SATUAN ACARA PENYULUHAN Pokok Bahasan Hari / Tanggal Tempat Sasaran Waktu : Gastritis : Rabu / 29 mei 2002 : Balai

RW 1 kel Wiyung : Keluarga Tn. Misro : 30 menit

a) b) c) d) a) b) c) e) a)

1. Tujuan Umum Untuk merubah, mengendalikan atau ,menghilangkan semua keluhan fisik dari penyakit gastritis yang terjadi klien (bapak Misro) yang memberi pengaruh jelek terhadap kegiaatan sehari-harinya. 2. Tujuan Khusus Setelah diberikan penjelasn tentang gastritis , maka bapak Misro mampu : Menjelaskan pengertian gastritis Menjelaskan klasifikasi gastritis Menjelaskan kiat dalam mencegah dan menanggulangi penyakit gastritis Menjelaskan pentingnya informasi tentang gastritis bagi Tn. misro 3. Materi pengertian gastritis klasifikasi gastritis tanda-tanda gastritis penyebab gastritis hal-hal apa saja yang dilakukan untuk menegah & mengobati gastritis 4. Metode Ceramah dan Tanya jawab 5. Alat Bantu Leaflet Proses Penyuluhan No Fase Kegiatan Waktu 1. Pra Interaksi 1. Menyiapkan satuan acara penyuluhan dan leaflet. 2. Kerja 1. Memperkenalkan diri 2. Menentukan kontrak waktu dengan pokjakes 3. Petugas memberikan salam pembuka 4. Petugas menjelaskan materi 5. Petugas memberikan kesempatan kepada pokjakes untuk mengajukan pertanyaan 6. Petugas memberikan kesempatan

Flipchart. Evaluasi Hasil pokjakes dapat menjawab dengan benar 75% dari pertanyaan penyuluh. pokjakes mengajukan pertanyaan pokjakes mengikuti kegiatan sampai selesai c. Terminasi Mengucapkan terima kasih dan memberikan salam 6. Microphone.kepada para pokjakes untuk mengajukan pertanyan.Evalusi Struktur Kesiapan Media meliputi : Leaflet. . 7. Petugas menyimpulkan kembali penjelasan yang telah diberikan 3. Evaluasi a. Penentuan waktu Penentuan tempat Pemberitahuan kepada warga Pengorganisasian panitia kecil dari masyarakat b. Evaluasi Proses pokjakes datang tepat waktu Kegiatan penyuluhan berjalan tertib.

c.lalat serta tikus sebagai vektor penyebaran penyakit. Dalam pengelolaan sampah dibagi dan serta dibedakan atas 2 (dua) daerah pengelolaan: I. 2). 3. kelompok maupun masyarakat . 2.MATERI PENYULUHAN Pengertian Pengelolaan sampah : Adalah suatu kegiatan atau upaya untuk menjamin tersedianya fasilitas pembuangan sampah yang sehat dan baik dalam pengurusan suatu barang atau benda baik padat maupun cair yang dibuang dan tidak terpakai lagi oleh manusia. Pengumpulan sampah terbagi dua : Pengumpulan oleh masyarakat dengan swadana masyarakat Pengumpulan oleh petugas kebersihan. b. 2. Sampah kering yaitu. . Sampah anorganik : yaitu sampah yang dihasilkan oleh buatan manusia dengan proses kimia dan industri seperti : botol-botol. tong sampah. ataupun dari kegiatan-kegiatan persiapan makanan yang menimbulkan sisa-sisa baik cair maupun padat yang tidak terpakai. dan kalau mengotori selokan dapat menyebabkan banjir. 1). Cara Pengelolaan Sampah dikota meliputi ada beberapa tahapan (Dinas Kesehatan Jakarta) meliputi : Pewadahan : adalah kegiatan pengumpulan sampah sebelum diangkut ketempat penampungan cont. Klasifikasi sampah meliputi antara lain : 1. yaitu pengumpulan sampah dari lokasi penampungan sementara kelokasi penampungan akhir 1. Pengelolaan sampah yang dilakukan pada masyarakat kota : Lebih ditekankan atas adanya kerjasama dengan berbagai pihak baik pemerintah. 1. keluarga. kaleng-kalengan. sampah yang tidak mengandung cairan didalamnya /kering Pengaruh sampah Tempat media berkembang biaknya mikroorganisme penyebab penyakit dan tempat bersarangnya serangga. bak sampah. a. masyarakat dan swasta. Sampah organik : yaitu sampah yang berasal dari hasil alam yang dimanfaatkan oleh masyarakat pada umumnya seperti. plastik dan yang sejenisnya. Sampah Basah yaitu. Dapat menimbulkan bau yang tidak sedap dan kadang-kadang menggangu bagi masyarakat 1. kantong plastik dan lain sebagainya. Pengangkutan sampah Dibedakan atas pengangkutan sampah tidak langsung. Jenis Sampah : 1. sisa-sisa makanan. sampai yang masih mengandung cairan didalamnya 2.

pengumpulan dan pembuangan baik di masyarakat kota dan dimasyarakat desa antara lain: 1. Adanya penimbunan dengan tutup yang cocok. perusahan indutri. yaitu lokasi pengumpulan sampah yang dilengkapi dengan bak container 1-4 biuah dengan kapasitas 6-10 M3 / buah dan terletak dipinggir jalan yang mudah dilalui kendaraan angkutan/truk sampah. pedagang dan pemilik rumah yang meliputi : Œ Œ Œ Œ Œ Penimbunan (sementara) baik dalam perkarangan tempat tinggal Pengumpulan dari rumah-rumah tempat tinggal Pemindahan sampah Pengolahan sampah Penyelesaian dan pembuangan akhir/ termasuk pengelolaan dipergunanakan lagi untuk peredaran kembali.(biasanya dilakukan oleh masyarakat kota) 2. sesuai ukuran dan Serasi Mempunyai tutup yang rapat dan cocok Tidak mudah bagi masuknya lalat.2. Pengelolaan sampah yang dilakukan pada masyarakat desa 1. Kesadaran dan kerjasama antara warga masyarakat akan pentingnya fasilitas tempat sampah disekitarnya dan membuat pengorganisasian akan proses penimbunan. Tempat Penimbunan (sementara) sampah yang baik hal-hal yang diperhatikan : a. e. Pengangkutan langsung. d. d. rumah jaga dan air bersih. b. II. yaitu pengumpulan sampah seluas ± 15 M2 dibatasi tembok beton. serangga maupun tikus . yaitu pengangkutan sampah langsung dari sumber-sumber sampah /rumah tangga dan dipasar Dan pemusnahan sampah Untuk tempat dan lokasi penampungan sampah di kota sementara terbagi atas : Dipo sampah yaitu bangunan tertutup seluas ± 300 M2 dilengkapi dengan tempat pengumpulan sampah. Pendidikan kesehatan dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersihan lingkungan khususnya dalam pengelolaan sampah 2. parkir kendaraan. Pool gerobak sampah yang terdiri dari kumpulan beberapa hgerobak sampah yang berfungsisebagai pengangkut sampah sementara. Proses pengelolaan yang harus didukung oleh kebersamaan masyarakat setempat serta dukungan baik oleh pemerintah setempat. pembuangan penngumpulan dari rumah-rumah dan pengangkutan ketempat pembuangan yang telah ditempatkan oleh pemerintah setempat. Bak sampah/LPS (lokasi pengumpulan sampah. c. c. b. transito sampah. untuk dapat Beberapa hal yang dapat dilakukan dalam pengelolalaan sampah baik penimbunan(sementara). Container galvanis dengan kapasitas 1 M3 a.

Pembakaran meliputi: Pembakaran tertutup : adalah pembakaran yang dilakukan terhadap sampah yang dihasilkan dibawah pengawasan. . Cara pembuangan sampah didaerah perkarangan / rumah ada beberapa hal yang diperhatikan : a. Pupuk masak kira-kira beberapa minggu sampai 3 bulan tergantung pada suhu seringnya pembalikan. Tempat sampah yang berada pada tempat tinggal hendaknya tidak terlalu besar dan berat serta mudah dipindahkan cont : dengan ukuran 20 liter(5 Gallon) 3. dengan lebar 1 meter dan dalam sekitar 1 meter. ΠΠΠΠΠΠb. Dibuat pupuk (biasanya paling sering dilakukan didesa): Pupuk dibuat dari bahan organik. jika lubang lama telah penuh. ΠΠΠΠDipendam Galilah lobang didalm perkarangan rumah. dengan kira-kira panjangnya 1 meter. Buatlah lubang sejauh-jauhnya dari sumber yang dipergunakan untuk air minum. Sediakan tutup untuk lubang tersebut.d.setelah menaruh tanah diatasnya paling sedikit 60 cm (2 kaki) Galilah lubang lain. dengan teknologi tinggi Pembakaran terbuka : adalah pembakaran yang dilakukan oleh pemilik rumah untuk melenyapkan sampah dengan tidak diawasi. Balikkan tumpukan sampah tersebut lenih sering labih baik. Taruhlah dalam lubang sampah yang dihasilkan oleh rumah tangga setiap hari Tutuplah lubang.cont. Taruhan sampah yang dari produksi rumah tangga dalam satu tumpukan didalam perkarangan yang luas yang mempunyai pengeringan yang baik. ΠΠc.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.