Daftar Isi

BAB PENDAHULUAN…………………………………………………………….. 1

I

A. Latar Belakang……………………………………………………………………….1 B. Rumusan Masalah…………………………………………………………………….1 C. Tujuan Penulisan……………………………………………………………………...1 D. Metode Penulisan…………………………………………………………………….2 E. Sestimatika Penulisan………………………………………………………………....2

BAB II HUBUNGAN MANUSIA DAN AGAMA…………………………………...3 A. Pengertian Agama…………………………………………………………………….3 B. Konsepsi Agama……………………………………………………………………...3 C. Hubungan Agama Dan Manusia……………………………………………………...4 D. Agama Sebagai Petunjuk Tata Sosial………………………………………………...5

BAB III KESIMPULAN………………………………………………………………6 Aliran – aliran dalam pendidikan agam……………………………………………...6 a. Aliran Nativisme………………………………………………………………………6 b. Aliran Emprisme………………………………………………………………………6 c. Aliran Konvergensi……………………………………………………………………7 d. Pandangan Islam Tentang Keberhasilan Pendidikan ………………………………...7 Aspek-aspek dalam pendidikan islam………………………………………………...9 a. Aspek Paedagogis…………………………………………………………………….9 b. Aspek Sosiologis dan Kultural………………………………………………………10 c. Aspek Tauhid………………………………………………………………………...10

DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………………13

ii

MAKALAH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TENTANG HUBUNGAN AGAMA DENGAN MANUSIA
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Agama memberikan penjelasan bahwa manusia adalah mahluk yang memilki potensi untuk berahlak baik (takwa) atau buruk (fujur) potensi fujur akan senantiasa eksis dalam diri manusia karena terkait dengan aspek instink, naluriah, atau hawa nafsu, seperti naluri makan/minum, seks, berkuasa dan rasa aman. Apabila potentsi takwa seseorang lemah, karena tidak terkembangkan (melalui pendidikan), maka prilaku manusia dalam hidupnya tidak akan berbeda dengan hewan karena didominasi oleh potensi fujurnya yang bersifat instinktif atau implusif (seperti berjinah, membunuh, mencuri, minum-minuman keras, atau menggunakan narkoba dan main judi). Agar hawa nafsu itu terkendalikan (dalam arti pemenuhannya sesuai dengan ajaran agama), maka potensi takwa itu harus dikembangkan, yaitu melalui pendidikan agama dari sejak usia dini. Apabila nilai-nilai agama telah terinternalisasi dalam diri seseorang maka dia akan mampu mengembangkan dirinya sebagai manusia yang bertakwa, yang salah satu karakteristiknya adalah mampu mengendalikan diri (self contor) dari pemuasan hawa nafsu yang tidak sesuai dengan ajaran agama. B. Rumusan Masalah Adapun permasalahan yang akan dibahas dalam proses penyusunan makalah ini adalah “Hubungan Manusia Dengan Agama”. Untuk memberikan kejelasan makna serta menghindari meluasnya pembahasan, maka dalam makalah ini masalahnya dibatasi pada : 1. Pengertian Agama 2. Konsepsi Agama 3. Hubungan Agama Dan Manusia 4. Agama Sebagai Petunjuk Tata Sosial C. Tujuan Penulisan Pada dasarnya tujuan penulisan makalah ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu tujuan umum dan khusus. Tujuan umum dalam penyusunan makalah ini adalah untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Pendidikan Agama. Adapun tujuan khusus dari penyusunan makalah ini adalah : 1. Untuk mengetahui pengertian agama 2. Untuk mengetahui Konsepsi agama 3. Untuk mengetahui Hubungan agama dengan manusia 4. Untuk mengetahui bahwa agama adalah pedoman tata sosial manusia

1

Pada bagian ini merupakan bagaian utama yang hendak dikaji dalam proses penyusunan makalah. Dalam bagian ini penyusun memeparkan beberapa Pokok permasalahan awal yang berhubungan erat dengan permasalah utama. tujuan penulisan makalah. Bagian Kedua yaitu pembahasan. 2 . Sestimatika Penulisan Sistematika penyusunan makalah ini dibagi menjadi tiga bagian utama. yang selanjutnya dijabarkan sebagai berikut : Bagaian kesatu adalah pendahuluan.D. Selain itu. Metode ini dipilih karena pada hakekatnya sesuai dengan kegiatan penyusunan dan penulisan yang hendak dilakukan. dan rumusan masalah. Pada Kesempatan ini penyusun berusaha untuk mengemukakan terhadap semua permasalahan-permasalahan yang dikemukakan oleh penyusun dalam perumusan masalah. Metode Penulisan Dalam proses penyusunan makalah ini menggunakan motede heuristic. Bagian ketiga yaitu Kesimpulan. penyusunan juga menggunakan studi literatur sebagai teknik pendekatan dalam proses penyusunannya. E. metode penulisan dan sistematika penulisan makalah. Pada bagian pendahuluan ini di paparkan tentang latar belakang masalah batasan. Penyususn berusaha untuk mendeskripsikan berbagai temuan yang berhasil ditemukan dari hasil pencarian sumber/bahan. Metode yaitu proses pencarian dan pengumpulan sumber-sumber dalam melakukan kegiatan penelitian.

Konsepsi Agama Dalam Al-Qur’an Surat Al-Bakoroh 208. Emile Durkheim (Ali Syari’ati. Dari sudut sosiologi. Didunia barat terdapat suatu istilah umum untuk pengertian agama ini. kekuasaan. 3 Kekaffahan beragama itu telah di contohkan oleh Rosulullah sebagai uswah hasanah bagi umat islam dalam berbagai aktifitas kehidupannya. religie. Allah berfirman : ‫يايها الدين امنواادخلوا فى السلم كافة ولتتبعوا خطوت الشيطن انه لكم عد ومبين‬ Artinya : Hai orang-orang yang beriman masuklah kamu kedalam islam secara utuh. ritual-ritual. tuntutan. hidup rohnya tidak berakhir. Percaya kepada Tuhan sebagai sumber dari segala hukum dan nilai-nilai hidup. agama berarti tidak kacau (a = tidak gama = kacau) dengan kata lain. aturan-aturan. dan pembalasan. 1965). d. perbuatan ini berupa usaha atau sejenis peribadatan yang dilakukan berulang-ulang. agama merupakan tuntunan hidup yang dapat membebaskan manusia dari kekacauan. konvensi-konvensi dan praktek-praktek secara sosial telah mantap selama genarasi demi generasi. Percaya dengan hubungan ini dapat mempengaruhi hidupnya sehari-hari. keputusan. Percaya bahwa dengan matinya seseorang. perhitungan. b. e. yang berarti melakukan suatu perbuatan dengan penuh penderitaan atau mati-matian. keseluruhan (jangan sebagian-sebagaian) dan jangan kamu mengikuti langkah setan. Syafaat. Natsir agama merupakan suatu kepercayaan dan cara hidup yang mengandung faktor-faktor antara lain : a. yaitu addiin yang berarti : hukum. sesunggungnya setan itu musuh yang nyata bagimu.BAB II HUBUNGAN MANUSIA DAN AGAMA A. g. Percaya kepada wahyu Tuhan yang disampaikan kepada rosulnya. Percaya kepada keridhoan Tuhan sebagai tujuan hidup di dunia ini. mutlak dari seorang hamba kepada Tuhan penciptanya dengan upacara dan tingkah laku tertentu. religion. Sedangkan menurut M. yaitu : religi. sebagai manifestasi ketaatan tersebut (Moh. Percaya dengan adanya hubungan antara Tuhan dengan manusia. 1985 : 81) mengartikan agama sebagai suatu kumpulan keayakinan warisan nenek moyang dan perasaanperasaan pribadi. Sementara agama islam dapat diartikan sebagai wahyu Allah yang diturunkan melalui para Rosul-Nya sebagai pedoman hidup manusia di dunia yang berisi Peraturan perintah dan larangan agar manusia memperoleh kebahagaian di dunia ini dan di akhirat kelak. Percaya dengan ibadat sebagai cara mengadakan hubungan dengan Tuhan. B. f. c. kerajaan. Istilah lain bagi agama ini yang berasal dari bahasa arab. suatu peniruan terhadap modus-modus. Kesemuanya itu memberikan gambaran bahwa “addiin” merupakan pengabdian dan penyerahan. dari mulai masalah- . Pengertian Agama Agama menurut bahasa sangsakerta.

Kondisi umat islam seperti inilah yang akan menghambat kenajuan umat islam dan bahkan dapat memporakporandakan ikatan ukuwah umat islam itu sendiri. Begitupun dalam berinteraksi sosial dengan sesama manusia beliu menampilkan sosok pribadi yang sangat agung dan mulia. Fenomena yang cukup berpengaruh itu adalah : 1. 2. C. Meskipun beliau sudah mendapat jaminan maghfiroh (ampunan dari dosa-dosa) dan masuk surga. Agar umat islam bisa bangkit menjadi umat yang mampu menwujudkan misi “Rahmatan lil’alamin” maka seyogyanya mereka memiliki pemahaman secara utuh (Khafah) tentang islam itu sendiri umat islam tidak hanya memiliki kekuatan dalam bidang imtaq (iman dan takwa) tetapi juga dalam bidang iptek (ilmu dan teknologi). sesuai dengan nila-nilai islam sebagai agama yang dianutnya. Krisis ketauladanan dari para pemimpin. zdikir. karena mungkin kekurang pahaman kita akan nilai-nilai islam atau karena sudah terkontaminasi oleh nilai. 3. Diantara umat islam masih banyak yang menampilkan sikap dan prilakunya yang tidak selaras. Dalam kehidupan sehari-hari sering ditemukan kejadian atau peristiwa baik yang kita lihat sendiri atau melalui media masa mengenai contoh-contoh ketidak konsistenan (tidak istikomah) orang islam dalam mempedomani islam sebagai agamanya. 4. Majalah atau tabloid yang covernya menampilkan para model yang mengubar aurat. Krisis silaturahmi antara umat islam. atau idiologi lain yang bersebrangan dengan nilai-nilai islam itu sendiri yang di contohkan oleh Rasulullah SAW.masalah sederhana (seperti adab masuk WC) samapi kepada masalah-masalah komplek (mengurus Negara). mereka masih cenderung mengedepankan kepentingan kelompoknya (partai atau organisasi) masing-masing. Kita sebagai umat islam belum semuanya beruswah kepada Rasulullah secara sungguh-sungguh. Beliu telah menampilkan wujud islam itu dalam sikap dan prilakunya dimanapun dan kapanpun beliu adalah orang yang paling utama dan sempurna dalam mengamalkan ibadah mahdlah (habluminallah) dan ghair mahdlah (hablumminanas). 4 . Sosok pribadi orang islam seperti di atas sudah barang tentu tidak menguntungkan bagi umat itu sendiri. Hubungan Agama Dan Manusia Kondisi umat islam dewasa ini semakin diperparah dengan merebaknya fenomena kehidupan yang dapat menumbuhkembangkan sikap dan prilaku yang a moral atau degradasi nilai-nilai keimanannya. karena tidak sedikit dari mereka itu justru berprilaku yang menyimpang dari nilai-nilai agama. pendapat. terutama bagi kemulaian agama islam sebagai agama yang mulia dan tidak ada yang lebih mulia di atasnya. dan beristigfar. tetapi justru beliau semakin meningkatkan amal ibadahnya yang wajib dan sunah seperti shalat tahajud. dan film-film yang berbau porno. Tayangan media televisi tentang cerita yang bersifat tahayul atau kemusrikan.

ustad. guru. sikap toleran dan saling menghormatai tidak suka menyakiti atau menghujat orang lain. jujur. dan masyarakat yang lebih luas). D. Akhlak yang terpuji sangat penting dimiliki oleh setiap muslim (masyarakat sebab maju mumdurnya suatu bangsa atau Negara amat tergantung kepada akhlak tersebut. sikap altruis. kantor. Dapat juga dikatakan bahwa umat islam harus mampu menyatu padukan antara mila-nilai ibadah mahdlah (hablumminalaah) dengan ibadag ghair mahdlah (hamlumminanas) dalam rangka membangun “Baldatun thaibatun warabun ghafur” Negara yang subur makmur dan penuh pengampunan Allah SWT. amanah. seperti : pengendalian diri. dan para pemimpin masyarakat. sekolah. kiai. Untuk mencapai maksud tersebut maka perlu adanya kerja sama yang sinerji dari berbagai pihak dalam menumbuhkembangkan akhlak mulya dan menghancur leburkan faktor-faktor penyebab maraknya akhlak yang buruk. Agama Sebagai Petunjuk Tata Sosial Rosulullah SAW bersabda : “Innamaa bu’itstu liutammima akhlaaq” Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak. Pendidikan akhlak ini sangat penting karena menyangkut sikap dan prilaku yang musti di tampilkan oleh seorang muslim dalam kehidupan sehari-hari baik personal maupun sosial (keluarga. Yang bertanggung jawab terhadap pendidikan akhlak adalah orang tua. sabar. 5 .Mereka diharapkan mampu mengintegrasikan antara pengamalan ibadah ritual dengan makna esensial ibadah itu sendiri yang dimanifestasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Agar umat islam bisa bangkit menjadi umat yang mampu menwujudkan misi “Rahmatan lil’alamin” maka seyogyanya mereka memiliki pemahaman secara utuh (Khafah) tentang islam itu sendiri umat islam tidak hanya memiliki kekuatan dalam bidang imtaq (iman dan takwa) tetapi juga dalam bidang iptek (ilmu dan teknologi). Berasal dari kata dasar empiri yang berarti pengalaman. Akhlak yang terpuji sangat penting dimiliki oleh setiap muslim (masyarakat sebab maju mumdurnya suatu bangsa atau Negara amat tergantung kepada akhlak tersebut. Dengan demikian menurut mereka pendidikan tidak membawa manfaat bagi manusia. Karena pendapatnya yang demikian.BAB III KESIMPULAN Agama menurut bahasa sangsakerta. Empirisme. pembawaaan b. Aliran Emprisme Aliran ini berpendapat bahwa perkembangan manusia itu ditentukan oleh faktor lingkungan atau pendidikan dan pengalaman yang diterimanya sejak kecil Manusia dapat dididik menjadi apa saja (kearah yang baik atau kearah yang buruk) menurut kehendak lingkungan atau pendidik-pendidiknya. kantor. atau idiologi lain yang bersebrangan dengan nilai-nilai islam itu sendiri yang di contohkan oleh Rasulullah SAW. Pendidikan akhlak ini sangat penting karena menyangkut sikap dan prilaku yang musti di tampilkan oleh seorang muslim dalam kehidupan sehari-hari baik personal maupun sosial (keluarga. Nativisme berkeyakinan bahwa pendidikan tidak dapat mengubah sifat-sifat pembawaaan. Karena keyakinannya yang demikian itulah maka mereka di dalam ilmu pendidikan disebut juga aliran Pesimisme Paedagogis. 6 . karena mungkin kekurang pahaman kita akan nilai-nilai islam atau karena sudah terkontaminasi oleh nilai. Tokoh aliran ini adalah Schopenhaeur seorang filosof bangsa jerman. dan masyarakat yang lebih luas). Kita sebagai umat islam belum semuanya beruswah kepada Rasulullah secara sungguh-sungguh. agama merupakan tuntunan hidup yang dapat membebaskan manusia dari kekacauan. Dengan demikian pendidikan diyakini sebagai sebagai maha kuasa bagi pembentukan anak didik. nativius = kelahiran. sekolah. agama berarti tidak kacau (a = tidak gama = kacau) dengan kata lain. ALIRAN-ALIRAN DALAM PENDIDIKAN ISLAM a. pendapat. Nativisme berasal dari kata dasar natus = lahir. maka dalam ilmu pendidikan disebut juga Aliran Optimisme Paedagogis. Tokoh aliran ini yaitu John Locke. Aliran Nativisme Aliran ini berpendapat bahwa perkembangan manusia ditentukan oleh faktorfaktor yang dibawa sejak lahir itulah yang menentukan perkembangannya dalam kehidupan.

” Demikian pula Rasulullah SAW yang menasihati agar memilih wanita yang baik agar keturunan itu baik. maka terserah kepada kedua orang tuanya untuk menjadikan beragama Yahudi. manusia aktif dan kreatif dalam mewujudkan perkembangan itu. Hewan hanya terserah kepada pembawaan keturunannya dan pengaruh-pengaruh lingkungannya. Sedangkan manusia berbeda dengan hewan disamping dipengaruhi oleh pembawaan dan lingkungan. profesi ini dapat berupa keyakinan beragama. Rasulullah SAW bersabda: ‫)تخيروالنطفكم فاءنالعرق ساس )الحد يث‬ ٌ َ َ َ َ ِّ َ ْ ُ ّ َ ُِ ْ ُ َّ َ Artinya “Pilihlah untukmu benihmu karena keturunan itu dapat mencelupkan” 7 . Hasil perkembangan seseorang tidak mungkin dapat dibaca dari pembawaannya dan lingkungannya saja. Aktivitas manusia itu sendiri dalam perkembangan sendiri turut menentukan atau memainkan peran juga. Fitrah ini berisi potensi untuk berkembang. Pendapat ini semua bermaksud menghilangkan pendapat berat sebelah dari aliran nativisme dan empirisme dengan mengkombinasikannya. atau Majusi. oleh hukum alam. Drs. Sebab hewan itu pertumbuhannya hasil dari pembawaan dan lingkungan. Tetapi dalam perkembangan selanjutnya banyak orang yang berkeberatan dengan pendapat tersebut dan mengatakan kalau perkembangan manusia itu hanya ditentukan oleh pembawaan dan lingkungan. Aliran Konvergensi Yang berpendapat bahwa perkembangan manusia ditentukan oleh faktor pembawaan dan lingkungan. Proses perkembangan manusia tidak hanya ditentukan oleh faktor pembawaan yang telah ada pada orang itu dan faktor lingkungan yang mempengaruhi orang itu. Pendapat ini untuk pertama kalinya dikemukakan oleh William Stern.c. Kedua-duanya (pembawaan dan lingkungan) mempunyai pengaruh yang sama besar bagi perkembangan anak. manusia hanya diperkembangkan tetapi memperkembangkan dirinya sendiri. Pada mulanya pendapat ini diterima oleh banyak orang karena mampu menerangkan kejadian-kejadian dalam kehidupan masyarakat. atau Nasrani. prilaku untuk menjadi baik ataupun menjadi buruk dan lain sebagainya yang kesemuanya harus dikembangkan agar ia bertumbuh secara wajar sebagi hamba Allah. Manusia adalah makhluk yang dapat dan sanggup memilih dan menentukan sesuatu yang mengenai dirinya secara bebas. Rasulullah SAW. Perkembangan pada hewan seluruhnya ditentukan oleh kodrat. M Ngalim Purwanto mengatakan dalam hal ini sebagai berikut: “Manusia bukan hasil belaka dari pembawaan dan lingkungannya. d. maka hal ini tak ubahnya kehidupan hewan. Pandangan Islam Tentang Keberhasilan Pendidikan Islam menyatakan bahwa manusia lair di dunia membawa pembawaan yang fitrah. Bersabda: ‫)كل مولود يولد على الفطرة فأبواه يهودانه أوينصرانه أو يمجسانه )الحديث‬ ِ ِ َ ّ َ ُ ْ َ ِ ِ َ ّ َ ُ ْ َ ِ ِ َ ّ َ ُ ُ َ َ َ َ ِ َ ْ ِ ْ ََ ُ َْ ُ ٍ ْ ُْ َ ّ ُ Artinya: “Semua anak dilahirkan membawa fitrah (bakat keagamaan). Karena itulah ia bertanggung jawab terhadap segala perbuatannya: ia dapat juga mengambil keputusan yang berlainan daripada yang pernah diambilnya.

Sedangkan peniup dapur tukang besi.. apabila kau mau bacalah lazimilah fitrah Allah yang telah Allah ciptakan kepada manusia di atas fitrahNya. )التحريم‬ ً َ ْ ُ ْ ِْ ََ ْ ُ َ ُ ْ َ ْ ُ Artinya: “Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka” Allah berfirman pula: 39:‫)وأن ليس للء نسان إلماسعى )النجم‬ َ َ َ َ ِ ِ َ ْ ِ ْ ِ َ ْ َ ْ ََ Artinya: “Bahwa bagi manusia itu apa yang mereka usahakan.ثم يقول‬ ‫) أبوهريرة.(Al Hadits) Disamping keturunan juga menekankan kepada pendidikan dan usaha diri manusia untuk berusaha agar mencapai pertumbuhan yang optimal.” Dengan demikian menurut Islam perkembangan kehidupan manusia bahkan bahagia atau celakanya itu ditentukan oleh pembawaan. Dasar kodrati dapat dimengerti dari kebutuhan dasar yang dimiliki oleh setiap anak yang hidup di dunia ini. LINGKUNGAN DAN PENDIDIKAN Dasar-Dasar Kebutuhan Anak Untuk Memperoleh Pendidikan Secara kodrati anak memerlukan pendidikan atau bimbingan dari orang dewasa. Itulah . Tiada penggantian terhadap ciptaan Allah. apakah kamu lihat binatang itu tiada berhidung dan bertelinga? Kemudian Abi Hurairah 8 berkata. maka akibat kedua orang tuanyalah yang me-Yahudikan atau men-Nasranikannya atau meMajusikannya.” KONSEP ISLAM TENTANG FITRAH. Sehubungan dengan hal tersebut maka Rasulullah SAW bersabda: ُ ْ ِ َ ِ ّ َ ْ َ ّ َِ َ ُ ِ ْ ُ ْ َ ّ ِ ِ ْ ِ ْ ُ ِ َ ‫ِ ّ َ َ َ َِ ْ ِ ّ ِ ِ َ ْ َِ ْ ِ ّ ْ ِ َ َ ِ ِ ْ ِ ْ ِ َ َ ِ ِ ْ ِ ْ ِ ف‬ ‫إن مثل جليس الصالح والجليس السوء كحامل المسك ونافح الكير. واقرءواإن شئتم فطرةال التى فطر الناس عليهالتبديل لخلق ال ذلك الدين القيم )رواه مسلم‬ ُ ّ َ ْ ُ ْ ّ َ ِ ِ ِ ْ َ َ َ ْ ِ ْ َ َ َ ْ ََ َ ّ َ َ َ ِ ّ ِ َ َ ْ ِ ْ ُ ْ ِ ْ ِ ْ ُ َ ْ َ َ َ ْ َ ُ ْ ُ َ Artinya: “Tiadalah seorang yang dilahirkan melainkan menurut fitrahnya. Adapun pembawa minyak wangi ksturi bisa jadi menghadihkannya kepadamu atau kamu membelinya atau (paling tidak) kamu mendapatkan wangi. َحا مل المسك إماأن يهديك وإماأن تتبع منه‬ ‫)وإماأن تجدمنه ريحاطيبة ونفح الكيرإماأن يحرك ثيابك وإماأن تجد منه ريحامذتنه )متفق عليه‬ ْ َ َ ْ ُ ً ْ ِ ُ ْ ِ َ ِ َ ْ َ ّ َِ َ َ َ ِ َ ّ َ ُ ْ َ ّ ِِ ْ ِ ْ ُ ِ َ َ ً َ ّ َ ً ْ ِ ُ ْ ِ َ ِ َ ْ َ ّ َِ Artinya: “Sesungguhnya perumpamaan teman sepergaulan yang baik dan teman spergaulan yang jahat seperti pembawaan minyak wangi kasturi dan peniup dapur pandai besi. Lingkungan dan usaha (aktivitas) manusia itu sendiri dalam mengusahakan perkembangannya. Rasulullah SAW bersabda: ُ ْ ُ َ ّ ُ َ َ ْ َ ْ ِ َ ْ ّ ِ ُ ْ َ ُ َ ْ َ ُ َ ْ ِ َ ُ َ ْ َ َ َ ِ ِ َ ّ َ ُ ْ َ ِ ِ َ ّ ُ ُ ُ َ َ ََ ِ َ ْ ِ ْ ََ ُ َْ ُ ّ ٍِ ْ ُْ َ ْ ِ َ ‫مامن مولودإليولدعلىالفطرةفأبواه يهودانه أويمجسانه كماتنتح البهيمة جمعاءهل تحسون من جدعاء . Sebagaimana halnya binatang yang dilahirkan dengan sempurna. Allah berfirman: 6 : ‫)قوآأنفسكم وأهليكم نارا. bisa jadi ia menyebabkan bajumu terbakar atau (paling tidak) kamu mendapatkan bau busuknya..

artinya binatang yang dapat dididik. membri makan dengan makanan yang baik serta mengawinkannya apabila iia telah mencapai dewasa. Hakim) Islam mengajarkan bahwa anak itu membawa berbagai potensi yang selanjutnya apabila potensi tersebut dididik dan dikembangkan ia akan menjadi manusia yang secara fisik-fisik dan mental memadai. 9 b. memanah. renang. artinya latihan untuk mengerjakan sesuatu yang sifatnya statis. Adapun manusia dengan potensi yang dimilikinya mereka dapat dididik dan dikembangkan ke arah yang diciptakan.” (H.agama yang lurus (Islam). Dalam kenyataanya manusia dapat dikategorikan sebagai animal. Rasulullah SAW bersabda: ُ َ ّ َ ُ ْ ََ ً ّ َ ّ ِ ُ َ ُ ْ َ َ ْ ََ َ َ َ ّ َ َ َ َ ّ َ َ َ َ ِ ْ ُ َ َّ ُ ْ ََ ُ َ َ ََ ُ َ ْ َ ِ ْ ُ ْ َ ِ ََ ْ ََ ِ َ َ ّ َ ‫حق الوالد على الولد أن يحسن اسمه وأدبه وأن يعلمه الكتابه والسباحة والرماية وأن ليرزقه إلطيبا وأن يزوجه‬ ‫)إذاأدرك )رواه الحاكم‬ َ َ َْ َِ Artinya: ”Kewajiban orang tua kepada anaknya adalah memberi nama yang baik. An Nahl:78) ASPEK-ASPEK DALAM PENDIDIKAN ISLAM Dari Hadits dan ayat tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa manusia itu untuk dapat menentukan status manusia sebagaimana mestinya adalah harus mendapatkan pendidikan. a. yaitu makhluk yang berwatak dan berkemampuan dasar atau memiliki gazirah (instink) untuk . melainkan hanya dilatih secara dressur.” (QS. Aspek Paedagogis Dalam aspek ini para ahli didik memandang manusia sebagai animal educandum: makhluk yang memerlukan pendidikan. manusia adalah homosocius.” (HR. Dalam hal ini keharusan mendapatkan pendidikan itu jika diamati lebih jauh sebenarnya mengandung aspek-aspek kepentingan yang antara lain dapat dikemukakan sebagai berikut. Sedangkan binatang pada umumnya tidak dapat dididik. tidak berubah. setaraf dengan kemampuan yang dimilikinya. Aspek Sosiologis dan Kultural Menurut ahli sosiologi pada prinsipnya. mendidik sopan santun dan mengajari tulis menulis.R Muslim) Allah berfirman: 78:‫)وال أخرجكم ِن بطون أمهاتكم لتعلمون شيأ )النحل‬ ً ْ َ َ ْ ُ َْ َ َ ْ ُ ِ َ ّ ُ ِ ْ ُ ُ ْ ‫َ ُ َ ْ َ َ ُ ْ م‬ Artinya: “Tuhan itu melahirkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu apapun.

)الروم‬ َ ْ ُ َْ َ َ 10 Artinya: “Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah) (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Allah berfirman: ‫فأقم وجهك للدين حنيفاط فطرت ال التى فطرالناس عليهاط لتبديل ِخلق ال ط ذلك الدين القيم ولكن أكثرالناس‬ ّ َ َ ْ َ ّ ِ ََ ُ ّ َ ْ ُ ْ ّ َ ِ َ ِ ِ ْ َ ‫َ َ ِ ْ َ ْ َ َ ّ ْ ِ َ ِ ْ ً َ ِ ْ َ َ ِ ّ ِ ْ َ َ َ ّ َ ََ ْ َ َ َ َ ْ ِ ْ َ ل‬ 30 :‫)ليعلمون. Ar-Ra’d: 111) c. Adapun kemampuan dasar yang meyebabkan manusia menjadi makhluk yang berketuhanan atau beragama adalah karena di dalam jiwa manusia terdapat instink yang disebut instink religious atau gazirah diniyah (instink percaya kepada agama). Diantara instink manusia adalah adanya kecenderungan mempertahankan segala apa yang dimilikinya termasuk kebudayaannya. Allah berfirman: 112:‫)ضربت عليهم الذلة أينماثقفوآإلبحبل من ال وحبل من الناس .)ال عمران‬ ِ ّ َ ِ ٍ ْ َ َ ِ َ ِ ٍ ْ َ ِ ّ ِ ْ ُ ِ ُ َ َ ْ َ ُ ّّ ْ ِ ْ ََ ْ َ ِ ُ Artinya: “Mereka diliputi kehinaan dimana saja mereka berada.. Dengan demikian pendidikan keagamaan mutlak diperlukan untuk mengembangkan instink religious atau gazirah Diniyah tersbut. Oleh karena itu maka manusia perlu melakukan transformasi dan transmisi (pemindahan dan penyaluran serta pengoperan) kebudayaannya kepada generasi yang akan menggantiikan dikemudian hari. baik moral maupun material. Sebagai makluk sosial manusia harus memiliki rasa tanggung jawab sosial (social responsibility) yang diperlukan dalam mengembangkan hubungan timbal balik (inter relasi) dan saling pengaruh mempengaruhi antara sesama anggota masyarakat dalam kesatuan hidup mereka...” (QS. tanpa melalui proses pendidikan instink religious dan gazirah diniyah tersebut tidak akan mungkin dapat berkembang secara wajar.sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan sesuatu kaum. maka berarti pula manusia itu adalah makhluk yng berkebudayaan. Aspek Tauhid Aspek tauhid ini adalah aspek pandangan yang mengakui bahwa manusia itu adalah makhluk yang berketuhanan yang menurut istilah ahli disebut homo divinous (makhluk yang percaya adanya Tuhan) atau disebut dengan homo religious artinya makhluk yang beragama. kecuali jika mereka berpegang kepada tali (agama) Allah dan tali (perjanjian) dengan manusia…” (QS. Itu sebabnya. Ali Imran: 112) Apabila manusia sebagai makluk sosial itu berkembang. sehingga mereka megubah keadaan yang ada pada mereka sendiri…. Tidak ada perubahan pada . Allah berfirman: 11 :‫)إن ال ليغيرمابقوم حتى يغيروامابأنفسهم )الرعد‬ ْ ِ ِ ُ ْ َ ِ َ ْ ُ ّ َ ُ َّ ٍ ْ َ ِ َ ُ ّ َ ُ َ َ ّ ِ Artinya: “….hidup bermasyarakat.

aktifan dan kemampuan yang lainnya. Tetapi yang jelas anak wajib dibawa kepada pihak yang baik dan luhur. begitupula kepandaian pengetahuan. kecakapan dan keaktifan serta pengetahuan yang beraneka ragam sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan masa atau lingkungannya 11 Untuk mendapatkan pengetahuan. Dengan demikian dapatlah disimpulkan bahwa mendidik anak adalah merupakan suatu hal yang mutlak dilaksanakan oleh pihak-pihak yang bertanggung jawab Allah berfirman: 6 :‫)قوآأنفسكم وأهليكم نارا )التحريم‬ ً َ ْ ُ ْ ِْ ََ ْ ُ َ ُ ْ َ ْ ُ Artinya: “Peliharalah dirimu dan keluargamau dar api neraka. At-Tahrim: 6) Apabila pendidikan tidak ada. sekalipun demikian bentuk badannya belum sama dengan badan orang dewasa. dijauhkan dari hal-hal yang buruk dan hina. Untuk kesemuanya itu sangat dibutuhkan adanya kemampuan. keprigelan dan kemampuan tersebut anak perlu mendapatkan pendidikan dari pihak-pihak yang bertanggung jawab atau pendidik. ada yang tidak mengakui adanya Tuhan membangkan bahkan mengkhianati-Nya. tidak dirawat oleh ibunya atau orang lain. kecakapan. seperti tidak mengakui Tuhan. badannya lemah sekali. mengabdikan tenaga jasmani serta rohaninya kepada orang lain baik secara resmi/Pemerintah atau melalui badan swasta dan lain-lain. menukang. Keharusan adanya pendidikan bagi anak tersebut akan lebih nyata apabila mengamati kemampuan /perkembangan anak sesudah dialahirkan oleh ibunya sampai mencapai kedewasaannya dan kita bandingkan pula dengan anak hewan.” (QS. tetapi kebanyakan manusia tidak mengeyahui. anak itu dapat berjaan. Apabila sejak dilahirkan itu dibiarkan saja. Ar-Rum: 30) Selanjutnya apabila diperhatikan dan diperbandingkan secara teliti orang-orang dewasa dilingkungan kita ternyata kita saksikan adanya orang pandai yang bodoh. ada yang terampil dan ada yang malas. anak manusia atau bayi lahir. menangis dan sebentar lagi menetek.” (QS. Perbedaan dalam bidang kerohanian termasuk di dalam moral dan etika antara anak dengan orang dewasa lebih lanjut. Baru sesudah ia berumur + 1 tahun. Bahwa setiap orang dewasa dapat memenuhi kebutuhan hidupnya dengan cara sendiri-sendiri seperti bercocok tanam. budi pekertinya rendah. yang kurang dari sedang atau yang lebih daripada sedang. . Di samping adanya dua kutub yang berbeda teresebut tentunya ada pula yang sedang. ada yang mengakui adanya Tuhan serta mengagungkan-Nya dan menyembah-Nya. maka kemungkinan besar anak-anak akan berkembang ke arah yang tidak baik/buruk. Keaktifan perbuatan instink lemah sedikit sekali. berdagang. bodoh dan malas bekerja. ada yang berbudi pekerti luhur dan yang rendah budi pekertinya. maka ia tidak dapat hidup. Keaktifan lain yang sudah siap sedia sebagai bekal hidupnya tidak tampak pada waktu ia lahir.fitrah Allah (itulah) agam yang lurus. Selanjutnya sesudah ia dapat hidup perkembangan jasmaninya terlihat lambat sekali terutama bila dibandingkan dengan perkembangan badan anak hewan. ia hanya ia dapat menggerakan kaki dan tangannya.

kebutuhan akan pengertian nilai-nilai kemasyarakatan. kebutuhan akan kasih sayang dan lain-lain. Selain dari pada itu anak juga mempunyai kebutuhan rohaniah seperti kebutuhan akan ilmu pengetahuan duniawi dan keagamaan. berolah raga dan sebagainya. minum. bagaikan sebuah mutiara yang belum diukur dan belum berbentuk tapi amat bernilai tinggi. begitu ia lahir.Berbeda dengan anak hewan. baik jasmani maupun rohani. Dismping itu ia mempunyai berbagai kebutuhan seperti kebutuhan akan pemeliharaan jasmani. makan. tampak sekali. perasaan dan pikiran yang belum matang. Menurut Al-Ghazali. 12 . Pendidikan Islam harus membimbing. Dalam segi rohaniah anak mempunyai bakat-bakat yang harus dikembangakan. kesusilaan. Maka kedua orang tuanyalah yang akan mengukir dan membentuknya menjadi mutiara yang berkualitas tinggi dan disenangi semua orang. karena hewan umumnya sudah diberi kelengkapan yang sudah memungkinkan untuk mencapai kedewasaan. Ia memiliki jasmani yang belum mencapai taraf kematangan baik bentuk. Maka ketergantungan anak kepada pendidiknya termasuk kepada kedua orang tuanya. bahwa anak adalah amanah Allah dan harus dijaga dan dididik untuk mencapai keutamaan dalam hidup dan mendekatkan diri kepada Allah. Anak adalah makhluk yang masih membawa kemungkinan untuk berkembang. yaitu instink yang dimilikinya. kekuatan maupun perimbangan bagian-bagiannya. serta memenuhi kebutuhan – kebutuhan anak didik dalam berbagai bidang tersebut di atas. dan pakain. Ia juga mempunyai kehendak. Semuanya yang dilahirkan ke dunia ini. induk dapat membiarkan anaknya tumbuh dan berkembang untuk memenuhi tugasnya sebagai hewan dewasa. menuntun. kebutuhan akan kesempatan berkembang bermain-main. Maka ketergantungan ini hendaknya dikurangi serta bertahap sampai akil balig.

Hasan. Ahmad. 2003. Jakarta: Direktorat Jendral Pembinaan Kelambagaan Agama Islam. Jakarta.1968. Bandung. M. Agama Islam. Bakar Atjeh. Pustaka Bani Qurais. Bulan Bintang. Abu.DAFTAR PUSTAKA Amin. Mutiara Akhlak 1. Bulan Bintang. Dr...Pd. Syamsu Yusuf LN. Ilmu Akhlak. 13 Daftar Isi . H.M. Jakarta. Ali H. 1994/1995. Psikologi Belajar Agama. 1968.

.……………………...………………………………………………………2 Faedah / Manfaat menjalankan rukun islam……..4 Saran………………………………………………………………………..……………………………………...………………………………………………………………1 Rukun Islam……....2 Keutamaan Agama Islam …….Daftar Isi……………………………………………………………………ii Definisi…….……......4 Daftar Pustaka…………………………………………………………..3 Kesimpulan……………………………………………………………….…5 ii AGAMA ISLAM ..

Agama islam adalah yang sempurna dalam aqidah dan syariat. Allah SWT menyempurnakan agamanya. Agama Islam adalah ilmu dan cahaya. Adalah agama yang mengajarkan kebaikan. kepercayaan selain islam tidak akan diterima Allah.W. menyuruh kita berbuat kebajikan dan menjauhi perbuatan yang buruk. Dengan islam. alam.Definisi 1. Bagi manusia. Agama islam adalah agama yang benar dan satu-satunya agama yang diterima Allah. serta menyempurnakan nikmat dan meridhoi agama islam sebagai agama.A. Allah SWT berfirman: Artinya: barang siapa mencari agama lain selain dari agam islam. dan dia diakhirat termasuk orang yang merugi (Alimran . 2. maka sekali tidaklah akan diterima (agam itu) dari padanya. Islam adalah Rahmatan Lill’alamin yang artinya islam adalah rahmat bagi seluruh alam. bukan suatu agama kebodohan dan kegelapan. dan segala isinya. Agama Islam adalah agama yang haq (Benar) yang dibawa oleh Nabi Muhammad S. 3. 85) Allah SWT mewajibkan kepada seluruh manusia untuk memeluk agama islam dan mengakui bahwa Nabi Muhammad sebagai Rasulullah (Rasul Allah) sebagaimana firman Allah SWT: 1 Artinya: .

Berpuasa pada bulan ramadhan 4. Begitu pula kebenaran-kebenaran islam yang dijelas pada ayat (Al-maidah : 48). 10 : 40-41) QS. 2 2. dengan terlebih dahulu membaca dua kalimat syahadat lalu diteruskan dengan perintah-perintah selanjutnya yang wajib kita penuhi dan jalani selama hidup berdampingan dengan islam agar mendapatkan balasan nikmat dari Allah SWT. maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasulnya (yaitu) Nabi yang ummi yang beriman kepada Allah dan kepada kalimat-kalimatnya (kitab-kitabnya). Mengakui bahwa Muhammad adalah utusan rasul Allah faedah (manfaat)nya membebaskan hati dan jiwa dari perhambaan terhadap mahkluk karena penciptalah (khalik) seharusnya kita menyembah pemilik semesta alam ini. Mengakui bahwa Allah adalah tuhan yang pantas disembah tiada tuhan yang pantas disembah kecuali Allah 2. dan (An-nur : 55) (as. tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain dia yang menghidupkan dan mematikan. (Al-Mujadillah 58:11) Rukun Islam Rukun islam adalah suatu persyaratan yang harus dipenuhi seseorang dalam menjalankan atau memeluk agama islam agar dia dapat dikatakan seorang muslim dan mendapat ridho dari Allah SWT. Mendirikan Sholat . (Al-taubah : 33). Mendirikan sholat 3. Mengucapkan 2 kalimat syahadat adalah: 1. ikutilah dia agar kamu mendapat petunjuk. Menunaikan ibadah haji bagi yang mampu Faedah / Manfaat menjalankan rukun islam 1. Telah kita ketahui bahwasanya rukun islam itu ada 5 hal yaitu: 1. Membayar zakat 5. yang memiliki kerajaan langit dan bumi. Mengucapkan 2 kalimat syahadat 2.Katakanlah (Muhammad) Wahai manusia! Sesungguhnya aku ini utusan Allah bagi kamu semua. Al-Yunnus.

Menunaikan Ibadah Haji Menunaikan ibadah haji adalah beribadah kepada Allah dengan menuju kebaitul haram (ka’bah dimekkah/Al-mukarramah) untuk mengerjakan siar (munasig haji). 3. Membayar Zakat Membayr zakat adalah beribadah kepada Allah dengan menyerahkan kadar yang wajib dari harta-harta yang dimiliki setiap orang muslim yang mampu. Faedah (manfaat)nya adalah melatih jiwa untuk mengerjakan segala kemampuan harta dan jiwa agar tetap taat kepada Allah SWT. Faedah (manfaat)nya melatih jiwa untuk meninggalkan semua yang disukai untuk mendapatkan keridhoan Allah dan mendapatkan marasakan penderitaan fakir miskin yang begitu sulitnya mereka untuk mendapatkan makanan serta menahan haus dan lapar. Faedah (manfaat)nya yaitu membersihkan jiwa dan moral yang buruk yaitu sifat kikir serta dapat menutupi kebutuhan umat islam seperti menolong fakir miskin. Mengajarkan kebaikan dan menjauhi keburukan. 4. Seorang muslim wajib menzakatkan 2. Agama islam cocok dan sesuai untuk setiap massa. Memberikan keselamatan hidup bagi umatnya yang taat dalam menjalankan syariat islam. Faedah (manfaat)nya adalah mendapatkan ketenangan hati dan mencegah perbuatan kaji dan mungkar. Berpuasa Berpuasa adalah syarat wajib muslim yang wajib dilakukan pada bulan ramadhan yaitu menahan segala yang dapat membatalkan puasa (hawa nafsu. tempat dan kondisi umat.5% dari harta yang dimilikinya. Keutamaan Agama Islam - Merupakan agama yang sempurna (Aqidah & Syari’at). 3 Kesimpulan . 5. oleh karena itu haji merupakan jihad fisabilillah.Sholat adalah beribadah kepada Allah dengan mengerjakan sholat dengan megikuti cara sholat Nabi Muhammad. dahaga) dari terbitnya farjar hingga terbenam matahari. lapar.

sebagai suatau kebenaran yang diturunkan Allah SWT agar manusia beriman dan bertakwa. Saran - Dapat menjadi insan yang beriman dan bertakwa Dapat menjalani kewajiban seorang muslim dengan baik Dapat menjadi seorang muslim yang berbudi pekerti yang luhur 4 . - Agama islam terdiri dari atas 5 rukun islam yang harus dipatuhi yaitu: 1.- Agama islam adalah agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW untuk seluruh umat manusia. Berpuasa setiap bulan ramadhan 5. Membayar zakat 4. Mengucapkan 2 kalimat syahadad 2. Naik haji bagi yang mampu - Agama islam adalah agama yang Rahamatan Lil’alamin yaitu rahmat (kebaikan) bagi seluruh alam semesta yang telah diciptakan untuk semua manusia yang hidup beserta isinya. Menunaikan sholat 3.

Mutiara Akhlak 1. Bakar Atjeh. Jakarta.. Agama Islam. Abu. Hasan. 5 .1968. 2003. Ali H. Ilmu Akhlak.M.Pd. Ahmad. 1994/1995.. Dr.Daftar Pustaka Amin. Bulan Bintang. Jakarta: Direktorat Jendral Pembinaan Kelambagaan Agama Islam. Pustaka Bani Qurais. Jakarta. M. Psikologi Belajar Agama. H. Bandung. 1968. Bulan Bintang. Syamsu Yusuf LN.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.