MODUL PRAKTIKUM PRAKTEK SISTEM OPERASI

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN ILMU KOMPUTER EL RAHMA YOGYAKARTA 2011

Modul Praktikum MODUL I PERINTAH DASAR SISTEM OPERASI LINUX

Sistem Operasi

I. TUJUAN  Menggunakan perintah-perintah dasar untuk informasi user pada operasi linux  Mengenal format instruksi dan menggunakan utilitas dasar pada system operasi Linux II. TEORI SINGKAT Setiap pemakai LINUX harus mempunyai nama login (user account) yang sebelumnya harus didaftarkan pada administrator system. Nama login umumnya dibatasi maksimum 8 karakter dan umumnya dalam huruf kecil. Prompt dari shell bash pada LINUX menggunakan tanda ―$‖. Sebuah sesi LINUX terdiri dari : 1. Login 2. Bekerja dengan Shell / menjalankan aplikasi 3. Logout Tergantung atas shell yang digunakan, pada Linux bash maka pada proses logi akan mengeksekusi program /etc/profile (untuk semua pemakai) dan file .base_profile di direktori awal (HOME) masing- masing. Pada saat logout, maka program shell bash akan mengeksekusi script yang bernama .bash_logout. A. Sistem File dan Direktori Sistem file pada Unix/Linux tersusun dari sejumlah file dan direktori, dan sering digambarkan sebagai struktur pohon yang dibalik. Pada bagian puncak terdapat sebuah ditektori yang disebut root directory atau direktori / (slash). Direktori di bawah root umumnya: Direktori Keterangan /bin Berisikan program-program dasar linux /etc Berisi file-file administrasi sistem /usr Berisi perintah-perintah Unix dan file administrasi system dan mengalokasikan filefile dari pemakai, yang dikenal dengan home directory /dev Berisi file-file piranti milik sistem Direktori yang berada di direktori lain disebut dengan sub-direktori. Tiga jenis file yang ada pada Unix/Linux: 1. File biasa, misalnya file untuk menyimpan dokumen, program ataupun data. File ini dibedakan lagi menjadi file teks (berisi kode-kode yang dapat kita baca) dan file biner (berisi kode-kode mesin). 2. Direktori, file yang berisi daftar file (file biasa ataupun subdirektori lain). 3. File spesial, file yang menyatakan piranti fisik seperti disk, tape, floppy dan printer. Setiap pemakai yang berhasil login ke sistem Unix/Linux, biasanya memiliki direktori kerja di Home Directory, dimana setiap pemakai tersebut dapat menciptakan file/direktori, melihat isi file/direktori, serta menghapus file/direktori. Direktori Kerja dari setiap pemakai dapat diketahui dengan perintah pwd. Penamaan direktori dan file: a. Semua karakter selain slash(/) boleh digunakan. b. Beberapa karakter yang sebaiknya tidak dipergunakan adalah: ?@#$^&*()`[]\|;’‖<> spasi tab backspace. c. Huruf kecil dan huruf kapital berbeda arti. d. Maksimal berdiri dari 14 karakter. e. Jangan gunakan nama dot (.) dan dot dot (..) sebagai nama file, karena nama itu mempunyai makna khusus. B. Perintah-Perintah Dasar Perintah Fungsi ls Melihat isi deraktori mkdir Menciptakan direktori cd Mengubah direktori rmdir Menghapus direktori cat Menampilkan isi file dan menciptakan file cp Menyalin file rm Mengapus file mv Mengganti nama file/direktori dan memindahkan file ke direktori lain ln Link ke file lain lp Mencetak isi file find Mencari file chmod Untuk mengubah model akses terhadap file atau direktori chgrp Mengubah group file

Joko S

STMIK El Rahma Yogyakarta | 1

Modul Praktikum

Sistem Operasi

chown Mengubah kepemilikan dari file C. Format Instruksi Linux Instruksi Linux standar mempunyai format sebagai berikut : $ NamaInstruksi [pilihan] [argumen] Pilihan adalah option yang dimulai dengan tanda – (minus). Argumen dapat kosong, satu atau beberapa argumen (parameter). Contoh : $ ls tanpa argumen $ ls –a option adalah –a = all, tanpa argumen $ ls /bin tanpa option, argumen adalah /bin $ ls /bin /etc /usr ada 3 argumen $ ls –l /usr 1 option dan 1 argumen l = long list $ ls –la /bin /etc 2 option –l dan –a dan 2 argumen D. Manual Linux menyediakan manual secara on-line. Beberapa kunci keyboard yang penting dalam menggunakan manual adalah : Q untuk keluar dari program man <Enter> ke bawah, baris per baris <Spasi> ke bawah, per halaman b kembali ke atas, 1 halaman /teks mencari teks (string) n meneruskan pencarian string sebelumnya Manual dibagi atas Bab-bab sebagai berikut : Bab Isi 1 User Commands 2 System Calls 3 Library Calls 4 Device 5 File Format 6 Games 7 Miscellaneous 8 System Commands 9 Kernel internals n Tcl/Tk command III. PRAKTEK 1. Melihat identitas diri (nomor id dan group id) $ id 2. Melihat tanggal dan kalender dari system a. Melihat tanggal saat ini $ date b. Melihat kalender $ cal 9 2011 $ cal –y 3. Melihat identitas mesin $ hostname $ uname $ uname –a 4. Melihat siapa yang sedang aktif a. Mengetahui siapa saja yang sedang aktif $w $ who $ whoami 5. Mengubah informasi finger $ chfn <user> Changing finger information for student. Password: Name[user wks]: <Nama Pengguna di wks> Office[]: Lab Pemrograman 2 Office Phone []: 2301 Home Phone []: 5947280 Finger information changed. 6. Melihat informasi finger

Joko S

STMIK El Rahma Yogyakarta | 2

Modul Praktikum
$ finger $ finger <user> 7. Menggunakan manual $ man ls $ man man $ man –k file $ man 5 passwd 8. Menghapus layar $ clear

Sistem Operasi

9. Mencari perintah yang deskripsinya mengandung kata kunci yang dicari $ apropos date $ apropos mail $ apropos telnet 10. Mencari perintah yang tepat sama dengan kunci yang dicari $ whatis date 11. Manipulasi berkas (file) dan direktori a. Menampilkan current working directory $ ls b. Melihat semua file lengkap $ ls –l c. Menampilkan semua file atau direktori yang tersembunyi $ ls –a d. Menampilkan semua file atau direktori tanpa proses sorting $ ls –f e. Menampilkan isi suatu direktori $ ls /usr f. Menampilkan isi direktori root $ ls / g. Menampilkan semua file atau direktori dengan menandai : tanda (/) untuk direktori, tanda asterik (*) untuk file yang bersifat executable, tanda (@) untuk file symbolic link, tanda (=) untuk socket, tanda (%) untuk whiteout dan tanda (|) untuk FIFO. $ ls –F /etc h. Menampilkan file atau direktori secara lengkap yaitu terdiri dari nama file, ukuran, tanggal dimodifikasi, pemilik, group dan mode atau atributnya. $ ls –l /etc i. Menampilkan semua file dan isi direktori. Argumen ini akan menyebabkan proses berjalan agak lama, apabila proses akan dihentikan dapat menggunakan ^c $ ls –R /usr 12. Melihat tipe file $ file $ file * $ file /bin/ls 13. Menyalin file a. Mengkopi suatu file. Berikan opsi –i untuk pertanyaan interaktif bila file sudah ada. $ cp /etc/group f1 $ ls –l $ cp –i f1 f2 $ cp –i f1 f2 b. Mengkopi ke direktori $ mkdir backup $ cp f1 f3 $ cp f1 f2 f3 backup $ ls backup $ cd backup $ ls 14. Melihat isi file a. Menggunakan instruksi cat $ cat f1 b. Menampilkan file per satu layar penuh $ more f1 $ pg f1 15. Mengubah nama file

Joko S

STMIK El Rahma Yogyakarta | 3

coba2 dan coba3 pada direktori ini. Menghapus file $ rm f1 $ cp mydir/f1 f1 $ cp mydir/f2 f2 $ rm f1 $ rm –i f2 17. kemudian copy-kan file /etc/group ke file coba1. Bila argumen terakhir adalah nama direktori.txt $ ls b. Menggunakan instruksi mv $ mv f1 prog. 4. Hapus file coba1 dan coba2 dengan konfirmasi. $ mkdir mydir $ mv f1 f2 f3 mdir 16. Buatlah direktori praktek1 pada direktori aktif. 3. Memindahkan file ke direktori lain. Pindahkan file coba1 dan coba2 ke home direktori. Joko S STMIK El Rahma Yogyakarta | 4 . maka berkas-berkas akan dipindahkan ke direktori tersebut. Tampilkan isi file coba1 per satu layar penuh.Modul Praktikum Sistem Operasi a. 2. Mencari kata atau kalimat dalam file $ grep root /etc/passwd $ grep “:0:” /etc/passwd $ grep student /etc/passwd Tugas : 1.

Perintah wc Joko S STMIK El Rahma Yogyakarta | 5 . head. Input Þ Proses1 Þ Output = Input Þ Proses2 Þ Output Proses 1 menghasilkan output yang selanjutnya digunakan sebagai input oleh Proses 2. Setiap kali instruksi diberikan. Linux memanipulasi peralatan hardware sama dengan file. Instruksi (command) yang diberikan pada Linux melalui Shell disebut sebagai eksekusi program yang sela njutnya disebut proses. 1 dan 2. Filter Filter adalah utilitas Linux yang dapat memproses standard input (dari keyboard) dan menampilkan hasilnya pada standard output (layar). yang menghubngkan Proses 1 dengan Proses2 dan dinyatakan dengan symbol ―|‖. Perintah grep Digunakan untuk menyaring masukannya da n menampilkan baris-baris yang hanya mengandung pola yang ditentukan. ls. yaitu untuk mengalihkan file descriptor dari 0. Contoh filter adalah cat. Hubungan output input ini dinamakan pipa.Modul Praktikum MODUL II OPERASI INPUT OUTPUT I. append dan here document Memahami konsep PIPE dan filter II. pr. sort. output dan error. output dan error Menggunakan notasi output. P1 (awal) dan Pn (terakhir) boleh tidak filter. | Pn-1 | Pn Maka P2 sampai dengan Pn-1 mutlak harus utilitas Linux yang berfungsi sebagai filter. Pipa (Pipeline) Mekanisme pipa digunakan sebagai alat komunikasi antar proses. 2. Dalam konteks Linux input/output adalah : 1. Files 4. 2 dan seterusnya. Pada sebuah rangkaian pipa : P1 | P2 | P3 ……. lpr. Beberapa perintah Linux yang digunakan untuk proses penyaringan antara lain : 1. File Descriptor Linux berkomunikasi dengan file melalui file descriptor yang direpresentasikan melalui angka yang dimulai dari 0. tail.    Sistem Operasi TUJUAN Memahami konsep proses I/O dan redirection serta standar input. Simbol untuk pembelokan adalah : 0< atau < pengganti standard inp ut 1> atau > pengganti standard output 2> D. ps. Pembelokan (Redirection) Pembelokan dilakukan untuk standard input. grep. Proses I/O Sebuah proses memerlukan Input dan Output. Tiga buah file descriptor standar yang lalu diciptakan oleh proses adalah :  0 = keyboard (standar input)  1 = layar (standar output)  2 = layar (standar error) Linux tidak membedakan antara peralatan hardware dan file. TEORI SINGKAT A. maka Linux kernel akan menciptakan sebuah proses dengan memberikan nomor PID (Process Identity). Proses dalam Linux selalu membutuhkan Input dan menghasilkan suatu Output. Utilitas yang bukan filter misalnya who. Pola ini disebut regular expression. C. Peralatan I/O lainnya (misalnya Network) B. Keyboard (input) 2. mail dan lainnya. Proses1 | Proses2 E. Struktur data kernel 5. Layar (output) 3. paste dan lainnya. lp. 1.

input dari system (kernel) $ ps b. Perintah uniq Digunakan untuk menghilangkan baris-baris berurutan yang mengalami duplikasi. gunakan option –c. Notasi 2>&1 : pembelokan standar error (2>) adalah identik dengan file descriptor1. bila terjadi error maka tampilan error pada layar (standard error) $ mkdir mydir $ mkdir mydir (Terdapat pesan error) 2. yang ditentukan pada option – c. output tidak ada (membuat direktori baru).txt $ cat myfile. $ ls filebaru (Terdapat pesan error) $ ls filebaru 2> out.txt b.txt c. apa khabar hallo. Output ke layar (standar output). apa khabar exit dengan ^d exit dengan ^d [Ctrl-d] c.txt Ini adalah teks yang saya simpan Ke file myfile.txt $ ls filebaru 2> out. Jika salah satu option tidak digunakan. yaitu input dibelokkan dari keyboard menjadi dari file $ cat 0< myfile. Notasi 1>&2 (atau >&2) : pembelokan standar output adalah sama dengan file descriptor 2 yaitu standar error $ echo “mencoba menulis file” 1> baru $ cat filebaru 2> baru 1>&2 $ cat baru f.txt e.txt d. File descriptor a. Pembelokan (redirection) a. Pembelokan standar output $ cat 1> myfile. Input nama direktori. apa kabar ? Baik-baik saja ? Joko S STMIK El Rahma Yogyakarta | 6 .Modul Praktikum Sistem Operasi Digunakan untuk menghitung jumlah baris. 4. gunakan option –w dan untuk mengetahui berapa karakter. Notasi here document (<<++ …. maka tampilannya adalah jumlah baris. Perhatikan bahwa tanda pembatas dapat digantikan dengan tanda apa saja. Perintah cut Digunakan untuk mengambil kolom tertentu dari baris-baris masukannya. Pembelokan standar input. Pembelokan standar error untuk disimpan di file $ mkdir mydir (Terdapat pesan error) $ mkdir mydir 2> myerror. ++) digunakan sebagai pembatas input dari keyboard. namun harus sama dan tanda penutup harus diberikan pada awal baris $ cat <<++ Hallo.txt $ cat myerror. 3.txt 2>&1 $ cat out. kata dan karakter dari baris-baris masukan yang diberikan kepadanya.txt $ cat out. Perintah sort Digunakan untuk mengurutkan masukannya berdasarkan urutan nomor ASCII dari karakter. PRAKTEK 1. Notasi >> (append) $ echo “kata pertama” > surat $ echo “kata kedua” >> surat $ echo “kata ketiga” >> surat $ cat surat $ echo “kata keempat” > surat $ cat surat g. input dari keyboard (standard input) $ cat hallo. 5. biasanya digabungkan dalam pipeline dengan sort. Untuk mengetahui berapa baris gunakan option –l. Output ke layar (standar output). untuk mengetahui berapa kata. III. jumlah kata dan jumlah karakter.

yang isinya : Cacing Belalang Jerapah Kuda Jangkrik Lebah Semut Monyet Rayap 3.txt ke file fauna.txt kelas2.txt $ ls /etc | wc Budi $ ls /etc | wc –l Gama $ cat > kelas1. kemudian menampilkan input dari keyboard dan menampilkan file 2.txt Ade $ cat kelas. digunakan operator > $ echo hello $ echo hello > output $ cat output j.txt | sort Yudi $ cat kelas1.txt dan binatang.txt dengan perintah cat 4. Filter Pipa juga digunakan untuk mengkombinasikan utilitas sistem untuk membentuk fungsi yang lebih kompleks $ w –h | grep <user> [Ctrl-d] $ grep <user> /etc/passwd $ cat > kelas2. Perhatikan bahwa notasi ―-― berarti menyelipkan input dari keyboard $ cat myfile.txt – surat i.txt kelas2. Untuk membelokkan standart output ke file. Pembelokan standart input dan standart output dapat dikombinasikan tetapi tidak boleh menggunakan nama file yang sama sebagai standart input dan output.txt > kelas.txt Asep Badu Muchlis Zulkifli [Ctrl-d] Yulizir $ cat kelas1. Kemudian urutkan isi dari file fauna. Artinya menampilkan file 1. $ who $ sort tmp $ who | sort $ rm tmp $ who | sort –r $ ls –l /etc | more $ who > tmp $ ls –l /etc | sort | more 4. Untuk menambahkan output ke file digunakan operator >> $ echo bye >> output $ cat output k.txt dengan perintah cat.txt | sort | uniq Tugas : 1. Pipa (pipeline) Operator pipa (|) digunakan untuk membuat eksekusi proses dengan melewati data langsung ke data lainnya. yang isinya : Kura-kura Landak Gajah Ular Tikus Ikan Anjing Burung Harimau 2. apa kabar ? Baik-baik saja ? Ok! %%% h. Untuk membelokkan standart input digunakan operator < $ cat < output l. Buat file hewan.Modul Praktikum Sistem Operasi Ok! ++ $ cat <<%%% Hallo. Buat file binatang. Belokkan isi file hewan.txt Joko S STMIK El Rahma Yogyakarta | 7 .txt dengan perintah cat. Notasi – (input keyboard) adalah representan input dari keyboard. $ cat < output > out $ cat out $ cat < output >> out $ cat out $ cat < output > output $ cat output $ cat < out >> out (Proses tidak berhenti) [Ctrl-c] $ cat out 3.

   TUJUAN Memahami organisasi file dan direktory pada sistem operasi Linux Menciptakan dan manipulasi directory Memahami konsep link dan symbolic link Sistem Operasi II. yaitu dimulai dari root dengan symbol ―/‖. Kernel vmlinuz disimpan di direktori ini. artinya tempan penyimpanan LOG (catatan hasil output program). Secara logika. /home Berisi direktori untuk pemakai Linux (pada SCO diletakkan pada /usr) /mnt Direktori untuk mounting system file /root Home direktori untuk superuser (root) /usr/bin/X11 Symbolic link ke /usr/X11R6/bin. / bin sbin home tmp lib usr var jane work will play zeb home home B. applix dll. tape. /usr/bin /usr/lib Berisi program library yang diperlukan untuk kompilasi program (misalnya C). jaringan dll. yaitu dimulai dari root. Direktory Standar Setelah proses instalasi. Tipe File Pada Linux terdapat 6 buah tipe file yaitu 1. Direktori dapat berisi File dan Direktori lagi (disebut juga Subdirektori). direktori ini biasanya berisi aplikasi tambahan (―addon‖) seperti Netscape Navigator. /dev Berisi file khusus yang merepresentasikan peralatan hardware seperti memori. Direktori adalah file khusus. /sbin Berisi utilitas sistem untuk superuser (untuk membentuk administrasi sistem). C. program untuk X-Window /usr/src Source code untuk Linux /opt Option. printer. kemudian direktori dan sub dirrektori. Direktori Joko S STMIK El Rahma Yogyakarta | 8 .Modul Praktikum MODUL III OPERASI FILE DAN STRUKTUR DIREKTORI I. disk. Berisi instruksi (command) misalnya untuk Print Spooler (lpadmin) dll. /boot Berisi file yang sangat penting untuk proses bootstrap. Kita dapat menciptakan File dan Direktori mulai dari root ke bawah. yang pada saat Bootstrap akan dihapus (dapat digunakan oleh sembarang user). /bin Berisi utilitas sistem level rendah (binary) . kde. file ini dapat membengkak dan perlu dimonitor perkembangannya. Organisasi File Sistem file pada Linux menyerupai pepohonan (tree). yang berisi nama file dan INODE (pointer yang menunjuk ke data / isi file tersebut). floppy. Linux menciptakan system file yang baku. terdiri atas direktori sebagai berikut : Direktori Deskripsi /etc Berisi file administrative (konfigrasi dll) dan file executable atau script yang berguna untuk administrasi system. /var Direktori variable. Sistem file pada Linux diatur secara hirarkhikal. /tmp Berisi file sementara. proses dan virtual system file. /proc Berisi informasi tentang kernel Linux. Ordinary file 2. TEORI SINGKAT A. /usr/sbin Berisi utilitas sistem dan program aplikasi level tinggi. gnome.

Format : ln –s /FULLPATH/fileAsli /FULLPATH/fileDuplikat Pilihan –s (shortcut) merupakan bentuk soft link dimana jumlah link count pada file asal tidak akan berubah. Mencari File Jika ingin melihat bagaimana pohon direktori dapat digunakan perintah 1. ―)‖. Bila file asli dihapus. find Format : find directory –name targetfile –print Joko S STMIK El Rahma Yogyakarta | 9 . ―?‖. ―(―. Perbedaan lain. maka data yang baru juga terhapus . ―`‖. ―]‖. Simbolic Link Link adalah sebuah teknik untuk memberikan lebih dari satu nama file dengan data yang sama. Linux membedakan huruf kecil dengan huruf besar (case sensitive). plotter dll 5. ―’‖. modem. ―\‖. misalnya antara kode C++ dan Java.c: C program text letter. 3. F. ―|‖. sedangkan pada hard link tidak dimungkinkan. G. ―/‖. 4. Tipe file menjadi l (link) dan file tersebut menunjuk ke tempat asal. ―$‖. yaitu : Karakter Arti File biasa d Direktori l Symbolic link b Block special file c Character special file s Socket link p FIFO  Ijin akses : menentukan hak user terhadap file ini. tetapi pada hard link terbatas pada partisi disk yang sama. Pada bentuk soft link. titik. ―^‖.txt: ASCII text webpage. ―[―.c letter. Symbolic Link diperlukan bila file tersebut di ―link‖ dengan direktori /file yang berada pada partisi yang berbeda.  Pemilik (Owner) : menentukan siapa pemilik file ini  Group : menentukan group yang memiliki file ini  Jumlah karakter : menentukan ukuran file dalam byte  Waktu pembuatan : menentukan kapan file terakhir dimodifikasi  Nama file : menentukan nama file yang dimaksud Contoh : -rw-rw-r-1 bin auth 1639 Oct 31 20:19 /etc/passwd Ijin akses pemilik jml karakter folder Tipe jml link group waktu nama file Nama File Nama file maksimal terdiri dari 255 karakter berupa alfanumerik dan beberapa karakter spesial yaitu garis bawah. symbolic link dapat dibentuk melalui media disk atau partisi yang berbeda dengan soft link. antara lain :  Tipe file : menentukan tipe dari file. Character Device (Peralatan I/O) Merupakan representasi dari peralatan hardware yang menggunakan transmisi data karakter per karakter. koma dan lainnya kecuali spasi dan karakter ―&‖. ―. Format dari Link : ln fileAsli fileDuplikat fileDuplikat disebut hard link dimana kedua file akan muncul identik (link count = 2) Bila fileAsli atau ileDuplikat diubah perubahan akan terjadi pada file lainnya. ―>‖.txt webpage. ―#‖. Block Device (Peralatan I/O) Merupakan representasi dari peralatan hardware yang menggunakan transmisi data per block (misalnya 1 KB block). ―}‖.  Jumlah link : jumlah link untuk file ini. seperti disk. ―‖‖.html: HTML document text Perintah ini dapat digunakan secara luas untuk file yang kadang membingungkan.‖. tape. symbolic link dapat dilakukan pada file yang tidak ada. Named Pipe (FIFO) File yang digunakan secara intern oleh system operasi untuk komunikasi antar proses 6. Melihat Isi File Untuk melihat jenis file menggunakan format : file filename(s) Isi file akan dilaporkan dengan deskripsi level tinggin seperti contoh berikut $ file myprog. seperti terminal. floppy.Modul Praktikum Sistem Operasi D. H.html myprog. ―{―. E. ―<‖. Link File Properti File File mempunyai beberapa atribut.

Navigasi direktori dengan instruksi cd untuk pindah dari satu direktori ke direktori lain. Melihat direktori HOME $ pwd $ echo $HOME 2.. Manipulasi file 1. III. locate Format : locate string Akan me ncari file pada semua directori dengan lebih cepat dan ditampilkan dengan path yang penuh.Modul Praktikum Sistem Operasi Akan melihat file yang bernama targetfile (bisa berupa karakter wildcard) 2. $ pwd $ cd . lebih dari satu direktori atau sub direktori $ pwd $ mkdir A B C A/D A/E B/F A/D/A $ ls -l $ ls -l A $ ls -l A/D 4. Melihat direktori aktual dan parent direktori $ pwd $ cd . I. $ pwd $ ls -l $ cd A $ pwd $ cd .. $ pwd $ cd 3. $ pwd $ cd /home/<user>/C $ pwd $ cd /<user/C (Terdapat pesan error $ pwd B. Direktory 1. PRAKTEK A. which Format : which command Untuk mengetahui letak system utility 3. Menghapus satu atau lebih direktori hanya dapat dilakukan pada direktori kosong dan hanya dapat dihapus oleh pemiliknya kecuali bila diberikan ijin aksesnya $ rmdir B (Terdapat pesan error) $ ls -l B $ rmdir B/F B $ ls -l B (Terdapat pesan error) 5. Perintah mv untuk memindah file $ mv contoh contoh2 $ ls -l Joko S STMIK El Rahma Yogyakarta | 10 . Mencari Text Pada File Untuk mencari text pada file digunakan perintah grep (General Regular Expression Print) dengan format perintah grep option pattern files Grep akan mencari file yang bernama sesuai pattern yang diberikan dan akan menampilkan baris yang sesuai. Membuat satu direktori. Perintah cp untuk mengkopi file atau seluruh direktori $ cat > contoh Membuat sebuah file [Ctrl-d] $ cp contoh contoh1 $ ls -l $ cp contoh A $ ls –l A $ cp contoh contoh1 A/D $ ls –l A/D 2.

Perintah rm untuk menghapus file $ rm contoh2 $ ls –l $ rm –i contoh $ rm –rf A C $ ls -l Symbolic Link Membuat shortcut (file link) $ echo "Hallo apa khabar" > halo.‟ 2.txt $ cat bye. 4. Perintah locate $ locate “*.txt $ ls -l bye. Hapus file rumahku 7.txt Sistem Operasi C.txt Mencari file 1. Buat file rumah. 5. –name “*. Pindahkan file rumah ke folder aku 6. Copy file rumah ke file rumahku dan rumahnya. dia.Modul Praktikum $ mv contoh1 contoh2 A/D $ ls –l A/D $ mv contoh contoh1 C $ ls –l C 3. Perintah which $ which ls 3.juga $ cat mydir/halo. F. Copy file rumah dan rumahku ke folder kamu/kalian/kami. E.txt” –exec wc –l „{}‟ „.txt $ ls -l $ ln halo. 2. kamu/kalian/kami. D.txt $ find .juga $ ln -s z bye. yang isinya : Ada komputer dijual Barangnya bagus Tapi tidak selera 3. Buat direktori aku. kamu/kalian.txt” –print > myerror.txt $ cat myerror. Perintah find $ find /home –name “*.txt Melihat Isi File $ ls –l $ file halo. Tugas : 1.txt z $ ls -l $ cat z $ mkdir mydir $ ln z mydir/halo.txt $ file bye.txt” Mencari text pada file $ grep Hallo *. Buat link shortcut saya untuk file rumahnya Joko S STMIK El Rahma Yogyakarta | 11 . kamu. dia/mereka.

Menampilkan status proses dengan beberapa format berbeda. menghentikan job seme ntara sangat berbeda dengan melakuakan interrupt job (biasanya menggunakan [Ctrl-C]). Job pada background tidak menerima input dari terminal. Job bekerja pada foreground atau background. satu atau lebih proses ‖child‖ akan dibuat oleh shell sesuai perintah yang diberikan. Menampilkan beberapa cara menampilkan hubungan proses parent dan child. biasanya berjalan tanpa memerlukan interaksi. D. menghentikan proses 15 SIGTERM Sinyal terminasi software C. Mengirim sinyal menggunakan instruksi. Sistem Operasi II. Joko S STMIK El Rahma Yogyakarta | 12 . sinyal dikirim bila proses terputus. Foreground Proses yang diciptakan oleh pemakai langsung pada terminal (interaktif. yaitu memberitahukan proses yang sedang berjalan bahwa ada sesuatu yang harus dikendalikan. Bila tidak ada request. melalui ^C 3 SIGQUIT Sinyal Quit. Batch Proses yang dikumpulkan dan dijalankan secara sekuensial (satu persatu). Melakukan pengontrolan proses pada shell. dialog) 2. Prose Batch tidak diasosiasikan (berinteraksi) dengan terminal. Daemon Proses yang menunggu permintaan (request) dari proses lainnya dan menjalankan tugas sesuai dengan permintaan tersebut. Mengirim Sinyal Mengirim sinyal adalah satu alat komunikasi antar proses. Proses mengirim sinyal melalui instruksi ―kill‖ dengan format kill [-nomor sinyal] PID Nomor sinyal : 1 s/d maksimum nomor sinyal yang didefinisikan system. Job pada foreground akan mengontrol shell . dengan menekan [Ctrl-Z]. Mengontrol Proses Pada Shell Shell menyediakan fasilitas job control yang memungkinkan mengontrol beberapa job atau proses yang sedang berjalan pada waktu yang sama.menerima input dari keyboard dan mengirim output ke layar. misalnya melalui putusnya hubungan modem 2 SIGINT Sinyal interrupt. Job yang dihentikan sementara dapat dijalankan kembali pada foreground atau background sesuai keperluan dengan menekan ‖fg‖ atau ‖bg ‖. Bila selesai. Konsep Proses Pada Sistem Operasi Linux Proses adalah program yang sedang dieksekusi. misalnya inetd. Proses Id (PID) dimulai dari 0. Pada foreground hanya diper untukkan untuk satu job pada satu waktu. maka kernel akan menciptakan sebuah prosesid. 3. Berdasarkan sinyal yang dikirim ini maka proses dapat bereaksi dan administrator/programmer dapat menentukan reaksi tersebut. melalui ^\ 9 SIGKILL Sinyal Kill. maka program ini akan berada dalam kondisi ―idle‖ dan tidak menggunakan waktu hitung CPU. TEORI SINGKAT A.      TUJUAN Memahami konsep proses pada sistem operasi Linux. dimana job yang diinterrup akan dimatikan secara permanen dan tidak dapat dijalankan lagi. Memahami penjadwalan prioritas. Misalnya bila melakukan pengeditan file teks dan ingin melakukan interrupt pengeditan untuk mengerjakan hal lainnya. yaitu proses INIT. Beberapa tipe proses : 1. Sinyal Proses dapat mengirim dan menerima sinyal dari dan ke proses lainnya. Job pada foreground kemungkinan dihentikan sementara (suspend).Modul Praktikum MODUL IV PROSES DAN MANAJEMEN PROSES I. kemudian diikuti oleh proses berikutnya (terdaftar pada /etc/inittab). Umumnya nama proses daemon di UNIX berakhiran d. Setiap kali menggunakan utilitas sistem atau program aplikasi dari shell. Sebagai catatan. dapat kembali (switch) ke editor dan melakukan pengeditan file teks kembali. Standar nomor sinyal yang terpenting adalah : No Sinyal Nama Deskripsi 1 SIGHUP Hangup. Setiap kali instruksi dibe rikan pada Linux shell. Proses ini disebut juga dengan terminology Unix sebagai sebuah Job. named. popd dll B. kill [-nomor sinyal] PID Sebelum mengirim sinyal PID proses yang akan dikirim harus diketahui terlebih dahulu.

RSS (Real System Storage) adalah jumlah memori yang digunakan. Untuk melihat faktor/elemen lainnya. Opsi e memilih semua proses dan opsi H menghasilkan tampilan proses secara hierarki. Proses parent di sebelah kiri proses child. Proses bash mempunyai proses child startx. COMMAND merupakan instruksi yang digunakan. Pindah ke command line terminal (tty2) dengan menekan Ctrl+Alt+F2 dan login ke terminal sebagai user. $ pstree 5. PID adalah Nomor Identitas Proses. Ketik pstree dan tekan Enter. $ ps -eH 3. Proses ditampilkan secara terurut dari utilitas CPU. %MEM adalah presentasi system memori yang digunakan proses. Logout dan tekan Alt+F7 untuk kembali ke mode grafis B. Proses startx mempunyai child xinit dan seterusnya. Pindah ke command line terminal (tty2) dengan menekan Ctrl+Alt+F2 dan login ke terminal sebagai user. Statistik secara detail dengan proses yang berjalan ditampilkan dan secara terus-menerus di-refresh. 2. Instruksi ps (process status) digunakan untuk melihat kondisi proses yang ada. Menampilkan Status Proses dengan Berbagai Format 1. Ketik pstree | grep mingetty dan tekan Enter. 2. Mengontrol Proses Lain Perintah ps dapat digunakan untuk menunjukkan semua proses yang sedang berjalan pada mesin (bukan hanya proses pada shell saat ini) dengan format : ps –fae atau ps –aux Beberapa versi UNIX mempunyai utilitas sistem yang disebut top yang menyediakan cara interaktif untuk memonitor aktifitas sistem. Mencari proses lainnya gunakan opsi a (all) dan au (all user) $ ps –a $ ps –au 6. TTY adalah nama terminal dimana proses tersebut aktif. Untuk menampilk an proses dan ancestor yang tercetak tebal gunakan opsi –h. Akan menampilkan semua proses mingetty yang berjalan pada system yang berupa console virtual. III. $ pstree –h C.Modul Praktikum Sistem Operasi E. %CPU adalah presentasi CPU time yang digunakan oleh proses tersebut. Perintah ini akan menghentikan proses sesuai PID atau job number proses. $ pstree –p 7. Sebagai contoh proses init sebagai parent (ancestor) dari semua proses pada sistem. Selain menampikan semua proses. Tampilan serupa dengan langkah 2. Proses child ditandai dengan awalan beberapa spasi. proses dikelompokkan dalam satu baris dengan suatu angka sebagai jumlah proses yang berjalan. Pindah ke command line terminal (tty2) dengan menekan Ctrl+Alt+F2 dan login ke terminal sebagai user. Joko S STMIK El Rahma Yogyakarta | 13 . SIZE adalah jumlah memori yang digunakan. STAT berisi S (Sleepin g) dan R (Running). Opsi –f akan menampilkan status proses dengan karakter grafis (\ dan _) $ ps –e f 4. Proses login mempunya i proses bash sebagai child. Mencari proses yang spesifik pemakai. PRAKTEK A. Menampilkan Hubungan Proses Parent dan Child 1. Ketik ps –eH dan tekan Enter. Proses diatas hanya terbatas pada proses milik pemakai. Proses child muncul dibawah proses parent. $ pstree | grep mingetty 6. $ ps 3. Untuk melihat semua PID untuk proses gunakan opsi –p. Beberapa child dari init mempunyai child. dimana pemakai teresbut melakukan login $ ps –u <user> 5. gunakan option –u (user). START adalah kapan proses tersebut diaktifkan $ ps -u 4. Akan ditampilkan semua proses pada sistem dalam bentuk hirarki parent/child. Ketik ps –e f dan tekan Enter. Status Proses 1. Kunci yang berguna pada top adalah s – set update frequency u – display proses dari satu user k – kill proses (dengan PID) q – quit Utilitas untuk melakukan pengontrolan proses dapat ditemukan pada system UNIX adalah perintah killall.

Untuk menghentikan job. bukan menghentikannya (terminate ). tekan q untuk kembali ke prompt perintah.di bagian bawah screen.Modul Praktikum Sistem Operasi 2. Untuk menghentikan sementara job gunakan Ctrl-Z. $ ps –eo pid. PPID dan %MEM. Pindah ke command line terminal (tty2) dengan menekan Ctrl+Alt+F2 dan login ke terminal sebagai user. Kemudian gunakan perintah bg untuk meletakkan job pada background. Belokkan standart output ke /dev/null $ yes > /dev/null Untuk menghentikannya gunakan Ctrl-C.di bagian bawah screen. gunakan perintah fg. Stop job lagi dengan Ctrl-Z.%mem. tetapi menghentikan sementara job sampai di restart. 5. stop job dan memulai lagi pada background $ yes > /dev/null Hentikan sementara job (suspend ).cmd | more 7. 6. 2. PPID adalah proses ID dari proses parent.di bagian bawah screen. Jika proses hanya menggunakan sedikit memory system akan dita mpilkan 0.di bagian bawah screen. TIME dan COMMAND.cmd | more Jika halaman penuh terlihat prompt --More-. $ ps –eo pid. 4. tekan q untuk kembali ke prompt perintah. Cara lain meletakkan job pada background dengan memulai job secara normal (pada foreground). $ yes > /dev/null & Angka dalam ‖[ ]‖ merupakan job number diikuti PID. Ketik ps –eo pid. Ketik ps ax | more dan tekan Enter. $ ps ef | more Jika halaman penuh terlihat prompt --More-. tekan q untuk kembali ke prompt perintah. $ bg Job tidak bisa dihentikan dengan Ctrl-Z karena job berada pada background. Opsi x menampilkan semua proses yang tidak dihasilkan terminal. Secara logika opsi ini sama dengan opsi –e. Ketik ps –eo pid. 3. TIME dan CMD. %MEM menampilkan persentasi memory system yang digunakan proses. STAT. $ ps ax | more Jika halaman penuh terlihat prompt --More-. Mengontrol proses pada shell 1. 4. Ketik ps –e | more dan tekan Enter.cmd | more dan tekan Enter. Salah satu cara agar perintah yes tetap dijalankan tetapi shell tetap digunakan untuk hal yang lain dengan meletakkan proses pada background dengan menambahkan karakter & pada akhir perintah. Lihat status job setelah diterminasi $ jobs E. $ ps –e | more Jika halaman penuh terlihat prompt --More-. Logout dan tekan Alt+F7 untuk kembali ke mode grafis D. $ kill %<nomor job> contoh : kill %1 7. Untuk melihat status proses gunakan perintah jobs. Opsi -e menampilkan semua proses dalam bentuk 4 kolom : PID. $ fg 3. Untuk menghentikannya. Akan menampilkan kolom PID. cmd | more dan tekan Enter. Untuk identifikasi job number. diikuti prefix dengan karakter ‖%‖. Gunakan perintah yes yang mengirim output y yang tidak pernah berhenti $ yes Untuk menghentikannya gunakan Ctrl-C. Terdapa 5 kolom : PID. tekan q untuk kembali ke prompt perintah. TTY. Menghentikan dan memulai kembali job 1. 3. Opsi –eo akan menampilkan semua proses dalam format sesuai definisi user yaitu terdiri dari kolom PID dan CMD. Ketik ps –e f | more dan tekan Enter. $ jobs 6. Opsi a akan menampilkan semua proses yang dihasilkan terminal (TTY). Untuk restart job pada foreground . Shell akan menampilkan nama perintah yang diletakkan di foreground. gunakan perintah kill diikuti job number atau PID proses.%mem. $ fg Joko S STMIK El Rahma Yogyakarta | 14 .ppid. Opsi –e f akan menampilkan semua proses dalam format daftar penuh. letakkan job pada foreground dengan fg dan kemudian hentikan sementara dengan Ctrl-Z.ppid. 2. 5. TTY.

Buka terminal lagi (keempat). Opsi -10 berada pada kolom NI (penjadwalan prioritas). atur posisi sehingga keempat terminal terlihat pada screen. ketik top dan tekan Enter. Misalnya PID nya 4107. Ulangi langkah 7 untuk terminal 2. 9. Hal ini berarti mengganti penjadwalan prioritas dari proses ke 19. Program top terdapat prompt PID to renice: tekan 3148 (ingat bahwa Anda harus mengganti 3148 dengan PID Anda sendiri) dan tekan Enter. Sekarang proses 3148 lebih cepat dari proses 3149. 13. Ketik lmt. maka akan ditampilkan ~: pada setiap terminal. Top akan menampilkan proses yang aktif.0) dan konsisten. PID dari kedua proses akan berbeda. Kemudian hentikan proses dengan perintah kill. Logout dan tekan Alt+F7 untuk kembali ke mode grafis F. dimana dapat diabaikan jika mencoba mengerjakan job lain. Lihat job dengan perintah ps -fae dan tekan Enter. 17. 7. Proses 3149 berjalan lebih cepat. bukalah program executable C++ dengan mengetik program yes dan tekan Enter. Ketik i. Pilih jendela Top. Pindahkan mouse sehingga kursor berubah pada screen dan lihat apa yang terjadi dengan tampilan top. 2. Pada terminal keempat. Jangan menggunakan mouse dan keyboard selama 10 detik. Tunggu beberapa saat sampai program top berubah dan terlihat pada jendela Top. Karena login sebagai root. 8. Proses tambahan akan muncul dan nilai %CPU berubah sebagai bagian grafis yang bekerja. Joko S STMIK El Rahma Yogyakarta | 15 . Top tidak lagi menampilkan informasi pada bagian atas dari screen. ketik r. Pilih terminal 3 (yang sedang tidak menjalankan yes atau program top) dan ketik nice –n -10 yes dan tekan Enter. 12. tampilkan pada screen yang sama. 4. baru dihentikan dengan cara tekan fg dan tekan Enter. misalnya 3148 dan 3149. Hal ini berarti kedua proses mengkonsumsi waktu proses yang sama dan berjalan sama cepat. Tunggu beberapa saat agar program top berubah dan akan terlihat proses primes ketiga. Jendela Top akan menampilkan dua program yes sebagai proses yang berjalan.Modul Praktikum Sistem Operasi 4. 5. Percobaan dengan Penjadwalan Prioritas 1. Hal ini berarti bahwa penjadwalan prioritas untuk proses 3148 lebih besar (lebih lambat) dari 0. Logout dan login kembali sebagai user. Pada kolom STAT memperlihatkan N untuk proses 3148. 14. Program top menampilkan proses yang aktif selain program yes. Nilai %CPU sama pada keduanya. Login sebagai root. 6. Job harus dipindah ke foreground. 7. panel dll. kemudian dilanjutkan dengan Ctrl -Z untuk menghentikan sementara. letakkan job pada foreground atau background dengan memberikan job ID $ fg %2 atau $ %2 $ bg %2 6. Ketik 0 dan tekan Enter. 5. Kemudian gunakan terminal 3 (yang tidak menjalankan primes maupun Jendela Top) dan ketik renice 19 <PID terimnal 1> (contoh : renice 19 3148) dan diikuti Enter. 11. Pilih Jendela Top dan tekan r. terminal ke empat sebagai je ndela Top. 10. PID to renice : muncul prompt. \w menampilkan path pada direktori home. Juga terlihat proses berhubungan dengan dekstop grafis seperti X. Maka akan terlihat proses top terdaftar tetapi %CPU kecil (dibawah 1. Pada setiap terminal. $ ps -fae $ kill -9 <NomorPID> 8. 16. Renice PID 4107 to value: muncul prompt. Maka program top akan muncul. ketik PS1 = ” \w:” diikuti Enter. Tutup semua terminal window. Tunggu beberapa saat sampai top berubah dan lihat nilai %CPU pada kedua proses. Program top juga mempunyai fungsi yang sama dengan program renice. Apabila ingin menjalankan banyak job dalam satu waktu. 3. Sekarang pindahkan mouse ke sekeliling screen. Kolom status menunjukkan < pada proses 3148 yang menunjukkan penjadwalan prioritas lebih rendah (lebih cepat) dari nilai 0. Job pada background dapat digunakan untuk menampilkan teks pada terminal. Program top memberikan prompt Renice PID 3148 to value: tekan -19 dan tekan Enter. tekan fg dan tekan Enter. Buka 3 terminal. 15. Lihat perubahannya. kemudian dilanjutkan dengan Ctrl-Z untuk menghentikan sementara. Pada terminal 1. $ yes & Untuk menghentikannya tidak dapat menggunakan Ctrl-C. Pada percobaan ini. Satu alasan adalah bahwa proses 4107 berjalan pada penjadwalan prioritas tinggi. Ketik 4107 (ubahlah 4107 dengan PID Anda) dan tekan Enter. Untuk setiap terminal ketik pwd dan tekan Enter untuk melihat bahwa Anda sedang berada pada direktori /root.

F. B. maka dicari file bernama . /bin/sh Bourne shell. Sistem Operasi II. 4. Editor Vi Vi adalah full screen editor. Catatan ini dapat dilihat sebagai history. Bash-Script Bash-script adalah file yang berisi koleksi program yang dapat dieksekusi. Membuat dan mengeksekusi shell script sederhana melalui editor vi. Vi mempunyai 2 buah modus. artinya editor tersebut dapat memanfaatkan fasilitas satu layar penuh.bashrc File ini akan dieksekusi untuk perpindahan dari satu shell ke shell yang lain melalui instruksi su. Bila . Bila tidak ada. kecuali pada fasilitas pemrograman dan editing. 2. Mengubah feature history pada Bash Shell dan prompt shell. History memudahkan pemakai untuk mengedit kembali instruksi kompleks dan panjang. Bila ada. dirancang oleh Steve Bourne dari AT&T 2. /bin/csh Dikembangkan oleh UNIX Berkeley yang dikenal dengan C -Shell 3. sebelum file bash-script yang berarti eksekusi shell dan tanda . yaitu : 1. Memahami job control dan stack. Untuk pemakai menggunakan prompt $ dan untuk superuser menggunakan promp #. diedit dan dieksekusi. yaitu catatan dari semua instruksi yang sejauh ini telah dilakukan. E.bash_login akan dicari.bash_logout.profile . kemudian dapat dipilih kembali.bash_logout Pada saat logout. Profile Pada saat login. mengganti teks secara otomatis dan lainnya.bash_login tidak ada. bila eksekusi program tersebut berakhir. Shell ditandai dengan prompt. Job Control Job adalah sebuah eksekusi program yang diberikan kepada kernel. Sebuah Job dianggap selesai.Modul Praktikum MODUL V BEKERJA DENGAN BASH SHELL I. Profil untuk setiap pemakai Pada home directory. contoh seperti mencari teks. /etc/profile Berisi shell script yang berlaku untuk seluruh pengguna Linux. baik proses Background maupun proses Foreground. . maka bash akan mencari file . . History History diadaptasi dari C-Shell. Untuk eksekusi bash script gunakan . Menggunakan feature history pada Bash Shell. Navigasi pada daftar history menggunakan karakter kontrool sebagai berikut : ^P (Ctrl-P) melihat instruksi sebelumnya ^N (Ctrl-N melihat instruksi berikutnya !! eksekusi kembali instruksi sebelumnya !! –3 3 instruksi sebelumnya akan diulang !!88 ulangi instruksi no 88 D. Melakukan konfigurasi Bash Shell untuk menjalankan skrip secara otomatis.        TUJUAN Memahami shell pada sistem operasi Linux. program akan menjalankan beberapa program yaitu : 1. memeriksa sintak dari instruksi yang diberikan. Shell Shell adalah Command executive. kemudian mengeksekusi perintah tersebut. TEORI SINGKAT A. maka file . /bin/bash Kompatibel dengan Bourne Shell dan juga mengadaptasi kemampuan Korn-Shell. Joko S STMIK El Rahma Yogyakarta | 16 ./ berarti file bash-script berada pada direktori actual. artinya program yang menunggu instruksi dari pemakai. Command line Editor vi mengintepretasikan input sebagai instruksi untuk dieksekusi oleh editor. Beberapa macam shell : 1. Eksekusi Job adalah sama dengan eksekusi program. Menggunakan alias. 3.bash_profile . login pertama kali akan memeriksa file . file tersebut akan dieksekusi sebelum logout C. terutama bila terjadi kesalahan pada penulisan instruksi maupun parameter. Perbedaan mendasar antara Shell diatasi hampir tidak ada.

bash_profile adalah hidden file.bash_profile dijalankan pada home direktori pemakai yang login. maka program memasuki command mode. berikan Bash shell beberapa perintah untuk diingat. Maka perintah sebelumnya akan ditampilkan. File . Bash shell menyimpan ‖history‖ perintah yang digunakan sebelumnya. Kunci-kunci teks editor vi dapat dilihat pada tabel sebagai berikut : Kunci Keterangan H Pindah kursor ke kiri satu karakter J Pindah kursor ke kanan satu karakter K Pindah kursor ke atas L Pindah kursor ke bawah O Menyisipkan teks (satu baris setelah posisi kursor) Untuk keluar dari 5 model kunci insert di samping ini I Menyisipkan teks (di sebelah kiri posisi kursor) dan mengaktifkan kunci A Menyisipkan teks (di sebelah kanan posisi kursor) kunci lain. maka kita harus I (shift i) Menyisipkan teks (di posisi awalbaris) menekan tombol Esc A(shift a) Menyisipkan teks (di posisi akhir baris) terlebih dahulu. Pada awal vi dijalankan. PRAKTEK A. X Menghapus 1 huruf (di sebelah kanan posisi k ursor) Dw Manghapus 1 kata (di sebelah kanan posisi kursor) Dd Menghapus 1 baris (di sebelah kanan posisi kursor) Yy Mengkopi 1 baris 2yy Mengkopi 2 baris P (Paste) Menampilkan baris kalimat yang sudah dikopi dengan kunci yy Cw Mengganti 1 kata yang telah ditulis di sebelah kanan posisi kursor dengan kata lain Cc Mengganti 1 baris kalimat yang telah ditulis di sebelah kanan posisi kursor dengan kalimat lain ctrl-b Mundur satu layar ctrl. sehingga untuk melihatnya gunakan opsi a pada instruksi ls. Masukkan perintah berikut dan tekan Enter pada setiap baris.Modul Praktikum Sistem Operasi 2. File . $ ls –a $ more . tekan tombol Esc. Profile 1. berfungsi sebagai house clearing jobs.bash_logout akan diekseksi sesaat sebelum logout.bash_logout B. Dengan menekan tombol ―i‖ maka akan memasuki editing. $ cd Joko S STMIK El Rahma Yogyakarta | 17 . Cara paling mudah adalah menggunakan Panah Atas. File .f Maju satu layar ctrl-d Maju setengah layar B Menggerakkan kursor ke kiri satu kata W Manggerakkan kursor ke kanan satu kata ^ Pergi ke awal baris $ Pergi ke akhir baris U Membatalkan perintah yang terakhir kali U Membatalkan seluruh perubahan teks pada baris tempat kursor berada :! Keluar untuk sementara dari editor vi dan menjalankan perintah yang lain :wq Write dan quite. artinya membersihkan semuanya.bash_profile 2. misalnya menghapus temporary file atau job lainnya. Anda dapat mengaksis history dalam beberapa cara. 2. Editing Editor vi mengintepretasikan input sebagai teks yang akan dimasukkan ke dalam buffer editor.bash_logout dengan instruksi $ cat . Berikutnya. simpan berkas dan keluar :q! Keluar vi tanpa menyimpan :se all Menampilkan semua pilihan set status :se nu Menampilkan nomor baris pada kiri layar /string Mencari string ke arah depan ?string Mencari string ke arah belakang N Meneruskan pencarian untuk arah yang sama N Meneruskan pencarian untuk arah yang berbeda III. Untuk kembali ke command mode. Pada bagian bawah layar akan tampil teks ―INSERTING‖. Menggunakan Feature History Bash 1. Melihat file .

Untuk keluar tekan q. Log out dan log in kembali sebagai user yang sama. Bila ingin memperbesar jangkauan file history. $ !?wombat99? 8.bash_history. Untuk memilih dan mengeksekusi perintah dengan nomor. tetapi hal ini tidak efisien untuk perintah yang semakin bertambah banyak. Untuk keluar tekan q $ history|less 7. Mengubah Feature History Bash 1. Output menunjukkan bahwa 1000 perintah history disimpan pada file history.bash_history. Misalnya !?etc?! akan menjalankan perintah ls –l /etc yang sebelumnya digunakan. terutama pada perintah yang panjang. $ !who $ !whoa 9. dapat menggunakan perintah history untuk melihat semua perintah yang pernah dimasukkan. Untuk melihat jangkauan history ketik sebagai berikut $ set|grep HISTSIZE 9. Apabila string tidka ditemukan pada perintha history maka akan terdapat pesan error. Cara yang mudah menggunkaan nomor pada perintah history atau mencarinya. Kemudian gunakan perintah history. Ketik perintah berikut $ echo „Ini perintah saya‟ 5. Misalnya ketik cat /bin/bash | strings | grep shell | less dan tekan Enter. Lihat file . Maka akan menampilkan semua string pada file /bin/bash yang berisi kata ‖shell‖.bashrc Joko S STMIK El Rahma Yogyakarta | 18 . maka perintah tsb akan terdapat pada file . tetapi cukup ketik ^shell^alias^ dan tekan Enter maka akan menggantikan kata ‖shell‖ dengan ‖alias‖. Maka perintah echo ’Ini perintah saya’ akan berada pada baris terakhir. File ini bukan file yang up to date.bash_history 3. $ history $ tail . Ketik history dan tekan Enter.bash_history. Anda dapat memilih perintah sebelumnya dengan menggunakan Panah Atas. Lihat beberapa baris pada file .bash_history 6. Untuk melihat jangkauan (limit) perintah history digunakan variable HISTSIZE. Tekan spacebar untuk melihat file lebih banyak. maka Anda tidak perlu mengetik perintah yang panjang lagi. Untuk memeriksa apakah perintah ini ditambahkan pada history. Jika ingin menampilkan kata ‖alias‖. Perintah history bersifat up to date.bash_history menyimpan file history yang terdapat pada home directory.bash_history 8. Ketik history|less untuk melihat perintah history terakhir pada screen. $ history 4. $ echo „HISTSIZE=5000‟ >> . Anda dapat mencari perintah dengan menyertakan perintah yang diinginkan. masukkan kunci ! diikuti nomor perintah. Ketik history dan tekan Enter. $ !<Nomor Perintah> Contoh : !780 5. Jika diketikkan !who maka yang dijalankan adalah perintah who. $ cat /bin/bash | strings | grep shell | less $ ^shell^alias^ C. maka akan terlihat perintah ls –l /etc yang kedua dan bukan !?etc? $ history 7. $ history 4. maka ubahlah variable HISTSIZE pada skrip startup yang disebut .bash_history 1000 .bashrc pada home directory.bash_history dengan ketik tail . Maka akan terlihat baris terakhir adalah perintah history dan baris sebelumnya adalah tail . karena disimpan pada memory sistem. Untuk melihat berapa banyak perintah history yang ada pada file ketik berikut dan output yang keluar serupa di bawah ini $ wc –l . File . $ !?etc? 6. Bash shell akan menyimpan perintah history meskipun telah log out dan login kembali. Anda bisa menggantikant string pada perintah history.Modul Praktikum Sistem Operasi $ ls –l /etc $ ls –l $ whoami $ who 3. $ tail . Tetapi bila Anda ketikkan !whoa maka yang dijalankan adalah perintah whoami.bash_history dan tekan Enter. $ cd 2.

Ketik perintah berikut : $ PS2=‟Selesai memasukkan perintah Anda:‟ 8. yaitu PS2. berkedip dan warna kebalikannya. Ketikkan history beberapa kali dan perhatikan berapa kali history muncul. ketikkan perintah berikut : $ PS1=‟\033[0. Kemudian ketik echo ’Hello (tanpa diakhiri penutup quote) dan tekan Enter. Kemudian ketikkan penutup quote (’) dan tekan Enter. seperti perintah berikut : $ PS1=‟\033[7.32m\$ \033[0. Untuk menampilkan prompt berkedip. D.bashrc $ echo „HISTCONTROL=ignoredups‟ >> . Anda dapat mengubah prompt PS2 seperti mengubah prompt PS1. Untuk melihat bagaimana penggunaannya. $ set|grep HISTSIZE 11. atribut control diganti 5.37m‟ 14. atribut control diganti 7. Pada baris berikutnya akan muncul Selesai memasukkan perintah Anda:.37m‟ E. Untuk menampilkan prompt yang lebih terang. Kebanyakan orang menginginkan prompt Bash menampilkan current working directory. Direktory dapat ditampilkan dalam bentuk keseluruhan path atau hanya nama direktory. maka kata Hello akan muncul diikuti prompt PS1 pada baris baru.37m‟ 12. akan menampilkan current working directory yang diikuti $ (atau # jika anda login sebagai root). Mengubah Prompt Shell 1. 35=ungu. maka perintah ini akan disimpan pada BASH history meskipun yang diketikkan perintahnya sama. Hal ini dilakukan dengan menambahkan variabel HISTCONTROL dan diberikan nilai ignoredups pada file .32m\$ \033[0. Bila menginginkan beberapa warna. Untuk menampilkan format 12 jam dengan indikator am dan pm ketik sebagai berikut : $ PS1=‟\t:‟ 3.34m\w\033[7. PS3 dan PS4. Karakter \w menampilkan hanya nama direktory. Anda bisa menampilkan atribut visual seperti lebih terang. $ echo ‟Hello Selesai memasukkan perintah Anda:‟ 9. Ketik PS1=’\W:’ untuk melihat prompt sbin: $ PS1=‟\W:‟ 6. Untuk setting warna menjadi biru ketikkan berikut : $ PS1=‟\033[0. 34=biru. Log out dan log in kembali sebagai user yang sama. Format dalam HH:MM:SS $ PS1=‟\t:‟ 2. Untuk menampilkan prompt dengan warna berkebalikan.34m\w\$ \033[0. Untuk mendapatkan prompt warna merah ketikkan berikut : $ PS1=‟\033[0.37m‟ 10. prompt BASH di-set dengan \w\$. Lihat perubahan variabel HISTSIZE. $ echo ‟Hello >‟ 7. 11. Jika current directory adalah home directory. Prompt BASH dapat ditampilkan berwar na dengan melakukan setting colorsetting string . maka tampil prompt ~ : $ PS1=‟\w:‟ 4. atribut control diganti 1. kata ”Hello. Anda dapat menampilkan menjadi dinamis.Modul Praktikum Sistem Operasi 10. Prompt PS2 digunakan sebagai prompt sekunder. Ada beberapa prompt BASH lain yang dapat diubah. Hal ini memberitahukan bahwa BASH menunggu Anda menyelesaikan perintah. apabila ingin menunjukkan current directory atau current time.34m\w\033[1. ” muncul diikuti dengan prompt PS1 pada baris baru. Sebagai contoh. Perintah ini akan menyelesaikan prompt PS2.34m\w\033[5. Simbol lebih besar dari (>) akan muncul.32m\$ \033[0.bashrc 13. Anda dapat melakukan konfigurasi BASH agar tidak menambah perintah ke history jika perintah yang diketikkan sama dengan sebelumnya. Jika perintah selesai. 32=hijau. Prompt Bash shell dikonfigurasi dengan men-setting nilai variabel PS1.37m‟ 30=hitam. seperti perintah berikut : $ PS1=’\033[1.31m\w\$ \033[0.37m’ 13. Ketik penutup quote (‘) dan tekan Enter. Menambahkan otomatisasi ke Prompt Shell 1. seperti perintah berikut : $ PS1=‟\033[5.32m\$ \033[0. Log out dan log in kembali sebagai user yang sama. 37=putih. Selain menampilkan string statik sebagai prompt. ketik echo ’Hello (tanpa diakhiri penutup quote) dan tekan Enter. 36=cyan. Ketikkan perintah history beberapa kali.31m\w\033[0. 12. 31=merah. Contohnya. Ketik cd /usr/sbin untuk melihat prompt /usr/sbin: $ cd /usr/sbin 5. Pastikan Anda berada di home directory $ cd ~ Joko S STMIK El Rahma Yogyakarta | 19 . Ketik PS1=’\t:’ dan tekan Enter untuk menampilkan waktu sistem dalam format 24 jam sebagai prompt Bash.

Buatlah file p2.sh $ ls –l p1. Anda tidak perlu menambahkan variable PROMPT_COMMAND=~/sorter pada file konfigurasi seperti .sh $ sh p1. Membuat Bash-script dan menjalankannya 1. gunakan perintah echo untuk membuat file. $ cat list 7. Bila Anda ingin BASH berhenti menjalankan program sorter.sh.sh G.sh . Jika file list tidak ada. Job Control 1. . Ketikkan echo ’John Smith:13001’>>list dan tekan Enter.sh #!/bin/bash echo “Program 2 bash script” 6.sh $ . Proses foreground $ ps x 2.sh konvensi tersebut $ vi p1. $ PROMPT_COMMAND= F.bashrc. $ echo ‟John Smith:13001‟>>list 6. $ cat p1. akan dibuat secara otomatis. $ echo ‟Anita:13002‟>>list $ echo ‟Sponse Bob:13005‟>>list $ echo ‟Samantha:13003‟>>list $ echo ‟Lisa:13006‟>>list $ echo ‟Patrik:13004‟>>list $ echo ‟Squid:13007‟>>list 8. Menjalankan beberapa program shell dalam satu baris instruksi yang dipisahkan dengan tanda . string ’John Smith:13001’ aka h ditambahkan. Kemudian ketik cat list dan tekan Enter. Buatlah file ploop. mv ~/r13 ~/list‟ > ~/sorter 3. Buatlah file skrip diatas menjadi file executable $ chmod +x sorter 4. Setiap job mempunyai PID yang tunggal (unique).sh $ ./p1. file mungkin mempunyai hanya satu baris sehingga tidak dapat dilihat apakah file sudah terurut.sh 3. Untuk melakukannya. Pada saat ini. Anda dapat menggunakan teks editor. Maka Anda akan melihat isi file list. Masukkan bebe rapa perintah serupa dengan point 5 tetapi dengan nama dan nomor yang berbeda. tetapi jika sudah ada.sh $ vi p2. Tambahkan pada file p1.sh #!/bin/bash echo “Program bash script” 5.sh 4. $ echo ‟sort ~/list > ~/r13.sh . Menjalankan script $ bash p1. Apabila Anda tidak menginginkan Shell Bash menampilkan file terurut sepanjang waktu. $ PROMPT_COMMAND=~/sorter 5. File ini tidak akan pernah berhenti kecuali ditekan Ctrl-C $ vi ploop. cat p2. Proses background $ ps x > hasil & 3. maka ketikkan variable PROMPT_COMMAND= dan tekan Enter atau log out dan login kembali. tetapi karena hanya satu baris.sh echo “Program bash Script” 2. p1. Ketik cat list dan tekan Enter. Mengubah program menjadi executable $ ls –l p1. Jalankan program sorter diatas setiap shell Bash menampilkan prompt PS1. Buatlah skrip sederhana untuk mengurut daftar file.sh $ vi p1.sh $ .sh sleep 10 #!/bin/bash echo “Hallo” while [ true ] done do Joko S STMIK El Rahma Yogyakarta | 20 . Konvensi dalam pembuatan script shell dinyatakan sebagai #!/bin/bash. buatlah variable PROMPT_COMMAND dimana nilainya adalah nama dari program sorter.Modul Praktikum Sistem Operasi 2./p1./p2. Membuat file p1.sh $ chmod +x p1. Untuk melihat jobs yang aktif $ jobs 4.

Untuk melihat alias yang sudah terdaftar pada system : $ alias 2.Modul Praktikum Sistem Operasi H. Untuk menghapus alias gunakan instruksi unalias $ unalias del $ del files (Terdapat Pesan Kesalahan) Joko S STMIK El Rahma Yogyakarta | 21 . Gunakan instruksi hasil alias $ ls $ del hasil $ h | more 4. Membuat 3 buah direktori $ mkdir marketing sales support I. Membuat beberapa alias $ alias del=‟rm –i‟ $ alias h=‟history‟ 3. Instruksi dirs digunakan untuk melihat stack direktori. pada output hanya ditampilkan direktori home ~ $ dirs 2. Alias adalah mekanisme untuk memberi nama alias pada satu atau sekelompok instruksi. Alias 1. Manipulasi stack untuk Direktori 1.

Bila program berakhir dengan sukses. TEORI SINGKAT A. misalnya /bin/csh. #!/bin/sh [1] # Program shell [2] # var1=x [3] var2=8 1. Pid ini akan terus berubah (umumnya) menaik. tidak boleh ada spasi di antara nama variable dan konstanta B. Konstruksi If if instruksi-awal then instruksi1 instruksi2 Joko S STMIK El Rahma Yogyakarta | 22 . Nama program she ll (nama script) direpresentasikan melalui variable $0. $? 0 Nilai dari status exit dapat dilihat melalui instruksi echo $? F. Adalah komentar. komentar awal ini akan dibaca oleh system. Bila program berakhir dengan error. Tata penulisan variable adalah sebagai berikut : nama_var = nilai_var Variable harus dimulai dengan alfabet. sebagai dokumentasi. $? = 0 2. Shell membedakan huruf besar dan huruf kecil (case sensitive). 3. Pemberian nilai variable tidak boleh dipisahkan dengan spasi. Indikasi yang diberikan adalah : 1. Shell Script Shell script dibuat dengan editor teks (ASCII editor) dan umumnya diberikan ekstensi ―. $6. Variabel. Awal dari program shell. maka string tersebut harus berada dalam tanda kutip atau apostrof. Variable shell adalah variable yang dapat mempunyai nilai berupa nilai String. setiap kali proses berjalan. /bin/ksh dan lainnya 2. yang dimulai dengan tanda #.       TUJUAN Mempelajari elemen dasar shell script Membuat program shell interaktif Menggunakan parameter dalam program Mempelajari test kondisi serta operator logic yang terkait dengan instruksi test Mengenal variable built-in dari shell Membuat aplikasi dengan shell menggunakan konstruksi if-then-else Sistem Operasi II. $2. Bila menggunakan string yang terdiri dari lebih dari satu kata. $4. D.Modul Praktikum MODUL VI PEMROGRAMAN SHELL 1 I. Pada shell. Untuk melihat nilai/isi dari sebuah variable. E. Bila tidak memberikan parameter. Jumlah parameter dinyatakan sebagai $#. Variabel dapat ditulis dalam huruf kecil atau huruf besar atau campuran keduanya. Membaca Keyboard Nilai variable dapat diisi melalui keyboard (stdin) dengan instruksi read. Shell variable $* menyatakan seluruh string yang menjadi parameter / argument sebuah script ($@ mempunyai arti yang sama). karena shell akan menganggap pemisahan tersebut sebagai parameter. $$ menyatakan nomor proses id (pid) dari script yang dijalankan. $5. contoh : VPT=‖STMIK El Rahma Yogyakarta‖ Gaji=450000 echo $VPT echo $Gaji C. $8 dan $9. baris ini akan diabaikan oleh program shell. Script selalu diawali dengan komentar. instruksi echo dapat menampilkan isi variable tersebut. disambung dengan ! dan nama shell yang digunakan. disusul dengan alfanumerik dan karakter lain. kemudian system mengaktifkan program shell (/bin/sh) yang tertera di situ. Parameter Sebuah program shell dapat mempunyai parameter sebanyak 9 buah dan direpresentasikan melalui variable khusus yaitu variable $!. $3. gunakan tanda $ di depan nama variable tersebut. Program shell dapat dipilih. Penggunaan variable (assignment). maka nilai $# adalah 0. $7. Status Exit Setiap program setelah selesai dieksekusi akan memberikan informasi melalui variable spesial $?.sh‖.

Oleh karena itu instruksi2 tidak perlu dijalankan. hasil dari operasi OR tersebut sudah pasti menghasilkan TRUE. bila tidak maka hasil adalah ≠0. 1. instruksi2 tidak dijalankan. Membuat shell script 1. file biasa -d namafile File ada. Oleh karena itu. bedanya [ akan mencari kurung penutup ] pada akhir ekspresi yang harus dipisahkan oleh spasi. 1. Hasil test akan memberikan nilai berupa status exit.Modul Praktikum Sistem Operasi ……………… Fi if akan mengeksekusi instruksi-awal. bila exit status adalah TRUE(0). instruksi1 || instruksi2 shell akan menge ksekusi instruksi1. PRAKTEK A. Ekspresi terdiri dari factor dan operator yang dipisahkan oleh spasi. H. maka instruksi2 akan dijalankan. I. jika -f namafile File ada. Logical && Dan || (Shell Level) Notasi && dan || digunakan untuk menggabungkan instruksi shell sebagai alternatif untuk if then else.1 instruksi2. G. maka instruksi selanjutnyua masuk ke dalam blok then. test dapat ditulis dengan [ ekspresi ] [ sebenarnya adalah nama lain dari test. Operator untuk test Operator 0 / TRUE. Test untuk files dan directory Test dapat dilakukan untuk memeriksa apakah file ada (Exist). Sebaliknya bila hasil instruksi1 adalah TRUE(0). III. Bila hasil instruksi1 adalah FALSE.2 ……………… Fi Bila status exit tidak sama dengan 0. maka hasil dari AND tersebut sudah pasti sama dengan FALSE. dan exit status dari instruksi tersebut akan menjadi kondisi. Buatlah file prog01. terlepas dari hasil eksekusi instruksi2. maka kondisi menjadi FALSE dan instruksi setelah else akan dijalankan.1 instruksi1. dapat dibaca. maka instruksi2 dijalankan. dapat ditulis. dan bila exit status instruksi1 adalah FALSE. Bila tidak 0.sh dengan editor vi $ vi prog01. instruksi1 && instruksi2 shell akan mengeksekusi instruksi1. Konstruksi If Then Else if instruksi1 then instruksi1. yaitu 0 bila ekspresi sesuai. sehingga instruksi2 tidak mempunyai pengaruh lagi. Instruksi Test Instruksi test digunakan untuk memeriksa kondisi dari sebuah ekspresi.sh Joko S STMIK El Rahma Yogyakarta | 23 . kosong dan lainnya. 2. jika string1 = string2 Identical string1 != string2 Not identical -n string String is not null -z string String is null 2. Bila 0. maka alur program diteruskan setelah kunci kata fi. Operator 0 / TRUE. Notasi && dan || sering ditemukan dalah shell script system administrator untuk menjalankan routine dari system operasi. file adalah direktori -r namafile File dapat dibaca -w namafile File dapat ditulis -x namafile File adalah executable -s namafile File ada dan tidak kosong -w namafile File dapat ditulis Untuk memudahkan pembacaan (readability).2 ……………… else instruksi2.

/prog01.sh berikut $ vi prog01. Untuk menjalankan shell. Modifikasi file prog01.sh $ . gunakan notasi TITIK di depan nama program $ . Untuk menjalankan shell.sh $ prog01. Pemisahan 2 kata dengan spasi menandakan eksekusi 2 buah instruksi. script tidak dapat dieksekusi. Menggunakan instruksi read $ read nama aman $ echo $nama Joko S STMIK El Rahma Yogyakarta | 24 .sh C.sh (Terdapat pesan error) $ chmod +x prog01.sh $ . $ .Modul Praktikum Sistem Operasi #!/bin/sh # Program shell # var1=x var2=8 2. $ echo $V3 $ echo $V3jogja $ echo ${V3}jogja 5. prog01. prog01. nama variable perlu diproteksi dengan { } dan kemudian isi variable tersebut digabung dengan string. Variabel 1. maka command tersebut tidak dapat ditemukan. Contoh menggunakan variable pada shell interaktif $ VPT=elrahma $ echo $VPT 2. maka echo akan mengambil parameter tersebut sebagai string. Membaca keyboard 1. yang kemudian bila dijadikan input untuk shell. Jika digabungkan dengan nama variable ya ng belum didefinisikan (kosong) maka instruksi echo menghasilkan string kosong. Variabel dapat berisi instruksi.sh (Terdapat pesan error) $ . dapat juga dengan membuat executable file dan dieksekusi relatif dari current directory $ chmod +x prog01. Karakter $ harus ada pada awal nama variable untuk melihat isi variable tersebut. instruksi tersebut akan dieksekusi $ CMD=who $ $CMD $ CMD=”ls –l” $ $CMD 6. Bila script belum executable./prog01. Menggabungkan isi variable dengan string yang lain.sh B. Bila direktori actual tidak terdaftar dalam PATH.sh #!/bin/sh V1=stmik V2=‟:‟ V3=elrahma echo “Pemrograman shell” echo $V1$V2$V3 V3=jogja echo $V1$V2 di $V3 7. jika tidak./prog01. $ VPT2=stmik el rahma (Terdapat pesan error) $ VPT2=”stmik el rahma” $ echo VPT2 $ echo $VPT2 3. Cara sederhana mengeksekusi shell adalah dengan menggunakan notasi titik di depan nama shell script tersebut. Untuk menghindari kekeliruan. Menggabungkan dua variable atau lebih $ V1=stmik $ V2=‟:‟ $ V3=elrahma $ V4=$V1$V2$V3 $ echo $V4 4.sh 3.

sh # Joko S STMIK El Rahma Yogyakarta | 25 . Variabel ini didapat atas assignment atau membaca dari keyboard atau variable yang belum didefinisikan $ read nama <CR> $ echo $nama $ A= $ B=”” $ C=$A$B $ echo $C 7. Eksekusi program prog02.Modul Praktikum Sistem Operasi 2. Buatlah shell script prog03.sh #!/bin/sh # prog02. Jl piringan 76 di jogja 4. prog02. Pada contoh dibawah .sh Nama Anda : Aman Alamat : Jl piringan 76 Kota : jogja Hasil adalah : Aman. Hasil dari eksekusi tersebut akan masuk sebagai nilai variable DIR.sh $ vi prog02.sh # membaca nama dan alamat echo –n “Nama Anda : “ read nama echo –n “Alamat : “ read alamat echo –n “Kota : “ read kota echo echo ―Hasil adalah : $nama. yang menyatakan kepada echo untuk menghilangkan baris baru. instruksi pwd dieksekusi lebih dahulu dengan sepasang Back Quate (tanda kutip terbalik). Instruksi echo secara otomatis memberikan baris baru. $ pwd $ DIR=`pwd` $ echo $DIR 8. Variabel kosong adalah variable yang tidak mempunyai nilai. $alamat di $kota‖ 5.sh # membaca nama dan alamat echo “Nama Anda : “ read nama echo “Alamat : “ read alamat echo “Kota : “ read kota echo echo “Hasil adalah : $nama. Jl piringan 76 di jogja 6. $alamat di $kota” 3. Variabel dapat disubtitusikan dengan hasil eksekusi dari sebuah instruksi. Modifikasi program prog02.sh $ vi prog03. maka untuk menghindari hal tersebut disediakan opsi –n.sh Nama Anda : Aman Alamat : Jl piringan 76 Kota : jojga Hasil adalah : Aman.sh #!/bin/sh # prog03.sh #!/bin/sh # prog02.sh $ . Membaca nama dan alamat dari keyboard $ vi prog02. prog02.sh $ . Eksekusi program prog02.

prog04.sh D. maka status exit adalah 0 $ grep <user> /etc/passwd $ echo $? F. Eksekusi prog04. dengan 2 parameter. Eksekusi prog03.sh tanpa parameter dan dengan 4 parameter $ . String diketemukan. prog04. Eksekusi prog04. prog03. Membuat shell script prog04.sh #!/bin/sh # prog04.sh $ . Membuat shell script prog04.sh versi 1 # Parameter passing # echo “Nama program adalah $0” echo “Parameter 1 adalah $1” echo “Parameter 2 adalah $2” echo “Parameter 3 adalah $3” 2.sh #!/bin/sh # prog04.sh #!/bin/sh # prog04.Modul Praktikum Sistem Operasi NAMA=`whoami` echo Nama Pengguna Aktif adalah $NAMA tanggal=`date | cut –c1-10` echo Hari ini tanggal $tanggal 9.sh aman amin amar amor 5.sh aman amin $ . dengan 4 parameter $ .sh tanpa parameter.sh versi 3 dengan menambahkan total parameter dan nomor proses id (PID) $ vi prog04. Membuat shell script prog04. Instruksi dengan exit status 0 $ who $ who | grep <user> $ echo $? Joko S STMIK El Rahma Yogyakarta | 26 .sh dengan 4 parameter $ .sh versi 3 # Parameter passing # echo ―Jumlah parameter yang diberikan adalah $#‖ echo ―Nama program adalah $0‖ echo ―Parameter 1 adalah $1‖ echo ―Parameter 2 adalah $2‖ echo ―Parameter 3 adalah $3‖ echo “Total parameter adalah $*” echo “PID proses shell ini adalah $$” 6.sh $ . maka status exit adalah 1 $ grep xyz /etc/passwd $ echo $? 2.sh aman amin amar amor E. Konstruksi if 1. prog04. prog04. Parameter 1. String tidak diketemukan.sh aman amin amar amor 3.sh versi 2 # Parameter passing # echo “Jumlah parameter yang diberikan adalah $#” echo ―Nama program adalah $0‖ echo ―Parameter 1 adalah $1‖ echo ―Parameter 2 adalah $2‖ echo ―Parameter 3 adalah $3‖ 4.sh $ .sh versi 2 dengan memberikan jumlah parameter $ vi prog04.sh $ vi prog04. prog04. prog04. Eksekusi prog04. Status Exit 1.

masukkan nama pemakai yang aktif yang tampil pada instruksi who dan coba juga untuk nama pemakai yang tidak aktif $ who $ . Membuat shell script prog05.sh dengan menggunakan notasi untuk test $ vi prog06.Modul Praktikum Sistem Operasi 2.sh #!/bin/sh # prog06.sh #!/bin/sh # prog06.sh dengan memasukkan NAMA = amir dan NAMA = <CR> perhatikan hasil tampilannya $ . Aplikasi test dengan konstruksi if $ vi prog06. bila sama.sh #!/bin/sh # prog05.sh [nama=<user>] $ . prog05.sh [NAMA = amir] $ . Nomor (1) dan (2) diatas dapat disederhanakan dengan $ if who|grep <user> >/dev/null > then > echo okay > fi G. Instruksi Test 1. If membandingkan exit status dengan 0. Konstruksi if then else 1. prog06.sh echo –n “NAMA = “ read NAMA if test “$NAMA” = amir then echo “Selamat Datang $NAMA” else echo “Anda bukan amir.sh [nama=studentOS] H. Jalankan prog05. Jalankan program prog06.sh [NAMA = <CR>] (Terdapat pesan error) 4.sh $ vi prog05. sorry!” fi 3.sh # Program akan memberikankonfirmasi apakah nama # user sedang aktif atau tidak # echo –n “Berikan nama pemakai : ” read nama if who | grep $nama > /dev/null then echo “$nama sedang aktif” else echo “$nama tidak aktif” fi 2. Menggunakan instruksi test. perhatikan spasi antara $ NAMA=amir $ test $NAMA = amir $ echo $? $ test $NAMA = boris $ echo $? 2. Modifikasi prog06. maka blok program masuk ke dalam blok then-fi $ if [ $? = 0 ] > then > echo “Pemakai tersebut sedang aktif” > fi 3.sh. prog05. prog06.sh echo –n ―NAMA = ― read NAMA if [ “$NAMA” = amir ] then echo ―Selamat Datang $NAMA‖ Joko S STMIK El Rahma Yogyakarta | 27 .

sh dengan memasukkan NAMA = amir $ . Bila prog01. Bila prog01. karena itu exit status adalah TRUE. karena itu exit status adalah FALSE dan instruksi echo tidak dijalankan $ [ -f prog99. File prog01.sh tidak ada. dan karena sudah TRUE maka instruksi echo tidak lagi dijalankan $ [ -f prog01. hasil masih tergantung atas exit status instruksi ke dua.sh ] && echo “Prog01.sh ] && echo “Prog99.Modul Praktikum else echo ―Anda bukan amir. File prog01. File prog99. Bila file prog01.sh tidak ada” Joko S STMIK El Rahma Yogyakarta | 28 . maka jalankan program berikutnya.sh ada. File prog99.sh memang ada.sh tidak ada. prog99. karena itu exit status adalah TRUE.sh ada” 3.sh ada” 2. Jalankan program prog06. sorry!‖ fi Sistem Operasi 5.sh ] || echo “Dieksekusi tidak ?” 5.sh ] || echo “Dieksekusi tidak ?” 6.sh ada maka jalankan shell script tersebut $ [ -f prog01. prog01. karena itu instruksi echo dijalankan $ [ -f prog99. dan dengan demikian instruksi echo akan dijalankan.sh 4. maka tampilkan pesan error $ [ -f prog99. $ [ -f prog01. prog06. Notasi && dan || 1.sh ada (TRUE). File prog99.sh ] || echo “Sorry. hasil operasi AND masih tergantung pada hasil eksekusi instruksi ke 2.sh ] && . karena itu exit status adalah FALSE.sh ada maka jalankan program berikutnya.sh tidak ada.sh [NAMA = amir] I.

1 instruksi1. Operator Logical (Test Level) Logical operator terdiri dari AND.2 ……………… elif instruksi2 then instruksi2. test memerlukan operator yang berbeda dengan string. sehingga dengan case. Konstruksi If Then Else If if instruksi1 then instruksi1.1 instruksi1. misalnya : A=5 B=$A +1 ## error UNIX menyediakan utilitas yang bernama expr yaitu suatu utilitas yang melakukan aritmetika sederhana.1 instruksi3. Boolean ata u lainnya. Operator 0/TRUE. AND : symbol –a 3.2 ……………… Fi Bila status exit tidak sama dengan 0. case variable in match1) instruksi1. Operator Bilangan Bulat Untuk Test Untuk membandingkan 2 buah bilangan. Instruksi Exit Program dapat dihentikan (terminated/selesai) dengan instruksi exit. kondisi dapat dikelompokkan secara lo gis dengan lebih jelas dan mudah untuk ditulis. F. Membuat fungsi dan mengetahui cara memanggil fungsi tersebut. OR : symbol -o C.. maka kondisi menjadi FALSE dan instruksi setelah else akan dijalankan. Akibatnya variable ini tidak dapat membuat perhitungan aritmetika. NOT : symbol ! 2. Sebagai nilai default program tersebut akan memberikan status exit 0.2 ……………… . Konstruksi Case Case digunakan untuk menyederhanakan pemakaian if yang berantai. Hitungan Aritmetika Tipe dari variable SHELL hanya satu yaitu STRING. TEORI SINGKAT A. do while. match2) Joko S STMIK El Rahma Yogyakarta | 29 . D. Sistem Operasi II. OR dan NOT. jika i1 –eq i2 Bilangan sama i1 –ge i2 Lebih besar atau sama dengan i1 –gt i2 Lebih besar i1 –le i2 Lebih kecil atau sama dengan i1 –lt i2 Lebih kecil i1 –ne i2 Bilangan tidak sama B.    TUJUAN Menggunakan struktur case – esac.2 ……………… else instruksi3.Modul Praktikum MODUL VII PEMROGRAMAN SHELL 2 I. Floating. for. Loop dengan while. E. Tidak ada tipe lain seperti Numerik.1 instruksi2. Operator ini menggabungkan hasil ekspresi sebagai berikut : 1.

2 ……………… . H. Menggunakan operator dengan notasi [ ] (penganti notasi test) $ [ “$i” –eq 5 ] $ echo $? B.2 ……………… ... while kondisi do instruksi1 instruksi2 ……………… done Instruksi Dummy Instruksi dummy adalah instruksi yang tidak melakukan apa -apa. Contoh : F1( ) { ……. for var in str1 str2 …. atau program keluar dari blok while melalui exit atau break. Case diakhiri denan esac dan pada setiap kelompok instruksi diakhiri dengan .1 instruksi2.. Simbol instruksi dummy adalah : Fungsi Fungsi adalah program yang dapat dipanggil oleh program lainnya dengan menggunakan notasi NamaFungsi(). parameter. Oleh karena itu. Operator Logical dan konstruksi elif 1. maka pengulangan terus dilakukan. bila kondisi FALSSE. Loop akan berhenti. Menggunakan operator dengan notasi test $ i=5 $ test “$i” –eq 5 $ echo $? 2. Hal yang perlu diperhatikan. PRAKTEK A.strn do instruksi1 instruksi2 ……………… Done Konstruksi While While digunakan untuk pengulangan instruksi. jangan sampai bentrok dengan nama variable yang sam adi luar fungsi. yang umumnya dibatasi dengan suatu kondisi. sehingga tidak terjadi isi variable berubah. nama variable yang digunakan dalam sebuah fungsi. Membuat fungsi diawali dengan nama fungsi.sh Joko S STMIK El Rahma Yogyakarta | 30 .... atau nilai 0 sebagai default. Esac Sistem Operasi G.sh $ vi prog07.. Buatlah file prog07.1 instruksi3. Selama kondisi tersebut TRUE.Modul Praktikum instruksi2. Fungsi memberikan exit status ($?) yang dinyatakan dengan return nr. *) instruksi3. Operator bilangan bulat untuk test 1. Pada akhir pilihan yaitu *) yang berarti adalah ―default‖. III. Konstruksi For For digunakan untuk pengulangan dengan menggunakan var yang pada setiap pengulangan akan diganti dengan nilai yang berada pada daftar (list). J. namun instruksi ini memberikan status exit 0 (TRUE). instruksi dummy dapat digunakan sebagai kondisi forever pada loop (misalnya while). return 1 } Variabel dapat didefinisikan dalam fungsi sebagai variable local atau global. kemudian blok program yang dinyatakan dalam { … }. bila kondisi tidak memenuhi pola sebelumnya. I. …….

sh dengan editor vi $ vi prog09.sh $ vi prog08. prog07. Buatlah file prog09..sh dan periksa status exit $ .sh ] then exit 3 else exit –1 fi 2. 20000. Substitusi isi variable dengan hasil utilitas expr $ A=5 $ B=`expr $A + 1` $ echo $B D.sh dan masukkan untuk INCOME=5000. Sistem Operasi Joko S STMIK El Rahma Yogyakarta | 31 .. Siapa yang aktif” echo “2. Tanggal hari ini” echo “3.sh [INCOME=20000] $ . 2) echo “Tanggal hari ini” date .sh #!/bin/sh # Prog: prog09. 28000 $ . Buat shell script prog08. Konstruksi case – esac 1. Jalankan file prog07. prog07.sh echo –n “INCOME = “ read INCOME if [ $INCOME –ge 0 –a $INCOME –le 10000 ] then BIAYA=10 elif [ $INCOME –gt 10000 –a $INCOME –le 25000 ] then BIAYA=25 else BIAYA=35 fi echo “Biaya = $BIAYA” 2.Modul Praktikum #!/bin/sh # prog07.sh echo “1.sh [INCOME=28000] C. Menggunakan utilitas expr $ expr 5 + 1 $ A=5 $ expr $A + 2 $ expr $A – 4 $ expr $A * 2 (Ada Pesan Error) $ expr $A \* 2 $ expr $A / 6 +10 $ expr 17 % 5 2. Instruksi exit 1. prog08. Hitungan aritmetika 1. Jalankan script prog08.sh #!/bin/sh if [ -f prog01. Kalender bulan ini” echo –n “ Pilihan : “ read PILIH case $PILIH in 1) echo “Yang aktif saat ini” who .sh [INCOME=5000] $ . prog07.sh $ echo $? E.

sh 5. Esac Sistem Operasi 2.sh yang merupakan bentuk lain dari case $ vi prog10. program ini akan menampilkan nama file yang berada di current direktori $ vi prog12. prog10. prog10.sh for NAMA in bambang harry kadir amir do echo “Nama adalah : $NAMA” done 2.. cobalah beberapa kali dengan inputan yang berbeda $ .sh yang merupakan bentuk lain dari case $ vi prog10.sh $ . prog12. Jalankan program prog10. Buatlah file prog11.sh #!/bin/sh # Prog: prog11.sh 3. Jalankan program prog09. cobalah beberapa kali dengan inputan yang berbeda $ . esac 4.sh 5.lst Joko S STMIK El Rahma Yogyakarta | 32 . prog11.sh.sh #!/bin/sh # Prog: prog12.sh #!/bin/sh # Prog: prog10.sh yang berisi konstruksi for dan wildcard. Buatlah file prog12. t | T | tidak | Tidak | TIDAK ) JWB=t .sh for F in *. Jalankan program prog12. Modifikasi file prog12..sh $ vi prog11. *) JWB=? .sh. Konstruksi for-do-done 1. Modifikasi file prog10. Buatlah file prog10... program ini akan menampilkan long list dari file yang mempunyai ekstensi lst $ vi prog12.. esac 6.sh.Modul Praktikum 3) echo “Kalender bulan ini” cal .sh.sh echo –n “Jawab (Y/T) : “ read JWB case $JWB in y | Y | ya |Ya |YA ) JWB=y .sh echo –n “Jawab (Y/T) : \c“ read JWB case $JWB in [yY] | [yY][aA] ) JWB=y . prog09.sh $ .sh F. cobalah beberapa kali dengan inputan yang berbeda $ . [tT] | [tT]idak ) JWB=t .. Jalankan program prog10. *) echo “Salah pilih !!” .sh 3.sh #!/bin/sh # Prog: prog10.sh for F in * do echo $F done 4. Jalankan program prog11..sh #!/bin/sh # Prog: prog12.

Modul Praktikum do ls –l $F done 6. Buatlah file prog14.sh $ . Siapa yang aktif” echo “2.sh G.sh #!/bin/sh # Prog: prog13. Modifikasi file prog13. Jalankan program prog13.sh #!/bin/sh # Prog: prog14.sh echo –n “Masukkan nilai : “ read A if [ $A –gt 100 ] then : else echo “OK !” fi Sistem Operasi Joko S STMIK El Rahma Yogyakarta | 33 .sh #!/bin/sh # Prog: prog13. Kalender bulan ini” echo “4. Kalender bulan ini” echo “4. prog12. Jalankan program prog12.sh H.sh $ .sh $ . Konstruksi while-do-done 1.sh 3. Tanggal hari ini” echo “3. Buatlah file prog13.sh yang berisi instruksi dummy untuk konstruksi if $ vi prog14. Siapa yang aktif” echo “2. Instruksi dummy 1.sh PILIH=1 while : do echo “1.sh $ vi prog13. prog13. Keluar” echo “ Pilihan : \c” read PILIH if [ $PILIH –eq 4 ] then break fi clear done echo “Program berlanjut di sini setelah break” 2.sh $ vi prog13. Keluar” echo “ Pilihan : \c” read PILIH if [ $PILIH –eq 4 ] then break fi clear done echo “Program berlanjut di sini setelah break” 2. Jalankan program prog13. prog13. Tanggal hari ini” echo “3.sh PILIH=1 while [ $PILIH –ne 4 ] do echo “1.

fungsi.sh #!/bin/sh # Prog: fungsi.Modul Praktikum 4.sh $ .sh F1( ) { local Honor=10000 echo ―Fungsi F1‖ return 1 } echo ―Menggunakan Fungsi‖ F1 F1 echo ―Nilai balik adalah $?‖ echo ―Honor = $Honor‖ 6. prog14.sh 5.sh #!/bin/sh # Prog: fungsi.sh 3. Menggunakan variable pada fungsi dengan memodifikasi file fungsi. Jalankan program fungsi.sh $ vi fungsi.sh $ vi fungsi.sh #!/bin/sh # Prog: fungsi. Jalankan program fungsi.sh F1( ) { Honor=10000 echo “Fungsi F1” return 1 } echo “Menggunakan Fungsi” F1 F1 echo “Nilai balik adalah $?” echo “Honor = $Honor” 4.sh beberapa kali dengan input yang berbeda $ .sh Sistem Operasi Joko S STMIK El Rahma Yogyakarta | 34 .sh $ . Jalankan program fungsi. Menggunakan variable pada fungsi dengan memodifikasi file fungsi. fungsi. Fungsi 1. fungsi.sh I. Jalankan program prog14.sh $ . Buatlah file fungsi.sh F1( ) { echo “Fungsi F1” return 1 } echo “Menggunakan Fungsi” F1 F1 echo $? 2.sh $ vi fungsi.

yaitu nama pemakai Linux (account) yang terdaftar pada /etc/passwd . Menggunakan perintah-perintah untuk mengubah ijin akses. 4. Tipe file : menentukan tipe dari file. yaitu : Karakter Arti File biasa d direktori l Symbolic link b Block special file c Character special file s Socket link p FIFO 2. Waktu pembuatan : menentukan kapan file terakhir dimodifikasi 8. Sistem Operasi II. Ijin akses dibagi menjadi 3 peran yaitu : 1. Memahami perintah untuk mengubah ijin akses suatu file. Atribut File File mempunyai beberapa atribut. 3. Ijin Akses Setiap obyek pada Linux harus mempunyai pemilik. Kelompok (Group) 3. Ijin akses : menentukan hak user terhadap file ini. Jumlah link : jumlah link untuk file ini. Pada Direktori  R (Read) Ijin untukmembaca daftar file dalam direktori  W (Write) Ijin untuk mengubah/membuat file di direktori  X (Execute) Ijin untuk masuk ke direktori (cd) Pemilik File/Direktori dapat mengubah ijin akses sebagai berikut : Format untuk mengubah ijin akses chmod [ugoa] [= + -] [rwx] File(s) chmod [ugoa] [= + -] [rwx] Dir(s) dimana u = user (pemilik) Joko S STMIK El Rahma Yogyakarta | 35 . Pemilik (Owner) 2.    TUJUAN Memahami atribut file dan ijin akses. Pada File  R (Read) Ijin untukmembaca  W (Write) Ijin untuk mengubah / membuat  X (Execute) Ijin untuk menjalankan program 2. Jumlah karakter : menentukan ukuran file dalam byte 7. Lainnya (Others) Setiap peran dapat melakukan 3 bentuk operasi yaitu : 1. Pemilik (Owner) : menentukan siapa pemilik file ini 5.Modul Praktikum MODUL VIII SISTEM FILE I. TEORI SINGKAT A. Nama file : menentukan nama file yang dimaksud Contoh : B. antara lain : 1. Group : menentukan group yang memiliki file ini 6.

Hal ini dimaksudkan agar file f1 yang sudah diubah kepemilikannya dapat diakses <user-baru>. User Mask Untuk menentukan ijin akses awal pada saat file atau direktori dibuat digunakan perintah umask. Perubahan ijin akses home directory <user> hanya dapat dilakukan pada root. $ chmod g+rwx /home/<user> contoh : chmod g+rwx /home/student $ ls –l /home $ exit 6. Mengubah Ijin akses (chmod). Memeriksa direktori home $ ls -ld /home/<user> 3.755 III. Mengganti kepemilikan digunakan perintah chown. PRAKTEK A. Untuk menghitung nilai default melalui umask pada file. Mengubah group dengan perintah chgrp $ $ grep root /etc/group $ grep other /etc/group $ su $ chgrp root f1 $ ls –l f1 $ chgrp <group-baru> f3 $ ls –l f3 $ exit Joko S STMIK El Rahma Yogyakarta | 36 .Modul Praktikum Sistem Operasi g = group (kelompok) o = others (lainnya) a = all Format lain dari chmod adalah menggunakan bilangan octal sebagai berikut r w x 4 2 1=7 C. informasi apa yang ditampilkan ? $ id $ grep <user> /etc/passwd $ grep [Nomor group id] /etc/group 2. Masuk ke root untuk mengganti kepemilikan tersebut. Ijin Akses 1. $ su root $ echo Hallo > f1 $ ls –l f1 $ chown <user-baru> f1 contoh : chown student1 f1 $ ls –l f1 5. Ubahlah ijin akses home directory <user> (student) pada root sehingga <userbaru> (student1) pada satu group dapat mengakses home direktory <user>.644 Kreasi direktori Nilai umask 777 022 ------.o=w f3 $ ls –l f1 f2 f3 $ ls –l f1 4. maka dapat dilakukan kalkulasi sebagai berikut : Kreasi file (biasa) 666 Nilai umask 022 ------. Perhatikan ijin akses setiap perubahan ! $ touch f1 f2 f3 $ chmod o-r f1 $ ls –l f3 $ ls -l $ ls –l f1 $ chmod 751 f1 $ chmod u+x f1 $ chmod a=x f2 $ chmod 624 f2 $ ls –l f1 $ ls –l f2 $ chmod 430 f3 $ chmod g=w f1 $ chmod u+x. Cobalah untuk mengakses file f1 $ su <user-baru> $ ls –l f1 $ cat f1 $ exit 7.g-r. Sekarang cobalah untuk subtitute user ke <user-baru> (student1). Melihat identitas diri melalui etc/passwd atau etc/group.

Modifikasi nilai umask $ umask 027 $ umask 077 $ umask $ touch xfiles $ touch file_baru $ mkdir xdir $ mkdir mydir $ ls –l $ ls -l Sistem Operasi Joko S STMIK El Rahma Yogyakarta | 37 . Menentukan ijin akses awal pada saat file atau direktori dibuat $ touch myfile $ ls -l myfile 2.Modul Praktikum B. User Mask 1. Melihat nilai umask $ umask 3.

mengijinkan user yang bukan bagian dari group bergabung ke dalam group dengan menggunakan printah newgrp dan mengetikkan password. file tersebut harus diedit atau aplikasi harus digunakan untuk perubahan teresebut. 6. Digunakan untuk keanggotaan primer dan sekunder /usr/sbin/userdel Menghapus user account /usr/sbin/usermod Meng-edit atribut account termasuk beberapa fungsi yang berhubungan dengan masa berlaku password. Menambah dan menghapus group Sistem Operasi II.bob Baris diatas menunjukkan.shelley. shelley dan bob. Username — nama user yang diketik saat login system 2. Shell — program yang otomatis dijalankan bila user login. Juga digunakan untuk menentukan keanggotaan primer dan sekunder passwd Melakukan setting password. maka shadow group password digunakan. Perintah passwd juga digunakan untuk tujuan ini Joko S STMIK El Rahma Yogyakarta | 38 . Berupa command intepreter (biasanya disebut shell) Contoh isi file /etc/passwd : root:x:0:0:root:/root:/bin/bash Baris idatas menunjukkan root user mempunyai shadow password. UID dan GID nya 0. Setiap baris terdiri dari 4 kolom. informasi tentang user account dan groups disimpan dalam beberapa file teks dalam direktory /etc/. Setiap baris berisi informasi mengenai : 1. Contoh baris pada file /etc/group: general:x:502:juan. C. User ID (UID) — bilangan numerik yang ekuivalen dengan username yang menjadi acuan sistem. group general menggunakan password shadow. GECOS — nama histori. TEORI SINGKAT Pada Linux. File /etc/group File /etc/group adalah file yang berisi daftar group yang dipisahkan per baris. File /etc/passwd File /etc/passwd adalah file yang berisi daftar user yang dipisahkan dengan baris. yang berisi informasi mengenai : 1. Group ID (GID) — bilangan numerik yang ekuivalen dengan nama group primer yang menjadi acuan sistem. Aplikasi Graphical User Manager 2. User root mempunyai home directory /root/ dan menggunakan shell /bin/bash. Selain untuk mengubah password user juga untuk mengontrol semua aspek tentang masa berlaku password /usr/sbin/chpasswd Membaca file yang berisi username dan password dan update setiap password user change Mengubah masa berlaku password user. Member list — daftar user yang menjadi milik group. Perintah pada virtual console Baik aplikasi User Manager dan utilitas perintah membentuk task yang sama. B. A. Group ID (GID) — Bilangan numerik yang ekuivalen dengan group name. Home directory — path absolut untuk home directory dari user. 7.Modul Praktikum MODUL IX MANAJEMEN USER DAN GROUP I. 3. 5. memodifikasi dan menghapus user. Jika sistem administrator membuat user baru. Jika lebih kecil dari x. kolom GECOS[1] bersifat opsional dan digunakan untuk menyimpan informasi tambahan (seperti nama lengkap user). 4. Group password — Bila di-set. mempunyai GID 502 dan anggota juan. 4. Password — berisi pasword yang di-enkripsi (atau x bila shadow password digunakan) 3. perintah mempunyai kelebihan dalam skrip yang lebih mudah diotomatisasi. 2. Group name — nama group. Aplikasi User Account Dan Group Terdapat dua tipe dasar aplikasi yang digunakan untuk mengatur user account dan group pada sistem Linux : 1.   TUJUAN Menambah. Tabel berikut berisi beberapa perintah yang umum untuk membuat dan mengatur user command dan group : Aplikasi Fungsi /usr/sbin/useradd Menambah user account.

gpasswd Mengubah keanggotaan group dan melakukan setting password untuk mengijinkan anggota selain group tersebut yang mengetahui password group untuk bergabung. # cat /etc/passwd | more 2. Melihat file /etc/passwd dan /etc/group 1. Lihatlah isi file /etc/group dan sebutkan kolom apa saja yang terdapat pada setiap baris. Juga digunakan untuk menentukan administrator group /usr/sbin/grpck Memeriksa integritas file /etc/group dan /etc/gshadow III. Menambah group user Buatlah 3 group user baru dengan perintah groupadd. Menambah User 1. Root dapat mengubah password dari user. Password yang diubah dengan perintah usermod merupakan file enkripsi. PRAKTEK A. # usermod –g classmate -G friend. Joko S STMIK El Rahma Yogyakarta | 39 . # groupadd friend # groupadd classmate # groupadd neighbour # cat /etc/group C. Perintah useradd dan usermod menentukan user pada group yang ada. Mengubah password user 1. Buatlah user baru dengan perintah useradd. sehingga tidak dapat digunakan sebagai passwrod pada saat login. Memodifikasi group dari user Dengan perintah usermod. # passwd bob 2.Modul Praktikum chfn chsh Mengubah informasi GECOS user Mengubah shell default user Sistem Operasi Tabel berikut berisi beberapa perintah untuk membuat dan mengatur group : Aplikasi Fungsi /usr/sbin/groupadd Menambah group. Juga perhatikan apakah home direktory setiap user juga dibuat pada saat pembuatan user baru # useradd –g friend bob # grep bob /etc/passwd # useradd lili # passwd lili # grep lili /etc/passwd # ls –l /home 2. # cat /etc/group | more B. tetapi tidak mengubah keanggotaan group. Perintah useradd dan usermod digunakan untuk menentukan user pada group yang ada. Untuk memodifikasi group dari suatu user dapat digunakan perintah usermod.neighbour bob # usermod –g friend -G classmate lili E. /usr/sbin/groupdel Menghapus group /usr/sbin/groupmod Memodifikasi nama group adau GID. Opsi –g pada perintah useradd untuk menentukan group dari user yang dibuat. modifikasi group dari Setiap user merupakan milih suatu group primer dan kemungkinan juga bagian dari group lain (supplementary group). Perhatikan perubahan isi file /etc/passwd setelah pembuatan user baru. # useradd –g neighbour jane # ls –l /home D. Lihatlah isi file /etc/passwd dan sebutkan kolom apa saja yang terdapat pada setiap baris. # groups bob # groups lili # groups jane F. Melihat group dari user Lihat group dari seorang user dengan perintah groups. tetapi tidak menentukan user pada group tersebut. Perhatikan informasi group user baru pada file /etc/group.

Cobalah mengubah password user dengan login pada user yang bersangkutan. dan ubahlah password user. $ passwd G.Modul Praktikum Sistem Operasi # useradd –g friend diane # usermod –p diane diane 3. Menghapus group Hapus group dengan menggunakan perintah userdel. apakah anda dapat login ? 4. Cobalah login sebagai diane. # rmdir /home/bob # rmdir /home/lili # rmdir /home/jane # rmdir /home/diane Joko S STMIK El Rahma Yogyakarta | 40 . Login sebagai user. # userdel –r bob # userdel –r lili # userdel –r jane # userdel –r diane H. # groupdel friend # groupdel classmate # groupdel neighbour I. Menghapus home directory Hapus home direktory. Menghapus user Hapus user dengan menggunakan perintah userdel. Opsi –r untuk menghapus seluruh isi home directory.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful