Waktu : 8 x 45 Menit (Keseluruhan KD)
Kompetensi Dasar :
4.1. Mendeskripsikan pengertian, pentingnya, dan sarana-sarana hubungan internasional bagi suatu negara. 4.2. Menjelaskan tahap-tahap perjanjian internasional. 4.3. Menganalisis fungsi Perwakilan Diplomatik. 4.4. Mengkaji peranan organisasi internasional (ASEAN, AA, PBB) dalam meningkatkan hubungan internasional. 4.5. Menghargai kerja sama dan perjanjian internasional yang bermanfaat bagi Indonesia.

Standar Kompetensi :
4. Menganalisis
hubungan Internasional dan Organisasi Internasional

Waktu : 4 x 45 Menit
Standar Kompetensi :
Menganalisis hubungan Internasional dan Organisasi Internasional Kompetensi Dasar :
4.1. Mendeskripsikan pengertian, pentingnya, dan sarana-sarana hubungan internasional bagi suatu negara. 4.2. Menjelaskan tahap-tahap perjanjian internasional.

 Mengklasifikasikan penggolongan. tahap-tahap dan hal-hal penting dalam pembuatan perjanjian internasional.(Indikator) Hasil Yang Diharapkan : Menguraikan pengertian hubungan internasional.   .  Menjelaskan berlaku dan berakhirnya perjanjian internasional serta jenis-jenis perjanjian internasional. istilah-istilah. Mendeskripsikan arti penting dan sarana-sarana hubungan internasional bagi suatu negara.  Menguraikan pengertian perjanjian internasional.

Internasional Perjanjian Internasional (Penggolongan. Internasional Para Ahli Arti Penting Sarana-sarana Umum dan Para Ahli HUBUNGAN DAN PERJANJIAN INTERNASIONAL Hubungan Internasional Pengertian Hub. Hal-hal penting. Istilahistilah. Tahap-tahap. Berlaku dan berakhirnya. serta Jenis-jenisnya).Renstra RI Pengertian Hub. .

. • Studi tentang peristiwa internasional (The Studi of Forcight Affair). • Organisasi Administrasi Internasional (International Organitation of Administration). Pengertian Renstra. • Hukum Internasional (International Law). antara lain : • Politik internasional (International Politics). hubungan internasional adalah hubungan antar bangsa dalam segala aspeknya yang dilakukan oleh suatu negara untuk mencapai kepentingan nasional negara tersebut. Hubungan Internasional a.1. Komponen-komponen yang harus ada dalam hubungan internasional.

hubungan internasional mrp bagian dari ilmu politik dan karena itu komponen-komponen hubungan internasional meliputi politik internasional. merupakan studi tentang interaksi antara jenis kesatuan-kesatuan sosial tertentu (negara. organisasi dan administrsi internasional dan hukum internasional. Tygve Nathiessen. Charles A. Clelland. . hubungan internasional. 3. 2. hubungan internasional adalah studi tentang keadaan-keadaan relevan yang mengelilingi interaksi.Beberapa pengertian menurut para ahli : 1. bangsa maupun organisasi negara sepanjang hubungan bersifat internasional). MC. termasuk studi tentang keadaan relevan yang mengelilingi interaksi. Warsito Sunaryo.

mrp salah satu hubungan kerjasama yang mutlak diperlukan.b. Arti Penting Hubungan Internasional  Faktor internal. kekhawatiran terancam kelangsungan hidupnya. c.  Faktor eksternal . karena tidak ada satu negarapun di dunia yang tidak bergantung kepada negara lain. Suatu negara tidak dapat berdiri sendiri. Mewujudkan tatanan dunia baru yang damai dan sejahtera. a. . Untuk membangun komunikasi lintas bangsa dan negara. Hubungan antar negara. b.

Memacu pertumbuhan ekonomi setiap negara. Menciptakan keadilan dan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyatnya. Menciptakan saling pengertian antar bangsa dalam membina dan menegakkan perdamaian dunia. kekurangan & kepentingan berbeda Didasari atas sikap saling menghormati & menguntungkan. 3.Lanjutan …………. . Perlu melakukan hubungan dan kerjasama internasional Setiap negara memiliki kelebihan. 2. dengan tujuan : 1.

dan • Letak Geografis.Lanjutan …………. . Sarana penting dalam membangun hubungan internasional Faktor-faktor penentu : • Kekuatan Nasional • Jumlah Penduduk. Asas-Asas :  Asas Teritorial  Asas Kebangsaan  Asas Kepentingan Umum • Sumber Daya.

hampir semua negara berkembang maupun negara maju telah mengadakan hubungan kerja sama dengan negara lain NEGARA MAJU A B NEGARA BERKEMBANG C NEGARA TERBELAKANG . Semakin majunya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang cepat.Lanjutan ………….

. Bagi bangsa Indonesia hubungan kerjasama antar negara merupakan jalinan antar negara yang mengacu pada beberapa landasan hukum :  Pembukaan UUD 1945 alenia IV  Pasal 1 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)  Perjanjian internasional (traktat = treaty)  Deklarasi Juanda 13 Desember 1957 yang diakui PBB pada tanggal 10 Desember 1982 dan disahkan oleh pemerintah Indonesia dengan UndangUndang No.Lanjutan …………. 17 Tahun 1985 tentang Hukum Laut.

...... dilanjutkan penugasan dengan menjawab pertanyaan sebagai berikut : 1............................................... a..Penugasan Praktik Kewarganegaraan 1 Setelah mempelajari materi-materi tentang : Pengertian............................... ................ Menurut Hugo de Groot............................. Asas persamaan derajat: .................... Kemauan bebas: ................................. bahwa dalam hubungan internasional asas persamaan derajat merupakan dasar yang menjadi kemauan bebas dan persetujuan dari beberapa atau semua negara.............................. b...................... Berikan penjelasan singkatnya ! ........ Pentingnya dan Sarana-sarana Hubungan Internasional Bagi Suatu Negara...

...........Lanjutan ………….... dan letak geografis.. 4....... . Dalam pelaksanaan hubungan internasional....................... mengapa dalam mewujudkan hubungan internasional diperlukan adanya asas “pacta sunt servanda” ! ......................... Tuliskan perbedaan dan persamaan mendasar antara negara maju dengan negara berkembang dalam hubungan internasional perihal faktor-faktor penentu “kekuatan nasional” dan “sumber daya” di bawah ini ! Persamaan Perbedaan ..... 2........ terdapat faktor-faktor penentu berupa ....... Beri penjelasan singkat pada kolom di bawah ini kaitannya dengan hubungan internasional ! Jumlah Penduduk Letak Geografis ........ jumlah penduduk............... sumber daya... kekuatan nasional............................. …………………………………………………………………………………………... . ............... 3....... Berikan tanggapan penjelasan...........

Pengertian Hubungan internasional mrp hubungan antar negara. ”Perjanjian internasional merupakan sumber utama dari sumber-sumber hukum internasional lainnya”. .2. Dalam hubungan internasional telah melahirkan hak dan kewajiban antar subyek hukum (negara) yang saling berhubungan. Menurut Pasal 38 ayat (1) Statuta Mahkamah Internasional. pada dasarnya adalah ”hubungan hukum”. Tahap-tahap Perjanjian Internasional a.

Beberapa pengertian yan dikemukakan oleh para ahli :  Prof Dr. Schwarzenberger. Subjek-subjek hukum dalam hal ini selain lembaga-lembaga internasional. Perjanjian internasional dapat berbentuk bilateral maupun multirateral. juga negara-negara.. Mochtar Kusumaatmadja.Lanjutan …………. perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan antar bangsa yang bertujuan untuk menciptakan akibat-akibat hukum tertentu. LL. perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antar negara yang menimbulkan hak dan kewajiban di antara pihak-pihak yang mengadakannya. .  G.M.  Oppenheimer-Lauterpacht. perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antara subjek-subjek hukum internasional yang menimbulkan kewajiban-kewajiban yang mengikat dalam hukum internasional. SH.

Lanjutan …………. yang bertujuan untuk mengadakan akibat-akibat hukum tertentu. setiap subjek pembuat perjanjian hendaknya secara moral dan hukum benarbenar bertanggungjawab terhadap apa yang telah dilakukannya. suatu perjanjian Internasional adalah suatu persetujuan yang dinyatakan secara formal antara dua atau lebih negara-negara mengenai pemantapan. perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan oleh dua negara atau lebih.  Pendapat Accademy of Sciences of USSR. .  Konferensi Wina tahun 1969. Dalam arti etis normatif. perubahan atau pembatasan dari pada hak-hak dan kewajiban mereka secara timbal balik.

b. Penggolongan Perjanjian Internasional Menurut Isinya Menurut Subjeknya KLASIFIKASI PERJANJIAN INTERNASIONAL Menurut Prosesnya Menurut Fungsinya .

Yaitu persetujuan formal yang bersifat multilateral. Persetujuan ini harus dilegalisasi oleh wakilwakil berkuasa penuh (plaenipotentiones). . Nama Traktat (Treaty) Konvensi (Convention) Protokol (Protocol) Uraian Keterangan Yaitu. dan tidak berurusan dengan kebijaksanaan tingkat tinggi (high policy). tik & bidang ekonomi. perjanjian paling formal Perjanjian ini khusus yang merupakan persetujuan mencakup bidang polidari dua negara atau lebih. Istilah-istilah Lain Perjanjian Internasional No 1. Yaitu persetujuan yang tidak Mengatur masalah tamresmi dan pada umumnya tidak bahan penafsiran dibuat oleh kepala negara. Persetujuan Yaitu prjanjian yang (Agreeteknis atau admistratif ment) berifat Agrement tidak diratifikasi karena sifatnya tidak seresmi traktat atau konvensi. 2. 4. klausal-klausal ttn.c. 3.

Lanjutan …………. atau suatu permufakatan. 7. 6. 5. Perikatan (Arrangement) Proses Verbal Piagam (Statute) Yaitu istilah yg digunakan untuk transaksi-transaksi yang bersifat sementara. Piagam itu dapat digunakan sebagai alat tambahan untuk pelaksanaan suatu konvensi (seperti piagam kebebasan transit). Proses verbal tidak diratifikasi. Yaitu catatan-catatan atau kesimpulan konferensi diplomatik. Yaitu himpunan peraturan yang ditetapkan oleh persetujuan internasional baik mengenai pekerjaan maupun kesatuankesatuan tertentu seperti pengawasan internasional yang mencakup tentang minyak atau mengenai lapangan kerja lembaga-lembaga internaional. Perikatan tidak seresmi traktat dan konvensi. .

Yaitu dokumen untuk mencatat persetujuan internasional yang bersifat sementara. terinci. Deklarasi sebagai traktat bila menerangkan suatu judul dr batang tubuh ketentuan traktat. sampai berhasil diwujudkan perjumpaan yang lebih permanen. Deklarasi (Declaration) Yaitu perjanjian internasional yg berbentuk traktat. 8. Modus Vivendi . dan sistematis serta tidak memerlukan ratifikasi. 9.Lanjutan …………. dan dokumen tidak resmi. dan sebagai dokumen tidak resmi apabila merupakan lampiran pd traktat /konvensi. Deklarasi sebagai persetujuan tidak resmi bila mengatur hal-hal yang kurang penting.

nama utusan yang turut diundang. tetapi akhir-akhir ini banyak digunakan. Ketentuan Umum (General Act). 1928. Yaitu ringkasan hasil konvensi yang menyebutkan negara peserta. tentuan umum arbitrasi untuk menyelesaikan scr damai pertikaian internasional th. Yaitu traktat yang dapat bersifat LBB menggunakan keresmi dan tidak resmi. Akibat pertukaran nota ini timbul kewajiban yang menyangkut mereka. 10. pertukaran nota dilakukan oleh wakilwakil militer dan negara serta dapat bersifat multilateral. serta masalah yang disetujui konferensi dan tidak memerlukan ratifikasi. 11. Ketentuan Penutup (Final Act) 12.Lanjutan …………. Biasanya. Pertukaran Nota Yaitu metode yang tidak resmi. .

Pakta membutuhkan ratifikasi. 13. Covenant Yaitu anggaran dasar LBB (Liga Bangsa-Bangsa). Charter Yaitu istilah yang dipakai dalam Misalnya.Lanjutan …………. Pakta (Pact) 15. . pendirian badan yang melakukan fungsi administratif. 14. Atlantic perjanjian internasional untuk Charter. Yaitu istilah yang menunjukkan suatu persetujuan yang lebih khusus (Pakta Warsawa).

Ratifikasi oleh badan eksekutif (biasa dilakukan oleh raja-raja absolut dan pemerintahan otoriter). 2. . 3. Ratifikasi campuran DPR dan Pemerintah (paling banyak digunakan karena peranan legislatif dan eksekutif sama-sama menentukan dalam proses ratifikasi. Tahap-tahap Pembuatan Perjanjian Internasional Tahap-tahap menurut konvensi Wina tahun 1969 :  Perundingan  Penandatanganan  Ratifikasi 1. Ratifikasi oleh badan legislatif (jarang digunakan).d.

Persetujuan untuk mengikatkan diri. Konvensi Wina (tahun 1969) pasal 24 menyebutkan bahwa mulai berlakunya sebuah Perjanjian Internasional adalah sebagai berikut: • Pada saat sesuai dengan yang ditentukan dalam naskah perjanjian tersebut.Lanjutan …………. . ataupun pernyataan menerima (acceptance) dan dapat juga dengan cara pertukaran naskah yang sudah ditandatangani. sangat tergantung pada persetujuan mereka. pernyataan turut serta (accession). ratifikasi. • Pada saat peserta perjanjian mengikat diri pada perjanjian itu bila dalam naskah tidak disebut saat berlakunya. dengan penandatangan. Misalnya.

Hal-hal Penting dalam Proses Pembuatan Perjanjian Internasional Unsur-unsur penting dalam persyaratan adalah : • Harus dinyatakan secara formal/ resmi. . tetapi dengan syarat hanya terikat pada bagian-bagian tertentu yang dianggap membawa keuntungan bagi kepentinganya. tidak berarti mengundurkan diri dari perjanjian (multilateral).e. Jika suatu negara mengajukan persyaratan. atau mengubah akibat hukum dari ketentuan-ketentuan yang terdapat dalam perjanjian itu. dan • Bermaksud untuk membatasi. Negara tersebut masih tetap sebagai peserta dalam perjanjian. meniadakan.

 Teori Pan Amerika. .Lanjutan …………. Teori yang cukup berkembang dalam persyaratan perjanjian internasional :  Teori Kebulatan Suara (Unanimity Principle). Teori ini biasanya dianut oleh organisasi-organisasi negara Amerika. Setiap perjanjian itu mengikat negara yang mengajukan persyaratan dengan negara yang menerima persyaratan. Persyaratan itu hanya sah atau berlaku bagi yang mengajukan persyaratan jika persyaratan ini diterima oleh seluruh peserta dari perjanjian.

dan masalah-masalah lain yang timbul yang perlu sebelum berlakunya perjanjian itu. pernyataan persetujuan suatu negara untuk diikat oleh suatu perjanjian. maka perjanjian mulai berlaku bagi negara itu pada tanggal tsb. cara dan tanggal berlakunya. Berlaku dan Berakhirnya Perjanjian Internasional Berlakunya Perjanjian Internasional : • Perjanjian internasional berlaku pada saat peristiwa berikut ini. perjanjian mulai berlaku segera setelah persetujuan diikat dan dinyatakan oleh semua negara perunding. berlaku sejak saat disetujuinya teks perjanjian itu. • Mulai berlaku sejak tanggal yang ditentukan atau menurut yang disetujui oleh negara perunding. • Bila persetujuan suatu negara untuk diikat oleh perjanjian timbul setelah perjanjian itu berlaku. • Jika tidak ada ketentuan atau persetujuan. kecuali bila perjanjian menentukan lain. • Ketentuan-ketentuan perjanjian yang mengatur pengesahan teksnya. . fungsifungsi penyimpanan. persyaratan.f.

Adanya persetujuan dari peserta-peserta untuk mengakhiri perjanjian itu. Mochtar Kusumaatmadja. DR.. Berakhirnya Perjanjian Intenasional Prof. Adanya perjanjian baru antara peserta yang kemudian meniadakan perjanjian yang terdahulu. 3. 2. mengatakan bahwa suatu perjanjian berakhir karena : 1. 5. Syarat-syarat tentang pengakhiran perjanjian sesuai dengan ketentuan perjanjian itu sudah dipenuhi.H. 4.Lanjutan …………. Masa beraku perjanjian internasional itu sudah habis. Salah satu pihak peserta perjanjian menghilang atau punahnya objek perjanjian itu. Telah tercapai tujuan dari perjanjian internasional itu. S. 7. 6. Perjanjian secara sepihak diakhiri oleh salah satu peserta dan pengakhiran itu diterima oleh pihak lain. .

Perjanjian harus dipatuhi (pacta sunt servada). Wilayah penerapan (teritorial scope).  Penerapan Perjanjian a. Daya berlaku surut (retroactivity). Kesadaran hukum nasional. Perjanjian penyusul (successive treaty). b. . Pelaksanaan Perjanjian Internasional :  Ketaatan Terhadap Perjanjian a.Lanjutan …………. c. b.

dalam prakteknya dilakukan dengan menggunakan tiga metode : 1. Metode dari aliran yang berpegang pada kehendak penyusun perjanjian dengan memanfaatkan pekerjaan persiapan. . Penafsiran Ketentuan Perjanjian.Lanjutan …………. Metode dari aliran yang berpegang pada objek dan tujuan perjanjian. dengan penafsiran menurut ahli yang umum dari kosa-katanya. 2. 3. Metode dari aliran yang berpegang pada naskah perjanjian.

dan • Negara tersebut dikehendaki oleh para peserta.Lanjutan …………. Selat Malaka dan lain-lain). mereka dapat juga terikat. Kedudukan Negara Bukan Peserta Negara bukan peserta pada hakikatnya tidak memiliki hak dan kewajiban untuk mematuhinya. . Panama. apabila: • Negara tersebut menyatakan diri terikat terhadap perjanjian itu. Akan tetapi. bila perjanjian itu bersifat multilateral (PBB) atau objeknya besar (Terusan Suez.

Lanjutan …………. antara lain : • Negara peserta atau wakil kuasa penuh melanggar ketentuan-ketentuan hukum nasionalnya. • Bertentangan dengan suatu kaidah dasar hukum internasional umum. Pembatalan Perjanjian Internasional. karena berbagai alasan. • Terdapat penyalahgunaan atau kecurangan (corruption). suatu perjanjian internasional dapat batal. • Adanya unsur kesalahan (error) pada saat perjanjian dibuat. • Adanya unsur paksaan terhadap wakil suatu negara peserta. . Berdasarkan Konvensi Wina tahun 1969. baik melalui kelicikan atau penyuapan. • Adanya unsur penipuan dari negara peserta tertentu terhadap negara peserta lain waktu pembentukan perjanjian. Paksaan tersebut baik dengan ancaman maupun penggunaan kekuatan.

2. Perjanjian antara Republik Indonesia dengan RRC (Republika Rakyat Cina) pada tahun 1955 tentang penyelesaian “dwikewarganegaraan”. . Perjanjian “ekstradisi” antara Republik Indonesia dan Malaysia pada tahun 1974. 4. Perjanjian antara Republik Indonesia dan Australia mengenai pertahanan dan keamanan wilayah kedua negara pada tanggal 16 Desember 1995. Perjanjian antara Indonesia dengan Muangthai tentang “Garis Batas Laut Andaman” di sebalah utara Selat Malaka pada tahun 1971. Jenis-jenis Perjanjian Internasional Perjanjian Bilateral.g. 3. bersifat khusus (treaty contract) dan tertutup. ada beberapa contoh : 1.

• Konvensi Hukum Laut Internasional tahun 1982 tentang “Laut Teritorial. dan Landas Benua”. tentang “Hubungan Diplomatik”.” Ada beberapa contoh : • Konvensi Jenewa. tahun 1949 tentang “Perlindungan Korban Perang”. tahun 1961. Perjanjian Multilateral. Zona Bersebelahan.Lanjutan …………. sering disebut sebagai law making treaties karena biasanya mengatur hal-hal yang menyangkut kepentingan umum dan bersifat “terbuka. . Zona Ekonomi Eksklusif. • Konvensi Wina.

Berikan penjelasan bagaimana kedudukan negara peserta dan bukan peserta pada saat suatu perjanjian internasional akan ditandatangani oleh negara-negara yang berkepentingan. . majalah. buletin & sebagainya. mengapa di dlm hubungan antar negara perjanjian internasional dianggap sangat penting ! 3.Penugasan Praktik Kewarganegaraan 2 Carilah sumber informasi lain baik dari buku. internet. perlu dilakukan perundingan (negosiasi) ! 5. koran. Berikan penjelasan mengapa suatu perjanjian internasional ada yg harus diratifikasi dan ada yg tidak perlu diratifikasi ! 4. kemudian lakukan hal-hal berikut : 1. Berikan alasan penjelasan. Rumuskan kembali pemahaman tentang pengertian perjanjian internasional ! 2. Jelaskan mengapa sebelum suatu perjanjian internasional dibuat.

.Waktu : 2 x 45 Menit Standar Kompetensi : Menganalisis hubungan Internasional dan Organisasi Internasional Kompetensi Dasar : 4.3. Menganalisis fungsi Perwakilan Diplomatik. .

(Indikator) Hasil Yang Diharapkan :   Mendeskripsikan perwakilan negara RI di luar negeri. Menganalisis perwakilan negara di negara lain dalam arti politis (diplomatik) dan non politis (konsuler). .

Landasan Hukum Perwakilan Negara RI di luar negeri Fungsi & Fungsi • • • • • Pengangkatan Kronologis Tugas & Fungsi Perangkat Kekebalan & Keistimewaan PERWAKILAN DIPLOMATIK Perwakilan dalam arti politis (diplomatik) Perwakilan dalam arti non politis (konsuler) • Tugas & Fungsi • Mulai dan berakhirnya .

. Presiden mengangkat duta dan konsul. 2. Perwakilan Negara RI di Luar Negeri a. Presiden memperhatikan pertimbangan DPR. Presiden sebagai Kepala Negara. Prosedur maupun teknis pelaksanaannya.1. Landasan Hukum Pasal 13 UUD 1945 menyebutkan bahwa: 1. diatur oleh Menteri Luar Negeri. Presiden menerima penempatan duta negara lain dengan memperhatikan pertimbangan DPR. mengangkat dan menerima duta dari negara lain. 3. Dalam hal mengangkat duta.

negara penerima.  Apabila dianggap perlu.  Melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya di negara penerima di dalam batas-batas yang diijinkan oleh hukum internasional. pemberian paspor.  Memelihara hub persahabatan antara kedua negara.  Mengurus kepentingan negara serta warga negaranya di negara lain. sesuai UU dan melaporkan kepada pemerintah negara pengirim. Diplomatik Tugas Pokok Perwakilan Diplomatik Uraian  Menyelenggarakan hubungan dengan negara lain atau hubungan kepala negara dengan pemerintah asing.  Memberikan keterangan tentang kondisi dan perkembangan negara penerima.  Mewakili negara pengirim di dalam negara penerima. dsb.b. 2. dapat bertindak sebagai tempat pencatatan sipil.  Mengadakan perundingan ttg masalah yang dihadapi kedua negara dan berusaha untuk menyelesaikannya. Fungsi Perwakilan Diplomatik Berdasarkan Kongres Wina 1961 .  Mengadakan persetujuan dgn pem. Perwakilan Diplomatik Republik Indonesia No 1.

sehingga kepentingannya dapat diperkenalkan kepada negara lain dengan jalan diplomatik. konferensi. diplomasi meliputi seluruh kegiatan politik luar negeri sebagai berikut:  Menentukan tujuan dengan menggunakan semua daya dan tenaga dalam mencapai tujuan tersebut. diperlukan taktik dan prosedur tertentu untuk mencapai tujuan nasional suatu negara. atau  Menggunakan sarana dan kesempatan yang ada dengan sebaik-baiknya. Peranan Perwakilan Diplomatik Dlm membina hubungan internasional.  Menyesuaikan kepentingan bangsa lain dgn kepentingan nasional sesuai dengan tenaga dan daya yang ada. setiap negara menggunakan sarana diplomasi ajakan. .Lanjutan …………. dan menunjukkan kekuatan militer dan ekonomi. Pada umumnya dalam menjalankan tugas diplomasi antar bangsa. 3. Dalam arti luas.  Menentukan apakah tujuan nasional sejalan berbeda dengan kepentingan negara lain.

4. terbuka dan terang-terangan yang digunakan oleh sesuatu negara dalam melaksanakan politik luar negerinya”. Untuk menjalin hubungan diantara negara-negara itu.  Melindungi warga negara sendiri yang bertempat tinggal di negara penerima. diteruskan Istilah diplomatik (diplomacy). .  Menerima pengaduan-pengaduan untuk kepada pemerintah negara penerima. dalam hubungan internasional ”berarti sarana yang sah (legal). biasanya negara tersebut saling menempatkan perwakilannya (Keduataan atau Konsuler). sehingga jika terjadi sesuatu urusan. Tujuan Diadakan Perwakilan Diplomatik  Memelihara kepentingan negaranya di negara penerima.Lanjutan …………. perwakilan tersebut dapat mengambil langkah-langkah untuk menyelesaikannya.

Pembukaan/Pengangkatan Persyaratan yg harus dipenuhi dalam pembukaan/pertukaran perwakilan diplomatik (politis) maupun konsuler (non-politis) :  Harus ada kesepakatan kedua belah pihak (mutual conceat) yang akan mengadakan pembukaan atau pertukaran diplomatik maupun konsuler.  Prinsip-prinsip yang beraku. Berdasarkan Pasal 2 Konvensi Wina 1961. . yaitu setiap negara dapat melakukan hubungan atau pertukaran perwakilan diplomatik berdasarkan atas prinsip-prinsip timbal balik (reciprositas). Perwakilan Negara di Negara Lain dalam arti Politis (Diplomatik) a.2. harus dituangkan dalam bentuk : Persetujuan bersama (joint agreement) dan Komunikasi bersama (joint declaration).

II Mendapat persetujuan (demende. Surat kepecayaan diserahkan kepada kepala negara penerima (lettre de rapple) dlm suatu upacara dimana seorang diplomatik berpidato. Kronologi Pengangkatan Diplomatik I Kedua belah pihak saling tukar informasi tentang akan dibukanya perwakilan oleh Deparlu masing-masing Negara.b. agregation) dari negara yang menerima. IV Diplomat yg akan ditempatkan. III . menerima surat kepercayaan ( lettre de creance) yang ditanda tangani kepala negara pengirim.

b. Ammbassador Papa Legates Nuncios (Duta Besar. Ammbassador b. Ammbassador and Legates Or Nuncious. Envoys. b. Minsiter dan Inter-nuncios diakre-detasi pada Kepala Negara dan kepala misi yang lain yang sederajat. Catatan : disebut juga konggres Achen. c. Envoys and Minister Pleni Petentiary. Perwakilan Kunci). . Klasifikasi Perwakilan Diplomatik (PERWAKILAN DIPLOMATIK) CORPS DIPLOMATIQUE KONGGRES WINA (1815) KONGGRES AIX LA CHAPELLA (1818) KONGGRES WINA (1961) a. Envoys Extra Ordinary and Minister Pleni Petentiary (Duta a. Charge de Affaires. Minister Resident.c. a. (Nuncios) Besar Luar biasa dan Berkuasa Penuh) diakreditasikan pada Kepala Negara. d. Charge D’ Affaires. diakredi-tasikan kepada Menteri Luar Negeri. c.

d. Tugas dan Fungsi Perwakilan Diplomatik Tugas umum seorang perwakilan diplomatik a. Observasi. Representasi b. diplomat dapat berfungsi sebagai lambang prestise nasional negaranya di luar negeri dan mewakili Kepala Negaranya di negara penerima . c. Dalam melaksanakan tugasnya. e.Negosiasi.Proteksi.d. Relationship.

Melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya di negara penerima di dalam batas-batas yang diijinkan oleh hukum internasional. Memberikan keterangan tentang kondisi dan perkembangan negara penerima. Mewakili negara pengirim di dlm negara penerima. menurut Konggres Wina 1961. 2. sesuai dengan undang-undang dan melaporkan kepada pemerintah negara pengirim. Memelihara hubungan persahabatan kedua negara. Mengadakan persetujuan dgn pemerintah negara penerima. 4. 5. 3. Fungsi Perwakilan diplomatik. .Lanjutan …………. mencakup hal-hal berikut : 1.

sultasi dgn pemerintahnya. 2. Nama Duta Besar Berkuasa Penuh (Ambassador) Uraian Keterangan Adalah tingkat tertinggi Ambassador ditempatkan pada dalam perwakilan diplomatik negara yang banyak menjalin yang mempunyai kekuasaan hubungan timbal balik. dilakukan oleh : No 1. hrs berkonduta besar. Dia hanya mengurus urusan negara. . penuh dan luar biasa. Seorang Menteri Residen dianggap bukan sebagai wakil pribadi kepala negara.e. Duta (Gerzant) Menteri Residen Adalah wakil diplomatik yang Dalam menyelesaikan persoapangkatnya lebih rendah dari lan kedua negara. Mereka ini pada dasarnya tidak berhak mengadakan pertemuan dengan kepala negara di mana mereka bertugas. 3. Perangkat Perwakilan Diplomatik Perwakilan diplomatik menurut ketetapan Konggres Wina Tahun 1815 dan Konggres Aux La Chapella 1818 (Konggres Achen).

Kuasa Usaha sementara yang melaksanakan pekerjaan dari kepala perwakilan. ketika pejabat ini belum atau tidak ada di tempat. disebut doyen. 3. 4. . Penting tidaknya kedudukan negara pengutus dan negara penerima perwakilan itu. Besar kecilnya kepentingan bangsa / negara yang mengadakan hubungan itu. 2. Erat tidaknya hubungan antar negara yang mengadakan hubungan itu. Duta besar yang diangkat menjadi ketua perwakilan asing.Lanjutan …………. Tingkat perwakilan suatu negara ditentukan berdasarkan beberapa pertimbangan sebagai berikut : 1. Kuasa Usaha (Charge de Affair) Kuasa Usaha yang tidak diperbantukan kepada kepala negara dapat dibedakan atas : Kuasa Usaha tetap menjabat kepala dari suatu perwakilan.

Misalnya. Atase Perindustrian. dijabat oleh seorang pegawai negeri sipil tertentu yang tidak berasal dari lingkungan Departemen Luar Negeri dan ditempatkan di salah satu KBRI untuk membantu Duta Besar.Lanjutan …………. 5. Tugasnya yaitu memberikan nasihat di bidang militer dan pertahanan keamanan kepada duta besar berkuasa penuh. Terdiri atas 2 (dua) bagian :  Atase Pertahanan Atase ini dijabat oleh seorang perwira TNI yang diperbantukan Departemen Luar Negeri dan ditempatkan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI). serta diberikan kedudukan sebagai seorang diplomat. Atase-Atase Adalah pejabat pembantu dari Duta Besar berkuasa penuh.  Atase Teknis Atase ini. Atase Perdagangan. . Atase Pendidikan dan Kebudayaan. Dia berkuasa penuh dalam melaksanakan tugas-tugas teknis sesuai dengan tugas pokok dari departemennya sendiri.

Para diplomat beserta stafnya. Para diplomatik hampir dalam segala hal harus diperlakukan sebagaimana mereka berada di luar wilayah negara penerima.  Menjamin pelaksana fungsi perwakilan diplomatik secara efisien. Menurut Konvensi Wina 1961 Perwakilan diplomatik diberikan Kekebalan dan keistimewaan. disebut (exteritoriallity” atau ”extra teritoriallity”). Kekebalan dan Keistimewaan Perwakilan Diplomatik Asas kekebalan dan keistimewaan diplomatik. . tidak tunduk pada kekuasaan peradilan pidana dan sipil dari negara penerima. dgn maksud :  Menjamin pelaksanaan tugas negara perwakilan diplomatik sebagai wakil negara.f.

mencakup :  Pribadi Pejabat Diplomatik. yaitu hak untuk memberi kesempatan kpd suatu negara dalam memberikan perlindungan kepada warga negara asing yang melarikan diri.  Kantor Perwakilan (Rumah Kediaman). disebut jg daerah ekstrateritorial. Kekebalan Perwakilan Diplomatik atau Involability (tidak dapat diganggu gugat).  Korespondensi Diplomatik. Para diplomat tdk memiliki hak asylum.Lanjutan …………. Kekebalan diplomatik (Immunity). . yaitu kekebalan terhadap alat-alat kekuasaan negara penerima dan kekebalan dari segala gangguan yang merugikan para pejabat diplomatik.

antara lain bea masuk. radio. antara lain pajak penghasilan. rumah tangga.Lanjutan …………. . kekayaan. Keistimewaan Perwakilan Diplomatik Pemberian keistimewaan kepada perwakilan diplomatik. bumi dan bangunan. bea cukai. bea keluar. terhadap barang-barang keperluan dinas. atas dasar ”timbal – balik” sebagaimana diatur di dalam Konvensi Wina 1961 dan 1963. televisi dan sebagainya.  Pembebasan dari kewajiban pabean. barang keperluan sendiri. misi perwakilan. yaitu mecakup :  Pembebasan dari kewajiban membayar pajak. keperluan rumah tangga dan sebagainya. kendaraan bermotor.

 Agen Konsul. Perwakilan Negara di Negara Lain dalam arti Non Politis (Konsuler) Diwakili oleh Korps Konsuler dalam kepangkatan :  Konsul Jenderal. konsul yaitu mengepalai suatu kekonsulan yang kadang-kadang diperbantukan kepada konsul jenderal. . membawahi beberapa konsul yang ditempatkan di ibu kota negara. Wakil konsul diperbantukan kepada konsul atau konsul jenderal yang kadang diserahi pimpinan kantor konsuler.  Konsul dan Wakil Konsul.3. dengan tugas untuk mengurus hal-hal yang bersifat terbatas dan berhubungan dengan kekonsulan.

Melindungi kepentingan nasional negara dan warga negara yang berada dalam wilayah kerjanya. 4. . 6.a. perdagangan. keuangan. Fungsi Perwakilan Konsuler 1. 2. Menyelenggarakan bimbingan dan pengawasan terhadap warga negara di wilayah kerjanya. penilaian. kepegawaian. komunikasi dan persandian. protokol. dan pelaporan. Melaksanakan usaha peningkatan hubungan dengan negara penerima di bidang perekonomian. 5. konsuler. penerangan. perhubungan. perlengkapan dan urusan rumah tangga perwakilan Konsuler. Melaksanakan urusan tata usaha. Menyelenggarakan urusan pengamanan. kebudayaan dan ilmu pengetahuan. 3. Melaksanakan pengamatan.

tukarmenukar pelajar. mahasiswa. Bidang-bidang lain seperti :  Memberikan paspor dan dokumen perjalanan kepada warga pengirim dan visa atau dokumen kepada orang yang ingin mengunjungi negara pengirim. 2. promosi perdagangan. . seperti. Bidang Ekonomi. Bidang Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan.  Bertindak sebagai notaris dan pencatat sipil serta menyelenggarakan fungsi administratif lainnya.b. dan lain-lain. mengawasi pelayanan. pelaksanaan perjanjian perdagangan dan lain-lain. Tugas-tugas Yang Berhubungan dengan Kekonsulan 1.  Bertindak sebagai subjek hukum dalam praktek dan prosedur pengadilan atau badan lain di negara penerima. yaitu menciptakan tata ekonomi dunia baru dengan menggalakkan ekspor komoditas nonmigas.

4. . 3. Korps Konsuler Memelihara kepentingan negaranya dengan melaksanakan hubungan dgn pejabat-pejabat tingkat daerah (setempat) Berhak mengadakan hubungan yang bersifat non politik. Tidak mempunyai hak ekstrateritorial (tunduk pada pelaksanaan kekuasaan peradilan). Mempunyai hak ekstrateritorial (tidak tunduk pada pelaksanaan kekuasan Peradilan). Satu negara dapat mempunyai lebih dari satu perwakilan konsuler. PERBEDAAN No 1.c. Satu negara hanya mempunyai satu perwakilan diplomatik saja dalam satu negara penerima. 2. Korps Diplomatik Memelihara kepentingan negaranya dengan melakukan hubungan dengan pejabat-pejabat Tingkat Pusat. Berhak mengadakan hubungan yang bersifat politik. Persamaan dan Perbedaan Diplomatik dan Konsuler Persamaan antara perwakilan diplomatik dan konsuler adalah bahwa kedua-duanya merupakan utusan dari suatu negara tertentu.

3) Karena tidak disenangi (dipersona non Grata). 2) Penarikan dari negara pengirim 3) Pemberitahuan bahwa ia bukan lagi sebagai anggota staf Konsuler. 24. Mulai dan Berakhirnya Fungsi Misi Perwakilan Diplomatik-Konsuler HAL Mulai berlakunya Fungsi DIPLOMATIK Yaitu saat menyerahkan surat kepercayaan (Lettred Creance/ menurut pasal 13 Konvensi Wina 1961) 1) Sudah habis masa jabatan. dan 25 Konvensi Wina 1963) 1) Fungsi seorang pejabat konsuler telah berakhir. 4) Kalau negara penerima perang dengan negara pengirim (pasal 43 Konvensi Wina 1961).d. 2) Ia ditarik (recalled) oleh Pemerintah negaranya. KONSULER (Pasal dan Konvensi Wina 1963) memberitahukan dengan layak kepada negara penerima. Berakhirnya Fungsi (Pasal 23. .

Bentuk kelompok dengan anggotanya antara 4 – 5 orang. Langkah-langkah : 1. 4. lakukan Strategi Pembelajaran dgn Penugasan Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) atau Kooperatif Terpadu Membaca dan Menulis. 6. Perwakilan Negara di Negara Lain dalam arti politis dan non politis) . Setiap kelompok bekerja sama saling membacakan dan menemukan ide pokok serta memberi tanggapan terhadap wacana/kliping. Penutup.Penugasan Praktik Kewarganegaraan 3 Setelah mempelajari materi-materi tentang : Fungsi Perwakilan Diplomatik (Perwakilan Negara RI. 2. . 3. Buatlah kesimpulan bersama. 5. Mempresentasikan atau membacakan hasil kelompok. dan ditulis pada lembar kertas. Diberikan “wacana” atau kliping sesuai topik bahasan.

4.4. Mengkaji peranan organisasi internasional (ASEAN. AA. PBB) dalam meningkatkan hubungan internasional. Menghargai kerja sama dan perjanjian internasional yang bermanfaat bagi Indonesia.5. .Waktu : 4 x 45 Menit Standar Kompetensi : Menganalisis hubungan Internasional dan Organisasi Internasional Kompetensi Dasar : 4.

dan PBB.  Menganalisis kerja sama dan perjanjian internasional yang bermanfaat bagi Indonesia.(Indikator) Hasil Yang Diharapkan : Menguraikan pengertian organisasi internasional. KTT AA.  Mendeskripsikan tentang politik luar negeri republik Indonesia.  .  Mengkaji Organisasi Internasional : ASEAN.

Pengertian Org. Internasional • ASEAN • KTT AA • PBB Pol Luar Negeri RI Kerja sama dan Perjanjian Internasional Kerja sama & Perjanjian Internasional . Internasional ORGANISASI INTERNASIONAL Macammacam Org.

PBB) dalam Meningkatkan Hubungan Internasional a. Dalam filosofi politis.1. AA. Peranan Organisasi Internasional (ASEAN. Pengertian Organisiasi internasional atau disebut ”Multilateralisme” adalah suatu istilah hubungan internasional yang menunjukkan kerjasama antar beberapa negara. lawan dari multilateralisme adalah unilateralisme. .

Organisasi Internasional ASEAN ASEAN adalah singkatan dari "Association of Southeast Asian Nations" atau Persatuan Negara-Negara Asia Tenggara. Rajaratnam (Singapura). Tun Abdul Razak (Malaysia). Filipina. Menteri luar negeri penandatangan Deklarasi Bangkok kala itu ialah Adam Malik (Indonesia). yaitu Indonesia. Ramos (Filipina).b. Narciso R. dan Thanat Khoman (Thailand). S. Singapura dan Thailand di Bangkok melalui Deklarasi Bangkok. . ASEAN didirikan oleh lima negara pemrakarsa. ASEAN didirikan pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok. Malaysia.

didasarkan pada prinsip-prinsip : lain. 5. ASEAN memberi kesempatan kerja sama kepada negara-negara Pembentukan ASEAN. kesamaan. 1. kedaulatan. Penyelesaian perbedaan atau pertengkaran dan persengketaan secara damai. Menjalankan kerjasama secara efektif antara anggota. integritas wilayah nasional dan identitas nasional setiap negara. 2. Tidak saling turut campur urusan dlm negeri masingmasing. subversif dan intervensi dari luar.Lanjutan …………. Saling mengormati terhadap kemerdekaan. Asas keanggotaan ASEAN adalah terbuka. Mengakui hak setiap bangsa untuk penghidupan nasional yang bebas dari campur tangan luar. dan 6. 3. 4. . Tidak mempergunakan ancaman (menolak penggunaan kekuatan) militer.

kemajuan sosial. 5. perdagangan. . Meningkatkan kerja sama yang aktif dlm bidang ekonomi.Lanjutan …………. Mempercepat pertumbuhan ekonomi. sosial. budaya. 2. dan 6. Saling memberikan bantuan dalam bentuk sarana-sarana latihan dan penelitian. Organisasi ASEAN didirikan dengan tujuan : 1. teknik. dan pengembangan kebudayaan di kawasan Asia Tengggara. industri. Memelihara kerja sama yang erat dan bermanfaat dengan organisasi-organisasi internasional dan regional. Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional dengan jalan menghormati keadilan dan tertib hukum. iilmu pengetahuan & adminsitrasi. 3. jasa dan meningkatkan taraf hidup. 4. Meningkatkan penggunaan pertanian.

4. 3. 4. Standing Committe (Badan yang bersidang di antara dua sidang Menlu negara ASEAN untuk menangani persoalan-persoalan yang memerlukan keputusan para menteri).Lanjutan …………. . 5. 2. Standing Commite. ASEAN Mininsterial Meeting (Sidang Tahunan Para Menteri). Summit Meeting (Pertemua kepala pemerintahan) yang merupakan otoritas / kekuasaan tertinggi di dalam ASEAN. Komite-komite tetap dan komite-komite khusus. ASEAN Ministering Meeting (Sidang tahunan para menteri luar negeri). 3. Komite-komite. Sekretariat nasional ASEAN pada setiap ibu kota negara-negara ASEAN. 2. Struktur ASEAN Sebelum KTT Bali 1976 1. Setelah KTT Bali 1976 1. Sidang para menteri lainnya (non-ekonomi).

Lanjutan ………….
Sekretariat ASEAN berada di Jakarta yg dipimpin oleh Sekretariat Jenderal atas dasar pengangkatan oleh para Menteri Luar Negeri secara bergilir, dengan masa jabatan selama 2 (dua) tahun.
No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. Nama H.R Dharsono Umarjadi Notowijono Datuk Ali Bin Abdullah Narciso G. Reyes Chan Kai Yau Phan Wannamethee Roderick Yong Rusli Noor Dato Ajit Singh Rodolfo C. Severino Jr. H.E. Ong Keng Yong Negara Indonesia Indonesia Malaysia Filipina Singapura Thailand Brunei Darussalam Indonesia Malaysia Filipina Singapura 19 1978 Dari 7 Juni 1976 Februari Sampai 18 Februari 1978 30 Juni 1978 30 Juni 1980 1 Juli 1982 15 Juli 1984 15 Juli 1986 16 Juli 1989 1 Januari 1993 31 Desember 1997 31 Desember 2002 sekarang

10 Juli 1978 1 Juli 1980 18 Juli 1982 16 Juli 1984 16 Juli 1986 17 Juli 1989 1 Januari 1993 1 Januari 1998 1 Januari 2003

Lanjutan ………….

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN adalah konferensi puncak antara pemimpin-pemimpin negara anggota ASEAN.
Pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN No 1. KTT Resmi KTT Tidak Resmi KTT ke-1 di Bali-Indonesia, KTT Tidak Resmi ke-1 di 23-24 Februari 1976. Jakarta-Indonesia, tanggal 30 November 1996. KTT ke-2 di Kuala Lumpur- KTT Tidak Resmi ke-2 di Kuala Malaysia, 4-5 Agustus Lumpur-Malaysia, tanggal 14-16 1977. Desember 1997. KTT ke-3 di Manila-Filipina, KTT Tidak Resmi ke-3 14-15 Des 1987. Filipina, tgl 27-28 Nov 1999. KTT ke-4 di Singapura, 27- KTT Tidak Resmi ke-4 29 Januari 1992. Singapura, 22-25 Nov 2000. KTT ke-5 di BangkokThailand, 14-15 Des 1995. di di

2.

3. 4. 5.

Lanjutan …………. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. KTT ke-6 di Hanoi-Vietnam, 15-16 Desember 1998. KTT ke-7 di Bandar Seri Begawan-Brunei Darussalam, 5-6 November 2001. KTT ke-8 di Phnom Penh-Kamboja, 4-5 November 2002. KTT ke-9 di Bali-Indonesia, 7-8 Oktober 2003. KTT ke-10 di Vientiane-Laos, 29-30 November 2004. KTT ke-11 di Kuala Lumpur-Malaysia, 12-14 Desember 2005. KTT ke-12 di Cebu-Filipina, Desember 2006.

kemudian lakukan hal-hal berikut : 1. internet. kemajuan sosial dan pengembangan kebudayaan ! 4.Penugasan Praktik Kewarganegaraan 4 Carilah sumber informasi lain baik dari buku. koran. majalah. Identifikasikan kembali dalam bentuk apa sajakah negara Indonesia memperoleh keuntungan dengan mendirikan organisasi ASEAN ! . Rumuskan kembali bagaimana negara-negara asia tenggara mendeklarasikan berdirinya organisasi ASEAN ! 2. Berikan penjelasan kembali mengapa tujuan ASEAN lebih dititik beratkan pada pertumbuhan bidang ekonomi. Berikan sekurang-kurangnya 2 (dua) contoh persamaan dan berbedaan antara organisasi ASEAN dengan AFTA ! 5. Berikan penjelasan dasar-dasar yang melatarbelakangi berdirinya organisasi ASEAN pada tahun 1967 ! 3. buletin & sebagainya.

c. Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia - Afrika
KTT Asia-Afrika disebut juga Konferensi Bandung, mrp konferensi tingkat tinggi antara negara-negara Asia dan Afrika, kebanyakan dari negara yang baru saja memperoleh kemerdekaan. Diselenggarakan oleh Indonesia, Myanmar (dahulu Burma), Sri Lanka (dahulu Ceylon), India dan Pakistan yang dikoordinasi oleh Menteri Luar Negeri Indonesia Roeslan Abdulgani.
Berlangsung dari tgl. 18 s.d. 24 April 1955, di Gedung Merdeka Bandung (Indoensia) dengan tujuan mempromosikan kerjasama ekonomi dan kebudayaan Asia-Afrika dan melawan ”kolonialisme” atau ”neokolonialisme” Amerika Serikat, Uni Soviet, atau negara imperialis lainnya.

Lanjutan …………. Dasasila Bandung adalah 10 (sepuluh) poin hasil pertemuan KTT AA yang dilaksanakan pada bulan April 1955 di Bandung. Dengan substansi tentang "pernyataan mengenai dukungan bagi kedamaian dan kerjasama dunia" 1. Menghormati hak-hak dasar manusia dan tujuan-tujuan serta asas-asas yang termuat di dalam piagam PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa). 2. Menghormati kedaulatan & integritas teritorial semua bangsa 3. Mengakui persamaan semua suku bangsa dan persamaan semua bangsa, besar maupun kecil. 4. Tidak melakukan campur tangan atau intervensi dalam persoalan-persoalan dalam negeri negara lain. 5. Menghormati hak setiap bangsa untuk mempertahankan diri sendiri secara individu maupun secara kolektif, yang sesuai dengan Piagam PBB.

Lanjutan ………………. 6. (a) Tidak menggunakan peraturan-peraturan dan pertahanan kolektif untuk bertindak bagi kepentingan khusus dari salah satu negara-negara besar, (b) Tidak melakukan campur tangan terhadap negara lain. 7. Tidak melakukan tindakan ataupun ancaman agresi maupun penggunaan kekerasan terhadap integritas teritorial atau kemerdekaan politik suatu negara. 8. Menyelesaikan segala perselisihan internasional dengan cara damai, seperti perundingan, persetujuan, arbitrasi, atau penyelesaian masalah hukum, ataupun lain-lain cara damai, menurut pilihan pihak-pihak yang bersangkutan, yang sesuai dengan Piagam PBB. 9. Memajukan kepentingan bersama dan kerjasama. 10.Menghormati hukum dan kewajiban–kewajiban internasional

Republik Rakyat Tiongkok. Kwane (Presiden Ghana). Mesir.Lanjutan …………. Pandit Jawaharlal Nehru (perdana menteri India). dan untuk suatu masa. Brasil tidak pernah menjadi anggota resmi gerakan tersebut. Anggota-anggota penting termasuk India. Gerakan Non-Blok (GNB) (Non-Aligned Movement/NAM) adalah suatu organisasi Internasional yang dibentuk pada tahun 1961 oleh Josep Broz Tito (presiden Yugoslavia). Gamal Abdul Nasser (presiden Mesir). Sekarno (presiden Indonesia). GNB membawa negara-negara lain yang tidak ingin beraliansi dengan negara-negara adidaya peserta Perang Dingin bersama. .

memegang teguh prinsip perjuangan melawan imperialisme. Dalam KTT Gerakan Negara-negara Non-Blok. telah dihasilkan asas-asas : 1. bukan merupakan blok tersendiri dan tidak termasuk salah satu blok yang ada. .Lanjutan ………………. kolonialisme.Gerakan Non Blok. 3.Gerakan Non blok.Gerakan Non Blok. rasialisme dan zonisme. 2. neokolonialisme. merupakan wadah perjuangan negara-negara yang sedang berkembang.

Dihadiri oleh 54 negara dan merupakan salah satu yang paling penting dengan gerakan tersebut membentuk sebuah organisasi permanen untuk menciptakan hubungan ekonomi dan politik. Pertemuan tersebut dihadiri 56 negara anggota di mana anggota-anggota barunya datang dari negara-negara merdeka baru di Afrika. Kebanyakan dari pertemuan itu digunakan untuk mendiskusikan konflik Arab-Israel dan Perang India-Pakistan. masing-masing 11 dari Asia dan Afrika bersama dengan Yugoslavia. imperialisme dan neo-kolonialisme. Lusaka (Tanzania) 1969 . Kuba dan Siprus. Kelompok ini mendedikasikan dirinya untuk melawan kolonialisme. Tempat dan Tahun Beograd (September 1961) Keterangan Dihadiri oleh 25 anggota. 2. Kenneth Kauda memainkan peranan yang penting dalam even-even tersebut. Kairo (Mesir) 1964 3.Lanjutan ………………. Pertemuan-pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Gerakan Negara-Negara Non Blok No 1.

11. 13. 8. GNB kini tampak semakin tidak mempunyai relevansi sejak berakhirnya Perang Dingin. 7. 6. 10. 12. 4.Lanjutan ………………. Aljazair 1973 Kolombo (Sri Lanka) 1976 Havana (Kuba) 1979 New Delhi (India) 1983 Harare (Zimbabwe) 1986 Beograd (Yugoslavia) 1989 Jakarta (Indonesia) 1992 Kolombia 1995 Cairo (Mesir) 1998 Malaysia (Februari 2003) Namun. 9. . 5.

. dan zionisme. rasialisme apartheid. Tidak membenarkan usaha penyelesaian sengketa dengan kekerasan senjata. 3.Lanjutan ………………. Wadah perjuangan negara-negara yang sedang berkembang. 4. 2. kolonialisme. neokolonialisme. Tujuan Gerakan Non Blok adalah : 1. Mengurangi ketegangan blok Barat yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan blok Timur yang dipimpin oleh Uni Soviet (Rusia). Mendukung perjuangan dekolonialisasi dan memegang teguh perjuangan melawan imperialisme.

lembaga ekonomi. Mandarin. dan perlindungan sosial. pengamanan internasional. Sekretaris Jenderal : Ban Ki-Moon (sejak 2006). Bermarkas di New York City (AS) . Bahasa Resmi : Inggris. Perserikatan Bangsa-Bangsa Perserikatan Bangsa-Bangsa/PBB (United Nations/UN) mrp organisasi internasional yang anggotanya hampir seluruh negara di dunia.d. 24 Oktober 1945. Rusia. Perancis. Arab. Didirikan. PBB dibentuk untuk memfasilitasi dalam hukum internasional. Spanyol. Jumlah Anggota : 192 Negara.

. • Mengembangkan hubungan-hubungan persaudaraan antara bangsa-bangsa. • Memelihara perdamaian dan keamanan internasional. sosial budaya.Lanjutan ………………. • Menciptakan kerjasama dalam memecahkan masalah usaha internasional dalam bidang ekonomi. dan hak asasi. • Menjadikan PBB sebagi pusat usaha dalam mewujudkan tujuan bersama cita-cita di atas. Tujuan PBB adalah berikut ini.

Lanjutan ………………. Semua anggota harus memenuhi dengan ikhlas kewajiban-kewajiban mereka sebagaimana tercantum dalam Piagam PBB. . 2. 3. Berdasarkan persamaan kedaulatan dari semua anggotanya. Semua anggota harus menyelesaikan persengketaan-persengketaan internasional dengan jalan damai tanpa membahayakan perdamaian. kemanan dan keadilan. 4. Asas-asas PBB adalah sebagai berikut : 1. Dalam hubungan-hubungan internasional semua anggota harus menjauhi penggunaan ancaman atau kekerasan terhadap orang lain.

Konferensi San Fransisco menghasilakan suatu piagam yang menyebutkan organ utama PBB sebagai berikut : DEWAN EKONOMI DAN SOSIAL DEWAN KEAMANAN SEKRETARIS DEWAN PERWALIAN MAJELIS UMUM MAHKAMAH INTERNASIONAL .Lanjutan ……………….

Berhubungan dengan kerja sama ekonomi. 3. Dewan Perwalian. Penetapan keanggotaan. dsb. 7. Ekonomi. terdiri dari anggota dari seluruh negara anggota dan bertemu setiap tahun dibawah seorang Presiden Majelis Umum PBB yang dipilih dari wakil-wakil. 2. kebudayaan. pendidikan. dan Sosial. 5. Berhubungan dgn perwakilan internasional termasuk daerah yang belum mempunyai pemerintahan sendiri yg bukan daerah strategis. Tugas dan kekuasaan Majelis Umum : 1. 6. Memilih anggota tidak tetap Dewan Keamanan. Berhubungan dengan keuangan.Majelis Umum PBB atau Sidang Umum PBB. . 4. kesehatan dan perikemanusiaan. Mengadakan perubahan piagam. Berhubungan dengan perdamaian dan keamanan internasional. Hakim Mahkamah Internasional.

yakni: Amerika Serikat. Dewan ini mempunyai kekuatan untuk mengambil keputusan yang harus dilaksanakan para anggota di bawah Piagam PBB. .Dewan Keamanan PBB bertugas untuk menjaga perdamaian dan keamanan antar negara. dan Cina. Hak veto sampai dengan sekarang. Rusia. Prancis. Inggris. Dewan Keamanan terdiri dari lima anggota tetap yang mempunyai hak veto. hanya dimiliki negara-negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB. ditambah dengan 10 anggota tidak tetap yang dipilih untuk masa 2 tahun oleh Majelis Umum.

2. Bertanggung jawab dlm menyelenggarakan kegiatan ekonomi dan sosial yang digariskan oleh PBB. Mengembangkan ekonomi. Tugas ECOSOC : 1. . 3. 4.Dewan Ekonomi dan Sosial dipilih oleh Sidang Umum untuk masa 3 (tiga) tahun dan bersidang sedikitnya tiga kali dalam setahun. sosial dan budaya. Memupuk hak asasi manusia. Mengkoordinasi kegiatan-kegiatan dari bidang khusus dengan berkonsultasi dan menyampaikannya pada sudang umum kepada mereka & anggota PBB.

Fungsi Dewan Perwalian adalah: • Mengusahakan kemajuan penduduk daerah perwalian dalam negara untuk mencapai kemerdekaan sendiri. membantu mengusahakan kemajuan penduduk Daerah perwalian untuk mencapai kemerdekannya. .Dewan Perwalian (Trusteeship Council). mrp lembaga PBB yang dibentuk dalam rangka untuk mendorong. • Memberikan dorongan untuk menghormati hak-hak manusia. • Melaporkan hasil pengawasan kepada Sidang Umum PBB.

3. Memberi nasihat tentang persoalan hukum kepada Majelis Umum dan Dewan Keamanan. Menganjurkan Dewan Keamanan PBB untuk bertindak terhadap salah satu pihak yang menghiraukan keputusan Mahkamah Internasional. 4. Memberi pendapat kepada Majelis Umum tentang penyelesaian sengketa antara negara-negara anggota PBB. Memeriksa perselisihan atau sengketa antara negaranegara anggota PBB yang diserahkan kepada MI. .Mahkamah Internasional (MI) ialah badan perlengkapan PBB yang anggotanya terdiri atas ahli hukum dari berbagai negara anggota dengan masa jabatan selama 9 tahun. 2. Tugas pokok Mahkamah Internasional : 1.

Mesir (1992 . Yang pernah menjadi Sekretaris Jenderal : • Trygve Lie. Ghana (1997 – 2006) • Ban Ki-Moon. Norwegia (1945 – 1953) • Dag Hammarskjold. Burma (1961 ...1961) • U Thant.. Austria (1972 . Korea Selatan (2006 . ) .1981) • Javier Pérez de Cuéllar.. Swedia (1953 ..Sekretariat PBB adalah salah satu badan utama dari PBB dan dikepalai oleh seorang Sekretaris Jendral PBB. Peru (1982 . dibantu oleh seorang staff pembantu pemerintah sedunia.1991) • Boutros Boutros-Ghali.1996) • Kofi Annan.1971) • Kurt Waldhaim..

........... Berikan penjelasn singkatnya ! a........................ ....... Integritas teritorial semua bangsa : ............ b....... dilanjutkan Penugasan dengan menjawab pertanyaan atau pernyataan sebagai berikut : 1....................... Berikan ulasan kembali tentang “Makna KTT Asia Afrika” bagi negara Indonesia khususnya.......... sesuai pendapat anda secara umum ! Pendapat anda tentang KTT Asia Afrika ? ..... Menghormati kedaulatan : ..... 2........................ Salah satu isi Dasasila Bandung sebagai hasil dari KTT Asia Afrika tahun 1955 adalah Menghormati kedaulatan dan integritas teritorial semua bangsa........Penugasan Praktik Kewarganegaraan 5 Setelah mempelajari materi-materi tentang : Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) .....

..... Irak .................. kemanan dan keadilan............ 4.... Berikan tanggapan penjelasan............................................... Salah satu asas PBB adalah semua anggota harus menyelesaikan persengketaan-persengketaan internasional dengan jalan damai tanpa membahayakan perdamaian..... Tuliskan sesuai hasil pengamatan anda tentang peran Dewan Keamanan PBB dalam menangani permasalahan-permasalahan konflik di bawah ini ! Palestina ... Perancis........3............ Beri penjelasan singkat pada kolom di bawah ini ! Persengkataan Internasional Membahayakan Perdamaian .. ..... mengapa hak veto hanya dimiliki oleh negara-negara seperti Amerika...Israel ..................................................... Inggris....... .......................... RRC dan Rusia ! …………………………………………………………………… 5.

dan aktif ikut serta menciptakan keadilan sosial dunia. Aktif memperjuangkan kebebasan dan kemerdekaan. Artinya kita dalam politik luar negeri senantiasa aktif memperjuangkan terbinanya perdamaian dunia.2. Politik Luar Negeri Republik Indonesia Artinya kita bebas menentukan sikap dan pandangan kita terhadap masalah-masalah internasio-nal dan terlepas dari ikatan kekuatan-kekuatan raksasa dunia secara ideologis bertentangan (Timur dengan komunisnya dan Barat dengan liberalnya). BEBAS INDONESIA POLITIK LUAR NEGERI AKTIF . Kerjasama dan Perjanjian Internasional yang bermanfaat bagi Indonesia a. aktif memperjuangkan ketertiban dunia.

Landasan operasional adalah sebagai berikut. Landasan idiil adalah Pancasila 2.  Ketetapan MPR mengenai Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) terutama dibidang hubungan luar negeri. Landasan konstitusional UUD 1945 Pasal 11 dan 13.  Kebijakan atau peraturan yang dibuat oleh menteri luar negeri. 3. didasarkan pada landasan hukum : 1.  Keputusan Presiden (Keppres) yang menyangkut politik luar negeri Indonesia.Pelaksanaan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif. .

2. Negara kita menjalani politik damai. Negara kita bersahabat dengan segala bangsa atas dasar saling menghargai dengan tidak mencampuri soal susunan dan coroak pemerintahan negeri masing-masing. Negara kita berusaha mempermudah jalannya pertukaran pembayaran internasional. sebab tanpa kemerdekaan.Prinsip-prinsip -pokok yang menjadi dasar politik luar negeri Indonesia : 1. 4. Negara kita membantu pelaksanaan keadilan sosial internasional dengan berpedoman pada Piagam PBB. persaudaraan dan perdamaian internasional itu tidak akan tercapai. 3. Negara kita dalam lingkungan PBB berusaha menyokong perjuangan kemerdekaan bangsa-bangsa yang masih dijajah. 5. Negara kita memperkuat sendi-sendi hukum internasional dan organisasi internsional untuk menjamin perdamaian yg kekal. 6. .

 Ada kejelasan (terhindar dari konflik) dalam pemanfaatan laut baik sebagai sarana transportasi air maupun untuk kepentingan penangkapan ikan.b. mineral dan tambang. telah disahkan dengan keluarnya Undang-Undang No. Bilateral  Persetujuan RI dan RRC mengenai Dwi Kewarganegaraan. 2 Tahun 1958. eksplorasi kekayaan laut.  . apakah mau menjadi WNI atau kembali menjadi warga negara Cina dgn sukarela. Kerja Sama dan Perjanjian Internasional Yang Bermanfaat bagi Indonesia No Jenis/Bentuk Keterangan/Uraian Manfaat Yang Diperoleh 1.  Ada kejelasan dalam pengaturan kewarganegaraan keturunan Cina yang sudah berumur 18 tahun. Perjanjian RI – Malaysia tentang Penetapan Garis Landas Kontinen kedua nega-ra (di selat Malaka dan Laut Cina Selatan) ditandatangani pada tanggal 27 Oktober 1969 dan mulai berlaku tanggal 7 November 1969.

 Persetujuan dibentuknya  Dapat meningkatkan investasi kawasan perdagangan bebas langsung ke negara-negara ASEAN yaitu AFTA (ASEAN ASEAN. sosial dan pengembangan Singapura dan Thailand budaya.2. Demikian juga. Malaysia. . dan khususnya negaFree Trade Area). yang berada di kawasan ASEAN (termasuk negara Indonesia). yang ra Indonesia. impor bagi negara-negara Singapura dan Thailand. Filipina. dengan mudah dilesaikan melalui jalan damai. Malaysia. Regional  Pembentukan ASEAN yang  Mempercepat proses pertumdiprakarsai oleh pemimpin buhan ekonomi. Filipina. kemajuan Indonesia. ditandatangani pada tahun  Meningkatkan daya saing dan 1995 oleh negara-negara penghapusan bea ekspor – Indonesia. jika melalui Deklarasi Bangkok terjadi konflik hal ini dapat pada tanggal 8 Agustus 1967.

rasialisme dan zionisme. Multilateral  Masuknya negara RI menjadi  Mempercepat proses penyeleanggota PBB (pertama kali saian konflik Indonesia – pada tanggal 28 Sep 1950). dengan dikeluar-kannya internasional harus menghorUndang-Undang No. Mesir. Belanda (penjajah).  Pembentukan Gerakan  Sebagai wadah dalam upaya Negara-negara Non Blok memenumbuhkan sikap soliderilalui KTT yang pertama pada tas negara-negara di kawasan tahun 1961 di Beograd Asia – Afrika dalam memper(Yugoslavia) dan dipelopori juangkan kemerdekaannya oleh negara Indonesia. lisme. menjunjung tinggi prinsip dan tujuan Piagam PBB serta HAM. menghargai. 29 Tahun mati.3. Pengesahan Konvensi Inter. dan 1999. . Masyarakat Indonesia akan nasional tentang Penghapusan lebih memahami bahwa sebasegala bentuk diskriminasi rasial gai bagian masyarakat 1965. India dan Ghana. Yugossekaligus melawan kolonialavia. sehingga kemudian keluar pada tanggal mau mengakui kedaulatan 7 Januari 1965 dan masuk Indonesia pada tanggal 27 kembali pada tanggal 28 Desember 1949. September 1966.

Uraikanlah jenis perjanjian internasional dan berikan contoh jenis perjanjian tersebut ! 5. Mengapa suatu negara perlu mengadakan hubungan internasional dan tujuan apakah yang ingin dicapai dalam hubungan tersebut ? 3. bagaimanakah kronologis penempatan korps diplomatik menurut Kongres Auxla Chapella ! . Jelaskan tahapan dalam pembuatan perjanjian internasional menurut Konvensi Wina 1969 ! 4. Dalam hubungan internasional. Apakah yang dimaksud dengan hubungan internasional dan bagaimanakah arti penting hubungan internasional bagi suatu bangsa ? 2.SOAL ESSAY/URAIAN Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan singkat dan jelas ! 1.

arti penting ASEAN bagi kepentingan nasional Indonesia dalam bidang ekonomi dan sosial budaya ! 8. bagaimana sesungguhnya peran dan fungsi PBB dalam tata pergaulan internasional ! . Uraikanlah. Jelaskanlah dan beri alasan. Jelaskan dan beri alasan. Sebutkanlah prinsip-prinsip pokok yang menjadi dasar bangsa Indonesia mengadakan hubungan dengan bangsa lain ! 7.Berikan penjelasan. apakah KTT Gerakan NegaraNegara Non Blok hingga dewasa ini masih dianggap relevan ! 9.Lanjutan ………………. mengapa peran PBB tidak mampu efektif jika sudah berhubungan dengan negara-negara pemegang hak veto ! 10. 6.

id (Jumat." ujarnya. Setelah memberikan penjelasan singkat tentang perkembangan situasi di Somalia. "Anggota DK menyatakan keprihatinan tentang ketidakstabilan situasi keamanan dan kemanusiaan di Somalia. Sebelumnya. 12 Januari 2007) . Anggota DK PBB hanya menyatakan dukungan untuk segera menempatkan pasukan penjaga perdamaian Afrika di Somalia. Sanders memberikan penjelasan kepada 15 anggota DK PBB bahwa sasaran serangan AS ke Somalia adalah pemimpin tingkat tinggi Al Qaeda." ujar wakil utusan China untuk PBB.Para anggota Dewan Keamanan Perserikatan BangsaBangsa tidak berkomentar tentang serangan militer Amerika Serikat ke Somalia. kecuali Amerika Serikat sendiri. tentang serangan tersebut. Jackie Sanders. Ke-15 negara anggota DK PBB tidak mempertanyakan atau berkeberatan terhadap penjelasan utusan AS untuk PBB. "Tidak ada diskusi tentang isu itu secara khusus dan saya tidak memiliki komentar apa pun. Vitaly Churkin. KAMIS . tidak ada perdebatan tentang tindakan AS.co. Kamis (11/1). Tidak ada rekomendasi." kata utusan Rusia. Liu Zhenmin. setelah pertemuan tertutup tentang Somalia.STUDI KASUS Dewan Keamanan PBB Tidak Berkomentar MOGADISHU. Mereka juga mendukung rencana PBB untuk mengirim tim kemanusiaan ke Somalia. Sanders mengatakan. Sumber : Kompas. "Tidak seorang pun.

Setelah disimak dan baca baik-baik.Tagihan Tugas : 1. Jelaskan dengan memberi alasan. Sebagai perwakilan tetap negara Indonesia di PBB ! b. tidak mempermasalahkan tindakan Amerika sehubungan dengan “pelanggaran hukum internasional” ! 4. jelaskan kembali apa telah ditulis sesuai dengan persepsi yang ada dibenak anda ! 2. Sebagai presiden atau rakyat Somalia ! c. apa yang harus anda lakukan guna meningkatkan kesadaran negara-negara anggota PBB (terutama pemegang hak veto) agar menghormati kedaulatan dan hukum internasional. Berikan beberapa penjelasan tentang judul berita yang dimaksud “Dewan Keamanan PBB Tidak Berkomentar” dalam serangan Amerika Serikat ke Somalia ! 3. Tentukan langkah-langkah nyata dalam upaya mengurangi tindakan unilateral “sepihak” negara Amerika agar tidak mudah menyerang negara lain dengan alasan “mengejar teroris” yang belum tentu kebenarannya ! 5. Sebagai Sekretaris Jenderal PBB ! . mengapa anggota tidak tetap yang sebanyak 15 negara. jika anda : a. Berikan usulan konkrit.

sosial dan kebudayaan ! 1. Kemudian lakukan presentasi di dalam kelas ! . dan buatlah tulisan wujud implementasinya hingga dewasa ini ! 2. 3. Carilah topik-topik dari berbagai sumber (mass media cetak atau elektronik dan internet) sekitar arti penting ASEAN bagi Indonesia. Pahami kembali tentang latar belakang berdiri dan tujuan kerja sama negara-negara ASEAN.INQUIRI (TUGAS KELOMPOK) Carilah referensi dari berbagai sumber untuk mengkaji ulang tentang hubungan antara negara-negara ASEAN (berikut gambar-gambar pendukungnya) yang berkaitan dengan kerja sama bidang ekonomi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful