Republik Indonesia

Standar Dokumen Pengadaan

Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha

-

dengan Prakualifikasi -

DOKUMEN PEMILIHAN
Nomor : 02 Tanggal : 20 Pebruari 2012 untuk Pengadaan Konsultan Perencanaan PK 9 Buah Jembatan di Ruas Jalan Kabupaten Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang Tahun Anggaran : 2012

Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang

1

BAB I. UNDANGAN PENGAMBILAN DOKUMEN PEMILIHAN
[contoh undangan untuk Seleksi Umum Metode Evaluasi Biaya Terendah 1 Sampul, Seleksi Sederhana Metode Evaluasi Biaya Terendah 1 Sampul, dan Seleksi Sederhana Metode Evaluasi Pagu Anggaran 1 Sampul ]

[kop surat K/L/D/I]
UNDANGAN PENGAMBILAN DOKUMEN PEMILIHAN Nomor : Lampiran : 1 (satu) berkas Kepada Yth. ____________ di __________ Perihal : Pemilihan Penyedia Jasa Konsultansi untuk paket pekerjaan Konsultan Perencanaan PK 9 Buah Jembatan di Ruas Jalan Kabupaten Pokja Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang Tahun Anggaran 2012 Dengan ini kami beritahukan bahwa perusahaan Saudara telah masuk dalam Daftar Pendek untuk paket pekerjaan tersebut di atas. Sebagai kelanjutan proses pemilihan kami mengundang Saudara untuk mengambil Dokumen Pemilihan dengan ketentuan sebagai berikut : 1. Saudara dianjurkan untuk menghadiri pemberian penjelasan pada tempat dan waktu yang ditentukan dalam Lembar Data Pemilihan (LDP), agar Saudara lebih memahami lingkup pekerjaan; 2. penawaran meliputi Kelengkapan Persyaratan Administrasi, Teknis, dan Biaya dengan masa berlaku penawaran paling kurang 50 (Lima puluh) hari kalender terhitung sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran; 3. jadwal pelaksanaan pengadaan: No. Kegiatan a. Pemberian Penjelasan b. Pemasukan Dokumen Penawaran c. Pembukaan Dokumen Penawaran serta Koreksi Aritmatik d. Pengumuman Pemenang e. f. Masa Sanggah Penerbitan SPPBJ Hari/Tanggal Waktu Sampang, 20 Pebruari 2012

24 Pebruari 2012 08.30 27 Pebruari sd. 29 7.30 sd. Pebruari 2012 10.00 29 Pebruari 2012 10.15

12 Maret 2012 13 Maret 2012 sd. 19 Maret 2012

22 Maret 2012

Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang

Bina Marga Kab. Seseorang dilarang mewakili lebih dari 1 (satu) perusahaan dalam mengambil Dokumen Pemilihan. pengambilan Dokumen Pemilihan dapat diwakilkan dengan membuat surat tugas dari direktur utama/pimpinan perusahaan/kepala cabang dan kartu pengenal. 31 Sampang Demikian disampaikan untuk diketahui.Wahyu F.2 4. Dokumen Penawaran dikirim ke : Jl. Jaksa Agung Suprapto No. hanya menyediakan Dokumen Pemilihan dalam bentuk cetakan]. Sampang [tanda tangan] . Hidayat. . Kelompok Kerja Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 5. Dokumen Pemilihan dapat diambil dalam bentuk cetakan dan/atau diunduh melalui website ________________ [bagi K/L/D/I yang belum memiliki website. 6.

: Kelompok Kerja ULP adalah unit kerja di dalam organisasi ULP yang berfungsi untuk melaksanakan pemilihan penyedia. yang berisi instruksi dan/atau informasi yang diperlukan oleh peserta untuk menyiapkan penawarannya. : Harga Perkiraan Sendiri.SPMK . Umum IKP ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis.Pokja ULP . : Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa.HPS . : Lembar Data Pemilihan. : Surat Perintah Mulai Kerja .Jasa Konsultansi membutuhkan keahlian tertentu diberbagai bidang keilmuan yang mengutamakan adanya olah pikir (brainware).KAK .SPPBJ .PPK . : Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) A.3 BAB II. . Dalam IKP ini dipergunakan istilah dan singkatan sebagai berikut: : adalah jasa layanan profesional yang . : kerjasama usaha antar penyedia yang masingmasing pihak mempunyai hak.LDP .Kemitraan/Kerja Sama (KSO) : Kerangka Acuan Kerja.

1 Pengadaan ini dibiayai dari sumber pendanaan yang tercantum dalam LDP. sanksi administratif. berdasarkan syarat umum dan syarat khusus kontrak dengan mutu sesuai Kerangka Acuan Kerja dan biaya sesuai kontrak. dan/atau peraturan perundang-undangan.1 Pemilihan penyedia jasa konsultansi ini dapat diikuti oleh semua penyedia yang tercantum dalam Daftar Pendek.1 Peserta dan pihak yang terkait dengan pengadaan ini berkewajiban untuk mematuhi etika pengadaan dengan tidak melakukan tindakan sebagai berikut: a. b. Larangan Korupsi. pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang. 4.1 Pokja ULP mengundang para peserta untuk menyampaikan penawaran atas paket pekerjaan jasa konsultansi yang tercantum dalam LDP. c. 4. 3.3 Pengenaan sanksi dilaporkan oleh Pokja ULP . b. seperti digugurkan dari proses pemilihan. melakukan persekongkolan dengan peserta lain untuk mengatur hasil pemilihan. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. sehingga mengurangi / menghambat / memperkecil/meniadakan persaingan yang sehat dan/atau merugikan pihak lain. Kolusi. 3. Sumber Dana 3.2 Peserta kemitraan dilarang untuk mengubah Perjanjian Kerja Sama Operasi/kemitraan 4. Lingkup Pekerjaan 1. untuk memenuhi keinginan peserta yang bertentangan dengan Dokumen Pemilihan. 1. berusaha mempengaruhi anggota Pokja ULP dalam bentuk dan cara apapun.2 Peserta yang terbukti melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam angka 4. dan/atau d.1 di atas dikenakan sanksi-sanksi sebagai berikut: a. 2.4 1.2 Peserta yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu yang tercantum dalam LDP. Peserta Pemilihan 2. c. membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen Pemilihan. dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan 4. gugatan secara perdata. atau pembatalan penetapan pemenang.

e. Instruksi Kepada Peserta. 6. 5. dan diusahakan secara terencana untuk semaksimal mungkin terjadinya alih pengalaman/keahlian dari tenaga ahli asing tersebut ke tenaga Indonesia. g. . Lembar Data Pemilihan. h. Syarat-Syarat Khusus Kontrak. disusun berdasarkan keperluan yang nyata. Bentuk Surat Perjanjian. komponen berupa perangkat lunak yang diproduksi di dalam negeri belum memenuhi persyaratan. Bentuk Dokumen Penawaran: 1) Surat Penawaran.1 Peserta berkewajiban untuk menyampaikan penawaran yang mengutamakan jasa konsultansi yang dilaksanakan di Indonesia oleh tenaga Indonesia (produksi dalam negeri). 6. B. 5.1 Dokumen Pemilihan terdiri dari: a. Satu Penawaran Tiap Peserta Setiap peserta. baik atas nama sendiri maupun sebagai anggota kemitraan hanya boleh memasukkan satu penawaran untuk satu paket pekerjaan. c.5 kepada PA/KPA. Isi Dokumen Pemilihan 8. d. dan 3) Dokumen Penawaran Biaya. Undangan Pengambilan Dokumen Pemilihan. f. b.1 Para pihak dalam melaksanakan tugas. penggunaan tenaga ahli asing dilakukan semata-mata untuk mencukupi kebutuhan jenis keahlian yang belum dapat diperoleh di Indonesia. 7. i.2 Pegawai K/L/D/I dilarang menjadi peserta kecuali cuti di luar tanggungan K/L/D/I. Kerangka Acuan Kerja (KAK). Bentuk Dokumen Lain : 1) SPPBJ. b. Larangan Pertentangan Kepentingan 5. Pendayagunaan Produksi Dalam Negeri 6. 2) Dokumen Penawaran Teknis. Syarat-Syarat Umum Kontrak. Dokumen Pemilihan 8. fungsi dan perannya. dilarang memiliki/melakukan peran ganda atau terafiliasi.2 Dalam pelaksanaan pekerjaan jasa konsultansi dimungkinkan menggunakan komponen berupa tenaga ahli dan perangkat lunak yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) dengan ketentuan: a.

ketentuan dan cara sub kontrak sebagian pekerjaan kepada Usaha Mikro. f. 10. Pemberian Penjelasan Dokumen Pemilihan beserta seluruh korespondensi tertulis dalam proses pemilihan menggunakan Bahasa Indonesia.2 Peserta berkewajiban memeriksa keseluruhan isi Dokumen Pemilihan ini. ketentuan tentang penyesuaian harga. hal-hal yang menggugurkan penawaran. k. b. metode dan tata cara evaluasi. Bahasa Dokumen Pemilihan 10. Pokja ULP dapat memberikan penjelasan lanjutan dengan cara melakukan peninjauan lapangan. Kelalaian menyampaikan Dokumen Penawaran yang tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan ini sepenuhnya merupakan resiko peserta. jadwal pemasukan dan pembukaan Dokumen Penawaran. 10. l. c. g. e. jenis kontrak yang akan digunakan. Biaya . Usaha Kecil dan koperasi kecil. Pokja ULP menjelaskan kepada peserta mengenai: a.5 Apabila dipandang perlu. dihadiri oleh para peserta yang diundang.2 Ketidakhadiran peserta pada saat pemberian penjelasan tidak dapat dijadikan dasar untuk menolak/menggugurkan penawaran.4 Dalam pemberian penjelasan. Kerangka Acuan Kerja. metode pemilihan. kelengkapan yang harus dilampirkan bersama Dokumen Penawaran.1 Pemberian penjelasan dilakukan di tempat dan pada waktu yang ditentukan. h. perjanjian kemitraan/kerja sama operasi (jika diperlukan). d.6 2) SPMK. 10.3 Perwakilan peserta yang hadir pada saat pemberian penjelasan menunjukkan tanda pengenal dan surat tugas kepada Pokja ULP. 10. ketentuan tentang asuransi dan ketentuan lain yang dipersyaratkan. 3) Surat Jaminan Uang Muka. j. dan 4) Surat Jaminan Sanggahan Banding 8. cara penyampaian Dokumen Penawaran. 10. 9. i.

11.6 di atas terdapat hal-hal/ketentuan baru atau perubahan penting yang perlu ditampung. hasil peninjauan lapangan. berdasarkan informasi baru yang mempengaruhi substansi pekerjaan. perubahan substansi dokumen.11 Peserta dapat mengambil salinan BAPP dan/atau Adendum Dokumen Pemilihan yang disediakan oleh Pokja ULP atau mengunduhnya melalui alamat website yang tercantum dalam LDP. jawaban dari Pokja ULP. Pokja ULP dapat menetapkan Adendum Dokumen Pemilihan.3 Peserta diberitahu oleh Pokja ULP untuk . pertanyaan dari peserta.6 Pemberian penjelasan isi Dokumen Pemilihan.8 Apabila dalam BAPP sebagaimana dimaksud pada angka 9. 11. serta keterangan lain dituangkan dalam Berita Acara Pemberian Penjelasan (BAPP) yang ditandatangani oleh anggota pokja ULP dan minimal 1 (satu) wakil dari peserta yang hadir dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pemilihan.7 Apabila tidak ada satu pun peserta yang hadir atau yang bersedia menandatangani BAPP maka BAPP cukup ditandatangani oleh anggota pokja ULP yang hadir. 11.7 peninjauan lapangan ditanggung oleh peserta. maka Pokja ULP menuangkan ke dalam Adendum Dokumen Pemilihan yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari Dokumen Pemilihan.1 Setelah Pemberian Penjelasan dan sebelum batas akhir waktu pemasukan penawaran. 10.2 Setiap Adendum yang ditetapkan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pemilihan. 10. 10. 10.10 Peserta diberitahu oleh Pokja ULP untuk mengambil salinan BAPP dan/atau Adendum Dokumen Pemilihan. 10.9 Apabila ketentuan baru atau perubahan penting tersebut tidak dituangkan dalam Adendum Dokumen Pemilihan maka ketentuan baru atau perubahan tersebut dianggap tidak ada dan ketentuan yang berlaku adalah yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan yang awal. 10. Perubahan Dokumen Pemilihan 11.

2 Dokumen penunjang yang terkait dengan Dokumen Penawaran dapat menggunakan Bahasa Indonesia atau bahasa asing. 14. 3) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan. Surat Penawaran. c) kepala cabang perusahaan yang . yang didalamnya mencantumkan : 1) tanggal. maka yang berlaku adalah penjelasan dalam Bahasa Indonesia. 2) masa berlaku penawaran.8 mengambil Pemilihan.1 Penawaran yang disampaikan oleh peserta terdiri dari 1 (satu) sampul yang memuat Penawaran Administrasi. Bahasa Penawaran Peserta menanggung semua biaya dalam penyiapan dan penyampaian penawaran. 15. 12. Penyiapan Penawaran 13. 15. Dalam hal terjadi perbedaan penafsiran. 14. 14.1 Semua Dokumen Penawaran harus menggunakan Bahasa Indonesia. Pokja ULP dapat memberikan tambahan waktu untuk memasukkan Dokumen Penawaran. Teknis dan Biaya. salinan Adendum Dokumen 11. dan 4) tanda tangan: a) direktur utama/pimpinan perusahaan.3 Dokumen penunjang yang berbahasa asing perlu disertai penjelasan dalam Bahasa Indonesia. Tambahan Waktu Pemasukan Dokumen Penawaran Dalam Adendum Dokumen Pemilihan.4 Peserta dapat mengambil salinan Adendum Dokumen Pemilihan yang disediakan oleh Pokja ULP atau mengunduhnya melalui alamat website yang tercantum dalam LDP. Biaya dalam Penyiapan Penawaran 14. b) penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya.2 Penawaran Administrasi terdiri dari: a. Dokumen Penawaran 15. C.

Surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (apabila ada). terdiri dari : 1) Daftar Riwayat Hidup personil yang diusulkan. 15. lingkup dan data pekerjaan yang dilaksanakan secara singkat. Data pengalaman perusahaan. 5) jadwal penugasan tenaga ahli. 3) jadwal pelaksanaan pekerjaan. diuraikan secara jelas dengan mencantumkan informasi : nama pekerjaan yang dilaksanakan. lokasi. 3) uraian pengalaman kerja sejenis 10 (Sepuluh) tahun terakhir. Rekapitulasi penawaran biaya. Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration). 2) uraian pendekatan. d. nilai. Keterangan: dokumen b. Surat penawaran biaya yang didalamnya tercantum masa berlaku penawaran dan total biaya penawaran (dalam angka dan huruf). 2) daftar pengalaman kerja sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir. Pendekatan dan metodologi. e. d.d tidak wajib dipenuhi .3 Dokumen Penawaran Teknis terdiri dari: a. dan waktu pelaksanaan (menyebutkan bulan dan tahun) b. 15. pemberi tugas. metodologi dan program kerja. b. Kualifikasi tenaga ahli.c. terdiri dari : 1) tanggapan dan saran terhadap Kerangka Acuan Kerja. atau d) pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. Rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimburseable cost). terdiri dari : 1) data organisasi perusahaan. c. Surat Kuasa dari pemimpin/direktur utama perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). 4) komposisi tim dan penugasan. b. Dokumen lain yang dipersyaratkan. 2) surat pernyataan kesediaan untuk ditugaskan.4 Penawaran Biaya terdiri dari: a. c.9 diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan bukti otentik. Dokumen lain yang dipersyaratkan. c.

Menyetujui permintaan tersebut tanpa mengubah penawaran. 17. sebelum akhir masa berlakunya penawaran. b.1 Semua biaya dalam penawaran harus dalam bentuk mata uang yang ditetapkan dalam LDP. [Untuk kontrak lumpsum. Menolak permintaan tersebut dan dapat mengundurkan diri secara tertulis dengan 18. 18.1 Untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lumpsum.2 Apabila evaluasi belum selesai dilaksanakan. 16. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran 17. Harga Penawaran 16. retribusi. asuransi dan keuntungan serta semua pajak. Masa Berlaku Penawaran dan Jangka Waktu Pelaksanaan .10 untuk kontrak lumpsum. apabila dipersyaratkan peserta mencantumkan harga satuan dan biaya total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Rincian Biaya Langsung Personil dan NonPersonil]. bea. Jika harga satuan ditulis nol atau tidak dicantumkan maka kegiatan dalam mata pembayaran tersebut dianggap telah termasuk dalam harga satuan kegiatan yang lain dan kegiatan tersebut tetap harus dilaksanakan.3 Peserta dapat : a. Pokja ULP dapat meminta kepada seluruh peserta secara tertulis untuk memperpanjang masa berlakunya penawaran tersebut dalam jangka waktu tertentu. dan pungutan lain yang sah harus dibayar oleh penyedia untuk pelaksanaan paket pekerjaan jasa konsultansi ini diperhitungkan dalam total biaya penawaran. peserta mencantumkan harga satuan dan biaya total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Rincian Biaya Langsung Personil dan NonPersonil. 16.2 Biaya overhead. 16. ditulis : “penyesuaian harga diberlakukan sebagaimana diatur dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak”].2 Pembayaran atas pretasi pekerjaan jasa konsultansi ini dilakukan sesuai dengan cara yang ditetapkan dalam LDP dan diuraikan dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak. 18.3 [untuk kontrak yang masa pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan. 17.1 Masa berlakunya penawaran sesuai dengan ketentuan dalam LDP. 18.

4 Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu yang ditetapkan dalam LDP D. 18.1 Peserta menyampaikan langsung Dokumen Penawaran kepada Pokja ULP sesuai jadwal yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. dan Biaya dimasukkan dalam 1 (satu) sampul penutup dan ditulis “Penawaran Administrasi.2 Peserta dapat menyampaikan Dokumen Penawaran melalui pos/jasa pengiriman dengan ketentuan sudah diterima Pokja ULP sebelum batas akhir pemasukan penawaran serta segala risiko keterlambatan dan kerusakan dokumen menjadi risiko peserta. maka sampul penutup dimasukan ke dalam 1 (satu) sampul luar yang mencantumkan nama paket pekerjaan dan alamat Pokja ULP. 19. 20. Penyampulan 19. .3 Dalam hal Dokumen Penawaran disampaikan melalui pos/jasa pengiriman. nama dan alamat peserta.3 Seluruh sampul penutup tersebut dimasukan ke dalam 1 (satu) sampul luar untuk menjaga kerahasiaannya. Pokja ULP tidak bertanggung jawab atas risiko yang mungkin timbul terhadap Dokumen Penawaran. Penyampaian Dokumen Penawaran 20. 19. Teknis. Penawaran 19. Pada sampul penutup tersebut juga ditandai “ASLI” untuk dokumen penawaran asli dan ditandai “REKAMAN” untuk dokumen penawaran rekaman. Selanjutnya sampul penutup tersebut juga ditulis nama paket pekerjaan. 20. 20. Teknis. terdiri dari: dokumen asli 1 (satu) Sampul rangkap dan salinannya 2 (dua) rangkap.11 tidak dikenakan sanksi.1 Dokumen Penawaran disampaikan sebanyak 3 dan Penandaan (tiga) rangkap. dan Pokja ULP memasukkan ke dalam kotak/tempat pemasukan.2 Dokumen Penawaran Administrasi. Pemasukan Dokumen Penawaran 19. serta ditujukan kepada Pokja ULP dengan alamat yang ditentukan dalam LDP. dan Biaya”.4 Bila sampul Dokumen Penawaran tidak direkat.

1 Setiap penawaran yang diterima oleh Pokja ULP setelah batas akhir waktu pemasukan penawaran akan ditolak dan dikembalikan kepada peserta yang bersangkutan dalam keadaan tertutup (sampul tidak dibuka). Pembukaan Dokumen Penawaran dan Koreksi Aritmatik 23. 21. atau penambahan Dokumen Penawaran harus disampaikan secara tertulis dan disampul serta diberikan tanda dengan penambahan pencantuman kata “PENARIKAN”.4 Peserta boleh menarik. “PENGUBAHAN” atau ”PENAMBAHAN”. penggantian. “PENGGANTIAN”.12 20. 22. sesuai dengan isi sampul tanpa mengambil Dokumen Penawaran yang sudah disampaikan sebelumnya. yang dihadiri paling kurang 2 (dua) peserta sebagai saksi. 23. Pokja ULP akan memberitahukan kepada peserta yang bersangkutan untuk mengambil kembali penawaran tersebut. Penawaran Terlambat Penawaran harus disampaikan kepada atau harus sudah diterima oleh Pokja ULP paling lambat di tempat dan pada waktu yang ditentukan dalam LDP. 22.2 Terhadap penawaran terlambat yang disampaikan melalui pos/jasa pengiriman. . mengganti.1 Dokumen Penawaran dibuka di hadapan peserta pada waktu dan tempat sesuai ketentuan dalam LDP. mengubah dan menambah dokumen penawarannya.3 Apabila tidak ada peserta atau hanya ada 1 (satu) peserta sebagai saksi. maka Pokja ULP menunda pembukaan Dokumen Penawaran selama 2 (dua) jam. Pembukaan dan Evaluasi Penawaran 23. 23.5 Penarikan. 23.2 Perwakilan peserta yang hadir pada saat pembukaan Dokumen Penawaran menunjukkan tanda pengenal dan surat penugasan kepada Pokja ULP.4 Apabila setelah ditunda selama 2 (dua) jam. hanya ada 1 (satu) atau tidak ada peserta sebagai saksi. pengubahan. sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran. Batas Akhir Waktu Pemasukan Penawaran 22. 20. E.

23. atau ”PENAMBAHAN” harus dibuka dan dibaca terlebih dahulu.12 Pokja ULP tidak boleh menggugurkan . 23. 2) rekapitulasi penawaran biaya.6 Pokja ULP meneliti isi kotak/tempat penyimpanan dokumen dan menghitung jumlah Dokumen Penawaran yang masuk dihadapan peserta. b.9 Dokumen Penawaran yang telah masuk tidak dibuka. dokumen penawaran biaya yang terdiri dari: 1) surat penawaran biaya yang didalamnya tercantum masa berlaku penawaran dan biaya penawaran.5 Pokja ULP membuka kotak/tempat penyimpanan dokumen dihadapan para peserta. 23. 3) rincian biaya penawaran terdiri dari : a) rincian Biaya Langsung Personil (remuneration). f.13 maka pembukaan Dokumen Penawaran tetap dilanjutkan dengan menunjuk saksi tambahan di luar Pokja ULP yang ditunjuk oleh Pokja ULP.10 Pokja ULP membuka Dokumen Penawaran di hadapan peserta kemudian dijadikan lampiran Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran.11 Pokja ULP memeriksa dan menunjukkan dihadapan peserta mengenai kelengkapan Dokumen Penawaran. Surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (apabila ada). dokumen penawaran teknis.8 Dokumen Penawaran dengan sampul bertanda “PENARIKAN”. dokumen lain yang dipersyaratkan. 23. surat kuasa dari pemimpin/direktur utama perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). ”PENGUBAHAN”. 23.7 Apabila penawaran yang masuk kurang dari 3 (tiga) peserta maka seleksi dinyatakan gagal. apabila dokumen dimaksud telah disusuli dokumen dengan sampul bertanda “PENARIKAN” 23. surat penawaran. 23. b) rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimbursable cost). c. ”PENGGANTIAN”. d. yang meliputi: a. e. 23.

dan harga satuan pada surat penawaran tetap dibiarkan kosong. c.17 Dalam hal terjadi penundaan waktu pembukaan penawaran.14 penawaran pada waktu pembukaan kecuali untuk peserta yang terlambat memasukkan penawaran. 23. apabila ada perbedaan penulisan nilai biaya penawaran antara angka dan huruf maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan huruf. apabila penawaran dalam angka tertulis dengan jelas sedangkan dalam huruf tidak jelas. jenis pekerjaan yang tidak diberi harga satuan dianggap sudah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain.18 Pokja ULP segera membuat Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran dan Koreksi Aritmatik yang sekurang-kurangnya memuat: a. kesalahan hasil pengalian antara volume dengan harga satuan.14 ULP melakukan koreksi aritmatik terhadap penawaran biaya. maka penawaran dinyatakan gugur. dengan ketentuan: a.15 untuk kontrak lump sump: a. 23.13 Salah satu anggota pokja ULP bersama 1 (satu) saksi memaraf Dokumen Penawaran asli yang bukan miliknya. 23. apabila penawaran dalam angka dan huruf tidak jelas. maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan angka. b. nama peserta. 23.16 Total penawaran biaya terkoreksi yang melebihi pagu anggaran langsung mengugurkan penawaran. nama paket dan pagu anggaran. harus dilakukan pembetulan. 23. maka penyebab penundaan tersebut harus dimuat dengan jelas di dalam Berita Acara. b. . namun total biaya terkoreksi yang melebihi HPS tidak menggugurkan penawaran sebelum dilakukan negosiasi biaya. 23. atau c. b. dengan ketentuan harga satuan pekerjaan yang ditawarkan tidak boleh diubah. jumlah Dokumen Penawaran yang masuk. Jika nilai pagu anggaran sama dengan nilai HPS maka nilai tersebut dijadikan patokan untuk menggugurkan penawaran biaya terkoreksi.

mengganti dan/atau mengubah isi Dokumen Penawaran. dan c. tanggal pembuatan berita acara.15 d. 24. dan kewajaran biaya.2 Penawaran dievaluasi dengan cara memeriksa dan membandingkan Dokumen Penawaran terhadap pemenuhan persyaratan yang diurut mulai dari tahapan penilaian persyaratan administrasi. 23.20 Berita Acara dilampiri Dokumen Penawaran. 24. g. besaran usulan biaya. evaluasi biaya. evaluasi administrasi.3 Metode evaluasi. dan Biaya 24. persyaratan teknis. dan tata cara selain yang disebutkan dalam IKP tidak diperbolehkan. kriteria. 24.21 Salinan Berita Acara dibagikan kepada peserta yang hadir tanpa dilampiri Dokumen Penawaran dan Pokja ULP dapat mengunggah salinan tersebut melalui alamat website yang tercantum dalam LDP. Pokja ULP dan/atau peserta dilarang menambah. evaluasi teknis. b. Evaluasi Penawaran Administrasi. 24. Berita Acara ditandatangani oleh anggota pokja ULP yang hadir dan 2 (dua) orang saksi. dan ruang lingkup serta . syarat-syarat.4 Pokja ULP melakukan evaluasi penawaran yang meliputi: a. kelainan-kelainan yang dijumpai dalam Dokumen Penawaran (apabila ada). Teknis.5 Ketentuan umum dalam melakukan evaluasi sebagai berikut : a. e. 24. dan i. b. usulan biaya terkoreksi.19 Setelah dibacakan dengan jelas. f. mengurangi. 23. penawaran yang memenuhi syarat adalah penawaran yang sesuai dengan ketentuan. jumlah Dokumen Penawaran yang lengkap dan tidak lengkap. keterangan lain yang dianggap perlu.1 Semua ketentuan IKP mengenai evaluasi penawaran berlaku untuk setiap metode evaluasi. h. 23. kecuali dalam klausul diatur atau disebutkan secara khusus hanya berlaku untuk salah satu metode evaluasi saja.

Evaluasi terhadap data administrasi hanya dilakukan terhadap hal-hal yang tidak dinilai pada saat penilaian kualifikasi. kualitas. Pokja ULP dan/atau PPK dengan tujuan untuk memenangkan salah satu peserta. e. para pihak dilarang mempengaruhi atau melakukan intervensi kepada Pokja ULP selama proses evaluasi. maka seleksi dinyatakan gagal. tanpa ada penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat. apabila dalam evaluasi ditemukan bukti adanya persaingan usaha yang tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan) antara peserta. c. 3) apabila tidak ada peserta lainnya sebagaimana dimaksud pada angka 2). maka : 1) peserta yang terlibat dimasukan dalam Daftar Hitam baik badan usahanya maupun pengurusnya. dan hasil/kinerja pekerjaan. (2) penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian . 24. penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat adalah: 1) penyimpangan dari Dokumen Pemilihan yang mempengaruhi lingkup.6 Evaluasi Administrasi : a. apabila: 1) syarat-syarat substansial yang diminta berdasarkan Dokumen Pemilihan dipenuhi/dilengkapi. dan/atau 2) penawaran dari peserta dengan persyaratan tambahan di luar ketentuan Dokumen Pemilihan yang akan menimbulkan persaingan usaha tidak sehat dan/atau tidak adil diantara peserta yang memenuhi syarat. Penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi. b.16 kualifikasi tenaga ahli yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. 2) surat penawaran : a) ditandatangani oleh : (1) direktur utama/pimpinan perusahaan. d. 2) proses evaluasi tetap dilanjutkan dengan menetapkan peserta lainnya yang tidak terlibat (apabila ada).

(3) kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. apabila hanya ada 1 (satu) atau 2 (dua) peserta yang memenuhi persyaratan administrasi.17 3) 4) 5) 6) 7) atau perubahannya. b) jangka waktu berlakunya surat penawaran tidak kurang dari waktu yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. Unsur-unsur yang dievaluasi harus sesuai dengan yang ditetapkan. peserta yang memenuhi persyaratan administrasi dilanjutkan dengan evaluasi teknis. kemudian membandingkan jumlah perolehan nilai dari para peserta. Evaluasi penawaran teknis dilakukan dengan cara memberikan nilai angka tertentu pada setiap kriteria yang dinilai dan bobot yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan.7 Evaluasi Teknis : a. maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi teknis. Pokja ULP dapat melakukan klarifikasi terhadap hal-hal yang kurang jelas dan meragukan. dengan ketentuan: 1) unsur-unsur pokok yang dinilai adalah: a) pengalaman perusahaan (bobot nilai . untuk menghindari kesalahan-kesalahan kecil yang dapat menggugurkan penawaran. c) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. maka seleksi dinyatakan gagal. maka syarat-syarat lainnya yang diperlukan agar diminta dan dievaluasi pada saat prakualifikasi dan tidak perlu dilampirkan pada Dokumen Penawaran. Evaluasi teknis dilakukan terhadap peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. 24. b. atau (4) pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. Apabila tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. c. dan d) bertanggal.

6) sub unsur Pengalaman Perusahaan yang dinilai adalah: a) pengalaman melaksanakan proyek/kegiatan sejenis. disamping untuk mengukur pengalaman juga dapat dipergunakan untuk mengukur kemampuan/kapasitas peserta yang bersangkutan dalam melaksanakan tugasnya. b) pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan. lingkup dan data pekerjaan yang dilaksanakan secara singkat. 3) bobot masing-masing unsur ditetapkan oleh Pokja ULP berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan.d 40 %). 5) pengalaman perusahaan peserta harus dilengkapi dengan referensi dari pengguna jasa. dan waktu pelaksanaan (menyebutkan bulan dan tahun). yang menunjukkan kinerja perusahaan peserta yang bersangkutan selama 10 (sepuluh) tahun terakhir. 2) pengalaman kerja di Indonesia dan/atau di lokasi proyek mendapat tambahan nilai. nilai. d. b) pendekatan dan metodologi (bobot nilai antara 20 % s. 2) penilaian dilakukan sesuai pembobotan dari masing-masing unsur yang telah ditentukan dalam LDP.18 antara 10 % s. pemberi tugas. lokasi. 4) penilaian juga dilakukan terhadap jumlah pekerjaan yang sedang dilaksanakan oleh peserta. Penilaian terhadap Pengalaman Perusahaan dilakukan atas: 1) pengalaman perusahaan peserta dalam melaksanakan pekerjaan sejenis dengan pekerjaan yang dipersyaratkan dalam KAK untuk 10 (sepuluh) tahun terakhir.d 20 %).d 70 %). c) kualifikasi tenaga ahli (bobot nilai antara 50 % s. 3) pengalaman tersebut diuraikan secara jelas dengan mencantumkan informasi: nama pekerjaan yang dilaksanakan. c) pengalaman manajerial dan fasilitas utama. d) kapasitas perusahaan dengan .

spesifikasi teknis. organisasi. 2) sub unsur Pendekatan dan Metodologi yang dinilai adalah: a) pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK. apresiasi terhadap inovasi. 7) bobot masing-masing sub unsur ditetapkan oleh Pokja ULP berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. gambar-gambar kerja. dan pengenalan lapangan. orang bulan (person-month) tenaga ahli. dan laporan-laporan.19 memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap. dan kebutuhan fasilitas penunjang. b) kualitas metodologi. jenis keahlian serta jumlah tenaga ahli yang diperlukan. e. c) hasil kerja (deliverable). perhitungan teknis. jadwal pekerjaan. tanggapan terhadap KAK khususnya mengenai data yang tersedia. Penilaian terhadap Pendekatan dan Metodologi dilakukan atas: 1) pemahaman perusahaan peserta atas lingkup pekerjaan/jasa layanan yang diminta dalam KAK. penilaian terutama meliputi: ketepatan menganalisa masalah dan langkah pemecahan yang diusulkan dengan tetap mengacu kepada persyaratan KAK. jadwal penugasan. dan hasil kerja. kualitas metodologi. d) fasilitas pendukung dalam . e) [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. lingkup serta jasa konsultansi yang diperlukan (aspek-aspek utama yang diindikasikan dalam KAK). uraian tugas. program kerja. pemahaman atas sasaran/tujuan. jangka waktu pelaksanaan. konsistensi antara metodologi dengan rencana kerja. penilaian terutama meliputi: pengertian terhadap tujuan proyek/kegiatan. laporan-laporan yang disyaratkan. kebutuhan jumlah orang bulan. penilaian meliputi antara lain: analisis.

Kualifikasi Tenaga Ahli. Bagi tenaga ahli yang diusulkan sebagai pemimpin/wakil pemimpin pelaksana pekerjaan (team leader/co team leader) dinilai pula pengalaman sebagai pemimpin/wakil pemimpin tim. dibuktikan dengan salinan ijazah. bila terjadi overlap yang dihitung hanya salah satu. f. (2) apabila terdapat perhitungan bulan menurut Pokja ULP lebih kecil dari yang tertulis dalam penawaran. Ketentuan penghitungan pengalaman kerja profesional dilakukan sebagai berikut : (1) tidak boleh terjadi tumpang tindih (overlap). b) pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK. e) gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK diberikan nilai lebih. penilaian dilakukan atas: 1) tenaga ahli yang diusulkan untuk melaksanakan pekerjaan dengan memperhatikan jenis keahlian. f) [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. serta jumlah tenaga yang telah diindikasikan di dalam KAK. yaitu lulusan perguruan tinggi negeri atau perguruan tinggi swasta yang telah lulus ujian negara atau yang telah diakreditasi.20 melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK. didukung dengan referensi dari pengguna jasa. Apabila perhitungan Pokja ULP . maka yang diambil adalah perhitungan Pokja ULP. 2) sub unsur Kualifikasi Tenaga Ahli yang dinilai adalah: a) tingkat pendidikan. persyaratan. 3) bobot masing-masing sub unsur ditetapkan oleh Pokja ULP berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. atau perguruan tinggi luar negeri yang telah diakreditasi.

maka bulan yang overlap dihitung satu kali). apabila jangka waktu pengalaman kerja profesional ditulis tahunnya saja (tanpa tanggal dan bulan). dinilai dengan kriteria sebagai berikut: (a) lingkup pekerjaan : i. sesuai ii. terkait (b) posisi : i. kesesuaian lingkup pekerjaan dan posisi pengalaman kerja profesional dibandingkan dengan yang dipersyaratkan dalam KAK. maka pengalaman kerja yang dihitung adalah total bulannya dikurangi 1 (satu) bulan. maka pengalaman kerja akan dihitung secara penuh (kecuali bila terjadi overlap. tidak sesuai (c) nilai masing-masing kriteria ditetapkan oleh Pokja ULP berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. dan tahunnya. total seluruh bulan kerja . maka yang diambil adalah yang tertulis dalam penawaran. bulan kerja profesional yang didapatkan dari angka (3). bulan. apabila jangka waktu pengalaman kerja profesional ditulis secara lengkap tanggal. (4).21 (3) (4) (5) (6) (7) (8) lebih besar dibandingkan dengan yang tertulis dalam penawaran. apabila jangka waktu pengalaman kerja profesional ditulis bulan dan tahunnya saja (tanpa tanggal). maka pengalaman kerja yang dihitung hanya 25 % dari total bulannya. sesuai ii. menunjang iii. dan (5) dikalikan dengan nilai kesesuaian lingkup pekerjaan dan posisi yang didapatkan dari angka (6).

22 profesional dibagi dengan angka 12 sehingga didapatkan jangka waktu pengalaman kerja profesional seorang tenaga ahli. i. 3) bobot masing-masing sub unsur ditetapkan oleh Pokja ULP berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. h. Personil yang menguasai/memahami aspek-aspek tersebut di atas diberikan nilai lebih tinggi. bahasa setempat.8 Evaluasi Biaya : a. Evaluasi biaya dilakukan terhadap peserta yang lulus ambang batas nilai teknis. 5) Kualifikasi dari tenaga ahli yang melebihi dari kualifikasi yang dipersyaratkan dalam KAK tidak mendapat tambahan nilai. Hasil evaluasi teknis harus melewati ambang batas nilai teknis (passing grade) seperti yang tercantum dalam LDP. aturan. dan kondisi (custom) setempat. aspek pengenalan (familiarity) atas tata-cara. (9) Nilai jangka waktu pengalaman kerja profesional tenaga ahli dicantumkan dalam LDP c) sertifikat keahlian/profesi yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang mengeluarkan. situasi. Apabila peserta yang lulus evaluasi teknis kurang dari 5 (lima) maka proses tetap dilanjutkan. 24. Unsur-unsur yang perlu diteliti dan dinilai dalam evaluasi penawaran biaya dilakukan terhadap: . b. d) lain-lain : penguasaan bahasa Inggris. sesuai dengan keahlian/profesi yang disyaratkan dalam KAK. bahasa Indonesia (bagi konsultan Asing). e) [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. Apabila tidak ada peserta yang lulus evaluasi teknis maka seleksi dinyatakan gagal. g. 4) Tingkat pendidikan tenaga ahli yang kurang dari tingkat pendidikan yang dipersyaratkan dalam KAK tidak diberi nilai.

jumlah peserta yang lulus dan tidak lulus pada setiap tahapan evaluasi. 4) kewajaran biaya pada Rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimbursable cost). e. F. Teknis. kesimpulan tentang kewajaran : 1) biaya pada Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration). ambang batas nilai teknis. j. serta diumumkan di alamat website yang tercantum dalam LDP dan ditempel di papan pengumuman resmi untuk masyarakat. 2. 3) kewajaran penugasan tenaga pendukung. 7. hasil evaluasi penawaran administrasi dan teknis termasuk alasan ketidaklulusan peserta. besaran usulan biaya dan biaya terkoreksi. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). yang sekurang-kurangnya memuat: 1. 6. pagu anggaran dan HPS. nilai evaluasi teknis diurutkan mulai dari nilai tertinggi. c. dan Biaya yang paling sedikit memuat: a. 2) penugasan tenaga ahli. h. d. hasil evaluasi persyaratan administrasi. Penetapan Pemenang 25. b.23 1) kewajaran biaya pada Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration). i.9 Pokja ULP membuat dan menandatangani Berita Acara Hasil Evaluasi Administrasi. Pengumuman Pemenang Pokja ULP memberitahukan penetapan peringkat teknis kepada seluruh peserta. nama seluruh peserta. 5. 3) penugasan tenaga pendukung. g. . ambang batas nilai teknis. nama dan alamat peserta. f. nama paket pekerjaan. keterangan-keterangan lain yang dianggap perlu mengenai pelaksanaan seleksi. 2) kewajaran penugasan tenaga ahli. dan 4) biaya pada Rincian Biaya Langsung NonPersonil (direct reimbursable cost). 4. 24. 3. penawaran biaya setelah Koreksi Aritmatik. tanggal dibuatnya Berita Acara. pernyataan bahwa seleksi gagal apabila tidak ada penawaran yang memenuhi syarat. nilai teknis seluruh peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. dan 8.

disertai bukti terjadinya penyimpangan. dengan tembusan kepada PPK.3 26. dengan tembusan kepada PPK.2 Menteri/Pimpinan Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi yang tercantum dalam LDP wajib memberikan jawaban secara tertulis atas semua sanggahan banding paling lambat 15 (lima belas) hari kerja setelah surat sanggahan banding diterima.24 26. rekayasa tertentu sehingga menghalangi terjadinya persaingan usaha yang sehat. Sanggahan yang disampaikan bukan kepada Pokja ULP atau disampaikan diluar masa sanggah. penyalahgunaan wewenang oleh Pokja ULP dan/atau pejabat yang berwenang lainnya. 27.2 26. b. dapat mengajukan sanggahan banding secara tertulis kepada Menteri/Pimpinan Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi yang tercantum dalam LDP paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah menerima jawaban sanggahan.1 Peserta yang tidak sependapat dengan jawaban sanggahan dari Pokja ULP. Sanggahan diajukan oleh peserta baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama dengan peserta lain apabila terjadi penyimpangan prosedur meliputi: a. dan APIP yang tercantum dalam LDP.4 26.5 27. dan/atau c. 26.3 Peserta yang akan melakukan sanggahan . Sanggahan Banding 27. Pokja ULP. 27. dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti. Pokja ULP wajib memberikan jawaban tertulis atas semua sanggahan paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah menerima surat sanggahan. APIP K/L/D/I yang tercantum dalam LDP. Apabila sanggahan dinyatakan benar maka Pokja ULP menyatakan seleksi gagal. penyimpangan ketentuan dan prosedur diatur dalam Peratuan Presiden ini dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. Sanggahan 26.1 Peserta dapat menyampaikan sanggahan secara tertulis atas penetapan peringkat teknis kepada Pokja ULP dalam waktu 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman peringkat teknis. PA/KPA.

b. meyakinkan kejelasan teknis dan biaya.1 Klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya dilakukan oleh Pokja ULP dengan: a. sanggahan dan/atau sanggahan banding terbukti tidak benar. b. dengan memperhatikan kesesuaian antara bobot pekerjaan dengan tenaga ahli dan/atau 29. 28.1 Pokja ULP segera mengundang peserta yang ditetapkan sebagai pemenang untuk menghadiri acara klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya.5 Sanggahan banding yang disampaikan bukan kepada Menteri/Pimpinan Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi yang tercantum dalam LDP atau disampaikan diluar masa sanggah banding.4 Sanggahan seleksi. tanggal. pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama.000. dan waktu klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya. direktur utama/pimpinan perusahaan. dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti. 29.25 banding harus memberikan Jaminan Sanggahan Banding yang ditujukan kepada Pokja ULP sebesar 2‰ (dua perseribu) dari HPS atau paling tinggi sebesar Rp50. 29. Undangan Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya 28.2 Undangan mencantumkan tempat. 27. banding menghentikan proses 27. tidak ada sanggahan dari peserta.2 Klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya dilakukan untuk: a. atau c. c.000. hari. Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya . dengan ketentuan: a. penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (dinyatakan dengan surat kuasa). 28. masa sanggah dan/atau masa sanggah banding berakhir.00 (lima puluh juta rupiah) dengan masa berlaku 20 (dua puluh) hari kerja sejak tanggal pengajuan sanggahan banding. kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. atau d.

biaya satuan dibandingkan dengan biaya yang berlaku di pasaran.26 tenaga pendukung yang ditugaskan. memperoleh kesepakatan biaya yang efisien dan efektif dengan tetap mempertahankan hasil yang ingin dicapai sesuai dengan penawaran teknis yang diajukan peserta. organisasi pelaksanaan. dan h.5 (dua koma lima) kali penghasilan yang diterima oleh tenaga ahli tidak tetap berdasarkan perhitungan dari daftar gaji yang telah diaudit dan/atau bukti setor pajak penghasilan tenaga ahli konsultan yang bersangkutan.5 Klarifikasi dan negosiasi terhadap unit biaya personil dilakukan berdasarkan daftar gaji yang telah diaudit dan/atau bukti setor pajak penghasilan tenaga ahli konsultan yang bersangkutan. 29. e.6 Klarifikasi dan negosiasi terhadap biaya tenaga pendukung (tenaga teknik dan . unit biaya personil dihitung berdasarkan satuan waktu yang dihitung berdasarkan tingkat kehadiran dengan ketentuan sebagaimana tercantum dalam LDP 29. b. b. g.2 (tiga koma dua) kali gaji dasar yang diterima oleh tenaga ahli tetap dan/atau maksimum 2. maksimum 3. program alih pengetahuan. cara penanganan pekerjaan dan rencana kerja.4 Aspek-aspek biaya yang perlu diklarifikasi dan dinegosiasi terutama: a. jadwal pelaksanaan pekerjaan. c. kesesuaian rencana kerja dengan jenis pengeluaran biaya. b. biaya satuan dari biaya langsung personil. serta mempertimbangkan kebutuhan perangkat/fasilitas pendukung yang proporsional guna pencapaian hasil kerja yang optimal. b.3 Aspek-aspek teknis yang perlu diklarifikasi dan dinegosiasi terutama: a. 29. f. 29. d. lingkup dan sasaran jasa konsultansi. fasilitas penunjang. dengan ketentuan: a. jadwal penugasan personil. dan c. kualifikasi tenaga ahli. volume kegiatan dan jenis pengeluaran.

29.7 Negosiasi biaya dilakukan terhadap total penawaran biaya terkoreksi yang melebihi HPS. 29. yang selanjutnya dilakukan proses klarifikasi dan negosiasi sebagaimana di atur dalam angka 28. maka Pokja ULP melanjutkan dengan mengundang pemenang cadangan kedua (apabila ada). 29.9 Apabila hasil evaluasi biaya serta klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya tidak ditemukan halhal yang tidak wajar. agar didapatkan total penawaran biaya hasil negosiasi yang memenuhi HPS.8 Harga satuan yang dapat dinegosiasikan yaitu Biaya Langsung Non-Personil yang dapat diganti (direct reimbursable cost) dan/atau Biaya Langsung Personil (remuneration) yang dinilai tidak wajar berdasarkan ketentuan pada angka 28.11 Apabila dalam klarifikasi dan negosiasi dengan pemenang cadangan pertama tidak menghasilkan kesepakatan. 29. maka total penawaran biaya dapat diterima sepanjang tidak melebihi pagu anggaran. sekretaris. 29. seperti: tenaga survey. 29.13 ULP membuat Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi. tanpa mengurangi kualitas penawaran teknis.1 dan seterusnya. 29.1 dan seterusnya.5). maka Pokja ULP melanjutkan dengan mengundang pemenang cadangan pertama (apabila ada) untuk melakukan proses klarifikasi dan negosiasi sebagaimana di atur dalam angka 28.27 penunjang/administrasi). .10 Apabila klarifikasi dan negosiasi dengan pemenang seleksi tidak menghasilkan kesepakatan. dilakukan berdasarkan harga pasar tenaga pendukung tersebut.12 Apabila klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya dengan 1 (satu) pemenang dan 2 (dua) pemenang cadangan tidak menghasilkan kesepakatan maka seleksi dinyatakan gagal. atau manajer kantor.

dikenakan sanksi berupa dimasukkan dalam Daftar Hitam. kepada peserta seleksi dengan pemenang seleksi yang telah mencapai kesepakatan dengan Pokja ULP dalam acara klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya untuk melaksanakan pekerjaan.1 Pokja ULP menyampaikan Berita Acara Hasil Seleksi (BAHS) kepada PPK sebagai dasar untuk menerbitkan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ). 30. maka seleksi dinyatakan gagal oleh PA/KPA setelah mendapat laporan dari PPK. 31.28 G. 30.4 Salah satu tembusan dari SPPBJ disampaikan (tanpa lampiran surat perjanjian) sekurangkurangnya kepada unit pengawasan internal.3 SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah Pokja ULP menyampaikan BAHS kepada PPK.8 Kontrak ditandatangani paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah SPPBJ. Kerahasiaan Proses Berita Acara Hasil Seleksi oleh Pokja ULP bersifat rahasia sampai dengan saat PPK menerbitkan SPPBJ. selama masa surat penawaran peserta tersebut masih berlaku atau sudah diperpanjang masa berlakunya. 30. . 30. bila sependapat dengan Pokja ULP.5 Apabila pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri.7 Bagi calon penyedia yang mengundurkan diri dengan alasan yang tidak dapat diterima.6 Apabila pemenang dan 2 (dua) pemenang cadangan yang akan ditunjuk sebagai penyedia mengundurkan diri. Penunjukan Penyedia Jasa Konsultansi 30. Penunjukan Pemenang Seleksi 30. 30.2 PPK menerbitkan SPPBJ. 30. 30. maka PPK meminta Pokja ULP untuk mengundang pemenang cadangan (apabila ada) untuk melakukan proses klarifikasi dan negosiasi.

pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2. b. d. Seleksi Gagal 32. klarifikasi teknis dan negosiasi biaya dengan pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 tidak menghasilkan kesepakatan. 32. semua penawaran biaya terkoreksi yang disampaikan peserta melampaui pagu anggaran.1 Pokja ULP menyatakan seleksi gagal. d. atau i. Dokumen Pemilihan tidak sesuai dengan . sanggahan dari peserta atas pelaksanaan seleksi ternyata benar terhadap : 1) penyimpangan ketentuan dan prosedur yang diatur dalam Peratuan Presiden ini dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Kualifikasi atau Dokumen Pemilihan. b. h. apabila dalam evaluasi penawaran terjadi persaingan usaha yang tidak sehat. tidak ada penawaran yang lulus evaluasi penawaran. jumlah peserta yang lulus prakualifikasi kurang dari 5 (lima) [untuk Seleksi Umum] atau kurang dari 3 (tiga) [untuk Seleksi Sederhana]. f. e. g. dan/atau 2) kesalahan substansi Dokumen Pengadaan. pengaduan masyarakat atas terjadinya penyimpangan ketentuan dan prosedur dalam pelaksanaan seleksi yang melibatkan Pokja ULP dan/atau PPK. kecuali untuk Metode Evaluasi Kualitas. e. jumlah peserta yang memasukkan Dokumen Penawaran kurang dari 3 (tiga). apabila: a. c. Seleksi Gagal 32. PA/KPA sependapat dengan PPK yang tidak bersedia menandatangani SPPBJ karena pelaksanaan seleksi melanggar Peraturan Presiden ini.29 H. pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN dari pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 ternyata benar. apabila: a. tidak hadir dalam klarifikasi teknis dan negosiasi biaya. pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 mengundurkan diri dari penunjukan pemenang. seluruh peserta yang masuk sebagai Calon Daftar Pendek tidak hadir dalam pembuktian kualifikasi. ternyata benar. c.2 PA/KPA menyatakan seleksi gagal.

ternyata benar. 32. kecuali perubahan . pelaksanaan seleksi melanggar Peraturan Presiden No. 32. yaitu melakukan: a.30 Peraturan Presiden No.3 Menteri/Pimpinan Lembaga/Institusi Lainnya menyatakan seleksi gagal. atau b. 33. c. evaluasi ulang. penghentian proses seleksi. b. maka Pokja ULP meneliti dan menganalisis penyebab terjadinya seleksi gagal. apabila: a. pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN dan/atau terjadinya penyimpangan ketentuan dan prosedur dalam pelaksanaan Seleksi yang melibatkan PA dan/atau KPA. ternyata benar. untuk menentukan langkah selanjutnya. dan menandatangani Kontrak pelaksanaan pekerjaan. 54 tahun 2010. PPK melakukan finalisasi an Kontrak terhadap rancangan Kontrak. f.2 PPK dan penyedia tidak diperkenankan mengubah substansi Dokumen Pemilihan sampai dengan penandatanganan Kontrak. sanggahan banding dari peserta atas terjadinya penyimpangan ketentuan dan prosedur dalam pelaksanaan seleksi yang melibatkan KPA. pelaksanaan seleksi tidak sesuai atau menyimpang dari Dokumen Pemilihan. KPA. PPK dan/atau Pokja ULP. Penandatangan Setelah SPPBJ diterbitkan. ternyata benar. 54 tahun 2010. atau b.6 Setelah pemberitahuan adanya seleksi gagal. 32. atau d. apabila dananya telah cukup tersedia dalam dokumen anggaran. apabila: a. ternyata benar.1 Penandatanganan Kontrak dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkan SPPBJ. sanggahan banding dari peserta atas terjadinya penyimpangan ketentuan dan prosedur dalam pelaksanaan seleksi yang melibatkan PA. 32. PPK dan/atau Pokja ULP. dengan ketentuan sebagai berikut: 33. penyampaian ulang Dokumen Penawaran.4 Kepala Daerah menyatakan seleksi gagal. 33. pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN dan/atau terjadinya penyimpangan ketentuan dan prosedur dalam pelaksanaan seleksi yang melibatkan KPA. atau g. seleksi ulang.5 Setelah seleksi dinyatakan gagal. maka Pokja ULP memberitahukan kepada seluruh peserta.

BAHS. BAPP. surat penawaran. 33.5 Menetapkan urutan hirarki bagian-bagian Dokumen Kontrak dalam Surat Perjanjian dengan maksud apabila terjadi pertentangan ketentuan antara bagian satu dengan bagian yang lain. pokok perjanjian.6 Banyaknya rangkap Kontrak dibuat sesuai kebutuhan.4 PPK dan penyedia wajib memeriksa konsep Kontrak meliputi substansi. seperti : SPPBJ. yang telah didaftarkan sesuai dengan peraturan perundangundangan. b. terdiri dari: 1) Kontrak asli pertama untuk PPK dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh penyedia. b.31 waktu pelaksanaan pekerjaan yang melewati batas tahun anggaran. dan 2) Kontrak asli kedua untuk penyedia dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh PPK. . e. angka dan huruf serta membubuhkan paraf pada setiap lembar Dokumen Kontrak. h.7 Penandatanganan Kontrak yang kompleks dan/atau bernilai di atas Rp 100. adendum Surat Perjanjian (apabla ada).3 Perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan setelah mendapat persetujuan kontrak tahun jamak. 33.000. redaksional. apabila diperlukan.00 (seratus miliar rupiah) dilakukan setelah memperoleh pendapat ahli hukum kontrak.000. bahasa. maka berlaku urutan sebagai berikut: a. syarat-syarat khusus Kontrak. f. dokumen lainnya.000. 33. syarat-syarat umum Kontrak. g.8 Pihak yang berwenang menandatangani Kontrak atas nama penyedia adalah Direksi yang disebutkan namanya dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar. gambar-gambar. d. yaitu: a. 33. beserta rincian penawaran biaya. rangkap kontrak lainnya tanpa dibubuhi materai. Kerangka Acuan Kerja. 33. 33. c. sekurang-kurangnya 2 (dua) Kontrak asli.

dapat menandatangani Kontrak.32 33.8.9 Pihak lain yang bukan Direksi atau yang namanya tidak disebutkan dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar sebagaimana dimaksud pada angka 36. . sepanjang mendapat kuasa/pendelegasian wewenang yang sah dari Direksi atau pihak yang sah berdasarkan Akta Pendirian/Anggaran Dasar untuk menandatangani Kontrak.

d____ Tempat : __________ 1. Jangka Waktu Penyelesaian Pekerjaan C. Bina Marga Kab. Pekerjaan ini dibiayai dari sumber pendanaan APBD TK II Tahun Anggaran 2012 Pemberian Penjelasan akan dilaksanakan pada : Hari : Jum'at Tanggal : 24 Pebruari 2012 Waktu : 08. Lingkup Pekerjaan Pokja Panitia Pengadaan Barang dan Jasa ULP : Dinas PU.30 s. Peninjauan Lapangan [apabila diperlukan] H. Masa Berlaku Penawaran dan Jangka Waktu Pelaksanaan 1. Sampul penutup Dokumen Penawaran Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Bentuk mata uang penawaran : Rupiah 2. Jaksa Agung Suprapto No. 31 Sampang Alamat website _______________________________ Nama pekerjaan: _Konsultan Perencanaan PK 9 Buah Jembatan di Ruas Jalan Kabupaten Uraian singkat pekerjaan ______________ [diisi nama paket pekerjaan/kegiatan dan uraian secara singkat dan jelas pekerjaan/kegiatan yang dilaksanakan] B. 31 Sampang 1. Sampang . Sampang Alamat Pokja ULP _Jl. Jaksa Agung Suprapto No. Penyampulan Peninjauan Lapangan akan dilaksanakan pada : Hari : __________ Tanggal : __________ Waktu : ____s.33 BAB III.d selesai Tempat : Jl. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan 60 (enam puluh) hari kalender sejak SPMK G. Masa berlaku penawaran selama 50 (Lima puluh) hari kalender sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran. 2. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran F. Sumber Dana Jangka waktu penyelesaian pekerjaan: 60 (enam puluh) hari kalender. LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP) A. Pemberian Penjelasan E. Pembayaran dilakukan dengan cara Termyn D.

Unsur Pengalaman Perusahaan : 20% a. Dalam hal Dokumen Penawaran disampaikan melalui pos/jasa pengiriman. Sampul penutup ditulis : Nama Paket Pekerjaan : Konsultan Perencanaan PK 9 Buah Jembatan di Ruas Jalan Kabupaten Nama Perusahaan : ______________ Alamat Perusahaan : ______________ Ditujukan kepada : Pokja Panitia Pengadaan Barang dan Jasa ULP Dinas PU. Pengalaman perusahaan peserta harus dilengkapi dengan referensi. Seluruh sampul penutup dimasukkan ke dalam 1 (satu) sampul luar. 4. DAN BIAYA” 2. Sampang Alamat Pokja ULP : Jl. Pada sampul penutup diberi tanda “ASLI” untuk Dokumen Penawaran asli dan “REKAMAN” untuk Dokumen Penawaran salinan. Bina Marga Kab. 5. TEKNIS. Sampang Alamat Pokja ULP : Jl.34 dan Penandaan Sampul Penawaran Administrasi. 31 Sampang Diterima pada : Hari : ______________ Tanggal : ______________ Bulan : ______________ Tahun : ______________ Jam : ______________ [diisi oleh Pokja ULP yang menerima Dokumen Penawaran] 3. maka sampul luar ditulis : Nama Paket Pekerjaan : Konsultan Perencanaan PK 9 Buah Jembatan di Ruas Jalan Kabupaten Ditujukan kepada : Pokja Panitia Pengadaan Barang dan Jasa[ ULP Dinas PU. yang menunjukkan kinerja perusahaan peserta yang bersangkutan selama 10 (sepuluh) tahun terakhir dan dapat dibuktikan kebenarannya dengan menghubungi penerbit referensi. Jaksa Agung Suprapto No. dan Biaya ditandai : “PENAWARAN ADMINISTRASI. I. 31 Sampang Bobot unsur-unsur pokok yang dinilai : 1. Teknis. Bina Marga Kab. Evaluasi Teknis . Jaksa Agung Suprapto No.

5) proyek/kegiatan yang sejenis adalah : Penilaian dilakukan atas pengalaman perusahaan selama kurun waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir dalam melaksanakan pekerjaan sejenis dengan pekerjaan yang akan dilaksanakan. f. unsur pengalaman melaksanakan d. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki Pengalaman < 1 Paket pengalaman manajerial dan fasilitas utama dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 20 2) memiliki Pengalaman 1 sd 2 Paket pengalaman . dengan bobot sub unsur 6%. Sub proyek/kegiatan sejenis. maka penawaran digugurkan dan peserta dikenakan Daftar Hitam.35 b. Apabila dilengkapi referensi namun terbukti tidak benar. e. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki ≥ Pengalaman < 1 Paket pekerjaan di lokasi proyek/kegiatan dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 20 2) memiliki Pengalaman 1 sd 2 Paket pekerjaan di lokasi proyek/kegiatan dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 60 3) memiliki Pengalaman > 3 Paket paket pekerjaan di lokasi proyek/kegiatan dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 100 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan. Apabila tidak dilengkapi referensi maka tidak dinilai. Sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki ≥ Pengalaman < 1 Paket pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 20 2) memiliki Pengalaman 1 sd 2 Paket pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 60 3) memiliki < Pengalaman > 3 Paket pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 100 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman melaksanakan proyek/kegiatan sejenis = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman melaksanakan proyek/kegiatan sejenis. c. dengan bobot sub unsur 6%. Sub unsur pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan. dengan bobot sub unsur 6_%.

36

g.

h. i. j.

manajerial dan fasilitas utama dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 60 3) memiliki Pengalaman > 3 Paket pengalaman manajerial dan fasilitas utama dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 100 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama. Sub unsur kapasitas perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap, dengan bobot sub unsur 3%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki memiliki < 2 orang tenaga ahli tetap orang tenaga ahli tetap yang digunakan untuk melakukan pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 20 2) memiliki memiliki 2 sd. 3 orang tenaga ahli tetap orang tenaga ahli tetap yang digunakan untuk melakukan pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 60 3) memiliki memiliki > 3 orang tenaga ahli tetap orang tenaga ahli tetap yang digunakan untuk melakukan pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 100 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur kapasitas perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama. [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. Total bobot seluruh sub unsur = 100 % Total NILAI BOBOT seluruh sub unsur X bobot unsur Pengalaman Perusahaan = NILAI PENGALAMAN PERUSAHAAN.

2.

Unsur Pendekatan dan Metodologi : 30% a. Sub unsur pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK, dengan bobot sub unsur 7%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : _100 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 50 3) apabila tidak menyajikan, diberi nilai : 10 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur

37

b.

c.

d.

e.

pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK. Sub unsur kualitas metodologi, dengan bobot sub unsur 8%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 100 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : _50_ 3) apabila tidak menyajikan, diberi nilai : _10_ 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur kualitas metodologi = NILAI BOBOT sub unsur kualitas metodologi. Sub unsur hasil kerja (deliverable), dengan bobot sub unsur 2%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 100 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 50 3) apabila tidak menyajikan, diberi nilai : 10 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur hasil kerja (deliverable) = NILAI BOBOT sub unsur hasil kerja (deliverable). fasilitas pendukung dalam Sub unsur melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK, dengan bobot sub unsur 3%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 100_ 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : _50 3) apabila tidak menyajikan, diberi nilai : _10 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK. Sub unsur gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK, dengan bobot sub unsur 20%, dan ketentuan penilaian sub unsur :

38

1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 100 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 50 3) apabila tidak menyajikan, diberi nilai : 10 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK. f. [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. k. Total bobot seluruh sub unsur = 100 % l. Total NILAI BOBOT seluruh sub unsur X bobot unsur Pendekatan dan Metodologi = NILAI PENDEKATAN DAN METODOLOGI. 3. Unsur Kualifikasi Tenaga Ahli : 50_% a. Sub unsur tingkat pendidikan, dengan bobot sub unsur 30%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) ≥ tingkat pendidikan yang disyaratkan dalam KAK, diberi nilai : 100 2) < tingkat pendidikan yang disyaratkan dalam KAK, diberi nilai : 0_ 3) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur tingkat pendidikan = NILAI BOBOT sub unsur tingkat pendidikan. b. Sub unsur pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK, dengan bobot sub unsur 60%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) dukungan referensi : a) apabila melampirkan referensi dan dapat dibuktikan kebenarannya dengan menghubungi penerbit referensi, maka pengalaman kerja diberikan penilaian, b) apabila tidak dilengkapi referensi maka tidak diberikan penilaian, c) apabila melampirkan referensi namun terbukti tidak benar, maka penawaran digugurkan dan peserta dikenakan Daftar Hitam. 2) perhitungan bulan kerja tenaga ahli, yang dihitung berdasarkan ketentuan yang tercantum dalam IKP, 3) lingkup pekerjaan : a) sesuai, diberi nilai : 100 b) menunjang, diberi nilai : __30_

tidak sesuai adalah : Pengalaman sebagai tenaga Ahli Lainnya 5) perhitungan bulan kerja X nilai lingkup pekerjaan X nilai posisi = jumlah bulan kerja profesional 6) nilai total seluruh jumlah bulan kerja profesional dibagi angka 12 = jangka waktu pengalaman kerja profesional 7) nilai jangka waktu pengalaman kerja profesional : a) Untuk Team Leader memiliki Pengalaman < 1 tahun pengalaman kerja profesional. diberi nilai : 60. diberi nilai : 20. i. memiliki Pengalaman 1 < 3 tahun pengalaman kerja profesional. sesuai adalah : Perencanaan Pembangunan Jalan. iii. Menunjang Pembangunan Jalan. Pengalaman > 2 Proyek nilai 100 [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 8) nilai jangka waktu pengalaman kerja profesional yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK. diberi nilai : __50___ c) posisi yang : sesuai adalah : Untuk Team Leader sesuai jika pengalamannya sebagai team leader Untuk Tenaga Ahli dikatakakan sesuai jika Pengalaman Penugasannya sebagai Tenaga Ahli yang sama atau sebagai Team Leader. nilai 20. Pengalaman 1 < 2 tahun nilai 60 . memiliki Pengalaman > 3 Proyek tahun pengalaman kerja profesional. diberi nilai : 100 b) Ahli Teknik Sipil.39 c) terkait. Terkait Perencanaan Pembangunan Jembatan dlldengan jelas]. adalah Pengawasan ii. diberi nilai : ____100_ b) tidak sesuai. nilai 100 c) Ahli Geoteknik. diberi nilai : 10 d) lingkup pekerjaan yang : i. . Pengalaman 1 < 2 tahun nilai 60 . 4) posisi : a) sesuai. Pengalaman < 1 tahun nilai 20.

n. Nilai 1 (Satu) Orang Tenaga Ahli X bobot tenaga ahli = NILAI BOBOT tenaga ahli q. o. dan ketentuan penilaian sub unsur : [apabila 1) penguasaan bahasa asing dibutuhkan]. Nilai Evaluasi Teknis = NILAI PENGALAMAN PERUSAHAAN + NILAI PENDEKATAN DAN METODOLOGI + NILAI KUALIFIKASI TENAGA AHLI Ambang batas nilai teknis (passing grade) = ___________ 5. Total NILAI BOBOT seluruh tenaga ahli X bobot unsur Kualifikasi Tenaga Ahli = NILAI KUALIFIKASI TENAGA AHLI. [apabila tenaga ahli yang dinilai lebih dari 1 (satu) maka setiap tenaga ahli harus diberi bobot]Bobot tenaga ahli : 1) Team Leader Bobot 20 2) Ahli Teknik Sipil bobot 20 3) Ahli Geoteknik bobot 15 p. diberi nilai : _____________ 5) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 6) total nilai yang didapatkan X bobot sub unsur lain-lain = NILAI BOBOT sub unsur lain-lain. situasi. Total bobot seluruh sub unsur = 100 %. Total NILAI BOBOT seluruh sub unsur = NILAI 1 (SATU) ORANG TENAGA AHLI. diberi nilai : _____________ [apabila 2) penguasaan bahasa setempat dibutuhkan]. dan kondisi (custom) setempat. Sub unsur lain-lain yang dibutuhkan dalam KAK. diberi nilai : _____________ 3) penguasaan Bahasa Indonesia bagi konsultan asing [apabila dibutuhkan]. Sub unsur sertifikat keahlian/profesi.40 c. d. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki. 4. diberi nilai : _____________ 4) aspek pengenalan (familiarity) atas tata-cara. m. diberi nilai : 0 3) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 4) nilai yang didapatkan X bobot sub unsur sertifikat keahlian/profesi = NILAI BOBOT sub unsur sertifikat keahlian/profesi. dengan bobot sub unsur _______%. diberi nilai : 50 2) tidak memiliki. Evaluasi Biaya Jangka waktu pelaksanaan Evaluasi Biaya : . dengan bobot sub unsur 10%. aturan. J.

000. Sanggahan ditujukan kepada Pokja Panitia Pengadaan Barang dan Jasa ULP Dinas PU. 4. ST. MT b. PA/KPA Suparto. Sanggahan Banding dan Pengaduan Unit biaya personil berdasarkan satuan waktu dihitung sebagai berikut: 1 (satu) bulan : ____ (__________) hari kerja 1 (satu) hari kerja : ____ (__________) jam kerja 1. ST. Bina Marga Kab. Inspektorat Kabupaten Sampang [ditulis secara lengkap dan jelas] Pengaduan ditujukan Kabupaten Sampang kepada 2. 3. M.00 (_dua ratus enam puluh empat ribu rupiah) Jaminan sanggahan banding ditujukan kepada Pokja ULP. Jaminan Sanggahan Banding 1. 3. 264. MT c. Unit Biaya Personil Berdasarkan Satuan Waktu L. 5. .41 01 Maret 2012 sd 9 Maret 2012_ K. MT Inspektorat Kabupaten Sampang Sanggahan Banding ditujukan kepada : Bupati Kabupaten Sampang Tembusan sanggahan banding ditujukan kepada : ________________________ a. Sanggahan. PPK Suparto. MT b. PA/KPA Suparto. ST. Inspektorat Besarnya jaminan sanggahan banding Rp. PPK Suparto. Jaminan Sanggahan Banding dicairkan dan disetorkan pada Kas Daerah 2. ST. Sampang Tembusan sanggahan ditujukan kepada : a.

Latar Belakang Perencanaan Peningkatan 9 buah jembatan di ruas jalan kabupaten pekerjaan jasa konsultansi yang bertujuan untuk membuat dan menyusun perencanaan teknis dan biaya yang berada di Kabupaten Sampang. kec. Jembatan Robatal II di Ruas Jalan Pasarenan – Robatal 5. Jembatan Kompenang di Ruas Jalan Tambelangan – Durjan 9. KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) Uraian Pendahuluan1 1. Menyusun Perencanaaan Pembangunan Jembatan secara lengkap dan terinci mulai dari rencana kerja. Lokasi Kegiatan 1 Uraian Pendahuluan memuat gambaran secara garis besar mengenai pekerjaan yang akan dilaksanakan. Memperoleh transfer ilmu pengetahuan dari konsultan untuk pegawai Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang. Jembatan Taman II di Ruas Jalan Labuhan – Sreseh. Pekerjaan ini masuk dalam Kegiatan Pembangunan Jembatan Program Pembangunan Jalan dan Jembatan yang terdapat dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang pada Tahun Anggaran 2012 Maksud diperlukannya konsultan adalah untuk membantu Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang menyusun dan membuat Perencanaan Teknis dan Biaya Peningkatan 9 buah jembatan di ruas jalan kabupaten. Sasaran 4. Jembatan Bunten barat I di Ruas Jalan Bunten Barat – Pancor 2. KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) BAB IV. Jembatan Bangcelok di Ruas Jalan Bangcelok – Nyeloh 8. c. Jembatan Taman II di Ruas Jalan Labuhan – Sreseh 3. Jembatan Anggersek di Ruas Jalan Baruh – Madupat 6. efektif dan berkualitas. Mendapatkan Perencanaan Peningkatan 9 buah jembatan di ruas jalan kabupaten yang efisien dari segi dana dan bangunan. rencana anggaran biaya hingga detail gambar teknis ( Detail Engineering Design ) guna pelaksanaan konstruksinya. Tujuan dari pekerjaan ini sendiri adalah : a. b. d rangka mewujudkan jembatan kabupaten yang baik untuk kepe masyarakat. Maksud dan Tujuan 3. . Jembatan Krampon I di Ruas Jalan Plakaran – Krampon 1. kec. yang nantinya akan menjadi pedoman pelaksanaan pekerjaan konstruksi pembangunan jembatan dalam DPA Kegiatan pembangunan Jalan Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang. Jembatan Rap-rapan di Ruas Jalan Batu Lenger – Tobai Timur 4. Ketapang 2. Sreseh 2.42 BAB IV. Jembatan Bunten barat I di Ruas Jalan Bunten Barat – Pancor. Jembatan Bangsah II di Ruas Jalan Bundah – Plasah 7. sehingga mampu meningkatkan kualitas SDM dinas Sasaran dari Jasa konsultansi ini adalah 9 Jembatan di Ruas jalan kabupaten yaitu : 1.

Sokobanah 4. 9. Referensi Hukum             Tata Cara Survai Kondisi Jalan Kota.43 3. kec. Tata Cara Survai Inventarisasi Jalan dan Jembatan Kota. Sampang 6. Peraturan Tebal Perkerasan Lentur Jalan Raya Dengan Metode Analisa Komponen. Robatal 5. Pelaksanaan lapis campuran beraspal panas SNI 03-3425-1994. Jembatan Robatal II di Ruas Jalan Pasarenan – Robatal. Jembatan Kompenang di Ruas Jalan Tambelangan – Durjan.1987). Sumber Pendanaan Kegiatan ini dibiayai dari sumber pendanaan : APBD Kabupaten Sampang Tahun Anggaran 2012 Nama Pejabat Pembuat Komitmen : Suparto. SK SNI T-22-1991-03. Maret 1992 Spesifikasi Perencanaan Klasifikasi Fungsi Jalan di wilayah perkotaan.26. kec. SNI-1732-1989-F ( SK BI-2. Jembatan Bangsah II di Ruas Jalan Bundah – Plasah. ST. Petunjuk Perencanaan Trotoar. kec. . Jrengik 8. Tata Cara Perencanaan Teknis Lasekap jalan.021/T/BNKT/1990.002/T/BNKT/1991. Tata cara pelaksanaan lapis tipis beton aspal untuk jalan raya SNI 03-3426-1994. No. kec. Jembatan Rap-rapan di Ruas Jalan Batu Lenger – Tobai Timur. Jembatan Bangcelok di Ruas Jalan Bangcelok – Nyeloh. No. kec. kec. 007/T/BNKT/1990. No. Sreseh 7. MT Satuan Kerja : Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang Data Penunjang2 Tidak ada Revisi SNI 03-1737-1989. No. Tata cara survai kerataan permukaan perkerasan jalan dengan alat ukur kerataan NAASRA Tidak ada 6.010/T/BNKT/1990. Jembatan Krampon I di Ruas Jalan Plakaran – Krampon. Petunjuk Perencanaan Marka Jalan . 2 Data penunjang terdiri dari data yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan.016/T/BNKT/1990.01/MN/B/1993. Tambelangan 9.005/T/BNKT/1991. No. Urban Drainage Guide Lines and Technical Design Standart tahun 1994 yang dikeluarkan oleh direktorat Jenderal Cipta Karya.3. No. Tata Cara Perencanaan Persimpangan Sesederhana Jalan Perkotaan. kec. Tata Cara Perencanaan Drainase Permukaan Jalan.033/T/BM/1996. No. No. 8. Standart Perencanaan Geometrik Jalan Perkotaan. Studi-Studi Terdahulu 10. Nama dan Organisasi Pejabat Pembuat Komitmen Data Dasar Standar Teknis 7. Torjun 5. Jembatan Anggersek di Ruas Jalan Baruh – Madupat. Manual Pemeriksaan Perkerasan Jalan Dengan Alat Benkelman Beam.

sesui dengan kebutuhan untuk perencanaanteknis dan pedoman yang dikeluarkan oleh . Test dan Uji Laboratorium yang diharapkan adalah : 1. Test dan Uji Laboratorium Survey. No. Sedangkan geoteknik bertujuan melihat struktur tanah yang ada untuk menentukan kedalaman dan luas penampang serta jenis pondasi jembatan yang akan dibangun. 2. 4. Survey Geologi dan Geoteknik Survey Geologi dan Geoteknik dilakukan pada daerah disekitar jembatan guna mengetahui karakteristik geologi daerah sekitar jembatan yang diperlukan dalam pembuatan rencana detail. Petunjuk / Tata Cara Standart lainnya yang berhubungan. Mengumpulkan dan mereview data lalu lintas. Mereview data harga satuan bahan dan material dilokasi.09/S/BNKT/1991. termasuk didalamnya konfirmasi jematan yang akan ditangani. Mengumpulkan dan mereview data banjir. erosi dan daerah tergenang pada lokasi. Mengumpulakan dan mereview data mengenai bahanbahan / material maupun peralatan yang tersedia yang dapat menentukan jenis konstruksi. 7.  Survey Pendahuluan Survey pendahuluan ini bertujuan untuk mengumpulkan datadata sebanyak mungkin yang diperlukan untuk perencanaan lebih lanjut. 5. 3. Mengumpulkan dan meriview data-data mengenai jembatan dan situasinya serta informasi lainnya secara umum. dengan melakukan hal-hal sebagai berikut : 1. Semua hasil survai pendahuluan harus dilaporkan dalam Laporan Pendahuluan untuk dikonsultasikan kepada Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK ) sebagai dasar persiapan langkah selanjutnya. Membuat foto-foto dokumentasi mengenai kondisi lapangan yang bersangkutan dan khusus untuk kepentingan lansekap jembatan. 8. Mengumpulkan data-data sekunder lainnya yang diperlukan dan dianggap penting. Dari survai pendahuluan ini diharapkan konsultan sudah dapat mengusulkan metode penelitian dan perencanaan yang akan di tetapkan dan mengidentifikasi masalah-masalah yang mungkin timbul. Menyusun jadwal pelaksanaan dilapangan. Ruang Lingkup 11. Lingkup Kegiatan Lingkup pekerjaan dari pekerjaan jasa konsultansi ini adalah menyusun Perencanaan Peningkatan 1 buah jembatan di ruas jalan kabupaten sebagaimana sasaran dan lokasi yang tersebut di atas.44   Spesifikasi Tanaman Lansekap Jalan. Pebruari 1992. 6.  Survey Lapangan.

Sondir Test ini dilakukan pada daerah-daerah yang akan dipasang pondasi jembatan khususnya daerah tertentu yang dicurigai dimana kerusakan pondasi jembbatan disebabkan oleh kondisi dan sifat tanah dasar yang kurang baik ( Pondasi jembatan ambles ). Survey Hidrologi Survei ini dilakukan untuk meneliti aliran atau arus air yang mengalir dibawah jembatan apakah jembatan nantinya memotong aliran air secara tegak lurus atau serong dimana masalah penggerusan pondasi jembatan oleh aliran arus yang ada harus diperhatikan. Test.05/T/BNKT/1991 maupun peraturan-peraturan lain yang berlaku serta sesuai dengan petunjuk Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK ).45 Direktorat General Bina Marga maupun peraturanperaturan lain yang berlaku serta sesuai dengan petunjuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) 2. Survey Kondisi Jembatan Survei kondisi jalan dilakukan untuk mengetahui jenis konstruksi. sehingga perlu dilakukan uji atau test sondir sesuai dengan petunjuk Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) dan Pejabat . 5. 4. Survey kelayakan struktural konstruksi jembatan Survey ini bertujuan untuk menentukan letak struktur jembatan yang akan dibangun baik dari segi ketinggian yaitu apa harus mendatar sama dengan kelandaian jalan pada alinyemen vertikal ataupun harus naik. Selain itu jembatan yang direncanakan harus berada di atas muka air banjir yang mungkin dapat terjadii serta kebutuhan ruang bebas lalu lintas yang ada di bawahnya. 3. Struktur. maupun arah jembatan itu sendiri yang harus lurus dari alinyemen horisontal jalan atau berbelok. Pelaksanaan survai harus sesuai dengan pedoman yang dikeluarkan oleh Direktorat General Bina Marga No. Pelaksanaan ini harus sesuai dengan Pedoman Survai yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga dan Pedoman yang berlaku lainnya serta sesuai dengan petunjuk Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK ). elevasi jembatan ditentukan pula oleh bentuk alinyemen memanjang dari geometri jalan. jenis kerusakan yang terjadi dan seberapa berat kerusakannya dan kondisi lainnya untuk mendapatkan data yang diperlukan guna perancanaan lebih lanjut. Selain itu juga..

Keluaran3 1. dengan menampilkan informasi umum sekitar jembatan tersebut. Perkiraan biaya yang diperoleh dari analisa ini di bandingkan dengan proyek-proyek sebelum nya didaerah sekitar lokasi. yang meliputi : Potongan penampang memanjang. Gambar situasi dibuat dengan perbandingan yang proporsional. peralatan. 4. b.  Pembuatan Design Gambar Teknis.  Pembuatan Rencana Kerja dan Syarat teknis Konsultan harus mempelajari menggunakan Rencana Kerja dan Syarat Teknis (spesifikasi teknik) standar yang dikeluarkan oleh direktorat Jenderal Bina Marga atau SNI.  Pembuatan Rencana Anggaran Biaya dan Analisa Harga Satuan Pekerjaan Setiap ruas jalan yang direncanakan harus di hitung volume pekerjaan untuk tiap bagian sesuai dengan masing-masing kontrak pelaksanaanya. Rencana Kerja dan Syaratsyarat Teknis (RKS) serta Gambar Teknis Perencanaan secara detail. Apabila dalam spesifikasi teknik yang tersedia tidak tercakup jenis pek erjaan yang harus dilaksanakan. Dokumen Laporan Akhir 3. Rencana diplot diatas layout yang cukup luas dimana letak jembatan lama dan jembatan baru jelas kedudukannya. Dokumen Laporan Administrasi dan Keuangan (Invoice) 5. maka konsultan harus menyiapkan Spesifikasi Khusus yang sesuai dengan pekerjaan. Dokumen Hasil Perencanaan Teknis (DED)  yang meliputi Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Analisa Harga Satuan Pekerjaan. . Gambar rencana harus dibuat dengan jelas dan lengkap dan memperhatikan hal-hal sebagai berikut : a. sosial pajak overhead dan keuntungan yang berlaku didaerah setempat. Analisa harga satuan menggunakan metode Bina Marga yang berdasarkan faktor-faktor material. Dokumen Laporan Pendahuluan 2. Presentasi Hasil Perencanaan 3 Dijelaskan pula keterkaitan antara suatu keluaran dengan keluaran lain. 12.46 Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK ). dengan skala gambar yang sesuai. Yang perlu digambarkan jelas adalah rencana jembatan yang akan ditangani / dikerjakan. potongan penampang melintang dan detail persimpangan.

Berinisiatif memprakarsai penerapan penemuan baru dalam perencanaan. Theodolite. . 3. Peralatan. 2. 4 Khusus untuk Metode Evaluasi Pagu Anggaran jumlah orang bulan tidak boleh dicantumkan. Jangka Waktu Penyelesaian Kegiatan 17. dan masukan lain yang perlu. Survey lapangan 9 (sembilan) hari kalender. Personil dan Fasilitas dari Pejabat Pembuat Komitmen 14. Material. dll peralatan yang dibutuhkan untuk survey perencanaan teknis dengan kostruksi Komposit 1. Jadwal Tahapan Persiapan 7 (tujuh) hari kalender. Peralatan dan Material yang disediakan oleh penyedia jasa antara lain : Sondir. DCP. Personil Posisi Tenaga Ahli: Team Leader Tenaga Ahli Struktur Ahli Geotek Kualifikasi S1 Sipil 4 th S1 Sipil 2th S1 Sipil 2th Jumlah Orang Bulan4 2 ob 2 ob 2 ob 2 ob 2 ob 2 ob Tenaga Pendukung (jika ada): Surveyor S1 Sipil Cad Operator S1 Sipil/Mesin/arsi tektur Computer Operator SLTA 18. Membuat jadwal kegiatan rencana kerja serta detail dalam jangka waktu yang ditetapkan. Lingkup Kewenangan Penyedia Jasa Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang akan menyediakan sarana dan fasilitas yang diperlukan oleh konsultan dan akan menyediakan data-data dan memberi akses atas arsip yang dimilikinya guna menunjang pekerjaan konsultan selama waktu pelaksanaan pekerjaan tersebut sesuai dengan kewenangan dan kemampuan yang dimilikinya. Berkonsultasi kepada instansi yang terkait untuk memperoleh informasi data sekunder. 60 (enam puluh) hari kalender. alat transportasi. 16. Melaksanakan konsultasi berkala kepada Pengguna Jasa / Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK ).47 13. 4. alat ukur. Peralatan dan Material dari Penyedia Jasa Konsultansi 15. GPS.

48 Pelaksanaan Kegiatan Pengolahan data. Penyerahan DED dan penyelesaian administrasi 2 (dua) hari kalender. antisipasi hambatan atau permasalahan yang akan ditemui dan pertanyaan-pertanyaan lainnya yang memerlukan keputusan atau tindak lanjut dari Tim Kerja. analisa. Alih Pengetahuan . Laporan Pendahuluan Laporan Pendahuluan memuat : rincian jadwal kerja. Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya : 3 (tiga) hari kalender sejak SPMK diterbitkan sebanyak 5 (lima) buku laporan. Produksi dalam Negeri 24. Laporan 19. Pembuatan DED dan konsultasi 40 (empat puluh) hari Kalender. Laporan Akhir 23. Hal-Hal Lain 22. Persyaratan Kerjasama Semua kegiatan jasa konsultansi berdasarkan KAK ini harus dilakukan di dalam wilayah Negara Republik Indonesia kecuali ditetapkan lain dalam angka 4 KAK dengan pertimbangan keterbatasan kompetensi dalam negeri. Pedoman Pengumpulan Data Lapangan 26. Pengumpulan data lapangan harus memenuhi persyaratan berikut : Sesuai dengan standar teknis SNI atau standar yang dikeluarkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum RI. Rencana Kerja dan Syarat-syarat Teknis (RKS) serta Gambar Teknis Perencanaan secara detail. pemecahan dan rekomendasi dari hal-hal yang ditugaskan kepada konsultan dan juga Hasil Perencanaan Teknis (DED) Perencanaan Pembangunan 1 buah Jembatan di ruas Jalan Kabupaten yang meliputi Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Analisa Harga Satuan Pekerjaan. kwitansi dan lain-lain yang diperlukan untuk pertanggungjawaban administrasi dan keuangan pada Kegiatan Perenanaan ini Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya : 21 (dua puluh satu) hari kalender sejak SPMK diterbitkan sebanyak 5 (lima) buku laporan dan cakram padat (compact disc) sebanyak 5 (lima) buah. pembuatan langkah-langkah kerja. Jika kerjasama dengan penyedia jasa konsultansi lain diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan jasa konsultansi ini maka persyaratan berikut harus dipatuhi : Yang menjadi penanggung jawab dan penghubung kepada pihak Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang tetap penyedia jasa yang tercantum dalam kontrak. Laporan Akhir memuat : mencakup temuan. Penyedia Jasa Konsultansi dalam survey dan proses penyusunan DED berkewajiban untuk selalu berkoordinasi dengan tim supervisi serta menyelenggarakan presentasi hasil akhir DED dalam rangka alih pengetahuan kepada staf teknik Dinas PU Bina Marga 25. serta Laporan Administrasi dan Keuangan (Invoice) yang berisi surat.

.49 Kabupaten Sampang.

dan program kerja. [Surat Kuasa] 1) 2. 3) Jadwal pelaksanaan pekerjaan.50 BAB V. Penawaran Administrasi dan Teknis ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas. Kualifikasi Tenaga Ahli. Penawaran ini berlaku selama ____ (_________________) hari kalender sejak pembukaan Dokumen Penawaran. terdiri dari: 1) Tanggapan dan saran terhadap Kerangka Acuan Kerja. 3) Uraian Pengalaman Kerja Sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir. Dokumen penawaran teknis._____________20__ Kepada Yth. terdiri dari: . terdiri dari : 1) Data Organisasi Perusahaan. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN LAMPIRAN 1 : SURAT PENAWARAN A. 2) Uraian pendekatan. 2) Daftar Pengalaman Kerja Sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir.: Pokja_______________ULP_____________________[K/L/D/I] [diisi oleh Pokja ULP] di _______________________________ Perihal: Penawaran Administrasi dan pekerjaan diisi oleh Pokja ULP] Teknis________________[nama Sehubungan dengan Undangan Pengambilan Dokumen Pemilihan Nomor_____________tanggal_____________ dan setelah kami pelajari dengan saksama Dokumen Pemilihan. bersama Surat Penawaran Administrasi dan Teknis ini kami lampirkan : 1. terdiri dari : a. Sesuai dengan persyaratan Dokumen Pemilihan. c. BENTUK SURAT PENAWARAN ADMINISTRASI DAN TEKNIS [KOP PERUSAHAAN] Nomor : _____________________ Lampiran : _____________________ CONTOH ______________. b. Data Pengalaman Perusahaan. 5) Jadwal penugasan tenaga ahli. metodologi. Berita Acara Pemberian Penjelasan [dan Adendum Dokumen Pemilihan]. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama ____ (_________________) hari kalender. 4) Komposisi tim dan penugasan. dengan ini kami mengajukan penawaran Administrasi dan Teknis untuk pekerjaan_____________________[diisi oleh Pokja ULP]. Pendekatan dan Metodologi.

51 1) Daftar Riwayat Hidup personil yang diusulkan. 2) Surat pernyataan kesediaan untuk ditugaskan dari personil yang diusulkan. . maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan. [Dokumen lain yang dipersyaratkan] Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini. PT/CV/Firma/Kemitraan_________________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] _____________________ Jabatan Keterangan : 1) Harus dilampirkan surat kuasa. d. apabila dikuasakan.

[Menandatangani Surat Sanggahan].52 B. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. memberi kuasa kepada : Nama : ______________________________________*) Alamat : ______________________________________ Jabatan : ______________________________________ yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa. 6. [Menandatangani Berita Acara Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya]. Sampang . 4. [Menandatangani Surat Perjanjian/Surat Perintah Kerja]. [Menandatangani Pakta Integritas]. [Menandatangani Surat Penawaran]. 2. Bina Marga Kab. _________________ [no. ___________________. 3._______________20__ Penerima Kuasa ________________ [nama dan jabatan] Pemberi Kuasa ________________ [nama dan jabatan] *) Penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya. BENTUK SURAT KUASA CONTOH-1 [kop surat badan usaha] SURAT KUASA Nomor : _______________ Nama : __________________________________ Alamat Perusahaan : __________________________________ Jabatan : _______________________ [Direktur Utama/Pimpinan perusahaan] _________________[nama PT/CV/Firma] dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perusahaan berdasarkan Akta Notaris No. 5. Penerima Kuasa mewakili Pemberi Kuasa untuk : 1. yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa. [Menandatangani Surat Sanggahan Banding] Surat Kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. akta notaris] tanggal ________________ [tanggal penerbitan akta] Notaris _____________ [nama notaris penerbit akta] beserta perubahannya.

dst Surat Kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. ___________________. Penerima Kuasa mewakili Pemberi Kuasa untuk : 1. [Menghadiri pembukaan penawaran]. yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa. [Melakukan pendaftaran dan pengambilan dokumen]. 4. [Menghadiri pemberian pejelasan]. _________________. 3. _________________ [no.53 CONTOH-2 [kop surat badan usaha] SURAT KUASA Nomor : _______________ Nama : __________________________________ Alamat Perusahaan : __________________________________ Jabatan : _______________________ [Direktur Utama/Pimpinan perusahaan/Kepala Cabang/wakil kemitraan (KSO)] _______________[nama PT/CV/Firma] dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama [perusahaan/kemitraan (KSO)] berdasarkan [Akta Notaris No. Akta notaris] tanggal ________________ [tanggal penerbitan akta] Notaris _____________ [nama notaris penerbit akta] beserta perubahannya atau Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi No__________ tanggal ____________ ]. 2._______________20__ Penerima Kuasa ________________ [nama dan jabatan] Pemberi Kuasa ________________ [nama dan jabatan] . memberi kuasa kepada : Nama : ______________________________________ Alamat : ______________________________________ yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa.

BENTUK DATA ORGANISASI PERUSAHAAN CONTOH DATA ORGANISASI ______________________[ PT/CV/Firma/Kemitraan] [cantumkan uraian ringkas (kurang lebih 2 (dua) halaman) mengenai latar belakang dan organisasi peserta dan penanggung jawab yang ditugaskan untuk mengelola pekerjaan jasa konsultansi ini]. .54 LAMPIRAN 2 : DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS A.

55 B. Jenis lingkup layanan jasa konsultansi 5. Nomor urut 2. Jumlah orang bulan yang digunakan 7. Sampang . Nama instansi pengguna jasa dan sumber dana 3. Mitra kerja dan posisinya dalam kemitraan (apabila ada) Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Nilai kontrak pekerjaan 8. 1 Nama Paket Pekerjaan 3 Lingkup Layanan 4 Periode 5 Orang Bulan 6 Nilai Kontrak 7 Mitra Kerja 8 Keterangan isi kolom : 1. Nama paket pekerjaan 4. Jangka waktu layanan 6. BENTUK DAFTAR PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CONTOH DAFTAR PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERKAHIR Pengguna Jasa/ Sumber Dana 2 No. Bina Marga Kab.

Jumlah tenaga ahli Asing Indonesia ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan Tenaga ahli tetap yang terlibat: Posisi Keahlian a. (nama perusahaan) c. Lokasi Proyek 5. No. Nama Paket Pekerjaan : : 3. Jumlah Orang Bulan _________________ _________________ _________________ _________________ _________________ Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Perusahaan Mitra Kerja a. Jumlah tenaga ahli : Tenaga Ahli Asing ___ Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia ___ Orang Bulan 10. Kontrak 7. BENTUK URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CONTOH URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERKAHIR 1. Lingkup Produk Utama : 4. Sampang . Waktu Pelaksanaan : : : : 8. Pengguna Jasa 2. _________________ ___________________ b. (nama perusahaan) dst. (nama perusahaan) b. _________________ ___________________ dst. Nilai Kontrak 6. Bina Marga Kab. Nama Pemimpin Kemitraan (jika ada) : Alamat : Negara Asal : 9. _________________ ___________________ e.56 C. _________________ ___________________ c. _________________ ___________________ d. (nama perusahaan) d.

misalnya meniadakan kegiatan yang dianggap tidak perlu. atau menambahkan kegiatan lain.TANGGAPAN DAN SARAN PENDUKUNG DARI PPK TERHADAP PERSONIL/FASILITAS [tanggapi perihal penyediaan peralatan/material/personil/fasilitas pendukung oleh Pejabat Pembuat Komitmen sesuai dengan Dokumen Pemilihan ini meliputi antara lain (jika ada): dukungan administrasi. data. BENTUK TANGGAPAN DAN SARAN TERHADAP KERANGKA ACUAN KERJA DAN PERSONIL/FASILITAS PENDUKUNG DARI PPK CONTOH A. atau mengusulkan pentahapan kegiatan yang berbeda. ruang kerja. Saran tersebut di atas harus disampaikan secara singkat dan padat. transportasi lokal. Sampang . TANGGAPAN DAN SARAN TERHADAP KERANGKA ACUAN KERJA [cantumkan dan jelaskan modifikasi atau inovasi yang peserta usulkan terhadap Kerangka Acuan Kerja untuk meningkatkan kinerja dalam melaksanakan pekerjaan jasa konsultansi ini. Bina Marga Kab.] B.57 D. peralatan. dan lain-lain] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.

Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Program kerja ini harus konsisten dengan Data Teknis-6 mengenai Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan. dan menunjukkan pemahaman terhadap Kerangka Acuan Kerja dan kemampuan untuk menerjemahkannya ke dalam rencana kerja. termasuk laporan. Bina Marga Kab. termasuk gambar kerja dan diagram) yang dibagi menjadi tiga bab berikut: a) Pendekatan Teknis dan Metodologi. harus dicantumkan. Peserta harus menyusun bidang-bidang pokok dari pekerjaan. Dalam bab ini usulkan struktur dan komposisi tim. dan menjelaskan pendekatan teknis yang akan diadopsi untuk menyelesaikan permasalahan. Program kerja yang diusulkan harus konsisten dengan pendekatan teknis dan metodologi. dan c) Organisasi dan Personil a) Pendekatan Teknis. Dalam bab ini jelaskan pemahaman peserta terhadap tujuan proyek/kegiatan. BENTUK URAIAN PENDEKATAN. c) Organisasi dan Personil. metodologi dan program kerja adalah kriteria pokok dari Penawaran Teknis. Sampang . gambar kerja. substansinya dan jangka waktu. dan tenaga pendukung. tabel. Peserta juga harus menjelaskan metodologi yang diusulkan dan kesesuaian metodologi tersebut dengan pendekatan yang digunakan. Daftar hasil kerja. b) Program Kerja.58 E. dan tanggal jatuh tempo penyerahan laporan-laporan. b) Program Kerja. metodologi kerja dan uraian detil mengenai keluaran. pentahapan dan keterkaitannya. lingkup serta jasa konsultansi yang diperlukan. METODOLOGI DAN PROGRAM KERJA CONTOH [Pendekatan teknis. Dalam bab ini usulkan kegiatan utama dari pelaksanaan pekerjaan. Peserta disarankan untuk menyajikan detil penawaran teknis (misalnya 50 (lima puluh) halaman. target (termasuk persetujuan sementara dari Pejabat Pembuat Komitmen). Peserta harus menyoroti permasalahan yang sedang dicarikan jalan keluarnya. tenaga ahli inti sebagai penanggung jawab.

dan kegiatan lain yang memerlukan persetujuan Pejabat Pembuat Komitmen. termasuk penyerahan laporan (misalnya laporan pendahuluan. dan laporan akhir). laporan antara. 8 Keterangan 9 1 2 Cantumkan semua kegiatan. dan kegiatan lain yang memerlukan persetujuan dicantumkan secara terpisah berdasarkan tahapannya Jangka waktu kegiatan dicantumkan dalam bentuk diagram balok. Untuk paket pekerjaan yang ditahapkan maka kegiatan seperti penyerahan laporan. 1 Kegiatan1 2 I 3 II 4 Bulan ke-2 III IV V 5 6 7 dst. .59 F. BENTUK JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN CONTOH JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN No.

60 G. BENTUK KOMPOSISI TIM DAN PENUGASAN CONTOH KOMPOSISI TIM DAN PENUGASAN (DAFTAR PERSONIL) Tenaga Ahli (Personil Inti) Nama Personil Perusahaan Tenaga Ahli Lokal/Asing Lingkup Keahlian Posisi Diusulkan Uraian Pekerjaan Jumlah Orang Bulan Tenaga Pendukung (Personil lainnya) Nama Personil Perusahaan Tenaga Ahli Lokal/Asing Lingkup Keahlian Posisi Diusulkan Uraian Pekerjaan Jumlah Orang Bulan .

Masukan personil dihitung dalam bulan dimulai sejak penugasan. BENTUK JADWAL PENUGASAN TENAGA AHLI1 CONTOH JADWAL PENUGASAN TENAGA AHLI Masukan Personil (dalam bentuk diagram balok)2 Orang Bulan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 n No. dan sebagainya.61 H. Nama Personil Nasional 1 2 n Subtotal Asing 1 2 n Subtotal Total Masukan PenuhWaktu Masukan Paruh-Waktu 1 2 Untuk Tenaga Ahli pengisian masukan harus mencantumkan nama personil. misalnya juru gambar. Sampang . staf administrasi. Bina Marga Kab. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. untuk Tenaga Pendukung cukup dicantumkan posisi.

Nama Perusahaan e. Sampang . Uraian Tugas f. Surat Referensi dari Pengguna Jasa Tahun sebelumnya a. dilampirkan rekaman ijazah ) 6. : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ 9. Waktu Pelaksanaan g. Posisi Penugasan h. Status Kepegawaian pada Perusahaan i. Pengguna Jasa d. Status Kepegawaian pada Perusahaan i. Posisi yang diusulkan 2. Lokasi Proyek c. Nama Proyek b. Nama Proyek b. Pendidikan Non Formal 7. Status kepegawaian pada perusahaan ini 1 Setiap pengalaman kerja yang dicantumkan harus disertai dengan referensi dari pengguna jasa yang bersangkutan. Uraian Tugas f. Bina Marga Kab. BENTUK DAFTAR RIWAYAT HIDUP PERSONIL YANG DIUSULKAN CONTOH Daftar Riwayat Hidup 1. tempat dan tahun tamat belajar. Pengalaman Kerja1 Tahun ini ____ a. Nama Personil 4. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Waktu Pelaksanaan g.62 I. Lokasi Proyek c. Posisi Penugasan h. Nama Perusahaan e. Pengguna Jasa d. Tempat/Tanggal Lahir 5. Pendidikan (Lembaga pendidikan. Surat Referensi dari Pengguna Jasa dst. Penguasaan Bahasa Inggris dan bahasa Indonesia 8. Nama Perusahaan 3.

____________. (__________) [nama jelas] Mengetahui: __________[nama Penyedia Jasa Konsultansi] (__________) [nama jelas wakil sah] ._____20__ Yang membuat pernyataan. Jika terdapat pengungkapan keterangan yang tidak benar secara sengaja atau sepatutnya diduga maka saya siap untuk digugurkan dari proses seleksi atau dikeluarkan jika sudah dipekerjakan.63 Daftar riwayat hidup ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan penuh rasa tanggung jawab.

____________. Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan penuh rasa tanggung jawab. Sampang ._____20__ Yang membuat pernyataan.64 J. Bina Marga Kab. (__________) [nama jelas] Menyetujui: __________[nama Penyedia Jasa Konsultansi] (__________) [nama jelas wakil sah] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. BENTUK SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN CONTOH PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Alamat : __________________________________________ : __________________________________________ Dengan ini menyatakan bahwa saya bersedia untuk melaksanakan paket pekerjaan jasa konsultansi _____________ untuk Penyedia Jasa Konsultansi _____________ sesuai dengan usulan jadwal penugasan saya dari bulan __________ tahun __________ sampai dengan bulan__________ tahun __________ dengan posisi sebagai tenaga ahli _________________.

Penawaran Biaya ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama ____ (_________________) hari kalender. dengan ini kami mengajukan Penawaran Biaya untuk pekerjaan_____________________[diisi oleh Pokja ULP] sebesar Rp______________(____________________________). Sesuai dengan persyaratan Dokumen Pemilihan. [Dokumen lain yang dipersyaratkan] Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini._____________20__ : _____________________ : _____________________ Kepada Yth. maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan. Sampang . Rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimburseable cost) 4. Bina Marga Kab. PT/CV/Firma/Kemitraan_________________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] _____________________ Jabatan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration) 3. BENTUK SURAT PENAWARAN BIAYA CONTOH Nomor Lampiran [KOP PERUSAHAAN] ______________. Pokja_______________ULP_____________________[K/L/D/I] [diisi oleh Pokja ULP] di _______________________________ Perihal : Penawaran Biaya________________[nama pekerjaan diisi oleh Pokja ULP] Sehubungan dengan Undangan Pengambilan Dokumen Pemilihan Nomor_____________tanggal_____________ dan setelah kami pelajari dengan saksama Dokumen Pemilihan. Berita Acara Pemberian Penjelasan [dan Adendum Dokumen Pemilihan]. Penawaran ini berlaku selama ____ (_________________) hari kalender sejak pembukaan Dokumen Penawaran. Rekapitulasi Penawaran Biaya 2.65 LAMPIRAN 3 : DOKUMEN PENAWARAN BIAYA A. serta menunjuk Surat Penawaran Administrasi dan Teknis kami nomor _____________ tanggal _____________ perihal Penawaran Administrasi dan Teknis_____________________ [nama pekerjaan diisi oleh Pokja ULP]. bersama Surat Penawaran Biaya ini kami lampirkan : 1.

66 B. BENTUK REKAPITULASI PENAWARAN BIAYA CONTOH REKAPITULASI PENAWARAN BIAYA No. Bina Marga Kab. I II Uraian Biaya Langsung Personil Biaya Langsung Non-Personil Sub-total PPN 10% Total Terbilang: Total Harga (Rp) Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Sampang .

BENTUK RINCIAN BIAYA LANGSUNG PERSONIL (REMUNERATION) CONTOH RINCIAN BIAYA LANGSUNG PERSONIL Harga Satuan Orang Bulan (Rp) Nama Personil1 Nasional Asing Posisi Orang Bulan Jumlah (Rp) Total Biaya 1 Untuk Tenaga Ahli pengisian masukan harus mencantumkan nama personil. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. dan sebagainya. Sampang .67 C. staf administrasi. untuk Tenaga Pendukung cukup dicantumkan posisi. Bina Marga Kab. misalnya juru gambar.

68

D. BENTUK RINCIAN BIAYA REIMBURSEABLE COST)1

LANGSUNG

NON-PERSONIL

(DIRECT

CONTOH

RINCIAN BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL
Jenis Biaya Biaya Kantor Uraian Biaya Biaya Sewa Kantor Biaya Pemeliharaan Kantor Biaya Komunikasi Biaya Peralatan Kantor Biaya Kantor Lainnya Biaya Perjalanan Dinas Biaya Tiket Uang Harian Perjalanan Darat Biaya Perjalanan Dinas Lainnya Biaya Laporan Laporan Pendahuluan Laporan Antara Laporan Akhir Laporan Penyelengaraan Seminar Biaya Laporan Lainnya Biaya Lainnya Total Biaya Satuan (hari/kali) Biaya2 Lump Sum Harga Satuan (Rp) (Rp) Jumlah (Rp)

1

2

Biaya langsung non-personil adalah biaya yang benar-benar diperlukan dalam menunjang pelaksanaan pekerjaan. Biaya keuntungan (profit) dan biaya umum (overhead cost) tidak diperkenankan. Biaya langsung non-personil dapat berupa harga satuan tetap atau penggantian biaya atas bukti tagihan dengan pagu biaya (lump sum). Pilih salah satu cara penghitungan penggantian biaya. Dalam hal penggantian dengan pagu biaya, Pokja ULP harus menetapkan pagu biaya dan mengosongkan kolom Satuan.

Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang

69

BAB VI. BENTUK KONTRAK
LAMPIRAN 1 : SURAT PERJANJIAN

[kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen]
SURAT PERJANJIAN untuk melaksanakan Paket Pekerjaan Jasa Konsultansi: __________________________ Nomor : __________

[Jika penyedia bukan berbentuk Kemitraan/KSO maka kalimat pembukaan/komparisi di atas disesuaikan sebagai berikut:] SURAT PERJANJIAN ini berikut semua lampirannya (selanjutnya disebut “Kontrak”) dibuat dan ditandatangani di __________ pada hari __________ tanggal __ bulan __________ tahun ____ antara __________ [nama Pejabat Pembuat Komitmen], selaku Pejabat Pembuat Komitmen, yang bertindak untuk dan atas nama __________ [nama proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen], yang berkedudukan di __________ [alamat Pejabat Pembuat Komitmen], berdasarkan Surat Keputusan _______________ [pejabat yang menandatangani SK penetapan sebagai PPK] No _______________ [nomor SK penetapan sebagai PPK] (selanjutnya disebut “PPK”) dan __________ [nama wakil penyedia], __________ [jabatan wakil penyedia], yang bertindak untuk dan atas nama __________ [nama penyedia], yang berkedudukan di __________ [alamat Penyedia Jasa Konsultansi], berdasarkan Akta Notaris No. __________ [nomor akta notaris], tanggal _________ [tanggal penerbitan akta] yang dikeluarkan oleh Notaris ____________ [nama notaris penerbit akta] (selanjutnya disebut “Penyedia”). [Jika penyedia berbentuk Kemitraan/KSO maka kalimat pembukaan/komparisi di atas disesuaikan sebagai berikut:] SURAT PERJANJIAN ini berikut semua lampirannya (selanjutnya disebut “Kontrak”) dibuat dan ditandatangani di __________ pada hari __________ tanggal __ bulan __________ tahun ____ antara __________ [nama Pejabat Pembuat Komitmen], selaku Pejabat Pembuat Komitmen, yang bertindak untuk dan atas nama __________ [nama proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen], yang berkedudukan di __________ [alamat Pejabat Pembuat Komitmen], berdasarkan Surat Keputusan _______________ [pejabat yang menandatangani SK penetapan sebagai PPK] No _______________ [nomor SK penetapan sebagai PPK] (selanjutnya disebut “PPK”) dan Kemitraan yang beranggotakan sebagai berikut: 1. __________ [nama penyedia 1]; dan 2. __________ [nama penyedia 2]; dan ...dst, yang masing-masing anggotanya bertanggung jawab secara pribadi dan tanggung renteng atas semua kewajiban terhadap PPK berdasarkan Kontrak ini dan telah menunjuk __________ [nama anggota kemitraan yang ditunjuk sebagai wakil kemitraan] untuk bertindak atas nama Kemitraan yang

Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang

70

berkedudukan di __________[alamat Penyedia Jasa Konsultansi], berdasarkan Surat Perjanjian Kemitraan/KSO No. ________________ tanggal ______________ yang dibuat di atas kertas segel (selanjutnya disebut “Penyedia”).] MENGINGAT BAHWA: (a) PPK telah meminta penyedia untuk menyediakan Jasa Konsultansi sebagaimana diterangkan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak yang terlampir dalam Kontrak ini; Penyedia, sebagaimana dinyatakan kepada PPK, memiliki keahlian profesional, personil, dan sumber daya teknis, dan telah menyetujui untuk menyediakan Jasa Konsultansi sesuai dengan persyaratan dan ketentuan dalam Kontrak ini; PPK dan penyedia menyatakan memiliki kewenangan untuk menandatangani Kontrak ini, dan yang menandatangani mempunyai kewenangan untuk mengikat pihak yang diwakili; PPK dan penyedia mengakui dan menyatakan bahwa sehubungan dengan penandatanganan Kontrak ini masing-masing pihak: 1) telah dan senantiasa diberikan kesempatan untuk didampingi oleh advokat; 2) menandatangani Kontrak ini setelah meneliti secara patut; 3) telah membaca dan memahami secara penuh ketentuan Kontrak ini; 4) telah mendapatkan kesempatan yang memadai untuk memeriksa dan mengkonfirmasikan semua ketentuan dalam Kontrak ini beserta semua fakta dan kondisi yang terkait.

(b)

(c)

(d)

MAKA OLEH KARENA ITU, PPK dan Penyedia dengan ini bersepakat dan menyetujui hal-hal sebagai berikut: 1.

[untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak Gabungan Harga Satuan dan Lumpsum ditulis sebagai berikut : “Total harga Kontrak atau Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang diperoleh berdasarkan rincian biaya satuan pekerjaan sebagaimana tercantum dalam Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya adalah sebesar Rp__________ (_________________ rupiah);”] [untuk Kontrak Lumpsum ditulis sebagai berikut : ‘Total harga Kontrak atau Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebagaimana tercantum dalam Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya adalah sebesar Rp__________ (_________________ rupiah);”]

2.

Peristilahan dan ungkapan dalam Surat Perjanjian ini memiliki arti dan makna yang sama seperti yang tercantum dalam lampiran Surat Perjanjian ini;

Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang

Dokumen Kontrak dibuat untuk saling menjelaskan satu sama lain. 6. Hak dan kewajiban timbal-balik PPK dan penyedia dinyatakan dalam Kontrak yang meliputi khususnya : a) Penyedia berkewajiban untuk melaksanakan pekerjaan Jasa Konsultansi untuk PPK sesuai dengan ketentuan Kontrak. dan Berita-Berita Acara Seleksi. e) Syarat-Syarat Umum Kontrak. 4. PPK dan penyedia telah bersepakat untuk menandatangani Kontrak ini pada tanggal tersebut di atas dan melaksanakan Kontrak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia.71 3. c) Surat Penawaran berikut Data Penawaran Biaya. b) Pokok Perjanjian. Untuk dan atas nama __________ PPK Untuk dan atas nama Penyedia/Kemitraan(KSO) __________ [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk Penyedia Jasa Konsultansi maka rekatkan materai Rp 6.000.-)] [nama lengkap] [jabatan] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. yaitu Surat Jaminan. dan b) PPK berkewajiban untuk melakukan pembayaran kepada penyedia sesuai dengan ketentuan Kontrak. Kontrak ini mulai berlaku efektif terhitung sejak tanggal yang ditetapkan dengan tanggal mulai dan penyelesaian keseluruhan pekerjaan sebagaimana diatur dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak. Bina Marga Kab. h) Dokumen-dokumen kelengkapan seleksi. Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. f) Kerangka Acuan Kerja.000. Dokumen-dokumen berikut merupakan satu-kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari Kontrak ini: a) Adendum Surat Perjanjian (apabila ada). DENGAN DEMIKIAN.-)] [nama lengkap] [jabatan] [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen maka rekatkan materai Rp 6. 5. g) Data Teknis selain Kerangka Acuan Kerja. dan jika terjadi pertentangan antara ketentuan dalam suatu dokumen dengan ketentuan dalam dokumen yang lain maka yang berlaku adalah ketentuan dalam dokumen yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki pada angka 3 di atas. d) Syarat-Syarat Khusus Kontrak. Sampang .

Komponen Biaya Kuantitas (Orang Bulan) Harga Satuan (Rp) Subtotal (Rp) Biaya Langsung Non-Personil Kuantitas [jika tidak lumpsum] Harga Satuan (Rp) Subtotal (Rp) Total (Rp) Jumlah PPN 10% NILAI Terbilang : INSTRUKSI KEPADA PENYEDIA JASA KONSULTANSI: Penagihan hanya dapat dilakukan setelah penyelesaian pekerjaan yang diperintahkan dalam SPK ini dan hasil pekerjaan tersebut dapat diterima secara memuaskan oleh Pejabat Pembuat Komitmen. cantumkan ”dibebankan atas DIPA __________ Tahun Anggaran ____ untuk mata anggaran kegaiatan __________ WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN: ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun NILAI PEKERJAAN Biaya Langsung Personil No. Bina Marga Kab. Sampang . Selain tunduk kepada ketentuan dalam SPK ini..000.-)] Untuk dan atas nama Penyedia Jasa Konsultansi __________ [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuksatuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen maka rekatkan materai Rp 6. Biaya langsung personil dihitung berdasarkan Orang Bulan dengan ketentuan 1 (satu) Orang Bulan sama dengan __ (__________) hari dan 1 (satu) hari sama dengan __ (__________) jam.)] [nama lengkap] [jabatan] [nama lengkap] [jabatan] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Untuk dan atas nama __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk Penyedia Jasa Konsultansi maka rekatkan materai Rp 6.72 [kop surat K/L/D/I] SURAT PERINTAH KERJA (SPK) SATUAN KERJA: NOMOR DAN TANGGAL SPK: Halaman __ dari __ PAKET PEKERJAAN: __________ NOMOR DAN TANGGAL DOKUMEN PEMILIHAN : NOMOR DAN TANGGAL BERITA ACARA HASIL SELEKSI : SUMBER DANA: [sebagai contoh.000. Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk mematuhi Syarat Umum SPK terlampir.

6. LINGKUP PEKERJAAN Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu yang ditentukan. proses pemeriksaan hukum. dan semua peralatan tersebut harus dikembalikan kepada PPK pada saat SPK berakhir atau jika tidak diperlukan lagi oleh Penyedia Jasa Konsultansi. Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena keadaan diluar pengendaliannya dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada PPK. 2. Harga SPK telah memperhitungkan keuntungan. 7. kerusakan. 3. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Jika diminta oleh PPK maka Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk membantu secara optimal pengalihan hak kepemilikan tersebut kepada PPK sesuai dengan hukum yang berlaku. dan Personil. beban pajak dan biaya overhead serta biaya asuransi. b. Hak kepemilikan atas peralatan dan barang/bahan yang disediakan oleh PPK tetap pada PPK. tanggung jawab. serta pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan. Sampang .73 SYARAT UMUM SURAT PERINTAH KERJA (SPK) 1. kewajiban. gugatan atau tuntutan hukum. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. PPK dapat memutuskan SPK ini dengan pemberitahuan tertulis kepada Penyedia Jasa Konsultansi. membebaskan. Penyedia wajib menyediakan asuransi sejak SPMK sampai dengan tanggal selesainya pemeliharaan untuk: 1) semua barang dan peralatan yang mempunyai risiko tinggi terjadinya kecelakaan. PENYEDIA JASA KONSULTANSI MANDIRI Penyedia berdasarkan SPK ini bertanggung jawab penuh terhadap personil serta pekerjaan yang dilakukan HARGA SPK a. kerugian. Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang ditentukan. 5. dan pelaksanaan SPK ini didasarkan kepada hukum Republik Indonesia. denda. PENANGGUNGAN DAN RISIKO a. b. b. atas segala risiko terhadap kecelakaan. PENUGASAN PERSONIL Penyedia Jasa Konsultansi tidak diperbolehkan menugaskan personil selain personil yang telah disetujui oleh PPK untuk melaksanakan pekerjaan berdasarkan SPK ini. HUKUM YANG BERLAKU Keabsahan. 8. kehilangan. PEMUTUSAN Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian berat PPK) sehubungan dengan klaim yang timbul dari hal-hal berikut terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir: 1) kehilangan atau kerusakan peralatan dan harta benda penyedia. 4. pelaksanaan pekerjaan. Jika SPK diputuskan sebelum waktu pelaksanaan pekerjaan berakhir dan pemutusan tersebut akibat Keadaan Kahar atau bukan karena kesalahan atau kelalaian Penyedia Jasa Konsultansi maka Penyedia Jasa Konsultansi berhak atas pembayaran pekerjaan secara pro rata sesuai dengan prestasi pekerjaan yang dapat diterima oleh PPK. JADWAL a. Rincian harga SPK sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga (untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lump sum). HAK KEPEMILIKAN PPK berhak atas kepemilikan semua barang/bahan yang terkait langsung atau disediakan sehubungan dengan jasa yang diberikan oleh Penyedia Jasa Konsultansi kepada PPK. ASURANSI a. c. kehilangan. maka PPK dapat melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan adendum SPK. dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan harga sesuai SPK. 9. d. Semua peralatan tersebut harus dikembalikan dalam kondisi yang sama pada saat diberikan kepada Penyedia Jasa Konsultansi dengan penegecualian keausan akibat pemakaian yang wajar. Penyedia berkewajiban untuk melindungi. 10. dan 2) pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. c. PPK membayar kepada penyedia atas pelaksanaan pekerjaan dalam SPK sebesar harga SPK. Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam harga SPK. Bina Marga Kab. SPK ini berlaku efektif pada tanggal penandatanganan oleh para pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SPMK. serta risiko lain yang tidak dapat diduga. interpretasi. Waktu pelaksanaan SPK adalah sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK.

interpretasi. PPK membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan di lokasi pekerjaan. Bahan dan Perlengkapan merupakan risiko penyedia. PENYELESAIAN PERSELISIHAN PPK dan Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan SPK ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan ini. Hasil pemeriksaan pekerjaan dituangkan dalam laporan kemajuan hasil pekerjaan. PPK menugaskan Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. PERPAJAKAN Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk membayar semua pajak. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. WAKTU PENYELESAIAN PEKERJAAN a. banjir dan peristiwa alam lainnya yang berpengaruh terhadap kelancaran pekerjaan. Bina Marga Kab. 13. 12. Jika perselisihan tidak dapat diselesaikan secara musyawarah maka perselisihan akan diselesaikan melalui Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. c. dan cidera tubuh. 14. Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus). b. Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. Apabila diperlukan. Pembayaran dilakukan sebesar 100% (seratus per seratus) setelah pekerjaan selesai. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. f. 15. Pemeriksaan pekerjaan dilakukan selama pelaksanaan SPK untuk menetapkan volume pekerjaan atau kegiatan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil pekerjaan. HUKUM YANG BERLAKU Keabsahan. Laporan bulanan terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu bulan. LAPORAN HASIL PEKERJAAN a. 11. PPK dapat memerintahkan kepada pihak ketiga untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. e. semua risiko kehilangan atau kerusakan Hasil Pekerjaan ini. serta menyelesaikan pekerjaan selambat-lambatnya pada Tanggal Penyelesaian yang ditetapkan dalam SPMK. 4) keadaan cuaca termasuk hujan. Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau Peristiwa Kompensasi atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia dikenakan denda. sakit atau kematian Personil. b. Untuk merekam kegiatan pelaksanaan proyek. PPK menerima penyerahan pertama pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan SPK dan diterima oleh Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. 16. Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh Peristiwa Kompensasi maka PPK dikenakan kewajiban pembayaran ganti rugi. 3) kehilangan atau kerusakan harta benda. dan 5) catatan-catatan lain yang berkenaan dengan pelaksanaan. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. b. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah termasuk dalam nilai SPK. atas perintah PPK. Kecuali SPK diputuskan lebih awal. SERAH TERIMA PEKERJAAN a.74 2) cidera tubuh. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan dalam syarat ini. c. 3) jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan program mutu. apabila diperlukan diperiksa oleh konsultan dan disetujui oleh wakil PPK. bea. d. dan pungutan lain yang dibebankan oleh hukum yang berlaku atas pelaksanaan SPK. Sampang . Terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan awal. jumlah dan kondisi peralatan. kecuali kerugian atau kerusakan tersebut diakibatkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK. e. b. g. c. penyedia berkewajiban untuk memulai pelaksanaan pekerjaan pada Tanggal Mulai Kerja. dan pelaksanaan SPK ini didasarkan kepada hukum Republik Indonesia. c. Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan. PENGAWASAN DAN PEMERIKSAAN PPK berwenang melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. Laporan harian berisi: 1) penempatan tenaga kerja untuk tiap macam tugasnya. Laporan harian dibuat oleh penyedia. seluruh aktivitas kegiatan pekerjaan di lokasi pekerjaan dicatat dalam buku harian sebagai bahan laporan harian pekerjaan yang berisi rencana dan realisasi pekerjaan harian. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan pekerjaan. d. d. Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan. Denda atau ganti rugi tidak dikenakan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang. Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam ketentuan ini adalah tanggal penyelesaian semua pekerjaan. penyedia wajib memperbaiki/menyelesaikannya. retribusi. sakit atau kematian pihak ketiga. 2) jenis. Laporan mingguan terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu minggu. 17.

Dalam hal SPK dihentikan. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat Peristiwa Kompensasi. 4) penyedia belum bisa masuk ke lokasi sesuai jadwal. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundang-undangan. melakukan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. 2) penyedia berada dalam keadaan pailit. Peristiwa Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut: 1) PPK mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. Jika Peristiwa Kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan dan/atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. PERUBAHAN SPK a.75 pengadilan negeri dalam wilayah hukum Republik Indonesia. 4) PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SPK. e. Perubahan SPK bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. b. Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Dalam hal pemutusan SPK dilakukan karena kesalahan penyedia: 1) penyedia membayar denda. d. 21. 5) penyedia terbukti melakukan KKN. termasuk biaya langsung demobilisasi personil. dan/atau 6) pengaduan tentang penyimpangan prosedur. b. meliputi: 1) perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam SPK sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam SPK. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. d. PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN SPK a. 2) keterlambatan pembayaran kepada penyedia. Perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. PA/KPA dapat membentuk Pejabat Peneliti Pelaksanaan kontrak atas usul PPK. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. Jika terjadi Peristiwa Kompensasi sehingga penyelesaian pekerjaan akan melampaui Tanggal Penyelesaian maka penyedia berhak untuk meminta perpanjangan Tanggal Penyelesaian berdasarkan data penunjang. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. c. Untuk kepentingan perubahan SPK. Sampang . 8) ketentuan lain dalam SPK. 20. 18. Dalam hal pemutusan SPK dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur. 3) denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari harga SPK dan PPK menilai bahwa Penyedia tidak akan sanggup menyelesaikan sisa pekerjaan. dan/atau 2) penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. c. Ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. b. SPK hanya dapat diubah melalui adendum SPK. 3) perubahan harga SPK akibat adanya perubahan pekerjaan dan/atau perubahan pelaksanaan pekerjaan. b. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. Penyedia tidak berhak atas ganti rugi dan/atau perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan jika penyedia gagal atau lalai untuk memberikan peringatan dini dalam mengantisipasi atau mengatasi dampak Peristiwa Kompensasi. 7) PPK memerintahkan untuk mengatasi kondisi tertentu yang tidak dapat diduga sebelumnya dan disebabkan oleh PPK. dapat dibuktikan perlunya tambahan waktu akibat Peristiwa Kompensasi. pemutusan SPK melalui pemberitahuan tertulis dapat dilakukan apabila: 1) penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya dan tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. 6) PPK memerintahkan penundaan pelaksanaan pekerjaan. Penghentian SPK dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. PERPANJANGAN WAKTU a. 2) perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan memperpanjang Tanggal Penyelesaian Pekerjaan secara tertulis. f. 5) PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak ditemukan kerusakan/kegagalan/penyimpangan. e. PERISTIWA KOMPENSASI a. c. Perpanjangan Tanggal Penyelesaian harus dilakukan melalui adendum SPK jika perpanjangan tersebut mengubah Masa SPK. Pemutusan SPK dapat dilakukan oleh pihak penyedia atau pihak PPK. 19. Bina Marga Kab. 3) PPK tidak memberikan gambar-gambar.

LARANGAN PEMBERIAN KOMISI Penyedia Jasa Konsultansi menjamin bahwa tidak satu pun personil proyek/satuan kerja PPK telah atau akan menerima komisi atau keuntungan tidak sah lainnya baik langsung maupun tidak langsung dari SPK ini. 23. Pembayaran Denda tidak mengurangi tanggung jawab kontraktual penyedia. DENDA Penyedia berkewajiban untuk membayar sanksi finansial berupa Denda sebagai akibat wanprestasi atau cidera janji terhadap kewajiban-kewajiban penyedia dalam SPK ini. 3) pembayaran harus dipotong denda (apabila ada) dan pajak. PENGALIHAN DAN/ATAU SUBKONTRAK Penyedia Jasa Konsultansi dilarang untuk mengalihkan dan/atau mensubkontrakkan sebagian atau seluruh pekerjaan. 25. PEMBAYARAN a. PPK dapat meminta penyedia untuk menyampaikan perhitungan prestasi sementara dengan mengesampingkan hal-hal yang sedang menjadi perselisihan. Penyedia Jasa Konsultansi menyetujui bahwa pelanggaran syarat ini merupakan pelanggaran yang mendasar terhadap SPK ini. 24. pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus) dan Berita Acara penyerahan pekerjaan diterbitkan. b. tidak akan menjadi alasan untuk menunda pembayaran. c. PPK dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah pengajuan permintaan pembayaran dari penyedia harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran kepada Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM). pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dilakukan oleh PPK. bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran. baik sebagai akibat peleburan (merger) atau akibat lainnya. Pengalihan seluruh pekerjaan hanya diperbolehkan dalam hal pergantian nama Penyedia Jasa Konsultansi. Sampang . d. Bina Marga Kab. 2) pembayaran dilakukan dengan [sistem bulanan/sistem termin/pembayaran secara sekaligus]. dengan ketentuan: 1) penyedia telah mengajukan tagihan disertai laporan kemajuan hasil pekerjaan. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.76 22. PPK mengenakan Denda dengan memotong angsuran pembayaran prestasi pekerjaan penyedia.

Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut PA adalah Pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran Kementerian/Lembaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah atau Pejabat yang disamakan pada Institusi lain Pengguna APBN/APBD.8 Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. pemantauan dan kegiatan pengawasan lain terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi. Aparat Pengawas Intern Pemerintah atau pengawas intern pada institusi lain yang selanjutnya disebut APIP adalah aparat yang melakukan pengawasan melalui audit.4 1.2 1. untuk melaksanakan sebagian 1.7 1. evaluasi. Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan adalah panitia/pejabat yang ditetapkan oleh PA/KPA yang bertugas memeriksa dan menerima hasil pekerjaan.1 Jasa Konsultansi adalah jasa layanan profesional yang membutuhkan keahlian tertentu diberbagai bidang keilmuan yang mengutamakan adanya olah pikir (brainware). Sampang . Penyedia adalah adalah badan usaha yang menyediakan Jasa Konsultansi dan telah ditetapkan sebagai pemenang oleh Pokja ULP. Pejabat Pembuat Komitmen yang selanjutnya disebut PPK adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa. reviu.6 1.3 1. Definisi Istilah-istilah yang digunakan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini harus mempunyai arti atau tafsiran seperti yang dimaksudkan sebagai berikut : 1. Bina Marga Kab.5 1. KETENTUAN UMUM 1. Sub Penyedia adalah badan usaha yang mengadakan perjanjian kerja sama dengan penyedia.77 LAMPIRAN 2 : SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK (SSUK) 1. Kuasa Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut KPA adalah pejabat yang ditetapkan oleh PA untuk menggunakan APBN atau ditetapkan oleh Kepala Daerah untuk menggunakan APBD.

1. adalah jaminan tertulis yang bersifat mudah dicairkan dan tidak bersyarat (unconditional). Bina Marga Kab. kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan kesepakatan bersama yang dituangkan dalam perjanjian tertulis. 1. Kerja sama usaha tersebut dapat dinamakan konsorsium atau joint venture atau sebutan lainnya sepanjang tidak dimaksudkan untuk membentuk suatu badan hukum baru dan mengalihkan tanggung jawab masing-masing anggota kerja sama usaha kepada badan hukum tersebut.9 Kemitraan adalah kerja sama usaha antara penyedia nasional maupun dengan penyedia asing yang masing-masing pihak mempunyai hak.15 Direksi Teknis adalah tim pendukung yang ditunjuk/ditetapkan oleh PPK untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan konstruksi.10 Surat Jaminan yang selanjutnya disebut Jaminan. yang telah memperhitungkan biaya Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.14 Direksi Lapangan adalah tim pendukung yang dibentuk/ditetapkan oleh PPK. 1.11 Kontrak Pengadaan Barang/Jasa yang selanjutnya disebut Kontrak adalah perjanjian tertulis antara PPK dengan penyedia yang mencakup SyaratSyarat Umum Kontrak (SSUK) ini dan SyaratSyarat Khusus Kontrak (SSKK) serta dokumen lain yang merupakan bagian dari kontrak. yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak untuk mengendalikan pelaksanaan pekerjaan konstruksi. 1. 1. 1. 1.13 Hari adalah hari kalender. yang dikeluarkan oleh Bank Umum/Perusahaan Penjaminan/Perusahaan Asuransi yang diserahkan oleh penyedia kepada PPK untuk menjamin terpenuhinya kewajiban penyedia.78 pekerjaan (subkontrak).16 Rincian Biaya Langsung Personil adalah remunerasi atau upah yang diterima oleh personil inti. Sampang . 1.12 Nilai Kontrak adalah total harga yang tercantum dalam Kontrak. terdiri dari 1 (satu) orang atau lebih.

biaya pencetakan laporan. 1. asuransi dan biaya–biaya kompensasi lainnya.21 Masa Kontrak adalah jangka waktu berlakunya kontrak ini terhitung sejak tanggal penandatangan kontrak sampai dengan tanggal penyelesaian pekerjaan. dihitung menurut jumlah satuan waktu tertentu (bulan.22 Tanggal Mulai Kerja adalah tanggal mulai kerja penyedia yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). biaya sosial (social charge). minggu. tunjangan penugasan. 1. 1. yang diterbitkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen. yang pelaksanaannya diserahkan kepada penyedia lain dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK.20 Bagian Pekerjaan yang disubkontrakkan adalah bagian pekerjaan bukan pekerjaan utama yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan.79 umum (overhead). biaya perjalanan. biaya pengiriman dokumen. terdiri atas tahap pelaksanaan yang disusun secara logis. 1. realistik dan dapat dilaksanakan. hari. biaya pengurusan surat ijin. dan lain-lain. atau jam). 1. sewa peralatan.18 Jadwal Waktu Pelaksanaan adalah jadwal yang menunjukkan kebutuhan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan. biaya penyelenggaraan seminar/workshop/lokakarya. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.19 Personel Inti adalah orang yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan untuk melaksanakan pekerjaan.17 Rincian Biaya Langsung Non Personil adalah biaya yang sebenarnya dikeluarkan penyedia untuk pengeluaran-pengeluaran yang sesungguhnya (at cost).23 Tanggal Penyelesaian Pekerjaan adalah tanggal penyelesaian pekerjaan Jasa Konsultansi ini oleh penyedia yang tercantum dalam SPMK. biaya komunikasi. yang meliputi antara lain biaya untuk pembelian ATK. Bina Marga Kab. keuntungan (profit) maksimal 10 %. 1. 1. Sampang .

29 SPP adalah Surat Perintah Pembayaran yang diterbitkan oleh PPK dan merupakan salah satu tahapan dalam mekanisme pelaksanaan pembayaran atas beban Anggaran Pendapatan Belanja Negara/Daerah. dan program kerja penyedia dalam pelaksanaan Jasa Konsultansi ini. dan pengalaman di bidang tertentu.26 Penawaran Teknis adalah data teknis yang memuat pendekatan teknis. Sampang . Bina Marga Kab.27 SSKK adalah Syarat-Syarat Khusus Kontrak. metodologi. 3. 2. kualifikasi. Penawaran Teknis merupakan bagian dari penawaran penyedia. berisikan ketentuan-ketentuan tambahan yang dapat mengubah atau menambah SSUK. 1.80 1.24 KAK adalah Kerangka Acuan Kerja yang disusun oleh PPK untuk menjelaskan tujuan. Penerapan Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) diterapkan secara luas dalam pelaksanaan pekerjaan Jasa Konsultansi ini tetapi tidak dapat bertentangan dengan ketentuan-ketentuan dalam Dokumen Kontrak lain yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki dalam Surat Perjanjian. 1. 3.25 Penawaran Biaya adalah rincian yang memuat setiap komponen pekerjaan Jasa Konsultansi yang harus dilaksanakan oleh penyedia [untuk Kontrak Harga Satuan ditambah : “berikut harga satuannya (mata pembayaran)”] dan merupakan bagian dari Dokumen Penawaran penyedia.28 SSUK adalah Syarat-Syarat Umum Kontrak ini. 1. lingkup jasa konsultansi serta keahlian yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan berdasarkan Kontrak ini. 1. 1. Bahasa dan Hukum Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.30 Tenaga Ahli adalah bagian dari Personil dengan keahlian. 1.1 Bahasa kontrak menggunakan Bahasa Indonesia [kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa nasional pemberi pinjaman/hibah tersebut dan/atau bahasa Inggris].

Sampang . dan dianggap telah diberitahukan jika telah disampaikan secara langsung kepada wakil sah Para Pihak. Asal Jasa Konsultansi 8. atau jika disampaikan melalui surat. Keutuhan Kontrak Kontrak ini memuat semua ketentuan dan persyaratan yang telah disetujui oleh Para Pihak.1 Pekerjaan Jasa Konsultansi ini dikerjakan terutama oleh tenaga Indonesia pada lokasilokasi yang tercantum dalam KAK. 5. atau persetujuan berdasarkan Kontrak ini akan dibuat secara tertulis dalam Bahasa Indonesia. Korespondensi 8. permohonan. jasa. atau gabungan keduanya yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) maka penggunaan komponen impor harus sesuai dengan yang dicantumkan dalam Dokumen Penawaran. tidak berlaku. Para Pihak tidak diperbolehkan untuk mengikatkan diri atau bertanggung jawab atas pernyataan. janji.2 Hukum yang digunakan adalah hukum yang berlaku di Indonesia [kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan hukum yang berlaku di Indonesia atau hukum yang berlaku di negara pemberi pinjaman/hibah (tergantung kesepakatan antara pemerintah dan negara pemberi hibah)]. Semua pemberitahuan. dan/atau faksimili yang ditujukan ke alamat yang tercantum dalam SSKK. 8. Perpajakan 7. 4.81 3.2 8. e-mail. atau persetujuan yang tidak tercantum dalam Kontrak ini. Bina Marga Kab. Jika dalam proses pekerjaan Jasa Konsultansi digunakan komponen berupa barang. Ketentuan mengenai perpajakan adalah seluruh ketentuan perpajakan yang berlaku di Indonesia. Jika lokasi untuk bagian pekerjaan tertentu tidak tercantum maka lokasi akan ditentukan oleh PPK. Pemisahan 6. atau tidak dapat dilaksanakan maka ketentuan-ketentuan lain tetap berlaku secara penuh. Jika salah satu atau beberapa ketentuan dalam Kontrak ini berdasarkan Hukum yang Berlaku menjadi tidak sah.3 Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Tindakan pencantuman komponen impor yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dapat dipersamakan dengan tindakan penipuan dan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

tata cara pengaturan pelaksanaan pekerjaan. jadwal pengadaan bahan/material.3 Beberapa hal yang dibahas dan disepakati dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak adalah: a.2 Dalam rapat persiapan.2 tanggal mulai dilaksanakannya tercantum dalam SPMK. pekerjaan 12. Penyedia wajib membebaskan PPK dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga yang disebabkan penggunaan HAKI oleh penyedia.1 PPK bersama penyedia dapat menyelenggarakan rapat persiapan pelaksanaan kontrak. Layanan Tambahan 2. 13. program mutu. Sampang . b.4 Hasil rapat persiapan pelaksanaan kontrak dituangkan dalam Berita Acara Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak yang ditandatangani oleh Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. misalnya Kerangka Acuan Kerja. organisasi kerja. Penyedia wajib menyediakan layanan tambahan lainnya seperti pembuatan maket/model dari hasil desain sesuai dengan lingkup pekerjaannya.82 9. rencana pelaksanaan pemeriksaan lapangan bersama. mobilisasi peralatan dan personil (apabila diperlukan). serta informasi lain yang berkaitan dengan kontrak tanpa ijin tertulis dari PPK. gambar-gambar. pola. KONTRAK 12. 13. PERUBAHAN. Bina Marga Kab.3 tanggal penyerahan hasil pekerjaan dari penyedia kepada PPK tercantum dalam SPMK. d. PENYELESAIAN. Penggunaan DokumenDokiumen Kontrak dan Informasi 10. Hak Atas Kekayaan Intelektual 11. Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan Penyedia tidak diperkenankan menggunakan dokumen-dokumen kontrak atau dokumen lainnya yang berhubungan dengan kontrak oleh pihak lain. 13. PELAKSANAAN. c. dan e. 12. DAN PEMUTUSAN 12. PPK dapat mengikutsertakan Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung. Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak 13.1 tanggal mulai berlaku kontrak dan jangka waktu penyelesaian pekerjaan tercantum dalam SSKK. 13.

Sampang . mendatangkan tenaga pendukung. 15. Mobilisasi 14. Pemeriksaan (inspeksi) personil dan peralatan harus dilaksanakan setelah personil dan peralatan tiba di lokasi pekerjaan serta dibuatkan Berita Acara Hasil Inspeksi/Pemeriksaan yang ditandatangani oleh PPK dan penyedia. 15.2 Mobilisasi dilakukan sesuai dengan lingkup pekerjaan. mendatangkan tenaga ahli.3 Mobilisasi peralatan dan personil dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. c. menyiapkan peralatan pendukung. dan/atau c. Pada tahap awal pelaksanaan kontrak dan pelaksanaan pekerjaan. b. 14. Pengawasan dan Pemeriksaan 15. Jika dalam pemeriksaan bersama ditemukan hal-hal yang dapat mengakibatkan perubahan isi kontrak maka perubahan tersebut akan dituangkan dalam amandemen kontrak.1 Penyedia melakukan mobilisasi setelah tanggal dimulainya pelaksanaan pekerjaan. PPK atau pihak lain yang ditunjuk oleh PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan bersama yang mencakup antara lain pemeriksaan kesesuaian personil dan/atau peralatan dengan persyaratan kontrak. Dalam pemeriksaan personil dan peralatan. 14. b.83 seluruh peserta rapat. Bina Marga Kab. 14. PPK dapat dibantu Tim Teknis dan/atau Tim Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.1 Pemeriksaan Bersama a. Hasil pemeriksaan akan dituangkan dalam berita acara pemeriksaan.2 Pemeriksaan Personil dan Peralatan a. b. yaitu: a. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa personil dan/atau peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan kontrak maka penyedia tetap dapat melanjutkan pekerjaan dengan syarat personil dan/atau peralatan yang belum memenuhi syarat harus segera diganti dalam jangka waktu yang disepakati bersama dengan memperhatikan Pasal tentang Personil Konsultan dan Subkonsultan.

Bina Marga Kab. nama paket kontrak. perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi. 16. 16. Sampang .3 Pemeriksaan Lapangan a. 16. c.84 Pendukung. nilai Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 16. c. dan hak penjamin. maka penyedia dapat melaksanakan pekerjaan dengan syarat personil dan peralatan yang belum memenuhi syarat harus diganti sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak. PPK dapat dibantu Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung.4 Jaminan Uang Muka diterbitkan oleh Bank Umum.2 Nilai jaminan Uang Muka dapat dikurangi secara proporsional sesuai dengan pengembalian uang muka. b. Jaminan Jaminan Uang Muka : 16. 15.3 Masa berlakunya jaminan uang muka sekurangkurangnya sejak tanggal persetujuan pemberian uang muka sampai dengan tanggal penyerahan pertama pekerjaan.1 Jaminan Uang Muka diberikan kepada PPK dalam rangka pengambilan uang muka dengan nilai 100% (seratus persen) dari besarnya uang muka.5 Bentuk surat jaminan Uang Muka: memuat nama dan alamat PPK. d. Bila hasil inspeksi/pemeriksaan personil dan peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan. Untuk pemeriksaan lapangan. penyedia yang ditunjuk. 16. Apabila diperlukan. Apabila dalam pemeriksaan lapangan mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka harus dituangkan dalam adendum Kontrak. Hasil pemeriksaan lapangan dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan Lapangan yang ditandatangani oleh PPK dan penyedia. d. Apabila dalam pemeriksaan personil dan peralatan mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka harus dituangkan dalam bentuk adendum Kontrak. PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan lapangan untuk melakukan pengukuran dan pemeriksaan detail kondisi lapangan.

d. PPK mengajukan surat permintaan pembayaran untuk permohonan tersebut setelah Jaminan Uang Muka diterima dari penyedia. Pengembalian uang muka diperhitungkan berangsur-angsur secara proporsional pada setiap pembayaran prestasi pekerjaan dan paling lambat harus lunas pada saat pekerjaan mencapai prestasi 100 % (seratus perseratus). Bina Marga Kab. 17. Ketentuan mengenai pemberian uang muka beserta besarannya ditetapkan dalam SSKK. nilai Jaminan Uang Muka secara bertahap dapat dikurangi sesuai dengan pencapaian prestasi pekerjaan. g. Pembayaran 17. Penyedia dapat mengajukan permintaan pembayaran uang muka secara tertulis kepada PPK disertai dengan rencana penggunaan uang muka untuk melaksanakan pekerjaan sesuai Kontrak. yaitu: 1) 20% (dua puluh perseratus) dari Kontrak tahun pertama. c. f. 2) pembayaran uang tanda jadi kepada pemasok barang/material. atau 2) 15% (lima belas perseratus) dari total nilai Kontrak. h. Uang Muka dapat diberikan kepada penyedia untuk: 1) mobilisasi alat dan tenaga kerja. Sampang . b. e. Untuk kontrak tahun jamak. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Uang Muka dapat diberikan kepada penyedia dengan ketentuan sebagai berikut: 1) untuk usaha kecil paling tinggi 30% (tiga puluh perseratus) dari nilai Kontrak. Besarnya Uang Muka untuk Kontrak Tahun Jamak adalah nilai yang paling kecil diantara 2 (dua) pilihan. atau 2) untuk usaha non kecil paling tinggi 20% (dua puluh perseratus) dari nilai Kontrak.1 Uang Muka : a. masa berlaku jaminan uang muka dan tanda tangan penjamin. kewajiban pihak-pihak penjamin untuk mencairkan Surat Jaminan Uang Muka selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat kepada PPK. dan/atau 3) persiapan teknis lain yang diperlukan bagi pelaksanaan pengadaan.85 jaminan uang muka dalam angka dan huruf.

3 Cara-cara dan tahapan pembayaran serta mata uang yang digunakan harus disesuaikan dengan ketentuan dalam SSKK. c. b. Pembayaran yang ditangguhkan harus disesuaikan dengan proporsi kegagalan atau kelalaian penyedia. Permintaan pembayaran kepada PPK untuk Kontrak yang menggunakan subkontrak.2 Harga kontrak telah memperhitungkan : biaya umum (overhead).86 17. 18. Harga 18. 17. keuntungan (profit) maksimal 10 %. biaya sosial (social charge). d. PPK dapat menangguhkan pembayaran setiap angsuran prestasi pekerjaan penyedia jika penyedia gagal atau lalai memenuhi kewajiban kontraktualnya. c. Pembayaran prestasi pekerjaan dapat diberikan dalam bentuk : pembayaran bulanan/pembayaran berdasarkan tahapan penyelesaian pekerjaan (termin)/pembayaran secara sekaligus. harus dilengkapi bukti pembayaran kepada seluruh subkontraktor sesuai dengan perkembangan (progress) pekerjaannya. b. tunjangan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.2 Pembayaran prestasi pekerjaan a. Pembayaran bulanan/termin. Pembayaran prestasi kerja diberikan kepada penyedia setelah dikurangi angsuran pengembalian Uang Muka dan denda apabila ada. sesuai dengan yang ditetapkan dalam SSKK. dan 2) persyaratan kepada penyedia untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah pemberitahuan diterima.4 Penangguhan Pembayaran a. penangguhan pembayaran dapat dilakukan bersamaan dengan pengenaan denda kepada penyedia. dilakukan senilai pekerjaan yang telah diselesaikan. Bina Marga Kab. Penangguhan dilakukan dengan terlebih dahulu menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada penyedia yang memuat: 1) alasan penangguhan pembayaran. serta pajak. Sampang . Jika dipandang perlu oleh PPK. 18. 17. d.1 PPK membayar kepada peserta atas pelaksanaan pekerjaan.

Perubahan Kontrak Perubahan kontrak bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak. yang meliputi: 19. b. 18. mengurangi atau menambah jenis pekerjaan. Sampang . asuransi dan biaya–biaya kompensasi lainnya. 19. c. maka PPK bersama penyedia dapat melakukan perubahan Kontrak yang meliputi antara lain: a.4 Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi ini dibiayai dari sumber pendanaan yang disebut dalam SSKK.2 perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan lingkup pekerjaan.2 Pekerjaan tambah harus mempertimbangkan tersedianya anggaran dan tidak boleh melebihi 10% (sepuluh perseratus) dari biaya yang tercantum dari nilai Kontrak awal. yang dihitung menurut jumlah satuan waktu tertentu. melaksanakan pekerjaan tambah/kurang yang belum tercantum dalam Kontrak yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan. 20. Bina Marga Kab. 19. 18. dan/atau 19.3 Rincian harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam Rincian Biaya Personil dan Rincian Biaya Non Personil sesuai dengan Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya.87 penugasan.1 Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi lapangan pada saat pelaksanaan dengan Kerangka Acuan Kerja yang telah ditentukan dalam Kontrak. mengubah spesifikasi pekerjaan sesuai dengan kebutuhan lapangan. 20.1 perubahan lingkup pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. menambah atau mengurangi volume pekerjaan yang tercantum dalam Kontrak. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. d. Perubahan Lingkup Pekerjaan 20.3 perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan lingkup pekerjaan dan/atau perubahan pelaksanaan pekerjaan.

5 Persetujuan perpanjangan waktu pelaksanaan dituangkan dalam adendum Kontrak. d. dan/atau e. c. pekerjaan tambah. masalah yang timbul diluar kendali penyedia. Bina Marga Kab. keterlambatan yang disebabkan oleh PPK. Sampang . Perpanjangan Waktu Pelaksanaan 21.4 Hasil negosiasi tersebut dituangkan dalam Berita Acara sebagai dasar penyusunan adendum Kontrak. 20.3 Perintah perubahan lingkup pekerjaan dibuat oleh PPK secara tertulis kepada penyedia.2 Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 21.1 sampai dengan 20.1 [Harga yang tercantum dalam kontrak dapat berubah akibat adanya penyesuaian harga sesuai dengan peraturan yang berlaku.4 PPK dapat menugaskan Tim Pendukung yaitu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak untuk meneliti kelayakan usulan perpanjangan waktu pelaksanaan. 22.88 20. 21. 21. ditindaklanjuti dengan negosiasi teknis dan biaya dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam Kontrak awal.4. PPK dapat dibantu oleh Tim Pendukung yaitu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak.2 Waktu penyelesaian pekerjaan dapat diperpanjang sekurang-kurangnya sama dengan waktu terhentinya kontrak akibat keadaan kahar. 21. 21. perubahan ruang lingkup pekerjaan. 20.3 PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan atas kontrak setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia.5 Dalam hal penilaian perubahan lingkup pekerjaan sebagaimana dimaksud pada angka 20.1 Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PPK atas pertimbangan yang layak dan wajar untuk hal-hal sebagai berikut: a. [Penyesuaian Harga (Untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak 22. b. keadaan kahar. Penyesuaian harga diberlakukan pada Kontrak 22.

5 22. Jenis pekerjaan baru dengan Harga Satuan baru sebagai akibat adanya adendum kontrak dapat diberikan penyesuaian harga mulai bulan ke13 (tiga belas) sejak adendum kontrak tersebut ditandatangani.4 22.Bn/Bo+c. Penyesuaian Harga Satuan. b. Bina Marga Kab.7 22. bahan. Ho = Harga Satuan pada saat harga penawaran. dsb.Cn/Co+d.. alat kerja. Penjumlahan a+b+c+d+. menggunakan indeks penyesuaian harga dari negara asal barang tersebut..3 Tahun Jamak yang masa pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan dan diberlakukan mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak pelaksanaan pekerjaan.dst adalah 1. Penyesuaian Harga Satuan berlaku bagi seluruh kegiatan/mata pembayaran..8 Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.6 22. Penyesuaian Harga Satuan bagi komponen pekerjaan yang berasal dari luar negeri.00.) Hn = Harga Satuan pada saat pekerjaan dilaksanakan. Bn.. kecuali komponen keuntungan dan biaya operasional sebagaimana tercantum dalam penawaran.15. Penyesuaian Harga Satuan diberlakukan sesuai dengan jadwal pelaksanaan yang tercantum dalam kontrak awal/adendum kontrak.Dn/Do+. Dn = Indeks harga komponen pada saat 22.. a = Koefisien tetap yang terdiri atas keuntungan dan overhead. d = Koefisien komponen kontrak seperti tenaga kerja.89 Gabungan Harga Satuan dan Lump Sum)] 22. ditetapkan dengan rumus sebagai berikut: Hn = Ho (a+b. Cn. Dalam hal penawaran tidak mencantumkan besaran komponen keuntungan dan overhead maka a = 0. c... Kontrak yang terlambat pelaksanaannya disebabkan oleh kesalahan Penyedia diberlakukan penyesuaian harga berdasarkan indeks harga terendah antara jadwal awal dengan jadwal realisasi pekerjaan. Sampang .

90 pekerjaan dilaksanakan (mulai bulan ke-13 setelah penandatanganan kontrak).14 Penyedia dapat mengajukan secara berkala selambat-lambatnya setiap 6 (enam) bulan.3 Ketentuan-ketentuan dalam kerjasama dengan sub penyedia harus mengacu kepada harga yang tercantum dalam Kontrak serta menganut prinsip kesetaraan.12 Rumusan penyesuaian nilai kontrak ditetapkan sebagai berikut: Pn = (Hn1xV1)+(Hn2xV2)+(Hn3xV3)+.1 Bagian pekerjaan yang dikerjakan oleh sub penyedia harus diatur dalam kontrak dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK. dst Pn = Nilai Kontrak setelah dilakukan penyesuaian Harga Satuan. digunakan indeks harga yang dikeluarkan oleh instansi teknis. tenaga kerja dan alat kerja ditetapkan dalam SSKK. Sampang . apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data.13 Pembayaran penyesuaian harga dilakukan oleh PPK. 22. 22. V = Volume setiap jenis komponen pekerjaan yang dilaksanakan..9 Penetapan koefisien bahan. 23.2 Penyedia tetap bertanggungjawab atas bagian pekerjaan yang dikerjakan oleh sub penyedia. Co. Do = Indeks harga komponen pada bulan ke-12 setelah penandatanganan kontrak. 22. 23.11 Dalam hal indeks harga tidak dimuat dalam penerbitan BPS...10 Indeks harga yang digunakan bersumber dari penerbitan BPS. Bo. 22. Hn = Harga Satuan baru setiap jenis komponen pekerjaan setelah dilakukan penyesuaian harga menggunakan rumusan penyesuaian Harga Satuan. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.] 23. Kerjasama antara penyedia dengan sub penyedia 23. 22. 22. Bina Marga Kab.

maka perkiraan waktu pelaksanaan harus ditentukan secara tertulis oleh para pihak. f.1 Umum a. nama personil dan uraian pekerjaan. b. Penggantian personil inti dan/atau peralatan dilakukan oleh penyedia dengan mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada PPK dengan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja Personil Inti dan/atau spesifikasi Peralatan yang diusulkan beserta alasan perubahan. penyesuaian terhadap perkiraan waktu pekerjaan personil akan dibuat oleh penyedia melalui pemberitahuan secara tertulis kepada PPK. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dengan kualifikasi yang setara atau lebih baik dari personil inti dan/atau peralatan yang digantikan. Jika PPK menilai bahwa Personil Inti: 1) tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik 2) berkelakuan tidak baik. c. Personil Konsultan dan Subkonsultan 24. PPK dapat menilai dan menyetujui penempatan/penggantian personil inti menurut kualifikasi yang dibutuhkan. c. Jika penggantian personil inti dan/atau peralatan perlu dilakukan. perkiraan waktu pelaksanaan dilampirkan dalam Lampiran SSKK. Sampang .2 Personil Inti a. atau 3) mengabaikan pekerjaan yang menjadi tugasnya maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dan menjamin personil inti tersebut meninggalkan lokasi kerja dalam waktu 7 (tujuh) hari kalender sejak diminta oleh PPK.91 24. d. tanpa biaya tambahan apapun. e. 24. b. Personil inti yang dipekerjakan harus sesuai dengan kualifikasi dan pengalaman yang ditawarkan dalam Dokumen Penawaran. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. jika terdapat pekerjaan tambah. Bina Marga Kab. kualifikasi minimum. Penggantian personil inti dan/atau peralatan (apabila ada) tidak boleh dilakukan kecuali atas persetujuan tertulis PPK.

Penyedia dapat mengajukan penggantian personil dan/atau peralatan kepada PPK. biaya langsung personil harus disesuaikan dengan gaji dasar tenaga ahli yang menggantikan. 25. PPK meneliti permohonan perubahan personil dan/atau peralatan. Perubahan Personil 25. dengan ketentuan: 1) menyetujui permohonan perubahan personil dan/atau peralatan bila alasan yang diajukan dianggap sesuai.4 Waktu kerja dan lembur a. c. e. penyedia diwajibkan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja personil yang diusulkan dan disertai alasan penggantian personil yang bersangkutan. jam kerja dan waktu cuti untuk personil inti ditentukan dalam Lampiran SSKK. c. tenaga kerja tidak berhak untuk dibayar atas pekerjaan lembur atau sakit atau liburan. d.1 Perubahan personil dan peralatan yang diajukan oleh penyedia a. b. 24. Penyedia tidak dibenarkan melakukan penggantian personil dan/atau peralatan tanpa persetujuan PPK. untuk mengajukan permohonan penggantian personil. 3) menolak permohonan perubahan personil dan/atau peralatan bila alasan yang diajukan dianggap tidak sesuai. dan tidak menambah nilai kontrak. Dalam rangka penilaian usulan penggantian personil dan/atau peralatan.92 24.3 Persetujuan Personil Personil inti dan subkonsultan yang telah disetujui oleh PPK harus memberikan data dirinya dan surat keterangan tidak mengidap penyakit berbahaya/menular (medical certificate) serta terdaftar atau tertera dalam daftar personalia penyedia. karena perhitungan upah sudah mencakup hal tersebut. Bina Marga Kab. Untuk kontrak biaya satuan (time based). PPK dapat dibantu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Sampang . waktu kerja tenaga kerja asing yang dimobilisasi ke Indonesia dihitung sejak kedatangannya di Indonesia sesuai dengan surat perintah mobilisasi. b. 2) tidak mengurangi kualifikasi tenaga ahli yang ditawarkan.

26. Keterlambatan Pelaksanaan Pekerjaan 26.2 Penggantian personil penyedia atas perintah PPK a. Sampang .2 Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK maka PPK dikenakan Ganti Rugi atau memberikan Kompensasi.2 Besarnya denda kepada penyedia atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan adalah: a. Denda dan Ganti Rugi 27. b. 27. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 26. 27.1 Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka PPK dapat menghentikan Kontrak dan menangguhkan pemenuhan hak-hak penyedia atau menangguhkan pembayaran. 25. 26. 26. Dalam waktu maksimal 15 (lima belas) hari sejak perintah penggantian personil. sedangkan ganti rugi merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada PPK. karena terjadinya cidera janji/wanprestasi yang tercantum dalam Kontrak. harus segera dilakukan perintah penggantian personil kepada penyedia dengan kualifikasi keahlian personil yang sama atau lebih tinggi.93 Kontrak.4 Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam Pasal ini adalah tanggal penyerahan setiap hasil kerja dan tanggal penyelesaian semua pekerjaan dengan penyerahan laporan akhir sebagaimana ditetapkan dalam SPMK. harus sudah menerima personil pengganti dari penyedia. Bina Marga Kab.3 Penghentian Kontrak atau Ganti Rugi atau Kompensasi tidak dilakukan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang. Personil dari penyedia yang dianggap tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik atau berkelakuan tidak baik.1 Denda merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada penyedia. 1/1000 (satu perseribu) dari sisa biaya bagian kontrak yang belum selesai dikerjakan.

kompensasi lain yang dirinci dalam syarat khusus kontrak. 27. d. 27. apabila bagian pekerjaan belum diterima oleh PPK.94 apabila kontrak terdiri atas bagian pekerjaan yang dapat dinilai terpisah dan bukan merupakan kesatuan sistem. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. PPK memodifikasi atau mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pekerjaan penyedia. atau dapat diberikan kompensasi sesuai ketentuan dalam SSKK. b. b. c.3 Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar. h. penyedia belum bisa masuk ke lokasi sebagaimana yang diperjanjikan dalam kontrak. Bina Marga Kab. serta hasil pekerjaan tersebut telah diterima oleh PPK. keterlambatan penerbitan SPP. Sampang . PPK tidak memberikan gambar-gambar. dapat Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak diketemukan kerusakan/ kegagalan/penyimpangan. perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. e. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK.4 Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut : a. f. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat peristiwa kompensasi. g. jika kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. 1/1000 (satu perseribu) dari biaya kontrak. i.

antara lain berupa gagal teknologi.4 Setelah pemberitahuan tertulis tentang terjadinya Keadaan Kahar. dan tanah longsor. bencana non alam.1 Keadaan Kahar adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya. pemogokan. epidemi dan wabah penyakit. dan teror. bencana sosial. antara lain konflik sosial antar kelompok atau antar komunitas masyarakat. b.95 dibuktikan kerugian nyata akibat peristiwa kompensasi. kebakaran. tidak dikenakan sanksi. c. Sampang . banjir. bencana alam. Keadaan Kahar 28. para pihak dapat melakukan kesepakatan. 28. penyedia memberitahukan tentang terjadinya Keadaan Kahar kepada PPK secara tertulis dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kalender sejak terjadinya Keadaan Kahar. tsunami. antara lain berupa gempa bumi.2 Tidak termasuk Keadaan Kahar adalah hal-hal merugikan yang disebabkan oleh perbuatan atau kelalaian para pihak. Yang digolongkan Keadaan Kahar adalah: a. Bina Marga Kab. yang dituangkan dalam perubahan Kontrak. dengan menyertakan salinan pernyataan Keadaan Kahar yang dikeluarkan oleh pihak/instansi yang berwenang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. 28.5 Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi diatur dalam SSKK. angin topan. d. kekeringan. 27. dan/atau f. 28. sehingga kewajiban yang ditentukan dalam Kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi.5 Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat keadaan kahar yang dilaporkan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender sejak terjadinya keadaan kahar.3 Dalam hal terjadi Keadaan Kahar. 28. e. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. gangguan industri lainnya sebagaimana dinyatakan melalui keputusan bersama Menteri Keuangan dan menteri teknis terkait. 28. gunung meletus.

29.5 PPK menerima kembali penyerahan laporan yang telah diperbaiki oleh penyedia (bila ada). 29. 29. spesifikasi. 29. Untuk tujuan ini PA berhak untuk mendapatkan penggantian biaya atas pengembangan piranti lunak tersebut. Sampang . 29.3 PPK dan penyedia membuat berita acara hasil pembahasan dan penilaian laporan. dan membuat berita acara serah terima laporan hasil perbaikan. 29. laporan. desain. dan dokumendokumen lain serta piranti lunak yang dipersiapkan oleh penyedia berdasarkan kontrak ini dan menjadi hak milik PPK. gambar. 29. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Laporan Hasil Pekerjaan 29. 29.4 Jika terdapat kekurangan-kekurangan maka penyedia harus memperbaiki dan menyelesaikan kekurangan-kekurangan sesuai yang diinstruksikan oleh PPK dan menyerahkan laporan hasil perbaikan kepada PPK.6 Laporan Akhir dibuat dalam bentuk cetakan (hardcopy) dan/atau file (softcopy).9 Penyedia dapat menyimpan 1 (satu) buah salinan tiap dokumen dan piranti lunak tersebut setelah mendapatkan persetujuan PPK.7 Menyerahkan semua rancangan.2 PPK bersama penyedia melakukan pembahasan dan penilaian terhadap laporan dan dokumen yang diserahkan oleh penyedia.8 Penyedia paling lambat pada waktu pemutusan atau akhir masa kontrak berkewajiban untuk menyerahkan semua dokumen tersebut beserta daftar rinciannya kepada PPK.10 Jika dikemudian hari penyedia dan pihak ketiga akan melakukan pengembangan terhadap piranti lunak tersebut dan untuk itu diperlukan lisensi maka penyedia harus mendapatkan persetujuan lebih dahulu dari PA.96 29. Atas penerimaan laporan dan dokumen tersebut dibuatkan tanda terima. 29.1 Penyedia wajib menyerahkan laporan dan dokumen sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dalam SSKK.

b. 4) karena Keadaan Kahar. 3) penyedia berada dalam keadaan pailit. PPK dapat memutuskan Kontrak ini melalui pemberitahuan tertulis kepada penyedia setelah terjadinya hal-hal sebagai berikut: 1) penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya. 5) denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari nilai Kontrak.97 29. Pemberitahuan tertulis tersebut harus memuat: 1) alasan penghentian Kontrak. dan 2) persyaratan kepada penyedia untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah pemberitahuan diterima. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. 2) penyedia tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah diberitahu atau dalam jangka waktu lain yang disetujui secara tertulis oleh PPK. c.11 Pembatasan (jika ada) mengenai penggunaan dokumen dan piranti lunak tersebut di atas di kemudian hari diatur dalam SSKK. penyedia tidak dapat melaksanakan bagian pokok pekerjaan Jasa Konsultansi ini selama sekurang-kurangnya 60 (enam puluh) hari kalender. Oleh PPK : Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Penghentian Kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. Bina Marga Kab. 30. PPK dengan pemberitahuan tertulis kepada penyedia dapat memerintahkan penghentian Kontrak jika penyedia gagal untuk melaksanakan kewajiban-kewajibannya dalam Kontrak ini.2 Pemutusan Kontrak : a. 30. Penghentian dan Pemutusan Kontrak 30. Sampang . Dalam hal Kontrak dihentikan.1 Penghentian Kontrak : a. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.

2) biaya langsung personil (termasuk biaya demobilisasi) yang dikeluarkan oleh penyedia sehubungan dengan pemutusan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. penyedia dapat memutuskan Kontrak ini melalui pemberitahuan tertulis kepada PPK setelah terjadinya hal-hal sebagai berikut: 1) PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SSKK. dugaan KKN dan/atau pelanggararan persaingan usaha yang sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. atau 2) karena Keadaan Kahar. d.98 b. maka: 1) sisa Uang Muka harus dilunasi oleh penyedia atau Jaminan Uang Muka dicairkan. Bina Marga Kab. maka PPK berkewajiban untuk melakukan pembayaran sebagai berikut : 1) pembayaran prestasi pekerjaan sampai dengan tanggal berlakunya pemutusan Kontrak. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundangundangan. Oleh penyedia : Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. penyedia tidak dapat melaksanakan bagian pokok pekerjaan Jasa Konsultansi ini selama sekurang-kurangnya 60 (enam puluh) hari kalender. c. dan/atau 3) penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. e. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. 6) penyedia terbukti melakukan KKN. Dalam hal pemutusan kontrak dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur. Sampang . melakukan KKN dan/atau pelanggararan persaingan usaha yang sehat dalam pelaksanaan pengadaan. dan/atau 7) pengaduan tentang penyimpangan prosedur. 2) penyedia membayar denda. Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena kesalahan penyedia. Pada saat Kontrak diputuskan.

penyedia wajib menyelesaikannya.4 memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh pihak penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. 32. 31. 31.3 membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam kontrak yang telah ditetapkan kepada penyedia. 33.2 meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh pihak penyedia. Sampang . PPK menugaskan Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan.2 Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan. Hak dan Kewajiban PPK 32. 31.5 ketentuan peralatan dan bahan yang disediakan oleh PPK untuk kebutuhan pelaksanaan pekerjaan oleh penyedia. 32. Hak dan Kewajiban Penyedia 33. 32.99 Kontrak. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan.3 PPK menerima penyerahan pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan dan diterima oleh dari Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. 33. Bina Marga Kab. Penyelesaian Pekerjaan 31. Penyedia harus menyerahkan peralatan dan bahan sisa sesuai dengan instruksi PPK. 31. 32. HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK 32. Pada saat berakhirnya kontrak.1 menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam kontrak.2 berhak meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. setelah seluruh pekerjaan diselesaikan.1 PPK melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia.4 Membuat berita acara serah terima laporan akhir.1 mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. A.

33. 33. ketekunan. penyedia dinyatakan tidak berwenang untuk melaksanakan jasa konsultansi maupun mengadakan barang yang tidak sesuai dengan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.7 penyedia harus mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan tempat kerja dan membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun miliknya. 33.100 sarana dan prasarana dari pihak PPK untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak.10 penyedia tidak akan menerima keuntungan untuk mereka sendiri dari komisi usaha (trade commision). Sampang .4 melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. material yang berkaitan dengan pekerjaan dalam kontrak. efisien dan ekonomis serta memenuhi kriteria teknik profesional dan melindungi secara efektif peralatan-peralatan. pekerjaan secara 33. 33. rabat (discount) atau pembayaran-pembayaran lain yang berhubungan dengan kegiatan pelaksanaan jasa konsultansi. 33. mesin.11 penyedia setuju bahwa selama pelaksanaan kontrak.3 melaporkan pelaksanaan periodik kepada pihak PPK. 33.5 memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan pihak PPK. PPK secara tertulis akan memberitahukan kepada penyedia mengenai kebiasaan-kebiasaan setempat.6 menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. akibat kegiatan penyedia.9 melaksanakan jasa konsultansi sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia.8 melaksanakan perjanjian dan kewajibankewajiban yang dibebankan kepadanya dengan penuh tanggung-jawab. 33. 33. Bina Marga Kab.

PPK dapat memeriksa dan menggandakan dokumen pengeluaran yang telah diaudit sampai 1 (satu) tahun setelah berakhirnya kontrak.13 tanggungjawab penyedia adalah ketentuan mengenai hal-hal pertanggung-jawaban penyedia sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia. Penyedia dapat menyimpan salinan dari dokumen-dokumen tersebut. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 33.12 penyedia dilarang baik secara langsung atau tidak langsung melakukan kegiatan yang akan menimbulkan pertentangan kepentingan (conflict of interest) dengan kegiatan yang merupakan tugas penyedia. 33.15 ketentuan mengenai tindakan yang perlu mendapat persetujuan PPK meliputi: 1) memobilisasi personil yang terdapat dalam daftar. dan kualifikasi dari subkonsultan harus mendapat persetujuan tertulis sebelum pelaksanaan.101 kontrak. (ii) Penyedia bertanggung-jawab penuh terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh subkonsultan dan personilnya. Bina Marga Kab. 33. spesifikasi. 2) membuat subkontrak dengan pengaturan: (i) cara seleksi. 33.14 pemeriksaan keuangan adalah ketentuan mengenai kewajiban penyedia untuk merinci setiap biaya-biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan perjanjian. dengan sepengetahuan penyedia atau kuasanya. 33. sehingga dapat dilakukan pemeriksaan keuangan. disain.16 ketentuan mengenai dokumen-dokumen yang disiapkan oleh penyedia dan menjadi hak milik PPK: mengatur bahwa semua rancangan. gambar-gambar. waktu. laporan dan dokumen-dokumen lain serta software yang disiapkan oleh penyedia jasa menjadi hak milik PPK. Selain itu. Sampang . Penyedia. segera setelah pekerjaan selesai atau berakhirnya kontrak harus menyerahkan seluruh dokumen dan data pendukung lainnya kepada PPK.

17 Kewenangan anggota penyedia adalah ketentuan yang mengatur mengenai apabila penyedia adalah sebuah joint venture yang beranggotakan lebih dari satu penyedia. Asuransi Pihak penyedia mengasuransikan : 34.2 Apabila penyedia yang terpilih adalah penyedia bukan Usaha Mikro. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil. membuat laporan periodik mengenai pelaksanaan ketetapan di atas. Usaha Kecil. dan d. wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil.2 pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. b.1 semua barang dan peralatan yang mempunyai resiko tinggi terjadi kecelakaan.102 33. penyedia terpilih tetap bertanggung-jawab penuh atas keseluruhan pekerjaan tersebut. serta pekerja-pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan kontrak atas segala resiko yaitu kecelakaan. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil. pelaksanaan pekerjaan.4 Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam nilai kontrak. Sampang . dalam melaksanakan kewajiban di atas. 34. anggota joint venture tersebut memberi kuasa kepada salah satu anggota joint venture untuk bertindak dan mewakili hak-hak dan kewajiban anggota penyedia lainnya terhadap PPK. Usaha Mikro.1 Apabila penyedia yang ditunjuk adalah Penyedia Usaha Mikro. 35. kerusakan-kerusakan. c. 34. maka pekerjaan harus dilaksanakan sendiri oleh penyedia yang ditunjuk dan dilarang diserahkan atau disubkontrakkan kepada pihak lain. serta resiko lain yang tidak dapat diduga. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.3 hal-hal lain yang ditentukan berkaitan dengan asuransi. Bina Marga Kab. 34. 35. bentuk kerjasama tersebut hanya untuk sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama. 34. dan Koperasi Kecil 35. kehilangan. antara lain dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaannya. maka: a.

Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. salah satu pihak merasa dirugikan. dan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memastikan terpenuhinya tujuan Kontrak ini. B. Jika Pihak yang satu menganggap pelaksanaan Kontrak tidak wajar dan adil maka kedua belah Pihak harus megupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi situasi tersebut.2 Penyelesaian secara damai dapat dilakukan melalui musyawarah untuk mufakat secara langsung antara Para Pihak atau melalui perantaraan pihak ketiga yang disepakati oleh Para Pihak dalam bentuk antara lain mediasi atau konsiliasi. C. Pelaksanaan Kontrak Jika dalam pelaksanaan Kontrak ditemukan kesulitan yang menghambat pemenuhan tujuan Kontrak maka masing-masing Pihak berkewajiban untuk tetap berupaya bertindak wajar di antara mereka tanpa merugikan kepentingan satu sama lain. Sampang .2 Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak. 37. Perdamaian 38.1 Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak-hak yang terdapat dalam kontrak.103 35. Jika selama kontrak. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 38.3 Masing-masing Pihak dalam Kontrak berkewajiban untuk bertindak dengan itikad baik sehubungan dengan hak-hak Pihak lain. 36. maka penyedia dikenakan sanksi yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden ini.3 apabila ketentuan tersebut di atas dilanggar. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut. KEWAJARAN DAN ITIKAD BAIK 36. Itikad Baik 36. 36. 38.1 Para Pihak berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan Kontrak ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan Jasa Konsultansi ini.

Bina Marga Kab. Sampang . 39. Lembaga Pemutus Sengketa Dalam hal penyelesaian perselisihan melalui perdamaian tidak tercapai. arbitrase.3 Lembaga Pemutus Sengketa Dalam hal penyelesaian perselisihan melalui perdamaian tidak tercapai. b. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. arbitrase. b. alternatif penyelesaian sengketa. atau c. pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.104 38. alternatif penyelesaian sengketa. atau c. maka penyelesaian perselisihan tersebut dapat dilakukan melalui: a. maka penyelesaian perselisihan tersebut dapat dilakukan melalui. pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. a.

Perubahan Nilai Kontrak Penyedia berkewajiban untuk menyampaikan laporan-laporan berikut secara periodik selama Masa Kontrak: __________________ [uraikan secara rinci jenis laporan dan waktu penyerahan laporan dihitung sejak ditandatanganinya kontrak] Ketentuan serah terima Laporan Akhir berlaku untuk penyerahan setiap hasil kerja Jasa Konsultansi: (YA/TIDAK) Penyedia diperbolehkan menggunakan salinan F. Bina Marga Kab. Sampang_ Alamat : Jl. Wakil Sah Para Pihak __________ __________ __________ __________ __________ Wakil Sah Para Pihak sebagai berikut: Untuk PPK : Suparto. Sampang . Penambahan Waktu Pelaksanaan 4. Tindakan penyedia yang mensyaratkan persetujuan PPK Pelaporan Kontrak mulai berlaku terhitung sejak: __________ Jangka waktu penyelesaian pekerjaan Jasa Konsultansi ini adalah selama: 60 (enam puluh) hari kalender/bulan/tahun Tindakan lain oleh penyedia yang memerlukan persetujuan PPK adalah: 1. Jaksa Agung Suprapto No. G.105 LAMPIRAN 3 : SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK (SSKK) A. Perubahan Rancangan Kontrak 3. Tanggal Berlaku Kontrak D. MT Untuk Penyedia : __________ C. Waktu Penyelesaian Pekerjaan E. Korespondensi Alamat Para Pihak sebagai berikut: Satuan Kerja PPK: Nama : _Dinas PU. Pembatasan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. ST. Bina Marga Kab. Serah Terima Laporan Akhir H. Penggantian Personil dan Tenaga Ahli 2. 31 Sampang Telepon : __________ Faksimili : __________ e-mail : __________ Penyedia: Nama : Alamat : Telepon : Faksimili : e-mail : B.

K. 2. Tanggung Jawab Profesi Sumber Dana dokumen dan piranti lunak yang dihasilkan dari pekerjaan Jasa Konsultansi ini dengan pembatasan sebagai berikut: __________________ [untuk konsultan perencana konstruksi] Umur konstruksi bangunan direncanakan : __ (__________) tahun Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi ini dibiayai dari APBD TK II 1. Dokumen penunjang yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan:____________________________[sebut kan dan uraikan secara lengkap] Untuk penyesuaian biaya digunakan indeks yang dikeluarkan oleh BPS [BPS/Instansi Teknis Lainnya] O. Mata uang pembayaran : _____________[untuk pengadaan yang sumber dananya PHLN] M. J. Batas akhir waktu penerbitan SPP Batas akhir waktu yang disepakati untuk penerbitan SPP oleh PPK untuk pembayaran tagihan angsuran adalah _7_ (tujuh) hari kalender terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang yang tidak diperselisihkan diterima oleh PPK.106 Penggunaan Dokumen I. N. Dokumen yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran 2. Untuk pekerjaan Jasa Konsultansi ini dapat diberikan uang muka (YA/TIDAK). Penyesuaian Biaya Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Pembayaran Uang Muka 2. Pembayaran Prestasi Pekerjaan 1. Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan dengan cara: Termyn. 1. Pembayaran berdasarkan cara tersebut di atas dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut: _______________[uraikan bila pembayaran dilakukan secara bulanan atau termin] 3. [jika ”YA”] Uang muka diberikan sebesar __% (__________ persen) dari nilai Kontrak [untuk kontrak tahun jamak diubah : “Kontrak tahun pertama” atau “total nilai Kontrak”] L. Dokumen utama yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan :_________________ [sebutkan dan uraikan secara lengkap]. Sampang . Bina Marga Kab.

Sampang . yang keputusannya mengikat kedua belah pihak yang bersengketa sebagai keputusan tingkat pertama dan terakhir. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. Pembayaran Denda Untuk pekerjaan ini besar denda keterlambatan untuk setiap hari keterlambatan adalah 1/1000 (satu perseribu) dari _______________ [harga kontrak/harga bagian kontrak]. Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar.”] Q. Para Pihak setuju bahwa jumlah arbitrator adalah 3 (tiga) orang.107 Perhitungan Penyesuaian Harga dilakukan dengan ketentuan : ________________________________ P. ________________________________ Jika perselisihan Para Pihak mengenai pelaksanaan Kontrak tidak dapat diselesaikan secara damai maka Para Pihak menetapkan lembaga penyelesaian perselisihan tersebut di bawah sebagai Pemutus Sengketa: [Pengadilan Republik Indonesia yang berkompeten/Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI)] [Jika BANI yang dipilih sebagai Lembaga Pemutus Sengketa maka cantumkan klausul arbitrase berikut tepat di bawah pilihan yang dibuat di atas: “Semua sengketa yang timbul dari Kontrak ini. S. akan diselesaikan dan diputus oleh Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) menurut peraturanperaturan administrasi dan peraturan-peraturan prosedur arbitrase BANI. Kompensasi Penyelesaian Perselisihan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Masing-masing Pihak harus menunjuk seorang arbitrator dan kedua arbitrator yang ditunjuk oleh Para Pihak akan memilih arbitrator ketiga yang akan bertindak sebagai pimpinan arbitrator. Pembayaran Ganti Rugi R. Bina Marga Kab.

Cantumkan juga waktu kerja (termasuk jam kerja) dan cuti] 2 – PERALATAN KHUSUS [cantumkan jenis peralatan khusus yang disyaratkan untuk pelaksanaan pekerjaan] 3 – SUBPENYEDIA [cantumkan nama Subpenyedia (jika ada) berikut uraian personilnya seperti uraian personil penyedia di atas] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab.108 LAMPIRAN 3 A : PERSONIL INTI. dan jumlah orang bulan. minimum kualifikasi. Sampang . SUBPENYEDIA DAN PERALATAN 1 – PERSONAL INTI PENYEDIA JASA KONSULTANSI [cantumkan nama. uraian detil tanggung jawab kerja.

dan meminta Saudara untuk menandatangani Surat Perjanjian paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah dikeluarkannya SPPBJ ini sesuai dengan ketentuan dalam Dokumen Pemilihan. telah ditetapkan sebagai pemenang oleh Pokja ____________ ULP ____________. __ __________ 20__ [tanda tangan] [nama lengkap] [jabatan] NIP. Kegagalan Saudara untuk menerima penunjukan ini yang disusun berdasarkan evaluasi terhadap penawaran Saudara akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan.109 BAB VII. Selanjutnya kami menunjuk Saudara untuk melaksanakan pekerjaan ______________________________. ____________ di __________ Perihal : Penunjukan Penyedia Barang/Jasa untuk pelaksanaan pekerjaan ___________________________________________________ Dengan ini kami beritahukan bahwa penawaran Saudara nomor ____________ tanggal _____________ perihal _____________________ dengan nilai penawaran setelah dilakukan klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya oleh Pokja ____________ ULP ____________ sebesar Rp__________ (_____________________) termasuk PPN. Bina Marga Kab. Proyek/Satuan Kerja __________ Pejabat Pembuat Komitmen __________. Sampang . BENTUK DOKUMEN LAINNYA LAMPIRAN 1 : SURAT PENUNJUKAN PENYEDIA BARANG/JASA (SPPBJ) CONTOH [kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] Nomor : __________ Lampiran : __________ Kepada Yth. __________ Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.

Hasil Pekerjaan: __________ 6. Macam pekerjaan: __________. bersama ini memerintahkan: __________[nama penyedia] __________[alamat penyedia] yang dalam hal ini diwakili oleh: __________ selanjutnya disebut sebagai Penyedia Jasa Konsultansi. berdasarkan Surat Perjanjian __________ nomor __________ tanggal __________. Tanggal mulai kerja: __________. Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi dan pembayaran kepada penyedia dapat dihentikan sesuai dengan ketentuan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak. __________. Sanksi: Terhadap keterlambatan penyerahan hasil kerja dan laporan akhir. Bina Marga Kab. 3. 4. Syarat-syarat pekerjaan: sesuai dengan persyaratan dan ketentuan Kontrak. Waktu penyelesaian: selama ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun [pilih salah satu] dan pekerjaan harus sudah selesai pada tanggal __________ 5. __ __________ 20__ Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Sampang .110 LAMPIRAN 2 : SURAT PERINTAH MULAI KERJA CONTOH [kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] SURAT PERINTAH MULAI KERJA Nomor: __________ Paket Pekerjaan: __________ Yang bertanda tangan di bawah ini: __________[nama Pejabat Pembuat Komitmen] __________[jabatan Pejabat Pembuat Komitmen] __________[alamat proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] selanjutnya disebut sebagai Pejabat Pembuat Komitmen. untuk segera memulai pelaksanaan pekerjaan dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan sebagai berikut: 1. 2.

111 Untuk dan atas nama __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan] [nama lengkap] [jabatan] NIP: __________ Menerima dan menyetujui: Untuk dan atas nama __________[nama penyedia] [tanda tangan] [nama lengkap wakil sah badan usaha] [jabatan] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Sampang . Bina Marga Kab.

______________ tanggal ____________.112 LAMPIRAN 3 : JAMINAN SANGGAH BANDING CONTOH [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN SANGGAHAN BANDING No. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini _________________________________ dalam jabatan selaku _____________________________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut : PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : _____________________________[Pokja ULP] Alamat :______________________________________________________ selanjutnya disebut : PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp ___________________________________________ (terbilang _____________________________________________________________) dalam bentuk garansi bank sebagai Jaminan Sanggahan Banding atas pekerjaan ____________________ berdasarkan Dokumen Pemilihan No. apabila: Nama : _____________________________ [penyedia Jasa Konsultansi] Alamat : ______________________________________________________ selanjutnya disebut : YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. dari tanggal ________________ s/d ________________ 2. Berlaku selama ______ (____________) hari kalender. 3. Bina Marga Kab. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. Sampang . Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis oleh Penerima Jaminan dengan melampirkan Surat Jawaban Sanggahan Banding dari [Menteri / Pimpinan Lembaga / Kepala Daerah / Institusi] _______________________. paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagai Jaminan Sanggahan Banding sebagaimana tercantum dalam butir 1. sanggahan banding yang diajukan oleh YANG DIJAMIN dinyatakan tidak benar.

Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Jaminan Sanggahan Banding ini. Sampang .000. 4. Penerima Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke Bank ________ [bank] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________.113 syarat (Unconditional) setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Sanggahan Banding yang menyatakan bahwa Sanggahan Banding tidak benar. Tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain._________________ [nama dan jabatan] Untuk keyakinan. Bina Marga Kab. 6. Dikeluarkan di : ____________ Pada tanggal ___________ : [Bank] Materai Rp 6. 5. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya bendabenda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

3. Sampang . ______________ tanggal ____________. apabila : Nama : _____________________________ [penyedia Jasa Konsultansi] Alamat : ______________________________________________________ selanjutnya disebut : YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. Bina Marga Kab. dari tanggal ______________________ s/d __________________________ 2. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak yang diikuti oleh Yang Dijamin. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan.114 LAMPIRAN 4 : JAMINAN UANG MUKA CONTOH [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN UANG MUKA No. YANG DIJAMIN lalai/ tidak memenuhi kewajibannya dalam melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN atas uang muka yang diterimanya. paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagai Jaminan Uang Muka sebagaimana tercantum dalam butir 1. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini _________________________________ dalam jabatan selaku _____________________________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut : PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : _____________________________[Pejabat Pembuat Komitmen] Alamat :______________________________________________________ selanjutnya disebut : PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp ___________________________________________ (terbilang _______________________________________________________________) dalam bentuk garansi bank sebagai Jaminan Uang Muka atas pekerjaan ____________________ berdasarkan Kontrak No. Berlaku selama ______ (____________) hari kalender.

5. Penerima Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke Bank ________ [bank] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.____________ [Nama dan Jabatan] Untuk keyakinan. Bina Marga Kab. Sampang . Tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya bendabenda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Jaminan Uang Muka ini.115 syarat (Unconditional) setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. Dikeluarkan di : ____________ Pada tanggal ___________ : [Bank] Materai Rp 6. 4.000. 6.

7. Bina Marga Kab. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _________________________ [nama dan alamat PPK] sebagai Pemilik. Jaminan ini berlaku apabila : TERJAMIN lalai/tidak memenuhi kewajibannya atau melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN senilai Uang Muka dimaksud yang wajib dibayar menurut Kontrak tersebut. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. 6. dan _________________________ [nama dan alamat perusahaan penjaminan] sebagai Penjamin. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya harta benda pihak yang dijamin lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. Dengan ini dinyatakan. Sampang . 2.116 CONTOH [Kop Asuransi/Perusahaan Penjaminan Penerbit Jaminan] JAMINAN UANG MUKA Nomor Jaminan : __________________ Nilai : Rp__________________ 1. bahwa kami: _________________________ [nama dan alamat penyedia] sebagai Penyedia Jasa Konsultansi. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN Uang Muka atau Sisa Uang Muka yang belum dikembalikan oleh TERJAMIN dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat (Unconditional) setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasarkan Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan _______________ sebagaimana ditetapkan berdasarkan Kontrak No. 3. selanjutnya disebut TERJAMIN. 5. ________________ tanggal ______________dari PENERIMA JAMINAN. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Maka kami. Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal__________ 4. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________(terbilang_____________________________) yang harus dibayarkan kepada PENERIMA JAMINAN.

Penerima Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke ________ [penerbit jaminan] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang ._____________________ Nama Jelas _____________________ Nama Jelas Untuk keyakinan.000.117 Dikeluarkan di _______________ Pada tanggal ________________ TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp 6.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful