BAB I PENDAHULUAN Unsur-unsur dalam sistem periodik dapat dikelompokkan dalam perioda dan golongan.

Unsur golongan A disebut unsur-unsur representativ (unsur-unsur utama) yang terdiri dari 8 golongan 1 A – VIII A. Unsur-unsur golongan B disebut unsur-unsur transisi yang terdiri dari 8 golongan 1B–VIIIB (Anonymous1, 2011) Unsur-unsur transisi adalah unsure yang terletak antara unsur golongan alkali tanah dan golongan boron, merupakan unsur logam, dan merupakan unsur-unsur blok d dalam sistem periodik. Sifat-sifat yang khas dari unsur transisi yaitu mempunyai berbagai bilangan oksidasi. Dalam bentuk logamnya umumnya bersifat Keras, tahan panas,Penghantar panas dan listrik yang baik dan Bersifat inert (Trisnamiarti,1986)

(Anonymous 2, 2012) Unsur- unsur transisi merupakan logam, memiliki sifat-sifat yaitu konduktor panas dan merupakan konduktor listrik yang baik . logam transisi memberikan warna dan bersifat paramagnetik pada banyak senyawa karena kulitnya yang hanya terisi sebagian ( Cotton and Wilkinson, 1986). Berikut ini adalah berbagai logam transisi perioda pertama beserta konfigurasi electron dan orbital nya (Nasrul,2010) :

1

2012) : 2 .Beberapa sifat logam transisi dapat dilihat pada tabel berikut (Darjito.

Titanium mempunyai struktur electron 3d24s2 . dan brookite semuanya berada dalam alam. dan rutile. Larutan yang diperoleh dengan melarutkan logam atau oksida hidrat dalam larutan akua HF mengandung ions kompleks fluoro. Komplek Titanium (IV) : Kompleks Anion. 1986). Titanium oksida me mpunyai tiga bentuk Kristal rutile. karena dihasilkan karbida yang sangat stabil.yang dapat diisolasi sebagai garam berkristal.6 %). Endapan yang diperoleh melalui penambahan OH.terutama TiF62.TiCl4 memberikan anion kompleks okso yang kuning. dibawah PH 1. namun dari larutan dari yang dijenuhi dengan gas HCl. Streokimia yang paling penting dalam senyawaan titanium adalah sebagai berikut (Cotton and Wilkinson. dan luar biasa tahan terhadap terhadap korosi. 1986): TiCl4 + 2H2O TiO2 + 4HCl Dengan kurangnya air. Salah satu reaksi yang paling khas bagi larutan akua Ti adalah tumbuhnya warna jingga yang jelas pada penambahan H2O2. atau pada penambahan TiCl4 pada larutan HCl (Aq) terbentuk spesiesspesies yang terhidrolisis sebagian.tahan korosi (termasuk tahan terhadap air laut dan klorin dengan warna putih metalik keperakan.berkilau. Titanium lebih ringan daripada logam lain yang sifat-sifat mekanik dan termalnya serupa. Senyawaan Biner untuk Titanium tetraklorida. Titanium relative melimpah dalam kulit bumi (0. 1986). Dia merupakan logam transisi yang ringan. Logamnya tidak dapat dibuat dengan mereduksi TiO2 oleh C. Titanium larut dalam HCl panas memberikan kompleks kloro TiIII.kepada larutan TiIV paling baik dianggap sebagai TiO2 hidrat. spesies utamanya adalah [Ti(O2)(OH)aq]+ (Cotton and Wilkinson.dapat diperoleh garam dari ion [TiCl6]2. Reaksi ini dapat digunakan untuk penentuan secara kolorimetri bagi Ti ataupun bagi H2O2. Dioksidanya yang dalam jumlah besar digunakan sebagai pigmen putih dalam cat dibuat melalui TiCl4 dalam fase uap dengan oksigen. Kompleks perokso. berasap dengan kuat dalam udara basah. dan terhidrolisis secara kuat tetapi tidak keras oleh air (Cotton and Wilkinson.kuat. dan dalam HF atau HNO3 + HF memberikan kompleks floro. Dalam larutan akua HCl. 3 . merupakan cairan tidak berwarna (dalam kurung titik didih 136˚ C ) mempunyai bau menusuk. anatase. salah satu dari beberapa jenis Kristal TiO2.: TiII dan TiIII berstruktur octahedral kebanyakan dalam larutan TiIV berstruktur tetrahedral dalam TiCl4. Materi ini bersifat amfoter dan larut dalam NaOH pekat.Titanium adalah sebuah unsure kimia dalam tabel periodik yang memiliki symbol Ti dan nomor atom 22. 1986). Bijih-bijih yang utama adalah ilmenite FeTiO3. 1986). Ti(CH2Ph)4 dan sebagainya serta Berstruktur octahedral dalam TiO2 dan kompleks TiIV . HNO3 panas menghasilkan oksida hidrat (Cotton and Wilkinson.(Cotton and Wilkinson. bukan hidroksida sejati.

merupakan cairan tidak berwarna dan memiliki titik leleh 480C. dalam uapnya merupakan monomer. asam. Larutan V3+ dapat teroksidasi di udara. sedangkan VVmudah teroksidasi oleh zat pereduksi lemah membentuk ion oksovanadium(IV) [VO(H2O)5]2+ berwarna biru (Cotton and Wilkinson. dan C pada suhu tinggi yang digunakan dalam proses metalurgi. Vanadium murni jarang ditemukan. Titanium merupakan logam yang paling tahan korosi. Kegunaan utama vanadium secara komersial adalah dalam aliasi baja (ferrovanadium) dan besi tuang.. dan diperoleh kembali sebagai V2O5 dari debu asap setelah pembakaran. dan air raja (Cotton and Wilkinson. Senyawa Oksovanadium (IV) atau vanadil diantara spesies vanadium yaitu paling stabil. H2SO4 pekat. Logam ini sangat reaktif. cis-[ VO2EDTA]3. Sedangkan untuk senyawa oksovanadium(IV) bisa terkoordinasi -5 piramid bujur sangkar (24-II) atau koordinasi -6 dalam bentuk oktahedron. 1986). 1982). Mempunyai rantai oktahedra VF6 yang dihubungkan oleh jembatan-jembatan cis-V-F-V. V. kedua anion okso. Logam ini larut dalam HNO 3. yang memberikan sifat dapat diulur dan tahan getaran.2002) Vanadium merupakan unsur Golongan V. yang memperlihatkan pita Raman dan Inframerah yang khas bagi gugus M=O.Titanium adalah unsur terbanyak ke sembilan di kerak bumi dan terdistribusi secara luas. Contoh: cis-[ VO2Cl4]3-. 1986). Oksida ini bersifat asam dan larut dalam pengasaman. Bentuk umum mineral titanium adalah ilmenite dan rutile dalam bentuk titanium dioksida ( The International Programme on Chemical Safety (IPCS).59Å) sehingga ikatan Vodapat dianggap ikatan rangkap. Karena afinitasnya yang besar terhadap oksigen dan unsur lain.34 V E0 = 1. Vanadium Oksidasi (V2O5). dengan tingkat oksidasi paling tinggi dikenal VF5. 4 . karena oksida yang terbentuk pada permukaan (TiO2) sangat stabil dan mempunyai passivating effect terhadap logam (Noort R.0 V Penambahan basa pada [VO(H2O)5]2+ memberikan oksida hidrat VO(OH)2 berwarna kuning. 1986) : VO2+ + 2H+ + e = V3+ + H2O VO2+ + 2H+ + e = V2+ + H2O E0 = 0. Vanadium terdapat dalam minyak tanah dari Venezuela. karena vanadium cukup reaktif terhadap O2. dengan komponen π timbul dari arus elektron O (P π) –V(d π) (Cotton and Wilkinson. yang dapat larut kembali dalam asam. Gugus VO 2+ adalah angular. Ikatan VO berukuran pendek (1. Dalam larutan yang sangat asam terbentuk larutan ion dioksovanadium(V) (VO2+.56-1. Ion Oksovanadium dan Kompleks. VO2+ dan VO2+ dapat membentuk senyawa kompleks. dan basa. dan sifat ini sangat menguntungkan. dan satuan VO tetap ada melalui bebagai reaksi kimia. Vanadium merupakan logam yang tahan terhadap udara. terjadi deretan reaksi yang melibatkan pembuatan anion hidrokso. tetapi dalam bentuk mineral yang stabil. N2. titanium tidak terdapat dalam bentuk logam statis di alam. diperoleh melalui penambahan H2SO4 encer dalam larutan amonium vanadat yang memberikan endapan merah bata. Untuk senyawa Vanadium Halida. bukan pengoksidasi selain HF pada suhu ruang.dan cis-[ VO2ox2]3-.

Penambahan OH.Direduksi dengan Mg pada 8000C dengan atmosfer Argon. MgCl2 berlebih diuapkan pada 10000C 2. . Proses van Arkel de Boer Prinsip : .Didestilasi untuk menghilangkan FeCl3 .Direaksikan sebagai TiI4 .Reduksi elektrolit atau reduksi kimia larutan asam vanadat atau larutan VIV memberikan larutan VIII yang cukup mudah teroksidasi menjadi VO2+. Beberapa proses untuk memperoleh logam titanium : (Darjito. 1986).Proses pemurnian melalui evaporator .mengendapkan oksida hidrat V2O3 (Cotton and Wilkinson. Proses Kroll Prinsip : .Mineral Ti direaksikan dengan gas klor dan karbon pada nyala merah TiCl4. 2012) 1.2012): 5 .Skala laboratorium Beberapa proses sintesis halida vanadium (Darjito. Garam berkristal dapat diperoleh.

mengkilap. molekul. Sesuai dengan pengisian elektron pada subkulitnya. 2012) Semua unsur transisi adalah logam. di mana atom. 2. mangan (Mn). Hal ini disebabkan karena unsur transisi berbagi elektron pada kulit d dan s. tembaga (Cu). Perak merupakan unsur transisi yang mempunyai konduktivitas listrik paling tinggi pada suhu kamar dan tembaga di tempat kedua. dimulai dari IB – VIIB dan VIII. 1. besi (Fe). krom (Cr). dan penghantar listrik dan panas yang baik. punya titik leleh. Dibandingkan dengan golongan IA dan IIA. sehingga ikatannya semakin kuat. atau ion sedikit dapat ditarik oleh medan magnet karena ada elektron 6 . Sifat Kemagnetan (Anonymous3. yang terdiri dari skandium (Sc). unsur ini termasuk unsur blok d. titik didih. Unsur unsur transisi pada periode 4. yang termasuk dalam golongan transisi adalah unsur-unsur golongan B.BAB II PEMBAHASAN 1. Bagaimana sifat-sifat unsur transisi Ti dan V? Pada sistem periodik unsur. yang bersifat lunak. unsur logam transisi lebih keras. dan seng (Zn). Sifat Logam Transisi (Anonymous3. 2012) Setiap atom dan molekul mempunyai sifat magnetik. nikel (Ni). vanadium (V). titanium (Ti). yaitu paramagnetik. dan kerapatan lebih tinggi. kobalt (Co). yaitu unsur-unsur dengan elektron valensi yang terletak pada subkulit d dalam konfigurasi elektronnya.

sehingga banyak digunakan untuk mesin turbin. yaitu kondisi yang sama dengan paramagnetik hanya saja dalam keadaan padat. Halogen. dan peralatan laut. silikon dan sulfur pada temperatur tertentu. 2012) Titanium Kelimpahan : o Ilmenite o Rutil Beberapa proses untuk memperoleh logam titanium : o Proses Kroll o Proses van Arkel de Boer Beberapa sifat dari logam titanium : o Logamnya berstruktur heksagonal memiliki kemiripan sifat dengan logam besi dan nikel. industri kimia. sedangkan Cu dan Zn bersifat diamagnetik. atau ion dapat ditolak oleh medan magnet karena seluruh elektron pada orbitnya berpasangan. dan Mn bersifat paramagnetik. Kelimpahan (Anonymous5. oksigen. Logam Sc. Co. Cr. dan Ni bersifat feromagnetik. nitrogen. Sedangkan pada umumnya unsur-unsur transisi bersifat paramagnetik karena mempunyai elektron yang tidak berpasangan pada orbital-orbital d-nya. karbon. o Meskipun merupakan unsur yang tidak reaktip dapat bereaksi dengan unsur-unsur non logam seperti : hidrogen (H2). di mana atom. Sifat paramagnetik ini akan semakin kuat jika jumlah elektron yang tidak berpasangan pada orbitalnya semakin banyak. o Tahan terhadap korosi. Ti. o Keras. Untuk Fe. molekul. V.yang tidak berpasangan pada orbitalnya dan diamagnetik. bp 32600C) o Penghantar panas dan listrik yang baik. boron. tahan panas (mp 16800C. pesawat terbang. 7 .

basa. Bagaimana Keadaan warna unsur transisi dan bilangan oksidasinya? Warna Unsur Transisi Beserta Bilangan Oksidasi nya (Anonymous3. asam non oksidator.Vanadium KELIMPAHAN : o o o o Patronite (kompleks sulfida) Vanadinite Carnotite Bijih Uranium Beberapa sifat dari logam vanadium: o o o Keras. o Pada kondisi temperatur terkontrol dapat bereaksi dengan oksigen (V2O5) dan nitrogen nitrida (VN) 2. 2012) 8 . Larut dalam asam nitrat dan aquaregia. tahan terhadap korosi Pada keadaan massive tahan terhadap udara. air.

NO. etilene. benzena. umumnya membentuk senyawa-senyawa dengan liganligan : (1) Ligan-ligan π seperti CO. Bilangan Oksidasi Tidak seperti golongan IA dan IIA yang hanya mempunyai bilangan oksidasi +1 dan +2. Tingkat oksidasi < 2. siklopentadienil. siklobutadiene) Contoh : (η 6-C6H6)Cr(CO)3. 2. +3. Seperti vanadium yang punya bilangan oksidasi +2. Beberapa senyawa yang terbentuk sesuai dengan tingkat oksidasinya. dan +4. (η 5-C5H5)2TiIVCl2 (3) Berinteraksi dengan hidrogen dengan ikatan M-H Contoh : H2Fe(PF3)4 9 .1.2012) a. CN-. (Darjito. PR.2’bipyridin 6 C = 1s22s22p2 8 O = 1s22s22p4 (2) Berinteraksi dengan ligan-ligan organik membentuk senyawa organologam (asetilene. unsur-unsur logam transisi mempunyai beberapa bilangan oksidasi.

kecuali kompleks dari logam Cu.Flourida (MF3) dan oksidanya (M2O3) bersifat ionik.Beberapa senyawaan bersifat stabil terhadap air. CN-.akan didapatkan endapan karbonat. 10 . contoh : Cr(ClO4)2. bromida. . c. bersifat basa Memiliki struktur NaCl Mampu membentuk kompleks Aquo.Kompleks aquo dari logam-logam transisi biasanya memberikan warna yang khas.Garam-garam terhidrat dengan anion biasanya mengandung [M(H2O)6]2-. Mn(ClO4)2. logam. Tingkat Oksidasi 2 Biasanya membentuk senyawaan biner dengan sifat : Biasanya bersifat ionik Oksidanya (MO). Ion Ti3+ dan V3+ teroksidasi oleh udara.Ligan-ligan H2O dari kompleks aqou dapat disubtitusi oleh ligan-ligan seperti : NH3. asetil asetonat. oksida. [MCl(H2O)4]+.6H2O. .6H2O.8H2O Namun beberapa halida hidrat tertentu tidak mengandung ion aquo. iodida dan sulfida bersifat kovalen. EDTA4-. Ion Co3+ dan Mn3+ mudah direduksi oleh air. . CO32. etilen diamin. terbentuk komplek-komplek ion seperti : [MCl(H2O)5]2+. FeF2.4H2O trans -VCl2(H2O)4 Cis – MnCl2(H2O)2 . Contoh : VCl2.Dengan HCO3-. . karbonat dalam larutan asam dan melalui reduksi katalitik. .dalam larutan M2+ menghasilkan hidroksida dan ada yang diperoleh dalam bentuk kristal seperti : Fe(OH)2 dan Ni(OH)2.b.dalam larutan menghasilkan oksida hidrat. 2. . . . Tingkat Oksidasi 3 .Dalam larutan halida cukup pekat. dengan jalan mereaksikan. Penambahan OH.Penambahan OH.Unsur-unsur Ti – Co membentuk ion-ion oktahedral [M(H2O)]3+ 1.Senyawaan klorida. .4H2O MnCl2.Secara umum bentuk kompleksnya adalah oktahedral kecuali untuk ion Cu2+ dan Cr2+ biasanya terjadi penyimpangan akibat efek John-Teller.

. Tingkat oksidasi ≥ 5.Garam-garam kristal dari V. dan Cr biasanya berasal dari jenis trans [VCl2(H2O)4]+Cl-. 2. . sehingga elektronnya tereksitasi dan memancarkan energi cahaya dengan warna yang sesuai dengan warna cahaya yang dapat dipantulkan pada saat kembali ke keadaan dasar. TiCl4.NR2. . d. 11 . Hal ini terjadi karena elektron dapat bergerak ke tingkat yang lebih tinggi dengan mengabsorpsi sinar tampak. . seperti : Cr(OCMe3)4 e.2H2O. misal : CrF5. Fe. dan anion okso. umumnya dikenal sebagai komplek fluoro.Logam-logam dengan tingkat oksidasi 4 dapat membentuk senyawaan kompleks yang bersifat kation. . subkulit 3d yang belum terisi penuh menyebabkan elektron pada subkulit itu menyerap energi cahaya.OR. .Kebanyakan kompleks M3+ yang bersifat anion. Co2+ berwarna merah muda. dan lain sebagainya. netral dan anion tergantung ligannya. Pada golongan transisi. VO2+ (Vanadil) dapat berperilaku seperti M2+.Hal khusus mengenai ion M3+ ialah pembentukan karboksilat basa. KmnO4.Diluar unsur Ti dan V. kation dan netral membentuk oktahedral.Beberapa contoh senyawaannya antara lain : TiO2. Misalnya Ti2+ berwarna ungu. VCl4.Halida MX3 berlaku sebagai asam Lewis . Cr. Mn.CR3. Tingkat oksidasi 4 . amin okso. Co3+ berwarna biru. dimana ion karboksilat bertindak sebagai jembatan anion. dan K2FeO4 dan semuanya merupakan zat pengoksidasi yang kuat.Beberapa kompleks tetrahedral dapat dibentuk dengan ligan : . dikenal untuk unsur-unsur V. Ti4+ tidak berwarna. . Ion Berwarna Tingkat energi elektron pada unsur-unsur transisi yang hampir sama menyebabkan timbulnya warna pada ion-ion logam transisi.. dan Fe dalam kompleks flouro.

Vanadium 12 .3. Reaksi dengan Fluor berlangsung pada suhu 200°C. 2Ti(s) + N2(g) →TiN(s)  Reaksi dengan Halogen  Reaksi Titanium dengan Halogen menghasilkan Titanium Halida. Reaksi apa saja yang bisa terjadi pada Titanium dan Vanadium? Titanium (Anonymous4. Ti(s) + 2H2O(g) → TiO2(s) + 2H2(g)  Reaksi dengan Udara • Titanium dibakar di udara akan menghasilkan Titanium dioksida dengan nyala putih yang terang Ti(s) + O2(g) → TiO2(s) • Titanium dibakar dengan Nitrogen murni akan menghasilkan Titanium Nitrida. 2012)  Reaksi dengan Air Titanium akan bereaksi dengan air membentuk Titanium dioksida dan hydrogen. tetapi pada keadaan panas. • • • • Ti(s) + 2F2(s) → TiF4(s) Ti(s) + 2Cl2(g) → TiCl4(s) Ti(s) + 2Br2(l) → TiBr4(s) Ti(s) + 2I2(s) → TiI4(s)  Reaksi dengan Asam Logam Titanium tidak bereaksi dengan asam mineral pada temperatur normal tetapi dengan asam hidrofluorik yang panas membentuk kompleks anion (TiF6)32Ti(s) + 2HF (aq) → 2(TiF6)3-(aq) + 3 H2(g) + 6 H+(aq)  Reaksi dengan Basa Titanium tidak bereaksi dengan alkali pada temperatur normal.

Br). VO2F. kaca.sejenis pigmen putih terang yang kekal dengan kuasa liputan yang baik untuk cat.+ H+ VO2+ + (VO2(H2O)4]+ • 4. pada kondisi penyimpanan dapat kehilangan Cl. o Kira-kira 95% hasil Titanium digunakan dalam bentuk Titanium dioksida (TiO2). Cl. obat gigi. dan kosmetik). keramik. VO2Cl. halida dengan tingkat oksidasi +5 VF5 (merupakan cairan tak berwarna (titik leleh 480C). Senyawa Biner o Halida. 2NH4VO3 V2O5 + 2 NH3 + H2O o Vanadat dibuat dengan melarutkan vanadium pentoksida pada larutan NaOH V2O5 + NaOH VO43. Ion dioksovanadium dan vanadium kompleks. dibuat dengan mereaksikan antara V2O5 dengan F2 pada temperatur tertentu. 13 . VCl4 diperoleh dengan mereaksikan logam vanadium dengan gas klor (Cl2). Dibuat melalui pengasaman ion vanadat VO43. VCl4(Merah) VCl3(ungu) VCl2(hijau pucat) o o Vanadium Oksida (V2O5) diperoleh melalui penambahan H2SO4 encer dalam larutan amonium vanadat. VOF3. kertas. Titanium.+ Na+ o Vanadium oxo halida Contoh : • VOX3 (X = F. Apa saja kegunaan Unsur Transisi Ti dan V ? Beberapa kegunaan unsur-unsur transisi: • • Skandium. digunakan pada industri pesawat terbang dan industri kimia (pemutih kertas. dan plastik. digunakan pada lampu intensitas tinggi.

o Titanium tetraklorida (TiCl4). • Vanadium. Dapat juga digunakan dalam perkakas dapur dan bingkai kaca (yang nilai ekonomisnya tinggi). o Titanium bias dianodkan untuk menghasilkan beraneka warna. dan saluran hidrolik. o Karena daya tahannya yang baik terhadap air laut. Pembuatan vanadium sebagian besar digunakan untuk pembuatan baja. o Bahan utama batu permata buatan manusia yang secara relatif agak lembut. o Titanium yang dialloykan bersama Vanadium digunakan dalam kulit luaran pesawat terbang. o Karena kelengaiannya dan menghasilkan warna yang menarik menjadikan logam ini populer untuk menindik badan. Ferovanadium mengandung 35% . o Digunakan dalam implant penggantian sendi karena sifat lengainya secara fisiologi. kapal angkatan laut. peralatan pendaratan. Titanium digunakan sebagai pemanas-pendingin akuarium air asin dan pisau juru selam. Dalam penggunaannya vanadium dibentuk sebagai logam campuran besi.95% vanadium yang dihasilkan dengan mereduksi V2O5 dengan pereduksi campuran silicon dan besi. peluru berpandu. digunakan sebagai katalis pada pembuatan asam sulfat. plat perisai. cairan tidak berwarna yang digunakan untuk melapisi kaca. o Titanium dioksida (TiO2) digunakan dalam pelindung matahari karena ketahanannya terhadap ultra ungu. Mike dan juga Typhoon karena kekuatannya terhadap air laut. Silikon dioksida (SiO2) yang dihasilkan direaksikan dengan kalsium oksida (CaO) membentuk kerak CaSiO3 (l). o Titanium digunakan untuk peralatan operasi. Titanium menjadi bahan utama dalm pembuatan kapal angkatan perang termasuk kapal selam seperti kelas Alfa. Kemudian dipisahkan antara kerak dengan ferovanadium 14 .o Alloy Titanium digunakan dalam pesawat. o Digunakan dalam implant gigi karena kemampuannya yang luar biasa untuk berpadu dengan tulang hidup ( osseointegrate ). o Di Rusia.

007 gr L-1) dan oksida ini lebih bersifat amfoterik. Mengapa titanium hadir dalam air? Titanium adalah komponen dari berbagai jenis batu. digunakan untuk melapisi logam supaya tahan karat. Mangan. antioksidan pada pembuatan ban mobil. Akibatnya. Titanium juga diterapkan dalam instalasi kimia. digunakan pada perangkat elektronik. anatase. Jika kelarutan vanadium dalam air rendah (kira. Nikel. digunakan sebagai bahan cat putih. itu diterapkan pada sendi buatan dan alat pacu jantung yang tidak perlu diganti dalam 20 tahun pertama. dan karena itu melimpah di tanah. membuat monel. Besi. digunakan untuk membuat aliansi logam. VO2+ VO2+ V3+ V2+ V Selain itu dapat dilihat dari kelarutannya dalam air. digunakan pada produksi baja dan umumnya alloy manganbesi. hanya sejumlah kecil titanium berakhir di air dari pelapukan batuan. 6. Titanium oksida dan senyawa titanium adalah salah satu komponen tanah yang paling stabil. Seng. Tembaga. Oksidasi vanadium pada bilangan oksidasi +2 dan +3 bersifat basa. Faktor apa yang mempengaruhi vanadium bersifat amfoter dan asam? (Sugiarto. digunakan sebagai plating logam-logam lainnya. Akibatnya. Logam ini tahan lama dan tidak dikeluarkan oleh tubuh. titanite dan brookite. Pada biloks +4 dan +5 bersifat amfoter. Bagian yang lebih besar dari 15 . digunakan pada alat-alat elektronik dan perhiasan. dan bahan untuk melapisi tabung gambar televisi.1985) Faktor yang menyebabkan vanadium ada yang bersifat asam dan amfoter adalah tingkat oksidasinya.kira 0. Kobalt. ilmenit. Lapisan oksida melindungi terhadap bahan kimia yang paling.2 V2O5 (s) + 5 Si (s) → {4 V (s) + Fe (s)} + 5 SiO2 (s) Ferovanadium SiO2 (s) + CaO (s) → CaSiO3 (l) • • • • • • Kromium. 5. karena titanium pelindung lapisan permukaannya oksida. seperti rutil.

serat kertas. karena stabilitas menyerupai baja dan berat 45% lebih sedikit. sintetis. dan produksi kosmetik. Namun. Sifat daya tahan dan non-magnetik menyebabkan titanium menjadi pilihan untuk kapal selam bangunan.logam menghasilkan diterapkan di mesin pesawat dan mobil. Titanium karbida diterapkan dalam memotong produksi alat. Ini hasil dalam hubungan kekuatan-berat yang sangat baik. 16 . dan klorida titanium digunakan sebagai katalis dan produk dasar untuk kabut buatan. Senyawa titanium komersial signifikan adalah titanium dioksida. titanium dan pigmen titanium dioksida. misalnya dalam produksi stainless steel. aplikasi titanium tidak menyebabkan produksi polutan air yang menonaktifkan debit langsung dari air limbah. yang diterapkan sebagai pigmen pada cat. Titanium ditambahkan untuk paduan.

Unsur-unsur Transisi Periode Pertama. 2012. Gambar Tabel Periodik. Christian. Diktat Kimia Unsur. Malang.M.blogspot. diakses tanggal 21 februari 2012. Kimia Fisika. Kamus Kimia Bergambar. diakses pada tanggal 21 februari 2012 Cotton. Noort R. Yogyakarta The International Programme on Chemical Safety (IPCS) .com/2012/01/10/unsurunsur-transisi-periode-keempat-pengertian-unsur-transisi/.html.Si.pdf.. G.1986. Basic Inorganic Chemistry. http://www. Edinburg: 228 Sugiarto. http://nasrulbintang.Si. 2012. 2002.htm. http://elearning. Modul Pengantar Kimia. universitas brawijaya FMIPA.wordpress.. Titanium. 2012.A and Wilkinson. Trisnamiarti.com / 2010/02/unsur-unsur-transisi-periode-pertama_13.wordpress.com/2008/12/unsur-golonganiv-b. http://noviakimiapasca. 1985..blogspot.com/kelas-xii/kimia-unsur/ materi/sifat-sifat-unsur/. Jakarta Anonymous 2 . 2012.com/periodic/water/titanium/titaniumand-water.gunadarma. Elemen Dalam Air. 2010. 2012. Penerbit Erlangga.ac. http://orybun. F.html. diakses pada tanggal 21 februari 2012 Anonymous3.DAFTAR PUSTAKA Anonymous1.S. diakses pada tanggal 21 februari 2012 Anonymous5. Kimia Unsur. diakses pada tanggal 21 februari 2012 Anonymous4.1986. Pengertian Unsur Transisi. World Health Organization Geneva:14–49 17 . 1982. diakses tanggal 22 februari 2012. http://achmadkimia.UNY. John Willey and Son. Van. Introduction to dental materials.id/docmodul/ pengantar_kimia/Bab_3. http://google_gambar_tabel_periodik.2011. New York Darjito.lenntech. A. Lenntech. 2012. Unsur golongan IVB. diakses pada tanggal 21 februari 2012 Nasrul.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful