P. 1
Hama Pada Tanaman Kelapa

Hama Pada Tanaman Kelapa

|Views: 1,475|Likes:

More info:

Published by: Nina Stephane Tarigan on Mar 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/23/2013

pdf

text

original

HAMA PADA TANAMAN KELAPA

DISUSUN OLEH KELOMPOK 7:  SISKA AGNES NAINGGOLAN (150510090045)  M.RIDDAM (1505100900 )  ANGGI FIKTRIANI (1505100900 )  AHMAD ARIZ (1505100900 )

AGROTEKNOLOGI B UNIVERSITAS PADJADJARAN JATINANGOR 2010

Kelapa adalah satu jenis tumbuhan dari suku aren-arenan atau Arecaceae dan adalah anggota tunggal dalam marga Cocos. Dari semuanya itu Setora netons Walker. Kelapa juga adalah sebutan untuk buah yang dihasilkan tumbuhan ini. Pengendalian : penyemprotan dengan akarisida Tetradifon (Tedion) 0. dan Valanga sp. Hama serangga. Chalcocelis abiguttata. Tanaman kelapa tidak luput dari serangan hama yang dapat menurunkan produksi. Daun berubah menjadi kuning kemudian mengering. sehingga kadang-kadang yang tersisa hanya lidinya saja. Racun ini dapat digunakan dengan baik karena tidak membunuh musuh alaminya. Parasa lepida Crammer. HAMA PENTING PADA KELAPA Hama Nematoda Penyebab : Nematoda Rhadinaphelenchus cocophilus Gejala yang terserang hama ini :    Daun baru yang akan membuka menjadi tergulung dan tumbuh tegak. Orycetes rhinoseros. Brontispa longissima.1 – 0. Setora nitens. hidup disepanjang tulang anak daun sambil mengisap cairan daun sehingga warna daun berubah menjadi mengkilat berwarna bronz. Tumbuhan ini dimanfaatkan hampir semua bagiannya oleh manusia sehingga dianggap sebagai tumbuhan serba guna. khususnya bagi masyarakat pesisir. Gangguan tungau pada pesemaian dapat mengakibatkan rusaknya bibit. Pengendaliannya : meracuni pohon yang terserang dengan natrium arsenit dan setelah mati / kering segera dibongkar untuk menghilangkan sumber infeksi. Wirdjisuharjo dan Budiman (1985) mengengemukakan bahwa ada sekitar 19 jenis serangga dan 6 jenis vertebrata dan 1 jenis nemtoda. Ulat Setora memakan daun dari bawah. Kupu-kupu Setora meletakkan telurnya di bawah permukaan daun dekat pada ujungnya. .5 mm. Hama Tungau Penyebab : Tungau merah ( Oligonychus ) o o o Tungau ini berukuran 0. merukan hama pamakan daun kelapa. Tandan bunga membusuk dan tidak membuka sehingga tidak menghasilkan buah. Hama ini berkembang pesat dan membahayakan dalam keadaan cuaca kering pada musim kemarau. 2. 1.2 %. Hidari irava.  Hama ulat setora.

selanjutnya disemprotkan pada kelapa sawit yang terserang ulat Tirathaba tersebut. Sevin 85 ES. 3.bila serangan mengenai titik tumbuh. : 0. tetapi bila makan bakal daun hanya menyebabkan daun dewasa rusak seperti terpotong gunting. kebersihan di sekitar tanaman harus dijaga baik.55 kg Dipterex atau Thiodan dilarutkan dalam air sebanyak 370 liter (dosis per hektar) dan diaduk sampai merata. Beberapa jenis hama utama yang menyerang tanaman kelapa diantaranya hama Plesispa rechei Chapuis.2 – 0. Oryctes rhinoceros L dan Artona catoxantha. yaitu dapat diserang oleh hama maupun penyakit. Hama-hama tersebut sudah banyak menimbulkan kerugian pada tanaman kelapa di beberapa daerah di Indonesia. tanaman akan mati. Caranya sbb.3 %. Selain itu juga tikus (rodentia) merupakan hama yang merusak (memakan) buah kelapa sawit yang sudah tua. Pengendalian : untuk mencegah berkembangnya hama ini.  The oil palm bunch moth Penyebab : Ngengat Tirathaba mundella Gejala serangan : Telur-telur Tirathaba diletakkan pada tandan buah terutama pada buah-buah yang telah masak atau busuk. Pengendalian : Ulat Tirathaba dapat dikendalikan dengan Dipterex atau Thiodan. Setelah menetas. Brontispa longissima Gestro. . Oryctes rhinoceros Gejala serangan : Kumbang dewasa masuk ke dalam daerah titik tumbuh dan memakan bagian yang lunak.Pengendalian : Ulat ini dapat dikendalikan dengan penyemprotan racun kontak. Sampah-sampah atau pohon yang mati dibakar agar larva hama ini mati. Hama ini sangat merusak tanaman kelapa sawit. misalnya Hostation 25 ULV. Kelapa kopyor sama dengan jenis kelapa lainnya. Beberapa strategi pengendalian sudah dilakukan untuk mengatasi masalah hama tersebut tetapi lebih banyak mengandalkan insektisida.  Kumbang oryctes . Di beberapa daerah tertentu di Sumatera. gajah sering menyebabkan kerusakan yang serius pada tanaman kelapa sawit muda. Hal ini sangat merugikan karena selain dapat meningkatkan biaya produksi. Mamalia Hama yang termasuk mamalia (binatang menyusui) adalah babi hutan dan kera. Dursban 20 EC dengan konsentrasi 0. ulat atau larva melubangi buahbuah muda atau memakan permukaan buah yang matang. dapat juga mencemari lingkuangan hidup. Pemberantasan secara biologis dengan menggunakan cendawan Metharrizium anisopliae dan virus Baculovirus oryctes.

46 hari (Galego dan Abad.178 butir telur. Larva terdiri dari empat instar dengan lama fase larva 22 . Tahapan perkembangan hama ini. Kumbang betina meletakkan telurnya pada daun muda kemudian ditutupi dengan kotorannya. 1. yaitu dari telur.8 hari. dalam satu tahun hama ini dapat berkembang menjadi 5 . Sumatera.32 hari.37 hari setelah kawin dan selama hidupnya dapat menghasilkan 13 . Penggantian kulit pertama terjadi 5. reichei Hasil penelitian laboratorium menunjukkan bahwa periode telur 5 . larva.Pengendalian hama terpadu merupakan salah satu strategi yang sesuai diterapkan untuk mengendalikan hama utama kelapa. Kepala dan thorax dari kumbang jantan dan betina berwarna coklat oranye sedangkan elitranya berwarna hitam.9 hari sesudah telur menetas kemudian kedua 4 . Dalam tulisan ini diinformasikan teknologi PHT (Pengendalian Hama Terpadu) utama kelapa yang berpotensi menyerang tanaman kelapa kopyor di beberapa daerah di Indonesia seperti di Pulau Jawa.8 hari dari setiap kali ganti kulit.12 hari. KUMBANG BIBIT KELAPA Plesispa reichei Chapuis Biologi P. dan tinggal/makan di antara lipatan daun kelapa. karena lebih aman terhadap lingkungan hidup dan kesehatan manusia.8 hari dan pupa 5 .9 hari dan keempat 4 .9 hari. Dalam kondisi normal. Lamanya hidup serangga dewasa 101 . 1985). Periode perkembangan dari telur diletakkan sampai menetas antara 31 .202 hari. Kumbang dan larva dari hama ini tidak senang cahaya. Kumbang betina mulai meletakkan telur 17 .6 generasi (Galego dan Abad. pupa dan imago. 1985). ketiga 5 . Kalimantan dan Sulawesi. Periode pra-pupa 2 . .

go.id/publikasi/bt092048../index..deptan./hama-dan-penyakit-tanaman-kelapa balitka.pdf  mablu.. ..id/.php?.com/.wikipedia.hama-pada-tanaman-kelapa.wordpress..go.org/wiki/Kelapa  http://www..pustaka-deptan..litbang..DAFTAR PUTAKA  http://id.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->