A.

Metabolisme Karbohidrat Peranan utama karbohidrat di dalam tubuh adalah menyediakan glukosa bagi sel-sel tubuh, yang kemudian diubah menjadi energi. Glukosa memegang peranan sentral dalam metabolisme karbohidrat. Jaringan tertentu hanya memperoleh energi dari karbohidrat seperti sel darah merah serta sebagian besar otak dan sistem saraf. Glukosa yang diserap dari pencernaan makanan di usus dibawa darah menuju ke seluruh sel tubuh. Dalam sitoplasma glukosa akan mengalami GLIKOLISIS yaitu peristiwa pemecahan gula hingga menjadi energi (ATP). Ada dua jalur glikolisis yaitu jalur biasa untuk aktivitas/kegiatan hidup yang biasa (normal) dengan hasil ATP terbatas, dan glikolisis jalur cepat yang dikenal dengan jalur EMBDEN MEYERHOFF untuk menyediakan ATP cepat pada aktivitas/kegiatan kerja keras, misalnya lari cepat. Jalur cepat ini memberi hasil asam laktat yang bila terus bertambah dapat menyebabkan terjadinya ASIDOSIS LAKTAT . Asidosis ini dapat berakibat fatal terutama bagi orang yang tidak terbiasa (terlatih) beraktivitas keras. Hasil oksidasi glukosa melalui glikolisis akan dilanjutkan dalam SIKLUS KREB yang terjadi di bagian matriks mitokondria. Selanjutnya hasil siklus Kreb akan digunakan dalam SYSTEM COUPLE (FOSFORILASI OKSIDATIF) dengan menggunakan sitokrom dan berakhir dengan pemanfaatan Oksigen sebagai penangkap ion H. Kejadian tubuh kemasukan racun menyebabkan system sitokrom di-blokir oleh senyawa racun sehingga reaksi REDUKSI-OKSIDASI dalam system couple, terutama oleh Oksigen, tidak dapat berjalan. B. METABOLISME PROTEIN PROTEIN TUBUH
   

¾ zat padat tubuh terdiri dari protein (otot, enzim, protein plasma, antibodi, hormon) Protein merupakan rangkaian asam amino dengan ikatan peptide Banyak protein terdiri ikatan komplek dengan fibril → protein fibrosa Macam protein fibrosa: kolagen (tendon, kartilago, tulang); elastin (arteri); keratin (rambut, kuku); dan aktin-miosin

isoleusin. metionin. valin → histidin. Transaminasi:  alanin + alfa-ketoglutarat → piruvat + glutamat . triptofan. leusin. asam aspartat. asam glutamat) TRANSPORT PROTEIN     Protein diabsorpsi di usus halus dalam bentuk asam amino → masuk darah Dalam darah asam amino disebar keseluruh sel untuk disimpan Didalam sel asam amino disimpan dalam bentuk protein (dengan menggunakan enzim) Hati merupakan jaringan utama untuk menyimpan dan mengolah protein PENGGUNAAN PROTEIN UNTUK ENERGI     Jika jumlah protein terus meningkat → protein sel dipecah jadi asam amino untuk dijadikan energi atau disimpan dalam bentuk lemak Pemecahan protein jadi asam amino terjadi di hati dengan proses: deaminasi atau transaminasi Deaminasi: proses pembuangan gugus amino dari asam amino Transaminasi: proses perubahan asam amino menjadi asam keto PEMECAHAN PROTEIN 1. glisin. glutamin. alanin.MACAM PROTEIN       Peptide: 2 – 10 asam amino Polipeptide: 10 – 100 asam amino Protein: > 100 asam amino Antara asam amino saling berikatan dengan ikatan peptide Glikoprotein: gabungan glukose dengan protein Lipoprotein: gabungan lipid dan protein ASAM AMINO    Asam amino dibedakan: asam amino esensial dan asam amino non esensial Asam amino esensial: T2L2V HAMIF (treonin. lisin. fenilalanin) Asam amino non esensial: SAGA SATGA (serin. asparadin → sistein. tirosin. arginin.

tetapi tidak dapat dibuang oleh ginjal → harus diubah dulu jadi urea (di hati) → agar dapat dibuang oleh ginjal EKSKRESI NH3      NH3 → tidak dapat diekskresi oleh ginjal NH3 harus dirubah dulu menjadi urea oleh hati Jika hati ada kelainan (sakit) → proses perubahan NH3 → urea terganggu → penumpukan NH3 dalam darah → uremia NH3 bersifat racun → meracuni otak → coma Karena hati yang rusak → disebut Koma hepatikum .1. Diaminasi:  asam amino + NAD+ → asam keto + NH3  NH3 → merupakan racun bagi tubuh.

Cystein. Gly. Triptofan. Valin Tyr. Histidin. Hyp. Tyr: Leusin. Metionin. Thr: Alanin. Prolin Ile. His. Threonin Leu. Pro: Arginin. Hydroksiprolin.PEMECAHAN PROTEIN   Deaminasi maupun transaminasi merupakan proses perubahan protein → zat yang dapat masuk kedalam siklus Krebs Zat hasil deaminasi/transaminasi yang dapat masuk siklus Krebs adalah: alfa ketoglutarat. Phenilalanin karboksikinase Ala. Phe: Tyrosin. Lys. fumarat. Phenilalanin. Cys. Glutamin. Phe. Trp. Serin. Met. oksaloasetat. Tyrosin SIKLUS KREBS      Proses perubahan asetil ko-A → H + CO2 Proses ini terjadi didalam mitokondria Pengambilan asetil co-A di sitoplasma dilakukan oleh: oxalo asetat → proses pengambilan ini terus berlangsung sampai asetil co-A di sitoplasma habis Oksaloasetat berasal dari asam piruvat Jika asupan nutrisi kekurangan KH → kurang as. Val: Isoleusin. Glysin. sitrat SINGKATAN ASAM AMINO Arg. Ser. Gln. suksinil ko-A. Piruvat → kurang oxaloasetat . Lysin.

RANTAI RESPIRASI H → hasil utama dari siklus Krebs ditangkap oleh carrier NAD menjadi NADH H dari NADH ditransfer ke → Flavoprotein → Quinon → sitokrom b → sitokrom c → sitokrom aa3 → terus direaksikan dengan O2 → H2O + E Rangkaian transfer H dari satu carrier ke carrier lainya disebut Rantai respirasi Rantai Respirasi terjadi didalam mitokondria → transfer atom H antar carrier memakai enzim Dehidrogenase → sedangkan reaksi H + O2 memakai enzim Oksidase Urutan carrier dalam rantai respirasi adalah: NAD → Flavoprotein → Quinon → sitokrom b → sitokrom c → sitokrom aa3 → direaksikan dengan O2 → H2O + E .

glisin dan arginin Dalam otot rangka difosforilasi membentuk fosforilkreatin (simpanan energi) istirahat Kreatin + ATP ↔ gerak Fosforilkreatin → Kreatinin urine .FOSFORILASI OKSIDATIF Dalam proses rantai respirasi dihasilkan energi yang tinggi → energi tsb ditangkap oleh ADP untuk menambah satu gugus fosfat menjadi ATP Fosforilasi oksidatif adalah proses pengikatan fosfor menjadi ikatan berenergi tinggi dalam proses rantai respirasi Fosforilasi oksidatif → proses merubah ADP → ATP KREATIN DAN KREATININ Kreatin disintesa di hati dari: metionin.

sedangkan vitamin membantu regulasi proses-proses biologis)  Jenis-jenis lipid Terdapat beberapa jenis lipid yaitu: 1. Ada dua macam asam lemak yaitu: 1. terdiri atas gliserida netral dan fosfogliserida Lipid kompleks. Asam lemak. Adapun rumus umum dari asam lemak adalah: CH3(CH2)nCOOH atau CnH2n+1-COOH Rentang ukuran dari asam lemak adalah C12 sampai dengan C24. 3. 2. terdiri atas sfingolipid. Asam lemak tak jenuh (unsaturated fatty acid). steroid dan malam Asam lemak Asam lemak merupakan asam monokarboksilat rantai panjang. 4.Asam lemak ini memiliki satu atau lebih ikatan rangkap .Asam lemak ini tidak memiliki ikatan rangkap 1.Lipid Lipid adalah molekul-molekul biologis yang tidak larut di dalam air tetapi larut di dalam pelarutpelarut organik. Asam lemak jenuh (saturated fatty acid). terdiri atas lipoprotein dan glikolipid Non gliserida.B. terdiri atas asam lemak jenuh dan asam lemak tak jenuh Gliserida.  Fungsi lipid Ada beberapa fungsi lipid di antaranya: 1) Sebagai penyusun struktur membran sel (dalam hal ini lipid berperan sebagai barier untuk sel dan mengatur aliran material-material) 2) Sebagai cadangan energi (lipid disimpan sebagai jaringan adipose) 3) Sebagai hormon dan vitamin (hormon mengatur komunikasi antar sel.

Simbol numerik Nama Umum Struktur Keterangan Sering terikat dengan atom N terminal dari membran plasma bergabung dengan protein sitoplasmik Produk akhir dari sintesis asam lemak mamalia 14:0 Asam miristat CH3(CH2)12COOH 16:0 16:1D9 18:0 18:1D9 18:2D9. Jika gliserol berikatan dengan 1 asam lemak disebut monogliserida. Fungsi dasar dari gliserida netral adalah sebagai simpanan energi (berupa lemak atau minyak). jika berikatan dengan 2 asam lemak disebut digliserida dan jika berikatan dengan 3 asam lemak dinamakan trigliserida. Adapun perbedaan sifat secara umum dari keduanya adalah: . Setiap gliserol mungkin berikatan dengan 1.14 Asam palmitat CH3(CH2)14COOH Asam palmitoleat CH3(CH2)5C=C(CH2)7COOH Asam stearat Asam oleat Asam linoleat Asam linolenat CH3(CH2)16COOH CH3(CH2)7C=C(CH2)7COOH CH3(CH2)4C=CCH2C=C(CH2)7COOH CH3CH2C=CCH2C=CCH2C=C(CH2)7COOH Asam lemak esensial Asam lemak esensial Prekursor untuk sintesis eikosanoid Assam arakhidonat CH3(CH2)3(CH2C=C)4(CH2)3COOH Gliserida netral (lemak netral) Gliserida netral adalah ester antara asam lemak dengan gliserol. Struktur trigliserida sebagai lemak netral Apa yang dimaksud dengan lemak (fat) dan minyak (oil)? Lemak dan minyak keduanya merupakan trigliserida.8.12. Trigliserida merupakan cadangan energi penting dari sumber lipid.11.15 20:4D5. 2 atau 3 asam lemak yang tidak harus sama.12 18:3D9.

yaitu: 1. VLDL mengikat trigliserid di dalam hati dan mengangkutnya menuju jaringan lemak . Sebagai komponen penyusun membran sel 2. Kilomikron. Lemak termodifikasi ketika fosfat mengganti salah satu rantai asam lemak.Umumnya diperoleh dari hewan .Berwujud cair pada suhu ruang .Umumnya diperoleh dari tumbuhan .Tersusun dari asam lemak tak jenuh Fosfogliserida (fosfolipid) Lipid dapat mengandung gugus fosfat. Penggunaan fosfogliserida adalah: 1. Contoh penting dari lipid kompleks adalah lipoprotein dan glikolipid. Sebagi agen emulsi Struktur dari fosfolipid Fosfolipid bilayer (lapisan ganda) sebagai penyusun membran sel Lipid kompleks Lipid kompleks adalah kombinasi antara lipid dengan molekul lain. Lemak .Tersusun dari asam lemak jenuh 2. Gabungan lipid dengan protein (lipoprotein) merupakan contoh dari lipid kompleks Ada 4 klas mayor dari lipoprotein plasma yang masing-masing tersusun atas beberapa jenis lipid. Kilomikron berfungsi sebagai alat transportasi trigliserid dari usus ke jaringan lain. Minyak .1.Berwujud padat pada suhu ruang . VLDL (very low – density lypoproteins). Lipoprotein Lipoprotein merupakan gabungan antara lipid dengan protein. kecuali ginjal 2.

suatu produk antara dalam jalur glikolisis. Pada tahap awal. Secara ringkas. selain itu ada juga yang masih berupa monogliserid. Metabolisme lipid Lipid yang kita peroleh sebagai sumber energi utamanya adalah dari lipid netral. yang mengakibatkan peningkatan tekanan darah karena arteri menyempit. Yang termasuk ke dalam jenis ini adalah sfingolipid. Jadi asam lemak bergabung dengan molekul-molekul non gliserol. Gliserol ini selanjutnya masuk ke dalam jalur metabolisme karbohidrat yaitu glikolisis. LDL (low – density lypoproteins). HDL (high – density lypoproteins). Ilustrasi peran masing-masing dari 4 klas besar lipoprotein Lipid non gliserida Lipid jenis ini tidak mengandung gliserol. Struktur kimia sfingomielin (perhatikan 4 komponen penyusunnya)  Kolesterol Selain fosfolipid. Metabolisme gliserol Gliserol sebagai hasil hidrolisis lipid (trigliserida) dapat menjadi sumber energi. Dalam hal ini timbul plaque pada dinding arteri. LDL berperan mengangkut kolesterol ke jaringan perifer 4. Selanjutnya senyawa ini masuk ke dalam rantai respirasi membentuk dihidroksi aseton fosfat. penurunan kemampuan untuk meregang. Pembentukan gumpalan dapat menyebabkan infark miokard dan stroke. Karena larut dalam air. Pada manusia. . Penggunaan primer dari sfingolipid adalah sebagai penyusun selubung mielin serabut saraf. Sfingolipid Sifongolipid adalah fosfolipid yang tidak diturunkan dari lemak. Kolesterol juga menjadi bagian dari beberapa hormon. steroid. Asam-asam lemak rantai pendek juga dapat melalui jalur ini. kolesterol dan malam. HDL mengikat kolesterol plasma dan mengangkut kolesterol ke hati. 25% dari lipid merupakan sfingolipid. Kolesterol berhubungan dengan pengerasan arteri. hasil dari pencernaan lipid adalah asam lemak dan gliserol. kolesterol merupakan jenis lipid yang menyusun membran plasma. gliserol masuk sirkulasi portal (vena porta) menuju hati.3. yaitu trigliserid (ester antara gliserol dengan 3 asam lemak). gliserol mendapatkan 1 gugus fosfat dari ATP membentuk gliserol 3-fosfat.

Asam lemak rantai panjang ini akan dapat masuk ke dalam mitokondria dengan bantuan senyawa karnitin. asam lemak diaktifkan dengan dikatalisir oleh enzim asilKoA sintetase (Tiokinase). Sintesis asam lemak terjadi di dalam sitoplasma. Asil karnitin yang masuk ke dalam mitokondria selanjutnya bereaksi dengan KoA dengan dikatalisir oleh enzim karnitin palmitoiltransferase II yang ada di membran interna mitokondria menjadi Asil Koa dan karnitin dibebaskan. asil-KoA dikonversikan oleh enzim karnitin palmitoil transferase I yang terdapat pada membran eksterna mitokondria menjadi asil karnitin. Sintesis asam lemak sesuai dengan degradasinya (oksidasi beta). asam lemak harus diaktifkan terlebih dahulu menjadi asil-KoA. Aktivasi asam lemak menjadi asil KoA Asam lemak bebas pada umumnya berupa asam-asam lemak rantai panjang. NADPH digunakan untuk sintesis. Semua organisme dapat men-sintesis asam lemak sebagai cadangan energi jangka panjang dan sebagai penyusun struktur membran. Setelah menjadi bentuk aktif. barulah senyawa tersebut bisa menembus membran interna mitokondria. . Dengan adanya ATP dan Koenzim A. kelebihan asetil KoA dikonversi menjadi ester asam lemak. Asil KoA yang sudah berada dalam mitokondria ini selanjutnya masuk dalam proses oksidasi beta.Reaksi-reaksi kimia dalam metabolisme gliserol Oksidasi asam lemak (oksidasi beta) Untuk memperoleh energi. Sintesis asam lemak Makanan bukan satu-satunya sumber lemak kita. Pada membran interna mitokondria terdapat enzim karnitin asil karnitin translokase yang bertindak sebagai pengangkut asil karnitin ke dalam dan karnitin keluar. Mekanisme transportasi asam lemak trans membran mitokondria melalui mekanisme pengangkutan karnitin Langkah-langkah masuknya asil KoA ke dalam mitokondria dijelaskan sebagai berikut:      Asam lemak bebas (FFA) diaktifkan menjadi asil-KoA dengan dikatalisir oleh enzim tiokinase. dengan rumus (CH3)3N+CH2-CH(OH)-CH2-COO-. asam lemak dapat dioksidasi dalam proses yang dinamakan oksidasi beta. Semua sintesis terjadi di dalam kompleks multi enzim-fatty acid synthase. Sebelum dikatabolisir dalam oksidasi beta. Pada manusia. Setelah menjadi asil karnitin. ACP (acyl carrier protein) digunakan selama sintesis sebagai titik pengikatan.

Tahap-tahap sintesis asam lemak Penyimpanan lemak dan penggunaannya kembali Asam-asam lemak akan disimpan jika tidak diperlukan untuk memenuhi kebutuhan energi.Akibatnya. Referensi: 1. Sedangkan asam lemak pun akan dioksidasi untuk memenuhi kebutuhan energi pula (lihat oksidasi beta). Jakarta. Granner DK. Adapun tahap-tahap penyimpanan tersebut adalah: . . ITB 9. 1996. 1985. Biokimia Harper. Murray RK. Toha.arizona. Colby. http://www. Wirahadikusumah. 2003. Gliserol dapat menjadi sumber energi (lihat metabolisme gliserol). 1996. Ini harus tersedia dari glukosa. Alih Bahasa: Adji Dharma. Dinamika lipid di dalam sel adiposa. .Asam lemak kemudian diubah menjadi trigliserida di sel adiposa untuk disimpan. FKUI 10. Harjasasmita. Rodwell VW. Metabolisme Lemak. Biokimia. Supriyanti. Supardan. Ringkasan Biokimia Harper. Poedjiadi. Mayes PA. Ikhtisar Biokimia dasar B. Rodwell. 1989. Mayes. Biokimia. Penerjemah Hartono Andry. Harper. Stryer L. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Bandung. 1992. Guyton AC. Penerjemah: Sadikin dkk (Tim Penerjemah Bagian Biokimia FKUI). Tengadi LMAKA. Jakarta: EGC 2. Edisi IX. 2007. Trigliserida akan dipecah menjadi gliserol dan asam lemak. EGC 8. The Biology Project-Biochemistry Interactive Concepts in Biochemistry: Oxidative Phosphorylation 3. Karbohidrat dan Lipid.Asam lemak ditransportasikan dari hati sebagai kompleks VLDL. Metabolisme Energi.edu\biochemistry. Biokimia Universitas Brawijaya 6. Alfabeta 11. Hall JE. Metabolisme Biomolekul. Jakarta: EGC 4. UI Press . Jakarta: EGC 5. Tempat penyimpanan utama asam lemak adalah jaringan adiposa. . Edisi XXV. Dasr-dasar Biokimia. maka simpanan trigliserida ini dapat digunakan kembali. 1977. kita tak dapat menyimpan lemak jika tak ada kelebihan glukosa di dalam tubuh. Santoso A.Gliserol 3-fosfat dibutuhkan untuk membuat trigliserida. Review of Physiological Chemistry 7. Malang: Lab.biology. Bandung. Penerjemah: Setiawan I. 2003. Perhatikan tahap-tahap sintesis dan degradasi trigliserida Jika kebutuhan energi tidak dapat tercukupi oleh karbohidrat. Jakarta. 1996. Bandung. Edisi IV. 2001.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful