P. 1
Abdurrahman Wahid

Abdurrahman Wahid

|Views: 73|Likes:
Published by Abdul Rahman

More info:

Published by: Abdul Rahman on Mar 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/12/2012

pdf

text

original

Abdurrahman Wahid Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas K.H.

Abdurrahman Wahid

Presiden Indonesia ke-4 Masa jabatan 20 Oktober 1999–23 Juli 2001 Wakil Presiden Pendahulu Pengganti Megawati Soekarnoputri Baharuddin Jusuf Habibie Megawati Sukarnoputri

Lahir

7 September 1940 Jombang, Jawa Timur, Hindia Belanda 30 Desember 2009 (umur 69) Jakarta, Indonesia Indonesia PKB Sinta Nuriyah Alissa Qotrunnada Zannuba Ariffah Chafsoh

Meninggal Kebangsaan Partai politik Suami/Istri Anak

Anita Hayatunnufus Inayah Wulandari Agama Situs resmi Islam www.gusdur.net

Kiai Haji Abdurrahman Wahid, akrab dipanggil Gus Dur (lahir di Jombang, Jawa Timur, 7 September 1940 – meninggal di Jakarta, 30 Desember 2009 pada umur 69 tahun)[1] adalah tokoh Muslim Indonesia dan pemimpin politik yang menjadi Presiden Indonesia yang keempat dari tahun 1999 hingga 2001. Ia menggantikan Presiden B. J. Habibie setelah dipilih oleh MPR hasil Pemilu 1999. Penyelenggaraan pemerintahannya dibantu oleh Kabinet Persatuan Nasional. Masa kepresidenan Abdurrahman Wahid dimulai pada 20 Oktober 1999 dan berakhir pada Sidang Istimewa MPR pada tahun 2001. Tepat 23 Juli 2001, kepemimpinannya digantikan oleh Megawati Soekarnoputri setelah mandatnya dicabut oleh MPR. Abdurrahman Wahid adalah mantan ketua Tanfidziyah (badan eksekutif) Nahdlatul Ulama dan pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Daftar isi [sembunyikan]
   

1 Kehidupan awal 2 Pendidikan di luar negeri 3 Awal karier 4 Nahdlatul Ulama
o o o o o

4.1 Awal keterlibatan 4.2 Mereformasi NU 4.3 Terpilih sebagai ketua dan masa jabatan pertama 4.4 Masa jabatan kedua dan melawan Orde Baru 4.5 Masa jabatan ketiga dan menuju reformasi

5 Reformasi
o o

5.1 Pembentukan PKB dan Pernyataan Ciganjur 5.2 Pemilu 1999 dan Sidang Umum MPR

6 Kepresidenan
o o

6.1 1999 6.2 2000

o 

6.3 2001 dan akhir kekuasaan

7 Aktivitas setelah kepresidenan
o o o

7.1 Perpecahan pada tubuh PKB 7.2 Pemilihan umum 2004 7.3 Oposisi terhadap pemerintahan SBY

8 Kehidupan pribadi
o

8.1 Kematian

9 Penghargaan
o o

9.1 Tasrif Award-AJI 9.2 Doktor kehormatan

   

10 Lihat pula 11 Catatan kaki 12 Daftar pustaka 13 Pranala luar

[sunting] Kehidupan awal

Gus Dur semasa muda. Abdurrahman Wahid lahir pada hari ke-4 dan bulan ke-8 kalender Islam tahun 1940 di Denanyar Jombang, Jawa Timur dari pasangan Wahid Hasyim dan Solichah. Terdapat kepercayaan bahwa ia

lahir tanggal 4 Agustus, namun kalender yang digunakan untuk menandai hari kelahirannya adalah kalender Islam yang berarti ia lahir pada 4 Sya'ban, sama dengan 7 September 1940. Ia lahir dengan nama Abdurrahman Addakhil. "Addakhil" berarti "Sang Penakluk".[2] Kata "Addakhil" tidak cukup dikenal dan diganti nama "Wahid", dan kemudian lebih dikenal dengan panggilan Gus Dur. "Gus" adalah panggilan kehormatan khas pesantren kepada seorang anak kiai yang berati "abang" atau "mas".[2] Gus Dur adalah putra pertama dari enam bersaudara. Wahid lahir dalam keluarga yang sangat terhormat dalam komunitas Muslim Jawa Timur. Kakek dari ayahnya adalah K.H. Hasyim Asyari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU), sementara kakek dari pihak ibu, K.H. Bisri Syansuri, adalah pengajar pesantren pertama yang mengajarkan kelas pada perempuan[3]. Ayah Gus Dur, K.H. Wahid Hasyim, terlibat dalam Gerakan Nasionalis dan menjadi Menteri Agama tahun 1949. Ibunya, Ny. Hj. Sholehah, adalah putri pendiri Pondok Pesantren Denanyar Jombang. Saudaranya adalah Salahuddin Wahid dan Lily Wahid. Ia menikah dengan Sinta Nuriyah dan dikaruniai empat putri: Alisa, Yenny, Anita, dan Inayah. Gus Dur secara terbuka pernah menyatakan bahwa ia memiliki darah Tionghoa. Abdurrahman Wahid mengaku bahwa ia adalah keturunan dari Tan Kim Han yang menikah dengan Tan A Lok, saudara kandung Raden Patah (Tan Eng Hwa), pendiri Kesultanan Demak.[4][5] Tan A Lok dan Tan Eng Hwa ini merupakan anak dari Putri Campa, puteri Tiongkok yang merupakan selir Raden Brawijaya V.[5] Tan Kim Han sendiri kemudian berdasarkan penelitian seorang peneliti Perancis, Louis-Charles Damais diidentifikasikan sebagai Syekh Abdul Qodir Al-Shini yang diketemukan makamnya di Trowulan.[5] Pada tahun 1944, Wahid pindah dari Jombang ke Jakarta, tempat ayahnya terpilih menjadi Ketua pertama Partai Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi), sebuah organisasi yang berdiri dengan dukungan tentara Jepang yang saat itu menduduki Indonesia. Setelah deklarasi kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945, Gus Dur kembali ke Jombang dan tetap berada di sana selama perang kemerdekaan Indonesia melawan Belanda. Pada akhir perang tahun 1949, Wahid pindah ke Jakarta dan ayahnya ditunjuk sebagai Menteri Agama. Abdurrahman Wahid belajar di Jakarta, masuk ke SD KRIS sebelum pindah ke SD Matraman Perwari. Wahid juga diajarkan membaca buku nonMuslim, majalah, dan koran oleh ayahnya untuk memperluas pengetahuannya[6]. Gus Dur terus tinggal di Jakarta dengan keluarganya meskipun ayahnya sudah tidak menjadi menteri agama pada tahun 1952. Pada April 1953, ayah Wahid meninggal dunia akibat kecelakaan mobil. Pendidikan Wahid berlanjut dan pada tahun 1954, ia masuk ke Sekolah Menengah Pertama. Pada tahun itu, ia tidak naik kelas. Ibunya lalu mengirim Gus Dur ke Yogyakarta untuk meneruskan pendidikannya dengan mengaji kepada KH. Ali Maksum di Pondok Pesantren Krapyak dan belajar di SMP. Pada tahun 1957, setelah lulus dari SMP, Wahid pindah ke Magelang untuk memulai Pendidikan Muslim di Pesantren Tegalrejo. Ia mengembangkan reputasi sebagai murid berbakat, menyelesaikan pendidikan pesantren dalam waktu dua tahun (seharusnya empat tahun). Pada tahun 1959, Wahid pindah ke Pesantren Tambakberas di Jombang. Di sana, sementara melanjutkan pendidikannya sendiri, Abdurrahman Wahid juga menerima pekerjaan pertamanya sebagai guru dan nantinya sebagai kepala sekolah madrasah. Gus Dur juga dipekerjakan sebagai jurnalis majalah seperti Horizon dan Majalah Budaya Jaya.[7]

[sunting] Pendidikan di luar negeri Pada tahun 1963, Wahid menerima beasiswa dari Kementrian Agama untuk belajar di Universitas Al Azhar di Kairo, Mesir. Ia pergi ke Mesir pada November 1963. Meskipun ia mahir berbahasa Arab, Gus Dur diberitahu oleh pihak universitas bahwa ia harus mengambil kelas remedial sebelum belajar Islam dan bahasa Arab. Karena tidak mampu memberikan bukti bahwa ia memiliki kemampuan bahasa Arab, Wahid terpaksa mengambil kelas remedial.[8] Abdurrahman Wahid menikmati hidup di Mesir pada tahun 1964; ia suka menonton film Eropa dan Amerika, dan juga menonton pertandingan sepak bola. Wahid juga terlibat dengan Asosiasi Pelajar Indonesia dan menjadi jurnalis majalah asosiasi tersebut. Pada akhir tahun, ia berhasil lulus kelas remedial Arabnya. Ketika ia memulai belajarnya dalam Islam dan bahasa Arab tahun 1965, Gus Dur kecewa; ia telah mempelajari banyak materi yang diberikan dan menolak metode belajar yang digunakan Universitas [9]. Di Mesir, Wahid dipekerjakan di Kedutaan Besar Indonesia. Pada saat ia bekerja, peristiwa Gerakan 30 September (G30S) terjadi. Mayor Jendral Suharto menangani situasi di Jakarta dan upaya pemberantasan komunis dilakukan. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Kedutaan Besar Indonesia di Mesir diperintahkan untuk melakukan investigasi terhadap pelajar universitas dan memberikan laporan kedudukan politik mereka. Perintah ini diberikan pada Wahid, yang ditugaskan menulis laporan [10]. Wahid mengalami kegagalan di Mesir. Ia tidak setuju akan metode pendidikan serta pekerjaannya setelah G30S sangat mengganggu dirinya.[11] Pada tahun 1966, ia diberitahu bahwa ia harus mengulang belajar.[11] Pendidikan prasarjana Gus Dur diselamatkan melalui beasiswa di Universitas Baghdad.[12] Wahid pindah ke Irak dan menikmati lingkungan barunya. Meskipun ia lalai pada awalnya, Wahid dengan cepat belajar. Wahid juga meneruskan keterlibatannya dalam Asosiasi Pelajar Indonesia dan juga menulis majalah asosiasi tersebut. Setelah menyelesaikan pendidikannya di Universitas Baghdad tahun 1970, Abdurrahman Wahid pergi ke Belanda untuk meneruskan pendidikannya. Wahid ingin belajar di Universitas Leiden, tetapi kecewa karena pendidikannya di Universitas Baghdad kurang diakui.[13] Dari Belanda, Wahid pergi ke Jerman dan Perancis sebelum kembali ke Indonesia tahun 1971. [sunting] Awal karier Gus Dur kembali ke Jakarta mengharapkan bahwa ia akan pergi ke luar negeri lagi untuk belajar di Universitas McGill Kanada. Ia membuat dirinya sibuk dengan bergabung ke Lembaga Penelitian,Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) organisasi yg terdiri dari kaum intelektual muslim progresif dan sosial demokrat. LP3ES mendirikan majalah yang disebut "Prisma" dan Gusdur menjadi salah satu kontributor utama majalah tersebut. Selain bekerja sebagai kontributor LP3ES,Gusdur juga berkeliling pesantren dan madrasah di seluruh Jawa. Pada saat itu,pesantren berusaha keras mendapatkan pendanaan dari pemerintah dengan cara mengadopsi kurikulum pemerintah. Gusdur merasa prihatin dengan kondisi itu karena nilai-nilai tradisional pesantren semakin luntur akibat perubahan ini. Gusdur juga prihatin dengan kemiskinan pesantren yang ia lihat. Pada waktu yang sama ketika mereka membujuk pesantren mengadopsi kurikulum pemerintah,pemerintah juga membujuk pesantren sebagai agen perubahan dan membantu

pejabatpejabat tinggi NU bertemu dengan Ketua NU Idham Chalid dan meminta agar ia mengundurkan diri. Wahid mendengar pilihan . banyak orang yang memandang NU sebagai organisasi dalam keadaan stagnasi/terhenti. Wahid juga memilih untuk pindah dari Jombang ke Jakarta dan menetap di sana. Wahid menyebut bahwa Pemerintah mengganggu kampanye PPP dengan menangkap orang seperti dirinya [15]. Satu tahun kemudian Wahid menambah pekerjaannya dengan menjadi Guru Kitab Al Hikam. Namun kelebihannya menyebabkan beberapa ketidaksenangan dari sebagian kalangan universitas. [sunting] Mereformasi NU Pada saat itu. yang telah memandu NU pada era transisi kekuasaan dari Soekarno ke Soeharto awalnya melawan. tetapi akhirnya mundur karena tekanan. membuat dia harus pulang-pergi antara Jakarta dan Jombang. Permintaan ini berlawanan dengan aspirasi Gus Dur dalam menjadi intelektual publik dan ia dua kali menolak tawaran bergabung dengan Dewan Penasehat Agama NU. Idham.Gusdur bergabung ke Universitas Hasyim Asyari sebagai dekan Fakultas Praktek dan Kepercayaan Islam dan Universitas ingin agar Gusdur mengajar subyek tambahan seperti syariat Islam dan misiologi. Abdurrahman Wahid juga mendapat pengalaman politik pertamanya. Gusdur memilih batal belajar luar negeri dan lebih memilih mengembangkan pesantren.tempat Gusdur tinggal bersama keluarganya.menulis untuk majalah dan surat kabar Artikelnya diterima dengan baik dan ia mulai mengembangkan reputasi sebagai komentator sosial. Pada 2 Mei 1982. Wahid berkampanye untuk Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Pada saat itu. Pada tahun 1974 Gusdur mendapat pekerjaan tambahan di Jombang sebagai guru di Pesantren Tambakberas dan segera mengembangkan reputasi baik. Pada tahun 1977. Pada pemilihan umum legislatif 1982. Setelah berdiskusi. Dengan popularitas itu. Bisri Syansuri. Dewan Penasehat Agama akhirnya membentuk Tim Tujuh (yang termasuk Wahid) untuk mengerjakan isu reformasi dan membantu menghidupkan kembali NU. memberinya tawaran ketiga [14]. sebuah Partai Islam yang dibentuk sebagai hasil gabungan 4 partai Islam termasuk NU. Abdurrahman Wahid meneruskan kariernya sebagai jurnalis. Sebagai anggota Dewan Penasehat Agama. Meskipun memiliki karier yang sukses pada saat itu.pemerintah dalam perkembangan ekonomi Indonesia. Pada 6 Mei 1982. Namun. Wahid memimpin dirinya sebagai reforman NU.ia mendapatkan banyak undangan untuk memberikan kuliah dan seminar. Wahid selalu berhasil lepas karena memiliki hubungan dengan orang penting seperti Jendral Benny Moerdani. Namun.Gusdur masih merasa sulit hidup hanya dari satu sumber pencaharian dan ia bekerja untuk mendapatkan pendapatan tambahan dengan menjual kacang dan mengantarkan es. Wahid akhirnya bergabung dengan Dewan tersebut setelah kakeknya. [sunting] Nahdlatul Ulama [sunting] Awal keterlibatan Latar belakang keluarga Wahid segera berarti. Ia akan diminta untuk memainkan peran aktif dalam menjalankan NU. Karena mengambil pekerjaan ini. Reformasi dalam organisasi termasuk perubahan kepemimpinan.

[23] [sunting] Masa jabatan kedua dan melawan Orde Baru . Untuk lebih menghidupkan kembali NU. Pada tahun 1985. Abdurrahman Wahid menunjukan dukungan lebih lanjut terhadap rezim tersebut dengan mengkritik PPP dalam pemilihan umum legislatif 1987 dan memperkuat Partai Golkar Suharto. Selama masa jabatan pertamanya. Penerimaan Wahid terhadap Pancasila bersamaan dengan citra moderatnya menjadikannya disukai oleh pejabat pemerintahan. Dengan himbauan Wahid. Panitia Munas. Wahid berkonsultasi dengan bacaan seperti Quran dan Sunnah untuk pembenaran dan akhirnya. Pada hari terakhir Munas. Idham Chalid. Dari Juni 1983 hingga Oktober 1983.[22] Gus Dur pernah pula menghadapi kritik bahwa ia mengharapkan mengubah salam Muslim "assalamualaikum" menjadi salam sekular "selamat pagi". banyak orang yang mulai menyatakan keinginan mereka untuk menominasikan Wahid sebagai ketua baru NU. Pada tahun 1983. ia menyimpulkan bahwa NU harus menerima Pancasila sebagai Ideologi Negara [17]. Jawa Timur untuk menyediakan forum individu sependirian dalam NU untuk mendiskusikan dan menyediakan interpretasi teks Muslim. Pada saat Musyawarah Nasional 1984. persyaratannya untuk dapat memilih sendiri para pengurus di bawahnya tidak terpenuhi. Wahid juga mengundurkan diri dari PPP dan partai politik. Hal ini dilakukan sehingga NU dapat fokus dalam masalah sosial daripada terhambat dengan terlibat dalam politik. Ia kemudian menjadi anggota MPR mewakili Golkar. Namun demikian. [sunting] Terpilih sebagai ketua dan masa jabatan pertama Reformasi Wahid membuatnya sangat populer di kalangan NU. Gus Dur fokus dalam mereformasi sistem pendidikan pesantren dan berhasil meningkatkan kualitas sistem pendidikan pesantren sehingga dapat menandingi sekolah sekular.[19] Pada tahun 1987.[18] Terpilihnya Gus Dur dilihat positif oleh Suharto dan rezim Orde Baru. Namun demikian. pada Oktober 1983. Wahid sebelumnya telah memberikan sebuah daftar kepada Panitia Munas yang sedianya akan diumumkan hari itu.Idham untuk mundur dan menemuinya. namun saat itu Suharto masih mendapat dukungan politik dari NU. Gus Dur juga mendirikan kelompok belajar di Probolinggo. Wahid terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama pada Musyawarah Nasional tersebut. yang bertentangan dengan Idham. daftar anggota Wahid sedang dibahas persetujuannya oleh para pejabat tinggu NU termasuk Ketua PBNU sebelumnya. Soeharto dipilih kembali sebagai presiden untuk masa jabatan ke-4 oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dan mulai mengambil langkah untuk menjadikan Pancasila sebagai Ideologi Negara.[21] Pada tahun 1987. Wahid menerima nominasi ini dengan syarat ia mendapatkan wewenang penuh untuk memilih para pengurus yang akan bekerja di bawahnya. Meskipun ia disukai oleh rezim. Idham membatalkan kemundurannya dan Wahid bersama dengan Tim Tujuh dapat menegosiasikan persetujuan antara Idham dan orang yang meminta kemundurannya [16].[20] Hal ini merenggangkan hubungan Wahid dengan pemerintah. mengumumkan sebuah daftar yang sama sekali berbeda kepada para peserta Munas. lalu ia berkata bahwa permintaan mundur tidak konstitusionil. Suharto menjadikan Gus Dur indoktrinator Pancasila. Wahid menjadi bagian dari kelompok yang ditugaskan untuk menyiapkan respon NU terhadap isu tersebut. Wahid mengkritik pemerintah karena proyek Waduk Kedung Ombo yang didanai oleh Bank Dunia.

memerintahkan polisi untuk mengembalikan bus berisi anggota NU ketika mereka tiba di Jakarta. tempat pemilihan dijaga ketat oleh ABRI dalam tindakan intimidasi. Pada Desember 1990. Sebagai ketua.[25] Selama masa jabatan keduanya sebagai ketua NU. Wahid merencanakan acara itu dihadiri oleh paling sedikit satu juta anggota NU. Wahid menasehati Megawati untuk berhati-hati dan menolak dipilih sebagai Presiden untuk Sidang Umum MPR 1998. Pada minggu-minggu sebelum munas. Soeharto ingin agar Wahid tidak terpilih. mulai menarik simpati Muslim untuk mendapat dukungan mereka.[24] Pada tahun 1991. acara itu dihadiri oleh 200. Gus Dur memulai aliansi politik dengan Megawati Soekarnoputri dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI).Wahid terpilih kembali untuk masa jabatan kedua Ketua NU pada Musyawarah Nasional 1989. diketuai oleh Baharuddin Jusuf Habibie dan di dalamnya terdapat intelektual Muslim seperti Amien Rais dan Nurcholish Madjid sebagai anggota. Pada tahun 1991. yang terlibat dalam pertempuran politik dengan ABRI. seperti Habibie dan Harmoko berkampanye melawan terpilihnya kembali Gus Dur. ide liberal Gus Dur mulai mengubah banyak pendukungnya menjadi tidak setuju. Gus Dur tetap terpilih sebagai ketua NU untuk masa jabatan ketiga. Mendengar hal itu. Gus Dur mengirim surat protes kepada Soeharto menyatakan bahwa NU tidak diberi kesempatan menampilkan Islam yang terbuka. anggota ICMI yang kritis terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah. Organisasi ini didukung oleh Soeharto. Ketika musyawarah nasional diadakan. Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) dibentuk untuk menarik hati Muslim Intelektual. organisasi yang terdiri dari 45 intelektual dari berbagai komunitas religius dan sosial. Gus Dur berencana mengadakan Musyawarah Besar untuk merayakan ulang tahun NU ke-66 dan mengulang pernyataan dukungan NU terhadap Pancasila. Wahid melawan ICMI dengan membentuk Forum Demokrasi. Melihat apa yang terjadi terhadap Megawati.000 orang. Gus Dur terus mendorong dialog antar agama dan bahkan menerima undangan mengunjungi Israel pada Oktober 1994.[28] Pada saat yang sama. Wahid dan Soeharto bertemu pertama kalinya sejak pemilihan kembali Gus Dur sebagai ketua NU dan beberapa bulan berikutnya diikuti dengan pertemuan dengan berbagai tokoh pemerintah yang pada tahun 1994 berusaha menghalangi pemilihan kembali Gus Dur. pendukung Soeharto. adil dan toleran.[27] Terdapat juga usaha menyuap anggota NU untuk tidak memilihnya. Namun. Soeharto menghalangi acara tersebut. Megawati mengacuhkannya dan harus membayar mahal ketika pada Juli 1996 markas PDInya diambil alih oleh pendukung Ketua PDI yang didukung pemerintah. Namun. Megawati yang menggunakan nama ayahnya memiliki popularitas yang besar dan berencana tetap menekan rezim Soeharto. Akan tetapi. Soeharto. Organisasi ini diperhitungkan oleh pemerintah dan pemerintah menghentikan pertemuan yang diadakan oleh Forum Demokrasi saat menjelang pemilihan umum legislatif 1992. Selama masa ini. Setelah acara. Gus Dur menolak karena ia mengira ICMI mendukung sektarianisme dan akan membuat Soeharto tetap kuat. Gus Dur membiarkan pilihannya untuk melakukan reformasi tetap terbuka dan pada Desember 1996 bertemu dengan Amien Rais. Pada saat itu. Gus Dur menominasikan dirinya untuk masa jabatan ketiga. Pada November 1996. beberapa anggota ICMI meminta Gus Dur bergabung. .[26] [sunting] Masa jabatan ketiga dan menuju reformasi Menjelang Musyawarah Nasional 1994. Pada Maret 1992. Soerjadi. Gus Dur berpikir bahwa pilihan terbaiknya sekarang adalah mundur secara politik dengan mendukung pemerintah.

Wahid melihat situasi terus memburuk dengan pemilihan kembali Soeharto sebagai Presiden dan protes mahasiswa yang menyebabkan terjadinya kerusuhan Mei 1998 setelah penembakan enam mahasiswa di Universitas Trisakti. Di bawah rezim Soeharto. partai PKB ikut serta dalam arena pemilu legislatif. dipanggil ke kediaman Soeharto. [sunting] Pemilu 1999 dan Sidang Umum MPR Amien Rais dan Gus Dur pada Sidang Umum MPR. namun ia terkena stroke pada Januari 1998. Pada tanggal 19 Mei 1998. Gus Dur menyatakan bahwa partai tersebut terbuka untuk semua orang. yang merupakan oposisi Soeharto yang paling kritis pada saat itu. Gus Dur.[29] Hal tersebut tidak disukai Amien. PPP dan PDI. Meskipun partai tersebut didominasi anggota NU. [sunting] Reformasi [sunting] Pembentukan PKB dan Pernyataan Ciganjur Salah satu dampak jatuhnya Soeharto adalah pembentukan partai politik baru. bersama dengan delapan pemimpin penting dari komunitas Muslim. Wahid menyetujui pembentukan PKB dan menjadi Ketua Dewan Penasehat dengan Matori Abdul Djalil sebagai ketua partai. Soeharto mulai kehilangan kendali atas situasi tersebut. Amien. Pada Juni 1999. Wakil Presiden Habibie menjadi presiden menggantikan Soeharto. Namun pada Juli 1998 Gus Dur mulai menanggapi ide tersebut karena mendirikan partai politik merupakan satu-satunya cara untuk melawan Golkar dalam pemilihan umum. partaipartai politik mulai terbentuk. Sembilan pemimpin tersebut menolak untuk bergabung dengan Komite Reformasi. Pada Juni 1998. Megawati memperkirakan . PKB memenangkan 12% suara dengan PDI-P memenangkan 33% suara. banyak orang dari komunitas NU meminta Gus Dur membentuk partai politik baru. Gus Dur. dan Sultan Hamengkubuwono X kembali menyatakan komitmen mereka untuk reformasi. Pada 7 Februari 1999. hanya terdapat tiga partai politik: Golkar. Gus Dur didorong untuk melakukan reformasi dengan Megawati dan Amien. Soeharto memberikan konsep Komite Reformasi yang ia usulkan. Dengan kemenangan partainya. Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya pada tanggal 21 Mei 1998.Juli 1997 merupakan awal dari Krisis Finansial Asia. Dari rumah sakit. dalam pertemuan di Ciganjur. PKB secara resmi menyatakan Gus Dur sebagai kandidat pemilihan presiden. Ia tidak langsung mengimplementasikan ide tersebut. Gus Dur memiliki pendirian yang lebih moderat dengan Soeharto dan meminta demonstran berhenti untuk melihat apakah Soeharto akan menepati janjinya. Dengan jatuhnya Soeharto. bersama dengan Megawati. Pada November 1998. Namun. dengan yang paling penting adalah Partai Amanat Nasional (PAN) bentukan Amien dan Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDI-P) bentukan Megawati.

[36] . Setelah itu.[30] Poros Tengah mulai menominasikan Gus Dur sebagai kandidat ketiga pada pemilihan presiden dan komitmen PKB terhadap PDI-P mulai berubah. Non-partisan dan TNI juga ada dalam kabinet tersebut. PAN. Reformasi kedua adalah membubarkan Departemen Sosial yang korup. Gus Dur mengunjungi Jayapura di provinsi Irian Jaya. Gus Dur juga ingin mengadopsi pendekatan yang lebih lembut terhadap Aceh dengan mengurangi jumlah personel militer di Negeri Serambi Mekkah tersebut. PKB. Abdurrahman Wahid kemudian terpilih sebagai Presiden Indonesia ke-4 dengan 373 suara. Amerika Serikat. Kabinet Persatuan Nasional.[34] Setelah satu bulan berada dalam Kabinet Persatuan Nasional. Megawati ikut serta dalam pemilihan wakil presiden dan mengalahkan Hamzah Haz dari PPP. Pada 20 Oktober 1999. Pada Juli. pada bulan Desember. ia mengunjungi Republik Rakyat Cina. koalisi partai-partai Muslim. Jepang. Namun. Setelah meyakinkan jendral Wiranto untuk tidak ikut serta dalam pemilihan wakil presiden dan membuat PKB mendukung Megawati. dan Yordania. Wahid kemudian mulai melakukan dua reformasi pemerintahan. PDI-P tidak memiliki mayoritas penuh.[32] Tidak senang karena calon mereka gagal memenangkan pemilihan. adalah kabinet koalisi yang meliputi anggota berbagai partai politik: PDI-P. pendukung Megawati mengamuk dan Gus Dur menyadari bahwa Megawati harus terpilih sebagai wakil presiden. sedangkan Megawati hanya 313 suara. Reformasi pertama adalah membubarkan Departemen Penerangan. Kuwait. Selama kunjungannya. Akbar Tanjung.[33] Pada November 1999. Menteri Menteri Koordinator Pengentasan Kemiskinan (Menko Taskin) Hamzah Haz mengumumkan pengunduran dirinya pada bulan November. Beberapa saat kemudian. [sunting] Kepresidenan [sunting] 1999 Kabinet pertama Gus Dur. Abdurrahman Wahid berhasil meyakinkan pemimpin-pemimpin Papua bahwa ia mendorong penggunaan nama Papua. Wahid mengunjungi negara-negara anggota ASEAN. Namun referendum ini menentukan otonomi dan bukan kemerdekaan seperti referendum Timor Timur. MPR kembali berkumpul dan mulai memilih presiden baru. Amien dan Poros Tengah secara resmi menyatakan Abdurrahman Wahid sebagai calon presiden. ketua Golkar dan ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyatakan Golkar akan mendukung Gus Dur. Pada 30 Desember. Rencana Gus Dur adalah memberikan Aceh referendum. Amien Rais membentuk Poros Tengah.[31] Pada 19 Oktober 1999. PPP. senjata utama rezim Soeharto dalam menguasai media. Muncul dugaan bahwa pengunduran dirinya diakibatkan karena Gus Dur menuduh beberapa anggota kabinet melakukan korupsi selama ia masih berada di Amerika Serikat.akan memenangkan pemilihan presiden pada Sidang Umum MPR. Pada 21 Oktober 1999. dan Partai Keadilan (PK). sehingga membentuk aliansi dengan PKB. Qatar.[33] Beberapa menduga bahwa pengunduran diri Hamzah Haz diakibatkan karena ketidaksenangannya atas pendekatan Gus Dur dengan Israel [35]. Gus Dur pun berhasil meyakinkan Megawati untuk ikut serta. Golkar. MPR menolak pidato pertanggungjawaban Habibie dan ia mundur dari pemilihan presiden. Pada 7 Oktober 1999.

Jerman. Pada Januari 2000. dan Brunei Darussalam.[sunting] 2000 Abdurrahman Wahid di Forum Ekonomi Dunia tahun 2000. Pada Februari. Wahid sekali lagi mengunjungi Amerika. Dalam perjalanan pulang dari Eropa. Perancis. Wahid melakukan perjalanan luar negeri ke Eropa lainnya dengan mengunjungi Inggris. pemerintah menandatangani nota kesepahaman dengan GAM hingga . sebelum kembali melewati Kota Meksiko dan Hong Kong. Pakistan. Pada bulan Juni. Gus Dur melihat Wiranto sebagai halangan terhadap rencana reformasi militer dan juga karena tuduhan pelanggaran HAM di Timor Timur terhadap Wiranto. Pada April 2000. dan Italia. Gus Dur mengunjungi Timor Leste.[38] Ketika Gus Dur kembali ke Jakarta. Pada Maret 2000. Namun. Alasan yang diberikan Wahid adalah bahwa keduanya terlibat dalam kasus korupsi.[37] Ketika Gus Dur berkelana ke Eropa pada bulan Februari. ia mulai meminta Jendral Wiranto mengundurkan diri dari jabatan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan. Pada bulan Maret.[39] Hal ini memperburuk hubungan Gus Dur dengan Golkar dan PDI-P. Gus Dur melakukan perjalanan ke luar negeri lainnya ke Swiss untuk menghadiri Forum Ekonomi Dunia dan mengunjungi Arab Saudi dalam perjalanan pulang menuju Indonesia. meskipun Gus Dur tidak pernah memberikan bukti yang kuat. Thailand. Korea Selatan. Di bulan April. Gus Dur memecat Menteri Negara Perindustrian dan Perdagangan Jusuf Kalla dan Menteri Negara BUMN Laksamana Sukardi. dan Mesir sebagai tambahan baru ke dalam daftar negara-negara yang dikunjunginya. Gus Dur kemudian mengubah pikirannya dan memintanya mundur. Gus Dur juga mengunjungi India. Dua bulan kemudian. Wiranto berbicara dengannya dan berhasil meyakinkan Gus Dur agar tidak menggantikannya. Jepang. pemerintahan Gus Dur mulai melakukan negosiasi dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). dan Perancis dengan Iran. Belanda. Wahid mengunjungi Afrika Selatan dalam perjalanan menuju Kuba untuk menghadiri pertemuan G-77.

namun mereka tetap berhasil mencapai Maluku dan dipersenjatai oleh senjata TNI. Wahid meminta TNI menghentikan aksi Laskar Jihad. Wahid menyadari kelemahannya sebagai pemimpin dan menyatakan ia akan mewakilkan sebagian tugas. popularitas Gus Dur masih tinggi. musuh Gus Dur menuduhnya terlibat dalam skandal ini. yaitu Agus Wirahadikusumah. pidato Gus Dur diterima oleh mayoritas anggota MPR. kepada parlemen Palestina tahun 2000. Laskar Jihad pergi ke Maluku untuk membantu orang Muslim dalam konflik dengan orang Kristen. Pada bulan Mei. Gus Dur gagal mempertanggungjawabkan dana tersebut. tetapi berencana menunjuk Agus sebagai Kepala Staf Angkatan Darat. Namun. Tukang pijit pribadi Gus Dur mengklaim bahwa ia dikirim oleh Gus Dur ke Bulog untuk mengambil uang. Pada Sidang Umum MPR. Gus Dur mengikuti tekanan tersebut.[46] Meskipun uang berhasil dikembalikan.[45] Muncul pula dua skandal pada tahun 2000. Pada 23 Agustus. Skandal ini disebut skandal Buloggate. Pada bulan yang sama. Tidak terdapat anggota Golkar dalam kabinet baru Gus Dur. Gus Dur menyatakan darurat militer di Maluku karena kondisi di sana semakin memburuk. Pada awalnya MPR berencana menerapkan usulan ini sebagai TAP MPR. anggota TNI mulai menekan Wahid untuk mencopot jabatan Agus. saat kedua penandatangan akan melanggar persetujuan. diganti. Pada September. Pada saat itu semakin jelas bahwa Laskar Jihad didukung oleh anggota TNI dan juga kemungkinan didanai oleh Fuad Bawazier. duta besar Palestina untuk Indonesia. Petinggi TNI merespon dengan mengancam untuk pensiun. Gus Dur memperbolehkan bendera bintang . Gus Dur juga dituduh menyimpan uang $2 juta untuk dirinya sendiri. Agus mulai membuka skandal yang melibatkan Dharma Putra. Gus Dur menemukan sekutu. duta besar Palestina untuk Indonesia. Sekutu Wahid seperti Megawati. XXIX/MPR/1966 yang melarang Marxisme-Leninisme dicabut. Megawati menunjukan ketidaksenangannya dengan tidak hadir pada pengumuman kabinet. akan tetapi Keputusan Presiden dianggap sudah cukup. Uang itu merupakan sumbangan dari Sultan Brunei untuk membantu di Aceh. Gus Dur mengumumkan kabinet baru meskipun Megawati ingin pengumuman ditunda. Selama pidato.awal tahun 2001.[43] Dalam usaha mereformasi militer dan mengeluarkan militer dari ruang sosial-politik. Badan Urusan Logistik (BULOG) melaporkan bahwa $4 juta menghilang dari persediaan kas Bulog. sehingga Gus Dur kembali harus menurut pada tekanan.[44] Hubungan Gus Dur dengan TNI semakin memburuk ketika Laskar Jihad tiba di Maluku dan dipersenjatai oleh TNI. yaitu skandal Buloggate dan Bruneigate. Isu lain yang muncul adalah keanggotaan Gus Dur pada Yayasan Shimon Peres.[41] Ia juga berusaha membuka hubungan dengan Israel. Melalui Megawati. yang diangkatnya menjadi Panglima Kostrad pada bulan Maret.[40] Gus Dur juga mengusulkan agar TAP MPRS No. Pada Juli 2000. yayasan yang memiliki hubungan dengan Kostrad. bendera bintang kejora berkibar di Papua Barat. yang menyebabkan kemarahan pada kelompok Muslim Indonesia.[47] Anggota MPR setuju dan mengusulkan agar Megawati menerima tugas tersebut. Akbar dan Amien masih mendukungnya meskipun terjadi berbagai skandal dan pencopotan menteri. Skandal ini disebut skandal Bruneigate. dan Alwi meminta agar Awad. Pada waktu yang sama.[42] Isu ini diangkat dalam pidato Ribbhi Awad. menteri keuangan terakhir Soeharto. Kabinet baru lebih kecil dan meliputi lebih banyak non-partisan. Sidang Umum MPR 2000 hampir tiba. Baik Gus Dur dan menteri luar negerinya Alwi Shihab menentang penggambaran Presiden Indonesia yang tidak tepat.

DPR mengeluarkan nota kedua dan meminta diadakannya Sidang Istimewa MPR pada 1 Agustus.kejora dikibarkan asalkan berada di bawah bendera Indonesia.[48] Ia dikritik oleh Megawati dan Akbar karena hal ini.[56] Akhirnya pada 20 Juli.[53]. Megawati mulai menjaga jarak dan tidak hadir dalam inaugurasi penggantian menteri. DPR bertemu untuk mengeluarkan nota terhadap Gus Dur. Gus Dur menyatakan kemungkinan Indonesia masuk kedalam anarkisme.[57]. Sosial. sementara Akbar menunggu pemilihan umum legislatif tahun 2004.000 tentara di Jakarta dan juga menurunkan tank yang menunjuk ke arah Istana Negara sebagai bentuk penunjukan kekuatan. (2) . Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Yusril Ihza Mahendra dicopot dari kabinet karena ia mengumumkan permintaan agar Gus Dur mundur. Gus Dur mengumumkan bahwa Tahun Baru Cina (Imlek) menjadi hari libur opsional. Gus Dur membantah dan pergi untuk berbicara dengan demonstran di Pasuruan. Ia menyatakan kecewa mendukung Gus Dur sebagai presiden tahun lalu. Di Jakarta. Megawati melindungi Gus Dur. terdapat banyak elit politik yang kecewa dengan Abdurrahman Wahid. dan Keamanan (Menko Polsoskam) Susilo Bambang Yudhoyono untuk menyatakan keadaan darurat. Gus Dur mulai putus asa dan meminta Menteri Koordinator Politik.[54] Menteri Kehutanan Nurmahmudi Ismail juga dicopot dengan alasan berbeda visi dengan Presiden. berlawanan dalam pengambilan kebijakan. Amien juga berusaha mengumpulkan oposisi dengan meyakinkan Megawati dan Gus Dur untuk merenggangkan otot politik mereka. Amien Rais menyatakan bahwa Sidang Istimewa MPR akan dimajukan pada 23 Juli. Di Jawa Timur.[55] yang pada saat itu massanya ikut dalam aksi menuntut Gus Dur mundur. oposisi Gus Dur turun menuduhnya mendorong protes tersebut. Gus Dur lalu mengunjungi Afrika Utara dan juga Arab Saudi untuk naik haji.[49] [sunting] 2001 dan akhir kekuasaan Pada Januari 2001. Gus Dur mencoba membalas oposisi dengan melawan disiden pada kabinetnya. Pada akhir tahun 2000. Dalam menanggapi hal ini. TNI menurunkan 40. Nota ini juga menimbulkan protes di antara NU. Pada pertemuan dengan rektor-rektor universitas pada 27 Januari 2001. demonstran NU terus menunjukkan dukungan mereka kepada Gus Dur dan pada bulan April mengumumkan bahwa mereka siap untuk mempertahankan Gus Dur sebagai presiden hingga mati. 151 anggota DPR menandatangani petisi yang meminta pemakzulan Gus Dur. Ia lalu mengusulkan pembubaran DPR jika hal tersebut terjadi. Pada bulan Maret. Namun. Pada 1 Februari.[51] Abdurrahman Wahid melakukan kunjungan terakhirnya ke luar negeri sebagai presiden pada Juni 2001 ketika ia mengunjungi Australia. Pada 30 April. Nota tersebut berisi diadakannya Sidang Khusus MPR dimana pemakzulan Presiden dapat dilakukan. Yudhoyono menolak dan Gus Dur memberhentikannya dari jabatannya beserta empat menteri lainnya dalam reshuffle kabinet pada tanggal 1 Juli 2001. anggota NU melakukan protes di sekitar kantor regional Golkar. terjadi serangan bom terhadap gereja-gereja di Jakarta dan delapan kota lainnya di seluruh Indonesia. Pada 24 Desember 2000. Anggota PKB hanya bisa walk out dalam menanggapi hal ini. Pada akhir November. Orang yang paling menunjukan kekecewaannya adalah Amien.[50] Tindakan ini diikuti dengan pencabutan larangan penggunaan huruf Tionghoa. Gus Dur kemudian mengumumkan pemberlakuan dekrit yang berisi (1) pembubaran MPR/DPR.[52] Pertemuan tersebut menambah gerakan anti-Wahid. dan diangap tidak dapat mengendalikan Partai Keadilan.

dimana rakyat akan memilih secara langsung. DPD. [sunting] Kematian . dan DPRD Indonesia 2004. Namun. Gus Dur menyatakan golput. ketua PKB. [sunting] Kehidupan pribadi Wahid menikah dengan Sinta Nuriyah dan dikaruniai empat orang anak: Alissa Qotrunnada.6% suara. dan Inayah Wulandari.[60] [sunting] Aktivitas setelah kepresidenan [sunting] Perpecahan pada tubuh PKB Sebelum Sidang Khusus MPR.[59] Abdurrahman Wahid terus bersikeras bahwa ia adalah presiden dan tetap tinggal di Istana Negara selama beberapa hari. Gus Dur menjadi salah satu pemimpin koalisi politik yang bernama Koalisi Nusantara Bangkit Bersatu. sehari setelah Munas Matori selesai[62] Musyawarah Nasional memilih kembali Gus Dur sebagai Ketua Dewan Penasehat dan Alwi Shihab sebagai Ketua PKB. [sunting] Pemilihan umum 2004 Pada April 2004. Matori mengadakan Munas Khusus yang dihadiri oleh pendukungnya di PKB. Anita Hayatunnufus. Akbar Tanjung dan Megawati. namun akhirnya pada tanggal 25 Juli ia pergi ke Amerika Serikat karena masalah kesehatan. Namun. bersikeras hadir karena ia adalah Wakil Ketua MPR. Yenny juga aktif berpolitik di Partai Kebangkitan Bangsa dan saat ini adalah direktur The Wahid Institute. Wiranto. Wiranto dan Solahuddin kalah dalam pemilu. Untuk pemilihan kedua antara pasangan Yudhoyono-Kalla dengan Megawati-Muzadi. PKB memilih Wahid sebagai calon presiden. Gus Dur membalasnya dengan mengadakan Munasnya sendiri pada tanggal 17 Januari. anggota PKB setuju untuk tidak hadir sebagai lambang solidaritas.[61] Pada tanggal 14 Januari 2002. Munas tersebut memilihnya kembali sebagai ketua PKB. Matori Abdul Djalil. Bersama dengan Try Sutrisno. Gus Dur menjatuhkan posisi Matori sebagai Ketua PKB pada tanggal 15 Agustus 2001 dan melarangnya ikut serta dalam aktivitas partai sebelum mencabut keanggotaan Matori pada bulan November. MPR secara resmi memakzulkan Gus Dur dan menggantikannya dengan Megawati Sukarnoputri. koalisi ini mengkritik kebijakan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. Zannuba Ariffah Chafsoh (Yenny). terutama mengenai pencabutan subsidi BBM yang akan menyebabkan naiknya harga BBM. dan (3) membekukan Partai Golkar[58] sebagai bentuk perlawanan terhadap Sidang Istimewa MPR. memperoleh 10. Namun dekrit tersebut tidak memperoleh dukungan dan pada 23 Juli. [sunting] Oposisi terhadap pemerintahan SBY Pada Agustus 2005.mengembalikan kedaulatan ke tangan rakyat dengan mempercepat pemilu dalam waktu satu tahun. Gus Dur lalu mendukung Solahuddin yang merupakan pasangan dari Wiranto. PKB berpartisipasi dalam Pemilihan Umum Anggota DPR. PKB Gus Dur lebih dikenal sebagai PKB Kuningan sementara PKB Matori dikenal sebagai PKB Batutulis. Dengan posisinya sebagai Ketua Dewan Syuro. Gus Dur gagal melewati pemeriksaan medis sehingga Komisi Pemilihan Umum menolak memasukannya sebagai kandidat. Pada 5 Juli 2004. Untuk Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Indonesia 2004.

sebuah penghargaan yang cukup prestisius untuk kategori Community Leadership. pada pukul 18. istri Gus Dur.[65] Wahid dinobatkan sebagai "Bapak Tionghoa" oleh beberapa tokoh Tionghoa Semarang di Kelenteng Tay Kak Sie. dan komitmen dalam memperjuangkan kebebasan berekpresi. ia menerima penghargaan tersebut. sebuah yayasan yang bergerak di bidang penegakan Hak Asasi Manusia. Diabetes dan gangguan ginjal juga dideritanya.[70] [sunting] Doktor kehormatan . 30 Desember 2009. Wahid mendapat penghargaan tersebut karena menurut mereka ia merupakan salah satu tokoh yang peduli terhadap persoalan HAM.[5] Ia mendapat penghargaan dari Simon Wiesenthal Center. Gadis Arivia dan Gus Dur mendapatkan Tasrif Award-AJI sebagai Pejuang Kebebasan Pers 2006. Jakarta.[68] Penghargaan ini diserahkan langsung kepada Sinta Nuriyah. Beberapa kali ia mengalami serangan stroke. Gus Dur menerima Ramon Magsaysay Award. Menurut Salahuddin Wahid adiknya.[66][67] Gus Dur memperoleh penghargaan dari Mebal Valor yang berkantor di Los Angeles karena Wahid dinilai memiliki keberanian membela kaum minoritas.45 akibat berbagai komplikasi penyakit tersebut. Penghargaan Tasrif Award bagi Gus Dur menuai protes dari para wartawan yang hadir dalam acara jumpa pers itu. [sunting] Tasrif Award-AJI Pada 11 Agustus 2006. bahkan sejak ia mulai menjabat sebagai presiden. Gang Lombok. di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Gus Dur dan Gadis dipilih oleh dewan juri yang terdiri dari budayawan Butet Kertaradjasa. yang dideritanya sejak lama. semangat keberagaman.[64] [sunting] Penghargaan Pada tahun 1993. dan demokrasi di Indonesia. yang selama ini dikenal sebagai kawasan Pecinan pada tanggal 10 Maret 2004. persamaan hak. Ia menderita gangguan penglihatan sehingga seringkali surat dan buku yang harus dibaca atau ditulisnya harus dibacakan atau dituliskan oleh orang lain. Ia meninggal dunia pada hari Rabu.[70] Seorang wartawan mengatakan bahwa hanya karena upaya Gus Dur menentang RUU Anti Pornoaksi dan Pornografi.[66] Pada 21 Juli 2010. ia memperoleh Lifetime Achievement Award dalam Liputan 6 Awards 2010. pemimpin redaksi The Jakarta Post Endy Bayuni.[63] Seminggu sebelum dipindahkan ke Jakarta ia sempat dirawat di Jombang seusai mengadakan perjalanan di Jawa Timur. visi. Sementara wartawan lain seperti Ati Nurbaiti. salah satunya dalam membela umat beragama Konghucu di Indonesia dalam memperoleh hak-haknya yang sempat terpasung selama era orde baru. Namanya diabadikan sebagai nama kelompok studi Abdurrahman Wahid Chair of Islamic Study.Gus Dur menderita banyak penyakit.[69] Penghargaan ini diberikan oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI). Mereka berhasil menyisihkan 23 kandidat lain.[66] Wahid juga memperoleh penghargaan dari Universitas Temple. Sebelum wafat ia harus menjalani hemodialisis (cuci darah) rutin. meskipun telah meninggal. mantan Ketua Umum AJI Indonesia dan wartawan The Jakarta Post membantah dan mempertanyakan hubungan perjuangan Wahid menentang RUU APP dengan kebebasan pers. Gus Dur wafat akibat sumbatan pada arteri. dan Ketua Komisi Nasional Perempuan Chandra Kirana. Gus Dur dan Gadis dinilai memiliki semangat.

1 Pandangan Kristen 4. Bangkok. Thailand (2000)[71] Doktor Kehormatan dari Asian Institute of Technology.2 Pandangan Islam 4. Seoul. dan Ilmu Humaniora dari Pantheon Universitas Sorbonne. Korea Selatan (2003)[71] Doktor Kehormatan dari Universitas Sun Moon. Thailand (2000)[71] Doktor Kehormatan bidang Ilmu Hukum dan Politik. Bangkok. Seoul. Belanda (2000) [72] Doktor Kehormatan dari Universitas Jawaharlal Nehru. Paris. India (2000)[71] Doktor Kehormatan dari Universitas Soka Gakkai.3 Pandangan Hindu   5 Lihat pula 6 Referensi . Jepang (2002)[71] Doktor Kehormatan bidang Kemanusiaan dari Universitas Netanya. Ilmu Ekonomi dan Manajemen. Thailand (2000) Doktor Kehormatan dari Universitas Twente. Israel (2003)[73] Doktor Kehormatan bidang Hukum dari Universitas Konkuk. Korea Selatan (2003)          Pluralisme Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Perancis (2000)[71] Doktor Kehormatan dari Universitas Chulalongkorn. Tokyo.Gus Dur juga banyak memperoleh gelar Doktor Kehormatan (Doktor Honoris Causa) dari berbagai lembaga pendidikan:  Doktor Kehormatan bidang Filsafat Hukum dari Universitas Thammasat. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Daftar isi [sembunyikan]     1 Etimologi 2 Pluralisme Sosial 3 Pluralisme Ilmu Pengetahuan 4 Pluralisme Agama o o o 4. Bangkok.

[sunting] Pluralisme Ilmu Pengetahuan Bisa diargumentasikan bahwa sifat pluralisme proses ilmiah adalah faktor utama dalam pertumbuhan pesat ilmu pengetahuan. istilah ini tidak dapat dimaknai sembarangan. Pada gilirannya. Pluralisme juga menunjukkan hak-hak individu dalam memutuskan kebenaran universalnya masingmasing. misalnya. badan-badan politik dan ekonomi. [sunting] Pluralisme Agama Pluralisme Agama (Religious Pluralism) adalah istilah khusus dalam kajian agama agama. ‘saling menghormati’ (mutual respect).[sunting] Etimologi plural + -ism Secara bahasa Pluralisme (pluralism. memiliki lebih dari satu tentang keyakinan gerejawi. dan sebagainya. karena. ada konsentrasi kekuasaan politik dan keputusan dibuat oleh hanya sedikit anggota. lebih besar kinerja dan pertumbuhan ekonomi dan lebih baiklah teknologi kedokteran. Contoh kelompok-kelompok dan situasi-situasi di mana pluralisme adalah penting ialah: perusahaan. Seba gai satu paham (isme).ing) diserap dari bahasa inggris. atau bermacam-macam faham. terdiri dari dua kata plural (beragam. Sebaliknya. Sebagai ‘terminologi khusus’. Berdasarkan Webster's Revised Unabridged Dictionary (1913 + 1828) arti pluralism adalah:   hasil atau keadaan menjadi plural. dalam masyarakat pluralistis.id) dan isme(faham. Pluralisme dapat dikatakan salah satu ciri khas masyarakat modern dan kelompok sosial yang paling penting. misalnya disamakan dengan makna istilah ‘toleransi’. Dalam sebuah masyarakat otoriter atau oligarkis. keadaan seorang pluralis. [sunting] Pluralisme Sosial Dalam ilmu sosial. perhimpunan ilmiah. dan oleh karena itu hasil yang lebih baik. id. masyarakat dan perkembangan ekonomi. Dipercayai bahwa hal ini menghasilkan partisipasi yang lebih tersebar luas dan menghasilkan partisipasi yang lebih luas dan komitmen dari anggota masyarakat. Mereka hidup bersama (koeksistensi) serta membuahkan hasil tanpa konflik asimilasi. yang membahas cara pandang terhadap agama- . kekuasaan dan penentuan keputusan (dan kemilikan kekuasaan) lebih tersebar. Untuk itu kata ini termasuk kata yang ambigu. dan mungkin merupakan pengemudi utama kemajuan dalam ilmu pengetahuan. yang berarti beragam pemahaman. pertumbuhan pengetahuan dapat dikatakan menyebabkan kesejahteraan manusiawi bertambah. pluralisme adalah sebuah kerangka dimana ada interaksi beberapa kelompokkelompok yang menunjukkan rasa saling menghormat dan toleransi satu sama lain.

juga menegaskan kembali bahwa Yesus Kristus adalah satu-satunya pengantara keselamatan Ilahi dan tidak ada orang yang bisa ke Bapa selain melalui Yesus. istilah ‘Pluralisme Agama’ telah menjadi pembahasan panjang di kalangan para il muwan dalam studi agama agama (religious studies) [sunting] Pandangan Kristen Paus Yohannes Paulus II. Stevri Lumintang). Bukan namanya toleransi apabila untuk mau saling menerima dituntut agar masing-masing melepaskan apa yang mereka yakini. Problema Teks Bibel. teta pi keselamatan juga mungkin terdapat pada agama lain. 2. Ketika Gereja berkuasa di zaman pertengahan.  inklusivisme. Pluralisme Agama berkembang pesat dalam masyarakat KristenBarat disebabkan setidaknya oleh tiga hal: yaitu 1. meskipun Kristen merupakan agama yang benar. Dalam tradisi Kristen. * Pluralisme Agama hanya di permukaan saja kelihatan lebih rendah hati dan toleran dariupada sikap inklusif yang tetap meyakini imannya. yang memandang hanya orangorang yang mendengar dan menerima Bibel Kristen yang akan diselamatkan. Semuanya dianggap sebagai jalan yang samasama sah menuju Tuhan [2] [sunting] Pandangan Islam . pluralisme.agama yang ada. tidak ada agama yang dipandang leb ih superior dari agama lainnya. (Franz Magnis Suseno). para tokohnya telah melakukan banyak kekeliruan da n kekerasan yang akhirnya menimbulkan sikap trauma masyarakat Barat terhadap klaim kebenaran s atu agama tertentu.  eksklusivisme. yang memandang semua agama adalah jalan yang samasama sah menuju inti  dari realitas agama. tahun 2000. dikenal ada tiga cara pendekatan atau cara pandang teologis terhadap a gama lain. * Pluralisme adalah suatu tantangan sekaligus bahaya yang sangat serius bagi kekristenan. Di luar itu tidak selamat. Dr. selain menolak paham Pluralisme Agama. Trauma sejarah kekuasaan Gereja di Zaman Pertengahan dan konflik Katolik-Protestan. Problema teologis Kristen dan 3. mengeluarkan Dekrit Dominus Jesus[1]’ Penjelasan ini. yang berpandangan. Dalam pandangan Pluralisme Agama. (Pdt.

ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Pluralisme sebagai paham religius artifisial yang berkembang di Indonesia. Menurut asal katanya Pluralisme berasal dari bahasa inggris. 2005). maka definisi [eng]pluralism adalah : "In the social sciences. pluralism. cendekiawan Hindu). dan secara bombastik memproklamasika n bahwa “semua agama adalah sama”." Daftar isi [sembunyikan]     1 Polemik 2 Catatan 3 Kristalisasi polemik 4 Rujukan [sunting] Polemik Saat ini pluralisme menjadi polemik di Indonesia karena perbedaan mendasar antara pluralisme dengan pengertian awalnya yaitu pluralism sehingga memiliki arti :   pluralisme diliputi semangat religius.Paham Sekularisme. that they fruitfully coexist and interact without conflict or assimilation. Pluralisme (Agama) dan Liberalisme bertentangan dengan Islam dan haram bag i umat Islam untuk memeluknya. dia melakukan itu atas kerugian besar dari agama Hindu yan g dia katakan dia cintai. berinteraksi tanpa konflik atau asimilasi (pembauran / pembiasan). (Dr. Polemik pluralisme di Indonesia Dari Wikipedia bahasa Indonesia." Atau dalam bahasa Indonesia : "Suatu kerangka interaksi yg mana setiap kelompok menampilkan rasa hormat dan toleran satu sama lain. bukan hanya sosial kultural pluralisme digunakan sebagai alasan pencampuran antar ajaran agama . [3] Ummat Islam di Indonesia sepakat dengan memberi fatwa faham Pluralisme agama adalah haram [sunting] Pandangan Hindu Setiap kali orang Hindu mendukung Universalisme Radikal. mengalami perubahan ke bentuk lain dari asimilasi yang semula menyerap istilah pluralism. Apabila merujuk dari wikipedia bahasa inggris. pluralism is a framework of interaction in which groups show sufficient respect and tolerance of each other. (Fatwa MUI. Frank Gaetano Morales.

asimilasi. isu pluralisme kembali menjadi perbincangan. Dan tidaklah aneh jika kondisi ini memancing timbulnya reaksi dari berbagai pihak. jelas bahwa pluralisme di indonesia tidaklah sama dengan pluralism sebagaimana pengertian dalam bahasa Inggris. dan dianggap sebagai suatu kemunduran kehidupan berbangsa. oleh sebab itu. [sunting] Catatan Belakangan. Sebagaimana seorang mengucapkan pluralism dalam arti non asimilasi akan bingung jika bertemu dengan kata pluralisme dalam arti asimilasi. Ide mereka untuk mencampurkan ajaran yang berbeda menjadi tertahan perkembangannya. agama dan sebagainya. Sementara di sisi lain bagi penganut definisi pluralisme . Bagi mereka yang mendefinisikan pluralism . hal ini di-salah-paham-i sebagai pelarangan terhadap pemahaman mereka. bermacam ras. Selama beberapa hari hampir semua media cetak . Dalam fatwa tersebut. pelarangan ini berarti pukulan bagi ide yang mereka kembangkan. muncul fatwa dari MUI yang melarang pluralisme sebagai respons atas pemahaman yang tidak semestinya itu. Kalau pengertian pluralisme agama semacam itu. setiap pemeluk agama tidak boleh mengklaim bahwa hanya agamanya saja yang benar sedangkan agama yang lain salah. Pluralisme juga mengajarkan bahwa semua pemeluk agama akan masuk dan hidup dan berdampingan di surga". penganut pluralisme dalam arti asimilasi 2. sudah bukan rahasia lagi bahwa kebanyakan penduduk indonesia kurang kritis dalam menangani suatu informasi. Sudah semestinya muncul pelurusan pendapat agar tidak timbul kerancuan. maka paham tersebut difatwakan MUI sebagai bertentangan dengan ajaran agama Islam [1]. Keseragaman memang bukan suatu pilihan yang baik bagi masyarakat yang terdiri atas berbagai suku. penganut pluralism dalam arti non asimilasi 3. Pertentangan yang terjadi semakin membingungkan karena munculnya kerancuan bahasa. MUI menggunakan sebutan pluralisme agama (sebagai obyek persoalan yang ditanggapi) dalam arti "suatu paham yang mengajarkan bahwa semua agama adalah sama dan karenanya kebenaran setiap agama adalah relative. Sebuah kata yang masih rancu pun menjadi polemik karena belum adanya kemauan untuk mengkaji lebih dalam. penganut anti-pluralisme (yang sebenarnya setuju dengan pluralism dalam arti nonasimilasi) BAHAYA PLURALISME [Al-Islam 488] Bersamaan dengan meninggalnya Gus Dur (mantan Presiden RI ke-4).non asimilasi. [sunting] Kristalisasi polemik Dengan tingkat pendidikan yang kurang baik. pluralisme digunakan sebagai alasan untuk mengubah ajaran suatu agama agar sesuai dengan ajaran agama lain Jika melihat kepada ide dan konteks konotasi yang berkembang. Emosi dan perasaan tersinggung seringkali melapisi aroma debat antar tiga pihak yaitu : 1.

31/12/2009). Negara memberikan jaminan sepenuhnya kepada setiap warga negara untuk beragama.com.co. pindah agama (murtad). Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Amien Rais pun menilai Gus Dur sebagai ikon pluralisme (Kompas. Masing-masing pemeluk agama juga meyakini bahwa merekalah umat pilihan. perpecahan bahkan konflik antarpemeluk agama. bahkan mendirikan agama baru. baik dikaitkan langsung dengan sosok Gus Dur maupun tidak. ide pluralisme didukung oleh kebijakan Pemerintah yang harus mengacu pada HAM dan asas demokrasi. Sejumlah kalangan pun menilai penting untuk memelihara nilai-nilai pluralisme pasca Gus Dur. konflik dan kekerasan dengan mengatasnamakan agama baru sirna jika masing-masing agama tidak lagi menganggap agamanya yang paling benar. Dari ide ini kemudian muncul gagasan lain yang menjadi ikutannya seperti dialog lintas agama.com. dan umat Islam haram mengikuti paham tersebut? Lebih penting lagi. menurut mereka. keyakinan-keyakinah inilah yang sering memicu terjadinya kerenggangan. bagaimana dengan MUI sendiri yang dalam fatwanya No. 4/1/2010). Di Balik Gagasan Pluralisme Lahirnya gagasan mengenai pluralisme (agama) sesungguhnya didasarkan pada sejumlah faktor. konflik horisontal. serta penindasan atas nama agama. (Antara. kebudayaan. Karena itu.menjadikan pluralisme sebagai berita utama. adanya keyakinan masing-masing pemeluk agama bahwa konsep ketuhanannyalah yang paling benar dan agamanyalah yang menjadi jalan keselamatan. akan sangat baik jika MUI mencabut kembali fatwa pengharaman terhadap pluralisme (Kompas. Pertanyaannya.com. Mantan Wakil Presien Jusuf Kalla (JK). agama. Pada ranah politik.7/MUNAS VII/MUI/11/2005 telah dengan jelas-jelas menyebutkan bahwa pluralisme (selain sekularisme dan liberalisme) adalah paham yang bertentangan dengan ajaran agama Islam. Menurut kaum pluralis. Kemunculan ide pluralisme didasarkan pada sebuah keinginan untuk melenyapkan ‗klaim keberanan‘ (truth claim) yang dianggap menjadi pemicu munculnya sikap ekstrem. perang atas nama agama. misalnya. Menurut kaum pluralis. bagaimana sesungguhnya pluralisme menurut pandangan Islam? Hakikat Pluralisme Pluralisme sering diartikan sebagai paham yang mentoleransi adanya ragam pemikiran. doa bersama dan lain sebagainya. Isu pluralisme kembali mencuat terutama setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjuluki Gus Dur sebagai ―Bapak Pluralisme‖ yang patut menjadi teladan bagi seluruh bangsa. peradaban dan lain-lain. mengharapkan semangat kebersamaan dan pluralisme yang selalu dikobarkan Gus Dur tetap terjaga (Detik. Salah seorang aktivisnya. Kalangan liberal tak ketinggalan.id. menulis bahwa dalam rangka memberikan penghormatan terhadap Gus Dur sebagaimana dilakukan oleh Presiden Yudhoyono. Dua di antaranya adalah: Pertama. 2/1/2010). Zuhairi Misrawi. 30/12/2009). . Inilah hakikat ide pluralisme agama yang saat ini dipropagandakan di Dunia Islam melalui berbagai cara dan media. radikal.

Konflik ini kemudian dipelihara oleh Amerika Serikat yang menggantikan peran Inggris. Dalam sekala internasional. Memang. Karena itu. Sementara itu. misalnya. khususnya atas Dunia Islam. banyak pakar Barat dan AS sendiri yang menjelaskan bahwa serangan militer AS ke Afganistan maupun Irak bahkan lebih bermotifkan ekonomi (yakni demi minyak)—di samping politik (demi dominasi ideologi Kapitalisme). sangat tidak ‗nyambung‘ jika untuk menghentikan konflik-konflik tersebut kemudian dipasarkan terus gagasan pluralisme dan ikutannya seperti dialog antaragama dll. dan kemudian dilanjutkan dengan menyerang Irak. konflik Palestina-Israel bermula ketika bangsa Yahudi (Israel) sengaja ―ditanam‖ oleh penjajah Inggris di jantung Palestina dalam ranga melemahkan umat Islam. jika ditinjau dari aspek sejarah. khususnya setelah Peristiwa 11 September 2001. Namun. juga lebih bernuansa politik. sesaat setelah terjadinya Peristiwa 11 September. Namun. misalnya. Bahkan banyak konflik terjadi lebih sering berlatar belakang ideologi dan politik. Kedua. lebih bermotifkan ideologi dan politik— . Yahudi dan Kristen). ketimbang berlatar belakang agama. Karena itu. faktor kepentingan ideologis dari Kapitalisme untuk melanggengkan dominasinya di dunia. konflik Palestina-Israel lebih dari setengah abad. konflik Barat-Timur (yang sering dianggap mencerminkan konflik Kristen-Islam). juga jelas lebih berlatarbelakang ideologi dan politik ketimbang agama. toh dalam rentang sejarah yang sangat panjang selama berabad-abad ketiga pemeluk agama ini pernah hidup berdampingan secara damai dalam naungan Khilafah Islam. dengan begitu Barat dapat terus-menerus menyibukkan umat Islam dengan konflik tersebut sehingga umat Islam melupakan bahaya dominasi Barat—khususnya AS dan Inggris— sebagai penjajah mereka. jelas bukan konflik antaragama (Islam. khususnya di Timur Tengah. Namun selanjutnya. faktor pertama bolehlah diakui sebagai alasan awal munculnya gagasan pluralisme agama. tidak benar jika seluruh konflik yang terjadi saat ini dipicu oleh faktor agama. Sejarah membuktikan. sekali lagi. Dalam sekala lokal. Selain isu-isu demokrasi. akar konflik-konflik tersebut. Konflik Palestina-Israel ini lebih bernuansa politik yang melibatkan penjajah Barat. hak asasi manusia dan kebebasan serta perdamaian dunia. dunia saat ini sarat dengan konflik. Sebab. pluralisme agama adalah sebuah gagasan yang terus disuarakan Kapitalisme global yang digalang Amerika Serikat untuk menghalang kebangkitan Islam. yakni adanya campur tangan asing (yang tidak lain kaum penjajah Barat) untuk melemahkan Indonesia yang berpenduduk mayoritas Muslim. Presiden AS George W Bush pernah ―keseleo‖ dengan menyebut secara jelas bahwa WoT (War on Terrorism) sebagai Crussade (Perang Salib) baru. untuk semakin melemahkan kekuatan umat Islam. konflik yang pernah terjadi di Maluku atau Poso beberapa tahun lalu. Pasalnya. Pasalnya. Konflik Sebagai Alasan? Memang benar. dan bukan bermotifkan agama. dalam skala yang lebih luas dan global. Lalu setelah itu AS menyerang Afganistan. faktor dominan yang memicu maraknya isu pluralisme agama adalah niat Barat untuk makin mengokohkan dominasi Kapitalismenya.diperlukan gagasan pluralisme sehingga agama tidak lagi berwajah eksklusif dan berpotensi memicu konflik.

dan menikah dengan tatacara agama mereka. menolak klaim kebenaran semua agama selain Islam. Lalu bagaimana bisa dinyatakan. Ayat ini menegaskan bahwa agama-agama selain Islam itu sesungguhnya menyembah kepada selain Allah SWT. Allah SWT juga berfirman: Mereka menyembah selain Allah tanpa keterangan yang diturunkan Allah. mereka dibiarkan hidup dan pemeluknya bebas beribadah. serta memandang mereka sebagai orangorang kafir (QS al-Maidah [5]: 72).yakni dominasi Kapitalisme yang diusung Barat. yang perlu dilakukan umat Islam sesungguhnya bukan menyerukan pluralisme agama apalagi dialog antaragama untuk mencari titik temu dan kesamaan. atas Dunia Islam— ketimbang berlatar-belakang agama. 31). berpakaian. bahwa Islam mengakui ide pluralisme yang menyatakan bahwa semua agama adalah sama-sama benarnya dan menyembah kepada Tuhan yang sama? Dalam ayat yang lain. Karena itu. QS 19: 88-92. Mereka tidak memiliki ilmu dan tidaklah orang-orang zalim itu mempunyai pembela (QS al-Hajj:67-71). baik Yahudi dan Nasrani. tetapi tidak berarti dianggap benar. tidak berarti diakui benar. namun sama sekali tidak mengakui kebenaran agama-agama tersebut (pluralisme). khususnya AS. Allah SWT pun menolak siapa saja yang memeluk agama selain Islam (QS Ali Imran [3]: 85). Artinya. Tetapi. Masalahnya. Ayat ini menerangkan bahwa Islam mengakui keberadaan dan keragaman suku dan bangsa serta identitas-identitas agama selain Islam (pluralitas). Pluralisme Menurut Islam Allah SWT berfirman: Hai manusia. bahwa eksistensi agama-agama tersebut diakui. QS 112: 1-4) disamakan dengan Kristen yang mengakui Yesus sebagai anak Tuhan ataupun disamakan dengan agama Yahudi yang mengklaim Uzair juga sebagai anak Tuhan?! Apalagi Islam disamaratakan dengan agama-agama lain? Benar. . mana mungkin Islam yang mengajarkan tauhid (QS 5: 73-77. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kalian adalah orang yang paling bertakwa di sisi Allah (QS al-Hujurat [49]: 13). sesungguhnya Kami menciptakan kalian dari laki-laki dan perempuan dan Kami menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar saling mengenal. makan. Allah SWT menegaskan: Sesungguhnya agama yang diridhai di sisi Allah hanyalah Islam (QS Ali Imran [3]: 19). ataupun agama-agama lainnya (QS at-Taubah [9]: 30.

Ambil contoh. termasuk oleh pluralisme. 30/12/2009). Barat berupaya mempreteli identitas Islam. misalnya. Padahal Khilafahlah kepemimpinan umum bagi kaum Muslim yang menerapkan Islam. . penegakan syariah Islam dalam negara pun pada akhirnya terus dicegah karena dianggap bisa mengancam pluralisme. melindungi akidah Islam serta menjaga kemuliaan Islam dari berbagai penodaan. pluralisme agama tidak bisa dilepaskan dari agenda penjajahan Barat melalui isu globalisasi. [] ―Kami tidak sependapat jika Gus Dur disebut sebagai Bapak Pluralisme. termasuk di dalamnya gagasan ―agama baru‖ yang bernama pluralisme agama. yakni radikalisme agama dan pluralisme agama. Jamaah Salamullah pimpinan Lia Eden. seperti diungkapkan Presiden di Jombang beberapa waktu lalu karena dapat menimbulkan konflik agama. Dalam kasus Islam.‖ kata Ketua MUI Jatim K. Lalu dengan alasan pluralisme pula.‖ Lebih jauh. yang sesungguhnya telah dan sedang mengancam kaum Muslim saat ini ketika kaum Muslim kehilangan Khilafah Islamiyah sejak hampir satu abad lalu.H. Karena itu. ―Ada dua hal yang membahayakan hubungan umat beragama di Indonesia. Globalisasi merupakan upaya penjajah Barat untuk mengglobalkan nilai-nilai Kapitalismenya. Bahaya lainnya. jihad yang secara syar’i bermakna perang melawan orang-orang kafir yang menjadi penghalang dakwah dikebiri sebatas upaya bersungguh-sungguh. al-Qiyadah alIslamiyah pimpinan Ahmad Mosadeq. Rabu (13/1). Bahaya lain pluralisme agama adalah munculnya agama-agama baru yang diramu dari berbagai agama yang ada. Abdusshomad Buchori di Surabaya. Inilah di antara bahaya yang terjadi. Ia menilai. jika kita menerima pluralisme agama berarti kita harus siap menerima Kapitalisme itu sendiri. Pemakaian hijab (jilbab) oleh Muslimah dalam kehidupan umum dihalangi demi ―menjaga wilayah publik yang sekular dari campur tangan agama. dll adalah beberapa contohnya. meski itu berarti penodaan terhadap Islam. wajar jika KH Kholil Ahmad. Bahaya di Balik Gagasan Pluralisme Bahaya pertama adalah penghapusan identitas-identitas agama. Pengasuh Pondok Pesantren Gunung Jati Pamekasan Jawa Timur.Karena itu. pluralisme adalah faham pencampuradukan beberapa ajaran agama sehingga sangat berbahaya terhadap kehidupan beragama di Indonesia. pluralisme agama menegaskan adanya sekularisme (pemisahan agama dari kehidupan). yang wajib dilakukan umat Islam tidak lain adalah terus-menerus menyeru para pemeluk agama lain untuk memeluk Islam dan hidup di bawah naungan Islam. Munculnya sejumlah aliran sesat di Tanah Air seperti Ahmadiyah pimpinan Mirza Ghulam Ahmad. Meski dengan catatan tetap tidak boleh ada pemaksaan. Ringkasnya. menilai pluralisme agama yang diusung Gus Dur berbahaya bagi umat Islam (Tempointeraktif. Karena itu.com.‖ katanya dalam sidang Badan Pembina Pahlawan Daerah Jatim untuk membahas pengusulan Gus Dur sebagai pahlawan nasional. pendukung pluralisme agama menolak pelarangan terhadap berbagai aliran tersebut.

Ini harus dicermati agar tidak memicu konflik karena adanya pelanggaran akidah. Lagi-lagi prinsip ini memperkokoh ide mengenai pluralisme keagamaan dan menolak eksklusivisme. adalah pengakuan eksistensi orang-orang yang berbuat baik dalam setiap komunitas beragama dan dengan begitu. Muhammad. sebagaimana dirangkum oleh Adian Husaini berikut ini. yang diperlukan sekarang ini dalam penghayatan masalah pluralisme antaragama. Budhy Munawar Rahman: Karenanya.2-3) Adian Husaini menilai pluralisme yang dikeluarkan oleh MUI itu. setiap pemeluk agama tidak boleh mengkalim bahwa hanya agamanya saja yang benar sedangkan agama yang lain salah. Sukidi: Dan konsekuensinya. pertanyaan di atas diajukan kepada Tuhan. Mahatma Gandhi pun seirama dengan mendeklarasikan bahwa semua agama –entah Hinduisme. Romo Mangun. bukan pluralisme. kemunculan fatwa dari MUI (Majelis Ulama Indonesia) yang melarang pluralisme sebagai respons atas pemahaman yang tidak semestinya. Semuanya menuju jalan kebenaran. Sahabat Umar. sejak Gus Dur disebut sebagai Bapak Pluralisme.‖ katanya mengingatkan. oleh sebab itu. Yahudi. Baharudin Lopa. Nietzsche menegasikan adanya ‖Kebenaran Tunggal‖ dan justru bersikap afirmatif terhadap banyak kebenaran. ―Yang benar adalah pluralitas. kebenaran ada dan ditemukan pada semua agama. Islam. antara lain. mungkin Dia hanya tersenyum simpul. 2005. Dan konsekuensinya. Zoroaster. Abu Nuwas. (hidayatullah/alhikmahonline) Penafsiran Memang keberatan MUI mengakui Gus Dur sebagai ―Bapak Pluralisme‖ bukan barang baru. maupun lainnyaadalah benar. yakni pandangan bahwa siapapun yang beriman–tanpa harus melihat agamanya apa.adalah sama di hadapan Allah. Sambil menunjukkan surga-Nya yang Mahaluas. Abdul Munir Mulkhan: Jika semua agama memang benar sendiri. 2005. Luther. dan Munir! (Adian Husaini. ada banyak kebenaran (many truths) dalam tradisi dan agama-agama. MUI perhan mengaluarkan surat Keputusan Fatwa Majelis Ulama Indoneisa Nomor:7/MUNAS VII/MUI/II/2005 Tentang Pluralisme. (Adian Husaini. Pasalnya. Sumanto Al-Qurtuby: Jika kelak di akhirat. Ulil Abshar Abdalla: Semua agama sama. Sebab Al-Qur‘an tidak membeda-bedakan antara satu komunitas agama dari lainnya. penting diyakini bahwa surga Tuhan yang satu itu sendiri terdiri banyak pintu dan kamar. 38-40) . Pluralisme juga mengajarkan bahwa semua pemeluk agama akan masuk dan hidup dan berdampingan di surga‖. layak memperoleh pahala dari Tuhan. Nurcholish Madjid: Sebagai contoh. Buddhisme. Jesus. Kristen. MUI Jatim kebanjiran surat protes dari berbagai kalangan. justru tidak jauh berbeda dengan pemahaman para tokoh pluralis. disana ternyata telah menunggu banyak orang. Jadi Islam bukan yang paling benar. Udin. eksklusivisme keagamaan tidak sesuai dengan semangat Al-Qur‘an. Bunda Teresa. filsafat perenial yang belakangan banyak dibicarakan dalam dialog antaragama di Indonesia merentangkan pandangan pluralis dengan mengatakan bahwa setiap agama sebenarnya merupakan ekspresi keimanan terhadap Tuhan yang sama. Alwi Shihab: Prinsip lain yang digariskan oleh AlQur‘an.Shomad menyatakan. Dalam pengartian lain. MUI menggunakan sebutan pluralisme agama (sebagai obyek persoalan yang ditanggapi) dalam arti ―Suatu paham yang mengajarkan bahwa semua agama adalah sama dan karenanya kebenaran setiap agama adalah relative. Pluralitas adalah upaya untuk mensejajarkan beberapa agama. Liberalisme dan Sekularisme Agama Konon. Ghandi. Tiap pintu adalah jalan pemeluk tiap agama memasuki kamar surganya.

dan dengan demikian. and that within each of them the transformation of human existence from self-centredness to Reality centredness is manifestly taking place ¬ and taking place. karena pada hakekatnya semuanya itu tidak lain hanyalah merupakan bentuk-bentuk respons manusia yang berbeda terhadap sebuah realitas transenden yang satu dan sama. artinya kenyataan bahwa dalam satu masyarakat dan negara hidup orang dan kelompok orang dengan keyakinan agama yang berbeda. Anis Malik Thoha menuliskan. and correspondingly different responses to. Franz Magnis Suseno menuturkan pluralisme: suatu implikasi dari sikap toleran: kesediaan untuk menerima dengan baik kenyataan pluralitas agama-agama. the Real or the Ultimate from within the major variant cultural ways of being human. dan tak ada satu pun agama yang berhak mengklaim diri ―uniqueness of truth and salvation‖ (sebagai satu-satunya kebenaran atau satu-satunya jalan menuju keselamatan). (Nadi. Pluralisme mengimplikasikan pembentukan iman secara kuat pada seseorang sementara pada saat yang sama mempelajari dan menghargai jalan orang yang memiliki keyakinan lain. yang membuka diri terhadap keyakinan-keyakinan berbeda tersebut. Mereka tentu mempercayai kebenaran agamanya sendiri. semua agama secara relatif adalah sama. Semua tradisi atau agama yang ada di dunia ini adalah sama validnya.‖ Ringkasnya. Melainkan pluralisme itu sikap keterbukaan. adalah pandangan bahwa agama-agama besar memiliki persepsi dan konsepsi tentang. serta penghormatan terhadap sang lain (the others) yang berbeda-beda dan beraneka warna.‖ (Majalah AL-WASATHIYYAH Edisi No 11/2008) Karen Armstrong menilai pluralisme bisa menjadi jawaban atas agama di abad ke-21. Pluralisme tidak bicara tentang kebenaran. Pluralisme. dan secara bertepatan merupakan respon yang beragam terhadap Sang Wujud atau Sang Paripurna dari dalam pranata kultural manusia yang bervariasi. Dr. 2007) . Direktur Eksekutif International Center for Islam and Pluralism (ICIP) menulis: ‖Karenanya.‖ Juga dikatakannya. menurut John Hick. Pluralisme sama sekali tidak menuntut agar semua–keyakinan itu dianggap benar. vol. so far as human observation can tell. dan memahami bagaimana mereka ingin dipahami. Yasraf Amir Piliang bekometar pluralisme adalah kecenderungan atau pandangan yang menghargai kemajemukan (pluralitas). memberikan definisi pluralisme agama sebagai berikut: Pluralism is the view that the great world faiths embody different perceptions and conceptions of. th. semuanya merupakan ―authentic manifestations of the Real. dalam makalah ―Menengarai Implikasi Faham Pluralisme Agama‖ menjelaskan bahwa Professor John Hick.Anis Malik Thoha. dengan kata lain Hick ingin menegaskan bahwa semua agama sejatinya merupakan tampilan-tampilan dari realitas yang satu. to much the same extent (John Hick dalam Problems of Religious Pluralism). dan bahwa transformasi wujud manusia dari pemusatan-diri menuju pemusatanHakikat terjadi secara nyata hingga pada batas yang sama. Bagi Syafii Anwar. ―Mereka yang concern dengan pluralisme yang benar tidak pernah merelatifkan ajaran agama masing-masing. seorang teolog dan filosof Kristen Kontemporer. serta yang melibatkan diri secara aktif di dalam sebuah proses dialog di dalamnya. saya berpendapat bahwa pluralisme agama bukan sinkretisme agama yang punya tendensi ke arah relativisme yang mengarah pada penyamaan dan pembenaran semua agama. dalam rangka mencari persamaan-persamaan (common belief) sambil tetap menghargai perbedaan-perbedaan yang ada. 03. Dalam bukunya Tren Pluralisme Agama.

SE. bahkan orang-orang tanpa agama selakipun. Kota ini adlah cosmopolitan. Pluralisme (agama) bisa dipahami dalam minimum tiga kategori. kategori etika atau moral. dalam kebinekaan. Hindu. Semua agama menuju pada Allah. yakni menciptakan suatu agama baru dengan memadukan unsure-unsur tertentu atau sebagian komponen ajaran dari beberapa agama untuk dijadikan bagian integral dari agama baru tersebut. atau semua kelompok agama sama. Ada ayat-ayat yang menegaskan bahawa semua golongan agama akan selamat selama mereka beriman kepada Allah. kita harus belajar untuk toleran dan bahkan menghormati iman atau kepercayaan dari penganut agama lainnya. (Aba Du Wahid. (Jalaludin Rahmat.23) Alwi Shihab pluralisme harus dibedakan dari. Ambil misal kota New York.Menurut Amin Abdullah. Dengan kata lain. plualisme harus dibedakan dengan kosmpolitanisme.2001:41-42) . tapi terlibat dalam usaha memahami perbedaan dan persamaan guna tercipanya kerukunan. misalnya terhadap isu pernikahan. berinteraksi tanpa konflik atau asimilasi (pembauran/pembiasan). termasuk keanekaragaman paham keagamaan dalam tubuh internal umat beragama adalah kenyataan historis yang tidak dapat disangkal siapapun. sama-sama benar dan sama-sama menyelamatkan‖. dll. Jika kita menganut pluralisme agama dalam nuansa etis. eutanasia. Ia ingin memperlihatkan bahwa pluralisme. Di indonesia. 2004:VIII) Dimata Bejo. Dalam pengertian ini. Keempat. pluralisme agama adalah bahwa tiap pemluk agama dituntut bukan saja mengakui keberadaan dan hak agama lain. yang dimaksudkan adalah pluralisme agama dalam kategori teologi-filosofi ini. dan al-Hajj: 17). Kedua. Ketiga. kita didorong untuk tidak menghakimi penganut agama lain yang memiliki pandangan moral berbeda. hari akhir. Kedua. Pertama. Dalam hal ini pluralisme agama berarti bahwa ‖semua pandangan moral dari masing-masing agama bersifat relatif dan sah‖. Seorang relativis akan berasumsi hal-hal yang menyangkut kebenaran atau nilai ditentukan oleh pandangan hidup serta kerangka berfikir seseorang atau masyarakat. hanya jalannya yang berbeda-beda. Kristen. Petama. Budha. Ketiga. 2006. Secara sosial. Mungkin kalimat yang lebih umum adalah ‖banyak jalan menuju Roma‖. Pluralis sendiri menurut wikipedia dapat diartikan Suatu kerangka interaksi yg mana setiap kelompok menampilkan rasa hormat dan toleran satu sama lain. aborsi. dalam tulisan ini. bangsa hidup berdampingan di suatu lokasi. setiap kali kita menyebut pluralisme agama. pluralisme agama berarti ‖semua agama berhak untuk ada dan hidup‖. pluralisme tidak semata menunjuan pada kenyataan tentang adanya kemajemukan. Secara sederhana berarti ‖agama-agama pada hakekatnya setara. Jalaluddin Rahmat. berdasarkan dasar teologis Alquran. kategori teologi-filosofi. Rektor UIN Sunan Kali Jaga berpendapat Pluralisme agama adalah kenyataan otentik kehidupan dan tiap orang selalu munyikapi kenyataan ini menurut pandanganya sendiri-sendiri. (Islam Inklusif. konsep pluralisme tidak dapat disamakan dengan elativisme. keanekaragaman (pluralitas) agama. kategori sosial. Di kota ini terdapat agama Yahudi. hukuman gantung. ras. dan beramal saleh (alBaqarah: 62. agama dan tradisi yang melatarbelakanginya. Namun yang dimaksud adalah keterlibatan aktif terhadap kenyataan kemajemukan tersebut. Selanjutnya. Kosmopolitanisme menunjukan kepada suatu realita di mana aneka ragam agama. al-Maidah: 69. bukan faham penyamarataan yang menjelaskan semua kelompok agama benar. muslim. sesuai dengan konfogurasi budaya. pluralisme agama bukanlah singkretis.

Gus Dur berpesan sebelum meninggal ‖Saya ingin di kuburan saya ada tulisan: Di sinilah dikubur seorang pluralis‖ (Kompas. pemahaman yang didasarkan kesadaran kemajemukan secara sosial-budaya-religi yang tidak mungkin ditolak inilah yang oleh Cak Nur disebut sebagai pluralisme. kehidupan sosial dan tindakan-tindakan yang dihakimi tidak kompatibel. Persoalan pluralisme muncul ketika suatu tradisi tertentu mendominasi masyarakat. apalagi meleburkan satu agama dengan agama lainnya. ethic of dignity daripada ethic of interest. Pluralisme merupakan kesadaran tentang koeksistensi yang absah dari sistem keagamaan. Pluralisme keagamaan mengandung pandangan bahwa bentuk-bentuk yang berbeda dan bahkan bertentangan dengan keyakinan maupun perilaku keagaman. Gus Dur cenderung memandang perbedaan dalam perspektif. meminjam istilah Wolfgang Huber. 3/1). Karena perbedaan adalah rahmat. Sabtu mengatakan. dan musyawarah—untuk menghadirkan pluralisme sebagai agen pemaslahatan bangsa. daripada hanya penganugerahan gelar pahlawan nasional semata. ada satu hal yang paling konsisiten dilaksanakan oleh Gus Dur sejak ia masih menjadi mahasiswa hingga akhir hayatnya. menafikan legitimasi aliran yang lain dan menganggapnya sebagai fenomena sektarian. Kiranya. Gus Dur menandaskan perlunya tiga nilai universal—kebebasan. Saat John Rawls melihat kemajemukan sebatas fakta. Ethic of interest memandangnya sebatas pilihan. Gus Dur optimistis keberagaman akan membawa kemaslahatan bangsa. keberagaman adalah rahmat yang telah digariskan Allah. (Nurcholis Madjid.Keharusan Diakui atau tidak Indonesia merupakan negara majamuk. Menolak kemajemukan sama halnya mengingkari pemberian Ilahi. keadilan. Pola pikir ini menentang pereduksian nilai-nilai luhur agama. harus dapat hidup berdampingan. Yaitu sistem nilai yang memandang secara positif-optimis dan menerimanya sebagai pangkal tolak untk melakukan upaya konstruktif dalam bingkai karya-karya kemanusiaan yang membawa kebaikan dan kemaslahatan. bukan memecah bangsa. Ia menegaskan saat diwawancarai untuk penyusunan disertasi penulis di Boston College. 1995. Peneliti The Wahid Institute Dr Rumadi di Serang. Perbedaan merupakan kodrat manusia. Gus Dur menghargai pluralisme nonindifferent yang mengakui dan menghormati keberagaman agama. Hans Kung menyebutnya pluralisme ‖murahan‖ tanpa diferensiasi dan tanpa identitas. Direktur Eksekutif Reformed Center for Religion & Society Bagi Gus Dur. Pasalnya. Pola pikir yang mengarah pada sinkretisme agama ini tidak menghargai keunikan beragama. pluralisme normatif mengharuskan Gus Dur menolak pluralisme indifferent. (Kompas. paham relativisme yang menganggap semua agama sama. Ihwal keragaman agama. [Ibn Ghifarie] Pemikiran-pemikiran KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur mengenai nilai-nilai pluralisme harus dilanjutkan dalam upaya memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 7/1) Ingat. Ethic of dignity melihat perbedaan sebagai pemberian. melestarikan sekaligus memperjuangkan kebebasan beragama merupakan penghargaan terbesar baginya. pemikiran. adalah mengenai pemikiran dan tindakannya tentang pluralisme atau keberagaman .52-67 ) Dengan demikian. Gus Dur memahaminya sebagai keharusan seperti ditulis Benyamin F Intan.

"Namun permasalahannya. 2009 tags: Abdurrahman Wahid. NU. Ia mengatakan. semua agama dipandang oleh Gus Dur sebagai pemersatu ideologi nasional bagi NKRI. pluralisme dalam prespektif Gus Dur ada dua hal yakni. Menurut Rumadi. presiden indonesia oleh nusantaraku . Ahmadiyah. Hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah perwakilan ormas Islam. Namun bagaimana kita melanjutkan pemikiran-pemikiran beliau terutama mengenai nilai pluralisme.serta membela kaum minoritas. sejatinya penganut Islam harus mampu melindungi keyakinan dan keberagaman kepada siapapun. gus dur." kata Rumadi dalam diskusi "Membumikan Pemikiran Gus Dur di Ranah Banten" di Kota Serang. "Kita tidak perlu mencari sosok atau figur mirip Gus Dur karena tidak akan menemukan. Kemudian." kata Amas Tajudin. Sementara menurut Ketua Pengurus Cabang NU Kota Serang KH Amas Tajudin. meskipun harus berlawanan arus dengan banyak orang.(*) Editor: Aditia Maruli COPYRIGHT © 2010 Biografi Gus Dur…Bapak DemokrasiPluralisme Desember 30. ormas pemuda dan perwakilan agama lain. Gus Dur juga bukan seorang ulama atau kyai yang hanya faham tentang ilmu agama karena ia juga adalah seorang yang sangat rasional terhadap ilmu-ilmu sosial. Diskusi bertema "Membumikan Pemikiran Gus Dur di Bumi Banten" tersebut diselenggarakan Pengurus Wilayah Ansor Provinsi Banten bekerjasama dengan Forum Diskusi Wartawan Harian (FDWH) Banten. Gus Dur adalah sosok orang yang mampu menjaga tali silaturahim dengan semua tanpa pandang ras. tidak semua orang Islam memiliki pemahaman agama yang sama tentang pluralisme tersebut. agama atau golongan. khusus ajaran Islam sebagai rahmatan lilalamin. Apalagi jika dibandingkan dengan Gus Dur. satu hal yang tidak dimiliki orang lain pada Gus Dur adalah keberaniannya dalam mempertahankan apa yang ia yakini kebenarannya. tanpa membedakan asal usul agama dan ras.

adiknya Gus Dur juga merupakan sosok tokoh nasional. Kakek dari ayahnya adalah K. Ny. K. Bisri Syansuri. pendiri Nahdlatul Ulama (NU). adalah pengajar pesantren pertama yang mengajarkan kelas pada perempuan. Berdasarkan silsilah keluarga. pendiri Kesultanan Demak.H. K. Hasyim Asyari.H. Bapak Demokrasi-Pluralis Presiden Kiai Haji Abdurrahman Wahid atau dikenal sebagai Gus Dur lahir di Jombang. Sholehah. Jawa Timur. adalah putri pendiri Pondok Pesantren Denanyar Jombang. saudara kandung Raden Patah (Tan Eng Hwa). Hj.Biografi Singkat. sementara kakek dari pihak ibu. Wahid Hasyim. Tan A Lok dan Tan Eng Hwa merupakan anak . pada 7 September 1940. terlibat dalam Gerakan Nasionalis dan menjadi Menteri Agama tahun 1949. Selain Gus Dur. Ayah Gus Dur. Gus Dur adalah putra pertama dari enam bersaudara dari keluarga yang sangat terhormat dalam komunitas Muslim Jawa Timur. Gus Dur mengaku memiliki darah Tionghoa yakni dari keturunan Tan Kim Han yang menikah dengan Tan A Lok. Ibunya.H.

Gus Dur pun pulang ke Indonesia dan bergabung dengan Lembaga Penelitian. Gus Dur terjun dalam dunia jurnalistik sebagai kaum ‗cendekiawan‘ muslim yang progresif yang berjiwa sosial demokrat. Biografi Gus Dur. ketika militer sangat ditakuti. puteri Tiongkok yang merupakan selir Raden Brawijaya V (Suara Merdeka. LKiS. Hal ini disebabkan pada saat itu. Sikap itu diperlihatkan ketika menjadi Presiden dia tanpa ragu mengembalikan tentara ke barak dan memisahkan polisi dari tentara. pada saat yang sama mengembangkan pesantren. sebagai akibatnya kondisi kesehatan dan penglihatan Presiden RI ke-4 ini memburuk. Gus Dur mengabdikan dirinya demi bangsa. Kendati sudah menjadi partisan. ia mendapatkan banyak undangan untuk memberikan kuliah dan seminar. Dengan popularitas itu. Artikelnya diterima dengan baik dan ia mulai mengembangkan reputasi sebagai komentator sosial. dalam kapasitasnya sebagai deklarator dan Ketua Dewan Syuro PKB.dari Putri Campa. Gus Dur terus mengabdikan diri untuk masyarakat dan bangsa meski harus duduk di kursi roda. Gus Dur pasang badan melawan dwi fungsi ABRI. Selesai masa studinya. Gus Dur terpanggil untuk berkeliling pesantren dan madrasah di seluruh Jawa. Seorang tokoh bangsa yang berani berbicara apa adanya atas nama keadilan dan kebenaran dalam kemajemukan hidup di nusantara. Meninggalnya Gus Dur pada 30 Desember 2009 ini membuat kita kehilangan sosok guru bangsa. pesantren berusaha mendapatkan pendanaan dari pemerintah dengan cara mengadopsi kurikulum pemerintah. Setelah tidak lagi menjabat presiden. sebuah organisasi Islam terbesar di Indonesia dengan anggota sekitar 38 juta orang. Meskipun memiliki karir yang sukses pada saat itu. tetapi di kepalanya berkobar pemikiran modern. Gus Dur diserang stroke dan berhasil diselamatkan oleh tim dokter. ia berupaya kembali muncul sebagai Bapak Bangsa. membuat dia harus pulang-pergi antara Jakarta dan Jombang. Bahkan dia dituduh terlalu liberal dalam pikiran tentang keagamaan. Meski ia pernah menjadi Ketua Umum Nahdlatul Ulama (NU). Pada masa Orde Baru. diduga masalah kesehatannya juga disebabkan faktor keturunan yang disebabkan hubungan darah yang erat diantara orangtuanya. Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) pada 1971. Gus Dur sempat kuliah di Universitas Al Azhar di Kairo-Mesir (tidak selesai) selama 2 tahun dan melanjutkan studinya di Universitas Baghdad-Irak. Namun ia bukanlah orang . Hal ini dilakukan demi menjaga agar nilai-nilai tradisional pesantren tidak tergerus. Seperti sosoknya sebelum menjabat presiden. halaman 108) Sakit Bukan Menjadi Penghalang Mengabdi Pada Januari 1998. Gus Dur kembali ke kehidupannya semula. Namun. Selain karena stroke. 22 Maret 2004). Selama hidupnya. Gus Dur masih merasa sulit hidup hanya dari satu sumber pencaharian dan ia bekerja untuk mendapatkan pendapatan tambahan dengan menjual kacang dan mengantarkan es untuk digunakan pada bisnis Es Lilin istrinya (Barton. Itu terwujud dalam pikiran dan tindakannya hampir dalam sisi dimensi eksistensinya. tempat Wahid tinggal bersama keluarganya.2002. Dalam keterbatasan fisik dan kesehatnnya. Gus Dur lahir dan besar di tengah suasana keislaman tradisional yang mewataki NU. Pada masa yang sama. Karir KH Abdurrahman Wahid terus merangkak dan menjadi penulis nuntuk majalah Tempo dan koran Kompas.

Ketika musyawarah nasional diadakan.000 orang. Terdapat juga usaha menyuap anggota NU untuk tidak memilihnya. Gus Dur didaulat sebagai Ketua Umum NU. Wahid merencanakan acara itu dihadiri oleh paling sedikit satu juta anggota NU.(diungkap kembali oleh Hermawi Taslim) Dalam komitmennya yang penuh terhadap Indonesia yang plural. Gus Dur memulai aliansi politik dengan Megawati Soekarnoputri dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI). Gus Dur dikenal kritis terhadap pemerintahan Soeharto. Megawati yang menggunakan nama ayahnya memiliki popularitas yang besar dan berencana tetap menekan rezim Soeharto. Namun. Selama memimpin organisasi massa NU. memerintahkan polisi untuk mengembalikan bus berisi anggota NU ketika mereka tiba di Jakarta. Namun. Ia dikenal sebagai sosok pembela yang benar. Pada minggu-minggu sebelum Munas. orang tidak pernah tanya apa agamamu‖ -Gus Dur. Ia seorang tokoh muslim yang berjiwa kebangsaan. Gus Dur tetap terpilih sebagai ketua NU untuk masa jabatan ketiga. Gus Dur menominasikan dirinya untuk masa jabatan ketiga. Begitu menonjolnya peran ini sehingga ia malah dituduh lebih dekat dengan kelompok minoritas daripada komunitas mayoritas Muslim sendiri. Ia berani berbicara dan berkata yang sesuai dengan pemikirannya yang ia anggap benar. Padahal ia adalah seorang ulama yang oleh sebagian jamaahnya malah sudah dianggap sebagai seorang wali. Setelah acara. Soeharto ingin agar Wahid tidak terpilih. Mendengar hal itu. Gus Dur fokus dalam mereformasi sistem pendidikan pesantren dan berhasil meningkatkan kualitas sistem pendidikan pesantren sehingga dapat menandingi sekolah sekular. Pada Musyawarah Nasional 1984. Menjelang Munas 1994. Menjadi Presiden RI ke-4 . Apakah itu kelompok minoritas atau mayoritas. Gus Dur terjun mengurus Nahdlatul Ulama (NU) setelah tiga kali ditawarin oleh kakeknya. Gus Dur mengirim surat protes kepada Soeharto menyatakan bahwa NU tidak diberi kesempatan menampilkan Islam yang terbuka. Pada Maret 1992. ―Tidak penting apa pun agama atau sukumu. Tak jarang ia menentang siapa saja bahkan massa pendukungnya sendiri dalam menyatakan suatu kebenaran. Karir Organisasi NU Pada awal 1980-an. Dalam beberapa tahun. tempat pemilihan dijaga ketat oleh ABRI dalam tindakan intimidasi. Selama masa jabatan pertamanya.yang sektarian. Gus Dur muncul sebagai tokoh yang sarat kontroversi. Akan tetapi. Kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua orang. seperti Habibie dan Harmoko berkampanye melawan terpilihnya kembali Gus Dur. Soeharto menghalangi acara tersebut. Gus Dur berhasil mereformasi tubuh NU sehingga membuat namanya semakin populer di kalangan NU. acara itu dihadiri oleh 200. Selama masa ini. Pembelaannya kepada kelompok minoritas dirasakan sebagai suatu hal yang berani. pendukung Soeharto. Gus Dur berencana mengadakan Musyawarah Besar untuk merayakan ulang tahun NU ke-66 dan mengulang pernyataan dukungan NU terhadap Pancasila. meskipun akan berseberangan dengan banyak orang. adil dan toleran. Ia seorang negarawan. Reputasi ini sangat menonjol di tahun-tahun akhir era Orde Baru.

Tetapi sebagai seorang republik. Menghadapi hal itu. MPR kembali berkumpul dan mulai memilih presiden baru. Presiden Abdurrahman Wahid berhasil meyakinkan pemimpin-pemimpin Papua bahwa ia mendorong penggunaan nama Papua. Setelah meyakinkan jendral Wiranto untuk tidak ikut serta dalam pemilihan wakil presiden dan membuat PKB mendukung Megawati.Pada Juni 1999. Megawati ikut serta dalam pemilihan wakil presiden dan mengalahkan Hamzah Haz dari PPP. ketua Golkar dan ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyatakan Golkar akan mendukung Gus Dur. PKB memenangkan 12% suara dengan PDI-P memenangkan 33% suara. Akbar Tanjung. Pendekatan yang lebih lembut terhadap Aceh dilakukan Gus Dur dengan mengurangi jumlah personel militer di Negeri Serambi Mekkah tersebut. Poros Tengah mulai menominasikan Gus Dur sebagai kandidat ketiga pada pemilihan presiden dan komitmen PKB terhadap PDI-P mulai berubah. koalisi partai-partai Muslim. saya diwajibkan untuk menjaga . Pada 21 Oktober 1999. Abdurrahman Wahid kemudian terpilih sebagai Presiden Indonesia ke-4 dengan 373 suara. Pengabdian Sebagai Presiden RI ke-4 Pasca kejatuhan rezim Orde Baru pada 1998. MPR menolak pidato pertanggungjawaban Habibie dan ia mundur dari pemilihan presiden. sedangkan Megawati hanya 313 suara. Dengan kemenangan partainya. Pada 20 Oktober 1999. Konflik meletus dibeberapa daerah dan ancaman separatis semakin nyata. sehingga membentuk aliansi dengan PKB. Tidak senang karena calon mereka gagal memenangkan pemilihan. Beberapa saat kemudian. PDI-P tidak memiliki mayoritas penuh. Netralisasi Irian Jaya. Megawati memperkirakan akan memenangkan pemilihan presiden pada Sidang Umum MPR. Indonesia mengalami ancaman disintegrasi kedaulatan negara. dilakukan Gus Dur pada 30 Desember 1999 dengan mengunjungi ibukota Irian Jaya. Gus Dur memberikan opsi referendum otonomi dan bukan kemerdekaan seperti referendum Timor Timur. pendukung Megawati mengamuk dan Gus Dur menyadari bahwa Megawati harus terpilih sebagai wakil presiden. Namun. Sebagai seorang Demokrat saya tidak bisa menghalangi keinginan rakyat Aceh untuk menentukan nasib sendiri. Gus Dur pun berhasil meyakinkan Megawati untuk ikut serta. Selama kunjungannya. Gus Dur melakukan pendekatan yang lunak terhadap daerah-daerah yang berkecamuk. Terhadap Aceh. Pada Juli. Amien Rais membentuk Poros Tengah. partai PKB ikut serta dalam arena pemilu legislatif. Pada 19 Oktober 1999.

sebelumnya. Di masa Gus Dur pula. Dalam hal ini. Presiden Abdurrahman Wahid sering melontarkan pendapat kontroversial. Bagi sebagian orang. Ketika ia berbicara pluralisme diawal diawal reformasi. menemui Panglima GAM Abdullah Syafii di pedalaman Pidie. sehingga peluang perdamaian seperti ditutup rapat. Benar… Gus Dur lah menjadi pemimpin yang meletak fondasi perdamaian Aceh. Gus Dur mengirim Bondan Gunawan. Kendati pendapatnya tidak selalu benar — untuk menyebut seringkali tidak benar menurut pandangan pihak lain — adalah suatu hal yang sulit dibantah bahwa banyak pendapatnya yang mengarahkan arus perjalanan bangsa pada rel yang benar sesuai dengan tujuan bangsa dalam Pembukaan UUD 1945. Kendati suaranya sering mengundang kontroversi. pembicaraan dengan GAM sesuatu yang tabu. Pjs Menteri Sekretaris Negara. Dia memang seorang yang tak gentar menyatakan sesuatu yang diyakininya benar. apalagi jika sampai mengakomodasi tuntutan kemerdekaan. Dia menjadi inspirator pemuka agama-agama untuk melihat kemajemukan suku. kebenaran itu memang seringkali tampak radikal dan mengundang kontroversi. secara rahasia. Ketika menjadi Presiden RI ke-4. Dibidang pluralisme. Padahal. Dialah tokoh nasional yang berani membela orang Tionghoa untuk mendapat hak yang sama sebagai warga negara. ia tak gentar mengungkapkan sesuatu yang diyakininya benar kendati banyak orang sulit memahami dan bahkan menentangnya. Selain usaha perdamaaian dalam wadah NKRI. Selain berani membela hak minoritas etnis Tionghoa. Gus Dur memang seorang tokoh pahlawan anti diskriminasi. pemikiran-pemikiran Gus Dur sudah terlalu jauh melampui zaman. orang-orang baru mulai menyadari pentingnya semangat pluralisme dalam membangun bangsa yang beragam di saat ini. Jika diselisik.000 jiwa) dalam gerakan pembersihan PKI oleh pemerintahan Orde Baru.000 hingga 800. untuk pertama kalinya tercipta Jeda Kemanusiaan. Bahkan dia juga tak gentar menyatakan sesuatu yang berbeda dengan pendapat banyak orang. Gus Dur menjadi Bapak ―Tionghoa‖ Indonesia. Bahkan. tapi suara itu tak jarang malah menjadi kemudi arus perjalanan sosial. . Dan atas jasa Gus Dur pula akhirnya pemerintah mengesahkan Kongfucu sebagai agama resmi ke6 di Indonesia. Saat sejumlah tokoh nasional mengecam pendekatannya untuk Aceh. Hal ini tidak lepas dari jasa Gus Dur mengumumkan bahwa Tahun Baru Cina (Imlek) menjadi hari libur opsional yang kemudian diperjuangkan menjadi Hari Libur Nasional. Dalam kapasitas dan ‗ambisi‘-nya. beberapa tokoh Tionghoa Semarang memberikan penghargaan KH Abdurrahman Wahid sebagai ―Bapak Tionghoa‖. Pada tanggal 10 Maret 2004. politik dan budaya ke depan. Pada pemerintahan Gus Durlah. Gus Dur disebut sebagai pionir dalam mereformasi militer agar keluar dari ruang politik. agama dan ras di Indonesia sebagian bagian dari kekayaan bangsa yang harus dipelihara dan disatukan sebagai kekuatan pembangunan bangsa yang besar.keutuhan Negara kesatuan Republik Presiden Abdurrahman Wahid dalam wawancara dengan Radio Netherland Indonesia. Tindakan ini diikuti dengan pencabutan larangan penggunaan huruf Tionghoa. Gus Dur juga merupakan pemimpin tertinggi Indonesia pertama yang menyatakan permintaan maaf kepada para keluarga PKI yang mati dan disiksa (antara 500. pembicaraan damai antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Indonesia menjadi terbuka. Gus Dur tetap memilih menempuh cara-cara penyelesaian yang lebih simpatik: mengajak tokoh GAM duduk satu meja untuk membahas penyelesaian Aceh secara damai.

Namun. setidaknya Gus Dur telah membantu memimpin bangsa untuk berjalan menuju proses reformasi yang lebih baik. musuh Gus Dur menuduhnya terlibat dalam skandal ini. Sepertinya. Pemikiran dan kebijakannya yang tetap mempertahankan NKRI dalam wadah kemajukan berdemokrasi sesuai dengan UUD 1945 dan Pancasila merupakan jasa yang tidak terlupakan. Ia berani berdiri di depan untuk kepentingan orang lain atau golongan lain yang diyakninya benar. Sehingga saat ia menjabat presiden. dan (3) membekukan Partai Golkar sebagai bentuk perlawanan terhadap Sidang Istimewa MPR. sepetinya jabatan itu tak mampu mengeremnya untuk menyatakan sesuatu. Meskipun uang berhasil dikembalikan. ia melupakan jabatan politis yang empuk itu demi sesuatu yang diyakininya benar. Gus Dur mendapat kritik karena seringnya melakukan kunjungan ke luar negeri sehingga dijuliki ―Presiden Pewisata―. Di hadapan sidang lembaga legislatif. Gus Dur gagal mempertanggungjawabkan dana tersebut. Uang itu merupakan sumbangan dari Sultan Brunei untuk membantu di Aceh. maka akan kita dapatkan bahwa sebagian besar pendapatnya jauh dari interes politik pribadi atau kelompoknya. Pada bulan Mei 2000. Pada tahun 2000. Amien Rais menyatakan bahwa Sidang Istimewa MPR akan dimajukan pada 23 Juli. Gus Dur sudah mencetuskan pendapat yang memerahkan kuping sebagian besar anggota DPR. Dua skandal ―Buloggate‖ dan ―Brunaigate‖ menjadi senjata bagi para musuh politik Gus Dur untuk menjatuhkan jabatan kepresidenannya.000 tentara di Jakarta dan juga menurunkan tank yang menunjuk ke arah Istana Negara sebagai bentuk penunjukan kekuatan. Tukang pijit pribadi Gus Dur mengklaim bahwa ia dikirim oleh Gus Dur ke Bulog untuk mengambil uang. Itulah akhir perjalanan Gus Dur menjadi Presiden selama 20 bulan. BULOG melaporkan bahwa $4 juta menghilang dari persediaan kas Bulog. (2) mengembalikan kedaulatan ke tangan rakyat dengan mempercepat pemilu dalam waktu satu tahun. yang baru saja memilihnya itu. Gus Dur kemudian mengumumkan pemberlakuan dekrit yang berisi (1) pembubaran MPR/DPR. TNI menurunkan 40. MPR secara resmi memberhentikan Gus Dur dan menggantikannya dengan Megawati Sukarnoputri. . Selama menjadi Presiden RI itu. Malah sering seperti berlawanan dengan suara kelompoknya sendiri. Belum satu bulan menjabat presiden. Namun dekrit tersebut tidak memperoleh dukungan dan pada 23 Juli. Juga bahkan ketika ia menjabat presiden.Dan apabila kita meniliki pada pemikirannya. yang anggotanya segaligus sebagai anggota MPR. Selama 20 bulan memimpin. Gus Dur menyebut para anggota legislatif itu seperti anak Taman Kanak-Kanak. Skandal ini disebut skandal Bruneigate. muncul dua skandal yang menimpa Presiden Gus Dur yaitu skandal Buloggate dan Bruneigate. Gus Dur juga dituduh menyimpan uang $2 juta untuk dirinya sendiri. Pada waktu yang sama. Pada 20 Juli. banyak orang menganggapnya aneh karena sering kali melontarkan pernyataan yang mengundang kontroversi.

Gus Dur dalam pemerintahannya telah menghapus praktik diskriminasi di Indonesia. Hermawi Taslim yang selama 10 tahun terakhir turut bersama Gus Dur dalam segala aktivitasnya mengungkapkan tiga prinsip dalam hidup Gus Dur yang selalu ia sampaikan kepada orang-orang terdekatnya. Ketiga : Tidak pernah membenci orang. Layaknya kiranya Gus Dur mendapat penghargaan sebagai Bapak Pluralisme dan Demokratisasi di Indonesia. Gus Dur merupakan salah tokoh bangsa yang berjuang paling depan melawan radikalisme agama. . Dia juga pejuang yang tidak mengenal hambatan. This sad fact then leads to conflict with people who have different beliefs.    Pertama : Akan selalu berpihak pada yang lemah. Tak berlebihan kiranya bila negara dan rakyat Indonesia memberikan penghargaan setinggitingginya atas darma dan baktinya. The deep problem is that people use religion wrongly in pursuit of victory and triumph. -KH Abdurrahman Wahid. Ketika radikalisme agama sedang kencang-kencangnya bertiup. From this we might think that the religious struggle for peace is simple … but it is not.Hal-Hal Positif dari Gus Dur All religions insist on peace. Kedua : Anti-diskriminasi dalam bentuk apa pun.(source) Mantan Ketua DPP PKB. Gus Dur menentang semua kekerasan yang mengatasnamakan agama. Dia bahkan mempersiapkan pasukan sendiri bila harus berhadapan melawan kekerasan yang dipicu agama. sekalipun disakiti. Gus Dur menantangnya dengan berani.

dan Ilmu Humaniora dari Pantheon Sorborne University. Perancis (2000) Doktor Kehormatan bidang Filsafat Hukum dari Thammasat University. India (2000) Doktor Kehormatan dari Twente University. Sebelum wafat ia harus menjalani hemodialisis (cuci darah) rutin. Bangkok. Bangkok. Thailand (2000) Doktor Kehormatan dari Asian Institute of Technology.gusdur. Gus Dur di makamkan di Jombang Jawa Timur Selamat jalan Gus Dur. Korea Selatan (2003) Penghargaan-penghargaan lain :     Penghargaan Dakwah Islam dari pemerintah Mesir (1991) Penghargaan Magsaysay dari Pemerintah Filipina atas usahanya mengembangkan hubungan antar-agama di Indonesia (1993) Bapak Tionghoa Indonesia (2004) Pejuang Kebebasan Pers Selamat Jalan Gus Dur Gus Dur wafat pada hari Rabu.Doktor kehormatan dan Penghargaan Lain Dikancah internasional. Semoga amal-jasa-ibadahnya mendapat tempat yang ‗agung‘. Joke dan Humor Ala Gus Dur . perdamaian dan demokrasi dari berbagai lembaga pendidikan diantaranya :           Doktor Kehormatan dari Jawaharlal Nehru University. Terima kasih atas pengabdian dan sumbangsihnya bagi rakyat dan bangsa ini.net —-kompas — 3 Prinsip Hidup Gus DurBaca Juga : Kumpulan Anekdot. Thailand (2000) Doktor Kehormatan dari Chulalongkorn University. yang dideritanya sejak lama. Referensi utama : wikipedia —. Jasa-jasamu dalam perjuangan Demokrasi dan Solidaritas antar umat beragama di Indonesia tidak akan kami lupakan. terutama gangguan ginjal. Seoul.45 akibat berbagai komplikasi penyakit. Gus Dur banyak memperoleh gelar Doktor Kehormatan (Doktor Honoris Causa) dibidang humanitarian. Tokyo. Korea Selatan (2003) Doktor Kehormatan dari Sun Moon University. pada pukul 18. di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. 30 Desember 2009 dan turut berbela sungkawa. Israel (2003) Doktor Kehormatan bidang Hukum dari Konkuk University. 30 Desember 2009. pluralisme. Seoul. Jepang (2002) Doktor Kehormatan bidang Kemanusiaan dari Netanya University. Ilmu Ekonomi dan Manajemen. Paris. Salam hormat ech-wan. Bangkok. Thailand (2000) Doktor Kehormatan dari Soka Gakkai University. Seminggu sebelum dipindahkan ke Jakarta ia sempat dirawat di Jombang seusai mengadakan perjalanan di Jawa Timur. Jakarta. Belanda (2000) Doktor Kehormatan bidang Ilmu Hukum dan Politik.

Piranti primer untuk mendukung upaya tersebut adalah menegakan demokratisasi di segala bidang kehidupan. sehingga menjadi beringas dan kadang-kadang tidak bermoral. Namun di sisi lain. Hal ini terbukti dengan langgengnya 2 orang presiden pertama dan kedua dalam memegang tapuk kepemimpinan. Di satu pihak dapat dikategorikan sebagai bangsa yang lembut dan santun yang penuh kepatuhan terhadap pemimpinnya. dan penuh dinamika kehidupan yang heterogenitas dengan dibarengi oleh watak toleransi dan sikap egalitarian. Timbulnya dua latar di atas dapat menggambarkan bahwa kondisi umum bangsa dalam tatanan kehidupan kebangsaan mencerminkan bangsa yang mudah untuk digiring dalam sebuah frame atau kerangka kehidupan kebangsaan di bawah satu komando yang dinamis dan “seolah-olah” dapat mengayomi kebutuhan masyarakat secara umum. selama kurun waktu 54 tahun bangsa yang besar ini hanya dipimpin oleh 2 orang presiden. . dengan melahirkan 3 orang presiden. pada akhir-akhir ini bangsa Indonesia identik dengan bangsa yang mudah terpropokasi. Namun pada tataran relitas sungguh sangat ironis. ketika dihadapkan pada suksesi kepemimpinan. Substansi persoalan yang dihadapi oleh bangsa ini adalah bagaimana mengembalikan citra dan watak dasar bangsa yang santun. tidak bisa dilakukan secara serta merta oleh seluruh komponen masyarakat tanpa didukung oleh piranti kehidupan kebangsaan dan kenegaraan yang baik. dengan dibarengi penegakkan supremasi hukum dan menjalankan good governance dan clean government. Upaya untuk mengembalikan watak dasar ini. Kondisi semacam ini mencerminkan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang memiliki karakter tersendiri dalam mengurusi persoalan kehidupan bangsanya. beradab. maka menurut logika sehat akan terjadi suksesi kepemimpinan dengan melahirkan minimalnya 11 pemimpin nasional alias presiden.Pendahuluan Sangat luar biasa perhelatan politik di Indonesia. bila dirata-ratakan priodisasi pemerintahan selam lima tahun. terhitung lamanya kemerdekaan sudah mencapai 57 tahun. Sejak berdirinya republik tahun 1945 sampai saat ini. Sisa priodisasi kepemimpinan nasional selama 3 tahun terakhir dilakukan tiga kali suksesi kepemimpinan. Presiden yang pertama medapat julukan the founding father dengan memimpin bangsa selama 22 tahun dan presiden kedua yang mendapat anugran bapak pembangunan yang memimpin bangsa selama 32 tahun.

akhirnya kandas juga ketika sang democrat itu terjebak dalam persoalan skandal bulog gate sebesar 40 milyar rupiah dan brunai gate sebesar 2 juta US dollar. Gus Dur selalu membuka wacana demokrasi dalam berbagai momentum yang secara edukatif berimplikasi pada penyadaran akan hak sebagai warga bangsa. dengan membuka kran demokrasi dan membawa panji-panji kebebasan untuk mengekspersikan pendapat bagi setiap warga bangsa. Menjamurnya Parpol menjelang Pemilu.J Habibie. akan tetapi karena ulah para pembantunya yang seringkali menodai nilai demokrasi yang tengah disemaikan. Kelincahan Gus Dur untuk mengelola sebuah negara dengan mengedepankan panji demokrasi. Kepemimpinan Megawati lebih memuluskan jalannya proses demokratisasi yang telah dirintis oleh dua orang peresiden sebelumnya –Habiebie dan Gus Dur. Mega tidak mampu untuk bertahan sebagai Presiden pada Pemilu Presiden secara langsung. dengan serta merta telah melahirkan bentuk aliansi-aliansi strategis dalam wacana politik kebangsaan. Habibie dapat mengendalikan keadaan bangsa relatif tenang dan mengantarkan Pemilu dengan aman dan lancar. karena dalam situasi politik dan ekonomi yang kacau. telah dimulai semenjak tumbangnya rezim orde baru dengan diteruskan oleh seorang pemimpin yang genius yaitu B. kritik dari berbagai kalangan yang peduli akan nasib bangsa yang bersifat konstruktif untuk . dalam waktu sekejap dapat didobrak oleh soerang Habibie yang notabene “ahli waris” rezim Soeharto sendiri. perlu mendapat catatan khusus bahwa masa pemerintahan Gus Dur merupakan sebuah masa transisi demokrasi di Indonesia. karena pada saat inilah transfer kehidupan kenegaraan yang dulu dikungkung oleh pemerintahan otoriter ke kehidupan yang relatif demokratis. sebagai starting point untuk melaksanakan program pemerintahannya ke depan. ada yang melihatnya sebagai sebuah rekonstruksi pemerintahan ke depan ada juga yang melihatnya sebagai “gula-gula politik” pemerintahan SBY.Awal dari kesadaran akan pentingnya implementasi piranti primer kenegaraan itu. Terbukanya kran kebebasan berpendapat dan berserikat. Pencanangan 100 hari pemerintahan SBY mengundang pro dan kontra di kalangan masyarakat. Namun dibalik susksesnya menghantarkan masa transisi demokrasi. Masa transisi Habibie patut dijadikan acuan bagi pemimpin-pemimpin Indonesia selanjutnya. sebagaimana kita ketahui bahwa pasangan Susilo Bambang Yudhoyoo (SBY) dan Jusuf Kalla (JK) akhirnya keluar sebagai pemenang dan dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden untuk masa bakti 2004 – 2009. Pencalonan Gus Dur Sebagai Antisipasi Krisis Kehidupan Bangsa Munculnya kepemimpinan “transisi” di bawah komando Habibie nampaknya benar-benar telah membuka tabir demokrasi. Megawati telah mampu melakukan pengawalan terhadap suksesnya Pemilu Presiden secara langsung oleh rakyat Indonesia yang pertama kalinya sejak republik ini berdiri. SBY mencanangkan program 100 hari masa pemerintahan. Salah satu pilar demokrasi yang sangat fundmental yakni kebebasan berpendapat dan berserikat/berkumpul yang selama 32 tahun dipetieskan oleh rezim Soeharto dan rakyat tidak dapat menikmatinya bahkan mimpi untuk itu pun dilarang. Gerbang demokratisasi dalam beberapa aspek kehidupan bangsa diperkuat lagi ketika Abudrrahman Wahid alias Gus Dur menjabat sebagai Presiden RI keempat setelah Habibie. Dalam gebrakan awalnya. Tumbangnya Gus Dur atas dasar impeachment parlemen itu. Pemilu presiden telah usai. kemudian digantikan oleh wakilnya yaitu Megawati Soekarnoputri. Hal ini bukan saja karena sikap Mega yang selama ini apatis dalam merespon fenomena kebangsaan yang ada. Namun demikian. Skandal itu sesungguhnya lebih dipicu oleh adanya “tim pembisik” presiden yang melulu mencari keuntungan material dibalik otoritas yang dimiliki sang presiden.

Lebih ekstrimlagi tersiar issue akan terjadi kerusuhan masal jika Megawati tidak terpilih menjadi Presiden. komitmen tinggi. Dengan pencalonan dari Fraksi Reformasi secara formal ini. Namun. serta munculnya gerakan-gerakan yang bertameng ‘moralitas’ dengan mengatasnamakan demi rakyat Indonesia. Di sinilah perlunya ada pengkondisian agar kristalisasi masa tersebut tidak mengeras tetapi justru mencair. Tafsiran-tafsiran itu mencerminkan ketidakyakinan atas apa yang telah terjadi meski Gus Dur menyatakan diri siap dan menerima pencalonan dirinya. Gus Dur melihat tantangan terbesar yang dihadapi bangsa Indonesia yang membutuhkan pemikiran jernih. ini hanya sekadar manuver untuk menarik perhatian ketika pamor mereka mulai redup. Dalam upaya mencairkan kristalisasi dan idiologisasi masa kepada kandidat Presiden ini. Untuk mengawal proses demokratisasi inilah agar kehidupan kenegaraan menjadi lebih baik. dan sikap arif dalam melihat dan memahami persoalan. semntara pembahasan mengenai hal-hal yang bersifat mendasar terkait dengan nasib bangsa justru tidak terlihat menjadi fokus perdebatan. sehingga kelompok garis Islam mengantisipasinya lewat pencalonan Yusril Ihza Mahendra. Kedua. menjadi bukti bahwa mayoritas rakyat Indoensia sangat merindukan dan mendambakan alam kebebasan. Pertama. ketika kandidat-kandidat lain terjebak pada pusaran persoalan . Misalnya ada yang bertekad akan datang ke Jakarta untuk mengepung Senayan saat SU-MPR. menerima pencalonan dirinya. semua itu kehilangan relevansinya ketika Fraksi Reformasi menyampaikan pencalonan Gus Dur secara formal. Pencalonan Gus Dur menjadi Presiden RI keempat mengejutkan banyak pihak. Gerakan Pemuda Ka’bah. Fanatisme terhadap kandidat Presiden Megawati ini mendapat reaksi balik dari pendukung kandidat Presiden Habibie dengan ancaman yang senada. Melihat realitas semacam ini Gus Dur merasa terpanggil untuk menyelesaikan dan manjawab masalah secara lansung. meskipun jauh sebelum itu dia secara terbuka mendukung Megawati untuk menjadi Presiden. bukan tidak mungkin akan terjadi perpecahan karena siapapun yang terpilih akan memancin reaksi penolakan. Ada pula yang menganggap bahwa poros tengah tuidak serius untuk mencalonkan Gus Dur. Misalkan dari Front Pembela Islam. masyarakat wilayah timur Indonesia terutama dari Sulawesi.perjalanan bangsa ke depan dalam bentuk dialog-dialog interaktif. maka Gus Dur menjadi pilihan alternatif untuk dicalonkan menjadi Presiden. Berbagai tafsir muncul untuk mencari makna di balik pencalonan tersebut. maka Gus Dur yang dianggap mampu untuk menjembatani kebuntuan dan mengakomodasi kedua kepentingan di atas. Dengan demikian benturan masa dapat dihindarkan. Jika keadaan ini dibiarkan. Terdapat beberapa argumentasi dari Gus Dur untuk menerima pencalonan dirinya. langkah strategis. kemudian Gus Dur menerimanya secara terbuka. Hal-hal semacam ini tidak terlihat selama SU-MPR berlangsung. Ada yang masih ragu dan menganggap pencalonan Gus Dur hanya menuver untuk mendulang suara yang nantinya akan dialihkan kepada Megawati. untuk mencairkan ketegangan di masyarakat akibat adanya kristalisasi dan idiologisasi kubu pendukung calon-calon presiden yang telah ada. Dalam rangka meneguhkan posisinya sebagai “guru bangsa” dia perlu tampil kedepan menjadi Presiden. dan sebagainya siap mati demi mempertahankan Habibie. Berlarut-larutnya perdebatan membahas tata tertib dan aturan yang bisa mengamankan kepentingan masing-msaing kelompok.

pada tahap-tahap awal perjalanan pemerintahan Gus Dur dibuktikan dengan sikap akomodatif yang tercermin dari terbentuknya kabinet yang berasal dari berbagai kelompok kepentingan dan mewakili semua anasir kebangsaan yang ada. Eksistensi pemerintahan Gus Dur ini disadarai dan dipahami oleh semua elemen bangsa berada di tengah-tengah pusaran transisi demokrasi. Dan semua anasir yang tergabung dalam kabinat Gus Dur secara serempak mendukung dan menyatakan sanggup untuk memikul bersama demi kepentingan bangsa. sehingga balance of power dapat terwujud yang akan berimplikasi pada pemantapan dukungan terhadap eksisrensi pemerintahan dari semua lini. mengajari para pemimpin bangsa dalam menjaga keutuhan bangsa. masukan dari semua lini yang menjadi “lawan politik” pemerintah harus menjadi pertimbangan dan masukan utama. namun dalam menjalankan agenda reformasi terutama dalam dataran teknis pemerintah harus melakukannya secara gradual. Pada masa transisi kebijakan-kibijakan pemerintah harus dapat mengakomodasi kepentingan status quo dan kepentingan reformasi di sisi lain. kebijakan awal pemerintahan Gus Dur telah melukai sebagian warga bangsa yaitu dengan membubarkan Departemen Sosial dan Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga. maka kemenangan Gus Dur dalam perhelatan perebutan kursi Presiden ketika itu semata-mata dianggap dapat menetralisir berbagai benturan kepentingan yang sedang bermain. Bila dilihat dari semangat reformasi dan demokratisasi terutama terkait dengan masalah . namun momentumnya kurang tepat karena adanya ketercabikan kondisi bangsa di tengah krisis ekonomi yang melanda. terlebih pemilihan Gus Dur menjadi Presiden semata-mata atas dukungan simatik bukan kepentingan politik.yangn makin pelik dan rumit. Kalau kondisi semacam ini dipahami oleh semua pihak. Sekalipun tujuannya baik yaitu untuk menciptakan efesiensi di tubuh pemerintaham. pencalonan Gus Dur merupakan upaya melawan kepentingan dan kekauatan lain yang mencoba bermain dalam kancah perpolitikan Indonesia melalui elit-elit politik. Dalam kondisi emergency inilah sesungguhnya dibutuhkan pemimpin yang dapat membangun kesadaran semua warga bangsa untuk tetap bersatu dan bersama menghadapi tantangan. Hal ini yang semestinya dipahami oleh Gus Dur sebagai Presiden terpilih ketika itu. Harapan Versus Tindakan Pemerintahan Gus Dur Berbagai harapan terhadap duet antara Gus Dur dan Megawati dalam mengendalikan bangsa ini banyak yang memprediksikan dapat membawa keluar bangsa ini dari multi krisis yang tengah melanda dan menyakitkan kehidupan rakyat. Dari argumentasi di atas dapat dipahami bahwa rivalitas Gus Dur dalam perebutan kursi Presiden saat itu sebenarnya bukan Megawati atau Habibie. Di samping itu juga untuk membangkitkan semangat kebersamaan dan memelihara kepentingan bersama bangsa Indonesia yang saat ini terancam perpecahan. Dengan kata lain. tetapi kekuatan lain yang lebih besar yang ada di balik kedua kandidat tersebut. Pencalonan Gus Dur ini lebih mencerminkan adanya kondisi darurat kehidupan kebangsaan daripada sebuah langkah politis merebut kekuasaan. Juga adanya keinginan untuk mencabut Tap MPR-RI tentang larangan terhadap partai komunis. Dengan cara seperti ini Gus Dur merasa dapat mengawal proses perjalanan bangsa secara langsung. Alih-alih demi kepentingan reformasi. Di sinilah letak urgensi pencalonan Gus Dur yang lebih menekankan untuk mengantispasi krisis kehidupan bangsa yang ada. Di samping itu. Harapan ini. Walaupun garda reformasi muatannya lebih dominan ketimbang status quo.

gaya politik Presiden Gus Dur berubah dari gaya politik kompromi menjadi gaya politik konflik. Ini terbukti bahwa untuk menjatuhkan lawan-lawan politiknya diciptakan manajemen konflik dan konflik itu dihembusjkan di tingkat level internasional. Mulai dari lontaran manuver politiknya di luar negeri inilah. akan tetapi banyak kendala yang menjadi aral yang dapat menyandung perjalanan pemerintahan bahkan mungkin dapat memberhentikannya di tengah jalan. baik layak secara ekonomis. maupun lingkungan strategis yang melingkupinya. ketika Gus Dur mencoba mengobok-obok Polri lewat pemecatannya terhadap Kapolri Bimantoro dengan mendudukan Khaerudin menjabat sebagai Kapolri. dengan alasan bahwa menurut rekoemndasi KPP HAM. buka didasarkan pada kepentingan politik sesaat apalagi kepentingan pihak-pihak pembisik yang memiliki interest individu. juga tidak menghormati lembaga tertinggi negara yaitu MPR RI yang dalam UUD 1945 telah digariskan sebagai pemberi dan pencabut mandat bagi Presiden. karena bukannya dukungan yang didapatkan Gus Dur melainkan semakin renggangnya hubungan antara Gus Dur dengan pihak Polri dan TNI. Dikarenakan dukungan dalam negeri terhadap pemerintahan Gus Dur dipandang mulai melemah. untuk mendapat simpati dari para keluarga yang tergabung dalam PKI. Di sinilah awal mulanya keterakan hubungan antara pemerintahan Gus Dur dengan TNI. kemungkinan besar tidak terlibat dalam money pilitic akan tetapi atas dasar kesadaran akan kepentingan bangsa. Wiranto terlibat dalam pembumihangusan Timor Timur pasca jajak pendapat. Namun amanah ini nampaknya tidak dipahami secara mendalam dan diabaikan oleh Gus Dur.kebebasan berpendapat dan berserikat hal ini dapat dibenarkan. Namun spekulasinya meleset. Pada perjalanan berikutnya. tidak lebih banyak mendengar pendukungnya dulu akan tetapi lebih mengedepankan arogansi dirinya sebagaimana sikap Gus Dur ketika berada di daerah “feriferi” sebagai tokoh yang vokal dan pengkritik. Seperti menuntut mundur Wiranto ketika Gus Dur berada di luar negeri. sehingga perjalanan kabinet Gus Dur tidak kondusif dan tidak efektif. Oleh karena itu. Sehingga dalam menjalankan roda pemerintahan. perencanaan program pemerintah harus didasarkan pada objektifitas dan realitas kehidupan bangsa yang ada. Terpilihnya Gus Dur. Lebih parah lagi.§ Perencanaan program pemerintahan semacam ini. Kondisi semacam ini di mata rakyat Indonesia bukan mendapat simpati akan tetapi keheranan dan kemuidan muncul ketidaksempatian rakyat terhadap sosok Gus Dur sebagai pemimpin yang harismatik. maka Gus Dur melakukan manuver politiknya di luar negeri melalui bangunan opini yang seolah faktual dan titik singgung urgensinya sangat tepat. Banyak anggapan bahwa hal ini kepentingan Gus Dur semata. dan PDI-P sudah tidak solid lagi. Hal yang paling signifikan dari “ulah” Gus Dur sikap membawa diri. Hal ini tentunya berimplikasi pada implementasi perjalanan sebuah roda pemerintahan yang semestinya menggelinding secara mulus. sehingga dapat menjatuhkan dia dari singgasana Presiden adalah ketika dia memaksakan untuk mengeluarkan dekrit Presiden yang kemudian menjadi maklumat Presiden yang isinya adalah membekukan MPR/DPR RI. Gus Dur lebih sering bongkar pasang kabinetnya. tidak didasarkan pada prinsip kelayakan. Hal ini dalam spekulasi politik Gus Dur akan dapat memperkuat posisi Gus Dur di tengah gencarnya manuver politik dari pihak lawan-lawannya. Sikap seperti ini yang tidak saja bertentangan dengan UUD 1945 sebagai landasan formal dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. baik pada kalangan Polri dan TNI maupun poros tengah. PKB. teknologi. Arogansi . namun dari segi konsensus nasional berdaasrkan fakta sejarah yang sudah mengkristal hal ini akan menjadi problem tersendiri.

Di sini terlihat bahwa sikap dan tindakan Gus Dur sebelum menjabat Presiden yang dikenal sebagai seorang yang memperjuangkan demokrasi juga Good Governance dan Clean Government. Gus Dur terlalu percaya dengan teman-teman dekatnya yang diistilahkan dengan “pembisik” yang ingin memanfaatkan jabatannya untuk mendapatkan limpahan materi atau posisi-posisi tertentu. Kedua. paling tidak dapat mempertahankan kabinatnya yang terdiri dari bergabagi multi kepentingan. juga membuat jarak dengan komponen bangsa lainnya seperti TNI dan Polri. Di samping itu. sehingga apapun tindakannya tentu akan direspon secara positif oleh seluruh komponen bangsa yang ada. kemudian disambut dengan SI-MPR yang berdasarkan fakta-fakta perjalanan kepemerintahan Gus Dur yang tidak dapat membawa kehidupan negara menjadi lebih baik. Di samping skandal-skandal lainnya. Yang paling urgen tentunya. Munculnya ketiga faktor yang mendominasi sikap dan tindakan Gus Dur tersebut. Antara harapan masyarakat akan kejujuran dan ketulusan Gus Dur sebagai orang yang dilahirkan dan dibesarkan dari kalangan agama dengan sikap dan tindakannya selama menjabat Presiden ternyata sangat bertolak belakang. Gus Dur merasa bahwa terpilihnya dia sebagai Presiden sebagai perwujudan persetujuan semua komponen bangsa terhadap dirinya untuk mengatasi krisis kenegaraan yang tengah melanda. sebagai pemerintahan koalisi semestinya Gus Dur mempertahankan koalisi yang telah terbangun dengan memperhatikan partai-partai pendukungnya. Terlebih Gus Dur sangat direpotkan oleh para pembisiknya yang mempunyai kepentingan individual dan sesaat untuk mengumpulkan materi disaat Gus Dur memimpin. ternyata setelah menjabat Presiden sikap dan tindakan Gus Dur justru tidak mencerminkan itu. Pada umumnya tradisi pesanteren yang ada sangat dominan untuk tunduk dan patuh terhadap . bahkan dapat menimbulkan permasalhan dan keresahan di tengah masyarakat dengan statemen-statemen yang terus dilontarkan yang berbau kontroversi. baik melalui lembaga politik formal maupun organisasi kemasyarakatan lainnya. Gus Dur tidak dapat menjaga hubungan baik dengan para pendukungnya. Secara faktual banyak orang kaya baru (OKB) yang nota bene dekat dengan Gus Dur dengan memanfaatkan fasilitas yang ada. Namun yang dilakukan Gus Dur adalah mengabaikan bahkan memusuhi partai-partai yang mendukungnya dengan jalan melakukan reshuffle kabinet yang notabene partai pendukungnya. Analisis Keterpurukan pemerintahan Gus Dur yang jatuh sangat dramatis dan mengecewakan. Di sini terlihat bahwa harapan terhadap pemerintahan Gus Dur yang akan mampu membawa keluar kondisi krisis bangsa dengan didukung oleh sebagaian besar komponen bangsa. seperti bantuan Sultan Brunai Darussalam sebesar 2 juta US Dollar. secara sosiologis disebabkan oleh keberadaan Gus Dur yang dilahirkan di lingkungan Pesantren atau Kiyai tradisional yang oleh sebagaian besar masyarakatnya selalu dipatuhi dan dihormati pendapat atau tindakannya. Ketiga. Mulai dari sinilah. disebabkan oleh beberapa hal yang mendasar. Pertama. ternyata dalam tindakan kepemerintahannya tidak mampu melakukan apa yang diharapkan itu. wacana yang ingin dibangun pada pemerintahan Gus Dur yang orang pun akan percaya bahwa Gus Dur akan mampu memberantas KKN.Gus Dur ini. perjalanan pemerintahan Gus Dur tidak mempunyai visi dan arahan yang jelas akan dibawa ke mana bangsa ini. namun pada kenyataannya Gus Dur sendiri terlibat dalam kasus KKN yakni kasus atau skandal Bulog yang dikenal dengan Bulog-Gate dengan menghabiskan uang negara sebesar 40 milyar rupiah.

Bisa diperhatikan manakala dia muncul untuk melakukan dialog. orator. Demokrasi. 2000. tanpa ada sistem yang baku yang dijadikan sebagai pegangan untuk menjadi alat kontrol kinerja kepemimpinannya. berpergaulan luas. dan propokatif. Jakarta: GEMA INSANI. 2002. ke-1 Muhammad Najib dan Kuat Sukardiyanto.id/ SELAMA 21 bulan (20 Oktober 1999 . kepemimpinan Gus Dur sebagai Presiden RI banyak memunculkan kontroversi baik dalam kaitan dengan kebijakan politik dalam negeri maupun luar negeri. “Amien Rais Sang Demokrat”.B. “Indonesia di Tengah Transisi. Jember: Jember University Press. ke-1 21 BULAN PEMERINTAHAN PRESIDEN ABDURRAHMAN WAHID (1). namun di sisi lain Gus Dur tidak memiliki kemampuan manajerial yang baik. berpengetahuan luas. Ini sama halnya dengan manajemen pesantren bahwa seluruh lingkup pekerjaan yang ditangani adalah hak pimpinan untuk mengelolanya. “Percaturan Politik di Indonesia.pendapat Kiyainya. Jogjakarta: MATABANGSA. sekalipun sanggahan atau kritik itu bersifat konstruktif. sehingga perencanaan yang dituangkan dalam kebijakankebijakan pemerintahannya tidak bisa tepat dan efisien. “Perencanaan dan Strategi Pembangunan”.co. dan Ideologi Toleransi”. karena hal itu dianggap tidak etis dan akan “kualat”.23 Juli 2001) memerintah. Basrowi. Cet. kabinet. ke-1 Douglas E. BAHAN BACAAN Chris Manning dan Peter Van Diermen (Ed. 2000. Aneka kontroversi itulah yang kemudian dipercaya memunculkan serangkaian konflik . ketika bantuan dari Sultan Brunai diterima oleh dia yang telah menjabat sebagai Presiden bantuan tersebut tidak dimasukan dalam keuangan negara. sehingga watak atau karakter dasar pesantren selalu menyertainya. Di sini sangat jelas bahwa di satu sisi Gus Dur sebagai orang yang sangat cerdas. Cet.). Padahal kunci utama manajerial adalah bagaimana mengelola sesuatu itu bisa efesien dan efektif. Ramage. “Gus Dur Sang Penakluk ‘Tanpa Ngasorake’”. Nipan Abdul Hakim dan Muhammad Zakki. ke-1 I. upayanya memberantas KKN. Cet. ke-1 M.Polri. Fakta lain memperlihatkan.28/07/2001 Kedaulatan Rakyat http://www. Islam. Cet.kr. Cet. Berdasarkan lingkungan seperti itulah Gus Dur lahir. Sang murid atau santri tidak boleh melakukan sanggahan apalagi kritik. Aspek-Aspek Sosial Reformasi dan Krisis”. Setiap Jumat Selalu Dekat dengan Rakyat . Irawan. akan tetapi diokelola oleh teman dekatnya. maupun dalam kebijakannya dengan TNI . Yogyakarta: LKiS. 1998. Sukidin. 2001. di samping sikapnya yang arogan walaupun penuh canda atau guyon juga suka melecehkan keberadaan atau status orang lain. sekalipun dalam alam yang telah berubah pendapat Kiyainya itu salah. Surabaya: LEPKISS.

Martinus Ujianto. *** BAGI masyarakat awam. menurut Ketua Dewan Pengurus Forum LSM DIY. Artinya. Berbeda dengan Soeharto. Benturan demi benturan dengan lembaga legislatif ini berpuncak pada digelarnya SI MPR 21-26 Juli 2001 yang berakhir dengan _jatuhnya_ Presiden keempat RI itu dari kursi kepresidenan. termasuk langkah-langkah beraninya menyeret para tersangka pelaku korupsi. Bahkan antara keduanya hampir tidak ada jarak. bersaksi bahwa pemerintahan Gus Dur sebenarnya setapak lebih maju dalam menjalankan agenda reformasi. Namun demikian bukan berarti tidak ada langkah-langkah dan kebijakan Gus Dur yang bisa diterima oleh masyarakat Indonesia. _Kami mengharapkan semua pihak akan bekerjasama untuk menjaga perdamaian. Pengakuan itu antara lain datang dari Presiden Amerika Serikat George W Bush yang menyatakan bangsa Indonesia dalam menghadapi krisis kepemimpinan berdasarkan konstitusi dan undang-undang telah menunjukkan komitmennya terhadap kekuasaan hukum dan demokrasi. pengadilan Golkar. Bukan hanya dalam bentuk kemunculan Gus Dur beberapa kali di layar televisi dalam acara wawancara khusus maupun dialog interaktif _ suatu wacana baru. dan pengadilan kejahatan terhadap HAM oleh militer. maupun konflik eksternal yang secara langsung membenturkannya berhadap-hadapan dengan DPR. seperti yang selalu tersaksikan dalam serangkaian tanya jawab Soeharto dengan masyarakat dalam berbagai kesempatan. baik yang menyangkut tempat duduk maupun penyebutan namanya. Khususnya dalam membawa Indonesia melewati masa transisi dan memberikan warna baru dalam kehidupan berdemokrasi. Jarang penanya mengawali pertanyaannya dengan kata-kata. Pengakuan dari luar negeri pun tetap ada terhadap Gus Dur. _Bapak Presiden yang terhormat_. Forum LSM DIY. atau _Bapak Presiden yang kami muliakan_. mendukung konstitusi dan mengupayakan rekonsiliasi nasional.internal dalam pemerintahannya. Warga masyarakat dapat bertanya mengenai masalah apa saja kepada Gus Dur. Banyak pihak mengakui. dalam membawa Indonesia melewati masa transisinya menuju ke arah demokrasi. tidak pernah ada skenario sebelumnya baik dalam kaitan dengan siapa-siapa yang boleh bertanya maupun materi pertanyaan. masa pemerintahan Gus Dur juga memunculkan suasana baru dalam kaitan dengan tingkat intensitas berkomunikasi dan berdialognya dengan presiden. Kami menghargai kinerja Presiden Wahid selama dua tahun terakhir ini. sebagaimana selalu tersaksikan setiap selesai salat Jumat. Upaya-upaya tersebut._ katanya. Namun juga dialog langsung dengan masyarakat. tidak sedikit langkah Gus Dur yang signifikan dan positif serta memberikan warna maupun nuansa baru bagi iklim berdemokrasi. misalnya. yang pada masa pemerintahan Orde Baru tidak pernah dijumpai. . dialog langsung dengan anggota masyarakat yang dibangun Gus Dur bersifat spontan. tentu saja mendapat perlawanan sengit dari Golkar dan militer dengan menjadikan DPR dan MPR sebagai alat untuk menjatuhkan pemerintahan Gus Dur. berupa pengadilan terhadap para koruptor.

dari keluarga yang sangat terhormat dalam komunitas muslim Jawa Timur. Demikian pula dengan keinginan pemerintah untuk membuka hubungan dagang secara langsung dengan negara Zionis. TETAPI tidak jarang Gus Dur menggunakan forum dialog Jumat itu untuk mengemukakan suatu keputusan. Kakek dari ayahnya. Mereka merasa lega setelah mendapat jawaban langsung dari presiden. Dalam berbagai kesempatan Gus Dur secara gigih mempertahankan kehendaknya itu dengan dalih tidak pada tempatnya negara melarang suatu ajaran (isme) _ karena diterima atau ditolaknya suatu ajaran. sementara kakek dari pihak ibu. adalah putri pendiri Pondok Pesantren Denanyar Jombang. adalah pengajar pesantren. reformis. Setelah menunai kecaman dari berbagai kalangan di dalam negeri karena keinginan itu dinilai bertentangan dengan Mukaddimah UUD 1945. Ibunya. Gus Dur adalah putra pertama dari enam bersaudara. Ia lahir dengan nama Abdurrahman Addakhil atau "Sang Penakluk". 7 September 1940 dari pasangan Wahid Hasyim dan Solichah. Ayah Gus Dur. lemparan isu dengan mengharapkan tanggapan dari masyarakat luas. serta protes sejumlah besar negara Arab _ Menlu Alwi Shihab menyatakan pemerintah berkeputusan menundanya. Hj. akrab dipanggil Gus Dur lahir di Jombang. atau wacana. Gus Dur menurunkan status kehendaknya itu menjadi wacana ketika sejumlah fraksi mengancam akan membawa permasalahan tersebut ke Sidang Tahunan MPR Agustus 2000. Israel. gagasan. Contohnya. KH. dan pemimpin politik ini menggantikan BJ Habibie sebagai Presiden RI setelah dipilih MPR hasil Pemilu 1999. kehendak Gus Dur mencabut Tap No XXV/MPRS/1966 tentang pembubaran PKI yang juga dinyatakan sebagai partai terlarang di seluruh wilayah RI. Dia menjabat Presiden RI dari 20 Oktober 1999 hingga Sidang Istimewa MPR 2001. (Rsv/No)-a Kyai Haji Abdurrahman Wahid. Gus Dur _ tanpa terbersit rasa takut.Para penanya justru merasa lebih senang memulai dengan menyebut nama panggilan akrabnya. adalah pendiri Nahdlatul Ulama (NU). dan kemudian lebih dikenal dengan panggilan Gus Dur. "Gus" adalah panggilan kehormatan khas pesantren kepada anak kiai. cendekiawan. Gus Dur kembali ke Jombang dan . Guru bangsa. Atau merupakan suatu kebijakan yang akan dijalankan _ tetapi kemudian _diturunkan statusnya_ menjadi wacana setelah mendapat reaksi keras dan bertubi-tubi dari masyarakat luas. Belakangan. KH Bisri Syansuri. Hasyim Asyari. Pada kesempatan itulah kebanyakan penanya berkesempatan mengkonfirmasikan suatu masalah atau bahkan isu yang muncul. pemikir. Jawa Timur. Ada kalanya gagasan atau wacana itu sengaja dilemparkan dalam kerangka proof ballon. KH Wahid Hasyim. terlibat dalam Gerakan Nasionalis dan menjadi Menteri Agama pada 1949. masyarakatlah yang berhak menentukannya. Sholehah. Setelah deklarasi kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945. Tidak terbilang lagi masjid di berbagai daerah yang pernah menjadi ajang dialog langsung Gus Dur dengan masyarakat.

Gus Dur lalu belajar di Universitas Baghdad. tetapi kecewa karena pendidikannya di Baghdad kurang diakui di sini. Pada 1957. Gus Dur juga diajarkan membaca buku non Islam. ayahnya meninggal dunia akibat kecelakaan mobil. Dia kemudian batal belajar luar negeri dan lebih memilih mengembangkan pesantren. setelah lulus SMP. menulis untuk Tempo dan Kompas. dia pindah ke Jakarta setelah ayahnya ditunjuk sebagai Menteri Agama. ia mendapatkan banyak undangan untuk memberikan kuliah dan seminar. dan koran oleh ayahnya untuk memperluas pengetahuannya. Ia mengembangkan reputasi sebagai murid berbakat. Meskipun awalnya lalai. . Dengan popularitas itu. Pada April 1953. Pada 1963. Wahid menerima beasiswa dari Departemen Agama untuk belajar di Universitas Al Azhar. majalah. menyelesaikan pendidikan pesantren dalam waktu dua tahun (seharusnya empat tahun). Dia belajar di Jakarta. Gus Dur bisa menyelesaikan pendidikannya di Universitas Baghdad tahun 1970. LP3ES mendirikan majalah Prisma di mana Gus Dur menjadi salah satu kontributor utamanya dan sering berkeliling pesantren dan madrasah di seluruh Jawa. Kairo. tetapi bukan karena persoalan intelektual. Akhir 1949. organisasi yg terdiri dari kaum intelektual muslim progresif dan sosial demokrat.tetap berada di sana selama perang kemerdekaan Indonesia melawan Belanda. Gus Dur juga menjadi wartawan Horizon dan Majalah Budaya Jaya. Ibunya lalu mengirimnya ke Yogyakarta untuk meneruskan pendidikan. Pendidikannya berlanjut pada 1954 di Sekolah Menengah Pertama dan tidak naik kelas. Dia pergi ke Belanda untuk meneruskan pendidikannya. Gus Dur pindah ke Pesantren Tambakberas di Jombang dan mendapatkan pekerjaan pertamanya sebagai guru dan kepala madrasah. Pada 1959. Abdurrahman Wahid meneruskan karirnya sebagai jurnalis. Saat inilah dia memprihatinkan kondisi pesantren karena nilai-nilai tradisional pesantren semakin luntur akibat perubahan dan kemiskinan pesantren yang ia lihat. guna belajar di Universitas Leiden. Gus Dur kembali ke Jakarta dan bergabung dengan Lembaga Penelitian. Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES). Mesir. dia pindah ke Magelang untuk belajar di Pesantren Tegalrejo. Artikelnya diterima baik dan mulai mengembangkan reputasi sebagai komentator sosial. Gus Dur lalu pergi ke Jerman dan Prancis sebelum kembali ke Indonesia pada 1971. masuk ke SD KRIS sebelum pindah ke SD Matraman Perwari. namun tidak menyelesaikannya karena kekritisan pikirannya.

Pada 1983. Abdurrahman Wahid mendapat pengalaman politik pertamanya pada pemilihan umum legislatif 1982. Pada Musyawarah Nasional NU 1984. dengan mengajar subyek tambahan seperti pedagogi. Gus Dur mendapat pekerjaan tambahan di Jombang sebagai guru di Pesantren Tambakberas. Gus Dur akhirnya menerima setelah kakeknya. Bisri Syansuri. Reformasi NU NU membentuk Tim Tujuh (termasuk Gus Dur) untuk mengerjakan isu reformasi dan membantu menghidupkan kembali NU. Gus Dur menjadi bagian dari kelompok yang ditugaskan untuk menyiapkan respon NU terhadap isu ini. Penerimaan Wahid terhadap Pancasila bersamaan dengan citra moderatnya menjadikannya disukai pemerintah. Terpilihnya Gus Dur dilihat positif oleh Suharto.sehingga dia harus pulang-pergi Jakarta dan Jombang. Dari Juni 1983 hingga Oktober 1983. Gus Dur dinominasikan sebagai ketua PBNU dan dia menerimanya dengan syarat mendapat wewenang penuh untuk memilih pengurus yang akan bekerja di bawahnya. Soeharto dipilih kembali sebagai presiden untuk masa jabatan keempat oleh MPR dan mulai mengambil langkah menjadikan Pancasila sebagai ideologi negara. Satu tahun kemudian. Pada 2 Mei 1982. Untuk lebih menghidupkan kembali NU. Pada 1974. Gus Dur menyebut pilihan Idham untuk mundur tidak konstitusionil. pada 6 Mei 1982. syariat Islam dan misiologi. dia bergabung di Universitas Hasyim Asyari sebagai dekan Fakultas Praktik dan Kepercayaan Islam. saat berkampanye untuk Partai Persatuan Pembangunan (PPP). gabungan empat partai Islam termasuk NU. dia mengundurkan diri dari PPP dan partai politik agar NU fokus pada masalah sosial. para pejabat tinggi NU bertemu dengan Ketua NU Idham Chalid dan memintanya mengundurkan diri. membujuknya. Ia lalu diminta berperan aktif menjalankan NU dan ditolaknya. Pada 1977. Namun. Pada 1987. Gus Dur lalu menyimpulkan NU harus menerima Pancasila sebagai Ideologi Negara. Gus Dur juga memilih pindah dari Jombang ke Jakarta. dia mempertahankan dukungan kepada rezim tersebut dengan mengkritik PPP dalam . Gus Dur menambah pekerjaannya dengan menjadi Guru Kitab Al Hikam. Karena mengambil pekerjaan ini. Gus Dur mengimbau Idham tidak mundur. Namun.

diantaranya proyek Waduk Kedung Ombo yang didanai Bank Dunia. Gus Dur memulai aliansi politik dengan Megawati Soekarnoputri dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI). Menjelang Musyawarah Nasional 1994. Gus Dur menominasikan diri untuk masa jabatan ketiga. Gus Dur fokus mereformasi sistem pendidikan pesantren dan berhasil meningkatkan kualitas sistem pendidikan pesantren sehingga menandingi sekolah sekular. Gus Dur terpilih kembali untuk masa jabatan kedua Ketua PBNU pada Musyawarah Nasional 1989. tapi Megawati mengacuhkannya sampai dia harus . beberapa anggota ICMI meminta Gus Dur bergabung. Gus Dur melawan ICMI dengan membentuk Forum Demokrasi. yang terlibat dalam pertempuran politik dengan ABRI. berusaha menarik simpati Muslim. Gus Dur tetap terpilih sebagai ketua NU priode berikutnya. Gus Dur mengirim surat protes kepada Soeharto menyatakan bahwa NU tidak diberi kesempatan menampilkan Islam yang terbuka. tempat pemilihan dijaga ketat ABRI. berkampanye melawan terpilihnya kembali Gus Dur. Pada Desember 1990. Pada Maret 1992. adil dan toleran. Namun. Saat itu. Selama masa jabatan pertamanya. Ia menjadi anggota MPR dari Golkar. Gus Dur menasehati Megawati untuk berhati-hati. Megawati yang popularitasnya tinggi berencana tetap menekan Soeharto. Gus Dur berencana mengadakan Musyawarah Besar untuk merayakan ulang tahun NU ke-66 dan merencanakan acara itu dihadiri paling sedikit satu juta anggota NU. Para pendukung Soeharto. Soeharto. selain usaha menyuap anggota NU untuk tidak memilihnya. Gus Dur acap mengkritik pemerintah. Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) dibentuk untuk menarik hati intelektual muslim di bawah dukungan Soeharto dan diketuai BJ Habibie. Soeharto menghalangi acara tersebut dengan memerintahkan polisi mengusir bus berisi anggota NU begitu tiba di Jakarta.pemilihan umum legislatif 1987 dan memperkuat Partai Golkar. Kali ini Soeharto menentangnya. Meskipun disukai rezim. seperti Habibie dan Harmoko. Selama masa ini. Ketika musyawarah nasional diadakan. Ini merenggangkan hubungannya dengan pemerintah dan Suharto. Pada 1991. Bahkan pada 1991. organisasi terdiri dari 45 intelektual dari berbagai komunitas religius dan sosial. tapi ditolaknya karena dianggap sektarian dan hanya membuat Soeharto kian kuat.

MPR kembali mulai memilih presiden baru. PKB resmi menyatakan Gus Dur sebagai kandidat presidennya. PKB memenangkan 12% suara dengan PDIP memenangkan 33% suara. Gus Dur didorong melakukan gerakan reformasi dengan Megawati dan Amien. komunitas NU meminta Gus Dur membentuk partai politik baru. pemerintah menandatangani nota kesepahaman dengan GAM. Juli 1997 merupakan awal krisis moneter dimana Soeharto mulai kehilangan kendali atas situasi itu. Pada 7 Februari 1999. Dua bulan kemudian. Gus Dur dan delapan orang itu menolak bergabung dengan Komite Reformasi. bersama delapan pemimpin komunitas Muslim. Partai itu adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Pada 30 Desember 1999. Baru pada Juli 1998 Gus Dur menanggapi ide itu karena mendirikan partai politik adalah satusatunya cara untuk melawan Golkar dalam pemilihan umum. dipanggil Soeharto yang memberikan konsep Komite Reformasi usulannya.membayar mahal ketika pada Juli 1996 markasnya diambilalih pendukung Ketua PDI dukungan pemerintah. Gus Dur. dan pada Juni 1998. Pemilu April 1999. Semasa pemerintahannya. Gus Dur membubarkan Departemen Penerangan dan Departemen Sosial serta menjadi pemimpin pertama yang memberikan Aceh referendum untuk menentukan otonomi dan bukan kemerdekaan seperti di Timor Timur. anggota ICMI yang kritis terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah. Abdurrahman Wahid terpilih sebagai Presiden Indonesia ke-4 dengan 373 suara. Pada November 1996. namun terkena stroke pada Januari 1998. Pada Maret 2000. Gus Dur dan Soeharto bertemu pertama kalinya sejak pemilihan kembali Gus Dur sebagai ketua NU. Amien. tidak menyukai pandangan moderat Gus Dur terhadap Soeharto. Gus Dur mengunjungi Jayapura dan berhasil meyakinkan pemimpinpemimpin Papua bahwa ia mendorong penggunaan nama Papua. Soeharto kemudian mundur pada 21 Mei 1998. yang merupakan oposisi Soeharto paling kritis saat itu. sedangkan Megawati hanya 313 suara. Desember tahun itu juga dia bertemu dengan Amien Rais. Namun. Pada 19 Mei 1998. Wakil Presiden Habibie menjadi presiden menggantikan Soeharto. XXIX/MPR/1966 yang melarang Marxisme-Leninisme . pemerintahan Gus Dur mulai bernegosiasi dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Salah satu dampak jatuhnya Soeharto adalah lahirnya partai politik baru. Soerjadi. Gus Dur juga mengusulkan agar TAP MPRS No. Pada 20 Oktober 1999.

di Rumah Sakit Cipto Mangunkosumo. dalam Koalisi Nusantara Bangkit Bersatu bersama Try Sutrisno. yang kemudian menjatuhkannya.6% suara dan memilih Wahid sebagai calon presiden. Gus Dur. pukul 18. PKB memperoleh 10. Gus Dur lalu mendukung Solahuddin yang merupakan pasangan Wiranto. yaitu skandal Buloggate dan Bruneigate. Pada 5 Juli 2004. Gus Dur gagal melewati pemeriksaan medis dan KPU menolak memasukannya sebagai kandidat. Kehidupan pribadi Gus Dur menikah dengan Sinta Nuriyah dan dikaruniai empat orang anak: Alissa Qotrunnada. Di Pilpres putaran dua antara pasangan Yudhoyono-Kalla dengan Megawati-Muzadi. 30 Desember 2009. Pada Januari 2001. Zanubba Ariffah Chafsoh (Yenny). Yenny aktif berpolitik di PKB dan saat ini adalah Direktur The Wahid Institute. Penghargaan Pada 1993.45 akibat berbagai komplikasi penyakit. Seminggu sebelum dipindahkan ke Jakarta ia sempat dirawat di Surabaya usai mengadakan perjalanan di Jawa Timur. Agustus 2005. Tindakan ini diikuti dengan pencabutan larangan penggunaan huruf Tionghoa. Gus Dur golput. Pada 23 Juli 2001. Wiranto. MPR secara resmi memakzulkan Gus Dur dan menggantikannya dengan Megawati Soekarnoputri. Sebelum wafat dia harus menjalani cuci darah rutin. Ia juga berusaha membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Gus Dur menerima Ramon Magsaysay Award. sementara dia juga menjadi tokoh pertama yang mereformasi militer dan mengeluarkan militer dari ruang sosial-politik. Namun. . Anita Hayatunnufus. Muncul dua skandal pada tahun 2000. Pada Pemilu April 2004. Akbar Tanjung dan Megawati mengkritik kebijakan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. terutama dalam soal pencabutan subsidi BBM. diantarnya jantung dan gangguan ginjal yang dideritanya sejak lama.dicabut. penghargaan cukup prestisius untuk kategori kepemimpinan sosial. Gus Dur mengumumkan bahwa Tahun Baru Cina (Imlek) menjadi hari libur opsional. hari Rabu. dan Inayah Wulandari. Gus Dur wafat. Jakarta. Wiranto dan Solahuddin kalah dalam pemilu.

Bangkok. dan komitmen dalam memperjuangkan kebebasan berekpresi.Doktor Kehormatan dari Soka Gakkai University. pada 10 Maret 2004. Israel (2003) .Doktor Kehormatan dari Sun Moon University. persamaan hak.Doktor Kehormatan dari Chulalongkorn University.Doktor Kehormatan dari Jawaharlal Nehru University.H. Gadis Arivia dan Gus Dur mendapatkan Tasrif Award-AJI sebagai Pejuang Kebebasan Pers 2006. dan demokrasi di Indonesia. Ia mendapat penghargaan dari Simon Wiethemthal Center. Perancis (2000) . Jepang (2002) . semangat keberagaman. Gus Dur memperoleh banyak gelar Doktor Kehormatan (Doktor Honoris Causa) dari berbagai lebaga pendidikan.Doktor Kehormatan bidang Ilmu Hukum dan Politik. Bangkok.Doktor Kehormatan dari Asian Institute of Technology. Pada 11 Agustus 2006. Thailand (2000) . Seoul.Dia ditahbiskan sebagai "Bapak Tionghoa" oleh beberapa tokoh Tionghoa Semarang di Kelenteng Tay Kak Sie. dan Ilmu Humaniora dari Pantheon Sorborne University. Bangkok. Belanda (2000) . Dia juga memperoleh penghargaan dari Universitas Temple dan namanya diabadikan sebagai nama kelompok studi Abdurrahman Wahid Chair of Islamic Study.Doktor Kehormatan dari Twente University. Gus Dur memperoleh penghargaan dari Mebal Valor yang berkantor di Los Angeles karena Wahid dinilai memiliki keberanian membela kaum minoritas. Seoul. Gang Lombok. yaitu: . Abdurrahman Wahid atau yang sering kita sebut dengan Gus Dur dimulai dari sidang umum MPR yang diselenggarakan pada tanggal 1-21 Oktober 1999 yang menghasilkan agenda sebagai berikut : . Thailand (2000) . Tokyo. Korea Selatan (2003) . Thailand (2000) . visi.Doktor Kehormatan bidang Kemanusiaan dari Netanya University.Doktor Kehormatan bidang Hukum dari Konkuk University. Paris. India (2000) Masa pemerintahan K. Gus Dur dan Gadis dinilai memiliki semangat. Ilmu Ekonomi dan Manajemen. Korea Selatan (2003) . sebuah yayasan yang bergerak di bidang penegakan HAM karena dianggap sebagai salah satu tokoh yang peduli persoalan HAM.Doktor Kehormatan bidang Filsafat Hukum dari Thammasat University.

sehingga bisa dipastikan Megawati akan menjadi presiden RI yang ke-4.1. 2. Dari hasil sidang istimewa tersebut.H Abdurrahman Wahid). dapat disimpulakan bahwa Gus Dur menjadi Presiden RI ke-4 dengan Megawati Soekarnoputri sebagai wakilnya yang sah untuk masa bakti 1999-2004. beliau membentuk kabinet yg disebut Kabinet Persatuan Nasional. Sebab. Dengan demikian B. pemerintah sendiri juga tidak pernah tegas dalam memberikan pernyataan terhadap suatu masalah. c) Mempertahankan keutuhan bangsa dan Negara. Karena takut suara islam terpecah menjadi dua pada Gus Dur dan dirinya. masyarakat mulai mengalami kebingungan dan kebimbangan mengenai benar tidaknya suatu hal. Calon yang maju dari PDIP (Megawati Soekarnoputri). yang menerima 322. Pada pemerintahan Gusdur. Pidato pertama Gus Dur setelah terpilih sebagai Presiden.detik terakhir Yusril Ihza Mahendra mengundurkan diri.J Habibie tidak dapat maju mencalonkan diri menjadi Presiden RI selanjutnya. berisi tugas – tugas yang akan dijalankan antara lain sebagai berikut : a) Peningkatan pendapatan rakyat. Mengangkat Amien Rais sebagai ketua MPR dan Akbar Tanjung sebagai ketua DPR untuk periode 1999-2004. Pemilihan wakil presiden dimenangkan Megawati Soekarnoputri. Dari hasil pemilihan Presiden yang dilaksanakan secara votting. absen 9. 4. tanggal 20 Oktober 1999. Pemilihan presiden RI yang baru. Namun karena hal tersebut. Pidato pertanggung jawaban tersebut ditolak oleh segenap anggota dengan menggunakan votting. Ketika itu Gusdur memberikan kebebasan pada rakyat untuk berpendapat dan memberikan kesempatan kepada kaum minoritas di Indonesia. 3. .J Habibie. Pembacaan pidato pertanggungjawaban Presiden B. Suara yang menolak 355. dengan calonnya Megawati Soekarnoputri dan Hamzah Haz. dan tidak sah 4. namun pada detik .H Abdurrahman Wahid terpilih menjadi Presiden RI ke-4. PKB (K. b) Menegakkan keadilan dan mendatangkan kemakmuran. Pada tanggal 21 Oktober 1999 dilaksanakan pemilihan wakil Presiden. K. dan dari Bulan Bintang (Yusril Ihza Mahendra).

H Abdurrahman Wahid – Megawati membentuk Kabinet Persatuan Nasional (KPN) yang dilantik pada tanggal 28 Oktober 1999. d) Mengeluarkan pengumuman tentang adanya menteri . penegakan HAM. Sri Mulyani Indrawati  Anggota : Anggito Abimanyu. kinerja BUMN. mempertahankan kurs Rupiah. Kemudian pada tanggal 13 Februari 2000 presiden mengeluarkan perintah untuk menonaktifkan Wiranto dari jabatan Menkopolkam. Salah satu permasalahan yang sangat menonjol adalah masalah KKN. c) Pemberhentian Wiranto sebagai Menkopolkam yang dilatarbelakangi hubungan yang tidak harmonis antara Wiranto dan Presiden K. masalah jaringan pengaman social (JPS). Emil Salim  Wakil : Subiyakto Cakrawerdaya  Sekertaris : Dr. b) Pemberhentian Kapuspen Hankam Mayjen.Pasangan K. Bambang Subianto Gus Dur saat menjalankan pemerintahan mengalami banyak persoalan. penegakan hukum. Sri Adiningsih.H Abdurrahman wahid.) Roesmanhadi yang dinilai tidak mampu mengantisipasi terjadinya pembakaran sekolah Kristen STT Doulos. pemerintahan Gus Dur dihadapkan pada persoalan – persoalan kebijakannya yang dinilai banyak kalangan sangat controversial. pengendalian inflasi. masalah Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN). TNI Sudrajat yang diganti dengan Marsekal Muda TNI Graito dari TNI AU. karena itu adalah warisan dari Pemerintahan Orde Baru. Ketidakharmonisan itu muncul ketika presiden mengizinkan dibentuknya Komisi Penyelidik Pelanggaran (KPP) HAM untuk menyelidiki para jendral termasuk Wiranto dalam kasus pelanggaran HAM di Timor Timur. pemulihan ekonomi. Adapun kebijakan – kebijakan tersebut antara lain : a) Pemberhentian Kapolri Jendral (pol. Belum tuntas mengatasi persoalan ORBA. Pemberhentian tersebut dilatarbelakangi oleh pernyataan Mayjen. Presiden juga membentuk Dewan Ekonomi Nasional (DEN) dengan tujuan untuk memperbaiki ekonomi yang belum pulih akibat krisis yang berkepanjangan dengan susunan sebagai berikut:  Ketua : Prof. .menteri Kabinet Persatuan Nasional yang terlibat KKN. Sudrajat bahwa Presiden bukan Panglima Tinggi TNI.

Keterlibatan Gus Dur baru terungkap sebatas itu. Dalam pertemuan itu. Lalu Gus Dur mengurungkan niatnya. dana nonbudgeter itu ada. Dalam suasana sikap pro dan kontra masyarakat atas kepemimpinan presiden K. Presiden menanyakan dana nonbudgeter Bulog dan kemungkinan pengunaannya. maka kemungkinan besar raykat aceh akan memilih untuk merdeka. tetapi penggunaannya harus melalui keppres (keputusan presiden). Kasus-kasus yang melibatkan nama Badan Urusan Logistik (Bulog) serta jajaran pimpinannya sejak lama sudah mengemuka. .H Abdurrahman Wahid muncul kasus Bulog Gate dan Brunei Gate.e) Gus Dur juga ingin mengadakan referendum Aceh. Bulog Gate Kasus Buloggate begitu terkenal karena sering kali menjerat petinggi-petingggi negara. Kasus ini melibatkan Yanatera (Yayasan Bina Sejahtera) Bulog yang dikelola oleh mantan Wakabulog Sapuan. untuk memilih merdeka atau bergabung dengan RI. Namun hal ini dibantah oleh pemerintah Karena bila diadakan jajak pendapat. yaitu adanya pertemuan antara Presiden dan Sapuan (Wakil Kepala Bulog) di Istana. dan hal ini membuat rakyat Aceh kecewa hingga dibentuklah Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Sapuan mengatakan. Sapuan akhirnya divonis 2 tahun penjara dan terbuksi bersalah menggelapkan dana non bujeter Bulog sebesar 35 milyar rupiah. Keterlibatan Presiden Gus Dur sendiri baru terungkap secara terbatas. f) Pada akhir 1999 presiden menyetujui nama Papua sebagai ganti Irian Jaya dan menyetujui pengibaran Bendera Bintang Kejora sebagai bendera Papua.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->