Contoh Jurnal dengan Tema Pendidikan

Filed under: Uncategorized — Tinggalkan komentar Desember 19, 2010 PEMANFAATAN BLOG (JURNAL ONLINE) DALAM PEMBELAJARAN MENULIS Made Hery Santosa Universitas Pendidikan Ganesha madeherysantosa@yahoo.com ABSTRAK Pada saat ini, perkembangan Teknologi dan Informasi Komunikasi (TIK) di berbagai bidang sangatlah pesat dan dilihat sebagai suatu keperluan dan juga kesempatan. Pada bidang pendidikan bahasa Inggris, misalnya, perkembangan TIK dapat memberikan dimensi baru kemampuan literasi bagi pembelajar; TIK mampu memberikan kesempatan berkreasi bagi penulis-penulis muda. Kemampuan menulis yang baik sangatlah penting bagi pembelajar kelak. Untuk mulai menulis, pembelajar bisa mulai dari sesuatu yang sederhana dan informal, misalnya jurnal/diari kegiatan sehari-hari. Namun, pembelajaran menulis saat ini masih dirasakan konvensional dimana pengajar masih sering menyuruh pembelajarnya membuat suatu tulisan langsung tanpa proses menulis. Seringkali topik yang diberikan terbatas sehingga kurang menarik, tidak menantang eksplorasi, kehilangan unsur inovasi dan kreasi. Bahkan, pengajarlah yang sering, selama ini, menjadi satu-satunya pemeriksa dari tulisan pembelajar sehingga kurangnya umpan balik dan interaksi dalam proses menulis tersebut. Salah satu cara yang bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kemampuan menulis pembelajar dengan memanfaatkan TIK adalah dengan blog (jurnal online). Blog adalah sebuah jurnal online dimana pembelajar bisa menulis apapun yang menurut mereka menarik, mengeditnya, mempublikasikannya, dan bahkan membuatnya menjadi media agihan (sharing) bagi semua yang terlibat didalamnya. Dipercaya bahwa menulis dengan memanfaatkan blog dapat memberikan audiens yang nyata dan potensial untuk perbaikan tulisan pembelajar, inovasi, eksplorasi, dan kreasi yang lebih baik, memberikan interaksi yang lebih dinamis, kemampuan literasi yang lebih baik, bahkan perkembangan bekerja dalam tim. Kata kunci: Blog, Pembelajaran Menulis PENDAHULUAN Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah begitu pesat pada jaman ini. Perkembangan ilmu yang terjadi selama ini tidaklah berlangsung secara tiba-tiba, melainkan terjadi secara bertahap. Perkembangan ilmu terjadi karena manusia selalu dihadapkan pada tantangan alam, situasi dan kondisi yang memacu daya kreativitasnya.Selalu terdapat dorongan untuk membuat manusia melangkah ke arah kemajuan dan dorongan tersebut adalah rasa ingin tahu (curiousity) (Mutansyir, 2002: 63). Semua hal yang terjadi sampai sekarang ini merupakan rangkaian panjang sejarah peradaban manusia. Pesatnya kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan tersebut telah menghadirkan tantangan (dan kesempatan) bagi seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk dunia

pendidikan. Pendidikan saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan yang sangat kompleks, salah satunya adalah peningkatan sumber daya manusia yang mampu bersaing dan berkiprah di era globalisasi ini. Untuk itu, lembaga pendidikan sebagai suatu institusi yang bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia diharapkan mampu memberikan yang terbaik dengan melakukan terobosan berikut upaya perbaikan dengan tujuan untuk peningkatan kualitas proses dan produk pendidikan. Untuk membangun sistem pendidikan Indonesia yang berkualitas diperlukan adanya dukungan seluruh komponen secara menyeluruh dan berkesinambungan. Perkembangan global saat ini menuntut adanya perkembangan dari segi kualitas sumber daya manusia (Nurkolis, 2002: 1). Dunia pendidikan Indonesia telah mengalami banyak transformasi, mulai dari metode, fokus, kurikulum, dan lainnya. Pembelajaran bahasa, khususnya pembelajaran bahasa asing, juga mengalami hal yang serupa. Telah banyak strategi, teknik, metode, dan pemikiran-pemikiran yang telah dihasilkan untuk kualitas pembelajaran bahasa asing yang lebih baik. Akan tetapi, sampai sekarang, sepanjang yang peneliti tahu, pembelajaran bahasa asing, khususnya bahasa Inggris masih belum menunjukkan hasil yang optimal. Kemampuan anak-anak yang belajar bahasa Inggris, bahkan telah dimulai sejak sekolah dasar dan ditambah dengan jam tambahan diluar kelas, masih tetap belum optimal. Pembelajaran bahasa Inggris juga saat ini dihadapkan pada tantangan untuk mampu meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajarannya sehingga diharapkan sumber daya manusia dapat ditingkatkan. Terdapat banyak orang, terutama anak-anak yang belajar bahasa Inggris sekarang tidak mampu berbicara dan menulis dalam bahasa Inggris meski mereka paham dengan aturan-aturan yang ada dalam bahasa tersebut Mereka cenderung hanya memahami konsep-konsep yang ada secara mekanis, dimana ketika mereka dihadapkan pada situasi yang harus berbicara atau menulis, mereka tidak mampu melakukannya. Terdapat banyak hal yang mempengaruhi keberhasilan pembelajaran bahasa Inggris di dalam kelas. Beberapa diantaranya adalah faktor-faktor berikut yang satu sama lain saling berhubungan. Pertama, dari faktor pengajar. Banyak pengajar yang belum paham dengan pembelajaran bahasa Inggris yang menekankan pada aspek penguasaan kompetensi akan keterampilan berbahasa dan komponen kebahasaan lainnya serta kreativitas dan kearifan lokal (www.hariannasib.com, 2006). Kurangnya kesempatan untuk berkreasi, kurangnya pemahaman dan kegiatan pelatihan yang menunjang mungkin menjadi penyebab rendahnya mutu pembelajaran yang disebabkan oleh mutu guru sehingga mempengaruhi kualitas pembelajaran bahasa Inggris. Kedua, dari faktor kemampuan mahasiswa. Kualitas kemampuan bahasa Inggris mahasiswa semakin tahun semakin menurun, khususnya yang terlihat di lingkungan penulis. Dalam pembelajaran di kelas, mereka lebih sering cenderung untuk bersikap santai dan tidak tekun dalam belajar sehingga kualitas pembelajaran menjadi kurang optimal. Faktor ketiga adalah dari hal-hal di luar yang tadi disebutkan, misalnya lingkungan, sumber belajar, staf pendukung pembelajaran, fasilitas dan lainnya. Hal-hal ini tidak dapat dipungkiri dapat memberikan pengaruh terhadap kesuksesan proses belajar mengajar. Sudah seharusnya hal-hal tersebut mendukung secara positif kualitas pembelajaran sehingga kemampuan mahasiswa dapat meningkat. Akan tetapi, sering, hal-hal tersebut tidak optimal dalam mendukung kesuksesan pembelajaran bahasa Inggris. Hal-hal tersebut di atas telah mempengaruhi kualitas pembelajaran bahasa Inggris sehingga perlu dicarikan solusinya.

Itu berarti untuk memiliki kompetensi ini seorang dosen harus memiliki pengetahuan awal tentang hal-hal yang berkaitan dengan pembelajaran seperti hakekat belajar. Kompetensi dasar profesional ini tentunya harus ditunjang dengan strategi khusus mengingat kondisi setiap kelas berbeda-beda. kurang adanya nuansa kreatif dan inovatif dalam pembelajaran di kelas sering terjasi dimana semua proses menulis dikerjakan di kelas sehingga tampak monoton. seseorang harus memiliki skemata yang memadai untuk dapat diekspresikan secara efektif melalui media tulis. Dosen biasanya yang memberi lebih banyak komentar sehingga terkesan satu arah. mahasiswa menulis. sering kali. faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas belajar. Jika ada. membuat draft. suatu strategi tertentu di kelas A mungkin tidak bisa berlaku efektif sama jika strategi tersebut diaplikasikan di kelas B. hal-hal berikut berpotensi besar mempengaruhi keberhasilan pembelajaran menulis. ciri-ciri belajar dalam suatu bidang tertentu. • Motivasi. namun semestinya melewati berbagai proses mulai dari proses outline.Seluruh komponen pembelajaran diharapkan harus dapat bekerja sama untuk mencapai hasil efektif untuk peningkatan pembelajaran. tidak adanya proses feedback yang bersifat ragam antara mahasiswa. Mahasiswa tidak tahu apa yang terjadi dengan tulisan mereka karena setelah selesai dikerjakan. dan dosen. • Standar Penilaian. Tidak ada proses yang mampu memberikan pematangan untuk perbaikan tulisan mahasiswa. Standar penilaian yang digunakan harus jelas agar tidak mengundang pertanyaan akan kesahihan nilai yang diperoleh mahasiswa. minat dan sikap pembelajar. Feedback adalah hal yang sangat penting dalam kegiatan menulis. Misalnya. • Umpan Balik (Feedback). Sering kali. revisi secara berkesinambungan terus dilakukan. • Proses Belajar Mengajar. banyak mahasiswa yang tidak menghasilkan suatu tulisan dengan melalui proses menulis tersebut. Keterampilan menulis merupakan salah satu dari empat keterampilan bahasa. sampai bisa menjadi tulisan. Kemampuan menulis yang baik sangatlah penting bagi mahasiswa di kemudian hari karena akan mampu memberikan kesempatan dan juga tentunya tantangan yang lebih bagi mereka. Khususnya dalam pembelajaran menulis. Namun dalam kenyataannya. proses belajar mengajar keterampilan menulis di kelas masih sangat sederhana. Namun. Ada kalanya. serta latar belakang pebelajar. Suatu tulisan yang baik tidaklah bisa sekali jadi. kurang ‘menantang’ eksplorasi pengetahuan mahasiswa. Motivasi adalah faktor internal yang oenting untuk membantu seseorang memperoleh . seorang dosen harus memiliki kompetensi dasar dalam hal pengelolaan dan pengaturan untuk menciptakan iklim belajar dan mengajar yang kondusif sehingga memungkinkan dilaksanakannya kegiatan proses belajar mengajar yang sesuai dengan kompetensi siswa masing-masing. kemudian dikoreksi oleh dosen dan diberi komentar. dan sepanjang proses tersebut. Nuansa ini juga bisa berfungsi sangat oenting dalam proses pembelajaran menulis. langsung dikumpulkan ke dosen untuk dikoreksi. Dosen menerangkan materi perkuliahan. Untuk menghasilkan suatu tulisan yang baik. Namun. • Kreativitas dan Inovasi. hal tersebut tampaknya kurang banyak membantu mahasiswa.

tagged. Secara teknis. facebook. Mahasiswa yang memiliki motivasi yang rendah dalam mengikuti perkuliahan tentu akan mempengaruhi keberhasilannya dalam pembelajaran menulis sehingga pada akhirnya. video. baik di dalam kelas maupun di luar kelas. tidak berada di dalam kelas dapat memberi suatu dimensi baru pembelajaran bahasa Inggris. muncul. misalnya secara synchronous ataupun asynchronous. 2006). dan lainnya). perkembangan pesat TIK ini memberikan tantangan sekaligus kesempatan bagi pengajar dan mahasiswa agar dapat digunakan secara efektif di dalam pembelajaran di kelas. melalui media online. Tools seperti blog. inovasi. Dengan memiliki blog yang juga berarti memiliki jurnal online. khususnya pembelajaran bahasa Inggris. blog berkembang sangat pesat seiring perkembangan TIK di Indonesia. Mahasiswa dapat berkomunikasi dengan berbagai cara inovatif yang ada. Merchant (2003) menambahkan bahwa pemanfaatan TIK bagi mereka yang. Sehubungan dengan keterampilan menulis. 2007). dan Content Management System (CMS) bisa digunakan untuk membantu meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris mahasiswa. Seiring dengan perkembangan TIK dewasa ini. dan tentu saja unsure senang. atau link ke alamat laman (situs) relevan lainnya.hasil yang lebih baik. Menurut Sei-Hwa. . Blog (bentuk sederhana dari weblog) adalah sebuah laman (situs) seseorang yang sering di update yang sering disebut dengan jurnal (diari) online (Rouf dan Sopyan. Sehubungan dengan hal tersebut diatas. mulai dari artis. karena tidak memerlukan pengetahuan pemrograman dan sintaks yang rumit. salah satu media efektif yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam keterampilan menulis karena memiliki karakteristiknya yang relevan adalah media blog. dosen sampai mahasiswa karena proses membuatnya sangatlah mudah. terdapat banyak media online yang gratis yang bisa dimanfaatkan sebagai media pembelajaran. TIK dapat membuka berbagai kesempatan bagi penulis-penulis pemula karena mereka dihadapkan pada media online yang interaktif sehingga terbuka kesempatan untuk kemampuan untuk memperluas wawasan. Seiring dengan perkembangan Teknologi. Jika ada kesalahan. hal tersebut bisa langsung diperbaiki. Sehubungan dengan peningkatan kemampuan menulis. dan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan yang lebih baik. Mahasiswa hanya tinggal mengisi slot-slot yang sudah ada. membuat blog tidaklah sulit. guru. mahasiswa tidak mampu menghasilkan suatu tulisan yang baik dan sesuai dengan tuntutan kurikulum setelah menyelesaikan perkuliahan tersebut. audiens pembaca yang lebih luas daripada sebelumnya. seperti audio. Jadi. yang juga bisa menjadi media agihan (sharing) bagi semua audiens. Lebih lanjut ia menambahkan bahwa khususnya untuk pembelajaran menulis. webpage. Informasi dan Komunikasi (selanjutnya TIK). politikus. Dewasa ini. seperti halnya mengetik. Hampir semua orang memiliki blog. bahkan ke luar negeri yang tidak bisa dibayangkan mengingat jurnal tersebut bersifat online. kemudian tinggal dipublikasikan dan blog mereka sudah bisa dilihat oleh seluruh orang didunia. mahasiswa bisa menulis apapun pada bagian blog yang telah ada. pemanfaatan media blog sangatlah sesuai dengan karakteristik pembelajaran menulis. dimana mereka bisa edit dan publikasikan sesering mereka mau. termasuk memberi tambahan penekanan atau informasi dengan media lain yang juga telah tersedia. beberapa inovasi baru dalam dunia pendidikan utamanya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris. mahasiswa dapat menulis apapun yang mereka senangi. Dengan blog. TIK mampu menjadi salah satu media pembelajaran bahasa Inggris yang memberikan nuansa kreativitas. dalam dunia pendidikan. social networking system (friendster. khususnya.

Mahasiswa akan dijelaskan terlebih dahulu bagaimana membuat blog. sampai tulisan final dimana di setiap proses tersebut. agak sulit tampaknya untuk mengetahui apakah seseorang sudah menulis sesuatu atau belum kecuali yang bersangkutan memang sengaja masuk ke blog temannya. dengan adanya nuansa inovasi dan kreativitas yang lebih diberikan. revisi tetap dilakukan secara terus menerus. sesuai dengan beberapa faktor yang telah disebutkan sebelumnya. media blog akan digunakan. draft sampai tulisan final yang telah disetujui atau dikoreksi ditaruh di blog mereka sehingga memberi kebanggaan dan dorongan untuk berbuat yang terbaik untuk ditunjukkan ke semua orang yang memiliki akses ke blog mereka. Dalam pembelajaran menulis. potensi audiens riil ini memberikan ‘tuntutan’ sekaligus kesempatan bagi mahasiswa untuk menunjukkan hasil karya mereka yang terbaik. • Dari awal. pengetahuan akan komponen-komponen yang membentuk suatu tulisan yang padu (unity) dan koheren (coherence). blog dipercaya akan sangat membantu peningkatan prestasi mahasiswa dalam pembelajaran menulis. bahkan di tempat-tempat lain. • Untuk memberi kreativitas dan inovasi. sepanjang ada koneksi. orang tua mereka. dimana mereka bisa saling melihat dan memberi komentar pekerjaan temannya untuk hasil yang lebih baik sebelum dikoreksi oleh dosen. kemudian mengisi tulisan di dalamnya. mahasiswa juga harus memahami pengetahuan akan elemen-elemen dasar tulisan. Lebih lanjut. mahasiswa dapat menuangkan ide-idenya dan mengekspresikan perasaannya dalam bentuk tulisan yang baik dan efektif. seluruh blog mahasiswa didaftarkan oleh dosen dalam suatu wadah blog baru. Baik artinya paragraf tersebut merupakan suatu kesatuan yang padu dan koheren. Tanpa disadari. mahasiswa akan termotivasi untuk lebih mau lagi menulis dan menghasilkan tulisan yang lebih baik dan efektif. Kemudian. Efektif . Blog sebagai wadah curahan ide dan tulisan mahasiswa akan sangat bermanfaat bagi mereka karena blog sebagai media online mampu memberikan audiens riil bagi tulisan mahasiswa. mulai dari outline. dosen adalah satu-satunya orang yang membaca tulisan mahasiswa. Jika selama ini. • Mahasiswa diberikan kesempatan untuk melakukan peer correction. Peneliti yakin. baik yang sekelas maupun di luar kelas. standar penilaian yang akan digunakan untuk mengoreksi pekerjaan mahasiswa diberikan dan dijelaskan sehingga masing-masing pihak paham akan apa yang semestinya ditekankan atau diperbaiki. Jika tidak. dan mereka yang memiliki akses ke internet. Hal ini bertujuan mirip seperti mailing list (hal yang sama bisa dilakukan dengan media RSS/Rich Summary Site Feed/Really Simple Syndicate) dimana ketika seseorang yang meng-upload tulisan. dan bagaimana memberi komentar atas tulisan teman-temannya melalui media tersebut. Dalam hal ini. Hal ini sudah barang tentu akan membantu dosen juga mengingat mengoreksi tulisan mahasiswa tidaklah mudah mengingat jumlah kelas dan mahasiswa yang diajar. serta kompetensi menulis berdasarkan jenis-jenis tulisan. membuat draft. sistem blog itu akan secara otomatis ‘memberi tahu’ pemilik blog lainnya yang sudah tergabung dalam suatu wadah tadi. dengan media blog. Ini akan jauh memudahkan mahasiswa dan dosen. tulisan mereka dapat dibaca oleh teman-teman mereka. Diharapkan hal ini juga akan memberikan motivasi yang lebih baik bagi peningkatan kompetensi menulis mahasiswa. Rasional tindakan tersebut adalah sebagai berikut: • Mahasiswa akan dibiasakan untuk berkerja melewati proses kegiatan menulis.membuat blog sangatlah mudah. Hasil tulisan mahasiswa dari outiline.

diharapkan kualitas pembelajaran dapat meningkat. persuasif. pilihan kata. seperti klasifikasi. cerita. bisa merekam pikiran-pikirannya mengenai hal-hal yang penting atau kegiatan-kegiatan yang sifatnya pribadi dalam hidup mereka. Efektif dimaksudkan bahwa tulisan mereka nantinya mampu menarik perhatian pembaca sekaligus mampu menyampaikan pesan yang ingin dituangkan secara tepat dan baik. Definisi-definisi tersebut dapat dirangkum dua hal. mahasiswa akan bisa dikategorikan belum memiliki kompetensi yang cukup apabila mereka tidak menguasai kedua kemampuan tersebut dengan baik. Seluruh jenis tulisan tersebut harus dikuasai oleh mahasiswa dimana mereka diharapkan mampu menunjukkan penguasaan akan jenis-jenis tulisan termasuk komponen . struktur. mempengaruhi. seperti tulisan naratif. kompetensi menulis mahasiswa dapat ditingkatkan. Pada dasarnya. 2003: 2). Dengan memanfaatkan blog sebagai media jurnal online dalam pembejaran menulis. dan lain-lain. dan kemampuan mahasiswa menghasilkan tulisan yang baik dan efektif berdasarkan prinsip kepaduan dan koherensi. yaitu. argumentatif. otobiografi. mengungkapkan. tidaklah bisa dipisahkan mengingat keduanya merupakan satu kesatuan yang saling mendukung. keterampilan. Kedua kemampuan di atas. 2003: 37) menyatakan bahwa kompetensi berarti penguasaan terhadap tugas. dan berbicara serta komponen-komponen bahasa. tingkah laku. kedua pendapat tersebut memiliki ide yang sama tentang pengertian kompetensi yang pada intinya mengacu pada kemampuan mahasiswa untuk melakukan sesuatu berdasarkan suatu standar tertentu. Peningkatan kompetensi ini diharapkan berimbas pada peningkatan kompetensi berbahasa Inggris mahasiswa yang meliputi aspek-aspek keterampilan bahasa lainnya. seperti surat. Pembelajaran menulis pada hakekatnya adalah suatu pembelajaran tentang bagaimana seseorang mengekspresikan ide dan perasaannya lewat media tulisan (Rainey. dengan berbagai kelasnya. sebab akibat. dimana seseorang bisa mengkomunikasikan perasaan dan idenya kepada orang lain melalui media dan bentuk yang beragam. hampir semua yang ditulis oleh penulis merupakan cerminan dari kemampuannya akan pengolahan kata-kata sehingga bahkan hal-hal yang abstrak bisa ditampilkan dengan lebih jelas karena kemampuan tersebut. Dalam suatu tulisan. KAJIAN TEORI Kompetensi Menulis Finch dan Crunkilton (dalam Mulyasa. kosakata. dan esai. dan lainnya. dan penghargaan-penghargaan yang diperlukan untuk menunjang keberhasilan atau suatu prestasi. Baik artinya paragraf tersebut merupakan suatu kesatuan yang padu dan koheren. deskriptif.dimaksudkan bahwa tulisan mereka nantinya mampu menarik perhatian pembaca sekaligus mampu menyampaikan pesan yang ingin dituangkan secara tepat dan baik. Melalui kegiatan menulis. membaca. menulis juga bisa dijadikan hiburan. yaitu menyimak. Bahkan. kemampuan yang harus dapat dilakukan oleh mahasiswa. dkk. Padmadewi (2004) menambahkan bahwa kompetensi adalah kemampuan dalam mata kuliah dan mata praktikum yang harus dimiliki oleh lulusan. sebagai kemampuan mahasiswa menguasai aspek-aspek keterampilan dan komponen bahasa. Reinking. seseorang juga bisa mengemukakan keperluannya. dan menghibur. (2002: 3) menyatakan bahwa terdapat empat tujuan umum dari kegiatan menulis. Dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa. Terdapat banyak jenis karangan atau tulisan. Dengan meningkatnya kemampuan berbahasa Inggris mahasiswa. yaitu untuk menginformasikan. perbandingan. seperti pelafalan.

Sedangkan motivasi negatif mengacu pada pengambilan tugas-tugas yang selalu dihantui rasa tidak nyaman yang pada akhirnya menghasilkan sesuatu yang tidak diinginkan pula. yaitu motivasi asimilatif dan motivasi afiliatif. Pertama. motivasi juga didefinisikan sebagai suatu awal untuk menciptakan dan menjaga tingkah laku seseorang menuju pencapaian tujuan (Ames & Ames.Educational Model. Banyak peneliti mempertimbangkan motivasi sebagai sebuah elemen utama yang menentukan kesuksesan dalam meningkatkan kemampuan dalam mempelajari bahasa kedua maupun bahasa asing. Gardner dan Lambert (1972) mengemukakan sebuah model yang disebut dengan Socio. mencari pekerjaan. Aspek motivasi ini sangat penting karena berperan dalam menentukan keaktifan dan tingkah laku siswa dalam belajar (Ngeow. Kedua. dan Komunikasi (TIK) . mahasiswa harus mampu menguasai elemen-elemen tulisan. misalnya persyaratan masuk perguruan tinggi. seperti topic sentence/thesis statement. Oxford & Shearin (1994) lebih lanjut menyatakan bahwa motivasi adalah hasrat untuk mencapai tujuan. Dari model ini terdapat dua macam motivasi.kebahasaan lainnya. mahasiswa harus mampu menguasai beberapa hal. ketidaklulusan. dikombinasikan dengan usaha untuk mencapai tujuan tersebut. antara lain 1) tujuan. 1989). 3) keinginan mencapai tujuan. 1998). kemampuan mahasiswa untuk mengungkapkan ide dan perasaan mereka akan bisa tersampaikan secara efektif kepada pembacanya. McDonough (1981) menambahkan bahwa terdapat dua jenis motivasi integratif. body. yang disebabkan motivasi yang rendah sehingga tugas-tugas perkuliahan tidak dapat diselesaikan dengan baik. mahasiswa mampu memiliki kompetensi menulis suatu tulisan berdasarkan jenis-jenis komposisinya. Motivasi asimilatif merupakan motivasi ‘kuat’ dari seseorang untuk berasimilasi dengan budaya dan bahasa masyarakat target secara penuh. introduction. Sebagai contoh. Informasi. Ketiga. mahasiswa harus mampu menguasai pengetahuan akan komponen-komponen yang membentuk suatu tulisan yang padu dan koheren. Motivasi instrumental mengacu pada keinginan pembelajar untuk mempelajari bahasa dengan tujuan untuk tujuan-tujuan riil dan praktis. yaitu motivasi instrumental dan integratif. Motivasi positif timbul sebagai respons yang melibatkan kenyamanan dan optimisme tentang tugas-tugas yang diemban. atau berkunjung ke suatu tempat. Model ini tersusun setelah melakukan penelitian selama lebih dari sepuluh tahun dan disimpulkan bahwa tingkah laku pembelajar terhadap bahasa dan budaya target memiliki peranan penting dalam motivasi pembelajaran bahasa. Motivasi dalam Belajar Bahasa Gardner dan Tremblay (1994) menyatakan bahwa motivasi berhubungan dengan bagaimana seseorang bertingkah laku. Sehubungan dengan hal tersebut. Disebutkan bahwa terdapat 4 aspek dalam motivasi. Sedangkan motivasi afiliatif merupakan motivasi ‘lemah’ dari seseorang untuk berinteraksi secara penuh dengan budaya dan bahasa masyarakat target tanpa melupakan budaya yang dimilikinya.dan keterlibatan personal dalam mempelajari bahasa kedua. Hal ini menentukan rentang keaktifan. Dalam menulis. Sedangkan motivasi integratif mengacu pada keinginan untuk mempelajari bahasa dengan tujuan mampu berinteraksi dengan masyarakat bahasa target. 2) usaha. Motivasi dapat dibagi menjadi dua yaitu motivasi positif dan motivasi negatif. Dengan demikian. Masing-masing elemen tersebut memiliki karakteristik yang harus diikuti agar tulisan mahasiswa nantinya menjadi lebih baik. dan conclusion. dan 4) tingkah laku yang mendukung pencapaian suatu pemecahan masalah. Teknologi. Selain itu.

dalam pertemuannya di Dakkar. 2001: 6): “An examination of each component raises a set of issues that the teachers need to consider in order to make technology integration as successful as possible. their exposure and access to technology as well as their preferred learning styles. telah menyatakan pemanfaatan TIK sebagai salah satu strategi utama untuk mencapai misi “Pendidikan Bagi Semua” (EFA/Education for All) (UNESCOCI. dan rasa percaya diri yang sepantasnya.Sebagai imbas dari globalisasi dewasa ini. 1980). and their view of their role in the teaching and learning process. dosen. dan kreatif. Finally. April 2000. . Zhu dan Kapaln (2001) mengajukan suatu model pengajaran berbasis teknologi. they can turn to the technology itself and analyze it according to its functions. Bahkan UNESCO. bisa diperluas. inovatif. the amount of time they have for planning and teaching. persamaan. Teachers can think of their own experience with technology. Pelgrum (1996) lebih lanjut menyatakan bahwa TIK: • mampu memotivasi mahasiswa untuk berkolaborasi satu sama lainnya dan bertanggung jawab terhadap proses pembelajarannya masing-masing. penyebaran bahasa Inggris dan perkembangan teknologi telah merubah pembelajaran bahasa Inggris sebagai suatu lingua franca (Warschauer and Healey. Tidak dapat dipungkiri. Karena perkembangannya yang pesat. dan koneksi/hubungan secara dinamis. yaitu mahasiswa. dan kegiatan-kegiatan pemecahan masalah. 2005). Dipercaya bahwa TIK mampu memberikan suatu model pembelajaran yang interaktif.htm. Sehubungan dengan pemanfaatan TIK dalam pembelajaran. baik bahasa Inggris dan TIK telah menjadi keterampilan literasi yang sangat penting bagi sebagian besar bukan penutur bahasa Inggris asli untuk lebih mendalami bahasa Inggris (Papert. kemampuan mahasiswa dapat ditingkatkan karena kegiatan yang dilakukan sangat beragam. Dari pendekatan sistem. • membantu mahasiswa menggunakan imaginasi mereka dan mempromosikan kreativitas. 1988). Penjelasan mengenai figur ini dapat disampaikan melalui kutipan berikut. memberi kemandirian. They need to think carefully about their students. penyebaran sekaligus pemanfaatan TIK dalam dunia pendidikan telah berkembang dengan sangat pesat di banyak negara. bahan ajar dan perangkat teknologi. (Zhu and Kaplan. Hasilnya. TIK dipandang sebagai suatu hal yang mampu memberikan tantangan sekaligus kesempatan. TIK. • membantu bakat individu. dalam pembelajaran bahasa Inggris dapat diintegrasikan pada keempat keterampilan bahasa dan komponen bahasa lainnya. dan • membangun inkuiri dan keterampilan berkomunikasi serta membentuk kemampuan mahasiswa akan konteks-konteks yang membutuhkan pemikiran kritis. Dengan memanfaatkan TIK. content can be examined in terms of learning outcomes and the discipline being taught. This approach to teaching and learning with technology assumes that the four component parts are integrated and that changes in one part will require adjustments to the other three in order to achieve the same goals. pengambilan keputusan.” Sesuai dengan karakteristiknya yang bersifat terapan. Pelgrum (1996) menyatakan bahwa TIK dapat membantu mahasiswa untuk: • menggunakan berbagai strategi untuk mengeksplorasi perbedaan. pengajaran berbasis teknologi meliputi empat komponen. dan bersifat riil tadi. For example.

teachers are capable of creating and . saat ini. Blog dengan berbagai jenis dan variasi fiturnya telah banyak menarik minat orang untuk memnfaatkannya dalam pembelajaran di kelas. Sehubungan dengan pembelajaran menulis. a collection of links.” Graham (2005) menyatakan bahwa membuat blog tidaklah sulit karena hanya memerlukan pemahaman sederhana mengakses internet. • melatih kemampuan untuk menggunakan media dan desain yang sesuai ketika menyusun suatu tulisan atau kegiatan lainnya agar sesuai dengan tujuan yang diharapkan. • menyimpan. a collaborative space. mengedit. dan hal-hal lainnya untuk pembelajaran yang lebih efektif. • menyusun dan mengatur teks dan data dengan menggunakan kombinasi kata. • menyimpan bukti-bukti proses editing sehingga dapat diteliti atau uji kembali jika diperlukan. • menyusun teks yang multi pengarang. Yang harus dilakukan hanya menulis dan mempublikasikannya langsung. blog adalah suatu laman (situs) online yang berfungsi sebagai media jurnal/diari bagi seseorang. a political soapbox. • menyusun dan memproses teks dan data dengan lebih cepat dan efisien. Ia menemukan bahwa meskipun pada awalnya. Jati (2006) meneliti penggunaan blog kelas dan blog mahasiswa untuk kelas menulis. Jati (2006: 2) mengatakan bahwa: “By utilizing free blogging services on the Internet. dan hiperteks (multimedia). • memilih audiens yang lebih riil. one’s own private thoughts. • memperkaya atau memperluas konteks pembelajaran literasi. dan pengalaman mereka secara kreatif dan inovatif. lebih luas di seluruh belahan dunia. a daily pulpit. suara. merespon perkembangan kemampuan seseorang. dan kompetensi dapat ditingkatkan melalui pemanfaatan TIK dalam proses belajar mengajar. and memos to the world. • merubah struktur dan kualitas teks agar sesuai dengan audiens dan tujuan yang beragam. banyak sekolah-sekolah dan lembaga lainnya telah memanfaatkan TIK sebagai alat untuk mempromosikan pembelajaran. Media Blog (Jurnal Online) sebagai Media Pembelajaran Menulis Menurut Rouf dan Sopyan (2007). standar asesmen. Goldberg. gambar. merekam. • melihat teks dari sudut pandang alternatif/yang berbeda. Mengingat perkembangan dan manfaatnya. sama mudahnya untuk membuat dan mengirim e-mail. (2003) menyatakan bahwa menulis dengan menggunakan komputer and memanfaatkan media TIK dapat meningkatkan jumlah tulisan mahasiswa. baik untuk meningkatkan kompetensi.• menjelaskan teks secara inovatif. perasaan. Membuat blog tidaklah memerlukan pemahaman akan bahasa pemrograman atau sintaks-sintaks pemerograman yang rumit karena semua sudah dikerjakan oleh sistem. Jager and Lokman (1999) menambahkan bahwa proses pembelajaran. dkk. sekaligus kompetensi menulis mereka mengingat mereka diberikan kesempatan untuk menulis dan mengekspresikan ide. a breaking-news outlet. blog tidak ditujukan untuk pembelajaran bahasa Inggris. • menggunakan teknik-teknik analitis dan kritis. blog mampu menjadi media yang sangat berguna untuk pembelajaran menulis. Terdapat beberapa peneliti dan penulis yang telah mengkaji pemanfaatan media blog (jurnal online) untuk pembelajaran bahasa Inggris. Jovan (2007) menambahkan bahwa blog adalah “a personal diary. dan mengadaptasi pekerjaan dengan lebih cepat dan efisien.

video. Hal inilah yang membuat “dunia blog” sangat dinamis dan atraktif (Wang dan Fang. perasaan. Additionally. dan pengalaman dirinya untuk kemudian bisa dibagi dilihat dari berbagai perspektif. 2003) menambahkan bahwa blog telah mampu merambah segala bidang. Banyak hal yang bisa ditaruh dalam blog. dosen bisa menulis mengenai ide. 2006). namun juga untuk mendapatkan respon dari pengguna blog yang memiliki tujuan sama. informasi mata kuliah. diari. politik. Blog ini dijalankan oleh dosen di kelas. pekerjaann rumah. karena orang-orang di seluruh dunia bisa melihat. Menariknya. Atau. 2007). students are able to submit assignments online. Mahasiswa diberikan kebebasan yang lebih untuk menulis dan berinteraksi dalam blog jenis ini. dan hal lainnya. Rouf dan Sopyan (2007) menyatakan bahwa terdapat tiga jenis blog. memberi komentar. seperti budaya. and give general feedback to the class as whole and individually. • Blog Mahasiswa. ide. atau link ke laman (situs) lain yang relevan. namun ide tersebut menyimpan potensi untuk berkembang lagi. Tipe blog ini membatasi ruang gerak mahasiswa untuk lebih berkreasi. Melalui media blog.” Educational Blogger Network dalam “use weblog technology for the teaching of writing and reading across the disciplines” (eBn. yaitu: • Blog Tutor. Hal inilah yang sangat menarik juga dari blog. Dengan demikian. dan pengalaman. mampu meningkatkan kemampuan dictation mahasiswa jurusan pendidikan bahasa Inggris.storing online supplemental materials for students. pemanfaatan blog sebagai wadah atau media jurnal online dalam pembelajaran. Blog jenis ini sebenarnya memerlukan lebih banyak waktu dan usaha dari dosen untuk . seperti audio. Blog jenis ini sangat baik digunakan sebagai ruang diskusi kolaboratif bagi dosen dan mahasiswa. hiburan.com.Campbell (2003) lebih lanjut menyarankan kalau blog bisa digunakan sebagai media bagi mahasiswa untuk mengungkapkan pendapat. slide bergerak. Duber (2002) bahkan telah menyediakan link ke beberapa blog tutor yang ada di dunia maya sana. Blog ini memiliki karakteristik ‘agihan’ (share) dimana dosen dan mahasiswa bisa menyumbangkan ide dan pengalamannya. post class notes for student review. entah itu komentar politik. blog juga memberikan kesempatan bagi penggunanya untuk menaruh suara. dan lainnya. dan pendidikan. Sehubungan dengan penggunaan bantuan teknologi Pederson dan Bonnstetter (1990) menyatakan bahwa pemanfaatan teknologi mampu meningkatkan motivasi belajar sehingga membuat pembelajaran menjadi lebih bermakna. perasaan. khususnya keterampilan menulis sangatlah dimungkinkan mengingat. Ide dari pembuatan blog sebenarnya tidak hanya untuk mengungkapkan ide. dan lainnya. Untuk penggunaan media yang disampaikan melalui multimedia. Isi dari blog ini biasanya terbatas pada silabus. mengambil (jika dibuat seperti itu) hal-hal yang mereka anggap perlu. dan video. Semua hal tersebut mudah untuk dilakukan (www. seseorang dapat mengumpulkan dan membagi hal-hal yang menarik. • Blog Kelas. dari pendidikan awal sampai lanjutan. gambar. pemberian informasi. Santosa (2005) menemukan bahwa penggunaan media yang disampaikan melalui multimedia sebagai bentuk pemanfaatan inovasi teknologi. Meskipun masih berupa embrio. dan informasi menarik lainnya dalam lingkup pembelajaran bahasa Inggris. mulai jurnalisme.blogger.

hanya dosen yang mengoreksi dan memberi komentar atas tulisan mahasiswa dan fokus yang diperhatikan adalah biasanya pada bentuk. • Blog bisa menjadi portofolio online bagi tulisan mahasiswa. Untuk lebih menuntun mahasiswa pada sumber belajar yang tepat dan sesuai dengan levelnya. • Blog bisa sebagai jurnal online mahasiswa yang bisa dibaca oleh teman sekelasnya. baik teman sekelas.mengatur dan menyusun segala hal yang diperlukan. dosen bisa memberi arahan atau menggunakan blog tutornya sebagai portal sumber-sumber belajar bagi mahasiswanya. Dosen. Terdapat beberapa alasan mengapa blog dimanfaatkan sebagai media pembelajaran menulis. saling mengisi informasi. • Blog bisa memotivasi mahasiswa untuk menulis melalui sebuah proses. bukan isi. • Blog mampu memotivasi mahasiswa yang pemalu dan kurang percaya diri untuk berpartisipasi. berikut nilai serta komentar yang diberikan. dan kerjasama antara mahasiswa karena adanya aktivitas saling memberi komentar. dan pengalaman mereka. Mahasiswa akan memiliki blog mereka sendiri dan biasanya mereka akan memerikan yang terbaik bagi milik mereka sendiri.sebagai fasilitator utama dalam hal ini harus . Hal ini dimungkinkan karena adanya arsip yang secara otomatis dibuat oleh blog itu sendiri sehingga kapanpun mahasiswa memerlukan. dan jika melalui blog. dosen harus mampu membuatnya menjadi suatu kebiasaan. blog-blog tersebut akan ditinggalkan oleh penggunanya. Untuk terus menerus mempertahankan minat mahasiswa untuk menulis di blog. • Blog bisa menuntun mahasiswa ke sumber-sumber belajar lainnya yang tersebar dalam jumlah yang melimpah di situs-situs lainnya. Biasanya. atau orang lain di belahan dunia lain yang memiliki akses ke internet. • Blog mampu menstimulasi diskusi di luar kelas. perasaan. Karena sifatnya yang terbuka. Blog bisa menjadi media diskusi sebelum dan sesudah pembelajaran di kelas. mereka bisa kembali membuka tulisan mereka. • Blog mampu meningkatkan rasa saling percaya. mahasiswa lain dari kelas yang sama. Hal ini sering terjadi dimana mahasiswa pendiam biasanya bisa ‘berani’ untuk mengungkapkan ide dan perasaannya ketika diberikan kesempatan melalui blog. orang tua. Dengan blog. Bacaan ini bisa diberikan oleh dosen. mereka akan secara otomatis lebih memikirkan segala aspek tulisannya sehingga secara tidak langsung akan memberikan latihan menulis bagi mahasiswa ke arah yang lebih baik. mandiri. Graham (2005) menambahkan beberapa alasan lain bagi dosen untuk memanfaatkan blog untuk pembelajaran menulis. atau luar kelas. Wang dan Fang (2006) menyatakan bahwa blog mampu memberikan audiens riil bagi tulisan mahasiswa. Apa yang mahasiswa tulis juga bisa sebagai bahan diskusi selanjutnya. dan hal-hal lainnya yang menarik. bisa dari orang-orang di seluruh dunia. yaitu: • Blog memberikan latihan membaca ekstra bagi mahasiswa. pemanfaatan blog mampu meningkatkan minat dan jumlah audiens. Karena mereka menulis untuk dipublikasikan ke dunia luar. diluar kelas. Keuntungan dan jurnal online ini adalah arsip yang secara otomatis dibuatkan oleh sistem blog yang diikuti. mengekspresikan ide. mahasiswa diberikan kesempatan untuk mendapat audiens riil. namun mungkin merupakan yang paling baik bagi mahasiswa dilihat dari kesempatan yang diberikan untuk menulis. Jika tidak.

Tipe blog tersebut bisa blog tutor. • Memilih penyedia blog yang ada secara online. namun tidak terlalu mempengaruhi proses pembelajaran nantinya. dan • menyuruh mahasiswa untuk menulis dan mengumpulkan tulisan mereka di blog sebagai media online selain ke teman sekelas dan dosen (Graham. Isi Identitas Diri. Untuk membuat blog melalui multiply. terdapat beberapa hal yang perlu dimiliki/dilakukan. seperti blogger. Blog sudah jadi. Misalnya pada pemahaman kode-kode HTML. Untuk membuat blog. untuk mengundang mereka membuat blog atau memberitahu jika seseorang memiliki blog untuk dikunjungi). yaitu: • Sebuah e-mail. dan memberikan hal-hal lain yang mampu memberikan stimulus bagi tulisan mereka. Terdapat banyak penyedia. atau blog mahasiswa. Sebelum memanfaatkan blog ini. Ini adalah tempat untuk memberi judul dari blog pemiliknya.com dan klik ‘Join for Free’. . Hal ini wajib dimiliki bagi seseorang yang ingin membuat blog. Slot-slot yang ada di blog multiply adalah sebagai berikut.multiply. disesuaikan dengan tujuan pembelajaran. Ketik http://www. dan lainnya. • Blog Title. multiply. baru memanfaatkan media blog tersebut secara efektif di dalam kelas untuk pembelajaran menulis. • Ikuti langkah mudahnya. Mudah sekali! Tinggal diisikan sesuai dengan keperluan. Telah disebutkan sebelumnya bahwa blog bisa digunakan secara efektif untuk meningkatkan kompetensi menulis mahasiswa. penyedia dari multiply yang akan digunakan sebagai penyedia blog karena blog ini tidak begitu rumit dibanding blog lainnya. blog kelas. terdapat lima langkah yang harus diikuti yang bisa dijabarkan sebagai berikut: 1. 2. Slot ini adalah tempat untuk menuliskan pesan atau tulisan awal atau pembuka yang biasanya berisi identitas diri sederhana dan ‘sambutan’ terhadap pengunjung blog tersebut. atau blog mahasiswa yang disesuaikan dengan tujuan pembelajaran. tampilan template yang beragam (dengan fasilitas CSS). 3. apakah blog tutor. dosen harus memutuskan dulu blog jenis apa yang akan digunakan. Isi kontak teman (jika diperlukan. 2005). • Memilih tipe blog. yaitu: • merespon posting tulisan mahasiswa secepatnya.mampu memotivasi mahasiswa secara berkesinambungan. adanya fasilitas Guesbook yang memungkinkan orang lain berkomentar satu sama lain. Setelah blog dibuat. Dalam tulisan ini. menulis komentar pendek. Setelah itu. Memang ada kelemahan. dan lainnya. blogsome. Tiap-tiap penyedia blog memiliki langkah yang berbeda. blog kelas. Terdapat beberapa hal yang dosen harus lakukan untuk tetap memotivasi mahasiswa menunjukkan tulisan mereka yang terbaik. 4. semua slot yang diberikan tinggal diisikan sesuai dengan keperluan dan bisa di-update setiap hari. namun semuanya mudah. • Welcome Box. wordpress. • memotivasi mahasiswa terus menerus dengan mengajak teman sekelas untuk saling memberi komentar dan berbagi infoemasi.

Antara dosen dan mahasiswa bisa saling memberikan komentar satu sama lain mengenai tulisan yang telah dibuat. slot ini yang paling penting dan utama. draft. bisa pemilik atau orang lain. baik pada proses outline. buku. atau kalendar pemilik blog. dimana mahasiswa bisa ikut dalam suatu grup untuk memudahkan interaksi dan komunikasi sesamanya. Di sini. • Calendar. musik. musik dan sebagainya yang sesuai dengan minat pemilik blog. misalnya tulisan. • Comments. • Contacts. • Video. Slot ini merupakan kalendar dimana pemiliknya bisa menaruh tanggal-tanggal penting di dalamnya sesuai dengan situasi pemiliknya. Slot ini adalah tempat untuk menaruh foto-foto terkait. suatu kegiatan. RSS (Rich Summary Site/Really Simple Syndicate). pemahaman HTML Script dan lain-lain agar bisa memperluas akses seseorang terhadap ‘dunia blog’. Di slot ini akan terlihat jumlah dan siapa saja teman-teman pemilik blog yang bisa dihubungi juga oleh pengunjung lainnya. Slot ini adalah tempat untuk menaruh link penting atau yang berhubungan dengan pemilik agar lebih mudah dan cepat untuk mengaksesnya. Slot ini juga sangat penting. tentang diri pemilik. Dalam proses kustomisasi. Slot ini adalah wadah bagi teman-teman pemilik blog. atau suatu bagian dari blo. Slot ini adalah wadah bagi orang-orang yang memiliki ketertarikan terhadap suatu hal yang sama sehingba mereka bisa bergabung dalam satu wadah dan berinteraksi satu sam lain. link ke sumber belajar lainnya yang relevan. Komentar . • Reviews. • Groups. • Links. Hal ini juga berlaku bagi pengunjung. Slot ini adalah tempat untuk menaruh file-file musik yang pemilik blog sukai atau ingin bagi atau sebarkan. Slot ini juga sangat penting karena memberikan wadah berekspresi bagi pemilik dan utamanya pengunjung. Slot ini adalah tempat menaruh tulisan pemilik. kemudian menunjukkan beragam aktivitas yang bisa dilakukan dengan memanfaatkaan media blog. Dalam pembelajaran menulis. foto. atau foto dari sumber lain yang relevan dengan isi dari blog tersebut. film. terdapat berbagai hal lain yang mungkin diperlukan seperti CSS (Custom Style Sheet). pengunjung bisa memberi komentar tentang blog secara umum. Hal ini juga sangat penting bagi pembelajaran menulis. video.• Photos. dosen menuntun mahasiswa untuk menulis lewat blog. • Blog. • Music. sampai tulisan final. Setelah seluruh mahasiswa memiliki blog mereka sendiri. menambah file audio. video. seperti memberi komentar. Slot ini adalah tempat untuk menuliskan ulasan mengenai suatu hal. karena semua tulisan mahasiswa ditaruh di slot ini. Slot ini adalah tempat untuk menaruh video terkait dengan isi dari blog atau yang pemilik inginkan.

4) proses revision. blog juga bisa dimanfaatkan dalam pembelajaran. yaitu: a. Dengan tergabung dalam suatu wadah grup. revisi. Pembuatan Blog (Jurnal Online) Dalam hal ini. Setelah blog dibuat. Secara lebih rinci.com b. 3) proses membuat draft. Undang contacts (jika diperlukan) . draft. 1. Sesuai dengan karakteristiknya. dan pesan tulisan mahasiswa yang didasarkan pada sistem penilaian yang sudah baku sehingga tidak mengurangi kesahihan skor. tidak ada salahnya jika jika fitur atau tools TIK yang relevan diterapkan pada pembelajaran bahasa Inggris. revisi. blog dapat berfungsi sebagai jurnal seseorang dimana pemilik blog bisa mengekspresikan ide dan perasaannya melalui media tersebut dan dipublikasikan online. hal selanjutnya yang perlu disampaikan adalah bagaimana memanfaatkan media blog dalam pembelajaran menulis. kelima tindakan tersebut dapat dijabarkan sebagai berikut.Telah disampaikan sebelumnya bahwa terdapat langkah-langkah membuat blog degan penyedia dari multiply.bisa mengenai berbagai hal. dan 5) proses publikasi ke media blog (jurnal online). Klik ‘Join for Free’ c. satu sama lain harus tahu apakah temannya sudah menulis dan mempublikasikan tulisannya. Dalam pembelajaran menulis di kelas. pembelajaran menulis berbantuan blog haruslah memperhatikan 5 hal. teman-temannya. final writing) di kelas dan online yang secara simultan dilakukan. dosen akan menunjukkan langkah-langkah membuat blog kepada mahasiswa dengan menggunakan penyedia dari multiply dengan langkah.langkah yang telah dijelaskan sebelumnya. Salah satunya tools online yang gratis yang dapat dimanfaatkan dalam kemampuan menulis adalah blog (jurnal online). Isi ID d. khususnya menulis. mereka akan secara otomatis ‘diberi tahu’ oleh sistem kalau seseorang dalam grup yang sama telah mempublikasikan tulisan mereka. Sebuah blog di penyedia multiply memiliki slot grup yang memberikan kesempatan bagi pemiliknya untuk membuat suatu wadah untuk menampung blog-blog individu lainnya yang memiliki kesamaan minat atau tujuan. Dengan menekankan pada PROSES menulis. seperti komponen kebahasaan. yaitu : 1) pembuatan blog. isi. Seperti telah disampaikan sebelumnya. mahasiswa diberikan suatu wadah untuk berekspresi dan berinteraksi dengan dosen. Ketik http://multiply. 2) proses membuat outline. Pemanfaatan media ini mampu memberikan aktivitas kolaboratif bagi penggunanya. KERANGKA PIKIR DAN PEMBAHASAN Mengingat pesatnya perkembangan TIK dewasa ini. dan orang-orang lainnya yang memiliki ketertarikan dan akses yang sama. Mereka akan memiliki blog mereka sendiri untuk kemudian digunakan sebagai media menulis esai mereka. Melalui proses pembelajaran menulis yang sangat menekankan pada PROSES menulis (outline. Hal ini akan sangat bermanfaat bagi mahasiswa dalam pembelajaran menulis karena untuk memberi komentar. media blog (jurnal online) sebagai media pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan kemampuan menulis mahasiswa dalam pembelajaran menulis.

dan mechanics.B. Blog sudah selesai. Setelah itu. Developmental Paragraphs. Dosen kemudian bisa menyuruh mahasiswa melakukan koreksi dengan teman sekelas dengan menggunakan cara instrumen penilaian tulisan. Diyakini bahwa 75% tulisan akan baik dan efektif jika outline sudah baik pula. controlled correction (memberi masukan dengan hanya memberikan poin-poin ide atau kata yang lebih baik). apakah dengan cara correction (memberikan masukan yang eksplisit tentang ide atau kata tertentu. Sistem penskoran yang akan digunakan adalah adaptasi dari J. yaitu Topic Sentence/Thesis Statement. atau guided correction. formative scoring feedback. 2. Dalam menggunakan formative scoring feedback ini. berdasar atas konvensi. dan Conclusion. atau controlled correction. language use. Outline yang mereka telah hasilkan kemudian harus diupload ke blog mereka. tinggal diisi sesuai dengan keperluan. vocabulary. dalam arti jelas akan apa yang akan dikembangkan dalam esai mereka. Proses koreksi ini juga sangat penting dilakukan dari awal proses menulis sampai akhir. Hal pokok kedua adalah formative scoring feedback. yaitu memberi penilaian atas tulisan mahasiswa sesuai dengan sistem penskoran yang telah standar. dan direvisi jika ada. pada ide atau kata yang mesti direvisi). Heaton (1991) mengenai “Writing English Tests. Membuat Outline Setelah suatu pokok bahasan mengenai jenis komposisi tertentu dalam tulisan selesai dijelaskan. yaitu content. misalnya dalam hal ini dengan menggunakan formative scoring feedback yang memiliki tiga cara memeriksa yang bisa dipilih salah satunya: correction. Outline terdiri dari tiga elemen penting. Semua hal ini sudah ada dalam bentuk instrumen baku dan valid sehingga bisa digunakan. Hal pokok pertama adalah mengenai bagaimana mahasiswa dan dosen mengkoreksi tulisan yang dibuat. organization. Masing-masing dari mereka dapat memberi komentar mengenai draft temannya. Membuat Draft Proses ini dilakukan jika outline tulisan mahasiswa dianggap sudah memadai. Masing-masing dari mereka dapat memberi komentar mengenai outline temannya. langsung dengan yang benar). atau guided correction (memberi masukan secara implicit dengan hanya memberi kode/penanda tertentu yang telah disepakati sebelumnya. Mahasiswa diberi penjelasan tentang apa dan bagaimana cara mengoreksi pekerjaan temannya sebelum dikumpulkan kepada dosen untuk dikoreksi kembali. bersama-sama dibahas outline mahasiswa dengan menampilkannya di depan kelas (lewat media LCD). Untuk lebih jelasnya. tulisan mahasiswa diberikan kembali kepada teman sekelasnya untuk . Telah dijelaskan sebelumnya bahwa proses koreksi menggunakan formative scoring feedback. 4. juga penanda transisi yang relevan. Mahasiswa sudah mulai membuat tulisan dengan mengembangkan pokok-pokok pikiran pada elemen-elemen outline dengan menambahkan frase atau kalimat.e. Penilaian ini menekankan pada lima hal penting dalam sebuah tulisan. Merevisi Dalam proses ini.” Penilaian akan diberikan oleh teman sekelas mahasiswa sebagai bentuk dari peer correction activity dan dari dosen setiap akhir proses menulis suatu jenis komposisi. mahasiswa akan membuat outline (semacam kerangka pikir tulisan yang berisi pokok-pokok pikir dengan penjabaran singkat dan padat). terdapat dua hal pokok yang harus dilakukan. Perlu diperhatikan bahwa proses ini adalah proses yang tidak mudah dan sangat menentukan keberhasilan dan arah tulisan mahasiswa. 3. Draft yang mereka telah buat kemudian harus diupload ke blog mereka.

kemampuan pengajar akan pembelajaran menulis dan teknis pengelolaan blog sangat diperlukan sehingga apa yang diinginkan. Kuisioner ini sifatnya melengkapi namun bisa sangat bermanfaat untuk mengetahui pendapat mahasiswa tentang pemanfaatan blog dalam pembelajaran menulis. Dalam hal ini.bersama-sama mengkoreksi draft tulisan yang telah dibuat dengan cara cara correction. selain menekankan bahwa kegiatan menulis harus melalui suatu PROSES menulis. 2007). 3) keinginan mencapai tujuan. mahasiswa akan berusaha menampilkan usaha mereka yang paling baik. SIMPULAN DAN SARAN Dalam era globalisasi dewasa ini. membuat draft. dan karena ditampilkan ke publik. dan 4) tingkah laku yang mendukung pencapaian suatu pemecahan masalah (Honey. mereka juga bisa memberikan komentar mereka secara online di media survey online yang telah disebutkan sebelumnya. Keseluruhan proses tersebut tidak dapat dipungkiri adalah suatu proses yang lumayan berat untuk dilakukan. Sebagai aktivitas tambahan. salah satunya pada bidang pendidikan.surveymonkey. . tuntutan semacam ini membuat berbagai hal. bisa dilihat pada aspek motivasi mahasiswa. Dalam bidang pendidikan. Aspek motivasi yang ingin diketahui diformulasikan dengan mengacu pada empat aspek motivasi. 5.com. Dalam hal ini. seseorang dituntut untuk mampu dan memiliki kualitas serta kemampuan kompetitif dalam hidupnya. Seiring dengan perkembangan dan tuntutan jaman. 2) usaha. merevisi. Hal ini bisa bersifat sekaligus bagi mahasiswa karena ketika mereka online untuk menaruh tulisan di blog. Proses menulis sendiri merupakan rangkaian panjang seseorang untuk mencurahkan atau mengekspresikan ide dan pikirannya dalam suatu wadah tuangan tulisan. atau controlled correction. Dosen akan mengecek tulisan mereka dan memberi komentar. Tentunya. Pada proses ini. motivasi mahasiswa juga bisa dicari tahu sehubungan dengan pemanfaatan blog pada pembelajaran menulis. penggunaan media blog sebagai media jurnal online tentunya akan sangat membantu mahasiswa dalam menuangkan ide dan pikirannya karena karakteristik blog yang telah disampaikan sebelumnya. Dengan blog. persiapan yang matang. Tulisan final mereka ini juga di cetak dan dikoreksi oleh temannya sebelum dikoreksi oleh dosen. Inilah saat dimana tulisan final mereka diupload ke blog mereka masing-masing. Jadi tulisan mahasiswa melewati berbagai tahapan proses menulis dengan harapan apa yang mereka hasilkan bisa lebih baik dan efektif. yaitu 1) tujuan. Mempublikasikan Tulisan Setelah tulisan mahasiswa direvisi. Hal ini bisa dilakukan dengan menyebarkan kuisioner online melalui penyedia survey online seperti www. bisa tercapai. mahasiswa masih boleh merevisi tulisan mereka. yaitu mulai dari membuat outline. tiba saatnya mereka mempublikasikan tulisan final mereka. yaitu kualita pembelajaran menulis yang lebih baik dan peningkatan prestasi belajar mahasiswa dalam pembelajar menulis. TIK berkembang dengan pesat di berbagai bidang. merevisi. tulisan mereka akan dilihat oleh orangorang selain teman dan dosen mereka. atau guided correction dan memberi nilai dengan menggunakan formative scoring feedback yang telah diberikan sebelumnya. sampai suatu tulisan final dihasilkan.

Juga. sampai suatu tulisan final bisa dihasilkan. 2) proses membuat outline. seseorang dapat dikatakan telah mampu memanfaatkan peluang sekaligus mengatasi tantangan. Sehubungan dengan pemanfaatan blog sebagai media jurnal online dalam pembelajaran menulis adalah 1)pembuatan blog. pemanfaatan media blog sangatlah sesuai dengan karakteristik pembelajaran menulis. orang tua mereka. bahkan perkembangan bekerja dalam tim. kemampuan literasi yang lebih baik. dan sebagainya. akses dan fasilitas. Mengingat keuntungannya. diusahakan agar pemanfaatan media ini dalam pembelajaran menulis tidak sampai memberatkan.tantangan sekaligus kesempatan untuk berkembang dan berkreasi. pemanfaatan suatu media inovatif. Dengan demikian. jumlah mahasiswa yang diajar. perlu juga diperhatikan bahwa proses atau kegiatan menghasilkan suatu tulisan yang baik tidaklah mudah. dimana mereka bisa edit dan publikasikan sesering mereka mau. modifikasi sesuai dengan situasi dan kondisi tertentu bisa dilakukan. satu hal yang paling penting diingat untuk dilaksanakan adalah adanya PROSES menulis. segi situasi kelas. Blog atau jurnal online diyakini dapat membantu mahasiswa menulis apapun yang mereka senangi.Beberapa keuntungan dari pemanfaatan blog dalam pembelajaran menulis adalah bahwa blog mampu memberikan audiens riil bagi tulisan mahasiswa. 3) proses membuat draft. Pengajar mesti memahami betul teknis pengelolaan dan pemanfaatan aplikasi TIK agar tidak . misalnya dari segi teknis aplikasi TIK. revisi. 4) proses revision. bahkan ke luar negeri yang tidak bisa dibayangkan mengingat jurnal tersebut bersifat online. Dosen. baik yang sekelas maupun di luar kelas. Dengan memiliki kemampuan menulis. dan mereka yang memiliki akses ke internet bisa melakukannya. Selain mampu memberikan audiens yang nyata danpotensial untuk perbaikan tulisan pembelajar. kegiatan menulis tidaklah semudah yang dibayangkan jika dilakukan tidak dengan suatu proses dan jika memungkinkan. potensi audiens riil ini memberikan ‘tuntutan’ sekaligus kesempatan bagi mahasiswa untuk menunjukkan hasil karya mereka yang terbaik. blog mampu memberikan interaksi yang lebih dinamis. pembuatan draft tulisan. jumlah kelas. Tanpa disadari. Pembelajaran bahasa Inggris adalah salah satu dalam bidang pendidikan yang menuntut hal seperti ini. blog adalah sebuah halaman web seseorang yang sering di update yang sering disebut dengan jurnal online. bahkan dengan menggunakan media apapun. Kegiatan menulis dengan memanfaatkan blog mesti memperhatikan tahapan-tahapan aktivitas menulis sehingga hasil yang lebih optimal bisa tercapai. Namun. Salah satu media yang bisa dimanfaatkan dalam pembelajaran menulis adalah media blog atau jurnal online. blog juga diyakini dapat memberikan nuansa inovasi. menuangkan ide dan pikiran dalam tulisan dengan baik dan efektif. Mahasiswa bisa menulis apapun pada bagian blog yang telah ada dan informasi lainnya di slot lainnya yang tersedia. dan kreasi yang lebih baik bagi tulisan mahasiswa. yang juga bisa menjadi media agihan (sharing) bagi semua audiens. disarankan bahwa pengajar pembelajaran menulis. revisi. eksplorasi. baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Sederhananya. Jika memungkinkan atau diharuskan. baik tataran paragraph sampai pembuatan esai atau report. Namun. Keterampilan menulis adalah salah satu keterampilan penting yang harus dikuasai dengan baik oleh seseorang yang belajar bahasa Inggris. bisa memanfaatkan media blog atau jurnal online dalam kegiatan menulisnya. Sehubungan dengan peningkatan kemampuan menulis. bahkan di tempat-tempat lain. dan 5) proses publikasi ke media blog (jurnal online). mulai dari pembuatan outline. Dalam penerapannya. bersamasama dengan teman-teman mereka. Diharapkan hal ini juga akan memberikan motivasi yang lebih baik bagi peningkatan kompetensi menulis mahasiswa.

html. G. 2006. 2. C.com/content/Learning Motivation.peterhoney. utamanya dalam proses umpan balik dan koreksi karena gabungan kegiatan face to face (FTF) dan online bisa membantu atau memberatkan.html eBn – the Educational Blogger Network.jp/information/tesl-ej/ej22/int. Creating a Writing Course Utilizing Class and Student Blogs. & Ames. & McTaggart. DAFTAR PUSTAKA 2005. 2007. February). “On Motivation. September). and Heasley.org/Techniques/CampbellWeblogs. Heaton. No. USA: Longman Group UK Limited. Lokman. and Tremblay. February 5). Writing English Language Tests. (2003.H. San Diego: Academic Press. Ames. 79. 2 No. ITB Language Centre. Diakses pada 17 September 2006. Education and ICT. K and A.kyoto-su. R. J.htm.com. “The Effects of Computers on Student Writing: A Meta-Analysis of Studies from 1992 – 2002.. EDUCATION-LINE Jati. A.hariannasib. Tersedia di UNESCO-CI. S. Demikian juga. Vol. No. Dari http://iteslj. Cook. IX. P. Diakses pada 12 Agusutus 2007. Goldberg. Dari segi situasi kelas dan mahasiswa. and Theoretical Perspectives. 1990. L. Hamp-Lyons... Study Writing. Geelong. Australia: Deakin University Press. 1987. N. A.” The Journal of Technology. 2. Blogging For ELT.com Jager. . R. P. A.htm.” The Internet TESL Journal. C. 6. The Learning Motivation Questionnaire. S. B. Tersedia di http://www.org/bawpNews/2003/02/05 Gardner. F. Panduan Praktis Membuat Web dengan PHP. Learning and Assessment Vol. BRITISH COUNCIL. Bay Area Writing Project News. 359-368. (2003. 2006.jlta.. diharapkan agar proporsional sehingga tidak memberatkan. A.B. Russel. 1991. Dari http://www. www. Graham. http://multiply. Vol. jika diantispasi dari awal. Diakses pada 10 April 2008. 2007. BSNP Tegaskan Dinas Pendidikan Tidak Campuri Penyusunan Kurikulum. The Action Research Planner. Kemmis.” Modern Language Journal. Campbell. Tersedia di www. “Mad blogs and Englishmen. Jakarta: Media Kita. From http://www.” TESL-EJ. Honey. J. Duber. P. Jovan. Hal-hal tersebut. R. 2003. Hal ini mungkin terjadi karena keterbatasan sebagai manusia. M. 1 February 2003. Research in Motivation in Education. Cambridge: Cambridge University Press. A. 1989. 1994.ac. Research Agendas. Impacts of ICT in Education.menyulitkan. tentu akan sangat membantu pencapaian kualitas pembelajaran menulis yang lebih baik.bayareawritingproject. F. prestasi dan motivasi mahasiswa diyakini akan dapat ditingkatkan. 1999. 2005. “Weblogs for use with ESL classes. (2002.org Diakses pada 4 September 2007.

” Literacy. Mulyasa. (ed. 1998. G. http://www. 1996. Santosa. Panduan Praktis Mengelola Blog. Language Learning Motivation: Expanding the Theoretical Framework. Bournemouth: Hyde Publications.1986. Diakses pada 31 Oktober 2003. The Modern Language Journal. M. and Hart. W. W. and Shearin. 1990. Kurikulum Berbasis Kompetensi. 1994.. Psychology in Foreign Language Teaching. 2006. 1995. 2007. Techniques and Principles in Language Teaching. Oxford. R.pendidikannetwork. in Collis. Pelgrum.google.H. Sekolah Unggulan yang Tidak Unggul. 2006. Sei-Hwa. United States of America: Oxford University Press. Warschauer.Larsen-Freeman. 1995.” Language Teaching. Papert. Merchant. “E-Mail Me Your Thoughts: Digital Communication and Narrative Writing. and Fang. M. 2002. & Healey. Action Research for Professional Development. Benefits of Cooperative Learning in Weblogs Networks. L. Rainey. M. “Computers and Language Learning: An Overview.A.com.. D. S. 31. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Sejarah Perkembangan Ilmu. The Use of ICT in Learning English as an International Language. 2003.com. Masidjo.. D. D. Pencapaian Hasil belajar Siswa di Sekolah. E. J. 1998. I.C. H. Reading. NJ: Lawrence Erlbaum. J. W.html. Ngeow. 78. Singaraja: IKIP Negeri Singaraja. Expression: An Introduction to Writing. B. Volume 37 Page 104 – November 2003. 2003. J. 1981. Rouf. B. 2003. 2002. dan Bonnstetter. . Authentic Assessment (Pengukuran Otentik). S. Padmadewi. 2006. 1980. R. J. H. Tersedia di http://hdl.com. Wang.net/1903/3885.google. New York: Basic Book. Mutansyir. I and Y. McNiff. Y.gov/databases/ERIC_Digests/ed427318. Sopyan.N. Diakses pada tanggal 12 April 2005. The Jurisprudential Inquiry Model for STS. 2002. 57-71. Tersedia di www. Mahwah. Diakses pada tanggal 11 April 2004. Tersedia di www. ERIC Digest. R. 2005.handle. Yogyakarta: Kanisius. J. Diakses pada October 15th 2007. Pengembangan Model Pembelajaran Diktatori Berbasis Multimedia (Multimedia-Based Dictatory Learning) untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Dictation pada Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris IKIP Negeri Singaraja. Inc. Singaraja: IKIP Negeri Singaraja. USA: Longman. Cetakan Ketiga. Pedoman Studi Universitas Pendidikan Ganesha. McDonough. Mindstorms: Children. A. Children and Computers in School. Bridwell. Strategies for Successful Writing USA: Prentice Hall. ”Motivation and Transfer in Language Learning”. K.). London: Allen & Unwin. Computers. Tersedia di www. E. Yogyakarta: Liberty Yogyakarta. J. Assessed on August 30th 2007. Jakarta: Media Kita. 12-28. 2004. And Powerful Ideas. “The Educational Potential of New Information Technologies: Where are We Now?. Pederson J.ed. Nurkolis. Reinking. and Critical Thinking.

www. Tersedia di http://crlt. 2001.umich.com Zhu & Kaplan.html. .edu/index. McKeachie’s Teaching Tips. Diakses pada September 24th 2007.blogger. Sumber : http://makalahjurnalskripsi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful