AKUAPONIK, SISTEM RESIRKULASI ALTERNATIF YANG MEMANFAATKAN SIMBIOSIS MUTUALISME ANTARA IKAN DAN TANAMAN

LAPORAN PRAKTIKUM MATA KULIAH : MANAJEMEN KUALITAS AIR

OLEH : KELOMPOK II (DUA) 1. 2. 3. 4. 5. 6. BARMAWI HASBULLAH ADRIANUS NENI PUTRIANI SARLOTA SEDUBUN SARFINAL SABIRIN SUWAR

UNIVERSITAS PADJADJARAN FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN PROGRAM ALIH JENJANG DIPLOMA IV CIANJUR 2011

Sistem ini menggunakan teknik akuakultur dengan kepadatan tinggi di dalam ruang tertutup (indoor).AKUAPONIK : SISTEM RESIRKULASI ALTERNATIF YANG MEMANFAATKAN SIMBIOSIS MUTUALISME ANTARA IKAN DAN TANAMAN Oleh : KELOMPOK II I. amonia. Kualitas air merupakan faktor yang sangat penting dalam pemeliharaan ikan. 2004).. 1990). Sebagai tempat hidup ikan. merupakan teknik budidaya yang relative baru dan unik dalam industri perikanan (Suantika. meningkatkan produksi ikan sepanjang tahun. kualitas air sangat dipengaruhi oleh faktorfaktor fisika dan kimia air seperti suhu. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menanggulangi permasalahan di atas adalah dengan mengaplikasikan system resirkulasi akuakultur (Recirculation Aquaculture System). Dalam satu dekade terakhir. 2001). sertakondisi lingkungan yang terkontrol sehingga mampu meningkatkan produksi ikan pada lahan dan air yang terbatas. produksi perikanan dari sektor akuakultur mengalami peningkatan sedangkan produksi perikanan hasil penangkapan (captured fishery) cenderung stagnan bahkan mengalami penurunan (Anonim. 1996). maka benih akan memiliki laju pertumbuhan yang cepat (Jangkaru. . 1998). Sistem resirkulasi akuakultur atau Recirculation Aquaculture System (RAS) yang telah digunakan sejak tahun 1990-an. nitrit dan nitrat (Forteath et al. Pemeliharaan dalam tahap pendederan merupakan fase yang penting untuk menghasilkan benih unggul dibesarkan. Kondisi kualitas air juga berperan dalam menekan terjadinya peningkatan perkembangan bakteri patogen dan parasit di dalam media pemeliharaan. pemeliharaan larva. fleksibilitas lokasi produksi. PENDAHULUAN Akuakultur merupakan salah satu aktivitas penting untuk memenuhi kebutuhan pangan dari sektor perikanan. pendederan dan pembesaran (Anonim. 1993). pH. karena akan menentukan hasil yang diperoleh. Jika benih berukuran 100 g/ekor hasil pendederan dipindahkan ke kolam pembesaran. sudah harus diterapkan mulai dari tahap pemijahan. oksigen terlarut. pengontrolan penyakit dan tidak tergantung pada musim (Tetzlaff dan Heidinger. Teknik pemeliharaan secara intensif untuk memacu pertumbuhan ikan terutama perbaikan manajemen kualitas air.

kayu. dapat dibuat dari plastik. Biofilter merupakan tempat berlangsungnya proses biofiltrasi beberapa senyawa toksik seperti NH4 + dan NO2-. Teknologi akuaponik merupakan salah satu alternatif yang dapat diterapkan dalam rangka pemecahan keterbatasan air. terutama dari aspek biologisnya (Akbar. bak pemeliharaan ikan / tangki kultur (growing tank) yaitu tempat pemeliharaan ikan. dan cocok diterapkan di daerah yang memiliki lahan dan air terbatas (Suresh dan Lin. Disamping itu teknologi akuaponik juga mempunyai keuntungan lainnya berupa pemasukan tambahan dari hasil tanaman yang akan memperbesar keuntungan para peternak ikan. . biofilter merupakan komponen utama dari sistem resirkulasi. dan tidak beracun bagi ikan. memelihara dan mempertahankan kualitas air menandakan bahwa sistem resirkulasi memiliki hubungan yang erat dengan proses perbaikan kualitas air dalam pengolahan air limbah. Kelebihan sistem resirkulasi dalam mengendalikan. logam. 3. tidak bersifat korosif. dapat memberikan keuntungan yaitu memelihara lingkungan kultur yang baik pada saat pemberian pakan untuk pertumbuhan ikan secara optimal. karet atau bahan lain yang dapat menahan air. 3. 2. 1992). 4.Sistem resirkulasi merupakan budidaya intensif yang merupakan alternatif menarik untuk menggantikan sistem ekstensif. 2003). penyuplai oksigen (aerator) yang berfungsi untuk mempertahankan kadar oksigen terlarut dalam air agar tetap tinggi. Pada dasarnya. pompa resirkulasi (water recirculation pump) yang berfungsi untuk mengarahkan aliran air. Penggunaan sistem resirkulasi pada akuakultur. Komponen dasar sistem resirkulasi akuakultur terdiri dari : 1. penyaring partikulat (sump particulate) yang bertujuan untuk menyaring materi padat terlarut agar tidak menyumbat biofilter atau mengkonsumsi suplai oksigen. kaca. biofilter adalah tempat bakteri nitrifikasi tumbuh dan berkembang.

Akuaponik juga menggunakan tanaman dan medianya untuk membersihkan dan memurnikan air. garam dan unsur-unsur mikro. Aquaponik menggabungkan kedua sistem tersebut. Gambar Ilustrasi Akuaponik pada Budidaya Ikan Hias Sumber : Akmal (2011) . Kotoran ikan ini berbentuk Amonia yang beracun bagi ikan. khususnya di lahan yang sempit. Aquaponik yaitu memanfaatkan secara terus menerus air dari pemeliharaan ikan ke tanaman dan sebaliknya dari tanaman ke kolam ikan. Tingkat penebaran yang tinggi ini berarti bahwa air untuk budidaya menjadi mudah tercemar oleh kotoran ikan. Sementara itu. Ikan biasanya ditebar pada tangki atau kolam dengan kepadatan yang tinggi. akuaponik yang merupakan salah satu teknologi hemat lahan dan air yang dapat dikombinasikan dengan berbagai tanaman sayuran. Hidroponik bergantung pada aplikasi nutrisi buatan manusia. Ramuan nutrisi dicampur dengan teliti untuk membentuk keseimbangan optimal untuk pertumbuhan tanaman. Inti dasar dari sistem teknologi ini adalah penyediaan air yang optimum untuk masing-masing komoditas dengan memanfaatkan sistem resirkulasi. Nutrisi ini dibuat dari ramuan bahan kimia. Dari sinilah nama akuaponik berasal. PEMBAHASAN 2.II. Sistem teknologi akuaponik ini muncul sebagai jawaban atas adanya permasalahan semakin sulitnya mendapatkan sumber air yang sesuai untuk budidaya ikan. Aquaponik menggunakan kotoran ikan yang berisi hampir semua nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman. Secara sederhana Akuaponik dapat digambarkan sebagai kombinasi dari akuakultur dan hidroponik.1 Prinsip Dasar Akuaponik Fokus dalam Akuakultur adalah memaksimalkan pertumbuhan ikan di dalam tangki atau kolam pemeliharaan. Jadi dalam akuaponik terjadi simbiosis antara tanaman dan ikan.

Media yang diisi kerikil. biasanya sayuran berdaun hijau. Kemudian air dipompa ke saluran panjang di mana rakit terapung yang diisi dengan tanaman berada permukaan air. kompartemen oksigenasi. expanded clay. . Untuk sistem pengolahan air biasanya tersusun atas kompartemen dekantasi. Bakteri nitrifikasi merubah limbah ikan sebagai nutrien yang dapat dimanfaatkan tanaman. Bakteri ini menguraikan unsur dalam air menjadi bentuk yang dapat diserap dan digunakan oleh tanaman. Nitrit ini kemudian diubah menjadi Nitrat oleh bakteri Nitrobacter. dan suplai oksigen pada air yang digunakan untuk memelihara ikan. Ada tiga sistem dasar dalam akuaponik. Dengan aliran air terus menerus atau dengan siklus padang surut. atau media lain yang mirip adalah bentuk paling sederhana dari akuaponik. sistem akuaponik menggunakan sistem resirkulasi yaitu memanfaatkan kembali air yang telah digunakan dalam budidaya ikan dengan filter biologi dan fisika berupa tanaman dan medianya. Deep Water Culture adalah salah satu metode yang sering digunakan secara komersial. dan kompartemen sterilisasi. Dengan siklus ini akan terjadi siklus saling menguntungkan.Sistem akuaponik dalam prosesnya menggunakan air dari tanki ikan kemudian disirkulasikan kembali melalui suatu pipa dimana tanaman akan ditumbuhkan. Salah satu elemen penting untuk sistem akuaponik adalah bakteri menguntungkan. kompartemen filtrasi. atau tanaman air. misalnya batu zeolit atau filter diam. Nitrosomonas mengubah amoniak menjadi nitrit. Resirkulasi yang digunakan berisikan kompartemen pemeliharaan dan kompartemen pengolahan air. Sistem ini dapat dilakukan dengan dua cara. Tanaman kemudian menyerap nitrat ini untuk pertumbuhannya. Air dipompa dari tangki ikan ke media dan kembali ke dalam tangki ikan. Dalam akuaponik tanaman ditanam di dalam media yang terpisah dari tangki ikan. Air dipompa dari tangki ikan melalui sistem filtrasi. Kemudian tanaman akan berfungsi sebagai filter vegetasi yang akan mengurai zat racun tersebut menjadi zat yang tidak berbahaya bagi ikan. Tanaman diletakkan dalam wadah plastik kecil yang memungkinkan akarnya mengakses air. Penggunaan bahan-bahan filter. Air mengalir dalam selokan dalam bentuk aliran yang sangat tipis. Secara umum. Nutrient Film Technique hanya cocok untuk jenis tanaman tertentu. Dalam sistem NFT. yang apabila dibiarkan di dalam tanki akan menjadi racun bagi ikanya. sebagai substrat bakteri yang mampu mengatasi dan mengatur kelebihan senyawa-senyawa nitrogen berbahaya untuk ikan pada sistem akuaponik. Ada dua jenis bakteri yang berbeda yaitu Nitrosomonas dan Nitrobacter. air yang kaya nutrisi dipompa ke dalam selokan kecil yang tertutup.

Selang ukurannya disesuaikan dengan banyaknya pot yang digunakan. pemasangan ember yang sebelumnya diisi arang dan bibit tanaman. diantaranya adalah :             Bak beton. ukurannya disesuaikan dengan luas area yang mungkin digunakan. Aerator. ukurannya disesuaikan dengan luas area yang mungkin digunakan. Pipa yang berada di atas tanaman. pemasangan dilakukan pada bagian atas tembok. Timer. sebagai objek budidaya. Bibit tanaman konsumsi.2 Sistematika Pembuatan Akuaponik Bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan sistem budidaya ikan secara akuaponik. untuk wadah tanaman konsumsi. banyaknya disesuaikan dengan ukuran bak dan keinginan. Ember plastik atau pot. Dop. banyaknya disesuaikan dengan jumlah tanaman yang ditanam. untuk wadah budidaya. untuk mensirkulasi air. untuk sumber oksigen ikan. sebagai media hidup tanaman dan filter air. untuk mengatur sirkulasi air oleh pompa. Pompa. Benih ikan. sebagai objek budidaya tanaman Arang. merupakan pipa berisi air dari tanaman yang kemudian dialirkan ke tandon sebelum mengalir kembali ke kolam. adalah sebagai berikut :    Pembuatan bak beton dan tandon. Pipa di bawah tanaman. Pemasangan pompa dan timer. Pipa Keni sistem L. untuk menyambungkan pipa.  Pemasangan pipa sirkulasi air. yang terdiri dari dua bagian : 1. 2. untuk jalur sirkulasi air.2. . ikan yang digunakan beragam. yang merupakan pipa yang berisi air hisapan dari kolam yang akan dialirkan ke tanaman. untuk sambungan antar pipa. Pipa. Langkah-langkah pembuatan sistem budidaya ikan secara akuaponik.

. Penambahan air dari luar hanya dilakukan pada saat tertentu untuk menjaga agar ketinggian air kolam tidak berkurang. Kemudian air yang sudah difilter tersebut akan dialirkan kembali ke dalam kolam ikan secara grafitasi. Dengan digabungkan hidroponik sistem NFT atau substrat makan akan terjadi dua kali penyaringan kotoran ikan. S= sabut. Peran tanaman disini sebagai filter dari pertumbuhan dan perkembangan akar tanaman. Penebaran ikan. A= Batu apung atau kerikil. P= pembatas dari plastik berlubang. Keterangan: I= paralon inlet dari kolam. Resirkulasi awal air kurang lebih selama seminggu. Sumber : BRPBAT (2010) Hidroponik yang digunakan bisa menggunakan sistem NFT dan bisa menggunakan hidroponik substrat dengan media tanam campuran pasir. Gambar.Demikian proses resirkulasi berlangsung secara terus-menerus. Contoh LayOut system akuaponik. Sehingga menghasilkan pengendapan kotoran ikan yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber nutrisi tanaman.   Pemasangan selang diantara tanaman dan pipa bawah. arang sekam. Sabut kelapa bisa juga tidak digunakan. Penyaringan pertama yaitu disaring oleh perakaran tanaman dan penyaringan kedua yaitu kotoran akan diendapkan pada media aliran air yang datar. O=paralon outlet.

Hasil panen tanaman dari akuaponik tentunya memiliki nilai harga jual yang cukup tinggi di supermarket karena bersifat organik. bayam merah. memiliki hasil produksi ganda.Gambar 3. 2. boleh dipelihara di dalam kolam. ikan mas. karena lahan yang dipakai tidak akan terlalu luas. ikan koi. menggembur dan membungkuk atau aktifitas lainnya yang menyiksa badan. lele atau udang galah dan lain-lain. Konstruksi system Akuaponik Sumber : 2. Anda hanya memberi makan kepada ikan lalu menyebabkan anda mendapat sayuran dan ikan segar. Komoditas yang dipilih hendaknya didasarkan atas tersedianya pasar. hemat air. Keuntungan secara praktis sudah barang tentu kita tidak perlu mencangkul. akuarium atau tangki. mengurangi penggunaan bahan kimia serta bersifat organik. merumput. Jenis ikan air tawar yang dapat dibudidayakan pada sistem akuaponik bisa ikan nila/tilapia. praktis dan ekonomis tentu saja akuaponik akan sangat menguntungkan sekali.4 Keuntungan Akuaponik Aplikasinya baik secara teoritis. Sedangkan untuk tanaman yang bisa dimanfaatkan sebaiknya tanaman yang mempunyai nilai ekonomis seperti bayam hijau. kangkung atau selada dan juga tanaman buah seperti tomat. .3 Pemilihan Komoditas Pemilihan komoditas memegang peranan penting dalam merencanakan dan mendapatkan hasil sesuai yang diinginkan. Sistem akuaponik tidak menggunakan pupuk dan pestisida. Juga tidak perlu untuk menyiram sayuran setiap hari.

.III. tanpa mikroorganisme ini keseluruhan system akan berhenti berfungsi. Dengan demikian. 3. dan sisa pakan yang dapat terakumulasi hingga level toksik dalam bak ikan. Petani melihat akuaponik sebagai cara untuk memperkenalkan produk organik ke pasar karena hanya menggunakan pupuk dari kotoran ikan yang telah melalui proses biologis. 4. nitrit. 5. Menghasilkan dua produk sekaligus dari satu unit produksi. dan fosfor. tetapi sebaliknya dapat berfungsi sebagai pupuk cair untuk pertumbuhan tanaman dalam hidroponik. Air dapat digunakan kembali karena telah melalui resirkulasi dan filtrasi secara biologis. Nutrien ini dihasikan dari kotoran ikan. Bakteri nitrifikasi yang hidup dalam media filter dan berasosiasi dengan akar tanaman memegang peran utama dalam siklus nutrient. Akuakulturis dan petani menggunakan akuaponik karena beberapa alasan: 1. 6. 7. Pembudidaya ikan melihat hidroponik sebagai salah satu metode biofltrasi untuk memfasilitasi akuakultur resirkulasi intensif. Dalam akuaponik. 2. Petani melihat kotoran ikan sebagai sumber pupuk organic yang baik bagi pertumbuhan tanaman. akuaponik telah menjadi tempat pembelajaran yang populer bagi masyarakat. Hal ini baik bagi ikan. Akuaponik dapat menghasilkan sayuran segar dan ikan sebagai sumber protein pada daerah-daerah kering dan ketersediaan lahan terbatas. alge. Perpaduan ikan dan tanaman merupakan usaha polikultur yang menghasilkan produk ganda (ikan dan sayuran). nitrat. hidroponik berfungsi sebagai biofilter untuk menyerap amonia. Produksi pangan lokal ini akan menyediakan akses untuk pangan sehat dan meningkatkan ekonomi lokal. efluen yang kaya nutrien dari bak ikan digunakan sebagai pupuk untuk produksi tanaman hidroponik. karena akar tanaman menjadi media permukaan untuk tempat tumbuhnya Rhizobacteria yang akan merombak limbah nutrien dari sistem akuakultur. jadi air yang bersih kemudian dapat dialirkan kembali ke bak ikan. Selain untuk aplikasi komersial. PENUTUP Sistem akuaponik mengikuti prinsip-prinsip berikut: Produk limbah dari satu sistem biologis perfungsi sebagai nutrient untuk system biologis berikutnya. Akuaponik adalah model produksi pangan yang berkelanjutan dengan perpaduan tanaman dan ikan dan sikulus nutrien.

http://randifarm. 2011. Akuaponik.SUMBER REFERENSI Akmal. Simbiosis Mutualisme Antara Ikan dan Tanaman. Agri.blogspot. Muhammad.go. 2010. Yusuf. Teknik Akuaponik.id diakses tanggal 25 Mei 2011 Lusi.blogspot.com/sistemresirkulasi-akuaponik. http://www.kp3k. http://lositasustri. Sistem Resirkulasi Akuaponik. http://www.com/akuaponik-sistem-resirkulasi-dengan -manfaatganda/ diakses tanggal 25 Mei 2011 Randi.kkp. Sii.wordpress.com/teknikakuaponik. diakses tanggal 25 Mei 2011 Wibawa. 2011. Sistem Resirkulasi Alternatif dengan Manfaat Ganda. 2009. http://www.kompasiana. 2010. Akuaponik. Akuaponik Budidaya Ikan Hemat Lahan dan Air. diakses tanggal 25 Mei 2011 .com/monsterilmiah diakses tanggal 25 Mei 2011 BRPBAT.zonaikan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful