Contoh Jurnal dengan Tema Pendidikan

Filed under: Uncategorized — Tinggalkan komentar Desember 19, 2010 PEMANFAATAN BLOG (JURNAL ONLINE) DALAM PEMBELAJARAN MENULIS Made Hery Santosa Universitas Pendidikan Ganesha madeherysantosa@yahoo.com ABSTRAK Pada saat ini, perkembangan Teknologi dan Informasi Komunikasi (TIK) di berbagai bidang sangatlah pesat dan dilihat sebagai suatu keperluan dan juga kesempatan. Pada bidang pendidikan bahasa Inggris, misalnya, perkembangan TIK dapat memberikan dimensi baru kemampuan literasi bagi pembelajar; TIK mampu memberikan kesempatan berkreasi bagi penulis-penulis muda. Kemampuan menulis yang baik sangatlah penting bagi pembelajar kelak. Untuk mulai menulis, pembelajar bisa mulai dari sesuatu yang sederhana dan informal, misalnya jurnal/diari kegiatan sehari-hari. Namun, pembelajaran menulis saat ini masih dirasakan konvensional dimana pengajar masih sering menyuruh pembelajarnya membuat suatu tulisan langsung tanpa proses menulis. Seringkali topik yang diberikan terbatas sehingga kurang menarik, tidak menantang eksplorasi, kehilangan unsur inovasi dan kreasi. Bahkan, pengajarlah yang sering, selama ini, menjadi satu-satunya pemeriksa dari tulisan pembelajar sehingga kurangnya umpan balik dan interaksi dalam proses menulis tersebut. Salah satu cara yang bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kemampuan menulis pembelajar dengan memanfaatkan TIK adalah dengan blog (jurnal online). Blog adalah sebuah jurnal online dimana pembelajar bisa menulis apapun yang menurut mereka menarik, mengeditnya, mempublikasikannya, dan bahkan membuatnya menjadi media agihan (sharing) bagi semua yang terlibat didalamnya. Dipercaya bahwa menulis dengan memanfaatkan blog dapat memberikan audiens yang nyata dan potensial untuk perbaikan tulisan pembelajar, inovasi, eksplorasi, dan kreasi yang lebih baik, memberikan interaksi yang lebih dinamis, kemampuan literasi yang lebih baik, bahkan perkembangan bekerja dalam tim. Kata kunci: Blog, Pembelajaran Menulis PENDAHULUAN Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah begitu pesat pada jaman ini. Perkembangan ilmu yang terjadi selama ini tidaklah berlangsung secara tiba-tiba, melainkan terjadi secara bertahap. Perkembangan ilmu terjadi karena manusia selalu dihadapkan pada tantangan alam, situasi dan kondisi yang memacu daya kreativitasnya.Selalu terdapat dorongan untuk membuat manusia melangkah ke arah kemajuan dan dorongan tersebut adalah rasa ingin tahu (curiousity) (Mutansyir, 2002: 63). Semua hal yang terjadi sampai sekarang ini merupakan rangkaian panjang sejarah peradaban manusia. Pesatnya kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan tersebut telah menghadirkan tantangan (dan kesempatan) bagi seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk dunia

pendidikan. Pendidikan saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan yang sangat kompleks, salah satunya adalah peningkatan sumber daya manusia yang mampu bersaing dan berkiprah di era globalisasi ini. Untuk itu, lembaga pendidikan sebagai suatu institusi yang bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia diharapkan mampu memberikan yang terbaik dengan melakukan terobosan berikut upaya perbaikan dengan tujuan untuk peningkatan kualitas proses dan produk pendidikan. Untuk membangun sistem pendidikan Indonesia yang berkualitas diperlukan adanya dukungan seluruh komponen secara menyeluruh dan berkesinambungan. Perkembangan global saat ini menuntut adanya perkembangan dari segi kualitas sumber daya manusia (Nurkolis, 2002: 1). Dunia pendidikan Indonesia telah mengalami banyak transformasi, mulai dari metode, fokus, kurikulum, dan lainnya. Pembelajaran bahasa, khususnya pembelajaran bahasa asing, juga mengalami hal yang serupa. Telah banyak strategi, teknik, metode, dan pemikiran-pemikiran yang telah dihasilkan untuk kualitas pembelajaran bahasa asing yang lebih baik. Akan tetapi, sampai sekarang, sepanjang yang peneliti tahu, pembelajaran bahasa asing, khususnya bahasa Inggris masih belum menunjukkan hasil yang optimal. Kemampuan anak-anak yang belajar bahasa Inggris, bahkan telah dimulai sejak sekolah dasar dan ditambah dengan jam tambahan diluar kelas, masih tetap belum optimal. Pembelajaran bahasa Inggris juga saat ini dihadapkan pada tantangan untuk mampu meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajarannya sehingga diharapkan sumber daya manusia dapat ditingkatkan. Terdapat banyak orang, terutama anak-anak yang belajar bahasa Inggris sekarang tidak mampu berbicara dan menulis dalam bahasa Inggris meski mereka paham dengan aturan-aturan yang ada dalam bahasa tersebut Mereka cenderung hanya memahami konsep-konsep yang ada secara mekanis, dimana ketika mereka dihadapkan pada situasi yang harus berbicara atau menulis, mereka tidak mampu melakukannya. Terdapat banyak hal yang mempengaruhi keberhasilan pembelajaran bahasa Inggris di dalam kelas. Beberapa diantaranya adalah faktor-faktor berikut yang satu sama lain saling berhubungan. Pertama, dari faktor pengajar. Banyak pengajar yang belum paham dengan pembelajaran bahasa Inggris yang menekankan pada aspek penguasaan kompetensi akan keterampilan berbahasa dan komponen kebahasaan lainnya serta kreativitas dan kearifan lokal (www.hariannasib.com, 2006). Kurangnya kesempatan untuk berkreasi, kurangnya pemahaman dan kegiatan pelatihan yang menunjang mungkin menjadi penyebab rendahnya mutu pembelajaran yang disebabkan oleh mutu guru sehingga mempengaruhi kualitas pembelajaran bahasa Inggris. Kedua, dari faktor kemampuan mahasiswa. Kualitas kemampuan bahasa Inggris mahasiswa semakin tahun semakin menurun, khususnya yang terlihat di lingkungan penulis. Dalam pembelajaran di kelas, mereka lebih sering cenderung untuk bersikap santai dan tidak tekun dalam belajar sehingga kualitas pembelajaran menjadi kurang optimal. Faktor ketiga adalah dari hal-hal di luar yang tadi disebutkan, misalnya lingkungan, sumber belajar, staf pendukung pembelajaran, fasilitas dan lainnya. Hal-hal ini tidak dapat dipungkiri dapat memberikan pengaruh terhadap kesuksesan proses belajar mengajar. Sudah seharusnya hal-hal tersebut mendukung secara positif kualitas pembelajaran sehingga kemampuan mahasiswa dapat meningkat. Akan tetapi, sering, hal-hal tersebut tidak optimal dalam mendukung kesuksesan pembelajaran bahasa Inggris. Hal-hal tersebut di atas telah mempengaruhi kualitas pembelajaran bahasa Inggris sehingga perlu dicarikan solusinya.

Mahasiswa tidak tahu apa yang terjadi dengan tulisan mereka karena setelah selesai dikerjakan. sering kali. Suatu tulisan yang baik tidaklah bisa sekali jadi. revisi secara berkesinambungan terus dilakukan. faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas belajar. • Umpan Balik (Feedback). Nuansa ini juga bisa berfungsi sangat oenting dalam proses pembelajaran menulis. seorang dosen harus memiliki kompetensi dasar dalam hal pengelolaan dan pengaturan untuk menciptakan iklim belajar dan mengajar yang kondusif sehingga memungkinkan dilaksanakannya kegiatan proses belajar mengajar yang sesuai dengan kompetensi siswa masing-masing. kemudian dikoreksi oleh dosen dan diberi komentar. Jika ada. tidak adanya proses feedback yang bersifat ragam antara mahasiswa. Namun dalam kenyataannya. Motivasi adalah faktor internal yang oenting untuk membantu seseorang memperoleh . Tidak ada proses yang mampu memberikan pematangan untuk perbaikan tulisan mahasiswa. namun semestinya melewati berbagai proses mulai dari proses outline. Namun. Untuk menghasilkan suatu tulisan yang baik. mahasiswa menulis. Ada kalanya. Feedback adalah hal yang sangat penting dalam kegiatan menulis. Dosen biasanya yang memberi lebih banyak komentar sehingga terkesan satu arah. seseorang harus memiliki skemata yang memadai untuk dapat diekspresikan secara efektif melalui media tulis. • Proses Belajar Mengajar. • Standar Penilaian. kurang ‘menantang’ eksplorasi pengetahuan mahasiswa. sampai bisa menjadi tulisan. membuat draft. kurang adanya nuansa kreatif dan inovatif dalam pembelajaran di kelas sering terjasi dimana semua proses menulis dikerjakan di kelas sehingga tampak monoton.Seluruh komponen pembelajaran diharapkan harus dapat bekerja sama untuk mencapai hasil efektif untuk peningkatan pembelajaran. Keterampilan menulis merupakan salah satu dari empat keterampilan bahasa. Sering kali. dan dosen. Standar penilaian yang digunakan harus jelas agar tidak mengundang pertanyaan akan kesahihan nilai yang diperoleh mahasiswa. Misalnya. Khususnya dalam pembelajaran menulis. • Kreativitas dan Inovasi. Dosen menerangkan materi perkuliahan. Kompetensi dasar profesional ini tentunya harus ditunjang dengan strategi khusus mengingat kondisi setiap kelas berbeda-beda. hal-hal berikut berpotensi besar mempengaruhi keberhasilan pembelajaran menulis. dan sepanjang proses tersebut. Itu berarti untuk memiliki kompetensi ini seorang dosen harus memiliki pengetahuan awal tentang hal-hal yang berkaitan dengan pembelajaran seperti hakekat belajar. Namun. ciri-ciri belajar dalam suatu bidang tertentu. proses belajar mengajar keterampilan menulis di kelas masih sangat sederhana. hal tersebut tampaknya kurang banyak membantu mahasiswa. suatu strategi tertentu di kelas A mungkin tidak bisa berlaku efektif sama jika strategi tersebut diaplikasikan di kelas B. • Motivasi. minat dan sikap pembelajar. Kemampuan menulis yang baik sangatlah penting bagi mahasiswa di kemudian hari karena akan mampu memberikan kesempatan dan juga tentunya tantangan yang lebih bagi mereka. langsung dikumpulkan ke dosen untuk dikoreksi. banyak mahasiswa yang tidak menghasilkan suatu tulisan dengan melalui proses menulis tersebut. serta latar belakang pebelajar.

Jadi. membuat blog tidaklah sulit. dimana mereka bisa edit dan publikasikan sesering mereka mau. dalam dunia pendidikan. Menurut Sei-Hwa. politikus. khususnya. Sehubungan dengan peningkatan kemampuan menulis. tagged. Hampir semua orang memiliki blog. Mahasiswa dapat berkomunikasi dengan berbagai cara inovatif yang ada. Mahasiswa yang memiliki motivasi yang rendah dalam mengikuti perkuliahan tentu akan mempengaruhi keberhasilannya dalam pembelajaran menulis sehingga pada akhirnya. mahasiswa bisa menulis apapun pada bagian blog yang telah ada. muncul. Seiring dengan perkembangan TIK dewasa ini. yang juga bisa menjadi media agihan (sharing) bagi semua audiens. termasuk memberi tambahan penekanan atau informasi dengan media lain yang juga telah tersedia. seperti halnya mengetik. dan lainnya). mahasiswa dapat menulis apapun yang mereka senangi. audiens pembaca yang lebih luas daripada sebelumnya. Merchant (2003) menambahkan bahwa pemanfaatan TIK bagi mereka yang. baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Blog (bentuk sederhana dari weblog) adalah sebuah laman (situs) seseorang yang sering di update yang sering disebut dengan jurnal (diari) online (Rouf dan Sopyan. tidak berada di dalam kelas dapat memberi suatu dimensi baru pembelajaran bahasa Inggris. perkembangan pesat TIK ini memberikan tantangan sekaligus kesempatan bagi pengajar dan mahasiswa agar dapat digunakan secara efektif di dalam pembelajaran di kelas. Dengan blog. dosen sampai mahasiswa karena proses membuatnya sangatlah mudah. . inovasi. dan tentu saja unsure senang. mulai dari artis. 2007). Dewasa ini. atau link ke alamat laman (situs) relevan lainnya. video. social networking system (friendster. salah satu media efektif yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam keterampilan menulis karena memiliki karakteristiknya yang relevan adalah media blog. Tools seperti blog. terdapat banyak media online yang gratis yang bisa dimanfaatkan sebagai media pembelajaran. karena tidak memerlukan pengetahuan pemrograman dan sintaks yang rumit. seperti audio. Seiring dengan perkembangan Teknologi. Lebih lanjut ia menambahkan bahwa khususnya untuk pembelajaran menulis. kemudian tinggal dipublikasikan dan blog mereka sudah bisa dilihat oleh seluruh orang didunia. blog berkembang sangat pesat seiring perkembangan TIK di Indonesia. Informasi dan Komunikasi (selanjutnya TIK). webpage. dan Content Management System (CMS) bisa digunakan untuk membantu meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris mahasiswa. TIK mampu menjadi salah satu media pembelajaran bahasa Inggris yang memberikan nuansa kreativitas. Dengan memiliki blog yang juga berarti memiliki jurnal online. guru. misalnya secara synchronous ataupun asynchronous. Sehubungan dengan hal tersebut diatas. hal tersebut bisa langsung diperbaiki. Secara teknis. melalui media online. bahkan ke luar negeri yang tidak bisa dibayangkan mengingat jurnal tersebut bersifat online. facebook. mahasiswa tidak mampu menghasilkan suatu tulisan yang baik dan sesuai dengan tuntutan kurikulum setelah menyelesaikan perkuliahan tersebut. Sehubungan dengan keterampilan menulis. 2006). Jika ada kesalahan. Mahasiswa hanya tinggal mengisi slot-slot yang sudah ada. khususnya pembelajaran bahasa Inggris. pemanfaatan media blog sangatlah sesuai dengan karakteristik pembelajaran menulis. beberapa inovasi baru dalam dunia pendidikan utamanya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris.hasil yang lebih baik. dan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan yang lebih baik. TIK dapat membuka berbagai kesempatan bagi penulis-penulis pemula karena mereka dihadapkan pada media online yang interaktif sehingga terbuka kesempatan untuk kemampuan untuk memperluas wawasan.

• Untuk memberi kreativitas dan inovasi. dan bagaimana memberi komentar atas tulisan teman-temannya melalui media tersebut. Kemudian. dengan media blog. Rasional tindakan tersebut adalah sebagai berikut: • Mahasiswa akan dibiasakan untuk berkerja melewati proses kegiatan menulis. Hal ini bertujuan mirip seperti mailing list (hal yang sama bisa dilakukan dengan media RSS/Rich Summary Site Feed/Really Simple Syndicate) dimana ketika seseorang yang meng-upload tulisan. Hasil tulisan mahasiswa dari outiline. potensi audiens riil ini memberikan ‘tuntutan’ sekaligus kesempatan bagi mahasiswa untuk menunjukkan hasil karya mereka yang terbaik. blog dipercaya akan sangat membantu peningkatan prestasi mahasiswa dalam pembelajaran menulis. dengan adanya nuansa inovasi dan kreativitas yang lebih diberikan. mahasiswa akan termotivasi untuk lebih mau lagi menulis dan menghasilkan tulisan yang lebih baik dan efektif. Hal ini sudah barang tentu akan membantu dosen juga mengingat mengoreksi tulisan mahasiswa tidaklah mudah mengingat jumlah kelas dan mahasiswa yang diajar. Ini akan jauh memudahkan mahasiswa dan dosen. Diharapkan hal ini juga akan memberikan motivasi yang lebih baik bagi peningkatan kompetensi menulis mahasiswa. sampai tulisan final dimana di setiap proses tersebut. kemudian mengisi tulisan di dalamnya. Jika tidak. Efektif . sepanjang ada koneksi. Tanpa disadari. membuat draft. draft sampai tulisan final yang telah disetujui atau dikoreksi ditaruh di blog mereka sehingga memberi kebanggaan dan dorongan untuk berbuat yang terbaik untuk ditunjukkan ke semua orang yang memiliki akses ke blog mereka. Dalam pembelajaran menulis. orang tua mereka. agak sulit tampaknya untuk mengetahui apakah seseorang sudah menulis sesuatu atau belum kecuali yang bersangkutan memang sengaja masuk ke blog temannya. media blog akan digunakan. Baik artinya paragraf tersebut merupakan suatu kesatuan yang padu dan koheren. mulai dari outline.membuat blog sangatlah mudah. serta kompetensi menulis berdasarkan jenis-jenis tulisan. dosen adalah satu-satunya orang yang membaca tulisan mahasiswa. seluruh blog mahasiswa didaftarkan oleh dosen dalam suatu wadah blog baru. sesuai dengan beberapa faktor yang telah disebutkan sebelumnya. sistem blog itu akan secara otomatis ‘memberi tahu’ pemilik blog lainnya yang sudah tergabung dalam suatu wadah tadi. tulisan mereka dapat dibaca oleh teman-teman mereka. pengetahuan akan komponen-komponen yang membentuk suatu tulisan yang padu (unity) dan koheren (coherence). Mahasiswa akan dijelaskan terlebih dahulu bagaimana membuat blog. mahasiswa juga harus memahami pengetahuan akan elemen-elemen dasar tulisan. Lebih lanjut. Peneliti yakin. dimana mereka bisa saling melihat dan memberi komentar pekerjaan temannya untuk hasil yang lebih baik sebelum dikoreksi oleh dosen. Dalam hal ini. bahkan di tempat-tempat lain. Blog sebagai wadah curahan ide dan tulisan mahasiswa akan sangat bermanfaat bagi mereka karena blog sebagai media online mampu memberikan audiens riil bagi tulisan mahasiswa. Jika selama ini. standar penilaian yang akan digunakan untuk mengoreksi pekerjaan mahasiswa diberikan dan dijelaskan sehingga masing-masing pihak paham akan apa yang semestinya ditekankan atau diperbaiki. mahasiswa dapat menuangkan ide-idenya dan mengekspresikan perasaannya dalam bentuk tulisan yang baik dan efektif. • Dari awal. dan mereka yang memiliki akses ke internet. • Mahasiswa diberikan kesempatan untuk melakukan peer correction. revisi tetap dilakukan secara terus menerus. baik yang sekelas maupun di luar kelas.

Baik artinya paragraf tersebut merupakan suatu kesatuan yang padu dan koheren. dan esai. dan berbicara serta komponen-komponen bahasa.dimaksudkan bahwa tulisan mereka nantinya mampu menarik perhatian pembaca sekaligus mampu menyampaikan pesan yang ingin dituangkan secara tepat dan baik. diharapkan kualitas pembelajaran dapat meningkat. mahasiswa akan bisa dikategorikan belum memiliki kompetensi yang cukup apabila mereka tidak menguasai kedua kemampuan tersebut dengan baik. kedua pendapat tersebut memiliki ide yang sama tentang pengertian kompetensi yang pada intinya mengacu pada kemampuan mahasiswa untuk melakukan sesuatu berdasarkan suatu standar tertentu. keterampilan. otobiografi. tidaklah bisa dipisahkan mengingat keduanya merupakan satu kesatuan yang saling mendukung. Definisi-definisi tersebut dapat dirangkum dua hal. Bahkan. Dengan memanfaatkan blog sebagai media jurnal online dalam pembejaran menulis. (2002: 3) menyatakan bahwa terdapat empat tujuan umum dari kegiatan menulis. yaitu untuk menginformasikan. dkk. dan kemampuan mahasiswa menghasilkan tulisan yang baik dan efektif berdasarkan prinsip kepaduan dan koherensi. seseorang juga bisa mengemukakan keperluannya. menulis juga bisa dijadikan hiburan. dan lain-lain. struktur. seperti klasifikasi. seperti pelafalan. persuasif. Reinking. dan menghibur. sebab akibat. argumentatif. mempengaruhi. Padmadewi (2004) menambahkan bahwa kompetensi adalah kemampuan dalam mata kuliah dan mata praktikum yang harus dimiliki oleh lulusan. mengungkapkan. Dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa. hampir semua yang ditulis oleh penulis merupakan cerminan dari kemampuannya akan pengolahan kata-kata sehingga bahkan hal-hal yang abstrak bisa ditampilkan dengan lebih jelas karena kemampuan tersebut. bisa merekam pikiran-pikirannya mengenai hal-hal yang penting atau kegiatan-kegiatan yang sifatnya pribadi dalam hidup mereka. 2003: 2). kosakata. perbandingan. Melalui kegiatan menulis. KAJIAN TEORI Kompetensi Menulis Finch dan Crunkilton (dalam Mulyasa. yaitu. kemampuan yang harus dapat dilakukan oleh mahasiswa. Pada dasarnya. Dengan meningkatnya kemampuan berbahasa Inggris mahasiswa. dan penghargaan-penghargaan yang diperlukan untuk menunjang keberhasilan atau suatu prestasi. Peningkatan kompetensi ini diharapkan berimbas pada peningkatan kompetensi berbahasa Inggris mahasiswa yang meliputi aspek-aspek keterampilan bahasa lainnya. dan lainnya. cerita. sebagai kemampuan mahasiswa menguasai aspek-aspek keterampilan dan komponen bahasa. 2003: 37) menyatakan bahwa kompetensi berarti penguasaan terhadap tugas. Efektif dimaksudkan bahwa tulisan mereka nantinya mampu menarik perhatian pembaca sekaligus mampu menyampaikan pesan yang ingin dituangkan secara tepat dan baik. dengan berbagai kelasnya. seperti surat. membaca. yaitu menyimak. Pembelajaran menulis pada hakekatnya adalah suatu pembelajaran tentang bagaimana seseorang mengekspresikan ide dan perasaannya lewat media tulisan (Rainey. deskriptif. Terdapat banyak jenis karangan atau tulisan. dimana seseorang bisa mengkomunikasikan perasaan dan idenya kepada orang lain melalui media dan bentuk yang beragam. Kedua kemampuan di atas. tingkah laku. Seluruh jenis tulisan tersebut harus dikuasai oleh mahasiswa dimana mereka diharapkan mampu menunjukkan penguasaan akan jenis-jenis tulisan termasuk komponen . Dalam suatu tulisan. seperti tulisan naratif. kompetensi menulis mahasiswa dapat ditingkatkan. pilihan kata.

yaitu motivasi asimilatif dan motivasi afiliatif. Teknologi. Gardner dan Lambert (1972) mengemukakan sebuah model yang disebut dengan Socio. Oxford & Shearin (1994) lebih lanjut menyatakan bahwa motivasi adalah hasrat untuk mencapai tujuan. atau berkunjung ke suatu tempat. Masing-masing elemen tersebut memiliki karakteristik yang harus diikuti agar tulisan mahasiswa nantinya menjadi lebih baik. McDonough (1981) menambahkan bahwa terdapat dua jenis motivasi integratif. Dari model ini terdapat dua macam motivasi. Motivasi dalam Belajar Bahasa Gardner dan Tremblay (1994) menyatakan bahwa motivasi berhubungan dengan bagaimana seseorang bertingkah laku. Ketiga. introduction. Model ini tersusun setelah melakukan penelitian selama lebih dari sepuluh tahun dan disimpulkan bahwa tingkah laku pembelajar terhadap bahasa dan budaya target memiliki peranan penting dalam motivasi pembelajaran bahasa. misalnya persyaratan masuk perguruan tinggi. mahasiswa harus mampu menguasai pengetahuan akan komponen-komponen yang membentuk suatu tulisan yang padu dan koheren. yaitu motivasi instrumental dan integratif. Kedua. Selain itu. antara lain 1) tujuan. Sedangkan motivasi afiliatif merupakan motivasi ‘lemah’ dari seseorang untuk berinteraksi secara penuh dengan budaya dan bahasa masyarakat target tanpa melupakan budaya yang dimilikinya. Motivasi asimilatif merupakan motivasi ‘kuat’ dari seseorang untuk berasimilasi dengan budaya dan bahasa masyarakat target secara penuh. seperti topic sentence/thesis statement. Informasi. dan 4) tingkah laku yang mendukung pencapaian suatu pemecahan masalah. Sedangkan motivasi integratif mengacu pada keinginan untuk mempelajari bahasa dengan tujuan mampu berinteraksi dengan masyarakat bahasa target. dan Komunikasi (TIK) . 3) keinginan mencapai tujuan. 1998). motivasi juga didefinisikan sebagai suatu awal untuk menciptakan dan menjaga tingkah laku seseorang menuju pencapaian tujuan (Ames & Ames. ketidaklulusan. Dalam menulis. Disebutkan bahwa terdapat 4 aspek dalam motivasi.kebahasaan lainnya. Sehubungan dengan hal tersebut.Educational Model.dan keterlibatan personal dalam mempelajari bahasa kedua. mahasiswa harus mampu menguasai elemen-elemen tulisan. mencari pekerjaan. Aspek motivasi ini sangat penting karena berperan dalam menentukan keaktifan dan tingkah laku siswa dalam belajar (Ngeow. Motivasi dapat dibagi menjadi dua yaitu motivasi positif dan motivasi negatif. mahasiswa mampu memiliki kompetensi menulis suatu tulisan berdasarkan jenis-jenis komposisinya. Sebagai contoh. body. kemampuan mahasiswa untuk mengungkapkan ide dan perasaan mereka akan bisa tersampaikan secara efektif kepada pembacanya. Pertama. yang disebabkan motivasi yang rendah sehingga tugas-tugas perkuliahan tidak dapat diselesaikan dengan baik. mahasiswa harus mampu menguasai beberapa hal. Banyak peneliti mempertimbangkan motivasi sebagai sebuah elemen utama yang menentukan kesuksesan dalam meningkatkan kemampuan dalam mempelajari bahasa kedua maupun bahasa asing. dikombinasikan dengan usaha untuk mencapai tujuan tersebut. Hal ini menentukan rentang keaktifan. Sedangkan motivasi negatif mengacu pada pengambilan tugas-tugas yang selalu dihantui rasa tidak nyaman yang pada akhirnya menghasilkan sesuatu yang tidak diinginkan pula. dan conclusion. 2) usaha. Motivasi positif timbul sebagai respons yang melibatkan kenyamanan dan optimisme tentang tugas-tugas yang diemban. 1989). Dengan demikian. Motivasi instrumental mengacu pada keinginan pembelajar untuk mempelajari bahasa dengan tujuan untuk tujuan-tujuan riil dan praktis.

dalam pertemuannya di Dakkar. they can turn to the technology itself and analyze it according to its functions. For example. bahan ajar dan perangkat teknologi. content can be examined in terms of learning outcomes and the discipline being taught. dan kegiatan-kegiatan pemecahan masalah. Bahkan UNESCO. Karena perkembangannya yang pesat. pengajaran berbasis teknologi meliputi empat komponen. Teachers can think of their own experience with technology.Sebagai imbas dari globalisasi dewasa ini. • membantu mahasiswa menggunakan imaginasi mereka dan mempromosikan kreativitas. persamaan.htm. 1980). inovatif. Finally. pengambilan keputusan. Hasilnya. This approach to teaching and learning with technology assumes that the four component parts are integrated and that changes in one part will require adjustments to the other three in order to achieve the same goals. 2005). telah menyatakan pemanfaatan TIK sebagai salah satu strategi utama untuk mencapai misi “Pendidikan Bagi Semua” (EFA/Education for All) (UNESCOCI. dan koneksi/hubungan secara dinamis. Dengan memanfaatkan TIK. bisa diperluas. . dan kreatif. 1988). Dipercaya bahwa TIK mampu memberikan suatu model pembelajaran yang interaktif. baik bahasa Inggris dan TIK telah menjadi keterampilan literasi yang sangat penting bagi sebagian besar bukan penutur bahasa Inggris asli untuk lebih mendalami bahasa Inggris (Papert. Dari pendekatan sistem. the amount of time they have for planning and teaching. Pelgrum (1996) lebih lanjut menyatakan bahwa TIK: • mampu memotivasi mahasiswa untuk berkolaborasi satu sama lainnya dan bertanggung jawab terhadap proses pembelajarannya masing-masing. yaitu mahasiswa. dalam pembelajaran bahasa Inggris dapat diintegrasikan pada keempat keterampilan bahasa dan komponen bahasa lainnya. dosen. their exposure and access to technology as well as their preferred learning styles. 2001: 6): “An examination of each component raises a set of issues that the teachers need to consider in order to make technology integration as successful as possible. dan bersifat riil tadi. Pelgrum (1996) menyatakan bahwa TIK dapat membantu mahasiswa untuk: • menggunakan berbagai strategi untuk mengeksplorasi perbedaan. and their view of their role in the teaching and learning process. Sehubungan dengan pemanfaatan TIK dalam pembelajaran. dan • membangun inkuiri dan keterampilan berkomunikasi serta membentuk kemampuan mahasiswa akan konteks-konteks yang membutuhkan pemikiran kritis. penyebaran sekaligus pemanfaatan TIK dalam dunia pendidikan telah berkembang dengan sangat pesat di banyak negara. They need to think carefully about their students. Tidak dapat dipungkiri. TIK. Zhu dan Kapaln (2001) mengajukan suatu model pengajaran berbasis teknologi. TIK dipandang sebagai suatu hal yang mampu memberikan tantangan sekaligus kesempatan. dan rasa percaya diri yang sepantasnya. Penjelasan mengenai figur ini dapat disampaikan melalui kutipan berikut. • membantu bakat individu. April 2000. kemampuan mahasiswa dapat ditingkatkan karena kegiatan yang dilakukan sangat beragam.” Sesuai dengan karakteristiknya yang bersifat terapan. memberi kemandirian. (Zhu and Kaplan. penyebaran bahasa Inggris dan perkembangan teknologi telah merubah pembelajaran bahasa Inggris sebagai suatu lingua franca (Warschauer and Healey.

• menyimpan. • menyusun dan memproses teks dan data dengan lebih cepat dan efisien. • melatih kemampuan untuk menggunakan media dan desain yang sesuai ketika menyusun suatu tulisan atau kegiatan lainnya agar sesuai dengan tujuan yang diharapkan. dan mengadaptasi pekerjaan dengan lebih cepat dan efisien. perasaan. Blog dengan berbagai jenis dan variasi fiturnya telah banyak menarik minat orang untuk memnfaatkannya dalam pembelajaran di kelas. • menyusun teks yang multi pengarang. • merubah struktur dan kualitas teks agar sesuai dengan audiens dan tujuan yang beragam. teachers are capable of creating and . • menyusun dan mengatur teks dan data dengan menggunakan kombinasi kata. dan pengalaman mereka secara kreatif dan inovatif. Ia menemukan bahwa meskipun pada awalnya.” Graham (2005) menyatakan bahwa membuat blog tidaklah sulit karena hanya memerlukan pemahaman sederhana mengakses internet. a political soapbox. dan hiperteks (multimedia). dan hal-hal lainnya untuk pembelajaran yang lebih efektif. and memos to the world. Goldberg. blog mampu menjadi media yang sangat berguna untuk pembelajaran menulis. suara. Terdapat beberapa peneliti dan penulis yang telah mengkaji pemanfaatan media blog (jurnal online) untuk pembelajaran bahasa Inggris. dkk. • menyimpan bukti-bukti proses editing sehingga dapat diteliti atau uji kembali jika diperlukan. a daily pulpit. Yang harus dilakukan hanya menulis dan mempublikasikannya langsung. • melihat teks dari sudut pandang alternatif/yang berbeda. (2003) menyatakan bahwa menulis dengan menggunakan komputer and memanfaatkan media TIK dapat meningkatkan jumlah tulisan mahasiswa. • menggunakan teknik-teknik analitis dan kritis. merekam. Jati (2006: 2) mengatakan bahwa: “By utilizing free blogging services on the Internet. blog tidak ditujukan untuk pembelajaran bahasa Inggris. blog adalah suatu laman (situs) online yang berfungsi sebagai media jurnal/diari bagi seseorang. sekaligus kompetensi menulis mereka mengingat mereka diberikan kesempatan untuk menulis dan mengekspresikan ide. Sehubungan dengan pembelajaran menulis. • memilih audiens yang lebih riil. Jati (2006) meneliti penggunaan blog kelas dan blog mahasiswa untuk kelas menulis. saat ini. a collection of links. mengedit. a breaking-news outlet. Jovan (2007) menambahkan bahwa blog adalah “a personal diary. merespon perkembangan kemampuan seseorang. Jager and Lokman (1999) menambahkan bahwa proses pembelajaran. Mengingat perkembangan dan manfaatnya. Media Blog (Jurnal Online) sebagai Media Pembelajaran Menulis Menurut Rouf dan Sopyan (2007). sama mudahnya untuk membuat dan mengirim e-mail. Membuat blog tidaklah memerlukan pemahaman akan bahasa pemrograman atau sintaks-sintaks pemerograman yang rumit karena semua sudah dikerjakan oleh sistem. • memperkaya atau memperluas konteks pembelajaran literasi.• menjelaskan teks secara inovatif. dan kompetensi dapat ditingkatkan melalui pemanfaatan TIK dalam proses belajar mengajar. a collaborative space. gambar. standar asesmen. baik untuk meningkatkan kompetensi. lebih luas di seluruh belahan dunia. banyak sekolah-sekolah dan lembaga lainnya telah memanfaatkan TIK sebagai alat untuk mempromosikan pembelajaran. one’s own private thoughts.

Atau. video. dan informasi menarik lainnya dalam lingkup pembelajaran bahasa Inggris. post class notes for student review. mulai jurnalisme. mampu meningkatkan kemampuan dictation mahasiswa jurusan pendidikan bahasa Inggris. dosen bisa menulis mengenai ide.storing online supplemental materials for students. namun juga untuk mendapatkan respon dari pengguna blog yang memiliki tujuan sama.blogger. pemanfaatan blog sebagai wadah atau media jurnal online dalam pembelajaran. seperti audio. Hal inilah yang membuat “dunia blog” sangat dinamis dan atraktif (Wang dan Fang. mengambil (jika dibuat seperti itu) hal-hal yang mereka anggap perlu.com. namun ide tersebut menyimpan potensi untuk berkembang lagi.Campbell (2003) lebih lanjut menyarankan kalau blog bisa digunakan sebagai media bagi mahasiswa untuk mengungkapkan pendapat. Banyak hal yang bisa ditaruh dalam blog. Dengan demikian. Santosa (2005) menemukan bahwa penggunaan media yang disampaikan melalui multimedia sebagai bentuk pemanfaatan inovasi teknologi. memberi komentar. Untuk penggunaan media yang disampaikan melalui multimedia. informasi mata kuliah. Duber (2002) bahkan telah menyediakan link ke beberapa blog tutor yang ada di dunia maya sana. students are able to submit assignments online. dan lainnya. Additionally. dan lainnya. slide bergerak. Blog ini dijalankan oleh dosen di kelas. • Blog Mahasiswa. 2007). dan hal lainnya. dan pengalaman dirinya untuk kemudian bisa dibagi dilihat dari berbagai perspektif. Blog jenis ini sangat baik digunakan sebagai ruang diskusi kolaboratif bagi dosen dan mahasiswa.” Educational Blogger Network dalam “use weblog technology for the teaching of writing and reading across the disciplines” (eBn. Blog ini memiliki karakteristik ‘agihan’ (share) dimana dosen dan mahasiswa bisa menyumbangkan ide dan pengalamannya. pekerjaann rumah. blog juga memberikan kesempatan bagi penggunanya untuk menaruh suara. 2003) menambahkan bahwa blog telah mampu merambah segala bidang. Semua hal tersebut mudah untuk dilakukan (www. • Blog Kelas. gambar. dari pendidikan awal sampai lanjutan. Hal inilah yang sangat menarik juga dari blog. Isi dari blog ini biasanya terbatas pada silabus. dan pendidikan. yaitu: • Blog Tutor. khususnya keterampilan menulis sangatlah dimungkinkan mengingat. Meskipun masih berupa embrio. karena orang-orang di seluruh dunia bisa melihat. hiburan. ide. Melalui media blog. dan pengalaman. dan video. seperti budaya. Mahasiswa diberikan kebebasan yang lebih untuk menulis dan berinteraksi dalam blog jenis ini. entah itu komentar politik. perasaan. diari. Rouf dan Sopyan (2007) menyatakan bahwa terdapat tiga jenis blog. and give general feedback to the class as whole and individually. atau link ke laman (situs) lain yang relevan. Menariknya. Ide dari pembuatan blog sebenarnya tidak hanya untuk mengungkapkan ide. perasaan. pemberian informasi. Tipe blog ini membatasi ruang gerak mahasiswa untuk lebih berkreasi. seseorang dapat mengumpulkan dan membagi hal-hal yang menarik. 2006). Blog jenis ini sebenarnya memerlukan lebih banyak waktu dan usaha dari dosen untuk . politik. Sehubungan dengan penggunaan bantuan teknologi Pederson dan Bonnstetter (1990) menyatakan bahwa pemanfaatan teknologi mampu meningkatkan motivasi belajar sehingga membuat pembelajaran menjadi lebih bermakna.

Mahasiswa akan memiliki blog mereka sendiri dan biasanya mereka akan memerikan yang terbaik bagi milik mereka sendiri. • Blog bisa menjadi portofolio online bagi tulisan mahasiswa. • Blog bisa menuntun mahasiswa ke sumber-sumber belajar lainnya yang tersebar dalam jumlah yang melimpah di situs-situs lainnya. dan jika melalui blog. mengekspresikan ide. bisa dari orang-orang di seluruh dunia. mereka akan secara otomatis lebih memikirkan segala aspek tulisannya sehingga secara tidak langsung akan memberikan latihan menulis bagi mahasiswa ke arah yang lebih baik. Karena sifatnya yang terbuka. Keuntungan dan jurnal online ini adalah arsip yang secara otomatis dibuatkan oleh sistem blog yang diikuti. Apa yang mahasiswa tulis juga bisa sebagai bahan diskusi selanjutnya. Karena mereka menulis untuk dipublikasikan ke dunia luar. Terdapat beberapa alasan mengapa blog dimanfaatkan sebagai media pembelajaran menulis. dan hal-hal lainnya yang menarik. • Blog bisa sebagai jurnal online mahasiswa yang bisa dibaca oleh teman sekelasnya. Wang dan Fang (2006) menyatakan bahwa blog mampu memberikan audiens riil bagi tulisan mahasiswa. atau orang lain di belahan dunia lain yang memiliki akses ke internet. Jika tidak. saling mengisi informasi. mahasiswa lain dari kelas yang sama. diluar kelas. namun mungkin merupakan yang paling baik bagi mahasiswa dilihat dari kesempatan yang diberikan untuk menulis. Untuk terus menerus mempertahankan minat mahasiswa untuk menulis di blog. mandiri. Untuk lebih menuntun mahasiswa pada sumber belajar yang tepat dan sesuai dengan levelnya. baik teman sekelas. dan kerjasama antara mahasiswa karena adanya aktivitas saling memberi komentar. dosen harus mampu membuatnya menjadi suatu kebiasaan. Graham (2005) menambahkan beberapa alasan lain bagi dosen untuk memanfaatkan blog untuk pembelajaran menulis. dosen bisa memberi arahan atau menggunakan blog tutornya sebagai portal sumber-sumber belajar bagi mahasiswanya. • Blog mampu meningkatkan rasa saling percaya. dan pengalaman mereka. Dosen. Bacaan ini bisa diberikan oleh dosen. perasaan. Hal ini sering terjadi dimana mahasiswa pendiam biasanya bisa ‘berani’ untuk mengungkapkan ide dan perasaannya ketika diberikan kesempatan melalui blog. orang tua. hanya dosen yang mengoreksi dan memberi komentar atas tulisan mahasiswa dan fokus yang diperhatikan adalah biasanya pada bentuk. mereka bisa kembali membuka tulisan mereka.mengatur dan menyusun segala hal yang diperlukan. • Blog mampu menstimulasi diskusi di luar kelas. yaitu: • Blog memberikan latihan membaca ekstra bagi mahasiswa. bukan isi. blog-blog tersebut akan ditinggalkan oleh penggunanya. mahasiswa diberikan kesempatan untuk mendapat audiens riil. Dengan blog. • Blog mampu memotivasi mahasiswa yang pemalu dan kurang percaya diri untuk berpartisipasi. berikut nilai serta komentar yang diberikan. atau luar kelas. Blog bisa menjadi media diskusi sebelum dan sesudah pembelajaran di kelas. Hal ini dimungkinkan karena adanya arsip yang secara otomatis dibuat oleh blog itu sendiri sehingga kapanpun mahasiswa memerlukan.sebagai fasilitator utama dalam hal ini harus . • Blog bisa memotivasi mahasiswa untuk menulis melalui sebuah proses. pemanfaatan blog mampu meningkatkan minat dan jumlah audiens. Biasanya.

4. Misalnya pada pemahaman kode-kode HTML. yaitu: • Sebuah e-mail. blog kelas. Dalam tulisan ini. Slot-slot yang ada di blog multiply adalah sebagai berikut. Tipe blog tersebut bisa blog tutor. atau blog mahasiswa. • memotivasi mahasiswa terus menerus dengan mengajak teman sekelas untuk saling memberi komentar dan berbagi infoemasi. Hal ini wajib dimiliki bagi seseorang yang ingin membuat blog. dan lainnya. Ini adalah tempat untuk memberi judul dari blog pemiliknya. seperti blogger. 3. namun tidak terlalu mempengaruhi proses pembelajaran nantinya. Isi Identitas Diri. Mudah sekali! Tinggal diisikan sesuai dengan keperluan. dan memberikan hal-hal lain yang mampu memberikan stimulus bagi tulisan mereka. dan lainnya. dan • menyuruh mahasiswa untuk menulis dan mengumpulkan tulisan mereka di blog sebagai media online selain ke teman sekelas dan dosen (Graham. Telah disebutkan sebelumnya bahwa blog bisa digunakan secara efektif untuk meningkatkan kompetensi menulis mahasiswa. terdapat beberapa hal yang perlu dimiliki/dilakukan. disesuaikan dengan tujuan pembelajaran. Untuk membuat blog. • Memilih tipe blog. blogsome.com dan klik ‘Join for Free’. Terdapat beberapa hal yang dosen harus lakukan untuk tetap memotivasi mahasiswa menunjukkan tulisan mereka yang terbaik. menulis komentar pendek. Sebelum memanfaatkan blog ini. dosen harus memutuskan dulu blog jenis apa yang akan digunakan. namun semuanya mudah. apakah blog tutor. 2005). multiply. Isi kontak teman (jika diperlukan. untuk mengundang mereka membuat blog atau memberitahu jika seseorang memiliki blog untuk dikunjungi).multiply. wordpress. terdapat lima langkah yang harus diikuti yang bisa dijabarkan sebagai berikut: 1. Terdapat banyak penyedia. Setelah itu. Ketik http://www. baru memanfaatkan media blog tersebut secara efektif di dalam kelas untuk pembelajaran menulis. blog kelas. . • Welcome Box. penyedia dari multiply yang akan digunakan sebagai penyedia blog karena blog ini tidak begitu rumit dibanding blog lainnya. adanya fasilitas Guesbook yang memungkinkan orang lain berkomentar satu sama lain. yaitu: • merespon posting tulisan mahasiswa secepatnya. Memang ada kelemahan. Slot ini adalah tempat untuk menuliskan pesan atau tulisan awal atau pembuka yang biasanya berisi identitas diri sederhana dan ‘sambutan’ terhadap pengunjung blog tersebut. tampilan template yang beragam (dengan fasilitas CSS). atau blog mahasiswa yang disesuaikan dengan tujuan pembelajaran.mampu memotivasi mahasiswa secara berkesinambungan. Setelah blog dibuat. • Memilih penyedia blog yang ada secara online. • Ikuti langkah mudahnya. Blog sudah jadi. Untuk membuat blog melalui multiply. Tiap-tiap penyedia blog memiliki langkah yang berbeda. semua slot yang diberikan tinggal diisikan sesuai dengan keperluan dan bisa di-update setiap hari. • Blog Title. 2.

atau kalendar pemilik blog. suatu kegiatan. kemudian menunjukkan beragam aktivitas yang bisa dilakukan dengan memanfaatkaan media blog. Dalam proses kustomisasi. karena semua tulisan mahasiswa ditaruh di slot ini. Slot ini merupakan kalendar dimana pemiliknya bisa menaruh tanggal-tanggal penting di dalamnya sesuai dengan situasi pemiliknya. atau foto dari sumber lain yang relevan dengan isi dari blog tersebut. Slot ini adalah tempat untuk menaruh file-file musik yang pemilik blog sukai atau ingin bagi atau sebarkan. link ke sumber belajar lainnya yang relevan. terdapat berbagai hal lain yang mungkin diperlukan seperti CSS (Custom Style Sheet). • Contacts. pengunjung bisa memberi komentar tentang blog secara umum. foto. RSS (Rich Summary Site/Really Simple Syndicate). Slot ini adalah wadah bagi teman-teman pemilik blog. bisa pemilik atau orang lain. Komentar . Slot ini adalah tempat menaruh tulisan pemilik. tentang diri pemilik. Antara dosen dan mahasiswa bisa saling memberikan komentar satu sama lain mengenai tulisan yang telah dibuat. Hal ini juga berlaku bagi pengunjung. dimana mahasiswa bisa ikut dalam suatu grup untuk memudahkan interaksi dan komunikasi sesamanya. Setelah seluruh mahasiswa memiliki blog mereka sendiri. pemahaman HTML Script dan lain-lain agar bisa memperluas akses seseorang terhadap ‘dunia blog’. draft. film. Slot ini adalah wadah bagi orang-orang yang memiliki ketertarikan terhadap suatu hal yang sama sehingba mereka bisa bergabung dalam satu wadah dan berinteraksi satu sam lain. buku. • Music. Hal ini juga sangat penting bagi pembelajaran menulis. • Comments. slot ini yang paling penting dan utama. sampai tulisan final. Dalam pembelajaran menulis. • Reviews. seperti memberi komentar. menambah file audio. baik pada proses outline. • Video. Slot ini adalah tempat untuk menuliskan ulasan mengenai suatu hal. misalnya tulisan. Slot ini adalah tempat untuk menaruh foto-foto terkait. Di sini. musik dan sebagainya yang sesuai dengan minat pemilik blog. • Links. video.• Photos. Slot ini juga sangat penting karena memberikan wadah berekspresi bagi pemilik dan utamanya pengunjung. musik. atau suatu bagian dari blo. video. Slot ini adalah tempat untuk menaruh video terkait dengan isi dari blog atau yang pemilik inginkan. Slot ini adalah tempat untuk menaruh link penting atau yang berhubungan dengan pemilik agar lebih mudah dan cepat untuk mengaksesnya. • Blog. Di slot ini akan terlihat jumlah dan siapa saja teman-teman pemilik blog yang bisa dihubungi juga oleh pengunjung lainnya. • Calendar. Slot ini juga sangat penting. dosen menuntun mahasiswa untuk menulis lewat blog. • Groups.

mereka akan secara otomatis ‘diberi tahu’ oleh sistem kalau seseorang dalam grup yang sama telah mempublikasikan tulisan mereka.com b. Salah satunya tools online yang gratis yang dapat dimanfaatkan dalam kemampuan menulis adalah blog (jurnal online). blog dapat berfungsi sebagai jurnal seseorang dimana pemilik blog bisa mengekspresikan ide dan perasaannya melalui media tersebut dan dipublikasikan online. Secara lebih rinci. draft. dan pesan tulisan mahasiswa yang didasarkan pada sistem penilaian yang sudah baku sehingga tidak mengurangi kesahihan skor. revisi. KERANGKA PIKIR DAN PEMBAHASAN Mengingat pesatnya perkembangan TIK dewasa ini. Pembuatan Blog (Jurnal Online) Dalam hal ini. dan orang-orang lainnya yang memiliki ketertarikan dan akses yang sama. dosen akan menunjukkan langkah-langkah membuat blog kepada mahasiswa dengan menggunakan penyedia dari multiply dengan langkah. Dengan tergabung dalam suatu wadah grup. pembelajaran menulis berbantuan blog haruslah memperhatikan 5 hal. yaitu: a. Undang contacts (jika diperlukan) . Hal ini akan sangat bermanfaat bagi mahasiswa dalam pembelajaran menulis karena untuk memberi komentar. Dalam pembelajaran menulis di kelas. 3) proses membuat draft. Seperti telah disampaikan sebelumnya. 1. Dengan menekankan pada PROSES menulis. final writing) di kelas dan online yang secara simultan dilakukan. Sesuai dengan karakteristiknya. dan 5) proses publikasi ke media blog (jurnal online). teman-temannya. kelima tindakan tersebut dapat dijabarkan sebagai berikut.bisa mengenai berbagai hal. hal selanjutnya yang perlu disampaikan adalah bagaimana memanfaatkan media blog dalam pembelajaran menulis. satu sama lain harus tahu apakah temannya sudah menulis dan mempublikasikan tulisannya. Klik ‘Join for Free’ c. 2) proses membuat outline. khususnya menulis. media blog (jurnal online) sebagai media pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan kemampuan menulis mahasiswa dalam pembelajaran menulis. revisi. isi. Mereka akan memiliki blog mereka sendiri untuk kemudian digunakan sebagai media menulis esai mereka. Isi ID d.langkah yang telah dijelaskan sebelumnya. Sebuah blog di penyedia multiply memiliki slot grup yang memberikan kesempatan bagi pemiliknya untuk membuat suatu wadah untuk menampung blog-blog individu lainnya yang memiliki kesamaan minat atau tujuan. Setelah blog dibuat. 4) proses revision. Melalui proses pembelajaran menulis yang sangat menekankan pada PROSES menulis (outline. tidak ada salahnya jika jika fitur atau tools TIK yang relevan diterapkan pada pembelajaran bahasa Inggris. seperti komponen kebahasaan. Pemanfaatan media ini mampu memberikan aktivitas kolaboratif bagi penggunanya. yaitu : 1) pembuatan blog. Ketik http://multiply.Telah disampaikan sebelumnya bahwa terdapat langkah-langkah membuat blog degan penyedia dari multiply. blog juga bisa dimanfaatkan dalam pembelajaran. mahasiswa diberikan suatu wadah untuk berekspresi dan berinteraksi dengan dosen.

Masing-masing dari mereka dapat memberi komentar mengenai draft temannya. Perlu diperhatikan bahwa proses ini adalah proses yang tidak mudah dan sangat menentukan keberhasilan dan arah tulisan mahasiswa. terdapat dua hal pokok yang harus dilakukan. 4. Outline yang mereka telah hasilkan kemudian harus diupload ke blog mereka. bersama-sama dibahas outline mahasiswa dengan menampilkannya di depan kelas (lewat media LCD). juga penanda transisi yang relevan.” Penilaian akan diberikan oleh teman sekelas mahasiswa sebagai bentuk dari peer correction activity dan dari dosen setiap akhir proses menulis suatu jenis komposisi. langsung dengan yang benar). Merevisi Dalam proses ini. Penilaian ini menekankan pada lima hal penting dalam sebuah tulisan. Untuk lebih jelasnya. vocabulary. language use. dan Conclusion. Hal pokok pertama adalah mengenai bagaimana mahasiswa dan dosen mengkoreksi tulisan yang dibuat. Sistem penskoran yang akan digunakan adalah adaptasi dari J. yaitu content. tinggal diisi sesuai dengan keperluan. Setelah itu. dalam arti jelas akan apa yang akan dikembangkan dalam esai mereka. atau controlled correction.e. 2. Proses koreksi ini juga sangat penting dilakukan dari awal proses menulis sampai akhir. apakah dengan cara correction (memberikan masukan yang eksplisit tentang ide atau kata tertentu. 3. Mahasiswa sudah mulai membuat tulisan dengan mengembangkan pokok-pokok pikiran pada elemen-elemen outline dengan menambahkan frase atau kalimat. Membuat Outline Setelah suatu pokok bahasan mengenai jenis komposisi tertentu dalam tulisan selesai dijelaskan. atau guided correction (memberi masukan secara implicit dengan hanya memberi kode/penanda tertentu yang telah disepakati sebelumnya. Membuat Draft Proses ini dilakukan jika outline tulisan mahasiswa dianggap sudah memadai. Mahasiswa diberi penjelasan tentang apa dan bagaimana cara mengoreksi pekerjaan temannya sebelum dikumpulkan kepada dosen untuk dikoreksi kembali. Hal pokok kedua adalah formative scoring feedback. Developmental Paragraphs. yaitu memberi penilaian atas tulisan mahasiswa sesuai dengan sistem penskoran yang telah standar. pada ide atau kata yang mesti direvisi). mahasiswa akan membuat outline (semacam kerangka pikir tulisan yang berisi pokok-pokok pikir dengan penjabaran singkat dan padat). dan direvisi jika ada. formative scoring feedback. Heaton (1991) mengenai “Writing English Tests. Semua hal ini sudah ada dalam bentuk instrumen baku dan valid sehingga bisa digunakan. Dalam menggunakan formative scoring feedback ini. Outline terdiri dari tiga elemen penting. Telah dijelaskan sebelumnya bahwa proses koreksi menggunakan formative scoring feedback. Dosen kemudian bisa menyuruh mahasiswa melakukan koreksi dengan teman sekelas dengan menggunakan cara instrumen penilaian tulisan. dan mechanics. yaitu Topic Sentence/Thesis Statement.B. atau guided correction. misalnya dalam hal ini dengan menggunakan formative scoring feedback yang memiliki tiga cara memeriksa yang bisa dipilih salah satunya: correction. Diyakini bahwa 75% tulisan akan baik dan efektif jika outline sudah baik pula. organization. Draft yang mereka telah buat kemudian harus diupload ke blog mereka. controlled correction (memberi masukan dengan hanya memberikan poin-poin ide atau kata yang lebih baik). Masing-masing dari mereka dapat memberi komentar mengenai outline temannya. Blog sudah selesai. tulisan mahasiswa diberikan kembali kepada teman sekelasnya untuk . berdasar atas konvensi.

2007). Dengan blog. sampai suatu tulisan final dihasilkan. TIK berkembang dengan pesat di berbagai bidang. merevisi. kemampuan pengajar akan pembelajaran menulis dan teknis pengelolaan blog sangat diperlukan sehingga apa yang diinginkan. yaitu kualita pembelajaran menulis yang lebih baik dan peningkatan prestasi belajar mahasiswa dalam pembelajar menulis. yaitu 1) tujuan. Dalam hal ini.com. persiapan yang matang. Pada proses ini. membuat draft. Dalam hal ini. Mempublikasikan Tulisan Setelah tulisan mahasiswa direvisi. Aspek motivasi yang ingin diketahui diformulasikan dengan mengacu pada empat aspek motivasi. 3) keinginan mencapai tujuan. SIMPULAN DAN SARAN Dalam era globalisasi dewasa ini. salah satunya pada bidang pendidikan. dan 4) tingkah laku yang mendukung pencapaian suatu pemecahan masalah (Honey. penggunaan media blog sebagai media jurnal online tentunya akan sangat membantu mahasiswa dalam menuangkan ide dan pikirannya karena karakteristik blog yang telah disampaikan sebelumnya. motivasi mahasiswa juga bisa dicari tahu sehubungan dengan pemanfaatan blog pada pembelajaran menulis. Hal ini bisa bersifat sekaligus bagi mahasiswa karena ketika mereka online untuk menaruh tulisan di blog. . tiba saatnya mereka mempublikasikan tulisan final mereka. dan karena ditampilkan ke publik. merevisi. Dosen akan mengecek tulisan mereka dan memberi komentar. tulisan mereka akan dilihat oleh orangorang selain teman dan dosen mereka. Tentunya. Seiring dengan perkembangan dan tuntutan jaman.bersama-sama mengkoreksi draft tulisan yang telah dibuat dengan cara cara correction. 5.surveymonkey. tuntutan semacam ini membuat berbagai hal. mahasiswa masih boleh merevisi tulisan mereka. seseorang dituntut untuk mampu dan memiliki kualitas serta kemampuan kompetitif dalam hidupnya. bisa tercapai. selain menekankan bahwa kegiatan menulis harus melalui suatu PROSES menulis. Jadi tulisan mahasiswa melewati berbagai tahapan proses menulis dengan harapan apa yang mereka hasilkan bisa lebih baik dan efektif. 2) usaha. mahasiswa akan berusaha menampilkan usaha mereka yang paling baik. Kuisioner ini sifatnya melengkapi namun bisa sangat bermanfaat untuk mengetahui pendapat mahasiswa tentang pemanfaatan blog dalam pembelajaran menulis. mereka juga bisa memberikan komentar mereka secara online di media survey online yang telah disebutkan sebelumnya. atau guided correction dan memberi nilai dengan menggunakan formative scoring feedback yang telah diberikan sebelumnya. yaitu mulai dari membuat outline. Hal ini bisa dilakukan dengan menyebarkan kuisioner online melalui penyedia survey online seperti www. Inilah saat dimana tulisan final mereka diupload ke blog mereka masing-masing. Tulisan final mereka ini juga di cetak dan dikoreksi oleh temannya sebelum dikoreksi oleh dosen. Dalam bidang pendidikan. Keseluruhan proses tersebut tidak dapat dipungkiri adalah suatu proses yang lumayan berat untuk dilakukan. atau controlled correction. Sebagai aktivitas tambahan. bisa dilihat pada aspek motivasi mahasiswa. Proses menulis sendiri merupakan rangkaian panjang seseorang untuk mencurahkan atau mengekspresikan ide dan pikirannya dalam suatu wadah tuangan tulisan.

Mahasiswa bisa menulis apapun pada bagian blog yang telah ada dan informasi lainnya di slot lainnya yang tersedia. dan kreasi yang lebih baik bagi tulisan mahasiswa. 4) proses revision. bahkan di tempat-tempat lain. Namun. 3) proses membuat draft. seseorang dapat dikatakan telah mampu memanfaatkan peluang sekaligus mengatasi tantangan. Salah satu media yang bisa dimanfaatkan dalam pembelajaran menulis adalah media blog atau jurnal online. Dalam penerapannya. blog mampu memberikan interaksi yang lebih dinamis. bahkan dengan menggunakan media apapun. bersamasama dengan teman-teman mereka. disarankan bahwa pengajar pembelajaran menulis. Pengajar mesti memahami betul teknis pengelolaan dan pemanfaatan aplikasi TIK agar tidak . blog juga diyakini dapat memberikan nuansa inovasi. bisa memanfaatkan media blog atau jurnal online dalam kegiatan menulisnya. Dengan demikian. Diharapkan hal ini juga akan memberikan motivasi yang lebih baik bagi peningkatan kompetensi menulis mahasiswa. Keterampilan menulis adalah salah satu keterampilan penting yang harus dikuasai dengan baik oleh seseorang yang belajar bahasa Inggris. sampai suatu tulisan final bisa dihasilkan. bahkan ke luar negeri yang tidak bisa dibayangkan mengingat jurnal tersebut bersifat online. Namun. Selain mampu memberikan audiens yang nyata danpotensial untuk perbaikan tulisan pembelajar. Sehubungan dengan peningkatan kemampuan menulis. Dengan memiliki kemampuan menulis. segi situasi kelas. Sederhananya. jumlah kelas. pembuatan draft tulisan. Sehubungan dengan pemanfaatan blog sebagai media jurnal online dalam pembelajaran menulis adalah 1)pembuatan blog. baik yang sekelas maupun di luar kelas. blog adalah sebuah halaman web seseorang yang sering di update yang sering disebut dengan jurnal online. baik di dalam kelas maupun di luar kelas. revisi. Mengingat keuntungannya. dan mereka yang memiliki akses ke internet bisa melakukannya. modifikasi sesuai dengan situasi dan kondisi tertentu bisa dilakukan. jumlah mahasiswa yang diajar. pemanfaatan media blog sangatlah sesuai dengan karakteristik pembelajaran menulis. akses dan fasilitas. diusahakan agar pemanfaatan media ini dalam pembelajaran menulis tidak sampai memberatkan. satu hal yang paling penting diingat untuk dilaksanakan adalah adanya PROSES menulis.tantangan sekaligus kesempatan untuk berkembang dan berkreasi. menuangkan ide dan pikiran dalam tulisan dengan baik dan efektif. Pembelajaran bahasa Inggris adalah salah satu dalam bidang pendidikan yang menuntut hal seperti ini. Kegiatan menulis dengan memanfaatkan blog mesti memperhatikan tahapan-tahapan aktivitas menulis sehingga hasil yang lebih optimal bisa tercapai. Dosen. kemampuan literasi yang lebih baik. kegiatan menulis tidaklah semudah yang dibayangkan jika dilakukan tidak dengan suatu proses dan jika memungkinkan. orang tua mereka. perlu juga diperhatikan bahwa proses atau kegiatan menghasilkan suatu tulisan yang baik tidaklah mudah. dan sebagainya. dan 5) proses publikasi ke media blog (jurnal online). Blog atau jurnal online diyakini dapat membantu mahasiswa menulis apapun yang mereka senangi.Beberapa keuntungan dari pemanfaatan blog dalam pembelajaran menulis adalah bahwa blog mampu memberikan audiens riil bagi tulisan mahasiswa. Jika memungkinkan atau diharuskan. potensi audiens riil ini memberikan ‘tuntutan’ sekaligus kesempatan bagi mahasiswa untuk menunjukkan hasil karya mereka yang terbaik. Juga. 2) proses membuat outline. bahkan perkembangan bekerja dalam tim. baik tataran paragraph sampai pembuatan esai atau report. mulai dari pembuatan outline. eksplorasi. yang juga bisa menjadi media agihan (sharing) bagi semua audiens. pemanfaatan suatu media inovatif. dimana mereka bisa edit dan publikasikan sesering mereka mau. revisi. Tanpa disadari. misalnya dari segi teknis aplikasi TIK.

(2003. . BRITISH COUNCIL. IX. Study Writing. (2002. Hal-hal tersebut. Dari http://www. A.kyoto-su. Diakses pada 12 Agusutus 2007. www. Heaton. Vol. September). prestasi dan motivasi mahasiswa diyakini akan dapat ditingkatkan.htm. Research Agendas. No. Graham. K and A. Cook. Research in Motivation in Education. Goldberg. R. R.hariannasib. Jakarta: Media Kita. 1994. Ames. & McTaggart. Geelong.” TESL-EJ. From http://www.org Diakses pada 4 September 2007. Lokman.. http://multiply. 6. 79. P. utamanya dalam proses umpan balik dan koreksi karena gabungan kegiatan face to face (FTF) dan online bisa membantu atau memberatkan. and Theoretical Perspectives.jlta. Australia: Deakin University Press. Jovan.bayareawritingproject. F. Russel. EDUCATION-LINE Jati.” Modern Language Journal. S. BSNP Tegaskan Dinas Pendidikan Tidak Campuri Penyusunan Kurikulum.ac.org/bawpNews/2003/02/05 Gardner. B.org/Techniques/CampbellWeblogs.jp/information/tesl-ej/ej22/int. Vol. Kemmis.html eBn – the Educational Blogger Network. The Action Research Planner. A. P.com. 2005. & Ames. Honey. 2007. Campbell. Hamp-Lyons. Learning and Assessment Vol. USA: Longman Group UK Limited. Diakses pada 10 April 2008. C. A. The Learning Motivation Questionnaire. P. Tersedia di http://www. and Heasley. G. ITB Language Centre. 2. Diakses pada 17 September 2006. Duber. Impacts of ICT in Education. 1 February 2003.menyulitkan. 1991. 2006. tentu akan sangat membantu pencapaian kualitas pembelajaran menulis yang lebih baik. J. “Weblogs for use with ESL classes. A. DAFTAR PUSTAKA 2005.. Demikian juga. Tersedia di UNESCO-CI. Creating a Writing Course Utilizing Class and Student Blogs. (2003. February). “The Effects of Computers on Student Writing: A Meta-Analysis of Studies from 1992 – 2002.” The Journal of Technology. 2007. Bay Area Writing Project News. Cambridge: Cambridge University Press. A. J. jika diantispasi dari awal.html. 2006. “On Motivation. 2003. Panduan Praktis Membuat Web dengan PHP. 359-368..” The Internet TESL Journal. 1989.htm. Dari segi situasi kelas dan mahasiswa.H. “Mad blogs and Englishmen. M. L. Dari http://iteslj. Hal ini mungkin terjadi karena keterbatasan sebagai manusia. Writing English Language Tests. and Tremblay. 1987. Education and ICT.com Jager. Tersedia di www. 1999. No.com/content/Learning Motivation. N. San Diego: Academic Press. S. C.B. F. 2 No. Blogging For ELT. February 5). R. 2.peterhoney.. diharapkan agar proporsional sehingga tidak memberatkan. 1990.

Singaraja: IKIP Negeri Singaraja.. and Hart. The Modern Language Journal. 1998. 78. Reinking. Expression: An Introduction to Writing. D. Benefits of Cooperative Learning in Weblogs Networks. 2005. Mutansyir. Pedoman Studi Universitas Pendidikan Ganesha. Computers. B. H. 2006. Jakarta: Media Kita. London: Allen & Unwin. J. Papert. Pelgrum. 1994. G. Oxford. 2003. “E-Mail Me Your Thoughts: Digital Communication and Narrative Writing. I. W. 31. E. W. 2002. I and Y. 1990. Children and Computers in School. The Use of ICT in Learning English as an International Language. McNiff. B.com.com. 1995.H. Diakses pada tanggal 11 April 2004.gov/databases/ERIC_Digests/ed427318. Sejarah Perkembangan Ilmu. Masidjo.html. Bridwell. J.google.. “Computers and Language Learning: An Overview. J. Assessed on August 30th 2007. 2003. 2002. ERIC Digest. Yogyakarta: Kanisius. Bournemouth: Hyde Publications. 2006. Yogyakarta: Liberty Yogyakarta. 2004. 2007. McDonough.). Cetakan Ketiga. NJ: Lawrence Erlbaum. Warschauer. “The Educational Potential of New Information Technologies: Where are We Now?. M.” Language Teaching. K. 1996. J. Action Research for Professional Development. Wang..C.net/1903/3885. Mahwah. 1995. Kurikulum Berbasis Kompetensi. Diakses pada October 15th 2007. A. Nurkolis. Pengembangan Model Pembelajaran Diktatori Berbasis Multimedia (Multimedia-Based Dictatory Learning) untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Dictation pada Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris IKIP Negeri Singaraja. 2006. and Shearin. Tersedia di http://hdl. Psychology in Foreign Language Teaching. Tersedia di www. Authentic Assessment (Pengukuran Otentik). S. Mindstorms: Children. R. Volume 37 Page 104 – November 2003. ”Motivation and Transfer in Language Learning”. Diakses pada 31 Oktober 2003. Strategies for Successful Writing USA: Prentice Hall. 1981. New York: Basic Book. Rainey.N. Techniques and Principles in Language Teaching. Pederson J. (ed.Larsen-Freeman. D. Santosa. J. dan Bonnstetter.handle. 2003. Reading.” Literacy. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Diakses pada tanggal 12 April 2005. D. Tersedia di www. . 1980. W. http://www. M. 1998. Sopyan. Panduan Praktis Mengelola Blog. United States of America: Oxford University Press. R. R. And Powerful Ideas. J. 12-28. & Healey. and Critical Thinking. Sei-Hwa. 57-71. USA: Longman.com. and Fang. Pencapaian Hasil belajar Siswa di Sekolah. Y. E. Ngeow. Tersedia di www.google. H. Mulyasa.1986. Padmadewi. Language Learning Motivation: Expanding the Theoretical Framework. Merchant. in Collis. S. L.pendidikannetwork.ed. Rouf. Sekolah Unggulan yang Tidak Unggul. Inc.A. M. Singaraja: IKIP Negeri Singaraja. The Jurisprudential Inquiry Model for STS. 2002.

edu/index.com Zhu & Kaplan. .umich. Sumber : http://makalahjurnalskripsi.blogger. Diakses pada September 24th 2007. McKeachie’s Teaching Tips. 2001.www. Tersedia di http://crlt.html.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.