikan kebenarannya dengan menghubungi penerbit referensi. 31 Sampang Bobot unsur-unsur pokok yang dinilai : 1.34 dan Penandaan Sampul Penawaran Administrasi. TEKNIS. Evaluasi Teknis . 4. Pada sampul penutup diberi tanda “ASLI” untuk Dokumen Penawaran asli dan “REKAMAN” untuk Dokumen Penawaran salinan. Sampang Alamat Pokja ULP : Jl. 5. dan Biaya ditandai : “PENAWARAN ADMINISTRASI. I.

maka penawaran digugurkan dan peserta dikenakan Daftar Hitam. c. 5) proyek/kegiatan yang sejenis adalah : Penilaian dilakukan atas pengalaman perusahaan selama kurun waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir dalam melaksanakan pekerjaan sejenis dengan pekerjaan yang akan dilaksanakan.35 b. Apabila tidak dilengkapi referensi maka tidak dinilai. f. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki Pengalaman < 1 Paket pengalaman manajerial dan fasilitas utama dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 20 2) memiliki Pengalaman 1 sd 2 Paket pengalaman . dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki ≥ Pengalaman < 1 Paket pekerjaan di lokasi proyek/kegiatan dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 20 2) memiliki Pengalaman 1 sd 2 Paket pekerjaan di lokasi proyek/kegiatan dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 60 3) memiliki Pengalaman > 3 Paket paket pekerjaan di lokasi proyek/kegiatan dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 100 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan. e. Sub unsur pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan. Sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama. Sub proyek/kegiatan sejenis. dengan bobot sub unsur 6%. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki ≥ Pengalaman < 1 Paket pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 20 2) memiliki Pengalaman 1 sd 2 Paket pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 60 3) memiliki < Pengalaman > 3 Paket pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 100 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman melaksanakan proyek/kegiatan sejenis = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman melaksanakan proyek/kegiatan sejenis. Apabila dilengkapi referensi namun terbukti tidak benar. unsur pengalaman melaksanakan d. dengan bobot sub unsur 6%. dengan bobot sub unsur 6_%.

36

g.

h. i. j.

manajerial dan fasilitas utama dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 60 3) memiliki Pengalaman > 3 Paket pengalaman manajerial dan fasilitas utama dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 100 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama. Sub unsur kapasitas perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap, dengan bobot sub unsur 3%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki memiliki < 2 orang tenaga ahli tetap orang tenaga ahli tetap yang digunakan untuk melakukan pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 20 2) memiliki memiliki 2 sd. 3 orang tenaga ahli tetap orang tenaga ahli tetap yang digunakan untuk melakukan pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 60 3) memiliki memiliki > 3 orang tenaga ahli tetap orang tenaga ahli tetap yang digunakan untuk melakukan pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 100 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur kapasitas perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama. [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. Total bobot seluruh sub unsur = 100 % Total NILAI BOBOT seluruh sub unsur X bobot unsur Pengalaman Perusahaan = NILAI PENGALAMAN PERUSAHAAN.

2.

Unsur Pendekatan dan Metodologi : 30% a. Sub unsur pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK, dengan bobot sub unsur 7%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : _100 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 50 3) apabila tidak menyajikan, diberi nilai : 10 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur

37

b.

c.

d.

e.

pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK. Sub unsur kualitas metodologi, dengan bobot sub unsur 8%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 100 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : _50_ 3) apabila tidak menyajikan, diberi nilai : _10_ 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur kualitas metodologi = NILAI BOBOT sub unsur kualitas metodologi. Sub unsur hasil kerja (deliverable), dengan bobot sub unsur 2%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 100 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 50 3) apabila tidak menyajikan, diberi nilai : 10 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur hasil kerja (deliverable) = NILAI BOBOT sub unsur hasil kerja (deliverable). fasilitas pendukung dalam Sub unsur melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK, dengan bobot sub unsur 3%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 100_ 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : _50 3) apabila tidak menyajikan, diberi nilai : _10 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK. Sub unsur gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK, dengan bobot sub unsur 20%, dan ketentuan penilaian sub unsur :

38

1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 100 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 50 3) apabila tidak menyajikan, diberi nilai : 10 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK. f. [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. k. Total bobot seluruh sub unsur = 100 % l. Total NILAI BOBOT seluruh sub unsur X bobot unsur Pendekatan dan Metodologi = NILAI PENDEKATAN DAN METODOLOGI. 3. Unsur Kualifikasi Tenaga Ahli : 50_% a. Sub unsur tingkat pendidikan, dengan bobot sub unsur 30%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) ≥ tingkat pendidikan yang disyaratkan dalam KAK, diberi nilai : 100 2) < tingkat pendidikan yang disyaratkan dalam KAK, diberi nilai : 0_ 3) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur tingkat pendidikan = NILAI BOBOT sub unsur tingkat pendidikan. b. Sub unsur pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK, dengan bobot sub unsur 60%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) dukungan referensi : a) apabila melampirkan referensi dan dapat dibuktikan kebenarannya dengan menghubungi penerbit referensi, maka pengalaman kerja diberikan penilaian, b) apabila tidak dilengkapi referensi maka tidak diberikan penilaian, c) apabila melampirkan referensi namun terbukti tidak benar, maka penawaran digugurkan dan peserta dikenakan Daftar Hitam. 2) perhitungan bulan kerja tenaga ahli, yang dihitung berdasarkan ketentuan yang tercantum dalam IKP, 3) lingkup pekerjaan : a) sesuai, diberi nilai : 100 b) menunjang, diberi nilai : __30_

nilai 100 c) Ahli Geoteknik. Pengalaman 1 < 2 tahun nilai 60 . diberi nilai : ____100_ b) tidak sesuai. sesuai adalah : Perencanaan Pembangunan Jalan. Pengalaman > 2 Proyek nilai 100 [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 8) nilai jangka waktu pengalaman kerja profesional yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK. Pengalaman 1 < 2 tahun nilai 60 . diberi nilai : 60. tidak sesuai adalah : Pengalaman sebagai tenaga Ahli Lainnya 5) perhitungan bulan kerja X nilai lingkup pekerjaan X nilai posisi = jumlah bulan kerja profesional 6) nilai total seluruh jumlah bulan kerja profesional dibagi angka 12 = jangka waktu pengalaman kerja profesional 7) nilai jangka waktu pengalaman kerja profesional : a) Untuk Team Leader memiliki Pengalaman < 1 tahun pengalaman kerja profesional. memiliki Pengalaman 1 < 3 tahun pengalaman kerja profesional. iii. Menunjang Pembangunan Jalan. . diberi nilai : 20. diberi nilai : 10 d) lingkup pekerjaan yang : i. adalah Pengawasan ii. Terkait Perencanaan Pembangunan Jembatan dlldengan jelas]. Pengalaman < 1 tahun nilai 20. nilai 20. diberi nilai : __50___ c) posisi yang : sesuai adalah : Untuk Team Leader sesuai jika pengalamannya sebagai team leader Untuk Tenaga Ahli dikatakakan sesuai jika Pengalaman Penugasannya sebagai Tenaga Ahli yang sama atau sebagai Team Leader.39 c) terkait. memiliki Pengalaman > 3 Proyek tahun pengalaman kerja profesional. diberi nilai : 100 b) Ahli Teknik Sipil. i. 4) posisi : a) sesuai.

dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki. 4. Nilai Evaluasi Teknis = NILAI PENGALAMAN PERUSAHAAN + NILAI PENDEKATAN DAN METODOLOGI + NILAI KUALIFIKASI TENAGA AHLI Ambang batas nilai teknis (passing grade) = ___________ 5. diberi nilai : 50 2) tidak memiliki. dengan bobot sub unsur _______%. aturan. Total NILAI BOBOT seluruh sub unsur = NILAI 1 (SATU) ORANG TENAGA AHLI. Total NILAI BOBOT seluruh tenaga ahli X bobot unsur Kualifikasi Tenaga Ahli = NILAI KUALIFIKASI TENAGA AHLI. n. dan kondisi (custom) setempat. Sub unsur sertifikat keahlian/profesi. Total bobot seluruh sub unsur = 100 %. m. diberi nilai : _____________ 5) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 6) total nilai yang didapatkan X bobot sub unsur lain-lain = NILAI BOBOT sub unsur lain-lain. Evaluasi Biaya Jangka waktu pelaksanaan Evaluasi Biaya : . d. J. dengan bobot sub unsur 10%. dan ketentuan penilaian sub unsur : [apabila 1) penguasaan bahasa asing dibutuhkan].40 c. [apabila tenaga ahli yang dinilai lebih dari 1 (satu) maka setiap tenaga ahli harus diberi bobot]Bobot tenaga ahli : 1) Team Leader Bobot 20 2) Ahli Teknik Sipil bobot 20 3) Ahli Geoteknik bobot 15 p. Nilai 1 (Satu) Orang Tenaga Ahli X bobot tenaga ahli = NILAI BOBOT tenaga ahli q. o. diberi nilai : _____________ [apabila 2) penguasaan bahasa setempat dibutuhkan]. situasi. Sub unsur lain-lain yang dibutuhkan dalam KAK. diberi nilai : 0 3) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 4) nilai yang didapatkan X bobot sub unsur sertifikat keahlian/profesi = NILAI BOBOT sub unsur sertifikat keahlian/profesi. diberi nilai : _____________ 3) penguasaan Bahasa Indonesia bagi konsultan asing [apabila dibutuhkan]. diberi nilai : _____________ 4) aspek pengenalan (familiarity) atas tata-cara.

Unit Biaya Personil Berdasarkan Satuan Waktu L. 3. MT Inspektorat Kabupaten Sampang Sanggahan Banding ditujukan kepada : Bupati Kabupaten Sampang Tembusan sanggahan banding ditujukan kepada : ________________________ a. MT b. Bina Marga Kab. 5. PPK Suparto. Sanggahan ditujukan kepada Pokja Panitia Pengadaan Barang dan Jasa ULP Dinas PU. Sampang Tembusan sanggahan ditujukan kepada : a. 4. ST. Sanggahan Banding dan Pengaduan Unit biaya personil berdasarkan satuan waktu dihitung sebagai berikut: 1 (satu) bulan : ____ (__________) hari kerja 1 (satu) hari kerja : ____ (__________) jam kerja 1. Inspektorat Besarnya jaminan sanggahan banding Rp. MT b. PA/KPA Suparto. M.00 (_dua ratus enam puluh empat ribu rupiah) Jaminan sanggahan banding ditujukan kepada Pokja ULP. ST.41 01 Maret 2012 sd 9 Maret 2012_ K. Jaminan Sanggahan Banding dicairkan dan disetorkan pada Kas Daerah 2.000. 3. 264. Jaminan Sanggahan Banding 1. ST. ST. PA/KPA Suparto. PPK Suparto. . MT c. Inspektorat Kabupaten Sampang [ditulis secara lengkap dan jelas] Pengaduan ditujukan Kabupaten Sampang kepada 2. Sanggahan.

Jembatan Taman II di Ruas Jalan Labuhan – Sreseh 3. . kec. Jembatan Bangcelok di Ruas Jalan Bangcelok – Nyeloh 8. Jembatan Robatal II di Ruas Jalan Pasarenan – Robatal 5. Mendapatkan Perencanaan Peningkatan 9 buah jembatan di ruas jalan kabupaten yang efisien dari segi dana dan bangunan.42 BAB IV. b. Maksud dan Tujuan 3. efektif dan berkualitas. Jembatan Krampon I di Ruas Jalan Plakaran – Krampon 1. Jembatan Kompenang di Ruas Jalan Tambelangan – Durjan 9. sehingga mampu meningkatkan kualitas SDM dinas Sasaran dari Jasa konsultansi ini adalah 9 Jembatan di Ruas jalan kabupaten yaitu : 1. Pekerjaan ini masuk dalam Kegiatan Pembangunan Jembatan Program Pembangunan Jalan dan Jembatan yang terdapat dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang pada Tahun Anggaran 2012 Maksud diperlukannya konsultan adalah untuk membantu Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang menyusun dan membuat Perencanaan Teknis dan Biaya Peningkatan 9 buah jembatan di ruas jalan kabupaten. KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) BAB IV. Sreseh 2. Jembatan Taman II di Ruas Jalan Labuhan – Sreseh. Latar Belakang Perencanaan Peningkatan 9 buah jembatan di ruas jalan kabupaten pekerjaan jasa konsultansi yang bertujuan untuk membuat dan menyusun perencanaan teknis dan biaya yang berada di Kabupaten Sampang. Lokasi Kegiatan 1 Uraian Pendahuluan memuat gambaran secara garis besar mengenai pekerjaan yang akan dilaksanakan. Jembatan Anggersek di Ruas Jalan Baruh – Madupat 6. rencana anggaran biaya hingga detail gambar teknis ( Detail Engineering Design ) guna pelaksanaan konstruksinya. yang nantinya akan menjadi pedoman pelaksanaan pekerjaan konstruksi pembangunan jembatan dalam DPA Kegiatan pembangunan Jalan Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang. c. Sasaran 4. Jembatan Bunten barat I di Ruas Jalan Bunten Barat – Pancor 2. d rangka mewujudkan jembatan kabupaten yang baik untuk kepe masyarakat. Tujuan dari pekerjaan ini sendiri adalah : a. Jembatan Bangsah II di Ruas Jalan Bundah – Plasah 7. Ketapang 2. Menyusun Perencanaaan Pembangunan Jembatan secara lengkap dan terinci mulai dari rencana kerja. Memperoleh transfer ilmu pengetahuan dari konsultan untuk pegawai Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang. kec. Jembatan Rap-rapan di Ruas Jalan Batu Lenger – Tobai Timur 4. Jembatan Bunten barat I di Ruas Jalan Bunten Barat – Pancor. KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) Uraian Pendahuluan1 1.

No.010/T/BNKT/1990. No. Sokobanah 4. kec. No.3. Urban Drainage Guide Lines and Technical Design Standart tahun 1994 yang dikeluarkan oleh direktorat Jenderal Cipta Karya. Tata Cara Perencanaan Teknis Lasekap jalan. Manual Pemeriksaan Perkerasan Jalan Dengan Alat Benkelman Beam. Torjun 5. Jembatan Bangcelok di Ruas Jalan Bangcelok – Nyeloh. 9. Standart Perencanaan Geometrik Jalan Perkotaan. Tambelangan 9. No. Jembatan Bangsah II di Ruas Jalan Bundah – Plasah. No. Maret 1992 Spesifikasi Perencanaan Klasifikasi Fungsi Jalan di wilayah perkotaan. Studi-Studi Terdahulu 10.016/T/BNKT/1990. kec. Peraturan Tebal Perkerasan Lentur Jalan Raya Dengan Metode Analisa Komponen. Jrengik 8. 007/T/BNKT/1990.021/T/BNKT/1990. kec. Tata Cara Perencanaan Persimpangan Sesederhana Jalan Perkotaan. Referensi Hukum             Tata Cara Survai Kondisi Jalan Kota. 8. Jembatan Krampon I di Ruas Jalan Plakaran – Krampon. kec. MT Satuan Kerja : Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang Data Penunjang2 Tidak ada Revisi SNI 03-1737-1989. 2 Data penunjang terdiri dari data yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan.01/MN/B/1993. SK SNI T-22-1991-03.005/T/BNKT/1991. Jembatan Robatal II di Ruas Jalan Pasarenan – Robatal. ST. kec. Sumber Pendanaan Kegiatan ini dibiayai dari sumber pendanaan : APBD Kabupaten Sampang Tahun Anggaran 2012 Nama Pejabat Pembuat Komitmen : Suparto. Jembatan Anggersek di Ruas Jalan Baruh – Madupat.033/T/BM/1996. Petunjuk Perencanaan Marka Jalan . Petunjuk Perencanaan Trotoar.26. No. Tata Cara Survai Inventarisasi Jalan dan Jembatan Kota. . Sreseh 7. Nama dan Organisasi Pejabat Pembuat Komitmen Data Dasar Standar Teknis 7. No. No. SNI-1732-1989-F ( SK BI-2. Jembatan Kompenang di Ruas Jalan Tambelangan – Durjan.002/T/BNKT/1991. Pelaksanaan lapis campuran beraspal panas SNI 03-3425-1994.43 3. Tata Cara Perencanaan Drainase Permukaan Jalan. kec. Tata cara survai kerataan permukaan perkerasan jalan dengan alat ukur kerataan NAASRA Tidak ada 6. kec. Jembatan Rap-rapan di Ruas Jalan Batu Lenger – Tobai Timur. Robatal 5.1987). Tata cara pelaksanaan lapis tipis beton aspal untuk jalan raya SNI 03-3426-1994. Sampang 6.

6. Mengumpulkan data-data sekunder lainnya yang diperlukan dan dianggap penting. dengan melakukan hal-hal sebagai berikut : 1. sesui dengan kebutuhan untuk perencanaanteknis dan pedoman yang dikeluarkan oleh . 2. Semua hasil survai pendahuluan harus dilaporkan dalam Laporan Pendahuluan untuk dikonsultasikan kepada Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK ) sebagai dasar persiapan langkah selanjutnya. Survey Geologi dan Geoteknik Survey Geologi dan Geoteknik dilakukan pada daerah disekitar jembatan guna mengetahui karakteristik geologi daerah sekitar jembatan yang diperlukan dalam pembuatan rencana detail.44   Spesifikasi Tanaman Lansekap Jalan. 7. Test dan Uji Laboratorium yang diharapkan adalah : 1. 4.09/S/BNKT/1991. termasuk didalamnya konfirmasi jematan yang akan ditangani. Ruang Lingkup 11. Mereview data harga satuan bahan dan material dilokasi. Mengumpulkan dan mereview data banjir. 5.  Survey Pendahuluan Survey pendahuluan ini bertujuan untuk mengumpulkan datadata sebanyak mungkin yang diperlukan untuk perencanaan lebih lanjut. 8. No. 3. Mengumpulkan dan mereview data lalu lintas. Mengumpulakan dan mereview data mengenai bahanbahan / material maupun peralatan yang tersedia yang dapat menentukan jenis konstruksi. Lingkup Kegiatan Lingkup pekerjaan dari pekerjaan jasa konsultansi ini adalah menyusun Perencanaan Peningkatan 1 buah jembatan di ruas jalan kabupaten sebagaimana sasaran dan lokasi yang tersebut di atas.  Survey Lapangan. Pebruari 1992. Membuat foto-foto dokumentasi mengenai kondisi lapangan yang bersangkutan dan khusus untuk kepentingan lansekap jembatan. Menyusun jadwal pelaksanaan dilapangan. Petunjuk / Tata Cara Standart lainnya yang berhubungan. erosi dan daerah tergenang pada lokasi. Dari survai pendahuluan ini diharapkan konsultan sudah dapat mengusulkan metode penelitian dan perencanaan yang akan di tetapkan dan mengidentifikasi masalah-masalah yang mungkin timbul. Sedangkan geoteknik bertujuan melihat struktur tanah yang ada untuk menentukan kedalaman dan luas penampang serta jenis pondasi jembatan yang akan dibangun. Mengumpulkan dan meriview data-data mengenai jembatan dan situasinya serta informasi lainnya secara umum. Test dan Uji Laboratorium Survey.

. Selain itu jembatan yang direncanakan harus berada di atas muka air banjir yang mungkin dapat terjadii serta kebutuhan ruang bebas lalu lintas yang ada di bawahnya.05/T/BNKT/1991 maupun peraturan-peraturan lain yang berlaku serta sesuai dengan petunjuk Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK ). Sondir Test ini dilakukan pada daerah-daerah yang akan dipasang pondasi jembatan khususnya daerah tertentu yang dicurigai dimana kerusakan pondasi jembbatan disebabkan oleh kondisi dan sifat tanah dasar yang kurang baik ( Pondasi jembatan ambles ). 4. Struktur. jenis kerusakan yang terjadi dan seberapa berat kerusakannya dan kondisi lainnya untuk mendapatkan data yang diperlukan guna perancanaan lebih lanjut. Pelaksanaan survai harus sesuai dengan pedoman yang dikeluarkan oleh Direktorat General Bina Marga No. Survey Kondisi Jembatan Survei kondisi jalan dilakukan untuk mengetahui jenis konstruksi. Pelaksanaan ini harus sesuai dengan Pedoman Survai yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga dan Pedoman yang berlaku lainnya serta sesuai dengan petunjuk Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK ). Survey Hidrologi Survei ini dilakukan untuk meneliti aliran atau arus air yang mengalir dibawah jembatan apakah jembatan nantinya memotong aliran air secara tegak lurus atau serong dimana masalah penggerusan pondasi jembatan oleh aliran arus yang ada harus diperhatikan. sehingga perlu dilakukan uji atau test sondir sesuai dengan petunjuk Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) dan Pejabat . Survey kelayakan struktural konstruksi jembatan Survey ini bertujuan untuk menentukan letak struktur jembatan yang akan dibangun baik dari segi ketinggian yaitu apa harus mendatar sama dengan kelandaian jalan pada alinyemen vertikal ataupun harus naik. 5. Selain itu juga. elevasi jembatan ditentukan pula oleh bentuk alinyemen memanjang dari geometri jalan. Test.45 Direktorat General Bina Marga maupun peraturanperaturan lain yang berlaku serta sesuai dengan petunjuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) 2. maupun arah jembatan itu sendiri yang harus lurus dari alinyemen horisontal jalan atau berbelok. 3.

4. Dokumen Laporan Administrasi dan Keuangan (Invoice) 5. . potongan penampang melintang dan detail persimpangan. Apabila dalam spesifikasi teknik yang tersedia tidak tercakup jenis pek erjaan yang harus dilaksanakan. Gambar situasi dibuat dengan perbandingan yang proporsional. peralatan.  Pembuatan Rencana Kerja dan Syarat teknis Konsultan harus mempelajari menggunakan Rencana Kerja dan Syarat Teknis (spesifikasi teknik) standar yang dikeluarkan oleh direktorat Jenderal Bina Marga atau SNI. sosial pajak overhead dan keuntungan yang berlaku didaerah setempat. Rencana diplot diatas layout yang cukup luas dimana letak jembatan lama dan jembatan baru jelas kedudukannya. dengan skala gambar yang sesuai. Perkiraan biaya yang diperoleh dari analisa ini di bandingkan dengan proyek-proyek sebelum nya didaerah sekitar lokasi. Dokumen Hasil Perencanaan Teknis (DED)  yang meliputi Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Analisa Harga Satuan Pekerjaan.  Pembuatan Rencana Anggaran Biaya dan Analisa Harga Satuan Pekerjaan Setiap ruas jalan yang direncanakan harus di hitung volume pekerjaan untuk tiap bagian sesuai dengan masing-masing kontrak pelaksanaanya. b.46 Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK ). Gambar rencana harus dibuat dengan jelas dan lengkap dan memperhatikan hal-hal sebagai berikut : a. Keluaran3 1. maka konsultan harus menyiapkan Spesifikasi Khusus yang sesuai dengan pekerjaan. Dokumen Laporan Pendahuluan 2. Analisa harga satuan menggunakan metode Bina Marga yang berdasarkan faktor-faktor material. Rencana Kerja dan Syaratsyarat Teknis (RKS) serta Gambar Teknis Perencanaan secara detail. Yang perlu digambarkan jelas adalah rencana jembatan yang akan ditangani / dikerjakan.  Pembuatan Design Gambar Teknis. 12. Dokumen Laporan Akhir 3. dengan menampilkan informasi umum sekitar jembatan tersebut. yang meliputi : Potongan penampang memanjang. Presentasi Hasil Perencanaan 3 Dijelaskan pula keterkaitan antara suatu keluaran dengan keluaran lain.

4 Khusus untuk Metode Evaluasi Pagu Anggaran jumlah orang bulan tidak boleh dicantumkan. alat transportasi. Melaksanakan konsultasi berkala kepada Pengguna Jasa / Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK ). 16. Personil Posisi Tenaga Ahli: Team Leader Tenaga Ahli Struktur Ahli Geotek Kualifikasi S1 Sipil 4 th S1 Sipil 2th S1 Sipil 2th Jumlah Orang Bulan4 2 ob 2 ob 2 ob 2 ob 2 ob 2 ob Tenaga Pendukung (jika ada): Surveyor S1 Sipil Cad Operator S1 Sipil/Mesin/arsi tektur Computer Operator SLTA 18. Jadwal Tahapan Persiapan 7 (tujuh) hari kalender. . dan masukan lain yang perlu. Peralatan dan Material dari Penyedia Jasa Konsultansi 15. DCP. Peralatan. Membuat jadwal kegiatan rencana kerja serta detail dalam jangka waktu yang ditetapkan. dll peralatan yang dibutuhkan untuk survey perencanaan teknis dengan kostruksi Komposit 1. 4. 3. Peralatan dan Material yang disediakan oleh penyedia jasa antara lain : Sondir. Berkonsultasi kepada instansi yang terkait untuk memperoleh informasi data sekunder. Survey lapangan 9 (sembilan) hari kalender.47 13. Theodolite. Material. 2. Jangka Waktu Penyelesaian Kegiatan 17. 60 (enam puluh) hari kalender. Berinisiatif memprakarsai penerapan penemuan baru dalam perencanaan. GPS. Lingkup Kewenangan Penyedia Jasa Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang akan menyediakan sarana dan fasilitas yang diperlukan oleh konsultan dan akan menyediakan data-data dan memberi akses atas arsip yang dimilikinya guna menunjang pekerjaan konsultan selama waktu pelaksanaan pekerjaan tersebut sesuai dengan kewenangan dan kemampuan yang dimilikinya. alat ukur. Personil dan Fasilitas dari Pejabat Pembuat Komitmen 14.

antisipasi hambatan atau permasalahan yang akan ditemui dan pertanyaan-pertanyaan lainnya yang memerlukan keputusan atau tindak lanjut dari Tim Kerja. Laporan 19. pemecahan dan rekomendasi dari hal-hal yang ditugaskan kepada konsultan dan juga Hasil Perencanaan Teknis (DED) Perencanaan Pembangunan 1 buah Jembatan di ruas Jalan Kabupaten yang meliputi Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Analisa Harga Satuan Pekerjaan. Pengumpulan data lapangan harus memenuhi persyaratan berikut : Sesuai dengan standar teknis SNI atau standar yang dikeluarkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum RI. Laporan Akhir 23. kwitansi dan lain-lain yang diperlukan untuk pertanggungjawaban administrasi dan keuangan pada Kegiatan Perenanaan ini Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya : 21 (dua puluh satu) hari kalender sejak SPMK diterbitkan sebanyak 5 (lima) buku laporan dan cakram padat (compact disc) sebanyak 5 (lima) buah. serta Laporan Administrasi dan Keuangan (Invoice) yang berisi surat. Penyedia Jasa Konsultansi dalam survey dan proses penyusunan DED berkewajiban untuk selalu berkoordinasi dengan tim supervisi serta menyelenggarakan presentasi hasil akhir DED dalam rangka alih pengetahuan kepada staf teknik Dinas PU Bina Marga 25. Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya : 3 (tiga) hari kalender sejak SPMK diterbitkan sebanyak 5 (lima) buku laporan. Pembuatan DED dan konsultasi 40 (empat puluh) hari Kalender. Rencana Kerja dan Syarat-syarat Teknis (RKS) serta Gambar Teknis Perencanaan secara detail. Laporan Akhir memuat : mencakup temuan. Pedoman Pengumpulan Data Lapangan 26. pembuatan langkah-langkah kerja. Laporan Pendahuluan Laporan Pendahuluan memuat : rincian jadwal kerja. analisa. Jika kerjasama dengan penyedia jasa konsultansi lain diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan jasa konsultansi ini maka persyaratan berikut harus dipatuhi : Yang menjadi penanggung jawab dan penghubung kepada pihak Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang tetap penyedia jasa yang tercantum dalam kontrak.48 Pelaksanaan Kegiatan Pengolahan data. Penyerahan DED dan penyelesaian administrasi 2 (dua) hari kalender. Alih Pengetahuan . Hal-Hal Lain 22. Persyaratan Kerjasama Semua kegiatan jasa konsultansi berdasarkan KAK ini harus dilakukan di dalam wilayah Negara Republik Indonesia kecuali ditetapkan lain dalam angka 4 KAK dengan pertimbangan keterbatasan kompetensi dalam negeri. Produksi dalam Negeri 24.

.49 Kabupaten Sampang.

dengan ini kami mengajukan penawaran Administrasi dan Teknis untuk pekerjaan_____________________[diisi oleh Pokja ULP]. terdiri dari: . metodologi. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama ____ (_________________) hari kalender. 3) Jadwal pelaksanaan pekerjaan. 5) Jadwal penugasan tenaga ahli. Penawaran ini berlaku selama ____ (_________________) hari kalender sejak pembukaan Dokumen Penawaran. Sesuai dengan persyaratan Dokumen Pemilihan. 3) Uraian Pengalaman Kerja Sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir. Kualifikasi Tenaga Ahli.: Pokja_______________ULP_____________________[K/L/D/I] [diisi oleh Pokja ULP] di _______________________________ Perihal: Penawaran Administrasi dan pekerjaan diisi oleh Pokja ULP] Teknis________________[nama Sehubungan dengan Undangan Pengambilan Dokumen Pemilihan Nomor_____________tanggal_____________ dan setelah kami pelajari dengan saksama Dokumen Pemilihan. 2) Daftar Pengalaman Kerja Sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir. c. Data Pengalaman Perusahaan. Dokumen penawaran teknis. [Surat Kuasa] 1) 2. Berita Acara Pemberian Penjelasan [dan Adendum Dokumen Pemilihan]. bersama Surat Penawaran Administrasi dan Teknis ini kami lampirkan : 1. Pendekatan dan Metodologi. dan program kerja. b. 4) Komposisi tim dan penugasan. terdiri dari : 1) Data Organisasi Perusahaan. 2) Uraian pendekatan. BENTUK SURAT PENAWARAN ADMINISTRASI DAN TEKNIS [KOP PERUSAHAAN] Nomor : _____________________ Lampiran : _____________________ CONTOH ______________. Penawaran Administrasi dan Teknis ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN LAMPIRAN 1 : SURAT PENAWARAN A. terdiri dari: 1) Tanggapan dan saran terhadap Kerangka Acuan Kerja._____________20__ Kepada Yth. terdiri dari : a.50 BAB V.

PT/CV/Firma/Kemitraan_________________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] _____________________ Jabatan Keterangan : 1) Harus dilampirkan surat kuasa. . 2) Surat pernyataan kesediaan untuk ditugaskan dari personil yang diusulkan.51 1) Daftar Riwayat Hidup personil yang diusulkan. maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan. apabila dikuasakan. [Dokumen lain yang dipersyaratkan] Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini. d.

6. ___________________. [Menandatangani Surat Sanggahan]. BENTUK SURAT KUASA CONTOH-1 [kop surat badan usaha] SURAT KUASA Nomor : _______________ Nama : __________________________________ Alamat Perusahaan : __________________________________ Jabatan : _______________________ [Direktur Utama/Pimpinan perusahaan] _________________[nama PT/CV/Firma] dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perusahaan berdasarkan Akta Notaris No. Penerima Kuasa mewakili Pemberi Kuasa untuk : 1. 2.52 B. [Menandatangani Pakta Integritas]. Sampang . akta notaris] tanggal ________________ [tanggal penerbitan akta] Notaris _____________ [nama notaris penerbit akta] beserta perubahannya. Bina Marga Kab. [Menandatangani Surat Penawaran]. [Menandatangani Surat Perjanjian/Surat Perintah Kerja]. [Menandatangani Surat Sanggahan Banding] Surat Kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 3._______________20__ Penerima Kuasa ________________ [nama dan jabatan] Pemberi Kuasa ________________ [nama dan jabatan] *) Penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya. 5. _________________ [no. yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa. [Menandatangani Berita Acara Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya]. 4. memberi kuasa kepada : Nama : ______________________________________*) Alamat : ______________________________________ Jabatan : ______________________________________ yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa.

2._______________20__ Penerima Kuasa ________________ [nama dan jabatan] Pemberi Kuasa ________________ [nama dan jabatan] . 3. Penerima Kuasa mewakili Pemberi Kuasa untuk : 1.53 CONTOH-2 [kop surat badan usaha] SURAT KUASA Nomor : _______________ Nama : __________________________________ Alamat Perusahaan : __________________________________ Jabatan : _______________________ [Direktur Utama/Pimpinan perusahaan/Kepala Cabang/wakil kemitraan (KSO)] _______________[nama PT/CV/Firma] dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama [perusahaan/kemitraan (KSO)] berdasarkan [Akta Notaris No. _________________. [Menghadiri pemberian pejelasan]. yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa.dst Surat Kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. [Menghadiri pembukaan penawaran]. Akta notaris] tanggal ________________ [tanggal penerbitan akta] Notaris _____________ [nama notaris penerbit akta] beserta perubahannya atau Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi No__________ tanggal ____________ ]. _________________ [no. memberi kuasa kepada : Nama : ______________________________________ Alamat : ______________________________________ yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa. [Melakukan pendaftaran dan pengambilan dokumen]. 4. ___________________.

BENTUK DATA ORGANISASI PERUSAHAAN CONTOH DATA ORGANISASI ______________________[ PT/CV/Firma/Kemitraan] [cantumkan uraian ringkas (kurang lebih 2 (dua) halaman) mengenai latar belakang dan organisasi peserta dan penanggung jawab yang ditugaskan untuk mengelola pekerjaan jasa konsultansi ini].54 LAMPIRAN 2 : DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS A. .

55 B. Nilai kontrak pekerjaan 8. Sampang . Jenis lingkup layanan jasa konsultansi 5. Nomor urut 2. Nama paket pekerjaan 4. Nama instansi pengguna jasa dan sumber dana 3. Jangka waktu layanan 6. 1 Nama Paket Pekerjaan 3 Lingkup Layanan 4 Periode 5 Orang Bulan 6 Nilai Kontrak 7 Mitra Kerja 8 Keterangan isi kolom : 1. BENTUK DAFTAR PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CONTOH DAFTAR PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERKAHIR Pengguna Jasa/ Sumber Dana 2 No. Bina Marga Kab. Mitra kerja dan posisinya dalam kemitraan (apabila ada) Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Jumlah orang bulan yang digunakan 7.

56 C. Lokasi Proyek 5. Jumlah tenaga ahli : Tenaga Ahli Asing ___ Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia ___ Orang Bulan 10. Bina Marga Kab. (nama perusahaan) b. No. _________________ ___________________ e. Lingkup Produk Utama : 4. _________________ ___________________ b. Nama Pemimpin Kemitraan (jika ada) : Alamat : Negara Asal : 9. Jumlah Orang Bulan _________________ _________________ _________________ _________________ _________________ Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. BENTUK URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CONTOH URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERKAHIR 1. Waktu Pelaksanaan : : : : 8. _________________ ___________________ d. _________________ ___________________ c. (nama perusahaan) dst. Nilai Kontrak 6. _________________ ___________________ dst. Kontrak 7. Pengguna Jasa 2. Sampang . Perusahaan Mitra Kerja a. (nama perusahaan) c. Jumlah tenaga ahli Asing Indonesia ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan Tenaga ahli tetap yang terlibat: Posisi Keahlian a. (nama perusahaan) d. Nama Paket Pekerjaan : : 3.

TANGGAPAN DAN SARAN TERHADAP KERANGKA ACUAN KERJA [cantumkan dan jelaskan modifikasi atau inovasi yang peserta usulkan terhadap Kerangka Acuan Kerja untuk meningkatkan kinerja dalam melaksanakan pekerjaan jasa konsultansi ini. dan lain-lain] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Saran tersebut di atas harus disampaikan secara singkat dan padat. Bina Marga Kab.TANGGAPAN DAN SARAN PENDUKUNG DARI PPK TERHADAP PERSONIL/FASILITAS [tanggapi perihal penyediaan peralatan/material/personil/fasilitas pendukung oleh Pejabat Pembuat Komitmen sesuai dengan Dokumen Pemilihan ini meliputi antara lain (jika ada): dukungan administrasi.] B. Sampang . peralatan. BENTUK TANGGAPAN DAN SARAN TERHADAP KERANGKA ACUAN KERJA DAN PERSONIL/FASILITAS PENDUKUNG DARI PPK CONTOH A. data. misalnya meniadakan kegiatan yang dianggap tidak perlu. atau menambahkan kegiatan lain. transportasi lokal. ruang kerja. atau mengusulkan pentahapan kegiatan yang berbeda.57 D.

dan menjelaskan pendekatan teknis yang akan diadopsi untuk menyelesaikan permasalahan. Peserta disarankan untuk menyajikan detil penawaran teknis (misalnya 50 (lima puluh) halaman. substansinya dan jangka waktu. Peserta harus menyusun bidang-bidang pokok dari pekerjaan. gambar kerja. Peserta harus menyoroti permasalahan yang sedang dicarikan jalan keluarnya. metodologi dan program kerja adalah kriteria pokok dari Penawaran Teknis. b) Program Kerja. b) Program Kerja. tenaga ahli inti sebagai penanggung jawab. harus dicantumkan. Daftar hasil kerja.58 E. dan c) Organisasi dan Personil a) Pendekatan Teknis. c) Organisasi dan Personil. dan tanggal jatuh tempo penyerahan laporan-laporan. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. METODOLOGI DAN PROGRAM KERJA CONTOH [Pendekatan teknis. Bina Marga Kab. metodologi kerja dan uraian detil mengenai keluaran. Peserta juga harus menjelaskan metodologi yang diusulkan dan kesesuaian metodologi tersebut dengan pendekatan yang digunakan. termasuk laporan. lingkup serta jasa konsultansi yang diperlukan. target (termasuk persetujuan sementara dari Pejabat Pembuat Komitmen). tabel. BENTUK URAIAN PENDEKATAN. Program kerja yang diusulkan harus konsisten dengan pendekatan teknis dan metodologi. pentahapan dan keterkaitannya. Dalam bab ini usulkan struktur dan komposisi tim. dan menunjukkan pemahaman terhadap Kerangka Acuan Kerja dan kemampuan untuk menerjemahkannya ke dalam rencana kerja. Dalam bab ini usulkan kegiatan utama dari pelaksanaan pekerjaan. Sampang . Program kerja ini harus konsisten dengan Data Teknis-6 mengenai Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan. Dalam bab ini jelaskan pemahaman peserta terhadap tujuan proyek/kegiatan. dan tenaga pendukung. termasuk gambar kerja dan diagram) yang dibagi menjadi tiga bab berikut: a) Pendekatan Teknis dan Metodologi.

1 Kegiatan1 2 I 3 II 4 Bulan ke-2 III IV V 5 6 7 dst.59 F. dan laporan akhir). BENTUK JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN CONTOH JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN No. dan kegiatan lain yang memerlukan persetujuan dicantumkan secara terpisah berdasarkan tahapannya Jangka waktu kegiatan dicantumkan dalam bentuk diagram balok. Untuk paket pekerjaan yang ditahapkan maka kegiatan seperti penyerahan laporan. termasuk penyerahan laporan (misalnya laporan pendahuluan. laporan antara. 8 Keterangan 9 1 2 Cantumkan semua kegiatan. dan kegiatan lain yang memerlukan persetujuan Pejabat Pembuat Komitmen. .

60 G. BENTUK KOMPOSISI TIM DAN PENUGASAN CONTOH KOMPOSISI TIM DAN PENUGASAN (DAFTAR PERSONIL) Tenaga Ahli (Personil Inti) Nama Personil Perusahaan Tenaga Ahli Lokal/Asing Lingkup Keahlian Posisi Diusulkan Uraian Pekerjaan Jumlah Orang Bulan Tenaga Pendukung (Personil lainnya) Nama Personil Perusahaan Tenaga Ahli Lokal/Asing Lingkup Keahlian Posisi Diusulkan Uraian Pekerjaan Jumlah Orang Bulan .

misalnya juru gambar. Bina Marga Kab. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. dan sebagainya.61 H. Masukan personil dihitung dalam bulan dimulai sejak penugasan. untuk Tenaga Pendukung cukup dicantumkan posisi. Nama Personil Nasional 1 2 n Subtotal Asing 1 2 n Subtotal Total Masukan PenuhWaktu Masukan Paruh-Waktu 1 2 Untuk Tenaga Ahli pengisian masukan harus mencantumkan nama personil. staf administrasi. Sampang . BENTUK JADWAL PENUGASAN TENAGA AHLI1 CONTOH JADWAL PENUGASAN TENAGA AHLI Masukan Personil (dalam bentuk diagram balok)2 Orang Bulan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 n No.

Status Kepegawaian pada Perusahaan i. Surat Referensi dari Pengguna Jasa dst. Posisi Penugasan h. Bina Marga Kab. Uraian Tugas f. : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ 9. Posisi yang diusulkan 2. Pendidikan (Lembaga pendidikan. Pengalaman Kerja1 Tahun ini ____ a. Status kepegawaian pada perusahaan ini 1 Setiap pengalaman kerja yang dicantumkan harus disertai dengan referensi dari pengguna jasa yang bersangkutan. Pendidikan Non Formal 7. Penguasaan Bahasa Inggris dan bahasa Indonesia 8. Waktu Pelaksanaan g. Lokasi Proyek c. Surat Referensi dari Pengguna Jasa Tahun sebelumnya a. Nama Perusahaan 3. BENTUK DAFTAR RIWAYAT HIDUP PERSONIL YANG DIUSULKAN CONTOH Daftar Riwayat Hidup 1. Uraian Tugas f. Nama Proyek b. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. dilampirkan rekaman ijazah ) 6. Tempat/Tanggal Lahir 5. Nama Perusahaan e. Status Kepegawaian pada Perusahaan i. Pengguna Jasa d. Sampang . Waktu Pelaksanaan g.62 I. Lokasi Proyek c. tempat dan tahun tamat belajar. Posisi Penugasan h. Nama Personil 4. Pengguna Jasa d. Nama Proyek b. Nama Perusahaan e.

(__________) [nama jelas] Mengetahui: __________[nama Penyedia Jasa Konsultansi] (__________) [nama jelas wakil sah] ._____20__ Yang membuat pernyataan. Jika terdapat pengungkapan keterangan yang tidak benar secara sengaja atau sepatutnya diduga maka saya siap untuk digugurkan dari proses seleksi atau dikeluarkan jika sudah dipekerjakan.63 Daftar riwayat hidup ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan penuh rasa tanggung jawab. ____________.

BENTUK SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN CONTOH PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Alamat : __________________________________________ : __________________________________________ Dengan ini menyatakan bahwa saya bersedia untuk melaksanakan paket pekerjaan jasa konsultansi _____________ untuk Penyedia Jasa Konsultansi _____________ sesuai dengan usulan jadwal penugasan saya dari bulan __________ tahun __________ sampai dengan bulan__________ tahun __________ dengan posisi sebagai tenaga ahli _________________. ____________. Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan penuh rasa tanggung jawab. Bina Marga Kab.64 J._____20__ Yang membuat pernyataan. Sampang . (__________) [nama jelas] Menyetujui: __________[nama Penyedia Jasa Konsultansi] (__________) [nama jelas wakil sah] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.

Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration) 3. Bina Marga Kab. Penawaran ini berlaku selama ____ (_________________) hari kalender sejak pembukaan Dokumen Penawaran. Penawaran Biaya ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas. Rekapitulasi Penawaran Biaya 2. Rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimburseable cost) 4. PT/CV/Firma/Kemitraan_________________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] _____________________ Jabatan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. BENTUK SURAT PENAWARAN BIAYA CONTOH Nomor Lampiran [KOP PERUSAHAAN] ______________. bersama Surat Penawaran Biaya ini kami lampirkan : 1. Berita Acara Pemberian Penjelasan [dan Adendum Dokumen Pemilihan]. [Dokumen lain yang dipersyaratkan] Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama ____ (_________________) hari kalender. maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan. Sampang . Pokja_______________ULP_____________________[K/L/D/I] [diisi oleh Pokja ULP] di _______________________________ Perihal : Penawaran Biaya________________[nama pekerjaan diisi oleh Pokja ULP] Sehubungan dengan Undangan Pengambilan Dokumen Pemilihan Nomor_____________tanggal_____________ dan setelah kami pelajari dengan saksama Dokumen Pemilihan._____________20__ : _____________________ : _____________________ Kepada Yth.65 LAMPIRAN 3 : DOKUMEN PENAWARAN BIAYA A. dengan ini kami mengajukan Penawaran Biaya untuk pekerjaan_____________________[diisi oleh Pokja ULP] sebesar Rp______________(____________________________). Sesuai dengan persyaratan Dokumen Pemilihan. serta menunjuk Surat Penawaran Administrasi dan Teknis kami nomor _____________ tanggal _____________ perihal Penawaran Administrasi dan Teknis_____________________ [nama pekerjaan diisi oleh Pokja ULP].

I II Uraian Biaya Langsung Personil Biaya Langsung Non-Personil Sub-total PPN 10% Total Terbilang: Total Harga (Rp) Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. BENTUK REKAPITULASI PENAWARAN BIAYA CONTOH REKAPITULASI PENAWARAN BIAYA No. Sampang .66 B. Bina Marga Kab.

BENTUK RINCIAN BIAYA LANGSUNG PERSONIL (REMUNERATION) CONTOH RINCIAN BIAYA LANGSUNG PERSONIL Harga Satuan Orang Bulan (Rp) Nama Personil1 Nasional Asing Posisi Orang Bulan Jumlah (Rp) Total Biaya 1 Untuk Tenaga Ahli pengisian masukan harus mencantumkan nama personil. Bina Marga Kab. misalnya juru gambar. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Sampang . untuk Tenaga Pendukung cukup dicantumkan posisi. dan sebagainya. staf administrasi.67 C.

68

D. BENTUK RINCIAN BIAYA REIMBURSEABLE COST)1

LANGSUNG

NON-PERSONIL

(DIRECT

CONTOH

RINCIAN BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL
Jenis Biaya Biaya Kantor Uraian Biaya Biaya Sewa Kantor Biaya Pemeliharaan Kantor Biaya Komunikasi Biaya Peralatan Kantor Biaya Kantor Lainnya Biaya Perjalanan Dinas Biaya Tiket Uang Harian Perjalanan Darat Biaya Perjalanan Dinas Lainnya Biaya Laporan Laporan Pendahuluan Laporan Antara Laporan Akhir Laporan Penyelengaraan Seminar Biaya Laporan Lainnya Biaya Lainnya Total Biaya Satuan (hari/kali) Biaya2 Lump Sum Harga Satuan (Rp) (Rp) Jumlah (Rp)

1

2

Biaya langsung non-personil adalah biaya yang benar-benar diperlukan dalam menunjang pelaksanaan pekerjaan. Biaya keuntungan (profit) dan biaya umum (overhead cost) tidak diperkenankan. Biaya langsung non-personil dapat berupa harga satuan tetap atau penggantian biaya atas bukti tagihan dengan pagu biaya (lump sum). Pilih salah satu cara penghitungan penggantian biaya. Dalam hal penggantian dengan pagu biaya, Pokja ULP harus menetapkan pagu biaya dan mengosongkan kolom Satuan.

Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang

69

BAB VI. BENTUK KONTRAK
LAMPIRAN 1 : SURAT PERJANJIAN

[kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen]
SURAT PERJANJIAN untuk melaksanakan Paket Pekerjaan Jasa Konsultansi: __________________________ Nomor : __________

[Jika penyedia bukan berbentuk Kemitraan/KSO maka kalimat pembukaan/komparisi di atas disesuaikan sebagai berikut:] SURAT PERJANJIAN ini berikut semua lampirannya (selanjutnya disebut “Kontrak”) dibuat dan ditandatangani di __________ pada hari __________ tanggal __ bulan __________ tahun ____ antara __________ [nama Pejabat Pembuat Komitmen], selaku Pejabat Pembuat Komitmen, yang bertindak untuk dan atas nama __________ [nama proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen], yang berkedudukan di __________ [alamat Pejabat Pembuat Komitmen], berdasarkan Surat Keputusan _______________ [pejabat yang menandatangani SK penetapan sebagai PPK] No _______________ [nomor SK penetapan sebagai PPK] (selanjutnya disebut “PPK”) dan __________ [nama wakil penyedia], __________ [jabatan wakil penyedia], yang bertindak untuk dan atas nama __________ [nama penyedia], yang berkedudukan di __________ [alamat Penyedia Jasa Konsultansi], berdasarkan Akta Notaris No. __________ [nomor akta notaris], tanggal _________ [tanggal penerbitan akta] yang dikeluarkan oleh Notaris ____________ [nama notaris penerbit akta] (selanjutnya disebut “Penyedia”). [Jika penyedia berbentuk Kemitraan/KSO maka kalimat pembukaan/komparisi di atas disesuaikan sebagai berikut:] SURAT PERJANJIAN ini berikut semua lampirannya (selanjutnya disebut “Kontrak”) dibuat dan ditandatangani di __________ pada hari __________ tanggal __ bulan __________ tahun ____ antara __________ [nama Pejabat Pembuat Komitmen], selaku Pejabat Pembuat Komitmen, yang bertindak untuk dan atas nama __________ [nama proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen], yang berkedudukan di __________ [alamat Pejabat Pembuat Komitmen], berdasarkan Surat Keputusan _______________ [pejabat yang menandatangani SK penetapan sebagai PPK] No _______________ [nomor SK penetapan sebagai PPK] (selanjutnya disebut “PPK”) dan Kemitraan yang beranggotakan sebagai berikut: 1. __________ [nama penyedia 1]; dan 2. __________ [nama penyedia 2]; dan ...dst, yang masing-masing anggotanya bertanggung jawab secara pribadi dan tanggung renteng atas semua kewajiban terhadap PPK berdasarkan Kontrak ini dan telah menunjuk __________ [nama anggota kemitraan yang ditunjuk sebagai wakil kemitraan] untuk bertindak atas nama Kemitraan yang

Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang

70

berkedudukan di __________[alamat Penyedia Jasa Konsultansi], berdasarkan Surat Perjanjian Kemitraan/KSO No. ________________ tanggal ______________ yang dibuat di atas kertas segel (selanjutnya disebut “Penyedia”).] MENGINGAT BAHWA: (a) PPK telah meminta penyedia untuk menyediakan Jasa Konsultansi sebagaimana diterangkan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak yang terlampir dalam Kontrak ini; Penyedia, sebagaimana dinyatakan kepada PPK, memiliki keahlian profesional, personil, dan sumber daya teknis, dan telah menyetujui untuk menyediakan Jasa Konsultansi sesuai dengan persyaratan dan ketentuan dalam Kontrak ini; PPK dan penyedia menyatakan memiliki kewenangan untuk menandatangani Kontrak ini, dan yang menandatangani mempunyai kewenangan untuk mengikat pihak yang diwakili; PPK dan penyedia mengakui dan menyatakan bahwa sehubungan dengan penandatanganan Kontrak ini masing-masing pihak: 1) telah dan senantiasa diberikan kesempatan untuk didampingi oleh advokat; 2) menandatangani Kontrak ini setelah meneliti secara patut; 3) telah membaca dan memahami secara penuh ketentuan Kontrak ini; 4) telah mendapatkan kesempatan yang memadai untuk memeriksa dan mengkonfirmasikan semua ketentuan dalam Kontrak ini beserta semua fakta dan kondisi yang terkait.

(b)

(c)

(d)

MAKA OLEH KARENA ITU, PPK dan Penyedia dengan ini bersepakat dan menyetujui hal-hal sebagai berikut: 1.

[untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak Gabungan Harga Satuan dan Lumpsum ditulis sebagai berikut : “Total harga Kontrak atau Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang diperoleh berdasarkan rincian biaya satuan pekerjaan sebagaimana tercantum dalam Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya adalah sebesar Rp__________ (_________________ rupiah);”] [untuk Kontrak Lumpsum ditulis sebagai berikut : ‘Total harga Kontrak atau Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebagaimana tercantum dalam Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya adalah sebesar Rp__________ (_________________ rupiah);”]

2.

Peristilahan dan ungkapan dalam Surat Perjanjian ini memiliki arti dan makna yang sama seperti yang tercantum dalam lampiran Surat Perjanjian ini;

Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang

dan jika terjadi pertentangan antara ketentuan dalam suatu dokumen dengan ketentuan dalam dokumen yang lain maka yang berlaku adalah ketentuan dalam dokumen yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki pada angka 3 di atas. b) Pokok Perjanjian.-)] [nama lengkap] [jabatan] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.-)] [nama lengkap] [jabatan] [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen maka rekatkan materai Rp 6. dan Berita-Berita Acara Seleksi. h) Dokumen-dokumen kelengkapan seleksi. e) Syarat-Syarat Umum Kontrak. yaitu Surat Jaminan. Hak dan kewajiban timbal-balik PPK dan penyedia dinyatakan dalam Kontrak yang meliputi khususnya : a) Penyedia berkewajiban untuk melaksanakan pekerjaan Jasa Konsultansi untuk PPK sesuai dengan ketentuan Kontrak. Kontrak ini mulai berlaku efektif terhitung sejak tanggal yang ditetapkan dengan tanggal mulai dan penyelesaian keseluruhan pekerjaan sebagaimana diatur dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak. Dokumen-dokumen berikut merupakan satu-kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari Kontrak ini: a) Adendum Surat Perjanjian (apabila ada). PPK dan penyedia telah bersepakat untuk menandatangani Kontrak ini pada tanggal tersebut di atas dan melaksanakan Kontrak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia.000. Dokumen Kontrak dibuat untuk saling menjelaskan satu sama lain. 4.71 3. g) Data Teknis selain Kerangka Acuan Kerja. f) Kerangka Acuan Kerja. Untuk dan atas nama __________ PPK Untuk dan atas nama Penyedia/Kemitraan(KSO) __________ [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk Penyedia Jasa Konsultansi maka rekatkan materai Rp 6. Sampang . 5. dan b) PPK berkewajiban untuk melakukan pembayaran kepada penyedia sesuai dengan ketentuan Kontrak. DENGAN DEMIKIAN. c) Surat Penawaran berikut Data Penawaran Biaya. Bina Marga Kab. d) Syarat-Syarat Khusus Kontrak.000. Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. 6.

Untuk dan atas nama __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk Penyedia Jasa Konsultansi maka rekatkan materai Rp 6. Komponen Biaya Kuantitas (Orang Bulan) Harga Satuan (Rp) Subtotal (Rp) Biaya Langsung Non-Personil Kuantitas [jika tidak lumpsum] Harga Satuan (Rp) Subtotal (Rp) Total (Rp) Jumlah PPN 10% NILAI Terbilang : INSTRUKSI KEPADA PENYEDIA JASA KONSULTANSI: Penagihan hanya dapat dilakukan setelah penyelesaian pekerjaan yang diperintahkan dalam SPK ini dan hasil pekerjaan tersebut dapat diterima secara memuaskan oleh Pejabat Pembuat Komitmen.72 [kop surat K/L/D/I] SURAT PERINTAH KERJA (SPK) SATUAN KERJA: NOMOR DAN TANGGAL SPK: Halaman __ dari __ PAKET PEKERJAAN: __________ NOMOR DAN TANGGAL DOKUMEN PEMILIHAN : NOMOR DAN TANGGAL BERITA ACARA HASIL SELEKSI : SUMBER DANA: [sebagai contoh. Selain tunduk kepada ketentuan dalam SPK ini. Biaya langsung personil dihitung berdasarkan Orang Bulan dengan ketentuan 1 (satu) Orang Bulan sama dengan __ (__________) hari dan 1 (satu) hari sama dengan __ (__________) jam. Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk mematuhi Syarat Umum SPK terlampir.000. Bina Marga Kab..000. Sampang . cantumkan ”dibebankan atas DIPA __________ Tahun Anggaran ____ untuk mata anggaran kegaiatan __________ WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN: ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun NILAI PEKERJAAN Biaya Langsung Personil No.)] [nama lengkap] [jabatan] [nama lengkap] [jabatan] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.-)] Untuk dan atas nama Penyedia Jasa Konsultansi __________ [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuksatuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen maka rekatkan materai Rp 6.

9. pelaksanaan pekerjaan. gugatan atau tuntutan hukum. serta pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan. ASURANSI a. 8. c. dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan harga sesuai SPK. Jika SPK diputuskan sebelum waktu pelaksanaan pekerjaan berakhir dan pemutusan tersebut akibat Keadaan Kahar atau bukan karena kesalahan atau kelalaian Penyedia Jasa Konsultansi maka Penyedia Jasa Konsultansi berhak atas pembayaran pekerjaan secara pro rata sesuai dengan prestasi pekerjaan yang dapat diterima oleh PPK. b. 7.73 SYARAT UMUM SURAT PERINTAH KERJA (SPK) 1. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. PEMUTUSAN Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. SPK ini berlaku efektif pada tanggal penandatanganan oleh para pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SPMK. b. Rincian harga SPK sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga (untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lump sum). proses pemeriksaan hukum. kehilangan. Waktu pelaksanaan SPK adalah sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. Penyedia wajib menyediakan asuransi sejak SPMK sampai dengan tanggal selesainya pemeliharaan untuk: 1) semua barang dan peralatan yang mempunyai risiko tinggi terjadinya kecelakaan. kehilangan. 3. dan semua peralatan tersebut harus dikembalikan kepada PPK pada saat SPK berakhir atau jika tidak diperlukan lagi oleh Penyedia Jasa Konsultansi. 2. dan pelaksanaan SPK ini didasarkan kepada hukum Republik Indonesia. atas segala risiko terhadap kecelakaan. maka PPK dapat melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan adendum SPK. kerugian. Bina Marga Kab. 5. b. tanggung jawab. interpretasi. Sampang . serta risiko lain yang tidak dapat diduga. membebaskan. Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam harga SPK. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian berat PPK) sehubungan dengan klaim yang timbul dari hal-hal berikut terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir: 1) kehilangan atau kerusakan peralatan dan harta benda penyedia. Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena keadaan diluar pengendaliannya dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada PPK. PENANGGUNGAN DAN RISIKO a. kerusakan. c. kewajiban. 4. 10. dan 2) pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. Semua peralatan tersebut harus dikembalikan dalam kondisi yang sama pada saat diberikan kepada Penyedia Jasa Konsultansi dengan penegecualian keausan akibat pemakaian yang wajar. 6. PPK membayar kepada penyedia atas pelaksanaan pekerjaan dalam SPK sebesar harga SPK. JADWAL a. Penyedia berkewajiban untuk melindungi. PPK dapat memutuskan SPK ini dengan pemberitahuan tertulis kepada Penyedia Jasa Konsultansi. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. beban pajak dan biaya overhead serta biaya asuransi. PENYEDIA JASA KONSULTANSI MANDIRI Penyedia berdasarkan SPK ini bertanggung jawab penuh terhadap personil serta pekerjaan yang dilakukan HARGA SPK a. Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang ditentukan. d. denda. Jika diminta oleh PPK maka Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk membantu secara optimal pengalihan hak kepemilikan tersebut kepada PPK sesuai dengan hukum yang berlaku. Hak kepemilikan atas peralatan dan barang/bahan yang disediakan oleh PPK tetap pada PPK. LINGKUP PEKERJAAN Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu yang ditentukan. PENUGASAN PERSONIL Penyedia Jasa Konsultansi tidak diperbolehkan menugaskan personil selain personil yang telah disetujui oleh PPK untuk melaksanakan pekerjaan berdasarkan SPK ini. Harga SPK telah memperhitungkan keuntungan. HAK KEPEMILIKAN PPK berhak atas kepemilikan semua barang/bahan yang terkait langsung atau disediakan sehubungan dengan jasa yang diberikan oleh Penyedia Jasa Konsultansi kepada PPK. HUKUM YANG BERLAKU Keabsahan. dan Personil.

PPK menerima penyerahan pertama pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan SPK dan diterima oleh Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. sakit atau kematian pihak ketiga. Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus). f. SERAH TERIMA PEKERJAAN a. Pembayaran dilakukan sebesar 100% (seratus per seratus) setelah pekerjaan selesai. retribusi. dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan program mutu. b. PPK menugaskan Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. b. 17. d. atas perintah PPK. semua risiko kehilangan atau kerusakan Hasil Pekerjaan ini. dan pungutan lain yang dibebankan oleh hukum yang berlaku atas pelaksanaan SPK. Denda atau ganti rugi tidak dikenakan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang. Jika perselisihan tidak dapat diselesaikan secara musyawarah maka perselisihan akan diselesaikan melalui Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. dan 5) catatan-catatan lain yang berkenaan dengan pelaksanaan. Apabila diperlukan. 11. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. LAPORAN HASIL PEKERJAAN a. c. e. 3) jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. penyedia wajib memperbaiki/menyelesaikannya. 14. Bahan dan Perlengkapan merupakan risiko penyedia. Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau Peristiwa Kompensasi atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia dikenakan denda. g. Terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan awal. sakit atau kematian Personil. interpretasi. Laporan harian dibuat oleh penyedia. 4) keadaan cuaca termasuk hujan. Pemeriksaan pekerjaan dilakukan selama pelaksanaan SPK untuk menetapkan volume pekerjaan atau kegiatan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil pekerjaan. PPK dapat memerintahkan kepada pihak ketiga untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. Laporan harian berisi: 1) penempatan tenaga kerja untuk tiap macam tugasnya. WAKTU PENYELESAIAN PEKERJAAN a. 13. PPK membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan di lokasi pekerjaan. banjir dan peristiwa alam lainnya yang berpengaruh terhadap kelancaran pekerjaan. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. Hasil pemeriksaan pekerjaan dituangkan dalam laporan kemajuan hasil pekerjaan. 12. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah termasuk dalam nilai SPK. Laporan mingguan terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu minggu. Bina Marga Kab. bea. dan pelaksanaan SPK ini didasarkan kepada hukum Republik Indonesia. Sampang . Laporan bulanan terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu bulan. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan pekerjaan. 2) jenis. c.74 2) cidera tubuh. kecuali kerugian atau kerusakan tersebut diakibatkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK. PERPAJAKAN Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk membayar semua pajak. 15. Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam ketentuan ini adalah tanggal penyelesaian semua pekerjaan. dan cidera tubuh. c. Kecuali SPK diputuskan lebih awal. 3) kehilangan atau kerusakan harta benda. seluruh aktivitas kegiatan pekerjaan di lokasi pekerjaan dicatat dalam buku harian sebagai bahan laporan harian pekerjaan yang berisi rencana dan realisasi pekerjaan harian. d. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan dalam syarat ini. Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh Peristiwa Kompensasi maka PPK dikenakan kewajiban pembayaran ganti rugi. penyedia berkewajiban untuk memulai pelaksanaan pekerjaan pada Tanggal Mulai Kerja. 16. Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan. c. serta menyelesaikan pekerjaan selambat-lambatnya pada Tanggal Penyelesaian yang ditetapkan dalam SPMK. b. PENYELESAIAN PERSELISIHAN PPK dan Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan SPK ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan ini. Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. Untuk merekam kegiatan pelaksanaan proyek. HUKUM YANG BERLAKU Keabsahan. jumlah dan kondisi peralatan. d. PENGAWASAN DAN PEMERIKSAAN PPK berwenang melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan. e. apabila diperlukan diperiksa oleh konsultan dan disetujui oleh wakil PPK. b.

2) penyedia berada dalam keadaan pailit. e. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. termasuk biaya langsung demobilisasi personil. PERUBAHAN SPK a. Jika terjadi Peristiwa Kompensasi sehingga penyelesaian pekerjaan akan melampaui Tanggal Penyelesaian maka penyedia berhak untuk meminta perpanjangan Tanggal Penyelesaian berdasarkan data penunjang. Sampang . dan/atau 6) pengaduan tentang penyimpangan prosedur. PA/KPA dapat membentuk Pejabat Peneliti Pelaksanaan kontrak atas usul PPK. 21. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. 5) penyedia terbukti melakukan KKN. 2) keterlambatan pembayaran kepada penyedia. e. b. 7) PPK memerintahkan untuk mengatasi kondisi tertentu yang tidak dapat diduga sebelumnya dan disebabkan oleh PPK. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan/atau 2) penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. 3) denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari harga SPK dan PPK menilai bahwa Penyedia tidak akan sanggup menyelesaikan sisa pekerjaan. 2) perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. 4) penyedia belum bisa masuk ke lokasi sesuai jadwal. Ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. Perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan memperpanjang Tanggal Penyelesaian Pekerjaan secara tertulis. Pemutusan SPK dapat dilakukan oleh pihak penyedia atau pihak PPK. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. Peristiwa Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut: 1) PPK mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. melakukan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan. c. 4) PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SPK. dapat dibuktikan perlunya tambahan waktu akibat Peristiwa Kompensasi. Dalam hal pemutusan SPK dilakukan karena kesalahan penyedia: 1) penyedia membayar denda. f. Penghentian SPK dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. Penyedia tidak berhak atas ganti rugi dan/atau perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan jika penyedia gagal atau lalai untuk memberikan peringatan dini dalam mengantisipasi atau mengatasi dampak Peristiwa Kompensasi. PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN SPK a. PERISTIWA KOMPENSASI a. b. Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. pemutusan SPK melalui pemberitahuan tertulis dapat dilakukan apabila: 1) penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya dan tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. 8) ketentuan lain dalam SPK. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. d. Untuk kepentingan perubahan SPK. Dalam hal pemutusan SPK dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur. b. 19. 20. c. 5) PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak ditemukan kerusakan/kegagalan/penyimpangan. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. meliputi: 1) perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam SPK sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam SPK. SPK hanya dapat diubah melalui adendum SPK. Dalam hal SPK dihentikan. Perpanjangan Tanggal Penyelesaian harus dilakukan melalui adendum SPK jika perpanjangan tersebut mengubah Masa SPK. Jika Peristiwa Kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan dan/atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat Peristiwa Kompensasi. 6) PPK memerintahkan penundaan pelaksanaan pekerjaan. d. 3) PPK tidak memberikan gambar-gambar. c.75 pengadilan negeri dalam wilayah hukum Republik Indonesia. 18. 3) perubahan harga SPK akibat adanya perubahan pekerjaan dan/atau perubahan pelaksanaan pekerjaan. Perubahan SPK bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak. b. PERPANJANGAN WAKTU a. Bina Marga Kab.

PENGALIHAN DAN/ATAU SUBKONTRAK Penyedia Jasa Konsultansi dilarang untuk mengalihkan dan/atau mensubkontrakkan sebagian atau seluruh pekerjaan. LARANGAN PEMBERIAN KOMISI Penyedia Jasa Konsultansi menjamin bahwa tidak satu pun personil proyek/satuan kerja PPK telah atau akan menerima komisi atau keuntungan tidak sah lainnya baik langsung maupun tidak langsung dari SPK ini.76 22. b. PPK dapat meminta penyedia untuk menyampaikan perhitungan prestasi sementara dengan mengesampingkan hal-hal yang sedang menjadi perselisihan. PPK mengenakan Denda dengan memotong angsuran pembayaran prestasi pekerjaan penyedia. 3) pembayaran harus dipotong denda (apabila ada) dan pajak. DENDA Penyedia berkewajiban untuk membayar sanksi finansial berupa Denda sebagai akibat wanprestasi atau cidera janji terhadap kewajiban-kewajiban penyedia dalam SPK ini. PPK dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah pengajuan permintaan pembayaran dari penyedia harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran kepada Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM). PEMBAYARAN a. bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran. pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus) dan Berita Acara penyerahan pekerjaan diterbitkan. baik sebagai akibat peleburan (merger) atau akibat lainnya. 24. Penyedia Jasa Konsultansi menyetujui bahwa pelanggaran syarat ini merupakan pelanggaran yang mendasar terhadap SPK ini. 23. Pengalihan seluruh pekerjaan hanya diperbolehkan dalam hal pergantian nama Penyedia Jasa Konsultansi. Bina Marga Kab. dengan ketentuan: 1) penyedia telah mengajukan tagihan disertai laporan kemajuan hasil pekerjaan. d. tidak akan menjadi alasan untuk menunda pembayaran. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 2) pembayaran dilakukan dengan [sistem bulanan/sistem termin/pembayaran secara sekaligus]. pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dilakukan oleh PPK. Sampang . Pembayaran Denda tidak mengurangi tanggung jawab kontraktual penyedia. c. 25.

8 Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Definisi Istilah-istilah yang digunakan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini harus mempunyai arti atau tafsiran seperti yang dimaksudkan sebagai berikut : 1.2 1.1 Jasa Konsultansi adalah jasa layanan profesional yang membutuhkan keahlian tertentu diberbagai bidang keilmuan yang mengutamakan adanya olah pikir (brainware). Aparat Pengawas Intern Pemerintah atau pengawas intern pada institusi lain yang selanjutnya disebut APIP adalah aparat yang melakukan pengawasan melalui audit.4 1. Pejabat Pembuat Komitmen yang selanjutnya disebut PPK adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa. Sampang . reviu.7 1. Sub Penyedia adalah badan usaha yang mengadakan perjanjian kerja sama dengan penyedia.77 LAMPIRAN 2 : SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK (SSUK) 1. Kuasa Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut KPA adalah pejabat yang ditetapkan oleh PA untuk menggunakan APBN atau ditetapkan oleh Kepala Daerah untuk menggunakan APBD.3 1. pemantauan dan kegiatan pengawasan lain terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi. KETENTUAN UMUM 1. evaluasi. Penyedia adalah adalah badan usaha yang menyediakan Jasa Konsultansi dan telah ditetapkan sebagai pemenang oleh Pokja ULP. Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut PA adalah Pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran Kementerian/Lembaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah atau Pejabat yang disamakan pada Institusi lain Pengguna APBN/APBD. Bina Marga Kab. untuk melaksanakan sebagian 1.6 1. Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan adalah panitia/pejabat yang ditetapkan oleh PA/KPA yang bertugas memeriksa dan menerima hasil pekerjaan.5 1.

Sampang .11 Kontrak Pengadaan Barang/Jasa yang selanjutnya disebut Kontrak adalah perjanjian tertulis antara PPK dengan penyedia yang mencakup SyaratSyarat Umum Kontrak (SSUK) ini dan SyaratSyarat Khusus Kontrak (SSKK) serta dokumen lain yang merupakan bagian dari kontrak. Bina Marga Kab.10 Surat Jaminan yang selanjutnya disebut Jaminan. 1. yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak untuk mengendalikan pelaksanaan pekerjaan konstruksi.12 Nilai Kontrak adalah total harga yang tercantum dalam Kontrak. 1. yang dikeluarkan oleh Bank Umum/Perusahaan Penjaminan/Perusahaan Asuransi yang diserahkan oleh penyedia kepada PPK untuk menjamin terpenuhinya kewajiban penyedia. adalah jaminan tertulis yang bersifat mudah dicairkan dan tidak bersyarat (unconditional). 1.78 pekerjaan (subkontrak). 1.9 Kemitraan adalah kerja sama usaha antara penyedia nasional maupun dengan penyedia asing yang masing-masing pihak mempunyai hak. 1. kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan kesepakatan bersama yang dituangkan dalam perjanjian tertulis. 1. Kerja sama usaha tersebut dapat dinamakan konsorsium atau joint venture atau sebutan lainnya sepanjang tidak dimaksudkan untuk membentuk suatu badan hukum baru dan mengalihkan tanggung jawab masing-masing anggota kerja sama usaha kepada badan hukum tersebut.13 Hari adalah hari kalender. 1. 1.14 Direksi Lapangan adalah tim pendukung yang dibentuk/ditetapkan oleh PPK. yang telah memperhitungkan biaya Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.15 Direksi Teknis adalah tim pendukung yang ditunjuk/ditetapkan oleh PPK untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan konstruksi.16 Rincian Biaya Langsung Personil adalah remunerasi atau upah yang diterima oleh personil inti. terdiri dari 1 (satu) orang atau lebih.

dihitung menurut jumlah satuan waktu tertentu (bulan.23 Tanggal Penyelesaian Pekerjaan adalah tanggal penyelesaian pekerjaan Jasa Konsultansi ini oleh penyedia yang tercantum dalam SPMK.22 Tanggal Mulai Kerja adalah tanggal mulai kerja penyedia yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). biaya sosial (social charge). 1. 1. biaya pengiriman dokumen. realistik dan dapat dilaksanakan.20 Bagian Pekerjaan yang disubkontrakkan adalah bagian pekerjaan bukan pekerjaan utama yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. yang meliputi antara lain biaya untuk pembelian ATK. hari. asuransi dan biaya–biaya kompensasi lainnya. biaya perjalanan.21 Masa Kontrak adalah jangka waktu berlakunya kontrak ini terhitung sejak tanggal penandatangan kontrak sampai dengan tanggal penyelesaian pekerjaan. biaya komunikasi. 1. keuntungan (profit) maksimal 10 %. 1. minggu. biaya penyelenggaraan seminar/workshop/lokakarya. atau jam). 1. sewa peralatan. Bina Marga Kab. Sampang . tunjangan penugasan. dan lain-lain.18 Jadwal Waktu Pelaksanaan adalah jadwal yang menunjukkan kebutuhan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan.17 Rincian Biaya Langsung Non Personil adalah biaya yang sebenarnya dikeluarkan penyedia untuk pengeluaran-pengeluaran yang sesungguhnya (at cost). Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 1. terdiri atas tahap pelaksanaan yang disusun secara logis.79 umum (overhead). yang diterbitkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen.19 Personel Inti adalah orang yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan untuk melaksanakan pekerjaan. 1. biaya pengurusan surat ijin. yang pelaksanaannya diserahkan kepada penyedia lain dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK. biaya pencetakan laporan.

1. lingkup jasa konsultansi serta keahlian yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan berdasarkan Kontrak ini. 2. 3. Bina Marga Kab.26 Penawaran Teknis adalah data teknis yang memuat pendekatan teknis.24 KAK adalah Kerangka Acuan Kerja yang disusun oleh PPK untuk menjelaskan tujuan. Penerapan Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) diterapkan secara luas dalam pelaksanaan pekerjaan Jasa Konsultansi ini tetapi tidak dapat bertentangan dengan ketentuan-ketentuan dalam Dokumen Kontrak lain yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki dalam Surat Perjanjian.25 Penawaran Biaya adalah rincian yang memuat setiap komponen pekerjaan Jasa Konsultansi yang harus dilaksanakan oleh penyedia [untuk Kontrak Harga Satuan ditambah : “berikut harga satuannya (mata pembayaran)”] dan merupakan bagian dari Dokumen Penawaran penyedia. 1. metodologi. dan pengalaman di bidang tertentu. 1. dan program kerja penyedia dalam pelaksanaan Jasa Konsultansi ini.28 SSUK adalah Syarat-Syarat Umum Kontrak ini. 1. berisikan ketentuan-ketentuan tambahan yang dapat mengubah atau menambah SSUK. 1.1 Bahasa kontrak menggunakan Bahasa Indonesia [kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa nasional pemberi pinjaman/hibah tersebut dan/atau bahasa Inggris]. 3. Sampang . 1. Penawaran Teknis merupakan bagian dari penawaran penyedia.27 SSKK adalah Syarat-Syarat Khusus Kontrak. Bahasa dan Hukum Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.29 SPP adalah Surat Perintah Pembayaran yang diterbitkan oleh PPK dan merupakan salah satu tahapan dalam mekanisme pelaksanaan pembayaran atas beban Anggaran Pendapatan Belanja Negara/Daerah.30 Tenaga Ahli adalah bagian dari Personil dengan keahlian.80 1. kualifikasi.

Pemisahan 6. Jika salah satu atau beberapa ketentuan dalam Kontrak ini berdasarkan Hukum yang Berlaku menjadi tidak sah. e-mail. 8. atau gabungan keduanya yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) maka penggunaan komponen impor harus sesuai dengan yang dicantumkan dalam Dokumen Penawaran. atau jika disampaikan melalui surat.3 Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. janji. dan dianggap telah diberitahukan jika telah disampaikan secara langsung kepada wakil sah Para Pihak. 4. Jika lokasi untuk bagian pekerjaan tertentu tidak tercantum maka lokasi akan ditentukan oleh PPK.1 Pekerjaan Jasa Konsultansi ini dikerjakan terutama oleh tenaga Indonesia pada lokasilokasi yang tercantum dalam KAK. Asal Jasa Konsultansi 8. permohonan.81 3. Perpajakan 7. 5. tidak berlaku. Korespondensi 8. Semua pemberitahuan. atau persetujuan berdasarkan Kontrak ini akan dibuat secara tertulis dalam Bahasa Indonesia. Keutuhan Kontrak Kontrak ini memuat semua ketentuan dan persyaratan yang telah disetujui oleh Para Pihak. jasa. Sampang . Tindakan pencantuman komponen impor yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dapat dipersamakan dengan tindakan penipuan dan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Bina Marga Kab. Ketentuan mengenai perpajakan adalah seluruh ketentuan perpajakan yang berlaku di Indonesia. Para Pihak tidak diperbolehkan untuk mengikatkan diri atau bertanggung jawab atas pernyataan. atau tidak dapat dilaksanakan maka ketentuan-ketentuan lain tetap berlaku secara penuh.2 Hukum yang digunakan adalah hukum yang berlaku di Indonesia [kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan hukum yang berlaku di Indonesia atau hukum yang berlaku di negara pemberi pinjaman/hibah (tergantung kesepakatan antara pemerintah dan negara pemberi hibah)].2 8. atau persetujuan yang tidak tercantum dalam Kontrak ini. Jika dalam proses pekerjaan Jasa Konsultansi digunakan komponen berupa barang. dan/atau faksimili yang ditujukan ke alamat yang tercantum dalam SSKK.

3 Beberapa hal yang dibahas dan disepakati dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak adalah: a. pola. PENYELESAIAN. organisasi kerja. d.3 tanggal penyerahan hasil pekerjaan dari penyedia kepada PPK tercantum dalam SPMK. rencana pelaksanaan pemeriksaan lapangan bersama. 13. Penyedia wajib membebaskan PPK dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga yang disebabkan penggunaan HAKI oleh penyedia. dan e. Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak 13. 12. c. Penyedia wajib menyediakan layanan tambahan lainnya seperti pembuatan maket/model dari hasil desain sesuai dengan lingkup pekerjaannya. PPK dapat mengikutsertakan Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung. tata cara pengaturan pelaksanaan pekerjaan.2 tanggal mulai dilaksanakannya tercantum dalam SPMK. 13. PELAKSANAAN. PERUBAHAN. Bina Marga Kab. Sampang . Penggunaan DokumenDokiumen Kontrak dan Informasi 10. KONTRAK 12. Hak Atas Kekayaan Intelektual 11. misalnya Kerangka Acuan Kerja. jadwal pengadaan bahan/material. Layanan Tambahan 2. 13. b.4 Hasil rapat persiapan pelaksanaan kontrak dituangkan dalam Berita Acara Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak yang ditandatangani oleh Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. program mutu. serta informasi lain yang berkaitan dengan kontrak tanpa ijin tertulis dari PPK. 13.1 tanggal mulai berlaku kontrak dan jangka waktu penyelesaian pekerjaan tercantum dalam SSKK.2 Dalam rapat persiapan.1 PPK bersama penyedia dapat menyelenggarakan rapat persiapan pelaksanaan kontrak. Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan Penyedia tidak diperkenankan menggunakan dokumen-dokumen kontrak atau dokumen lainnya yang berhubungan dengan kontrak oleh pihak lain. DAN PEMUTUSAN 12. gambar-gambar. pekerjaan 12. mobilisasi peralatan dan personil (apabila diperlukan).82 9.

Sampang .3 Mobilisasi peralatan dan personil dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. Hasil pemeriksaan akan dituangkan dalam berita acara pemeriksaan. yaitu: a. dan/atau c. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa personil dan/atau peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan kontrak maka penyedia tetap dapat melanjutkan pekerjaan dengan syarat personil dan/atau peralatan yang belum memenuhi syarat harus segera diganti dalam jangka waktu yang disepakati bersama dengan memperhatikan Pasal tentang Personil Konsultan dan Subkonsultan. Bina Marga Kab.83 seluruh peserta rapat. Mobilisasi 14. 15. c. b. Jika dalam pemeriksaan bersama ditemukan hal-hal yang dapat mengakibatkan perubahan isi kontrak maka perubahan tersebut akan dituangkan dalam amandemen kontrak. 14. menyiapkan peralatan pendukung. 15.2 Mobilisasi dilakukan sesuai dengan lingkup pekerjaan. Dalam pemeriksaan personil dan peralatan. 14. 14. PPK atau pihak lain yang ditunjuk oleh PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan bersama yang mencakup antara lain pemeriksaan kesesuaian personil dan/atau peralatan dengan persyaratan kontrak. Pada tahap awal pelaksanaan kontrak dan pelaksanaan pekerjaan.1 Penyedia melakukan mobilisasi setelah tanggal dimulainya pelaksanaan pekerjaan. mendatangkan tenaga ahli. b. Pengawasan dan Pemeriksaan 15.2 Pemeriksaan Personil dan Peralatan a. b. Pemeriksaan (inspeksi) personil dan peralatan harus dilaksanakan setelah personil dan peralatan tiba di lokasi pekerjaan serta dibuatkan Berita Acara Hasil Inspeksi/Pemeriksaan yang ditandatangani oleh PPK dan penyedia. mendatangkan tenaga pendukung. PPK dapat dibantu Tim Teknis dan/atau Tim Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.1 Pemeriksaan Bersama a.

d. 16. nama paket kontrak. Sampang . maka penyedia dapat melaksanakan pekerjaan dengan syarat personil dan peralatan yang belum memenuhi syarat harus diganti sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak.1 Jaminan Uang Muka diberikan kepada PPK dalam rangka pengambilan uang muka dengan nilai 100% (seratus persen) dari besarnya uang muka. PPK dapat dibantu Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung. 16. 15. 16. 16.84 Pendukung. Apabila diperlukan. Apabila dalam pemeriksaan lapangan mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka harus dituangkan dalam adendum Kontrak. Hasil pemeriksaan lapangan dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan Lapangan yang ditandatangani oleh PPK dan penyedia. Untuk pemeriksaan lapangan. c. dan hak penjamin. 16.3 Masa berlakunya jaminan uang muka sekurangkurangnya sejak tanggal persetujuan pemberian uang muka sampai dengan tanggal penyerahan pertama pekerjaan.2 Nilai jaminan Uang Muka dapat dikurangi secara proporsional sesuai dengan pengembalian uang muka. Jaminan Jaminan Uang Muka : 16. Apabila dalam pemeriksaan personil dan peralatan mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka harus dituangkan dalam bentuk adendum Kontrak. PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan lapangan untuk melakukan pengukuran dan pemeriksaan detail kondisi lapangan. b. Bina Marga Kab. Bila hasil inspeksi/pemeriksaan personil dan peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan. c.3 Pemeriksaan Lapangan a. perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi. d. nilai Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. penyedia yang ditunjuk.5 Bentuk surat jaminan Uang Muka: memuat nama dan alamat PPK.4 Jaminan Uang Muka diterbitkan oleh Bank Umum.

Untuk kontrak tahun jamak. Penyedia dapat mengajukan permintaan pembayaran uang muka secara tertulis kepada PPK disertai dengan rencana penggunaan uang muka untuk melaksanakan pekerjaan sesuai Kontrak. g. h. Besarnya Uang Muka untuk Kontrak Tahun Jamak adalah nilai yang paling kecil diantara 2 (dua) pilihan. Bina Marga Kab.85 jaminan uang muka dalam angka dan huruf. c. PPK mengajukan surat permintaan pembayaran untuk permohonan tersebut setelah Jaminan Uang Muka diterima dari penyedia. atau 2) 15% (lima belas perseratus) dari total nilai Kontrak. Sampang . e. Uang Muka dapat diberikan kepada penyedia dengan ketentuan sebagai berikut: 1) untuk usaha kecil paling tinggi 30% (tiga puluh perseratus) dari nilai Kontrak. 2) pembayaran uang tanda jadi kepada pemasok barang/material. 17. atau 2) untuk usaha non kecil paling tinggi 20% (dua puluh perseratus) dari nilai Kontrak. dan/atau 3) persiapan teknis lain yang diperlukan bagi pelaksanaan pengadaan. Ketentuan mengenai pemberian uang muka beserta besarannya ditetapkan dalam SSKK. d. Pengembalian uang muka diperhitungkan berangsur-angsur secara proporsional pada setiap pembayaran prestasi pekerjaan dan paling lambat harus lunas pada saat pekerjaan mencapai prestasi 100 % (seratus perseratus). masa berlaku jaminan uang muka dan tanda tangan penjamin. kewajiban pihak-pihak penjamin untuk mencairkan Surat Jaminan Uang Muka selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat kepada PPK. Pembayaran 17. nilai Jaminan Uang Muka secara bertahap dapat dikurangi sesuai dengan pencapaian prestasi pekerjaan.1 Uang Muka : a. b. Uang Muka dapat diberikan kepada penyedia untuk: 1) mobilisasi alat dan tenaga kerja. f. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. yaitu: 1) 20% (dua puluh perseratus) dari Kontrak tahun pertama.

Pembayaran prestasi kerja diberikan kepada penyedia setelah dikurangi angsuran pengembalian Uang Muka dan denda apabila ada. harus dilengkapi bukti pembayaran kepada seluruh subkontraktor sesuai dengan perkembangan (progress) pekerjaannya. 18. Bina Marga Kab. c. d.4 Penangguhan Pembayaran a.1 PPK membayar kepada peserta atas pelaksanaan pekerjaan.2 Harga kontrak telah memperhitungkan : biaya umum (overhead). b. Pembayaran prestasi pekerjaan dapat diberikan dalam bentuk : pembayaran bulanan/pembayaran berdasarkan tahapan penyelesaian pekerjaan (termin)/pembayaran secara sekaligus. c. keuntungan (profit) maksimal 10 %. 18. 17. b.86 17. tunjangan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Penangguhan dilakukan dengan terlebih dahulu menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada penyedia yang memuat: 1) alasan penangguhan pembayaran. dilakukan senilai pekerjaan yang telah diselesaikan. serta pajak. dan 2) persyaratan kepada penyedia untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah pemberitahuan diterima. biaya sosial (social charge). Pembayaran yang ditangguhkan harus disesuaikan dengan proporsi kegagalan atau kelalaian penyedia. d. Permintaan pembayaran kepada PPK untuk Kontrak yang menggunakan subkontrak. PPK dapat menangguhkan pembayaran setiap angsuran prestasi pekerjaan penyedia jika penyedia gagal atau lalai memenuhi kewajiban kontraktualnya. Pembayaran bulanan/termin. Harga 18. sesuai dengan yang ditetapkan dalam SSKK.2 Pembayaran prestasi pekerjaan a.3 Cara-cara dan tahapan pembayaran serta mata uang yang digunakan harus disesuaikan dengan ketentuan dalam SSKK. Jika dipandang perlu oleh PPK. Sampang . penangguhan pembayaran dapat dilakukan bersamaan dengan pengenaan denda kepada penyedia. 17.

19. maka PPK bersama penyedia dapat melakukan perubahan Kontrak yang meliputi antara lain: a.1 Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi lapangan pada saat pelaksanaan dengan Kerangka Acuan Kerja yang telah ditentukan dalam Kontrak. dan/atau 19. yang meliputi: 19. Perubahan Lingkup Pekerjaan 20. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. d. mengurangi atau menambah jenis pekerjaan. yang dihitung menurut jumlah satuan waktu tertentu. 20.3 perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan lingkup pekerjaan dan/atau perubahan pelaksanaan pekerjaan. menambah atau mengurangi volume pekerjaan yang tercantum dalam Kontrak. c.87 penugasan. Perubahan Kontrak Perubahan kontrak bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak. b. mengubah spesifikasi pekerjaan sesuai dengan kebutuhan lapangan.3 Rincian harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam Rincian Biaya Personil dan Rincian Biaya Non Personil sesuai dengan Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya. melaksanakan pekerjaan tambah/kurang yang belum tercantum dalam Kontrak yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan. 19.2 perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan lingkup pekerjaan.2 Pekerjaan tambah harus mempertimbangkan tersedianya anggaran dan tidak boleh melebihi 10% (sepuluh perseratus) dari biaya yang tercantum dari nilai Kontrak awal.4 Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi ini dibiayai dari sumber pendanaan yang disebut dalam SSKK. asuransi dan biaya–biaya kompensasi lainnya. Bina Marga Kab. 20. 18. Sampang . 18.1 perubahan lingkup pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak.

22.2 Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Perpanjangan Waktu Pelaksanaan 21. [Penyesuaian Harga (Untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak 22. 21. perubahan ruang lingkup pekerjaan. masalah yang timbul diluar kendali penyedia. PPK dapat dibantu oleh Tim Pendukung yaitu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak. 21. dan/atau e. keterlambatan yang disebabkan oleh PPK.4 PPK dapat menugaskan Tim Pendukung yaitu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak untuk meneliti kelayakan usulan perpanjangan waktu pelaksanaan.4 Hasil negosiasi tersebut dituangkan dalam Berita Acara sebagai dasar penyusunan adendum Kontrak. 21.1 [Harga yang tercantum dalam kontrak dapat berubah akibat adanya penyesuaian harga sesuai dengan peraturan yang berlaku.4. 21. 20.88 20. pekerjaan tambah.5 Persetujuan perpanjangan waktu pelaksanaan dituangkan dalam adendum Kontrak. ditindaklanjuti dengan negosiasi teknis dan biaya dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam Kontrak awal.3 Perintah perubahan lingkup pekerjaan dibuat oleh PPK secara tertulis kepada penyedia.1 Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PPK atas pertimbangan yang layak dan wajar untuk hal-hal sebagai berikut: a. Bina Marga Kab. b. d.3 PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan atas kontrak setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia.1 sampai dengan 20. keadaan kahar. Penyesuaian harga diberlakukan pada Kontrak 22. c.5 Dalam hal penilaian perubahan lingkup pekerjaan sebagaimana dimaksud pada angka 20.2 Waktu penyelesaian pekerjaan dapat diperpanjang sekurang-kurangnya sama dengan waktu terhentinya kontrak akibat keadaan kahar. Sampang . 21. 20.

.) Hn = Harga Satuan pada saat pekerjaan dilaksanakan. d = Koefisien komponen kontrak seperti tenaga kerja. kecuali komponen keuntungan dan biaya operasional sebagaimana tercantum dalam penawaran.. Cn.8 Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. c.. Penyesuaian Harga Satuan.15. Dalam hal penawaran tidak mencantumkan besaran komponen keuntungan dan overhead maka a = 0. ditetapkan dengan rumus sebagai berikut: Hn = Ho (a+b.3 Tahun Jamak yang masa pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan dan diberlakukan mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak pelaksanaan pekerjaan. Ho = Harga Satuan pada saat harga penawaran.Bn/Bo+c.00. Bina Marga Kab..Cn/Co+d. alat kerja. Sampang . Bn.4 22. Penyesuaian Harga Satuan diberlakukan sesuai dengan jadwal pelaksanaan yang tercantum dalam kontrak awal/adendum kontrak.. Penyesuaian Harga Satuan bagi komponen pekerjaan yang berasal dari luar negeri.Dn/Do+. Penyesuaian Harga Satuan berlaku bagi seluruh kegiatan/mata pembayaran.6 22. dsb. Dn = Indeks harga komponen pada saat 22. a = Koefisien tetap yang terdiri atas keuntungan dan overhead..dst adalah 1.89 Gabungan Harga Satuan dan Lump Sum)] 22. b. Kontrak yang terlambat pelaksanaannya disebabkan oleh kesalahan Penyedia diberlakukan penyesuaian harga berdasarkan indeks harga terendah antara jadwal awal dengan jadwal realisasi pekerjaan. bahan.5 22. Jenis pekerjaan baru dengan Harga Satuan baru sebagai akibat adanya adendum kontrak dapat diberikan penyesuaian harga mulai bulan ke13 (tiga belas) sejak adendum kontrak tersebut ditandatangani.7 22. Penjumlahan a+b+c+d+.. menggunakan indeks penyesuaian harga dari negara asal barang tersebut.

V = Volume setiap jenis komponen pekerjaan yang dilaksanakan. Bina Marga Kab. Do = Indeks harga komponen pada bulan ke-12 setelah penandatanganan kontrak.11 Dalam hal indeks harga tidak dimuat dalam penerbitan BPS. 23. digunakan indeks harga yang dikeluarkan oleh instansi teknis. Hn = Harga Satuan baru setiap jenis komponen pekerjaan setelah dilakukan penyesuaian harga menggunakan rumusan penyesuaian Harga Satuan.9 Penetapan koefisien bahan.90 pekerjaan dilaksanakan (mulai bulan ke-13 setelah penandatanganan kontrak).12 Rumusan penyesuaian nilai kontrak ditetapkan sebagai berikut: Pn = (Hn1xV1)+(Hn2xV2)+(Hn3xV3)+..10 Indeks harga yang digunakan bersumber dari penerbitan BPS. dst Pn = Nilai Kontrak setelah dilakukan penyesuaian Harga Satuan. 22.14 Penyedia dapat mengajukan secara berkala selambat-lambatnya setiap 6 (enam) bulan. Co. 22. Bo.3 Ketentuan-ketentuan dalam kerjasama dengan sub penyedia harus mengacu kepada harga yang tercantum dalam Kontrak serta menganut prinsip kesetaraan. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.2 Penyedia tetap bertanggungjawab atas bagian pekerjaan yang dikerjakan oleh sub penyedia.13 Pembayaran penyesuaian harga dilakukan oleh PPK. tenaga kerja dan alat kerja ditetapkan dalam SSKK. 22..] 23. 23. Kerjasama antara penyedia dengan sub penyedia 23. 22.. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data. 22. 22. Sampang .1 Bagian pekerjaan yang dikerjakan oleh sub penyedia harus diatur dalam kontrak dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK.

Bina Marga Kab. penyesuaian terhadap perkiraan waktu pekerjaan personil akan dibuat oleh penyedia melalui pemberitahuan secara tertulis kepada PPK. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dengan kualifikasi yang setara atau lebih baik dari personil inti dan/atau peralatan yang digantikan. 24. perkiraan waktu pelaksanaan dilampirkan dalam Lampiran SSKK. maka perkiraan waktu pelaksanaan harus ditentukan secara tertulis oleh para pihak. f. d. Penggantian personil inti dan/atau peralatan (apabila ada) tidak boleh dilakukan kecuali atas persetujuan tertulis PPK. Sampang . kualifikasi minimum. Jika penggantian personil inti dan/atau peralatan perlu dilakukan. e. Personil inti yang dipekerjakan harus sesuai dengan kualifikasi dan pengalaman yang ditawarkan dalam Dokumen Penawaran. b. c.1 Umum a. Personil Konsultan dan Subkonsultan 24. b. Penggantian personil inti dan/atau peralatan dilakukan oleh penyedia dengan mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada PPK dengan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja Personil Inti dan/atau spesifikasi Peralatan yang diusulkan beserta alasan perubahan.91 24. nama personil dan uraian pekerjaan. jika terdapat pekerjaan tambah. atau 3) mengabaikan pekerjaan yang menjadi tugasnya maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dan menjamin personil inti tersebut meninggalkan lokasi kerja dalam waktu 7 (tujuh) hari kalender sejak diminta oleh PPK. Jika PPK menilai bahwa Personil Inti: 1) tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik 2) berkelakuan tidak baik.2 Personil Inti a. PPK dapat menilai dan menyetujui penempatan/penggantian personil inti menurut kualifikasi yang dibutuhkan. c. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. tanpa biaya tambahan apapun.

dan tidak menambah nilai kontrak. 2) tidak mengurangi kualifikasi tenaga ahli yang ditawarkan. Penyedia tidak dibenarkan melakukan penggantian personil dan/atau peralatan tanpa persetujuan PPK. karena perhitungan upah sudah mencakup hal tersebut. Sampang . tenaga kerja tidak berhak untuk dibayar atas pekerjaan lembur atau sakit atau liburan. biaya langsung personil harus disesuaikan dengan gaji dasar tenaga ahli yang menggantikan.3 Persetujuan Personil Personil inti dan subkonsultan yang telah disetujui oleh PPK harus memberikan data dirinya dan surat keterangan tidak mengidap penyakit berbahaya/menular (medical certificate) serta terdaftar atau tertera dalam daftar personalia penyedia. b. jam kerja dan waktu cuti untuk personil inti ditentukan dalam Lampiran SSKK. PPK dapat dibantu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.4 Waktu kerja dan lembur a. Penyedia dapat mengajukan penggantian personil dan/atau peralatan kepada PPK. b. d. 24. waktu kerja tenaga kerja asing yang dimobilisasi ke Indonesia dihitung sejak kedatangannya di Indonesia sesuai dengan surat perintah mobilisasi. untuk mengajukan permohonan penggantian personil. 3) menolak permohonan perubahan personil dan/atau peralatan bila alasan yang diajukan dianggap tidak sesuai.92 24. c. Untuk kontrak biaya satuan (time based). e. Bina Marga Kab.1 Perubahan personil dan peralatan yang diajukan oleh penyedia a. c. 25. penyedia diwajibkan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja personil yang diusulkan dan disertai alasan penggantian personil yang bersangkutan. dengan ketentuan: 1) menyetujui permohonan perubahan personil dan/atau peralatan bila alasan yang diajukan dianggap sesuai. PPK meneliti permohonan perubahan personil dan/atau peralatan. Dalam rangka penilaian usulan penggantian personil dan/atau peralatan. Perubahan Personil 25.

Dalam waktu maksimal 15 (lima belas) hari sejak perintah penggantian personil. 25.1 Denda merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada penyedia. 26.2 Penggantian personil penyedia atas perintah PPK a. sedangkan ganti rugi merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada PPK.2 Besarnya denda kepada penyedia atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan adalah: a. harus segera dilakukan perintah penggantian personil kepada penyedia dengan kualifikasi keahlian personil yang sama atau lebih tinggi. 1/1000 (satu perseribu) dari sisa biaya bagian kontrak yang belum selesai dikerjakan. harus sudah menerima personil pengganti dari penyedia. 27. Bina Marga Kab. 27. 26.4 Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam Pasal ini adalah tanggal penyerahan setiap hasil kerja dan tanggal penyelesaian semua pekerjaan dengan penyerahan laporan akhir sebagaimana ditetapkan dalam SPMK.1 Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka PPK dapat menghentikan Kontrak dan menangguhkan pemenuhan hak-hak penyedia atau menangguhkan pembayaran.2 Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK maka PPK dikenakan Ganti Rugi atau memberikan Kompensasi. Keterlambatan Pelaksanaan Pekerjaan 26. 26. Personil dari penyedia yang dianggap tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik atau berkelakuan tidak baik.3 Penghentian Kontrak atau Ganti Rugi atau Kompensasi tidak dilakukan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang. b. karena terjadinya cidera janji/wanprestasi yang tercantum dalam Kontrak.93 Kontrak. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 26. Sampang . Denda dan Ganti Rugi 27.

27. b.4 Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut : a. PPK memodifikasi atau mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pekerjaan penyedia. f. apabila bagian pekerjaan belum diterima oleh PPK. b. i. jika kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. dapat Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. g. PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak diketemukan kerusakan/ kegagalan/penyimpangan. atau dapat diberikan kompensasi sesuai ketentuan dalam SSKK.94 apabila kontrak terdiri atas bagian pekerjaan yang dapat dinilai terpisah dan bukan merupakan kesatuan sistem. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. c.3 Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar. Sampang . e. kompensasi lain yang dirinci dalam syarat khusus kontrak. ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. 1/1000 (satu perseribu) dari biaya kontrak. Bina Marga Kab. PPK tidak memberikan gambar-gambar. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat peristiwa kompensasi. h. serta hasil pekerjaan tersebut telah diterima oleh PPK. penyedia belum bisa masuk ke lokasi sebagaimana yang diperjanjikan dalam kontrak. keterlambatan penerbitan SPP. d. 27.

antara lain konflik sosial antar kelompok atau antar komunitas masyarakat. Yang digolongkan Keadaan Kahar adalah: a. gangguan industri lainnya sebagaimana dinyatakan melalui keputusan bersama Menteri Keuangan dan menteri teknis terkait. kekeringan. antara lain berupa gempa bumi. 28. 27.4 Setelah pemberitahuan tertulis tentang terjadinya Keadaan Kahar. antara lain berupa gagal teknologi.1 Keadaan Kahar adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya. gunung meletus. b. d.95 dibuktikan kerugian nyata akibat peristiwa kompensasi. epidemi dan wabah penyakit. banjir. Bina Marga Kab. bencana alam. kebakaran. tidak dikenakan sanksi. bencana non alam. 28. angin topan. 28. para pihak dapat melakukan kesepakatan. Keadaan Kahar 28.3 Dalam hal terjadi Keadaan Kahar. dan teror. e. 28.2 Tidak termasuk Keadaan Kahar adalah hal-hal merugikan yang disebabkan oleh perbuatan atau kelalaian para pihak. yang dituangkan dalam perubahan Kontrak. pemogokan.5 Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat keadaan kahar yang dilaporkan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender sejak terjadinya keadaan kahar.5 Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi diatur dalam SSKK. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. tsunami. penyedia memberitahukan tentang terjadinya Keadaan Kahar kepada PPK secara tertulis dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kalender sejak terjadinya Keadaan Kahar. Sampang . bencana sosial. dan tanah longsor. c. 28. sehingga kewajiban yang ditentukan dalam Kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. dan/atau f. dengan menyertakan salinan pernyataan Keadaan Kahar yang dikeluarkan oleh pihak/instansi yang berwenang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

29. 29. Sampang .3 PPK dan penyedia membuat berita acara hasil pembahasan dan penilaian laporan. dan membuat berita acara serah terima laporan hasil perbaikan.9 Penyedia dapat menyimpan 1 (satu) buah salinan tiap dokumen dan piranti lunak tersebut setelah mendapatkan persetujuan PPK. Atas penerimaan laporan dan dokumen tersebut dibuatkan tanda terima.5 PPK menerima kembali penyerahan laporan yang telah diperbaiki oleh penyedia (bila ada). 29. Untuk tujuan ini PA berhak untuk mendapatkan penggantian biaya atas pengembangan piranti lunak tersebut. gambar.10 Jika dikemudian hari penyedia dan pihak ketiga akan melakukan pengembangan terhadap piranti lunak tersebut dan untuk itu diperlukan lisensi maka penyedia harus mendapatkan persetujuan lebih dahulu dari PA. 29. 29. spesifikasi.4 Jika terdapat kekurangan-kekurangan maka penyedia harus memperbaiki dan menyelesaikan kekurangan-kekurangan sesuai yang diinstruksikan oleh PPK dan menyerahkan laporan hasil perbaikan kepada PPK. desain. 29.7 Menyerahkan semua rancangan. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.6 Laporan Akhir dibuat dalam bentuk cetakan (hardcopy) dan/atau file (softcopy). 29. 29.96 29. laporan. Laporan Hasil Pekerjaan 29.1 Penyedia wajib menyerahkan laporan dan dokumen sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dalam SSKK. dan dokumendokumen lain serta piranti lunak yang dipersiapkan oleh penyedia berdasarkan kontrak ini dan menjadi hak milik PPK. 29.8 Penyedia paling lambat pada waktu pemutusan atau akhir masa kontrak berkewajiban untuk menyerahkan semua dokumen tersebut beserta daftar rinciannya kepada PPK.2 PPK bersama penyedia melakukan pembahasan dan penilaian terhadap laporan dan dokumen yang diserahkan oleh penyedia. Bina Marga Kab.

4) karena Keadaan Kahar. b. PPK dengan pemberitahuan tertulis kepada penyedia dapat memerintahkan penghentian Kontrak jika penyedia gagal untuk melaksanakan kewajiban-kewajibannya dalam Kontrak ini. Oleh PPK : Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 30.97 29. 3) penyedia berada dalam keadaan pailit. Penghentian Kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. 2) penyedia tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah diberitahu atau dalam jangka waktu lain yang disetujui secara tertulis oleh PPK.2 Pemutusan Kontrak : a. penyedia tidak dapat melaksanakan bagian pokok pekerjaan Jasa Konsultansi ini selama sekurang-kurangnya 60 (enam puluh) hari kalender. dan 2) persyaratan kepada penyedia untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah pemberitahuan diterima. 30.11 Pembatasan (jika ada) mengenai penggunaan dokumen dan piranti lunak tersebut di atas di kemudian hari diatur dalam SSKK. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai.1 Penghentian Kontrak : a. Pemberitahuan tertulis tersebut harus memuat: 1) alasan penghentian Kontrak. Sampang . Bina Marga Kab. Dalam hal Kontrak dihentikan. Penghentian dan Pemutusan Kontrak 30. 5) denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari nilai Kontrak. c. PPK dapat memutuskan Kontrak ini melalui pemberitahuan tertulis kepada penyedia setelah terjadinya hal-hal sebagai berikut: 1) penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya.

dugaan KKN dan/atau pelanggararan persaingan usaha yang sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. 2) biaya langsung personil (termasuk biaya demobilisasi) yang dikeluarkan oleh penyedia sehubungan dengan pemutusan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. maka PPK berkewajiban untuk melakukan pembayaran sebagai berikut : 1) pembayaran prestasi pekerjaan sampai dengan tanggal berlakunya pemutusan Kontrak. 6) penyedia terbukti melakukan KKN. Bina Marga Kab. Pada saat Kontrak diputuskan. 2) penyedia membayar denda. Sampang . e. Dalam hal pemutusan kontrak dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur. d. atau 2) karena Keadaan Kahar. dan/atau 7) pengaduan tentang penyimpangan prosedur. penyedia tidak dapat melaksanakan bagian pokok pekerjaan Jasa Konsultansi ini selama sekurang-kurangnya 60 (enam puluh) hari kalender. maka: 1) sisa Uang Muka harus dilunasi oleh penyedia atau Jaminan Uang Muka dicairkan. dan/atau 3) penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam.98 b. c. melakukan KKN dan/atau pelanggararan persaingan usaha yang sehat dalam pelaksanaan pengadaan. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundangundangan. penyedia dapat memutuskan Kontrak ini melalui pemberitahuan tertulis kepada PPK setelah terjadinya hal-hal sebagai berikut: 1) PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SSKK. Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena kesalahan penyedia. Oleh penyedia : Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

PPK menugaskan Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan.99 Kontrak. Hak dan Kewajiban Penyedia 33.1 menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam kontrak.4 memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh pihak penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. 33. setelah seluruh pekerjaan diselesaikan. Bina Marga Kab. Sampang . HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK 32.1 PPK melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia.3 membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam kontrak yang telah ditetapkan kepada penyedia. Pada saat berakhirnya kontrak.4 Membuat berita acara serah terima laporan akhir. 32. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan.2 Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan.1 mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia.2 berhak meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 32. Penyedia harus menyerahkan peralatan dan bahan sisa sesuai dengan instruksi PPK. 31. penyedia wajib menyelesaikannya. 31. 31.2 meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh pihak penyedia. Hak dan Kewajiban PPK 32. A. 32. 31. 32.5 ketentuan peralatan dan bahan yang disediakan oleh PPK untuk kebutuhan pelaksanaan pekerjaan oleh penyedia. Penyelesaian Pekerjaan 31.3 PPK menerima penyerahan pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan dan diterima oleh dari Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. 33.

33. 33. 33.8 melaksanakan perjanjian dan kewajibankewajiban yang dibebankan kepadanya dengan penuh tanggung-jawab. akibat kegiatan penyedia. 33. 33.9 melaksanakan jasa konsultansi sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia. rabat (discount) atau pembayaran-pembayaran lain yang berhubungan dengan kegiatan pelaksanaan jasa konsultansi.11 penyedia setuju bahwa selama pelaksanaan kontrak.5 memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan pihak PPK. Sampang .100 sarana dan prasarana dari pihak PPK untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. mesin. efisien dan ekonomis serta memenuhi kriteria teknik profesional dan melindungi secara efektif peralatan-peralatan. 33.6 menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. 33.4 melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. 33. material yang berkaitan dengan pekerjaan dalam kontrak.7 penyedia harus mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan tempat kerja dan membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun miliknya. ketekunan. Bina Marga Kab.3 melaporkan pelaksanaan periodik kepada pihak PPK.10 penyedia tidak akan menerima keuntungan untuk mereka sendiri dari komisi usaha (trade commision). PPK secara tertulis akan memberitahukan kepada penyedia mengenai kebiasaan-kebiasaan setempat. pekerjaan secara 33. penyedia dinyatakan tidak berwenang untuk melaksanakan jasa konsultansi maupun mengadakan barang yang tidak sesuai dengan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.

laporan dan dokumen-dokumen lain serta software yang disiapkan oleh penyedia jasa menjadi hak milik PPK. Penyedia. 33. gambar-gambar. Penyedia dapat menyimpan salinan dari dokumen-dokumen tersebut. Selain itu. 2) membuat subkontrak dengan pengaturan: (i) cara seleksi.16 ketentuan mengenai dokumen-dokumen yang disiapkan oleh penyedia dan menjadi hak milik PPK: mengatur bahwa semua rancangan. (ii) Penyedia bertanggung-jawab penuh terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh subkonsultan dan personilnya. spesifikasi.12 penyedia dilarang baik secara langsung atau tidak langsung melakukan kegiatan yang akan menimbulkan pertentangan kepentingan (conflict of interest) dengan kegiatan yang merupakan tugas penyedia. disain.15 ketentuan mengenai tindakan yang perlu mendapat persetujuan PPK meliputi: 1) memobilisasi personil yang terdapat dalam daftar. 33. PPK dapat memeriksa dan menggandakan dokumen pengeluaran yang telah diaudit sampai 1 (satu) tahun setelah berakhirnya kontrak.101 kontrak. segera setelah pekerjaan selesai atau berakhirnya kontrak harus menyerahkan seluruh dokumen dan data pendukung lainnya kepada PPK. Bina Marga Kab. 33. dan kualifikasi dari subkonsultan harus mendapat persetujuan tertulis sebelum pelaksanaan. Sampang . waktu. dengan sepengetahuan penyedia atau kuasanya. 33. 33.13 tanggungjawab penyedia adalah ketentuan mengenai hal-hal pertanggung-jawaban penyedia sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia. sehingga dapat dilakukan pemeriksaan keuangan. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.14 pemeriksaan keuangan adalah ketentuan mengenai kewajiban penyedia untuk merinci setiap biaya-biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan perjanjian.

1 semua barang dan peralatan yang mempunyai resiko tinggi terjadi kecelakaan.3 hal-hal lain yang ditentukan berkaitan dengan asuransi. 34. b. Usaha Kecil. bentuk kerjasama tersebut hanya untuk sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama. Bina Marga Kab. 34. kerusakan-kerusakan. serta resiko lain yang tidak dapat diduga. 34. penyedia terpilih tetap bertanggung-jawab penuh atas keseluruhan pekerjaan tersebut. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil. wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro.4 Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam nilai kontrak. dan d. serta pekerja-pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan kontrak atas segala resiko yaitu kecelakaan. 35. maka pekerjaan harus dilaksanakan sendiri oleh penyedia yang ditunjuk dan dilarang diserahkan atau disubkontrakkan kepada pihak lain. dan Koperasi Kecil 35.17 Kewenangan anggota penyedia adalah ketentuan yang mengatur mengenai apabila penyedia adalah sebuah joint venture yang beranggotakan lebih dari satu penyedia.2 pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. antara lain dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaannya.2 Apabila penyedia yang terpilih adalah penyedia bukan Usaha Mikro. 35. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil. 34. membuat laporan periodik mengenai pelaksanaan ketetapan di atas. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil.102 33. c. dalam melaksanakan kewajiban di atas. anggota joint venture tersebut memberi kuasa kepada salah satu anggota joint venture untuk bertindak dan mewakili hak-hak dan kewajiban anggota penyedia lainnya terhadap PPK.1 Apabila penyedia yang ditunjuk adalah Penyedia Usaha Mikro. kehilangan. Usaha Mikro. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. maka: a. Asuransi Pihak penyedia mengasuransikan : 34. pelaksanaan pekerjaan. Sampang .

Bina Marga Kab.1 Para Pihak berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan Kontrak ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan Jasa Konsultansi ini. Jika Pihak yang satu menganggap pelaksanaan Kontrak tidak wajar dan adil maka kedua belah Pihak harus megupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi situasi tersebut. 36. 37.3 Masing-masing Pihak dalam Kontrak berkewajiban untuk bertindak dengan itikad baik sehubungan dengan hak-hak Pihak lain. dan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memastikan terpenuhinya tujuan Kontrak ini. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 38. C.2 Penyelesaian secara damai dapat dilakukan melalui musyawarah untuk mufakat secara langsung antara Para Pihak atau melalui perantaraan pihak ketiga yang disepakati oleh Para Pihak dalam bentuk antara lain mediasi atau konsiliasi.3 apabila ketentuan tersebut di atas dilanggar. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut. maka penyedia dikenakan sanksi yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden ini. 38. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.1 Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak-hak yang terdapat dalam kontrak. Itikad Baik 36. salah satu pihak merasa dirugikan. Perdamaian 38. Sampang . 36.2 Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak. KEWAJARAN DAN ITIKAD BAIK 36. Pelaksanaan Kontrak Jika dalam pelaksanaan Kontrak ditemukan kesulitan yang menghambat pemenuhan tujuan Kontrak maka masing-masing Pihak berkewajiban untuk tetap berupaya bertindak wajar di antara mereka tanpa merugikan kepentingan satu sama lain. Jika selama kontrak. B.103 35.

pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.104 38. pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. alternatif penyelesaian sengketa. Bina Marga Kab. atau c. b. 39. Lembaga Pemutus Sengketa Dalam hal penyelesaian perselisihan melalui perdamaian tidak tercapai. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Sampang . a. arbitrase.3 Lembaga Pemutus Sengketa Dalam hal penyelesaian perselisihan melalui perdamaian tidak tercapai. alternatif penyelesaian sengketa. maka penyelesaian perselisihan tersebut dapat dilakukan melalui: a. b. atau c. maka penyelesaian perselisihan tersebut dapat dilakukan melalui. arbitrase.

Penggantian Personil dan Tenaga Ahli 2. Wakil Sah Para Pihak __________ __________ __________ __________ __________ Wakil Sah Para Pihak sebagai berikut: Untuk PPK : Suparto. Bina Marga Kab. Serah Terima Laporan Akhir H. Sampang_ Alamat : Jl. ST. Korespondensi Alamat Para Pihak sebagai berikut: Satuan Kerja PPK: Nama : _Dinas PU. Sampang . Jaksa Agung Suprapto No. Penambahan Waktu Pelaksanaan 4. Tanggal Berlaku Kontrak D. Pembatasan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Waktu Penyelesaian Pekerjaan E. G. Tindakan penyedia yang mensyaratkan persetujuan PPK Pelaporan Kontrak mulai berlaku terhitung sejak: __________ Jangka waktu penyelesaian pekerjaan Jasa Konsultansi ini adalah selama: 60 (enam puluh) hari kalender/bulan/tahun Tindakan lain oleh penyedia yang memerlukan persetujuan PPK adalah: 1. Bina Marga Kab. Perubahan Rancangan Kontrak 3.105 LAMPIRAN 3 : SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK (SSKK) A. MT Untuk Penyedia : __________ C. Perubahan Nilai Kontrak Penyedia berkewajiban untuk menyampaikan laporan-laporan berikut secara periodik selama Masa Kontrak: __________________ [uraikan secara rinci jenis laporan dan waktu penyerahan laporan dihitung sejak ditandatanganinya kontrak] Ketentuan serah terima Laporan Akhir berlaku untuk penyerahan setiap hasil kerja Jasa Konsultansi: (YA/TIDAK) Penyedia diperbolehkan menggunakan salinan F. 31 Sampang Telepon : __________ Faksimili : __________ e-mail : __________ Penyedia: Nama : Alamat : Telepon : Faksimili : e-mail : B.

Pembayaran berdasarkan cara tersebut di atas dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut: _______________[uraikan bila pembayaran dilakukan secara bulanan atau termin] 3. Mata uang pembayaran : _____________[untuk pengadaan yang sumber dananya PHLN] M. Penyesuaian Biaya Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Tanggung Jawab Profesi Sumber Dana dokumen dan piranti lunak yang dihasilkan dari pekerjaan Jasa Konsultansi ini dengan pembatasan sebagai berikut: __________________ [untuk konsultan perencana konstruksi] Umur konstruksi bangunan direncanakan : __ (__________) tahun Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi ini dibiayai dari APBD TK II 1.106 Penggunaan Dokumen I. Untuk pekerjaan Jasa Konsultansi ini dapat diberikan uang muka (YA/TIDAK). Pembayaran Uang Muka 2. Dokumen penunjang yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan:____________________________[sebut kan dan uraikan secara lengkap] Untuk penyesuaian biaya digunakan indeks yang dikeluarkan oleh BPS [BPS/Instansi Teknis Lainnya] O. Dokumen utama yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan :_________________ [sebutkan dan uraikan secara lengkap]. J. [jika ”YA”] Uang muka diberikan sebesar __% (__________ persen) dari nilai Kontrak [untuk kontrak tahun jamak diubah : “Kontrak tahun pertama” atau “total nilai Kontrak”] L. N. Sampang . Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan dengan cara: Termyn. K. 1. Pembayaran Prestasi Pekerjaan 1. Batas akhir waktu penerbitan SPP Batas akhir waktu yang disepakati untuk penerbitan SPP oleh PPK untuk pembayaran tagihan angsuran adalah _7_ (tujuh) hari kalender terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang yang tidak diperselisihkan diterima oleh PPK. 2. Bina Marga Kab. Dokumen yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran 2.

Masing-masing Pihak harus menunjuk seorang arbitrator dan kedua arbitrator yang ditunjuk oleh Para Pihak akan memilih arbitrator ketiga yang akan bertindak sebagai pimpinan arbitrator. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. akan diselesaikan dan diputus oleh Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) menurut peraturanperaturan administrasi dan peraturan-peraturan prosedur arbitrase BANI. Sampang . Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar. S. Pembayaran Ganti Rugi R. Para Pihak setuju bahwa jumlah arbitrator adalah 3 (tiga) orang.107 Perhitungan Penyesuaian Harga dilakukan dengan ketentuan : ________________________________ P. Kompensasi Penyelesaian Perselisihan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. ________________________________ Jika perselisihan Para Pihak mengenai pelaksanaan Kontrak tidak dapat diselesaikan secara damai maka Para Pihak menetapkan lembaga penyelesaian perselisihan tersebut di bawah sebagai Pemutus Sengketa: [Pengadilan Republik Indonesia yang berkompeten/Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI)] [Jika BANI yang dipilih sebagai Lembaga Pemutus Sengketa maka cantumkan klausul arbitrase berikut tepat di bawah pilihan yang dibuat di atas: “Semua sengketa yang timbul dari Kontrak ini. yang keputusannya mengikat kedua belah pihak yang bersengketa sebagai keputusan tingkat pertama dan terakhir.”] Q. Bina Marga Kab. Pembayaran Denda Untuk pekerjaan ini besar denda keterlambatan untuk setiap hari keterlambatan adalah 1/1000 (satu perseribu) dari _______________ [harga kontrak/harga bagian kontrak].

uraian detil tanggung jawab kerja. Sampang . minimum kualifikasi. dan jumlah orang bulan. SUBPENYEDIA DAN PERALATAN 1 – PERSONAL INTI PENYEDIA JASA KONSULTANSI [cantumkan nama. Cantumkan juga waktu kerja (termasuk jam kerja) dan cuti] 2 – PERALATAN KHUSUS [cantumkan jenis peralatan khusus yang disyaratkan untuk pelaksanaan pekerjaan] 3 – SUBPENYEDIA [cantumkan nama Subpenyedia (jika ada) berikut uraian personilnya seperti uraian personil penyedia di atas] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab.108 LAMPIRAN 3 A : PERSONIL INTI.

109 BAB VII. ____________ di __________ Perihal : Penunjukan Penyedia Barang/Jasa untuk pelaksanaan pekerjaan ___________________________________________________ Dengan ini kami beritahukan bahwa penawaran Saudara nomor ____________ tanggal _____________ perihal _____________________ dengan nilai penawaran setelah dilakukan klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya oleh Pokja ____________ ULP ____________ sebesar Rp__________ (_____________________) termasuk PPN. dan meminta Saudara untuk menandatangani Surat Perjanjian paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah dikeluarkannya SPPBJ ini sesuai dengan ketentuan dalam Dokumen Pemilihan. __ __________ 20__ [tanda tangan] [nama lengkap] [jabatan] NIP. Proyek/Satuan Kerja __________ Pejabat Pembuat Komitmen __________. Bina Marga Kab. Kegagalan Saudara untuk menerima penunjukan ini yang disusun berdasarkan evaluasi terhadap penawaran Saudara akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan. Selanjutnya kami menunjuk Saudara untuk melaksanakan pekerjaan ______________________________. BENTUK DOKUMEN LAINNYA LAMPIRAN 1 : SURAT PENUNJUKAN PENYEDIA BARANG/JASA (SPPBJ) CONTOH [kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] Nomor : __________ Lampiran : __________ Kepada Yth. telah ditetapkan sebagai pemenang oleh Pokja ____________ ULP ____________. Sampang . __________ Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.

Waktu penyelesaian: selama ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun [pilih salah satu] dan pekerjaan harus sudah selesai pada tanggal __________ 5. Sampang . Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi dan pembayaran kepada penyedia dapat dihentikan sesuai dengan ketentuan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak.110 LAMPIRAN 2 : SURAT PERINTAH MULAI KERJA CONTOH [kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] SURAT PERINTAH MULAI KERJA Nomor: __________ Paket Pekerjaan: __________ Yang bertanda tangan di bawah ini: __________[nama Pejabat Pembuat Komitmen] __________[jabatan Pejabat Pembuat Komitmen] __________[alamat proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] selanjutnya disebut sebagai Pejabat Pembuat Komitmen. berdasarkan Surat Perjanjian __________ nomor __________ tanggal __________. Sanksi: Terhadap keterlambatan penyerahan hasil kerja dan laporan akhir. untuk segera memulai pelaksanaan pekerjaan dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan sebagai berikut: 1. __ __________ 20__ Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Hasil Pekerjaan: __________ 6. 4. Macam pekerjaan: __________. Syarat-syarat pekerjaan: sesuai dengan persyaratan dan ketentuan Kontrak. Bina Marga Kab. 3. 2. __________. bersama ini memerintahkan: __________[nama penyedia] __________[alamat penyedia] yang dalam hal ini diwakili oleh: __________ selanjutnya disebut sebagai Penyedia Jasa Konsultansi. Tanggal mulai kerja: __________.

Sampang . Bina Marga Kab.111 Untuk dan atas nama __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan] [nama lengkap] [jabatan] NIP: __________ Menerima dan menyetujui: Untuk dan atas nama __________[nama penyedia] [tanda tangan] [nama lengkap wakil sah badan usaha] [jabatan] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.

apabila: Nama : _____________________________ [penyedia Jasa Konsultansi] Alamat : ______________________________________________________ selanjutnya disebut : YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. 3.112 LAMPIRAN 3 : JAMINAN SANGGAH BANDING CONTOH [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN SANGGAHAN BANDING No. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis oleh Penerima Jaminan dengan melampirkan Surat Jawaban Sanggahan Banding dari [Menteri / Pimpinan Lembaga / Kepala Daerah / Institusi] _______________________. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. ______________ tanggal ____________. dari tanggal ________________ s/d ________________ 2. Sampang . ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini _________________________________ dalam jabatan selaku _____________________________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut : PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : _____________________________[Pokja ULP] Alamat :______________________________________________________ selanjutnya disebut : PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp ___________________________________________ (terbilang _____________________________________________________________) dalam bentuk garansi bank sebagai Jaminan Sanggahan Banding atas pekerjaan ____________________ berdasarkan Dokumen Pemilihan No. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagai Jaminan Sanggahan Banding sebagaimana tercantum dalam butir 1. Bina Marga Kab. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. Berlaku selama ______ (____________) hari kalender. sanggahan banding yang diajukan oleh YANG DIJAMIN dinyatakan tidak benar.

6. Penerima Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke Bank ________ [bank] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab.113 syarat (Unconditional) setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Sanggahan Banding yang menyatakan bahwa Sanggahan Banding tidak benar. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________. 4. 5.000. Dikeluarkan di : ____________ Pada tanggal ___________ : [Bank] Materai Rp 6. Tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain._________________ [nama dan jabatan] Untuk keyakinan. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Jaminan Sanggahan Banding ini. Sampang . Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya bendabenda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagai Jaminan Uang Muka sebagaimana tercantum dalam butir 1. apabila : Nama : _____________________________ [penyedia Jasa Konsultansi] Alamat : ______________________________________________________ selanjutnya disebut : YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. Bina Marga Kab. Sampang . sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak yang diikuti oleh Yang Dijamin. Berlaku selama ______ (____________) hari kalender. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini _________________________________ dalam jabatan selaku _____________________________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut : PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : _____________________________[Pejabat Pembuat Komitmen] Alamat :______________________________________________________ selanjutnya disebut : PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp ___________________________________________ (terbilang _______________________________________________________________) dalam bentuk garansi bank sebagai Jaminan Uang Muka atas pekerjaan ____________________ berdasarkan Kontrak No. YANG DIJAMIN lalai/ tidak memenuhi kewajibannya dalam melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN atas uang muka yang diterimanya. 3. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. dari tanggal ______________________ s/d __________________________ 2. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. ______________ tanggal ____________.114 LAMPIRAN 4 : JAMINAN UANG MUKA CONTOH [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN UANG MUKA No. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan.

6. Penerima Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke Bank ________ [bank] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Dikeluarkan di : ____________ Pada tanggal ___________ : [Bank] Materai Rp 6. Sampang .115 syarat (Unconditional) setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya.____________ [Nama dan Jabatan] Untuk keyakinan.000. 5. Tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Jaminan Uang Muka ini. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya bendabenda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. 4.

selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________(terbilang_____________________________) yang harus dibayarkan kepada PENERIMA JAMINAN. 2. 6. selanjutnya disebut TERJAMIN.116 CONTOH [Kop Asuransi/Perusahaan Penjaminan Penerbit Jaminan] JAMINAN UANG MUKA Nomor Jaminan : __________________ Nilai : Rp__________________ 1. Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal__________ 4. Bina Marga Kab. dan _________________________ [nama dan alamat perusahaan penjaminan] sebagai Penjamin. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan _______________ sebagaimana ditetapkan berdasarkan Kontrak No. bahwa kami: _________________________ [nama dan alamat penyedia] sebagai Penyedia Jasa Konsultansi. Sampang . 7. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _________________________ [nama dan alamat PPK] sebagai Pemilik. 5. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya harta benda pihak yang dijamin lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. Maka kami. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Jaminan ini berlaku apabila : TERJAMIN lalai/tidak memenuhi kewajibannya atau melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN senilai Uang Muka dimaksud yang wajib dibayar menurut Kontrak tersebut. ________________ tanggal ______________dari PENERIMA JAMINAN. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. Dengan ini dinyatakan. 3. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN Uang Muka atau Sisa Uang Muka yang belum dikembalikan oleh TERJAMIN dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat (Unconditional) setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasarkan Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji.

117 Dikeluarkan di _______________ Pada tanggal ________________ TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp 6. Sampang ._____________________ Nama Jelas _____________________ Nama Jelas Untuk keyakinan.000. Penerima Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke ________ [penerbit jaminan] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.