Republik Indonesia

Standar Dokumen Pengadaan

Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha

-

dengan Prakualifikasi -

DOKUMEN PEMILIHAN
Nomor : 02 Tanggal : 20 Pebruari 2012 untuk Pengadaan Konsultan Perencanaan PK 9 Buah Jembatan di Ruas Jalan Kabupaten Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang Tahun Anggaran : 2012

Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang

1

BAB I. UNDANGAN PENGAMBILAN DOKUMEN PEMILIHAN
[contoh undangan untuk Seleksi Umum Metode Evaluasi Biaya Terendah 1 Sampul, Seleksi Sederhana Metode Evaluasi Biaya Terendah 1 Sampul, dan Seleksi Sederhana Metode Evaluasi Pagu Anggaran 1 Sampul ]

[kop surat K/L/D/I]
UNDANGAN PENGAMBILAN DOKUMEN PEMILIHAN Nomor : Lampiran : 1 (satu) berkas Kepada Yth. ____________ di __________ Perihal : Pemilihan Penyedia Jasa Konsultansi untuk paket pekerjaan Konsultan Perencanaan PK 9 Buah Jembatan di Ruas Jalan Kabupaten Pokja Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang Tahun Anggaran 2012 Dengan ini kami beritahukan bahwa perusahaan Saudara telah masuk dalam Daftar Pendek untuk paket pekerjaan tersebut di atas. Sebagai kelanjutan proses pemilihan kami mengundang Saudara untuk mengambil Dokumen Pemilihan dengan ketentuan sebagai berikut : 1. Saudara dianjurkan untuk menghadiri pemberian penjelasan pada tempat dan waktu yang ditentukan dalam Lembar Data Pemilihan (LDP), agar Saudara lebih memahami lingkup pekerjaan; 2. penawaran meliputi Kelengkapan Persyaratan Administrasi, Teknis, dan Biaya dengan masa berlaku penawaran paling kurang 50 (Lima puluh) hari kalender terhitung sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran; 3. jadwal pelaksanaan pengadaan: No. Kegiatan a. Pemberian Penjelasan b. Pemasukan Dokumen Penawaran c. Pembukaan Dokumen Penawaran serta Koreksi Aritmatik d. Pengumuman Pemenang e. f. Masa Sanggah Penerbitan SPPBJ Hari/Tanggal Waktu Sampang, 20 Pebruari 2012

24 Pebruari 2012 08.30 27 Pebruari sd. 29 7.30 sd. Pebruari 2012 10.00 29 Pebruari 2012 10.15

12 Maret 2012 13 Maret 2012 sd. 19 Maret 2012

22 Maret 2012

Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang

Dokumen Penawaran dikirim ke : Jl. Dokumen Pemilihan dapat diambil dalam bentuk cetakan dan/atau diunduh melalui website ________________ [bagi K/L/D/I yang belum memiliki website. Bina Marga Kab. Sampang [tanda tangan] . pengambilan Dokumen Pemilihan dapat diwakilkan dengan membuat surat tugas dari direktur utama/pimpinan perusahaan/kepala cabang dan kartu pengenal. . Jaksa Agung Suprapto No. 5.Wahyu F. 6. hanya menyediakan Dokumen Pemilihan dalam bentuk cetakan]. 31 Sampang Demikian disampaikan untuk diketahui.2 4. Hidayat. Seseorang dilarang mewakili lebih dari 1 (satu) perusahaan dalam mengambil Dokumen Pemilihan. Kelompok Kerja Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.

: Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan.Kemitraan/Kerja Sama (KSO) : Kerangka Acuan Kerja.Pokja ULP . kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis. : Surat Perintah Mulai Kerja .HPS . yang berisi instruksi dan/atau informasi yang diperlukan oleh peserta untuk menyiapkan penawarannya. Umum IKP ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.SPMK . Dalam IKP ini dipergunakan istilah dan singkatan sebagai berikut: : adalah jasa layanan profesional yang .PPK .LDP .Jasa Konsultansi membutuhkan keahlian tertentu diberbagai bidang keilmuan yang mengutamakan adanya olah pikir (brainware). . : Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa.SPPBJ . : Lembar Data Pemilihan. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) A. : kerjasama usaha antar penyedia yang masingmasing pihak mempunyai hak. : Kelompok Kerja ULP adalah unit kerja di dalam organisasi ULP yang berfungsi untuk melaksanakan pemilihan penyedia.KAK .3 BAB II. : Harga Perkiraan Sendiri.

3 Pengenaan sanksi dilaporkan oleh Pokja ULP .1 Pokja ULP mengundang para peserta untuk menyampaikan penawaran atas paket pekerjaan jasa konsultansi yang tercantum dalam LDP. Lingkup Pekerjaan 1.1 Pengadaan ini dibiayai dari sumber pendanaan yang tercantum dalam LDP. 4. c. c.1 Pemilihan penyedia jasa konsultansi ini dapat diikuti oleh semua penyedia yang tercantum dalam Daftar Pendek.4 1. atau pembatalan penetapan pemenang. 3. untuk memenuhi keinginan peserta yang bertentangan dengan Dokumen Pemilihan. sanksi administratif. dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan 4. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. 4. melakukan persekongkolan dengan peserta lain untuk mengatur hasil pemilihan. Larangan Korupsi.2 Peserta yang terbukti melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam angka 4. Kolusi.1 Peserta dan pihak yang terkait dengan pengadaan ini berkewajiban untuk mematuhi etika pengadaan dengan tidak melakukan tindakan sebagai berikut: a. 3. berusaha mempengaruhi anggota Pokja ULP dalam bentuk dan cara apapun. 1. gugatan secara perdata. berdasarkan syarat umum dan syarat khusus kontrak dengan mutu sesuai Kerangka Acuan Kerja dan biaya sesuai kontrak. b.2 Peserta yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu yang tercantum dalam LDP.2 Peserta kemitraan dilarang untuk mengubah Perjanjian Kerja Sama Operasi/kemitraan 4. Sumber Dana 3. seperti digugurkan dari proses pemilihan. b.1 di atas dikenakan sanksi-sanksi sebagai berikut: a. Peserta Pemilihan 2. dan/atau d. sehingga mengurangi / menghambat / memperkecil/meniadakan persaingan yang sehat dan/atau merugikan pihak lain. membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen Pemilihan. 2. dan/atau peraturan perundang-undangan. pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang.

Lembar Data Pemilihan.5 kepada PA/KPA. . g. e.1 Dokumen Pemilihan terdiri dari: a. h. Syarat-Syarat Umum Kontrak. i. 2) Dokumen Penawaran Teknis.1 Para pihak dalam melaksanakan tugas. Instruksi Kepada Peserta. Isi Dokumen Pemilihan 8.1 Peserta berkewajiban untuk menyampaikan penawaran yang mengutamakan jasa konsultansi yang dilaksanakan di Indonesia oleh tenaga Indonesia (produksi dalam negeri). Dokumen Pemilihan 8.2 Pegawai K/L/D/I dilarang menjadi peserta kecuali cuti di luar tanggungan K/L/D/I.2 Dalam pelaksanaan pekerjaan jasa konsultansi dimungkinkan menggunakan komponen berupa tenaga ahli dan perangkat lunak yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) dengan ketentuan: a. b. Pendayagunaan Produksi Dalam Negeri 6. disusun berdasarkan keperluan yang nyata. baik atas nama sendiri maupun sebagai anggota kemitraan hanya boleh memasukkan satu penawaran untuk satu paket pekerjaan. f. b. Larangan Pertentangan Kepentingan 5. 7. B. 6. Undangan Pengambilan Dokumen Pemilihan. Satu Penawaran Tiap Peserta Setiap peserta. dan 3) Dokumen Penawaran Biaya. dilarang memiliki/melakukan peran ganda atau terafiliasi. Kerangka Acuan Kerja (KAK). 5. Bentuk Surat Perjanjian. dan diusahakan secara terencana untuk semaksimal mungkin terjadinya alih pengalaman/keahlian dari tenaga ahli asing tersebut ke tenaga Indonesia. fungsi dan perannya. Bentuk Dokumen Penawaran: 1) Surat Penawaran. 6. c. Bentuk Dokumen Lain : 1) SPPBJ. 5. komponen berupa perangkat lunak yang diproduksi di dalam negeri belum memenuhi persyaratan. d. Syarat-Syarat Khusus Kontrak. penggunaan tenaga ahli asing dilakukan semata-mata untuk mencukupi kebutuhan jenis keahlian yang belum dapat diperoleh di Indonesia.

metode pemilihan. dihadiri oleh para peserta yang diundang. dan 4) Surat Jaminan Sanggahan Banding 8.4 Dalam pemberian penjelasan. hal-hal yang menggugurkan penawaran. Pemberian Penjelasan Dokumen Pemilihan beserta seluruh korespondensi tertulis dalam proses pemilihan menggunakan Bahasa Indonesia. b. ketentuan dan cara sub kontrak sebagian pekerjaan kepada Usaha Mikro. 9. Usaha Kecil dan koperasi kecil. k. Pokja ULP dapat memberikan penjelasan lanjutan dengan cara melakukan peninjauan lapangan. f. perjanjian kemitraan/kerja sama operasi (jika diperlukan). Pokja ULP menjelaskan kepada peserta mengenai: a.2 Ketidakhadiran peserta pada saat pemberian penjelasan tidak dapat dijadikan dasar untuk menolak/menggugurkan penawaran.5 Apabila dipandang perlu. Bahasa Dokumen Pemilihan 10.2 Peserta berkewajiban memeriksa keseluruhan isi Dokumen Pemilihan ini. Kerangka Acuan Kerja. jenis kontrak yang akan digunakan. c. Kelalaian menyampaikan Dokumen Penawaran yang tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan ini sepenuhnya merupakan resiko peserta. kelengkapan yang harus dilampirkan bersama Dokumen Penawaran. ketentuan tentang penyesuaian harga. cara penyampaian Dokumen Penawaran. 10. 10. 10. h. 10. l.6 2) SPMK. jadwal pemasukan dan pembukaan Dokumen Penawaran. e. j. Biaya . metode dan tata cara evaluasi. 10. i. ketentuan tentang asuransi dan ketentuan lain yang dipersyaratkan. d. g.3 Perwakilan peserta yang hadir pada saat pemberian penjelasan menunjukkan tanda pengenal dan surat tugas kepada Pokja ULP.1 Pemberian penjelasan dilakukan di tempat dan pada waktu yang ditentukan. 3) Surat Jaminan Uang Muka.

11. 10. maka Pokja ULP menuangkan ke dalam Adendum Dokumen Pemilihan yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari Dokumen Pemilihan.8 Apabila dalam BAPP sebagaimana dimaksud pada angka 9. berdasarkan informasi baru yang mempengaruhi substansi pekerjaan. hasil peninjauan lapangan. perubahan substansi dokumen. 11.7 peninjauan lapangan ditanggung oleh peserta.10 Peserta diberitahu oleh Pokja ULP untuk mengambil salinan BAPP dan/atau Adendum Dokumen Pemilihan.1 Setelah Pemberian Penjelasan dan sebelum batas akhir waktu pemasukan penawaran.3 Peserta diberitahu oleh Pokja ULP untuk . 11.2 Setiap Adendum yang ditetapkan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pemilihan. 10. Pokja ULP dapat menetapkan Adendum Dokumen Pemilihan. 10. Perubahan Dokumen Pemilihan 11.7 Apabila tidak ada satu pun peserta yang hadir atau yang bersedia menandatangani BAPP maka BAPP cukup ditandatangani oleh anggota pokja ULP yang hadir.6 di atas terdapat hal-hal/ketentuan baru atau perubahan penting yang perlu ditampung.11 Peserta dapat mengambil salinan BAPP dan/atau Adendum Dokumen Pemilihan yang disediakan oleh Pokja ULP atau mengunduhnya melalui alamat website yang tercantum dalam LDP. pertanyaan dari peserta. jawaban dari Pokja ULP. 10. 10. 10.9 Apabila ketentuan baru atau perubahan penting tersebut tidak dituangkan dalam Adendum Dokumen Pemilihan maka ketentuan baru atau perubahan tersebut dianggap tidak ada dan ketentuan yang berlaku adalah yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan yang awal. serta keterangan lain dituangkan dalam Berita Acara Pemberian Penjelasan (BAPP) yang ditandatangani oleh anggota pokja ULP dan minimal 1 (satu) wakil dari peserta yang hadir dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pemilihan.6 Pemberian penjelasan isi Dokumen Pemilihan.

Dalam hal terjadi perbedaan penafsiran. 15.1 Semua Dokumen Penawaran harus menggunakan Bahasa Indonesia. Surat Penawaran.1 Penawaran yang disampaikan oleh peserta terdiri dari 1 (satu) sampul yang memuat Penawaran Administrasi. 14. b) penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya. Biaya dalam Penyiapan Penawaran 14. yang didalamnya mencantumkan : 1) tanggal. 12.2 Penawaran Administrasi terdiri dari: a. Bahasa Penawaran Peserta menanggung semua biaya dalam penyiapan dan penyampaian penawaran. 14. salinan Adendum Dokumen 11. c) kepala cabang perusahaan yang .8 mengambil Pemilihan. Teknis dan Biaya. C. maka yang berlaku adalah penjelasan dalam Bahasa Indonesia. 15. Penyiapan Penawaran 13. 2) masa berlaku penawaran. dan 4) tanda tangan: a) direktur utama/pimpinan perusahaan. Pokja ULP dapat memberikan tambahan waktu untuk memasukkan Dokumen Penawaran.3 Dokumen penunjang yang berbahasa asing perlu disertai penjelasan dalam Bahasa Indonesia. Dokumen Penawaran 15.4 Peserta dapat mengambil salinan Adendum Dokumen Pemilihan yang disediakan oleh Pokja ULP atau mengunduhnya melalui alamat website yang tercantum dalam LDP. 14. 3) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan.2 Dokumen penunjang yang terkait dengan Dokumen Penawaran dapat menggunakan Bahasa Indonesia atau bahasa asing. Tambahan Waktu Pemasukan Dokumen Penawaran Dalam Adendum Dokumen Pemilihan.

lingkup dan data pekerjaan yang dilaksanakan secara singkat. Keterangan: dokumen b. Dokumen lain yang dipersyaratkan. Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration). Surat penawaran biaya yang didalamnya tercantum masa berlaku penawaran dan total biaya penawaran (dalam angka dan huruf). terdiri dari : 1) Daftar Riwayat Hidup personil yang diusulkan. 2) surat pernyataan kesediaan untuk ditugaskan. Rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimburseable cost).4 Penawaran Biaya terdiri dari: a. d.3 Dokumen Penawaran Teknis terdiri dari: a. c. nilai. b. 15. Surat Kuasa dari pemimpin/direktur utama perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). d. terdiri dari : 1) data organisasi perusahaan.d tidak wajib dipenuhi . terdiri dari : 1) tanggapan dan saran terhadap Kerangka Acuan Kerja. c. metodologi dan program kerja. 2) daftar pengalaman kerja sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir. lokasi. 3) uraian pengalaman kerja sejenis 10 (Sepuluh) tahun terakhir. Surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (apabila ada). c. diuraikan secara jelas dengan mencantumkan informasi : nama pekerjaan yang dilaksanakan. e. atau d) pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. pemberi tugas. Pendekatan dan metodologi. 15. Kualifikasi tenaga ahli. b. 2) uraian pendekatan.9 diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan bukti otentik. Rekapitulasi penawaran biaya. Dokumen lain yang dipersyaratkan. 4) komposisi tim dan penugasan. 3) jadwal pelaksanaan pekerjaan. Data pengalaman perusahaan. dan waktu pelaksanaan (menyebutkan bulan dan tahun) b.c. 5) jadwal penugasan tenaga ahli.

18.1 Untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lumpsum. 17.3 Peserta dapat : a. Jika harga satuan ditulis nol atau tidak dicantumkan maka kegiatan dalam mata pembayaran tersebut dianggap telah termasuk dalam harga satuan kegiatan yang lain dan kegiatan tersebut tetap harus dilaksanakan. Menolak permintaan tersebut dan dapat mengundurkan diri secara tertulis dengan 18. Menyetujui permintaan tersebut tanpa mengubah penawaran.1 Semua biaya dalam penawaran harus dalam bentuk mata uang yang ditetapkan dalam LDP. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran 17. Pokja ULP dapat meminta kepada seluruh peserta secara tertulis untuk memperpanjang masa berlakunya penawaran tersebut dalam jangka waktu tertentu. 16. 16.2 Apabila evaluasi belum selesai dilaksanakan. apabila dipersyaratkan peserta mencantumkan harga satuan dan biaya total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Rincian Biaya Langsung Personil dan NonPersonil]. 17. Harga Penawaran 16. b. [Untuk kontrak lumpsum. 18.2 Pembayaran atas pretasi pekerjaan jasa konsultansi ini dilakukan sesuai dengan cara yang ditetapkan dalam LDP dan diuraikan dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak.10 untuk kontrak lumpsum. sebelum akhir masa berlakunya penawaran. dan pungutan lain yang sah harus dibayar oleh penyedia untuk pelaksanaan paket pekerjaan jasa konsultansi ini diperhitungkan dalam total biaya penawaran. retribusi. bea. 16. ditulis : “penyesuaian harga diberlakukan sebagaimana diatur dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak”].1 Masa berlakunya penawaran sesuai dengan ketentuan dalam LDP.2 Biaya overhead.3 [untuk kontrak yang masa pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan. Masa Berlaku Penawaran dan Jangka Waktu Pelaksanaan . peserta mencantumkan harga satuan dan biaya total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Rincian Biaya Langsung Personil dan NonPersonil. asuransi dan keuntungan serta semua pajak. 18.

terdiri dari: dokumen asli 1 (satu) Sampul rangkap dan salinannya 2 (dua) rangkap.3 Dalam hal Dokumen Penawaran disampaikan melalui pos/jasa pengiriman. 20. Selanjutnya sampul penutup tersebut juga ditulis nama paket pekerjaan.4 Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu yang ditetapkan dalam LDP D. 18. 20.1 Dokumen Penawaran disampaikan sebanyak 3 dan Penandaan (tiga) rangkap.1 Peserta menyampaikan langsung Dokumen Penawaran kepada Pokja ULP sesuai jadwal yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. 19.2 Dokumen Penawaran Administrasi. Pokja ULP tidak bertanggung jawab atas risiko yang mungkin timbul terhadap Dokumen Penawaran. Pada sampul penutup tersebut juga ditandai “ASLI” untuk dokumen penawaran asli dan ditandai “REKAMAN” untuk dokumen penawaran rekaman.3 Seluruh sampul penutup tersebut dimasukan ke dalam 1 (satu) sampul luar untuk menjaga kerahasiaannya. Penyampulan 19. Penyampaian Dokumen Penawaran 20. Pemasukan Dokumen Penawaran 19. nama dan alamat peserta. Teknis.4 Bila sampul Dokumen Penawaran tidak direkat. dan Biaya dimasukkan dalam 1 (satu) sampul penutup dan ditulis “Penawaran Administrasi. dan Biaya”.11 tidak dikenakan sanksi. 19. . serta ditujukan kepada Pokja ULP dengan alamat yang ditentukan dalam LDP. 20. maka sampul penutup dimasukan ke dalam 1 (satu) sampul luar yang mencantumkan nama paket pekerjaan dan alamat Pokja ULP. Teknis. dan Pokja ULP memasukkan ke dalam kotak/tempat pemasukan. Penawaran 19.2 Peserta dapat menyampaikan Dokumen Penawaran melalui pos/jasa pengiriman dengan ketentuan sudah diterima Pokja ULP sebelum batas akhir pemasukan penawaran serta segala risiko keterlambatan dan kerusakan dokumen menjadi risiko peserta.

1 Setiap penawaran yang diterima oleh Pokja ULP setelah batas akhir waktu pemasukan penawaran akan ditolak dan dikembalikan kepada peserta yang bersangkutan dalam keadaan tertutup (sampul tidak dibuka). 22. Pembukaan dan Evaluasi Penawaran 23. maka Pokja ULP menunda pembukaan Dokumen Penawaran selama 2 (dua) jam. 23.4 Apabila setelah ditunda selama 2 (dua) jam. penggantian.4 Peserta boleh menarik. 23. Pokja ULP akan memberitahukan kepada peserta yang bersangkutan untuk mengambil kembali penawaran tersebut. “PENGGANTIAN”. Pembukaan Dokumen Penawaran dan Koreksi Aritmatik 23.2 Perwakilan peserta yang hadir pada saat pembukaan Dokumen Penawaran menunjukkan tanda pengenal dan surat penugasan kepada Pokja ULP. . 21. 20. hanya ada 1 (satu) atau tidak ada peserta sebagai saksi. 23.12 20. 22. yang dihadiri paling kurang 2 (dua) peserta sebagai saksi. Penawaran Terlambat Penawaran harus disampaikan kepada atau harus sudah diterima oleh Pokja ULP paling lambat di tempat dan pada waktu yang ditentukan dalam LDP. sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran. mengganti. “PENGUBAHAN” atau ”PENAMBAHAN”.3 Apabila tidak ada peserta atau hanya ada 1 (satu) peserta sebagai saksi. pengubahan. Batas Akhir Waktu Pemasukan Penawaran 22. sesuai dengan isi sampul tanpa mengambil Dokumen Penawaran yang sudah disampaikan sebelumnya.2 Terhadap penawaran terlambat yang disampaikan melalui pos/jasa pengiriman. E.5 Penarikan.1 Dokumen Penawaran dibuka di hadapan peserta pada waktu dan tempat sesuai ketentuan dalam LDP. atau penambahan Dokumen Penawaran harus disampaikan secara tertulis dan disampul serta diberikan tanda dengan penambahan pencantuman kata “PENARIKAN”. mengubah dan menambah dokumen penawarannya.

23.5 Pokja ULP membuka kotak/tempat penyimpanan dokumen dihadapan para peserta. dokumen penawaran biaya yang terdiri dari: 1) surat penawaran biaya yang didalamnya tercantum masa berlaku penawaran dan biaya penawaran. 23. 23.8 Dokumen Penawaran dengan sampul bertanda “PENARIKAN”. b. 23. dokumen lain yang dipersyaratkan.9 Dokumen Penawaran yang telah masuk tidak dibuka.12 Pokja ULP tidak boleh menggugurkan . d. f.13 maka pembukaan Dokumen Penawaran tetap dilanjutkan dengan menunjuk saksi tambahan di luar Pokja ULP yang ditunjuk oleh Pokja ULP.10 Pokja ULP membuka Dokumen Penawaran di hadapan peserta kemudian dijadikan lampiran Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran. e.7 Apabila penawaran yang masuk kurang dari 3 (tiga) peserta maka seleksi dinyatakan gagal. surat kuasa dari pemimpin/direktur utama perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). ”PENGUBAHAN”.6 Pokja ULP meneliti isi kotak/tempat penyimpanan dokumen dan menghitung jumlah Dokumen Penawaran yang masuk dihadapan peserta. dokumen penawaran teknis. 23. atau ”PENAMBAHAN” harus dibuka dan dibaca terlebih dahulu. apabila dokumen dimaksud telah disusuli dokumen dengan sampul bertanda “PENARIKAN” 23.11 Pokja ULP memeriksa dan menunjukkan dihadapan peserta mengenai kelengkapan Dokumen Penawaran. c. b) rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimbursable cost). yang meliputi: a. 2) rekapitulasi penawaran biaya. 23. ”PENGGANTIAN”. surat penawaran. 3) rincian biaya penawaran terdiri dari : a) rincian Biaya Langsung Personil (remuneration). 23. Surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (apabila ada).

dan harga satuan pada surat penawaran tetap dibiarkan kosong. maka penyebab penundaan tersebut harus dimuat dengan jelas di dalam Berita Acara. maka penawaran dinyatakan gugur. apabila penawaran dalam angka tertulis dengan jelas sedangkan dalam huruf tidak jelas.17 Dalam hal terjadi penundaan waktu pembukaan penawaran. jenis pekerjaan yang tidak diberi harga satuan dianggap sudah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain. apabila penawaran dalam angka dan huruf tidak jelas.13 Salah satu anggota pokja ULP bersama 1 (satu) saksi memaraf Dokumen Penawaran asli yang bukan miliknya. 23. 23. b. nama peserta.14 penawaran pada waktu pembukaan kecuali untuk peserta yang terlambat memasukkan penawaran. apabila ada perbedaan penulisan nilai biaya penawaran antara angka dan huruf maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan huruf. . 23. 23. 23. atau c. b. dengan ketentuan: a. maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan angka.15 untuk kontrak lump sump: a. c.18 Pokja ULP segera membuat Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran dan Koreksi Aritmatik yang sekurang-kurangnya memuat: a. dengan ketentuan harga satuan pekerjaan yang ditawarkan tidak boleh diubah. harus dilakukan pembetulan. kesalahan hasil pengalian antara volume dengan harga satuan. 23. b. nama paket dan pagu anggaran.16 Total penawaran biaya terkoreksi yang melebihi pagu anggaran langsung mengugurkan penawaran. jumlah Dokumen Penawaran yang masuk. namun total biaya terkoreksi yang melebihi HPS tidak menggugurkan penawaran sebelum dilakukan negosiasi biaya. Jika nilai pagu anggaran sama dengan nilai HPS maka nilai tersebut dijadikan patokan untuk menggugurkan penawaran biaya terkoreksi.14 ULP melakukan koreksi aritmatik terhadap penawaran biaya.

syarat-syarat.19 Setelah dibacakan dengan jelas. 24. f. b.15 d. 24. Berita Acara ditandatangani oleh anggota pokja ULP yang hadir dan 2 (dua) orang saksi. b. tanggal pembuatan berita acara. 24.3 Metode evaluasi. Pokja ULP dan/atau peserta dilarang menambah. usulan biaya terkoreksi. kriteria.2 Penawaran dievaluasi dengan cara memeriksa dan membandingkan Dokumen Penawaran terhadap pemenuhan persyaratan yang diurut mulai dari tahapan penilaian persyaratan administrasi. kelainan-kelainan yang dijumpai dalam Dokumen Penawaran (apabila ada). g. evaluasi administrasi. dan tata cara selain yang disebutkan dalam IKP tidak diperbolehkan. evaluasi biaya. h. 23. 24. 23. persyaratan teknis.5 Ketentuan umum dalam melakukan evaluasi sebagai berikut : a. Evaluasi Penawaran Administrasi.20 Berita Acara dilampiri Dokumen Penawaran. mengurangi. kecuali dalam klausul diatur atau disebutkan secara khusus hanya berlaku untuk salah satu metode evaluasi saja. Teknis.1 Semua ketentuan IKP mengenai evaluasi penawaran berlaku untuk setiap metode evaluasi. e.4 Pokja ULP melakukan evaluasi penawaran yang meliputi: a. 24. jumlah Dokumen Penawaran yang lengkap dan tidak lengkap. besaran usulan biaya. dan i.21 Salinan Berita Acara dibagikan kepada peserta yang hadir tanpa dilampiri Dokumen Penawaran dan Pokja ULP dapat mengunggah salinan tersebut melalui alamat website yang tercantum dalam LDP. 23. dan Biaya 24. dan ruang lingkup serta . dan kewajaran biaya. dan c. keterangan lain yang dianggap perlu. evaluasi teknis. penawaran yang memenuhi syarat adalah penawaran yang sesuai dengan ketentuan. mengganti dan/atau mengubah isi Dokumen Penawaran.

2) surat penawaran : a) ditandatangani oleh : (1) direktur utama/pimpinan perusahaan.6 Evaluasi Administrasi : a. Penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi. dan hasil/kinerja pekerjaan. (2) penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian . penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat adalah: 1) penyimpangan dari Dokumen Pemilihan yang mempengaruhi lingkup. d. 2) proses evaluasi tetap dilanjutkan dengan menetapkan peserta lainnya yang tidak terlibat (apabila ada). Evaluasi terhadap data administrasi hanya dilakukan terhadap hal-hal yang tidak dinilai pada saat penilaian kualifikasi. Pokja ULP dan/atau PPK dengan tujuan untuk memenangkan salah satu peserta. 3) apabila tidak ada peserta lainnya sebagaimana dimaksud pada angka 2). apabila dalam evaluasi ditemukan bukti adanya persaingan usaha yang tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan) antara peserta. e. tanpa ada penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat. apabila: 1) syarat-syarat substansial yang diminta berdasarkan Dokumen Pemilihan dipenuhi/dilengkapi.16 kualifikasi tenaga ahli yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. kualitas. maka seleksi dinyatakan gagal. 24. para pihak dilarang mempengaruhi atau melakukan intervensi kepada Pokja ULP selama proses evaluasi. c. dan/atau 2) penawaran dari peserta dengan persyaratan tambahan di luar ketentuan Dokumen Pemilihan yang akan menimbulkan persaingan usaha tidak sehat dan/atau tidak adil diantara peserta yang memenuhi syarat. maka : 1) peserta yang terlibat dimasukan dalam Daftar Hitam baik badan usahanya maupun pengurusnya. b.

dan d) bertanggal. (3) kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. b) jangka waktu berlakunya surat penawaran tidak kurang dari waktu yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. c) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. maka seleksi dinyatakan gagal. dengan ketentuan: 1) unsur-unsur pokok yang dinilai adalah: a) pengalaman perusahaan (bobot nilai .17 3) 4) 5) 6) 7) atau perubahannya. Apabila tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. Pokja ULP dapat melakukan klarifikasi terhadap hal-hal yang kurang jelas dan meragukan. 24. c. kemudian membandingkan jumlah perolehan nilai dari para peserta. b. apabila hanya ada 1 (satu) atau 2 (dua) peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. Evaluasi teknis dilakukan terhadap peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi teknis. atau (4) pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama.7 Evaluasi Teknis : a. peserta yang memenuhi persyaratan administrasi dilanjutkan dengan evaluasi teknis. untuk menghindari kesalahan-kesalahan kecil yang dapat menggugurkan penawaran. Unsur-unsur yang dievaluasi harus sesuai dengan yang ditetapkan. maka syarat-syarat lainnya yang diperlukan agar diminta dan dievaluasi pada saat prakualifikasi dan tidak perlu dilampirkan pada Dokumen Penawaran. Evaluasi penawaran teknis dilakukan dengan cara memberikan nilai angka tertentu pada setiap kriteria yang dinilai dan bobot yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan.

3) pengalaman tersebut diuraikan secara jelas dengan mencantumkan informasi: nama pekerjaan yang dilaksanakan. b) pendekatan dan metodologi (bobot nilai antara 20 % s.d 20 %). 5) pengalaman perusahaan peserta harus dilengkapi dengan referensi dari pengguna jasa. d.d 40 %). 3) bobot masing-masing unsur ditetapkan oleh Pokja ULP berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan. 2) penilaian dilakukan sesuai pembobotan dari masing-masing unsur yang telah ditentukan dalam LDP. dan waktu pelaksanaan (menyebutkan bulan dan tahun). c) kualifikasi tenaga ahli (bobot nilai antara 50 % s. 6) sub unsur Pengalaman Perusahaan yang dinilai adalah: a) pengalaman melaksanakan proyek/kegiatan sejenis.d 70 %). disamping untuk mengukur pengalaman juga dapat dipergunakan untuk mengukur kemampuan/kapasitas peserta yang bersangkutan dalam melaksanakan tugasnya. 4) penilaian juga dilakukan terhadap jumlah pekerjaan yang sedang dilaksanakan oleh peserta. b) pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan. c) pengalaman manajerial dan fasilitas utama. nilai. Penilaian terhadap Pengalaman Perusahaan dilakukan atas: 1) pengalaman perusahaan peserta dalam melaksanakan pekerjaan sejenis dengan pekerjaan yang dipersyaratkan dalam KAK untuk 10 (sepuluh) tahun terakhir. lokasi. 2) pengalaman kerja di Indonesia dan/atau di lokasi proyek mendapat tambahan nilai. lingkup dan data pekerjaan yang dilaksanakan secara singkat.18 antara 10 % s. d) kapasitas perusahaan dengan . yang menunjukkan kinerja perusahaan peserta yang bersangkutan selama 10 (sepuluh) tahun terakhir. pemberi tugas.

kebutuhan jumlah orang bulan. dan laporan-laporan. penilaian terutama meliputi: pengertian terhadap tujuan proyek/kegiatan. konsistensi antara metodologi dengan rencana kerja. apresiasi terhadap inovasi. laporan-laporan yang disyaratkan. kualitas metodologi. Penilaian terhadap Pendekatan dan Metodologi dilakukan atas: 1) pemahaman perusahaan peserta atas lingkup pekerjaan/jasa layanan yang diminta dalam KAK. penilaian meliputi antara lain: analisis. pemahaman atas sasaran/tujuan. gambar-gambar kerja. 2) sub unsur Pendekatan dan Metodologi yang dinilai adalah: a) pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK. jadwal pekerjaan. d) fasilitas pendukung dalam . b) kualitas metodologi. uraian tugas. jenis keahlian serta jumlah tenaga ahli yang diperlukan. dan pengenalan lapangan. dan hasil kerja. penilaian terutama meliputi: ketepatan menganalisa masalah dan langkah pemecahan yang diusulkan dengan tetap mengacu kepada persyaratan KAK.19 memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap. e) [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. jangka waktu pelaksanaan. 7) bobot masing-masing sub unsur ditetapkan oleh Pokja ULP berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. c) hasil kerja (deliverable). dan kebutuhan fasilitas penunjang. organisasi. jadwal penugasan. perhitungan teknis. e. spesifikasi teknis. orang bulan (person-month) tenaga ahli. program kerja. lingkup serta jasa konsultansi yang diperlukan (aspek-aspek utama yang diindikasikan dalam KAK). tanggapan terhadap KAK khususnya mengenai data yang tersedia.

20 melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK. Kualifikasi Tenaga Ahli. didukung dengan referensi dari pengguna jasa. bila terjadi overlap yang dihitung hanya salah satu. Bagi tenaga ahli yang diusulkan sebagai pemimpin/wakil pemimpin pelaksana pekerjaan (team leader/co team leader) dinilai pula pengalaman sebagai pemimpin/wakil pemimpin tim. Apabila perhitungan Pokja ULP . dibuktikan dengan salinan ijazah. atau perguruan tinggi luar negeri yang telah diakreditasi. persyaratan. maka yang diambil adalah perhitungan Pokja ULP. b) pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK. e) gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK diberikan nilai lebih. yaitu lulusan perguruan tinggi negeri atau perguruan tinggi swasta yang telah lulus ujian negara atau yang telah diakreditasi. serta jumlah tenaga yang telah diindikasikan di dalam KAK. f) [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. penilaian dilakukan atas: 1) tenaga ahli yang diusulkan untuk melaksanakan pekerjaan dengan memperhatikan jenis keahlian. f. 3) bobot masing-masing sub unsur ditetapkan oleh Pokja ULP berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. (2) apabila terdapat perhitungan bulan menurut Pokja ULP lebih kecil dari yang tertulis dalam penawaran. 2) sub unsur Kualifikasi Tenaga Ahli yang dinilai adalah: a) tingkat pendidikan. Ketentuan penghitungan pengalaman kerja profesional dilakukan sebagai berikut : (1) tidak boleh terjadi tumpang tindih (overlap).

maka pengalaman kerja akan dihitung secara penuh (kecuali bila terjadi overlap. sesuai ii. apabila jangka waktu pengalaman kerja profesional ditulis secara lengkap tanggal. (4). total seluruh bulan kerja . maka pengalaman kerja yang dihitung adalah total bulannya dikurangi 1 (satu) bulan. apabila jangka waktu pengalaman kerja profesional ditulis tahunnya saja (tanpa tanggal dan bulan). apabila jangka waktu pengalaman kerja profesional ditulis bulan dan tahunnya saja (tanpa tanggal). dan (5) dikalikan dengan nilai kesesuaian lingkup pekerjaan dan posisi yang didapatkan dari angka (6). tidak sesuai (c) nilai masing-masing kriteria ditetapkan oleh Pokja ULP berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. dan tahunnya. maka pengalaman kerja yang dihitung hanya 25 % dari total bulannya. menunjang iii. bulan. maka yang diambil adalah yang tertulis dalam penawaran. dinilai dengan kriteria sebagai berikut: (a) lingkup pekerjaan : i. sesuai ii. terkait (b) posisi : i.21 (3) (4) (5) (6) (7) (8) lebih besar dibandingkan dengan yang tertulis dalam penawaran. bulan kerja profesional yang didapatkan dari angka (3). kesesuaian lingkup pekerjaan dan posisi pengalaman kerja profesional dibandingkan dengan yang dipersyaratkan dalam KAK. maka bulan yang overlap dihitung satu kali).

situasi. aspek pengenalan (familiarity) atas tata-cara. 24. (9) Nilai jangka waktu pengalaman kerja profesional tenaga ahli dicantumkan dalam LDP c) sertifikat keahlian/profesi yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang mengeluarkan. Unsur-unsur yang perlu diteliti dan dinilai dalam evaluasi penawaran biaya dilakukan terhadap: . 5) Kualifikasi dari tenaga ahli yang melebihi dari kualifikasi yang dipersyaratkan dalam KAK tidak mendapat tambahan nilai. g. sesuai dengan keahlian/profesi yang disyaratkan dalam KAK. bahasa Indonesia (bagi konsultan Asing). Apabila tidak ada peserta yang lulus evaluasi teknis maka seleksi dinyatakan gagal. dan kondisi (custom) setempat. b. aturan.22 profesional dibagi dengan angka 12 sehingga didapatkan jangka waktu pengalaman kerja profesional seorang tenaga ahli. Personil yang menguasai/memahami aspek-aspek tersebut di atas diberikan nilai lebih tinggi. d) lain-lain : penguasaan bahasa Inggris. 3) bobot masing-masing sub unsur ditetapkan oleh Pokja ULP berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. i.8 Evaluasi Biaya : a. Hasil evaluasi teknis harus melewati ambang batas nilai teknis (passing grade) seperti yang tercantum dalam LDP. Apabila peserta yang lulus evaluasi teknis kurang dari 5 (lima) maka proses tetap dilanjutkan. e) [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. bahasa setempat. Evaluasi biaya dilakukan terhadap peserta yang lulus ambang batas nilai teknis. 4) Tingkat pendidikan tenaga ahli yang kurang dari tingkat pendidikan yang dipersyaratkan dalam KAK tidak diberi nilai. h.

3) kewajaran penugasan tenaga pendukung. Teknis. nilai evaluasi teknis diurutkan mulai dari nilai tertinggi. besaran usulan biaya dan biaya terkoreksi. dan Biaya yang paling sedikit memuat: a. 7. j. kesimpulan tentang kewajaran : 1) biaya pada Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration). nama seluruh peserta. . yang sekurang-kurangnya memuat: 1. f. pagu anggaran dan HPS. 6. 4) kewajaran biaya pada Rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimbursable cost). 5. i. 2) penugasan tenaga ahli. b. tanggal dibuatnya Berita Acara. pernyataan bahwa seleksi gagal apabila tidak ada penawaran yang memenuhi syarat. h. jumlah peserta yang lulus dan tidak lulus pada setiap tahapan evaluasi.9 Pokja ULP membuat dan menandatangani Berita Acara Hasil Evaluasi Administrasi. 4. ambang batas nilai teknis. dan 8. Penetapan Pemenang 25. d.23 1) kewajaran biaya pada Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration). dan 4) biaya pada Rincian Biaya Langsung NonPersonil (direct reimbursable cost). penawaran biaya setelah Koreksi Aritmatik. 24. F. hasil evaluasi penawaran administrasi dan teknis termasuk alasan ketidaklulusan peserta. nama paket pekerjaan. 2. ambang batas nilai teknis. e. nilai teknis seluruh peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. g. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). c. 2) kewajaran penugasan tenaga ahli. 3. Pengumuman Pemenang Pokja ULP memberitahukan penetapan peringkat teknis kepada seluruh peserta. 3) penugasan tenaga pendukung. keterangan-keterangan lain yang dianggap perlu mengenai pelaksanaan seleksi. nama dan alamat peserta. serta diumumkan di alamat website yang tercantum dalam LDP dan ditempel di papan pengumuman resmi untuk masyarakat. hasil evaluasi persyaratan administrasi.

3 26. PA/KPA. dengan tembusan kepada PPK. dengan tembusan kepada PPK.2 Menteri/Pimpinan Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi yang tercantum dalam LDP wajib memberikan jawaban secara tertulis atas semua sanggahan banding paling lambat 15 (lima belas) hari kerja setelah surat sanggahan banding diterima. rekayasa tertentu sehingga menghalangi terjadinya persaingan usaha yang sehat. Sanggahan 26. Apabila sanggahan dinyatakan benar maka Pokja ULP menyatakan seleksi gagal. 26.4 26.2 26. Pokja ULP wajib memberikan jawaban tertulis atas semua sanggahan paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah menerima surat sanggahan. penyimpangan ketentuan dan prosedur diatur dalam Peratuan Presiden ini dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. penyalahgunaan wewenang oleh Pokja ULP dan/atau pejabat yang berwenang lainnya.1 Peserta yang tidak sependapat dengan jawaban sanggahan dari Pokja ULP. 27. dan/atau c. Pokja ULP. 27. dan APIP yang tercantum dalam LDP. dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti.24 26.5 27.3 Peserta yang akan melakukan sanggahan . dapat mengajukan sanggahan banding secara tertulis kepada Menteri/Pimpinan Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi yang tercantum dalam LDP paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah menerima jawaban sanggahan. Sanggahan Banding 27. disertai bukti terjadinya penyimpangan. Sanggahan yang disampaikan bukan kepada Pokja ULP atau disampaikan diluar masa sanggah. Sanggahan diajukan oleh peserta baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama dengan peserta lain apabila terjadi penyimpangan prosedur meliputi: a. b.1 Peserta dapat menyampaikan sanggahan secara tertulis atas penetapan peringkat teknis kepada Pokja ULP dalam waktu 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman peringkat teknis. APIP K/L/D/I yang tercantum dalam LDP.

direktur utama/pimpinan perusahaan.00 (lima puluh juta rupiah) dengan masa berlaku 20 (dua puluh) hari kerja sejak tanggal pengajuan sanggahan banding. 28. 28. b. meyakinkan kejelasan teknis dan biaya. kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. banding menghentikan proses 27.1 Pokja ULP segera mengundang peserta yang ditetapkan sebagai pemenang untuk menghadiri acara klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya. 29. 27. tidak ada sanggahan dari peserta.2 Undangan mencantumkan tempat. c.1 Klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya dilakukan oleh Pokja ULP dengan: a.000. b. atau c.2 Klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya dilakukan untuk: a. Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya . atau d.4 Sanggahan seleksi. dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti. masa sanggah dan/atau masa sanggah banding berakhir. dengan ketentuan: a. pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. 29.000. sanggahan dan/atau sanggahan banding terbukti tidak benar. dan waktu klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya. penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (dinyatakan dengan surat kuasa).25 banding harus memberikan Jaminan Sanggahan Banding yang ditujukan kepada Pokja ULP sebesar 2‰ (dua perseribu) dari HPS atau paling tinggi sebesar Rp50. dengan memperhatikan kesesuaian antara bobot pekerjaan dengan tenaga ahli dan/atau 29. hari. tanggal. Undangan Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya 28.5 Sanggahan banding yang disampaikan bukan kepada Menteri/Pimpinan Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi yang tercantum dalam LDP atau disampaikan diluar masa sanggah banding.

kesesuaian rencana kerja dengan jenis pengeluaran biaya. b. maksimum 3. biaya satuan dari biaya langsung personil. volume kegiatan dan jenis pengeluaran. g. organisasi pelaksanaan.2 (tiga koma dua) kali gaji dasar yang diterima oleh tenaga ahli tetap dan/atau maksimum 2. c. unit biaya personil dihitung berdasarkan satuan waktu yang dihitung berdasarkan tingkat kehadiran dengan ketentuan sebagaimana tercantum dalam LDP 29. program alih pengetahuan. b.3 Aspek-aspek teknis yang perlu diklarifikasi dan dinegosiasi terutama: a. jadwal penugasan personil. serta mempertimbangkan kebutuhan perangkat/fasilitas pendukung yang proporsional guna pencapaian hasil kerja yang optimal. 29. 29.6 Klarifikasi dan negosiasi terhadap biaya tenaga pendukung (tenaga teknik dan . dan c. dan h.4 Aspek-aspek biaya yang perlu diklarifikasi dan dinegosiasi terutama: a. memperoleh kesepakatan biaya yang efisien dan efektif dengan tetap mempertahankan hasil yang ingin dicapai sesuai dengan penawaran teknis yang diajukan peserta. dengan ketentuan: a. biaya satuan dibandingkan dengan biaya yang berlaku di pasaran. b. jadwal pelaksanaan pekerjaan. 29.26 tenaga pendukung yang ditugaskan.5 Klarifikasi dan negosiasi terhadap unit biaya personil dilakukan berdasarkan daftar gaji yang telah diaudit dan/atau bukti setor pajak penghasilan tenaga ahli konsultan yang bersangkutan. cara penanganan pekerjaan dan rencana kerja. e. b.5 (dua koma lima) kali penghasilan yang diterima oleh tenaga ahli tidak tetap berdasarkan perhitungan dari daftar gaji yang telah diaudit dan/atau bukti setor pajak penghasilan tenaga ahli konsultan yang bersangkutan. f. lingkup dan sasaran jasa konsultansi. kualifikasi tenaga ahli. d. fasilitas penunjang.

29. 29.13 ULP membuat Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi. 29.1 dan seterusnya. atau manajer kantor.8 Harga satuan yang dapat dinegosiasikan yaitu Biaya Langsung Non-Personil yang dapat diganti (direct reimbursable cost) dan/atau Biaya Langsung Personil (remuneration) yang dinilai tidak wajar berdasarkan ketentuan pada angka 28.12 Apabila klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya dengan 1 (satu) pemenang dan 2 (dua) pemenang cadangan tidak menghasilkan kesepakatan maka seleksi dinyatakan gagal. tanpa mengurangi kualitas penawaran teknis.11 Apabila dalam klarifikasi dan negosiasi dengan pemenang cadangan pertama tidak menghasilkan kesepakatan. agar didapatkan total penawaran biaya hasil negosiasi yang memenuhi HPS. maka total penawaran biaya dapat diterima sepanjang tidak melebihi pagu anggaran. dilakukan berdasarkan harga pasar tenaga pendukung tersebut.5). maka Pokja ULP melanjutkan dengan mengundang pemenang cadangan kedua (apabila ada). sekretaris. maka Pokja ULP melanjutkan dengan mengundang pemenang cadangan pertama (apabila ada) untuk melakukan proses klarifikasi dan negosiasi sebagaimana di atur dalam angka 28. 29. 29.1 dan seterusnya. .7 Negosiasi biaya dilakukan terhadap total penawaran biaya terkoreksi yang melebihi HPS. 29.9 Apabila hasil evaluasi biaya serta klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya tidak ditemukan halhal yang tidak wajar. seperti: tenaga survey.10 Apabila klarifikasi dan negosiasi dengan pemenang seleksi tidak menghasilkan kesepakatan. 29. yang selanjutnya dilakukan proses klarifikasi dan negosiasi sebagaimana di atur dalam angka 28.27 penunjang/administrasi).

30. dikenakan sanksi berupa dimasukkan dalam Daftar Hitam. bila sependapat dengan Pokja ULP. selama masa surat penawaran peserta tersebut masih berlaku atau sudah diperpanjang masa berlakunya. 30.7 Bagi calon penyedia yang mengundurkan diri dengan alasan yang tidak dapat diterima. Penunjukan Pemenang Seleksi 30. Penunjukan Penyedia Jasa Konsultansi 30.5 Apabila pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri. 30.2 PPK menerbitkan SPPBJ.4 Salah satu tembusan dari SPPBJ disampaikan (tanpa lampiran surat perjanjian) sekurangkurangnya kepada unit pengawasan internal. maka seleksi dinyatakan gagal oleh PA/KPA setelah mendapat laporan dari PPK.3 SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah Pokja ULP menyampaikan BAHS kepada PPK.8 Kontrak ditandatangani paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah SPPBJ. 30. Kerahasiaan Proses Berita Acara Hasil Seleksi oleh Pokja ULP bersifat rahasia sampai dengan saat PPK menerbitkan SPPBJ. maka PPK meminta Pokja ULP untuk mengundang pemenang cadangan (apabila ada) untuk melakukan proses klarifikasi dan negosiasi. . 30.28 G.6 Apabila pemenang dan 2 (dua) pemenang cadangan yang akan ditunjuk sebagai penyedia mengundurkan diri. 30. 31. 30.1 Pokja ULP menyampaikan Berita Acara Hasil Seleksi (BAHS) kepada PPK sebagai dasar untuk menerbitkan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ). kepada peserta seleksi dengan pemenang seleksi yang telah mencapai kesepakatan dengan Pokja ULP dalam acara klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya untuk melaksanakan pekerjaan.

d. apabila: a. pengaduan masyarakat atas terjadinya penyimpangan ketentuan dan prosedur dalam pelaksanaan seleksi yang melibatkan Pokja ULP dan/atau PPK. jumlah peserta yang lulus prakualifikasi kurang dari 5 (lima) [untuk Seleksi Umum] atau kurang dari 3 (tiga) [untuk Seleksi Sederhana]. sanggahan dari peserta atas pelaksanaan seleksi ternyata benar terhadap : 1) penyimpangan ketentuan dan prosedur yang diatur dalam Peratuan Presiden ini dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Kualifikasi atau Dokumen Pemilihan. PA/KPA sependapat dengan PPK yang tidak bersedia menandatangani SPPBJ karena pelaksanaan seleksi melanggar Peraturan Presiden ini. e. 32. klarifikasi teknis dan negosiasi biaya dengan pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 tidak menghasilkan kesepakatan. b. c. dan/atau 2) kesalahan substansi Dokumen Pengadaan. atau i. kecuali untuk Metode Evaluasi Kualitas. h. pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN dari pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 ternyata benar. semua penawaran biaya terkoreksi yang disampaikan peserta melampaui pagu anggaran. Seleksi Gagal 32.29 H. Seleksi Gagal 32. pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 mengundurkan diri dari penunjukan pemenang. tidak ada penawaran yang lulus evaluasi penawaran. f. apabila dalam evaluasi penawaran terjadi persaingan usaha yang tidak sehat. g. b. e.2 PA/KPA menyatakan seleksi gagal.1 Pokja ULP menyatakan seleksi gagal. Dokumen Pemilihan tidak sesuai dengan . ternyata benar. c. jumlah peserta yang memasukkan Dokumen Penawaran kurang dari 3 (tiga). seluruh peserta yang masuk sebagai Calon Daftar Pendek tidak hadir dalam pembuktian kualifikasi. pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2. tidak hadir dalam klarifikasi teknis dan negosiasi biaya. apabila: a. d.

ternyata benar.6 Setelah pemberitahuan adanya seleksi gagal. apabila dananya telah cukup tersedia dalam dokumen anggaran. ternyata benar.30 Peraturan Presiden No. penghentian proses seleksi. seleksi ulang. kecuali perubahan . PPK dan/atau Pokja ULP. ternyata benar. sanggahan banding dari peserta atas terjadinya penyimpangan ketentuan dan prosedur dalam pelaksanaan seleksi yang melibatkan KPA. 32. Penandatangan Setelah SPPBJ diterbitkan. atau b. pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN dan/atau terjadinya penyimpangan ketentuan dan prosedur dalam pelaksanaan Seleksi yang melibatkan PA dan/atau KPA. maka Pokja ULP memberitahukan kepada seluruh peserta. maka Pokja ULP meneliti dan menganalisis penyebab terjadinya seleksi gagal.2 PPK dan penyedia tidak diperkenankan mengubah substansi Dokumen Pemilihan sampai dengan penandatanganan Kontrak. apabila: a. 32. sanggahan banding dari peserta atas terjadinya penyimpangan ketentuan dan prosedur dalam pelaksanaan seleksi yang melibatkan PA. PPK dan/atau Pokja ULP. penyampaian ulang Dokumen Penawaran. untuk menentukan langkah selanjutnya. f. ternyata benar. 33. pelaksanaan seleksi melanggar Peraturan Presiden No.5 Setelah seleksi dinyatakan gagal. KPA. atau b. apabila: a. atau d. 54 tahun 2010. 54 tahun 2010. 33.4 Kepala Daerah menyatakan seleksi gagal. 32. c. PPK melakukan finalisasi an Kontrak terhadap rancangan Kontrak.3 Menteri/Pimpinan Lembaga/Institusi Lainnya menyatakan seleksi gagal. yaitu melakukan: a. atau g. evaluasi ulang.1 Penandatanganan Kontrak dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkan SPPBJ. 32. b. dengan ketentuan sebagai berikut: 33. dan menandatangani Kontrak pelaksanaan pekerjaan. pelaksanaan seleksi tidak sesuai atau menyimpang dari Dokumen Pemilihan. pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN dan/atau terjadinya penyimpangan ketentuan dan prosedur dalam pelaksanaan seleksi yang melibatkan KPA.

3 Perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan setelah mendapat persetujuan kontrak tahun jamak. f. 33. b. beserta rincian penawaran biaya. surat penawaran. h. 33. redaksional. syarat-syarat umum Kontrak.000. c. rangkap kontrak lainnya tanpa dibubuhi materai.6 Banyaknya rangkap Kontrak dibuat sesuai kebutuhan. b. adendum Surat Perjanjian (apabla ada). maka berlaku urutan sebagai berikut: a.000.00 (seratus miliar rupiah) dilakukan setelah memperoleh pendapat ahli hukum kontrak. Kerangka Acuan Kerja.4 PPK dan penyedia wajib memeriksa konsep Kontrak meliputi substansi. yaitu: a. d. 33. BAHS.31 waktu pelaksanaan pekerjaan yang melewati batas tahun anggaran. yang telah didaftarkan sesuai dengan peraturan perundangundangan. . 33.8 Pihak yang berwenang menandatangani Kontrak atas nama penyedia adalah Direksi yang disebutkan namanya dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar.7 Penandatanganan Kontrak yang kompleks dan/atau bernilai di atas Rp 100.5 Menetapkan urutan hirarki bagian-bagian Dokumen Kontrak dalam Surat Perjanjian dengan maksud apabila terjadi pertentangan ketentuan antara bagian satu dengan bagian yang lain. terdiri dari: 1) Kontrak asli pertama untuk PPK dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh penyedia. pokok perjanjian. dan 2) Kontrak asli kedua untuk penyedia dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh PPK. seperti : SPPBJ. dokumen lainnya. sekurang-kurangnya 2 (dua) Kontrak asli. syarat-syarat khusus Kontrak. BAPP. gambar-gambar. apabila diperlukan. angka dan huruf serta membubuhkan paraf pada setiap lembar Dokumen Kontrak. 33. 33.000. bahasa. e. g.

sepanjang mendapat kuasa/pendelegasian wewenang yang sah dari Direksi atau pihak yang sah berdasarkan Akta Pendirian/Anggaran Dasar untuk menandatangani Kontrak.8. .9 Pihak lain yang bukan Direksi atau yang namanya tidak disebutkan dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar sebagaimana dimaksud pada angka 36.32 33. dapat menandatangani Kontrak.

Pekerjaan ini dibiayai dari sumber pendanaan APBD TK II Tahun Anggaran 2012 Pemberian Penjelasan akan dilaksanakan pada : Hari : Jum'at Tanggal : 24 Pebruari 2012 Waktu : 08.30 s. Masa Berlaku Penawaran dan Jangka Waktu Pelaksanaan 1.33 BAB III. Bentuk mata uang penawaran : Rupiah 2. Pemberian Penjelasan E.d____ Tempat : __________ 1. Sampang .d selesai Tempat : Jl. 31 Sampang Alamat website _______________________________ Nama pekerjaan: _Konsultan Perencanaan PK 9 Buah Jembatan di Ruas Jalan Kabupaten Uraian singkat pekerjaan ______________ [diisi nama paket pekerjaan/kegiatan dan uraian secara singkat dan jelas pekerjaan/kegiatan yang dilaksanakan] B. Masa berlaku penawaran selama 50 (Lima puluh) hari kalender sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran F. Sumber Dana Jangka waktu penyelesaian pekerjaan: 60 (enam puluh) hari kalender. Peninjauan Lapangan [apabila diperlukan] H. LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP) A. Sampul penutup Dokumen Penawaran Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Jaksa Agung Suprapto No. Lingkup Pekerjaan Pokja Panitia Pengadaan Barang dan Jasa ULP : Dinas PU. 2. Pembayaran dilakukan dengan cara Termyn D. Jangka Waktu Penyelesaian Pekerjaan C. Jaksa Agung Suprapto No. 31 Sampang 1. Bina Marga Kab. Sampang Alamat Pokja ULP _Jl. Bina Marga Kab. Penyampulan Peninjauan Lapangan akan dilaksanakan pada : Hari : __________ Tanggal : __________ Waktu : ____s. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan 60 (enam puluh) hari kalender sejak SPMK G.

TEKNIS. maka sampul luar ditulis : Nama Paket Pekerjaan : Konsultan Perencanaan PK 9 Buah Jembatan di Ruas Jalan Kabupaten Ditujukan kepada : Pokja Panitia Pengadaan Barang dan Jasa[ ULP Dinas PU. yang menunjukkan kinerja perusahaan peserta yang bersangkutan selama 10 (sepuluh) tahun terakhir dan dapat dibuktikan kebenarannya dengan menghubungi penerbit referensi. Evaluasi Teknis . Bina Marga Kab.34 dan Penandaan Sampul Penawaran Administrasi. Sampul penutup ditulis : Nama Paket Pekerjaan : Konsultan Perencanaan PK 9 Buah Jembatan di Ruas Jalan Kabupaten Nama Perusahaan : ______________ Alamat Perusahaan : ______________ Ditujukan kepada : Pokja Panitia Pengadaan Barang dan Jasa ULP Dinas PU. Teknis. dan Biaya ditandai : “PENAWARAN ADMINISTRASI. Dalam hal Dokumen Penawaran disampaikan melalui pos/jasa pengiriman. Bina Marga Kab. Pengalaman perusahaan peserta harus dilengkapi dengan referensi. 5. 31 Sampang Diterima pada : Hari : ______________ Tanggal : ______________ Bulan : ______________ Tahun : ______________ Jam : ______________ [diisi oleh Pokja ULP yang menerima Dokumen Penawaran] 3. Jaksa Agung Suprapto No. Pada sampul penutup diberi tanda “ASLI” untuk Dokumen Penawaran asli dan “REKAMAN” untuk Dokumen Penawaran salinan. Sampang Alamat Pokja ULP : Jl. Seluruh sampul penutup dimasukkan ke dalam 1 (satu) sampul luar. Unsur Pengalaman Perusahaan : 20% a. Sampang Alamat Pokja ULP : Jl. 4. DAN BIAYA” 2. I. 31 Sampang Bobot unsur-unsur pokok yang dinilai : 1. Jaksa Agung Suprapto No.

dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki ≥ Pengalaman < 1 Paket pekerjaan di lokasi proyek/kegiatan dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 20 2) memiliki Pengalaman 1 sd 2 Paket pekerjaan di lokasi proyek/kegiatan dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 60 3) memiliki Pengalaman > 3 Paket paket pekerjaan di lokasi proyek/kegiatan dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 100 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki Pengalaman < 1 Paket pengalaman manajerial dan fasilitas utama dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 20 2) memiliki Pengalaman 1 sd 2 Paket pengalaman . Sub unsur pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan. Sub proyek/kegiatan sejenis. unsur pengalaman melaksanakan d. f. 5) proyek/kegiatan yang sejenis adalah : Penilaian dilakukan atas pengalaman perusahaan selama kurun waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir dalam melaksanakan pekerjaan sejenis dengan pekerjaan yang akan dilaksanakan. dengan bobot sub unsur 6%. maka penawaran digugurkan dan peserta dikenakan Daftar Hitam. Apabila tidak dilengkapi referensi maka tidak dinilai.35 b. e. dengan bobot sub unsur 6%. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki ≥ Pengalaman < 1 Paket pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 20 2) memiliki Pengalaman 1 sd 2 Paket pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 60 3) memiliki < Pengalaman > 3 Paket pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 100 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman melaksanakan proyek/kegiatan sejenis = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman melaksanakan proyek/kegiatan sejenis. dengan bobot sub unsur 6_%. Sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama. Apabila dilengkapi referensi namun terbukti tidak benar. c.

36

g.

h. i. j.

manajerial dan fasilitas utama dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 60 3) memiliki Pengalaman > 3 Paket pengalaman manajerial dan fasilitas utama dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 100 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama. Sub unsur kapasitas perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap, dengan bobot sub unsur 3%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki memiliki < 2 orang tenaga ahli tetap orang tenaga ahli tetap yang digunakan untuk melakukan pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 20 2) memiliki memiliki 2 sd. 3 orang tenaga ahli tetap orang tenaga ahli tetap yang digunakan untuk melakukan pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 60 3) memiliki memiliki > 3 orang tenaga ahli tetap orang tenaga ahli tetap yang digunakan untuk melakukan pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun diberi nilai : 100 4) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur kapasitas perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama. [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. Total bobot seluruh sub unsur = 100 % Total NILAI BOBOT seluruh sub unsur X bobot unsur Pengalaman Perusahaan = NILAI PENGALAMAN PERUSAHAAN.

2.

Unsur Pendekatan dan Metodologi : 30% a. Sub unsur pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK, dengan bobot sub unsur 7%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : _100 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 50 3) apabila tidak menyajikan, diberi nilai : 10 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur

37

b.

c.

d.

e.

pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK. Sub unsur kualitas metodologi, dengan bobot sub unsur 8%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 100 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : _50_ 3) apabila tidak menyajikan, diberi nilai : _10_ 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur kualitas metodologi = NILAI BOBOT sub unsur kualitas metodologi. Sub unsur hasil kerja (deliverable), dengan bobot sub unsur 2%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 100 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 50 3) apabila tidak menyajikan, diberi nilai : 10 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur hasil kerja (deliverable) = NILAI BOBOT sub unsur hasil kerja (deliverable). fasilitas pendukung dalam Sub unsur melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK, dengan bobot sub unsur 3%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 100_ 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : _50 3) apabila tidak menyajikan, diberi nilai : _10 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK. Sub unsur gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK, dengan bobot sub unsur 20%, dan ketentuan penilaian sub unsur :

38

1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 100 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, diberi nilai : 50 3) apabila tidak menyajikan, diberi nilai : 10 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK. f. [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. k. Total bobot seluruh sub unsur = 100 % l. Total NILAI BOBOT seluruh sub unsur X bobot unsur Pendekatan dan Metodologi = NILAI PENDEKATAN DAN METODOLOGI. 3. Unsur Kualifikasi Tenaga Ahli : 50_% a. Sub unsur tingkat pendidikan, dengan bobot sub unsur 30%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) ≥ tingkat pendidikan yang disyaratkan dalam KAK, diberi nilai : 100 2) < tingkat pendidikan yang disyaratkan dalam KAK, diberi nilai : 0_ 3) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur tingkat pendidikan = NILAI BOBOT sub unsur tingkat pendidikan. b. Sub unsur pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK, dengan bobot sub unsur 60%, dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) dukungan referensi : a) apabila melampirkan referensi dan dapat dibuktikan kebenarannya dengan menghubungi penerbit referensi, maka pengalaman kerja diberikan penilaian, b) apabila tidak dilengkapi referensi maka tidak diberikan penilaian, c) apabila melampirkan referensi namun terbukti tidak benar, maka penawaran digugurkan dan peserta dikenakan Daftar Hitam. 2) perhitungan bulan kerja tenaga ahli, yang dihitung berdasarkan ketentuan yang tercantum dalam IKP, 3) lingkup pekerjaan : a) sesuai, diberi nilai : 100 b) menunjang, diberi nilai : __30_

Pengalaman 1 < 2 tahun nilai 60 . diberi nilai : 60. memiliki Pengalaman 1 < 3 tahun pengalaman kerja profesional. iii. nilai 20. adalah Pengawasan ii. Pengalaman 1 < 2 tahun nilai 60 . Pengalaman > 2 Proyek nilai 100 [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 8) nilai jangka waktu pengalaman kerja profesional yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK. diberi nilai : 100 b) Ahli Teknik Sipil. tidak sesuai adalah : Pengalaman sebagai tenaga Ahli Lainnya 5) perhitungan bulan kerja X nilai lingkup pekerjaan X nilai posisi = jumlah bulan kerja profesional 6) nilai total seluruh jumlah bulan kerja profesional dibagi angka 12 = jangka waktu pengalaman kerja profesional 7) nilai jangka waktu pengalaman kerja profesional : a) Untuk Team Leader memiliki Pengalaman < 1 tahun pengalaman kerja profesional.39 c) terkait. nilai 100 c) Ahli Geoteknik. Pengalaman < 1 tahun nilai 20. diberi nilai : 10 d) lingkup pekerjaan yang : i. diberi nilai : 20. i. memiliki Pengalaman > 3 Proyek tahun pengalaman kerja profesional. . diberi nilai : ____100_ b) tidak sesuai. sesuai adalah : Perencanaan Pembangunan Jalan. Terkait Perencanaan Pembangunan Jembatan dlldengan jelas]. diberi nilai : __50___ c) posisi yang : sesuai adalah : Untuk Team Leader sesuai jika pengalamannya sebagai team leader Untuk Tenaga Ahli dikatakakan sesuai jika Pengalaman Penugasannya sebagai Tenaga Ahli yang sama atau sebagai Team Leader. 4) posisi : a) sesuai. Menunjang Pembangunan Jalan.

Sub unsur lain-lain yang dibutuhkan dalam KAK. Sub unsur sertifikat keahlian/profesi. diberi nilai : _____________ 3) penguasaan Bahasa Indonesia bagi konsultan asing [apabila dibutuhkan]. [apabila tenaga ahli yang dinilai lebih dari 1 (satu) maka setiap tenaga ahli harus diberi bobot]Bobot tenaga ahli : 1) Team Leader Bobot 20 2) Ahli Teknik Sipil bobot 20 3) Ahli Geoteknik bobot 15 p. Total bobot seluruh sub unsur = 100 %. o. n. diberi nilai : 50 2) tidak memiliki. dan ketentuan penilaian sub unsur : [apabila 1) penguasaan bahasa asing dibutuhkan]. dengan bobot sub unsur _______%. diberi nilai : _____________ 4) aspek pengenalan (familiarity) atas tata-cara.40 c. Nilai 1 (Satu) Orang Tenaga Ahli X bobot tenaga ahli = NILAI BOBOT tenaga ahli q. dan kondisi (custom) setempat. Total NILAI BOBOT seluruh sub unsur = NILAI 1 (SATU) ORANG TENAGA AHLI. d. situasi. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki. Total NILAI BOBOT seluruh tenaga ahli X bobot unsur Kualifikasi Tenaga Ahli = NILAI KUALIFIKASI TENAGA AHLI. 4. diberi nilai : _____________ 5) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 6) total nilai yang didapatkan X bobot sub unsur lain-lain = NILAI BOBOT sub unsur lain-lain. diberi nilai : _____________ [apabila 2) penguasaan bahasa setempat dibutuhkan]. Evaluasi Biaya Jangka waktu pelaksanaan Evaluasi Biaya : . Nilai Evaluasi Teknis = NILAI PENGALAMAN PERUSAHAAN + NILAI PENDEKATAN DAN METODOLOGI + NILAI KUALIFIKASI TENAGA AHLI Ambang batas nilai teknis (passing grade) = ___________ 5. m. dengan bobot sub unsur 10%. aturan. J. diberi nilai : 0 3) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 4) nilai yang didapatkan X bobot sub unsur sertifikat keahlian/profesi = NILAI BOBOT sub unsur sertifikat keahlian/profesi.

ST. Jaminan Sanggahan Banding dicairkan dan disetorkan pada Kas Daerah 2.000. MT b. 3. . Sanggahan ditujukan kepada Pokja Panitia Pengadaan Barang dan Jasa ULP Dinas PU.00 (_dua ratus enam puluh empat ribu rupiah) Jaminan sanggahan banding ditujukan kepada Pokja ULP. PPK Suparto. 5. MT c. 4. Bina Marga Kab. 264. Sanggahan Banding dan Pengaduan Unit biaya personil berdasarkan satuan waktu dihitung sebagai berikut: 1 (satu) bulan : ____ (__________) hari kerja 1 (satu) hari kerja : ____ (__________) jam kerja 1. ST. ST. Jaminan Sanggahan Banding 1. PA/KPA Suparto. ST. Unit Biaya Personil Berdasarkan Satuan Waktu L. PA/KPA Suparto. Inspektorat Kabupaten Sampang [ditulis secara lengkap dan jelas] Pengaduan ditujukan Kabupaten Sampang kepada 2. Sampang Tembusan sanggahan ditujukan kepada : a. M. MT b. PPK Suparto. Sanggahan. MT Inspektorat Kabupaten Sampang Sanggahan Banding ditujukan kepada : Bupati Kabupaten Sampang Tembusan sanggahan banding ditujukan kepada : ________________________ a.41 01 Maret 2012 sd 9 Maret 2012_ K. Inspektorat Besarnya jaminan sanggahan banding Rp. 3.

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) BAB IV. Jembatan Taman II di Ruas Jalan Labuhan – Sreseh. Jembatan Anggersek di Ruas Jalan Baruh – Madupat 6. Jembatan Bunten barat I di Ruas Jalan Bunten Barat – Pancor. sehingga mampu meningkatkan kualitas SDM dinas Sasaran dari Jasa konsultansi ini adalah 9 Jembatan di Ruas jalan kabupaten yaitu : 1. Maksud dan Tujuan 3. Sreseh 2. efektif dan berkualitas. Jembatan Rap-rapan di Ruas Jalan Batu Lenger – Tobai Timur 4. . Jembatan Bunten barat I di Ruas Jalan Bunten Barat – Pancor 2. yang nantinya akan menjadi pedoman pelaksanaan pekerjaan konstruksi pembangunan jembatan dalam DPA Kegiatan pembangunan Jalan Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang. Lokasi Kegiatan 1 Uraian Pendahuluan memuat gambaran secara garis besar mengenai pekerjaan yang akan dilaksanakan. Tujuan dari pekerjaan ini sendiri adalah : a.42 BAB IV. Mendapatkan Perencanaan Peningkatan 9 buah jembatan di ruas jalan kabupaten yang efisien dari segi dana dan bangunan. d rangka mewujudkan jembatan kabupaten yang baik untuk kepe masyarakat. Jembatan Taman II di Ruas Jalan Labuhan – Sreseh 3. b. Pekerjaan ini masuk dalam Kegiatan Pembangunan Jembatan Program Pembangunan Jalan dan Jembatan yang terdapat dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang pada Tahun Anggaran 2012 Maksud diperlukannya konsultan adalah untuk membantu Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang menyusun dan membuat Perencanaan Teknis dan Biaya Peningkatan 9 buah jembatan di ruas jalan kabupaten. Memperoleh transfer ilmu pengetahuan dari konsultan untuk pegawai Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang. Menyusun Perencanaaan Pembangunan Jembatan secara lengkap dan terinci mulai dari rencana kerja. c. Sasaran 4. Latar Belakang Perencanaan Peningkatan 9 buah jembatan di ruas jalan kabupaten pekerjaan jasa konsultansi yang bertujuan untuk membuat dan menyusun perencanaan teknis dan biaya yang berada di Kabupaten Sampang. Jembatan Bangsah II di Ruas Jalan Bundah – Plasah 7. KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) Uraian Pendahuluan1 1. Jembatan Robatal II di Ruas Jalan Pasarenan – Robatal 5. Jembatan Krampon I di Ruas Jalan Plakaran – Krampon 1. kec. Ketapang 2. rencana anggaran biaya hingga detail gambar teknis ( Detail Engineering Design ) guna pelaksanaan konstruksinya. Jembatan Bangcelok di Ruas Jalan Bangcelok – Nyeloh 8. kec. Jembatan Kompenang di Ruas Jalan Tambelangan – Durjan 9.

Jembatan Bangcelok di Ruas Jalan Bangcelok – Nyeloh. ST. No. Jrengik 8. MT Satuan Kerja : Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang Data Penunjang2 Tidak ada Revisi SNI 03-1737-1989.002/T/BNKT/1991.016/T/BNKT/1990. kec. Maret 1992 Spesifikasi Perencanaan Klasifikasi Fungsi Jalan di wilayah perkotaan.43 3. 007/T/BNKT/1990.005/T/BNKT/1991. Robatal 5. Urban Drainage Guide Lines and Technical Design Standart tahun 1994 yang dikeluarkan oleh direktorat Jenderal Cipta Karya. Petunjuk Perencanaan Trotoar. Jembatan Bangsah II di Ruas Jalan Bundah – Plasah. No. No. No. SK SNI T-22-1991-03. kec. Manual Pemeriksaan Perkerasan Jalan Dengan Alat Benkelman Beam. Pelaksanaan lapis campuran beraspal panas SNI 03-3425-1994. SNI-1732-1989-F ( SK BI-2. kec. Tata cara survai kerataan permukaan perkerasan jalan dengan alat ukur kerataan NAASRA Tidak ada 6. No. Torjun 5. kec. No. No. Jembatan Robatal II di Ruas Jalan Pasarenan – Robatal. No. Sampang 6.021/T/BNKT/1990. Petunjuk Perencanaan Marka Jalan . Sokobanah 4.01/MN/B/1993.033/T/BM/1996. 9.3. Sumber Pendanaan Kegiatan ini dibiayai dari sumber pendanaan : APBD Kabupaten Sampang Tahun Anggaran 2012 Nama Pejabat Pembuat Komitmen : Suparto. Referensi Hukum             Tata Cara Survai Kondisi Jalan Kota. Tata Cara Perencanaan Drainase Permukaan Jalan. kec. Jembatan Anggersek di Ruas Jalan Baruh – Madupat. Standart Perencanaan Geometrik Jalan Perkotaan.1987). Tambelangan 9. Jembatan Kompenang di Ruas Jalan Tambelangan – Durjan. kec. Jembatan Rap-rapan di Ruas Jalan Batu Lenger – Tobai Timur. Tata cara pelaksanaan lapis tipis beton aspal untuk jalan raya SNI 03-3426-1994.010/T/BNKT/1990. . kec. Tata Cara Perencanaan Persimpangan Sesederhana Jalan Perkotaan. Tata Cara Survai Inventarisasi Jalan dan Jembatan Kota.26. Peraturan Tebal Perkerasan Lentur Jalan Raya Dengan Metode Analisa Komponen. 2 Data penunjang terdiri dari data yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan. Nama dan Organisasi Pejabat Pembuat Komitmen Data Dasar Standar Teknis 7. Sreseh 7. 8. Tata Cara Perencanaan Teknis Lasekap jalan. Studi-Studi Terdahulu 10. Jembatan Krampon I di Ruas Jalan Plakaran – Krampon.

Survey Geologi dan Geoteknik Survey Geologi dan Geoteknik dilakukan pada daerah disekitar jembatan guna mengetahui karakteristik geologi daerah sekitar jembatan yang diperlukan dalam pembuatan rencana detail. 6. Dari survai pendahuluan ini diharapkan konsultan sudah dapat mengusulkan metode penelitian dan perencanaan yang akan di tetapkan dan mengidentifikasi masalah-masalah yang mungkin timbul. Ruang Lingkup 11. erosi dan daerah tergenang pada lokasi. dengan melakukan hal-hal sebagai berikut : 1. Menyusun jadwal pelaksanaan dilapangan. sesui dengan kebutuhan untuk perencanaanteknis dan pedoman yang dikeluarkan oleh . Petunjuk / Tata Cara Standart lainnya yang berhubungan. Pebruari 1992. 3. termasuk didalamnya konfirmasi jematan yang akan ditangani. Mereview data harga satuan bahan dan material dilokasi. Membuat foto-foto dokumentasi mengenai kondisi lapangan yang bersangkutan dan khusus untuk kepentingan lansekap jembatan. 4.44   Spesifikasi Tanaman Lansekap Jalan.09/S/BNKT/1991. 2. Lingkup Kegiatan Lingkup pekerjaan dari pekerjaan jasa konsultansi ini adalah menyusun Perencanaan Peningkatan 1 buah jembatan di ruas jalan kabupaten sebagaimana sasaran dan lokasi yang tersebut di atas. Mengumpulkan dan mereview data lalu lintas.  Survey Pendahuluan Survey pendahuluan ini bertujuan untuk mengumpulkan datadata sebanyak mungkin yang diperlukan untuk perencanaan lebih lanjut. Mengumpulkan dan mereview data banjir. Mengumpulakan dan mereview data mengenai bahanbahan / material maupun peralatan yang tersedia yang dapat menentukan jenis konstruksi. No. Sedangkan geoteknik bertujuan melihat struktur tanah yang ada untuk menentukan kedalaman dan luas penampang serta jenis pondasi jembatan yang akan dibangun. Mengumpulkan dan meriview data-data mengenai jembatan dan situasinya serta informasi lainnya secara umum.  Survey Lapangan. 8. Test dan Uji Laboratorium Survey. Test dan Uji Laboratorium yang diharapkan adalah : 1. Semua hasil survai pendahuluan harus dilaporkan dalam Laporan Pendahuluan untuk dikonsultasikan kepada Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK ) sebagai dasar persiapan langkah selanjutnya. 7. Mengumpulkan data-data sekunder lainnya yang diperlukan dan dianggap penting. 5.

Test. 3. Pelaksanaan ini harus sesuai dengan Pedoman Survai yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga dan Pedoman yang berlaku lainnya serta sesuai dengan petunjuk Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK ). Sondir Test ini dilakukan pada daerah-daerah yang akan dipasang pondasi jembatan khususnya daerah tertentu yang dicurigai dimana kerusakan pondasi jembbatan disebabkan oleh kondisi dan sifat tanah dasar yang kurang baik ( Pondasi jembatan ambles ). Survey kelayakan struktural konstruksi jembatan Survey ini bertujuan untuk menentukan letak struktur jembatan yang akan dibangun baik dari segi ketinggian yaitu apa harus mendatar sama dengan kelandaian jalan pada alinyemen vertikal ataupun harus naik. Selain itu juga. maupun arah jembatan itu sendiri yang harus lurus dari alinyemen horisontal jalan atau berbelok.45 Direktorat General Bina Marga maupun peraturanperaturan lain yang berlaku serta sesuai dengan petunjuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) 2. Survey Hidrologi Survei ini dilakukan untuk meneliti aliran atau arus air yang mengalir dibawah jembatan apakah jembatan nantinya memotong aliran air secara tegak lurus atau serong dimana masalah penggerusan pondasi jembatan oleh aliran arus yang ada harus diperhatikan. Survey Kondisi Jembatan Survei kondisi jalan dilakukan untuk mengetahui jenis konstruksi. 5. Struktur. jenis kerusakan yang terjadi dan seberapa berat kerusakannya dan kondisi lainnya untuk mendapatkan data yang diperlukan guna perancanaan lebih lanjut.05/T/BNKT/1991 maupun peraturan-peraturan lain yang berlaku serta sesuai dengan petunjuk Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK ). elevasi jembatan ditentukan pula oleh bentuk alinyemen memanjang dari geometri jalan. Selain itu jembatan yang direncanakan harus berada di atas muka air banjir yang mungkin dapat terjadii serta kebutuhan ruang bebas lalu lintas yang ada di bawahnya. Pelaksanaan survai harus sesuai dengan pedoman yang dikeluarkan oleh Direktorat General Bina Marga No. 4.. sehingga perlu dilakukan uji atau test sondir sesuai dengan petunjuk Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) dan Pejabat .

Perkiraan biaya yang diperoleh dari analisa ini di bandingkan dengan proyek-proyek sebelum nya didaerah sekitar lokasi. potongan penampang melintang dan detail persimpangan. maka konsultan harus menyiapkan Spesifikasi Khusus yang sesuai dengan pekerjaan. b. dengan menampilkan informasi umum sekitar jembatan tersebut. . peralatan. dengan skala gambar yang sesuai. Dokumen Laporan Administrasi dan Keuangan (Invoice) 5.46 Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK ).  Pembuatan Design Gambar Teknis. 12. Presentasi Hasil Perencanaan 3 Dijelaskan pula keterkaitan antara suatu keluaran dengan keluaran lain. Yang perlu digambarkan jelas adalah rencana jembatan yang akan ditangani / dikerjakan.  Pembuatan Rencana Anggaran Biaya dan Analisa Harga Satuan Pekerjaan Setiap ruas jalan yang direncanakan harus di hitung volume pekerjaan untuk tiap bagian sesuai dengan masing-masing kontrak pelaksanaanya. Dokumen Laporan Pendahuluan 2. Analisa harga satuan menggunakan metode Bina Marga yang berdasarkan faktor-faktor material. Dokumen Laporan Akhir 3. yang meliputi : Potongan penampang memanjang. Gambar rencana harus dibuat dengan jelas dan lengkap dan memperhatikan hal-hal sebagai berikut : a. Rencana diplot diatas layout yang cukup luas dimana letak jembatan lama dan jembatan baru jelas kedudukannya. Gambar situasi dibuat dengan perbandingan yang proporsional. Dokumen Hasil Perencanaan Teknis (DED)  yang meliputi Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Analisa Harga Satuan Pekerjaan. Keluaran3 1. Apabila dalam spesifikasi teknik yang tersedia tidak tercakup jenis pek erjaan yang harus dilaksanakan.  Pembuatan Rencana Kerja dan Syarat teknis Konsultan harus mempelajari menggunakan Rencana Kerja dan Syarat Teknis (spesifikasi teknik) standar yang dikeluarkan oleh direktorat Jenderal Bina Marga atau SNI. Rencana Kerja dan Syaratsyarat Teknis (RKS) serta Gambar Teknis Perencanaan secara detail. 4. sosial pajak overhead dan keuntungan yang berlaku didaerah setempat.

Peralatan dan Material dari Penyedia Jasa Konsultansi 15. Peralatan dan Material yang disediakan oleh penyedia jasa antara lain : Sondir. Survey lapangan 9 (sembilan) hari kalender. 16. Lingkup Kewenangan Penyedia Jasa Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang akan menyediakan sarana dan fasilitas yang diperlukan oleh konsultan dan akan menyediakan data-data dan memberi akses atas arsip yang dimilikinya guna menunjang pekerjaan konsultan selama waktu pelaksanaan pekerjaan tersebut sesuai dengan kewenangan dan kemampuan yang dimilikinya. Berkonsultasi kepada instansi yang terkait untuk memperoleh informasi data sekunder. 60 (enam puluh) hari kalender. Melaksanakan konsultasi berkala kepada Pengguna Jasa / Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK ). GPS.47 13. Material. alat transportasi. Jangka Waktu Penyelesaian Kegiatan 17. 2. alat ukur. Berinisiatif memprakarsai penerapan penemuan baru dalam perencanaan. Jadwal Tahapan Persiapan 7 (tujuh) hari kalender. DCP. Theodolite. Personil dan Fasilitas dari Pejabat Pembuat Komitmen 14. 4 Khusus untuk Metode Evaluasi Pagu Anggaran jumlah orang bulan tidak boleh dicantumkan. dll peralatan yang dibutuhkan untuk survey perencanaan teknis dengan kostruksi Komposit 1. Peralatan. Membuat jadwal kegiatan rencana kerja serta detail dalam jangka waktu yang ditetapkan. Personil Posisi Tenaga Ahli: Team Leader Tenaga Ahli Struktur Ahli Geotek Kualifikasi S1 Sipil 4 th S1 Sipil 2th S1 Sipil 2th Jumlah Orang Bulan4 2 ob 2 ob 2 ob 2 ob 2 ob 2 ob Tenaga Pendukung (jika ada): Surveyor S1 Sipil Cad Operator S1 Sipil/Mesin/arsi tektur Computer Operator SLTA 18. 3. . 4. dan masukan lain yang perlu.

serta Laporan Administrasi dan Keuangan (Invoice) yang berisi surat. Laporan Pendahuluan Laporan Pendahuluan memuat : rincian jadwal kerja. analisa. Laporan Akhir memuat : mencakup temuan. kwitansi dan lain-lain yang diperlukan untuk pertanggungjawaban administrasi dan keuangan pada Kegiatan Perenanaan ini Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya : 21 (dua puluh satu) hari kalender sejak SPMK diterbitkan sebanyak 5 (lima) buku laporan dan cakram padat (compact disc) sebanyak 5 (lima) buah. Hal-Hal Lain 22. Persyaratan Kerjasama Semua kegiatan jasa konsultansi berdasarkan KAK ini harus dilakukan di dalam wilayah Negara Republik Indonesia kecuali ditetapkan lain dalam angka 4 KAK dengan pertimbangan keterbatasan kompetensi dalam negeri. Pembuatan DED dan konsultasi 40 (empat puluh) hari Kalender. antisipasi hambatan atau permasalahan yang akan ditemui dan pertanyaan-pertanyaan lainnya yang memerlukan keputusan atau tindak lanjut dari Tim Kerja. Jika kerjasama dengan penyedia jasa konsultansi lain diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan jasa konsultansi ini maka persyaratan berikut harus dipatuhi : Yang menjadi penanggung jawab dan penghubung kepada pihak Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang tetap penyedia jasa yang tercantum dalam kontrak. Produksi dalam Negeri 24. Laporan Akhir 23. Pengumpulan data lapangan harus memenuhi persyaratan berikut : Sesuai dengan standar teknis SNI atau standar yang dikeluarkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum RI. Penyerahan DED dan penyelesaian administrasi 2 (dua) hari kalender. Penyedia Jasa Konsultansi dalam survey dan proses penyusunan DED berkewajiban untuk selalu berkoordinasi dengan tim supervisi serta menyelenggarakan presentasi hasil akhir DED dalam rangka alih pengetahuan kepada staf teknik Dinas PU Bina Marga 25. pembuatan langkah-langkah kerja. Alih Pengetahuan . Rencana Kerja dan Syarat-syarat Teknis (RKS) serta Gambar Teknis Perencanaan secara detail.48 Pelaksanaan Kegiatan Pengolahan data. Pedoman Pengumpulan Data Lapangan 26. Laporan 19. pemecahan dan rekomendasi dari hal-hal yang ditugaskan kepada konsultan dan juga Hasil Perencanaan Teknis (DED) Perencanaan Pembangunan 1 buah Jembatan di ruas Jalan Kabupaten yang meliputi Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Analisa Harga Satuan Pekerjaan. Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya : 3 (tiga) hari kalender sejak SPMK diterbitkan sebanyak 5 (lima) buku laporan.

.49 Kabupaten Sampang.

Sesuai dengan persyaratan Dokumen Pemilihan. Dokumen penawaran teknis. [Surat Kuasa] 1) 2. 4) Komposisi tim dan penugasan. 2) Daftar Pengalaman Kerja Sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir. terdiri dari: . 2) Uraian pendekatan.50 BAB V. BENTUK SURAT PENAWARAN ADMINISTRASI DAN TEKNIS [KOP PERUSAHAAN] Nomor : _____________________ Lampiran : _____________________ CONTOH ______________. Data Pengalaman Perusahaan. 3) Jadwal pelaksanaan pekerjaan. 3) Uraian Pengalaman Kerja Sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir. b. terdiri dari : a. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN LAMPIRAN 1 : SURAT PENAWARAN A. terdiri dari: 1) Tanggapan dan saran terhadap Kerangka Acuan Kerja. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama ____ (_________________) hari kalender. Kualifikasi Tenaga Ahli. Berita Acara Pemberian Penjelasan [dan Adendum Dokumen Pemilihan]. Pendekatan dan Metodologi. bersama Surat Penawaran Administrasi dan Teknis ini kami lampirkan : 1. metodologi. Penawaran Administrasi dan Teknis ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas. Penawaran ini berlaku selama ____ (_________________) hari kalender sejak pembukaan Dokumen Penawaran._____________20__ Kepada Yth. c. dan program kerja. dengan ini kami mengajukan penawaran Administrasi dan Teknis untuk pekerjaan_____________________[diisi oleh Pokja ULP]. terdiri dari : 1) Data Organisasi Perusahaan. 5) Jadwal penugasan tenaga ahli.: Pokja_______________ULP_____________________[K/L/D/I] [diisi oleh Pokja ULP] di _______________________________ Perihal: Penawaran Administrasi dan pekerjaan diisi oleh Pokja ULP] Teknis________________[nama Sehubungan dengan Undangan Pengambilan Dokumen Pemilihan Nomor_____________tanggal_____________ dan setelah kami pelajari dengan saksama Dokumen Pemilihan.

2) Surat pernyataan kesediaan untuk ditugaskan dari personil yang diusulkan.51 1) Daftar Riwayat Hidup personil yang diusulkan. d. maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan. . apabila dikuasakan. [Dokumen lain yang dipersyaratkan] Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini. PT/CV/Firma/Kemitraan_________________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] _____________________ Jabatan Keterangan : 1) Harus dilampirkan surat kuasa.

[Menandatangani Surat Sanggahan Banding] Surat Kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. Penerima Kuasa mewakili Pemberi Kuasa untuk : 1. 5. Sampang . [Menandatangani Surat Penawaran]. yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa. [Menandatangani Pakta Integritas]. [Menandatangani Surat Sanggahan]. _________________ [no. 3. 6. [Menandatangani Berita Acara Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya]. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. BENTUK SURAT KUASA CONTOH-1 [kop surat badan usaha] SURAT KUASA Nomor : _______________ Nama : __________________________________ Alamat Perusahaan : __________________________________ Jabatan : _______________________ [Direktur Utama/Pimpinan perusahaan] _________________[nama PT/CV/Firma] dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perusahaan berdasarkan Akta Notaris No. Bina Marga Kab. 2. ___________________._______________20__ Penerima Kuasa ________________ [nama dan jabatan] Pemberi Kuasa ________________ [nama dan jabatan] *) Penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya. akta notaris] tanggal ________________ [tanggal penerbitan akta] Notaris _____________ [nama notaris penerbit akta] beserta perubahannya. memberi kuasa kepada : Nama : ______________________________________*) Alamat : ______________________________________ Jabatan : ______________________________________ yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa. 4.52 B. [Menandatangani Surat Perjanjian/Surat Perintah Kerja].

_________________ [no. 2. Akta notaris] tanggal ________________ [tanggal penerbitan akta] Notaris _____________ [nama notaris penerbit akta] beserta perubahannya atau Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi No__________ tanggal ____________ ]. _________________. ___________________. 4.53 CONTOH-2 [kop surat badan usaha] SURAT KUASA Nomor : _______________ Nama : __________________________________ Alamat Perusahaan : __________________________________ Jabatan : _______________________ [Direktur Utama/Pimpinan perusahaan/Kepala Cabang/wakil kemitraan (KSO)] _______________[nama PT/CV/Firma] dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama [perusahaan/kemitraan (KSO)] berdasarkan [Akta Notaris No. [Melakukan pendaftaran dan pengambilan dokumen]. 3. [Menghadiri pemberian pejelasan]. yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa. Penerima Kuasa mewakili Pemberi Kuasa untuk : 1. memberi kuasa kepada : Nama : ______________________________________ Alamat : ______________________________________ yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa._______________20__ Penerima Kuasa ________________ [nama dan jabatan] Pemberi Kuasa ________________ [nama dan jabatan] . [Menghadiri pembukaan penawaran].dst Surat Kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain.

54 LAMPIRAN 2 : DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS A. . BENTUK DATA ORGANISASI PERUSAHAAN CONTOH DATA ORGANISASI ______________________[ PT/CV/Firma/Kemitraan] [cantumkan uraian ringkas (kurang lebih 2 (dua) halaman) mengenai latar belakang dan organisasi peserta dan penanggung jawab yang ditugaskan untuk mengelola pekerjaan jasa konsultansi ini].

Bina Marga Kab. Nama paket pekerjaan 4. Nomor urut 2. Nama instansi pengguna jasa dan sumber dana 3. Jumlah orang bulan yang digunakan 7. Mitra kerja dan posisinya dalam kemitraan (apabila ada) Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 1 Nama Paket Pekerjaan 3 Lingkup Layanan 4 Periode 5 Orang Bulan 6 Nilai Kontrak 7 Mitra Kerja 8 Keterangan isi kolom : 1. Jenis lingkup layanan jasa konsultansi 5. BENTUK DAFTAR PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CONTOH DAFTAR PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERKAHIR Pengguna Jasa/ Sumber Dana 2 No. Sampang . Nilai kontrak pekerjaan 8.55 B. Jangka waktu layanan 6.

Bina Marga Kab. Perusahaan Mitra Kerja a. _________________ ___________________ c. BENTUK URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CONTOH URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERKAHIR 1. _________________ ___________________ dst. (nama perusahaan) dst. (nama perusahaan) d. Jumlah Orang Bulan _________________ _________________ _________________ _________________ _________________ Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Kontrak 7. No. Lokasi Proyek 5. Jumlah tenaga ahli Asing Indonesia ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan Tenaga ahli tetap yang terlibat: Posisi Keahlian a. _________________ ___________________ e. Jumlah tenaga ahli : Tenaga Ahli Asing ___ Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia ___ Orang Bulan 10. Lingkup Produk Utama : 4. (nama perusahaan) b. Pengguna Jasa 2. Nama Pemimpin Kemitraan (jika ada) : Alamat : Negara Asal : 9. Waktu Pelaksanaan : : : : 8. (nama perusahaan) c. _________________ ___________________ b. Nilai Kontrak 6. _________________ ___________________ d. Sampang .56 C. Nama Paket Pekerjaan : : 3.

ruang kerja.57 D.TANGGAPAN DAN SARAN PENDUKUNG DARI PPK TERHADAP PERSONIL/FASILITAS [tanggapi perihal penyediaan peralatan/material/personil/fasilitas pendukung oleh Pejabat Pembuat Komitmen sesuai dengan Dokumen Pemilihan ini meliputi antara lain (jika ada): dukungan administrasi. TANGGAPAN DAN SARAN TERHADAP KERANGKA ACUAN KERJA [cantumkan dan jelaskan modifikasi atau inovasi yang peserta usulkan terhadap Kerangka Acuan Kerja untuk meningkatkan kinerja dalam melaksanakan pekerjaan jasa konsultansi ini. transportasi lokal.] B. Sampang . atau mengusulkan pentahapan kegiatan yang berbeda. dan lain-lain] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. peralatan. misalnya meniadakan kegiatan yang dianggap tidak perlu. atau menambahkan kegiatan lain. data. BENTUK TANGGAPAN DAN SARAN TERHADAP KERANGKA ACUAN KERJA DAN PERSONIL/FASILITAS PENDUKUNG DARI PPK CONTOH A. Bina Marga Kab. Saran tersebut di atas harus disampaikan secara singkat dan padat.

Dalam bab ini usulkan kegiatan utama dari pelaksanaan pekerjaan. Peserta disarankan untuk menyajikan detil penawaran teknis (misalnya 50 (lima puluh) halaman. Peserta harus menyoroti permasalahan yang sedang dicarikan jalan keluarnya. Bina Marga Kab. tenaga ahli inti sebagai penanggung jawab. METODOLOGI DAN PROGRAM KERJA CONTOH [Pendekatan teknis. pentahapan dan keterkaitannya. harus dicantumkan. dan tenaga pendukung. dan tanggal jatuh tempo penyerahan laporan-laporan. dan menunjukkan pemahaman terhadap Kerangka Acuan Kerja dan kemampuan untuk menerjemahkannya ke dalam rencana kerja. metodologi kerja dan uraian detil mengenai keluaran. c) Organisasi dan Personil. target (termasuk persetujuan sementara dari Pejabat Pembuat Komitmen). b) Program Kerja. Program kerja yang diusulkan harus konsisten dengan pendekatan teknis dan metodologi. Daftar hasil kerja. BENTUK URAIAN PENDEKATAN. substansinya dan jangka waktu. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. tabel. Program kerja ini harus konsisten dengan Data Teknis-6 mengenai Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan. gambar kerja. termasuk gambar kerja dan diagram) yang dibagi menjadi tiga bab berikut: a) Pendekatan Teknis dan Metodologi. Dalam bab ini jelaskan pemahaman peserta terhadap tujuan proyek/kegiatan. dan c) Organisasi dan Personil a) Pendekatan Teknis. Peserta harus menyusun bidang-bidang pokok dari pekerjaan. lingkup serta jasa konsultansi yang diperlukan. b) Program Kerja.58 E. Sampang . Peserta juga harus menjelaskan metodologi yang diusulkan dan kesesuaian metodologi tersebut dengan pendekatan yang digunakan. dan menjelaskan pendekatan teknis yang akan diadopsi untuk menyelesaikan permasalahan. Dalam bab ini usulkan struktur dan komposisi tim. metodologi dan program kerja adalah kriteria pokok dari Penawaran Teknis. termasuk laporan.

dan kegiatan lain yang memerlukan persetujuan dicantumkan secara terpisah berdasarkan tahapannya Jangka waktu kegiatan dicantumkan dalam bentuk diagram balok. termasuk penyerahan laporan (misalnya laporan pendahuluan. dan laporan akhir). Untuk paket pekerjaan yang ditahapkan maka kegiatan seperti penyerahan laporan. 1 Kegiatan1 2 I 3 II 4 Bulan ke-2 III IV V 5 6 7 dst. BENTUK JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN CONTOH JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN No. laporan antara. dan kegiatan lain yang memerlukan persetujuan Pejabat Pembuat Komitmen.59 F. . 8 Keterangan 9 1 2 Cantumkan semua kegiatan.

60 G. BENTUK KOMPOSISI TIM DAN PENUGASAN CONTOH KOMPOSISI TIM DAN PENUGASAN (DAFTAR PERSONIL) Tenaga Ahli (Personil Inti) Nama Personil Perusahaan Tenaga Ahli Lokal/Asing Lingkup Keahlian Posisi Diusulkan Uraian Pekerjaan Jumlah Orang Bulan Tenaga Pendukung (Personil lainnya) Nama Personil Perusahaan Tenaga Ahli Lokal/Asing Lingkup Keahlian Posisi Diusulkan Uraian Pekerjaan Jumlah Orang Bulan .

staf administrasi. Sampang . misalnya juru gambar. dan sebagainya. Masukan personil dihitung dalam bulan dimulai sejak penugasan.61 H. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. BENTUK JADWAL PENUGASAN TENAGA AHLI1 CONTOH JADWAL PENUGASAN TENAGA AHLI Masukan Personil (dalam bentuk diagram balok)2 Orang Bulan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 n No. Bina Marga Kab. Nama Personil Nasional 1 2 n Subtotal Asing 1 2 n Subtotal Total Masukan PenuhWaktu Masukan Paruh-Waktu 1 2 Untuk Tenaga Ahli pengisian masukan harus mencantumkan nama personil. untuk Tenaga Pendukung cukup dicantumkan posisi.

Nama Proyek b. Lokasi Proyek c. Nama Proyek b. BENTUK DAFTAR RIWAYAT HIDUP PERSONIL YANG DIUSULKAN CONTOH Daftar Riwayat Hidup 1. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Nama Perusahaan e. Waktu Pelaksanaan g. Waktu Pelaksanaan g. Surat Referensi dari Pengguna Jasa Tahun sebelumnya a. : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ 9. Posisi Penugasan h. Posisi Penugasan h. Status Kepegawaian pada Perusahaan i. Nama Perusahaan e. Pengalaman Kerja1 Tahun ini ____ a.62 I. Uraian Tugas f. Pendidikan Non Formal 7. Bina Marga Kab. Penguasaan Bahasa Inggris dan bahasa Indonesia 8. Status Kepegawaian pada Perusahaan i. Sampang . Pengguna Jasa d. tempat dan tahun tamat belajar. Tempat/Tanggal Lahir 5. Posisi yang diusulkan 2. Surat Referensi dari Pengguna Jasa dst. Uraian Tugas f. Lokasi Proyek c. Nama Perusahaan 3. Status kepegawaian pada perusahaan ini 1 Setiap pengalaman kerja yang dicantumkan harus disertai dengan referensi dari pengguna jasa yang bersangkutan. Nama Personil 4. Pengguna Jasa d. Pendidikan (Lembaga pendidikan. dilampirkan rekaman ijazah ) 6.

Jika terdapat pengungkapan keterangan yang tidak benar secara sengaja atau sepatutnya diduga maka saya siap untuk digugurkan dari proses seleksi atau dikeluarkan jika sudah dipekerjakan.63 Daftar riwayat hidup ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan penuh rasa tanggung jawab._____20__ Yang membuat pernyataan. (__________) [nama jelas] Mengetahui: __________[nama Penyedia Jasa Konsultansi] (__________) [nama jelas wakil sah] . ____________.

Bina Marga Kab. ____________._____20__ Yang membuat pernyataan. (__________) [nama jelas] Menyetujui: __________[nama Penyedia Jasa Konsultansi] (__________) [nama jelas wakil sah] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan penuh rasa tanggung jawab. Sampang .64 J. BENTUK SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN CONTOH PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Alamat : __________________________________________ : __________________________________________ Dengan ini menyatakan bahwa saya bersedia untuk melaksanakan paket pekerjaan jasa konsultansi _____________ untuk Penyedia Jasa Konsultansi _____________ sesuai dengan usulan jadwal penugasan saya dari bulan __________ tahun __________ sampai dengan bulan__________ tahun __________ dengan posisi sebagai tenaga ahli _________________.

Sampang . dengan ini kami mengajukan Penawaran Biaya untuk pekerjaan_____________________[diisi oleh Pokja ULP] sebesar Rp______________(____________________________). BENTUK SURAT PENAWARAN BIAYA CONTOH Nomor Lampiran [KOP PERUSAHAAN] ______________. Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration) 3. Sesuai dengan persyaratan Dokumen Pemilihan. [Dokumen lain yang dipersyaratkan] Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini. serta menunjuk Surat Penawaran Administrasi dan Teknis kami nomor _____________ tanggal _____________ perihal Penawaran Administrasi dan Teknis_____________________ [nama pekerjaan diisi oleh Pokja ULP].65 LAMPIRAN 3 : DOKUMEN PENAWARAN BIAYA A. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama ____ (_________________) hari kalender. maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan. Penawaran Biaya ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas. PT/CV/Firma/Kemitraan_________________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] _____________________ Jabatan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimburseable cost) 4. Pokja_______________ULP_____________________[K/L/D/I] [diisi oleh Pokja ULP] di _______________________________ Perihal : Penawaran Biaya________________[nama pekerjaan diisi oleh Pokja ULP] Sehubungan dengan Undangan Pengambilan Dokumen Pemilihan Nomor_____________tanggal_____________ dan setelah kami pelajari dengan saksama Dokumen Pemilihan. Bina Marga Kab. Rekapitulasi Penawaran Biaya 2. Berita Acara Pemberian Penjelasan [dan Adendum Dokumen Pemilihan]. Penawaran ini berlaku selama ____ (_________________) hari kalender sejak pembukaan Dokumen Penawaran. bersama Surat Penawaran Biaya ini kami lampirkan : 1._____________20__ : _____________________ : _____________________ Kepada Yth.

BENTUK REKAPITULASI PENAWARAN BIAYA CONTOH REKAPITULASI PENAWARAN BIAYA No. I II Uraian Biaya Langsung Personil Biaya Langsung Non-Personil Sub-total PPN 10% Total Terbilang: Total Harga (Rp) Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.66 B. Bina Marga Kab. Sampang .

untuk Tenaga Pendukung cukup dicantumkan posisi. Sampang . misalnya juru gambar. dan sebagainya.67 C. BENTUK RINCIAN BIAYA LANGSUNG PERSONIL (REMUNERATION) CONTOH RINCIAN BIAYA LANGSUNG PERSONIL Harga Satuan Orang Bulan (Rp) Nama Personil1 Nasional Asing Posisi Orang Bulan Jumlah (Rp) Total Biaya 1 Untuk Tenaga Ahli pengisian masukan harus mencantumkan nama personil. Bina Marga Kab. staf administrasi. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.

68

D. BENTUK RINCIAN BIAYA REIMBURSEABLE COST)1

LANGSUNG

NON-PERSONIL

(DIRECT

CONTOH

RINCIAN BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL
Jenis Biaya Biaya Kantor Uraian Biaya Biaya Sewa Kantor Biaya Pemeliharaan Kantor Biaya Komunikasi Biaya Peralatan Kantor Biaya Kantor Lainnya Biaya Perjalanan Dinas Biaya Tiket Uang Harian Perjalanan Darat Biaya Perjalanan Dinas Lainnya Biaya Laporan Laporan Pendahuluan Laporan Antara Laporan Akhir Laporan Penyelengaraan Seminar Biaya Laporan Lainnya Biaya Lainnya Total Biaya Satuan (hari/kali) Biaya2 Lump Sum Harga Satuan (Rp) (Rp) Jumlah (Rp)

1

2

Biaya langsung non-personil adalah biaya yang benar-benar diperlukan dalam menunjang pelaksanaan pekerjaan. Biaya keuntungan (profit) dan biaya umum (overhead cost) tidak diperkenankan. Biaya langsung non-personil dapat berupa harga satuan tetap atau penggantian biaya atas bukti tagihan dengan pagu biaya (lump sum). Pilih salah satu cara penghitungan penggantian biaya. Dalam hal penggantian dengan pagu biaya, Pokja ULP harus menetapkan pagu biaya dan mengosongkan kolom Satuan.

Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang

69

BAB VI. BENTUK KONTRAK
LAMPIRAN 1 : SURAT PERJANJIAN

[kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen]
SURAT PERJANJIAN untuk melaksanakan Paket Pekerjaan Jasa Konsultansi: __________________________ Nomor : __________

[Jika penyedia bukan berbentuk Kemitraan/KSO maka kalimat pembukaan/komparisi di atas disesuaikan sebagai berikut:] SURAT PERJANJIAN ini berikut semua lampirannya (selanjutnya disebut “Kontrak”) dibuat dan ditandatangani di __________ pada hari __________ tanggal __ bulan __________ tahun ____ antara __________ [nama Pejabat Pembuat Komitmen], selaku Pejabat Pembuat Komitmen, yang bertindak untuk dan atas nama __________ [nama proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen], yang berkedudukan di __________ [alamat Pejabat Pembuat Komitmen], berdasarkan Surat Keputusan _______________ [pejabat yang menandatangani SK penetapan sebagai PPK] No _______________ [nomor SK penetapan sebagai PPK] (selanjutnya disebut “PPK”) dan __________ [nama wakil penyedia], __________ [jabatan wakil penyedia], yang bertindak untuk dan atas nama __________ [nama penyedia], yang berkedudukan di __________ [alamat Penyedia Jasa Konsultansi], berdasarkan Akta Notaris No. __________ [nomor akta notaris], tanggal _________ [tanggal penerbitan akta] yang dikeluarkan oleh Notaris ____________ [nama notaris penerbit akta] (selanjutnya disebut “Penyedia”). [Jika penyedia berbentuk Kemitraan/KSO maka kalimat pembukaan/komparisi di atas disesuaikan sebagai berikut:] SURAT PERJANJIAN ini berikut semua lampirannya (selanjutnya disebut “Kontrak”) dibuat dan ditandatangani di __________ pada hari __________ tanggal __ bulan __________ tahun ____ antara __________ [nama Pejabat Pembuat Komitmen], selaku Pejabat Pembuat Komitmen, yang bertindak untuk dan atas nama __________ [nama proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen], yang berkedudukan di __________ [alamat Pejabat Pembuat Komitmen], berdasarkan Surat Keputusan _______________ [pejabat yang menandatangani SK penetapan sebagai PPK] No _______________ [nomor SK penetapan sebagai PPK] (selanjutnya disebut “PPK”) dan Kemitraan yang beranggotakan sebagai berikut: 1. __________ [nama penyedia 1]; dan 2. __________ [nama penyedia 2]; dan ...dst, yang masing-masing anggotanya bertanggung jawab secara pribadi dan tanggung renteng atas semua kewajiban terhadap PPK berdasarkan Kontrak ini dan telah menunjuk __________ [nama anggota kemitraan yang ditunjuk sebagai wakil kemitraan] untuk bertindak atas nama Kemitraan yang

Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang

70

berkedudukan di __________[alamat Penyedia Jasa Konsultansi], berdasarkan Surat Perjanjian Kemitraan/KSO No. ________________ tanggal ______________ yang dibuat di atas kertas segel (selanjutnya disebut “Penyedia”).] MENGINGAT BAHWA: (a) PPK telah meminta penyedia untuk menyediakan Jasa Konsultansi sebagaimana diterangkan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak yang terlampir dalam Kontrak ini; Penyedia, sebagaimana dinyatakan kepada PPK, memiliki keahlian profesional, personil, dan sumber daya teknis, dan telah menyetujui untuk menyediakan Jasa Konsultansi sesuai dengan persyaratan dan ketentuan dalam Kontrak ini; PPK dan penyedia menyatakan memiliki kewenangan untuk menandatangani Kontrak ini, dan yang menandatangani mempunyai kewenangan untuk mengikat pihak yang diwakili; PPK dan penyedia mengakui dan menyatakan bahwa sehubungan dengan penandatanganan Kontrak ini masing-masing pihak: 1) telah dan senantiasa diberikan kesempatan untuk didampingi oleh advokat; 2) menandatangani Kontrak ini setelah meneliti secara patut; 3) telah membaca dan memahami secara penuh ketentuan Kontrak ini; 4) telah mendapatkan kesempatan yang memadai untuk memeriksa dan mengkonfirmasikan semua ketentuan dalam Kontrak ini beserta semua fakta dan kondisi yang terkait.

(b)

(c)

(d)

MAKA OLEH KARENA ITU, PPK dan Penyedia dengan ini bersepakat dan menyetujui hal-hal sebagai berikut: 1.

[untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak Gabungan Harga Satuan dan Lumpsum ditulis sebagai berikut : “Total harga Kontrak atau Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang diperoleh berdasarkan rincian biaya satuan pekerjaan sebagaimana tercantum dalam Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya adalah sebesar Rp__________ (_________________ rupiah);”] [untuk Kontrak Lumpsum ditulis sebagai berikut : ‘Total harga Kontrak atau Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebagaimana tercantum dalam Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya adalah sebesar Rp__________ (_________________ rupiah);”]

2.

Peristilahan dan ungkapan dalam Surat Perjanjian ini memiliki arti dan makna yang sama seperti yang tercantum dalam lampiran Surat Perjanjian ini;

Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang

Dokumen-dokumen berikut merupakan satu-kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari Kontrak ini: a) Adendum Surat Perjanjian (apabila ada). DENGAN DEMIKIAN.000. h) Dokumen-dokumen kelengkapan seleksi. dan jika terjadi pertentangan antara ketentuan dalam suatu dokumen dengan ketentuan dalam dokumen yang lain maka yang berlaku adalah ketentuan dalam dokumen yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki pada angka 3 di atas. 4. dan Berita-Berita Acara Seleksi. Bina Marga Kab. PPK dan penyedia telah bersepakat untuk menandatangani Kontrak ini pada tanggal tersebut di atas dan melaksanakan Kontrak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia. 5.71 3.-)] [nama lengkap] [jabatan] [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen maka rekatkan materai Rp 6. f) Kerangka Acuan Kerja. Dokumen Kontrak dibuat untuk saling menjelaskan satu sama lain. e) Syarat-Syarat Umum Kontrak. Hak dan kewajiban timbal-balik PPK dan penyedia dinyatakan dalam Kontrak yang meliputi khususnya : a) Penyedia berkewajiban untuk melaksanakan pekerjaan Jasa Konsultansi untuk PPK sesuai dengan ketentuan Kontrak. Untuk dan atas nama __________ PPK Untuk dan atas nama Penyedia/Kemitraan(KSO) __________ [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk Penyedia Jasa Konsultansi maka rekatkan materai Rp 6.-)] [nama lengkap] [jabatan] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Sampang . 6. yaitu Surat Jaminan. b) Pokok Perjanjian. Kontrak ini mulai berlaku efektif terhitung sejak tanggal yang ditetapkan dengan tanggal mulai dan penyelesaian keseluruhan pekerjaan sebagaimana diatur dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak. g) Data Teknis selain Kerangka Acuan Kerja. c) Surat Penawaran berikut Data Penawaran Biaya.000. d) Syarat-Syarat Khusus Kontrak. Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. dan b) PPK berkewajiban untuk melakukan pembayaran kepada penyedia sesuai dengan ketentuan Kontrak.

cantumkan ”dibebankan atas DIPA __________ Tahun Anggaran ____ untuk mata anggaran kegaiatan __________ WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN: ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun NILAI PEKERJAAN Biaya Langsung Personil No.000. Komponen Biaya Kuantitas (Orang Bulan) Harga Satuan (Rp) Subtotal (Rp) Biaya Langsung Non-Personil Kuantitas [jika tidak lumpsum] Harga Satuan (Rp) Subtotal (Rp) Total (Rp) Jumlah PPN 10% NILAI Terbilang : INSTRUKSI KEPADA PENYEDIA JASA KONSULTANSI: Penagihan hanya dapat dilakukan setelah penyelesaian pekerjaan yang diperintahkan dalam SPK ini dan hasil pekerjaan tersebut dapat diterima secara memuaskan oleh Pejabat Pembuat Komitmen.. Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk mematuhi Syarat Umum SPK terlampir. Selain tunduk kepada ketentuan dalam SPK ini. Biaya langsung personil dihitung berdasarkan Orang Bulan dengan ketentuan 1 (satu) Orang Bulan sama dengan __ (__________) hari dan 1 (satu) hari sama dengan __ (__________) jam.72 [kop surat K/L/D/I] SURAT PERINTAH KERJA (SPK) SATUAN KERJA: NOMOR DAN TANGGAL SPK: Halaman __ dari __ PAKET PEKERJAAN: __________ NOMOR DAN TANGGAL DOKUMEN PEMILIHAN : NOMOR DAN TANGGAL BERITA ACARA HASIL SELEKSI : SUMBER DANA: [sebagai contoh. Untuk dan atas nama __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk Penyedia Jasa Konsultansi maka rekatkan materai Rp 6.000. Sampang .)] [nama lengkap] [jabatan] [nama lengkap] [jabatan] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab.-)] Untuk dan atas nama Penyedia Jasa Konsultansi __________ [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuksatuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen maka rekatkan materai Rp 6.

kehilangan. kerugian. PENYEDIA JASA KONSULTANSI MANDIRI Penyedia berdasarkan SPK ini bertanggung jawab penuh terhadap personil serta pekerjaan yang dilakukan HARGA SPK a. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. PENANGGUNGAN DAN RISIKO a. LINGKUP PEKERJAAN Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu yang ditentukan. Hak kepemilikan atas peralatan dan barang/bahan yang disediakan oleh PPK tetap pada PPK. dan pelaksanaan SPK ini didasarkan kepada hukum Republik Indonesia. beban pajak dan biaya overhead serta biaya asuransi. HAK KEPEMILIKAN PPK berhak atas kepemilikan semua barang/bahan yang terkait langsung atau disediakan sehubungan dengan jasa yang diberikan oleh Penyedia Jasa Konsultansi kepada PPK. kerusakan. b. d. HUKUM YANG BERLAKU Keabsahan. kewajiban. Penyedia berkewajiban untuk melindungi. 3. serta pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan. dan semua peralatan tersebut harus dikembalikan kepada PPK pada saat SPK berakhir atau jika tidak diperlukan lagi oleh Penyedia Jasa Konsultansi. 7. membebaskan. atas segala risiko terhadap kecelakaan. kehilangan. gugatan atau tuntutan hukum. c. maka PPK dapat melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan adendum SPK. 6. dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan harga sesuai SPK. Sampang .73 SYARAT UMUM SURAT PERINTAH KERJA (SPK) 1. Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena keadaan diluar pengendaliannya dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada PPK. PENUGASAN PERSONIL Penyedia Jasa Konsultansi tidak diperbolehkan menugaskan personil selain personil yang telah disetujui oleh PPK untuk melaksanakan pekerjaan berdasarkan SPK ini. Jika diminta oleh PPK maka Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk membantu secara optimal pengalihan hak kepemilikan tersebut kepada PPK sesuai dengan hukum yang berlaku. proses pemeriksaan hukum. Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang ditentukan. 4. 5. ASURANSI a. 10. 9. interpretasi. Rincian harga SPK sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga (untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lump sum). PPK membayar kepada penyedia atas pelaksanaan pekerjaan dalam SPK sebesar harga SPK. b. JADWAL a. denda. c. dan Personil. Jika SPK diputuskan sebelum waktu pelaksanaan pekerjaan berakhir dan pemutusan tersebut akibat Keadaan Kahar atau bukan karena kesalahan atau kelalaian Penyedia Jasa Konsultansi maka Penyedia Jasa Konsultansi berhak atas pembayaran pekerjaan secara pro rata sesuai dengan prestasi pekerjaan yang dapat diterima oleh PPK. Semua peralatan tersebut harus dikembalikan dalam kondisi yang sama pada saat diberikan kepada Penyedia Jasa Konsultansi dengan penegecualian keausan akibat pemakaian yang wajar. PEMUTUSAN Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Penyedia wajib menyediakan asuransi sejak SPMK sampai dengan tanggal selesainya pemeliharaan untuk: 1) semua barang dan peralatan yang mempunyai risiko tinggi terjadinya kecelakaan. Bina Marga Kab. SPK ini berlaku efektif pada tanggal penandatanganan oleh para pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SPMK. b. PPK dapat memutuskan SPK ini dengan pemberitahuan tertulis kepada Penyedia Jasa Konsultansi. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian berat PPK) sehubungan dengan klaim yang timbul dari hal-hal berikut terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir: 1) kehilangan atau kerusakan peralatan dan harta benda penyedia. Harga SPK telah memperhitungkan keuntungan. pelaksanaan pekerjaan. 2. dan 2) pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam harga SPK. Waktu pelaksanaan SPK adalah sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. serta risiko lain yang tidak dapat diduga. tanggung jawab. 8.

kecuali kerugian atau kerusakan tersebut diakibatkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK. 3) jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan pekerjaan. d. Apabila diperlukan. Jika perselisihan tidak dapat diselesaikan secara musyawarah maka perselisihan akan diselesaikan melalui Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau Peristiwa Kompensasi atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia dikenakan denda. interpretasi. b. Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus). sakit atau kematian pihak ketiga. PENGAWASAN DAN PEMERIKSAAN PPK berwenang melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. Bina Marga Kab. Sampang . 15. dan 5) catatan-catatan lain yang berkenaan dengan pelaksanaan. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. Laporan harian berisi: 1) penempatan tenaga kerja untuk tiap macam tugasnya. Pembayaran dilakukan sebesar 100% (seratus per seratus) setelah pekerjaan selesai. Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. retribusi. dan pungutan lain yang dibebankan oleh hukum yang berlaku atas pelaksanaan SPK. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. PERPAJAKAN Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk membayar semua pajak. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. 13. dan pelaksanaan SPK ini didasarkan kepada hukum Republik Indonesia. Kecuali SPK diputuskan lebih awal. Terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan awal. penyedia berkewajiban untuk memulai pelaksanaan pekerjaan pada Tanggal Mulai Kerja. Untuk merekam kegiatan pelaksanaan proyek. 3) kehilangan atau kerusakan harta benda. f. penyedia wajib memperbaiki/menyelesaikannya. semua risiko kehilangan atau kerusakan Hasil Pekerjaan ini. 11. jumlah dan kondisi peralatan.74 2) cidera tubuh. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan dalam syarat ini. Pemeriksaan pekerjaan dilakukan selama pelaksanaan SPK untuk menetapkan volume pekerjaan atau kegiatan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil pekerjaan. apabila diperlukan diperiksa oleh konsultan dan disetujui oleh wakil PPK. 12. 2) jenis. c. Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan. Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh Peristiwa Kompensasi maka PPK dikenakan kewajiban pembayaran ganti rugi. b. seluruh aktivitas kegiatan pekerjaan di lokasi pekerjaan dicatat dalam buku harian sebagai bahan laporan harian pekerjaan yang berisi rencana dan realisasi pekerjaan harian. bea. PPK dapat memerintahkan kepada pihak ketiga untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. Hasil pemeriksaan pekerjaan dituangkan dalam laporan kemajuan hasil pekerjaan. serta menyelesaikan pekerjaan selambat-lambatnya pada Tanggal Penyelesaian yang ditetapkan dalam SPMK. Bahan dan Perlengkapan merupakan risiko penyedia. d. 16. b. 4) keadaan cuaca termasuk hujan. atas perintah PPK. LAPORAN HASIL PEKERJAAN a. Denda atau ganti rugi tidak dikenakan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang. Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam ketentuan ini adalah tanggal penyelesaian semua pekerjaan. Laporan mingguan terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu minggu. g. e. PPK menerima penyerahan pertama pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan SPK dan diterima oleh Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. c. e. PPK membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan di lokasi pekerjaan. PENYELESAIAN PERSELISIHAN PPK dan Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan SPK ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan ini. sakit atau kematian Personil. Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan. 17. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah termasuk dalam nilai SPK. d. dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan program mutu. c. banjir dan peristiwa alam lainnya yang berpengaruh terhadap kelancaran pekerjaan. b. PPK menugaskan Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. WAKTU PENYELESAIAN PEKERJAAN a. 14. dan cidera tubuh. Laporan bulanan terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu bulan. HUKUM YANG BERLAKU Keabsahan. SERAH TERIMA PEKERJAAN a. Laporan harian dibuat oleh penyedia. c.

19. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 6) PPK memerintahkan penundaan pelaksanaan pekerjaan. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan memperpanjang Tanggal Penyelesaian Pekerjaan secara tertulis. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. 8) ketentuan lain dalam SPK. Penyedia tidak berhak atas ganti rugi dan/atau perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan jika penyedia gagal atau lalai untuk memberikan peringatan dini dalam mengantisipasi atau mengatasi dampak Peristiwa Kompensasi. 3) perubahan harga SPK akibat adanya perubahan pekerjaan dan/atau perubahan pelaksanaan pekerjaan. 4) PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SPK. c. Jika terjadi Peristiwa Kompensasi sehingga penyelesaian pekerjaan akan melampaui Tanggal Penyelesaian maka penyedia berhak untuk meminta perpanjangan Tanggal Penyelesaian berdasarkan data penunjang. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat Peristiwa Kompensasi. c. PA/KPA dapat membentuk Pejabat Peneliti Pelaksanaan kontrak atas usul PPK. 5) PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak ditemukan kerusakan/kegagalan/penyimpangan. 5) penyedia terbukti melakukan KKN. 18. e. b. 21. Peristiwa Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut: 1) PPK mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. Penghentian SPK dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. Untuk kepentingan perubahan SPK. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundang-undangan. b. SPK hanya dapat diubah melalui adendum SPK. Bina Marga Kab. b. dan/atau 2) penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. 2) perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. 20. Dalam hal SPK dihentikan. PERUBAHAN SPK a. 4) penyedia belum bisa masuk ke lokasi sesuai jadwal. e. pemutusan SPK melalui pemberitahuan tertulis dapat dilakukan apabila: 1) penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya dan tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. 3) denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari harga SPK dan PPK menilai bahwa Penyedia tidak akan sanggup menyelesaikan sisa pekerjaan. 2) penyedia berada dalam keadaan pailit. Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN SPK a. f. melakukan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan.75 pengadilan negeri dalam wilayah hukum Republik Indonesia. Pemutusan SPK dapat dilakukan oleh pihak penyedia atau pihak PPK. Perubahan SPK bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. Dalam hal pemutusan SPK dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur. dan/atau 6) pengaduan tentang penyimpangan prosedur. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. b. Ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. termasuk biaya langsung demobilisasi personil. 2) keterlambatan pembayaran kepada penyedia. Dalam hal pemutusan SPK dilakukan karena kesalahan penyedia: 1) penyedia membayar denda. meliputi: 1) perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam SPK sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam SPK. Perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. PERPANJANGAN WAKTU a. 7) PPK memerintahkan untuk mengatasi kondisi tertentu yang tidak dapat diduga sebelumnya dan disebabkan oleh PPK. Sampang . d. 3) PPK tidak memberikan gambar-gambar. PERISTIWA KOMPENSASI a. dapat dibuktikan perlunya tambahan waktu akibat Peristiwa Kompensasi. Perpanjangan Tanggal Penyelesaian harus dilakukan melalui adendum SPK jika perpanjangan tersebut mengubah Masa SPK. c. d. Jika Peristiwa Kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan dan/atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan.

3) pembayaran harus dipotong denda (apabila ada) dan pajak. DENDA Penyedia berkewajiban untuk membayar sanksi finansial berupa Denda sebagai akibat wanprestasi atau cidera janji terhadap kewajiban-kewajiban penyedia dalam SPK ini. 24. bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran. 23. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. d. b. Pembayaran Denda tidak mengurangi tanggung jawab kontraktual penyedia. tidak akan menjadi alasan untuk menunda pembayaran. pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus) dan Berita Acara penyerahan pekerjaan diterbitkan. 25. dengan ketentuan: 1) penyedia telah mengajukan tagihan disertai laporan kemajuan hasil pekerjaan. PPK mengenakan Denda dengan memotong angsuran pembayaran prestasi pekerjaan penyedia. Penyedia Jasa Konsultansi menyetujui bahwa pelanggaran syarat ini merupakan pelanggaran yang mendasar terhadap SPK ini. 2) pembayaran dilakukan dengan [sistem bulanan/sistem termin/pembayaran secara sekaligus].76 22. Bina Marga Kab. PPK dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah pengajuan permintaan pembayaran dari penyedia harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran kepada Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM). PEMBAYARAN a. c. PPK dapat meminta penyedia untuk menyampaikan perhitungan prestasi sementara dengan mengesampingkan hal-hal yang sedang menjadi perselisihan. Sampang . Pengalihan seluruh pekerjaan hanya diperbolehkan dalam hal pergantian nama Penyedia Jasa Konsultansi. PENGALIHAN DAN/ATAU SUBKONTRAK Penyedia Jasa Konsultansi dilarang untuk mengalihkan dan/atau mensubkontrakkan sebagian atau seluruh pekerjaan. baik sebagai akibat peleburan (merger) atau akibat lainnya. LARANGAN PEMBERIAN KOMISI Penyedia Jasa Konsultansi menjamin bahwa tidak satu pun personil proyek/satuan kerja PPK telah atau akan menerima komisi atau keuntungan tidak sah lainnya baik langsung maupun tidak langsung dari SPK ini. pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dilakukan oleh PPK.

Penyedia adalah adalah badan usaha yang menyediakan Jasa Konsultansi dan telah ditetapkan sebagai pemenang oleh Pokja ULP. Bina Marga Kab. Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan adalah panitia/pejabat yang ditetapkan oleh PA/KPA yang bertugas memeriksa dan menerima hasil pekerjaan. Sub Penyedia adalah badan usaha yang mengadakan perjanjian kerja sama dengan penyedia.8 Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.2 1. Definisi Istilah-istilah yang digunakan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini harus mempunyai arti atau tafsiran seperti yang dimaksudkan sebagai berikut : 1.1 Jasa Konsultansi adalah jasa layanan profesional yang membutuhkan keahlian tertentu diberbagai bidang keilmuan yang mengutamakan adanya olah pikir (brainware). Sampang . pemantauan dan kegiatan pengawasan lain terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi. Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut PA adalah Pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran Kementerian/Lembaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah atau Pejabat yang disamakan pada Institusi lain Pengguna APBN/APBD. evaluasi.5 1. Aparat Pengawas Intern Pemerintah atau pengawas intern pada institusi lain yang selanjutnya disebut APIP adalah aparat yang melakukan pengawasan melalui audit.6 1. reviu. Kuasa Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut KPA adalah pejabat yang ditetapkan oleh PA untuk menggunakan APBN atau ditetapkan oleh Kepala Daerah untuk menggunakan APBD. Pejabat Pembuat Komitmen yang selanjutnya disebut PPK adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa. untuk melaksanakan sebagian 1.77 LAMPIRAN 2 : SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK (SSUK) 1.3 1. KETENTUAN UMUM 1.7 1.4 1.

1. adalah jaminan tertulis yang bersifat mudah dicairkan dan tidak bersyarat (unconditional). Sampang . terdiri dari 1 (satu) orang atau lebih. 1.15 Direksi Teknis adalah tim pendukung yang ditunjuk/ditetapkan oleh PPK untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan konstruksi. yang telah memperhitungkan biaya Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 1.9 Kemitraan adalah kerja sama usaha antara penyedia nasional maupun dengan penyedia asing yang masing-masing pihak mempunyai hak. yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak untuk mengendalikan pelaksanaan pekerjaan konstruksi.12 Nilai Kontrak adalah total harga yang tercantum dalam Kontrak. 1.13 Hari adalah hari kalender. kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan kesepakatan bersama yang dituangkan dalam perjanjian tertulis. 1. 1.16 Rincian Biaya Langsung Personil adalah remunerasi atau upah yang diterima oleh personil inti.14 Direksi Lapangan adalah tim pendukung yang dibentuk/ditetapkan oleh PPK. 1. Kerja sama usaha tersebut dapat dinamakan konsorsium atau joint venture atau sebutan lainnya sepanjang tidak dimaksudkan untuk membentuk suatu badan hukum baru dan mengalihkan tanggung jawab masing-masing anggota kerja sama usaha kepada badan hukum tersebut.11 Kontrak Pengadaan Barang/Jasa yang selanjutnya disebut Kontrak adalah perjanjian tertulis antara PPK dengan penyedia yang mencakup SyaratSyarat Umum Kontrak (SSUK) ini dan SyaratSyarat Khusus Kontrak (SSKK) serta dokumen lain yang merupakan bagian dari kontrak. yang dikeluarkan oleh Bank Umum/Perusahaan Penjaminan/Perusahaan Asuransi yang diserahkan oleh penyedia kepada PPK untuk menjamin terpenuhinya kewajiban penyedia. 1. Bina Marga Kab.78 pekerjaan (subkontrak).10 Surat Jaminan yang selanjutnya disebut Jaminan.

asuransi dan biaya–biaya kompensasi lainnya. Bina Marga Kab.21 Masa Kontrak adalah jangka waktu berlakunya kontrak ini terhitung sejak tanggal penandatangan kontrak sampai dengan tanggal penyelesaian pekerjaan.19 Personel Inti adalah orang yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan untuk melaksanakan pekerjaan. minggu.20 Bagian Pekerjaan yang disubkontrakkan adalah bagian pekerjaan bukan pekerjaan utama yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. biaya sosial (social charge). biaya pengurusan surat ijin. biaya komunikasi. 1. 1. yang pelaksanaannya diserahkan kepada penyedia lain dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK. dihitung menurut jumlah satuan waktu tertentu (bulan.79 umum (overhead). tunjangan penugasan. keuntungan (profit) maksimal 10 %. 1. dan lain-lain. 1. hari. biaya perjalanan. biaya penyelenggaraan seminar/workshop/lokakarya.18 Jadwal Waktu Pelaksanaan adalah jadwal yang menunjukkan kebutuhan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan.17 Rincian Biaya Langsung Non Personil adalah biaya yang sebenarnya dikeluarkan penyedia untuk pengeluaran-pengeluaran yang sesungguhnya (at cost). realistik dan dapat dilaksanakan. yang meliputi antara lain biaya untuk pembelian ATK. sewa peralatan.23 Tanggal Penyelesaian Pekerjaan adalah tanggal penyelesaian pekerjaan Jasa Konsultansi ini oleh penyedia yang tercantum dalam SPMK. biaya pengiriman dokumen. 1. biaya pencetakan laporan. 1. Sampang . Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. atau jam). yang diterbitkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen.22 Tanggal Mulai Kerja adalah tanggal mulai kerja penyedia yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). 1. terdiri atas tahap pelaksanaan yang disusun secara logis.

dan program kerja penyedia dalam pelaksanaan Jasa Konsultansi ini. lingkup jasa konsultansi serta keahlian yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan berdasarkan Kontrak ini.24 KAK adalah Kerangka Acuan Kerja yang disusun oleh PPK untuk menjelaskan tujuan. 1. 2. 1. 3. kualifikasi. Bina Marga Kab. berisikan ketentuan-ketentuan tambahan yang dapat mengubah atau menambah SSUK.80 1. 1. Penawaran Teknis merupakan bagian dari penawaran penyedia. 3.28 SSUK adalah Syarat-Syarat Umum Kontrak ini. dan pengalaman di bidang tertentu. 1. Penerapan Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) diterapkan secara luas dalam pelaksanaan pekerjaan Jasa Konsultansi ini tetapi tidak dapat bertentangan dengan ketentuan-ketentuan dalam Dokumen Kontrak lain yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki dalam Surat Perjanjian. metodologi. 1.1 Bahasa kontrak menggunakan Bahasa Indonesia [kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa nasional pemberi pinjaman/hibah tersebut dan/atau bahasa Inggris].26 Penawaran Teknis adalah data teknis yang memuat pendekatan teknis.29 SPP adalah Surat Perintah Pembayaran yang diterbitkan oleh PPK dan merupakan salah satu tahapan dalam mekanisme pelaksanaan pembayaran atas beban Anggaran Pendapatan Belanja Negara/Daerah. 1.30 Tenaga Ahli adalah bagian dari Personil dengan keahlian. Sampang .27 SSKK adalah Syarat-Syarat Khusus Kontrak. Bahasa dan Hukum Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.25 Penawaran Biaya adalah rincian yang memuat setiap komponen pekerjaan Jasa Konsultansi yang harus dilaksanakan oleh penyedia [untuk Kontrak Harga Satuan ditambah : “berikut harga satuannya (mata pembayaran)”] dan merupakan bagian dari Dokumen Penawaran penyedia.

Ketentuan mengenai perpajakan adalah seluruh ketentuan perpajakan yang berlaku di Indonesia. dan/atau faksimili yang ditujukan ke alamat yang tercantum dalam SSKK. dan dianggap telah diberitahukan jika telah disampaikan secara langsung kepada wakil sah Para Pihak. 5. janji. Perpajakan 7.81 3. Asal Jasa Konsultansi 8. jasa. Sampang . e-mail. Jika salah satu atau beberapa ketentuan dalam Kontrak ini berdasarkan Hukum yang Berlaku menjadi tidak sah. Bina Marga Kab.2 Hukum yang digunakan adalah hukum yang berlaku di Indonesia [kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan hukum yang berlaku di Indonesia atau hukum yang berlaku di negara pemberi pinjaman/hibah (tergantung kesepakatan antara pemerintah dan negara pemberi hibah)]. atau persetujuan yang tidak tercantum dalam Kontrak ini. Semua pemberitahuan. permohonan. atau jika disampaikan melalui surat. Jika lokasi untuk bagian pekerjaan tertentu tidak tercantum maka lokasi akan ditentukan oleh PPK. atau tidak dapat dilaksanakan maka ketentuan-ketentuan lain tetap berlaku secara penuh. Tindakan pencantuman komponen impor yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dapat dipersamakan dengan tindakan penipuan dan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jika dalam proses pekerjaan Jasa Konsultansi digunakan komponen berupa barang.1 Pekerjaan Jasa Konsultansi ini dikerjakan terutama oleh tenaga Indonesia pada lokasilokasi yang tercantum dalam KAK. 8. Keutuhan Kontrak Kontrak ini memuat semua ketentuan dan persyaratan yang telah disetujui oleh Para Pihak.3 Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 4. Korespondensi 8. Para Pihak tidak diperbolehkan untuk mengikatkan diri atau bertanggung jawab atas pernyataan. Pemisahan 6. tidak berlaku. atau persetujuan berdasarkan Kontrak ini akan dibuat secara tertulis dalam Bahasa Indonesia. atau gabungan keduanya yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) maka penggunaan komponen impor harus sesuai dengan yang dicantumkan dalam Dokumen Penawaran.2 8.

pola.3 tanggal penyerahan hasil pekerjaan dari penyedia kepada PPK tercantum dalam SPMK. PENYELESAIAN. serta informasi lain yang berkaitan dengan kontrak tanpa ijin tertulis dari PPK. 13. Hak Atas Kekayaan Intelektual 11. jadwal pengadaan bahan/material. rencana pelaksanaan pemeriksaan lapangan bersama. d. Layanan Tambahan 2.2 tanggal mulai dilaksanakannya tercantum dalam SPMK. Penyedia wajib membebaskan PPK dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga yang disebabkan penggunaan HAKI oleh penyedia. 13. dan e. program mutu. tata cara pengaturan pelaksanaan pekerjaan. Penyedia wajib menyediakan layanan tambahan lainnya seperti pembuatan maket/model dari hasil desain sesuai dengan lingkup pekerjaannya.1 tanggal mulai berlaku kontrak dan jangka waktu penyelesaian pekerjaan tercantum dalam SSKK. Bina Marga Kab. PERUBAHAN. Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan Penyedia tidak diperkenankan menggunakan dokumen-dokumen kontrak atau dokumen lainnya yang berhubungan dengan kontrak oleh pihak lain. Penggunaan DokumenDokiumen Kontrak dan Informasi 10. misalnya Kerangka Acuan Kerja.2 Dalam rapat persiapan. c.1 PPK bersama penyedia dapat menyelenggarakan rapat persiapan pelaksanaan kontrak.82 9.4 Hasil rapat persiapan pelaksanaan kontrak dituangkan dalam Berita Acara Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak yang ditandatangani oleh Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 12.3 Beberapa hal yang dibahas dan disepakati dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak adalah: a. Sampang . PPK dapat mengikutsertakan Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung. 13. 13. pekerjaan 12. PELAKSANAAN. gambar-gambar. mobilisasi peralatan dan personil (apabila diperlukan). b. Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak 13. KONTRAK 12. DAN PEMUTUSAN 12. organisasi kerja.

mendatangkan tenaga ahli. mendatangkan tenaga pendukung. b. Jika dalam pemeriksaan bersama ditemukan hal-hal yang dapat mengakibatkan perubahan isi kontrak maka perubahan tersebut akan dituangkan dalam amandemen kontrak. 14. yaitu: a. Pemeriksaan (inspeksi) personil dan peralatan harus dilaksanakan setelah personil dan peralatan tiba di lokasi pekerjaan serta dibuatkan Berita Acara Hasil Inspeksi/Pemeriksaan yang ditandatangani oleh PPK dan penyedia. dan/atau c. 14. PPK atau pihak lain yang ditunjuk oleh PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan bersama yang mencakup antara lain pemeriksaan kesesuaian personil dan/atau peralatan dengan persyaratan kontrak. Pada tahap awal pelaksanaan kontrak dan pelaksanaan pekerjaan. b. 15.2 Mobilisasi dilakukan sesuai dengan lingkup pekerjaan. Pengawasan dan Pemeriksaan 15. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa personil dan/atau peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan kontrak maka penyedia tetap dapat melanjutkan pekerjaan dengan syarat personil dan/atau peralatan yang belum memenuhi syarat harus segera diganti dalam jangka waktu yang disepakati bersama dengan memperhatikan Pasal tentang Personil Konsultan dan Subkonsultan. b. 15.1 Penyedia melakukan mobilisasi setelah tanggal dimulainya pelaksanaan pekerjaan. Dalam pemeriksaan personil dan peralatan.2 Pemeriksaan Personil dan Peralatan a.83 seluruh peserta rapat. PPK dapat dibantu Tim Teknis dan/atau Tim Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Hasil pemeriksaan akan dituangkan dalam berita acara pemeriksaan. Bina Marga Kab. c. menyiapkan peralatan pendukung.1 Pemeriksaan Bersama a. Sampang .3 Mobilisasi peralatan dan personil dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. 14. Mobilisasi 14.

nama paket kontrak. 16. Hasil pemeriksaan lapangan dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan Lapangan yang ditandatangani oleh PPK dan penyedia. d. Bina Marga Kab. b. c.2 Nilai jaminan Uang Muka dapat dikurangi secara proporsional sesuai dengan pengembalian uang muka. penyedia yang ditunjuk.84 Pendukung. perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi. dan hak penjamin.3 Pemeriksaan Lapangan a. nilai Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Jaminan Jaminan Uang Muka : 16. 15. Apabila dalam pemeriksaan lapangan mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka harus dituangkan dalam adendum Kontrak. maka penyedia dapat melaksanakan pekerjaan dengan syarat personil dan peralatan yang belum memenuhi syarat harus diganti sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak. Apabila dalam pemeriksaan personil dan peralatan mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka harus dituangkan dalam bentuk adendum Kontrak. 16. c.1 Jaminan Uang Muka diberikan kepada PPK dalam rangka pengambilan uang muka dengan nilai 100% (seratus persen) dari besarnya uang muka.5 Bentuk surat jaminan Uang Muka: memuat nama dan alamat PPK. PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan lapangan untuk melakukan pengukuran dan pemeriksaan detail kondisi lapangan. 16. Bila hasil inspeksi/pemeriksaan personil dan peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan. 16. Untuk pemeriksaan lapangan. 16.4 Jaminan Uang Muka diterbitkan oleh Bank Umum. PPK dapat dibantu Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung.3 Masa berlakunya jaminan uang muka sekurangkurangnya sejak tanggal persetujuan pemberian uang muka sampai dengan tanggal penyerahan pertama pekerjaan. Sampang . d. Apabila diperlukan.

Uang Muka dapat diberikan kepada penyedia untuk: 1) mobilisasi alat dan tenaga kerja. f. Sampang . PPK mengajukan surat permintaan pembayaran untuk permohonan tersebut setelah Jaminan Uang Muka diterima dari penyedia. atau 2) untuk usaha non kecil paling tinggi 20% (dua puluh perseratus) dari nilai Kontrak.1 Uang Muka : a. 2) pembayaran uang tanda jadi kepada pemasok barang/material. b. atau 2) 15% (lima belas perseratus) dari total nilai Kontrak. Untuk kontrak tahun jamak. nilai Jaminan Uang Muka secara bertahap dapat dikurangi sesuai dengan pencapaian prestasi pekerjaan. kewajiban pihak-pihak penjamin untuk mencairkan Surat Jaminan Uang Muka selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat kepada PPK. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. h. c. 17. Penyedia dapat mengajukan permintaan pembayaran uang muka secara tertulis kepada PPK disertai dengan rencana penggunaan uang muka untuk melaksanakan pekerjaan sesuai Kontrak. Bina Marga Kab. Uang Muka dapat diberikan kepada penyedia dengan ketentuan sebagai berikut: 1) untuk usaha kecil paling tinggi 30% (tiga puluh perseratus) dari nilai Kontrak. g. e. yaitu: 1) 20% (dua puluh perseratus) dari Kontrak tahun pertama. Pengembalian uang muka diperhitungkan berangsur-angsur secara proporsional pada setiap pembayaran prestasi pekerjaan dan paling lambat harus lunas pada saat pekerjaan mencapai prestasi 100 % (seratus perseratus). dan/atau 3) persiapan teknis lain yang diperlukan bagi pelaksanaan pengadaan. Ketentuan mengenai pemberian uang muka beserta besarannya ditetapkan dalam SSKK. Besarnya Uang Muka untuk Kontrak Tahun Jamak adalah nilai yang paling kecil diantara 2 (dua) pilihan. masa berlaku jaminan uang muka dan tanda tangan penjamin. Pembayaran 17. d.85 jaminan uang muka dalam angka dan huruf.

18.2 Harga kontrak telah memperhitungkan : biaya umum (overhead). penangguhan pembayaran dapat dilakukan bersamaan dengan pengenaan denda kepada penyedia.1 PPK membayar kepada peserta atas pelaksanaan pekerjaan. Harga 18. c. Jika dipandang perlu oleh PPK. b. Bina Marga Kab. keuntungan (profit) maksimal 10 %. harus dilengkapi bukti pembayaran kepada seluruh subkontraktor sesuai dengan perkembangan (progress) pekerjaannya. d. dilakukan senilai pekerjaan yang telah diselesaikan. Pembayaran prestasi pekerjaan dapat diberikan dalam bentuk : pembayaran bulanan/pembayaran berdasarkan tahapan penyelesaian pekerjaan (termin)/pembayaran secara sekaligus. Permintaan pembayaran kepada PPK untuk Kontrak yang menggunakan subkontrak. Sampang .4 Penangguhan Pembayaran a. d.86 17. Penangguhan dilakukan dengan terlebih dahulu menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada penyedia yang memuat: 1) alasan penangguhan pembayaran. sesuai dengan yang ditetapkan dalam SSKK. PPK dapat menangguhkan pembayaran setiap angsuran prestasi pekerjaan penyedia jika penyedia gagal atau lalai memenuhi kewajiban kontraktualnya. Pembayaran prestasi kerja diberikan kepada penyedia setelah dikurangi angsuran pengembalian Uang Muka dan denda apabila ada. Pembayaran bulanan/termin.3 Cara-cara dan tahapan pembayaran serta mata uang yang digunakan harus disesuaikan dengan ketentuan dalam SSKK. c. 17. 18. dan 2) persyaratan kepada penyedia untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah pemberitahuan diterima. serta pajak. Pembayaran yang ditangguhkan harus disesuaikan dengan proporsi kegagalan atau kelalaian penyedia. b. biaya sosial (social charge). 17. tunjangan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.2 Pembayaran prestasi pekerjaan a.

yang dihitung menurut jumlah satuan waktu tertentu.1 perubahan lingkup pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. Bina Marga Kab. d.2 perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan lingkup pekerjaan. asuransi dan biaya–biaya kompensasi lainnya.2 Pekerjaan tambah harus mempertimbangkan tersedianya anggaran dan tidak boleh melebihi 10% (sepuluh perseratus) dari biaya yang tercantum dari nilai Kontrak awal. 18. b. yang meliputi: 19. melaksanakan pekerjaan tambah/kurang yang belum tercantum dalam Kontrak yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan. mengubah spesifikasi pekerjaan sesuai dengan kebutuhan lapangan. 20. Perubahan Kontrak Perubahan kontrak bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak. mengurangi atau menambah jenis pekerjaan.3 Rincian harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam Rincian Biaya Personil dan Rincian Biaya Non Personil sesuai dengan Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya. 19. dan/atau 19.4 Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi ini dibiayai dari sumber pendanaan yang disebut dalam SSKK. maka PPK bersama penyedia dapat melakukan perubahan Kontrak yang meliputi antara lain: a. menambah atau mengurangi volume pekerjaan yang tercantum dalam Kontrak. Sampang .87 penugasan.3 perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan lingkup pekerjaan dan/atau perubahan pelaksanaan pekerjaan. 18.1 Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi lapangan pada saat pelaksanaan dengan Kerangka Acuan Kerja yang telah ditentukan dalam Kontrak. 19. 20. c. Perubahan Lingkup Pekerjaan 20. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.

b.4. 21. 20. d. Penyesuaian harga diberlakukan pada Kontrak 22.1 sampai dengan 20. [Penyesuaian Harga (Untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak 22. 21. Perpanjangan Waktu Pelaksanaan 21. Sampang . 21. keterlambatan yang disebabkan oleh PPK.2 Waktu penyelesaian pekerjaan dapat diperpanjang sekurang-kurangnya sama dengan waktu terhentinya kontrak akibat keadaan kahar. 20. 21.5 Persetujuan perpanjangan waktu pelaksanaan dituangkan dalam adendum Kontrak. perubahan ruang lingkup pekerjaan. Bina Marga Kab. keadaan kahar.1 Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PPK atas pertimbangan yang layak dan wajar untuk hal-hal sebagai berikut: a. PPK dapat dibantu oleh Tim Pendukung yaitu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak.4 PPK dapat menugaskan Tim Pendukung yaitu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak untuk meneliti kelayakan usulan perpanjangan waktu pelaksanaan. pekerjaan tambah. masalah yang timbul diluar kendali penyedia.88 20. 22.4 Hasil negosiasi tersebut dituangkan dalam Berita Acara sebagai dasar penyusunan adendum Kontrak. c.1 [Harga yang tercantum dalam kontrak dapat berubah akibat adanya penyesuaian harga sesuai dengan peraturan yang berlaku. 21.5 Dalam hal penilaian perubahan lingkup pekerjaan sebagaimana dimaksud pada angka 20.2 Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.3 PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan atas kontrak setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. ditindaklanjuti dengan negosiasi teknis dan biaya dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam Kontrak awal. dan/atau e.3 Perintah perubahan lingkup pekerjaan dibuat oleh PPK secara tertulis kepada penyedia.

dst adalah 1.3 Tahun Jamak yang masa pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan dan diberlakukan mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak pelaksanaan pekerjaan. b. Penjumlahan a+b+c+d+. ditetapkan dengan rumus sebagai berikut: Hn = Ho (a+b. kecuali komponen keuntungan dan biaya operasional sebagaimana tercantum dalam penawaran. Penyesuaian Harga Satuan bagi komponen pekerjaan yang berasal dari luar negeri.89 Gabungan Harga Satuan dan Lump Sum)] 22. Penyesuaian Harga Satuan berlaku bagi seluruh kegiatan/mata pembayaran. Jenis pekerjaan baru dengan Harga Satuan baru sebagai akibat adanya adendum kontrak dapat diberikan penyesuaian harga mulai bulan ke13 (tiga belas) sejak adendum kontrak tersebut ditandatangani..... Sampang . Penyesuaian Harga Satuan. Penyesuaian Harga Satuan diberlakukan sesuai dengan jadwal pelaksanaan yang tercantum dalam kontrak awal/adendum kontrak.Cn/Co+d. Kontrak yang terlambat pelaksanaannya disebabkan oleh kesalahan Penyedia diberlakukan penyesuaian harga berdasarkan indeks harga terendah antara jadwal awal dengan jadwal realisasi pekerjaan. Bina Marga Kab. alat kerja.) Hn = Harga Satuan pada saat pekerjaan dilaksanakan.5 22. menggunakan indeks penyesuaian harga dari negara asal barang tersebut. Dn = Indeks harga komponen pada saat 22. bahan. dsb. a = Koefisien tetap yang terdiri atas keuntungan dan overhead..Dn/Do+. Cn...15. Dalam hal penawaran tidak mencantumkan besaran komponen keuntungan dan overhead maka a = 0. c.00.6 22.8 Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.Bn/Bo+c. Ho = Harga Satuan pada saat harga penawaran.7 22. d = Koefisien komponen kontrak seperti tenaga kerja.4 22. Bn.

22. 22. 23.3 Ketentuan-ketentuan dalam kerjasama dengan sub penyedia harus mengacu kepada harga yang tercantum dalam Kontrak serta menganut prinsip kesetaraan. Sampang .12 Rumusan penyesuaian nilai kontrak ditetapkan sebagai berikut: Pn = (Hn1xV1)+(Hn2xV2)+(Hn3xV3)+. Co.11 Dalam hal indeks harga tidak dimuat dalam penerbitan BPS. dst Pn = Nilai Kontrak setelah dilakukan penyesuaian Harga Satuan.10 Indeks harga yang digunakan bersumber dari penerbitan BPS.1 Bagian pekerjaan yang dikerjakan oleh sub penyedia harus diatur dalam kontrak dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK. Bo. 22. Hn = Harga Satuan baru setiap jenis komponen pekerjaan setelah dilakukan penyesuaian harga menggunakan rumusan penyesuaian Harga Satuan.2 Penyedia tetap bertanggungjawab atas bagian pekerjaan yang dikerjakan oleh sub penyedia. V = Volume setiap jenis komponen pekerjaan yang dilaksanakan. Bina Marga Kab. tenaga kerja dan alat kerja ditetapkan dalam SSKK. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data.. digunakan indeks harga yang dikeluarkan oleh instansi teknis.14 Penyedia dapat mengajukan secara berkala selambat-lambatnya setiap 6 (enam) bulan. 23.9 Penetapan koefisien bahan. 22. 22.90 pekerjaan dilaksanakan (mulai bulan ke-13 setelah penandatanganan kontrak).] 23. Kerjasama antara penyedia dengan sub penyedia 23... Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.13 Pembayaran penyesuaian harga dilakukan oleh PPK. 22. Do = Indeks harga komponen pada bulan ke-12 setelah penandatanganan kontrak.

perkiraan waktu pelaksanaan dilampirkan dalam Lampiran SSKK. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Sampang . penyesuaian terhadap perkiraan waktu pekerjaan personil akan dibuat oleh penyedia melalui pemberitahuan secara tertulis kepada PPK. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dengan kualifikasi yang setara atau lebih baik dari personil inti dan/atau peralatan yang digantikan. nama personil dan uraian pekerjaan. Personil inti yang dipekerjakan harus sesuai dengan kualifikasi dan pengalaman yang ditawarkan dalam Dokumen Penawaran. e. Personil Konsultan dan Subkonsultan 24. b. PPK dapat menilai dan menyetujui penempatan/penggantian personil inti menurut kualifikasi yang dibutuhkan.2 Personil Inti a. c. 24. Bina Marga Kab.1 Umum a. kualifikasi minimum. Penggantian personil inti dan/atau peralatan (apabila ada) tidak boleh dilakukan kecuali atas persetujuan tertulis PPK. jika terdapat pekerjaan tambah. maka perkiraan waktu pelaksanaan harus ditentukan secara tertulis oleh para pihak. b. c. Jika PPK menilai bahwa Personil Inti: 1) tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik 2) berkelakuan tidak baik. Penggantian personil inti dan/atau peralatan dilakukan oleh penyedia dengan mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada PPK dengan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja Personil Inti dan/atau spesifikasi Peralatan yang diusulkan beserta alasan perubahan. d.91 24. Jika penggantian personil inti dan/atau peralatan perlu dilakukan. atau 3) mengabaikan pekerjaan yang menjadi tugasnya maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dan menjamin personil inti tersebut meninggalkan lokasi kerja dalam waktu 7 (tujuh) hari kalender sejak diminta oleh PPK. f. tanpa biaya tambahan apapun.

jam kerja dan waktu cuti untuk personil inti ditentukan dalam Lampiran SSKK. c. waktu kerja tenaga kerja asing yang dimobilisasi ke Indonesia dihitung sejak kedatangannya di Indonesia sesuai dengan surat perintah mobilisasi. karena perhitungan upah sudah mencakup hal tersebut.1 Perubahan personil dan peralatan yang diajukan oleh penyedia a. penyedia diwajibkan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja personil yang diusulkan dan disertai alasan penggantian personil yang bersangkutan.4 Waktu kerja dan lembur a.3 Persetujuan Personil Personil inti dan subkonsultan yang telah disetujui oleh PPK harus memberikan data dirinya dan surat keterangan tidak mengidap penyakit berbahaya/menular (medical certificate) serta terdaftar atau tertera dalam daftar personalia penyedia. tenaga kerja tidak berhak untuk dibayar atas pekerjaan lembur atau sakit atau liburan. b. Bina Marga Kab. b. Penyedia dapat mengajukan penggantian personil dan/atau peralatan kepada PPK. PPK dapat dibantu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. dengan ketentuan: 1) menyetujui permohonan perubahan personil dan/atau peralatan bila alasan yang diajukan dianggap sesuai. 3) menolak permohonan perubahan personil dan/atau peralatan bila alasan yang diajukan dianggap tidak sesuai. biaya langsung personil harus disesuaikan dengan gaji dasar tenaga ahli yang menggantikan. Perubahan Personil 25.92 24. Dalam rangka penilaian usulan penggantian personil dan/atau peralatan. Sampang . 24. c. untuk mengajukan permohonan penggantian personil. PPK meneliti permohonan perubahan personil dan/atau peralatan. e. d. dan tidak menambah nilai kontrak. Untuk kontrak biaya satuan (time based). 25. Penyedia tidak dibenarkan melakukan penggantian personil dan/atau peralatan tanpa persetujuan PPK. 2) tidak mengurangi kualifikasi tenaga ahli yang ditawarkan.

2 Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK maka PPK dikenakan Ganti Rugi atau memberikan Kompensasi. Sampang . Denda dan Ganti Rugi 27.2 Penggantian personil penyedia atas perintah PPK a. harus sudah menerima personil pengganti dari penyedia. b. 27. 25. 26.93 Kontrak.2 Besarnya denda kepada penyedia atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan adalah: a. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 27. Bina Marga Kab. Personil dari penyedia yang dianggap tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik atau berkelakuan tidak baik.1 Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka PPK dapat menghentikan Kontrak dan menangguhkan pemenuhan hak-hak penyedia atau menangguhkan pembayaran.4 Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam Pasal ini adalah tanggal penyerahan setiap hasil kerja dan tanggal penyelesaian semua pekerjaan dengan penyerahan laporan akhir sebagaimana ditetapkan dalam SPMK. Keterlambatan Pelaksanaan Pekerjaan 26. sedangkan ganti rugi merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada PPK. 26. 26. 1/1000 (satu perseribu) dari sisa biaya bagian kontrak yang belum selesai dikerjakan. harus segera dilakukan perintah penggantian personil kepada penyedia dengan kualifikasi keahlian personil yang sama atau lebih tinggi. 26. karena terjadinya cidera janji/wanprestasi yang tercantum dalam Kontrak.3 Penghentian Kontrak atau Ganti Rugi atau Kompensasi tidak dilakukan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang.1 Denda merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada penyedia. Dalam waktu maksimal 15 (lima belas) hari sejak perintah penggantian personil.

94 apabila kontrak terdiri atas bagian pekerjaan yang dapat dinilai terpisah dan bukan merupakan kesatuan sistem. ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. Bina Marga Kab. kompensasi lain yang dirinci dalam syarat khusus kontrak. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. serta hasil pekerjaan tersebut telah diterima oleh PPK. PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak diketemukan kerusakan/ kegagalan/penyimpangan. h. 1/1000 (satu perseribu) dari biaya kontrak. PPK tidak memberikan gambar-gambar.4 Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut : a. penyedia belum bisa masuk ke lokasi sebagaimana yang diperjanjikan dalam kontrak. c. 27. d. b. g. f. perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. keterlambatan penerbitan SPP. i. dapat Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.3 Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar. PPK memodifikasi atau mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pekerjaan penyedia. Sampang . dapat dibuktikan kerugian nyata akibat peristiwa kompensasi. jika kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. 27. atau dapat diberikan kompensasi sesuai ketentuan dalam SSKK. apabila bagian pekerjaan belum diterima oleh PPK. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. b. e.

gunung meletus. c. pemogokan. bencana non alam. bencana sosial.5 Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi diatur dalam SSKK. 28. 28. Bina Marga Kab. bencana alam. dan/atau f. antara lain berupa gempa bumi. antara lain berupa gagal teknologi. 28. 28. 27. tidak dikenakan sanksi. kebakaran. Yang digolongkan Keadaan Kahar adalah: a. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. d. dan teror. Sampang .4 Setelah pemberitahuan tertulis tentang terjadinya Keadaan Kahar.95 dibuktikan kerugian nyata akibat peristiwa kompensasi. sehingga kewajiban yang ditentukan dalam Kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. dan tanah longsor. angin topan. dengan menyertakan salinan pernyataan Keadaan Kahar yang dikeluarkan oleh pihak/instansi yang berwenang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. 28. b. e. banjir.5 Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat keadaan kahar yang dilaporkan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender sejak terjadinya keadaan kahar.2 Tidak termasuk Keadaan Kahar adalah hal-hal merugikan yang disebabkan oleh perbuatan atau kelalaian para pihak.1 Keadaan Kahar adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya. para pihak dapat melakukan kesepakatan.3 Dalam hal terjadi Keadaan Kahar. antara lain konflik sosial antar kelompok atau antar komunitas masyarakat. tsunami. Keadaan Kahar 28. kekeringan. epidemi dan wabah penyakit. yang dituangkan dalam perubahan Kontrak. penyedia memberitahukan tentang terjadinya Keadaan Kahar kepada PPK secara tertulis dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kalender sejak terjadinya Keadaan Kahar. gangguan industri lainnya sebagaimana dinyatakan melalui keputusan bersama Menteri Keuangan dan menteri teknis terkait.

29.6 Laporan Akhir dibuat dalam bentuk cetakan (hardcopy) dan/atau file (softcopy). 29. 29.5 PPK menerima kembali penyerahan laporan yang telah diperbaiki oleh penyedia (bila ada). spesifikasi. dan dokumendokumen lain serta piranti lunak yang dipersiapkan oleh penyedia berdasarkan kontrak ini dan menjadi hak milik PPK. 29. 29. 29. Untuk tujuan ini PA berhak untuk mendapatkan penggantian biaya atas pengembangan piranti lunak tersebut. dan membuat berita acara serah terima laporan hasil perbaikan.2 PPK bersama penyedia melakukan pembahasan dan penilaian terhadap laporan dan dokumen yang diserahkan oleh penyedia.9 Penyedia dapat menyimpan 1 (satu) buah salinan tiap dokumen dan piranti lunak tersebut setelah mendapatkan persetujuan PPK.10 Jika dikemudian hari penyedia dan pihak ketiga akan melakukan pengembangan terhadap piranti lunak tersebut dan untuk itu diperlukan lisensi maka penyedia harus mendapatkan persetujuan lebih dahulu dari PA. Atas penerimaan laporan dan dokumen tersebut dibuatkan tanda terima. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.7 Menyerahkan semua rancangan. laporan. Bina Marga Kab.8 Penyedia paling lambat pada waktu pemutusan atau akhir masa kontrak berkewajiban untuk menyerahkan semua dokumen tersebut beserta daftar rinciannya kepada PPK. Laporan Hasil Pekerjaan 29.1 Penyedia wajib menyerahkan laporan dan dokumen sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dalam SSKK. gambar.4 Jika terdapat kekurangan-kekurangan maka penyedia harus memperbaiki dan menyelesaikan kekurangan-kekurangan sesuai yang diinstruksikan oleh PPK dan menyerahkan laporan hasil perbaikan kepada PPK.96 29. desain.3 PPK dan penyedia membuat berita acara hasil pembahasan dan penilaian laporan. 29. Sampang . 29. 29.

2 Pemutusan Kontrak : a. Penghentian dan Pemutusan Kontrak 30. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. Oleh PPK : Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. 30. 30. Sampang .11 Pembatasan (jika ada) mengenai penggunaan dokumen dan piranti lunak tersebut di atas di kemudian hari diatur dalam SSKK. Bina Marga Kab. penyedia tidak dapat melaksanakan bagian pokok pekerjaan Jasa Konsultansi ini selama sekurang-kurangnya 60 (enam puluh) hari kalender. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. 2) penyedia tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah diberitahu atau dalam jangka waktu lain yang disetujui secara tertulis oleh PPK. 3) penyedia berada dalam keadaan pailit. PPK dapat memutuskan Kontrak ini melalui pemberitahuan tertulis kepada penyedia setelah terjadinya hal-hal sebagai berikut: 1) penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya. Penghentian Kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. 4) karena Keadaan Kahar. b.97 29. c. PPK dengan pemberitahuan tertulis kepada penyedia dapat memerintahkan penghentian Kontrak jika penyedia gagal untuk melaksanakan kewajiban-kewajibannya dalam Kontrak ini. Pemberitahuan tertulis tersebut harus memuat: 1) alasan penghentian Kontrak. dan 2) persyaratan kepada penyedia untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah pemberitahuan diterima. Dalam hal Kontrak dihentikan.1 Penghentian Kontrak : a. 5) denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari nilai Kontrak.

atau 2) karena Keadaan Kahar. penyedia tidak dapat melaksanakan bagian pokok pekerjaan Jasa Konsultansi ini selama sekurang-kurangnya 60 (enam puluh) hari kalender. melakukan KKN dan/atau pelanggararan persaingan usaha yang sehat dalam pelaksanaan pengadaan. 6) penyedia terbukti melakukan KKN. Oleh penyedia : Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Bina Marga Kab. Dalam hal pemutusan kontrak dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur. dan/atau 3) penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena kesalahan penyedia. 2) penyedia membayar denda. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundangundangan.98 b. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. e. c. penyedia dapat memutuskan Kontrak ini melalui pemberitahuan tertulis kepada PPK setelah terjadinya hal-hal sebagai berikut: 1) PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SSKK. Sampang . maka PPK berkewajiban untuk melakukan pembayaran sebagai berikut : 1) pembayaran prestasi pekerjaan sampai dengan tanggal berlakunya pemutusan Kontrak. maka: 1) sisa Uang Muka harus dilunasi oleh penyedia atau Jaminan Uang Muka dicairkan. dugaan KKN dan/atau pelanggararan persaingan usaha yang sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. Pada saat Kontrak diputuskan. dan/atau 7) pengaduan tentang penyimpangan prosedur. d. 2) biaya langsung personil (termasuk biaya demobilisasi) yang dikeluarkan oleh penyedia sehubungan dengan pemutusan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.

33. 33. Sampang .99 Kontrak.4 Membuat berita acara serah terima laporan akhir.1 mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia.1 PPK melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia.5 ketentuan peralatan dan bahan yang disediakan oleh PPK untuk kebutuhan pelaksanaan pekerjaan oleh penyedia. setelah seluruh pekerjaan diselesaikan. Pada saat berakhirnya kontrak.3 membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam kontrak yang telah ditetapkan kepada penyedia. 32. 32. Hak dan Kewajiban Penyedia 33.3 PPK menerima penyerahan pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan dan diterima oleh dari Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan. Bina Marga Kab. 32. 31. HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK 32. 31.2 berhak meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.2 Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan. 31. Penyelesaian Pekerjaan 31. PPK menugaskan Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan.4 memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh pihak penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak.2 meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh pihak penyedia.1 menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam kontrak. penyedia wajib menyelesaikannya. Penyedia harus menyerahkan peralatan dan bahan sisa sesuai dengan instruksi PPK. A. 31. 32. Hak dan Kewajiban PPK 32.

rabat (discount) atau pembayaran-pembayaran lain yang berhubungan dengan kegiatan pelaksanaan jasa konsultansi. 33.8 melaksanakan perjanjian dan kewajibankewajiban yang dibebankan kepadanya dengan penuh tanggung-jawab. 33.4 melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. ketekunan.6 menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak.100 sarana dan prasarana dari pihak PPK untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. Bina Marga Kab.3 melaporkan pelaksanaan periodik kepada pihak PPK. 33. 33. 33. efisien dan ekonomis serta memenuhi kriteria teknik profesional dan melindungi secara efektif peralatan-peralatan. Sampang . 33.5 memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan pihak PPK. pekerjaan secara 33. akibat kegiatan penyedia. 33.9 melaksanakan jasa konsultansi sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia.10 penyedia tidak akan menerima keuntungan untuk mereka sendiri dari komisi usaha (trade commision). 33. PPK secara tertulis akan memberitahukan kepada penyedia mengenai kebiasaan-kebiasaan setempat. material yang berkaitan dengan pekerjaan dalam kontrak. mesin.7 penyedia harus mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan tempat kerja dan membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun miliknya.11 penyedia setuju bahwa selama pelaksanaan kontrak. penyedia dinyatakan tidak berwenang untuk melaksanakan jasa konsultansi maupun mengadakan barang yang tidak sesuai dengan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.

waktu. 33. Bina Marga Kab.12 penyedia dilarang baik secara langsung atau tidak langsung melakukan kegiatan yang akan menimbulkan pertentangan kepentingan (conflict of interest) dengan kegiatan yang merupakan tugas penyedia. dan kualifikasi dari subkonsultan harus mendapat persetujuan tertulis sebelum pelaksanaan.15 ketentuan mengenai tindakan yang perlu mendapat persetujuan PPK meliputi: 1) memobilisasi personil yang terdapat dalam daftar.14 pemeriksaan keuangan adalah ketentuan mengenai kewajiban penyedia untuk merinci setiap biaya-biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan perjanjian. PPK dapat memeriksa dan menggandakan dokumen pengeluaran yang telah diaudit sampai 1 (satu) tahun setelah berakhirnya kontrak. spesifikasi. 33. gambar-gambar. Penyedia. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU.16 ketentuan mengenai dokumen-dokumen yang disiapkan oleh penyedia dan menjadi hak milik PPK: mengatur bahwa semua rancangan. 33. 33. Sampang . 2) membuat subkontrak dengan pengaturan: (i) cara seleksi. Selain itu. Penyedia dapat menyimpan salinan dari dokumen-dokumen tersebut.101 kontrak. sehingga dapat dilakukan pemeriksaan keuangan. (ii) Penyedia bertanggung-jawab penuh terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh subkonsultan dan personilnya. disain. 33.13 tanggungjawab penyedia adalah ketentuan mengenai hal-hal pertanggung-jawaban penyedia sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia. segera setelah pekerjaan selesai atau berakhirnya kontrak harus menyerahkan seluruh dokumen dan data pendukung lainnya kepada PPK. dengan sepengetahuan penyedia atau kuasanya. laporan dan dokumen-dokumen lain serta software yang disiapkan oleh penyedia jasa menjadi hak milik PPK.

dan d.1 semua barang dan peralatan yang mempunyai resiko tinggi terjadi kecelakaan. bentuk kerjasama tersebut hanya untuk sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama. dalam melaksanakan kewajiban di atas. Sampang . 34. 34.17 Kewenangan anggota penyedia adalah ketentuan yang mengatur mengenai apabila penyedia adalah sebuah joint venture yang beranggotakan lebih dari satu penyedia. wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro. maka pekerjaan harus dilaksanakan sendiri oleh penyedia yang ditunjuk dan dilarang diserahkan atau disubkontrakkan kepada pihak lain. pelaksanaan pekerjaan. anggota joint venture tersebut memberi kuasa kepada salah satu anggota joint venture untuk bertindak dan mewakili hak-hak dan kewajiban anggota penyedia lainnya terhadap PPK. Asuransi Pihak penyedia mengasuransikan : 34.102 33.2 pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. 35. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil. kehilangan.4 Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam nilai kontrak. kerusakan-kerusakan. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. 35.3 hal-hal lain yang ditentukan berkaitan dengan asuransi. dan Koperasi Kecil 35. Usaha Mikro. Usaha Kecil. antara lain dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaannya.2 Apabila penyedia yang terpilih adalah penyedia bukan Usaha Mikro. maka: a. c. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil. serta resiko lain yang tidak dapat diduga. 34. serta pekerja-pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan kontrak atas segala resiko yaitu kecelakaan. membuat laporan periodik mengenai pelaksanaan ketetapan di atas. 34. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil. b. penyedia terpilih tetap bertanggung-jawab penuh atas keseluruhan pekerjaan tersebut.1 Apabila penyedia yang ditunjuk adalah Penyedia Usaha Mikro.

salah satu pihak merasa dirugikan.2 Penyelesaian secara damai dapat dilakukan melalui musyawarah untuk mufakat secara langsung antara Para Pihak atau melalui perantaraan pihak ketiga yang disepakati oleh Para Pihak dalam bentuk antara lain mediasi atau konsiliasi.3 Masing-masing Pihak dalam Kontrak berkewajiban untuk bertindak dengan itikad baik sehubungan dengan hak-hak Pihak lain. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 38. C. dan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memastikan terpenuhinya tujuan Kontrak ini. Perdamaian 38.3 apabila ketentuan tersebut di atas dilanggar. Itikad Baik 36. maka penyedia dikenakan sanksi yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden ini. Jika selama kontrak.2 Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak.103 35.1 Para Pihak berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan Kontrak ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan Jasa Konsultansi ini. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut.1 Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak-hak yang terdapat dalam kontrak. Pelaksanaan Kontrak Jika dalam pelaksanaan Kontrak ditemukan kesulitan yang menghambat pemenuhan tujuan Kontrak maka masing-masing Pihak berkewajiban untuk tetap berupaya bertindak wajar di antara mereka tanpa merugikan kepentingan satu sama lain. Jika Pihak yang satu menganggap pelaksanaan Kontrak tidak wajar dan adil maka kedua belah Pihak harus megupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi situasi tersebut. KEWAJARAN DAN ITIKAD BAIK 36. Sampang . 36. Bina Marga Kab. 38. 36. 37. B.

arbitrase.104 38. alternatif penyelesaian sengketa. a. arbitrase. b. maka penyelesaian perselisihan tersebut dapat dilakukan melalui. Sampang . pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Bina Marga Kab. maka penyelesaian perselisihan tersebut dapat dilakukan melalui: a. alternatif penyelesaian sengketa. atau c. Lembaga Pemutus Sengketa Dalam hal penyelesaian perselisihan melalui perdamaian tidak tercapai. 39. b.3 Lembaga Pemutus Sengketa Dalam hal penyelesaian perselisihan melalui perdamaian tidak tercapai. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. atau c.

Bina Marga Kab. G. Pembatasan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Perubahan Nilai Kontrak Penyedia berkewajiban untuk menyampaikan laporan-laporan berikut secara periodik selama Masa Kontrak: __________________ [uraikan secara rinci jenis laporan dan waktu penyerahan laporan dihitung sejak ditandatanganinya kontrak] Ketentuan serah terima Laporan Akhir berlaku untuk penyerahan setiap hasil kerja Jasa Konsultansi: (YA/TIDAK) Penyedia diperbolehkan menggunakan salinan F. Tindakan penyedia yang mensyaratkan persetujuan PPK Pelaporan Kontrak mulai berlaku terhitung sejak: __________ Jangka waktu penyelesaian pekerjaan Jasa Konsultansi ini adalah selama: 60 (enam puluh) hari kalender/bulan/tahun Tindakan lain oleh penyedia yang memerlukan persetujuan PPK adalah: 1. Serah Terima Laporan Akhir H. Perubahan Rancangan Kontrak 3. MT Untuk Penyedia : __________ C. Tanggal Berlaku Kontrak D. Bina Marga Kab. Penggantian Personil dan Tenaga Ahli 2. Sampang . Penambahan Waktu Pelaksanaan 4. Jaksa Agung Suprapto No. Waktu Penyelesaian Pekerjaan E. Wakil Sah Para Pihak __________ __________ __________ __________ __________ Wakil Sah Para Pihak sebagai berikut: Untuk PPK : Suparto. ST.105 LAMPIRAN 3 : SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK (SSKK) A. Sampang_ Alamat : Jl. Korespondensi Alamat Para Pihak sebagai berikut: Satuan Kerja PPK: Nama : _Dinas PU. 31 Sampang Telepon : __________ Faksimili : __________ e-mail : __________ Penyedia: Nama : Alamat : Telepon : Faksimili : e-mail : B.

Sampang . Dokumen penunjang yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan:____________________________[sebut kan dan uraikan secara lengkap] Untuk penyesuaian biaya digunakan indeks yang dikeluarkan oleh BPS [BPS/Instansi Teknis Lainnya] O. Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan dengan cara: Termyn. J. Mata uang pembayaran : _____________[untuk pengadaan yang sumber dananya PHLN] M. Pembayaran Prestasi Pekerjaan 1. 2. N. Batas akhir waktu penerbitan SPP Batas akhir waktu yang disepakati untuk penerbitan SPP oleh PPK untuk pembayaran tagihan angsuran adalah _7_ (tujuh) hari kalender terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang yang tidak diperselisihkan diterima oleh PPK. Pembayaran berdasarkan cara tersebut di atas dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut: _______________[uraikan bila pembayaran dilakukan secara bulanan atau termin] 3. Untuk pekerjaan Jasa Konsultansi ini dapat diberikan uang muka (YA/TIDAK). Bina Marga Kab. 1. Penyesuaian Biaya Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Dokumen utama yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan :_________________ [sebutkan dan uraikan secara lengkap]. K. [jika ”YA”] Uang muka diberikan sebesar __% (__________ persen) dari nilai Kontrak [untuk kontrak tahun jamak diubah : “Kontrak tahun pertama” atau “total nilai Kontrak”] L.106 Penggunaan Dokumen I. Tanggung Jawab Profesi Sumber Dana dokumen dan piranti lunak yang dihasilkan dari pekerjaan Jasa Konsultansi ini dengan pembatasan sebagai berikut: __________________ [untuk konsultan perencana konstruksi] Umur konstruksi bangunan direncanakan : __ (__________) tahun Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi ini dibiayai dari APBD TK II 1. Dokumen yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran 2. Pembayaran Uang Muka 2.

S.”] Q. Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar.107 Perhitungan Penyesuaian Harga dilakukan dengan ketentuan : ________________________________ P. ________________________________ Jika perselisihan Para Pihak mengenai pelaksanaan Kontrak tidak dapat diselesaikan secara damai maka Para Pihak menetapkan lembaga penyelesaian perselisihan tersebut di bawah sebagai Pemutus Sengketa: [Pengadilan Republik Indonesia yang berkompeten/Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI)] [Jika BANI yang dipilih sebagai Lembaga Pemutus Sengketa maka cantumkan klausul arbitrase berikut tepat di bawah pilihan yang dibuat di atas: “Semua sengketa yang timbul dari Kontrak ini. yang keputusannya mengikat kedua belah pihak yang bersengketa sebagai keputusan tingkat pertama dan terakhir. Masing-masing Pihak harus menunjuk seorang arbitrator dan kedua arbitrator yang ditunjuk oleh Para Pihak akan memilih arbitrator ketiga yang akan bertindak sebagai pimpinan arbitrator. Sampang . Pembayaran Ganti Rugi R. Para Pihak setuju bahwa jumlah arbitrator adalah 3 (tiga) orang. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. akan diselesaikan dan diputus oleh Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) menurut peraturanperaturan administrasi dan peraturan-peraturan prosedur arbitrase BANI. Pembayaran Denda Untuk pekerjaan ini besar denda keterlambatan untuk setiap hari keterlambatan adalah 1/1000 (satu perseribu) dari _______________ [harga kontrak/harga bagian kontrak]. Kompensasi Penyelesaian Perselisihan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab.

SUBPENYEDIA DAN PERALATAN 1 – PERSONAL INTI PENYEDIA JASA KONSULTANSI [cantumkan nama. Bina Marga Kab. dan jumlah orang bulan. minimum kualifikasi. Cantumkan juga waktu kerja (termasuk jam kerja) dan cuti] 2 – PERALATAN KHUSUS [cantumkan jenis peralatan khusus yang disyaratkan untuk pelaksanaan pekerjaan] 3 – SUBPENYEDIA [cantumkan nama Subpenyedia (jika ada) berikut uraian personilnya seperti uraian personil penyedia di atas] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. uraian detil tanggung jawab kerja. Sampang .108 LAMPIRAN 3 A : PERSONIL INTI.

Selanjutnya kami menunjuk Saudara untuk melaksanakan pekerjaan ______________________________. Sampang . ____________ di __________ Perihal : Penunjukan Penyedia Barang/Jasa untuk pelaksanaan pekerjaan ___________________________________________________ Dengan ini kami beritahukan bahwa penawaran Saudara nomor ____________ tanggal _____________ perihal _____________________ dengan nilai penawaran setelah dilakukan klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya oleh Pokja ____________ ULP ____________ sebesar Rp__________ (_____________________) termasuk PPN. Bina Marga Kab. BENTUK DOKUMEN LAINNYA LAMPIRAN 1 : SURAT PENUNJUKAN PENYEDIA BARANG/JASA (SPPBJ) CONTOH [kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] Nomor : __________ Lampiran : __________ Kepada Yth. Proyek/Satuan Kerja __________ Pejabat Pembuat Komitmen __________. Kegagalan Saudara untuk menerima penunjukan ini yang disusun berdasarkan evaluasi terhadap penawaran Saudara akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan.109 BAB VII. telah ditetapkan sebagai pemenang oleh Pokja ____________ ULP ____________. __________ Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. dan meminta Saudara untuk menandatangani Surat Perjanjian paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah dikeluarkannya SPPBJ ini sesuai dengan ketentuan dalam Dokumen Pemilihan. __ __________ 20__ [tanda tangan] [nama lengkap] [jabatan] NIP.

Bina Marga Kab. Syarat-syarat pekerjaan: sesuai dengan persyaratan dan ketentuan Kontrak. __ __________ 20__ Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. __________. Hasil Pekerjaan: __________ 6. 4. untuk segera memulai pelaksanaan pekerjaan dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan sebagai berikut: 1.110 LAMPIRAN 2 : SURAT PERINTAH MULAI KERJA CONTOH [kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] SURAT PERINTAH MULAI KERJA Nomor: __________ Paket Pekerjaan: __________ Yang bertanda tangan di bawah ini: __________[nama Pejabat Pembuat Komitmen] __________[jabatan Pejabat Pembuat Komitmen] __________[alamat proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] selanjutnya disebut sebagai Pejabat Pembuat Komitmen. Sampang . 2. Waktu penyelesaian: selama ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun [pilih salah satu] dan pekerjaan harus sudah selesai pada tanggal __________ 5. berdasarkan Surat Perjanjian __________ nomor __________ tanggal __________. Sanksi: Terhadap keterlambatan penyerahan hasil kerja dan laporan akhir. 3. Macam pekerjaan: __________. Tanggal mulai kerja: __________. bersama ini memerintahkan: __________[nama penyedia] __________[alamat penyedia] yang dalam hal ini diwakili oleh: __________ selanjutnya disebut sebagai Penyedia Jasa Konsultansi. Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi dan pembayaran kepada penyedia dapat dihentikan sesuai dengan ketentuan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak.

111 Untuk dan atas nama __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan] [nama lengkap] [jabatan] NIP: __________ Menerima dan menyetujui: Untuk dan atas nama __________[nama penyedia] [tanda tangan] [nama lengkap wakil sah badan usaha] [jabatan] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Bina Marga Kab. Sampang .

Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1.112 LAMPIRAN 3 : JAMINAN SANGGAH BANDING CONTOH [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN SANGGAHAN BANDING No. 3. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis oleh Penerima Jaminan dengan melampirkan Surat Jawaban Sanggahan Banding dari [Menteri / Pimpinan Lembaga / Kepala Daerah / Institusi] _______________________. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. Sampang . Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. apabila: Nama : _____________________________ [penyedia Jasa Konsultansi] Alamat : ______________________________________________________ selanjutnya disebut : YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. Bina Marga Kab. Berlaku selama ______ (____________) hari kalender. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini _________________________________ dalam jabatan selaku _____________________________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut : PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : _____________________________[Pokja ULP] Alamat :______________________________________________________ selanjutnya disebut : PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp ___________________________________________ (terbilang _____________________________________________________________) dalam bentuk garansi bank sebagai Jaminan Sanggahan Banding atas pekerjaan ____________________ berdasarkan Dokumen Pemilihan No. sanggahan banding yang diajukan oleh YANG DIJAMIN dinyatakan tidak benar. ______________ tanggal ____________. paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagai Jaminan Sanggahan Banding sebagaimana tercantum dalam butir 1. dari tanggal ________________ s/d ________________ 2.

000. 4._________________ [nama dan jabatan] Untuk keyakinan. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________. Bina Marga Kab. Penerima Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke Bank ________ [bank] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Jaminan Sanggahan Banding ini.113 syarat (Unconditional) setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Sanggahan Banding yang menyatakan bahwa Sanggahan Banding tidak benar. 5. Tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya bendabenda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Dikeluarkan di : ____________ Pada tanggal ___________ : [Bank] Materai Rp 6. 6. Sampang .

114 LAMPIRAN 4 : JAMINAN UANG MUKA CONTOH [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN UANG MUKA No. dari tanggal ______________________ s/d __________________________ 2. paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagai Jaminan Uang Muka sebagaimana tercantum dalam butir 1. ______________ tanggal ____________. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. YANG DIJAMIN lalai/ tidak memenuhi kewajibannya dalam melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN atas uang muka yang diterimanya. 3. Sampang . ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini _________________________________ dalam jabatan selaku _____________________________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut : PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : _____________________________[Pejabat Pembuat Komitmen] Alamat :______________________________________________________ selanjutnya disebut : PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp ___________________________________________ (terbilang _______________________________________________________________) dalam bentuk garansi bank sebagai Jaminan Uang Muka atas pekerjaan ____________________ berdasarkan Kontrak No. apabila : Nama : _____________________________ [penyedia Jasa Konsultansi] Alamat : ______________________________________________________ selanjutnya disebut : YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. Berlaku selama ______ (____________) hari kalender. sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak yang diikuti oleh Yang Dijamin. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. Bina Marga Kab.

Tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya bendabenda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Penerima Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke Bank ________ [bank] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Sampang . 6. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Jaminan Uang Muka ini. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________. 5. 4. Bina Marga Kab.000.____________ [Nama dan Jabatan] Untuk keyakinan.115 syarat (Unconditional) setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. Dikeluarkan di : ____________ Pada tanggal ___________ : [Bank] Materai Rp 6.

selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________(terbilang_____________________________) yang harus dibayarkan kepada PENERIMA JAMINAN. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _________________________ [nama dan alamat PPK] sebagai Pemilik.116 CONTOH [Kop Asuransi/Perusahaan Penjaminan Penerbit Jaminan] JAMINAN UANG MUKA Nomor Jaminan : __________________ Nilai : Rp__________________ 1. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. ________________ tanggal ______________dari PENERIMA JAMINAN. 2. Dengan ini dinyatakan. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan _______________ sebagaimana ditetapkan berdasarkan Kontrak No. Jaminan ini berlaku apabila : TERJAMIN lalai/tidak memenuhi kewajibannya atau melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN senilai Uang Muka dimaksud yang wajib dibayar menurut Kontrak tersebut. 7. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN Uang Muka atau Sisa Uang Muka yang belum dikembalikan oleh TERJAMIN dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat (Unconditional) setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasarkan Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. 6. Maka kami. dan _________________________ [nama dan alamat perusahaan penjaminan] sebagai Penjamin. selanjutnya disebut TERJAMIN. Bina Marga Kab. 5. 3. bahwa kami: _________________________ [nama dan alamat penyedia] sebagai Penyedia Jasa Konsultansi. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU. Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal__________ 4. Sampang . Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya harta benda pihak yang dijamin lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata.

117 Dikeluarkan di _______________ Pada tanggal ________________ TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp 6. Sampang . Bina Marga Kab.000. Penerima Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke ________ [penerbit jaminan] Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU._____________________ Nama Jelas _____________________ Nama Jelas Untuk keyakinan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful