PENGERTIAN SISTEM DAN ANALIS SISTEM

Dibuat Oleh :

ISTININGSIH NPM: 28208002

Untuk memenuhi Tugas Perorangan Mata Kuliah Analisis dan Perencanaan Sistem Akuntansi 2

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS GUNADARMA 2009

ini berarti bahwa sistem berada pada lebih dari satu tingkat. Apa itu Subsistem? Subsistem merupakan komponen atau bagian dari suatu system. berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu” Pendekatan system yang lebih menekankan pada elemen atau komponennya mendefinisikan system sebagai berikut ini : “Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu” Kedua kelompok definisi tersebut adalah benar dan tidak bertentangan. Pendekatan system yang merupakan kumpulan elemen-elemen atau komponen-komponen atau susbsistem-subsistem merupakan definisi yang lebih luas. Pendekatan system yang lebih menekankan pada prosedur mendefinisikan system sebagai berikut ini : “Suatu Sistem adalah suatu jaringan kerja dari procedure-prosedure yang saling berhubungan. . Definisi ini lebih banyak diterima.. subsistem akuntansi penggajian. Terdapat dua kelompok pendekatan didalam mendefinisikan system. Masing-masing system ini terdiri dari system tingkat yang lebih rendah lagi. mobil adalah suatu system yang terdiri dari system-sistem bawahan seperti system mesin.PENGERTIAN SISTEM DAN ANALISIS SISTEM 1. system akuntansi dapat terdiri dari beberapa subsistem-subsistem. subsistem akuntansi biaya dan lain sebagainya. Pemisalan lainnya. yaitu subsistem akuntansi penjualan. Sebagai missal. yang berbeda adalah cara pendekatannya. yaitu yang menenkankan pada prosedurnya dan yang menekankan pada komponen atau elemennya. karena kenyataanya suatu system dapat terdiri dari beberapa subsistem atau system bagian. subsistem ini bisa phisik ataupun abstrak. subsistem akuntansi pembelian. Definisi Sistem Sistem adalah kumpulan / group / komponen apapun baik phisik yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerja sama secara harmonis untuk mencapai satu tujuan tertentu. Subsistem sebenarnya hanyalah sistem di dalam suatu sistem. system badan mobil dan system rangka.

Dari definisi dan penjelasan diatas dapatlah diambil kesimpulan. Setiap subsistem mempunyai sifatsifat dari system untuk menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses system secara keseluruhan.Apa itu Supersistem? Walaupun istilah supersistem jarang digunakan. suatu system terdiri dari elemen yang bisa berbentuk individu atau bagian-bagian yang terpisah. Komponen-komponen system atau elemen-elemen system dapat berupa suatu subsistem atau bagian-bagian dari system. selalu mengandung komponen-komponen atau subsistem-subsistem. dapat dibayangkan jika dalam suatu system ada . system yang lebih besar itu adalah supersistem. 2. kemudian berinteraksi satu sama lain untuk mencapai tujuan. Jadi. yang artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. system seperti ini ada. Jika suatu system adalah bagian dari system yang lebih besar. Setiap system tidak peduli betapapun kecilnya. Karakteristik Sistem Karakteristik system dapatlah digambarkan sebagai berikut : Lingkungan eksternal Batas sistem A Input D C Hirarki Sistem Lingkungan internal Hubungan Sistem ( interface ) B Out Put Sub Sistem Komponen Sistem (Components) Suatu system terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi.

Penghubung (Interface) Sistem Penghubung system merupakan media penghubung anatara satu subsistem dengan subsistem lainnya.subsistem yang tidak berjalan / berfungsi sebagaimana mestinya. Maintanance input adalah energi yang dimasukan supaya system tersebut dapat beroperasi. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari satu subsistem ke yang lainnya. Lingkungan Luar Sistem (Environments) Lingkungan luar dari suatu system adalah apapun diluar batas dari system yang mempengaruhi operasi system. Atau menuruta Azhar Susanto Batas Sistem merupakan garis abstraksi yang memisahkan antara system dan lingkungannya. Lingkungan luar yang menguntungkan merupakan energi dari system dan dengan demikian harus tetap dijaga dan dipelihara. Keluaran output dari satu subsistem akan menjadi masukan (input) untuk subsistem lainnya dengan melalui penghubung. Masukan dapat berupa masukan perawatan maintenance input) dan masukan sinyal (signal input). Batas system ini bagi setiap orang sangat relative dan tergantung kepada tingkat pengetahuan dan situasi kondisi yang dirasakan oleh orang yang melihat system tersebut. program adalah maintenance input yang digunakan untuk mengoperasikan komputernya dan data adalah siganal input untuk diolah menjadi informasi. Tentunya system tersebut tidak akan berjalan mulus atau mungkin juga system tersebut rusak sehingga dengan sendirinya tujuan system tersebut tidak tercapai. Sedang lingkungan luar yang merugikan harus ditahan dan dikendalikan. Keluaran (Output) Sistem . Sebagai contoh didalam system computer. Masukan (Input) Sistem Masukan system adalah energi yang dimasukkan kedalam system. Batas Sistem (Boundary) Merupakan daerah yang membatasi antara suatu system dengan system yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Dengan penghubung satu subsistem dapat berintegrasi dengan subsistem yang lainnya membentuk satu kesatuan. Lingkungan luar system dapat bersifat menguntungkan dan dapat juga bersifat merugikan system tersebut. Batas suatu system nenunjukan ruang lingkup (scope) dari system tersebut. kalau tidak maka akan mengganggu kelangsungan hidup dari system. Batas system ini memungkinkan suatu system dipandang sebagai satu kesatuan. Signal input adalah energi yang diproses untuk didapatkan keluaran.

Misalnya system teologia. maka operasi system tidak akan ada gunanya. 3. Sistem akuntansi akan mengolah data-data transaksi menjadi laporan-laporan keuangan dan laporan-lpaoran lain yang dibutuhkan oleh manajemen. Suatu system dikatakan berhasil bila mengenai sasaran atau tujuannya. panas yang dihaislkan adalah keluaran yang tidak berguna dan merupakan hasil sisa pembuangan. system akuntansi. Pengolah (Process) Sistem Suatu system dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran. system produksi dan lain sebagainya. Keluaran dapat merupakan masukan untuk subsistem yang lain atau kepada supersistem. Sistem diklasifikan sebagai system alamiah (natural system) dan system buatan manusia (human made system) Sistem alamiah adalah system yang terjadi melalui proses alam. yaitu system yang berupa pemikiran-pemikiran hubungan antara manusia dengan Tuhan.Keluaran system adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikan menjadi keluaran yang berguna dan sisi pembuangan. Sasaran dari system sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan system dan keluaran yang akan dihasilkan system. Sasaran (Objectives) atau Tujuan (Goal) Tujuan Sistem merupakan target atau sasaran akhir yang ingin dicapai oleh suatu system. Sistem buatan manusia adalah system yang dirancang oleh manusia. Misalnya system perputaran bumi. Klasifikasi Sistem Sistem dapat diklasifikan dari beberapa sudut pandang. Misalnya untuk system computer. diantaranya sebagai berikut ini : 1. Sistem fisik merupakan system yang ada secara fisik. 2. Suatu system pasti mempunyai tujuan atau sasaran. Sistem diklasifikan sebagai hasil system abstrak (abstrak system) dan system fisik (Physical System) Sistem abstrak adalah system yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik. Sistem buatan manusia yang melibatkan interaksi anatara manusia dengan mesin disebut dengan human . tidak dibuat manusia. Kalau suatu system tidak mempunyai sasaran. Misalnya system computer. sedang informasi adalah keluaran yang dibutuhkan. Suatu system produksi akan mengolah masukan berupa bahan baku dan bahan-bahan yang lain menjadi keluaran berupa barang jadi.

Sistem terbuka adalah system yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya. maka suatu system harus mempunyai suatu system pengendalian yang baik. Klasifikasi system terbuka dan tertutup dapat digambarkan sebagai berikut : . Sistem informasi merupakan contoh man-machine system. 3. Sistem computer adalah contoh dari system tertentu yang tingkah lakunya dapat dipastikan berdasarkan program-program yang dijalankan. Sistem diklasifikan sebagai system tertutup (closed system) dan system terbuka(open system) Sistem tertutup merupakan system yang tidak berhubungan dan tidak terpengaruh dengan lingkungan luarnya. yang ada hanyalah relatively closed (secara relative tertutup. Sistem diklasifikan sebagai system tertentu (deterministic System) dan system tak tentu (probabilistic system) Sistem tertentu beroperasi dengan tingkah laku yang sudah dapat diprediksi. sehingga secara relative tertutup karena system tertutup akan bekerja secara otomatis dna terbuka hanya untuk pengaruh yang baik saja. tetapi kenyataanya tidak ada system yang benarbenar tertutup. Sistem yang baik harus dirancang sedemikian rupa. sehingga keluaran dari system dapat diramalkan. karena menyangkut penggunaan computer yang berinteraksi dengan manusia. 4. Karena system sifatnya terbuka dan terpengaruh oleh lingkungan luanya. tidak benar-benar tertutup). Sistem ini bekerja secara otomatis tanpa adanya turut campur tangan dari pihak diluarnya. Sistem ini menerima masukan dan menghasilkan keluaran untuk lingkungan luar atau subsistem yang lainnya. Secara teoritis system tertutup ini ada. Interaksi diantara bagian-bagiannya dapat dideteksi dengan pasti. Sistem tak tentu adalah system yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsure probabilitas.machine system atau ada yang menyebut dengan man-machine system.

Pengertian Pengembangan Sistem Pengembangan system (system development) dapat berarti menyusun suatu system yang baru untuk menggantikan system yang lama secara keseluruhan atau memperbaiki system yang telah ada. Sistem yang lama perlu diperbaiki atau diganti disebabkan karena beberapa hal. yaitu sebagai berikut ini : 1.Sistem Terbuka Input Transformasi Output Sistem Tertutup Tujuan Mekanisme Pengendalian Input Transformasi Output 4. Adanya permasalahan-permasalahan (problems) yang timbul disistem yang lama yang dapat berupa : a. Ketidakberesan .

sehingga menyebabkan system yang lama harus diperbaiki. Adanya instruksi-instruksi (derivatives) Penyusunan system yang baru dapat juga terjadi karena adanya instruksiinstruksi dari atas pimpinan ataupun dari luar organisasi. volume pengolahan data semakin meningkat.Tidak ditaatinya kebijaksanaan manajemen yang telah ditetapkan. Dalam keadaan pasar bersaing. . 2. Untuk meraih kesempatan-kesempatan(Opportunities) Tenologi informasi telah berkembang dengan cepatnya.Kecurangan-kecurangan disengaja yang menyebabkan tidak amannya harta kekayaan perusahaan dan kebenaran dari data menjadi kurang terjamin. .Tidak efisiensinya operasi.Ketidakberesan dalam system yang lama menyebabkan system yang lama tidak dapat beroperasi sesuai dengan yang diharapkan.Kesalahan-kesalahan yang tidak disengaja yang juga dapat menyebabkan kebenaran dari data kurang terjamin. perangkat lunak dan teknologi komunikasi telah begitu cepat berkembang. Oganisasi mulai merasakan bahwa teknologi informasi ini perlu digunakan untuk meningkatkan penyediaan informasi sehingga dapat mendukung dalam proses pengambilan keputusan yang akan dilakukan oleh manajemen. Perangkat keras computer. 3. kecepatan informasi atau efisiensi waktu sangat menentukan berhasil atau tidaknya strategi dan rencana-rencana yang telah disusun untuk meraih kesempatan-kesempatan yang ada. maka menyebabkan system yang lama tidak efektif lagi. pelayanan yang meningkat kepada pelanggan dan lain sebagainya. . Ketidakberesan ini dapat berupa : . Bila pesaing dapat memanfaatkan teknologi ini. ditingkatkan bahkan . perubahan prinsip akuntansi yang baru. Kesempatankesempatan ini dapat berupa peluang-peluang pasar. maka kesempatan-kesempatan akan jatuh ke tangan pesaing. Pertumbuhan organisasi diantaranya adalah kebutuhan informasi yang semakin luas. Karena adanya perubahan ini. seperti misalnya peraturan pemerintah. b. sehingga system yang lama sudah tidak dapat memenuhi lagi semua kebutuhan informasi yang dibutuhkan manajemen. Berikut ini dapat digunakan sebagai indicator adanya permasalahanpermasalahan dan kesempatan-kesempatan yang dapat diraih. Pertumbuhan Organisasi Pertumbuhan organisasi yang menyebabkan harus disusunnya system yang baru.

Keluhan dari supplier karena tertundanya pembayaran .Waktu kerja yang berlebihan .Peramalan penjualan dan produksi tidak tepat .File-file yang kurang teratur .Pembayaran gaji yang terlambat .Produktifitas tenaga kerja yang rendah .Kehilangan kesempatan kompetisi pasar .Keluhan dari langganan .Kapasitas produksi yang menganggur (idle capasites) . Proses pengembangan system dapat digambarkan sebagai berikut : Sistem Yang ada Permasalahan.meraih kesempatan menemui instruksi Sistem Yang baru .Pekerjaan manajer yang terlalu teknis .Isi laporan yang sering salah .Bertumpuknya back order (tertundanya pengiriman karena kurangnya persediaan barang) .Laporan yang tidak tepat waktunya .Kegiatan yang tumpang tindih . Indikator-indikator ini diantaranya adalah sebagai berikut : .Pengiriman barang yang sering tertunda .Persediaan barang yang terlalu tinggi .Ketidakberesan kas .Tanggapan yang lambat terhadap langganan .Pemesnaan kembali barang yang tidak efisien .Biaya Operasi yang tinggi .Investasi yang tidak efisien .Dll. kesempatan.Tanggung jawab yang tidak jelas . instruksi Pengembangan ssitem Memecahkan masalah.Kesalahan-kesalahan manual yang tinggi .diganti keseluruhannya.Banyaknya pekerja yang menganggur .

Siklus ini disebut dengan siklus hidup suatu system (system life cycle). Efisiensi dapat diukur dari outputnya dibagi dengan inputnya. Services (pelayanan). Peningkatan-peningkatan ini berhubungan dengan PIECES (merupakan singkatan untuk memudahkan mengingatnya). peningkatan terhadap pelayanan yang diberikan oleh system. efisiensi berhubungan dengan bagaimana sumber daya tersebut digunakan dengan pemborosan yang paling minimum. Response time adalah rata-rata waktu yang tertunda diantara dua transaksi atau pekerjaan ditambah dengan waktu response untuk menanggapi pekerjaan terebut. peningkatan terhadap efisiensi operasi. maka diharapkan akan terjadi peningkatan-peningkatan di system yang baru. Proses pengembangan system melewati beberapa tahapan dari mulai system itu direncanakan sampai dengan system tersebut diterapkan. dioperasikan dan dipelihara. Efficiency (efisiensi). Efisiensi berbeda dengan ekonomis. peningkatan terhadap manfaat-manfaat atau keuntungankeuntungan atau penurunan-penurunan biaya yang terjadi. Control (Pengendalian). Economy (ekonomis). peningkatan terhadap pengendalian untuk mendeteksi dan memperbaiki kesalahan-kesalahan serta kecurangan-kecurangan yang dan akan terjadi.  Proses pengembangan system tidak harus urut  Jangan takut membatalkan proyek  Dokumentasi harus ada untuk pedoman dalam pengembangan system SIKLUS HIDUP PENGEMBANGAN SISTEM Pengembangan system informasi yang berbasis computer dapat merupakan tugas kompleks yang membutuhkan banyak sumber daya dan dapat memakan waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun untuk menyelesaikannya. Kinerja dapat diukur dari throughput dan response time. peningkatan terhadap kinerja (hasil kerja) system yang baru sehingga menjadi lebih efektif. Daur atau siklus hidup dari pengembangan system merupakan suatu bentuk yang digunakan untuk . peningkatan terhadap kualitas informasi yang disajikan. Throughtput adalah jumlah dari pekerjaan yang dapat dilakukan suatu saat tertentu. yaitu tahap perencanaan system. Bila operasi system yang sudah dikembangkan masih timbul kembali permasalahan-permasalahan yang kritis serta tidak dapat diatasi dalam tahap pemeliharaan system. maka perlu dikembangkan kembali suatu system untuk mengatasinya dan proses ini kembali ke tahap yang pertama. - - PRINSIP PENGEMBANGAN SISTEM  Sistem yang dikembangkan adalah untuk manajeman  Sistem yang dikembangkan adalah investasi modal yang besar  Semua alternative yang ada harus diinvestigasi  Investasi yang terbaik harus bernilai  Sistem yang dikembangkan memerlukan orang yang terdidik  Tahapan kerja dan tugas-tugas yang harus dilakukan dalam proses pengembangan system. yaitu sebagai berikut: Performance (kinerja).Dengan telah dikembangkannya system yang baru. Bila ekonomis berhubungan dengan jumlah sumber daya yang digunakan. Information (informasi).

Gary Grudnitski. Desain system secara umum (general system design) c. Dari sekian banyak siklus pengembangan system menurut beberapa penulis sejak tahun 1970 an. Analisis system (system analysis) b. Implementasi system (system implementation) 3. yaitu menurut John Burch.menggambarkan tahapan utama dan langkah-langkah di dalam tahanpan tersebut dalam proses pengembangannya. Penilaian system (system evaluation) d. Theory and Practice (new York: John Wiley & Sons) yang menuliskan tahapan pengembangan system sebagai berikut: 1. Manajemen system dan operasi (system management and operation) Kebijakan dan perencanaan sistem Kebijakan dan perencanaan sistem Kebijakan dan perencanaan sistem Kebijakan dan perencanaan sistem Kebijakan dan perencanaan sistem Kebijakan dan perencanaan sistem Kebijakan dan perencanaan sistem Kebijakan dan perencanaan sistem Manejemen Sistem Pengembangan Sistem Awal Proyek Sistem Metodologi Pengembangan Sistem . Information Systems. Pengembangan system (system development) a. Desain system terinci (detailed system design) e. Kebijakan dan perencanaan system (System policy and planning) 2. diambil salah satu yang akan menjadi acuan kita mengenai pengembangan system ini.

Data flow diagram Digunakan untuk menggambarkan suatu system yang telah ada atau system baru yang akan dikembangkan secara logika tanpa mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data tersebut menglir (misalnya lewat telpon. Structured chart . surat dan sebaginya) atau lingkungan fisik dimana data tersebut akan disimpan (misalnya file kartu. aturan-aturan dan postulat-postulat yang digunakan oleh suatu ilmu pengetahuan. Metodologi pengembangan system yang ada biasanya dibuat atau diusulkan oleh : Penulis buku Peneliti Konsultan System house Pabrik software Alat dan teknik pengembangan Sistem Untuk dapat melakukan langkah-langkah sesuai dengan yang diberikan oleh metodologi pengembangan system yang terstruktur.Metodologi adalah : Kesatuan metode-metode. konsep-konsep pekerjaan. b. seni atau disiplin lainnya. maka dibutuhkan alat dan teknik untuk melaksanakannya. procedure-prosedure. alat-alat yang digunakan juga ada yang berupa gambar atau grafik (nongraphical tools). pseudocode serta formulir-formulir untuk mencatat dan mnyajikan data. harddisk. diskette dan lain sebagianya) c. seperti misalnya data dictionary. yaitu tiap-tiap modul di dalam system digambarkan oleh fungsi utamanya. Alat-alatt yang digunakan dalam suatu metodologi umumnya berupa suatu gambar atau diagram atau grafik. Alat-alat pengembangan system yang berbentuk grafik diantaranya adalah sebagai berikut ini : a. HIPO diagram HIPO (Hierarchy Plus Input-Process-Output). mcrifile. structured English. adalah alat dokumentasi program yang berbasis pada fungsi. Selain berbentuk gambar. Metode adalah : Suatu cara/ teknik yang sisematik untuk mengerjakan sesuatu. tape.

d. Bagan untuk menggambarkan tata letak (layout charting) 3. disebut actigrams) dan diagram data (data diagrams disebut datagrams) e. memandang suatu system terdiri dari dua hal : benda (obyek. Bagan alir program (program flowchart) yang dapat berupa : Bagan alir logika program (program logic flowchart) Bagan alir program computer terinci (detailed computer program flowchart) c. Bagan organisasi (organization chart) Teknik-teknik dalam pengembangan sistem yang dapat digunakan antara lain sebagai berikut ini : a. Bagan distribusi kerja (working distribution chart) b. Menggunakan dua tipe diagram yaitu. Gantt chart 2. Bagan alir proses (process flowchart) e. Bagan alir kertas kerja (paperwork flowchart) d. yaitu dapat digunakan di semua metodologi yang ada. Teknik manajemen proyek. dokumen atau data) dan kejadian (kegiatan yang dilakukan oleh orang. Disamping alat-alat berbentuk grafik yang digunakan pada suatu metodologi tertentu.Digunakan untuk mendefinisikan dan mengilustrasikan organisasi dari system informasi secara berjenjang dalam bentuk modul dan submodule dengan menunjukan hubungan elemen data dan elemen control anatara hubungan modulnya sehingga memberikan penjelasan lengkap dari system dipandang dari elemen data. SADT (Structure Analysis and Design Technique) Structured Analysis and Design Technique. masih terdapat beberapa alat berbentuk grafik yang sifatnya umum. elemen control. diagram kegiatan(activity diagrams. yaitu CPM (Critical Path Method) dan PERT (Program Evaluation and Review Technique) Teknik ini digunakan untuk penjadwalan waktu pelaksanaan suatu proyek b. Alat alat ini berupa suatu bagan yang dapat diklasifikan sebagai berikut : 1. Bagan untuk menggambarkan hubungan personil (personil relationship charting) a. modul dan hubungan antar modulnya. mesin atau prangkat lunak). Jackson’s diagram (JSD) Jackson’s System Develpoment (JSD) membangun suatu model dari dunia nyata (real world) yang menyediakan subyek-subyek permaslahan dari system. Teknik menemukan fakta (fact finding techniques) . Bagan alir sistem(system flowchart) b. Bagan untuk menggambarkan aktivitas (activity charting) a.

Wawancara (interview) Memungkinkan analis sistem sebagai pewawancara (interviewer) untuk mengumpulkan data secara tatap muka langsung dengan orang yang diwawancarai (interviewee). Teknik analisis biaya / manfaat (cost-effectiveness analysis atau cost benefit analysis) Teknik ini menilai dari sisi kelayakan ekonomis suatu pengembangan sistem informasi. Teknik-teknik ini diantaranya adalah : 1. seringkali rapat-rapat diadakan baik oleh tim pengembangan sistem sendiri atau rapat anatara tim pengembangan sistem dengan pemakai sistem manajer. e. Teknik inspeksi / walkthrough Inspeksi merupakan kepentingan dari pemakai sistem dan walkthrough merupakan kepentingan dari analis sistem. Daftar pertanyaan (questionnaires) Adalah suatu daftar yang berisi dengan pertanyaan-pertanyaan untuk tujuan khusus yang memungkinkan analis sistem untuk mengumpulkan data dan pendapat dari responden-responden yang dipilih. Analis sistem melakukan walkthrough untuk maksud supaya dokumentasi yang akan diserahkan kepada pemakai sistem secara teknik tidak mengalami kesalahan dan dapat dilakukan dengan diverifikasi terlebih dahulu oleh analis sistem yang lain. 3. Penyebab kegagalan pengembangan sistem : . Pengumpulan sampel (sampling) Pengambilan sampel adalah pemilihan sejumlah item tertentu dari seluruh item yang ada dengan tujuan mempelajari sebagian item tersebut untuk mewakili seluruh itemnya dengan pertimbangan biaya dan waktu yang terbatas.Yaitu teknik yang dapat digunakan untuk mengumpukan data dan menemukan fakta-fakta dalam kegiatan mempelajari sistem yang ada. c. 4. d. Observasi (observation) Adalah pengamatan langsung suatu kegiatan yang sedang dilakukan yang mana pada waktu observasi analis sistem dapat ikut juga berpartisipsi dengan orangorang yang sedang melakukan suatu kegiatan tersebut. Teknik untuk menjalankan rapat Selama proses pengembangan sistem dilakukan. 2. Pemakai sistem melakukan inspeksi untuk maksud menilai dokumentasi yang diserahkan oleh analis sistem secara teknik tidak mengandung kesalahan. sehingga kemampuan analis sistem untuk memimpin atau berpartisipasi di dalam suatu rapat merupakan hal yang penting terhadap kesuksesan proyek pengembangan sistem.

Tanggung jawab analis sistem tidak hanya pada pembuatan program computer. Orang yang melakukan tugas baik sebagai analis sistem maupun pemrogram disebut analis / pemrogram (analyst / programmer) atau pemrogran/ analis (programmer/analyst).Pekerjaan analis sistem dalam pembuatan instruksi-instruksi program. Pemogram (programmer) adalah orang yang menulis kode program untuk suatu aplikasi tertentu berdasarkan rancang bangun yang telah dibuat oleh analis sistem. juga pada bidang aplikasi yang ditanganinya. Tugas dan tanguung jawab analis sistem dan pemrogram adalah berbeda dan dapat dilihat pada table berikut : Pemrogram Analis Sistem 1. tetapi juga . perancang sistem (system designer). konsultan sistem (system consultant) dan ahli teknik sistem (system engineer). tetapi pemrograman yang diperlukan. tidak terbatas pada sistem yang mempersiapkan rancang sesame analis sistem. terbatas 4. FUNGSI ANALIS SISTEM Analis sistem(system analyst) adalah orang yang menganalisis sistem (mempelajari masalah-masalah yang timbul dan menetukan kebutuhan-kebutuhan pemakai sistem) untuk mengidentifikasikan pemecahan yang beralasan. utilities dan bahasa-bahasa tidak hanya pada teknologi computer. Tanggung jawab pemrogram terbatas 1. computer. 5. Pengembangan sistem yang tidak dapat dipelihara 7. 4.pemrogram. program terbatas pada pemecahan masalah secara garis besar. tetapi pada sistem secara keseluruhan. Penggunaan teknologi computer dan perangkat lunak yang tidak direncanakan dan pemasangan teknologi tidak sesuai 6. analis bisnis (business analyst). Implementasi yang direncanakan dilaksanakan kurang baik 5. 3. Pekerjaan pemrogram tidak menyangkut hubungan dengan banyak orang. Pekerjaan pemrogram sifatnya teknis dan harus tepat dalam pembuatan 3. Pengetahuan pemrogram cukup terbatas pada teknologi computer.1. 2. Pengetahuan analis sistem harus luas. Kurangnya penyesuaian pengembangan sistem Kelalaian menetapkan kebutuhan pemakai dan melibatkan pemakai sistem Kurang sempurnanya evaluasi kualitas analisis biaya Adanya kerusakan dan kesalahan rancangan. sistem 2. Akan tetapi ada juga analis sistem yang melakukan tugas-tugas seperti pemrogram dan sebaliknya ada juga pemrogram yang melakukan tugas-tugas yang dilakukan oleh analis sistem. pada pembuatan program computer saja.Pekerjaan analis sistem melibatkan pada sesame pemrogram dan analis hubungan banyak orang. 3. Sebutan lain untuk analis sistem ini adalah analis informasi (information analyst). 2. 4. Analis sistem berbeda dengan pemogram.

akuntansi biaya. trend. Beberapa analis sistem setuju bahwa pengetahuan-pengetahuan dan keahlian berikut ini sangat diperlukan bagi seorang analis sistem yang baik : 1. tekonologi computer dan pemrograman computer: a. seperti misalnya pemrograman linier (linier programming). teknologi komunikasi data. pohon keputusan (decision tree). sistem operasi.bangun (spesifikasi) programnya. keuangan. tingkah laku organisasi. Pengetahun tentang bisnis ini meliputi akuntansi keuangan. memecah-mecah masalah tersebut ke dalam bagian-bagiannya. Pengetahun teknik yang harus dimiliki meliputi pengetahuan tentang perangkat keras computer. akuntansi manajemen. 5. Pengetahuan ini dibutuhkan supaya analis sistem dapat berkomunikasi dengan pemakai sistem. Pengetahuan dan keahlian tentang teknik pengolahan data. Pengatahuan dan keahlian yang diperlukan Analis Sistem Analis sistem harus mempunyai pengetahuan yang luas dan keahlian yang khusus.produksi. pemakai sistem dan manajer. 4. 2. regresi (regression). sistem pengendalian manajemen. network. Pengetahun tentang bisnis secara umum Aplikasi bisnis merupakan aplikasi yang sekarang paling banyak diterapkan. simulasi dan lain sebagainya. utilites dan paket-paket perangkat lunak lainnya. Pengetahun tentang metode kuantitatif Dalam membangun model-model aplikasi. bahasa-bahasa computer. menganalisisnya dan kemudian harus dapat merangkainya kembali menjadi suatu sistem yang dapat mengatasi permasalahanpermsalahan tersebut. 3. Keahlian komunikasi antar personil . Keahlian teknik yang harus dimiliki adalah termasuk keahlian dalam penggunaan alat dan teknik untuk pengembangan perangkat lunak aplikasi serta keahlian dalam menggunakan computer. pemrograman dinamik (dynamic programming). kebijakan perusahaan dan aspek-aspek bisnis lainnya. b. manajemen personalia. maka analis sistem harus mempunyai pengetahuan tentang ini. analis sistem banyak menggunakan metode-metode kuantitatif. Keahlian pemecahan masalah Analis sistem harus mempunyai kemampuan untuk meletakkan permasalahanpermasalahan komplek yang dihadapi oleh bisnis. pemasaran.

mengontrol dan mengatur anggota tim pengembangan sistem lainnya c. presentasi. Bertanggung jawab dalam mendefinisikan masalah. Membuat laporan-laporan kemajuan proyek (progress report) h. Mengkaji ulang dan memeriksa kembali hasil kerja dari tim. 6. Tim Pengembangan Sistem Dalam proyek pengembangan sistem yang kecil dan sederhana. e. Memberikan rekomendasi-rekomendasi perbaikan sistem f. Mewakili tim untuk berhubungan dengan pemakai sistem dalam hal perundingan-perunndingan dan pemberian-pemberian nasehat kepada manajemen dan pemakai sistem.Tim ini secara umum dapat terdiri dari personil-personil sebagai berikut : 1. Akan tetapi untuk proyek pengembangan sistem yang besar atau komplek. rapat dan pembuatan lapoaran-laporan.studi kelayakan. Sebagai ketua/ coordinator tim pengembangan sistem b. Anggota dari tim pengembangan sistem ini tergantung dari besar kecilnya ruang lingkup proyek yang akan ditangani. Analis sistem yang kaku dalam membina hubungan kerja dengan personil-personil lainnya yang terlibat.Tugasnya adalah membantu tugas dari manajer analisis sistem dan mewakilinya bila manajer analis sistem berhalangan. Keahlian membina hubungan antar personil Manusia merupakan faktor yang kritis didalam sistem dan watak manusia satu dengan yang lainnya berbeda. Keahlian ini diperlukan di dalam wawacara.Analis sistem harus mempunyai kemampuan untuk mengadakan komunikasi baik secara tertulis. g. Apalagi bila analis sistem tidak dapat membina hubungan yang baik dengan pemakai sistem. 3. maka akan tidak mendapat dukungan dari pemakai sistem atau manajemen dan kecenderungan pemakai sistem akan mempersulitnya. Ketua analis sistem Ketua analis sistem (lead system analyst) biasanya menjabat sebagai wakil dari manajer analisis sistem. akan membuat pekerjaannya menjadi tidak efektif. Analis sistem senior . 2. Manajer analisis sistem Manajer anaisi sistem (manager of system analysis) ini disebut juga sebagai coordinator proyek dan mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai berikut: a. pekerjaan ini biasanya dilakukan oleh sejumlah orang dalam bentuk tim. Membuat jadwal pelaksanaan proyek pengembangan sistem yang akan dilakukan d. kemungkinan hanya ada seorang analis sistem yang merangkap sebagai pemrogram (analis/pemrogram) atau seorang pemrogram yang merangkap sebagai analis sistem(pemrogram/analis). Mengarahkan. disain sistem dan penerapananya.

ac. Referensi : 1. Pemrogram aplikasi senior Permograman aplikasi senior (senior application programmer) merupakan pemrigraman computer yang sudah berengalaman dengan tugas merancang spesifikasi dari program aplikasi dan mengkoordinasi kerja dari pemrogram yang lainnya.gunadarma. Analis sistem Analys sistem (system analyst) merupakan analis sistem yang cukup berpengalaman dan dapat bekerja sendiri tanpa bimbingan dari analis sistem senior. Pemrogram aplikasi yunior biasanya hanya dilibatkan pada pembuatan modul-modul program yang sederhana. Mbus. Azhar Susanto. Pemrogram aplikasi Pemrogram apliaksi (application programmer) merupakan pemrogram computer yang cukup berpengalaman dan dapat melakukan tugasnya tanpa harus dibimbing secara langsung lagi. seperti misalnya pembuatan bentuk-bentuk I/O. Pemrogram aplikasi yunior ini sering juga disebut dengan pemrogram aplikasi yang masih dilatih (application programmer trainee). 4.ic . Pemrogram aplikasi yunior Pemrogram aplikasi yunior (junior application programmer) merupakan pemrogram computer yang belum berpengalaman dan masih dibawah bimbingan langsung dari pemrogram yang lebih senior. DR. BPFE-UGM Yogyakarta 2. 5.Pemrogram aplikasi senior ini kadang-kadang juga disebut dengan pemrogram / analis. Ak Alamat email  widada@staff. Jogiyanto. 7. 8. Analis sistem yunior Analis sistem yunior (junior system analyst) merupakan analis sistem yang belum berpengalaman dan masih membutuhkan bimbingan-bimbingan dari analis sistem yang lebih senior. 6.Analis sisten senior (senior system analyst) merupakan analis sistem yang sudah berpengaalaman. Analis sistem yunior ini sering juga disebut dengan analis sistem yang masih dilatih (system analyst trainee).

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.