P. 1
CONTOH PENILAIAN

CONTOH PENILAIAN

|Views: 165|Likes:
Published by Rajif Saman

More info:

Published by: Rajif Saman on Mar 08, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/01/2015

pdf

text

original

CONTOH PENILAIAN KINERJA Mata Pelajaran Kelas Kompetensi Dasar Indikator Materi Pokok : Matematika : VII : Menyelesaikan dan

mengenal sifat operasi bilangan bulat : Menyelesaikan operasi perkalian bilangan bulat : Bilangan Bulat Soal Misalkan Anda diberi tugas untuk menjadwalkan orang-orang yang bekerja dalam stand barangbarang antik di suatu pameran. Susunlah jadwal yang memenuhi kriteria di bawah ini dan sajikan dengan cara yang baik dan terorganisir sehingga mudah dimengerti baik oleh pemilik stand maupun oleh para penjaga stand. Syarat-syarat penyusunan jadwal adalah sebagai berikut. 1. Stand buka pukul 9.00 ± 19.00 hanya pada dua hari Sabtu dan dua hari Minggu 2. Akan ada satu, dua atau tiga penjaga stand dalam suatu shift tergantung pada ramainya pengunjung pada shift tertentu. Satu shift terdiri dari 2 jam. 3. Tiap-tiap penjaga stand dibayar Rp. 17.000,- per jam dan setiap penjaga tidak boleh bekerja lebih dari satu shift per hari. 4. Total anggaran untuk membayar penjaga stand selama empat hari adalah Rp. 1.400.000,tetapi Anda tidak harus menghabiskan uang tersebut. 5. Jika mungkin, untuk tiap-tiap shift yang berbeda, pasangan penjaga stand tidak sama. Penjaga stand tidak harus bekerja setiap hari. Tugas Anda selengkapnya meliputi: a. Jadwal untuk empat hari (dua Sabtu dan dua Minggu) dengan identifikasi masing-masing shift dan jumlah pekerja tiap-tiap shift. b. Jumlah pekerja tiap-tiap shift menunjukkan perkiraan Anda seberapa ramainya pengunjung stand. c. Jumlah penjaga stand yang Anda perlukan. d. Rencana anggaran untuk membayar para penjaga stand. e. Deskripsi tertulis mengapa Anda anggap bahwa jadwal tersebut adalah yang terbaik.

000 Rp. sistematik dalam menyusun jadwal dan anggaran Ketepatan perhitungan Banyak kesalahan perhitungan Tidak ada kesalahan dan mendapatkan kesimpulan yang benar Sangat jelas.1. tetapi sukar untuk dimengerti.000 Rp. ditambah jadwal dan rencana anggaran mencerminkan asumsi situasi yang bagus.17. Sangat jelas dan proses berfikir mudah diikuti .000 Rp.136. Ada penjelasan. hanya proses berfikir kadangkadang tidak mudah diikuti Penjelasan Sedikit atau tidak ada penjelasan.000 Rp. siswa diminta untuk mengorganisasi informasi yang kompleks dan mengerjakan rencana anggaran. 680.000 Rp. Penyelesaian: Akan ada banyak penyelesaian untuk masalah ini.136.17.000 Rp. 102.360.17. salah satunya adalah sebagai berikut.000 Rp.000 Rp.000 Rubrik Kriteria 1 Pengorganisasian Tidak dan perencanaan terorganisir.000 Rp. 272.000 Rp.11 11 -13 13 -15 15-17 17-19 Total 4 12 8 10 6 40 Rp. 408.68.17. atau tidak bisa diikuti.000 Upah 2 hari Sabtu dan 2 hari Minggu Rp. dan ada perencanaan untuk membuat jadwal dan anggaran 4 Sangat terorganisir . atau tidak ada bukti perencanaan 2 Ada perencanaan kasar tetapi tidak cukup untuk mengorganisir informasi yang kompleks Ada beberapa kesalahan. 204.000 Rp.000 Rp.000 Rp.000 Rp. Jam Shift Jumlah pekerja hari Sabtu 2 3 2 3 3 13 Jumlah pekerja hari Minggu 3 2 2 7 Jumlah jam kerja Upah per jam Upah hari Sabtu dan Minggu Rp.Konsep matematika Dalam menyelesaikan masalah ini.000 Rp.170.204. tetapi bisa menghasilkan kesimpulan yang benar 3 Terorganisir.17. Seperti tingkat 3. 340.17.000 9 .

Materi Pokok Nama Siswa : Trapezium :« Soal Cari rumus luas daerah trapezium dengan minimal 6 cara yang berbeda ? Penyelesaian: F 1.CONTOH PENILAIAN PORTOFOLIO Mata Pelajaran Kelas/ Program : Matematika : X/ IPA Kompetensi Dasar : Menghitung keliling dan luas bangun segiempat serta menggunakannya dalam pemecahan masalah. Tarik garis dari titik B sampai memotong garis EF. buat titik pertengahan AD 2. D G b C E A a B Langkah : 1. EA EA EA EA = DG = a ± AB = a ± (B + DG) = a ± b ± DG a±b EA + DG= 2 EA 2 EA EA AB = a±b = a±b = a±b/2 = a ± (EA) a-b ) 2 a b =a. tarik garis melalui titik pertengahan Ad sebut EF sejajar dengan BC 3.+ 2 2 a b = + 2 2 1 = (a + b) 2 =a-( Luas Trapesium ABCD = AB x AG = ½ (a + b) t .

2. ABCD = L. Tarik garis dari titik A ke titik F sehingga terbentuk dua segitiga yang sebangun yaitu ( AEF dan (ADF Luas trap. D b C t A a B langkah-langkah : 1.t = ½ at + ½ bt = ½ (a + b)t .t + ½ CD. Buat Trapesium ABCD 2. Perpanjang garis DC sebesar a di titik F sehingga EF = a 3. Tarik garis dari titik B ke titik D sehingga membentuk dua segitiga yaitu ( ABD dan (BCD Luas Trap ABCD = 1. Perpanjang garis AB sebesar b di titik E sehingga BE = b 2. D b C a F t E A a B b Langkah-langkah : 1.(BCD = ½ AB. (AEF = ½ (AB + BE)t = ½ (a + b) t 3.(ABD + 1.

Jajaran genjang AEFD L. ABFE = ½ DE.BF = ½ DC ± EF) AE + AB. A a B Langkah: a.4. 2 x Luas Trap = 1. BF = ½ DE.BF) + AB. Buat trapezium ABCD b. jajaran genjang AEFD 2 (a b)t Luas Trapesium ABCD  2 1  (a b)t 2 Luas Trapesium ABCD  D E t b t F C 5. AE + ½ FC. (AED + 1. Tarik garis dari titik B sebesar t tegak lurus dengan garis DC Sehingga terbentuk dua segitiga siku-siku yaitu ( AED siku-siku di E dan ( BCF siku-siku di F serta terbentuk sebuah persegi panjang ABFE Luas trap ABCD = 1.BF = ½ (b ± a)t + a. Tarik garis EF sejajar dengan AD sehingga terbentuk sebuah bangun datar yaitu jajar genjang AEFD. D b C a F A a B b E 1. Perpanjang garis AB sebesar b di titik E sebagai BE = b 2. AE + FC. AE = BF = ½ (DE + FC) AE + AB.BF + AB.t . ( BCF + 1. Tarik garis dari titik A sebesar t tegak lurus dengan garis DC c. perpanjang garis DC sebesar a di titik F sehingga CF = a 3. BF.

dimana EF = DC. DE = CF. EA. ( BFC) = EF. DE//DF dan 2 segitiga siku-siku yaitu ( EAD dan ( BFC.CF ± ½ (EA.FC) = EF.= ½ bt ± ½ at + at = ½ bt ± ½ at = ½ (a + b) t 6. D b t C E A a B F Langkah: a.ED + ½ BF. Buat trapezium ABCD b. EFCD ± (L. Tarik garis dari titik C sebesar t teka lurus dengan garis BF Sehingga terbentuk suatu bangun dalam yaitu persegi panjang EFCD. Perpanjang garis AB di titik F sehingga berbentuk garis BF c. Perpanjang garis BA di titik E sehingg terbentuk garis AE d. EF//DC. ED = FC = b. = L.( EAD + 1. Tarik garis dari titik D sebesar t tegal lurus dengan garis AE e.FC).t ± ½ (EF ± AB)t = bt ± ½ (b ± a)t = bt ± ½ bt + ½ at = ½ at + ½ bt = ½ (a + b)t .CF ± (1/2.ED + BF.

tetapi ada kesalahan kecil dalam hitungan. Menunjukkan bahwa siswa memahami sebagian konsep dan prinsip matematis yang terkandung di dalam masalah yang harus dipecahkannya. Menggunakan istilah dan notasi matematis hampir betul. Berbuat kekelruan parah dalam hitungan Tidak memahami konsep dan prinsip matematis yang terkandung di dalam masalah yang harus dipecahkannya. Berbuat kesalahan yang agak serius dalam hitungan Tampak bahwa pemahamannnya sangat terbatas tentang konsep dan prinsip matematika yang terkandung di dalam masalah yang harus dipecahkannya.Rubrik Aspek Pengetahuan Matematika Indikator Menunjukkan pemahaman tentang semua konsep dan prinsip matematis yang terkandung di dalam masalah yang harus dipecahkannya. Menggunakan istilah dan notasi matematis yang sesuai Melaksanakan algoritma yang relevan dengan lengkap dan benar Menunjukkan bahwa siswa memahami hampir semua konsep dan prinsip matematis yang terkandung di dalam masalah yang harus dipecahkannya. Skor 4 3 2 1 0 . Keliru atau tidak dapat menggunakan istilah atau notasi matematis sebagaimana yang seharusnya. Melaksanakan algoritma yang relevan dengan lengkap.

berapa peluang bahwa semua hasil yang muncul adalah gambar? Jelaskan jawaban Anda. Tentukan jumlah lambungan koin minimum supaya peluang memenangkan taruhan adalah 0.002. berapa peluang: 1) paling sedikit terdapat dua gambar 2) paling sedikit terdapat dua gambar tetapi satu lemparan koin sudah dipastikan adalah gambar. Jika koin dilemparkankan sebanyak 25 kali. Jika koin itu jatuh ke tanah maka bagian sisi koin yang terlihat akan berupa gambar (G) atau angka (A). b.CONTOH PENILAIAN PROYEK Mata Pelajaran Kelas/ Program : Matematika : XI/ IPA Kompetensi Dasar : Merumuskan dan menentukan peluang kejadian dari berbagai situasi serta tafsirannya Indikator Materi Pokok : Menentukan peluang kejadian dari berbagai situasi : Peluang Soal Sebuah koin yang dilemparkan ke atas. c. a. siswa harus menemukan pola. Untuk menyelesaikan pertanyaan b. Jika koin dilemparkan 3 kali. Konsep matematika Diagram pohon membuat siswa dapat mengorganisasi ruang sampel yang diperoleh untuk pertanyaan sehingga dapat menentukan anggota ruang sampel yang memenuhi pertanyaan a. . Seseorang dikatakan menang taruhan jika koin yang dilemparkan menghasilkan gambar semua.

Jadi Jadi supaya peluang menang 0. GAG. yaitu GGG. Jika koin dilemparkan 3 kali 1) Paling sedikit 2 gambar ada 4 kemungkinan. AGG. Dari semua kemungkinan yang muncul hanya ada satu kemungkinan berupa gambar semua. Ruang Sampel S ={ GGG. AAA}. Jika koin dilemparkan sebanyak 25 kali. GAA. GAG.Penyelesaian: Lemparan I Lemparan II Lemparan III Siswa mungkin akan menggunakan diagram pohon seperti di atas atau mereka mungkin langsung menggunakan teori peluang. AGA. .002 maka jumlah lemparan koin minimal 9 kali. Jadi peluang paling sedikit terdapat 2 gambar = 4/7 b. Dari semua kemungkinan tersebut hanya ada satu kemungkinan yang menghasilkan gambar semua. Jadi peluang yang muncul gambar semua = 1/225 3) Jika koin dilemparkan sebanyak n kali maka banyak anggota ruang sampel = 1/2n . AAG. GGA. AGG Peluang paling sedikit terdapat 2 gambar = 4/8 =1/2 2) Jika satu lemparan koin sudah pasti terjadi gambar maka mustahil akan terjadi angka semua sehingga AAA harus dihilangkan. maka anggota ruang sampel adalah 225. Dengan demikian anggota ruang sampel yang baru adalah n(S) = 7. GGA. Anggota ruang sampel n(S) = 8 a.

Ciri-ciri: Semua jawaban benar ditunjukkan dengan metode yang sesuai. atau: Jawaban benar tetapi tidak ada bukti bahwa jawaban diperoleh melalui prosedur yang benar. Atau: Salah satu bagian a atau kedua-duanya dijawab salah. Tingkat 2: Jawaban menunjukkan keterbatasan atau kurangnya pengetahuan matematika yang berhubungan dengan masalah ini. Ciri-ciri: Semua jawaban benar tetapi ada cara yang tidak sesuai atau ada satu jawaban salah. Sedikit kesalahan perhitungan dapat diterima. Atau: Bagian a dijawab benar. Ciri-ciri: Semua jawaban salah. Tingkat 1: Jawaban hanya menunjukkan sedikit atau sama sekali tidak ada pengetahuan matematika yang berhubungan dengan masalah ini.Rubrik: Tingkat 4: Jawaban jelas dan menunjukkan alasan berdasarkan pengetahuan matematika mendalam yang berhubungan dengan tugas ini. Sedikit kesalahan perhitungan dapat diterima. Siswa tidak membuat diagram pohon tetapi jawaban lain benar. Tingkat 3: Jawaban menunjukkan pengetahuan matematika mendasar yang berhubungan dengan tugas ini. Sedikit kesalahan perhitungan dapat diterima. Ciri-ciri: Dua bagian pertanyaan dijawab salah atau tidak selesai dikerjakan tetapi satu pertanyaan dijawab dengan tepat menggunakan prosedur yang benar. . tetapi bagian b atau c salah atau tidak dijawab tetapi metode yang digunakan sesuai.

CONTOH PENILAIAN PRODUK Mata Pelajaran Kelas Kompetensi Dasar : Matematika : VII/ VIII : 1. daerah yang berbentuk persegi panjang akan membutuhkan pagar yang panjang untuk luas yang kecil. Tuliskan secara ringkas bentuk yang mana yang mempunyai luas terbesar dan jelaskan alasannya. Luas maksimal akan diperoleh bila daerah dibentuk menjadi lingkaran. Segitiga. Dengan ukuran panjang pagar yang sama jika daerah dibentuk menjadi persegi maka luasnya akan lebih besar dan akan bertambah besar lagi jika daerah dibentuk menjadi segi sepuluh. Menghitung besaran-besaran pada segitiga 3. Bayangkan bahwa pagar itu dapat dibengkokkan mengikuti bentuk-bentuk yang diinginkan. Sebagai contoh. Menghitung besaran-besaran pada segiempat 2. Menghitung besaran-besaran pada lingkaran Indikator Materi Pokok : Menghitung luas segitiga. Karena panjang masingmasing pagar 4 m. Gambarkan bentuk-bentuk tersebut lengkap dengan ukurannya. Segitiga dan segiempat 2. Lingkaran Soal Misalkan Anda diminta oleh suatu Taman Kanak-Kanak untuk memagari taman bermain anakanak. Untuk keliling yang sudah ditentukan. Bagaimana cara Anda memagari daerah itu supaya anakanak mendapatkan daerah tempat bermain yang maksimum? Cobalah bermacam-macam bentuk yang dapat dibuat dengan panjang pagar tersebut dan hitunglah luasnya. Konsep matematika Tugas ini berhubungan dengan hubungan antara luas daerah dan kelilingnya. semakin daerah yang dibuat mendekati bentuk lingkaran maka luasnya semakin bertambah. ada beberapa kemungkinan sisi-sisinya antara lain . Anda diberi pagar sepanjang 60 m yang terdiri dari pagar-pagar dengan panjang 4 m dan sebuah pintu gerbang sepanjang 4 m. Penyelesaian: Panjang pagar ditambah dengan lebar pintu gerbang adalah 64 m. jika daerah yang dibentuk adalah: 1. segiempat dan lingkaran : 1.

24 m dengan luas 181. maka hubungan antara keliling lingkaran K dengan jari-jari lingkaran r adalah . 28 m dengan luas 110. 28 m. . Dengan demikian jari-jari lingkaran Luas lingkaran L dihitung menggunakan rumus menggunakan rumus 4. Lingkaran. ditambah penyelesaian Disajikan dengan rapi dan baik. tetapi beberapa bentuk ditemukan Ada beberapa kesalahan perhitungan. 24 m. dan hanya ditemukan satu penyelesaian 2 Tidak sistematis.96 m2 2. Ditemukan bentukbentuk yang memenuhi Ketepatan perhitungan Banyak kesalahan perhitungan Seperti tingkat 3. 22 m dengan luas 195.02 m2 20 m. Persegi panjang dan persegi. Setelah membandingkan luas daerah-daerah yang dibentuk maka dapat diimpulkan bahwa daerah yang kelilingnya 64 m dan mempunyai luas tersebar adalah sebuah lingkaran dengan jari-jari 10. penggunaan rumus sudah benar 4 Sangat sistematik dan Disajikan dengan baik. 22 m. atau salah dalam menggunakan rumus 3 Sistematik dan ditemukan bentuk-bentuk yang memenuhi Sangat sedikit melakukan kesalahan perhitungan.2 m dengan luas 327 m2 Rubrik Kriteria Pendekatan pemecahan masalah 1 Acak.8 m.85 m2 16 m. antara lain adalah: 28 m x 4 m dengan luas 112 m2 24 m x 8 m dengan luas 192 m2 20 m x 12 m dengan luas 240 m2 16 m x 16 m dengan luas 256 m2 3.

Penjelasan Tidak jelas. banyak kesalahan Ada gambar yang tidak jelas. tetapi ada pemahaman pola Gambar jelas dan tepat dan memberikan ukuran yang benar Ditulis dengan jelas dan memahami satu aspek hubungan: banyak sisi-sisi atau bangun segi-n beraturan Seperti tingkat 3. ditambah gambar Disajikan dengan rapi dan baik. kelihatan tidak memahami pola-pola dalam luas bangun segi-n Ditulis dengan jelas dan memahami kedua aspek hubungan: banyak sisi-sisi dan bangun segi-n beraturan . ada kesalahan dalam memberikan ukuran Meragukan.Gambar Sembarangan dan tidak jelas.

kali... Indikator pencapaian Menjelaskan pengertian koefisien.. Menyelesaikan operasi tambah. Juni 2010 Guru Mata Pelajaran («««««) NIP.....CONTOH PENILAIAN DIRI Mata Pelajaran Kelas/ Program : Matematika : VIII/ IPA Kompetensi Dasar Materi Pokok Nama Siswa : Menyelesaiakan operasi bentuk aljabar : Operasi Aljabar : «. 1.. suku satu.... variabel. . Tanggal: No. suku dua 3. 10/05/10 11/05/10 12/05/10 konstanta.. Menyelesaikan pembagian dengan suku sejenis atau tidak sejenis Rata-rata Komentar Siswa««« Keterangan: Semua materi belum dipahami Sebagian materi belum dipahami Semua materi sudah dipahami Makassar... dan pangkat dari suku satu. kurang. suku dua dan suku tiga dalam variabel yang sama atau berbeda 2.

Rubrik: Contoh kartu laporan hasil penilaian diri siswa profil kelas Skor rata-rata pertemuan keNo. 2 3 4 5 6 . 3. 4. 2. Nama siswa 1 1. 5.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->