5.

DIAGNOSA KEPERAWATAN     

Gangguan persepsi sensori berhubungan dengan kekeruhan pada lensa ditandai dengan pandangan kabur dan berkabut Resiko cedera berhubungan dengan penurunan visus Ansietas berhubungan dengan kurang pengetahuan ditandai dengan istri klian yang bertanya-tanya Nyeri akut b.d interupsi pembedahan jaringan tubuh

Mandiri  Memantau ketajaman penglihatan (visus) dasar. Mengembang kan tindakan independen dan meningkatkan keamanan. b. . Memfasilitasi kebebasan bergerak dengan aman. Orientasikan klien pada lingkungan. berkabut dan kadang mata berair.. Memberikan data dasar tentang pandangan akurat klien dan bagaimana hal tersebut memengaruhi perawatan. a.  Jangka pendek : Setelah dilakukan tindakan keperawatan pada klien dalam waktu …. jam dengan kriteria: a. Mendemonstra sikan peningkatan kemampuan untuk proses rangsangan visual. Mengkominikas  ikan pembatasan pandangan. Diagnosa Keperawatan Tujuan Intervensi Rasional 1. Letakkan alatalat yang sering digunakan dalam pandangan klien (seperti b.  Menentukan seberapa bagus visus klien.  Jangka panjang : Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama ….No. b.  Dapatkan deskripsi  fungsi tentang apa yang bisa dan tidak bisa dilihat oleh klien. Adaptasikan lingkungan dengan kebutuhan visual klien dengan cara: a. Gangguan sonsoriperseptual: penglihatan berhubungan dengan kekeruhan pada lensa mata ditandai dengan DO : Blured vision (+) Lensa mata keruh buram seperti susu DS :  Klien mengeluh pandangan kabur. hari.klien menunjukan gsngguan penglihatan berkurang.

Cegah glare (sinar yang menyilaukan). d. Meningkatkan penglihatan klien. Lokasi katarak akan memengaruhi apakah cahaya gelap atau terang yang lebih baik. teko. e. Berikan pencahayaan yang paling sesuai bagi klien. Katarak akan memecah sinar lampu yang akan meyebabkan distress. Letakkan barang-barang pada tempat yang konsisten.call light. c. Menguatkan atau mendorong penggunaan memori sebagai pengganti . d. Mencegah distress. e. TV control. tisu). c.

Menguningny a lensa akan memantulkan warna-warna tersebut dan menyebabkan tulisan tersebut hilang atau menjadi bayangan abu-abu. Membantu h. Memfasilitasi membaca.penglihatan. . g. h. Tulisan hitam pada kertas putih). dan ungu pada materi cetakan/tulisan . g. Gunakan materi dengan tulisan besar dan kontras (mis. f. f. hijau. Gunakan system “jarum jam” untuk mengorientasik an klien tentang lokasi makanan pada klien makan. Cegah penggunaan warna biru.

Saat  Beritahu klien bentuk-bentuk rangsangan alternative (radio. Kolaborasi  Pembedahan . beberapa klien mengganti dengan stimulasi yang lain seperto radio dan TV untuk membaca.  Rujuk klien ke pelayanan yang memberikan bantuan seperti buku percakapan. pandangan menjadi terbatas. dan lain-lain. dan percakapan). Kaji jumlah dan tipe rangsangan yang disukai klien.plate.  Berikan sumber rangsangan sesuai permintaan.  Meningkatkan stimulasi.  Meningkatkan stimulasi.  Meningkatkan stimulasi. TV.   Meningkatkan stimulasi.

d. seperti: Kunci roda brankar atau tempat tidur. Kurangi risiko bahaya dari lingkungan klien. Klien mampu mengidentifikas i hal-hal yang meningkatkan risiko cedera (jatuh). Berikan pencahayaan yang adekuat. Risiko tinggi cedera yang berhubungan dengan penurunan visus. c.  Meningkatkan kepatuhan klien. Klien mampu mencegah aktivitas yang meningkatkan risiko cedera. Turun dari tempat tidur dari sisi mata yang tidak sakit dan tempat tidur berada dalam posisi  Mencegah cedera. Klien melaporkan tidak mengalami cedera (jatuh). yang akan mengubah kedalaman persepsi dan mempersempit lapang pandang. mengidentifikas  i dan menyingkirkan benda-benda berbahaya dari lingkungan. e. b. Klien mampu .  Jangka pendek : Setelah dilakukan tindakan keperawatan pada klien dalam waktu …. Klien mampu Mandiri  Beritahu klien bahwa penutupan mata dengan bebat dan/atau shield menyebabkan pandangan monokuler. Klien akan lebih mungkin melakukan intervensi jika rasional diberikan.2. jam dengan kriteria: a.

. klien tidak mengalami cedera atau gangguan visual akibat jatuh. Singkirkan benda-benda yang mudah jatuh (seperti tempat sampah. Pasang pengaman tempat tidur. kursi tanpa sandaran) atau benda berbahaya dari area yang dilewati klien untuk ambulasi. tisu. Dorong klien untuk . - rendah. tisu.  Jangka panjang : Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama ….menggunakan peralatan untuk mencegah cedera. Letakkan alatalat seperti bel pemanggil. atau pengontrol di tempat yang mudah dijangkau klien pada sisi yang tidak terpengaruh. hari. telepon.

pensil. .  Mencegah jatuh akibat perubahan kedalaman persepsi. Benda/objek mungkin tidak terletak di tempat seperti yang dilihat klien. walker) mengubah pusat gravitasi yang akan menyebabkan klien jatuh.  Beritahu klien agar tidak meraih benda untuk stabilitas saat ambulasi.menggunakan pegangan kamar mandi jika mungkin. Meraih yang berlebihan akan  Dorong klien untuk menggunakan peralatan adaptif (tongkat. Bersihkan lantai dari objek kecil seperti peniti. jarum.

 Tekankan pentingnya menggunakan pelindung mata saat melakukan aktivitas beresiko tinggi seperti ambulasi pada malam hari dan saat berada di tengah anak-anak atau binatang peliharaan.  Mencegah cedera.  Meningkatkan rasa keseimbangan.   Pengetahuan informasi dan mekanisme kopig yang tepat akan mengurangi kecemasan klien. Pengenalan . 3.untuk ambulasi sesuai kebutuhan. Beritahu klien untuk naik dan turun 1 kali dalam satu waktu. perasaan dan tingkat pemahaman klien. Ansietas yang berhbungan dengan kurang pengetahuan ditandai dengan DO:DS: Istri klien  Jangka pendek : Setelah dilakukan tindakan keperawatan pada klien dalam waktu …. Klien atau Mandiri  Dorong percakapan untuk mengetahui keprihatinan.   Memberikan sumber stabilitas. jam dengan kriteria: a.

terhadap lingkungan membantu mengurangi ansietas dan peningkatan keamanan..  Jelaskan intervensi sedetil-detilnya. perkenalkan diri pada setiap interaksi dan terjemahkan setiap suara asing. b.  . hari.emosion al. Klien memperlihatka n penerimaan pembedahan dan pemahaman penyakit dan istruksi yang diberikan.  Perawatan diri dan kemandirian akan meningkatkan rasa sehat.  Dorong klien untuk tetap melakukan perawatan diri dan menjalankan kebiasaan hidup sehari-hari (bila mampu). keluarga klien menyatakan stress.ketakutan dan depresi berkurang.bertanya pada perawat tentang prosedur operasi.  Partisipasi keluarga dan orang terdekat akan membuat klien lebih menegenai katarak.  Klien yang mengalami gangguan visual bergantung pada masukan indera yang lain untuk mendapatkan informasi.  Jangka panjang : Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama ….  Dorong partisipasi keluarga atau orang yang berarti dalam perawatan klien. klien menunjukan kecemasan berkurang dan mendapatkan pengetahuan  Orientasikan klien pada lingkungan yang baru.

tv.  yang efektif.   Dorong partipasi dalam aktivitas social dan pengalihan perhatian bila memungkinkan (kunjungan orang terdekat.  Jelaskan bahwa nyeri dapat akan terjadi sampai beberapa jam setelah pembedahan Nyeri post op dapat terjadi sampai 6 jam post op Lakukan tindakan  Beberapa . 4 Nyeri akut b/d interupsi pembedahan jaringan tubuh Jangka Pendek : Nyeri dapat terkontrol  Bantu klien dalam mengidentifikasi tindakan penghilangan nyeri  Membantu dalam membuat diagnosa dan kebutuhan terapi Jangka Panjang : nyeri teratasi  Kriteria hasil: klien melaporkan penurunan nyeri progresif dan penghilangan nyeri setelah intervensi. radio. rekaman audio) Isolasi social dalam waktuluang terlalu lama dapat menimbulkan perasaan negative.nyaman.

Latihan relaksasi  Berikan dukungan tindakan penghilangan nyeri dengan aalgesik  tindakan penghilang nyeri non invasif adalah tindakan mandiri yang dapat dilaksanakan perawat dalam usaha meningkatkan kenyamanan pada klien. berubah – ubah antara berbaring pada punggung dan pada sisi yang tidak dioperasi. seperti berikut.  Beritahu doker jika nyeri tidak hilang setelah ½ jam klien. .  jika nyeri disertai mual anda memperhatikan drainase pada atau jika Tanda menunjukkan peningaktan tekanan ini intra okuli (TIO) atau komplikasi lain .penghilanagn nyeri non invasif atau non farmakologik.Distraksi .Posisi: tinggikan bagian kepala tempat tidur. pemberian obat. Analgesik mambantu dalam menekan respon nyeri dan menimbulkan kenyamanan pada yang diresepkan. .

.pelindung mata.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful