Penciptaan Alam Semesta http://aftanet.blogspot.com/2011/05/penciptaan-alam-semesta.

html
Alam semesta adalah fana. Ada penciptaan, proses dari ketiadaan menjadi ada, dan akhirnya hancur. Di antaranya ada penciptaan manusia dan makhluk hidup lainnya. Di sana berlangsung pula ribuan, bahkan jutaan proses fisika, kimia, biologi dan proses-proses lain yang tak diketahui. Ini adalah kebenaran tak terbantahkan yang dapat kita capai dengan menggunakan kecerdasan kita. Allah mengungkapkan kenyataan ini dalam kitab suci-Nya, Al Quran, yang telah diwahyukan empat belas abad yang lalu sebagai penerang jalan bagi kemanusiaan. Al-qur'an menyebutkan juga tentang kejadian alam smesta dan berbagai proses kealaman lainya yang sebenarnya sangat jelas. Kebenaran nyata yang dipaparkan Al Quran juga ditegaskan oleh se-jumlah penemu penting ilmu astronomi modern, Galileo, Kepler, dan Newton. Semua menyadari bahwa struktur alam semesta, rancangan tata surya, hukum-hukum fisika, dan keadaan seimbang, semuanya dicipta-kan Tuhan, dan para ilmuwan itu sampai pada kesimpulan dari pene-litian dan pengamatan mereka sendiri. Deskripsi dan Model Alam Semesta Pemahaman manusia tentang alam semesta mempergunakan seluruh pengetahuan di bumi, berbagai prinsip-prinsip, kepercayaan umum da-lam sains (seperti ketidakpastian Heisenberg tentang pengukuran simul-tan dimensi ruang dan waktu), serta berbagai aturan untuk keperluan praktis. Kesan umum luas dan megahnya alam semesta diperoleh penghuni Bumi dengan memandang langit malam yang cerah tanpa cahaya Bulan. Langit tampak penuh taburan bintang yang seolah tak terhitung jumlah-nya. Deskripsi pemandangan alam semesta pun beragam. Dulu alam semesta dimodelkan sebagai ruang berukuran jauh lebih kecil dari realitas seharusnya. Ukuran diameter Bumi (12.500 km) baru diketahui pada abad ke- 3 (oleh Eratosthenes), jarak ke Bulan (384.400 km) abad ke-16 ( Tycho Brahe, 1588), jarak ke Matahari (sekitar 150 juta km) abad ke17 (Cassini, 1672), jarak bintang 61 Cygni abad ke-19 , jarak ke pusat Galaksi abad ke-20 (Shapley, 1918), jarak ke galaksi-luar (1929), Quasar dan Big Bang (1965). Pengetahuan tentang luas alam semesta dibatasi oleh keberadaan ob-jek berdaya besar, seperti Quasar atau inti galaksi, sebagai penuntun tepi alam semesta yang bisa diamati; selain itu juga dibatasi oleh kecepatan cahaya dan usia alam semesta (15 miliar tahun). Itulah sebabnya ruang alam semesta yang pernah diamati manusia berdimensi 15-20 miliar tahun cahaya. Teori-teori Tentang Penciptaan Alam Di seluruh dunia, ada berkembang berpuluh-puluh macam teori penciptaan alam semesta, semua agama dan kepercayaan manapun mengajarkan pengikutnya bagaimana alam semesta ini tercipta. Begitu juga halnya dengan ilmu pengetahuan, meskipun teori-teori yang dicetuskan oleh para ilmuwan belum bisa menjawab secara total bagaimana alam semesta tercipta, tetapi anehnya begitu banyak orang yang mempercayai kebenaran teori-teori tersebut. Beberapa model Teori Penciptaan Ilmiah :

sebagaimana disebutkan Al-Qur‟an atau kitab lainnya. dan kecerdasan mutlak.Bang ( Dentuman Besar ) Penemuan Hubble bahwa alam semesta mengembang memuncul-kan model lain yang tidak membutuhkan tipuan untuk menghasilkan persamaan sesuai dengan keinginan. Ada kebenaran yang ditunjukkan Dentuman Besar ini. Tanda-Tanda Al’quran Kebenaran yang dipertahankan oleh sumber-sumber agama adalah realitas penciptaan dari ketiadaan. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?” (QS. kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Untuk mengatakan bahwa sesuatu mempunyai volume nol adalah sama saja dengan mengatakan sesuatu itu “tidak ada”. Al Anbiyaa’. sering menimbulkan permasalahan. . Teori penciptaan 7 hari. enam periode. Allah. dengan mengacu pada beberapa ayat Al-Qur‟an. Teori Dentuman Besar dengan cepat diterima luas oleh dunia ilmiah karena bukti-bukti yang jelas. Oleh karena itu. Namun. pembahasan berikut mencoba menjelaskan maksud enam masa tersebut dari sudut pandang keilmuan. Sebagai kesimpulan. Pemilik kekuatan. Ini telah dinyatakan dalam kitab-kitab suci yang telah berfungsi sebagai penunjuk jalan bagi manusia selama ribuan tahun. Aspek penting lain yang diungkapkan dalam Al Quran empat belas abad sebelum penemuan modern Dentuman Besar dan temuan-temuan yang berkaitan dengannya adalah bahwa ketika diciptakan.Kesimpulan yang harus diturun-kan dari model ini adalah bahwa pada suatu saat. kebenaran yang terungkap oleh ilmu alam adalah: Materi dan waktu telah dimunculkan menjadi ada oleh pemilik kekuatan besar yang mandiri. pengetahuan. yang mengata-kan bahwa “alam semesta sudah ada selamanya”. berlawanan dengan pendapat materialisme. hingga enam tahapan. enam masa tersebut ditafsirkan berbedabeda. Dalam semua kitab suci seperti Perjanjian Lama. Dan lebih jauh. para ahli astronomi yang memihak materialisme dan setia pada gagasan alam semesta tanpa batas yang dituntut paham ini menentang Dentuman Besar. oleh Pencipta. dsb]. dinyatakan bahwa alam semesta dan segala isinya diciptakan dari ketiadaan oleh Allah. dan Al Quran. *Day Age Creationist Theory *Analogical Days Interpretation Theory *Revelatory Device Theory *Revelatory Day Theory Proses Penciptaan AlamTeori Big.*Calendar Day Interpretation Theory [mencakup: Teori penciptaan bumi muda (young earth creationism). telah menciptakan alam semesta tempat tinggal kita. semua materi di alam semesta ini terpadatkan dalam massa satu titik yang mempunyai “volume nol” karena gaya gravitasinya yang sangat besar. Dan daripada air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup.Teori penciptaan alkitabiah. Proses Penciptaan 6 Masa Pembentukan alam semesta dalam enam masa. alam semesta mempunyai permulaan. 21: 30) . Perjanjian Baru. alam semes-ta menempati volume yang sangat kecil: “Dan apakah orang-orang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu. mulai dari enam hari. Seluruh alam semesta dicip-takan dari “ketidakadaan” ini. Sebab.

AlGhazali membentangkan dua puluh pernyataan yang ia coba buktikan kesalahannya. Maka.html REPUBLIKA. Surat An-Nazi‟at ayat 27-33 di atas tampaknya dapat menjelaskan tahapan enam masa secara kronologis. sehingga kira-kira dapat diuraikan sebagai berikut: *Masa I (ayat 27): penciptaan langit pertama kali *Masa II (ayat 28): pengembangan dan penyempurnaan *Masa III (ayat 29): pembentukan tata surya termasuk Bum *Masa IV (ayat 30): awal mula daratan di Bumi *Masa V (ayat 31): pengiriman air ke Bumi melalui komet *Masa VI (ayat 32-33): proses geologis serta lahirnya hewan dan manusia Penciptaan Alam Semesta Menurut Al Ghazali dan Ibnu Rusyd http://www. Oliver Leaman dalam Pengantar Filsafat Islam menulis bahwa Al-Ghazali seringkali menyerang para filsuf dengan dasar argumen yang mereka pergunakan sendiri. JAKARTA–Al-Ghazali merupakan tokoh penentang dan penyanggah falsafa (filsafat Islam) yang paling brilian. Ajaran Aristoteles tentang masalah-masalah ini. Tujuh belas di antaranya menimbulkan bid‟ah karena dianggap menyimpang dari ajaran yang asli. Mengenai pandangan yang keliru dari para filsuf ini. yakni Alquran. Karena ternyata mereka tidak dapat memberikan bukti-bukti yang pasti menurut persyaratan yang mereka perkirakan ada dalam logika. Menurut Leaman. Al-Ghazali mengungkapkan pendapatnya sebagaimana ia paparkan dalam bukunya yang berjudul Munqidh min adh-Dhalal bahwa “kekeliruan para filsuf terdapat dalam ilmu-ilmu metafisik. Sebagai contoh.ID.CO.Dari sejumlah ayat Al-Qur‟an yang berkaitan dengan enam masa. Urutan masa tersebut sesuai dengan urutan ayatnya. Salah satu filsuf Muslim yang mendapat kritikan dari Al-Ghazali adalah Ibnu Rusyd.com/penciptaan-alam-semesta-menurut-al-ghazali-dan-ibnu-rusyd.mubarokonline. sebagaimana yang dilansir oleh Farabi dan Ibnu Sina. sambil menyampaikan pendapatnya secara filosofis dengan menyatakan bahwa tesis-tesis utama mereka adalah tidak benar dilihat dari sudut-sudut dasar logika itu sendiri. Dan. dalam banyak hal mereka berbeda pendapat dalam persoalan-persoalan metafisik. dalam bukunya The Incoherence of the philosophers (Tahafut al-Falasifah). silang pendapat antara Al-Ghazali dan Ibnu Rusyd sangat menarik karena argumen- . bahkan dengan tuduhan yang lebih berat lagi. tiga di antaranya benar-benar membuktikan apa yang ia ka tegorikan sebagai orang yang tidak beriman. mendekati inti pokok ajaran filsafat Islam”.

alam haruslah tidak qadim dan ini berarti pada awalnya Tuhan ada. Sementara itu. . Menurut Ibnu Rusyd. mustahil dapat dibayangkan bahwa alam itu diciptakan oleh Tuhan. karya Al-Ghazali ini belum menggambarkan secara keseluruhan pemikiran Al-Ghazali.argumen yang disampaikan oleh keduanya selalu melahirkan masalah-masalah khusus yang bersifat kontroversial. Dan. Bagi mereka. Bahkan sebaliknya. bila alam itu dikatakan qadim. Sebaliknya. Dalam rangka menangkis serangan Al-Ghazali terhadap paham qadim-nya alam. sedangkan alam tidak ada. dan oleh sebab itu mustahil pula Tuhan berubah dari pada awalnya tidak atau belum mencipta. ini berarti bertentangan dengan ajaran Alquran yang jelas menyatakan bahwa Tuhanlah yang menciptakan segenap alam (langit. paham bahwa alam itu qadim sedikit pun tidak dipahami mereka sebagai alam yang ada dengan sendirinya. mustahil berubah. bagi para filsuf Muslim. Contohnya adalah perdebatan Al-Ghazali dan Ibnu Rusyd tentang penciptaan alam. Bagi Al-Ghazali. dan QS 21: 30) dapat diambil simpulan bahwa alam diciptakan Tuhan bukanlah dari tiada (al-‟adam). kemudian mencipta. Bagi Al-Ghazali. secara keseluruhan AlGhazali menerima pemikiran filsafat selama pandangan itu sesuai dengan pandangan Alquran dan hadis Nabi Muhammad SAW. dalam Terjemahan Tahafut al-Falasifah. dari ayat-ayat Alquran (QS 11: 7. Gambaran bahwa pada awalnya Tuhan tidak mencipta. kemudian baru menciptakan alam. Al-Ghazali mempunyai konsep yang sangat berbeda dari konsepsi yang dimiliki para filsuf Muslim. alam ada di samping adanya Tuhan. pendapat para teolog yang mengatakan bahwa alam diciptakan Tuhan dari tiada. Ibnu Rusyd menegaskan bahwa paham itu tidak bertentangan dengan ajaran Alquran. menunjukkan berubahnya Tuhan. ia mengingatkan bahwa paham qadim-nya alam tidaklah harus membawa kepada pengertian bahwa alam itu ada dengan sendirinya atau dijadikan oleh Tuhan. menurut mereka. kemudian baru menciptakan alam. yakni tidak bermula dan tidak pernah ada. Menurut mereka. Tentang penciptaan alam. alam itu qadim justru karena Tuhan menciptakannya sejak azali/qadim. Selain itu. bumi. sebelum ia mendapatkan pencerahan petunjuk mengenai `ketersingkapan tabirsufistik‟ (al-kasyf ash-Shufiyyah). Sementara itu. tidak diciptakan Tuhan. QS 41: 11. Tuhan. atau qadim. termasuk Ibnu Rusyd. Al-Ghazali berpikir sebaliknya. menurut para filsuf Muslim. kemudian Tuhan menciptakan alam. Ia mengungkapkan hal ini dalam kitabnya Tahafut Tahafut al-Falasifah (Kehancuran bagi Orang yang Menghancurkan Filsafat). tapi dari sesuatu yang telah ada. komentar AlGhazali tentang kehancuran para filsuf ini. Sebab. justru tidak mempunyai dasar dalam Alquran. Para filsuf Muslim. mustahil Tuhan ada sendiri tanpa mencipta pada awalnya. menurut Sulaiman Dunya dalam pengantarnya tentang “Al-Ghazali: Biografi dan Pemikirannya”. kata Sulaiman. Jadi paham qadim-nya alam membawa kepada simpulan bahwa alam itu ada dengan sendirinya. berpendapat bahwa alam itu azali. Maksudnya. dan segala isinya).

apa yang aku tulis? Allah berfirman: Tulislah taqdir segala sesuatu sampai datang hari kiamat" (HR. Terima kasih.html Tanya: Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhu. sebagaimana ditunjukkan oleh dalil-dalil dan inilah pendapat jumhur salaf" (Majmu' Al-Fatawa 18/213)." Berkata Syeikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu: ‫ق ب مخ ل ق ا ك ان س نة ل ف ب خم س ٌن ألر ض ل سم ت خ لق ق ب ل م ك ت ب ل ت دٌ رب ا مره ل ما خ ل ه ل ل ف هذ‬ ‫ه ألر ض ل سم ت خ لق‬ ‫ه ل ن ص ص ع ل ٌه دل ت ك ما ل عرش ب عد خ ل ه ل عال هذ من خ لق ما‬ ‫جمه ر ق‬ ‫ل س لف‬ "Al-Qalam ini Allah ciptakan ketika Allah memerintahkannya menulis taqdir semenjak 50 ribu tahun sebelum penciptaan langit dan bumi. dan Arsy Allah berada di atas air.Abu Dawud dan dishahihkan Syeikh Al-Albany)." (HR. Dengan hormat. (Iwan) Jawab: Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuhu.إل خ ] ل ل‬ ‫[ : ل ل فظ ف ً ك ما [ ك تب : ل ه ق ا خ ل ه‬ ‫خ لق ما‬ ‫ب ن صب ] ] ك تب : ل ه ق ا ل ل‬ ‫ك ان إن ل ل‬ . Ada sebagian ulama yang berpendapat bahwa mahluk pertama adalah Al-Qalam (pena yang menulis taqdir di Al-Lauhil Mahfuzh). mereka berdalil dengan hadist 'Ubadah bin Ash-Shamit radhiyallahu 'anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihiwasallam bersabda: ‫إن‬ ‫ح تى شىء ك م ادٌ ر ك تب :ق ا ؟ ك تب ماذ رب :ف ا ! ك تب :ل ه ف ا ل ل ت عال ى خ لق ما‬ ‫ت‬ ‫ل ساعة‬ Artinya: "Sesungguhnya mahluk yang pertama kali Allah ciptakan adalah Al-Qalam.com/2011/08/mahluk-yang-pertama-allah-ciptakan. Bismillahi washshalatu wassalamu 'alaa rasulillah wa 'alaa aalihi washahbihi ajma'in. Muslim). Oleh karena sebagian ulama berpendapat bahwa al-'Arsy dan air lebih dahulu dicipta daripada Al-Qalam. kemudian Allah berfirman kepadanya: Tulislah! Kemudian Al-Qalam berkata:Wahai Rabbku. Namun disana ada hadist lain yang menunjukkan bahwa ketika pena menulis ternyata Al-'Arsy dan air telah diciptakan. dan dia adalah mahluk pertama yang pertama dicipta sebelum alam semesta. sebagaimana dalam hadist Abdullah bin 'Amr bin Al-'Ash radhiyallahu 'anhuma bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihiwasallam bersabda: ‫ك تب‬ ‫ل ماء ع لى عر شه ق ا س نة ل ف ب خم س ٌن ألر ض ل سما ت ٌ خ لق ن ق ب ل خ الئ ق م ادٌ ر‬ Artinya: "Allah telah menulis taqdir semua mahluk 50 ribu tahun sebelum menciptakan langit dan bumi. jadi Al-Qalam tersebut diciptakan sebelum langit dan bumi. saya ingin penjelasan tentang apa yang pertama kali diciptakan oleh Allah. Berkata Ibnu Abil Izz rahimahullah: ‫ع ند ق ع ل ت دٌ ر ل عرش خ لق ب عد ق ع ل ت دٌ ر ن صرٌ ح ف هذ‬ ‫ٌ خ ل ال هذ ع بادة ب حدٌ ث ل ل خ لق‬ ‫[:ق له‬ ‫خ لق ما‬ ‫ع ند ن ه : مع ناه ك ان ل صح ٌح ه جم لة ك ان ف إن جم ل ت ٌن جم لة ٌ ك ن ن إما . mereka menfathah kata ‫ ل ل‬dalam hadist 'Ubadah bin Ash-Shamit sehingga artinya menjadi: "Sesungguhnya ketika diawal Allah menciptakan Al-Qalam Allah berfirman kepadanya: …. dan penciptaannya setelah Al'Arsy .Mahluk Yang Pertama Allah Ciptakan http://tanyajawabagamaislam.blogspot.

pertama: hadist ini terdiri dari dari satu kalimat. (Lihat lebih jelasnya perkataan Syeikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Majmu' Al-Fatawa 18/217). oleh karena itu yang benar dan tidak diragukan lagi bahwa penciptaan AlQalam setelah penciptan Al-Arsy. karena telah datang riwayat di dalam Shahih Al-Bukhary : "Allah ada dan tidak ada sesuatupun sebelumNya. Wallahu a'lam. dan riwayat yang nampaknya menunjukkan bahwa Al-Qalam adalah mahluk yang pertama dibawa kepada makna lain. Allah berkata kepadanya: Tulislah !. karena yang demikian butuh dalil yang jelas dan shahih. atau pertama dibandingkan dengan apa yang dia tulis" (Fathul Bary 6/289). dan taqdir terjadi di awal penciptaan Al-Qalam sebagaimana dalam hadist'Ubadah ini. maka penciptaan Al-Qalam adalah sebelum penciptaan langit dan bumi.. Dengan demikian sepakatlah dua hadist ini " (Syarh Al-Aqidah Ath-Thahawiyyah 2/345) Berkata Ibnu Hajar Al-'Asqalani rahimahullahu: ‫ل عرش ل ماء عد ما إل ى ب ال ن س بة ل ل ل ٌة ب أن ق ب له ما ب ٌن ب ٌ نه ف ٌجمع‬ ‫من صدر م نه ما إل ى ب ال ن س بة‬ ‫ك تب ل ه ق ٌ ن ه ي ل ك تاب ة‬ ‫خ لق ما‬ "Maka cara menjamak antara kedua hadist bahwa maksud pertamanya Al-Qalam adalah dibandingkan segala sesuatu selain air dan arsy. dan menulis di Adz-Dzikr (Al-Lauhil Mahfuzh) taqdir segala sesuatu" Hadist ini jelas urutannya.‫ب رف ع مر ي ه جم ل ت ٌن‬ ‫ن ه ع لى حم له ف ٌ ت ع ٌن ل ل‬ ‫ل حدٌ ثان ف ٌ ت فق ل عال هذ من ل مخ ل ق ات‬ "Hadist ini jelas menunjukkan bahwa taqdir terjadi setelah penciptan Al-Arsy. . bahwasanya Al-Qalam bukanlah mahluk Allah yang pertama. ن س ب ٌة ل ٌ ته‬ " Yang nampak dari ucapan penulis (Syeikh Muhammad bin Abdulwahhab) bahwa beliau condong kepada pendapat yang mengatakan bahwa Al-Qalam adalah mahluk Allah yang pertama. yaitu bahwa dia adalah mahluk yang lebih awal dibandingkan segala yang berkaitan dengan alam semesta yang terlihat ini. yang diriwayatkan dengan merafa' dan ‫ ق ل‬maka maknanya harus dibawa kepada mahluk yang pertama di alam semesta ini. jadi pertamanya Al-Qalam dalam hadist ini nisbi (relatif)" (Al-Qaulul Mufid 3/195) Kesimpulan yang bisa kita ambil dari hadist-hadist dan ucapan para ulama di atas bahwa Al-Arsy dan air lebih dahulu diciptakan daripada Al-Qalam. dan sabda beliau shallallahu 'alaihiwasallam: ‫خ لق ما‬ ‫… ل ل‬sampai akhir . kedua: hadist ini terdiri dari 2 kalimat. dan ArsyNya di atas air.tidak keluar dari 2 kemungkinan. akan tetapi yang shahih justru sebaliknya.. dengan menashab kata: dan ‫ل ل‬ Apabila hadist ini terdiri dari 2 kalimat . Allah berkata kepadanya: Tulislah". namun bukan berarti maknanya Al-Arsy adalah mahluk yang pertama kali Allah ciptakan secara mutlak.maka maknanya: Sesungguhnya di awal penciptaan Al-Qalam. dan telah berlalu takhrij dua riwayat hadist ini. kemudian Allah menciptakan langit dan bumi..sebagaimana dalam sebuah lafadz: "Di awal Allah menciptakan Al-Qalam. Apabila hadist ini terdiri dari satu kalimat –dan ini yang shahih. Berkata Syeikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin : ‫ل ل ن إل ى ل م ٌ : ل مؤل ف ك ال ظاهر‬ ‫مخ ل ق ات‬ ، ‫ل ٌس ل ل ن ، خ الف ه ل صح ٌح ل كن‬ ‫مخ ل ق ات‬ ، ‫ك ان " : " ل بخاري صح ٌح " ف ً ث بت ألن ه‬ ‫خ لق ث ، ل ماء ع لى عر شه ك ان ، ق ب له شًء ٌ كن ل‬ ‫ن شك ب ال ل ص ب ك ان ل هذ ، ل ترت ٌب ف ً ضح هذ ، " شًء ك م ادٌ ر ل ذك ر ف ً ك تب ألر ض ل سما ت‬ ‫ل ل ن ظاهرها ل تً ل ر ٌ ة ع لى ن ه ، ل ر ٌ ت ٌن ت خرٌ ج ل نا س بق ، ل عرش خ لق ب عد ل ل خ لق‬ ‫خ لق ما‬ ‫ن ه ع لى ت حم‬ ‫ف ت ك ن ، ألر ض ل سما ت خ لق ق ب ف ه ، ل م شاهد ل عال ب هذ ٌ ت ع لق ل ما ب ال ن س بة خ لق ما‬ ‫.

sebagaimana yang dilakukan oleh para ahli nujum. Sehingga meminta kepada bintang jatuh pada hakekatnya adalah meminta kepada syetan yang sedang dikejar oleh bintang atau meteor. Barangsiapa yang memalingkan kepada selain itu. ahli astro. dan sebagai tanda petunjuk jalan. dengan menge.” Demikianlah. sehingga tidak boleh menjadikan bintang sebagai penen tu nasib. Semuanya berjalan berfirman :dalam waktu 2 hari. Mereka adalah orang-orang yang dungu. “Dan Kami telah menghiasi langit dunia dengan bintang-bintang sebagai lentera dan penjagaan. danau dan sungai.ngit. “Alloh telah menciptakan bintang-bintang ini untuk tiga perkara. Bukankah tolol orang yang melakukan perbuatan itu ? Setelah Alloh ta‟ala menciptakan bumi sebagai pondasi dalam 2 hari dan telah menciptakan langit beserta bintang-bintang di angkasa dalam 2 hari. dan orang-orang yang mempercayai ramalan bintang. Fushshilat : 10 ) .” ( Qs. yang kesemua proses penciptaan bumi berlangsung selama 4 hari. de-mikianlah jawaban bagi orang-orang yang bertanya.PENCIPTAAN LANGIT DAN BUMI [ Bagian Kedua ] http://dakwah. Tanam-tanaman pun mulai tumbuh. Alloh pun meng hiasi langit dunia dengan bintangbintang.luarkan air dari bumi sehingga menjadi lautan. Bahkan ketololan tersebut semakin bertambah parah keti ka mereka meyakini akan terkabulnya permintaan bila disebutkan keti ka melihat bintang jatuh atau meteor.” ( Qs. Padahal bintang jatuh atau me-teor itu sebenarnya adalah bintang yang dilempar oleh malaikat yang sedang mengejar syetan yang ketahuan sedang mencuri berita dari la. Imam Qotadah. seorang ahli tafsir dari kalangan ulama tabi‟in berkata : : . Fushshilat : `12 ) Dalam ayat yang lain Alloh Ta‟ala berfirman : “Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit dunia dengan lente.kahinya serta menentukan pula kadar makanan para penghuninya.net46.” ( Qs. sebagai alat melempar syetan.ra bintang-bintang dan Kami telah menjadikannya sebagai alat-alat untuk melempar syetan. Al-Mulk : 5 ) Ayat-ayat ini dan yang semisalnya mengisyaratkan akan luasnya alam raya ciptaan Alloh. yaitu sebagai hiasan langit. ber. juga menjadikan gunung. karena menyerahkan nasibnya kepada bintang yang merupakan benda mati sebagaimana yang kita keta-hui bersama.net/?p=32 Ketika Alloh ta‟ala menciptakan langit. sebagaimana firman Alloh ta‟ala : . padahal selama kita masih menjumpai adanya bintang berarti kita masih berada di kolong langit dunia. kemudian Alloh menghamparkan bumi. Teropong tercanggih yang dimiliki oleh manusia masih belum mampu melampaui berjuta gugusan bintang dan galaxy di langit dunia.arti ia telah keliru dan menyia-nyiakan bagian nasibnya serta membe-bani dirinya pada apa yang ia tidak memiliki ilmu tentangnya. yang demikian adalah ketentuan dari Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. Dia member. bukit dan lembah. Alloh “Dan Dia menjadikan di atas bumi gunung-gunung.logi.

Inilah proses yang benar.kan bangunannya dan menyempurnakannya.kan malamnya gelap gulita dan menjadikan siangnya terang ben derang. tetapi juga tidak mengingkari.ngimani. Di antara hikmah dari kisah-kisah ini yaitu : 1. jin dan manusia. juga sebagai alat untuk merajam syetan yang sedang men curi berita dari langit. diciptakan dengan suatu tujuan yang jelas. bukan sekedar iseng atau main-main.lak-balik. 6. . Dalam menerima kabar isroiliyyat kita perlu hati-hati.benaran. Setiap kabar isroiliyyat yang sesuai dengan Al-Qur‟an dan Al-Hadits maka kita boleh mengambilnya. Proses penciptaan bumi pasca penciptaan langit digambar kan dalam ayat yang lain : . sehingga sebelum menciptakan makhluk yang akan menghuni bumi. dan seba-gainya sementara matahari dan bintang-bintang belum tercipta ? Inilah di antara contoh penyimpangan dalam Bible yang selain bertentangan dengan Al-Qur‟an dan Al-Hadits yang shohih. Sementara yang tidak bertenta.ciptakan segala sesuatu yang pasti akan dibutuhkan oleh penghuninya kelak. . 5. An-Nazi‟at : 27 – 33 ) Ayat-ayat tersebut memberitakan kepada kita tentang peristiwa penghamparan bumi dan penciptaan segala macam bentuk yang nantinya bakal dibutuhkan oleh para penghuninya. Setelah itu. selain itu juga tidak dapat diterima oleh akal sehat. . Semua itu untuk kesenanganmu dan hewan-hewan ternakmu. Karena kadar kemung. “Apakah kamu yang lebih sulit penciptaannya ataukah langit ? Padahal Dia-lah Yang telah membangun langit. [ „Abdulloh A. Dengan demikian kita akan se lamat dari membenarkan kedustaan atau pun mendustakan ke. 3. . juga tidak dapat diterima oleh akal yang sehat. Sedangkan proses yang diceritakan di dalam Bible dalam Kitab Kejadian adalah tidak benar dan terbo. Dia menghamparkan bumi. Darwanto ] .yaitu proses penciptaan bumi secara keseluruhan adalah 4 hari dengan perincian : 2 hari sebelum penciptaan langit dan 2 hari setelah penciptaan langit. ada malam dan siang. maka wajib untuk tawaqquf atau bersikap diam. Dia meninggi. terlebih dahulu Dia men.” ( Qs. Betapa Alloh Maha Pengasih. Ba gaimana mungkin ada tanaman.ngan namun tidak pula dibenarkan oleh Al-Qur‟an dan Al-Hadits.kinan benar dan salahnya sama. Dia keluarkan air dan tumbuh-tumbuhan dan Dia pancangkan gunung-gunung. 4. Sedangkan yang bertentangan wajib untuk ditolak karena telah pasti kepalsuannya sebagaima na cerita-cerita dalam Bible. Dalam kisah ini dapat difahami bahwa tumbuhan lebih dahulu tercipta dan menghuni bumi sebelum hewan. Bintang-bintang di langit selain sebagai hiasan langit.Semua ciptaan Alloh 2. Dia pun menjadi. . tidak me. Dibolehkan mengambil petunjuk jalan dengan melihat ke pada posisi rasi-rasi bintang di langit.

hadits harus diuji terlebih dahulu dengan Al Quran.Benarkah?Ayat mana yang menjelaskan ikan tersebut?Apabila yang menjadi sandaran adalah hadits. “.Penciptaan Alam (1) ttg Kronologi Penciptaan http://isyfatihah.‟ (Yasin 82) Kalimat „kun fayakun” pula yang berlaku dalam penciptaan alam semesta termasuk bumi dan seisinya serta bintang-bintang dan benda-benda angkasa yang sekarang berada di posisi terluar alam semesta.maka akan tampak bahwa langit dan bumi diciptakan bersamaan hanya saja bumi ditekankan lebih dahulu untuk diproses.ketahuilah.. unsur pembentuk bintang. “Memisahkan” berarti telah dipilih bahan-bahan untuk penciptaan baru seperti unsur pembentuk minyak. Bentuknya mungkin bulat karena bulat adalah bentuk umum benda-benda angkasa dan karena bentuk bulat bisa mengembang membentuk ruang ke segala arah dengan jarak yang sama Dan mungkin juga sesuatu yang padu tersebut adalah kabut juga? Bagaimana cara “memisahkan keduanya”? . Terjadi banyak tafsiran tentang ayat-ayat Al Quran yang berkaitan dengan penciptaan.artinya ada karena diciptakan Allah Yang Maha Pencipta.alam semesta berada di atas punggung ikan.keluarga dan pengikutnya “Sesungguhnya perintahNya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya. “Allah lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya dalam enam masa.logam dan segala macam bahan tambang termasuk biji-biji tumbuhan.bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu. Kemudian.”Jadilah!”.oksigen dan berbagai unsur lainnya.Dan sebenarnya hal tersebut adalah sesuatu yang wajar karena manusia tidak akan pernah berhenti belajar dan pengetahuan akan terus berkembang.com/2011/02/penciptaan-alamini-cuma-teori.blogspot.Bahkan sekarang pun masih ada orang yang mengatakan bahwa menurut Islam.kemudian Kami pisahkan antara keduanya...Kalimat tersebut bukanlah berarti tiba-tiba jadi tetapi berkaitan dengan proses dengan tujuan manusia mampu belajar dan mengambil hikmah dari proses tersebut.html Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan dan yang mereka katakan Sholawat atas Rasulullah saw.” (Al Anbiya‟ 30). Jika dibaca lebih teliti..” (As Sajdah 4) “Yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya dalam enam masa..Apalagi hanya pendapat ulama meski ulama-ulama tersebut kualitas iman telah teruji.. Pada masa waktu dan ruang belum ada jadi kita tidak tahu berapa besar dan bagaimana bentuk dari suatu yang padu sebagai cikal bakal langit dan bumi itu.Maka terjadilah. Allah berfirman . Lalu sesuatu yang utuh dipisahkan oleh suatu kehendak Sang Pencipta karenanya dikatakan “Kami memisahkan keduanya”..” (Al Furqaan 59) Jadi pada awalnya langit dan bumi beserta tujuh lapisan masing-masing adalah sesuatu yang utuh.

(begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu.. yang mungkin sebagai awal dari proses pembentukan bumi ini. Atau dengan suatu cara yang memang hanya Allah yang mengetahuinya. unsur pembentuk bintang. Yang dimaksudkan dalam ayat tersebut dalam frasa “sittati ayyam” (enam hari) bukanlah waktu/periode/masa antara setelah maghrib dengan maghrib berikutnya (24 jam) atau waktu dari terbit fajar hingga terbenam matahari yang ada di bumi sekarang karena kedua waktu ini ada setelah terbentuknya bumi sedangkan bumi. jadi darimana asal al yaumu = hari (dengan standar 24 jam) ??? Bisakah fii sittati ayyam diartikan enam tahap?Entahlah. Untuk melepaskan material/energi magma.” (An-Naml : 88). Allah berfirman .oksigen dan berbagai unsur lainnya) yang kemudian membentuk suatu inti bumi berupa cairan/larutan bertemperatur tinggi sampai dengan terjadinya pembekuan..maka pada titik didih air akan keluar gelembung2 udara yang jika kita tidak membuka tutup panci/tungku maka akan terlihat bergetar karena sebab gelembung2 tadi) yang dihasilkan dan akan meledak pada tingkat kejenuhan tertentu di dalam dapurnya (mungkin istilahnya dapur magma).logam dan segala macam bahan tambang termasuk biji-biji tumbuhan.... kamu sangka dia tetap di tempatnya.sesuai ayat diatas belum terbentuk dan matahari belum ada.Jika tidak maka akan terjadi guncangan2 (seperti jika kita merebus air.menjadi sebab larutan yang bertemperatur tinggi tetap pada suhu tinggi dan tersimpan di perut bumi. “Dia meletakkan gunung-gunung di bumi supaya bumi tidak mengguncangmu” (Lukman 10) “Gunung sebagai pasak” (An Naba 7) Tidak disebutkan secara jelas si Al Quran tentang bahan pembentuk bumi.jika sudah menyangkut suhu tinggi. pasti akan menghasilkan zat2 (sebut saja magma) dan magma membutuhkan alat untuk melepaskan energi yang melekat padanya. Al-yauma maknanya menunjukkan suatu waktu/masa/periode apa saja. “Patutkah kamu kafir kepada yang menciptakan bumi dalam dua masa.Allah memancangkan gunung (bukit) sebagai pasak untuk ..sementara cukup pada enam masa/periode saja.” “.Sementara ini kita berasumsi saja bahwa bumi pada mulanya adalah asap/kabut (yang sudah mengandung unsur pembentuk minyak.” (Fushilat 9-10) “Dan kamu lihat gunung-gunung itu...lantas Allah menancapkan gunung-gunung sebagai jalan keluar material/energi. Disebutkan bahwa “””matahari dan bulan berjalan pada garis edar”” serta kata2 terbit dan tenggelam= menunjukkan bahwa bumi itu bulat dan berputar karena bumi juga bagian dari alam semesta yang berarti pula bahwa bumi adalah benda angkasa. atau dengan cara apa saja yang dapat kita perkirakan.larutan bertemperatur tinggi membeku menjadi tanah yang meliputi seluruh permukaan bumi. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. Dalam enam masa yang bahasa Arabnya adalah fii sittati ayyam harus dipahami bahwa alayyamu adalah bentuk jamak dari kata al-yaumu. Bisa jadi bukan dengan suatu ledakan besar tapi diuraikan dengan kecepatan tertentu hingga keduanya terpisah (bukan diaduk)..Ada teori Big Bang hanya saja ledakan itu sifatnya tidak terkontrol dan acak padahal dalam ayat tersebut disebutkan adanya “memisahkan” yang berarti ada kehendak yang sengaja dan terencana.. padahal ia berjalan sebagaihal jalannya awan. Perputaran yang dilakukan bumi. Dengan berlalunya waktu yang panjang .Apapun itu.Dia menentukan kadar makanan penghuninya dalam empat masa.mungkin...

Perpanjangan ini tidak lain adalah saluran yang menghubungkan dapur magma dengan bibir gunung api.planet.menjadikan tujuh langit dalam dua masa dan Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya.kemudian muncul lagi mengalir hingga membentuk sungai dan kembali ke laut..tumbuh dan berbuah sesuai kehendakNya.Kata "menghiasi" berarti yang dimaksud telah ada..(Fushilat 11-12) “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan gugusan bintang-bintang.Dia tundukkan matahari dan bulan masing-masing berjalan sampai pada waktu yang ditentukan.”(Az Zumar 21) “Sesudah itu bumi dihamparkanNya” “Ia memancarkan darinya mata air dan tumbuh-tumbuhan” (An Nazi‟at 30-31) “Kami turunkan dari awan air yang tercurah” (An Naba‟ 14) Setelah itu matahari dan bulan bekerja.. Dengan kata lain.Selesaikah penciptaan langit?Belum..Sehingga di bumi mulai mengenal waktu 1 hari = 24 jam.”(Al Hijr 16) Kemudian “Kami jadikan pelita yang terang” (An Naba‟ 13) “Maha Suci Allah yang menjadikan di langit gugusan bintang dan menjadikan matahari dan bulan yang bercahaya” (Al Furqan 61) “.) “Apakah kamu tidak memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah menurunkan air dari langit maka diaturnya sumber-sumber air di bumi. Kata”menuju” bukan berarti bahwa langit belum ada.bulan.Bumi .karena masih ada lapisan-lapisan berikutnya (yang kita ketahui berbeda dimensi dengan kita).Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang cemerlang.secara logika bahwa yang pertama kali diciptakan untuk langit adalah langit pertama untuk ditempatkannya matahari..Berulang-ulang sehingga seluruh kubangan (laut.”.Allah menurunkan hujan untuk pertama kalinya ke bumi.Selesaikah penciptaan bumi?Belum.Semua beredar seperti kehendakNya.akan tetapi bermaksud ke arah penyempurnaan.oksigen.Karena waktu itu belum ada air. Dan bintang-bintang mulai dapat dimanfaatkan sebagai petunjuk arah baik di darat maupun di laut.Tumbuh-tumbuhan mulai bertunas.meteor dan gugusan bintang terdekat (yang bisa dilihat oleh mata biasa).karena masih berkembang (saya yakin alam semesta masih berkembang karena tidak ada ayat Al Quran yang menjelaskan bahwa Allah berhenti mencipta.keseimbangan Menyeimbangkan tekanan pada lempengan bumi berarti gunung mempunyai bagian yang tertanam jauh ke bawah yang tak kalah besarnya dengan yang tampak di permukaan...Belum...asteroid. “Kemudian Dia menuju langit dan langit saat itu masih berupa asap” “.danau dan lainnya) terisi.komet. dan tumbuh-tumbuhan dan sampai sekarang bumi juga masih berputar dan gunung masih meletus.”(Lukman 29) “Dia menjadikan malamnya gelap gulita dan siangnya terang” (An Nazi‟at 27-29) Dari firman Allah diatas.Air meresap ke dalam tanah... gunung-gunung menggenggam lempenganlempengan kerak bumi dengan memanjang ke atas dan ke bawah permukaan bumi pada titik-titik pertemuan lempengan-lempengan ini sehingga memancangkan kerak bumi dan menghindarkan dari terombang-ambing di atas lapisan magma atau di antara lempenganlempengannya.

Dia memberkahinya ==memberkahi bumi== dan Dia menentukan kadar makanan-makanan (penghuninya) dalam empat masa.anda berada di tempat tertinggi kemudian matahari terbit dan cahaya terlihat jelas mulai menyinari benda-benda di bumi?Seperti dihamparkan?Indah bukan di masa itu? Tetapi jika ditinjau dari ayat-ayat yang berkaitan dengan orbit dan tempat matahari terbit dan tenggelam serta bulan yang terkadang tampil separuh wajah ---kalau anda mau berpikir pasti setuju apabila Allah menyatakan bumi itu bulat tapi tersirat--.Kok tidak bulat?Lho..memuliakan imam manusia yaitu Rasulullah saw sebagai rahmat bagi seluruh alam.” Karena sejalan dengan kehendakNya yaitu .(Penjelasan itu sebagai)jawaban bagi orang-orang yang bertanya.Pada masa ke tujuh terjadilah .proses penciptaan bumi masih belum selesai ketika Allah menuju penciptaan langit.yaitu persiapan kampung Akhirat.dihamparkan?Oh tentu. Saya berpikir jika matahari lebih dahulu ada apakah sinar matahari akan mempengaruhi proses pembentukan daratan? Sedangkan pada frasa kata “. Menilik “.maka tidak heran bila ada yang berpendapat bahwa bumi adalah lebih dahulu diciptakan daripada matahari. Setelah bumi telah kondusif untuk dihuni maka Allah menciptakan makhluk hidup sesuai dengan kebutuhan manusia.Bayangkan saja..memuliakan manusia sebagai khalifah 3.. “Pada hari Kami gulung langit seperti menggulung lembaran kertas” (Al Anbiya 104) Maka proses penciptaan langit dan bumi akan selesai dan Allah akan memulai penciptaan baru.Bahkan sampai saat ini pun proses penciptaan langit dan bumi serta yang berada di antara keduanya masih belum selesai.. 2.langit dan bumi . Memperhatikan apa yang tercantum pada Fushilat 9-12.langit dan bumi.permadani yang DIHAMPARKAN oleh Sang Pencipta.” yang merupakan rangkaian kata dan sering diulang setiap bagian kalimat penciptaan langit dan bumi (menempatkan langit sebagai kata pertama) tak salah juga bila ada yang berpendapat bahwa matahari adalah yang pertama diciptakan. Ternyata alam semesta yang demikian luas hanya seperti kertas.kan kita lihat dari atas gunung.. hanya saja Allah menghendaki agar manusia tidak bosan untuk belajar dan mengambil hikmah/pelajaran di balik penciptaan langit dan bumi..kita lihat dari awan.. Patut diingat.Akan tetapi meski hal menciptakan langit adalah sangat mudah bagiNYA.karena pasti menjadi pemandangan yang indah.” adalah untuk menunjukkan bahwa menciptakan langit adalah lebih sulit dibandingkan bumi dan manusia (Allah menghendaki kita untuk membandingkan penciptaan manusia dan langit). 1.karpet.. . Secara pribadi saya memilih pendapat pertama karena pada ayat 10 terdapat kalimat “.menciptakan jin dan manusia hanya untuk beribadah.

com/2011/06/03/proses-penciptaan-alam-semesta/ Proses terciptanya atau lahirnya alam semesta memang selalu menjadi hal yang menarik untuk diperdebatkan selama ribuan tahun. Artikel ini juga akan menjawab apakah benar pernyataan Albert Einstein yang menyatakan bahwa agama masa depan adalah agama kosmis. terutama agama Budha dan Islam. kemudian tercipta beragam teori tentang penciptaan alam semesta. Berawal dari pertanyaan sederhana itu. dimana dalam artikel ini akan dijelaskan secara singkat teori-teori yang ada mengenai Proses Penciptaan Alam Semesta. Menurut teori ini. alam tidak memiliki awal maupun akhir. baik teori-teori dalam IPTEK maupun teori-teori yang berkembang dalam ajaran agama.wordpress. manusia juga termasuk alam.Proses Penciptaan Alam Semesta http://agamadaniptek. termasuk Ludwig Freuerbach (18041872). Materialisme adalah aliran yang memandang bahwa segala sesuatu adalah realitas. alam semesta sudah ada sejak waktu yang tak terbatas. Materialisme merupakan salah satu aliran dalam ilmu filsafat yang dikembangkan oleh para filosof Yunani Kuno. Namun tahukah anda bagaimana sebenarnya ajaran agama memandang hal ini? Bagaimana pula Ilmu Pengetahuan Modern ( IPTEK ) dalam menjawab hal ini? Dan bagaimana kaitan antara agama dan IPTEK mengenai proses ini? Artikel berikut mencoba untuk menjawab ketiga pertanyaan sederhana di atas. Menurut penganut paham materialisme. Menurut pendapatnya. manusia dari masa ke masa selalu mempertanyakan proses penciptaan alam semesta. . Di antara beragam teori itu. Kaum materialis juga mengingkari adanya the ultimate nature of reality (realitas tertinggi atau Yang Mutlak). Dia menganggap bahwa jiwa ada setelah materi. yang paling dikenal adalah teori Materialisme dan Teori Ledakan Besar (Big Bang Theory). Teori ini juga menyakini bahwa alam semesta tidak diciptakan. ==================================================================== PROSES PENCIPTAAN ALAM SEMESTA MENURUT ILMU PENGETAHUAN MODERN ( IPTEK ) Sejak dahulu kala. Teori ini diagung-agungkan para materialis di abad ke-19. Mereka menganggap bahwa doktrin alam semesta yang digambarkan oleh sains merupakan materialisme sederhana. dan realitas seluruhnya adalah materi belaka. jadi psikis manusia merupakan salah satu gejala dari materi yang ada. yaitu agama Budha? Mari kita mencari kebenaran dengan membuka Hati dan Pikiran kita…… Selamat membaca dan semoga bermanfaat. hanya alamlah yang ada. Segala sesuatu dalam alam semesta hanyalah peristiwa kebetulan atau ketidaksengajaan dan bukan merupakan hasil dari sebuah rancangan atau visi yang disengaja. tetapi ada dengan sendirinya.

Seiring ditemukannya fakta tentang terjadinya Ledakan Besar oleh seorang Ahli Astronomi Amerika bernama Edwin Hubble pada 1929. Teori materialisme yang sempat diagung-agungkan para filsuf dan ilmuwan Barat dipatahkan oleh Teori Ledakan Besar (Bing Bang Theory). dan Brahmajala Sutta. Tetapi di bawah ini hanya uraian dari Agganna Sutta yang akan diterangkan. tetapi banyak. ==================================================================== PROSES PENCIPTAAN ALAM SEMESTA MENURUT BUDHA Konsep tentang kejadian bumi dan manusia menurut agama Buddha agak unik. materialisme modern. tepatnya pada tahun 1948 seorang peneliti bernama George Gamov berpendapat. karena luar biasa seragam. dua orang peneliti bernama Arno Penzias dan Robert Wilson menemukan sisa radiasi dari Ledakan Besar berupa radiasi latar belakang kosmik. Kalau alam semesta itu memiliki permulaan. yakni. Kejadian bumi dan manusia di bumi diuraikan oleh Sang Budha dalam Agganna Sutta. Beberapa puluh tahun kemudian. Tak lama setelah itu. Ternyata radiasi ini merupakan gema dentuman besar. serta materialisme dialektis/historis. kebenaran Teori Ledakan Besar pun semakin kokoh. Di alam semesta ini bukan hanya ada bumi ini. Teori Ledakan Besar mengungkapkan bahwa alam semesta termasuk bumi dan isinya itu terbentuk dari sebuah ledakan besar.Kaum materialis menyatakan bahwa para filosof tidak dapat menambah. Penemuan ini merupakan bukti terjadinya peristiwa Big Bang. Radiasi ini tidak seperti apapun yang berasal dari seluruh alam semesta. Hanya dalam hitungan menit. . Radiasi ini tidak dibatasi dan tersebar merata di seluruh jagad raya. Paham materialisme ini memiliki beberapa aliran. dan mereka muncul bukan karena kemauan satu makhluk tertentu. seharusnya ada sisa-sisa radiasi dari hasil big bang. Ini bukti yang ditemukan dari penelitian yang panjang. Jika alam semesta tidak memiliki awal. maka tentu saja ada yang menciptakannya yakni Tuhan. yang merupakan penjelasan ilmiah bagi fakta bahwa alam semesta diciptakan dari ketiadaan. Teori ini menyatakan adanya “awal atau permulaan” pada alam semesta yang disebabkan oleh Big Bang. Sejumlah bukti lainnya yang menunjukkan alam semesta berasal dari sebuah ledakan besar adalah terdapatnya kandungan Hidrogen dan Helium yang tersebar di seluruh jagat raya. seharusnya Hidrogen telah menghilang dari alam semesta ini diakibatkan perubahan atom Hidrogen menjadi atom Helium. National Aeronautics and Space Administration (NASA) meluncurkan sebuah satelit yang dilengkapi dengan instrumen sensitif Cosmic Background Emission Explorer (COBE) ke luar angkasa guna mendeteksi radiasi latar belakang kosmik yang ditemukan oleh Arno Penzias dan Robert Wilson. Digha Nikaya. Pada tahun 1989. (COBE) mampu menemukan radiasi latar belakang kosmik. Akhirnya para ilmuwan di dunia mengakui kebenaran bahwa alam semesta lahir dari sebuah ledakan besar yang tentu saja diciptakan keberadaannya. dalam arti memperbaiki pengertian materi yang bersifat deskriptif yang diberikan para ilmuwan pada masa hidupnya. Manusia yang muncul pertama kali di bumi kita ini tidak seorang. Telah banyak bumi yang muncul dan hancur (kiamat). materialisme lama. Sang Pencipta semesta alam. Berkat penemuan itu baik Arno Penzias dan Robert Wilson dihadiahi Nobel untuk penemuan besar mereka.

Mereka menikmati. ketika dunia ini mulai terbentuk kembali dan ketika hal ini terjadi makhluk-makhluk masuk di Abhassara ( alam cahaya ). memiliki tubuh yang bercahaya.. Vasettha. setelah suatu masa yang lama sekali. Makhluk-makhluk lainnya mengikuti contoh perbuatannya. maka tubuh mereka menjadi padat. demikianlah warna tanah itu. terdapat suatu saat. cahaya tubuh makhluk-makhluk itu lenyap. memiliki tubuh bercahaya. Vasettha. tanah dengan sarinya muncul keluar dari dalam air. manisnya seperti madu tawon murni…. Biasanya terlahir kembali di sini sebagai manusia. selanjutnya makhluk-makhluk itu menikmati sari anah. Mereka hidup demikian dalam masa yang lama sekali. Tidak ada matahari atau bulan yang nampak. mencicipi sari tanah itu dengan jari-jari…. Kemudian. cepat atau lambat. Sama seperti bentuk-bentuk buih ( busa ) di permukaan nasi susu masak yang mendingin. terdapat suatu saat. tidak ada bintang-bintang maupun konstelasi-konstelasi yang kelihatan. melayang-layang di angkasa. Cara tumbuhnya seperti cendawan…. hidup dalam kemegahan. Dan dengan melakukan hal ini. setelah suatu masa yang lama sekali. Laki-laki maupun wanita belum ada. Sebagaian makhluk memiliki bentuk tubuh yang indah dan sebagian makhluk memiliki bentuk tubuh yang buruk.maka sari tanah itupun lenyap…… ……ketika sari tanah lenyap……muncullah tumbuhan dari tanah ( bhumipappatiko ). bintang-bintang ddan konstelasi-konstelasi nampak…. .(seperti di atas ). Vasettha. gelap gulita. cepat atau lambat.…. dan nafsu keinginan masuk dalam dirinya. hidup dengannya. Pada waktu itu ( bumi kita ini ) semuanya terdiri dari air. sama seperti madu tawon murni. memecahkan gumpalan-gumpalan sari tanah tersebut dengan tangan mereka. maka tumbuhan yang muncul dari tanah itupun lenyap. Tanah itu memiliki warna. Demikianlah. dan hal ini berlangsung demikian dalam masa yang lama sekali…. sejauh itu bumi terbentuk kembali. Mereka hidup secara demikian dalam masa yang lama sekali. mendapatkan makanan. Dengan lenyapnya cahaya tubuh mereka. Vasettha. bau dan rasa. Dan ketika hal ini terjadi. hidup dengan tumbuhan yang muncul dari tanah tersebut. Sama seperti dadi susu atau mentega murni.. diliputi kegiuran. dan berlangsung demikian dalam masa yang lama sekali. memakannya.. umumnya makhluk-makhluk terlahir kembali di Abhassara ( alam cahaya ). siang maupun malam belum ada. diantara makhluk-makhluk yang memiliki sifat serakah ( lolajatiko ) berkata : “O. di sana mereka hidup dari ciptaan batin ( mano maya ). mereka yang memiliki tubuh yang indah memandang rendah mereka yang memiliki bentuk tubuh yang buruk…. bulan. demikianlah manis tanah itu. Mereka hidup dari ciptaan batin ( mano maya ). setelah suatu masa yang lama sekali bagi makhluk-makhluk tersebut. cepat atau lambat. dan terwujudlah berbagai macam bentuk tubuh. mereka menjadi sombong dan congkak. melayang-layang di angkasa. makhluk-makhluk itu mulai makan sari tanah. hidup dalam kemegahan. Selanjutnya tumbuhan menjalar ( badalata )muncul….warnanya seperti dadi susu atau mentega murni.. maka ia diliputi oleh sari itu. Makhluk-makhluk hanya dikenal sebagai makhluk-makhluk saja. Siang dan malam…. maka matahari.Vasettha. apakah ini?” Dan mencicipi sari tanah itu dengan jarinya. Dengan mencicipinya. Sementara mereka bangga akan keindahan diri mereka.. demikianlah munculnya tanah itu. Dan karena keadaan ini. Vasettha. Berdasarkan atas takaran yang mereka makan itu.terjadi. diliputi kegiuran. ketika dunia ini hancur.

hal ini telah ditegaskan : “Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia. dan perbedaan bentuk tubuh mereka nampak lebih jelas. dan hal ini berlangsung demikian dalam masa yang lama. Pada sore hari mereka mengumpulkan dan membawanya untuk makan malam. maka tumbuhan menjalar itupun lenyap. hal ini telah termaktub dalam Al Qur‟an : “Sesungguhnya Tuhan kamu adalah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam .” ( QS. mereka melakukan hubungan kelamin. sebagian nampak indah dan sebagian nampak buruk. dengan bulir-bulir yang bersih. dan perbedaan bentuk mereka Nampak lebih jelas.maka tubuh mereka menjadi lebih padat. As – Sajdah ( 32 ) : 4 ) Dan sebagai Pencipta. maka mereka yang memiliki bentuk tubuh indah memandang rendah mereka yang memiliki bentuk tubuh buruk…. harum. demikian terus menerus padi itu muncul. namun tidak tampak karena tertutup oleh cahaya dari makhluk-makhluk. maka pada sore hari padi tersebut telah tumbuh dan masak kembali. Vasettha.Mereka menikmati. dan laki-laki pun sangat memperhatikan keadaan wanita. maka timbullah nafsu indriya yang membakar tubuh mereka. maka tubuh mereka tumbuh lebih padat. Karena mereka saling memperhatikan keadaan satu sama lain terlalu banyak. Vasettha. mendapatkan makanan dan hidup dengan tumbuhan menjalar itu…. maka nampaklah alam semesta ini. Kemudian.” ( QS. sebenarnya alam semesta telah ada dengan sendirinya. Berdasarkan atas takaran yang mereka nikmati dan makan itu. tanpa dedak dan sekam. setelah makhluk-makhluk itu makan sari tanah dan akhirnya cahaya tubuh mereka hilang. Bila pada pagi hari mereka mengumpulkan dan membawanya untuk makan siang. selanjutnya makhluk-makhluk itu menikmati padi (masak) dari alam terbuka. ketika tumbuhan menjalar lenyap…. Al – Hadiid ( 57 ) : 3 ) Dan juga sebagai Pencipta maka Allah SWT adalah berbeda dengan ciptaan-Nya. Dari penjelasan singkat di atas. mendapatkan makanan dan hidup dengan tumbuhan padi tersebut. alam semesta diciptakan dalam 6 hari.muncullah tumbuhan padi ( Sali ) yang masak di alam terbuka. Kemudian wanita sangat memperhatikan tentang keadaan laki-laki. Jadi ajaran Sang Budha tentang Alam Semesta ini dapat kita kategorikan ke dalam Teori Materialisme ==================================================================== PROSES PENCIPTAAN ALAM SEMESTA MENURUT ISLAM Dalam Islam. sesuai firman-Nya : “Dialah Yang Awal dan Yang Akhir. maka tidak ada sesuatu atau apapun sebelum Allah SWT. Dan sebagai akibat nafsu indriya tersebut..Sementara mereka bangga akan keindahan tubuh mereka sehingga sombong dan congkak. hal ini sesuai firman-Nya : “Allah-lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya ………” ( QS. Bagi wanita nampak jelas kewanitaan ( itthilinga ) dan bagi laki-laki nampak jelas kelaki-lakiannya ( purisalinga ). hal ini harus menjadi keyakinan mendasar pada seorang Muslim. pada keesokan paginya padi itu telah tumbuh dan masak kembali. Asy-Syuura ( 42 ) : 11 ) Menurut Islam. dapat kita tarik kesimpulan bahwa menurut agama Budha. Dan karena keadaan ini. seluruh alam semesta merupakan ciptaan Allah SWt.

Peristiwa ini. bulan. terciptalah materi. Fakta ini. bahkan waktu belumlah ada. Sebelum Big Bang. Sebab. beserta dimensi materi dan waktu. dan hanya Allah SWT sajalah yang mengetahui hitungan hari tsb. sehingga kira-kira dapat diuraikan sebagai berikut: Masa I ( Ayat 27 Surah An-Nazi‟at ) : Penciptaan langit pertama kali “Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu. Asy-Syuura ( 42 ) : 11 di atas ). An-Nazi‟at ( 79 ) : 27-33) Pembentukan alam semesta dalam enam masa. yang baru saja ditemukan ahli fisika modern. Jagat raya tercipta dari suatu ketiadaan sebagai hasil dari ledakan satu titik tunggal ( Lihat Persamaan Penemuan ini dengan QS. membentuk keseluruhan alam semesta sekitar 15 milyar tahun lalu.” ( QS. Ayat-ayat berikut dapat menjelaskan secara rinci apa yang dimaksud dalam QS. dan yang hanya mampu diartikan secara metafisik. Jika perhitungan hari yang kita pakai saat ini adalah selama 24 jam. namun perlu diketahui bahwa karena Allah SWT sebagai Sang Pencipta berbeda dengan ciptaan-Nya ( lihat QS. Al-A‟raf ( 7 ) : 54 ) Istilah sittati ayyam ( enam hari/masa) disini memang sering menimbulkan perdebatan antara Muslim dan Non Muslim. di mana materi. Kalangan ilmuwan modern menyetujui bahwa Big Bang merupakan satu-satunya penjelasan masuk akal dan yang dapat dibuktikan mengenai asal mula alam semesta dan bagaimana alam semesta muncul menjadi ada. sering menimbulkan permasalahan. muncul menjadi ada sebagai hasil dari suatu ledakan raksasa yang tejadi dalam sekejap. enam masa tersebut ditafsirkan berbeda-beda. energi. Surat An-Nazi‟at ( 41 ) ayat 27-33 di atas tampaknya dapat menjelaskan tahapan enam masa secara kronologis. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat. dan waktu. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?. . AlAnbiyaa ( 21 ) ayat 30 di atas ) . dan (menumbuhkan) tumbuh-tumbuhannya {31} Dan gunung-gunung dipancangkan-Nya dengan teguh {32} (semua itu) untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu {33}” ( QS. enam periode. AlAnbiyaa ( 21 ) : 30 ) Keterangan yang diberikan Al Qur‟an ini bersesuaian penuh dengan penemuan ilmu pengetahuan masa kini. kemudian Kami pisahkan antara keduanya. diberitakan kepada kita dalam Al Qur‟an 1. Oleh karena itu. Dari sejumlah ayat Al-Qur‟an yang berkaitan dengan enam masa. maka istilah sittati ayyam ( enam hari/masa) ini juga berbeda dengan apa yang ada dipikiran kita. ( QS. Dari kondisi ketiadaan.hari/masa. sebagaimana disebutkan Al-Qur‟an. dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Kesimpulan yang didapat astrofisika saat ini adalah bahwa keseluruhan alam semesta. ”Apakah kamu lebih sulit penciptaanya ataukah langit? Allah telah membinanya {27} Dia meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya {28} dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita. yang dikenal dengan “Big Bang”. Urutan masa tersebut sesuai dengan urutan ayatnya. energi. hingga enam tahapan. dengan mengacu pada beberapa ayat Al-Qur‟an. mulai dari enam hari. lalu Dia bersemayam di atas „Arasy. menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. pembahasan berikut mencoba menjelaskan maksud enam masa tersebut dari sudut pandang keilmuan. Ingatlah. dan menjadikan siangnya terang benderang {29} Dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya {30} Ia memancarkan daripadanya mata airnya.400 tahun lalu. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. dan diciptakanNya pula matahari. maka hal ini berbeda dengan hitungan hari menurut Allah SWT. Al-A‟raf ( 7 ) : 54 tsb. tak ada yang disebut sebagai materi. Maha Suci Allah Tuhan semesta alam”. Bukti dari teori ini ialah gelombang mikrokosmik di angkasa dan juga dari meteorit.

atau kemungkinan lainnya akan mengerut. Deuterium adalah unsur Hidrogen yang massanya . Masa IV ( Ayat 30 Surah An-Nazi‟at ) : Awal mula daratan di Bumi Penghamparan yang disebutkan dalam ayat 30. Jika roti tersebut mengembang maka kismis tersebut pun akan semakin menjauh. Bulan tidak mempunyai inti besi. adalah rasio Deuterium dan Hidrogen pada air laut. Uap air ini kemudian turun sebagai hujan yang pertama. yang sama dengan rasio pada komet. Misalnya kelahiran dan kematian bintang yang terus terjadi.Ketika kita bandingkan penjelasan ayat tersebut dengan berbagai penemuan ilmiah. sumber panas dan semua unsur yang ada di Bumi berasal dari reaksi nuklir dalam inti besinya. Masa V ( Ayat 31 Surah An-Nazi‟at ) : Pengiriman air ke Bumi melalui komet Dari ayat 31 di atas. sehingga terjadi siang dan malam. Dengan menggunakan perhitungan efek doppler sederhana. Unsur hidrogen yang dibawa komet kemudian bereaksi dengan unsur-unsur di Bumi dan membentuk uap air. hanya ukurannya lebih kecil. Mengembangnya alam semesta sebenarnya adalah kelanjutan big bang. Prosesnya sama seperti pembentukan galaksi seperti di atas. menunjukkan bahwa alam ini tidak serta merta terbentuk. penemuan-penemuan ini belumlah terjadi sebelum abad ke-20. Alam semesta ini dapat terus mengembang. Ibaratnya sebuah roti kismis yang semakin mengembang. Jadi. Jadi. kira-kira sebesar orbit Neptunus. unsur-unsur di Bulan berasal dari Bumi. Seperti halnya matahari. Unsur kimianya pun mirip dengan kerak bumi. Lain halnya dengan Bulan. melainkan dalam proses yang terus berlangsung. Masa II ( Ayat 28 Surah An-Nazi‟at ) : Pengembangan dan penyempurnaan Dalam ayat 28 di atas terdapat kata ”meninggikan bangunan” dan ”menyempurnakan”. Yang sungguh menarik lagi. Lontaran ini terjadi karena Bumi bertumbukan dengan suatu benda angkasa yang berukuran sangat besar (sekitar 1/3 ukuran Bumi). darimana datangnya air? Air diperkirakan berasal dari komet yang menumbuk Bumi ketika atmosfer Bumi masih sangat tipis. Pembentukan tata surya diperkirakan seperti pembentukan bintang yang relatif kecil. yaitu sekitar 13.7 miliar tahun. Bukti bahwa air berasal dari komet. Jadi. akan kita pahami bahwa keduanya benar-benar bersesuaian satu sama lain. Masa III ( Ayat 29 Surah An-Nazi‟at ) : Pembentukan tata surya termasuk Bumi Surat An-Nazi‟ayat 29 menyebutkan bahwa Allah menjadikan malam yang gelap gulita dan siang yang terang benderang. Ayat tersebut dapat ditafsirkan sebagai penciptaan matahari sebagai sumber cahaya dan Bumi yang berotasi. Jadi. Berdasarkan fakta-fakta tersebut. pada dasarnya big bang bukanlah ledakan dalam ruang. sehingga galaksi-galaksi saling menjauh dan langit terlihat makin tinggi. ayat ini menunjukan evolusi Bumi dari tidak ada air menjadi ada air. dimana kismis tersebut dianggap sebagai galaksi. melainkan proses pengembangan alam semesta. dapat diperkirakan berapa lama alam ini telah mengembang. Masa III hingga Masa IV ini juga bersesuaian dengan Surat Fushshilat ( 41 ) ayat 9 yang artinya. dapat diartikan bahwa di Bumi belum terdapat air ketika mula-mula terbentuk. “Katakanlah: „Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagi-Nya?‟ (Yang bersifat) demikian itu adalah Rabb semesta alam”. Sedangkan kata ”menyempurnakan”. disimpulkan bahwa Bulan adalah bagian Bumi yang terlontar ketika Bumi masih lunak. Kata ”meninggikan bangunan” dianalogikan dengan alam semesta yang mengembang. dapat diartikan sebagai pembentukan superkontinen Pangaea di permukaan Bumi. bukan akibat reaksi nuklir pada Bulan itu sendiri.

Gunung-gunung terbentuk dari interaksi antar lempeng ketika superkontinen Pangaea mulai terpecah. maka empat masa tersebut dapat dikorelasikan dengan empat masa dalam Surat Fushshilat ( 41 ) ayat 10 yang berbunyi. “Allah telah menciptakan bumi pada hari Sabtu. maka setelah air terbentuk. Rasulullah memegang tangan Abu Hurairah. Teuku Abdullah Sanny. Ir. menciptakan hal-hal yang tidak disukai pada hari Selasa. disebutkan ”…gunung-gunung dipancangkan dengan teguh. ”Dan dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Proses detail terbentuknya gunung dapat dilihat pada artikel sebelumnya yang ditulis oleh Dr. gunung-gunung terbentuk setelah penciptaan daratan. Jika diurutkan dari Masa III hingga Masa VI. terciptalah hewan dan akhirnya manusia sebagaimana disebutkan dalam ayat 33 di atas. Kemudian.Sc tentang fungsi gunung sebagai pasak bumi. usia manusia relatif masih sangat muda dalam skala waktu geologi. sebagai penciptaan terakhir pada saat terakhir hariJum’at antara Asar dan malam” (Hadits Muslim dan Ahmad) . (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya”. Karena semua kehidupan berasal dari air. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni)nya dalam empat masa. sejak kemunculan alam semesta hingga terciptanya manusia. menyebarkan bintang-bintang di bumi pada hariKamis dan menciptakan Adam pada hari Jum’at setelah Asar. pembentukan air dan munculnya tumbuhan pertama. menciptakan cahaya pada hariRabu. Masa VI ( Ayat 32-33 Surah An-Nazi‟at ) : proses geologis serta lahirnya hewan dan manusia Dalam ayat 32 di atas. kehidupan pertama berupa tumbuhan bersel satu pun mulai muncul di dalam air. M. Jadi. Demikianlah penafsiran enam masa penciptaan alam semesta dalam Al-Qur‟an.Eng. setelah gunung mulai terbentuk. lalu bersabda.menciptakan gunung itu pada hari Ahad.lebih berat daripada Hidrogen pada umumnya.” Artinya. menciptakanpohon pada hari Senin.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful