P. 1
Pa Yang Dimaksud Dengan Fundamentum Petendi

Pa Yang Dimaksud Dengan Fundamentum Petendi

|Views: 138|Likes:
Published by Choirul Adzam

More info:

Published by: Choirul Adzam on Mar 05, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/05/2012

pdf

text

original

 pa yang dimaksud dengan Fundamentum Petendi?Apa isinya? 2.

Apa yang dimaksud dengan
Rekonvensi? dalam hal apa rekonvensi tidak diperbolehkan?  Apa isi Pasal 176 & Pasal 145 KUHD? Apakah masih berlaku sampai sekarang?

 Mohon penjelasan sejelas-jelasnya mengenai pernyataan bahwa konvensi wina 1969 sebagai induk pengaturan perjanjian internasional dan mohon referensi yang bagus mengenai hal tersebut.. terima kasih.  apakah putusan praperadilan,dapat di mintakan banding atau upaya hukum dan dasar hukumnya?  Bagaimana sesungguhnya kekuatan hukum dari penjelasan atas UU? Apakah sama mengikatnya dengan UU? Bagaimana jika penjelasan suatu pasal dalam UU ternyata bertentangan dengan pasal lainnya dalam UU tersebut? Terima kasih atas bantuannya.  Adakah aturan/konvensi internasional yang mengatur masalah pemberian kuasa hukum dalam
konteks antar negara?  apakah jenis/macam putusan arbitrase sama dgn putusan perdata, ada putusan yang menghukum (condemnatoir), constitutif, dan declaratoir? Tolong saya minta contoh nya juga utk putusan tsb. terima kasih  apakah advokat itu?apa yang membedakan antara advokat dengan pengacara biasa?bagaimana kedudukkan advokat sebelum dan sesudah uu ttg advokat dalam peradilan di indonesia?baik peradilan agama,peradilan umum maupun peradilan militer?  Apa yang dimaksud dengan Legal Audit? Untuk kepeluan apa Legal Audit dibutuhkan? Hal-hal apa saja yang masuk dalam kategori Legal Audit? dan Dokumen apa saja yag dibutuhkan sehubungan dengan keperluan tersebut?  Berapa macamkah eksepsi di dalam hukum acara perdata? Dan tolong disebutkan serta diuraikan masing-masing eksepsi tersebut? Terima Kasih  Apakah class action itu dan bagaimana bentuk serta kegunaannya. Terimakasih bung.  Kalo tidak salah, hingga tahun ini UU tentang Wakaf masih merujuk pada UU tahun 1977, yang mendefinisikan benda wakaf hanya terbatas pada tanah (pasal 1 ayat 1 no. 28 th. 1977). Adapun jika merujuk pada hukum islam, benda wakaf tidak hanya dibatas oleh tanah milik, dan realitas perkembangan zaman menjadi bukti kongkrit. Dari situ, ada beberapa pertanyaan tentang hal-hal diatas, 1. masih relevankah UU 1977 tersebut? 2. kalaupun sudah ada UU baru, pada pasal berapa dan ayat berapa (mohon lengkap)? 3. Juga di buku apa saya bisa mengetahui secara detail tentang benda wakaf, baik secara hukum positif maupun hukum islam?  Saya ingin minta contoh kasus tentang Error In Persona & Error In Objecto.Dan arti dari Error In Persona juga In Objecto itu sendiri apa?.. Tolong beri saya penjelasan atas permasalahan ini.  1. mengapa perundang-undangan merupakan sebagian kecil dari hukum? 2. Mengapa perundangundangan tidak identik dengan hukum? 3. mengapa memahami perundang-undangan juga merupakan pemahaman sisi lain dari hukum? 4. mengapa perundang-undangan mempunyai struktur/sistematika? Tanpa struktur itu maka tidak dapat disebut perundang-undangan. Struktur itu antara lain: a. membaca; b. menimbang; c. memperhatikan; d. mengingat; e. menetapkan; f. memutuskan. 5. Kenapa susunannya harus seperti itu?  Menurut TAP MPR no III tahun 2000 tentang hierarki perundang-undangan,bagaimana jika suatu peraturan daerah bertentangan dengan peraturan pelaksana dari PP/UU?Boleh/tidak, mohon penjelasan

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->