PERATURAN TATA UPACARA ATKP MEDAN BAB I UMUM

Pasal 1 Pengertian a. Upacara adalah rangkaian kegiatan yang diikuti oleh sejumlah personel sebagai pasukan upacara, disusun dalam barisan di suatu lapangan/ruangan dengan bentuk “Segaris” atau bentuk “U” dipimpin oleh seorang Irup dan setiap kegiatan personel upacara melakukan ketentuan-ketentuan yang baku melalui perintah seorang Danup, dimana seluruh kegiatan tersebut direncanakan oleh Paup dalam rangka mencapai tujuan upacara sebagai bagian dari pencerminan nilai kebangsaan. b. Acara adalah rangkaian kegiatan yang diikuti oleh sejumlah personel sebagai peserta acara, dipimpin oleh seorang pejabat yang ditunjuk/membidangi tujuan acara yang disebut sesuai dengan jabatan fungsionalnya dan disusun berupa barisan atau duduk yang disesuaikan denagn keadaan ruangan, di mana setiap peserta acara dalam melaksanakan kegiatan tidak selalu berdasarkan perintah dari pejabat yang ditunjuk. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tertib dalam rangka mencapai tujuan acara sebagai bagian dari
pencerminan nilai kebangsaan.

c. Pejabat dalam upacara 1) Inspektur upacara disingkat Irup. 2) Komandan upacara disingkat Danup 3) Perwira upacara disingkat Paup. 4) Pejabat lain sesuai dengan kebutuhan, misalnya: bidang keamanan, bidang perlengkapan dan lain-lain. Pasal 2 Inspektur Upacara a. Inspektur upacara (Irup) adalah pejabat tertinggi dalam upacara yang bertindak sebagai pimpinan upacara dan kepadanya disampaikan penghormatan oleh pasukan yang mengikuti/melaksanakan upacara. b. Pimpinan upacara dalam setiap bentuk upacara, baik dalam upacara yang

e. Irup tetap menghadap ke arah pasukan. sedangkan saat memberikan penghormatan kepada lambang kesatuan.mengadakan pemeriksaan pasukan maupun tidak. disebut Irup. Irup menghadap penuh ke arah lambang kesatuan. d. Dalam membalas penghormatan pasukan upacara. Pada prinsipnya Irup tidak memberikan komando (aba-aba) selama berlangsung upacara terkecuali pada acara mengheningkan cipta. . Yang dimaksud dengan pejabat ATKP Medan ialah mereka yang memiliki kepangkatan struktural/fungsional disesuaikan kepada maksud dan tujuan dari suatu upacara. f. Yang bertindak sebagai Irup adalah pejabat ATKP Medan atau pejabat lain yang ditentukan. c. Irup bertugas mengadakan pemeriksaan pasukan pada upacara-upacara yang telah ditentukan (daftar terlampir).

b. maksud dan tujuan upacara yang diselenggarakan. Danup bertanggung jawab atas tertib upacara kepada Irup. Pasal 4 Perwira Upacara a. d. termasuk memimpin penghormatan kepada Irup. "Laporan komandan upacara". Pembawa acara pada waktu membawakan acara untuk parade supaya menggunakan kata-kata yang singkat tetapi jelas tujuannya demi kekhidmatan dalam upacara. Danup menggunakan tanda pangkat sesuai dengan jabatan di instansinya. dan C). Dalam pelaksanaannya Paup dibantu oleh pembawa acara yang bertugas mengumumkan acara-acara sesuai dengan urutan dan waktu yang telah ditentukan demi tertibnya upacara. Danup dijabat oleh seorang Perwira yang ditunjuk dengan tingkat kepangkatan yang disesuaikan dengan besar/kecilnya kekuatan pasukan. yaitu mereka yang berada di samping kiri dari Korsik/genderang sangkakala termasuk Korsik/genderang sangkakala tersebut. c. Perwira upacara (Paup) adalah pejabat dalam upacara yang bertugas menyusun rencana upacara dan mengendalikan jalannya tertib acara dalam suatu upacara (bentuk rencana dan tata upacara lihat Sublampiran A. Paup mengajukan rencana dan tata upacara serta susunan dan bentuk upacara dilanjutkan dengan pemberian penjelasan seperlunya kepada Irup untuk mendapatkan pengesahan. contoh: "Penghormatan pasukan". Kepangkatan Danup yang tertinggi adalah seorang Pembina (IV/a) (kecuali dalam-dalam hal-hal khusus) e. b. Uraian pembawa acara hanya untuk . Demikian halnya dengan istilah Perwira tertua dalam suatu acara tertentu yang diselenggarakan di dalam ruangan adalah pejabat yang mempunyai tugas dan fungsi yang sama dengan Danup. Komandan upacara (Danup) adalah pejabat dalam upacara yang memimpin seluruh pasukan upacara. yang dijabat oleh pejabat fungsional/yang membidangi acara tersebut. c. Dalam pelaksanaan upacara. B.Pasal 3 Komandan Upacara a. Danup memimpin seluruh pasukan upacara yang berada di bawah komandonya. Tingkat kepangkatan Danup lebih tinggi atau setidak-tidaknya sama dengan pangkat tertinggi yang berada pada pasukan upacara.

dan masing-masing di bawah pimpinan yang tertua. artinya tidak semua gerakan diantar dengan uraian pembawa acara. b. maka penempatannya disusun di sebelah kanan Korsik/genderang/sangkakala.mengantarkan acara-acara yang pokok/penting saja. seperti. 2) Berurutan dan barisan pegawai. d. Dalam memilih bentuk pasukan upacara disesuaikan dengan keadaan tempat/lapangan upacara yang akan digunakan dan pasukan upacara diutamakan membelakangi arah datangnya sinar matahari. b. Dasar pertimbangan dalam menyusun pasukan upacara adalah sebagai berikut: 1) Hierarkhi golongan kepangkatan. bentuk pasukan upacara dapat disusun sebagai berikut: 1) Bentuk "Segaris" adalah suatu bentuk pasukan upacara yang disusun dalam satu garis lurus dan menghadap ke pusat upacara (lihat gambar pada Sublampiran D). kelompok pembawa lambang kesatuan dan barisan Pejabat yang memiliki pangkat lebih tinggi dan Danup. Dalam suatu upacara. Susunan upacara ditentukan dan kanan ke kiri dengan urutan sebagai berikut : 1) Corsik/genderang sangkakala 2) Barisan Pegawai 3) Barisan Siswa Pelatihan 4) Barisan Taruna 5) Barisan Tamu c. Bagi peserta yang tidak berada di bawah komando (aba-aba) Danup. siswa pelatihan dan taruna. Pasal 5 Bentuk Pasukan Upacara a. Pasal 6 Susunan Pasukan Upacara a. Kedudukan para komandan pasukan setelah komando diambil alih oleh Danup . Pembawa acara pada waktu membawakan acara untuk defile dititikberatkan kepada perkenalan/penonjolan kesatuan-kesatuan peserta defile. 2) Bentuk U adalah suatu bentuk pasukan upacara yang disusun sedemikian rupa sehingga membentuk huruf U dan menghadap ke pusat upacara (lihat gambar pada Sublampiran E).

(3) b) Acara pendahuluan (1) Lambang Kesatuan memasuki lapangan upacara dilanjutkan penghormatan kepada lambang kesatuan. (2) Setelah pasukan upacara siap di lapangan upacara. diberikan Salam Kebangsaan. sedangkan untuk upacara-upacara tertentu dilanjutkan dengan acara defile. Pasal 7 Urutan Upacara a. pasukan upacara dan hadirin/tamu/undangan anggota TNI menyampaikan penghormatan kepada lambang kesatuan. (3) (4) c) Paup melaporkan kepada Irup tentang kesiapan upacara Irup menuju mimbar upacara. Kegiatan pokok. dan tujuan upacara dengan pedoman urutan acara yang diatur sebagai . Urutan acara parade dibedakan antara upacara di mana bertindak selaku Irup Presiden/Wapres RI dengan upacara yang Irupnya bukan Presiden/Wapres RI sebagai berikut : 1) Presiden/Wapres RI sebagai Irup a) Acara persiapan. Urutan acara pokok disesuaikan dengan maksud Selanjutnya Danup mengambil alih komando/pimpinan pasukan upacara. (2) Irup tiba di lapangan upacara. Kegiatan pokok suatu upacara pada dasarnya dilaksanakan dalam bentuk acara parade. menuju mimbar kehormatan.selalu berada di samping kanan depan pasukan masing-masing (baik upacara di lapangan maupun di ruangan). Hadirin/tamu/undangan dan peserta upacara mengambil sikap sempurna dan selanjutnya menyampaikan penghormatan mengikuti aba-aba Danup diiringi oleh Korsik yang memperdengarkan lagu Indonesia Raya. Danup memasuki lapangan upacara kemudian memerintahkan para komandan pasukan ke samping barisan. Acara pokok. Hadirin/tamu/undangan berdiri. (1) Acara persiapan dimulai dengan kegiatan pasukan upacara memasuki lapangan upacara dan menempati tempat sesuai dengan susunan parade.

anggota TNI menyampaikan penghormatan kepada lambang kesatuan. Pengibaran/penurunan Sang Merah Putih (khusus untuk upacara bendera). Acara ini dapat bersifat mempertunjukkan (demonstrasi) suatu . Mengheningkan cipta (untuk upacara tertentu). selanjutnya diberikan Salam Kebangsaan. sarung tangan masih terpasang selanjutnya menyerahkan komando kepada komandan pasukan masing-masing. Penghormatan pasukan.berikut : (1) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) d) (1) Penghormatan pasukan. e) (1) Acara tambahan. Andhika Bhayangkari. Amanat (untuk upacara tertentu). hadirin/tamu/undangan berdiri. Pembacaan teks proklamasi (khusus upacara bendera dalam rangka peringatan detik-detik proklamasi). Pada saat penghormatan kepada lambang kesatuan. Acara penutup. (2) Imp menuju mimbar kehormatan. Acara tambahan diselenggarakan setelah acara pokok selesai. (1) Setelah Imp meninggalkan lapangan upacara dilaksanakan penghormatan kepada lambang kesatuan. Laporan Danup. diiringi oleh Korsik yang memperdengarkan Lagu Indonesia Raya. Pemeriksaan pasukan (untuk upacara tertentu). pasukan upacara dan hadirin/tamu/undangan. Hadirin/tamu/undangan dan peserta upacara mengambil sikap sempurna dan selanjutnya menyampaikan penghormatan mengikuti aba-aba Danup. (2) Danup menyarungkan pedang. selanjutnya lambang kesatuan meninggalkan lapangan upacara. Laporan Paup kepada Presiden/Wapres RI bahwa upacara telah dilaksanakan. Laporan ini dilaksanakan setelah Irup turun dari mimbar upacara menuju mimbar kehormatan. Laporan Danup.

terbang lintas udara. (2) Dalam suatu upacara yang terdiri atas acara parade dan defile. baik sebelum maupun setelah acara defile selesai. display drum band. demonstrasi terjun bebas. . paduan suara dan lain sebagainya.ketangkasan tertentu dan kegiatan tradisional yang berhubungan dengan tujuan upacara seperti : defile. pelaksanaan acara tambahan dapat diselenggarakan.keterampilan/.

Pemeriksaan pasukan (untuk upacara tertentu). Urutan acara pokok disesuaikan dengan maksud Selanjutnya Danup mengambil alih. . kemudian mengambil alih komando. Pengibaran Sang Merah Putih (khusus upacara bendera). Acara pokok. (10) Pengucapan Lima Citra Manusia Perhubungan (untuk upacara tertentu).2) Pejabat selain Presiden/Wapres RI sebagai Imp. (1) Acara persiapan dimulai dengan kegiatan pasukan upacara memasuki lapangan upacara dan menempati tempat sesuai dengan susunan parade. Lambang kesatuan memasuki lapangan upacara (untuk upacara tertentu). Danup memasuki lapangan upacara. Pembacaan teks Pancasila oleh Imp (untuk upacara bendera bulanan). Pembacaan Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (untuk upacara tertentu). memerintahkan para komandan pasukan ke samping barisan. Laporan Danup. (2) c) Irup tiba di lapangan upacara. laporan ini dapat dilaksanakan pada saat Irup berada di ruangan yang ditentukan (ruangan komandan/pimpinan) atau beberapa saat setelah Irup turun dari kendaraan apabila Irup langsung menuju lapangan upacara. (1) Paup melaporkan kepada Irup tentang kesiapan upacara. a) Acara persiapan. Penghormatan kepada lambang kesatuan (untuk upacara tertentu). Mengheningkan cipta (untuk upacara tertentu). (3) b) Acara pendahuluan. (11) Amanat (untuk upacara tertentu). (2) Setelah pasukan upacara siap di lapangan upacara. dan tujuan upacara dengan pedoman urutan acara yang diatur sebagai berikut : (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) Penghormatan pasukan.

(12) Andhika Bhayangkari. . (16) Penghormatan pasukan. (14) Lambang kesatuan meninggalkan lapangan upacara (untuk upacara tertentu). (13) Penghormatan kepada lambang kesatuan (untuk upacara tertentu). (15) Laporan Danup.

paduan suara dan lainnya sebagainya. Acara ini dapat bersifat mempertunjukkan (demonstrasi) suatu keterampilan/ketangkasan tertentu dan kegiatan tradisional yang berhubungan dengan tujuan upacara. diperingati dalam suatu upacara kebesaran berupa parade dan dapat dilanjutkan dengan defile oleh Taruna dengan penuh khidmat. Paup melaporkan kepada Imp bahwa upacara telah selesai dilaksanakan. b) Hari Perhubungan Nasional 17 September c) Han Pahlawan tanggal 10 November. Adapun harihari kebangsaan tersebut adalah : a) Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus. (2) Dalam suatu upacara yang terdiri atas acara parade dan pelaksanaan acara tambahan dapat diselenggarakan sebelum atau setelah acara defile selesai. dapat melaksanakan kegiatan tambahan sebagai suatu ekspresi dalam mengingat nilai-nilai yang terkandung di dalam hari-hari kebangsaan tersebut. Acara tambahan diselenggarakan setelah acara pokok selesai. misalnya: demonstrasi terjun bebas. display drum band. misalnya berupa kegiatan sosial. .10 d) (1) Acara penutup. beberapa saat setelah Imp turun dari mimbar upacara. perlombaan dan lain-lain. 2) Selain upacara. olahraga. b. Acara tambahan. Ketentuan lain. (2) e) (1) Danup menyerahkan komando kepada komandan pasukan masingmasing. terbang lintas udara. 1) Dalam rangka menyambut dan menghormati hari kebangsaan.

Setelah selesai pemeriksaan pasukan. Danup laporan sebagai berikut: "Pemeriksaan pasukan selesai". laporan Danup sebagai berikut: "Upacara telah dilaksanakan. Apabila dilaksanakan dengan bcrkendaraan. Untuk semua macam upacara. sedangkan pada laporan akhir hanya menyebutkan bahwa upacara telah dilaksanakan. Irup turun dan mimbar acara. Danup maju menghadap Imp untuk menyampaikan laporan Dalam laporan Danup pada awal upacara hanya menyebutkan kesiapan upacara dan pemeriksaan pasukan (bila ada). selanjutnya pasukan siap diperiksa". Korsik memperdengarkan lagu yang telah ditentukan dan menghentikan lagu-lagu tersebut pada saat Irup berada kembali di atas mimbar upacara. Danup berjalan satu langkah di samping kanan dan setengah langkah di belakang Irup. a) Laporan pada akhir upacara. laporan selesai". Danup melaporkan bahwa pemeriksaan pasukan selesai. b.Pasal 8 Laporan Komandan Upacara a. Pada waktu pemeriksaan pasukan. 1) 2) 3) Pasukan upacara dalam keadaan sikap sempuma. Upacara Kenaikan Tingkat Program >Diploma III Tekn ik Telekomunikasi Dan Navigasi Udara Angkatan III slap dimulai. secara singkat tujuan upacara dan kesiapannya. maka Irup berdiri di . Contoh : a) Laporan pada awal upacara:"Lapor. Didahului oieh tiupan sangkakaia tanda laporan satu kali. Laporan Danup kepada Irup tidak diawali dan diakhiri dengan penghormatan kecuali pada upacara di mana tidak dilakukan penghormatan umum. Imp tidak didampingi oleh ajudan kecuali bagi Irup yang dijabat oleh Presiden/Wapres RI atau tamu negara asing. Dalam acara pemeriksaan pasukan. c. Pasal 9 Pemeriksaan Pasukan a. b. d. Setelah Irup menerima laporan kesiapan pemeriksaan pasukan. Pada saat Irup melangkahkan kaki lebih kurang tiga langkah.

mulai". Pada saat melakukan mengheningkan cipta. Apabila Irup dijabat oleh tamu negara asing maka dalam acara pemeriksaan pasukan. kesemuanya ini berada dalam satu kendaraan. 5) Upacara penganugerahan Tanda Kehormatan RI kepada lambang kesatuan. Pasal 10 Mengheningkan Cipta a. g. Irup tidak melakukan kegiatan lain seperti berbicara/koreksi terhadap pasukan dan lain-lain.samping pengemudi dan Danup berdiri di belakang pengemudi. sedangkan ajudan Presiden/Wapres RI/tamu negara asing berdiri paling belakang dan harus berada di belakang Irup. b. Selama pemeriksaan pasukan. Mengheningkan cipta dipitnpin oleh Irup dengan aba-aba: "Mengheningkan cipta. hadirin/tamu/undangan (dalam keadaan berdiri) dan peserta upacara tidak melakukan gerakan apapun (termasuk Irup) selain menundukkan kepala (tanpa membuka tutup kepala) memusatkan pikiran/perhatian. Irup dibenarkan menambah ucapan pendahuluan bila masih ada keperluan lain. Acara pemeriksaan pasukan hanya diadakan pada upacara-upacara di lapangan sebagai berikut : 1)Upacara Wisuda Taruna 2)Upacara Perhubungan Nasional 3)Upacara pembukaan/penutupan pendidikan dan latihan 4)Upacara serah terima jabatan 5)Upacara penyambutan tamu negara asing. misalnya ada anggota yang bare saja meninggal dunia. f. e. Irup selain didampingi oleh Danup dan ajudan Irup juga didampingi oleh pejabat negara yang ditunjuk atau sesuai dengan ketentuan/perintah/petunjuk khusus dan Presiden. c. Pasal 11 Andhika Bhayangkari . Korsik/genderang dan atau sangkakala memperdengarkan lagu mengheningkan cipta. Demikian juga pasukan tetap dalam keadaan sikap sempurna.

upacara dan hadirin/tamu/undangan berdiri dan mengambil sikap sempurna sampai lagu tersebut berakhir Pasal 12 Pengucapan Lima Citra Manusia Perhubungan Dan Janji Taruna a. b. 1) 2) Irup. jelas dan lantang. Pengucapan Janji Taruna Pengucapan Janji Taruna dilaksanakan pada upacara pembukaan Pengucapan Janji Taruna dilaksanakan oleh seorang prajurit pendidikan pembentukan taruna siswa/pelajar yang ditunjuk. Meningkatkan dan menekankan pada semua peserta upacara Mendapatkan suatu kekhidmatan pada pelaksanaan upacara. siswa/pelajar pengikut upacara lainnya menirukan dengan tegas. 1) Irup. Sebagai peringatan sesaat sebelum acara pokok berakhir. Lagu Andhika Bhayangkari diperdengarkan dalam suatu upacara apabila upacara terse-but diikuti oleh Korsik/genderang sangkakala. 2) Pengucapan Lima Citra Manusia Perhubungan dilakukan tanpa membaca teks. dalam jarak kurang lebih enam langkah di depan Pengucapan Lima Citra Manusia Perhubungan Pengucapan Lima Citra Manusia Perhubungan dilaksanakan oleh seorang prajurit yang ditunjuk dalarn jarak kurang lebih enam langkah di depan . yang mempunyai arti dan tujuan sebagai berikut: 1) 2) 3) b. maka pengikut upacara lainnya turut serta mengucapkan di dalam batin/hati masing-masing. 3) Pengucapan Janji Taruna dilakukan di depan Irup dengan membaca teks agar tidak terjadi kesalahan. Pada saat pengucapan Lima Citra Manusia Perhubungan di depan Imp.a. 3) Pengucap Lima Citra Manusia Perhubungan tidak menyampaikan penghormatan kepada Irup baik sebelum maupun sesudah laporan pengucapan Lima Citra Manusia Perhubungan. Pada saat diperdengarkan lagu Andhika Bhayangkari seluruh pasukan bahwa: "Engkaulah pengawal dan pembela keselamatan negara dan bangsa". melainkan dengan hafalan sehingga dengan demikian mempunyai keharusan kepada setiap prajurit untuk menghafalkan.

Para tamu/undangan disediakan tempat di sebelah kanan/kiri mimbar Apabila Presiden/Wapres RI bertindak sebagai Irup memasuki lapangan Slap ajudan Imp pada saat amanat Irup sesuai dengan sikap pasukan upacara. sedangkan pembacaan teks Pancasila dilaksanakan khusus pada upacara hari Peringatan mengenang tragedi nasional akibat pengkhianatan terhadap Pancasila dan upacara Bendera bulanan setiap tanggal 17. ajudan Irup menempatkan diri di belakang sebelah Saat pemeriksaan pasukan. Wapres RI dan tamu negara asing yang bertindak sebagai Imp. Teks Pancasila. tidak boleh membawa benda apapun. Pasal 13 Pembacaan Naskah Proklamasi. b. d. kiri bawah . Pada saat ajudan tai pemeriksaan pasukan. Keputusan Presiden Republik Indonesia a. ajudan tidak memberikan penghormatan kepada Irup. b. Selama diperdengarkan lagu Tanda Kebesaran Buka/Tutup oleh Korsik/genderang Sangkakala. Pembacaan naskah proklamasi hanya dilaksanakan khusus pada upacara peringatan Hari Proklamasi. upacara. baik sebelum maupun sesudah laporan pengucapan Janji Taruna. di mana deretan depan tidak melebihi bagian belakang mimbar upacara. Pasal 15 Ketentuan-Ketentuan Untuk Tamu/Undangan a.4) Pengucap Janji Taruna tidak menyampaikan penghormatan kepada Imp. semua pasukan dan hadirin berdiri mengambil sikap sempuma menyampaikan penghormatan kebesaran. upacara. c. b. ajudan Imp tidak mengikuti kecuali apabila sehingga selama berlangsung. Pada dasamya Irup dengan ajudannya adalah merupakan satu keutuhan Dalam suatu upacara.upacara. hadirin/tamu/undangan berdiri tegak sampai Irup menempatkan diri di mimbar kehormatan . Pasal 14 Ajudan Irup a.

pada saat 1) Hadirin/tamu/undangan berdiri dan menyampaikan penghormatan hanya Pengibaran/penurunan Bendera Kebangsaan dan Lagu Tanda Kebesaran Buka dan Tutup Waktu acara mengheningkan cipta dan acara berdoa. hadirin/tamu/undangan berdiri mengambil sikap sempurna dengan kepala ditundukkan. e. para Kebangsaan 2) d.c. semua hadirin/tamu/undangan mengambil sikap sempurna. Pada waktu diperdengarkan lagu Andhika Bhayangkari. teks Proklamasi pada Hari Proklamasi dan Pancasila pada upacara Hapsak Pancasila. .

ketentuan/kelengkapan lain yang berlaku dalam protokoler kepresidenan. yaitu suatu tempat Imp yang disediakan di tengah-tenga bagian depan tempat hadirin/tamu/undangan untuk digunakan pada saat pelaksama acara pendahuluan dan acara tambahan. 2)Mimbar upacara. Upacara dilaksanakan pada : 1)Peringatan hari besar nasional. yaitu suatu tempat Irup yang disediakan di lapangan upacar untuk digunakan pada saat pelaksanaan acara pokok. 3)Perencana upacara adalah Paup. b. c. Hal ini dilaksanakan apabila yang bertinda sebagai Irup adalah Presiden/Wapres RI. 8)Wisuda taruna dan pemberhentian tidak dengan hormat. b) Untuk Irup bukan Presiden/Wapres RI dan tamu negara asing .Pasal 16 Ketentuan-Ketentuan Lain a. Mimbar Irup. 4)Pasukan upacara: 5)Korsik /genderang sangkakala. Dalam pelaksanaan setiap upacara. tugu peringatan dan lainnya. 6)Pengibaran/penurunan bendera. a) Untuk Irup Presiden/Wapres RI dan tamu negara asing yang setingka Kelengkapan mimbar menggunakan atap mimbar dan alas mimbar (karpet) ser. 7)Pernbukaan dan penutupan pendidikan/latihan. 2)Serah terima jabatan 3)Pelantikan dan penyumpahan. kesatrian/kapal. ketentuan mimbar Irup adala sebagai berikut: 1)Mimbar kehormatan. Perangkat upacara : 1)Pimpinan Upacara adalah Irup 2)Komando pelaksana upacara adalah Danup. 4)Penganugerahan tanda kehormatan RI kepada Dosen/Instruktur Pegawai seperti Satya Lencana Karya Satya 5)Peresmian pembukaan kantor/museum. 6)Petugas lain yang diperlukan sesuai dengan kebutuhan upacara 7)Perengkapan upacara yang berlaku sesuai dengan ketentuan di lapangan.

laporan pengucapan Lima Citra Manusia Perhubungan dan lain sebagainya. f. Lambang kesatuan tidak menggunakan mimbar. sebelah kin Irup dan sebelah kanan pasukan. Amanat Irup. Penghormatan Pasukan. Tempat lambang kesatuan.4 m/0. 2) Dalam setiap upacara. sedangkan untuk acara/kegiatan lainnya dilaksanakan tanpa melakukan penghormatan kepada Irup balk sebelum maupun sesudahnya. e. diberikan oleh pimpinan satuan yang melaksanakan upacara tersebut atau pejabat yang akan bertindak sebagai Irup dan pejabat yang mewakili atasan langsung dan komandan/ pimpinan dan suatu kesatuan.8 m bila ada defile (d) Dilengkapi dengan anak tangga selebar mimbar di depan dan di belakang mimbar dengan tinggi 20 cm (3) Warna mimbar dan alas : biru langit atau merah putih sesuai dengan tema dan tujuan upacara d. 1) Penghormatan pasukan kepada Irup dalam setiap upacara hanya dilaksanakan pada awal dan akhir sesuai dengan urutan acara.yang setingka Ketentuan mimbar upacara tidak menggunakan atap mimbar dan alas mimba (karpet) diatur sebagai berikut: (1) Bentuk segi empat. (2) Ukuran. misalnya : laporan Danup. kecuali bila dilaksanakan di ruangan. 2)Pada saat Irup menyampaikan salam dan salam kebanggan. peserta upacara dalam barisan secara serentak mengambil sikap sempurna. selanjutnya kembali ke sikap istirahat. Hal ini dimaksudkan sebagai wujud kesiapan dalam menerima amanat dan kesiapan untuk melaksanakannya. 3) Cara penghormatan oleh pasukan selama pelaksanaan upacara adalah sesuai dengan Peraturan Baris Berbaris yang berlaku yaitu pandangan prajurit tetap 1)Dalam setiap upacara ditentukan bahwa amanat Irup adalah amanat yang . Lambang kesatuan berada di daerah C lapangan upacara. (a) Panjang : 3 m (b) Lebar : 3 m (c) Tinggi : 0. pelaksanaan penghormatan pasukan kepada Irup diiringi oleh Korsik/genderang dan atau sangkakala.

terkecuali bagi mereka yang karena tugasnya tak dapat mengikuti jalannya upacara. k. dan Irup pada saat membalas penghormatan juga tetap lurus ke depan. j. Irup dan Paup mengadakan pembetulan seperlunya. 3)Wartawan/juru potret agar dibatasi dan membatasi diri dalam gerakannya. Para komandan pasukan mengulang perintah: "Kerjakan". perlu diadakan beberapa hari sebelumnya. Dalam hal pengaturan wartawan media cetak/elektronik yang meliput kegiatan upacara agar diatur penempatan dan kegiatannya sehingga tidak mengganggu kekhidmatan d jalannya upacara serta diatur sebagai berikut : 1)Disediakan tempat khusus yang dapat memberikan obyek pandangan dengan baik. 2)Pengambilan obyek foto/kamera pada jarak dekat dilakukan selain pada acara pokok. Danup memasuki lapangan upacara dengan sarung tangan sudah terpasang. h. dengan ketentuan bahwa latihan umum terakhir (geladi bersih) diadakan selambat-lambatnya dua hari sebelum pelaksanaan upacara. i. kemudian memberikan penghormatan perorangan secara serentak setelah dibalas oleh Danup balik kanan menuju ke samping kanan saf depan pasukan masing-masing kemudian balik kanan kembali. para komandan pasukan ke samping barisan. selanjutnya mengambil alih komando pasukan upacara sebagai berikut: "Pimpinan saya ambil alih.lurus ke depan. Apabila ada kesalahan dalam pelaksanaan upacara. Para petugas yang berada di dalam dan sekitar lapangan upacara wajib mengikuti jalannya upacara dari/di tempat di mana mereka berada. g. Latihan-Latihan (geladi) untuk melaksartakan upacara agar tertib. sehingga kesalahan-kesalahan dapat segera diperbaiki dan jalannya upacara dapat tertib kembali. kerjakan ". Dengan demikian seluruh peserta upacara mendapatkan waktu satu hari penuh untuk istirahat. selanjutnya Danup mengistirahatkan pasukan upacara. . balik kanan dan istirahat di tempat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful