P. 1
Buku Takhrij Hadis Fadhilah Al-Quran PDF

Buku Takhrij Hadis Fadhilah Al-Quran PDF

|Views: 7,294|Likes:
Published by RulHas SulTra
Uraian karya ini memuat berbagai ragam Hadis Nabawi yang berkaitan dengan Fadhailul Quran. Kajian dan uraiannya dalam proses penelitian sangat bertumpuh dengan metode digital saat ini, yaitu Maktabah Syamilah. Walaupun demikian, kami tidak melupakan analisa manual melalui kitab-kitab klasik sebagai bahan perbandingan. Adapun syarah dari hadis masing-masing disajikan dengan semaksimal mungkin memadukan berbagai referensi dalam setiap materi pembahasannya.
Uraian karya ini memuat berbagai ragam Hadis Nabawi yang berkaitan dengan Fadhailul Quran. Kajian dan uraiannya dalam proses penelitian sangat bertumpuh dengan metode digital saat ini, yaitu Maktabah Syamilah. Walaupun demikian, kami tidak melupakan analisa manual melalui kitab-kitab klasik sebagai bahan perbandingan. Adapun syarah dari hadis masing-masing disajikan dengan semaksimal mungkin memadukan berbagai referensi dalam setiap materi pembahasannya.

More info:

Published by: RulHas SulTra on Mar 08, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/28/2013

pdf

text

original

Adapun para perawi yang diteliti ialah para perawi yang terdapat pada transmisi

riwayat at-Tirmidzi. Mereka itu adalah:

1. Anas bin Malik

Nama lengkapnya adalah Anas bin Malik bin an-Nadhar bin Dhamdham bin Zaid

bin Haral bin Jundab bin ‘Amir bin Ghanm bin ‘Adi bin an-Najjar al-Anshari, nama

panggilannya Abu Hamzah al-Madini.5

Ia adalah sahabat, perawi tingkat pertama yang

kemudian tinggal di Basharah dan wafat tahun 92 H/93 H pada umur 103.

Kedekatannya dengan Rasulullah karena ia berkhidmat kepada Rasulullah sejak

pertama kalinya beliau hijrah ke Madinah pada tahun 1H hingga sepuluh tahun, sesuai

dengan anjuran ibunya. Menurut az-Zuhri, Anas bin Malik pernah bertutur: “Ketika

Rasulullah datang ke Madinah aku berumur 10 tahun, sedangkan ketika beliau wafat

umurku 20 tahun.”

Ja’far bin Sulaiman meriwayatkan dari Tsabit dari Anas bin Malik, semasa aku

kecil, Ummu Sulaim (ibunya) membawanya kepada Rasulullah dengan kemudian

berkata: “Wahai Rasulullah, ini si kecil Anas, do’akanlah ia.” Kemudian Rasulullah pun
berdoa: “Ya Allah perbanyaklah hartanya dan anaknya, dan masukkanlah ia ke surga.”6

Dan aku (Anas) mengharapkan yang ketiga itu dari pada dua yang lain.

Selain dari Rasulullah, ia juga meriwayatkan hadits dari para sahabat, diantaranya;

Abu Bakar, Umar, Utsman, ‘Abdullah bib Rawahah, Fatimah, Tsabit bin Qais,
‘Abdurrahman bin ‘Auf, ibnu Mas’ud, dan para sahabat lain yang jumlahnya sampai 30

orang lebih.

Adapun para perawi yang menjadi murid dan meriwayatkan hadits dari Anas bin

Malik jumlahnya begitu banyak yang kemudian periwayatannya sampai pada al-

Bukhari, Muslim, Abu Dawud, at-Tirmidzi, an-Nasa`i, dan Ibnu Majah. Namun dari

sekian banyak daftar murid Anas bin Malik, tidak terdapat nama al-Muththalib bin

Hanthab.7

5

Ahmad bin Hajar al-‘Asqalani, Tahdzib at-Tahdzib, (Bairut: Dar Ihya at-Turats al-‘Arabi, 1993), Juz I, hal.
237-238; Jamaluddin Abi al-Hajjaj Yusuf al-Mizzi, Tahdzib al-Kamal, (Bairut: ar-Risalah, 1998), Juz I, hal. 289.

6

Menurut ibnu Hajar ada redaksi lain yang diriwayatkan oleh Hamad bin Zaid dengan tambahan:
“…panjangkanlah umurnya dan ampuni dosanya”. Lihat catatan kaki pada Tahdzib at-Tahdzib, hal. 238.

7

Al-Mizzi, Tahdzib al-Kamal, Juz I, hal. 290. Ibn Hajar, Tahdzib at-Tahdzib,Juz I, hal. 237-238.

Oleh : Muh. Sani Abdul Malik (Mahasiswa PTIQ Jakarta) | ثيدحلا جيرخت 129

Dosa Orang yang Mengetahui Ayat atau Surah al-Quran kemudian Melupakannya

2. Al-Muththalib bin Hanthab

Ialah al-Muththalib bin Abdullah bin al-Muththalib bin Hanthab bin al-Harits bin

‘Ubaid bin ‘Umar bin Makhzum al-Makhzumi. Pendapat lain mengatakan dengan

menghapus nama al-Muthathalib yang kedua.8

Ia merupakan perawi tingkat 4, yaitu

tingkat setelah pertengahan tabiin.

Ia meriwayatkan hadits dari Umar, Abu Musa al-Asy’ari, Zaid bin Tsabit, Aisyah,

Ummu Salamah, Abu Hurairah, Abu Rafi’, ibn Abbas, ibn Umar, ibn Amr bin al-Ash,

Anas bin Malik, Jabir, dan para sahabat yang lain.

Adapun para perawi yang meriwatkan darinya, diantaranya adalah; Anaknya al-

Hakam, Khalid bin Rabah, Zuhair bin Muhammad at-Tamimi, Abdul Malik bin Juraij,

dll. Periwayatannya sampai pada al-Bukhari, Abu Dawud, at-Tirmidzi, an-Nasa`I, dan

ibn Majah.

3. Ibnu Juraij

Ia adalah Abdul Malik bin Abdul Aziz bin Juraij al-Qurasyi al-Umawi, biasa

dipanggil Abu Walid dan Abu Khalid al-Makki. Ia wafat pada tanggal 10 Dzulhijjah

tahun 150 H pada umur 70 tahun, dan merupakan perawi tingkat 6, yakni mereka yang

sezaman dengan tabiin junior.

Ia meriwayatkan hadits dari para tabiin yang diantaranya; bapaknya Abdul Aziz,

Aban bin Shalih al-Bashri, Isma’il bin Umayah al-Qurasyi, al-Muththalib bin Hanthab,

dll. Periwayatannya sampai kepada al-Bukhari, Muslim, Abu Dawud, at-Tirmidzi, an-

Nasa`i, dan ibn Majah.9

Selain dari jalur al-Muththalib bin Hanthab, dalam periwayatan hadits ini dari Anas

bin Malik, ia mempunyai jalur lain dari az-Zuhri.

Dalam daftar murid-muridnya terdapat nama Abdul Majid bin Abdul Aziz bin

Ruwad. Yang konon katanya ia merupakan orang yang paling tahu dengan hadits yang

diriwayatkan oleh ibnu Juraij.

4. Abdul Majid bin Abdul Aziz

Ia mempunyai nama lengkap Abdul Majid bin Abdul Aziz bin Abu Rawwad al-

Azdi. Biasa dipanggil Abdul Hamid al-Makki. Merupakan perawi tingkat 9, yakni atba’

tabiin junior yang wafat pada tahun 206 H.10

8

Ibn Hajar, Tahdzib at-Tahdzib, Juz V, hal. 459; Al-Mizzi, Tahdzib al-Kamal, Juz VII, hal. 131-132.

9

Ibn Hajar, Tahdzib at-Tahdzib, Juz III, hal. 501-502; Al-Mizzi, Tahdzib al-Kamal, Juz IV, hal. 559-560.

10

Ibn Hajar, Tahdzib at-Tahdzib, Juz III, hal. 488.

Oleh : Muh. Sani Abdul Malik (Mahasiswa PTIQ Jakarta) | ثيدحلا جيرخت 130

Dosa Orang yang Mengetahui Ayat atau Surah al-Quran kemudian Melupakannya

Meriwayatkan hadits dari bapaknya Abdul Aziz bin Abu Rawwad, Aiman bin

Nabil, ibn Juraij, dll. Sedangkan yang meriwayatkan darinya diantaranya, asy-Syafi’i,

Ahmad dan terdapat pula dalam daftar nama murid-muridnya Abdul Wahhab bin Abdul

Hakam yang periwayatannya diriwayatkan oleh Abu Dawud dan at-Tirmidzi, selain itu

haditsnya juga diriwayatkan oleh Imam Muslim, an-Nasa`I, dan ibnu Majah.

5. Abdul Wahhab bin Abdul Hakam

Nama lengkapnya adalah Abdul Wahhab bin Abdul Hakam bin Nafi’ al-Waraq,

biasa dipanggil dengan Abu al-Hasan al-Waraq al-Baghdadi, an-Nasa`I dan Ahmad

memanggilnya dengan sebutan Ibnu al-Hakam. Ia merupakan perawi tingkat 11, yaitu

generasi pertengahan para pengambil hadits dari tabi’ tabiin. wafat pada tahun 250 H.11

Abdul Wahhab bin Abdul Hakam meriwayatkan hadits dari Hajaj bin Muhammad

al-Mashishi, Abdul Majid bin Abdul Aziz bin Rawwad, Muadz bin Muzdz al-Anbari,

Yahya bin Sa’id al-Umawi, Yahya bin Salim at-Thaifi, dan Yazid bin Harun. Riwayat

tersebut sampai kepada para Imam, yakni Abu Dawud, at-Tirmidzi, dan an-Nasa`i.

6. At-Tirmidzi

Ialah Muhammad bin Isa bin Saurah bin Musa bin adh-Dhahak as-Sulami al-Bughi

at-Tirmidzi. Lahir pada tahun 209 H Merupakan perawi tingkat 12, yaitu generasi

pengambil hadits dari atba’ tabiin junior yang wafat pada tahun 279 H.12

Dalam daftar guru-guru at-Tirmidzi terdapat nama Abdul Wahhab bin Abdul

Hakam yang menjadi perawi yang meriwayatkan hadits ini padanya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->