BAGAIMANA PROSES FOTOSINTESIS PADA TUMBUHAN TERJADI?

Berikut akan saya jelaskan dulu apa pengertian Fotosintesis. Menurut Wikipedia, Fotosintesis adalah suatu proses biokimia yang dilakukan tumbuhan, alga, dan beberapa jenis bakteri untuk menghasilkan makanan dengan memanfaatkan energi cahaya. Hampir semua makhluk hidup bergantung dari energi yang dihasilkan dalam fotosintesis. Akibatnya fotosintesis menjadi sangat penting bagi kehidupan di bumi. Fotosintesis juga berjasa menghasilkan sebagian besar oksigen yang terdapat di Atmosfer bumi. Organisme yang menghasilkan energi melalui fotosintesis disebut sebagai fototrof. Jadi pada dasarnya Fotosintesis hanya sebuah istilah/ sebutan proses pembuatan nutrisi atau makanan yang dibutuhkan tumbuhan. Sedangkan dari hasil proses Fotosintesis ini, tumbuhan memerlukan karbon dioksidan dan mengeluarkan oksigen. Tentunya kita sudah tau bahwa manusia memerlukan oksigen untuk bernapas. Lagi-lagi menurut wikipedia menyatakan bahwa berbeda dari organisme lain yang memperoleh energi dengan memakan organisme lainnya, tumbuhan bersifat autotrof. Autotrof artinya dapat mensintesis makanan langsung. dari senyawa anorganik. Tumbuhan menggunakan karbon dioksida dan air untuk menghasilkan gula dan oksigen yang diperlukan sebagai makanannya. Energi untuk menjalankan proses ini berasal dari fotosintesis itu sendiri. Glukosa dapat digunakan untuk membentuk senyawa organik lain seperti selulosa dan dapat pula digunakan sebagai bahan bakar. Proses ini berlangsung melalui respirasi seluler yang

Kadar fotosintat (hasil fotosintesis). 4. Pada respirasi gula (glukosa) dan senyawa lain akan bereaksi dengan oksigen untuk menghasilkan karbon dioksida. dan energi kimia. Meskipun seluruh bagian tubuh tumbuhan yang berwarna hijau mengandung kloroplas. 5. Jika kadar fotosintat seperti karbohidrat berkurang. Kadar air. namun sebagian besar energi dihasilkan di daun. 3. Intensitas cahaya. Pigmen inilah yang memberi warna hijau pada tumbuhan. Bila kadar fotosintat bertambah atau bahkan sampai jenuh. Untuk lebih jelasnya berikut proses kimia pada fotosintesis tersebut. menuju mesofil. Meskipun demikian. Tumbuhan menangkap cahaya menggunakan pigmen yang disebut klorofil. Semakin banyak karbon dioksida di udara. makin banyak jumlah bahan yang dapt digunakan tumbuhan untuk melangsungkan fotosintesis. Permukaan daun biasanya dilapisi oleh kutikula dari lilin yang bersifat anti air untuk mencegah terjadinya penyerapan sinar matahari ataupun penguapan air yang berlebihan. menghambat penyerapan karbon dioksida sehingga mengurangi laju fotosintesis. 12H2O + 6CO2 + cahaya --> C6H12O6 (glukosa) + 6O2 + 6H2O Berikut adalah beberapa faktor utama yang menentukan laju fotosintesis: 1. Kekurangan air atau kekeringan menyebabkan stomata menutup. Di dalam daun terdapat lapisan sel yang disebut mesofil yang mengandung setengah juta kloroplas setiap milimeter perseginya. Laju fotosintesis maksimum ketika banyak cahaya. Enzim-enzim yang bekerja dalam proses fotosintesis hanya dapat bekerja pada suhu optimalnya. Konsentrasi karbon dioksida.terjadi baik pada hewan maupun tumbuhan. laju fotosintesis akan naik. Klorofil mengandung organel yang disebut kloroplas. air. laju fotosintesis akan berkurang. 2. tempat terjadinya sebagian besar proses fotosintesis. Suhu. Kloroplas inilah yang menyerap cahaya yang akan digunakan dalam fotosintesis. Umumnya laju fotosintensis meningkat seiring dengan meningkatnya suhu hingga batas toleransi enzim. Cahaya akan melewati lapisan epidermis tanpa warna dan yang transparan. . perlu diingat bahwa langkah-langkah dalam fotosintesis dan respirasi sesungguhnya amatlah amat rumit dan memiliki perbedaan-perbedaan yang mendetail.

Theodore de Saussure berhasil menunjukkan hubungan antara hipotesis Stephen Hale dengan percobaan-percobaan "pemulihan" udara. Tapi pada tahun 1720. Helmont menyimpulkan bahwa massa tumbuhan bertambah hanya karena pemberian air. Penelitian menunjukkan bahwa laju fotosintesis jauh lebih tinggi pada tumbuhan yang sedang berkecambah ketimbang tumbuhan dewasa. Ia menemukan bahwa peningkatan massa tumbuhan bukan hanya karena penyerapan karbon dioksida. persamaan umum fotosintesis telah diketahui sejak tahun 1800-an. tikus itu akan mati lemas. Ia menemukan bahwa cahaya matahari berpengaruh pada tumbuhan sehingga dapat "memulihkan" udara yang "rusak". dokter kerajaan Austria. seorang Flandria (sekarang bagian dari Belgia). Hal ini mungkin dikarenakan tumbuhan berkecambah memerlukan lebih banyak energi dan makanan untuk tumbuh. Dari kedua percobaan itu. menemukan bahwa ketika ia menutup sebuah lilin menyala dengan sebuah toples terbalik. Dari penelitiannya. Penemuan Meskipun masih ada langkah-langkah dalam fotosintesis yang belum dipahami. Jean Senebier. Jan van Helmont. tetapi juga oleh pemberian air.6. Stephen Hales berhipotesis bahwa pasti ada faktor lain selain air yang berperan. Pada tahun 1778. Pada awal tahun 1600-an. seorang dokter dan ahli kimia. Joseph Priestley. Ia kemudian menemukan bila ia meletakkan tikus dalam toples terbalik bersama lilin. menunjukkan bahwa udara yang “dipulihkan” dan “merusak” itu adalah karbon dioksida yang diserap oleh tumbuhan dalam fotosintesis. Ia kemudian menunjukkan bahwa udara yang telah “dirusak” oleh lilin tersebut dapat “dipulihkan” oleh tumbuhan. Priestley menyimpulkan bahwa nyala lilin telah "merusak" udara dalam toples itu dan menyebabkan matinya tikus. Akhirnya di tahun 1796. seorang ahli kimia dan pendeta. Ia juga menunjukkan bahwa tikus dapat tetap hidup dalam toples tertutup asalkan di dalamnya juga terdapat tumbuhan. Ia berpendapat faktor itu adalah udara. nyalanya akan mati sebelum lilinnya habis terbakar. mengulangi eksperimen Priestley. ahli botani Inggris. Melalui serangkaian eksperimen inilah akhirnya para ahli berhasil . seorang pastor Perancis. Tahap pertumbuhan. melakukan percobaan untuk mengetahui faktor apa yang menyebabkan massa tumbuhan bertambah dari waktu ke waktu. Tidak lama kemudian. Jan Ingenhousz.

yang dilakukan oleh sejumlah bakteri belerang. Organisme yang menghasilkan energi melalui fotosintesis (photos berarti cahaya) disebut sebagai fototrof. Proses fotosintesis sangat penting bagi kehidupan di bumi karena hampir semua makhluk hidup tergantung pada proses ini. fotosintesis adalah fungsi utama dari daun.org/wiki/Fotosintesis" Fotosintesis atau fotosintesa merupakan proses pembuatan makanan yang terjadi pada tumbuhan hijau dengan bantuan sinar matahari dan enzim-enzim. dan beberapa jenis bakteri untuk memproduksi energi terpakai (nutrisi) dengan memanfaatkan energi cahaya. Diperoleh dari "http://id. alga.wikipedia. FOTOSINTESIS . Fotosintesis adalah suatu proses biokimia yang dilakukan tumbuhan.menggambarkan persamaan umum dari fotosintesis yang menghasilkan makanan (seperti glukosa). Fotosintesis merupakan salah satu cara asimilasi karbon karena dalam fotosintesis karbon bebas dari CO2 diikat (difiksasi) menjadi gula sebagai molekul penyimpan energi. Cara lain yang ditempuh organisme untuk mengasimilasi karbon adalah melalui kemosintesis. Proses Fotosintesis juga berjasa menghasilkan sebagian besar oksigen yang terdapat di atmosfer bumi.

air. tempat terjadinya sebagian besar proses fotosintesis. Autotrof artinya dapat memasak atau mensintesis makanan langsung dari senyawa anorganik. Sebagian besar energi fotosintesis dihasilkan di daun tetapi juga dapat terjadi pada organ tumbuhan yang berwarna hijau. Proses ini berlangsung melalui respirasi seluler yang terjadi baik pada hewan maupun tumbuhan. Perhatikan persamaan reaksi yang menghasilkan glukosa berikut ini: 6H2O + 6CO2 + cahaya → C6H12O6 (glukosa) + 6O2 Glukosa dapat digunakan untuk membentuk senyawa organik lain seperti selulosa dan dapat pula digunakan sebagai bahan bakar. Klorofil terdapat dalam organel yang disebut kloroplast. Tumbuhan menyerap karbondioksida dan air untuk menghasilkan gula dan oksigen yang diperlukan sebagai makanannya. menuju mesofil. Pada respirasi. dan energi kimia. Energi untuk menjalankan proses ini berasal dari fotosintesis. Permukaan daun biasanya dilapisi oleh kutikula dari lilin yang bersifat anti air untuk mencegah terjadinya penyerapan sinar matahari ataupun penguapan air yang berlebihan. . Tumbuhan menyerap cahaya karena mempunyai pigmen yang disebut klorofil. gula (glukosa) dan senyawa lain akan bereaksi dengan oksigen untuk menghasilkan karbondioksida. Cahaya akan melewati lapisan epidermis tanpa warna dan yang transparan. Secara umum reaksi yang terjadi pada respirasiseluler adalah kebalikan dengan persamaan di atas.Fotosintesis pada tumbuhan Tumbuhan hijau daun bersifat autotrof. Di dalam daun terdapat lapisan sel yang disebut mesofil yang mengandung setengah juta kloroplas setiap milimeter perseginya. Pigmen inilah yang memberi warna hijau pada tumbuhan. klorofil menyerap cahaya yang akan digunakan dalam fotosintesis.

seperti fisika. Reaksi ini memerlukan molekul air. Fotosistem II terdiri dari molekul klorofil yang menyerap cahaya dengan panjang gelombang 680 nanometer. tepatnya pada bagian stroma. maupun biologi sendiri. Pigmen klorofil menyerap lebih banyak cahaya terlihat pada warna biru (400-450 nanometer) dan merah (650-700 nanometer) dibandingkan hijau (500-600 nanometer). Reaksi terang Reaksi terang adalah proses untuk menghasilkan ATP dan reduksi NADPH2. Di organel inilah tempat berlangsungnya fotosintesis. organ utama tempat berlangsungnya fotosintesis adalah daun. Proses diawali dengan penangkapan foton oleh pigmen sebagai antena. Pada tumbuhan. Hasil fotosintesis (disebut fotosintat) biasanya dikirim ke jaringan-jaringan terdekat terlebih dahulu. Pada dasarnya. seperti dua baterai dalam senter yang bekerja saling memperkuat. meskipun sudah sangat banyak yang diketahui tentang proses vital ini. Cahaya hijau ini akan dipantulkan dan ditangkap oleh mata kita sehingga menimbulkan sensasi bahwa daun berwarna hijau.Reaksi. Hal ini karena panjang gelombang yang pendek menyimpan lebih banyak energi. cahaya akan diserap oleh molekul klorofil untuk dikumpulkan pada pusat-pusat reaksi. Fotosintesis akan menghasilkan lebih banyak energi pada gelombang cahaya dengan panjang tertentu. Fotosintesis dimulai ketika cahaya mengionisasi molekul klorofil pada fotosistem II. Proses fotosintesis sangat kompleks karena melibatkan semua cabang ilmu pengetahuan alam utama. semua sel yang memiliki kloroplast berpotensi untuk melangsungkan reaksi ini. Di dalam daun. . rangkaian reaksi fotosintesis dapat dibagi menjadi dua bagian utama: reaksi terang (karena memerlukan cahaya) dan reaksi gelap (tidak memerlukan cahaya tetapi memerlukan karbon dioksida). Kedua fotosistem ini akan bekerja secara simultan dalam fotosintesis. sedangkan fotosistem I 700 nanometer. Tumbuhan memiliki dua jenis pigmen yang berfungsi aktif sebagai pusat reaksi atau fotosistem yaitu fotosistem II dan fotosistem I. kimia. Namun secara umum.Reaksi pada proses fotosintesis Proses fotosintesis masih terus diselidiki karena masih ada sejumlah tahap yang belum bisa dijelaskan.

laju fotosintesis akan naik. 5. Suhu Enzim-enzim yang bekerja dalam proses fotosintesis hanya dapat bekerja pada suhu optimalnya. Pada tumbuhan proses biokimia yang terpicu adalah siklus Calvin yang mengikat karbon dioksida untuk membentuk ribulosa (dan kemudian menjadi gula seperti glukosa). Reaksi ini disebut reaksi gelap karena tidak bergantung pada ada tidaknya cahaya sehingga dapat terjadi meskipun dalam keadaan gelap (tanpa cahaya). laju fotosintesis akan berkurang. 2. 3. . van Neil yang mempelajari bakteri fotosintetik pada tahun 1930-an. Faktor yang menentukan kecepatan fotosintesis Beberapa faktor yang menentukan kecepatan fotosintesis: 1. Cahaya Komponen-komponen cahaya yang mempengaruhi kecepatan laju fotosintesis adalah intensitas. satuan pertukaran energi dalam sel. cahaya juga mengionisasi fotosistem I. melepaskan elektron yang ditransfer sepanjang rantai transpor elektron yang akhirnya mereduksi NADP menjadi NADPH. Kadar fotosintat (hasil fotosintesis) Jika kadar fotosintat seperti karbohidrat berkurang. Hasil ionisasi air ini adalah elektron dan oksigen. Pendapat ini pertama kali diungkapkan oleh C. Oksigen dari proses fotosintesis hanya dihasilkan dari air.membuatnya melepaskan elektron yang akan ditransfer sepanjang rantai transpor elektron. Bila kadar fotosintat bertambah atau bahkan sampai jenuh. Konsentrasi karbondioksida Semakin banyak karbondioksida di udara. kualitas dan lama penyinaran. Pada tumbuhan dan alga. Energi dari elektron ini digunakan untuk fotofosforilasi yang menghasilkan ATP. Pada saat yang sama dengan ionisasi fotosistem II. menghambat penyerapan karbon dioksida sehingga mengurangi laju fotosintesis. Umumnya laju fotosintensis meningkat seiring dengan meningkatnya suhu hingga batas toleransi enzim. Bakteri fotosintetik. bukan dari karbon dioksida. makin banyak jumlah bahan yang dapat digunakan tumbuhan untuk melangsungkan fotosintesis. Kadar air Kekurangan air atau kekeringan menyebabkan stomata menutup. menggunakan tidak menghasilkan oksigen karena menggunakan ionisasi sulfida atau hidrogen. kekurangan elektron ini dipenuhi oleh elektron dari hasil ionisasi air yang terjadi bersamaan dengan ionisasi klorofil. selain sianobakteri. Reaksi ini menyebabkan fotosistem II mengalami defisit atau kekurangan elektron yang harus segera diganti. 4. Reaksi gelap ATP dan NADPH yang dihasilkan dalam proses fotosintesis memicu berbagai proses biokimia.B. Intensitas adalah banyaknya cahaya matahari yang diterima sedangkan kualitas adalah panjang gelombang cahaya yang efektif untuk terjadinya fotosintesis.

dokter kerajaan Austria. Di dalam kloroplas terdapat klorofil. Tapi pada tahun 1720. Theodore de Saussure berhasil menunjukkan hubungan antara hipotesis Stephen Hale dengan percobaan-percobaan "pemulihan" udara. menunjukkan bahwa udara yang “dipulihkan” dan “merusak” itu adalah karbon dioksida yang diserap oleh tumbuhan dalam fotosintesis. Hal ini mungkin dikarenakan tumbuhan berkecambah memerlukan lebih banyak energi dan makanan untuk tumbuh. Ia menemukan bahwa peningkatan massa tumbuhan bukan hanya karena penyerapan karbon dioksida. melakukan percobaan untuk mengetahui faktor apa yang menyebabkan massa tumbuhan bertambah dari waktu ke waktu. Proses fotosintesis ini tidak berlangsung pada semua sel tetapi hanya pada sel yang mengandung pigmen fotosintetik. Ia juga menunjukkan bahwa tikus dapat tetap hidup dalam toples tertutup asalkan di dalamnya juga terdapat tumbuhan. Pigmen fotosintesis ini terdapat pada membran tilakoid. Pada awal tahun 1600-an. Fotosintesis sangat penting bagi kehidupan. Helmont menyimpulkan bahwa massa tumbuhan bertambah hanya karena pemberian air. tetapi juga oleh pemberian air. Jean Senebier. Jan Ingenhousz. Pengubahan energi cahaya menjadi energi kimia berlangsung dalam tilakoid dengan produk . mengulangi eksperimen Priestley. seorang ahli kimia dan pendeta. seorang dokter dan ahli kimia. ahli botani Inggris. perbedaan ini disebabkan oleh adanya perbedaan pigmen pada jaringan daun. Priestley menyimpulkan bahwa nyala lilin telah "merusak" udara dalam toples itu dan menyebabkan matinya tikus. tikus itu akan mati lemas. Joseph Priestley. seorang pastor Perancis.6. proses ini juga menghasilkan oksigen yang dibutuhkan bagi pernafasan manusia. Disamping itu proses fotosintesis juga dipengaruhi oleh kemampuan daun menyerap spektrum cahaya. Ia berpendapat faktor itu adalah udara. menemukan bahwa ketika ia menutup sebuah lilin menyala dengan sebuah toples terbalik. Dari kedua percobaan itu. Stephen Hales berhipotesis bahwa pasti ada faktor lain selain air yang berperan. Selain menghasilkan zat makanan pada tumbuhan. seorang Flandria (sekarang bagian dari Belgia). Proses fotosintesis terjadi pada daun tumbuhan. Akhirnya di tahun 1796. Penemuan tentang fotosintesis Meskipun masih ada langkah-langkah dalam fotosintesis yang belum dipahami. Ia kemudian menemukan bila ia meletakkan tikus dalam toples terbalik bersama lilin. air dan karbondioksida dengan bantuan sinar matahari. persamaan umum fotosintesis telah diketahui sejak tahun 1800-an. Tahap pertumbuhan Penelitian menunjukkan bahwa laju fotosintesis jauh lebih tinggi pada tumbuhan yang sedang berkecambah ketimbang tumbuhan dewasa. Kloroplas adalah zat hijau daun yang terdapat pada semua tumbuhan yang berwarna hijau. Jan van Helmont. Ia kemudian menunjukkan bahwa udara yang telah “dirusak” oleh lilin tersebut dapat “dipulihkan” oleh tumbuhan. Ia menemukan bahwa cahaya matahari berpengaruh pada tumbuhan sehingga dapat "memulihkan" udara yang "rusak". Fotosintesis adalah proses pembentukan zat makanan (glukosa) pada tumbuhan yang menggunakan zat hara. nyalanya akan mati sebelum lilinnya habis terbakar. Dari penelitiannya. Melalui serangkaian eksperimen inilah akhirnya para ahli berhasil menggambarkan persamaan umum dari fotosintesis yang menghasilkan makanan (seperti glukosa). Kloroplas adalah salah satu pigmen fotosintetik yang berperan penting dalam proses fotosintesis dengan menyerap energi matahari. Tidak lama kemudian. Pada tahun 1778.

4. tempat terjadinya sebagian besar proses fotosintesis.[4] Tumbuhan menggunakan karbon dioksida dan air untuk menghasilkan gula dan oksigen yang diperlukan sebagai makanannya. tumbuhan yang masih berkecambah menunjukan laju fotosintesis yang maksimal dari pada tumbuhan yang dewasa.[4] Meskipun seluruh bagian tubuh tumbuhan yang berwarna hijau mengandung kloroplas. Suhu. Energi untuk menjalankan proses ini berasal dari fotosintesis.Klorofil sendiri sebenarnya hanya merupakan sebagian dari perangkat dalam fotosintesis yang dikenal sebagai fotosistem. namun sebagian besar energi dihasilkan di daun. 2.[4] Cahaya akan melewati lapisan epidermis tanpa warna dan yang transparan.Dipilih oleh Suara Terbanyak umbuhan bersifat autotrof.[4] Pada respirasi. semakin maksimal jika jumlah air banyak. enzim yang bekerja pada proses ini maksimal pada suhu yang diinginkannya. Banyaknya karbondioksida. Sumber: http://id. Klorofil terdapat dalam organel yang disebut kloroplas.[4] Autotrof artinya dapat mensintesis makanan langsung dari senyawa anorganik.com/exact-sciences/biology/2117549-prosesfotosintesis/#ixzz1nZKJoeVo Bagaimana proses terjadinya fotosintesis pada tumbuhan? Jawaban Terbaik .[4] Secara umum reaksi yang terjadi pada respirasi seluler berkebalikan dengan persamaan di atas.shvoong.[4] Tumbuhan menangkap cahaya menggunakan pigmen yang disebut klorofil. Perhatikan persamaan reaksi yang menghasilkan glukosa berikut ini: 6H2O + 6CO2 + cahaya → C6H12O6 (glukosa) + 6O2 Glukosa dapat digunakan untuk membentuk senyawa organik lain seperti selulosa dan dapat pula digunakan sebagai bahan bakar. dan energi kimia. gula (glukosa) dan senyawa lain akan bereaksi dengan oksigen untuk menghasilkan karbon dioksida. laju fotosintesis maksimal jika banyak cahaya. Banyaknya air. 3. Intensitas cahaya. Fotosistem adalah unit dari tumbuhan yang menangkap energi matahari (klorofil). Tahapan pertumbuhan.[4] Pigmen inilah yang memberi warna hijau pada tumbuhan. air. 5.[4] Proses ini berlangsung melalui respirasi seluler yang terjadi baik pada hewan maupun tumbuhan. Persamaan reaksi kimia fotosintesis adalah sebagai berikut : H2O (air) + CO2 (karbondioksida) + cahaya → CH2O (glukosa) + O2 (oksigen) Lambat cepatnya proses fotosintesis ditentukan oleh : 1.[4] Permukaan daun biasanya . menuju mesofil.[4] Di dalam daun terdapat lapisan sel yang disebut mesofil yang mengandung setengah juta kloroplas setiap milimeter perseginya. semakin banyak semakin maksimal proses fotosintesis.[4] klorofil menyerap cahaya yang akan digunakan dalam fotosintesis.akhir berupa glukosa yang dibentuk di dalam stroma.

MAKHLUK HIDUP APA YANG MAMPU MEMBUAT MAKANAN SENDIRI…………. rekasi terang dan reaksi gelap pada C3 – C4 Tujuan : Menjelaskan gelap pada C3 – C4 tahapan reaksi fotosintesis. Organisme memperoleh senyawa organik yang digunakan untuk energi dan rangka karbon dengan cara autotrofik atau heterotrofik.. Fotosintesis dapat dilakukan oleh organisme yang memiliki pigmen klorofil pada sel tubuhnya. Klorofil pada tumbuhan terdapat di dalam kloroplas . PROSES FOTOSINTESIS Fotosintesis merupakan penyedia makanan bagi hampir seluruh kehidupan di dunia..KOK BISA TUMBUHAN MEMBUAT MAKANAN……AYO SIMAK PENJELASAN DIBAWAH INI TENTANG PROSES FOTOSINTESIS…. protista uniseluler dan prokariota fotosintetik. rekasi terang dan reaksi FOTOSINTESIS TAHUKAH ANDA……………. Organisme autotrof menyediakan makanan bagi dirinya secara total tanpa memakan atau menguraikan organisme lain.[4] gu. Sedangkan organisme hetereotrof memenuhi kebutuhan materi organik dari organisme lain dengan cara memakan organisme lain. 08 November 2009 fotosintesis_calvin Standar Kompetensi : Memahami pentingnya proses metabolism Kompetensi Dasar : Menjelaskan proses katabolisme dan anabolisme Karbohidrat Indikator : Menjelaskan tahapan reaksi fotosintesis. menguraikan sisa tubuh organisme yang telah mati. TUMBUHAN ITULAH JAWABNYA……………. Ada empat kelompok organisme yang memiliki klorofil yaitu tumbuhan. baik secara langsung maupun tidak langsung.. ganggang.dilapisi oleh kutikula dari lilin yang bersifat anti air untuk mencegah terjadinya penyerapan sinar matahari ataupun penguapan air yang berlebihan.

mioglobin dan enzimenzim sitokrom. Klorofil terdapat di dalam protein integral membrane tilakoid. Fotosistem I dikenal sebagai P700 karena paling baik menyerap cahaya pada spectrum 700 nm sedangkan fotosistem II disebut P680 karena spectrum absorpsinya memiliki puncak pada 680 nm. Sementara pigmen klorofil b menyerap cahaya dan mentransfer energinya ke klorofil a. Pigmen karotenoid memperluas spectrum dari warna-warna yang dapat menggerakkan fotosintesis. Namun sebagian karotenoid berfungsi sebagai fotoproteksi yakni menyerap dan melepaskan energi cahaya yang berlebihan yang dapat merusak klorofil. khususnya fotosintesis.sedangkan pada organisme uniseluler subtansi klorofil terdapat di dalam sitoplasma. Klorofil Kloroplas ditemukan terutama dalam sel mesofil daun. dan di dalam tilakoid terdapat tumpukan grana. Akan tetapi daun merupakan tempat paling utama berlangsungnya fotosintesis pada sebagian besar tumbuhan. Stroma tersekat-sekat oleh adanya membrane yang membentuk tilakoid. Membran tilakoid dipenuhi oleh dua jenis fotosistem yang bekerja secara bersama dalam reaksi terang yaitu fotosistem I dan fotosistem II. rantai fitol hidrokarbonnya sangat hidrofobik. Perbedaan utama antara klorofil dan heme ialah adanya (1) atom magnesium sebagai pengganti besi di tengah-tengah cincin porfirin dan (2) rantai samping hidrokarbon yang panjang yaitu fitol. Untuk pertumbuhan dan perkembangan. sedangkan sebagian dari cincin porfirin tempat gugus C = O hidrofilik. Kloroplas berbentuk selubung dengan membrane ganda yang melingkupi stroma. Terdapat kirakira setengah juta kloroplas tiap miliminter persegi permukaan daun. Sel yang mengandung kloroplas terdapat pada semua bagian tumbuhan yang berwarna hijau pada tumbuhan. struktur molekul klorofil terdiri atas porfirin yang sama strukturnya dengan porfirin heme yang membentuk gugus prostetik pada hemoglobin. Dengan klorofil Organisme tersebut mampu menangkap energi matahari untuk menyintesis molekulmolekul organik kaya energi dari prekursor anorganik yaitu air (H2O) dan karbondioksida (CO2). fotosistem memiliki “kompleks antena” pengumpul cahaya yang tersusun atas suatu kumpulan dari beberapa ratus klorofil a. Di dalam membrane tilakoid. yang berwarna kuning-jingga. Pigmen klorofil dapat dibedakan menjadi klorofil a dan klorofil b. kloroplas juga memiliki pigmen aksesoris berupa karotenoid. Fotosintesis terjadi di dalam kloroplas oleh karena klorofil terdapat dalam kloroplas. klorofil a berwarna biru-hjau sedangkan klorofil b berwarna kuning hijau. Selain pigmen fotosintetik. termasuk batang hijau dan buah yangbelum matang. klorofil tersusun bersama protein dan molekul organik yang lebih kecil lainnya membentuk fotosistem. Energi Cahaya Setiap energi yang digunakan oleh makhluk hidup di bumi secara langsung atau tidak langsung berasal dari radiasi matahari. yaitu sel-sel jaringan palisade dan sel-sel jaringan spons. Menurut Kimball (2001). Pigmen klorofil a dapat berperan langsung dalam reaksi terang fotosintesis yang mengubah energi matahari menjadi energi kimia. kecuali energi atom dan mungkin juga energi panas bumi. cahaya matahari merupakan satu- . Klorofil adalah molekul amfifilik. klorofil b dan molekul kaotenoid.

Foton yang berukuran antara 400-700 nm digunakan dalam fotosintesis. Spektrum energi radiasi. Sumber: Wikipediaindonesia. Pengukuran ini disebut radiasi aktif fotosintesis atau . Cahaya tampak (visible light) adalah sumber energi yang digunakan tumbuhan untuk fotosintesis. (1991). Gambar 1. mengemukakan bahwa di atas 760 nm foton tidak memiliki cukup energi dan di bawah 390 nm foton memiliki terlalu banyak energi. Penggiatan pigmen merupakan akibat langsung dari interaksi antara foton dan pigmen. Teori kuantum menyatakan cahaya merambat dalam bentuk aliran partikel yang disebut foton. Densitas aliran foton adalah jumlah foton yang menumbuk suatu luas permukaan tertentu persatuan waktu. menyebabkan ionisasi dan kerusakan pigmen. Sehingga foton yang memiliki tingkat energi yang cocok untuk fotosintesis memiliki panjang gelombang antara 390 – 760 nm yaitu cahaya campak. di mana merupakan bagian spectrum energi radiasi (gambar 1). Karena panjang gelombang 400 – 700 nm paling efisien dalam fotosintesis.satunya sumber energi. Energi yang terkandung dalam satu foton disebut satu kuantum. maka pengukuran cahaya didasarkan pada densitas aliran foton dalam panjang gelombang 400 dan 700 nm. 1991).com Tidak seluruh foton mempunyai tingkat energi yang cocol untuk menggiatkan pigmen daun. pengukuran cahaya yang digunakan dalam fotosintesis dilakukan berdasarkan densitas aliran foton dan bukan berdasarkan energi. Energi yang terkandung dalam foton berbanding lurus dengan frekuensi dan berbanding terbalik dengan panjang gelombangnya. Reaksi cahaya dalam fotosintesis merupakan akibat langsung penyerapan foton oleh molekulmolekul pigmen klorofil (Gardner et al. Gardner et al..

Apabila electron mencapai dasar rantai transport electron.det-1 atau mmol. Adapun proses terjadinya fotosintesis adalah sebagai berikut: Reaksi Terang. proses ini terjadi dalam enam tahapan: 1. enzim NADP+ reduktase menyalurkan electron dari Fd ke NADP+ sehingga terbentuk NADPH. Karena Sintesis ATP ini menggunakan energi cahaya maka proses ini disebut fotofosforilasi (nonsiklik). Setiap electron terfotoeksitasi mengalir dari akseptor electron primer fotosistem II ke fotosistem I melalui rantai transport electron. di mana terjadi fiksasi karbondioksida untuk direduksi menjadi karbohidrat. Selanjutnya. 2. Suatu enzim mengekstraksi electron dari air dan mengirimnya ke P680. Lubang ini tercipta ketika energi cahaya menggerakkan electron dari P700 ke aksptor electron primer fotosistem I. 4. yang menyalurkannya ke feredoksin (Fd). . 3. eksegoniknya “jatuh” ke tingkat yang lebih rendah ditangkap oleh membrane tilakoid untuk menghasilkan ATP. Akseptor electron primer fotosistem I melewatkan electron terfotoeksitasi ke rantai transport electron kedua. Ketika fotosistem II menyerap cahaya.photosynthetically active radiator (PAR). 6.m-2. Reaksi ini menguraikan molekul air menjadi dua ion hydrogen dan satu atom oksigen yang segera bergabung dengan atom oksigen lain membentuk O2. Reaksi ini melibatkan Fotosistem I dan II yang bekerja sama menggunakan energi cahaya untuk menghasilkan ATP dan NADPH sebagai produk reaksi terang. Sedangkan reaksi gelap merupakan tahapan lanjutan dari reaksi terang.m-2. Reaksi terang merupakan tahapan yang sangat dipengaruhi oleh ketersediaan cahaya matahari. suatu electron yang dieksitasi ke tingkat energi yang lebih tinggi dalam klrofil pusat reaksi (P680) ditangkap oleh akseptor electron primer. PAR dinayatakan dalam bentuk mE. 5. menggantikan setiap electron yang keluar dari klorofil ketika molekul ini menyerap cahaya.det-1 Reaksi Kimia Fotosintesis Secara umum fotosintesis terjadi dalam dua tahapan yaitu reaksi terang (light reaction) dan reaksi gelap (dark reaction). Begitu electron menuruni rantai tersebut. atau densitas aliran foton fotosintesis atau photosynthetic photon flux density (PPFD). electron ini mengisi “lubang” electron di P700 molekul klorofil a pada pusat reaksi fotosistem I.

RuBP kemudian terurai membentuk dua molekul 3-fosfogliserat. Fase I. Fotofosforilasi pada reaksi terang proses fotosintesis. Reduksi.3-bisfosfogliserat. Reaksi Gelap. proses ini terjadi dalam tiga fase: 1. Fiksasi karbon.Gambar 1. 2. Selanjutnya sepasang electron yang . Siklus Calvin memasukkan setiap molekul CO2 dengan menautkannya pada gula berkarbon-lima yang dinamai ribulosa bisfosfat (RuBP) dengan bantuan RuBP karboksilase atau rubisko. Fase II. Setiap molekul 3-fosfogliserat menerima gugus fosfat baru dari ATP sehingga membentuk 1.

Gambar 2. siklus menghabiskan tiga molekul ATP. G3P yang tersingkir dari siklus Calvin menjadi materi awal untuk jalur metabolisme yang mensintesis organik lainnya. .disumbangkan dari NADPH mereduksi gugus karboksil 3-fosfogliserat menjadi gugus karbonil yang berupa G3P (gula berkarbon 3). Siklus Calvin secara keseluruhan mengkonsumsi sembilan molekul ATP dan enam molekul NADPH. Siklus Calvin pada proses reaksi gelap. karbohidrat yang dihasilkan langsung dari siklus Calvin sebenarnya bukan glukosa. Fase III. tetapi gula berkarbon-3 yang disebut gliseraldehid 3-fosfat (G3P). Rangka karbon yang terdiri atas lima molekul G3P disusun ulang oleh langkah terakhir skilus Calvin menjadi tiga molekul RuBP. termasuk glukosa dan karbohidrat lainnya. 3. Untuk menyelesaikan ini. Regenerasi akseptor CO2 (RuBP).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful