P. 1
SIKLUS KREBS

SIKLUS KREBS

|Views: 182|Likes:
Published by Bariqa Hayati

More info:

Published by: Bariqa Hayati on Mar 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/03/2015

pdf

text

original

SIKLUS KREBS-TRIKARBOKSILAT- ASAM SITRAT

• Siklus Krebsdisebut juga: SIKLUS ASAM SITRAT Karena senyawa
pertama yang terbentuk adalah asam sitrat.
• Siklus krebs juga disebut SIKLUS ASAM TRIKARBOKSILAT (-COOH)
Karena hampir di awal-awal siklus krebs, senyawanya tersusun dari
asam trikarboksilat. Trikarboksilat itu merupakan gugus asam (-COOH).
• SIKLUS KREBS Karena yang menemukan adalah Mr.Hans Krebs,
seorang ahli biokimia terkenal, yang menemukan metabolisme
karbohidrat juga.
Fungsi utama siklus Krebs adalah merupakan jalur akhir oksidasi Karbohidrat , Lipid dan
Protein. Karbohidrat , lemak dan protein semua akan dimetabolisme menjadi Asetyl-KoA.
Visi dan Misi dari Jalur respirasi ini adalah menghasilkan energi.
• Jadi Kalau kita mengkonsumsi karbohidrat di dalam mulut akan dicerna jadi maltose
(oleh ptyalin) dan hasil akhirnya adalah glukosa di dalam duodenum maka akan masuk
ke sel mengalami glikolisis , yang nantinya hasil akhirnya asam piruvat apabila suasana
sitoplasma tempat terdapatnya asam piruvat itu aerob
· Þ C 4E EÞ M O ·4 Þ O Þ4 E · · ·
Þ C · C O M4+ 4 Þ C Þ M4· Þ OM · · ·
E· · O M4 Þ menjadi asetyl Co.A dalam Pra Siklus krebs
( dekarbosilasi oksidatif). begitu juga pada lipid yang kemudian menjadi asam lemak dan
gliserol.Asam lemak dipecah ¬ asetyl Co.A, mengalami proses yang namanya lipolisis.
Protein diubah menjadi asam amino kemudian menjadi asetyl Co.A pada awal siklus
krebstersebut OK
• Dari diagram diatas terbentuknya Asetil Coa sangat strategis
mempunyai peran utama pada glukoneogenesis (pembentukan
Glikogen) , transaminasi, deaminasi ( penguraian protein / gugus
amino ) dan lipogenesis (Pembentukan lemak)
• Adalah suatu proses pembentukan glukosa dari bahan non karbohidrat. Kok bisa? Bisa
aja, soalnya ketika seseorang mengalami intake karbohidrat yang sangat rendah (mungkin
mogok makan, kelaperan yang amat sangat) sehingga tidak diimbangi dengan asupan
karbohidrat yang cukup, maka tubuh tetap akan membentuk glukosa. Tapi karena gak ada
karbohidrat jadi bahannya bukan karbohidrat tetapi lemak atau protein .OK
• Hal ini merupakan salah satu mekanisme tubuh dalam upaya mempertahankan kadar
glukosa dalam keadaan normal.
• untuk vitamin , minral dan air sama sekali tidak bisa digunakan dalam hal ini
• Glukosa sangat penting untuk tubuh karena sumber energi utama otak dan sel darah
merah.
• Setelah makan, kadar glukosa akan meningkat, maka mekanisme utamanya adalah terjadi
Glikolisis.
• Sebaliknya Ketika kita makan banyak, maka glukosa harus disimpan agar
kadar gula dalam darah tidak meningkat.
• Bentuk simpanan glukosa di dalam tubuh adalah glikogen.
• Penyimpanan kelebihan glukosa maka akan terjadi proses glikogenesis
di hati memerlukan insulin dari pancreas.
• Sebaliknya, kalau dalam keadaan lapar, puasa, aerobik atau exercise gitu, maka
kebutuhan glukosa akan meningkat, sehingga simpanan glukosa akan dipecah melalui
proses glikogenolisis. ( pembongkaran Glikogen menjadi Glukosa di hati dengan bantuan
Adrenalin / Glukagon
• Jadi Inti dari metabolisme karbohidrat adalah untuk mempertahankan kadar glukosa
dalam keadaan normal. OK
• Agar tahu saja Kadar normal glukosa dalam darah ¬ sekitar 80-126, di bawah kadar itu
maka akan menderita hipoglikemia, di atas kadar itu disebut hiperglikemia ( pada
penderita diabetes melitus)
• Jadi bisa diartikan bahwa Proses glukoneogenesis ini jelas jelas melibatkan melibatkan
1. Siklus krebs.
2. Transaminasi Adalah suatu proses pemindahan gugus atau pertukaran gugus amino (alfa-
amino) menjadi gugus keto (alfa-keto) atau sebaliknya.
• Contoh gugus alfa-amino C Þ · asam-asam amino (glutamat, aspartat, dll)
Agar benar benar memahami ternyata asama amino tersusun atas macam-macam asam amino:
1. Asam amino esensial
2. asam amino non esesnsial
• · C C ÞE ·· Þ· ¤ · asam amino diperlukan tubuh tapi tubuh tidak
bisa membentuk
• Contoh · C C ÞE ·· Þ· ¤ · : fenilalanin, isoleusin, leusin, lisin,
metionin, triptofan, treonin dan valin, arginin dan histidin
• · C C ÞE ÞEÞ ·· Þ· ¤ 44 · · diperlukan tubuh tapi
tubuh bisa membentuk
• contoh: alanin, asparagin, aspartat, sistein, glutamat, glutamin, glisin, hidroksiprolin,
hidroksilisin, prolin, serin, dan tirosin.
• Untuk proses transminasi pembentukan asam aminonya adalah asam amino non
essensial. Jadi proses transminasi itu bisa disebut juga proses pembentukan asam amino
dari asam alfa-keto.
• Contoh alfa-keto yang mempunyai gugus CO (asam alfa-keto glutarat, asam oksaloasetat)
• Yang utama di transaminasi adalah alfa-ketoglutarat dan oksalo asetat
Deaminasi
Deaminasi adalah proses pelepasan gugus amino (gugus yang mengandung N).
• Contoh konkrit proses deaminasi adalah kalau mengonsumsi protein maka di dalam
tubuh akan diubah menjadi asam amino, kemudian asam amino akan dipecah lagi yang
hasil akhirnya adalah amoniak.
• Tapi karena amoniak itu bersifat sangat toksik—amoniak itu tidak boleh ada di dalam
darah, apalagi di otak—maka diubah menjadi urea.
• Urea kemudian akan diekskresikan melalui ginjal.
• Amoniak mempunyai konsentrasi yang lebih kecil daripada urea.
• Bahkan mungkin amoniak itu tidak boleh ada di urine.
• kemudian kenapa di urine ada amoniak? Darimanakah amoniak urine? Amoniak
diproduksi di ginjal, dengan tujuan agar terjadi keseimbangan asam basa.
• Jadi sebenarnya hasil akhirnya amoniak, tapi karena bersifat toksik, si amoniak itu
dibawa ke hepar untuk diubah menjadi urea. Intinya produk akhir dari protein adalah
urea.

• Urea yang terbentuk dari amoniak itu kemudian dimasukkan ke darah untuk dibuang
karena sebagai bahan ekskresi
• Perlu dipahami yang membebaskan darah dari urea adalah Ginjal bukan hati OK
• Ginjal membebaskan darah dari urea dengan melakukan proses Filtrasi Reabsorbsi dan
Augmentasi hingga bener bener darah bebas Urea
• Urea yang bercampur air dan kreatinin serta zat yang berlebihan itu kemudyan disebut
Urine
• Jadi jika ada gangguan pada ginjal maka dipastikan amoniak menumpuk, apa yang
terjadi? maka terjadi keracunan amoniak.
• Solusinya gimana?
• Tentu kita harus mengkonsumsi makanan yang rendah protein. Supaya kadar amoniak
yang dihasilkan nggak jadi banyak.OK
• Masih ada ganjalan apa kalau begitu tugas hati selama ini sebagai organ ekskresi kalau
enggak membuang urea ?
• Hati sebagai Organ ekskresi adalah membebaskan darah dari bangkai darah yang rusak
menjadi empedu OK
LIPOGENESIS i
• Lipogenesis adalah proses pembentukan lemak.
• Substrat lipogenesis ¬ ¤ asetyl Co.A
• Asetyl Co.A diperoleh dari glikolisis yang berlanjut ke Dekarboksilasi Oksidatif
• Orang yang mengkonsumsi karbohidrat tinggi, maka di dalam tubuh akan diubah menjadi
lemak.
• maka Ga heran orang yang banyak makan bisa ndut. hehe tentu ini sama seperti sapi yang
hanya makan karbohidrat ( sellulosa ) dalam rumput ternyata sapi juga berlemak
Jadi dengan kita makan itu kita Menyediakan substrat untuk rantai respirasi (dalam bentuk
hidrogen atau elektron).
• Rantai respirasi masuk ke dalam respirasi level seluler yang ada kaitannya dengan
loncatan elektron., bahan dasarnya adalah dari siklus krebs, yaitu ion hidrogen.
• Semua proses metabolisme itu hasilnya CO
2
, yang kemudian dibuang sebagai udara
ekspirasi
• Ketika kita menghirup O
2
Þ O
2
digunakan untuk proses oksidasi C · O
2
dibawa oleh Hb ke sel C4 Þ · di dalam sel O
2
digunakan untuk proses
pembakaran—membakar sumber-sumber energi, baik karbohidrat, lemak maupun protein
yang kemudian hasilnya CO
2
• CO
2
ini kemudian diangkut kembali melalui paru-paru tubuh untuk di expirasi .
• Tetapi tidak semua CO
2
dibuang, ada beberapa atau sebagian kecil digunakan untuk
proses pembentukan lemak.
• Karena pembentukan lemak mutlak membutuhkan CO
2
.
• Hasil dari siklus krebs ¬ ¤ CO
2
, ATP, ion hidrogen atau reducing ekivalen
(agen pereduksi) yang diikat oleh FAD dan NAD
• Jadi Kalau O
2
44 · agen pengoksidasi.
• sedang Ion hidrogen ¬ bahan untuk respirasi seluler.
SIKLUS KREBS
Definisi Siklus Krebs
• Adalah satu seri reaksi yang terjadi di dalam mitokondria yang membawa katabolisme
residu asetyl, membebaskan ekuivalen hidrogen, yang dengan oksidasi menyebabkan
pelepasan dan penangkapan ATP sebagai kebutuhan energi jaringan.
• Residu asetyl dalam bentuk asetyl-KoA (CH3-CO-S-CoA, asetat aktif)
Tujuan Siklus Krebs
• Menjelaskan reaksi-reaksi metabolik akhir yang umum terdapat pada jalur biokimia
utama katabolisme tenaga
• Menggambarkan bahwa CO2 tidak hanya merupakan hasil akhir metabolisme, namun
dapat berperan sebagai zat antara, misalnya untuk proses lipogenesis.
• Mengenali peran sentral mitokondria pada katalisis dan pengendalian jalur-jalur
metabolik tertentu, mitokondria berfungsi sebagai penghasil energi.
Fungsi
• Menghasilkan sebagian besar CO
2
• Metabolisme lain yang menghasilkan CO
2
misalnya jalur pentosa phospat atau P3
(pentosa phospat pathway) atau kalau di harper heksosa monofosfat.
• Sumber enzym-enzym tereduksi yang mendorong RR ( Rantai Respirasi)
• Merupakan alat agar tenaga yang berlebihan dapat digunakan untuk sintesis lemak
sebelum pembentukan TG untuk penimbunan lemak
• Menyediakan prekursor-prekursor penting untuk sub-sub unit yang diperlukan dalam
sintesis berbagai molekul
• Menyediakan mekanisme pengendalian langsung atau tidak langsung untuk lain-lain
sistem enzym
Daur Siklus Krebs
• Karbohidrat , Protein dan Lemak /Lipid akan dimetabolisme yang hasil akhirnya menjadi
asetyl Co-A, dimana asetyl Co-A merupakan substrat untuk siklus krebs.
• Kemudian dari siklus krebs dihasilkan CO
2
, Hidrogen (FAD NAD) dan ATP.
• Hidrogen (reducing ekivalen) merupakan substrat untuk rantai respirasi (RR).
• Siklus krebs harus berjalan dalamSiklus Asam Sitrat (Siklus Krebs)
Keterangan:
• Substrat siklus krebs adalah asetyl Co-A.
• Asetyl Co-A akan bereaksi dengan oksalo asetat (OAA) ¬ hasilnya
sitrat
• Asam sitrat rumusnya beda dengan asam askorbat (vitamin C), kalau
vitamin C itu rumusnya lebih mirip glukosa. Manusia tidak bisa
menghasilkan vitamin C karena ada suatu reaksi yang terputus dimana
manusia itu tidak mempunyai enzim L-glunoluase oksidase yang
mengoksidasi glukosa menjadi vitamin C.
• Dari isositrat ke alfa-ketoglutarat membebaskan CO
2
dan NADH (koenzim).
• Kalau menghasilkan NADH pasti membutuhkan NAD.
• NAD ¬ dalam bentuk teroksidasi
• NADH ¬ dalam bentuk tereduksi
• NAD merupakan derivat vitamin B
3
.
1. B
1
¬ thiamin
2. B
2
¬ riboflavin
3. B
3
¬ niasin
• Koenzim yang terkait dengan ATP hanya vitamin B
2
dan B
3
.
• Kekurangan vitamin B akan mengganggu metabolisme energi.
• NADH ¬ enzimnya isositrat dehidrogenase.
• NADH akan masuk ke rantai respirasi melepaskan hidrogen dan menghasilkan 3 ATP.
Sedangkan FADH menghasilkan 2 ATP
• Dekarboksilasi oksidasi ¬ melepaskan CO
2
.
• Dari alfa-keto menjadi suksinil Co-A ¬ prosesnya dekarboksilasi oksidasi.
• Dari succynyl Co-A menjadi succinate langsung dihasilkan ATP.
• Reaksi yang menghasilkan ATP langsung: siklus krebs, glikolisis, fosforilasi oksidatif,
dan rantai respirasi.
• Lemak penghasil ATP paling banyak tapi tidak menghasilkan ATP secara langsung.
Lemak banyak menghasilkan NADH dan FADH.
• Dari succinate menjadi fumarate dihasilkan FADH
2
, membutuhkan koenzim FAD
(derivat vitamin B
2
), dihasilkan 2 ATP.
• Dari malate ke oxaloacetat dihasilkan NADH 3 ATP.
• Total ATP untuk 1 putaran (1 asetyl Co-A) siklus krebs ¬ 12 ATP.
• Glikolisis ¬ 2 asetyl Co-A
• Lemak ¬ 8 asetyl Co.A
• 1 mol glukosa ¬ 2 kali putaran
• 1 mol lemak ¬ 8 kali putaran
• Karbohidrat disimpan di dalam becak-bercak sitoplasma di dalam hepar.
• Hepar dapat bertahan menyimpan glikogen ¬ 0,5 gram
• Berfungsi mengoksidasi hasil glikolisis mjd CO2 dan juga menyimpan energi ke
bentuk molekul berenergi tinggi spt ATP, NADH, FADH2
• Sentral dalam siklus oksidatif dlm respirasi à dimana semua makromolekul
dikatabolis (Karbohidrat, Lipid dan Protein)
• Untuk kelangsungannya membutuhkan : NAD, FAD, ADP, Pyr (piruvat) dan OAA
• Menghasilkan senyawa intermedier yg penting à asetil Co A, a KG & OAA
• Asam amino yang dihasilkan dari alfa-ketoglutarat melalui proses transamnasi à
glutamat. Kalau asam oksaloasetat à aspartat
• Merupakan prekursor untuk biosintesis makromolekul – makromolekul
• Siklus krebs selain sebagai jalur akhir karbohidrat , lemak dan protein, juga
merupakan jalur awal ari makromolekul-makromolekul.
• Jalur akhir à katabolisme à mengubah KH à asetyl Co.A
• Jalur awal à anabolisme
• Berfungsi dalam katabolisme dan juga anabolisme à amfibolik
• Katabolisme à memproduksi molekul berenergi tinggi
• Anabolisme à memproduksi intermedier untuk prekursor biosintesis
makromolekul
Jadi Dalam setiap siklus:
• 1 gugus asetil ( molekul 2C) masuk dan keluar sebagai 2 molekul CO
2
• Dalam setiap siklus : OAA digunakan untuk membentuk sitrat ¬
setelah mengalami reaksi yang panjang ¬ kembali diperoleh OAA
• Terdiri dari 8 reaksi : 4 mrpkn oksidasi ¬ dimana energi ¬ digunakan utk mereduksi
NAD dan FAD
• Dihasilkan: 2 ATP, 8 NADH, 2 FADH
2
• Tidak diperlukan O
2
pada TCA, tetapi digunakan pada Fosforilasi oksidatif ¬ untuk
memberi pasokan NAD, shg piruvat dapat di ubah menjadi Asetil Co A
Glikolisis vs SIKLUS KREBS( TCA )
GLIKOLISIS SIKLUS KREBS
a. Reaksi berjalan linier
b. Lokasi di sitoplasma
a. Reaksi siklis
b. letak di matriks mitokondria
PROSES KIMIAWI PENGIKATAN ASETIL CoA OLEH OKSALO ASETAT MENJADI
SITRAT
BERIKUT RUMUS BANGUN SENYAWA YANG TERLIBAT DALAM SIKLUS
KREBS
Enzim tersedia dalam mitokondria
Ada dua macam enzim:
1. memerlukan NAD
2. memerlukan NADP
NADP-dependent enzyme : terdapat di matriks mitokondria dan sitosol
Peran anabolisme dalam siklus krebs ditunjukkan oleh 4 senyawa
intermediet, yaitu:
1. Sitrat
Dapat digunakan untuk membentuk kolestrol atau asam lemak. Jika terjadi
gangguan atau hambatan pada perubahan sitrat menjadi sis-akusitrat
sehingga sitrat menumpuk misalnya, maka sitrat tersebut akan terakumulasi
dan dapat meningkatkan kolesterol atau asam lemak.
2. Alfa-ketoglutarat
Melalui proses transaminasi menghasilkan asam amino glutamat.
Purin ¬ jika terlalu banyak di dalam tubuh akan diubah menjadi asam urat,
bisa meningkatkan konsentrasi asam urat di dalam darah. Asam urat di
dalam tubuh berfungsi sebagai antioksida endogen.
3. Succynil Co-A
• Digunakan untuk mensitesis hem. Hem+protein globin ¬ hemoglobin.
• Kalau di dalam tanaman, succynil Co-A digunakan untuk pembentukan klorofil.
• Rumus hem dan rumus klorofil sama persis, bedanya kalau hem mengikat logam di
tengahnya adalah Fe, sedangkan klorofil logam di tengahnya adalah Mg.
• Oksalo asetat
Melalui proses transaminasi, enzimnya transaminase menjadi aspartat, purin
dan pirimidin.
PEMBEBASAN ATP oleh Siklus Krebs
• Siklus Krebs sebagai jalur metabolisme amfibolik
• Disebut amfibolik ¬ anabolisme dan katabolisme.
• Contoh :
1. a-ketoglutarat +alanin ¬ glutamat + piruvat
2. oksaloasetat +alanin ¬ aspartat + piruvat
3. suksinil ko-A, merupakan prazat untuk biosintesis hem
4. Reaksi Siklus Krebs sebagai Jalur Metabolisme Amfibolik
• Reaksi-reaksi Anaplerotik Siklus Krebs
• Masukan banyak piruvat atau asetyl Ko-A ke dalam Siklus Krebs dapat mengurangi
persediaan okasaloasetat yang digunakan untuk sintase sitrat.
• Dua reaksi yang yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan oksaloasetat disebut rx
anaplerotik (memenuhi)
• Piruvat menjadi oksaloasetat
• Piruvat menjadi malat
• Pada jaringan otot yang dilatih berat, AMP menjadi IMP oleh deaminasi oksidatif. Hasil
bersihnya membentuk FUMARAT
• Reaksi Anaplerotik Ketika produk intermedier TCA /siklus krebs digunakan sbg
prekursor biosintesis lainnya
Konsentrasi intermedier ¬ turun ¬ memperlambat kecepatan TCA Ada 5 reaksi :
1. Piruvat C Þ · OAA dgn enzim piruvat karboksilase
2. PEP C Þ · OAA dgn enzim PEP karboksikinase
3. PEP C Þ · OAA dgn enzim PEP karboksilase
4. Piruvat C Þ · malat dg enzim malat
5. Reaksi transaminasi : aspartat C Þ · OAA dan glutamat
C Þ · α -ketoglutarat
Sekali lagi dalam Siklkus Krebs kita bisa ketahui
Jalur metabolisme daur asam trikarboksilat (asam sitrat) pertama diketemukan oleh Krebs
(1937).
• Oleh karena itu, jalur ini disebut pula daur Krebs. Jalur daur ini merupakan ajlur
metabolisme yang utama dari berbagai senyawa hasil metabolisme, yaitu hasil
katabolisme karbohidrat, lemak, dan protein.
• Asetil ko-A (sebagai hasil katabolisme lemak dan karbohidrat), oksalasetat, fumarat, dan α-
ketoglutarat (sebagaihasil katabolismeasam amino dan protein), masuk kedalam daur Krebs
untuk selanjutnya dioksidasi melalui beberapa tahap reaksi yang kompleks menjadi CO2, H2O
dan energi ATP.
• Kegiatan daur asam tri karboksilat terdapat dalam sel hewan, tumbuhan, dan jasad renik yang
aerob dan merupakan metabolisme penghasil energi yang utama. Jasad yang anaerob tidak
menggunakan metabolisme daur ini sebagai penghasil energinya.
• Daur Krebs merupakan bagian rangkaian proses pernafasan yang panjang dan kompleks,
yaitu oksidasi glukosa menjadi CO2dan H2O serta produksi ATP.
• Proses pernafasan terdiri dari 4 tahap utama:
1. glikolisis (oksidasi glukosa menjadi piruvat)
2. konversi piruvat ke asetil ko-A
3. daur Krebs dan
4. proses pengangkutan elektron melalui rantai pernafasan yang dirangkaikan degan sintesis
ATP dari ADP = Pi melalui proses fosforilasi bersifat oksidasi.
• Didalam sel eukariota, metabolisme asam trikarboksilat berlangsung didalam
mitokondrion. Sebagian enzim dalam metabolisme ini terdapat di dalam cairan matriks
dan sebagian lagi terikat pada bagian dalam membran mitokondrion.

untuk vitamin . Siklus krebs. Sebaliknya. maka kebutuhan glukosa akan meningkat.OK Hal ini merupakan salah satu mekanisme tubuh dalam upaya mempertahankan kadar glukosa dalam keadaan normal. Transaminasi Adalah suatu proses pemindahan gugus atau pertukaran gugus amino (alfaamino) menjadi gugus keto (alfa-keto) atau sebaliknya. maka mekanisme utamanya adalah terjadi Glikolisis. ( pembongkaran Glikogen menjadi Glukosa di hati dengan bantuan Adrenalin / Glukagon Jadi Inti dari metabolisme karbohidrat adalah untuk mempertahankan kadar glukosa dalam keadaan normal. puasa. di bawah kadar itu maka akan menderita hipoglikemia. Bentuk simpanan glukosa di dalam tubuh adalah glikogen. sehingga simpanan glukosa akan dipecah melalui proses glikogenolisis. • Contoh gugus alfa-amino     asam-asam amino (glutamat. maka tubuh tetap akan membentuk glukosa. deaminasi ( penguraian protein / gugus amino ) dan lipogenesis (Pembentukan lemak) • • • • • • • • • Adalah suatu proses pembentukan glukosa dari bahan non karbohidrat.• Dari diagram diatas terbentuknya Asetil Coa sangat strategis mempunyai peran utama pada glukoneogenesis (pembentukan Glikogen) . Setelah makan. kalau dalam keadaan lapar. di atas kadar itu disebut hiperglikemia ( pada penderita diabetes melitus) Jadi bisa diartikan bahwa Proses glukoneogenesis ini jelas jelas melibatkan melibatkan • • • 1. 2. maka glukosa harus disimpan agar kadar gula dalam darah tidak meningkat. kelaperan yang amat sangat) sehingga tidak diimbangi dengan asupan karbohidrat yang cukup. transaminasi. soalnya ketika seseorang mengalami intake karbohidrat yang sangat rendah (mungkin mogok makan. Sebaliknya Ketika kita makan banyak. minral dan air sama sekali tidak bisa digunakan dalam hal ini Glukosa sangat penting untuk tubuh karena sumber energi utama otak dan sel darah merah. dll) . kadar glukosa akan meningkat. aspartat. Penyimpanan kelebihan glukosa maka akan terjadi proses glikogenesis di hati memerlukan insulin dari pancreas. OK Agar tahu saja Kadar normal glukosa dalam darah  sekitar 80-126. Kok bisa? Bisa aja. Tapi karena gak ada karbohidrat jadi bahannya bukan karbohidrat tetapi lemak atau protein . aerobik atau exercise gitu.

Asam amino esensial 2. leusin. Intinya produk akhir dari protein adalah urea. Bahkan mungkin amoniak itu tidak boleh ada di urine. treonin dan valin. kemudian kenapa di urine ada amoniak? Darimanakah amoniak urine? Amoniak diproduksi di ginjal. sistein. prolin. • • • Untuk proses transminasi pembentukan asam aminonya adalah asam amino non essensial. tapi karena bersifat toksik. lisin.Agar benar benar memahami ternyata asama amino tersusun atas macam-macam asam amino: 1. serin. glutamin. arginin dan histidin          diperlukan tubuh tapi tubuh bisa membentuk contoh: alanin. si amoniak itu dibawa ke hepar untuk diubah menjadi urea. Jadi proses transminasi itu bisa disebut juga proses pembentukan asam amino dari asam alfa-keto. asam amino non esesnsial • •     asam amino diperlukan tubuh tapi tubuh tidak  bisa membentuk Contoh : fenilalanin. triptofan. hidroksilisin. Urea kemudian akan diekskresikan melalui ginjal. aspartat. apalagi di otak—maka diubah menjadi urea. . glisin. glutamat. isoleusin. Jadi sebenarnya hasil akhirnya amoniak. asparagin. • • • • • • • Contoh konkrit proses deaminasi adalah kalau mengonsumsi protein maka di dalam tubuh akan diubah menjadi asam amino. dengan tujuan agar terjadi keseimbangan asam basa. dan tirosin. hidroksiprolin. asam oksaloasetat) Yang utama di transaminasi adalah alfa-ketoglutarat dan oksalo asetat • • Deaminasi Deaminasi adalah proses pelepasan gugus amino (gugus yang mengandung N). metionin. Contoh alfa-keto yang mempunyai gugus CO (asam alfa-keto glutarat. Amoniak mempunyai konsentrasi yang lebih kecil daripada urea. kemudian asam amino akan dipecah lagi yang hasil akhirnya adalah amoniak. Tapi karena amoniak itu bersifat sangat toksik—amoniak itu tidak boleh ada di dalam darah.

• • • • • • • • • Urea yang terbentuk dari amoniak itu kemudian dimasukkan ke darah untuk dibuang karena sebagai bahan ekskresi Perlu dipahami yang membebaskan darah dari urea adalah Ginjal bukan hati OK Ginjal membebaskan darah dari urea dengan melakukan proses Filtrasi Reabsorbsi dan Augmentasi hingga bener bener darah bebas Urea Urea yang bercampur air dan kreatinin serta zat yang berlebihan itu kemudyan disebut Urine Jadi jika ada gangguan pada ginjal maka dipastikan amoniak menumpuk. lemak maupun protein yang kemudian hasilnya CO2 . Substrat lipogenesis  asetyl Co. yang kemudian dibuang sebagai udara ekspirasi Ketika kita menghirup O2 O2 digunakan untuk proses oksidasi O2 dibawa oleh Hb ke sel di dalam sel O2 digunakan untuk proses pembakaran—membakar sumber-sumber energi. bahan dasarnya adalah dari siklus krebs. hehe tentu ini sama seperti sapi yang hanya makan karbohidrat ( sellulosa ) dalam rumput ternyata sapi juga berlemak Jadi dengan kita makan itu kita Menyediakan substrat untuk rantai respirasi (dalam bentuk hidrogen atau elektron). Solusinya gimana? Tentu kita harus mengkonsumsi makanan yang rendah protein.. maka Ga heran orang yang banyak makan bisa ndut. baik karbohidrat. Semua proses metabolisme itu hasilnya CO2.A diperoleh dari glikolisis yang berlanjut ke Dekarboksilasi Oksidatif Orang yang mengkonsumsi karbohidrat tinggi. yaitu ion hidrogen. Supaya kadar amoniak yang dihasilkan nggak jadi banyak. • • • Rantai respirasi masuk ke dalam respirasi level seluler yang ada kaitannya dengan loncatan elektron.A Asetyl Co. maka di dalam tubuh akan diubah menjadi lemak.OK Masih ada ganjalan apa kalau begitu tugas hati selama ini sebagai organ ekskresi kalau enggak membuang urea ? Hati sebagai Organ ekskresi adalah membebaskan darah dari bangkai darah yang rusak menjadi empedu OK LIPOGENESIS i • • • • • Lipogenesis adalah proses pembentukan lemak. apa yang terjadi? maka terjadi keracunan amoniak.

ada beberapa atau sebagian kecil digunakan untuk proses pembentukan lemak. membebaskan ekuivalen hidrogen. ion hidrogen atau reducing ekivalen (agen pereduksi) yang diikat oleh FAD dan NAD Jadi Kalau O2 agen pengoksidasi. yang dengan oksidasi menyebabkan pelepasan dan penangkapan ATP sebagai kebutuhan energi jaringan. mitokondria berfungsi sebagai penghasil energi. Fungsi • • • • • • Menghasilkan sebagian besar CO2 Metabolisme lain yang menghasilkan CO2 misalnya jalur pentosa phospat atau P3 (pentosa phospat pathway) atau kalau di harper heksosa monofosfat. Mengenali peran sentral mitokondria pada katalisis dan pengendalian jalur-jalur metabolik tertentu. Karena pembentukan lemak mutlak membutuhkan CO2. • • SIKLUS KREBS Definisi Siklus Krebs • • Adalah satu seri reaksi yang terjadi di dalam mitokondria yang membawa katabolisme residu asetyl. misalnya untuk proses lipogenesis. Residu asetyl dalam bentuk asetyl-KoA (CH3-CO-S-CoA. Hasil dari siklus krebs CO2.• • • • CO2 ini kemudian diangkut kembali melalui paru-paru tubuh untuk di expirasi . asetat aktif) Tujuan Siklus Krebs • • • Menjelaskan reaksi-reaksi metabolik akhir yang umum terdapat pada jalur biokimia utama katabolisme tenaga Menggambarkan bahwa CO2 tidak hanya merupakan hasil akhir metabolisme. namun dapat berperan sebagai zat antara. Sumber enzym-enzym tereduksi yang mendorong RR ( Rantai Respirasi) Merupakan alat agar tenaga yang berlebihan dapat digunakan untuk sintesis lemak sebelum pembentukan TG untuk penimbunan lemak Menyediakan prekursor-prekursor penting untuk sub-sub unit yang diperlukan dalam sintesis berbagai molekul Menyediakan mekanisme pengendalian langsung atau tidak langsung untuk lain-lain sistem enzym Daur Siklus Krebs . ATP. sedang Ion hidrogen  bahan untuk respirasi seluler. Tetapi tidak semua CO2 dibuang.

Siklus krebs harus berjalan dalamSiklus Asam Sitrat (Siklus Krebs) Keterangan: • • • • • • • • Substrat siklus krebs adalah asetyl Co-A. B2  riboflavin 3. Protein dan Lemak /Lipid akan dimetabolisme yang hasil akhirnya menjadi asetyl Co-A. NAD  dalam bentuk teroksidasi NADH  dalam bentuk tereduksi NAD merupakan derivat vitamin B3. Hidrogen (reducing ekivalen) merupakan substrat untuk rantai respirasi (RR). Kalau menghasilkan NADH pasti membutuhkan NAD. kalau vitamin C itu rumusnya lebih mirip glukosa. 1. Hidrogen (FAD NAD) dan ATP.• • • • Karbohidrat . Kemudian dari siklus krebs dihasilkan CO2. Manusia tidak bisa menghasilkan vitamin C karena ada suatu reaksi yang terputus dimana manusia itu tidak mempunyai enzim L-glunoluase oksidase yang mengoksidasi glukosa menjadi vitamin C. B1  thiamin 2. Dari isositrat ke alfa-ketoglutarat membebaskan CO2 dan NADH (koenzim). dimana asetyl Co-A merupakan substrat untuk siklus krebs. B3  niasin . Asetyl Co-A akan bereaksi dengan oksalo asetat (OAA)  hasilnya sitrat Asam sitrat rumusnya beda dengan asam askorbat (vitamin C).

A Jalur awal à anabolisme Berfungsi dalam katabolisme dan juga anabolisme à amfibolik Katabolisme à memproduksi molekul berenergi tinggi Anabolisme à memproduksi intermedier untuk prekursor biosintesis makromolekul Jadi Dalam setiap siklus: • 1 gugus asetil ( molekul 2C) masuk dan keluar sebagai 2 molekul CO2 . Dari succinate menjadi fumarate dihasilkan FADH2. a KG & OAA Asam amino yang dihasilkan dari alfa-ketoglutarat melalui proses transamnasi à glutamat. Hepar dapat bertahan menyimpan glikogen  0. Glikolisis  2 asetyl Co-A Lemak  8 asetyl Co. Kekurangan vitamin B akan mengganggu metabolisme energi.• • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • Koenzim yang terkait dengan ATP hanya vitamin B2 dan B3. Lemak penghasil ATP paling banyak tapi tidak menghasilkan ATP secara langsung. NADH akan masuk ke rantai respirasi melepaskan hidrogen dan menghasilkan 3 ATP. Jalur akhir à katabolisme à mengubah KH à asetyl Co.A 1 mol glukosa  2 kali putaran 1 mol lemak  8 kali putaran Karbohidrat disimpan di dalam becak-bercak sitoplasma di dalam hepar. Reaksi yang menghasilkan ATP langsung: siklus krebs.5 gram Berfungsi mengoksidasi hasil glikolisis mjd CO2 dan juga menyimpan energi ke bentuk molekul berenergi tinggi spt ATP. juga merupakan jalur awal ari makromolekul-makromolekul. glikolisis. NADH  enzimnya isositrat dehidrogenase. Lemak banyak menghasilkan NADH dan FADH. FADH2 Sentral dalam siklus oksidatif dlm respirasi à dimana semua makromolekul dikatabolis (Karbohidrat. FAD. Total ATP untuk 1 putaran (1 asetyl Co-A) siklus krebs  12 ATP. Dari succynyl Co-A menjadi succinate langsung dihasilkan ATP. Lipid dan Protein) Untuk kelangsungannya membutuhkan : NAD. Dari alfa-keto menjadi suksinil Co-A  prosesnya dekarboksilasi oksidasi. membutuhkan koenzim FAD (derivat vitamin B2). Pyr (piruvat) dan OAA Menghasilkan senyawa intermedier yg penting à asetil Co A. lemak dan protein. Kalau asam oksaloasetat à aspartat Merupakan prekursor untuk biosintesis makromolekul – makromolekul Siklus krebs selain sebagai jalur akhir karbohidrat . Sedangkan FADH menghasilkan 2 ATP Dekarboksilasi oksidasi  melepaskan CO2. Dari malate ke oxaloacetat dihasilkan NADH 3 ATP. dan rantai respirasi. dihasilkan 2 ATP. fosforilasi oksidatif. ADP. NADH.

Reaksi siklis b. Reaksi berjalan linier b. Lokasi di sitoplasma SIKLUS KREBS a. 2 FADH2 Tidak diperlukan O2 pada TCA.• • • • Dalam setiap siklus : OAA digunakan untuk membentuk sitrat  setelah mengalami reaksi yang panjang  kembali diperoleh OAA Terdiri dari 8 reaksi : 4 mrpkn oksidasi  dimana energi  digunakan utk mereduksi NAD dan FAD Dihasilkan: 2 ATP. letak di matriks mitokondria PROSES KIMIAWI PENGIKATAN ASETIL CoA OLEH OKSALO ASETAT MENJADI SITRAT BERIKUT RUMUS BANGUN SENYAWA YANG TERLIBAT DALAM SIKLUS KREBS . tetapi digunakan pada Fosforilasi oksidatif  untuk memberi pasokan NAD. 8 NADH. shg piruvat dapat di ubah menjadi Asetil Co A Glikolisis vs SIKLUS KREBS( TCA ) GLIKOLISIS a.

memerlukan NADP NADP-dependent enzyme : terdapat di matriks mitokondria dan sitosol .Enzim tersedia dalam mitokondria Ada dua macam enzim: 1. memerlukan NAD 2.

Alfa-ketoglutarat Melalui proses transaminasi menghasilkan asam amino glutamat. Asam urat di dalam tubuh berfungsi sebagai antioksida endogen. a-ketoglutarat +alanin  glutamat + piruvat 2. bisa meningkatkan konsentrasi asam urat di dalam darah. purin dan pirimidin. bedanya kalau hem mengikat logam di tengahnya adalah Fe. 2. Rumus hem dan rumus klorofil sama persis. enzimnya transaminase menjadi aspartat. Hem+protein globin  hemoglobin. Kalau di dalam tanaman. Purin  jika terlalu banyak di dalam tubuh akan diubah menjadi asam urat. Contoh : 1.Peran anabolisme dalam siklus krebs ditunjukkan oleh 4 senyawa intermediet. 3. yaitu: 1. Sitrat Dapat digunakan untuk membentuk kolestrol atau asam lemak. Jika terjadi gangguan atau hambatan pada perubahan sitrat menjadi sis-akusitrat sehingga sitrat menumpuk misalnya. maka sitrat tersebut akan terakumulasi dan dapat meningkatkan kolesterol atau asam lemak. Oksalo asetat • Melalui proses transaminasi. sedangkan klorofil logam di tengahnya adalah Mg. Succynil Co-A • • • Digunakan untuk mensitesis hem. PEMBEBASAN ATP oleh Siklus Krebs • • • Siklus Krebs sebagai jalur metabolisme amfibolik Disebut amfibolik  anabolisme dan katabolisme. succynil Co-A digunakan untuk pembentukan klorofil. oksaloasetat +alanin  aspartat + piruvat .

. merupakan prazat untuk biosintesis hem 4.3. Reaksi Siklus Krebs sebagai Jalur Metabolisme Amfibolik • • Reaksi-reaksi Anaplerotik Siklus Krebs Masukan banyak piruvat atau asetyl Ko-A ke dalam Siklus Krebs dapat mengurangi persediaan okasaloasetat yang digunakan untuk sintase sitrat. suksinil ko-A.

.• • • • • Dua reaksi yang yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan oksaloasetat disebut rx anaplerotik (memenuhi) Piruvat menjadi oksaloasetat Piruvat menjadi malat Pada jaringan otot yang dilatih berat. Hasil bersihnya membentuk FUMARAT Reaksi Anaplerotik Ketika produk intermedier TCA /siklus krebs digunakan sbg prekursor biosintesis lainnya Konsentrasi intermedier  turun  memperlambat kecepatan TCA Ada 5 reaksi : 1. 3. Piruvat OAA dgn enzim piruvat karboksilase PEP OAA dgn enzim PEP karboksikinase PEP OAA dgn enzim PEP karboksilase Piruvat malat dg enzim malat Reaksi transaminasi : aspartat OAA dan glutamat α -ketoglutarat Sekali lagi dalam Siklkus Krebs kita bisa ketahui Jalur metabolisme daur asam trikarboksilat (asam sitrat) pertama diketemukan oleh Krebs (1937). 2. AMP menjadi IMP oleh deaminasi oksidatif. 4. 5.

dan protein. tumbuhan. 1. yaitu hasil katabolisme karbohidrat. 3. oksalasetat. Jasad yang anaerob tidak menggunakan metabolisme daur ini sebagai penghasil energinya. dan αketoglutarat (sebagaihasil katabolismeasam amino dan protein). jalur ini disebut pula daur Krebs. Jalur daur ini merupakan ajlur metabolisme yang utama dari berbagai senyawa hasil metabolisme. Kegiatan daur asam tri karboksilat terdapat dalam sel hewan. . 4. • • • • Daur Krebs merupakan bagian rangkaian proses pernafasan yang panjang dan kompleks. H2O dan energi ATP. 2. fumarat. dan jasad renik yang aerob dan merupakan metabolisme penghasil energi yang utama. lemak. Proses pernafasan terdiri dari 4 tahap utama: glikolisis (oksidasi glukosa menjadi piruvat) konversi piruvat ke asetil ko-A daur Krebs dan proses pengangkutan elektron melalui rantai pernafasan yang dirangkaikan degan sintesis ATP dari ADP = Pi melalui proses fosforilasi bersifat oksidasi. masuk kedalam daur Krebs untuk selanjutnya dioksidasi melalui beberapa tahap reaksi yang kompleks menjadi CO2. Asetil ko-A (sebagai hasil katabolisme lemak dan karbohidrat).• Oleh karena itu. yaitu oksidasi glukosa menjadi CO2dan H2O serta produksi ATP.

• Didalam sel eukariota. . Sebagian enzim dalam metabolisme ini terdapat di dalam cairan matriks dan sebagian lagi terikat pada bagian dalam membran mitokondrion. metabolisme asam trikarboksilat berlangsung didalam mitokondrion.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->