Pengertian protein

In: ilmu Pengertian protein – Protein merupakan kelompok biomakromolekul yang sangat heterogen. Ketika berada di luar makhluk hidup atau sel, protein sangat tidak stabil. Untuk mempertahankan fungsi dan nya, setiap jenis protein membutuhkan kondisi tertentu ketika diekstraksi dari normal biological milieu. Protein yang diekstraksi hendaknya dihindarkan dari proteolisis atau dipertahankan aktivitas enzimatiknya. Untuk menganalisa protein yang ada di dalam sel tersebut, diperlukan prosedur fraksinasi sel yaitu : (1) memisahkan sel dari jaringannya, (2) menghancurkan membran sel untuk mengambil kandungan sitoplasma dan organelnya serta (3) memisahkan organelorganel dan molekul penyusunnya. Prosedur (1) dan (2) dinamakan homogenasi dapat dilakukan dengan menggunakan alat yang paling sederhana seperti homogeniser atau mortal sampai alat yang paling mutakhir seperti pemakaian vibrasi dan sonikasi tergantung pada bahan yang akan dihomogenasi. Prosedur (3) dilakukan dengan menggunakan sentrifus dengan kecepatan dan lama sentrifugasi tertentu.Sebagian besar protein merupakan molekul yang mudah rusak bila tidak berada pada kondisi fisiologisnya. Karena itu, untuk mempertahankan struktur dan fungsi protein, fraksinasi dilakukan pada suhu rendah (04 0C) dalam buffer dan pH tertentu (tergantung dari jenis protein yang akan dianalisa). Beberapa teknik analisa protein membutuhkan prosedur isolasi yaitu memisahkan protein dari makromolekul yang lain atau memisahkan protein dengan sifat tertentu dari protein lain yang tidak diinginkan dalam analisa. Suatu teknik isolasi dan identifikasi protein harus mempertimbangkan sifatsifat fisik, kimiawi dan kelistrikan suatu protein sedemikian rupa sehingga konformasi dan aktifitasnya tidak berubah. Pada tahap awal isolasi, biasanya digunakan metode yang memiliki daya pemisah terendah seperti pengendapan dengan amonium sulfat. Pengendapan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor antara lain jumlah dan posisi gugus polar, berat molekul, pH dan temperatur larutan

Protein Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa

Langsung ke: navigasi, cari

Segelas susu sapi. Selain itu. Protein (asal kata protos dari bahasa Yunani yang berarti "yang paling utama") adalah senyawa organik kompleks berbobot molekul tinggi yang merupakan polimer dari monomer-monomer asam amino yang dihubungkan satu sama lain dengan ikatan peptida.[1] Sampai tahap ini. Molekul protein mengandung karbon. terbentuklah protein yang memiliki fungsi penuh secara biologi.[2][3] . protein berperan sebagai sumber asam amino bagi organisme yang tidak mampu membentuk asam amino tersebut (heterotrof). Sebagai salah satu sumber gizi. protein masih "mentah". Protein merupakan salah satu dari biomolekul raksasa. oksigen. yang berperan sebagai cetakan bagi translasi yang dilakukan ribosom. Protein ditemukan oleh Jöns Jakob Berzelius pada tahun 1838. hidrogen. hanya tersusun dari asam amino proteinogenik. Biosintesis protein alami sama dengan ekspresi genetik. Jenis protein lain berperan dalam fungsi struktural atau mekanis. lipid. sebagai komponen penyimpanan (dalam biji) dan juga dalam transportasi hara. yang merupakan penyusun utama makhluk hidup. Protein terlibat dalam sistem kekebalan (imun) sebagai antibodi. sistem kendali dalam bentuk hormon. seperti misalnya protein yang membentuk batang dan sendi sitoskeleton. Kode genetik yang dibawa DNA ditranskripsi menjadi RNA. Protein berperan penting dalam struktur dan fungsi semua sel makhluk hidup dan virus. dan polinukleotida. Susu sapi merupakan salah satu sumber protein. protein merupakan salah satu molekul yang paling banyak diteliti dalam biokimia. nitrogen dan kadang kala sulfur serta fosfor. selain polisakarida. Kebanyakan protein merupakan enzim atau subunit enzim. Melalui mekanisme pascatranslasi.

menjadi fragmen peptida yang lebih . dan kuartener (tingkat empat):[4][5] • struktur primer protein merupakan urutan asam amino penyusun protein yang dihubungkan melalui ikatan peptida (amida).1 Sumber Protein 3. Struktur protein dapat dilihat sebagai hirarki. tersier (tingkat tiga). yaitu berupa struktur primer (tingkat satu).2 Keuntungan Protein • • • 4 Methode Pembuktian Protein 5 Bacaan lebih lanjut 6 Referensi [sunting] Struktur Struktur tersier protein. dengan penggunaan beberapa enzim protease yang mengiris ikatan antara asam amino tertentu. Protein ini memiliki banyak struktur sekunder beta-sheet dan alpha-helix yang sangat pendek. Model dibuat dengan menggunakan koordinat dari Bank Data Protein (nomor 1EDH). Frederick Sanger merupakan ilmuwan yang berjasa dengan temuan metode penentuan deret asam amino pada protein. sekunder (tingkat dua).Daftar isi [sembunyikan] • • • 1 Struktur 2 Kekurangan Protein 3 Sintese protein o o 3.

trimer. pita amida-I dari puntiran-alfa berbeda dibandingkan dengan pita amida-I dari lempeng-beta.pendek untuk dipisahkan lebih lanjut dengan bantuan kertas kromatografik.[6] Spektrum CD dari puntiranalfa menunjukkan dua absorbans negatif pada 208 dan 220 nm dan lempeng-beta menunjukkan satu puncak negatif sekitar 210-216 nm. "lempeng-beta"). dan lebih lanjut memicu mutasi genetik. "puntiran-alfa"). Hubungan rantai polipeptida yang berperan di dalamnya akan menimbulkan sebuah fungsi baru berbeda dengan komponen penyusunnya. "lekukan-beta"). Urutan asam amino menentukan fungsi protein. beta-sheet (β-sheet. Vernon Ingram menemukan bahwa translokasi asam amino akan mengubah fungsi protein. (3) kombinasi dari digesti dengan tripsin dan spektrometri massa. "lekukan-gamma"). ada beberapa domain yang terlibat di dalamnya. Struktur tersier biasanya berupa gumpalan. pada tahun 1957. Bila struktur domain pada struktur kompleks ini berpisah. berupa lembaran-lembaran lebar yang tersusun dari sejumlah rantai asam amino yang saling terikat melalui ikatan hidrogen atau ikatan tiol (S-H). dan gamma-turn. Struktur sekunder bisa ditentukan dengan menggunakan spektroskopi circular dichroism (CD) dan Fourier Transform Infra Red (FTIR). (β-turn. • struktur sekunder protein adalah struktur tiga dimensi lokal dari berbagai rangkaian asam amino pada protein yang distabilkan oleh ikatan hidrogen. Berbagai bentuk struktur sekunder misalnya ialah sebagai berikut: o o alpha helix (α-helix. komposisi struktur sekunder dari protein juga bisa diestimasi dari spektrum inframerah. (γ-turn. Jadi. Pada spektrum FTIR. beta-turn. Estimasi dari komposisi struktur sekunder dari protein bisa dikalkulasi dari spektrum CD. Struktur protein lainnya yang juga dikenal adalah domain. maka fungsi biologis masing-masing komponen domain penyusunnya tidak hilang. atau kuartomer) dan membentuk struktur kuartener. berupa pilinan rantai asam-asam amino berbentuk seperti spiral. (2) analisis sekuens dari ujung-N dengan menggunakan degradasi Edman. Struktur ini terdiri dari 40350 asam amino. Beberapa molekul protein dapat berinteraksi secara fisik tanpa ikatan kovalen membentuk oligomer yang stabil (misalnya dimer. 6N HCl) dan kemudian komposisi asam amino ditentukan dengan instrumen amino acid analyzer. Inilah yang membedakan struktur domain dengan . Protein sederhana umumnya hanya memiliki satu domain. Pada protein yang lebih kompleks.[4] o o • struktur tersier yang merupakan gabungan dari aneka ragam dari struktur sekunder. • Struktur primer protein bisa ditentukan dengan beberapa metode: (1) hidrolisis protein dengan asam kuat (misalnya. contoh struktur kuartener yang terkenal adalah enzim Rubisco dan insulin. dan (4) penentuan massa molekular dengan spektrometri massa.

Kekurangan Protein bisa berakibat fatal: • • Kerontokan rambut (Rambut terdiri dari 97-100% dari Protein -Keratin) Yang paling buruk ada yang disebut dengan Kwasiorkor. [sunting] Sumber Protein • • • • • Daging Ikan Telur Susu. disebut sebagai translasi. Di sistem pencernaan protein akan diuraikan menjadi peptid peptid yang strukturnya lebih sederhana terdiri dari asam amino.Simptom yang lain dapat dikenali adalah: o o o hipotonus gangguan pertumbuhan hati lemak • Kekurangan yang terus menerus menyebabkan marasmus dan berkibat kematian. yang disebabkan oleh filtrasi air di dalam pembuluh darah sehingga menimbulkan odem.[7] Biasanya pada anak-anak kecil yang menderitanya. dapat dilihat dari yang namanya busung lapar. setelah struktur kompleksnya berpisah. Kode untuk asam amino tidak esensiil dapat disintesa oleh DNA. Keseluruhan berjumlah 21 asam amino. penyakit kekurangan protein. Artinya kesembilan asam amino ini tidak dapat disintesa sendiri oleh tubuh esensiil. Kemudian karena hasil transkripsi di proses lebih lanjut di ribosom atau retikulum endoplasma. Ini disebut dengan DNAtranskripsi. Setelah penyerapan di usus maka akan diberikan ke darah. sedangkan sebagian asam amino dapat disintesa sendiri atau tidak esensiil oleh tubuh. dan produk sejenis Quark Tumbuhan berbji . Setiap orang dewasa harus sedikitnya mengonsumsi 1 g protein per kg berat tubuhnya. Kebutuhan akan protein bertambah pada perempuan yang mengandung dan atlet-atlet. [sunting] Kekurangan Protein Protein sendiri mempunyai banyak sekali fungsi di tubuh kita. Pada dasarnya protein menunjang keberadaan setiap sel tubuh.struktur kuartener. Artikel utama: Proteinbiosynthese [sunting] Sintese protein Dari makanan kita memperoleh Protein. Tubuh manusia memerlukan 9 asam amino. proses kekebalan tubuh. Pada struktur kuartener. protein tersebut tidak fungsional. Hal ini dilakukan dengan bantuan enzim. Darah membawa asam amino itu ke setiap sel tubuh.

enzim. Dari eksperimennya didapati bahwa kelinci yang memperoleh protein hewani lebih cepat bertambah beratnya dari kelinci yang memperoleh protein nabati. oleh McCay dari Universitas Berkeley menunjukkan how to get a six pack in a week bahwa kelinci yang memperoleh protein nabati. 1914.• • Suku polong-polongan Kentang Studi dari Biokimiawan USA Thomas Osborne Lafayete Mendel. [sunting] Keuntungan Protein • • • • Sumber energi Pembetukan dan perbaikan sel dan jaringan Sebagai sintesis hormon. sedangkan grup yang lain diberikan protein nabati. lebih sehat dan hidup dua kali lebih lama. Satu grup kelinci-kelinci tersebut diberikan makanan protein hewani. dan antibodi Pengatur keseimbangan kadar asam basa dalam sel . mengujicobakan protein konsumsi dari daging dan tumbuhan kepada kelinci. Profesor untuk biokimia di Yale. Kemudian studi selanjutnya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful